Anda di halaman 1dari 7

REAKSI PEMBENTUKAN KOMPLEKS

Pri Iswati Utami

Suatu ion (atau molekul) kompleks terdiri dari satu atom (ion) pusat dan sejumlah ligan yang terikat erat dengan atom (ion) pusat itu. Atom pusat ini ditandai oleh bilangan koordinasi, suatu angka bulat, yang menunjukkan jumlah ligan (monodentat) yang dapat membentuk kompleks yang stabil dengan satu atom pusat.

Pada kebanyakan kasus, bilangan koordinasi adalah 6 (mis. Dalam Fe2+; Fe3+; Zn2+; Cr3+; Co3+; Ni2+; Cd2+), kadang-kadang 4 (Cu2+; Cu+; Pt2+), bilangan 2 (Ag+) dan 8 (ion dari golongan platinum) Bilangan koordinasi menyatakan jumlah ruangan yang tersedia sekitar atom atau ion pusat (disebut bulatan koordinasi), yang masing-masingnya dapat dihuni satu ligan (monodentat).

Ion-ion dan molekul-molekul anorganik sederhana seperti NH3, CN-, Cl-, H2O membentuk ligan monodentat, yaitu satu ion atau molekul menempati salah satu ruang yang tersedia sekitar ion pusat. Dikenal juga ligan bidentat, tridentat, tetradentat dan polidentat. Kompleks yang terdiri dari ligan-ligan polidentat sering disebut chelate.

Rumus dan nama beberapa ion kompleks adalah sebagai berikut : [Fe(CN)6]4heksasianoferat (II) [Fe(CN)6]3heksasianoferat (III) [Cu(NH3)4]2+ tetraaminakuprat (II) [Cu(CN)4]3tetrasianokuprat (I) [Ag(CN)2]disianoargentat (I) [Ag(S2O3]3ditiosulfatoargentat (I) [Co(H2O)6]3+ heksakuokobaltat (III)

Salah satu fenomena yang paling umum muncul bila ion kompleks terbentuk adalah perubahan warna dalam larutan. Contoh : Cu2+ + 4 NH3 [Cu(NH3)4]2+ Biru biru tua gelap Fe2+ + 6CN[Fe(CN)6]4Hijau muda kuning Ni2+ + 6NH3 [Ni(NH3)6]2+ Hijau biru

Fenomena

lain adalah kenaikan kelarutan, banyak endapan bisa melarut karena pembentukan kompleks. AgCl(s) + 2NH3 [Ag(NH3)2]+ + Cl AgI(s) + 2S2O32[Ag(S2O3)2]3- + I-