Anda di halaman 1dari 14

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANASBUMI

MANIFESTASI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687 GEOTHERMAL SEM. 4

UNIVERSITAS NEGERI MANADO

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

Manifestasi Permukaan Daerah Potensi Geothermal

Aktifitas geotermal disebabkan karena ada transfer panas dari dalam ke permukaan bumi. Beberapa bentuk manifestasi permukaan yang disebabkan aktifitas geotermal sebagai berikut: 1) Warm Ground (Tanah Hangat) Warm ground menunjukkan sebuah level terendah dalam aktifitas geothermal.Suhu tanah meningkat pada kedalaman 1 m tapi bukan pada permukaan.Warm ground tidak dapat terlihat oleh pencitraan infra merah tetapi perubahan vegetasi dapat diidentifikasi. Contoh area warm ground :

Fuzhou (South China) Ngawha (New Zealand) Steam Vents, Kilauea volcano (Hawaii) Puhimau Thermal area, Chain of Craters Road, Kilauea Volcano (Hawaii)

2) Hot Steaming Ground (Tanah dengan Uap panas) Hot ground merupakan hasil konduksi panas dari bawah tanah. Uap panas naik ke permukaan tapi tidak benar-benar habis. Sebuah lapisan uap tipis yang mengembun dalam kondisi udara lembab, sedangkan pada udara kering tidak ada uap yang teramati.

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

3) Hot Pools (Kolam air panas) Hot pools terbentuk dari air panas atau uap pemanas kolam dari air tanah. Hot pools mungkin bisa tenang, ebulliant (effervescent) atau mendidih. Contoh Hot Pools :

Waiotapu (New Zealand) Tongonan (Philippines)

4) Hot Lakes (Danau Panas) Danau ini berisi hydrothermal hasil depresi pada area geothermal. Danau ini merupakan subclass dari danau volcanic. Contoh Geothermal Hot Lakes

Rotokawa Lake (Rotorua, New Zealand), Frying Pan Lake (Okataina, New Zealand), Sulfur Lake (Iamelele, PNG), Salt Lake (Iamelele, PNG), Oyumuma (Kuttara, Hokkaido, Japan), Golovnin (Kurile Islands, Russia), Bannoe (Uzon, Kamchatka, Russia), Lake Dalnee (Uzon, Kamchatka, Russia).

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

5) Hot Springs (Mata air panas) Mata air panas merupakan aktifitas geotermal yang paling umum dijumpai. Mata air panas berlokasi dimana air datang dari sebuah sistem geotermal yang mencapai permukaan.

6) Fumaroles Fumarol merupakan sebuah debit uap dari sebuah sistem hidrotermal atau sistem vulkanik. Sebuah solfatara berisi emisi sulfur. Soffioni menghasilkan asam borat. Fumarol bisa terbakar, berhati-hati saat mendekatinya.

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

Komposisi Emisi Fumarol Dalam bentuk uap panas merupakan emisi terbanyak dari fumarol.(60% dari konsentrasi molar). Uap berasal dari air tanah dan magma. Chloride ditambah dari air laut. Noisy fumaroles kecepatan semburan >20m/s Quiet fumaroles kecepatan semburan <20m/s 7) Geysers Geyser merupakan sebuah vent (celah) tempat dimana air panas dan uap dipancarkan dengan kuat. Syarat terbentuk geyser adalah batuan dengan retakan dan air mendidih pada kedalaman dangkal. Contoh Geyser :

Regular eruptions (Old Faithful, Yellowstone, USA) Rainy season eruptions (Rajabasa, Sumatra, Indonesia)

8) Hydrothermal Eruptions (Letusan hidrotermal) Letusan hidrotermal disebabkan oleh pelepasan catastrophic dari air yang mendekati titik didih, sebuah letusan phreatic. Tidak ada debu, incandesence, or klastik yang meletus. Letusan hidrotermal bisa disebabkan oleh reduksi dari tekanan atasnya. Contoh hydrothermal eruptions :

Waiotapu (New Zealand) Rotarua (New Zealand) Kawah Komojang Field (Java, Indonesia) Yangbajing (Tibet) Drilling induced

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

9) Geothermal Seepages (Rembesan Panas Bumi) Rembesan merupakan istilah umum yang mendeskripsikan debit dari fluida panas bawah permukaan dalam sebuah area panas bumi. Rembesan bisa masuk ke sungai atau ke danau. Sebuah sungai rembesan bisa diidentifikasi dengan membedakan konstituen tidak reaktif di atas dan di bawah rembesan keluar. Contoh seepage : Mokai (New Zelaland) River seepage. 10) Mud pool (Kolam lumpur) Mud pool merupakan sumber air panas atau fumarol terdiri dari kolam yang biasanya ada gelembung lumpur. Lumpur ini umumnya berwarna putih keabu-abuan, tapi kadang-kadang berwarna bintik-bintik kemerahan atau pink dari senyawa besi. Bentuk Mudpots dalam geotermal area denga temperatur tinggi, dimana air dengan suplai pendek. Sedikit air yang naik ke permukaan di tempat dimana tanah kaya akan debu vulkanik, clay (lempung) dan partikel halus lainnya. Ketebalan dari lumpur biasanya berubah sepanjang musiman tabel air. Lumpur ini kental, sering bergelembung, dan seperti bubur. Sebagai lumpur yang mendidih, sering menyembur hingga melebihi pinggiran dari mudpot, vulkanik kecil dapat terbentuk dengan tinggi 35 feet. Walaupun mudpots sering disebut mud volcanoes, sebenarnya mud volcanoes sangat berbeda di alam. Area geotermal Taman Nasional Yellowstone terdiri dari beberapa contoh baik mudpot dan paint pot, kita dapat jumpai juga di beberapa area di Iceland dan New Zealand.

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

11) Batuan Alterasi Alterasi batuan berarti mengubah mineralogi batuan. Mineral lama yang terbentuk berubah menjadi mineral baru karena telah terjadi perubahan kondisi. Perubahan ini dapat disebabkan oleh perubahan suhu, tekanan, atau kondisi kimia atau kombinasinya. Alterasi hidrotermal adalah perubahan mineralogi sebagai hasil interaksi batuan dengan fluida panas, yang disebut hidrotermal. Hidrotermal mengandung logam yang berasal dari batuan beku di sekitarnya, atau hasil pencucian batuan disekitarnya. Alterasi hidrotermal merupakan fenomena umum dalam berbagai lingkungan geologi, termasuk zona-zona patahan dan fitur ledakan vulkanik.

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

Pancuran 7 adalah mata air panas yang muncul di sisi lereng selatan dari gunung Slamet. Secara administratif, kemunculan mata air panas ini berada di daerah Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Secara geografis, mata air panas Pancuran 7 terletak pada koordinat 7 18 35.7 LS dan 109 13 06.3 BT pada elevasi sekitar 780 meter di atas permukaan laut.

Pancuran 7 Baturraden Saat ini, mata air panas Pancuran 7 merupakan objek wisata alam yang cukup ramai dikunjungi. Keunikan dari mata air ini adalah tempat kemunculannya yang melalui 7 celah sejajar yang saling berdekatan.

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

Pancuran 7 Mata air panas Pancuran 7 memiliki temperatur sekitar 60 derajat Celcius dimana temperatur udara di daerah tersebut adalah sekitar 20 derajat Celcius. Mata air ini memiliki pH netral dan mengendapkan Travertine travertine di sekitar oleh air kemunculannya. hanya dibentuk

bikarbonat yang kaya kation Ca2+. Air bikarbonat biasanya terbentuk pada daerah marjinal dari suatu sistem panas bumi (geothermal). Aliran air panas dari Pancuran 7 ini menerus sekitar 100 meter ke arah selatan dan terjun bebas pada suatu sisi tebing. Travertine juga diendapkan pada sisi tebing tersebut. Adanya rongga yang terbentuk pada bagian bawah tebing ini membuatnya dinamakan sebagai goa yaitu Goa Selirang.

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

Goa Selirang Mata air panas Pancuran 7 adalah salah satu bentuk dari manifestasi suatu sistem panas bumi yang berada di sekitar daerah Baturraden. Di samping Pancuran 7, di sekitar daerah ini juga terdapat mata air panas Pancuran 3. Manifestasi sendiri merupakan gejala yang terlihat di permukaan yang mengindikasikan adanya suatu sistem panas bumi di bawah permukaan tersebut. di sekitar daerah kemunculan di manifestasi dapat Manifestasi panas bumi permukaan

berbentuk keluaran mata air hangat atau panas, tanah hangat atau tanah beruap, fumarola, solfatara, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya tentang hal ini bisa dibaca tulisan saya mengenai Pengertian dan Komponen Sistem Panas Bumi. Sistem panas bumi di daerah Baturraden yang diindikasikan

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

Panas Bumi (PLTP). Reservoir lapangan panas bumi Wayang Windu memiliki karakteristik yang khas. Bagian selatan dari lapangan ini merupakan jenis reservoir dominasi air (hot water dominated). Namun semakin ke utara, fraksi uap di dalam reservoir semakin meningkat dan cenderung menjadi steam dominated. Temperatur reservoir adalah sekitar 260-325 derajat Celcius yang ditemukan pada kedalaman 1300 meter hingga 2500 meter. Di lapangan Wayang Windu ini ditemukan beberapa

manifestasi yang menunjukkan adanya sistem panas bumi di bawah permukaan, seperti: mata air panas, fumarola, steaming ground atau tanah beruap. Manifestasi ini umumnya keluar melalui struktur geologi yang memiliki rekahan-rekahan terbuka. Karena berasal dari reservoir, karakteristik kimia dari manifestasi ini umumnya memiliki korelasi demikian, kuat dengan karakteristik reservoir. Namun karena adanya kemungkinan pencampuran

(dilution) dengan air tanah dan kondisi sekitarnya, maka tak jarang pula manifestasi yang keluar tidak bisa lagi mewakili karakteristik reservoir dengan baik.

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

Manifestasi Steaming Ground Di Kawah Wayang

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

KAB. SERANG DAN PANDEGLANG PROV. BANTEN

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI

GABRIELA V.J. PAAT 11 303 687

PENGENALAN INVENTARISASI POTENSI PANAS BUMI