Anda di halaman 1dari 16

KELOMPOK 8

Nama Anggota: 1. Ikhyari Fatati N. (01) 2. M Sidiq P (09) 3. Aulia Risky R (17) 4. Eli Munawaroh (32)

AFECTION (XII IPA 5) Pembimbing :

SMA 1 BAE KUDUS

Ibu Sri Rejeki

Unsur gas mulia yang terdiri dari Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Kripton (Kr) Xenon( Xe) dan Radon (Rn) dalam system periodic unsur terletak pada lajur paling kanan, yaitu golongan VIII A atau sering disebut golongan nol.

Unsur unsur golongan VIIIA ini disebut unsur gas mulia karena unsur-unsur ini pada keadaan normal berwujud gas dan sifatnya sangat stabil (mulia). Unsur-unsur gas mulia tidak dapat di jumpai di alam dalam bentuk senyawa. Unsur-unsur gas mulia memiliki konfigurasi elektron stabil, yaitu elektron yang valensinya telah penuh (Memenuhi octet=8, kecuali helium Duplet=2).
Susunan elektron stabil yang dimiliki unsur-unsur gas mulia menyebabkan tingginya energy ionisasi. Dua hal inilah yang menyebabkan kereaktifan unsur gas mulia sangat rendah sehingga unsur gas mulia sukar bergabung dengan unsur-unsur lain.

SIFAT GAS MULIA

Gas mulia merupakan gas monoatomic,tidak berwarna,tidak ada rasanya,tidak berbau dan sedikit larut dalam air. Kecuali Helium dan Neon. Data umum lainnya tentang sifat-sifat gas mulia (unsur-unsur golongan VIIIA) disajikan dalam table berikut.

KELIMPAHAN

Udara mengandung 0,000524% He, 0,001818% Ne, 0,934% Ar, sekitar 0,0001% Kr dan 0,000005% Xe (%Volume) . sumber utama gas mulia adalah udara,kecuali Helium. Helium selain dari udara juga terdapat sebagai gas bumi tertentu. Gas ini banyak terdapat di Amerika Serikat bagian barat,Sekitar 8% dari gas alam seluruhnya. Helium diakumulasi sebagai hasil emisi partikel alfa oleh unsur-unsur radioaktif yang ada di kulit bumi. Walaupun di Bumi helium relative sedikit,tetapi kelimpahannya di jagad raya menempati urutan kedua terbanyak setelah hydrogen.

PEMBUATAN GAS MULIA

di peroleh dengan cara penyulingan bertingkat udara,cair dengan cara sebagai berikut.

A. Udara dicairkan melalui pendinginan dengan tekanan yang besar,yaitu sampai suhu dibawah titik didihnya
B.Selain itu,suhu di naikkan perlahan-lahan sehingga gas akan menyuling kembali pada titik didihnya.

Dengan cara ini gas-gas di udaradapat dipisahkan satu persatu,kecuali Radon di peroleh dari peluruhan radioaktif isotop radium-226 4 222 Reaksinya 226 + 86 88 2 Gas argon dapat pula diperoleh dengan memanaskan campuran udara dengan kalsium karbida. Pada pemanasan ini gas nitrogen dan oksigen di udara berikatan dengan CaC2 sehingga gas argonnya tertinggal. Reaksinya : O2 + Ar + N2 + 3CaC2 CaCN2 + 2CaO + 5C +Ar

KEGUNAAN GAS MULIA

Gas Mulia berfungsi untuk : 1. mengisi balon udara sebagai pengganti gas hydrogen yang mudah meledak 2. Gas Helium atau neon cair digunakan sebagai pendingin (misalnya padareactor nuklir) 3. Campuran gas helium dan Oksigen juga dapat untuk pernapasan pekerja di dasar laut yang dalam dan pekerja tambang dalam tanah dengan tekanan tinggi 4. Campuran gas helium dan oksigen juga digunakan untuk pernapasan bagi penderita asma

4. Gas Xenon dipakai untuk pembiusan pada pembedahan karena gas ini mempunyai sifat anestetika 5. Gas mulia digunakan sebagai pengisi lampu tabung (TL) untuk penerangan dan untuk lampu reklame untuk memberikan efek warna beraneka ragam. Pada bola lampu listrik biasa diisikan gas argon agar kawat spiral (filamen) tidak mudah rusak. 6. Gas Radonbersifat radioaktif, digunakan dalam terapi radiasi bagi penderita kanker 7. Pada penyepuhan logam atau pembuatan Kristal silicon dan germanium,gas helium atau argon digunakan untuk membentuk atmosfer inert guna mencegah peristiwa oksidasi 8. Teknologi nuklir sering menggunakan inti helium sebagai peluru atomer untuk mentransformai suatu inti atom 9. Xenon dan Kripton digunakan untuk lampu kilat (blitz) dan krypton digunakan untuk lampu antikabut,misalnya pada landasan pesawat terbang

SENYAWASENYAWA GAS MULIA

Berbicara tentang senyawa-senyawa gas mulia, yang dimaksud hanyalah senyawa yang di sintesis. Senyawa gas mulia yang terbentuk secara alamiah belum pernah dijumpai. Neil Bartlet seorang dosen dari Universitas British Colombia merupakan orang yang berhasil mensintesis senyawa xenon dan hexafluoro platinat pada tahun 1962.

Reaksinya : PtF6 + Xe XePt6


Dengan adanya sintesis ini,hilanglah anggapan yang menyatakan bahwa gas mulia dengan konfigurasi elektron stabil tidak dapat bersenyawa dengan unsur-unsur lain. Gas mulia yang dapat bersenyawa dengan unsur lain terbatas pada unsur krypton,xenon dan Radon yang memiliki harga energy ionisasi rendah. Selain itu, gas mulia juga dapat bersenyawa dengan unsur-unsur yang sangat elektronegatif seperti Fluorin dan Oksigen.

Jika campuran gas Xenon dan gas Fluorin berlebih dipanaskan pada suhu 400 C pada tekanan 6 atm selama 1 jam terjadilan reaksi sebagai berikut. Xe + F2 XeF2 ( Xenon difluorida) Xe + 2F2 XeF4 ( Xenon tetrafluorida) Xe + 3F2 XeF6 ( Xenon di hexaluorida)

Sifat-sifat Xenon fluoride

A. Sifat Fisik XeF2, XeF4 dan ,XeF6 sangat reaktif B. Sifat Kimia 1. XeF2, XeF4 dan XeF6 sangat reaktif 2. Bereaksi dengan oksidator kuat 3. Bereaksi dengan air dengan menghasilkan HF 2XeF2 + 2H2O 2Xe + O2 + 4HF 6XeF4 + 12H2O 2XeO3 +4Xe + 3O2 + 24HF XeF6 + H2O XeF4 + 2HF 4. Dapat mensubstitusikan atom H pada benzena C6H6 + XeHF C6H5F + Xe + F

Xenon trioksida (XeO3) merupakan zat padat putih yang eksplosif dan akan hilang jika zat ini berada dalam larutan. XeO3 adalah oksida asam xenat yang bersifat oksidator kuat. Reaksinya : XeO3 + H2O H2XeO4 XeO3 bila bersenyawa dengan NaOH membentuk garam xenat dan perxenat Reaksinya XeO3 + NaOH NaHXeO4 4NaHXeO4+ 8NaOH 3Na4XeO6 + Xe + 6H2O Garam-garam Xenat dan perxenat banyak digunakan sebagai oksidator. Senyawa-senyawa gas mulia lain yang sudah berhasil disintesis orang adalah KrF2,KrF4, RnF2 dan RnF6
Na-per xenat asam xenat

Na- xenat