Anda di halaman 1dari 5

34. Asuhan keperawatan ASUHAN KEPERAWATAN pada Ny.A dengan Pankreatitis 1.

Pengkajian Identitas Klien : Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Agama Suku Bangsa Pekerjaan Pendidikan Status Menikah Diagnosa Medis Keluhan Utama : Ny. A : 34 tahun : Perempuan ::::::: Pankreatitis Akut :

Klien mengeluh sakit hebat di epigastrium yang muncul secara tiba-tiba dan makin lama makin hebat. Nyeri yang dirasakan klien menyebar ke punggung, perut yang menjalar ke daerah abdomen bagian bawah. Riwayat Penyakit Sekarang : P Q R :: sakit hebat yang muncul secara tiba-tiba dan makin lama makin hebat : rasa sakit di epigastrium dan menyebar ke daerah punggung, perut dan

menjalar ke daerah abdomen bagian bawah S T :::::::-

Riwayat Kesehatan Masa Lalu Riwayat Kesehatan Keluarga Riwayat Pola Makan Riwayat Konsumsi Obat-obatan Riwayat Konsumsi Alkohol

Riwayat Pola Aktivitas Riwayat Psiko_Sosial_Spiritual

::-

Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV) : BB TB BMI TD T HR RR : 54 kg : 160 cm : 54/(1,6)2 = 21,1 BB klien dalam rentang normal. BMI normal : 19-25 : 80/60 mmHg (NN : 120/80 mmHg) hipotensi : 38,5 C (NN : 36,5C - 37,5C) (NN : 12-20x/menit) takipnea : 132x/menit (NN : 60-100x/menit) tadikardi : 30x/menit

Karena TD yang menurun, HR meningkat dan RR meningkat menunjukkan klien mengalami dehidrasi. Pemeriksaan Fisik : Keadaan Umum Inspeksi Palpasi :: mukosa mulut kering : kulit dingin, abdomen tegang, teraba massa pada area

epigastrium, nyeri tekan (), turgor Perkusi Auskultasi ::-

Pemeriksaan Diagnostik : Hasil PH darah : 7,3 Leukosit Nilai Normal PH darah : 7,35-7,45 103/l 5,0 10,0 PO2 : 80-100 mmHg Interpretasi Asidosis Leukositosis Hipoksemia

Jenis pemeriksaan Pemeriksaan darah

Pemeriksaan AGD

PO2 : 65 mmHg PCO2 : 37 mmHg

PCO2 : 35-45 mmHg Normal (tiak ada gangguan asidosis/alkalosis respiratorik)

HCO3 : 15 mEq/l

HCO3 : 22-26 mEq/l

Alkalosis metabolik

Pemeriksaan USG

Adanya cholelitiasis disertai dengan pankreatitis

Tidak adanya cholelitiasis disertai dengan pancreatitis

Menunjukkan pembengkakan pankreas setempat atau difus dengan ekoparenkim yang berkurang, pseudokista di

dalam dan di luar pankreas. 30 130 U/L

Pemeriksaan serum amilase dan lipase

Meningkat (Amilase meningkat 75 % mencapai maksimum 24-36 jam kemudian menurun 24-36 jam). (Lipase serum meningkat 50 % dan berlangsung selama 5-10 hari)

Menunjukkan adanya pankreatitis

2. Analisis Data Data yang menyimpang DO : Teraba masa pada area epigastrium, nyeri tekan (), RR 30 x/menit, abdomen tegang Etiologi Serum amilase &lipase Aliran getah pankreas tersumbat Masalah Gangguan Rasa Nyaman : Nyeri

DS : Klien mengeluh nyeri hebat pada epigastrium yang muncul secara tibatiba dan makin lama makin hebat. Nyeri menyebar ke punggung, perut yang menjalar ke daerah abdomen bagian bawah

DO : - TD 90/60 mmHg - HR 132 x/menit - Kulit dingin - Hasil USG : kolelitiasis yang disertai pankreatitis - Oliguri - Abdomen tegang - Turgor menurun - Mual muntah DS : -

Aliran balik getah empedu, pankreas ke hati dan ke pankreas Proenzim aktif di pankreas Tripsinogen aktif Mengeluarkan tripsin inhibitor Tripsin Mencerna protein Autodigesti Nyeri hebat pada epigastrium Nyeri menjalar daerah bahu dan bagian perut serta punggung Gangguan Rasa Nyaman : Nyeri Inflamasi berkelanjutan Pengeluaran enzim SGOT SGPT Iritatif di saluran cerna Merangsang N.vagal Peristaltik usus & lambung Makanan tertahan di lambung Rasa mual Mengaktifkan pusat mual muntah di M.O Muntah

Ketidakseimbangan Cairan & Elektrolit

DO : - Hasil USG : kolelitiasis yang disertai pankreatitis - Suhu = 38,5C DS : -

Pengeluaran cairan berlebihan Syok hivopolemik Dehidrasi Ketidakseimbangan Cairan & Elektrolit Inflamasi berkelanjutan Pengeluaran zat vasoaktif Pengeluaran IL-1 Hipotalamus Menggeser set point Vasokonstriksi pem.darah Suhu tubuh Demam (38,5C) Gangguan Termoregulasi

Gangguan Termoregulasi

3. Diagnosa Keperawatan Gangguan rasa nyaman : nyeri berhubungan dengan autodigesti pankreas ditandai dengan klien mengeluh nyeri di epigastrium. Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit berhubungan dengan inflamasi yang menyebabkan pengeluaran enzim SGOT dan SGPT ditandai dengan mual dan muntah, mukosa kering dan turgor menurun. Gangguan termoregulasi berhubungan dengan inflamasi yang menyebabkan pengeluaran zat vasoaktif ditandai dengan demam (38,5C).