Anda di halaman 1dari 20

MODEL TETES ZAT CAIR

OLEH:
1. RANNY WIDYANINGRUM (4201411047)
2. ENI SUGIARTI (4201411048)
3. SUPARMI (4201411078)
Model Inti
Model Tetes Zat
Cair (liquid
drop model)
Model Inti
Butiran (shell
model
Kerapatan yang konstan tidak
bergantung pada ukurannya
Panas penguapan tetes zat cair

Peristiwa penguapan tetes
cairan
Peristiwa pengembunan/
pembentukan tetes cairan
K
e
s
a
m
a
a
n

S
i
f
a
t

I
n
t
i

d
a
n

t
e
t
e
s

c
a
i
r
a
n

Efek yang Harus
Dikenakan pada Int
Efek Volume
Efek Permukaan
Efek Coulumb
Efek Simetri
Efek Ganjil-Genap
Efek Volume
Karena kerapatan inti konstan, sumbangan
energi ikat (B) berasal dari jumlah nukleon (A)

E
v
~ A E
v
~ a
1
A
A
1
= konstanta kesebandingan
E
v
= energi volume (bergantung pada volume
inti)

Efek Permukaan
Nukleon yag berada di permukaan jumlahnya
bergantung luas permukaan.

Luas inti

Jumlah nukleon dengan jumlah interaksi
kurang dari maksimumnya :
4R
2
= 4 R
0
2
A
2/3
Es = -a
2
A
2/3
Efek Coulomb
Menurut hukum coulomb, proton di dalam nukleus akan
menolak satu sama lain, mengurangi energi ikat atau
meningkatkan massa inti. Karena gaya coulomb dalam jangka
panjang, masing-masing proton mempengaruhi tiap-tiap
proton lainnya, tidak hanya tetangganya. Oleh karena itu, gaya
tolak terus meningkat dengan meningkatnya Z dan
meningkatnya A.Gaya tolak coulomb menghasilkan dua
konsekuensi.
Konsekuensi dari gaya tolak Coulomb
1. Energi ikat rata-rata per nukleon akan turun
sebagai penambahan A
2. Pada tempat inti yang stabil harus
menyimpang dari garis N/Z=1 menuju arah
jumlah neutron yang lebih tinggi
Energi efek ini mengurangi energi
total efek coulomb pada pasangan
proton yang terpisah di atas range
gaya inti yaitu sebesar
m
C m
p
15
10 . 32 , 1
.

= =

Energi potensial Coulomb dari dua proton


pada jarak r


Pasangan proton

Sehingga

r
e
V
0
2
4tc
=
2
) 1 ( Z Z
r
e
Z Z
V
Z Z
E
c
1
8
) 1 (
2
) 1 (
2
0
tc

=
Jika proton terdistribusi merata (homogen)
keseluruhan inti yang berjari-jari R maka

3
1
3
) 1 (
A
Z Z
a E
c

=
Efek Simetri
Energi Asimetri adalah perbedaan dalam
energi inti dengan nomor neutron N dan
nomor proton Z
Inti atom akan stabil jika Z=N. Terjadi
penyimpangan N-Z=A-2Z
Proton harus digantikan oleh netron agar A
tetap


Masing-masing energi proton yang digeser
harus ditambah
kerja total yang harus dilakukan

c
c
2
2
4
= =
netronbaru
E
Z
Z N c ) (
2
1

|
.
|

\
|
= A
u neutronbar
nenergi Pertambaha
onbaru jumlahnetr E
( ) ( ) ( )
2
8 2 2
1
2
1
Z N Z N Z N = =
c c
Untuk Z > N
= nilainya positif =


Semakin besar nukleon dalam inti, makin kecil
jarak



( )
2
Z N ( )
2
2Z A
( )
2
2
8
Z A E = A
c
c
Energi simetri


A
Z A
E E
sym
8
) 2 (
2

= A =
c
A
Z A
a E
sym
2
4
) 2 (
=
c
Efek Ganjil-Genap
(Faktor Pasangan Spin)
4
3
5
A
a
E
Ps
+ =
4
3
5
A
a
E
Ps
=
0 = E
Untuk Inti P N
Untuk Inti P N
Untuk Inti P N
Genap - Genap
Ganjil - Ganjil
Genap Ganjil
Energi Ikat Semi Empiris Von
Weizsacker
P
E
A
Z A
a
A
Z Z
a A a A a B +

=
2
4
3
1
3
3
2
2 1
) 2 ( ) 1 (
= A
S
M Massa empiris
Menurut Von Waizsacker
2
C
E
M = A
Nilai Konstanta Beberapa Efek dari
Eksperimen
MeV a
MeV a
MeV a
MeV a
MeV a
5 , 33
3 , 19
6 , 0
13
14
5
4
3
2
1
=
=
=
=
=
Garfik Hubungan E terhadap Z
Untuk A tetap,
0 =
dZ
dE
Untuk Variasi N dan Z
harga B ada sebagian
inti yang tidak
memenuhi persamaan
empiris