Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP FILSAFAT PENDIDIKAN


Soal .
1. Kata Filsafat berasal dari bahasa Yunani, philosophia yang berarti cinta pengetahuan.
Berdasarkan pengertian tersebut, maka pengertian filsafat adalah .
a) Cinta pada ilmu pengetahuan atau kebenaran
b) Keadilan sosial
c) Sikap nasionalisme
d) Cinta kepada umat manusia

2. Dalam pengertian yang lebih luas, Harold Titus mengemukakan pengertian filsafat sebagai
berikut, kecuali
a) Sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap kehidupan dan alam
b) Suatu proses atau kritik pemikiran terhadap kepercayaan
c) Analogis irasional dari bahasan dan penjelasan
d) Usaha untuk mendapatkan gambaran keseluruhan

3. Berikut ini yang bukan merupakan jangkauan dari filsafat adalah .


a) Menganalisis
b) Menilai
c) Mencoba mengerti
d) Merangkum masalah



4. Filsafat yang merupakan ilmu pengetahuan komprehensif, akan berusaha memahami segala
persoalan-persoalan yang timbul di dalam .
a) Gejolak permasalahan pribadi
b) Keseluruhan ruang lingkup pengalaman manusia
c) Lapangan kehidupan manusia
d) Aktivitas lingkungan kerja

5. Berbagai pengertian filsafat pendidikan telah dikemukakan para ahli. Menurut Al-Syaibany,
filsafat pendidikan adalah .
a) Aktivitas pikiran yang teratur sebagai jalan untuk mengatur
b) Suatu pembentukan kemampuan dasar yang fundamental
c) Ilmu pengetahuan yang bersifat komprehensif
d) Melihat suatu masalah secara total tanpa ada pembatasan



6. John Dewey menyatakan bahwa filsafat itu merupakan .
a) Aktivitas pikiran yang teratur sebagai jalan untuk mengatur
b) Suatu pembentukan kemampuan dasar yang fundamental
c) Ilmu pengetahuan yang bersifat komprehensif
d) Melihat suatu masalah secara total tanpa ada pembatasan

7. Pendidikan dalam arti yang luas sebagai semua perbuatan dan usaha dari generasi tua untuk
mengalihkan pengetahuan, pengalaman, kecakapan dan keterampilannya kepada generasi
muda. Pengertian pendidikan tersebut dikemukakan oleh .


a) John Dewey
b) Al-Syaibany
c) Soegarda Poerwakawatja
d) William Bean



8. Berikut ini merupakan ruang lingkup filsafat pendidikan secara mikro, terkecuali .
a) Merumuskan sifat hakikat manusia
b) Merumuskan hubungan antara filsafat
c) Merumuskan sistem nilai-norma
d) Merumuskan sifat kehidupan dunia

9. Filsafat pendidikan memiliki beberapa sumber primer, yaitu .
a) Pekerjaan, status, golongan
b) Alam, budaya, suku
c) Manusia, sekolah, lingkungan
d) Agama, ras pendidikan

10. Pendidikan merupakan proses dalam pembentukan kemampuan dasar yang fundamental,
yang menyangkut daya pikir (intelektual), maupun daya rasa (emosi) manusia. Pengertian
pendidikan tersebut adalah pandangan dari seorang ahli yang berrnama .


a) John Dewey
b) Soegarda Poerwakawatja
c) William James
d) Al-Syaibany





BAB II
ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN MODERN
Soal .
1. Dalam filsafat pendidikan modern dikenal beberapa aliran, kecuali .


a) Progresivisme
b) Perenialisme
c) Pragmatisme
d) Esensialisme



2. Salah satu aliran dalam pendidikan filsafat modern yaitu aliran progresivisme dan aliran
tersebut dinamakan instrumentalisme, karena aliran ini beranggapan bahwa.
a) Terdiri dari realita kehidupan
b) Dapat mempengaruhi pembinaan kepribadian
c) Kemampuan intelegensia manusia sebagai alat untuk hidup
d) Menggunakan asas menguji kebenaran

3. Salah satu tokoh ahli dalam aliran progresivisme adalah .


a) John Kennedy
b) Ferdinant Schiller
c) Aizawa Kakeru
d) Al-Syaibany



4. Dalam dunia pendidikan, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai transfer of
knowledge (pemindahan pengetahuan), melainkan juaga harus berfungsi sebagai .


a) Transfer of value
b) Transfer of season
c) Integrated curriculum
d) Problem solving



5. Anak didik harus diberikan kemerdekaan dan kebebasan untuk bersikap sesuai dengan cara
dan kemampuannya masing-masing. Oleh karena itu John Dewey ingin mengubah hambatan
dalam demokrasi pendidikan dengan jalan .
a) Memberi perintah kepada anak didik
b) Membuat anak didik merasakan kehidupan yang sebebas-bebasnya
c) Mewajibkan anak didik mengikuti peraturan yang terikat
d) Memberikan kesempatan anak didik untuk belajar melalui pengalaman

6. Sikap progresivisme memandang segala sesuatu berasaskan .


a) Pancasila
b) Fleksibilitas dan dinamis
c) Portable dan statis
d) Hukum



7. Aliran pendidikan yang didasarkan pada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal
peradaban manusia, merupakan aliran pendidikan .
a) Aliran pendidikan progresivisme
b) Aliran pendidikan esensialisme
c) Aliran pendidikan rasisme
d) Aliran pendidikan perenialisme

8. Dalam sejarah pendidikan banyak dijumpai berbagai teori tentang perkembangan manusia.
Beberapa aliran tentang perkembangan manusia dan hasil pendidikan itu adalah sebagai
berikut, kecuali .


a) Konvergensi
b) Naturalisme
c) Empirisme
d) Perenialisme



9. Pendidikan adalah suatu proses. Melalui proses ini, individu diajarkan kesetiaan dan
ketersediaan untuk mengikuti aturan. Hal tersebut dikutip dalam buku Freeman Butt yang
berjudul .
a) Society Of Education
b) Science Of Education
c) Dictionary Of Education
d) Cultural History Of Western Education

10. Manusia adalah animal rasionale, maka tujuan pendidikan adalah mengembangkan akal budi
supaya anak didik dapat hidup penuh kebijaksaan demi kebaikan hidup itu sendiri. Hal
tersebut dinyatakan oleh seorang ahli bernama .


a) Robert Hutchkins
b) St. Thomas Aquinas
c) Aristoteles
d) Alexis Mascherano





BAB III
HUBUNGAN ANTARA FILSAFAT, MANUSIA, DAN PENDIDIKAN
Soal .
1. Dalam sejarah pendidikan banyak dijumpai berbagai teori tentang perkembangan manusia.
Beberapa aliran tentang perkembangan manusia dan hasil pendidikan itu adalah sebagai
berikut, kecuali .


a) Konvergensi
b) Naturalisme
c) Empirisme
d) Perenialisme



2. Filsafat menjadikan manusia berkembang dan mempunyai pandangan hidup yang
menyeluruh dan sistematis. Pandangan itu kemudian dituangkan dalam sistem pendidikan,
dan pemikiran ini dimuatkan dalam bentuk .


a) Kurikulum
b) Undang-undang
c) Buku biografi
d) filosofis



3. Pendidikan adalah suatu proses. Melalui proses ini, individu diajarkan kesetiaan dan
ketersediaan untuk mengikuti aturan. Hal tersebut dikutip dalam buku Freeman Butt yang
berjudul .
a) Society Of Education
b) Science Of Education
c) Dictionary Of Education
d) Cultural History Of Western Education

4. Seorang pendidik perlu memilih metode atau teknik penyajian yang tidak saja disesuaikan
dengan bahan atau isi pendidikan yang akan disampaikan namun juga disesuaikan dengan .
a) Kondisi dan kemampuan anak didiknya
b) Golongan sosial anak didiknya
c) Lingkungan profesi
d) Pengalaman hidup

5. Kurikulum adalah seperangkat bahan pelajaran, rumusan hasil belajar, penyediaan
kesempatan belajar, kewajiban dan pengalaman peserta didik. Pernyataan tentang kurikulum
tersebut dinyatakan oleh tokoh ahli yang bernama .


a) Taba
b) Lewis dan Meil
c) Stratemayer Sc.
d) Brubecher



6. Kurikulum adalah jalan terdekat untuk sampai kepada tujuan pendidikan. Pendapat tersebut
dinyatakan oleh seorang ahli bernama .


a) Lewis dan Meil
b) Brubecher
c) Taba
d) Stratemayer Sc.



7. Menurut Stratemayer Sc. kurikulum dianggap sebagai hal yang meliputi .
a) Jalan terdekat mencapai tujuan pendidikan
b) Kenyataan mengenai maksud dan tujuan tertentu
c) Bahan pelajaran dan kegiatan kelas
d) Rumusan mata pelajaran

8. Hasil pendidikan dan perkembangan itu berbagai pada pengalaman-pengalaman yang
diperoleh anak didiknya selama hidupnya dari luar dirinya berdasarkan perangsang yang
tersedia baginya. Pernyataan tersebut termasuk ke dalam aliran .


a) Empirisme
b) Naturalisme
c) Konvergensi
d) Pesimisme



9. Aliran nativisme atau pesimisme dianut oleh seorang tokoh bernama .


a) J.J. Rousseau
b) William Stem
c) Schopenhauer
d) John Locke



10. Filsafat pendidikan dalam kegiatannya secara normatif tertumpu dan berfungsi
untuk, kecuali.
a) Merumuskan dasar dan tujuan pendidikan
b) Merumuskan teori
c) Merumuskan masalah kehidupan manusia
d) Merumuskan hubungan antara agama, filsafat, filsafat pendidikan, teori pendidikan dan
kebudayaan



BAB IV
FILSAFAT PENDIDIKAN PANCASILA
Soal .
1. Pendidikan diusahakan dan diselenggarakan oleh pemerintah sebagai suatu sistem
pengajaran nasional sebagaimana tercantum dalam .
a) UUD 1945 pasal 31 ayat 2
b) UUD 1945 pasal 30 ayat 2
c) UUD 1945 pasal 29 ayat 1
d) UUD 1945 pasal 28 ayat 1

2. Fungsi pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan adalah sebagai
.
a) Pandangan hidup bangsa yang menjiwai sila-silanya dalam kehidupan sehari-hari
b) Pemikiran dalam tujuan pendidikan
c) Kesatuan yang utuh
d) Bahasa yang abstrak

3. Bagian filsafat yang menyelidiki tentang hakikat yang ada adalah .


a) Epistomologi
b) Ontologi
c) Kronologi
d) Aksiologi



4. Harapan agar kita bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga merupakan bagian dari
sistem pendidikan nasional, tertera dalam pancasila tepatnya sila .


a) Kelima
b) Keempat
c) Pertama
d) Kedua



5. Studi tentang pengetahuan (adanya) benda-benda, menyelidiki sumber, syarat, proses
terjadinya ilmu pengetahuan, batas validitas, dan hakikat ilmu pengetahuan adalah .


a) Epistomologi
b) Ontologi
c) Aksiologi
d) Kronologi



6. Tujuan pendidikan sama dengan tujuan didirikannya suatu negara. Pernyataan tersebut
dinyatakan oleh seorang tokoh ahli bernama .


a) John Dewey
b) John Locke
c) Archimedes
d) Aristoteles




7. Aksiologi adalah bidang filsafat yang menyelidiki tentang adanya .


a) Benda-benda
b) Hakikat
c) Makhluk hidup
d) Nilai-nilai



8. Bidang filsafat yang menyelidiki tentang adanya nilai-nilai (value) adalah .


a) Ontologi
b) Epistomologi
c) Aksiologi
d) Kronologi



9. Tuntutan formal yang fungsional dari kedudukan dan fungsi dasar negara Pancasila sebagai
sistem kenegaraan republik Indonesia, merupakan pengertian dari .
a) Ilmu filsafat
b) Filsafat pendidikan
c) Filsafat pendidikan Pancasila
d) Aliran filsafat

10. Kesadaran memiliki dan mewarisi sistem kenegaraan Pancasila adalah dasar pengamalan dan
pelestariannya, sedangkan jaminan utamanya ialah .
a) Sistem pendidikan nasional
b) Tercapainya tujuan pendidikan
c) Pengetahuan yang didmiliki manusia
d) Subyek manusia Indonesia seutuhnya



BAB V
FILSAFAT PENDIDIKAN PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA
Soal .
1. Transfer nilai-nilai budaya yang paling efektif adalah melalui .


a) Pandangan hidup
b) Pancasila
c) Proses pendidikan
d) Filsafat pendidikan



2. Pendidikan mencakup dua kepentingan utama, yaitu pengembangan potensi individu dan
pewarisan nilai-nilai budaya. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh seorang tokoh bernama
.


a) Hasan Langgulung
b) Hasan Shas
c) William Stern
d) Aristoteles



3. Manusia adalah makhluk yang memiliki berbagai potensi bawaan. Dari sudut pandang
potensi tersebut manusia memiliki sebutan. Dilihat dari potensi intelektualnya manusia
disebut .


a) Homo intelectus
b) Homo faber
c) Homo sapiens
d) Homo saciela abima



4. Manusia memiliki kemampuan merasai, mengerti, membeda-bedakan, kearifan,
kebijaksanaan, dan pengetahuan. Atas dasar kemampuan tersebut, manusia disebut .


a) Homo intelectus
b) Homo faber
c) Homo sapiens
d) Homo saciela abima



5. Aliran filsafat yang menyatakan bahwa manusia memiliki potensi bawaan(natur) yang dapat
berkembang secara alami, tanpa memerlukan bimbingan dari luar (lingkungan), merupakan
pernyataan dari aliran filsafat .


a) Empirisme
b) Naturalisme
c) Konvergensi
d) Progresivisme



6. Aliran filsafat yang merupakan pandangan gabungan dari aliran filsafat naturalisme dan
aliran filsafat empirisme adalah aliran filsafat .


a) Pragmatisme
b) Perenialisme
c) Konvergensi
d) Progresivisme



7. Berikut ini merupakan sebutan untuk manusia dari sudut pandang potensi yang dimiliki,
kecuali .


a) Homo sapiens
b) Homo faber
c) Homo intelectus
d) Homo erectus


8. Dari sudut pandang individu, pendidikan merupakan usaha untuk mengembangkan potensi
individu, sedangkan dari sudut pandang kemasyarakatan merupakan usaha untuk .
a) Pengembangan kemampuan individu
b) Penyeimbang sumber daya manusia dengan sistem pendidikan
c) Pewarisan nilai-nilai budaya
d) Pewarisan segala material

9. Hal yang diperlukan agar sistem pendidikan tetap terjaga adalah perlunya .
a) Suatu landasan filsafat pendidikan
b) Sumber daya manusia yang memadai
c) Penguasaan IPTEK
d) Penyeimbang sumber daya manusia dengan sistem pendidikan

10. Filsafat pendidikan dalam kegiatannya secara normatif tertumpu dan berfungsi
untuk, kecuali.
a) Merumuskan dasar dan tujuan pendidikan
b) Merumuskan teori
c) Merumuskan masalah kehidupan manusia
d) Merumuskan hubungan antara agama, filsafat, filsafat pendidikan, teori pendidikan dan
kebudayaan