Anda di halaman 1dari 5

IMPLEMENTASI GAYA – GAYA KEPEMIMPINAN DALAM

PENYELESAIAN PERMASALAHAN ORGANISASI


(Disusun untuk memenuhi tugas terstruktur dalam Mata Kuliah Kepemimpinan )

Dosen Pengampu :

Irfandi, M.Si dan Mukti Hamzah, M.Si

Disusun Oleh :

 ADE RAHMADI SIREGAR (4193121033)


 ANDINI NUR KATON (4192421002)
 NOVITA NABILLA (4191121008)
 PUTRI PRATIWI (4191121005)

PENDIDIKAN FISIKA - A
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGRI MEDAN
2019
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat tuhan yangmaha esa atas rahmat dan hidayahnya. Sehingga
penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini sesuai dengan rencana.

Makalah dengan judul “IMPLEMENTASI GAYA-GAYA KEPEMIMPINAN DALAM


PENYELESAIAN PERMASALAHAN ORGANISASI” disusun dengan maksud untuk
memenuhi syarat guna mengikuti mata kuliah Kepemimpinan.

Penyusun menyadari sepenuhnya bahwa terselesaikan makalah ini berkat bantuan berbagai
pihak. Penyusun juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu
penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah
ini.

Medan, 18 oktober 2019

Penyusun
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh olehpemimpin kepada pengikutnyadalam
upaya mencapai tujuan organisasi. Dalamera yang modern ini kita wajib mempunyai sifat kepemimpinan untuk
mejadilulusan terbaik.Dalam kepemimpinan ada banyak gaya- gaya kepemimpinana yang dapat
kitaimplementasikan dalam memecahkan masalah di dalam organisasi.

1.2 Rumusan Masalah

Dengan latar belakang tersebut maka timbul permasalahan :

1. Jelaskan implementasi gaya kepemimpinan Otokratis dalam penyelesaian permasalahan organisasi

2. Jelaskan implementasi gaya kepemimpinan Demokratis dalam penyelesaian permasalahan organisasi

3. Jelaskan implementasi gaya kepemimpinan Konsultatif dalam penyelesaian permasalahan organisasi

4. Jelaskan implementasi gaya kepemimpinan Delegator dalam penyelesaian permasalahan organisasi

5. Jelaskan implementasi gaya kepemimpinan Instruktif dalam penyelesaian permasalahan organisasi

6. Jelaskan implementasi gaya kepemimpinan Partisipatif dalam penyelesaian permasalahan organisasi

7. Jelaskan implementasi gaya kepemimpinan Situasional dalam penyelesaian permasalahan organisasi

8. Jelaskan implementasi gaya kepemimpinan Birokratis dalam penyelesaian permasalahan organisasi

1.3 Tujuan

Penulis menyusun makalah ini bertujuan untuk dapat mengetahui :

1. implementasi gaya kepemimpinan Otokratis dalam penyelesaian permasalahan organisasi

2. implementasi gaya kepemimpinan Demokratis dalam penyelesaian permasalahan organisasi

3. implementasi gaya kepemimpinan Konsultatif dalam penyelesaian permasalahan organisasi

4. implementasi gaya kepemimpinan Delegator dalam penyelesaian permasalahan organisasi

5. implementasi gaya kepemimpinan Instruktif dalam penyelesaian permasalahan organisasi

6. implementasi gaya kepemimpinan Partisipatif dalam penyelesaian permasalahan organisasi

7. implementasi gaya kepemimpinan Situasional dalam penyelesaian permasalahan organisasi

8. implementasi gaya kepemimpinan Birokratis dalam penyelesaian permasalahan organisasi


1.4 Manfaat

Dalam penyusunan makalah ini, penulis mengharapkan semoga makalah ini bias
memberikan manfaat yang lebih, dan memberikan pengetahuan bagi para rekan – rekan, para
dosen serta dalam ruang lingkup yang lebih luas yaitu masyarakat (orang lain) tentang
pengetahuan bisnis dan manajemen khususnya untuk masalah pemahaman manajer dan
pemimpin .

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Implementasi gaya kepemimpinan Otokratis dalam penyelesaianpermasalahan organisasi

Pemimpin sangat dominan dalam setiap pengambilan keputusan dan setiapkebijakan, peraturan, prosedur diambil
dari idenya sendiri. Kepemimpinan jenis ini memusatkan kekuasaan pada dirinya sendiri.

2.2 Implementasi gaya kepemimpinan Demokratis dalam penyelesaianpermasalahan organisasi

Dalam gaya kepemimpinan demokratis, anggota organisasi/kelompokdiberikan kebebasan dalam mengutarakan


pendapat, ide ataupun gagasan.Atasan lebih menonjolkan kesederajatan dan sering melakukan interaksi,konsultasi
atau musyawarah dengan bawahan sebelum mengambilkeputusan.

2.3 Implementasi gaya kepemimpinan Konsultatif dalam penyelesaianpermasalahan organisasi

Keterlibatan bawahan dalam hal ini anak buah sangat besar dalam proses pengambilan keputusan hingga apapun
yang ditentukan oleh atasan. Namun penerapan gaya kepemimpinan konsultatif ini lebih kepada atasan
yangmeminta pendapat bawahan atas keputusan yang akan diambil.Jika dalam gaya kepemimpinan demokratis
peran bawahan menjadi sangat penting karena memiliki derajat yang sama besarnya dengan atasan
dalammengambil keputusan. Sementara dalam gaya kepemimpinan konsultatif ini, peran bawahan juga tetap
cukup besar, namun sifatnya hanya menjadikonsultan bagi atasan.

2.4 Implementasi gaya kepemimpinan Delegator dalam penyelesaianpermasalahan organisasi

Para bawahan dituntut untuk memebersekannya sesuai dengan cara mereka dantermasuk tenggat waktu mereka
sendiri gaya kepemimpinan seperti ini digunakanuntuk membuat keputusan dan bekerja.

2.5 Implementasi gaya kepemimpinan Instruktif dalam penyelesaianpermasalahan organisasi

Inisitaif pemecahan masaah dan pengambilan keputusan semata-matadilakukan oleh pemimpinPemecahan


masalah dan pengambilan keputusan diumumkan oleh pemimpin,dan pelaksanaanya diawasi secara ketat oleh
pemimpin.

2.6 Implementasi gaya kepemimpinan Partisipatif dalam penyelesaianpermasalahan organisasi

Sharing dalam pemecahan masalah dengan bawahan dengan melakukankonsultasi dengan bawahan sebelum
membuat keputusan. Kepemimpinan partisipatif berhubungan dengan pengunaan berbagai prosedur keputusan
yangmemperbolehkan pengaruh oranglain mempengaruhi keputusan pemimpin.
2.7 Implementasi gaya kepemimpinan Situasional dalam penyelesaianpermasalahan organisasi

Menerapkan jenis kepemimpinan situasional lebih sering menyesuaikan setiap gayakepemimpinan yang ada
dengan tahap perkembangan para anggota yakni sejauhmana kesiapan dari para anggota melaksanakan setiap
tugas.

Gaya kepemimpinan situasional mencoba mengkombinasikan proseskepemimpinan dengan situasi dan kondisi
yang ada.Setidaknya ada 4 gaya yang diterapkan oleh pemimpin jenis ini, diantaranya:Telling-Directing
(memberitahu, menunjukkan, memimpin, menetapkan),Selling-Coaching (menjual, menjelaskan, memperjelas,
membujuk),Participating-Supporting (mengikutsertakan, memberi semangat, kerja sama),Delegating (mendelegasi,
pengamatan, mengawasi, penyelesaian).

2.8 Implementasi gaya kepemimpinan Birokratis dalam penyelesaianpermasalahan organisasi

keputusan yang berpusat pada atasan. Biasanya semua keputusan yang dibuatdan berkaitan dengan pekerjaan
akan ditentukan oleh atasa

BAB III

PENUTUP

Demikianlah makalah yang kami buat semoga bermanfaat bagi orang yangmembacanya dan menambah wawasan
bagi orang yang membaca makalah ini. Danpenulis mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan kata dan
kalimat yangtidak jelas, mengerti, dan lugas mohon jangan dimasukan ke dalam hati.Dan kami juga sangat
mengharapkan yang membaca makalah ini akan bertambahmotivasinya dan mengapai cita-cita yang di inginkan,
karena saya membuat makalahini mempunyai arti penting yang sangat mendalam.Sekian penutup dari kami
semoga berkenan di hati dan kami ucapkan terima kasihyang sebesar-besarnya.

KESIMPULAN

Dari perbedaan diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa seorang Manager hanya berurusan
dengan benda-benda, struktur, sistem dan efisiensi. Sedangkan seorang Pemimpin berurusan
dengan efektivitas, orang, memberdayakan dan menyalurkan potensi yang dimiliki oleh orang
lain.

SARAN

Bagi semua ( pembaca ) yang ingin mengetahui tentang manajer dan pemimpin diharapkan agar
membaca dan memahami isi dari makalah ini.

DAFTAR PUSTAKA

WEBSITE

 https://salamadian.com/teori-model-jenis-macam-gaya-kepemimpinan/
 https://www.finansialku.com/gaya-kepemimpinan-dalam-organisasi-teori-kepemimpinan/