Anda di halaman 1dari 9

METODE PELAKSANAAN

KEGIATAN
PEKERJAAN
LOKASI
TAHUN ANGGARAN

I.

:
:
:
:

PEMBANGUNAN / PENINGKATAN INFRASTRUKTUR


METERISASI LPJU KABUPATEN BATANG
KABUPATEN BATANG
2014

PEKERJAAN STRUKTUR
Lingkup pekerjaan strukur pada proyek ini dikelompokan dalam beberapa item pekerjaan
(sesuai dengan volume pembayaran) antara lain :
A.

PEKERJAAN PERSIAPAN
Instruksi kerja ini merupakan pedoman untuk pekerjaan persiapan yang meliputi pengukuran
awal, pelaksanaan pekerjaan dan pembersihan lokasi.
Lingkup pekerjaan persiapan meliputi :
a. Uizet Lapangan / Pengukuran kembali dan survey kondisi lapangan setelah SPK
Alat & bahan yang digunakan ;
Patok Kayu
Paku
Benang
Roll meter
Walking meter
Cat
Paku Besi
Bodem
Kebutuhan tenaga kerja ;
- Juru ukur
: 1 orang
- Pembantu Ukur
: 1 orang
- Tenaga
: 1 orang
b. Prosedur Pelaksanaan Pekerjaan / Cara Kerja :
Tentukan letak lokasi pekerjaan sesuai dengan peta dan
gambar dalam kontrak
Lakukan pengukuran awal untuk mengambil data - data yang
diperlukan sebelum dimulainya pekerjaan
Pengukuran dilakukan bersama - sama direksi dan konsultan
jika ada dan hasil pengukuran disahkan bersama
Lakukan pembersihan lokasi dari penghalang pekerjaan
seperti : pohon, rumput liar, sampah dan sisa bangunan/tiang lampu lama.
Mengangkut hasil bongkaran keluar lokasi pekerjaan kecuali
ditentukan lain dalam kontrak
Menentukan titik rencana untuk pendirian tiang lampu
Pemasangan patok ukur / tanda dengan cat
Pengecekan ulang terhadap titik rencana untuk dimintakan
persetujuan direksi lapangan
Jika terjadi perbedaan volume dilapangan dengan RAB
kontrak maka diadakan perhitungan tambah kurang dan dirapatkan bersama direksi
dan konsultan untuk disepakati bersama dengan mengetahui Pejabat Pembuat
Komitmen, adapun peraturan pekerjaan tambah kurang sudah tercantum dalam
kontrak kerja.
Pelaksanaan pekerjaan setelah pembersihan lokasi selesai
dan hasil pengukuran kembali (uitzet) disepakati bersama.
c. Pekerjaan Papan Nama Proyek
Lingkup pekerjaan
Lingkup pekerjaan adalah membuat papan nama proyek pada tempat yang ditentukan
oleh direksi lapangan.
Bahan yang digunakan ;
MMT ( sbg background penulisan nama kegiatan dan pekerjaan dll,.... )
Kayu reng 3/4 ( sbg bingkai MMT )

Kayu usuk 5/7 ( sbg kaki penyangga papan nama proyek )


Paku
Alat yang digunakan ;
Gergaji kayu
Palu Besi
Cangkul/ linggis
B.

PEKERJAAN TANAH
Lingkup Pekerjaan tanah meliputi ;
a. Galian tanah pondasi
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan tanah pondasi pada tiang lampu baru
Alat yang dipakai :
Linggis
Cangkul
Ember
Keranjang
Kebutuhan tenaga :
Sesuai dengan perhitungan analisa durasi
Prosedur Pelaksanaan pekerjaan
Instruksi kerja ini berlaku dalam pekerjaan galian tanah baik dengan tenaga manusia
maupun alat yang lainnya, untuk jenis tanah lunak, cadas, keras berbatu dsb.
Cara Kerja
Pelaksanaan pekerjaan ini meliputi menggali tanah sesuai dengan ukuran dan
kedalaman yang ditentukan.
b. Pekerjaan perapihan, urugan dan pemadatan tanah
Lingkup pekerjaan ini meliputi urugan kembali pada galian pondasi yang telah diisi oleh
material campuran beton bertulang sehingga akan kelihatan rapi.
Bahan yang digunakan ;
Tanah bekas galian yang tidak mengandung lumpur
Alat yang digunakan ;
- Cangkul
- Keranjang
- Sekop
- Stamper
Prosedur pelaksanaan :
- Urug tanah bekas galian yang tidak mengandung Lumpur pada lokasi galian yang
telah terisi oleh beton ( pondasi beton ) dipadatkan sesuai dengan petunjuk
pemadatan.
c. Pekerjaan Urugan pasir bawah pondasi
1) Lingkup pekerjaan ini meliputi pekerjaan pondasi beton
2) Bahan yang digunakan pasir urug
3) Alat yang digunakan cangkul & sekop
4) Prosedur pelaksanaan
- Sebarkan pasir urug secara merata sesuai dengan ketebalan yang ditentukan pada
dasar tanah pondasi
- Pasir urug tidak perlu dipadatkan

C.

PEKERJAAN PONDASI TIANG


Lingkup pekerjaan pondasi meliputi pekerjaan :
Lantai kerja tebal 5 cm
Pondasi sumuran K - 225 (besi 150 Kg) + Angkur, Mur & ring Galvanized, 22 mm
Plesteran & acian
Bahan yang digunakan :
Pasir beton
Split semen
Air

Alat yang digunakan ;


Cangkul
Sekop
Cetok
Penggetar/vibrator
Prosedur pelaksanaan pekerjaan ;
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dalam beberapa kelompok kerja yang dibagi sesuai
dengan titik pondasi.
Lantai kerja digunakan untuk semua pondasi tiang lampu baru. Lantai kerja menggunakan
beton mutu b0. tujuan daripada dibuat lantai kerja adalah :
- Untuk membuat bidang kerja menjadi rata
- Membuat bidang kerja menjadi keras dan tidak becek sehingga menghindari tulangan
dari timbulnya korosi.
Pek. Pondasi Sumuran K-225 ( Besi 150 Kg ) + Angkur, Mur & ring Galvanized, 22 mm
Bahan Yang digunakan :
Besi beton
Angkur, Mur & ring Galvanized, 22 mm
Kawat bendrat
Paku
Semen
Split
Pasir
Air
Alat yang dipakai ;
Gergaji besi
Alat pemotong besi
Alat pembengkok besi
Catut
Pukul besi
Beton molen / truck mixer
Sekop
Vibrator
Cetok
Cangkul
Prosedur Pelaksanaan pekerjaan ;
Pelaksanaan pekerjaan pondasi sumuran dibagi dalam beberapa tahapan, antara lain :
Pekerjaan Pembuatan tulangan
Pekerjaan merangkai tulangan
Pekerjaan pemasangan beton
Pekerjaan uji beton
Pekerjaan Pembuatan Tulangan
a. Persiapan Pembuatan Tulangan
- Pembuatan tulangan dikerjakan pada lokasi base camp secara menyuluruh sesuai
dengan gambaran rencana.
- Sebelum pembengkokkan tulangan dilaksanakan, maka yang dilakukan pertama kali
adalah menghitung kebutuhan tulangan yang akan dipakai untuk pekerjaan pondasi
tersebut.
- Setelah itu dilakukan pemotongan dan pembengkokan besi baik secara manual
maupun dengan mekanis.
- Perhitungan secara praktis kebutuhan panjang tulangan di lapangan menurut gambar
kerja ditambah 1.25 diameter tulangan untuk satu kali pembengkokan, selain hal itu
yang perlu diperhatikan adalah sebelum dilakukan pemotongan dan pembengkokan
tulang dibuat terlebih dahulu table penulangan dengan memperhatikan gambar kerja
yang ada sehingga dapat diketahui lebih jelas alokasi tulangan yang dipakai.
- Pelaksanaan pekerjaan ini dilakukan tanpa merusak tulangan yang akan dipakai.
- Pelaksanaan ini dilakukan dengan alat pmbengkok sesuai dengan diameter tulangan.

- Pekerjaan ini dilakukan dalam keadaan dingin, kecuali apabila pemanasan diijinkan
oleh direksi lapangan, maka tidak boleh disiram dengan air.
b. Pekerjaan Perakitan Tulangan
Pekerjaan pemasangan / perakitan tulangan dilaksankan setelah pekerjaan pemotongan
dan pembengkokan selesai, hal ini juga didukung dengan persiapan lokasi
pemansangan, Perakitan / Pemasangan tulangan dilakukan dengan memperhatikan hal hal sebagai berikut :
Batang tulangan disusun dengan ketentuan yang tercantum dalam gambar
rencana
- Sambungan dan hubungan antara tulangan yang satu dengan yang lainnya harus
kuat dan diikat dengan kawat bendrat
- Angkur, Mur & ring Galvanized, 22 mm diikat pada besi rakitan yang sudah jadi
menggunakan bendrat jika diperlukan menggunakan las.
Tulangan dipasang sedemikian kuat sehingga sebelum dan sesudah
pengecoran tidak berubah tempatnya.
c. Pekerjaan Pengecoran Beton Pondasi Sumuran K-225 Pelaksanaan Pekerjaan
Pengecoran pondasi sumuran dilakukan secara beruntun dari bagian yang paling bawah
sampai bagian atas hingga semua lobang terpenuhi dengan adonan beton. Pengecoran
dilakukan setelah pembesian selesai.
Mutu beton yang digunakan adalah K-225, dengan menggunakan beton dari ready mix
dan sekaligus peralatannya, yaitu truck mixer dan peralatan pembantu lainnya, sebelum
pelaksanaan pengecoran dilaksanakan terlebih dahulu hal - hal sebagai berikut :
Pemeriksaan job mix formula campuran agregat untuk membuat adukan beton
mutu K - 225
Pemeriksaan tulang yang akan dipakai, jarak, tulangan, hubungan dan ikatan
tulangan
Ketepatan posisi, hal ini dilakukan untuk memastikan posisi dari as/center
foundation
Kebersihan tulangan dan tempat serta kesiapan pelaksanaan
Adapun Pelaksanaan pengecoran secara singkat akan dilaksankan sebagai berikut :
Semua peralatan yang akan digunakan dalam pengecoran disiapkan pada
lokasi pengecoran. Peralatan utama adalah truck mixer yang sudah berisi adukan
beton dengan mutu beton yang ditentukan, mesin pompa, talang - talang, vibrator dan
alat Bantu lainnya
Volume pengadaan beton disesuaikan dengan kebutuhan pengecoran
Menuangkan adukan beton dilakukan dengan menggunakan talang dari kayu
Tuangkan adukan beton sambil digetarkan dengan vibrator
Pelaksanaan pengecoran dilakukan secara menerus, kecuali ada hal lain yang
menyebabkan pengecoran secara keseluruhan tidak dilanjutkan.
Pekerjaan Plesteran dan Acian
Bahan Yang digunakan :
Semen
Pasir
Air
Alat yang dipakai ;
Cetok
Cangkul
Ember
Ayakan kawat
Pelaksanaan pekerjaan meliputi :
Plesteran umpak
Acian umpak
Cara kerja
Umpak yang sudah dicor diplester dengan adukan sesuai spesifikasi dengan
bentuk umpak sesuai gambar.

II.

Umpak yang sudah diplester diaci menggunakan semen yang sudah dicampur
dengan air hingga menghasilkan permukaan yang halus.

PEKERJAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL


Lingkup Pekerjaan mekanikal elektrikal dalam proyek ini adalah :
A.
1.

2.

3.

4.
5.

PEKERJAAN JARINGAN UDARA


Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan Kabel menyangkut jenis pekerjaan sebagai berikut :
Pemasangan Kabel Udara
Konstruksi SJ6-T
Banded Conector
Penarikan Jaringan
Safety ( keamanan )
Bahan dan alat yang digunakan
Bahan dan alat yang digunakan meliputi jenis jenis kabel sebagai berikut:
Kabel udara LVTC 2 x 1 x 16 mm
Konstriksi SJ6-T
Banded Conector
Isolasi
Alat Yang digunakan
Peralatan tester electrical ( tang, tespen, obeng, dst )
Sabuk pengaman
Sarung tangan
Helm
Kebutuhan tenaga kerja
Sesuai dengan analisa durasi
Satu group pekerjaan 6 orang
Prosedur pelaksanaan
a. Penyeberangan dan penyambungan
1) Kabel Udara LVTC 2 x 16 mm2
Sebelum melakukan penarikan kabel dan asesories lain yang diperlukan
harus dipersiapkan dengan matang dan baik.
Untuk melaksanakan penarikan kabel karena dijalan umum maka
diusahakan jangan sampai mengganggu pengguna jalan.
Setelah kabel dipasang posisi kabel harus diperkuat agar tidak lepas dari
tarikan konstruksi SJ6-T maupun jatuh karena tidak adanya konstruksi SJ6-T.

Kabel harus ditarik dari hasbel yang berputar


Tarikan kabel diusahakan tidak putus disembarangan tempat
Pemutusan kabel harus sesuai rencana sehingga tidak akan mengalami
gangguan dan hambatan dalam proses penyambungan dimasa mendatang.
2) Banded Conector
Pada posisi penyambungan harus diperhatikan kekuatan dan keamanan
sambungan
Semua sambungan harus tertutupi kuat dengan isolasi
3) Konstruksi SJ6 - T
Dipasang sesuai dengan kedudukannya dan harus terpasang bener
bener kuat.
-

B.
1.

PEKERJAAN TIANG
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan Tiang menyangkut jenis pekerjaan sebagai berikut :

2.

Pasang Tiang PJU Cabang 1 Type Base Plat 9 m'


Pasang Tiang PJU Cabang 2 Type Base Plat 9 m'
Pasang Tiang PJU Cabang 3 Type Base Plat 9 m'

Bahan dan alat yang digunakan


a. Alat Yang digunakan
Alat Bantu mekanis : mobil crane, kunci pas, palu dsb
Alat angkut sederhana

b. Bahan yang digunakan


Tiang + Base plate sesuai yang diuraikan diatas
Angkur, Mur, Baut & ring galvanized dia. 22 mm
Kabel NYM 2 x 2 mm
Material Bantu
3.
Kebutuhan Tenaga kerja
Mandor
: 1 orang
Mekanik
: 1 orang
Tenaga Trampil
: 4 orang
4.
Metode Pelaksanaan
Sebelum dilaksanakan pemasangan tiang (erection) harus diperhatikan hal - hal
sebagai berikut :
Fisik tiang sesuai dengan gambar teknis, tidak cacat, retak,
pecah, penyok sambungan harus rapih dan garis sumbu tiang harus lurus
Pemasangan tiang pada tempat - tempat umum tidak boleh
menimbulkan gangguan terhadap pengguna jalan ( masyarakat umum ).
Adapun cara - cara pemasangan secara garis besar sebagai berikut :
Pemasangan tiang harus menggunakan alat Crane car atau alat Bantu
lainnya yang disetujui oleh team teknis, pengawasan dan instalasi terkait.
Sebelum pemasangan (erection ) diperhatikan pondasi dan penempatan
angkur dan dipastikan pondasi sudah siap menerima beban.
Posisi tiang yang akan dipasang diikat kuat dan diangkat dengan Crane Car
Kemudian perhatikan base plate, usahakan angkur tiang dapat masuk
semua lubang base plate tiang.
Setelah angkur baut masuk ke lubang base plate yang telah disediakan,
usahakan angkur baut jangan dikencangkan terlalu kuat.
Setelah posisi tiang benar - benar tegak lurus (vertical) dan benar - benar
baru angkur baut dikencangkan sehingga tiang tidak akan goyah / geser.
Pada saat erection diperhatikan keselamatan kerja para pekerja dan
pengguna jalan lain.
C.
1.

2.

PEKERJAAN ARMATURE
Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan armature meliputi :
- Armature Lampu lengkap dengan komponen LED 30 W
- Armature Lampu lengkap dengan komponen LED 60 W
- Armature Lampu lengkap dengan komponen LED 100 W
- Armature Lampu Lama dengan komponen Komplit LED 100 W baru
- Armature Lampu lengkap dengan komponen HPIT 1000 W
Alat yang digunakan
a. Alat yang digunakan
- Alat Bantu mekanis
- Alat angkut sederhana
b. Bahan yang digunakan
- Armature Lampu lengkap dengan komponen LED 30 W
- Armature Lampu lengkap dengan komponen LED 60 W
- Armature Lampu lengkap dengan komponen LED 100 W
- Armature Lampu Lama dengan komponen Komplit LED 100 W baru
- Armature Lampu lengkap dengan komponen HPIT 1000 W

- Material bantu
c. Kebutuhan tenaga Kerja
- Mandor
: 1 orang
- Mekanik
: 1 orang
- Tenaga
: 2 orang

3.

4.

D.

Prosedur Pelaksanaan
Sebelum pemasangan armature kita harus mengetahui jenis dan system kerja armature
itu sendiri, armature terbagi menjadi 3 sistem :
a. Sistem Mekanik
Semua komponen yang berkaitan dengan kinerja mekanik armature antara lain :
body. Holder, cover, gear tray dan plate. Untuk mengukur system mekanik
digunakan IP ( ingress Protection )
b. System Elektrik
Semua komponen yang berkaitandengan kinerja listrik atara lain : kabel, ballast,
ignitor, kapasitor dan lampu. Untuk mengukur system elektrikal digunakan ampere
meter dalam hal ini watasenya.
c. System optic
Semua komponen yang berkaitan dengan photometric antara lain : reflector dan
refractor. Untuk mengukur system optic digunakan lux meter, coulor temperatue,
couler rendering dan photometric datanya.
Cara Pelaksanaan
a.
Pemasangan armature harus terlebih dahulu dilakukan pelepasan lapisan
pelindung / reflector.
b.
Pastikan tiang sudah dalam keadaan kokoh pada stang ornamennya
sehingga tidak lepas / miring akibat getaran
c.
Dilakukan pengetesan nyala lampu
d.
Pemeriksaan instalasi dalam armature
e.
Dilakukan pemeriksaan kerapatan jalan masuk kabel

PEKERJAAN BONGKARAN
Lingkup Pekerjaan Sebagai berikut :
Bongkar Tiang Lampu dan Armature lama
Bongkar Stank dan lampu
2.
Alat yang digunakan
- Alat Bantu mekanis : mobil crane, kunci pas, palu dsb
- Alat angkut sederhana
3.
Kebutuhan Tenaga kerja
- Mandor
: 1 orang
- Mekanik
: 1 orang
- Tenaga Trampil
: 4 orang
4.
Metode Pelaksanaan
Sebelum dilaksanakan pembongkaran tiang dan armature harus diperhatikan hal - hal
sebagai berikut :
Fisik yang akan dibongkar harus dipastikan sudah tidak ada
kabel yang masih teraliri arus listrik.
Pembongkaran APP, Tiang, Armature, Stang, Lampu dan
Kabel Existing pada tempat - tempat umum tidak boleh menimbulkan gangguan
terhadap pengguna jalan ( masyarakat umum ).
1.

Adapun cara - cara pembongkaran secara garis besar sebagai berikut :


Pembongkaran tiang harus menggunakan alat Crane car atau alat bantu
lainnya yang disetujui oleh team teknis, pengawasan dan instalasi terkait.
Sebelum pembongkaran lepas dahulu smua armature yang terpasang pada
tiang.

E.
1.
2.

3.

4.

5.

6.

F.

Perhatikan pondasi dan angkur serta pastikan smua mur sudah siap untuk di
lepas dari baut angkur.
Posisi tiang yang akan dibongkar di ikat kuat dengan Crane Car
Kemudian perhatikan base plate, dan lepas semua mur pada angkur tiang.
Setelah semua mur terlepas dari baut angkur, kemudian angkatlah tiang
dengan Crane car.
Bongkar Kabel existing dipastikan sudah tidak dialiri listrik, kabel digulung
yang rapi dan diikat agar tidak tercecer.
Pada saat pembongkaran diperhatikan keselamatan kerja para pekerja dan
pengguna jalan lain.

PASANG PANEL APP BARU


Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan adalah pemasangan panel APP baru berikut kelengkapannya
Alat yang digunakan
Kunci pas
Obeng
Bor
Tang
Alat - alat sederhana
Bahan yang dibutuhkan
- Box Panel, uk. 60 x 40 x 30 cm,
- Kontaktor SN 65
- Timer SUL 181 d 220 V
- MCB 50 A / 6 kA / 1 pole
- Ground Rod 5/8 inch,
- Kabel BC 1 x 6 mm
- Pipa PVC Klas D, dia. 2 inch
- Tee PVC Klass D, dia. 2 inch
- Pipa Flexible. dia. 2 inch
- Kabel udara LVTC 2 x 16 mm
- Kabel NYY 2 x 10 mm
- Klem Pipa
- Cap Tap Connector / Alqua 16 - 70 mm 1 baut
- Pilot lamp
- Terminal Kabel
- Material Bantu
Kebutuhan Tenaga
- Mandor
: 1 orang
- Mekanik
: 1 orang
- Tenaga terampil
: 2 orang
Prosedur Pelaksanaan
Sebelum dilaksanakan pemasangan panel perlu diperhatikan hal - hal berikut ini :
- Kondisi fisk panel yang akan dipasang harus sesuai dengan gambar teknis
- Panel dipastikan dalam kondisi baik dan tidak rusak.
Cara Pelaksanaan
- Pemasangan panel harus dalam tempat yang aman dan tidak membahayakan
umum
- Sebelum panel dipasang dichek dulu kelengkapan ( komponen elektrikal )
- Letakkan panel pada dudukan yang telah disediakan, pastikan dudukan tersebut
sudah kuat untuk diduduki panel
- Untuk memperkuat kedudukan panel antara panel dan dudukan diberiperkuatan
dengan paku dinabol masing - masing diameter 12 tiap sisi berjumlah 2 buah
sehingga kedudukan panel akan tetap walaupun ada gesekan dan getaran
- setelah terapsang panel harus dilengapi dengan kunci gembok untuk menjaga
keamanan
PENYAMBUNGAN DAYA DAN IJIN PLN

Proses pelaksanaan penyambungan listrik untuk kepentingan penerangan jalan umum


mengikuti langkah - langkah sebagai berikut :
a. Penarikan kabel udara
b. Penyambungan daya digardu distribusi PLN yang bersangkutan
c. Mempersiapkan dokumen permohonan penyambungan daya ( gambar dll,... )
d. Setelah dipersiapkan diajukan ke PLN untuk mendapat persetujuan dan Sertifikat Laik
Operasi ( SLO )
e. Pembayaran BPUJL, Jasa BTL

Dengan tersambungnya daya dari PLN selanjutnya dilakukan langkah - langkah sebagai
berikut :
Test untuk mengetahui :
1.
Fungsi komponen
2.
Drop tegangan
3.
Kemungkinan trejadi konsleting pada tiang atau lampu
4.
Pemerikasaan hasil pemasangan (arde) dengan merger test
5.
Pengambilan sampling posisi kwh meter awal akhir
Pemalang, 13 Agustus 2014
Penawar,
CV. KARYA INDAH

Ir. BURHANUDIN
Direktur