Anda di halaman 1dari 2

Konsumsi Jagung Indonesia

Jagung merupakan salah satu makanan pokok yang keberadaannya tidak bisa
dihilangkan dari masyarakat Indonesia itu sendiri. Bahkan di beberapa daerah jagung telah
menjadi makanan pokok masyarakat, baik itu dicampur dengan beras/nasi maupun dijadikan
semacam bubur. Selain sebagai bahan makan pokok, permintaan jugung juga digunakan
sebagai pakan ternak khususnya unggas.
Berdasarkan data yang dikeluarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional, 2007 2013,
sebagian besar permintaan jagung terdiri dari jagung basah berkulit dan jagung pipilan.
Untuk jagung basah berkulit dari rentang waktu tahun 2009 sampai dengan tahun 2013rata-
rata pertumbuhan konsumsi per kapita mengalami peningkatan yang masih terbilang tipis
yaitu sebesar 2,08 persen. Dimana permintaan tertingginya terjadi pada tahun 2010 dengan
rata-rata permintaan per kapita sebesar 0,939 kg. Dan mengalami penurunan pada tahun 2011
menjadi 0,626 kg per kapita, dan pada 2012 sampai 2013 menjadi 0,574 kg per kapita.
Tabel 5. Konsumsi Rata-rata per Kapita Bahan Makanan Jagung di Indonesia, 2009-
2013
Bahan
Makanan
Satuan Tahun Rata-rata
Pertumbuhan 2009 2010 2011 2012 2013
Jagung
Basah
Berkulit
Kg 0,626 0,939 0,626 0,574 0,574 2 , 08
Jagung
Pipilan
Kg 1,825 1,564 1,199 1,512 1,304 -6 , 33
Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional, 2007 2013
Sedangkan untuk rata-rata pertumbuhan konsumsi jagung pipilan justru mengalami
penurunan yaitu sebesar 6,33 persen. Dimana tingkat konsumsi rata-rata untuk jagung pipilan
per kapita terjadi pada tahun 2009 sebesar 1,825 kg per kapita. Dan terus mengalami
penurunan sampai menjadi 1,199 kg per kapita pada tahun 2011. Pada tahun 2012 sempat
mengalami peningkatan menjadi 1,512 kg per kapita yang meskipun pada tahun 2013
kembali menurun menjadi 1,304 kg perkapita.











Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional, 2007 2013 (telah diolah).
Gambar 5. Konsumsi Rata-rata per Kapita Bahan Makanan Jagung di Indonesia, 2009-
2013
0
0.5
1
1.5
2
2009 2010 2011 2012 2013
Rata-Rata Konsumsi Jagung Indonesia
2009-2013
Jagung Basah Berkulit Jagung Pipilan