Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH PEMASARAN FARMASI

STRATEGI PEMASARAN ALAT KESEHATAN







Disusun Oleh :

SIGIT SETIAWAN
11500051



AKADEMI ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
UNIVERSITAS MALAHAYATI
BANDAR LAMPUNG
2013/2014
BAB I
PENDAHULUAN

1. Pengertian pemasaran dan strategi pemasaran
Strategi adalah ilmu dan seni menggunakan kemampuan bersama sumber daya
dan lingkungan secara efektif yang terbaik. Terdapat empat unsur penting dalam
pengertian strategi,yaitu: kemampuan, sumber daya, lingkungan, dan tujuan. Empat unsur
tersebut, sedemikian rupa disatukan secara rasional dan indah sehingga muncul beberapa
alternatif pilihan yang kemudian dievaluasi dan diambil yang terbaik. Rumusan strategi
tidak selalu memberikan informasi apa yang akan dilakukan, mengapa dilakukan
demikian, siapa yang bertanggung jawab dan mengoperasionalkan, berapa besar biaya
dan lama waktu pelaksanaan, hasil apa yang akan diperoleh.
Dalam bidang manajemen, definisi mengenai strategi cukup beragam dan
bervariasi dari beberapa ahli dan pengarangnya. Gerry Johnson dan Kevan Scholes
(dalam buku Exploring Corporate Strategy) misalnya mendefinisikan strategi sebagai
arah dan cakupan jangka panjang organisasi untuk mendapatkan keunggulan melalui
konfigurasi sumber daya alam dan lingkungan yang berubah untuk mencapai kebutuhan
pasar dan memenuhi harapan pihak yang berkepentingan
1
.
Henry Mintzberg mendefinisikan strategi sebagai 5P, yaitu: strategi sebagai
PERSPECTIF, strategi sebagai POSISI, strategi sebagai PERENCANAAN, strategi
sebagai POLA kegiatan, dan strategi sebagai PENIPUAN (Ploy) yaitu muslihat
rahasia.Sebagai Perspektif, di mana strategi dalam membentuk misi, misi



menggambarkan perspektif kepada semua aktivitas. Sebagai Posisi, di mana dicari pilihan
untuk bersaing. Sebagai Perencanaan, dalam hal strategi menentukan tujuan performansi
perusahaan. Sebagai Pola kegiatan, di mana dalam strategi dibentuk suatu pola, yaitu
umpan balik dan penyesuaian.
Dari berbagai pengertian dan definisi mengenai strategi, secara umum dapat
didefinisikan bahwa strategi itu adalah rencana tentang serangkaian manuver, yang
mencakup seluruh elemen yang kasat mata maupun yang tak-kasat mata, untuk menjamin
keberhasilan mencapai tujuan.
Pengertian Pemasaran
Ada beberapa definisi mengenai pemasaran dari beberapa ahli diantaranya adalah :
a. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial
dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang
mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk
dan nilai dengan orang lain.
c. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk
merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang
yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan
perusahaan.
d. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang
ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan
mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli
maupun pembeli potensial.
Konsep Pemasaran
Konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan, keinginan, permintaan,
produksi, utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan pasar,
pemasaran dan pasar. Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan
permintaan. Kebutuhan adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar
tertentu. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap
kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Sedangkan Permintaan adalah keinginan
akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk
membelinya.























BAB II
PEMBAHASAN
2.1. TEORI STRATEGI
Definisi Strategi Pemasaran Menurut Philip Kotler ( 2004, 81 ) :
Strategi Pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang akan digunakan untuk mencapai
tujuan pemasarannya. Strategi pemasaran berisi strategi spesifik untuk pasar sasaran,
penetapan posisi, bauran pemasaran dan besarnya pengeluaran pemasaran.

Menurut tjiptono ( 2002, 6 ) :
Strategi pemasaran adalah alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai
perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui
pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran
tersebut.
Strategi pemasaran didasarkan atas 5 (lima) konsep strategi sebagai berikut :
1. Segmentasi Pasar
Tiap pasar terdiri dari bermacam-macam pembeli yang mempunyai kebutuhan dan
kebiasaan yang berbeda. Perusahaan tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhan semua
pembeli. Karena itu, perusahaan harus mengelompokkan pasar yang bersifat heterogen
tersebut kedalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogen.

2. Market Positioning
Perusahaan tidak mungkin dapat menguasai pasar secara keseluruhan, maka prinsip
strategi pemasaran yang kedua adalah memilih pola spesifik pasar perusahaan yang akan
memberikan kesempatan maksimum kepada perusahaan untuk mendapatkan kedudukan
yang kuat. Dengan kata lain perusahaan harus memilih segmen pasar yang akan
menghasilkan penjualan dan laba paling besar.
Segmen pasar semacam ini memiliki 4 (empat) karakteristik, yaitu :
Berukuran cukup besar
Mempunyai potensi untuk berkembang terus
Tidak memiliki atau dipenuhi oleh perusahaan saingan
Mempunyai kebutuhan yang belum terpenuhi, yang mana kebutuhan tersebut dapat
dipuaskan oleh perusahaan yang memilih segmen pasar tersebut.

3. Market Entry Strategy
Market entry Strategy adalah strategi perusahaan untuk memasuki segmen pasar yang
dijadikan pasar sasaran penjualan.
Strategi memasuki suatu segmen pasar dapat dilakukan dengan cara :
Membeli perusahaan lain
Cara ini merupakan cara yang paling mudah dan cepat, cara ini ditempuh apabila
o Perusahaan pembeli tidak mengetahui tentang seluk beluk industri dari
perusahaan yang dibeli
o Sangat menguntungkan untuk secepat mungkin memasuki segmen pasar yang
dikuasai perusahaan yang dibeli.

o Perusahaan menghadapi macam-macam penghalang untuk memasuki segmen
pasar yang bersangkutan melalui internal development, misalnya patent,
economies of scale, saluran distribusi yang sulit dimasuki, biaya iklan yang
mahal atau kesulitan bahan mentah.
Internal Development
Ada perusahaan-perusahaan yang lebih suka berkembang melalui usaha sendiri yaitu
melalui research and development karena berpendirian bahwa hanya dengan cara
inilah kepemimpinan dalam industri dapat dicapai.
Kerjasama dengan perusahaan lain
Keuntungan dengan cara ini ialah bahwa resiko yang dipikul bersama, dan masing-
masing perusahaan saling melengkapi skill dan resources.
4. Marketing Mix Strategy
Marketing Mix strategy adalah kumpulan variabel-variabel yang dapat dipergunakan
perusahaan untuk memepengaruhi tanggapan konsumen. Variabel-variabel yang dapat
mempengaruhi pembeli adalah yang disebut 7P (product, Price, Place, Promotion,
Participant, Prosess, dan People Physical evidence).

5. Timing Strategy
Penentuan saat yang tepat dalam memasarkan barang merupakan hal yang perlu
diperhatikan. Meskipun perusahaan melihat adanya kesempatan baik menetapkan objektif
dan menyusun strategy pemasaran, ini tidaklah berarti bahwa perusahaan dapat segera
memulai kegiatan pemasaran. Perusahaan harus lebih dahulu melakukan persiapan-
persiapan baik dibidang produksi maupun dibidang pemasaran, kemudian perusahan juga
harus menentukan saat yang tepat bagi pelemparan barang dan jasa ke pasar. (
Radiosunu, 1983, 31-34 )
2.2. STRATEGI PEMASARAN
Teknik pemasaran boleh dikatakan sebagai kunci keberhasilan dari penjualan
produk. Kemampuan yang handal dalam memasarkan produk atau jasa bisa jadi lebih
penting dari produk itu sendiri. Teknik pemasaran yang baik didukung oleh strategi
pemasaran yang efektif. Dengan strategi tersebut, proses marketing dapat dipertahankan,
bahkan cara baru dalam memasarkan produk juga bisa kita temukan dan membuat
pelanggan semakin loyal. Tentu saja, jangan abaikan faktor kualitas produk yang
merupakan poin penting bagi pemasaran itu sendiri.
Maka, setelah Anda pastikan kualitas produk Anda, rancanglah strategi
pemasaran yang efektif agar proses pemasaran dapat berjalan secara terkontrol, dinamis,
dan kreatif. Berikut ini ada 6 langkah strategi pemasaran yang dapat Anda terapkan.
Pertama, kenalilah pelanggan Anda. Identifikasi target market Anda akan
membantu Anda dalam menyusun strategi marketing yang efektif. Anda dapat membidik
pasar di kelompok usia 1530 tahun jika Anda ingin memasarkan produk sepeda sport.
Atau Anda dapat membidik wanita dengan kelompok usia 2035 tahun jika ingin
memasarkan produk sepatu wedges. Jadi, dengan mengetahui siapa target market Anda,
Anda akan terhindar dari terbuangnya waktu dan biaya yang sia-sia.
Kedua, lakukanlah promosi. Lakukan upaya promosi atau memperkenalkan
produk bisnis Anda kepada konsumen. Usahakan agar promosi yang Anda lakukan
tersebut konsisten, terus-menerus, dan dengan cara-cara kreatif sehingga para pelanggan
tidak merasa bosan. Misalnya, setiap kali bepergian, bawalah brosur, pamflet, atau leaflet
berisi produk bisnis Anda untuk dibagikan kepada rekan-rekan, atau Anda dapat
menyebarkan brosur tersebut di tempat umum. Buatlah status di jejaring social yang
berkaitan dengan produk Anda, atau Anda mungkin dapat mengirim sms kepada teman-
teman Anda terkait dengan produk tersebut. Dengan berbagai usaha tersebut, dengan
sendirinya, Anda akan menemukan pelanggan yang membutuhkan produk yang Anda
tawarkan.
Selain itu, lihatlah pula bagaimana upaya promosi yang dilakukan kompetitor Anda. Jika
penawaran Anda lebih unik dan menarik, lanjutkan upaya promosi tersebut. Jangan
lupakan pula kehebatan word-of-mouth publicity. Kekuatan promosi dari mulut ke mulut
ini memang ajaib karena dapat menyebar dan menjaring pelanggan hingga berlipat-lipat.
Oleh karena itu, siapkan diri Anda untuk membuat pelanggan lebih nyaman berbisnis
dengan Anda. Pelanggan yang merasa puas dengan produk Anda akan menjadi pelanggan
loyal yang dapat menarik pelanggan baru.
Ketiga, pilih lokasi yang strategis. Faktor penting dalam strategi pemasaran
lainnya adalah masalah pemilihan tempat. Anda perhatikan outlet atau toko roti Holland
Bakery selalu berada di jalan yang sibuk di mana traffic lalu lalang orang sangat tinggi.
Itu merupakan strategi mereka dalam membidik pelanggan potensial. Maka, usahakan
untuk memilih lokasi yang tepat, strategis, agar kesempatan bisnis Anda untuk dapat
diakses oleh pelanggan lebih terbuka.
Keempat, gunakan internet marketing. Internet marketing bisa jadi salah satu
strategi marketing yang sangat efektif. Apa pasal? Anda dapat mengetahui selera
pelanggan dan kebutuhan pelanggan Anda dengan menempatkan bisnis Anda di situs
jejaring sosial. Saat ini, jual beli online semakin marak dengan jumlah transaksi yang
meningkat setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan kecenderungan bagaimana pelanggan
ingin berbelanja di luar jam buka toko, menghindari keramaian, dan lebih privasi. Ruang
inovasi juga terbuka lebar di internet. Anda dapat memasang foto, berinteraksi langsung
dengan pelanggan, bahkan menggelar berbagai promo menarik bisa Anda lakukan.
Kelima, jalin hubungan dengan pelanggan. Memelihara pelanggan lama lebih
mudah dibandingkan mendapatkan pelanggan baru. Konon, biaya yang dibutuhkan untuk
menarik pelanggan baru sekitar 6 kali lipat daripada memelihara pelanggan lama. Maka,
buatlah database pelanggan, masukkan data-data penting beserta kemajuan yang telah
dicapai, hubungi mereka secara berkala, dan informasikan pelanggan mengenai promo
produk yang sedang berjalan, dan lain-lain. Joe Girard, seorang salesman terkemuka di
dunia otomotif, mengatakan bahwa kunci suksesnya adalah selalu memelihara hubungan
yang baik dengan pelanggannya.
Keenam, the Power of Focus. Kekuatan fokus terbukti dapat mengantarkan
Apple menuju kesuksesan. Apple focus pada produknya dan sanggup menghasilkan
miliaran dolar hingga kini. Kesuksesan Apple tersebut karena mereka fokus dengan
sumber daya mereka dan produk yang lebih sedikit tapi inovatif. Fokus tidak berarti Anda
menjual lebih sedikit. Sebaliknya, Anda dapat meningkatkan produksi Anda di wilayah
tertentu.
Kini, dengan ketatnya persaingan pasar saat ini, Anda harus dapat memenangkan pasar
dengan strategi marketing yang tepat dan juga ide yang inovatif.
2.3. Strategi Pemasaran Alkes
Tensimeter

Tensimeter adalah alat kesehatan yang berfungsi untuk mengukur tekanan
darah. Tensimeter biasa digunakan untuk pemeriksaan pasien hipertensi, anemia, dan lain
sebagainya.
Ada dua jenis Tensimeter yaitu :
1. Tensimeter air raksa di luar negeri saat ini sudah dilarang untuk digunakan lagi karena
bahaya dari air raksanya jika tensimeter tersebut pecah.
2. Tensimeter digital
sendiri lebih canggih dan praktis dipergunakan, namun harganya memang lebih mahal
dibandingkan dengan yang konvensional.



DAFTAR PUSTAKA
Tjiptono, Fandy, Strategi Pemasaran, Edisi Kedua, ANDI, Yogyakarta, 1997

Kotler Philip, Manajemen Pemasaran (Analisis, Perencanaan, dan Pengendalian), Terjemahan
Drs. Jaka Wasana MSM, Institut dan Pembinaan Manajemen, Jilid I, Edisi Kelima, Erlangga,
Cetakan Ketujuh, Jakarta, 1996

Kotler Philip, Manajemen di Indonesia (Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian),
terjemahan A.B Suasnto, Buku Satu, Salemba Empat, Jakarta, 2001