Anda di halaman 1dari 15

Fisika Dasar I (FI-321)

Topik hari ini


Kesetimbangan Statik
 Syarat Kesetimbangan
 Pusat Gravitasi
 Kesetimbangan Stabil, Labil dan Netral

Kesetimbangan Benda Tegar


Kesetimbangan Mekanik
Benda dikatakan berada dalam kesetimbangan mekanik apabila
relatif terhadap suatu kerangka acuan inersial (pengamat):
1. apm = 0
2. = 0

Benda tidak harus diam terhadap pengamat,


yang penting benda tidak mempunyai percepatan

Jika benda benar-benar diam terhadap pengamat


(vpm = 0 dan = 0), dinamakan
kesetimbangan statik

Torsi dan Kesetimbangan

Syarat Kesetimbangan 1
Gaya

eksternal neto = 0

ur
F = 0
Fx = 0 and Fy = 0
 Ini adalah syarat perlu, tetapi tidak cukup, syarat
untuk memastika bahwa benda dalam
kesetimbangan mekanik sempurna
 Merupakan pernyataan kesetimbangan translasi

Syarat Kesetimbangan 2
Torsi

eksternal neto = 0

= 0

Merupakan pernyataa kesetimbangan rotasi

Syarat Kesetimbangan
r
Syarat 1 : Feks = 0

r
Syarat 2 : = 0

dalam komponen :
Fx = F1x + F2x + ... = 0

dalam komponen :

Fy = F1y + F2y + ... = 0

y = 1y + 2y + ... = 0

Fz = F1z + F2z + ... = 0

z = 1z + 2z + ... = 0

x = 1x + 2x + ... = 0

Sumbu Rotasi

Sejauh ini kita telah memilih sumbu rotasi dengan


pasti

Jika

benda dalam kesetimbangan,


kesetimbangan, tidak
menjadi masalah anda memilih sumbu rotasi
dimanapun untuk menghitung torsi neto
 Sumbu rotasi dipilih bebas

Pusat Gravitasi
Gaya

gravitasi yang bekerja pada benda


harus ditinjau juga
Dalam mencari torsi yang dihasilkan oleh
gaya gravitasi, semua berat benda dapat
ditinjau terkonsentrasi di satu titik

Menghitung Pusat Gravitasi


1.
2.
3.

4.

Benda dibagi menjadi sejumlah banyak


partikel berat (mg)
Setiap partikel memiliki koordinat
masing--masing (x,y)
masing
Torsi yang dihasilkan oleh tiap partikel
terhadap sumbu rotasi adalah sama
dengan berat dikalikan dengan lengan
gaya
Kita akan menempatkan gaya tunggal
pada suatu titik,
titik, dimana besarnya sama
dengan berat benda, dan efek rotasinya
sama untuk semua partikelpartikel-pertikel kecil
Titik ini dinamakan pusat gravitasi dari
benda

Koordinat Pusat Gravitasi

Koordinat pusat gravitasi dapat ditentukan melalui


hasil penjumlahan dari torsi yang bekerja pada
masing--masing partikel yang dibuat sama dengan
masing
torsi yang dihasilkan oleh berat benda

mi xi
mi yi
xcg =
and ycg =
mi
mi

Pusat gravitasi dari benda yang homogen dan


simetrik terletak pada sumbu simetrinya
Biasanya, pusat gravitasi dari sebuah benda adalah
pusat geometri dari benda

Example:

Find center of gravity of the following system:

Given:
masses: m1= 5.00 kg
m2 = 2.00 kg
m3 = 4.00 kg
lever arms: d1=0.500 m
d2=1.00 m
Find:
Center of gravity

xcg =

m x
m

i i
i

m1 x1 + m2 x2 + m3 x3
m1 + m2 + m3

5.00 kg (0.500 m) + 2.00 kg (0 m) + 4.00 kg (1.00 m)


11.0 kg
= 0.136 m

Penentuan Pusat Gravitasi Secara


Eksperimen

Kunci inggris digantung secara


bebas dengan dua poros yang
berbeda
Hasil persilangan garis
mengindikasikan pusat gravitasiy

Kesetimbangan, once again


Torsi

neto = 0 tidak berarti tidak ada gerak

rotasi
 Sebuah benda yang berotasi dengan kecepatan
sudut uniform dapat berada dalam pengaruh
torsi neto = 0
Analog

dengan keadaan gerak translasi dimana gaya


neto = 0 tidak berarti benda tidak bergerak

Contoh Diagram
Bebas Benda

Example
Suppose that you placed a 10 m ladder
(which weights 100 N) against the wall
at the angle of 30. What are the forces
acting on it and when would it be in
equilibrium?

Example:
mg

Given:

weights: w1= 100 N


length: l=10 m
angle: =30
= 0

1. Draw all applicable forces


2. Choose axis of rotation at bottom corner ( of f and n are 0!)

Find:

Torques:

f= ?
n=?
P=?

=mg 2 cos 30

Forces:
o

PL sin 30o = 0

1
1
0 = 100 N 0.866 P 1
2
2
P = 86.6 N

Note: f = s n, so

s =

f 86.6 N
=
= 0.866
n 100 N

=f P = 0
f = 86.6 N

=n mg = 0
n = 100 N

PR
Buku Tipler I
Hal 337337-338 no. 31, 32, 35