Anda di halaman 1dari 21

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Sekolah

: SMA N 4 Magelang

Mata Pelajaran

: Kimia

Kelas / Semester

: XI MIA 4 / 1

Materi Pokok

: Kesetimbangan Kimia

Alokasi Waktu: 6 x 45 menit


A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. KOMPETENSI DASAR
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju
reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud

kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan


tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya
bersifat tentatif.
2.1

Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur,


objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,
bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif)
dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang
diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

2.2

Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan


peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

2.3

Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai


wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.

3.8

Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah


kesetimbangan yang diterapkan dalam industri.

3.9

Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dengan hasil reaksi


dari suatu reaksi kesetimbangan.

C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


1.

Menjelaskan kesetimbangan dinamis

2.

Menjelaskan kesetimbangan homogen dan heterogen

3.

Menjelaskan tetapan kesetimbangan

4.

Meramalkan arah pergeseran kesetimbangan dengan menggunakan azas


le chatelier

5.

Menganalisis pengaruh perubahan suhu, konsentrasi, tekanan, volume,


pada pergeseran kesetimbangan melalui percobaan

6.

Menghitung harga Kc berdasarkan konsentrasi zat dalam


kesetimbangan

7.

Menghitung harga Kp berdasarkan tekanan parsial gas pereaksi dan


hasil reaksi pada keadaan setimbang

8.

Menghitung harga Kc berdasarkan Kp atau sebaliknya

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa mampu menjelaskan kesetimbangan dinamis
2. Siswa dapat menjelaskan kesetimbangan homogen dan heterogen
3. Siswa dapat menjelaskan tetapan kesetimbangan
4. Siswa mampu meramalkan arah pergeseran kesetimbanagn dengan
menggunakan azas le chatelier
5. Siswa mampu menganalisis pengaruh perubahan suhu, konsentrasi,
tekanan, volume, pada pergeseran kesetimbangan melalui percobaan
6. Menghitung harga Kc berdasarkan konsentrasi zat dalam
kesetimbangan
7. Menghitung harga Kp berdasarkan tekanan parsial gas pereaksi dan
hasil reaksi pada keadaan setimbang
8. Menghitung harga Kc berdasarkan Kp atau sebaliknya
E. MATERI AJAR
1. Pengertian Kesetimbangan
Pada reaksi yang berlangsung bolak balik, ada saat dimana laju
terbentuknya produk sama dengan laju terurainya kembali produk
menjadi reaktan. Pada keadaan ini, biasanya tidak terlihat lagi ada
perubahan. Keadaan reaksi dengan laju reaksi maju (ke kanan) sama
dengan laju reaksi baliknya (ke kiri) dinamakan keadaan setimbang.
Reaksi yang berada dalam keadaan setimbang disebut Sistem
Kesetimbangan.
Ciri-Ciri Kesetimbangan kimia
a. Hanya terjadi dalam wadah tertutup, pada suhu dan tekanan tetap
b. Reaksinya berlangsung terus-menerus (dinamis) dalam dua arah
yang berlawanan
c. Laju reaksi maju (ke kanan) sama dengan laju reaksi balik (ke
kiri)
d. Semua komponen yang terlibat dalam reaksi tetap ada
e. Tidak terjadi perubahan yang sifatnya dapat diukur maupun
diamati.

2. Kesetimbangan Kimia Bersifat Dinamis


Reaksi yang berlangsung setimbang bersifat dinamis, artinya
reaksinya berlangsung terus-menerus dalam dua arah yang berlawanan
dan dengan laju reaksi yang sama. Contoh kesetimbangan dinamis
dalam kehidupan sehari-hari dapat digambarkan pada proses penguapan
air. Bila air dipanaskan dalam wadah tertutup rapat, airnya lama
kelamaan akan habis berubah menjadi uap air. Tetapi belum sempat
habis, uap air yangnaik ke atas mengalami kejenuhan sehingga akan
jatuh kembali menjadi embun. Apabila dibiarkan terus-menerus,
kecepatan

menguapnya

air

akan

sama

dengan

kecepatan

mengembunnya uap air menjadi air. Pada saat itu, tercapai keadaan
setimbang dimana tidak nampak lagi adanya perubahan ketinggian air
dalam wadah tertutup tersebut.
Karena kesetimbangan bersifat dinamis, maka suatu reaksi yang
berada dalam keadaan setimbang dapat mengalami gangguan oleh
faktor-faktor

tertentu

yang

mengakibatkan

terjadi

pergeseran

kesetimbangan.
3. Pergeseran Kesetimbangan
Ada tiga faktor yang dapat mengubah kesetimbangan kimia, antara
lain :
1) Pengaruh Perubahan Konsentrasi Terhadap Kesetimbangan
Jika konsentrasi salah satu zat ditambah, maka sistem akan
bergeser dari arah zat tersebut.
Jika konsentrasi salah satu zat dikurangi, maka sistem akan
bergeser ke arah zat tersebut
2) Pengaruh Perubahan Suhu Terhadap Kesetimbangan
Secara kualitatif pengaruh suhu dalam kesetimbangan
kimia terkait langsung dengan jenis reaksi eksoterm atau reaksi

endoterm. Reaksi eksothermis adalah reaksi bersifat spontan,


tidak memerlukan energi melainkan justru menghasilkan energi(H
reaksi negatif), sedangkan Reaksi endothermis adalah reaksi yang
membutuhkan energi/ kalor untuk bisa bereaksi(H positif).
Sistem kesetimbangan yang bersifat eksothermis ke arah kanan
dan endothermis ke arah kiri.
Jika suhu dinaikkan, maka reaksi akan bergeser ke kiri
yaitu reaksi yang bersifatendothermis. Sebaliknya bila suhu reaksi
diturunkan maka reaksi akan bergeser ke kanan yaitu reaksiyang
bersifat

eksothermis.

Menaikan

suhu, sama

artinya

kita

meningkatkan kalor atau menambah energi ke dalam sistem,


kondisi

ini memaksa kalor

yang diterima

sistem akan

dipergunakan, oleh sebab itu reaksi semakin bergerak menuju


arah reaksi endoterm. Begitu juga sebaliknya.
3) Pengaruh

Perubahan

Tekanan

atau

Volume

Terhadap

Kesetimbangan
Menurut hukum gas ideal, bahwa tekanan berbanding lurus
dengan jumlah mol gas dan berbanding terbalik dengan volum.
Jika tekanan diperbesar maka jumlah mol juga bertambah, dan
volume akan mengecil maka kesetimbangan akan bergeser ke
arah reaksi yang jumlah molnya lebih kecil. Begitu juga
sebaliknya jika tekanan diperkecil maka jumlah mol juga akan
kecil, dan volume akan besar maka kesetimbangan akan bergeser
ke arah reaksi yang jumlah molnya lebih besar.

4. Tetapan Kesetimbangan (Kc dan Kp)


a. Konstanta Kesetimbangan Berdasarkan Konsentrasi
Konstanta

kesetimbangan

berdasarkan

konsentrasi

dinyatakan dengan notasi Kc, yaitu hasil kali konsentrasi zat-zat


hasil reaksi dibagi hasil kali zat-zat pereaksi, setelah masingmasing konsentrasi dipangkatkan koefisiennya pada reaksi
tersebut.
Jadi, pada kesetimbangan m A(g) + n B(g)

p C(g) +

q D(g), harga KC adalah:

b. Konstanta Kesetimbangan Berdasarkan Tekanan


Konstanta kesetimbangan berdasarkan tekanan dinyatakan
dengan simbol Kp, yaitu hasil kali tekanan parsial gas-gas hasil
reaksi dibagi dengan hasil kali tekanan parsial gas-gas pereaksi,
setelah masing-masing gas dipangkatkan dengan koefisiennya
menurut persamaan reaksi. Jadi, konstanta kesetimbangan pada
reaksi: m A(g) + n B(g)

p C(g) + q D(g) yaitu:

Tekanan parsial diberi lambang P dan ditentukan dengan rumus:

Untuk menentukan Kp tekanan gas dapat dinyatakan dengan cm


Hg atau atmosfer (atm).

F. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan

: Scientific Learning

2. Model

: Think pair share (TPS)

3. Metode

: Kelompok diskusi

G. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN


a. Media
Komputer, LCD.
b. Alat dan Bahan
a. Power point bahan ajar

b. Lembar diskusi
c. Lembar penilaian
c. Sumber Belajar
Raharjdo, Sentot Budi. 2013. Kimia Berbasis Eksperimen Untuk Kelas
XI SMA dan MA Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam.
Solo: Platinum.
Sudarmo, U. 2014. Kimia untuk SMA/MA Kelas XI Kelompok Peminatan
Matematika dan Ilmu Alam. Jakarta: Erlangga.
H. KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Pertemuan 1
Kegiatan
Pendahulua

Deskripsi kegiatan
Siswa menjawab salam pembuka dari

Waktu
10 menit

guru dan pertanyaan dari guru


berhubungan dengan kondisi dan
-

pembelajaran sebelumnya
Siswa menerima informasi tentang
tema pembelajaran, tujuan, dan
keterkaitannya dengan pembelajaran

sebelumnya.
Siswa menerima informasi kompetensi,
cakupan materi, manfaat, dan langkah

pembelajaran yang akan dilaksanakan


Guru memberikan motivasi kepada
siswa dengan menghubungkan materi
kesetimbangan kimia dengan kehidupan

Inti

sehari-hari
Mengamati
-

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok


satu kelompok 4 orang untuk mengamati
data dalam LKS tentang reaksi setimbang
serta jenis reaksi kesetimbangan juga
tetapan kesetimbangan

70 menit

Menanya
-

Siswa diberi kesempatan untuk bertanya


hal hal yang belum jelas dari LKS
tentang data yang ada

Mengumpulkan data
-

Siswa dalam kelompoknya mengerjakan


LKS tentang reaksi setimbang serta jenis
reaksi

kesetimbangan

juga

tetapan

kesetimbangan
Mengasosiasi
-

Siswa mengerjakan soal latihan, guru


mencermati dan memandu siswa yang
masih

mengalami

kesulitan

serta

memberikan jawaban yang benar.


Mengkomunikasikan
-

Siswa dalam kelompok mempresentasikan


hasil

Penutup

diskusinya

dan

kelompok

lain

menanggapi
Siswa bersama guru menyimpulkan materi

yang dipelajari pada pertemuan tersebut.


Siswa menerima informasi tentang tugas

10 menit

(PT) yang harus dikerjakan dan materi


yang akan dipelajari pada pertemuan
-

berikutnya.
Siswa menjawab salam penutup dari guru

2. Pertemuan 2
Kegiatan
Pendahulua

Deskripsi kegiatan
Siswa menjawab salam pembuka dari

guru
Siswa diperiksa kehadirannya oleh guru

dan guru mengkondisikan kelas


Guru bersama siswa mengingat kembali

Waktu
10 menit

pengertian reaksi kesetimbangan serta fase


Inti

reaksi
Mengamati
-

70 menit

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok


satu kelompok 4 orang untuk mengamati
data dalam beberapa contoh soal tentang
faktor-faktor

yang

mempengaruhi

pergeseran kesetimbangan yang diberikan


guru
Menanya
-

Siswa diberi kesempatan untuk bertanya


hal hal yang belum jelas dari contoh soal
yang ada

Mengumpulkan data
-

Siswa dalam kelompoknya mengerjakan


contoh soal

tentang faktor-faktor yang

mempengaruhi pergeseran kesetimbangan


Mengasosiasi
-

Siswa mengerjakan soal latihan, guru


mencermati dan memandu siswa yang
masih

mengalami

kesulitan

serta

memberikan jawaban yang benar.


Mengkomunikasikan
-

Siswa dalam kelompok mempresentasikan


hasil

Penutup

diskusinya

dan

kelompok

lain

menanggapi
Siswa bersama guru menyimpulkan materi

yang dipelajari pada pertemuan tersebut.


Siswa menerima informasi tentang tugas
(PT) yang harus dikerjakan dan materi
yang akan dipelajari pada pertemuan

10 menit

berikutnya.
Siswa menjawab salam penutup dari guru

3. Pertemuan 3
Kegiatan
Pendahulua

Deskripsi kegiatan
Siswa menjawab salam pembuka dari

guru
Siswa diperiksa kehadirannya oleh guru

dan guru mengkondisikan kelas


Guru bersama siswa mengingat kembali

Inti

kesetimbangan homogen dan heterogen


Mengamati
-

70 menit

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok


satu kelompok 4 orang untuk mengamati
data dalam LKS tentang pengertian tetapan
kesetimbangan serta derajad disosiasi

Menanya
-

Siswa diberi kesempatan untuk bertanya


hal hal yang belum jelas dari LKS yang
diberikan

Mengumpulkan data
-

Siswa dalam kelompoknya mengerjakan


LKS

tentang

pengertian

tetapan

kesetimbangan serta derajad disosiasi


Mengasosiasi
-

Siswa mengerjakan soal latihan, guru


mencermati dan memandu siswa yang
masih

mengalami

kesulitan

serta

memberikan jawaban yang benar.


Mengkomunikasikan
-

Siswa dalam kelompok mempresentasikan


hasil

diskusinya

dan

kelompok

Waktu
10 menit

lain

Penutup

menanggapi
Siswa bersama guru menyimpulkan materi

yang dipelajari pada pertemuan tersebut.


Siswa menerima informasi tentang tugas

10 menit

(PT) yang harus dikerjakan dan materi


yang akan dipelajari pada pertemuan
-

berikutnya.
Siswa menjawab salam penutup dari guru

4. Pertemuan 4
Kegiatan
Pendahulua

Deskripsi kegiatan
Siswa menjawab salam pembuka dari

guru
Siswa diperiksa kehadirannya oleh guru

dan guru mengkondisikan kelas


Guru bersama siswa mengingat kembali

Inti

tentang pengertian kesetimbangan


Mengamati
-

70 menit

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok


satu kelompok 4 orang untuk mengamati
data

contoh

soal

tentang

materi

perhitungan tetapan kesetimbangan Kc dan


Kp
Menanya
-

Siswa diberi kesempatan untuk bertanya


hal hal yang belum jelas dari contoh soal
yang diberikan

Mengumpulkan data
-

Siswa dalam kelompoknya mengerjakan


materi perhitungan tetapan kesetimbangan
Kc dan Kp

Mengasosiasi
-

Waktu
10 menit

Siswa mengerjakan soal latihan, guru

mencermati dan memandu siswa yang


masih

mengalami

kesulitan

serta

memberikan jawaban yang benar.


Mengkomunikasikan
-

Siswa dalam kelompok mempresentasikan


hasil

Penutup

diskusinya

dan

kelompok

lain

menanggapi
Siswa bersama guru menyimpulkan materi

yang dipelajari pada pertemuan tersebut.


Siswa menerima informasi tentang tugas

10 menit

(PT) yang harus dikerjakan dan materi


yang akan dipelajari pada pertemuan
-

berikutnya.
Siswa menjawab salam penutup dari guru

5. Pertemuan 5
Kegiatan
Pendahulua

Deskripsi kegiatan
Siswa menjawab salam pembuka dari

guru
Siswa diperiksa kehadirannya oleh guru

dan guru mengkondisikan kelas


Guru bersama siswa mengingat kembali

Inti

tengang pengertian tetapan kesetimbangan


Mengamati
-

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok


satu kelompok 4 orang untuk mengamati
data contoh soal tentang materi hubungan
Kp dan Kc serta derajat dissosiasi

Menanya
-

Siswa diberi kesempatan untuk bertanya


hal hal yang belum jelas dari contoh soal
yang diberikan

Mengumpulkan data

Waktu
10 menit

70 menit

Siswa dalam kelompoknya mengerjakan


materi hubungan Kp dan Kc serta derajat
dissosiasi

Mengasosiasi
-

Siswa mengerjakan soal latihan, guru


mencermati dan memandu siswa yang
masih

mengalami

kesulitan

serta

memberikan jawaban yang benar.


Mengkomunikasikan
-

Siswa dalam kelompok mempresentasikan


hasil

Penutup

diskusinya

dan

kelompok

lain

menanggapi
Siswa bersama guru menyimpulkan materi

yang dipelajari pada pertemuan tersebut.


Siswa menerima informasi tentang tugas
(PT) yang harus dikerjakan dan materi
yang akan dipelajari pada pertemuan

berikutnya.
Siswa menjawab salam penutup dari guru

10 menit

I. PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR


No
1.

Mekanisme dan

Aspek
Sikap

Instrumen

Prosedur
-

Observasi kerja

Keterangan

- Lembar Observasi

kelompok dan
pembelajaran di
2.

Pengetahuan

3.

Ketrampilan

kelas
Penugasan
Tes Tertulis
- Kinerja Presentasi

- Latihan soal
- Soal Objektif
- Kinerja Presentasi

Magelang,

2014

Mengetahui,
Kepala SMA Negeri 4 Magelang

Guru Mata Pelajaran

Dra. Sri Sugiyarningsih, M.Pd.


NIP 196005101987032003

Dewi Marwati, S.Pd.


NIP 196910172005012008

INSTRUMEN PENILAIAN PENGAMATAN SIKAP DALAM KERJA


KELOMPOK
Nama siswa

Kelompok

Petunjuk pengisian :
Beri tada check list () pada kolom yang sesuai dengan perilaku siswa dalam kerja
kelompok selama proses pembelajaran.
No

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan
1
2
3

1
2

Interaksi siswa dalam pembelajaran kelompok


Kesungguhan
dalam
mengerjakan
tugas

3
4

kelompok
Kerjasama antar siswa dalam belajar kelompok
Menghargai pendapat teman dalam satu

kelompok
Menghargai pendapat teman dalam kelompok lain
Jumlah
Total
Nilai akhir

Kualifikasi Nilai Akhir (NA) Penilaian Sikap:


Skor
Kualifikasi
1,00 1,99
Sikap Kurang (K)
2,00 2,99
Sikap Cukup (C)
3,00 3,99
Sikap Baik (B)
4,00
Sikap Sangat Baik (A)
RUBRIK PENILAIAN PENGAMATAN SIKAP DALAM KERJA
KELOMPOK
Aspek
Interaksi

Kriteria
siswa
dalam Selalu tampak
Sering tampak
pembelajaran kelompok
Mulai tampak

Skor
4
3
2

Belum tampak
dalam Selalu tampak
Sering tampak
mengerjakan
tugas
Mulai tampak
kelompok
Belum tampak
Kerjasama antar siswa Selalu tampak
Sering tampak
dalam belajar kelompok
Mulai tampak
Belum tampak
Menghargai
pendapat Selalu tampak
Sering tampak
teman dalam satu kelompok
Mulai tampak
Belum tampak
Menghargai
pendapat Selalu tampak
Sering tampak
teman dalam kelompok lain
Mulai tampak
Belum tampak
Kesungguhan

NA = jumlah skor / 5

1
4
3
2
1
4
3
2
1
4
3
2
1
4
3
2
1

LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI


Nama

Kelompok

Nama
siswa

komunikas

Aspek penilaian
Sistematika
wawasan

penyampaian

Keterangan skor:
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria

4 = baik sekali
3 = baik
= cukup
1 = kurang

keberanian

Gestur

Jumla

Nila

h skor

ket

Soal Soal Latihan :


Pertemuan 1
Kerjakan soal soal berikut dengan benar!
1. a. Kapankah suatu reaksi bolak-balik mencapai keadaan setimbang?
b. Jelaskan mengapa kesetimbangan kimia disebut kesetimbangan dinamis!
2. Jelaskan yang dimaksud reaksi homogen dan reaksi heterogen serta berikan
contohnya!
3. Tentukan apakah reaksi-reaksi kesetimbangan dibawah ini termasuk reaksi
homogen atau heterogen!
a. 2 HCl(g) + F2(g) 2 HF(g) + Cl2(g)
b. CaO(s) + CO2(g) CaCO3(s)
c. Ag2Cr2O4(s) 2 Ag+(aq) + Cr2O42(aq)
d. CO(g) + 2 H2(g) CH3OH(g)
e. Ca(OH)2(s) Ca2+(aq) + 2 OH(aq)
4. Tentukan tetapan kesetimbangan reaksi-reaksi kesetimbangan berikut:
a. CaCO3(s) CaO(s) + CO2 (g)
b. CH3COO-(aq) + H2O(l) CH3COOH(aq) + OH-(aq)
c. CaO(s) + CO2(g) CaCO3(s)
d. Ag2Cr2O4(s) 2 Ag+(aq) + Cr2O42(aq)
e. Ca(OH)2(s) Ca2+(aq) + 2 OH(aq)
Pertemuan 2
Pilihlah salah satu jawaban yang benar
1. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kimia!
2. Pada reaksi kesetimbangan :
H2O(g) 2 H2(g) + O2(g) H = + 242 kJ/mol
ke arah mana kesetimbangan bergeser, jika:
a.
suhu dinaikkan
b.
suhu diturunkan
c.
H2 ditambah
d.
O2 dikurangi
e.
tekanan diperbesar
3. Agar pada reaksi kesetimbangan:
N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)

H = -92kj

Jumlah gas NH3 yang dihasilkan maksimal. Maka tindakan yang diperlukan
adalah ...
a. memperbesar volume
b. menurunkan tekanan

c. menambah konsentrasi NH3


d. mengurangi konsentrasi H2
e. menurunkan suhu
4. Reaksi kesetimbangan yang mengalami pergeseran jika volume sistem
diperbesar adalah...
a. N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)
b. PCl5(g) + PCl3(g) Cl2(g)
c. 4HCl(g) + O2(g) 2H2O(g) + Cl2(g)
d. 2CO(g) + O2(g) 2CO2(g)
e. CaO(s) + CO2(g) CaCO3(s)
Pertemuan 3
Kerjakan soal soal berikut dengan benar !
1. Apa yang dimaksud tetapan kesetimbangan Kc dan Kp!
2. Jelaskan perbedaan tetapan kesetimbangan Kc dan Kp!
3. Tuliskan persamaan tetapan kesetimbangan Kc untuk reaksi:
a. CaCO3(s) CaO(s) + CO2 (g)
b. CH3COO-(aq) + H2O(l) CH3COOH(aq) + OH-(aq)
c. CaO(s) + CO2(g) CaCO3(s)
d. Ag2Cr2O4(s) 2 Ag+(aq) + Cr2O42(aq)
e. Ca(OH)2(s) Ca2+(aq) + 2 OH(aq)
4. Tuliskan persamaan tetapan kesetimbangan Kp untuk reaksi:
a. 2 NOCl(g) 2 NO(g) + Cl2(g)
b. 2 HCl(g) + F2(g) 2 HF(g) + Cl2(g)
c. CO(g) + 2 H2(g) CH3OH(g)
d. P4O10(g) + 6 PCl5(g) 10 POCl3(g)
e. SO2(g) + NO2(g) NO(g) + SO3(g)
Skor Maksimum = 10 + 10 + 10 +10 = 40

Nilai =

Skor yang dicapai


x 100
40

Total Skor :
Pertemuan 4 dan 5
Kerjakan soal soal berikut dengan benar !

1. Pada suhu 500 K, reaksi kesetimbangan 2 HCl(g) H2(g) + Cl2(g)


mempunyai Kc = 25. Saat setimbang diperoleh 0,5 mol Cl2.
Tentukan:
a. mol Cl2 yang terbentuk
b. mol HCl mula-mula
c. besarnya derajat disosiasi () HCl
2. Dalam ruang 5 liter dan tekanan ruang 0,4 atm, terdapat reaksi
kesetimbangan:
2 NO(g) + O2(g) N2O4(g)
Jika 0,2 mol gas NO dicampur dengan 0,2 mol gas O2, saat setimbang
terdapat
0,05 mol N2O4. Tentukan harga Kc dan Kp!
3. Dalam ruang 2 liter, 5 mol gas CCl4 terurai sesuai reaksi:
CCl4(g) C(s) + 2 Cl2(g)
Bila diperoleh 4 mol gas karbon, tentukan besarnya:
a. derajat disosiasi () CCl4
b. Kc
c. Kp pada suhu 500 K
4. Dalam ruang 10 liter, 1 mol SO3 terurai 50% menurut reaksi kesetimbangan:
2 SO3(g) 2 SO2(g) + O2(g)
Jika P total 5 atm, tentukan besarnya:
a. Kc
b. Kp
5. Dalam ruang 1 liter, sebanyak 17 gram gas NH3 (Mr = 17) terurai menurut
reaksi:
2 NH3 (g) N2(g) + 3 H2(g)
Bila pada keadaan setimbang diperoleh perbandingan mol NH3:N2 = 2:1,
tentukan besarnya:
a. derajat disosiasi () NH3
b. Kc
Skor Maksimum = 10 + 10 + 10 +10 + 10 = 50

Nilai =

Skor yang dicapai


x 100
50

Total Skor :