Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN VERBATIM

PENDEKATAN REBT
A. IDENTITAS KONSELI
Nama

: Dina Yasinta (fiktif)

Usia

: 15 tahun

Pekerjaan : siswa
B. PROSES KONSELING
NO
.
1.

PELAKU

PERCAKAPAN

TAHAP/

Konseli

Selamat pagi, Bu?

TEKNIK
Relation

Konselor

Selamat pagi, Dina. Mari silahkan building


masuk!

2.
3.

Konseli

Terima kasih Bu.

Konselor

Mari silakan duduk, Dina apa kabar?

Konseli

Baik-baik saja Bu.

Konselor

Oh

ya,

minggu

bagaimana

acara

liburan Topik netral

tenangnya, kemana

saja

Dina?
4.

Konseli

Yach...... santai saja Bu, ikut temanteman ke TMII karena Dina main
kerumah

paman

dulunya

rumah

di

Jakarta

saya,

yang

sekarang

ditempati paman saya.


5.

Konselor

Wah.......menyenangkan,ya?

Reinforcement

Konseli

IyaBu, untuk refresing agar pikiran


tidak tegang setelah menempuh ujian.

Konselor

Bagus itu, berarti rekreasi semacam itu


memang

perlu

asal

tahu Lead

penggunaannya.
6

Konseli

Iya Bu.

Konselor

Lalu kegiatan apa saja yang Dina

lakukan?
7.

Konseli

Ya...disamping rekreasi, teman-teman


mengadakan diskusi tentang kenaikan
BBM.

8.

Konselor

Ehm...ya....ya...

Konseli

Oh ya Dina, itu tadi bincang-bincang Stucturing


kita

mengenai

liburanmu

bersama Time Limit

teman-teman. Lalu bagaiman dengan


kesepakatan

kita

kemarin

untuk

membicarakan masalah yang Dina


hadapi?
Ya, Bu. (diam memandang konselor)
9.

Konselor

Namun Dina, sebelum kita bicara lebih


lanjut bagaimana kalau kita tentukan
dulu bahwa kita akan berbicara selama
45 menit. Sekarang pukul 09:35, maka Konfidensial
kita akan mengakhiri pembicaraan
pada pukul 10:00. Nah, marilah waktu
yang

sedikit

ini

kita

manfaatkan

dengan sebaik-baiknya. Kamu setuju?


Konseli

Iya Bu. Tetapi setelah nanti saya


membicarakan masalah saya, saya
ingin ibu tidak bercerita pada orang
lain.

10.

Konselor

Begini Dina, Dina tidak perlu khawatir Lead khusus


mengenai rahasia pembicaraan kita
nanti. Semua yang akan menjadi
rahasia Dina akan dijaga di sini. Untuk
itu,

ibu

berharap

Dina

mau

menceritakan semua dengan jujur, agar


nanti ibu bisa lebih mudah membantu
menyelesaikan masalah Dina.

11.

Konseli

Ya Bu.

Acceptance

Konselor

Nah, sekarang coba Dina ceritakan


masalah yang Dina hadapi sekarang.

Konseli

Begini Bu, sebenarnya saya malu


menceritakan

masalah

saya

ini.

Sayakan mempunyai teman yang sudah


saya anggap sebagai saudara kandung
saya sendiri yang sekarang sekolah di
KELAS IX D.
12.

Konselor

Hmm....lalu?

Konseli

Sejak saya kecil kami sangat rukun dan


akrab,

Acceptance

kemana-mana

kami

selalu

bersama dan tidurpun kami dalam satu


kamar (saat itu konseli diam dan
kemudian

melanjutkan

bercerita

mengenai

keakraban

dengan

temannya).
13.

Konselor

Hmmm...ya...ya..lalu?
(menganggukkan-anggukkan
kepalanya)

Konseli

Sudah

Restatement

hampir

merasakan

sebulan

sesuatu

ini

yang

saya
kadang Lead khusus

mengganggu pikiran saya, Bu. Saya


merasa bahwa akhir-akhir ini teman
saya kurang memperhatikan saya lagi.
14.
15.
16.

Konselor

Hmmm....maksud Dina?

Konseli

Teman saya tidak lagi seperti dulu.

Konselor

Teman Dina tidak seperti dulu?

Konseli

Iya Bu.

Konselor

Baiklah Dina, sejauh ini apa yang


menyebabkan

Dina

mempunyai

dugaan kuat bahwa teman Dina tidak

memperhatikan Dina?
Konseli

Begini Bu. Dua minggu yang lalu saya


mengajak teman saya pergi ke rumah
paman

di

Blitar.

Dia

menolak. Lead khusus

Kemudian minggu berikutnya saya


mengajak dia ke Mitra dia juga
menolak. Bahkan saya ajak ngobrol
bersama dia enggan dan kelihatan
cuek, tidak menanggapinya dengan
serius. Yachh....akhirnya saya lebih
suka menyendiri kalau di kosan.
17.

Konselor

Ehmm...terus!.

Konseli

Yach, mulai saat itu saya merasakan Acceptance dan


tidak diperhatikan lagi oleh teman Lead Khusus
saya, karena dulu tidak bersikap seperti
itu terhadap saya. Entahlah Bu, saya
merasa bingung dan kecewa melihat
sikap

teman

saya.

membenci

Mungkin

saya

dia

(sambil

mempermainkan pensil di tangannya).


18.

Konselor

Ya...ya, ibu mengerti perasaanmu. Lalu


bagaimana menurut Dina?

Konseli

Karena
olehnya,

saya

selalu

maka

saya

dikecewakan Restatement
tidak

lagi

mempedulikan dia juga. Bahkan ketika


dia mengajak saya menonton film pada Lead khusus
hari Minggu lalu, saya menolaknya.
Akhirnya dia menonton sendiri. Saya
merasa senang menolak ajakannya.
19.

Konselor

Dina merasa senang dengan menolak Konfrontasi


ajakannya?.

Konseli

(diam lalu mengangguk)

20.

Konselor

Apakah Dina membenci teman Dina


dan tidak lagi menyayanginya?

Konseli

Sebenarnya

saya

sangat Restatement

menyayanginya, Bu.
21.

Konselor

Sebentar. Dina sangat menyayanginya,


tapi Dina tega bahkan merasa puas Lead khusus
dengan menolak ajakan teman Dina
untuk menonton film.

22.

Konseli

Habis dia sangat keterlaluan sih!

Konselor

Keterlaluan?

Konseli

Sepertinya teman saya sudah tidak


memperdulikan saya lagi.

23.

Konselor

Klarifikasi

Apa yang kamu maksudkan dengan


kata-kata

tidak

memperdulikan

menurut Dina?
Konseli

Tahap kognitif

Dia sepertinya tidak memperhatikan Lead khusus


saya lagi, menyapapun tidak, apalagi
mengajak ngobrol bersama.

24.

Konselor

Dengan kata lain Dina didiamkan oleh


teman Dina?

25.

Konseli

Yach, begitulah Bu.

Konselor

Ehm...menurut

Dina,

bagaimana

seharusnya sikap teman Dina?


Konseli

Saya sebenarnya ingin agar teman saya


seperti

dulu,

dimana

banyak

memberikan perhatian kepada saya,


tadak pernah menolak keinginan saya,
tidak menghindari dan menjauhi saya.

Sampai saat ini praktikkan membuat kesimpulan sebagai berikut :


A = Konseli ditolak oleh temannya

C = Konseli bingung, kecewa sehingga menolak bila di ajak temannya keluar


B = Konseli menganggap dijauhi, dihindari, dibenci serta menuntut temannya
untuk bersikap seperti dulu
Dalam hal ini praktikan memberi gambaran mengenai teori A-B-C-D-E kepada
konseli tentang contoh diluar diri konseli. Praktikan memberi contoh tentang
hubungan dua orang sahabat (X dan Y). X dan Y pada saat itu belum
mempunyai pacar. Tapi suatu ketika X diam-diam mencintai seorang pemuda
(Z) dan berlanjut menjadi pacar. Waktu dan perhatian X banyak diberikan
kepada cowok tersebut, sehingga hubungan X dan Y akhirnya renggang. Dalam
hal ini Y tidak dapat menerima keadaan tersebut. Dia mengenggap bahwa si Z
selama ini hanya merupakan alasan untuk menjauhi atau menghindari Y.
1
26.

2
Konselor

3
Setelah
cerita

Dina
dari

4
mendengarkan

Ibu

tadi,

apa

pendapatmu terhadap sikap Y?


Konseli

Seharusnya Y mau memahami


keadaan X yang sedang jatuh
cinta dan tidak berprasangka
jelek terhadap X.

27.

Konselor

Bagus sekali. Sekarang mari kita Counter


kaitkan dengan masalah dina. propagandis
Dina mempunyai teman yang
sekarang sekolah di KELAS IX
D,

sehingga

mampunyai

kesibukan terhadap sekolahnya.


Pernahkah

Dina

berpikir

bagaimana sibuknya teman Dina


dalam sekolah. Sedangkan Dina
menginginkan

teman

Dina

mengikuti keinginan Dina. Maka


sekarang

Dina

pikirkan

lagi

benarkah sikap dan tuntutan

Dina terhadapteman Dina?


Tapi Bu, seharusnya dia tidak
Konseli

selalu menolak setiap kali saya


ajak. Sehingga saya merasa dia
seakan-akan

menjauhi,

menghindari bahkan membenci


saya.
Bukankah perasaan dijauhi dan
28.

Konselor

dihindari serta dibenci itu hanya Konfrontasi


merupakan

anggapan

yang

berasal dari Dina sendiri?


Benar Bu, tapi......(konseli diam).
Konseli
29.

Tapi apa?

Konselor

Lead

Sampai saat ini konseli tidak dapat meneruskan kalimatnya, kelihatannya


konseli mulai goyah dengan pendiriannya. Agak lama konseli terdiam. Praktikan
juga diam untuk memberi kesempatan kepada konseli untuk berpikir.
1
30.

2
Konselor

3
4
Nah, perasaan dijauhi, dihindari Teaching
dan dibenci yang dialami Dina Lead
itulah

yang

irrasional,

disebut
dimana

perasaan
perasaan

irrasional tersebut menyebabkan


perasaan-perasan

negatif

merugikan

dirimu

Misalnya

perasaan

yang
sendiri.
yang

menyebabkan konsentrasi belajar


Dina menurun dan menyebabkan
Dina tidak betah tinggal di rumah.
Bukankah hal ini bisa merugikan

dan

diri Dina sendiri.


Konseli

(Diam

dan

mengangguk)

berarti selama ini saya

Jadi
telah

menunutut perhatian dari teman


saya secara berlebihan, ya Bu?
31.

Konselor

Ya...(sambil mengangguk)

Konseli

Mungkin

saya

mementingkan

diri

terlalu TahapEmotif
sendiri,

padahal itu hanya merugikan saya.


Bagus sekali, Dina sudah sadar
32.

Konselor

akan hal itu. Sebenarnya hal itulah


yang ibu katakan tadi bahwa Acceptance
masalahmu

sebenarnya

berasal

dari perasan dan keyakinanmu


yang tidak irrasional.
Ya, Bu.
Cara berpikir selama ini telah
33.

Konseli

menyebabkan Dina merasa dijauhi,

Konselor

dihindari dan dibenci oleh teman Tahap


Dina. Nah sekarang Dina pikirkan Behavioristik
langkah apa yang akan Dian
lakukan agar perasaan negatif itu
dapat Dina atasi.
Apakah sikap saya selama ini
untuk menghindari dan menolak

Konseli

ajakan teman saya itu salah?


Ibu tidak yakin dengan sikapmu itu
akan dapat menyelesaikan masalah

34.

Konselor

yang Dina hadapi, kecuali Dina


tidak menyayangi teman Dina dan Konfrontasi
Dina rela kehilangan kasih sayang
dari

teman

Dina.

Ya, Bu. Saya sangat mengerti.


Mungkin nanti sore saya akan
berusaha untuk bersikap seperti
Konseli

biasanya, dan saya berharap nanti


bisa ngobrol bersama. Saya akan
berusaha memahami kesibukannya
dengan

tidak

terlalu

sering

mengajaknya keluar rumah kalau


tidak penting sekali.
Ya....bagus sekali. Mungkin ada
hal lain yang dapat dilalukan Dina
selain itu?
Saya
35.

Konselor

akan

menghilangkan

kebiasaan saya menolak ajakan


teman saya. Saya kira hanya itu Bu Reinforcement
yang akan saya lakukan.

Konseli

OK,

itu

bagus

sekali.

dan Lead umum


Ibu

mendukung sekali rencanamu.


Ya, Bu.
Dina, apakah Dina bersedia jika
36.

Konselor

ibu memberi tugas kepada kamu?


Tugas apaitu, Bu?

37.

Konseli

Begini Dina, ibu sangat ingin

Konselor

mengetui hasil dari apa


telah

38.

Reinforcement
yang

Dina lakukan nanti. Dina Lead Umum

Konseli

bersedia

Konselor

hasilnya?

untuk

melaporkan

Ya, insyaAllah Bu.


Apabila

Dina

rencana itu, maka

Home
melaksanakan workAssesment
kemungkinan

besar masalah Dina akan segera


teratasi.

39

Konseli

Saya juga berharapsepertiituBu.

Konselor

Oh ya Dina, ibu kira sudah cukup


pembicaraan kita hari ini, dan Reinforcement
sampai

jumpa

kesempatan
40.

Konseli

lagi

pada

mendatang

sesuai

dengan perjanjian yang kita buat.


Baiklah Bu. Saya sangat berterima

Konselor

kasih ibu telah bersedia membantu


saya.
Baiklah

Dina,

kalau

memang

begitu, sampai jumpa lagi ya


minggu depan.
41.

Konseli

Ya....Bu.

terimakasih

atas

waktunya buat saya ya Bu, selamat


siang.
Konselor

Selamat siang... Semoga sukses ya Termination


Dina!!

42.

Konseli

Konselor

10