Anda di halaman 1dari 13

FAKTOR MULTIPLIKASI

M Rizka Putra B
(140310120009)
Giya Pranata
(140310120062)

REAKSI FISI
Reaksi adalah reaksi yang terjadi di dalam reactor
nuklir.
Rekasi fisi terjadi apabila sebuah inti yang bersifat
fisil seperti U235 atau Pu 239 terbelah dua menjadi
ini yang lebih ringan
Reaksi ini bukanlah reaksi spontan tetapi diperlukan
sebuah nucleon bersifat netral yang dapat
membelah inti tersebut.

REAKSI FISI
Setiap rekasi fisi terjadi menghasilkan energi yang
besarnya kira-kira 200 MeV yang berubah menjadi
panas yang digunakan dalam reaktor nuklir.
Selain itu juga dihasilkan 2-3 neutron yang dapat
kembali bereaksi dengan inti fisil yang menghasilkan
reaksi berantai

KEADAAN DALAM REAKTOR


Keadaan yang diinginkan dalam reaktor adalah
keseimbangan jumlah neutron, sehingga jumlah
neutron yang membentuk reaksi fisi adalah tetap.
Secara teori pembahasan neutronik di dalam reactor
ada dalam penyelesaian persamaan difusi.

DISTRIBUSI NEUTRON
DALAM REAKTOR
Dalam mendesain nuklir salah satu masalah pokok
yang harus diperhatikan adalah besar dan distribusi
neutron di dalam reactor.
Termasuk distribusi dan besarnya laju berbagai
reaksi nuklir yang terjadi di dalam reactor.
Besaran dan distribusi neutron di dalam reactor
dikenal dengan transport neutron.

PERSAMAAN TRANSPORT
BOLTZMAN DAN PERSAMAAN
DIFUSI
Permasalahan yang terkait dengan permasalahan di atas
adalah persamaan transport Boltzmann.
Persamaan transport Boltzmann menggambarkan
fenomena transport partikel yang bermuatan atau netral.
Diasumsikan gerak neutron didalam reactor sebagai
proses difusi.
Efek yang didapat dari asumsi ini bahwa neutron
cenderung untuk berdifusi dari daerah dengan kerapatan
neutron tinggi ke daerah dengan kerapatan neutron yang
lebih rendah.

Jika ditulis secara matematis, persaman kesetimbangan neutron diatas


akan berbentuk

SOLUSI PERSAMAAN DIFUSI


MULTIGROUP
Persamaan difusi dapat diselesaikan secara numerik
dengan metode beda hingga, SOR ( Successive Over
Relation).
Sehingga :

FAKTOR MULTIPLIKASI (K
EFF)
Faktor multiplikasi adalah rasio jumlah neutron yang
berada dalam dua generasi neutron yang berurutan.
Kemudian dapat mendefinisikan rasio neutron-neutron

FAKTOR MULTIPLIKASI (K
EFF)

- Jika Keff = 1 , maka jumlah neutron = jumlah neutron dalam generasi sebelumnya
( sistem kritis ).
- Jika Keff <1 ,maka jumlah neutron < jumlah neutron dalam generasi sebelumnya
(sistem subskritis).
- Jika (keff) >1, Jika neutron pada suatu generasi lebih banyak dari jumlah neutron pada
generasi sebelumnya,sehingga reaksi berantai semua akan semakin banyak bahkan
bias tidak terkontorl dan akan menyebabkan seperti pada bom nuklir

REAKTIFITAS
Merupakan besaran yang menyatakan tingkat reaktifitas dari
sebuah reactor nuklir
Kritis (K eff =
1)

Reaktifitas
=0

Sub Kritis (K eff


< 1)

Reaktifitas
=-

Super Kritis (K eff


> 1)

Reaktifitas
=+

DISTRIBUSI DAYA

Parameter Dis.
Daya

Keadaan ideal saat distribusi


merata di seluruh bagian reaktor

Rapat Daya > Daya per Volume untuk


satu mesh
Rapat
daya
maksimum

Pengayaan
Bahan bakar
Geometri
Reaktor
Tipe Reaktor
Penempatan
Kontrol

Watt / cc