Anda di halaman 1dari 43

Akuntansi Biaya

Chapter 1
Akuntansi dan Pengertian Biaya
1.

2.

Soal latihan
Sebutkan definisi akuntansi biaya
Jawaban: akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan,
peringkasan, dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau
jasa, dengan cara-cara tertentu, serta penaksiran terhadapnya. Objek
kegiatan akuntansi biaya adalah biaya.
Sebutkan 3 tujuan akuntansi biaya?
Jawab: akuntansi biaya mempunyai 3 tujuan pokok yaitu:
Penentuan cost produk
Pengendalian biaya
Pengambilan keputusan khusus

3.

Jika akuntasi biaya berperan sebagai bagian akuntansi keuangan , sebutkan


karakteristinya?
Jawaban: proses pencatatan, penggolongan, peringkkasan dan penyajian,
serta penafsiran informasi biaya adalah tergantung untuk siapa proses
tersebut ditujukan. Proses akuntansi biaya dapat ditujukan untuk memenuhi
kebutuhan pemakai luar perusahaan. Dengan demikian akuntansi biaya
dapat merupakan bagian dari akuntansi keuangan.

4.

Jika akuntasi biaya berperan sebagai bagian akuntansi manajeman?


Jawaban: proses akuntansi biaya dapat ditujukan pula untuk memenuhi
kebutuhan pemakai dalam perusahaan. Dalam hal ini akuntansi biaya harus
memperhatikan karakteristik akuntansi manajemen. Dengan demikian
akuntansi biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen.

5.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan biaya?


Jawaban: biaya adalah merupan objek yang dicatat, digolongkan, diringkas,
dan disajikan oleh akuntansi biaya.

6.

Jelaskan perbedaan istilah biaya, kos dan rugi. Berikan contoh untuk
masing-masing istilah tersebut?
Jawaban: biaya adalah merupan objek yang dicatat, digolongkan, diringkas,
dan disajikan oleh akuntansi biaya
Contoh :
pesediaan bahan baku

Persediaan produk dalam proses


[ersediaan produk selesai
Supplies atau aktiva yang belum di gunakan
Cost adalah pengorbana sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva
Contoh: seorang manajer mengeluarkan uang Rp 5.000.000 untuk
memperoleh ,esin fotocopy. Pengorbanan uang tersebut merupakan cost.
Rugi adalah pengorbanan sumber ekonomi tidak menghasilkan manfaaat.
7. Menurut fungsi-fungsi pokok dalam organisasi dalam perusahaan
manufaktur, biaya dapat di kelompokan menjadi 3 besar. Sebutkan dan beri
contohnya masing-masing kelompok tersebut?
Jawaban:
Biaya produksi contoh: biaya depresiasi mesin dan equipment, biaya bahan
baku, biaya bahan penolong dan biaya gaji karyawan yang bekerja dalam
bagian-bagian
Biaya pemasaran, contoh: biaya iklan, biaya promosi, biaya akungkan dari
gudang perusahaan ke gudang pembeli, dan biaya contoh (sample)
Biaya administrasi dan umum, contoh: iaya gaji karyawan bagian keuangan,
akuntansi, personalia, dan bagian hubungan masyarakat, biaya pemeriksaan
akuntan, biaya photocopy
8. Menurut hubungannya suatu yang di biayai, biaya dapat di kelompokan
menjadi dua kelompok besar. Sebutkan 2 kelompok biaya dalam
hubungannya dalam produk, sebutkan 2 pula kelompok biaya dengan
departemen, berikan contoh dari masing-masing biaya tersebut?
Jawaban:
Biaya hubungan dalam produk dapat di kelompokan menjadi:
Biaya bahan baku langsung, conoth : kayu dalam pembuatan mebel, kain
dalam pembuatan pakaian, karet dalam pembuatan ban dan kulit dalam
pembutan sepatu.
Tenaga kerja langsung, contoh: upah koki kue, tukang jahit, dan tukang
linting rokok dalam pabrik rokok
Biaya hubungan dengan departemen dapat di kelompokan menjadi 2, yaitu:
Biaya langsung departemen, contoh: gaji mandor pabrik yang di keluarkan
oleh departemen bersangkutan merupakan biaya langsung dari departemen.
Biaya tidak langsung departemen, contoh: biaya penyusutan dan biaya
asuransimerupakan biaya yang manfaatnya di gunakansecara bersama oleh
masing-masing departemen, oleh karena itu biaya tesebut merupakan biaya
tidak langsung departemen.
9. Menurut perilakunya dalam hubungan dalam perubahan volume, biaya
dapat di kelompokan menjadi beberapa golongan. Sebutkan beberapa
kelompok tersebut berikan contohnya masing-masing?
Jawaban:
biaya variable, contoh: biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung

biaya semi variable, contoh: biaya listrik, telepon dan air, biaya perjalanan
dinas
biaya semifixed, contoh: gaji penyedia
biaya tetap, contoh: gaji direktur produksi

10. Jelaskan istilah-istilah berikut ini?


a. Biaya produksi
b. Biaya utama ( prime cost)
c. Biaya konversi
d. Biaya pemasaran
e. Biaya administrasi dan umum
f.
Biaya komersial
Jawaban:
a. Biaya produksi adlah biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku,
menjadi produk jadi yang siap untuk di jual
b. Biaya utama adalah gabungan antara biaya bahan baku langsung dan biaya
biaya tenaga kerja langsung
c. Biaya konversi adalah biaya yang di guankan untuk merubah bahan baku
langsung memjadi produk selesai
d. Biaya pemasaran adalah biaya yang di keluarkan apabila produk selesai
dan siap di pasarkan kepada konsumen
e. Biaya administrasi dan umum adalah merupakan biaya-biaya untuk
mengkoordinasi kegiatan produksi dan pemasaran produk
f.
Biaya komersial adalah jumlah biaya pemasaran dan biaya administrasi dan
biaya umum.
11. Manakah akuntansi berikut ini yang merupakan salah satu tipe pokok akuntansi?
a.
b.
c.
d.

Pengantar akuntansi
Akuntansi manajemen
Akuntansi biaya
Akuntansi pemerintahan
Jawab

:B

Alasan : karena secara garis besar akuntansi dapat dibagi menjadi dua tipe pokok, yaitu:
akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen
12. Lingkup yang dihasilkan oleh akuntansi manajemen adalah?
a.
b.
c.
d.

Meliputi perusahaan sebagai keseluruhan


Meliputi bagian dari perusahaan
Mencakup masa yang telah lalu
Mencakup disiplin sumber ekonomi dan psikologi sosial
Jawaban

:B

Alasan : karena manajemen suatu perusahaan dapat mengambil suatu keputusan hanya mengenai
bagian tertentu perusahaan, oleh karena itu akuntansi manajemen harus dapat menyediakan
informasi keuangan yang relevan dengan bagian bagian perusahaan. Dan lingkup informasi
manajemen adalah terutama pada bagian bagian perusahaan.
13. Disiplin sumber bagi akuntani manajemen adalah?
a.
b.
c.
d.

Ilmu ekonomi saja


Ilmu psikologi sosial saja
Ilmu psikologi
Ilmu ekonomi dan psikologi sosial

Jawaban

:D

Alasan : akuntansi keuangan hanya bersumber dari satu disiplin yaitu ilmu ekonomi saja.
Sedangkan akuntansi manajemen memiliki dua disiplin sumber. Tidak hanya ilmu ekonomi saja,
melainkan bersumber dari ilmu psikologis sosial juga.
14. Berikut ini adalah biaya produksi, kecuali:
a.
b.
c.
d.

Biaya bahan baku


Biaya gaji tenaga kerja yang bekerja dibagian produksi
Biaya promosi
Biaya overhead pabrik
Jawaban
Alasan

:C
: karena yang termasuk biaya produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga

kerja langsung, biaya overhead pabrik variabel dan biaya administrasi dan umum. Jadi yang
tidak termasuk biaya produksi adalah biaya promosi.
15. Manakah diantara metode penentuan kos produk berikut ini yang hanya memperhitungkan biaya
produksi yang berprilaku variabel kedalam kos produk?
a. Metode kos pesanan

b. Metode variabel costing


c. Metode full costing
d. Metode kos proses
Jawaban

:B

Alasan : karena variabel costing merupakan metode penentuan kos produksi yang hanya
memperhitungkan biaya produksi yang berprilaku variabel kedalam kos produksi. Yang terdiri
dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik.

16. Jelaskan istilah-istilah berikut ini:


a)
b)
c)
d)
e)
f)

Biaya Produksi
Biaya utama (Prime cost)
Biaya konversi (Conversion cost)
Biaya pemasaran
Biaya administrasi dan umum
Biaya komersial (commercial expenses)
Jawaban:

a) Biaya Produksi : Biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang
siap untuk di jual.
b) Biaya utama (Prime cost) : Biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.
c) Biaya konversi (Conversion cost) : Biaya untuk mengkonversi (mengubah) bahan baku menjadi
produk jadi.
d) Biaya pemasaran : Biaya-biaya yang terjadi untuk melaksanakan kegiatan pemasaran produk.
e) Biaya administrasi dan umum : Biaya-biaya untuk mengkoordinasi kegiatan produksi dan
f)

pemasaran produk.
Biaya komersial (commercial expenses) : jumlah biaya pemasaran dan biaya administrasi dan
umum.

17. Sebutkan tiga tujuan akuntansi biaya!


Jawaban :
1) Penentuan kos produk : untuk memenuhi tujuan penentuan kos produk, akuntansi biaya
mencatat, menggolongkan, dan meringkas biaya-biaya pembuatan produk atau penyerahan jasa.
2) Pengendalian biaya : Pengendalian biaya harus didahului dengan penentuan biaya yang
seharusnya dikeluarkan untuk memproduksi satu satuan produk.

3) Pengambilan keputusan khusus : Pengambilan keputusan khusus menyangkut masa yang akan
datang. Oleh karena itu informasi yang relevan dengan pengambilan keputusan khusus selalu
berhubungan dengan informasi masa yang akan datang.
18. Secara garis besar ada dua fungsi pokok yang terdapat dalam perusahaan manufaktur. Sebutkan!
Sebutkan pula fungsi ketiga yang bertugas untuk mengkoordinasi kedua fungsi pokok tersebut!
Jawaban :
Dua fungsi pokok yang biasanya terdapat dalam perusahaan manufaktur adalah fungsi
produksi dan fungsi pemasaran. Untuk mengkoordinasi kedua fungsi pokok tersebut, dibentuk
fungsi yang ketiga yang biasa disebut fungsi administrasi dan umum.
19. Jelaskan metode kos pesanan. Berikan contoh perusahaan yang menggunakan metode ini!
Jawaban :
Perusahaan yang berproduksi berdasar pesanan. Dalam metode ini biaya-biaya produksi
dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan kos produksi per satuan produk yang dihasilkan untuk
memenuhi pesanan tersebut dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan
tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan.
Contoh : Perusahaan percetakan, Perusahaan mebel, perusahaan dok kapal.

20. Jelaskan metode kos proses. Berikan contoh perusahaan yang menggunakan metode ini!
Jawaban :
Perusahaan yang berproduksi berdasar produksi massa melaksanakan pengolahan
produksinya untuk memenuhi persediaan di gudang. Umumnya produknya berupa produk
standar.
Contoh : Perusahaan semen, perusahaan pupuk, perusahaan makanan ternak, perusahaan bumbu masak,
perusahaan tekstil.

Daftar pustaka:
Drs. Mulyadi, M.Sc. (2009) akuntansi biaya edisi 5 cetakan 9. Yogyakarta:
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Chapter 2
Teori Biaya Bahan Baku
1. Rekening manakah yang digunakan untuk mencatat harga pokok produk jadi yang ditransfer dari
Bagian Produksi ke Bagian Gudang (debit), dan harga pokok produk yang dijual (kredit) ?
a. Gaji dan upah
b. Biaya overhead pabrik
c. Persediaan bahan baku
d. Persediaan produk jadi
Jawaban : D
2. Rekening manakah yang digunakan untuk mencatat biaya bahan baku, biaya tenaga kerja
langsung dan biaya overhead pabrik (debit), dan harga pokok produk jadi yang ditransfer ke
Bagian Gudang (kredit) ?
a. Barang dalam proses
b. Biaya overhead pabrik
c. Gaji dan upah
d. Persediaan produk jadi
Jawaban : A
3. Rekening manakah yang digunakan untuk mencatat utang gaji dan upah (debit) dan upah
langsung yang digunakan untuk mengolah produk (kredit) ?
a. Barang dalam proses
b. Biaya overhead pabrik
c. Gaji dan upah
d. Persediaan produk jadi
Jawaban : C
4. Rekening kontrol dalam buku besar yang digunakan untuk menampung biaya produksi adalah ?
a. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
b. Gaji dan upah
c. Barang dalam proses
d. Persediaan bahan baku
Jawaban : C

5. Rekening kontrol yang didebit untuk mencatat biaya telex yang dikeluarkan oleh Bagian
Pemasaran adalah ?
a. Barang dalam proses
b. Biaya administrasi dan umum
c. Biaya telex
d. Biaya pemasaran
Jawaban : B
6. Rekening kontrol yang didebit untuk mencatat biaya depresiasi kendaraan yang dikeluarkan oleh
Bagian Personalia adalah :
a. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
b. Biaya administrasi dan umum
c. Biaya depresiasi kendaraan
d. Biaya pemasaran
Jawaban : D
7. Jika perusahaan percetakan menggunakan bahan penolong untuk memproduksi pesanan tertentu,
rekening yang didebit untuk mencatat transaksi tersebut adalah :
a. Barang dalam proses
b. Biaya overhead pabrik yang dibebankan
c. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
d. Gaji dan upah
Jawaban : A
8. Gaji karyawan bagian akuntansi didistribusikan ke rekening ini :
a. Barang dalam proses
b. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
c. Biaya pemasaran
d. Biaya administrasi dan umum
Jawaban : B
9. Pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk berdasarkan tarif yang ditentukan di muka
dicatat dengan mengkredit rekening ?
a. Biaya administrasi dan umum
b. Biaya overhead yang dibebankan
c. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
d. Biaya pemasaran
Jawaban : B
10. Rekening kontrol yang didebit untuk mencatat harga pokok bahan baku X yang dibeli adalah ?
a. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
b. Gaji dan upah
c. Barang dalam proses
d. Persediaan bahan baku
Jawaban : D
11. Manakah di antara definisi bahan baku berikut ini yang benar?
A. Bahan baku adalah bahan yang digunakan untuk membuat produk.
B. Bahan baku adalah semua bahan yang dimasukkan dalam produksi.
C. Bahan baku adalah bahan yang menjadi bagian menyeluruh produk jadi.

D. Bahan baku adalah bahan yang nilainya relatif kecil bila dibandingkan dengan harga pokok
produk jadi.
Jawaban: C
12. Manakah di antara catatan persediaan bahan berikut ini yang diselenggarakan di Bagian
Akuntansi Persediaan?
A.
B.
C.
D.

Kartu Persediaan
Kartu Gudang
Kartu Barang
Kartu Harga Pokok
Jawaban: A

13. Produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan, yang secara ekonomis tidak
dapat diperbaiki menjadi produk yang baik disebut:
A. Sisa bahan
B. Produk cacat
C. Produk rusak
D. Produk sampingan
Jawaban: C
14. Catatan yang digunakan oleh Bagian Gudang untuk mencatat mutasi persediaan bahan baku
yang disimpan di gudang adalah:
A.
B.
C.
D.

Kartu Persediaan dan faktur dari penjualan.


Kartu Gudang dan Kartu Barang.
Buku Jurnal Pembelian dan Kartu Persediaan.
Laporan Penerimaan Barang dan Surat Order Pembelian.
Jawaban: B

15. Produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan, yang secara ekonomis dapat
diperbaiki menjadi produk yang baik disebut:
A.
B.
C.
D.

Sisa bahan
Produk cacat
Produk rusak
Produk sampingan
Jawaban : B

16. Jika biaya-biaya unit organisasi yang terkait dalam pembelian bahan baku diperhitungkan ke
dalam harga pokok bahan baku berdasarkan tarif, jurnal untuk mencatat pembebanan biaya
pembelian ke harga pokok bahan baku yang dibeli adalah:
A. Persediaan

xx

Biaya Bagian Pembelian yang Dibebankan


B. Biaya Bagian Pembelian yang Dibebankan
Kas
C. Biaya Bagian Pembelian yang Dibebankan
Persediaan
D. Persediaan
Kas

xx
xx
xx
xx
xx
xx
xx

Jawaban: A
17. Berikut ini aalah metode penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi,
kecuali:
A.
B.
C.
D.

Metode identifikasi khusus


Metode masuk pertama, keluar pertama
Metode mutasi persediaan
Metode biaya standar
Jawaban : C

18. Jika biaya angkutan diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli berdasarkan tarif
yang ditentukan di muka, jurnal untuk mencatat biaya angkutan yang sesungguhnya dibayar oleh
perusahaan adalah:
A. Biaya Angkutan
xx
Kas
xx
B. Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya xx
Kas
xx
C. Persediaan Bahan Baku
xx
Kas
xx
D. Persediaan Bahan Baku
xx
Biaya Overhead Pabrik yang Dibebankan
xx
Jawaban: A
19. Bahan baku yang rusak dalam proses pengolahannya, sehingga tidak dapat menjadi bagian
produk jadi disebut:
A.
B.
C.
D.

Sisa bahan
Produk rusak
Produk cacat
Produk sampingan
Jawaban: A

20. Berikut ini adalah metode penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi,
kecuali:
A.
B.
C.
D.

Metode Identifikasi Khusus


Metode masuk pertama, keluar pertama
Metode mutasi persediaan
Metode biaya standar
Jawaban: C

21. Sebutkan definisi bahan baku!


Jawab : Bahan baku merupakan bahan yang membentuk bagian menyeluruh produk jadi
22. Yang membentuk harga pokok bahan baku yang dibeli tidak hanya terdiri dari harga beli bahan
baku yang tercantum dalam faktur pembelian saja.Sebutkan biaya-biaya lain yang juga
diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli !
Jawab : biaya-biaya lain yang dimaksud adalah biaya-biaya pesan (order cost), biaya
penerimaan, pembongkaran, pemeriksaan, asuransi, pergudangan dan biaya akuntansi bahan
baku
23. Ada dua perlakuan terhadap biaya angkut yang dikeluarkan dalam pembelian bahan baku.
Sebutkan dan jelaskan kedua perlakuan terhadap biaya angkut bahan baku tersebut!
Jawab : a) Biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli
adalah apabila biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang
dibeli, maka alokasi biaya angkutan kepada masing-masing jenis bahan baku yang dapat
didasarkan pada perbandingan kuantitas tiap jenis bahan baku yang dibeli, perbandingan harga
faktur tiap jenis bahan baku yang dibeli
b) Biaya angkutan diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli berdasarkan tarif
yang ditentukan di muka , untuk menyederhanakn harga pokok bahan baku, biaya angkutan
dibebankan kepada bahan baku yang dibeli atas tarif yang ditentukan dimuka
c) Biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli,
tetapi diperlakukan sebagai unsur biaya overhead pabrik , dengan cara ini biaya angkutan tidak
diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli namun diperlakukan
sebagai biaya overhead pabrik.

24. Sebutkan 6 metode penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi !
Jawab: a. Metode identifikasi khusus
b. metode masuk pertama keluar pertama
c. metode masuk terakhir keluar pertama
d. metode rata-rata bergerak
e. metode biaya standar
f. Metode rata-rata harga pokok bahan baku pada akhir bulan
25. Jelaskan sisa bahan baku dan perlakuan akuntansi terhadap hasil penjualan sisa bahan baku!
Jawab :Sisa bahan baku adalah bahan baku yang rusak dalam proses produksi sehingga tidak
dapat menjadi bagian produk jadi. Hasil perlakuan penjualan sisa bahan dapat diperlakukan
sebagai pengurang biaya bahan baku pesanan yang menghasilkan sisa bahan tersebut, sebagai
pengurang biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi , atau sebagai penghasilan di luar
usaha.

26. Jelaskan produk rusak dan perlakuan akuntansi terhadap kerugian yang timbul dari
adanya

produk rusak tersebut!

Jawab : Produk rusak adalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan ,
secara ekonomis tidak dapat diperbaiki menjadi produk yang baik. Perlakuan yang timbul adalah
kerugian adanya produk rusak dapat dibebankan kepada pesanan yang menghasilkan atau
diperhitungkan sebagai elemen biaya overhead pabrik.
27. Jelaskan produk cacat dan perlakuan akuntansi terhadap biaya pengerjaan kembali produk
cacat tersebut !
Jawab : Produk cacatadalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditentukan ,
namun dengan mengeluarkan biaya pengerjaan kembali untuk memperbaikinya , produk tersebut
secara ekonomis dapat disempurnakan lagi menjadi produk jadi yang baik. Perlakuan yang
timbul adalah biaya pengerjaan kembali produk cacat dapat dibebankan kepada pesanan yang
menghasilkan produk cacat tersebut atau diperlakukan sebagai elemen biaya overhead pabrik.

28. Catatan yang digunakan oleh Bagian gudang untuk mencatat mutasi persediaan bahan baku yang
disimpan digudang adalah !
Jawab : Kartu gudang dan kartu barang

29. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya produk cacat !


Jawab : Bagaimana memperlakukan kerugian yang timbul akibat adanya produk cacat tersebut
30. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya sisa bahan baku !
Jawab : Bagaimana memperlakukan hasil penjualan sisa bahan tersebut

31. Sebutkan definisi bahan baku!


Jawab : Bahan baku merupakan bahan yang membentuk bagian menyeluruh produk jadi
32. Yang membentuk harga pokok bahan baku yang dibeli tidak hanya terdiri dari harga beli bahan
baku yang tercantum dalam faktur pembelian saja.Sebutkan biaya-biaya lain yang juga
diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli !
Jawab : biaya-biaya lain yang dimaksud adalah biaya-biaya pesan (order cost), biaya
penerimaan, pembongkaran, pemeriksaan, asuransi, pergudangan dan biaya akuntansi bahan
baku
33. Ada dua perlakuan terhadap biaya angkut yang dikeluarkan dalam pembelian bahan baku.
Sebutkan dan jelaskan kedua perlakuan terhadap biaya angkut bahan baku tersebut!
Jawab : a) Biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli
adalah apabila biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang
dibeli, maka alokasi biaya angkutan kepada masing-masing jenis bahan baku yang dapat
didasarkan pada perbandingan kuantitas tiap jenis bahan baku yang dibeli, perbandingan harga
faktur tiap jenis bahan baku yang dibeli
b) Biaya angkutan diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli berdasarkan tarif
yang ditentukan di muka , untuk menyederhanakn harga pokok bahan baku, biaya angkutan
dibebankan kepada bahan baku yang dibeli atas tarif yang ditentukan dimuka

c) Biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli,
tetapi diperlakukan sebagai unsur biaya overhead pabrik , dengan cara ini biaya angkutan tidak
diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli namun diperlakukan
sebagai biaya overhead pabrik.

34. Sebutkan 6 metode penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi !
Jawab: a. Metode identifikasi khusus
b. metode masuk pertama keluar pertama
c. metode masuk terakhir keluar pertama
d. metode rata-rata bergerak
e. metode biaya standar
f. Metode rata-rata harga pokok bahan baku pada akhir bulan
35. Jelaskan sisa bahan baku dan perlakuan akuntansi terhadap hasil penjualan sisa bahan baku!
Jawab :Sisa bahan baku adalah bahan baku yang rusak dalam proses produksi sehingga tidak
dapat menjadi bagian produk jadi. Hasil perlakuan penjualan sisa bahan dapat diperlakukan
sebagai pengurang biaya bahan baku pesanan yang menghasilkan sisa bahan tersebut, sebagai
pengurang biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi , atau sebagai penghasilan di luar
usaha.

36. Jelaskan produk rusak dan perlakuan akuntansi terhadap kerugian yang timbul dari
adanya
produk rusak tersebut!
Jawab : Produk rusak adalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan ,
secara ekonomis tidak dapat diperbaiki menjadi produk yang baik. Perlakuan yang timbul adalah
kerugian adanya produk rusak dapat dibebankan kepada pesanan yang menghasilkan atau
diperhitungkan sebagai elemen biaya overhead pabrik.
37. Jelaskan produk cacat dan perlakuan akuntansi terhadap biaya pengerjaan kembali produk cacat
tersebut !

Jawab : Produk cacatadalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditentukan ,
namun dengan mengeluarkan biaya pengerjaan kembali untuk memperbaikinya , produk tersebut
secara ekonomis dapat disempurnakan lagi menjadi produk jadi yang baik. Perlakuan yang
timbul adalah biaya pengerjaan kembali produk cacat dapat dibebankan kepada pesanan yang
menghasilkan produk cacat tersebut atau diperlakukan sebagai elemen biaya overhead pabrik.
38. Catatan yang digunakan oleh Bagian gudang untuk mencatat mutasi persediaan bahan baku yang
disimpan digudang adalah !
Jawab : Kartu gudang dan kartu barang

39. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya produk cacat !


Jawab : Bagaimana memperlakukan kerugian yang timbul akibat adanya produk cacat tersebut
40. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya sisa bahan baku !
Jawab : Bagaimana memperlakukan hasil penjualan sisa bahan tersebut

Sumber: Mulyadi.2009.Akuntansi Biaya Edisi Kelima.Yogyakarta: UNIT Penerbit dan


percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN
Chapter 3
Metode Harga Pokok Pesanan
Carter Usry Edisi 13
Soal
1.

Biaya manufaktur untuk setiap sepeda yang diproduksi, Matheson Company mengeluarkan
biaya bahan baku langsung $ 6, tenaga kerja langsung $ 3, dan biaya overhead variable $ 1.
Biaya overhead tetap Matheson adalah $ 1000 per bulan.
Diminta :
a. Identifikasikan biaya utama ( Prime cost ) per unit
b. Identifikasikan biaya konversi variable per unit
c. Identifikasika dan biaya manufaktur variable per unit

d. Hitung total biaya manufaktur yang terjadi pada bulan dimana 50 sepeda diproduksi
Jawaban:
a.

Biaya utama = biaya bahan baku langsung + biaya tenaga kerja langsung
=
$6
+
$3
=
$9

b. Biaya konversi per unit = biaya tenaga kerja langsung + biaya overhead
=
$3
+
$1
=
$4
c.

Rumus biaya manufaktur variable per unit


= biaya bahan baku langsung + biaya tenaga kerja +biaya overhead variabel
=
$6
+ $3
+
$1
= $ 10

d. Rumus biaya manufaktur untuk 50 sepeda


= biaya bahan baku langsung + biaya tenaga kerja + biaya overhead pabrik
=
($ 6 x 50)
+
($ 3 x 50)
+
($ 1000 + $ 50)
= $ 1500

2.

Biaya manufaktur ketika Bahlia Bookcase Company beroperasi pada tingkat produksi dan
penjualan sebesar 12.000 unit, estimasi biaya perunit adalah sebagai berikut :
ITEM BIAYA
Kayu
Tenaga kerja langsung
Overhead pabrik variable
Overhead pabrik tetap
Pemasaran variable
Pemasaran tetap

a.
b.
c.
d.
e.

ESTIMASI BIAYA PERUNIT


$ 12,00
$ 2,00
$ 5,00
$ 4,00
$ 1,00
$ 3,50

Diminta :
Hitung estimasi biaya konversi per unit
Hitung estimasi biaya utama per unit
Hitung estimasi biaya manufaktur variable per unit
Hitung estimasi total biaya variable per unit
Hitung total biaya yang akan dikeluarkan selama satu bulan dengan tingkat produksi sebesar
2.000 unit dan tingkat penjualan sebesar 1.900 unit

f.

Berikan beberapa contoh item biaya yang dapat dihitung sebagai bahan baku tidak langsung
oleh bahlia
g. Dalam daftar item biaya dan jumlah estimasi yang disediakan, jurnal apakah yang memasukan
estimasi dari biaya yang dimaksud dalam poin ( F ) ?
Jawaban:
Estimasi biaya konversi per unit = $ 15,50
Tenaga kerja langsung
=
$ 2,00
Overhead pabrik variable
=
$ 5,00
Overhead pabrik tetap
=
$ 4,00
Pemasaran variable
=
$ 1,00
Pemasaran tetap
=
$ 3,50
$ 15,00
b. Estimasi biaya utama per unit = $ 14,00
- Kayu
=
$ 12,00
Tenga biaya variable
=
$ 14,00
a.
-

c.
-

$ 2,00

Estimasi biaya manufaktur variabel per unit $ 20,00


Kayu
$ 12,00
Tenaga kerja langsung
$ 2,00
Overhead pabrik variabel
$ 5,00
Pemasaran variabel
$ 1,00
$ 20,00

d. Estimasi total biaya variabel per unit $ 6,00


- Overhead pabrik
$ 5,00
Pemasaran variabel
$ 1,00
$ 6,00
e. Total biaya 1 bulan dengan produksi 2000 unit dan penjualan sebesar 1900
- Kayu
$ 12,00 x 2000 = $ 24.000
- Tenaga kerja langsung
$ 2,00 x 2000 =
4.000
- Overhead pabrik variabel
$ 5,00 x 2000 = 10.000
- Overhead pabrik tetap
$ 4,00 x 2000 =
8.000
- Pemasaran variabel
$ 1,00 x 1900 =
1.900
Pemasaran tetap
$ 3,50 x 1900 =
6.500
$ 54.550
f.
-

Item tidak langsung :


Amplas
Paku
Sekup
Mur
Cat

g.

Persediaan bahan langsung


Hutang dagang

xx
xx

10. Jika suatu perusahaan menerima pesanan untuk memproduksi satu set meja makan dan
perusahaan tersebut menggunakan bahan penolong sebesar RP. 120.000 untuk pesanan
tersebut, buatlah jurnal untuk mencatat pemakaian bahan penolong tersbut!
Jawaban
Biaya overhead pabrik sesungguhnya
Persediaan bahan penolong

xx
xx

11. Menurut daftar gaji dan upah yang dibuat oleh bagian personalia, biaya tenaga kerja yang harus
dibayar oleh suatu perusahaan terdiri dari unsure berikut ini :
Upah langsung karyawan pabrik
Rp. 200.000
Upah tidak langsung karyawan pabrik
Rp. 900.000
Gaji karyawan adminitrasi dan umum
Rp. 2.000.000
Gaji karyawan pemasaran
Rp. 1.500.000
Atas dasar data tersebut buatlah jurnal untuk mencatat utang gaji dan upah, distribusi gaji dan
upah, serta pembayaran gaji upah!
Jawaban
Jumlah utang gaji dan upah
Upah langsung karyawan pabrik
Rp. 200.000
Upah karyawan tidak langsung
RP. 900.000
Gaji karyawan adminitrasi dan umum Rp. 2.000.000
Utang gaji dan upah
Rp. 4.600.000
Distribusi gaji dan upah
Barang dalam prose biaya tenaga kerja langsung
Rp. 200.000
Biaya overhead pabrik
Rp. 900.000
Biaya administrasi dan umum
Rp. 2.000.000
Biaya pemasaran
Rp. 1.500.000
Gaji upah
Rp. 4.600.000
Pembayaran gaji dan upah
Utang gaji dan upah
Kas

Rp. 4.600.000
Rp. 4.600.000

SUMBER:Mulyadi 2009
12. Suatu perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan mengolah produknya melalui dua
departemen produksi : A dan B. berikut transaksi biaya produksi perusahaan tersebut untuk
mengolah pesanan nomer B-109 dalam bulan januari.

Pada akhir bulan januari tersebut, pesanan B-109 telah selesai dikerjakan dan diserahkan kepada
pemesanan dengan harga jual Rp. 5.000.000. atas dasar data tersebut , buatlah jurnal untuk
mencatat transaksi:
a. Terjadinya biaya produksi untuk mengolah pesanan B-109 tersebut
b. Harga pokok produk jadi
c. Penjualan pesanan B-109
Jawaban
a. Belum

b. Jurnal harga pokok jadi


Persediaan produk jadi
Rp. 2.175.000
Barang dalam proses biaya bahan baku
Barang dalam proses biaya tenaga kerja
Barang dalam proses biaya overhead pabrik
c.

Jurnal penjualan pesanan B-109


Piutang dagang
Hasil penjualan

RP. 500.000
Rp. 500.000

(Rp. 50.000)
Rp. 675.000
Rp. 1.350.000

Chapter 4
Biaya bahan baku,EOQ,titik pemesanan
Soal mulyadi
hal 310 no 4 & 5
1. PT Elionamembeli 4 macambahanbakusehargaRp 8.200.000
denganrinciankuantitas&hargadisajikandalamgambar
Jenisbahanbaku
Harga per berat (kg)
A
500
B
600
C
650
D
700
Total
2.500

a.
b.
c.

a.
b.

kg
3.000
4.000
2.000
4.000

Total harga
1.500.000
2.400.000
1.300.000
3.000.000
8.200.000

Biayaangkutan yang dibayaruntukkeempatjenisbahantersebutadalahRp 1.640.000


Diminta:
Buatlahjurnaluntukmencatathargapokokbahanbaku yang dibelitersebut?
Hitunglahhargapokok per kg tiapjenisbahanbakutersebut,
jikabiayaangkutandialokasikankepadatiapjenisbahanbakutersebut.
Berdasarkanpertandingankuantitasnya?
Hitunglahhargapokok per kg tiapjenisbahanbakutersebut
,jikabiayaangkutandialokasikantiapjenisbahanbakutersebutberdasarkanperbandinganhanyabeliny
amenurutfakturpembelian!
Jawaban:
Persediaanbahanbaku
xxx
Utangdagang
xxx
Table:
berat
%
Alokasibiayaangkuta
n
kg
(1):2500
2 x Rp 1.640.000
Jenisbahanbaku
(1)
(1)
(3)
A
500
20,00
328000
B
600
24,00
393.600
C
650
26,00
426.400
D
750
30,00
492.000
2.500
100,00
1.640.00
Pembagianbiayaangkutan
Hargafaktur
1 x 0.2
Jenisbahanbaku
A

(1)
1.500.000

(20)
300.000

Hargapokokbahanbak
u
(1) + (2)
1.800.000

B
C
d

a.
b.
1.
2.
3.

1.
2.
3.

1.
2.
1.

2.400.000
1.300.000
3.000.000
8.200.000

480.000
260.000
600.000
1.640.000

2.880.000
1.560.000
3.600.000
9.840.000

PT Rimendi menganggarkan biaya angkutan untuk tahun anggaran 19X2 sebesar Rp 54.000.000
dalam tahun anggarantersebutdiperkirakaanhargafakturbahanbaku yang akandibelisebesarRp
60.000.000 data realisasi anggaran tersebut dalam tahun 19X2 adalah sebagaiberikut:
Jumlahhargafakturbahanbaku yang dibeli
Rp 550.000.000
Biaya angkutan sesungguhnya dibayar
Rp 60.000.000
Diminta:
Hitunglah tariff biayaangkutandalamtahunanggaran 19X2 yang
diperhitungkandalamhargapokokbahanbaku?
Buatlahjurnal-jurnalsebagaiberikut:
Pembebanan biaya angkut kepada bahanbaku yang dibelidalamtahun 19X2
Pencatatanbiayaangkutan yang sesungguhnyadibayardalamtahun 19X9
Penutupan selisih biaya yang dibebankanberdasarkan tariff
denganbiayaangkutansesungguhnyadalamrekeningbiayarekeningbiayaangkutankerejeninghargap
okokpenjualan
Jawaban:l
Tariff biayaangkutan yang diperhitungkandalamhargapokokbahanbakuRp 60.000.000
Pesediaanbahanbaku
xxx\
Biayaangkutan
xxx
Biayaangkutan
xxx
Kas
xxx
Biaaangkutan
xxx
Hpp
xxx
Soalcharter hal 333
L 9-1biayaperolehanbahanbaku: bebanbiayaangkutan. Suatufakturunutukkomponen A, B, dan C
diterimadari Edison company. difakturadalahsebagaiberikut: komponen A $ 8.600, komponen B
$5.060, komponen C $3.840. pengirimantersebutberatnya 1.400 kg dan 630, 440 dan 330 kg.
Diminta:
Alokasikanbebanangkutpembelianberdasarkanbiaya?
Bebanangkutpembelianberdasarkanberatpengiriman?
Jawaban:
Alokasibebanangkutpembelianberdasarkanbiaya.
Tambahanbiayaangkutansebesar $0,016 ( $ 280 : $17.500)
Komponenbahanbaku Hargafaktur
Pemb.
Biayaangkutan
(1)
(1) X $ 0,016
A
$ 8.600
$ 137,6
B
$ 5.060
$ 80,96
C
$ 3.840
$ 61,44

Hargapokokbahanbaku
(1) + (2)
$ 8737,6
$ 5.140,96
$ 3.901,44

$ 280
$ 17.500
2.

Alokasibebanangkutpembelianberdasarkanberatpembelian.
Komponenbahanbak Berat
u
Kg
(1) : 1.400
(1)
(2)
A
630
0,45
B
440
0,21
C
330
0,24
1.400
1

$17.780
Alokasibiayaangkuta
n
(2) X $ 280
(3)
$ 126
$ 86,8
$ 67,2
$ 280

L 91. stevensincmenggunakanbahanbaku per tahunnyasebesar 100 unit untukuntuk item M


denganharagabeli$55 per unit. Estimasipenyimpananbiayaadalah 20%,
danbiayauntukmelakukanpesananadalahsebesar $ 12.
Dimintahitung EOQ?
Jawaban
EOQ =
=
=
= 11 unit

2.

leo equipment company mengestimasikebutuhansebesar 2.250


ajettahundepandenganbiayasebesar $ 2 per unit. Estimasibiayapenyimpananadalahsebesar 20%
danbiayauntukmelakukansekalipesananadalahsebesar $12
diminta: hitung EOQ?
Jawaban:
EOQ =
=
=
=
= 300 UNIT

3.

seorangpelanggantelahmemesan 5.000 tianglogam yang


dirancangkhususdengantingkatpemesanan 1.000 unittiangadalahsebesar $ 1.000
danbiayapenyimpananadalahsebesar 20%. Olehkarenapelangganinimungkinsajamembeli paling
sedikit 5.000 tiang per tahun, perusahaaninginmenghindarimenjalankan 5 kali produksi run yang
berbeda.
Diminta: hitungproduksi run yang paling ekonomis
Jawaban:
EOQ =
=
=
=
= 1.118 UNIT

L 9-8.Titikpemesanan pilot company memperoleh data biayadan data


lainnyamengenaisalahsatubahanbakunyasebagaiberikut:
a. jumlahpesanan
3.500 unit

b.
c.
d.
e.
1.
2.
3.
4.

penggunaan normal per hari


500 unit
maksimumpenggunaanhari
600 unit
minimum penggunaan per hari 100 unit
waktutunggu
1 hari
diminta: hitunglah
persediaanpengamananmaksimum
titikpemesanan
persediaanmaksimum normal
persediaanmaksimumabsolut
jawaban:
penggunaanwaktu normal untukwaktutunggu normal selama 5 hari
(500 unit x 5 hari)
Persediaanpengaman
(500 unit x 5 hari)
2.500 unit
Variasipenggunaan

2.500 unit
500 uniit

3.000 unit
Titik pemesanan
5.500 unit
jadi, persediaanpengaman 3.000 unit &titikpemesanan 5.500 unit
jumlah unit persediaanawal 3.500 unit

Chapter 5
Biaya Tenaga Kerja
SUMBER : Buku Mulyadi hal 330-331. No 5-8
Data yang dihasilkan :
Misalkan perusahaan X hanya mempekerjakan 2 orang karyawan : Risa
Rimendi dan Oki Sasongko. Berdasarkan Kartu Hadir minggu ke dua bulan
April 19X2, bagian pembuat daftar gaji dan upah membuat daftar gaji dan
upah untuk periode yang bersangkutan. Menurut kartu hadir, karyawan Risa
Rimendi bekerja selama seminggu sebanyak 35 jam, dengan upah per jam
Rp1.000, sedangkan karyawan Oki Sasongko selama periode yang sama
bekerja 40 jam dengan tariff upah Rp1.250 per jam. Berdasarkan jam kerja
mereka, upah yang dibayarkan kepada mereka dalam minggu tersebut

adalah Rp85.000. menurut kartu jam kerja, penggunaan jam hadir masingmasing karyawan tersebut disajikan dalam gambar dibawah ini.
Data jam kerja karyawan perusahaan X
Penggunaan jam kerja

Risa Rimendi

Upah Pesanan #100


10 jam
Upah Pesanan #125
25 jam
Untuk
menunggu
0 jam
persiapan pekerjaan
Total
35 jam

Oki Sasongko
25 jam
10 jam
5 jam
40 jam

Dengan demikian upah karyawan sebesar Rp85.000 (35 jam x Rp1.000


ditambah 40 jam x Rp1.250) didistribusikan seperti disajikan dalam gambar
dibawah ini.

Distribusi upah tenaga kerja langsung perusahaan X


Distribusi

biaya

tenaga Risa Rimendi

Oki Sasongko

kerja
Dibebankan sebagai biaya
tenaga kerja langsung :
Pesanan #100
Rp10.000
Pesanan #125
25.000
Dibebankan sebagai biaya 0

Rp31.250
12.500
6.250

overhead pabrik
Jumlah upah minggu kedua Rp35.000

Rp50.000

bulan April 19X2


PPh yang dipotong

Rp 7.500

oleh 5.250

perusahaan 15% dari upah


minggu kedua bulan April
19X2
Jumlah upah bersih yang Rp29.750
diterima karyawan

Rp42.500

5. Jurnal untuk mencatat distribusi gaji dan uoah minggu kedua bulan April
19X2 tersebut diatas adalah :
A. Barang Dalam Proses
Biaya Overhead Pabrik

Rp78.750
Rp 6.250

Gaji dan Upah


Rp85.000
B. Barang Dalam Proses
Biaya Overhead Pabrik

Rp35.000
Rp50.000

Gaji dan Upah


RP85.000
C. Barang Dalam Proses
Biaya Overhead Pabrik

Rp29.750
Rp45.500

Gaji dan Upah


Rp72.250
D. Utang Gaji dan Upah

Rp85.000

Utang PPh Karyawan


Rp12.750
Kas
Rp72.250
Jawaban : A
6. Setelah buku kas keluar dibuat untuk membayar gaji dan upah minggu
kedua bulan April 19X2 tersebut diatas, jurnal yang dibuat untuk mencatat
transaksi tersebut adalah :
A. Barang Dalam Proses
Biaya Overhead Pabrik

Rp78.750
Rp 6.250

Gaji dan Upah


Rp85.000
B. Barang Dalam Proses
Biaya Overhead Pabrik

Rp35.000
Rp 50.000

Gaji dan Upah


Rp85.000
C. Utang Gaji dan Upah

Rp85.000

Utang PPh Karyawan


Rp12.750
Kas
Rp72.250
D, Gaji dan Upah

Rp85.000

Utang PPh Karyawan


Rp12.750
Utang Gaji dan Upah
Rp72.250
Jawaban : D
7. Jurnal yang dibuat untuk mencatat pembayaran gaji dan upah kepada Risa
Rimendi dan Oki Sasongka adalah :
A. Barang Dalam Proses
Biaya Overhead Pabrik

Rp78.750
Rp 6.250

Gaji dan Upah


Rp85.000
B. Utang Gaji dn Upah

Rp72.250

Kas
Rp72.250
C. Utang Gaji dan Upah

Rp85.000

Utang PPh Karyawan


Rp12.750
Kas
Rp72.250
D. Gaji dan Upah
Utang PPh Karyawan
Rp12.750

Rp85.000

Utang Gaji dan Upah


Rp72.250
Jawaban : B
8. Jurnal untuk mencatat penyetoran PPh karyawan ke Kas Negara adalah :
A. Utang PPh Karyawan

Rp12.750

Kas
Rp12.750
B. Barang Dalam Proses
Biaya Overhead Pabrik

Rp35.000
Rp50.000

Gaji dan Upah


Rp85.000
C. Utang Gaji dan Upah

Rp85.000

Utang PPh Karyawan


Rp12.750
Kas
Rp72.250
D. Gaji dan Upah

Rp85.000

Utang PPh Karyawan


Rp12.750
Utang Gaji dan Upah
Rp72.250
Jawaban : A

SUMBER : Buku Usri Hal418-419. L11-2 dan L11-3


L 11-2
Rencana Pembayaran Insentif. Produksi standar di Departemen Pemotongan
adalah 20 unit per jam dalam waktu kerja selama 6 jam per hari . Tingkat
upah per jam adalah sebesar $ 8

Diminta : Hitung pendapatan karyawan untuk setiap kondisi berikut ini


dengan hasil perhitungan dibulatkan sampai 3 digit di belakang koma.
1). Rencana pembayaran insentif digunakan , dimana pekerja menerima 80
% dari waktu yang dihemat setiap hari. Catatan mengidentifikasi informasi
berikut ini .
Unit

jam

Senin

160

Selasa

170

Rabu

175

2). Rencana bonus seratus persen digunakan dan 860 di produksi dalam
waktu kerja selama 40 jam per minggu
3). Rencana insentif memberikan peningkatan upah per jam sebesar 5%
untuk semua jam kerja dalam satu hari dimana kota produksi tercapai.
Catatan mengidentifikasi informasi berikut :
Unit

jam

Senin

160

Selasa

168

Rabu

175

L 11-3
Rencana Bonus Kelompok Seratus Persen . Departemen Perakitan dari ColinMax Company memperkerjakan enam orang dalam satu shiff selama 8 jam
dengan upah sebesar $12,50 per jam. Overhead pabrik adalah sebesar $ 120
per jam shiff. Produksi untuk minggu kedua bulan juni menunjukkan : senin
460 unit , selasa 475 unit, Rabu 492 unit, kamis 500 unit . Perusahaan barubaru ini menerapkan sistem rencana bonus kelompok seratus persen dengan
standar produksi kelompok sebesar 60 unit per jam. Bonus dihitung untuk
setiapa hari . Kontroler meminta analisis untuk biaya produksi minggu ini.

Diminta: Buat skedul yang menunjukkan pendapatan dalam departemen ,


biaya tenaga kerja per unit, biaya overhead per unit, dan total biaya perunit.
Bulatkan biaya per unit sampai tiga angka di belakang koma.

Chapter 6
Biaya Overhead Pabrik (FOH)

SUMBER : BUKU MULYADI HAL 215-222 NO 1-30


1. Manakah diantara pernyataan mengenai biaya overhead pabrik berikut ini yang benar ?
A. Dalam perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan, biaya overhead pabrik terdiri dari
semua biaya selain biaya langsung yang berhubungan dengan produk.
B. Menurut perilakunya, biaya overhead pabrik digolongkan menjadi biaya overhead pabrik
langsung departemen dan biaya overhead pabrik tidak langsung departemen
C. Dalam perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan, biaya overhead pabrik terdiri dari
semua biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung pabrik
D. Menurut hubungannya dengan departemen, biaya overhead pabrik dibagi menjadi dua golonga :
biaya overhead pabrik tetap dan biaya overhead pabrik variable
Jawaban : C
2. Menurut hubungannya dengan departemen, biaya overhead pabrik digolongkan menjadi :
A. Biaya produksi langsung dan biaya produksi tidak langsung
B. Biaya overhead pabrik langsung departemen dan biaya overhead pabrik tidak langsung
departemen
C. Biaya overhead pabrik variable, biaya overhead pabrik tetap dan biaya overhead pabrik
semivariabel
D. Biaya bahan penolong, biaya depresiasi, dan biaya amortisasi
Jawaban : B
3. Menurut perilaku dalam hubungannya dengan perubahan volume produksi, biaya
overheadpabrik digolongkan menjadi :
A. Biaya produksi langsung dan biaya produksi tidak langsung
B. Biaya overhead pabrik langsung departemen dan biaya overhead pabrik tidak langsung
departemen

C. Biaya overhead pabrik variable, biaya overhead pabrik tetap dan biaya overhead pabrik
semivariabel
D. Biaya bahan penolong, biaya depresiasi, dan biaya amortisasi
Jawaban : C
4. Suatu perusahaan percetakan memiliki 3 departemen produksi : departemen set, departemen
cetak dan departemen jilid. Ketiga departemen produksi tersebut terletak dalam sebuah gedung.
Berikut ini adalah contoh biaya overhead pabrik langsung departemen di dpeartemen cetak,
kecuali :
A.
B.
C.
D.

Biaya gaji mandor departemen cetak


Biaya bahan penolong yang terjadi di departemen cetak
Biaya depresiasi mesin cetak
Biaya depresiasi gedung pabrik
Jawaban : D

5. Suatu perusahaan percetakan memiliki 3 departemen produksi : departemen set, departemen


cetak dan departemen jilid. Ketiga departemen produksi tersebut terletak dalam sebuah gedung.
Berikut ini adalah contoh biaya overhead pabrik tetap di departemen cetak, kecuali :
A.
B.
C.
D.

Biaya asuransi mesin cetak


Biaya depresiasi mesin cetak
Biaya bahan penolong yang terjadi di departemen cetak
Biaya gaji mandor departemen cetak
Jawaban : A
6. Berikut ini adalah contoh biaya tenaga kerja tidak langsung, kecuali :
A. Upah karyawan yang mengerjakan pesanan tertentu
B. Gaji mandor pabrik
C. Upah karyawan gudang bahan baku
D. Upah karyawan bagian bengkel
Jawaban : B
7. Berikut ini adalah contoh biaya overhead pabrik di dalam perusahaan percetakan, kecuali :
A. Biaya pelumas mesin dan ekuipment
B. Biaya listrik
C. Biaya asuransi gedung
D. Biaya kertas untuk cetak
Jawaban : D

8. Biaya overhead pabrik yang berubah tidak sebanding dengan perubahan volume produksi adalah
biaya overhead pabrik :
A. Variabel
B. Tetap
C. Semivariabel
D. Tidak langsung departemen
Jawaban : C
9. Manakah diantara biaya berikut ini yang merupakan biaya overhead pabrik yang termasuk dalam
golongan biaya overhead pabrik yang timbul sebagai akibat dari berlalunya waktu :
A. Biaya minyak pelumas mesin
B. Biaya suku cadang mesin dan ekuipmen
C. Biaya gaji mandor
D. Biaya asuransi mesin dan ekuipmen
Jawaban : D
10. Manakah diantara biaya berikut ini yang merupakan biaya overhead pabrik yang termasuk dalam
golongan biaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap aktiva tetap:
A. Biaya minyak pelumas mesin
B. Biaya suku cadang mesin dan ekuipmen
C. Biaya depresiasi gedung pabrik
D. Biaya asuransi mesin ekuipmen
Jawaban : C
11) Berikut ini adalah tahap yang harus dilalui dalam perhitungan tarif biaya overhead pabrik,
A.
B.
C.
D.

kecuali:
Menyusun anggaran biaya overhead pabrik
Memilih dasar pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk
Menghitung dasar tarif biaya overhead pabrik
Mengitung selisih antara biaya overhead pabrik sesungguhnya dengan biaya overhead pabrik
yang dibebankan berdasarkan tarif
Jawab: D

12) Kapasitas praktis adalah:


A. Kapasitas teoritis pabrik atau departemen untuk menghasilkan produk pada kecepatan penuh
tanpa berhenti selama jangka waktu tertentu

B. Kapasitas teoritis dikurangi dengan kerugian-kerugian waktu yang tidak dapat dihindari karena
hambatan-hambatan intern perusahaan
C. Kemampuan perusahaan untuk memproduksi dan menjual produknya dalam jangka panjang
D. Kapasitas sesungguhnya yang diperkirakan akan dapat dicapaai dalam tahun yang akan datang
Jawab: B
13) Kapasitas normal adalah:
A. Kapasitas teoritis dikurangi dengan kerugian-kerugian waktu yang tidak dapat dihindari karena
hambatan-hambatan intern perusahaan dan tren penjualan di masa yang akan dating
B. Kapasitas teoritis pabrik atau departemen untuk menghasilkan produk pada kecepatan penuh
tanpa henti selama jangka waktu tertentu
C. Kapasitas teoritis dikurangi dengan kerugian-kerugian waktu yang tidak dapat dihindari karena
hambatan-hambatan intern perusahaan
D. Kapasitas sesungguhnya yang diperkirakan akan dapat dicapai dalam tahun yang akan datang
Jawab: A
14) Kapasitas sesungguhnya yang diharapkan adalah:
A. Kapasitas teoritis dikurangi dengan kerugian-kerugian waktu yang tidak dapat dihindari karena
B.

hambatan-hambatan intern perusahaan dan tren penjualan di masa yang akan dating
Kapasitas teoritis pabrik atau departemen untuk menghasilkan produk pada kecepatan penuh

tanpa henti selama jangka waktu tertentu


C. Kapasitas teoritis dikurangi dengan kerugian-kerugian waktu yang tidak dapat dihindari karena
hambatan-hambatan intern perusahaan
D. Kapasitas sesungguhnya yang diperkirakan akan dapat dicapai dalam tahun yang akan dating
Jawab: D
15. Jika satuan produk dipakai sebagai dasar pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk,
biaya tarif overhead pabrik dihitung dengan cara membagi:
A.

Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran biaya bahan baku yang

dipakai dalam periode anggaran.


B. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran jumlah satuan produk yang
dihasilkan dalam periode anggaran.
C. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran biaya tenaga kerja langsung
D.

dalam periode anggaran.


Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran jam mesin yang akan
dikonsumsi dalam periode anggaran.
JAWAB: B

16. Jika biaya tenaga kerja langsung dipakai sebagai dasar pembebanan biaya overhead pabrik
kepada produk, tarif biaya overhead pabrik dihitung dengan cara membagi:
A. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran biaya tenaga kerja langsung
B.

dalam periode anggaran.


Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran biaya bahan baku yang

dipakai dalam periode anggaran.


C. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran jumlah satuan produk yang
dihasilkan dalam periode anggaran.
D. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran jam mesin yang akan
dikonsumsi dalam periode anggaran.
JAWAB: A
17. Jika biaya bahan baku dipakai sebagai dasar pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk,
tarif biaya overhead pabrik dihitung dengan cara membagi:
A. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran biaya tenaga kerja langsung
B.

dalam periode anggaran.


Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran biaya bahan baku yang

dipakai dalam periode anggaran.


C. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran jumlah satuan produk yang
dihasilkan dalam periode anggaran.
D. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran jam mesin yang akan
dikonsumsi dalam periode anggaran.
JAWAB: A
18. Jika biaya bahan baku dipakai sebagai dasar pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk,
tarif biaya overhead pabrik dihitung dengan cara membagi:
A. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran biaya tenaga kerja langsung
B.

dalam periode anggaran.


Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran biaya bahan baku yang

dipakai dalam periode anggaran.


C. Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran jumlah satuan produk yang
dihasilkan dalam periode anggaran.

D.

Taksiran biaya overhead pabrik menurut anggaran dengan taksiran jam mesin yang akan
dikonsumsi dalam periode anggaran.
JAWAB: D

19.

Tarif biaya overhead pabrik yang berupa persentase adalah tarif yang dasar pembebanannya
adalah :

A.
B.
C.
D.

Satuan produk
Jam mesin
Jam tenaga kerja langsung
Biaya bahan baku atau biaya tenaga kerja langsung
JAWABAN : D

20.

Jika tarif overhead pabrik ditentukan sebesar Rp5.000 per jam mesin, dan pesanan no.800
dikerjakan selama 1.000 jam mesin, maka jurnal untuk mencatat pembebanan biaya overhead
pabrik kepada pesanan tersebut adalah :

A. Biaya overhead pabrik sesungguhnya


Rp5.000.000
Biaya overhead pabrik yang dibebankan
Rp5.000.0000
B. Baiaya overhead pabrik yang dibebankan Rp5.000.000
Biaya overhead pabrik sesungguhnya
Rp5.000.000
C. Biaya dalam proses biaya overhead pabrik Rp5.000.000
Biaya overhead pabrik yang dibebankan
Rp5.000.000
D. Biaya dalam proses biaya overhead pabrik Rp5.000.000
Biaya depresiasi mesin
Rp5.000.000
JAWABAN : A
Data berikut disediakan untuk mengerjakan soal nomer 21 samapi 30.
Tarif biaya overhead pabrik yang dihitung berdasarkan kapasitas normal 10.000 jam tenaga kerja
langsung adalah Rp7.500 per jam tenaga kerja langsung yang terdiri dari tarif biaya overhead
pabrik tetap Rp5.000 dan tarif biaya overhead pabrik variabel Rp2.500 per jam tenaga kerja
langsung . dalam tahun 19X1 jam tenaga kerja langsung yang sesungguhnya terjadi sebanyak
9.000 dan biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi adalah sebesar Rp62.500.000. pada
akhir tahun 19X1. Persediaan produk dalam proses Rp15.000.000 dan persediaan produk jadi
Rp5.000.000. harga pokok produk yang dijual dalam tahun 19X1 adalah Rp105.000.000.
21.

Dalam tahun 19X1 tersebut terjadi biaya overhead pabrik :

A. kurang dibebankan sebesar Rp7.500.000


B. lebuh dibebankan sebesar Rp7.500.000
C. kurang dibebankan sebesar Rp7.500.000
D. lebih dibebankan sebesar Rp5.000.000
JAWABAN : D

22.

Selisih kapasitas yang terjadi dalam tahun 19X1 adalah sebesar :

A. Rp5.000.000 R
B. Rp7.500.000 R
C. Rp7.500.000 L
D. Rp5.000.000 L
JAWABAN : A
23.

Selisih anggaran yang terjadi dalam tahun 19X1 adalah sebesar :


A. Rp10.000.000 L
B. Rp10.000.000 R
C. Rp7.500.000 L
D. Rp7.500.000 R
JAWABAN :

24.

Setelah rekening biaya overhead pabrik yang dibebankan ditutup ke rekening biaya overhead
pabrik sesungguhnya. Rekening yang terakhir ini pada akhir tahun 19X1 bersaldo :
A. debit sebesar Rp5.000.000
B. debit sebesar Rp7.500.000
C. kredit sebesar Rp5.000.000
D. kredit sebesar Rp5.000.000 L
JAWABAN : C

25.

biaya overhead pabrik yang dibebankan kepada produk berjumlah ;


A. Rp25.000.000
B. Rp67.500.000
C. Rp85.000.000
D. Rp22.500.000
JAWABAN : B

26.

jika selisih overhead pabrik dibagikan ke persediaan dan harga pokok penjualan, saldo rekening.
Persediaan produk jadi pada akhir tahun 19X1 setelah mendapat alokasi selisih biaya overhead
pabrik adalah ;
A. Rp5.200.000
B. Rp4.800.000

C. Rp200.000
D. Rp600.000
JAWABAN : A
27.

jika selisih biaya overhead panrik dibagikan ke persediaan dan harga pokok penjualan, saldo
rekening Harga pokok penjualan pada akhir tahun 19X1 setelah mendapat alokasi selisih biaya
overhead pabrik adalah :
A. Rp4.200.000
B. Rp109.200.000
C. Rp100.800.000
D. Rp105.000.000
JAWABAN : B

28.

jika selisih biaya overhead pabrik dibagikan ke persediaan dan harga pokok penjualan, saldo
rekening persediaan produk dalam proses pada akhir tahun 19X1 setelah mendapat alokasi
selisih biaya overhead pabrik adalah :
A. Rp600.000
B. Rp15.000.000
C. Rp15.600.000
D. Rp14.400.000
JAWABAN : C

29.

jika selisih biaya overhead pabrik diperlakukan sebagai pengurang atau penambah rekening
harga pokok penjualan , maka harga pokok penjualan dicantumkan dalam laporan rugi laba rugi
akan :
A. berkurang Rp600.000
B. bertambah Rp600.000
C. berkurang Rp5.000.000
D. bertambah Rp5.000.000
JAWABAN : C

30.

jurnal untuk mencatat biaya overhead pabrik yang dibebankan kepada produk dalam tahun 19X1
adalah ;
A. barang dalam proses biaya ov. Pabrik
Biaya overhead pabrik sesungguhnya

Rp85.000.000
Rp85.000.00

B.barang dalam proses biaya ov. Pabrik

Rp67.500.000

Biaya overhead pabrik yang dibebankan

Rp67.500.00

C. barang overhead pabrik yang dibebankan Rp90.000.000


Biaya overhead pabrik sesungguhnya
D. barang dalam proses biaya ov. Pabrik
Biaya overhead pabrik yang dibebankan
JAWABAN : B

Rp90.000.000
Rp100.000.000
Rp100.000.000

SUMBER : USRY 462-465-469


L 12-4
Berbagaitarif overhead. Nazareth company mengestimasikanbiaya overhead sebesar $225.000
untuktahundepan. Estimasiunityangakan di produksiadalahsebesar 25.000 unit,
denganbiayabahanbakusebesar $500.000. konversiakanmemerlukan jam tenagakerjalangsung
yang diestimasikansebesar 56.250 denganbiaya $8 per jam, dan jam mesin yang
diestimasikanadalahsebesar 75.000
Dimintahitunglahdanjawaban:
a. Unit produksi

b. Biayabahanbaku

c.

Jam tenagakerjalangsung

d. Biayatenagakerjalangsung

e. Estimasi overhead pabrik

L12-12. Overhead Pabrik Dibebankan terlalu tinggi atau terlalu rendah. Thomas Company
telah seluruhnya dihancurkan oleh kebakaran selama bulan Juni. Tetapi data biaya berikut ini
dapat diselamatkan; biaya tenaga kerja langsung actual adalah sebesar $8.117, biaya bahan baku
langsung actual adalah sebesar $16.550; biaya overhead pabrik actual adalah sebesar $14.134;
dan tarif overhead pabrik yang telah ditentukan sebelumnya adalah sebesar 200% dari biaya
tenaga langsung.
Diminta : hitung jumlah overhead pabrik yang dibebankan terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Jawab : biaya tenaga kerja langsung actual adalah sebesar $8.117
biaya overhead pabrik actual adalah sebesar $14.134;
Jumlah biaya overhead pabrik yang dibebankan = 200% x $8.117 =$16.234
Jadi, jumlah overhead pabrik yang dibebankan terlalu tinggi. Selisihnya sebesar
$2.100

L12-13 Alokasi overhead pabrik dibebankan terlalu tinggi atau terlalu rendah. Informasi
berikut tersedia mengenal akun persediaan dan harga pokok penjualan dari Hazelhurst company
pada akhir tahun ini:
Barang

dalam Barang jadi

Harga

Bahan

proses
baku $2000

$6000

penjualan
$12.000

langsung
Tenaga

kerja 2000

16.000

32.000

pabrik 2000

16.000

32.000

$38.000

$76.000

langsung
Overhead

dibebankan
Saldo akhir tahun

$6000

pokok

Overhead pabrik dibebankan telah di tutup ke pengendalian overhead pabrik. Di tahun-tahun


sebelumnya, overhead pabrik dibebankan terlalu tinggi atau terlalu rtendah diperlakukan sebagai
penyesuain terhadap laba atau pendapatan. Persediaan awal dari tahun yang berakhir ini tidaklah
signifikan.
Diminta : buat jurnal untuk menutup pengendalian overhead pabrik dengan asumsi :
1. Overhead pabrik dibebankan terlalu rendah sebesar $6000 dialokasikan ke persediaan dan harga
pokok produksi sesuai dengan proporsi saldo dari akun akun tersebut .
2. Overhead pabrik dibebankan terlalu tinggi sebesar $6000 dialokasikan persediaan dan harga
pokok produksi sesuai dengan proporsi saldo dari akun akun tersebut .
3. Overhead pabrik dibebankan telalu rendah sebesar $6000 dialokasikan ke persediaan dan harga
pokok produksi sesuai dengan proporsi overhead pabrik dibebankan yang terdapat dalam saldo
akun akun tersebut
Jawaban usry L12-13
Barang dlm proses
Barang jadi
Hpp
Saldo akhir tahun

Saldo akun
$6.000 : $120.000 x 100%
$38.000 : $120.000 x 100%
$76.000 : $120.000 x 100%
$120.000

Jurnal
Barang dalam proses(5% dari $6000)

$300

Presentasi dari total


5%
32%
63%
100%

Barang jadi (32% dari $6000)

$1920

HPP (63% dari $6000)

$3780

Pengendali overhead pabrik

Barang dlm proses


Barang jadi
Hpp
Saldo akhir tahun

$6000
Saldo akun
$2.000 : $50.000 x 100%
$16.000 : $50.000 x 100%
$32.000 : $50.000 x 100%
$50.000

Presentasi dari total


4%
32%
64%
100%

Jurnal
Barang dalam proses(4% dari $6000)

$240

Barang jadi (32% dari $6000)

$1920

HPP (64% dari $6000)

$3840

Pengendali overhead pabrik

$6000

S 12-5
Tariff yang telahditentukansebelumnya overhead pabrikdibebankan, wunderkind company
menetapkankapasitas normal padatingkat 60.000 jam mesin.Tingkat operasi yang
diperkirakanuntukperiode yang barusajaberakhiradalah 45.000 jam.Padatingkatkapasitas actual
ini, beban variable diestimasikansebesar $29.250 danbebantetapsebesar $18.000.hasil actual
menunjukanbahwa 47.00 jam mesindigunakandanbahwa overhead pabrik actual adalahsebesar
$47.100 selamaperiodetersebut.
Diminta:
1. Hitung tariff overhead pabrik yang telahditentukansebelumnyaberdasarkankapasitas normal.
Jawab:
Jam mesin = 60.000 jam
Overhead pabrik yang dianggarkan
Tetap
$18.000
Variable
$29.250
Total
$48.250
a. Tariff overhead pabriktetap per jam mesin

b. Tariff overhead pabrik variable per jam mesin

c.

Tariff overhead pabrik per jam mesin

2. Hitung tariff overhead pabrik yang telahditentukansebelumnyaberdasarkankapasitas actual yang


diperkirakan.
Jam mesin = 47.000 jam
Overhead pabriktet yang dianggarkan
Tetap
$18.000
Variable
$29.250
Total
$48.250
a. tarif overhead pabriktetap per jam

b. tariff pabrik variable per jam variable

c.

total variable pabrikepr jam mesin

3. hitungjumlah overhead yang dibebankankeproduksijikaperusahaanmenggunakan tariff kapasitas


normal.
Jam mesin 45.000 jam overhead pabrik yang dianggarkan
Tetap
$18.000
Variable
$29.250
Total
$48.250
a. tarif overhead pabriktetap per jam

b. tariff pabrik variable per jam variable

c.

total variable pabrikepr jam mesin

4. hitungjumlah overhead yang dibebankankeproduksijikaperusahaanmenggunakan tariff kapasitas


actual.
Jam mesin 45.000 jam overhead pabrik yang dianggarkan
Tetap
$18.000
Variable
$29.250
Total
$48.250
d. tarif overhead pabriktetap per jam

e. tariff pabrik variable per jam variable

f.

total variable pabrikepr jam mesin

5. hitungjumlah overhead
dibebankanterlalutinggiatauterlalurendahyangdibebankankeproduksijikaperusahaanmenggunaka
nkapasitas normal.
Jawab:
Jam mesin x total overhead pabrikper jam
60.000 x 0,7875 = $472.500
Jadi overhead pabrik yang dibebankanuntukperiodetersebutlebihtinggisebesar $424.250
dibandingkandenganbiayakapasitas normal.
6. Hitungjumlah over
terlalutinggiatauterlalurendahyangdibebankankeproduksijikaperusahaanmenggunakan tariff
kapasitasaktualyangdiperkirakan.
Jawab:
Kapasitas actual = $47.100
Jam mesin x total overhead pabrik per jam
$47.000 x 3,15 = 148.050