Anda di halaman 1dari 70

Curriculum Vitae Is/ Suharjan/, dr. SpS(K)

}Pendidikan :

: 1989

Lulus Spesialis : 2001

Lulus dokter

Konsultan

}Pekerjaan:

: 2009

Lulus dokter ◦   Konsultan }   Pekerjaan : : 2009 ◦   Staf Dept./SMF NEUROLOGI

Staf Dept./SMF NEUROLOGI FK.UA/RSUD Dr.Soetomo, Sby Keanggotaan :

AssociaMon Member of InternaMonal Headache Society }Kegiatan Profesi Ketua Pokdi Nyeri Kepala PERDOSSI Ketua II PP PERDOSSI 2015 -2019 Sekretaris Indonesia Pain Society Surabaya Chapter Ketua Divisi Nyeri-Nyeri Kepala Dept Neurologi FKUA/RSUD dr. Sutomo

Dangerousness Isti Suharjanti,dr.SpS(K) Dep. Neurologi RSUD Dr. Soetomo/ FK Universitas Airlangga Surabaya
Dangerousness
Isti Suharjanti,dr.SpS(K)
Dep. Neurologi RSUD Dr. Soetomo/ FK
Universitas Airlangga Surabaya

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

2

The The Headache Headache Dilemma Dilemma … …
The
The
Headache
Headache
Dilemma
Dilemma …
The The Headache Headache Dilemma Dilemma … … Migraine Migraine Sinus Sinus Tension Tension TreatmentTreatment

MigraineMigraine

SinusSinus

TensionTension

TreatmentTreatment
TreatmentTreatment
Dilemma Dilemma … … Migraine Migraine Sinus Sinus Tension Tension TreatmentTreatment 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 3
Dilemma Dilemma … … Migraine Migraine Sinus Sinus Tension Tension TreatmentTreatment 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 3

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

3

EPIDEMIOLOGI NYERI KEPALA

Merupakan

keluhan

&

neurologis

kita

dengan

pada

prevalensi

praktek sehari-hari

tinggi

sering

temui

> 50% populasi pernah mengalami periode nyeri kepala dalam setahun (IASP 2011)

Demography of HEADACHE

08-11-15

Demography of HEADACHE 08-11-15 9 5 % •   In their lifeMme 75% •   In

95% In their lifeMme

75% •   In any year 20% •   Women have migraine 4% •  
75% •   In any
year
20%
•   Women
have
migraine
4%
•   On most
days
their lifeMme 75% •   In any year 20% •   Women have migraine 4% •

Nyeri Kepala IDI

their lifeMme 75% •   In any year 20% •   Women have migraine 4% •

5

Nyeri Kepala PRIMER (Diagnosis) 90%
Nyeri Kepala
PRIMER
(Diagnosis)
90%
Nyeri Kepala PRIMER (Diagnosis) 90% SEKUNDER ( Keluhan ) 10% Struktural : •   Intrakranial •
Nyeri Kepala PRIMER (Diagnosis) 90% SEKUNDER ( Keluhan ) 10% Struktural : •   Intrakranial •

SEKUNDER

(Keluhan)

10%

Struktural:

Intrakranial

Ekstrakranial

Sistemik

1. Migren 2. Tension Type Headache 3. NK Klaster 4. NK Primer lain

08-11-15 Nyeri Kepala IDI 7
08-11-15 Nyeri Kepala IDI 7

KLASIFIKASI

Nyeri

kepala

sekunder

bisa

merupakan

keluhan

primer

atau

Primer = nyeri kepala merupakan diagnosis utama, bukan disebabkan karena adanya penyakit lain

Sekunder = nyeri kepala merupakan gejala ikutan karena adanya penyakit lain à hipertensi, radang sinus, premenstrual disorders, dll

Klasifikasi Nyeri Kepala

Konsensus Nasional IV & International Headache Society/IHS

I.

NYERI KEPALA PRIMER

1.

Migren

2.Tension type Headache

3.

Nyeri

kepala

klaster

dan

sefalalgia

trigeminal-

4.

otonomik yang lain Nyeri kepala primer lainnya

 

II. NYERI KEPALA SEKUNDER

5.

Nyeri kepala yang berkaitan dengan trauma kepala dan/atau leher

6.

Nyeri kepala yang berkaitan dengan kelainan vaskuler kranial atau servikal

7.

Nyeri

kepala

yang

berkaitan

dengan

kelainan

non

vaskuler

8.

intracranial Nyeri kepala yang berkaitan dengan substansi atau withdrawal

9.

nya Nyeri kepala yang berkaitan dengan infeksi

10.Nyeri kepala yang berkaitan dengan kelainan homeostasis 11. Nyeri kepala atau nyeri vaskuler yang berkaitan dengan kelainan kranium, leher, mata, telinga, hidung, sinus, gigi, mulut, atau strukturfacial atau kranial lainnya. 12.Nyeri kepala yang berkaitan dengan kelainan psikiatrik

III.

NEURALGIA

KRANIAL,

SENTRAL

ATAU

NYERI

FASIAL PRIMER DAN NYERI KEPALA LAINNYA

1. Neuralgia kranial dan penyebab sentral nyeri fasial 2. Nyeri kepala lainnya , neuralgia kranial , sentral atau nyeri fasial primer

08-11-15 Nyeri Kepala IDI 12
08-11-15 Nyeri Kepala IDI 12

Struktur2 Nyeri di Kepala

Scalp dan pembuluh darah Dura mater Venous sinuses Arteries meningen pembuluh darah besar Serabut nyeri dari saraf kranial ke V Saraf Spinal

nyeri dari saraf kranial ke V •   Saraf Spinal Nyeri Kepala IDI Young, Slberstein ,
Nyeri Kepala IDI
Nyeri Kepala IDI

Young, Slberstein , Jefferson Headache Manual, 2011

08-11-15

13

BAGAIMANAKAH SESEORANG BISA TIMBUL SAKIT KEPALA?

Traksi , tension, atau perubahan dari struktur2 sensiMf nyeri Distensi / dilatasi arteri intrakranial Inflamasi struktur2 sensiMf nyeri Obstruksi dari aliran CSF à TIKé Nyeri sentral Primer: melibatkan sisMm modulasi

Young, Slberstein , Jefferson Headache Manual, 2011

MODEL PATOFISIOLOGI TTH

PMT: Pericranial myofascial Mssue BI:brainstem interneuron MN:motorneuron SH:spinal horn TNC:trigeminal
PMT: Pericranial myofascial Mssue
BI:brainstem interneuron
MN:motorneuron
SH:spinal horn
TNC:trigeminal nucleuscaudalis
25-10-15
WS Headache
15

Konsep Baru Pathogenesis Migren

5. Saraf

Pusat

Sensitisitasi

*** 7

4.Aktivasi jaras trigeminal via transmisi saraf dorsal horn (tulang belakang) 7

08-11-15

1. Gangguan sistim saraf pusat ** 7

2.Vasodilatasi dan inflamasi saraf (prostagladin E2 meningkat ) 8

3. Stimulasi neuro peptida vasoaktive 7 à sensitisasi perifer dari nosiseptor meningel

Nyeri Kepala IDI

7

16

08-11-15 Nyeri Kepala IDI 17
08-11-15 Nyeri Kepala IDI 17

LANGKAH-LANGKAH MANAJEMEN NYERI KEPALA

ANAMNESIS PEMERIKSAAN FISIK TES DIAGNOSTIK Biasanya normal Red flags DIAGNOSIS Eksklusi TERAPI nyeri Retros-
ANAMNESIS
PEMERIKSAAN FISIK
TES DIAGNOSTIK
Biasanya
normal
Red flags
DIAGNOSIS
Eksklusi
TERAPI
nyeri
Retros-
kepala
pekMf

PenMng Riwayat Primer VS sekunder Red flags

sekunder

ANAMNESIS PALING PENTING DALAM MENEGAKKAN

DIAGNOSIS DAN TERAPI NYERI KEPALA

19 ANAMNESIS

19

ANAMNESIS

19 ANAMNESIS

08-11-15

History (Diary) Site O rigin C haracter Radia/on Associated symptoms T iming

Exacerba/ng & relieving Severity State of health between aZacks

& relieving •   S everity •   S tate of health between aZacks H. SOCRATESS

H. SOCRATESS

Nyeri Kepala IDI

20

Sites of head & facial pain

H. SOCRATES Site
H. SOCRATES
Site

Lance JW, Goadsby PJ, 2005

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

Sites of head & facial pain H. SOCRATES Site Lance JW, Goadsby PJ, 2005 08-11-15 Nyeri

21

Three type of Primary Headache

Three type of Primary Headache T T H Cluster Migraine 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 22

TTH

Cluster

Migraine

Tension Headache or Migraine?

Tension Headache or Migraine? 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 23
Tension Headache or Migraine? 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 23

Tension Type Headache

Muscle contraction headache, Psychomyogenic headache, Stress headache , Essential headache

headache, Stress headache , Essential headache •   Nyeri kepala bilateral seperti ditekan atau

Nyeri kepala bilateral seperti ditekan atau diikat & mempunyai kualitas ringan sampai sedang

DEFINISI MIGREN

Nyeri kepala berulang dengan manifestasi serangan selama 4 – 72 jam dengan karakteristik nyeri kepala unilateral, berdenyut, intensitas sedang atau berat, bertambah berat dengan aktivitas fisik yg rutin dan diikuti dengan nausea dan atau fonofobi dan fotofobi

diikuti dengan nausea dan atau fonofobi dan fotofobi TGS = trigeminal system;TNC = trigeminal nucleus candalis.

TGS = trigeminal system;TNC = trigeminal nucleus candalis.

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

25

Bigal ME et al. Neurology. 2008;71:848–855; Brandes JL. Headache. 2008;48:430–441; Coppola G et al. Cephalalgia. 2007;27:1429–1439; Goadsby PJ et al. N Engl J Med. 2002;346:257–270; Haut SR et al. Lancet Neurol. 2006;5:148–157; Lovati C et al. Headache. 2008;48:272–277; Pietrobon D. Neuroscientist. 2005;11:373–386.

TTH vs MIGREN

TTH

Nyeri kepala tersering Prevalensi 30-80%/thn W : L = 5 : 4

Menurunkan produkMfitas kerja Berkaitan dg Faktor emosional dan stress

MIGREN

Kedua setelah TTH Prevalensi 15-20%/thn W:L = 2:1 Sangat menurunkan produkMfitas kerja Riwayat keluarga merupakan faktor resiko

Tension-type Headache or Migraine

08-11-15

Mild Moderate Severe Aura Unilateral Vomiting Bilateral Photophobia Aggravated by Activity Nausea Throbbing
Mild
Moderate
Severe
Aura
Unilateral
Vomiting
Bilateral
Photophobia
Aggravated
by Activity
Nausea
Throbbing
Pressure
Tension-Type
Migraine
Nyeri Kepala IDI

27

© 2002 Primary Care Network

Kriteria Diagnostik TTHE infrekuen

A. Paling Mdak terdapat 10 episode serangan dengan rata-rata < 1 hari / bulan (<12 hari / tahun ), dan memenuhi kriteria B-D B. Nyeri kepala berlangsung dari 30 menit sampai 7 hari C. Nyeri kepala paling Mdak terdapat 2 gejala khas :

1. Lokasi bilateral 2. Menekan / mengikat ( Mdak berdenyut ) 3. Intensitasnya ringan atau sedang 4. Tidak diperberat oleh akMvitas ruMn seperM berjalan atau naik tangga. D. Tidak didapatkan :

Mual atau muntah ( bisa anoreksia ) Lebih dari satu keluhan : fotofobia atau fonofobia E. Tidak berkaitan dengan kelainan yang lain.

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

28

Kriteria Diagnostik TTHK

A. Nyeri kepala Mmbul ≥ 15 hari / bulan , berlangsung > 3 bulan (≥ 180 hari / tahun ) dan memenuhi kriteria B-D B. Nyeri kepala berlangsung beberapa jam atau terus- menerus C. Nyeri kepala paling Mdak terdapat 2 gejala khas :

1. Lokasi bilateral 2. Menekan / mengikat ( Mdak berdenyut ) 3. Intensitasnya ringan atau sedang 4. Tidak diperberat oleh akMvitas ruMn seperM berjalan atau naik tangga. D. Tidak didapatkan :

Mual atau muntah ( bisa anoreksia ) Lebih dari satu keluhan : fotofobia atau fonofobia E. Tidak berkaitan dengan kelainan yang lain.

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

29

Kuesioner Skrining Migren (KSM)

 

Pertanyaan

Ya Tidak

 

1

Apakah anda sering mengeluh nyeri kepala separuh yang hebat?

1 Apakah anda sering mengeluh nyeri kepala separuh yang hebat ?
1 Apakah anda sering mengeluh nyeri kepala separuh yang hebat ?

2

Apakah nyeri kepala berlangsung lebih dari 4 jam?

2 Apakah nyeri kepala berlangsung lebih dari 4 jam?
2 Apakah nyeri kepala berlangsung lebih dari 4 jam?

3

Apakah saat nyeri kepala biasanya disertai mual ?

3 Apakah saat nyeri kepala biasanya disertai mual ?
3 Apakah saat nyeri kepala biasanya disertai mual ?

4

Apakah cahaya atau suara mengganggu anda saat nyeri kepala?

4 Apakah cahaya atau suara mengganggu anda saat nyeri kepala ?
4 Apakah cahaya atau suara mengganggu anda saat nyeri kepala ?

5

Apakah saat nyeri kepala Mmbul membatasi akMvitas anda?

       
 

Ya=1 Tidak=0 Nilai ≥ 4 diagnosis Migren tegak Nilai < 4 dugaan Migren

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

30

Pokdi Nyeri Kepala Perdossi 2013

KRITERIA DIAGNOSTIK

MIGREN TANPA AURA

Serangan ≥5x memenuhi kriteria dibawah :

Nyeri kepala ≥ 4–72jam • ≥2 dibawah

Lokasi unilateral – Berdenyut Intensitas sedang/ berat – Diperberat dengan akMvitas

Gejala penyerta ≥1

nausea – vomiMng fotofobia dan / atau fonofobia

Tidak terkait dengan penyakit lain

MIGREN DENGAN AURA

Serangan nyeri kepala didahului gx neurologi fokal reversibel bertahap 5-20 menit dan ≤ 60menit.

Gambaran NK ≈ MO yg Mmbul setelah aura.

Tidak ada kelainan organik

  Gambaran NK ≈ MO yg Mmbul setelah aura. •   Tidak ada kelainan organik 08-11-15

TRIGGER

TTH

Stress & kecemasan Depresi Kurang Mdur atau perubahan Mdur ruMn Terlambat makan Salah posisi Bekerja pada posisi tetap dalam waktu lama AkMvitas fisik kurang Hormonal : perubahan biasanya pd saat menstruasi , kehamilan atau menopause Cuaca terlalu panas Suara yang terlalu berisik

MIGREN

menopause •   Cuaca terlalu panas •   Suara yang terlalu berisik MIGREN 08-11-15 Nyeri Kepala
AURA PADA MIGREN Reversibel, durasi ≥ 5 s/d ≤ 60 menit Aura visual (> 90%)
AURA PADA MIGREN
Reversibel,
durasi ≥ 5 s/d
≤ 60 menit
Aura visual
(> 90%)
Aura
sensorik
Aura gx
bicara/
bahasa
(disfasia)
AURA
AURA

Aura Migren

Aura Migren 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 35

FASE-FASE SERANGAN MIGREN

Intensity of Symptoms or Phases

Advanced Headache Unilateral Throbbing

Aura Fully reversible Neurological changes:

Nausea

Photophobia

Phonophobia

Severe

Prodrome Mood changes Fatigue

Visual

Somatosensory Evolving Headache Localization of headache Cognitive Change Early Headache Muscle Pain Food Craving
Somatosensory Evolving Headache
Localization of headache
Cognitive Change Early Headache
Muscle Pain
Food Craving
Dull headache
Nasal congestion
Muscle pain
Associated symptoms
begin to appear
Associated
Moderate
Features
“Tension Headache of Migraine”

Postdrome Fatigue Cognitive changes Muscle pain

Prodrome
Prodrome
Aura
Aura

Mild

Headache

Postdrome
Postdrome
Time
Time

Diagnosis & Ini/al Assessment of Headache

Headache

Diagnosis & Ini/al Assessment of Headache Headache Recurrent Typical pattern with mild to moderate pain Elective
Diagnosis & Ini/al Assessment of Headache Headache Recurrent Typical pattern with mild to moderate pain Elective
Diagnosis & Ini/al Assessment of Headache Headache Recurrent Typical pattern with mild to moderate pain Elective
Recurrent Typical pattern with mild to moderate pain
Recurrent
Typical pattern with mild to moderate pain
Recurrent Typical pattern with mild to moderate pain Elective assessment Usually benign primary h/a disorder

Elective assessment

Usually benign primary h/a disorder

Abrupt

Severe or new onset

Abrupt Severe or new onset

Immediate assessment

Rule out SAH and meningitis

Progressive

Accompanied by neurologic symptoms and signs

Progressive Accompanied by neurologic symptoms and signs

Assess as soon as possible

Possible mass lesion

and signs Assess as soon as possible Possible mass lesion Migraine Symptomatic or prophylactic tx. Other
and signs Assess as soon as possible Possible mass lesion Migraine Symptomatic or prophylactic tx. Other

Migraine

Symptomatic or prophylactic tx.

Other

Symptomatic or prophylactic tx.

Tension-type

Symptomatic or prophylactic tx.

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

37

TATA- LAKSANA TENSION TYPE HEADACHE 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 38

TATA- LAKSANA

TENSION TYPE HEADACHE

Tatalaksana Tension-Type Headache

Tatalaksana Tension-Type Headache 08-11-15 Nyeri Kepala IDI Manaka : Strides of Medicine, 158, 13, 839 39

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

Manaka : Strides of Medicine, 158, 13, 839 39 (1991)

Terapi farmakologi

Terapi saat serangan:

Simple analgesia Aspirin 500 – 1000mg NSAIDS Paracetamol lebih efektif dari plasebo tetapi kurang efektif dari NSAIDS Kombinasi terdiriri dari: simpel analgesik & caffeine Muscle relaxant (eperison)

Opioids/ sedatives jangan digunakan

Rekomendasi terapi TTH

Obat

Dosis

Level

Keterangan

rekomendasi

Ibuprofen

200–800 mg

A

Efek samping gastrointestinal, risiko perdarahan

Ketoprofen

25 mg

A

Efek samping seperti ibuprofen

Aspirin

500–1000 mg

A

Efek samping seperti ibuprofen

Naproxen

375–550 mg

A

Efek samping seperti ibuprofen

Diklofenak

12,5–100 mg

A

Efek samping seperti ibuprofen, hanya dosis 12,5-25 mg yang diuji pada TTH

Parasetamol

1000 mg (oral)

A

Efek samping gastrointestinal lebih sedikit dibandig NSAIDs

Kombinasi kafein

65–200 mg

B

 

Opioids/08-11-15

sedatives janganNyeridigunakanKepala IDI

41

Perdossi 2013, EFNS 2010

Terapi Profilaksis TTH

PerMmbankan bila frekuensi NK > 2x/ bln , 10-15 hr/ bln atau tx aborMf tdk respon shg beresiko menjadi kronik seperM halnya pada kasus keparahan nyeri lainnya . BukM terbaik adalah Amitrip8lin 75-125/hari atau Nortrip8lin à nyeri & tenderness Dosis start low go slow dinaikkan dalam minggu Yg tdk menolong: SSRi’s dan Botulinum toxin

TATA LAKSANAN MIGREN

TATA LAKSANAN MIGREN “ I ’ ll want to get a few tests on you, just

Ill want to get a few tests on you, just to cover my ass

Strategi Pengobatan Migren

Silberstein

AborMve Stop pain Preemp/ve PrevenMve trigger frequency
AborMve
Stop pain
Preemp/ve
PrevenMve
trigger
frequency

Prinsip Tatalaksana Migren Akut

AborMf
AborMf

Frekwensi, severitas, durasi ê Stop Headache completely Disabilitas ê Kembali aktifitas QoL (Quality of Life) Hindari Medication overuse Edukasi Pengobatan Awal

Rapoport AM. Pharmachologic treatment of Acut Migraine. In Levin M. Comphrehensive Review of Headache Medicine, New York, 2008:

 

209 – 229. Neurol Clin 27 (2009) 417–427

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

45

Strategi terapi Migren Akut

Non Spc NSAID,ASA Primary Care Step care Dosis é Kombinasi
Non Spc
NSAID,ASA
Primary Care
Step care
Dosis é
Kombinasi
Spesifik
Spesifik
Secondary Care
Secondary Care

Pain Evaluasi

è intervensi

Spesifik Secondary Care Pain Evaluasi è intervensi Strategi Tx MIGREN Stra8fied care 08-11-15 Nyeri Kepala
Spesifik Secondary Care Pain Evaluasi è intervensi Strategi Tx MIGREN Stra8fied care 08-11-15 Nyeri Kepala

Strategi Tx MIGREN

Stra8fied

care

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

Mild

Moderate

Severe

46

Algoritme Migren Akut (Stratified)

MIGRAINE Moderate-Severe Emergency Mild-Moderate
MIGRAINE
Moderate-Severe
Emergency
Mild-Moderate
MIGRAINE Moderate-Severe Emergency Mild-Moderate Non Specifix (NSAID Combination(Ace taminofen/Aspirin
MIGRAINE Moderate-Severe Emergency Mild-Moderate Non Specifix (NSAID Combination(Ace taminofen/Aspirin
Non Specifix (NSAID Combination(Ace taminofen/Aspirin +Caffein) Specific Respon jelek Respon jelek é Triptan
Non Specifix
(NSAID
Combination(Ace
taminofen/Aspirin
+Caffein)
Specific
Respon jelek
Respon jelek
é Triptan
Pertimbngkan sumatriptan naproxen
pertimbangkan dehidroergotamin
nasal spray (Migranal)
Juga pertimbangkan
isometheptene / intranasal
lidocaine (Xylocaine)
IV. antiemetics
with or without iv
dih DHE;
consider
adjunctive
dexamethasone
Specific
Respon jelek
08-11-15
Nyeri Kepala IDI
47

Am Fam Physician . 2011;83(3):271-280

Terapi Abor/f migren non spesifik

Parasetamol 500-1000 mg/6-8 jam Aspirin 500-1000 mg /4-6 jam, dosis maksimal 4 gr/hr Ibuprofen 400-800 mg/6 jam, dosis maksimal 2 ,4 gr/hari Naproxen sodium 275-550 mg/2-6 jam/hari, dosis maksimal 1 ,5 gr/ hari Diklofenak potasium 50 mg-100 mg/h a ri dosis tunggal Metoclopramide 10 mg IV atau oral 20-30 menit sebelum atau bersamaan dengan pemberian analgeMk, NSAID , atau ergotamin deriva8ve menghilangkan nyeri disertai mual , muntah dan memperbaiki moMlitas gastrik, memperMnggi absorbsi obat dalam usus dan efekMf di kombinasikan dengan dihidroergotamin i.v. Ketorolac 60 mg IM/ 15-30 menit. Dosis maksimal : 120 mg/ hari . Tidak lebih dari 5 hari

Analgesik Spesifik Abortif Migren

Drug Dose Route Ergot alkaloids Ergotamine 1-2 mg/d; max-6 g/d Oral Dihydroergotamine 0.75-1 mg SC
Drug
Dose
Route
Ergot alkaloids
Ergotamine
1-2 mg/d; max-6 g/d
Oral
Dihydroergotamine
0.75-1 mg
SC
5-HT receptor agonists
Sumatriptan
25-300 mg
6 mg
Orally
SC
Rizatriptan
10 mg
Orally

Konsensus Nasional IV Nyeri Kepala Perdossi 2013

Anti Muntah untuk Migren

Drug Dose (mg)/d Route Domperidone 10-80 mg Oral Metoclopramide 5-10 mg Oral/IV Promethazine 50-125 mg
Drug
Dose (mg)/d
Route
Domperidone
10-80 mg
Oral
Metoclopramide
5-10 mg
Oral/IV
Promethazine
50-125 mg
Oral/IM
Chlorpromazine
10-25 mg
Oral/IV

Nyeri Kepala IDI

Pengobatan akut migren berhasil bila :

1. Bebas nyeri sesudah 2 jam pengobatan 2. Perbaikan nyeri dari skala nyeri kepala 2 (sedang) atau 3 (berat) menjadi skala nyeri kepala 1 (ringan) atau skala 0 (tidak ada nyeri kepala) sesudah 2 jam 3. E?ikasi pengobatan konsisten pada 2 – 3 kali serangan 4. Tidak ada nyeri kepala rekuren/berulang dan tidak ada pemakaian obat lagi dalam waktu/pada 24 jam sesudah pengobatan berhasil.

Non pharmacologic and Complementary Therapies

Non pharmacologic and Complementary Therapies •   Relaxation training •   Hypnotherapy •   Biofeedback

Relaxation training Hypnotherapy Biofeedback training Cognitive/behavioral management Acupuncture Nutritional supplements (B 2 and others) Physical therapy and/or massage

Nutritional supplements (B 2 and others) •   Physical therapy and/or massage 08-11-15 Nyeri Kepala IDI

Life style Modifica/on Headache Hygiene è SEEDS

Sleep hygiene EaMng schedules Non Exercise Farmakologi Drinking water STRESS ê
Sleep hygiene
EaMng schedules
Non
Exercise
Farmakologi
Drinking water
STRESS ê

08-11-15

Newman L, AAN 2013

Nyeri Kepala IDI

53

NYERI KEPALA KLASTER
NYERI KEPALA
KLASTER

DEFINISI NYERI KEPALA KLASTER

Nyeri kepala hebat , nyeri selalu unilateral di orbita , supraorbita, temporal atau kombinasi Berlangsung 15-180 menit & frekuensi Map dua hari sekali - 8 kali sehari Serangan-serangannya disertai satu atau lebih sebagai berikut , semuanya ipsilateral: injeksi konjung/val, lakrimasi, konges/ nasal, rhinorrhoea , berkeringat di kening dan wajah, miosis , ptosis , edema palpebra Selama serangan sebagian besar pasien gelisah atau agitasi

08-11-15

(IHS, 2004; Konsensus Nyeri Kepala PERDOSSI, 2013)

Nyeri Kepala IDI

55

EPIDEMIOLOGI NYERI KEPALA KLASTER

Salah satu nyeri kepala primer dg VAS ↑↑

Prevalens i:

0.06-0.4%

Pria : Wanita = 5:1

Usia onset 20-40 tahun

Resiko ↑↑ untuk bunuh diri

KRITERIA DIAGNOSTIK NYERI KEPALA KLASTER

memenuhi

kriteria

Nyeri hebat orbita, supraorbita, dan/atau temporal unilateral, 15-180 menit bila tidak diobati Serangan dengan frekuensi 1

5

serangan

yang

 

kali tiap

2

hari sampai 8 kali

per hari

Tidak

berkaitan

dengan

gangguan lain

( Konsensus Nyeri Kepala PERDOSSI, 2013)

Nyeri kepala disertai setidaknya satu dari sbb:

1.

2.

3.

4.

5.

6.

injeksi konjungtiva dan/ lakrimasi ipsilateral

kongesti nasal dan/ rhinorrhoea ipsilateral

edema palpebra ipsilateral

Dahi dan wajah berkeringat ipsilateral

Miosis dan/ ptosis ipsilateral

Gelisah atau agitasi

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

57

NYERI KEPALA KLASTER

Nyeri

NYERI KEPALA KLA STER Nyeri Otonom Agita si 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 58

Otonom

NYERI KEPALA KLA STER Nyeri Otonom Agita si 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 58

Agitasi

NYERI KEPALA KLA STER Nyeri Otonom Agita si 08-11-15 Nyeri Kepala IDI 58
08-11-15 Nyeri Kepala IDI 59
08-11-15 Nyeri Kepala IDI 59

Ø Oxygen – 100% O2 via face mask at 8–7-10 liters per minute (70% obtain relief) Ø Sumatriptan injec8on – nasal spray (>90%

effec8ve)

Ø Dihydroergotamine – intramuscular, subcutaneous or intravenous Ø Ergotamine-oral, suppository Ø Zolmitriptan – 10mg >5mg > placebo Ø Intranasal Lidocaine (<1/3 respond ) Ø Greater occipital nerve blockade

respond ) Ø   Greater occipital nerve blockade Terapi AborMf NK. Klaster 08-11-15 Nyeri Kepala IDI

Terapi AborMf NK. Klaster

08-11-15 Nyeri Kepala IDI 61
RED FLAG NYERI KEPALA •   Nyeri kepala mendadak •   Penggunanaan AnMkoagulan •  

RED FLAG NYERI KEPALA

Nyeri kepala mendadak Penggunanaan AnMkoagulan Riwayat trauma kepala beberapa bulan lalu Panas Terdapat nyeri dan kekakukan prominen pada leher Penurunan kesadaran Defisit neurologi fokal

08-11-15

prominen pada leher •   Penurunan kesadaran •   Defisit neurologi fokal 08-11-15 Nyeri Kepala IDI

Nyeri Kepala IDI

62

RED FLAG à ???

RED FLAG à ??? DOKTER UMUM Rujuk ke Neurolog DOKTER NEUROLOG Pemeriksaan lanjutan 08-11-15 Nyeri Kepala
RED FLAG à ??? DOKTER UMUM Rujuk ke Neurolog DOKTER NEUROLOG Pemeriksaan lanjutan 08-11-15 Nyeri Kepala
RED FLAG à ??? DOKTER UMUM Rujuk ke Neurolog DOKTER NEUROLOG Pemeriksaan lanjutan 08-11-15 Nyeri Kepala

DOKTER UMUM

DOKTER UMUM Rujuk ke Neurolog

Rujuk ke Neurolog

RED FLAG à ??? DOKTER UMUM Rujuk ke Neurolog DOKTER NEUROLOG Pemeriksaan lanjutan 08-11-15 Nyeri Kepala
DOKTER NEUROLOG Pemeriksaan lanjutan

DOKTER

NEUROLOG

Pemeriksaan

lanjutan

MEDICATION OVERUSE HEADACHE (MOH)

ISTILAH SEBELUMNYA

Rebound headache, drug- induced headache, medica8on- misuse headache, analgesic- Induced Headache.

medica8on- misuse headache, analgesic- Induced Headache. DEFINISI Nyeri kepala set i ap hari / hampir seMap

DEFINISI

Nyeri kepala set i ap hari / hampir seMap ha ri , dipicu oleh penggunaan obat simptomaMk nyeri kepala yang Mdak tepat untuk menghilangkan nyeri kepala primer

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

64

Kriteria Diagnostik Medication Overuse Headache (MOH)

A.Nyeri

memenuhi

kriteria C & D B.Penggunaan reguler >3 bulan satu/lebih obat nyeri kepala akut dan/ sebagai simptomatik C.Nyeri kepala memburuk selama penggunaan obat- obat berlebihan D.Nyeri kepala menghilang atau kembali ke pola semula dalam 2 bulan setelah penghentian penggunaan obat- obat yang berlebihan

kepala

menetap

15

hari/bulan

penghentian penggunaan obat- obat yang berlebihan kepala menetap ≥ 15 h a r i /b u

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

65

MOH 15 hr/ bln analgesik dan (NSAID) 10 hr /bln for kombinasi (triptans, ergotamines ,
MOH
15 hr/ bln
analgesik dan
(NSAID)
10 hr /bln for
kombinasi (triptans,
ergotamines , opioids, and
NSAID

J Headache Pain (2011) 12:593–601

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

66

Kapan sebaiknya dirujuk?

1. Diagnosis belum jelas 2. Tidak berespon terhadap pengobatan 3. Komplikasi karena MOH 4. Indikasi imaging

67
67

08-11-15

Nyeri Kepala IDI

68

68

68

PATHWAY OF CARE

Primary care

PATHWAY OF CARE Primary care Pharmacist PracMce Ancillary nurse staff Primary care physician Pa/ent Core team
Pharmacist PracMce Ancillary nurse staff Primary care physician Pa/ent
Pharmacist
PracMce
Ancillary
nurse
staff
Primary care
physician
Pa/ent
Core team Nyeri Kepala IDI
Core team
Nyeri Kepala IDI

Specialist

care

Community nurse

Op/cian

Physician with experMse in headache:

GP; PCT; specialist

Den/st

Complementary

prac//oner

MIPCA 2002

69

Associate team

08-11-15

08-11-15 Nyeri Kepala IDI 70
08-11-15 Nyeri Kepala IDI 70