Anda di halaman 1dari 2

PEMASANGAN INTUBASI ETT

RSIA “Kumala
Siwi”
Kabupaten Jepara

STANDAR
PROSEDUR
OPERASION
AL
Pengertian
Tujuan

Kebijakan

Prosedur

No.

Tanggal Terbit
1 Juni 2010

No. Revisi

Halaman
1/2

Ditetapkan
Direktur RSIA Kumala Siwi
dr. Arief Yustiawan

Memasukkan alat bantu nafas ke endo tracheal / jalan
nafas bagian atas
1. Jalan nafas efektif
2. Bronchopulmonary toilet
1. Dilakukan papa pasien dengan ancaman gagal napas
atau pasien gagal napas
2. Dilakukan pada pasien dengan sumbatan atau
gangguan jalan napas bagian atas
3. Dikerjakan oleh dokter dan perawat IGD yang terlatih

1. Tersedianya alat :
 ET sesuai ukuran
 Jelly
 Laryngoskop
 Magil forsep
 Syring 10 cc dan konektor
 Guidel
 Plester ET
 Stetoskop
 Sarung tangan steril
 Ambubag
 Oksigen
 Jacksen rise
 Slymsuiker dan canule
 Stetoscope

dan mulut dipasang guidel 12. Bila ada sumbatan jalan nafas ( berupa lendir / sputum yang berlebihan ) dibersihkan dulu dengan slymsuiker 7. No. Memasukkan ET ke dalam saluran pernafasan 9.Memfixsasi ET dengan plester. Mendekatkan alat ke pasien 4. Mengatur posisi pasien 5.Memonitor ttv dan Saturasi oksigen 14. Mengisi cuff / balon ET dengan syring 5 – 10 cc yang berisi udara 10.Mencuci tangan Unit Terkait UGD.Membereskan alat dan merapikan pasien 15. HCU. Revisi Halaman 2/2 2. Cuci tangan dan pakai sarung tangan 6. Memasang laringoscope sampai terlihat dengan jelas saluran pernafasan bagian atas 8. Memberitahukan maksud dan tujuan dilakukan tindakan 3.Memberikan oksigen lewat ET memakai jacksen rise 13. R Inap .Mengontrol / mengecek ET dengan memompa ambubag dan kemudian mendengarkan suara paru kanan dan kiri dengan stetoskop 11.PEMASANGAN INTUBASI ETT RSIA “Kumala Siwi” Kabupaten Jepara No.