Anda di halaman 1dari 12

Melamine

Formaldehid

Oleh :
Maimunawaro
H1D112006
Fauzah Fyanidah
H1D112201
Clara Rogate Gloria
H1D112203

PENGERTIAN
Melamin adalah suatu zat organik dengan struktur kimia C 3H6N6 atau
dengan nama IUPAC 1,3,5-triazine-2,4,6-triamine. Berat molekulnya adalah
126, bentuk kristal putih dan agak sulit terlarut dalam air.
Sebelumnya kita tahu bahwa melamin banyak digunakan pada produksi
plastik seperti untuk pembuatan alat makan, biasanya untuk ini digunakan
melamin resin,yaitu kombinasi melamin dan formaldehid.
Melamina adalah trimer dari sianamida, dan seperti sianamida, ia
mengandung 66% nitrogen (berdasarkan massa). Ia merupakan
metabolit dari sirozina, sejenis pestisida.

SEJARAH
Resin melamin-formaldehida diperkenalkan di Jerman oleh
Henkel pada tahun 1935. Resin ini termasuk dalam golongan
resin amino yang diproduksi melalui reaksi polikondensasi
antara melamin dan formaldehida.
penggunaan resin ini sangat luas, seperti pada industri
perekat, tekstil, laminasi, kertas, pelapisaan permukaan
( surface coatings), moulding dan sebagainya.
Amerika saerikat, Eropa dan Asia Tenggara adalah pasar
terbesar dari melamin. Permintaan akan material ini di
Amerika Serikat dan Eropa Barat tumbuh sekitar 3%
pertahun dalam kurung waktu 2001 2006 dan secara
global diprediksi tumbuh sekitar 4,5% pertahun.

REAKSI PEMBENTUKAN
Reaksi pembentukan resin melaminformaldehid merupakan reaksi polikondensasi
yang sampai pada tahap akhir penggunaannya
terdiri dari tiga tahap.
1. reaksi metilolasi dengan formaldehida
membentuk melamin termetilolasi

REAKSI PEMBENTUKAN
2. Tahap kedua adalah tahap kondensasi membentuk jembatan eter dan melepaskan
air atau pembentukan jembatan metilen dengan melepaskan formaldehida,
bergantung pada pH. Sebagai contoh kondensasi dari molekul monometilolmelami

3. Tahap akhir adalah tahap kondensasi lanjut yang pada akhirnya membentuk
produk polimer terikatsilang dengan struktur jejaring tiga dimensi.
Parameter yang sangat penting dalam pembentukan resin melamin-formaldehida
adalah: rasio molar atau rasio massa dari bahan baku (melamin dan formaldehida),
kemurnian bahan baku, pH, waktu dan temperature.

KLASIFIKASI
Klasifikasi formaldehid berdasarkan sifat film
yang terbentuk, yaitu:
1. Thermoplastic
2. Thermosetting

KARAKTERISTIK
Karakteristik yang dimiliki oleh melamin
formaldehid, yakni:
1. transparan;
2. kekerasan(hardeness) yang lebih baik;
3. stabilitas termal yang tinggi;
4. tahan terhadap air, bahan kimia, dan goresan;
5. dan bersifat sebagai flame retardant.

PROSES PRODUKSI

A. Produksi Batchwise

Prosedur batchwise adalah metode yang paling banyak digunakan untuk produksi resin melaminformaldehida secara industrial. Walaupun kapasitas produksi relative kecil, proses ini dapat
dilakukan perluasan varitas produk dan setiap saat dapat dilakukan perubahan produk.

PROSES PRODUKSI
Resin melamin-formaldehida dapat juga diproduksi dalam bentuk bubuk/padatan. Dalam hal ini, pertama-tama
dibuat larutan resin aqueous dan kemudian diumpankan/dimasukkan ke dalam spray drier, dimana ia akan
teratomisasi oleh suatu spray disk atau nozzle.

PROSES PRODUKSI

B. Produksi Kontinu (Sinambung)


Industri produksi kontinu dari resin melamin-formaldehida diselenggarakan untuk memperbesar kapasitas
karena adanya peningkatan permintaan. Kekurangan dari produksi kontinu adalah bahwa banyaknya yang
diproduksi per satuan waktu pada pabrik tertentu hanya dapat bervariasi dalam batas yang relatif sempit.

APLIKASI
Aplikasi dari resin melamin-formaldehida sangat luas
meliputi:
Bahan perekat dalam industri pengerjaan kayu
(woodworking industry)
Pembuatan kertas untuk tujuan dekoratif
Bahan cetakan (molding materials)
Bahan baku untuk pelapis permukaan (surface coatings)
Bahan peningkat daya regang/rentang dan kekuatan
basah(wet strength) dalam industry kertas
Sebagai textile auxiliaries dan leather auxiliaries
Sebagai flameproofing agents

SEKIAN