P. 1
HACCP

HACCP

|Views: 1,176|Likes:
Dipublikasikan oleh Devita Ariesti

More info:

Published by: Devita Ariesti on Oct 28, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

PENERAPAN HACCP PADA PRODUKSI MAKANAN

Oleh :

JOKO SUSILO

TUJUAN TATAP MUKA
2 X PERTEMUAN
Mampu : 1. Menjelaskan pengertian HACCP 2. Menjelaskan tujuan penerapan HACCP 3. Menjelaskan manfaat penerapan HACCP 4. Menyebutkan tujuh prinsip HACCP 5. Menjelaskan isi dari rencana HACCP 6. Melakukan Identifikasi bahaya pada satu contoh produk makanan 7. Menetapkan CCP pada satu contoh makanan 8. Menetapkan batas / limit kritis untuk CCP yang telah diidentifikasi pada satu contoh makanan 9. Menetapkan langkah pemantauan untuk CCP sesuai batas limit yang telah ditentukan 10. Menetapkan tindakan koreksi jika ditemukan CCP yang melebihi batas kritisdari hasil pemantauan 11. Menetapkan langkah-langkah verifikasi dari hasil tindakan koreksi CCP 12. Menjelaskan kegiatan dokumentasi yang diperlukan untuk penerapan HACCP ‡

satu produk makanan

PENGANTAR : FOOD BORNE DISEASE
Faktor-faktor Utama FBD
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Pendinginan makanan yang tidak tepat Membiarkan makanan selama u 12 jam (penyajian) Kontaminasi makanan mentah ke dalam makanan non-reheating Penanganan makanan oleh pekerja yang menderita infeksi Proses pemasakan dan pemanasan tidak cukup Penyimpanan makanan dlm keadaan hangat < 65 rC Pemanasan kembali makanan suhu tidak tepat Makanan berasal dari sumber yang tidak aman Terjadi kontaminasi silang.

PENGERTIAN Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)

Suatu system yang mengidentifikasi BAHAYA SPESIFIK yang mungkin timbul dan cara pencegahannya untuk mengendalikan bahaya tersebut.

Tujuan HACCP
Umum
Meningkatkan kesehatan masyarakat dengan cara mencegah atau mengurangi kasus keracunan dan penyakit melalui makanan ( Food born disease ).

Khusus
Mengevaluasi cara produksi mkn bahaya ? Memperbaiki cara produksi mkn critical process Memantau & mengevaluasi penanganan, pengolahan, sanitasi Meningkatkan inspeksi mandiri

Kegunaan HACCP Mencegah penarikan makanan Meningkatkan jaminan Food Safety Pembenahan & pembersihan unit pengolahan (produksi) Mencegah kehilangan konsumen / menurunnya pasien Meningkatkan kepercayaan konsumen / pasien Mencegah pemborosan beaya .

4. Decision tree for Establish CCP 9. HACCP plan matrix 10.HACCP Plan Contains: 1. Standard Operation Procedure 11. Process Flow Diagram 8. HACCP audit form . 2. HACCP team Definition of HACCP and CCP Target of the HACCP system Description product Ingredients Hazard Analysis and Assignment of Risk categories form 1 & form 2 7. 3. 6. 5.

Tindakan koreksi thd penyimpangan 6. Penetapan CCP 3. Identifikasi bahaya 2. Pemantauan CCP 5. Penetapan batas / limit kritis 4. Dokumentasi .PRINSIP HACCP 1. Verifikasi 7.

.

PRINSIP 1 IDENTIFIKASI BAHAYA JENIS BAHAYA BIOLOGIS (MIKROBIOLOGIS) KIMIA FISIK .

8. 2. 3. 9. 5. 4. Es cream) Puding & krim Es cream & permen Bahan kering . Unggas & produk unggas Daging sapi & produk daging sapi Daging babi & produk daging babi Ikan & produk ikan Salad campuran (telur.Urutan Resiko Bhn Makanan 1. 6. tuna) & sayuran lalapan Lauk pauk lainnya Susu & produk susu (kcl. 10. 7.

BAHAYA MIKROBIOLOGIS .

Enterocolitica L. Clostridium sp. monocytogenes E. cholerae L. aureus Bacillus sp. monocytogenes L. enterocolitica C. coli Unggas unggas dan produk Salmonella Campylobacter C.Bahan Pangan Daging dan produk daging Organisme Patogen Salmonella S. udang) C. cholerae V. perfringens C. parahaemolyticus kerang. perfringens Produk hasil laut (ikan. aureus Y. botulinum Sayur-sayuran Salmonella Shigella V. botulinum E. monocytogenes . Virus S. coli patogenik L. monocytogenes Parasit Virus (utama Hepatitis A) Virus enteric Parasit Hepatitis A& Susu dan produk susu Mycobacterium Brucella Salmonella L. aureus Y. V. monocytogenes Virus enteric Parasit S.

biji kapas. kacang tanah.Mikotoksin Mikroba penghasil Makanan yang tercemar Jagung. minyak jagung. wijen. Fusarium moniliforme Clostridium botulinum Asam bongkrek Pseudomonas cocovenenans . barlei. biji-bijian Jagung. beras. pati Makanan kaleng. wijen. barlei. kacang tanah. sayuran Bungkil ampas tempe bongkrek kelapa. daging. susu. minyak jagung. kopra. buah-buahan Gandum. kacang-kacangan lain. ikan & sea food. anggur. telur. sorghum. sorghum. Aflatoksin Aspergillus flavus Patulin Okratoksin A Zearalenon Fumonisin Botulinin Penicillium claviforme Aspergillus ochraceus Fusarium sp. Apel. pati Jagung. barlei. jagung.

BAHAYA KIMIA .

.

rhodamin B) Lubrikan. Zn. pelapis Nitrit. Alkaloid pirolizidin. pupuk. okratoksin. Toksin jamur & kerang. antibiotik. fungisida. Pengawet . toksin diare. boraks Ditambahkan secara sengaja atau tidak sengaja Bahan kimia pertanian Logam/benda berbahaya Bahan tambahan (terlarang atau melebihi batas) Bahan bangunan & sanitasi. insektisida. toksin amnestik Pestisida. sanitizer. As. Hg. palotoksin Toksin paralitik. methanil yellow.Skrombotoksin. neurotoksin. zearalenon Histamin Amatoksin.Kelompok Terbentuk secara alami Jenis Bahan Kimia Mikotoksin. aldrin. formalin. Sianida Pewarna (amarant. Fitohemaglutinin. PCB (polychlorinated biphenyl) Contoh Aflatoksin. hormon pertumbuhan. fertilizer Pb.

Toksikan Ciguatera Toksin kerang : paralitik. neirutoksin. gadung Jengkol Petai china/lamtoro Kentang Cabe . amnesik Alkaloid pirolizidin Histamin HCN Asam jengkolat Mimosin Solanin Eteris Sumber Dinoflagelat Berbagai dinoflagelat Makanan yang tercemar Berbagai ikan tropis Kerang Serealia. keju Bakteri pembusuk Singkong. diareik. madu Berbagai tanaman beracun Ikan.

Bahan Tambahan Pangan anti-caking agents antimicrobial agents antioxidants colours curing and pickling agents emulsifiers enzymes firming agents flavour enhancers flavouring agents humectants leavening agents release agents non-nutritive sweeteners nutrient supplements nutritive sweeteners oxidising and reducing agents pH control agents propellants and gases sequestrants solvents and vehicles stabilisers and thickeners surface-active agents texturizers .

Penggunaan BTP yang dilarang  borax boric acid formaldehyde unapproved colouring agents    .

nitropyrenes  nitrosamines  ethyl carbamate (urethane)  chloropropanols .Kontaminan selama produksi  polynuclear aromatic hydrocarbons  heterocyclic amines.

plastic. detergents sanitisers . lubricants. wood. release agents specific function additives food Contact Materials utensils working surfaces equipment packaging Materials cleaning Agents metal. paper. etc. filter aids enzyme preparations microorganisms solvents.Potensial bahan lain processing Aids ion-exchange resins.

BAHAYA FISIK .

Cemaran fisik yang potensial            glass slime or scum metal bone plastic stones and rocks capsules or crystals pits or shell wood paper human and animal hair .

B (M) = Biologis (Mikrob) . IDENTIFIKASI BAHAYA DAN CARA PENCEGAHANNYA NAMA MASAKAN : NO.FORMULIR 1. F = Fisik . BAHAN MENTAH / INGRIDIEN / BAHAN TAMBAHAN BAHAYA B (M)/K/F JENIS BAHAYA CARA PENCEGAHAN Ket. K = Kimia .

orang sakit/pasien.Atau Tidak ada cara bagi konsumen untuk mendeteksi. atau menghancurkan BAHAYA KIMIA atau FISIK . menghilangkan. balita.KELOMPOK BAHAYA KEL. ibu hamil. sehingga makanan menjadi berbahaya bila dikonsumsi Tidak ada proses pemanasan setelah mengemasan / penyajian atau waktu dipersiapkan di tingkat konsumen / pasien yang dapat memusnahkan / menghilangkan BAHAYA BIOLOGIS. kimia. seperti bayi. . orang tua. usia lanjut Makanan yang mengandung bahan / ingridien yang SENSITIF terhadap bahaya biologis. ibu menyusui. penanganan oleh konsumen / pasien. atau fisik Di dalam proses pengolahan makanan TIDAK terdapat tahap yang dapat membunuh mikroorganisme berbahaya atau mencegah / menghilangkan bahaya kimia / fisik Makanan kemungkinan mengalami PENCEMARAN KEMBALI setelah pengolahan SEBELUM pengemasan / penyajian Kemungkinan dapat terjadi KONTAMINASI KEMBALI atau penanganan yang salah SELAMA distribusi. BHY A B C D E F to form 2 KARAKTERISTIK Kelompok makanan KHUSUS yang terdiri dari makanan NON STERIL yang ditujukan untuk konsumen beresiko tinggi.

BAHAYA( v ) A B C D E F KATEGORI RESIKO . 2. A = Makanan untuk konsumen beresiko tinggi (a. ANALISA RESIKO BAHAYA NAMA MASAKAN : NO BAHAN / INGRIDIEN Mkn Opor Ayam Bahan mentah 1.l. 3.FORMULIR 2. Resti) B = Mengandung bahan yang sensitif thd bahaya biologis/kimia/fisik C = Tidak ada tahap untuk mencegah/menghilangkan bahaya D = Kemungkinan mengalami kontaminasi kembali setelah pengolahan E = Kemungkinan penanganan yang salah selama distribusi /konsumsi F = Tidak ada cara mencegah/menghilangkan bahaya oleh konsumen KEL. pasien & gol.

d. F Mengandung TIGA bahaya B s. baik DENGAN/TANPA bahaya B . F Mengandung EMPAT bahaya B s. F Kategori resiko paling tinggi (semua makanan yang mengandung BAHAYA A. HACCP Kategori resiko 0 I II III IV V VI Karakteristik bahaya 0 (tidak ada bahaya) (+) (++) (+++) (++++) (+++++) A+ (kategori khusus) Keterangan TIDAK mengandung bahaya A s. F Mengandung DUA bahaya B s.d. F Mengandung SATU bahaya B s.Kategori Resiko Makanan Form 2. F Mengandung LIMA bahaya B s.d.F .d.d.d.

Hazard E : There is a substantial potential for abusive handling and could render for the product harmful when consumed Hazard F : Thee is a substantial potential for abusive handling and could render for the product harmful when consumed -+ + ---- Two (+) it µs mean of Risk categories 2 . Hazard D : The product is subject to re-contamination after processing and before packaging. Hazard B : The product contains sensitive ingredient in terms of microbiological hazard.Examples of Risk categories Applicability Hazard A : A special class that applies to the non sterile product designate and intended for the consumption by at risk population. Hazard C : The process does not contain a controlled processing step that effectively destroys harmful micro-organism.

Biologis (Mikrobiologis). gl pasir. garam. Kimia.LANGKAH-LANGKAH IDENTIFIKASI BAHAYA Jenis bahaya & Resiko . Bb masak Konsumen : Cara penyimpanan : Cara distribusi : Cara mengkonsumsi : Proses pengolahan : Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 dst . sntan kelapa. Fisik .Kategori Resiko Form. Persiapan Diskripsi produk Nama masakan : Opor ayam Bahan : Ayam negeri. 2 Form 1. Kunyit.

15 bags per master box and 51 pieces per bag. Nuggets are cooked by deep frying on palm oil at 360oF (182.2oC) for 4 minutes 15 seconds to reach internal temperature at least 165oF. After shipment to a distribution centre. It is served as Chicken McNuggets with special sauce and has a 30 minutes holding time. the product is delivered to stores where it is kept frozen with temperature < 0oF or < -18oC until use. . Product shelf life is 90 days if kept < 0oF or < -18oC.Example for Product¶s Description Description of product Batter / breadered chicken portions are packaged into polyethylene bags and shipped in corrugated box.

.

salt. 3. 2. water) Including detail information packaging and shelf life for every ingredient. . Contains : Main ingredient Preservative Other ingredient (coating.Ingredients ‡ 1.

sodium aluminium phosphate). riboflavin.Example of Ingredient 5. 2. reduced iron. 2. niacin.1. baking soda. Meat packed on 10 kg of food grade polyethilene bag.riboflavin. calcium lactate) . thiamine mononitrate. thiamine mononitrate. leavening (baking soda. Meat formula Fresh boneless chicken (breast. Ingredients 1. leavening (sodium acid pyrophosphate. niacin.2. thigh). folic acid). salt. reduced iron. monocalcium phosphate. Breader Enriched bleached wheat flour (flour. Shelf life of meat and Skin in chilled condition is 6 days after slaughtering date or 7 days include slaughtering date. Milkwash Enriched wheat flour bleached (flour. Coating 2. yellow corn flour. folic acid).

y Pengelompokan & Cara penetapan CCP .Prinsip 2 PENETAPAN CRITICAL CONTROL POINT (CCP) CCP titik.CCP1 .CCP2 menghilangkan atau mencegah bahaya mengurangi bahaya (tdk dpt menghilangkan) y CCP Dessission Tree . prosedur atau tahap operasional yang dapat dikendalikan untuk menghilangkan atau mengurangi kemungkinan terjadinya bahaya.

.

.

.

.

11. Pengawet Konsent. tekstur) .Prinsip 3 PENETAPAN BATAS / LIMIT KRITIS suatu nilai yang merupakan batas antara keadaan dapat diterima dan tidak dapat diterima. 5. Konsent. 2. 6. 12. 13. 8. 3. Garam Klorin bebas Viskositas Nilai kimia Cemaran (jenis & jml) Kondisi fisik terdeteksi (warna. ditetapkan pada setiap CCP yang ditentukan --> like a sample KRITERIA BATAS / LIMIT KRITIS 1. bau. 10. 9. Suhu Waktu Kelembaban (RH) Nilai Aw Nilai pH Kuali & Kuant mikrob 7. 4.

bm kering) & racun alami . Boraks bakso / mie. ruang.l. Mikotoksin (a. Gas NH3 & H2S pada hewani. tenaga <<< Mutu bahan syarat mentah tidak memenuhi Residu pestisida pada sayuran/ buah.Prinsip 4 PEMANTAUAN BATAS KRITIS Kondisi/konsekuensi Terjadi bahaya bagi kesehatan Contoh Ditemukannya pecahan kaca atau tulang pd makanan & Ditemukan mikroba patogen pada makanan Kemungkinan bahaya dapat meningkat / ‡Pemanasan yang kurang berkembang ‡Suhu pendinginan yang kurang ‡Sarana penyajian-Disrtb-Konsm <<< Produk diolah pada kondisi yang tidak menjamin kesehatan ‡Pencatat suhu rusak ‡Pencatat waktu rusak ‡H-S alat. Formalin ayam/mie basah/tahu basah. Logam berat pada ikan. Adanya mikroba patogen. 7 angka kuman. Angka asam o pd minyak & produknya.

Makanan beresiko sedang Makanan beresiko rendah . y Mkn ditahan / tdk didistribusikan dan diuji keamanannya Jika keamanan makanan tidak memenuhi syarat. penyimpangan harus dikoreksi / diperbaiki jika waktu memungkinkan.Prinsip 5 TINDAKAN KOREKSI Tingkat resiko Makanan beresiko tinggi Tindakan koreksi / perbaikan Mkn tdk boleh diproses/diolah sebelum semua penyimpangan dikoreksi / diperbaiki. Pengawasan rutin harus dilakukan untuk menjamin status resiko tidak berubah menjadi resiko sedang atau tinggi. perlu dilakukan tindakan koreksi yang tepat. tetapi penyimpangan harus dikoreksi dalam waktu singkat y Pemantauan khusus diperlukan sampai semua penyimpangan dikoreksi Makanan dapat diolah (diteruskan). Makanan dapat diproses/diolah.

7.Prinsip ± 6 VERIFIKASI 1. Penetapan jadwal verifikasi Pemeriksaan kembali rencana HACCP Pemeriksaan catatan HACCP Pemeriksaan penyimpangan CCP & prosedur perbaikannya Pengamatan visual selama produksi mengendalikan CCP Pengambilan contoh / sampel dan analisa secara acak Membuat kesesuaian rencana HACCP . 5. 4. 2. 3. 6.

8. 6. 7. 4. 2.Prinsip ± 7 DOKUMENTASI HACCP 1. 9. 3. Judul dan tanggal pencatatan Keterangan makanan (keterangan khusus) Bahan dan peralatan yang digunakan Proses pengolahan yang dilakukan CCP yang ditemukan Batas kritis yang ditetapkan Penyimpangan dari batas kritis yang terjadi Tindakan koreksi / perbaikan Identifikasi tenaga operator peralatan khusus . 5.

CONTOH PENERAPAN HACCP PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN .

Kunyit. Bb masak Konsumen : (tuliskan. . siapa konsumennya) Cara penyimpanan : (uraikan cara dan alat menyimpannya) Cara distribusi : (uraikan cara dan alat distribusinya) Cara mengkonsumsi : (uraikan cara dan alat mengkonsumsinya) Proses pengolahan : (uraian skema proses pengolahannya) Analisa bahaya Analisa katagori resiko Tetapkan CCP Penerapan HACCP form 1 form 2 CCP Dessession Tree form 3. santan kelapa. gl pasir.Contoh penerapan HACCP (a. masakan : opor ayam) Nama masakan : Opor ayam Bahan : Ayam negeri. garam.l.

F = Fisik .FORMULIR 1. IDENTIFIKASI BAHAYA DAN CARA PENCEGAHANNYA NAMA MASAKAN : Opor ayam NO. BAHAN MENTAH / INGRIDIEN / BAHAN TAMBAHAN BAHAYA B (M)/K/F JENIS BAHAYA CARA PENCEGAHAN Ket. B (M) = Biologis (Mikrob) . K = Kimia .

BAHAYA( v ) A B C D E F KATEGORI RESIKO . A = Makanan untuk konsumen beresiko tinggi (a. ANALISA RESIKO BAHAYA NAMA MASAKAN : Opor Ayam NO BAHAN / INGRIDIEN Mkn Opor Ayam Bahan mentah 1. pasien & gol. 3. Resti) B = Mengandung bahan yang sensitif thd bahaya biologis/kimia/fisik C = Tidak ada tahap untuk mencegah/menghilangkan bahaya D = Kemungkinan mengalami kontaminasi kembali setelah pengolahan E = Kemungkinan penanganan yang salah selama distribusi /konsumsi F = Tidak ada cara mencegah/menghilangkan bahaya oleh konsumen KEL. 2.FORMULIR 2.l.

PENERAPAN HACCP NAMA MAKANAN TIM HACCP BAGAN PROSES PRODUKSI CCP BAHAYA CARA PENGENDALIAN : Opor Ayam : : (TERLAMPIR) BATAS KRITIS NILAI TARGET PEMANTAUAN TINDAKAN KOREKSI PARAMETER CCP .FORMULIR 3.

SUMMARISED .

Standard Operation Procedure 11. Process Flow Diagram 8. Decision tree for Establish CCP 9. HACCP team Definition of HACCP and CCP Target of the HACCP system Description product Ingredients Hazard Analysis and Assignment of Risk categories 7. 3. 5. HACCP audit form . HACCP plan matrix 10. 6. 2. 4.HACCP Plan Contains: 1.

Chart recorder before product tem .5 mm Fe Every 30 min On line check with Packaging tion system > = 2.Each delivery .Review logbook .Receiving skin temperature .Coating receiving .Boneless chicken.Notify supplier Physical Inspection Form (W 001-C) Corrective Action Record Frequency of Verification .Packaging integrity Each delivery All product is QCI meets standards visual inspected for packaging and product integrity as it is loaded .Daily .HACCP Plan Matrix Operational Step Hazard CCP Critical Limit Frequency Monitoring Monitored Raw material Microbial (1) Receiving Receiving Physical Characteristic : .Each delivery Raw material storage Microbial (2) Storage condition Cooler temperature <4oC or <40oF Every 4 hours .Thermometer .Packaging integrity .Contact QA Mana.No off color/odor no foreign object . ( P 005 ) .Contact QA Mana .Daily perature rises above 40oF or find alternative storage for product .Product from last ( P 004 ) good check must be .Physical check .Daily Metal Detection Physical (3) Metal Detec. .0 non Fe standard leader ( Stainless steel 316) .Used calibrated Maintenance Maintenance to repair Storage tem .Line stopped until .Dry ingredient Physical .Packaging integrity meets standards All product is QCI visual inspected for packaging and product integrity as it is unloaded Temperature recorded using calibrated thermo meter Verification method .Review form ger and decision to form (W 004-C) reject .Review form .Packaging integrity ..Daily Thermometer Leader refrigeration equipment perature logbook calibration .Metal Detec re-passed through tor Finding adjusted detector.Raw Material -Thermometer ger and decision to Receiving Form calibration reject (W 001) .Product temperature Each delivery must be <4oC or (<40oF) .> = 1.Notify supplier .Review corrected tor Test Form record .Metal Detec .

Corrective action 8. Documentation . Responsible by 6. Purpose 2. Procedure step by step 7. Critical limit 5.Standard Operation Procedure Every SOP contains : 1. Hazard 3. CCP 4.

Wash and sanitize hands: 3. nail prints or habit of keeping long nails are prohibited. and being used at proper place. eating.1 Unwell condition (ill) 1. Have permission from the Leader 2. 3. white pant. coughing. helmet. 4.SOP # S-4 PT. Wear a proper uniform: 4.2 A complete uniform include : hairnet. .2 After conditions such as: using toilet. masker. A person should report to the leader if he is experiencing the following conditions: 1. SERANIA STANDARD OPERATION PROCEDURE FOR GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) Purpose Hazard CCP Limit Resposible by : To verify that GMP procedure are being followed. sneezing. and smoking. cleaning.1 Uniform should be in a complete and clean condition. sweater.2 Open wound or skin irritations. A small wound is acceptable if the following conditions are being followed: a.1 Before wearing gloves (Gloves should be in a clean. 4. 4.3 Do not use the uniform in any other area beside the production area. Covered by bandage b. Usage of jewelry. and dry conditions) 3. boots. touching nose/hair/uniform. sanitary. : All staffs PROCEDURE: 1. white clothe/frock. Use gloves c. : Micro and Physical : Personal hygienic condition of the staffs : Staff should be in clean and sanitary conditions and use the appropriate uniforms. gloves. Goods such as pocket radio and other personal belongings are not allowed to enter the production area.

NACH « INI YANG KITA CARI !!!! .

Process Flow Diagram h. Ingredients f. Description product e.EVALUASI POKOK BAHASAN 1. Target of the HACCP system d. kunjungan lapangan). Jelaskan pengertian HACCP Jelaskan tujuan penerapan HACCP Jelaskan manfaat penerapan HACCP Sebutkan tujuh prinsip HACCP Tetapkan satu produk makanan (kelompok. 5. HACCP plan matrix form 3 j. HACCP audit form form 1 & dilengkapi dengan pemahaman aplikasi 7 prinsip HACCP . 2. Hazard Analysis and Assignment of Risk categories form 2 g. Decision tree for Establish CCP i. 4. Definition of HACCP and CCP c. Standard Operation Procedure (SOP) k. HACCP team b. 3. so : a.

Pemahaman Dasar 7 Prinsip HACCP Buatlah spesifikasi / diskripsi produk a. Jelaskan kegiatan dokumentasi yang diperlukan untuk penerapan HACCP . Tetapkan langkah pemantauan CCP sesuai batas limit yg telah ditentukan e. Tetapkan tindakan koreksi jika ditemukan CCP yang melebihi batas kritis dari hasil pemantauan f. Tetapkan CCP untuk produk tersebut (bahan. proses. Tetapkan langkah-langkah verifikasi dari hasil tindakan koreksi CCP g. Lakukan Identifikasi bahaya untuk produk tsb b. Tetapkan batas / limit kritis untuk CCP yang telah diidentifikasi d. or foumulasi) c.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->