SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG

Studi kasus pada TOKO GADGETANDA

SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Ujian Akhir Strata

Disusun oleh :

DENIS MI 0891004

PROGRAM STUDI STRATA SATU SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA UNIVERSITAS INFORMATIKA DAN BISNIS INDONESIA BANDUNG 2010

LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL SUB JUDUL PENYUSUN NPM

: : : :

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA DENIS MI0891004

Telah diperiksa dan disetujui oleh : Pembimbing I Pembimbing II

Wawa Wikusna, S.T NIDN. 0429067403

Rosalin Samiharjdo, S.T NIDN.

Disahkan oleh: Ketua Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika Dan Bisnis Indonesia

Ucu Nugraha, S.T NIDN. 0424027901

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA, yang dibuat untuk memenuhi persyaratan menempuh Ujian Akhir Sarjana pada Program Studi Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, sejauh yang saya ketahui bukan merupakan tiruan atau duplikasi dari tugas akhir yang sudah dipublikasikan dan atau pernah dipakai untuk mendapat gelar Sarjana di lingkungan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia maupun di perguruan tinggi atau instansi manapun, kecuali bagian yang sumber informasinya dicantumkan sebagaimana mestinya.

Bandung, Desember 2010

Denis __ NPM. MI0891004

iii .

DFD (Data Flow Diagram). adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah sering terjadi kesalahan pencatatan data transaksi pemesanan. pembelian dan penjualan. pemesanan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan menggunakan alat pemodelan berupa Flow Map ( Bagan Alir Dokumen ). iv . Pada perkembangannya muncul permasalahan-permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. Analisis. penjualan. Kata kunci : Persediaan barang. dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi. tepat dan akurat. Sedangkan alat pengembangan aplikasi database menggunakan MySQL dan bahasa pemograman Visual Basic 6. retur.0. Penulisan Skripsi ini menggunakan metode pengembangan sistem SDLC (Sistem Development Life Cycle) yang mencangkup System Engeneering. implementasi dan Testing. pengontrolan informasi persediaan barang tidak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat.ABSTRAK Persediaan barang merupakan salah satu aktifitas kerja yang sangat penting bagi perkembangan toko Gadgetanda. pembelian. dan wawancara. Design.

purchases and sales.0 programming language. v . In the development problems which appear difficult to obtain inventory information quickly. returns. and techniques of data collection by observation. Design. development tools and MySQL database applications using Visual Basic 6. precisely and accurately. The method used in this writing by using a modeling tool in the form of Flow Map (Flow Chart Document). implementation and Testing. DFD (Data Flow Diagram). and interviews. while the reason for the rise problems are often transaction data recording errors reservations. sales. This final writing system development method SDLC (System Development Life Cycle) which covers Engeneering System. Analysis. Keywords: inventory.ABSTRACT Inventories of goods is one of a very important activities for development Gadgetanda store. ordering. Meanwhile. inventory control information can not be done in a short time. purchasing.

Bapak Wawa Wikusna. Bob Foster. Ibu Rosalin Samihardjo. 3. rahmat dan karunia-Nya. do’a serta nasehat yang akan penulis ingat untuk bekal melangkah dihari mendatang. Selanjutnya penulis ucapkan terima kasih kepada : 1. vi . hingga penulis mampu menyelesaikan Skripsi dengan judul “Sistem Informasi Persedian Barang Studi Studi Kasus Pada Toko Gadgetanda ” tepat pada waktunya.. 5.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.T. tenaga dan kesabaran. S. DR. Dalam penyusunan Skripsi ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak. selaku Pembimbing kedua yang telah menyediakan waktu. 6. M. Seluruh Staff dan Pimpinan Toko Gadgetanda yang telah menyediakan waktu. selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. selaku Rektor Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. 2. M. kesabaran dan ilmu yang diberikan beserta data-data yang dibutuhkan penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini. Segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas segala berkah. Nes Yandri Kahar.T. selaku Pembimbing utama yang telah menyediakan waktu. S. Terutama untuk kedua orang tuaku tercinta yang telah memberikan kasih sayang yang tulus. Ir.. M. Dr.T. 4. baik moril maupun materil. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini.. Seluruh Dosen dan Staff Karyawan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia yang telah menyediakan waktu untuk bertukar pikiran dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi penulis. tenaga dan kesabaran.

Wassalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh Bandung. Agus Kurnia yang telah membantu penulis dalam pembuatan skripsi ini. Siti Mariam Sopianti yang telah memberikan dorongan serta semangat dan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. Rekan-rekan Alumni mahasiswa-mahasiswi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia angkatan 2004. Skripsi ini bukanlah sebuah karya yang sempurna. 10. Ibu Heti selaku staff akademik yang telah membantu dalam proses seminar dan sidang skripsi penulis. 8. 11. 9. Rekan Durencell yang mendukung penulis baik moril maupun materil.7. Desember 2010 Penulis vii . untuk itu penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang terdapat dalam Skripsi ini. Penulis berharap semoga apa yang telah penulis sajikan dalam Skripsi ini dapat memberikan manfaat dan kegunaan. Kritik dan saran akan penulis terima dengan terbuka demi perbaikan dan kesempurnaan Skripsi ini.

........2............................................................. v DAFTAR ISI ......................12 Siklus Informasi................................................................3 1...................................................................1...................................................................... iv KATA PENGANTAR ................................................7 2.........................................................................................................................................2 2..........8 Klasifikasi Sistem ............................2 1...........8 Karakteristik Sistem .........................................................................13 Nilai Informasi..............................1 Identifikasi dan Batasan Masalah .....................................3 2............................12 Kualitas Informasi ........................... ABSTRAK ..................4 Definisi Informasi ..............................................................................................................................................................................................................................................................1 2............................................................................5 TINJAUAN PUSTAKA............................1 1............2.......................................6 1...............2 Definisi Sistem .......................................1...................................3 Kegunaan ............DAFTAR ISI Hal.3 2...........................4 1..................................................................................2 2........4 Lokasi dan Waktu Kegiatan .............................................4 Metode Pendekatan..7 2......................... iii ABSTRACT ............ vii DAFTAR SIMBOL ........14 2........................... xi DAFTAR TABEL ........ xiv DAFTAR GAMBAR .................................................................................................................... xv DAFTAR DIAGRAM .2 Maksud dan Tujuan ...................14 ...........1 Konsep Dasar Sistem ..........5 1.......1.....2.......................................................................................2.................................3 Konsep Dasar Sistem Informasi.... xvii BAB I PENDAHULUAN .......................................................9 Konsep Dasar Informasi .........................7 BAB II Latar Belakang Masalah ...1 1.......................................................11 2.........................................................1 2..................................................5 Sistematika Penulisan ................................................................................

...2 2.....17 2.......................2 2........1 Simbol-Simbol dalam Entity Relationship Diagram ..........................3 Context Diagram ...............................................4................................................................................................39 2........2 Definisi Basis Data ..........................0 .......................25 Entity Relationship Diagram (ERD) ....43 .............7..........5.............................................................22 DFD leveled ..........................................22 2..........................16 Konsep Dasar Persediaan Barang .............................28 Konsep Dasar Basis Data ............................3 2.5....31 2......1 2......4 Definisi Sistem Informasi .......................29 2..........................................5...................8.3.......................................2 2................................4...............9 Sejarah Structured Query Language .......4...........................18 Maksud dan Tujuan Persediaan .2............................6 2...............................1 2.......................................1 Komponen Visual Basic 6..................32 MySQL Sebagai Bahasa Structured Langguage (SQL) .......17 Fungsi Persediaan ..5 Alat Bantu Pemodelan Sistem ..7...4.33 Tipe Data pada MySQL.....................25 2.........2.........8...............30 2......................................8...........................5.19 2..1 2................................26 2....5.................................................7 Pendekatan Sistem ....20 2........................................................23 Aturan-Aturan Dalam Pembuatan Data Flow Diagram .......................9................2 Flowmap ..........................5.................................30 Abstraksi Data dalam Basis Data ..............8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) ........................8......................................1 2........2..............0 .......................................1 2..4 2.....34 Bahasa SQL .......................14 Komponen Sistem Informasi ...........26 2.1 2.............3............................39 BAB III ANALISIS SISTEM ....................................20 Data Flow Diagram ( DFD ) ...3 2....5..................35 Mengenal Visual Basic 6.......................................................5.....4 Kamus Data ...................2 2.2.............3 Pengertian Persediaan Barang...

..64 4................1....1... 61 4......1..................64 4..................62 4....1.62 4..........1......6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5..……..............1.......2.................1.....3.....2.................................54 4............2 3........4.51 Flowmap Berjalan Sistem Persediaan Barang ......1 Perancangan Sistem Informasi Persediaan Barang ......3 Evaluasi Sistem ...2........3..................2...2..52 3............53 BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ...2 Struktur Organisasi ..........................2...............4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3...........................3................1.1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi...2.............................54 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda.....3...............60 4...........58 4.......2.......1......63 4.........3 Data Flow Diagram ..............................................65 Penjelasan Data Store .........47 3......................1 Diagram Konteks....................3..1 4...............73 Data Flow Diagram Level .1 3...1...3....3...........60 4........57 4.........54 4...............1.........1....................3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2......1 0….......3..........1............2..........................2........45 3....3......49 Analisis Entitas ................58 4...........................2 Uraian Prosedur Usulan ...................1 4.....2 Analisis Sistem Informasi Persediaan Barang ..43 3.............1..2 Penjelasan Aliran Data ...................1 3.1...........................................5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4....47 Analisis Dokumen ....4 Uraian Prosedur .......................... ..........................................2 Data Flow Diagram Levelled ..3 3...1...4............44 Tugas dan Wewenang.........4 Kamus Data ...................................2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1.......................

.........3 4........................2.......1................1...1............8....1.93 Implementasi Sistem Informasi Persediaan Barang ...1 4.........2......8.......1...............................87 Rancangan Masukan ...........2 Struktur Menu ..............2 Teknik Pengujian Black-Box...2.......1 4.................1...1.................................99 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi ...........…… ………………………………....1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi ......1....1 4....97 4..........................................1.....80 Struktur Tabel .................128 5.....2 Spesifikasi Sumber Daya Manusia ....99 4...78 Relasi Antar Tabel .............2.......102 4......6 4....…130 5...........2.........1 Kebutuhan Sumber Daya ......3 Spesifikasi Perangkat Lunak……........2..2..........2.....................................……………………102 BAB TESTING.2...8.........2 4.........91 Rancangan Proses ........1..........128 5..3 Pengujian fusngsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan ....8 Entity Relationship Diagram ................7 4......1 Tesing (Pengujian Perangkat V Lunak)……………………………................2...98 4....1...4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda ............1...99 Spesifikasi Perangkat Keras……......2 Spesifikasi Perangkat Keras ......2......5 4......87 4..98 Spesifikasi Perangkat Lunak ...........98 4..1.2................1......4.2....81 Rancangan Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Persediaan Barang ..............1................1......2 4..............101 4........1..............

.........................4 Black-Box Test Case Modul Input Data Transaksi Penjualan……………………………………....….....................154 DAFTAR PUSTAKA........153 6....…136 5.........4 Barang…........……….....146 BAB PENUTUP.3..3...........................…140 5.....1 Login.........Barang Toko Gadgetanda .2 Login….............153 6.3..............2 Saran……………………………………………………………...........3 Barang……..................………131 5.........…133 5................ 154 V Black-Box Test Case Modul Ubah Data Black-Box Test Case Modul Input Data Black-Box Test Case Modul Verifikasi Data Test Case Modul Verifikasi Data DAFTAR SIMBOL Simbol-simbol dalam Data Flow Diagram Gane/Sarson Yordan/De Marco Keterangan ...1 Kesimpulan……………………………………………………….…………………………………………131 5..3......3....

Entitas Entitas Luar Entitas Luar

Luar,

dapat

berupa orang/unit terkait yang berinteraksi dengan sistem tetapi diluar sistem Orang, unit yang atau

mempergunakan Proses Proses melakukan data.

transformasi fisik

Komponen

tidak diidentifikasikan. Aliran Data Aliran Data Aliran data dengan arah khusus dari sumber ke tujuan Penyimpanan data atau Data Store Data Store tempat data disimpan

oleh proses.

Simbol-simbol dalam Flowmap Simbol Keterangan

Menunjukan titik awal, akhir, atau pemberhentian Terminator dari suatu proses

Menunjukan arah atau alur dari suatu dokumen Aliran Data

Menunjukan input atau output media record berupa Dokumen dokumen

Proses Manual

Menunjukan Proses yang dilakukan secara manual

Proses Komputerisasi

Menunjukan

Proses

yang

dilakukan

secara

terkomputerisasi

Input Manual

Menunjukan masukan secara manual

Arsip Menunjukan Arsip atau simpanan data manual

Keputusan

Menunjukan

pengambilan

keputusan

yang

menghasilkan dua kemungkinan (Ya/Tidak)

Terminasi untuk halaman yang sama On Page Connector

Terminasi untuk halaman yang berbeda Off Page Connector

DAFTAR TABEL
H al 9

Tabel

2.1

Klasifikasi

....20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan ………..9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian ….. Tabel 4... Tabel 4...7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) . Tabel 4... Tabel 4..11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur ………………….. Tabel 4........ Tabel 4...17 Struktur Data Store Konsumen ....Sistem……………………………………………… Tabel 2...16 Struktur Data Store Pemasok …………………………………...................14 Struktur Data Store Barang ………... Tabel 4....1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang …………….......... Tabel 4.....……………. Tabel 4.………………....………....2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan ……………......13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang ........15 Struktur Data Store Persediaan Barang ……..... Tabel 4....…… Tabel 4....3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan …..12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang …………..........................………………......………………… Tabel 4....2 Flowmap………………………………….6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang ....8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian ……………………… Tabel 4.........…..............………………… Tabel 4.22 Struktur Data Store Transaksi Retur 20 65 65 66 67 67 68 69 69 70 71 71 72 72 73 73 74 74 75 75 76 77 77 ....……………….10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang .. Tabel 4.21 Struktur Data Store Transaksi Pembelian ……....... Tabel 4............ Tabel 4............19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan …................... Tabel 4...4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang .........18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan ……………………...5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang .………………… Tabel 4.....………..... Tabel 4.... Tabel 4.………............... Tabel 4.…………….....

……………..1 Test case modul verifikasi data login……………..…………...…... Tabel 4.... Tabel 4. Tabel 4....26 Struktur Tabel Pemasok ……….....23 Struktur Tabel Barang ………….………………….25 Struktur Tabel Konsumen ………….....………………. Tabel 5.4 Daftar black-box test case modul ubah data barang …………....... Tabel 4...2 Siklus Informasi………………………………………………..……………..29 Struktur Tabel Pemesanan …………….........…………......36 Struktur Tabel Detail Retur ………………………………..28 Struktur Tabel Detail Permintaan …………..2 Daftar black-box test case modul pencarian data barang. Tabel 5.. 12 17 .. Tabel 4.....31 Struktur Tabel Pembelian …………………..24 Struktur Tabel Persediaan Barang ………. Tabel 5...……………....... Tabel 4.... Tabel 5...34 Struktur Tabel Detail Penjualan ………………………..………...….. Tabel 4................... Blok Bangunan ………………………………………………........... Tabel 4..……………………………...... 81 81 81 82 82 82 83 83 83 84 85 85 86 86 118 120 123 128 134 DAFTAR GAMBAR H al Gambar 2...1 Gambar 2...…………………………….............………………… Tabel 4..3 Daftar black-box test case modul input data barang…………… Tabel 5......... Tabel 4..….……………………....... Tabel 4.27 Struktur Tabel Permintaan ……...5 Daftar black-box test case modul input data transaksi penjualan.. Tabel 4..………….....35 Struktur Tabel Retur ………………………. Tabel 4...……….…………………………........ Tabel 4...33 Struktur Tabel Penjualan …………..32 Struktur Tabel Detail Pembelian ………........…………..30 Struktur Tabel Detail Pemesanan ...........

.............………………………………............. Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang................................1 Gambar 4.....................................………………………..9 Gambar 2......…….5 Gambar 4..6 Gambar 2....... Rancangan Form Laporan Pemesanan Barang...........................10 Gambar 2..........26 Gambar 4.........…… …………………………… Notasi Relasi …………………....................33 Gambar 4................................... Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda.......13 Gambar 4................35 Gambar 4.29 Gambar 4... Rancangan Form Laporan Penjualan Barang ………………............................................... Rancangan Form Transaksi Pembelian............... Form Laporan Penjualan Barang …………………………….........11 Gambar 3........ Form Laporan Pembelian Barang.…………………………………......31 Gambar 4..............................……………………………….7 Gambar 4.. Form Data Barang...27 Gambar 4...............9 Gambar 4............16 Gambar 4.... Form Laporan Pemesanan Barang...23 Gambar 4...................... Rancangan Form Manipulasi Data Barang………………............................7 Gambar 2........ Jendela Project Explorer . Rancangan Form Transaksi Retur... Struktur Menu ……..... Rancangan Form Laporan Pembelian Barang.............. Jendela Kode………………………………….......................28 Gambar 4.........20 Gambar 4....15 Gambar 4..... Form Data Pemasok............. Rancangan Form Verifikasi Login ……………...…………………………….22 Gambar 4. Form Transaksi Pemesanan...........24 Gambar 4..................34 Gambar 4................... Form Setting Harga Jual...........8 Gambar 2......4 Gambar 2............. Form Transaksi Pembelian…………………………….........3 Gambar 4.........30 Gambar 4.................................... Form Laporan Persediaan Barang………………………….....................................……….……………………………..........6 Gambar 4....12 Gambar 4......…………………………….......……………………………....... Form Standart ..........2 Gambar 4....4 Gambar 4............ Notasi Atribut …………………..................8 Gambar 4. Splash Screen Informasi Persediaan Barang...................... Rancangan Form Manipulasi Data Member………....... Rancangan Form Laporan Persediaan Barang……….. Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok................ Jendela Propertis .....36 Notasi Entitas …………….........................……...............18 Gambar 4....Gambar 2.................. Contoh Penggunaan Kardinalitas ……………………………......................................19 Gambar 4. Form Transaksi Retur.....…………..........……. Form Laporan Retur Barang..17 Gambar 4.............................................. 27 27 27 28 40 40 41 41 42 45 87 91 91 92 92 93 93 94 94 95 95 96 96 97 97 103 103 104 105 106 107 108 109 110 111 113 114 115 116 116 117 118 118 119 120 121 ..................................... Form Setting Merk Barang... Form Tutorial....................3 Gambar 2..... Form Transaksi Permintaan.. ……….................. Form Transaksi Penjualan........... Rancangan Form Transaksi Penjualan.. Rancangan Form Transaksi Permintaan... Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang............1 Gambar 4..................……………………………............. Form Data Pengguna..25 Gambar 4.14 Gambar 4. Rancangan Form Transaksi Pemesanan....21 Gambar 4......5 Gambar 2..........11 Gambar 4...... Form Verivikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang.... Form Data Konsumen……………………………................ Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses ..10 Gambar 4................32 Gambar 4.........……………………………………………… Tool Box ……….

...43 Gambar 4.................................................................................................. 121 121 122 122 123 123 124 124 125 125 126 127 127 BAB I PENDAHULUAN ..........................38 Gambar 4.................. Laporan Retur Barang...................................……….. Rekapitulasi Persediaan Barang.......................................................................41 Gambar 4..47 Gambar 4.............................. Form Ubah Password....................... Laporan Penjualan................................................................………………………….........……................42 Gambar 4..................39 Gambar 4.......……………………………......49 Form Setting Wallpaper...........37 Gambar 4.................... Laporan Pemesanan ....44 Gambar 4..............................................................48 Gambar 4........... Daftar Pembelian.......... Laporan Pembelian.....40 Gambar 4............... Tanda Terima Retur.....Gambar 4..................... Surat Jalan Retur......................46 Gambar 4............ Daftar Penjualan......... Daftar Purchase Order..........................................................45 Gambar 4............... Laporan Persediaan Barang................................

maka diperlukan sistem informasi persedian barang yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda.1. Toko Gadgetanda adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya yang didirikan pada tahun 2008. perusahaan menambah barang dagangan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memberi kepuasan kepada konsumen. penulis tertarik untuk mengembangkan sistem informasi persediaan barang yang dituangkan dalam skripsi berjudul “ SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA BANDUNG ”. Dengan adanya sistem informasi. Adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah pengolahan data transaksi membutuhkan beberapa tahapan dan sering terjadi kesalahan pencatatan dalam faktur. Selain itu pengolahan data transaksi menjadi informasi persediaan barang sering ditunda oleh petugas. tepat dan akurat. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang diharapkan adalah pada sistem informasi persedian barang. Dengan semakin bertambahnya jumlah barang dagangan muncul permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. Untuk mengatasi masalah tersebut. Berdasarkan uraian tersebut. Seiring dengan berkembangannya perusahaan.1 Latar Belakang Masalah Sistem informasi merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi atau perusahaan. . Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang mempelopori penjualan smartphone dan aksesorisnya di Bandung. organisasi atau perusahaan dapat menjamin kualitas informasi yang disajikan dan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut. Sekarang informasi dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat berkat adanya teknologi informasi. form serta laporan yang dibuat.

Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. Bagaimana rancangan antarmuka dan kemampuan apa saja yang dimiliki aplikasi sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda? 5. Proses pencatatan data pembelian. pengolahan data pemesanan.1. 1. Bagaimana sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda? 3. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. 2. pembelian. Bagaimana sistem informasi persediaan barang dan sejauh mana pengaruh aliran informasi yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda? 2.2 Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: 1. Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: Dengan memperhatikan identifikasi masalah tersebut penulis dapat merumusakan permasalahan sebagai berikut. Bagaimana pengujian yang akan dilakukan untuk menguji fungsionalfungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda? . dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. penjualan. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. Bagaimana rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi? 4. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan.

serta dikarenakan keterbatasan waktu.Agar pembahasan lebih terarah dan tidak menyimpang dari latar belakang masalah yang telah ditentukan diatas. 3. Menggambarkan dan mengevaluasi sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda. penulis membatasi pembahasan permasalahan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. biaya. maka dalam penyusunan Laporan Skripsi ini. kemampuan dan pengetahuan penulis. 1. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penyusunan Skripsi ini adalah sebagai berikut : 1. Melakukan pengujian terhadap aplikasi yang dibangun untuk mendukung sistem informasi Persediaan barang pada toko Gadgetanda. 2.4 Kegunaan Penulisan Skripsi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi : 1. yang dapat digunakan pada proses persediaan barang pada toko Gadgetanda 5. Penulis . Menggambarkan sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. Membuat rancang bangun antar muka dan kemampuan yang akan dimiliki oleh aplikasi. 1.3 Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada Program Strata satu Fakultas Teknologi dan Informatika Program Studi Manajemen Informatika di Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. Membuat rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi 4.

dan menginterpretasikan hasil penelitian berdasarkan kondisi yang sebenarnya pada masa sekarang. Memberikan solusi alternatif dalam sistem informasi akuntansi Toko Gadgetanda. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis dalam membangun sebuah sistem informasi. Pengamatan (Observasi) . Dapat menjadi salah satu acuan atau referensi dalam membuat sistem informasi di kemudian hari. Wawancara (Interview) Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab yang berhubungan dengan permasalahan. Instansi a. dengan cara menggambarkan alur sistem. Pembaca a. b. Untuk mendapatkan data penunjang dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut : 1.a.5 Metode Pendekatan Dalam penyusuanan skripsi ini penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif. 1. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca mengenai pembangunan sistem informasi dan aplikasi serta teknik pembuatannya. b. 2. b. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengolahan data transaksi persediaan barang sehingga Informasi yang dihasilkan menjadi lebih mudah dan efisien. 2. Penulis melakukan wawancara langsung kepada nara sumber. 3. Penulis dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama studi kedalam dunia kerja atau lingkungan sesungguhnya.

Adapun waktu kegiatan studi kasus dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 1 September 2009 sampai dengan tanggal 1 November 2009. identifikasi masalah dan batasan masalah. . maksud dan tujuan penelitian.6 Lokasi dan Waktu Kegiatan Untuk memperoleh data yang diperlukan. Penulis melakukan studi kasus pada bagian administrasi umum di Toko Gadgetanda Bandung yang berlokasi di jalan Purnawarman Lt UG C-17 Istana Bandung Electronic Center.Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung pada tempat penelitian terhadap obyek yang di bahas untuk mendapat informasi.1 BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menguraikan latar belakang masalah. Berikut penjelasan tentang masing-masing Bab : . metode penelitian yang dilakukan.1. 1.1.1. Adapun metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem adalah dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC).1.2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini menguraikan teori tentang permasalahan yang mendukung perancanagan dan pengembangan serta metodelogi yang .7 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan Skripsi ini terdiri dari 6 (lima) Bab yang masing- masing Bab telah dirancang dengan suatu tujuan tertentu. kegunanan penelitian. 1. lokasi dan waktu penelitian dan sistematika penulisan.1.

1. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Membahas tentang perancangan sistem berdasarkan hasil evaluasi sistem.1.akan digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi pada saat perancangan dan pengembangan. PENGUJIAN Pada bab ini menguraikan tentang pengujian aplikasi yang telah . yaitu dapat berupa pendapat baru. koreksi atau pendapat lama. perangkat lunak serta sumber daya manusia.1. lingkungan perangkat keras. . BAB III ANALISIS SISTEM Membahas tentang kondisi dan gambaran umum objek observasi.4 BAB VI PENUTUP Menguraikan tentang kesimpulan dan saran.3 BAB V dibuat. analisis dan evaluasi sistem yang sedang berjalan. . atau menumbuhkan pendapat lama yang berkaitan dengan observasi. batasan implementasi.1.

menyimpan. antara lain melalui pendekatan sebagai berikut : 1. berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. dalam hubungan instansi atau organisasi sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. dan mengolah data untuk menyajikan informasi tertentu kepada orang yang membutuhkan.suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem. 2. urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan. bersifat manajerial. Sistem terdiri dari sub-subsistem yang saling berkaitan satu sama lain dalam mencapai tujuannya. Secara umum sistem informasi didefinisikan sebagai kumpulan komponen atau elemen yang saling bekerja sama untuk tujuan tertentu. Sistem sangat dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan. dan subsistem tersebut dapat terdiri juga dari subsistem yang lebih kecil. Sistem informasi bertugas mengumpul. Pendekatan komponen/elemen Yaitu kumpulan komponen yang saling dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. mendukung operasi.1 Konsep Dasar Sistem Secara umum ada dua pendekatan dalam mendefinisikan dan memahami sistem. dan menyediakan pihak tertentu dengan laporan laporan yang tertentu. . siapa (who) yang mengerjakannya. Pendekatan prosedur Yaitu suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan.

Sistem dapat berupa subsistem yang mempunyai sifat-sifat sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sistem informasi terlebih dahulu akan dibahas pengertian sistem dan informasi. 2. .1. Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan.1. suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu : 1. Menurut Jogiyanto HM dalam bukunya yang berjudul Analis dan Desain Sistem Informasi berpendapat bahwa “Sistem adalah suatu kumpulan dari eleman-eleman yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu” ( 2001:2). 2. 2.1 Definisi Sistem Sistem merupakan kumpulan dari sub-subsistem. dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan kumpulan dari komponen-komponen atau subsistem-subsistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.2 Karakteristik Sistem Karakteristik sistem menurut Jogiyanto HM. Batasan Sistem Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Dari pendapat mengenai definisi sistem diatas.

Penghubung Sistem Merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya sehingga dapat berinteraksi untuk membentuk suatu kesatuan. 8.1. 5. seperti dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 2. 4. Sasaran Sistem Merupakan tujuan dari suatu sistem yang sangat menetukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang dihasilkan sistem agar dapat dikatakan berhasil karena tujuannya dapat tercapai. Keluaran Sistem Keluaran (output) merupakan hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. 7. Masukan Sistem Masukan (input) adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem agar suatu sistem dapat beroperasi dan energi yang diproses menghasilkan keluaran.3. Pengolah Sistem Merupakan perubahan dari masukan (input) menjadi keluaran (output).1 Pengklasifikasian Sistem Kriteria Lingkungan Asal pembuatannya Sistem terbuka Buatan manusia Klasifikasi Sistem tertutup Buatan Allah / alam .3 Klasifikasi Sistem Klasifikasi sistem diperlukan untuk membedakan antara sistem satu dengan sistem lainya. Lingkungan Sistem Lingkungan sistem terdiri dari lingkungan internal sistem yaitu lingkungan yang berada di dalam batasan sistem dan lingkungan eksternal sistem yaitu lingkungan yang berada di luar sistem. 2. 6.

3.Keberadaanya Kesulitan Output / kinerjanya Waktu keberadaanya Wujudnya Tingkatnya Fleksibelitas Sistem berjalan Sulit / komplek Dapat dipastikan Sementara Abstrak Sub sistem / sistem Bisa beradaptasi Sistem konsep Sederhana Tidak dapat dipastikan Selamanya Ada secara phisik Super sistem Tidak bisa beradaptasi 1. Sistem terbuka dan tertutup Sistem dikatakan terbuka bila aktivitas di dalam sistem tersebut dipengaruhi oleh lingkunganya. 2. sedangkan suatu sistem dikatakan tertutup apabila aktivitas didalamnya tersebut tidak terpengaruh oleh perubahan yang terjadi di lingkunganya. Sistem berjalan dan konseptual Sistem berjalan adalah sistem yang saat ini sedang digunakan sedangkan sistem konseptual adalah sistem yang menjadi harapan atau belum diterapkan. Sistem buatan manusia dan alam Suatu sistem diklasifikasikan berdasarkan asalnya. Kinerja yang tidak dapat dipastikan artinya tidak dapat ditentukan dari awal dan tergantung pada situasi yang dihadapi. sedangkan sistem komplek adalah sistem yang memiliki banyak tingkatan atau subsistem. Sementara dan selamanya . 6. 5. Sistem sederhana dan kompleks Sebuah sistem yang sederhana merupakan sebuah sistem yang terbentuk dari sedikit tingkatan dan subsistem. 4. sistem tersebut dapat diklasifikasikan sebagai sistem yang ada secara alamiah (buatan Allah) dan buatan manusia. Kinerjanya dapat dipastikan dan tidak dapat dipastikan Kinerja yang dapat dipastikan artinya dapat ditentukan pada saat sistem akan dan sedang dibuat.

2 Konsep Dasar Informasi Secara umum informasi dapat diartikan sebagai hasil pengolahan data yang telah memunculkan arti dan manfaat bagi penerima. Sedangkan data dapat diartikan sebagai : 1. 9. Sistem. konsep. 2. 3. Ada secara fisik dan abstrak / non fisik Sistem dapat dilihat dari wujudnya. keadaan dan lain-lain. manusia (pegawai. 7. yang direkam dalam bentuk angka. Bisa beradaptasi dan tidak beradaptasi Bisa artinya bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Tidak bisa beradaptasi artinya tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. bunyi atau kombinasinya. Kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata. peristiwa. mahasiswa.Suatu sistem digunakan sementara artinya sistem hanya digunakan untuk periode waktu tertentu suatu sistem digunakan selamanya artinya sistem digunakan selama-lamanya untuk waktu yang tidak ditentukan. Perusahaan atau organisasi bukanlah merupakan organisasi yang dapat disentuh secara fisik. subsistem dan supersistem Berdasarkan tingkatanya suatu sistem bisa merupakan komponen dari sistem yang lebih besar. . sedangkan supersistem adalah sistem yang lebih besar. 2. hewan. huruf. 8. Sekumpulan fakta yang belum terorganisir. gambar. teks. Representasi dunia nyata yang mewakili sautu objek. seperti. Subsistem adalah sistem yang lebih kecil dalam sebuah sistem. simbol. pelanggan).

kabar/berita tentang sesuatu serta keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat di bagian-bagian amanat tersebut” (2003 :432) Gordon B davis dalam buku yang berjudul Management Information system mengemukakan bahwa : ”Informasi adalah data yang diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerimaan dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau yang akan datang” (1974 : 3-4).2. Gambar 2. Perubahan data yang menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi dan informasi disajikan dalam bentuk lisan atau tertulis oleh pengolah informasi. pemberitahuan.1 Siklus Informasi . Data adalah sumber informasi berupa fakta atau angka yang relatif kemudian diolah atau diproses untuk menghasilkan suatu informasi.2 Siklus Informasi Sistem menghasilkan suatu informasi yang diolah dari data.1 Definisi Informasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. ”Informasi adalah penerangan. 2.2.2.

Pengertian informasi di dalam buku Sistem Informasi Manajemen adalah sebagai berikut “Informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat” (2004 : 40). Akurat juga berarti informasi mencerminkan maksudnya.Menurut Azhar Susanto dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi mengemukakan ”Data adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan sebagai input dalam menhasilkan informasi” (2007:46). Sedangkan menurut Jogiyanto HM dalam bukunya Analis dan Desain adalah “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya” (2001:8). karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. sehingga . sehingga informasi yang disampaikan kepada penerima tidak mengalami gangguan (noise) yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. 2. 2. Tepat pada waktunya Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.3 Kualitas Informasi Untuk mendapatkan informasi yang berkualitas harus memperhatikan halhal sebagai berikut : 1. Akurat Informasi yang didapat kepada si penerima harus bebas dari kesalahankesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat. Dari kedua pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari suatu pemrosesan data yang diolah menjadi bentuk yang mudah dipahami yang dibutuhkan oleh orang untuk menambah pemahamanya terhadap fakta-fakta yang ada.2.

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan di dalam sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan. Sistem infromasi dapat dikatakan sebagai kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia dan komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi) guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.4 Nilai Informasi Nilai dari informasi ditentukan dari dua hal. dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan.diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan. yaitu manfaat dan biaya mendapatkanya. 3. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya. 2. mengolah dan menerimannya.3 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat berupa gabunga dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan. Relevan Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya dan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. 2. .2.

mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem. Sistem Manajemen Basis Data. printer. program pengontrol komunikasi. Personil. dapat terdiri dari CPU (Central Processing Unit).3. Disk. teknologi.1 Defini Sistem Informasi Menurut Robert A. berupa instruksi dan kebijakan tertentu untuk mengoperasikan sistem yang bersangkutan. media. Prosedur. 13). Jr. 4. 5. Perangkat Keras (Hardware). Perangkat Lunak (Software).2. komponenkomponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain antara lain : 1. menyediakan masukan. unit atau bagian tertentu yg mengoperasikan sistem. berupa data-data yang tersimpan dalam jangka waktu tertentu. Roscoe Davis dalam buku yang berjudul “Analisis dan Desain Sistem Informasi”. Berdasarkan definisi tersebut diatas Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem didalam organisasi yang merupakan kombinasi dari orangorang. mendukung operasi. prosedur-prosedur dan pengendalian yang . Data. Leitch dan K. Suatu Sistem Informasi terdiri dari beberapa komponen. 3. dalam buku ”Sistem Informasi Manajemen” mengemukakan bahwa: “Sistem Informasi adalah kumpulan dari subsistem baik fisik maupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna” ( Jilid1. Sedangkan menurut Raymond McLeod. 2001. program aplikasi. dapat terdiri dari Sistem Operasi. 2. terminal. fasilitas. yaitu orang. menyatakan bahwa sistem informasi merupakan: “Sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dalam menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”(1983:63).

2. Blok Keluaran (Output Block) Berupa keluaran dokumen dan informasi yang berkualitas. Blok bangunan (block building) tersebut tersusun atas sebagai berikut: 1. Blok Model (Model Block) Terdiri dari kombinasi prosedur. 5. Blok Masukan (Input Block) Meliputi. tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Blok Kendali (Controls Block) . John Wiley and Sons. New York. ("Information Systems Theory and Practice". 6.ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting. menyimpan dan mengakses data. dapat berupa dokumen-dokumen dasar. logika dan model matematik yang berfungsi memanipulasi data untuk keluaran tertentu. menghasilkan dan mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. menjalankan model. memproses file transaksi rutin tertentu. metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan. 2.2 Komponen Sitem Informasi John Burch dan Gary Grudnitski. 3. 1986) mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut sebagai blok bangunan (block building).3. 4. memberi sinyal kepada pihak manajemen atau pihak yang berkepentingan lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan. Blok Teknologi (Technology Block) Untuk menerima input. Blok Basis Data (Database Block) Merupakan kumpulan data yang berhubungan satu dengan lainnya.

Pemakai Pemakai Input Pemakai Technology Model Database Output Control Pemakai Pemakai Pemakai Gambar 2. Sofyan Assauri dalam Manajemen produksi adalah : ” Persedaian merupakan sejumlah bahan-bahan dalam proses produksi.Meliputi masalah pengendalian yang berfungsi mencegah dan menangani kesalahan/kegagalan sistem.1996:176 ) . serta bahan jadi atau bahan produksi yang diselesaikan untuk memenuhi permintaan dari konsumen/langganan setiap waktu ”. persedian barang merupakan faktor yang perlu diperhatikan. (Drs.1 Pengertian Persediaan Barang Dalam perusahaan.2 Blok Bangunan (Building Block) 2. adapun persediaan menurut Drs.4. 2. Sofyan Assauri.4 Konsep Dasar Persediaan Barang Persedian barang merupakan siklus arus pembelian dan penjualan yang aktivitasnya mengawali pengolahan transaksi hingga menghasilkan laporan stock barang.

4.Sedangkan menurut Freddy Rangkuti dalam buku manajemen persedian aplikasi dibidang bisnis : ” Persediaan adalah merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam operasi perusahaan yang secara kontinyu diperoleh. karena setiap barang biasanya meliki karateristik yang berbeda 3. waktu yang tepat dengan jumlah biaya yang serendah rendahnya. Tepat produksi Prosedur dilaksanakan dalam proses yang harus sesuai dengan kebutuhan 2. Tepat jenis Maksudnya dari tepat jenis adalah terpenuhinya kebutuhan barang yang paling sesuai dengan kebutuhan.2 Fungsi persediaan Fungsi perasedian adalah membantu untuk memisahkan pemasok. Jika persedian terlalu sedikit. produsen. fungsi persediaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : 1.1989:11) Dalam pengadaan persediaan. (Freddy Rangkuti. perusahaan membutuhkan sejumlah dana oleh sebab itu setiap perusahaan dapat mempertahankan suatu jumlah persedian yang cukup untuk menjamin kegiatan perusahaan. maka akan timbul permaslahan yang mengakibatkan tertundanya proses transaksi penjualan oleh sebab itu persedian harus diatur dan dikendalikan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam jumlah. dan konsumen. persediaan juga mengizinkan pedagang barang agar dapat membantu jalannya operasional. mutu. ubah kemudian dijual kembali ”. Tepat mutu . 2. Pada dasarnya persedian akan mempermudah atau memperlancar jalanya operasi perusahaan yang harus dilakukan secara berturut-turut untuk memproduksi barang-barang selajutnya menyampaikan kepada langganan atau konsumen.

Tepat waktu Tepat waktu merupakan hal yang penting.4. Kesalahan dalam penerimaan yang disebabkan karena kualitas dan harga akan mempengaruhi terhadap harga pokok penjualan. Sebagian besar kekayaan perusahaan pada umumnya tertanam pada persediaan oleh karenanya perlu disusun suatu sistem dan prosedurnya agar persedian dapat ditingkatkan efektifitasnya. 2. Persediaan ini diharapkan dapat membantu mengatasi keamanankemungkinan dari kehilangan. Persediaan harus ditangani dengan baik selain penyimpanan dan pengeluarannya juga penerimaan ke perusahaan. 4. Tepat jumlah Persedain barang disesuaikan dengan jumlah kebutuhan. dengan merencanakan terlebih dahulu berapa jumlah suatu barang yang dibutuhkan. 3. kerusakan dan lain-lain demi mempertahankan kontinyuitas perusahaan. barang datangnya tidak tepat waktu dapat merugikan pihak perusahaan pembeli serta dapat menghambat kelancaran pekerjaan-pekerjaan dan keterlambatan barang 5. Persediaan yang terdapat digudang harus dijaga keberadaaannya dan jumlah persedian dan stock yang terdapat didalamnya agar permintaan .3 Maksud dan tujuan persediaan Persedian dimaksudkan untuk merealisasikan kebutuhan yang dirasakan kurang oleh pihak perusahaan.Maksud dari tepat mutu akan menyebabkan barang tersebut tidak mudah mengalami kerusakan/tidak sebelum waktunya 4. 2. Adapun tujuannya adalah agar proses persediaan atau kegiatan operasional suatu perusahaan tidak mengalami kemacetan karena kekurangan persedian barang yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatannya adapun tujuan persedian adalah sebagai berikut : 1.

setiap kolom mewakili atau menunjukan suatu bagian. Pengguna simbol-simbol grafik ini ditujukan untuk mempermudah dalam memahami proses-proses yang terjadi. Flowmap merupakan Flowchart yang dipetakan kedalam kolom-kolom. divisi.2 Flowmap (Bagan aliran Dokumen) No Simbol Nama Keterangan Titik awal. Simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap memiliki kesamaan dengan simbol-simbol dalam Flowchart. dan orang atau pihak-pihak yang berinteraksi dengan sistem secara tidak langsung. atau jabatan dalam struktur organisasi yang bersangkutan.yang dilakukan baik dari pemakaian atau bukan pemakaian dapat selalu terpenuhi. atau 1 Terminal pemberhentian dalam satu proses . Penulis menggunakan alat bantu berupa simbol-simbol grafik yang menggambarkan proses-proses yang terjadi.5. Tabel 2.1 Flowmap Flowmap atau Bagan Aliran Dokumen adalah Alat dokumentasi untuk menggambarkan sistem informasi baik pada tahap analisis maupun perancangan sistem yang menelusuri aliran dokumen termasuk didalamnya dari mana dokumen tersebut berasal.5 Alat Bantu Pemodelan Sitem Dalam menganalisis. kemana tujuannya dan bagaimana proses pembuatan dokumen tersebut. 2. akhir. 2. merancang dan mendokumentasikan Sistem Informasi. Sebagian besar dari simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap dapat dilihat pada daftar simbol.

8 CONNECTOR 11 Menunjukan perpindahan pada halaman lain OFF PAGE / .Menunjukan sumber atau 2 Input / output keluaran dari hasil pemrosesan Garis arus simbol yang 3 Aliran Data menunjukan arah suatu dokumen Fungsi masukan / keluaran 4 Dokumen yang menyatakan media record berupa dokumen Menunjukan pemrosesan 5 Proses komputerisasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer Menunjukan pemrosesan 6 Proses Manual secara manual Langkah pengambilan 7 Pengujian keputusan yang meghasilkan dua keputusan ya / tidak Stored data / Penyimpanan data Tempat untuk penyimpanan data secara komputerisasi Untuk melakukan 9 Arsip penyimpanan secara manual Menunjukan perpindahan 10 Connector / konektor pada satu halaman.

proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut. . Penggunaan DFD Sebagai Modeling Tool dipopulerkan Oleh De Marco & Yordan (1979) dan Gane & Sarson (1979) dengan menggunakan pendekatan Metoda Analisis Sistem Terstruktur.5.2 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem. DFD terdiri dari context diagram dan diagram rinci (DFD Levelled). DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut akan disimpan.KONEKTOR SATU HALAMAN Menunjukan alat 12 Punched Paper Tape pembayaran (uang) Menunjukan alat input 13 Manual Input manual 2. dimana data disimpan.

1 Context Diagram Context Diagram atau Diagram Konteks berfungsi memetakan model lingkungan yang direpresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem. masukan dan keluaran sistem secara global.1 Contoh Diagram Context .2. Permintaan Barang Faktur Pembelian Faktur Penjualan & Data Barang Rerur Faktur Pembelian Tidak Valid Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Konsumen Faktur Penjualan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda PO Surat Jalan Retur Barang Pemasok Tanda Terima Retur Barang Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Laporan Pembelian Barang Daftar Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Retur Barang Laporan Persediaan Barang LaporanPenjualan Barang Kepala Toko Diagram 2.5. yang menggambarkan hubungan antara entitas luar. serta bertindak sebagai pemberi masukan (input) atau penerima keluaran (output) dari sistem. Entitas Luar merupakan entitas atau pihakpihak tertentu yang berinteraksi dengan sistem tanpa melakukan pengolahan data.2.

.2 DFD Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data. Proses yang tidak dapat diturunkan atau dirinci lagi dikatakan primitif secara fungsional dan disebut sebagai proses primitif. terdapat beberapa simbol yang digunakan baik berdasarkan versi Gane/Sarson maupun berdasarkan Yordan/De Marco. Dalam penggambaran DFD. simbolsimbol tersebut dapat dilihat pada daftar simbol. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi. Dalam DFD levelled dapat terjadi penurunan level. Jadi dalam DFD levelled dapat dimulai dari DFD level 0 kemudian turun ke DFD level 1 dan seterusnya.5. dimana dalam penurunan level yang lebih rendah harus mampu merepresentasikan proses tersebut ke dalam spesifikasi proses yang jelas.2.2. Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses di level x harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level x+1 yang mendefinisikan proses pada level x tersebut.

aturanaturan tersebut antara lain : 1.0 Pemintaan Barang 3. terdapat beberapa peraturan yang harus diperhatikan. Antar entitas tidak diijinkan terjadi hubungan atau relasi.5. .2.2 Contoh Data Flow Diagram Levelled 2.0 Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Laporan PersediaanBarang Laporan Retur Barang Persediaan Barang Retur Surat Jalan Retur Barang Faktur Penjualan & Data Barang Rerur 5. sehingga dalam penggambarannya tidak terjadi kesalahan.0 Retur Barang Konsumen Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Tanda Terima Retur barang Diagram 2.0 Faktur Penjualan Penjualan Barang Laporan Penjualan Barang Kepala Toko Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Transaksi Penjualan Daftar Permintaan Barang Transaksi Permintaan 2.Konsumen Permintaan Barang Persediaan Barang Konsumen 1.0 Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Pemesanan Barang Pemasok PO Faktur Pembelian Pemasok Faktur Pembelian Tidak Valid 4.3 Aturan-aturan dalam Pembuatan Data Flow Diagram Dalam pembuatan DFD.

misalnya diberi nomor. Jumlah proses tidak lebih dari sembilan proses. dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem sehingga pemakai dan penganalisa sistem mempunyai dasar pengertian yang sama tentang masukan. 4. 3. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data. negara dan kode pos. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran.2. 7. jika melebihi maka sebaiknya dikelompokkan kembali kedalam beberapa proses yang bekerja bersama-sama didalam suatu subsistem. 2.5. . Tidak diperbolehkan adanya aliran data antara entitas eksternal dengan data store. misalnya data alamat diuraikan menjadi kota. Semua objek harus mempunyai nama. Kamus data mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut : 1. Untuk alasan kerapian (menghindari aliran data yang bersilangan).3 Kamus Data (Data Dictionary) Kamus Data (Data Dictionary) adalah daftar semua elemen data yang terdefinisi dengan tepat sehingga pengguna (user) dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input dan output dalam sistem. entitas eksternal atau data store dapat digambar beberapa kali dengan tanda khusus. Satu aliran data dapat mengalirkan beberapa paket data. 4. 8. Bentuk anak panah aliran data dapat bervariasi. 2. 5. keluaran. penyimpanan dan proses. 3. Semua aliran data harus mempunyai tanda arah. Kamus data mempunyai fungsi yang sama besar dalam pemodelan sistem dan juga berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengerti aplikasi secara terperinci. 6.

5.

Mendeskripsikan hubungan secara terperinci antar penyimpanan yang akan menjadi titik perhatian dalam Entity Relationship Diagram (ERD).

2.5.4 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan suatu model dari basis data yang berfungsi untuk menjelaskan hubungan antar entitas didalam basis data dan membantu menggambarkan relasi secara lengkap antara dua table/file atau lebih.

2.5.4.1 Simbol-simbol dalam Entity Relationship Diagram
Agar dapat memahami dan menggunakan Entity Relationship Diagram sebagai alat pemodelan dan perancangan basis data, diperlukan pemahaman terhadap simbol-simbol yang digunakan, beserta definisi dari setiap simbol yang bersangkutan. Simbol-simbol yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram antara lain: 1. Entitas (Entity) Entitas adalah sebuah Objek yang dapat dibedakan dari objek lain. Contoh : a. b. c. d. e. Individu : Pegawai, Pelanggan , Mahasiswa, Distributor. Tempat Objek : Ruang, Bangunan, Kantor, Lapangan, Kampus. : Buku, Motor, Paket Software, Produk.

Peristiwa : Pendaftaran, Pemesanan, Penagihan. Konsep : Rekening, Kualifikasi.

Notasi Entitas (Entity) Digambarkan sebagai berikut :

Gambar 2.3 Notasi Entitas

2.

Relasi (Relationship) Relasi adalah Hubungan/Asosiasi antara dua atau lebih Entitas yang dinamai dengan kata kerja.

Gambar 2.4 Notasi Relasi

3.

Atribut (Attribute) Atribut merupakan karakteristik dari Entitas yang menentukan properti suatu objek data dan mengambil salah satu dari tiga karakteristik yang berbeda

Gambar 2.5 Notasi Atribut

4.

Kardinalitas (Kardinality) Adalah angka yang menunjukan banyaknya kemunculan suatu objek terkait dengan kemunculan objek lain pada suatu relasi. Kombinasi angka yang mungkin terjadi yaitu 1 : 1, 1 : n, dan n : n.

Gambar 2.6 Contoh Penggunaan Notasi Kardinalitas

5.

Modalitas (Modality) Merupakan partisipasi sebuah entitas dalam suatu relasi, dipetakan menggunakan angka nol (0) dan angka satu (1). Angka nol (0) menunjukan partisipasi bersifat Optional atau Parsial, dan angka satu (1) jika partisipasi bersifat Wajib atau Total.

2.6. Pendekatan Sistem Didalam melakukan pengembangan sistem dibutuhkan suatu metodologi, adapun metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep – konsep pekerjaan, dan aturan-aturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni, ataupun disiplin lain. Sebagian besar dari metodologi yang dibuat dimaksudkan hanya untuk tahap desain saja, akan tetapi banyak juga yang digunakan untuk tahap analisis sistem. Metodologi yang digunakan penulis dalam perancangan ini adalah pendekatan sistem SDLC. SDCL adalah proses-proses pengembangan sistem yang terdiri dari : 1. Perencanaan sistem Tahap perencanaan merupakan pedoman atau landasan dasar untuk melakukan pengembangan sistem kebutuhan-kebutuhan apa saja dibutuhkan untuk melakukan pengembangan sistem serta mendukung operasinya setelah diterapkan. 2. Analisis Merupakan tahap awal pengembangan sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, dengan cara mengumpulkan data-data dan menganalisa sistem yang sedang berjalan sehingga kebutuhan aplikasi perangkat lunak pendukung sistem dapat terdefinisi dengan jelas. 3. Perancangan Dalam tahap ini penulis merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, berdasarkan pada hasil yang didapat dari tahap analisis dan

memberikan gambaran mengenai rancangan sistem serta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem yang dibangun. 4. Implementasi Pada tahap ini semua spesifikasi yang dihasilkan pada tahap perancangan diterjemahkan kedalam bahasa pemograman sehingga menghasilkan sebuah aplikasi perangkat lunak pendukung sistem rancangan penulis. 5. Pengujian ( Testing ) Pada tahap pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahankesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan. 6. Perawatan sistem Tahap perawatan sistem merupakan tahapan setelah pengembangan sistem selesai dilakukan dan sistem telah dioperasikan.

2.7

Konsep Dasar Basis Data Basis Data (Database) merupakan komponen utama sistem informasi

karena semua informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan berasal dari pengolahan data didalam basis data. Pengelolaan basis data yang buruk dapat mengakibatkan tidak tersedianya data penting yang dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan. Basis Data adalah sekumpulan informasi mengenai suatu subjek tertentu, yang memiliki keterkaitan logis, lengkap, dan terstruktur. Basis data menyediakan struktur bagi informasi, dan memungkinkannya untuk digunakan bersama-sama oleh berbagai aplikasi yang berbeda.

Menurut Andi Kristanto yang tertuang dalam buku yang berjudul Konsep dan Perancangan Database menjelaskan bahwa “Database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antar satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan.2. tetapi menyangkut secara menyeluruh bagaimana data tersebut dapat diabstraksikan mengenai kondisi yang dihadapi oleh pemakai sehari-hari.1 Definisi Basis Data Menurut Fatansyah dalam buku yang berjudul Basis Data menyatakan bahwa: “Basis Data merupakan kumpulan file/berkas/arsip yang berhubungan dan diorganisasikan sedemikian rupa yang disimpan secara bersama dalam penyimpanan elektronis agar kelak dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. instansi dalam batasan tertentu” (1994:3).” (2001. tentang teknis bagaimana data disimpan dan dipelihara seakan-akan disembunyikan kerumitan. Level Fisik Level ini merupakan level abstraksi paling rendah karena menggambarkan bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya. Sistem yang sesungguhnya. Bayangan mengenai data tidak lagi memperhatikan kondisi sesungguhnya bagaimana suatu data masuk kedalam basis data dan disimpan dalam sektor mana. antara lain : 1. 2. Terdapat tiga kelompok pemakai dalam tingkatan abstraksi saat memandang suatu basis data. kemudian diungkapkan dalam bahasa dan gambar yang mudah dimengerti. 2.2 Abstraksi Data dalam Basis Data Kegunaan utama sistem basis data adalah agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan abstraksi dari data.7. 2).7. Level Konseptual .

menambah. penggambaran cukup dengan memakai kotak. Database itu sendiri dapat dianggap sebagai suatu penyusunan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. Database merupakan sekumpulan data yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain dan disimpan dengan beberapa cara pengorganisasian. mengubah. serta memperbaiki) data dalam tabel-tabel tersebut (Kok Yung. yang disimpan secara terstruktur dalam suatu media pengingat yang sering disebut dengan harddisk. menganalisis.8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) Structured Query Language disingkat SQL adalah bahasa standar yang digunakan dalam database management system (DBMS) untuk berkomunikasi dengan basis data atau database.Level ini menggambarkan data apa yang disimpan dalam basis data dan hubungan relasi yang terjadi antara data dari keseluruhan basis data. Pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi. dan hubungan secukupnya. mentransfer data dari satu database ke database lain. hal ini disebabkan beberapa pemakai basis data tidak membutuhkan semua isi basis data. 2003). memberi dan menentukan wewenang user pada database atau tabel. dimana setiap pemakai (user) diberi wewenang (otorisasi) untuk dapat mengakses (mengubah. menghapus. 3. 2. Level Pandangan Pemakai (View level) Level ini merupakan level abstraksi data tertinggi yang menggambarkan hanya sebagian saja yang dilihat dan dipakai dari keseluruhan basis data. 2003). yang meliputi perintah-perintah untuk mengganti isi atau memodifikasi struktur database. menangani proses transaksi dalam suatu aplikasi (Kok Yung.Database Management System (DBMS) dapat melakukan pekerjaan untuk menambah. mengganti setting dan membuat sistem security data. memanipulasi serta memperoleh data atau informasi berdasar . garis.

Borland dan bahasa program lainnya. tipe-tipe data tanggal. CASE.NET. Phyton. deklaratif.Standar berikutnya adalah SQL-89 yang merupakan versi minor dari SQL-87. 2. domain.8. Perintah-perintah tersebut akan diteruskan ke DBMS untuk diproses. vendor database berlomba-lomba mengimplementasikan database relational yang berbasiskan model relational. dan high level yang mirip dengan bahasa pemrograman COBOL. dokumen standar SQL89 (belum schema.perintah SQL yang diberikan melalui sebuah aplikasi yang berupa program develop menggunakan Visual Studio. penambahan fiturnya . SQL-92 merupakan generasi kedua standar SQL dan sering disebut SQL2. ALTER TABLE. Badan standar Amerika. Java. Standar pertama ini sering disebut SQL-86 atau SQL-87.Awal tahun 1980-an sudah ada produk database yang menggunakan SQL. Pada saat DBMS melakukan tugasnya. penambahannya antara lain : information schema. sehingga IBM pada tahun 1979 menciptakan produk database relasional yang lain yaitu DB/2. Satu tahun kemudian ISO mengangkat SQL sebagai bahasa standar. maka perintah SQL tersebut diketikkan pada aplikasi database. . berbagai tipe join. DBMS tersebut akan mengambil atau memanipulasi data-data dalam database sesuai perintah SQL yang diterimanya. ANSI akhirnya mengadopsi SQL menjadi standar tahun 1986.1 Sejarah Structured Query Language (SQL) Pertengahan tahun 1970-an. Jika ingin mendapatkan suatu informasi. IBM sendiri tengah mengembangkan produk relasionalnya yang bernama System/R.Ternyata System/R tidak sukses di pasaran. full outer join. dan kemudian memberikan atau mengembalikan data yang telah diproses. Ciri-ciri bahasa ini adalah mirip bahasa Inggris. SQL-1999 merupakan generasi ketiga standar SQL dan dijuluki SQL3. Namun bahasa SEQUEL ternyata diminati oleh vendor lain seperti Oracle dan Ingres yang akhirnya diubah menjadi SQL oleh IBM. untuk bahasa querynya IBM menciptakan SEQUEL. union di view. dan cascade update/delete untuk foreign key constraint.

row) dan tipe data referensi (pointer).Pada platform sistem operasi Linux. Kecepatan akses MySQL dan kemampuannya untuk integrasi ke dalam berbagai bahasa pemrograman yang menjadikannya standar dalam pemrograman. regex. MySQL merupakan paket aplikasi database yang sangat populer dan hampir setiap distro Linux telah membundlenya. Mandriva.http://mysql.sg (Singapura). trigger. 2003). tipe data komposit (array.2 MySQL sebagai bahasa Structured Query Language (SQL) MySQL merupakan salah satu database relasional yang mendukung pemakaian Structured Query Language (SQL) dan dirancang untuk penggunaan aplikasi dengan arsitektur client-server.8.tw(Taiwan). misalkan debiat / ubuntu (*. Untuk masing-masing distro telah memaketkan sesuai jenis distronya. 2.com atau melalui server terdekat dengan Indonesia. sehingga kita tidak perlu report harus menghafalkan sintax-sintax SQL.antara lain tabel inheritance. OpenSuse (*rpm) dan lain sebagainya. tipe data Boolean dan savepoint.edu. SQL:2003 merupakan standar SQL yang berkaitan dengan XML. recursive query. Untuk mempermudah pengaturan juga telah disediakan MySQL Admin dalam versi GUI.ntcu. Pada awalnya MySQL dioperasikan hanya pada satu platform saja. Linux dan Free BSD.edu. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan.aarnet. yang memungkinkan pengguna untuk mengolah data didalam database tersentral pada komputer pusat yang disebut dengan server. Sedangkan informasi yang dihasilkan dapat digunakan bersamasama oleh beberapa user didalam komputer lokalnya yang disebut client. MySQL dapat dengan bebas didownload melalui http://www.antara lainhttp://mysql.au/mysq l (Australia). Namun seiring perkembangan teknologi.deb). maka MySQL dapat dioperasikan ke dalam berbagai platform seperti Windows.danhttp://mirror.edu.hjc.mysql. .

: '-838:59:59' s. YYMMDDTimeJamRange YYMMDDHHMMSS. FloatPresisi tunggal Range : -3.d 1.d 127 unsigned range : 0 s. string. numeric Pecahan dengan range seperti tipe data DOUBLEDateTanggalFormat : 'YYYYMM-DD'datetimeKombinasi tanggal dan jamRange : '1000-01-01 00:00:00' s. double. '838:59:59'Format atau : . single.Signed range : -32768 s. currency.175494351E-38.d ‘9999-12-31 23:59:59'Format : 'YYYY-MM-DD HH:MM:SS'timestampKombinasi tanggal dan jam yang berisi waktu saat tabel diakses. double precision.Adapun jenis tipe data MySQL antara lain: Tabel 2. Boolean. variant.7976931348623157E+308 decimal.d 8388607 unsigned range : 0 s.3 Tipe Data pada MySQL 1.d 255 2.402823466E+38 s.d 4294967295 5. dan 2.0.Signed range : -128 s. IntegerIntegerSigned range : -2147483648 s.175494351E-38 s.8.2250738585072014E-308. byte.d 65535 3. Bigint ukuran terbesar dari integer signed range : -9223372036854775808 s. date. 1. long. Smallint ukuran kecil dari integer.d 18446744073709551615 6.d 3.d 32767 unsigned range : 0 s.402823466E+38 TypeRange double.Range : '1970-01-01 00:00:00' s.d 2147483647Unsigned range : 0 s.d 9223372036854775808 unsigned range : 0 s.d YYYYMMDD.d 2.2250738585072014E-308 s.d Tahun 2037Format : YYYYMMDDHHMMSS. TypeRange Tinyint ukuran terkecil dari integer.d -1. real Presisi ganda Range : -7976931348623157E+308 s.d 16777215int 4. object.Sedangkan untuk dapat mencoba mengoperasikan perintah-perintah SQL dapat menggunakan MySQL Monitor. 0. Mediumint ukuran menengah dari integer Signed range : -8388608 s.

…) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. 'value2'. Data Control Language (DCL) yang digunakan untuk menangani masalah sekuriti dalam database. NULL.d 255 charactersnchar. Data Manipulation Language (DML) yang digunakan untuk menambah.d 255 characters. 2. atau error valueMaksimum value : 64Sumber : Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. .d 255 characters. atau error valueMaksimum value : 65535set ('value1'. yaitu 1. tinytext TEXT/BLOB dengan panjang maksimal 255 karaktermediumblob. Data Definition Language (DLL) yang digunakan untuk membangun objekobjek dalam database. Bentuk penulisan perintah untuk membuat database baru adalah : Create database nama_databases. dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpanan. 'value2'. mediumtext 65535 TypeRange longblob. longtext 16777215enum ('value1'.8. 2003 2.d 2155 (4 digit).national char Karakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel namun karakter spasi tidak dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. mencari. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan database adalah penulisan nama database tidak diperbolehkan menggunakan spasi dan karakter non standar.varcharKarakter dengan panjang sesuai saat panjang karakter ditulis. seperti tabel dan indeks. mengubah dan menghapus baris dalam tabel. NULL. dan 3.4 Bahasa SQL Dalam SQL terdapat tiga subbahasa. 2003).1970-2069 (2 digit)Format : 'YYYY'CharKarakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. tinyblob. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. Ketiga komponen ini dapat diakses setelah database dibuka atau dipanggil.Range : 1 s.'HH:MM:SS'YearTahunRange : 1901 s.

Sintak Data Manipulation Language (DML)Data Manipulation Language (DML) terdiri dari select. Mengganti nama tabelStruktur penulisan: alter table nama_table_lama rename nama_table_baru. dilakukan dengan subbahasa yang tergolong dalam DDL. update. Sintak Data Definition Language (DLL) Sintak Data Definition Language terdiri atas create. dan index. Untuk menggunakan database latihan: use latihan. 1. a. dan drop. Untuk memanggil atau menggunakan database digunakan perintah: use nama_database. 2. DDL bertugas untuk membuat objek SQL dan menyimpan definisinya dalam tabel.Untuk membuat database latihan: create database latihan. alter. …). Sedangkan untuk melihat keseluruhan database dapat digunakan perintah : shows databases. Sintaks menghapus tabel barang: drop table barang. Contoh obyek yang dimaksud adalah tabel. Menghapus tabelStruktur penulisan: drop table nama_table. b. Sintaks mengganti tabel produk menjadi tabel barang: alter table produk rename barang.Membuat TabelStruktur penulisan: create table nama_table (nama_field type. view. Untuk menghapus database digunakan perintah: drop database nama_database. insert. Untuk menghapus database latihan: drop database latihan. harga bigint). Sintaks membuat tabel produk :c reate table produk (nama varchar(25). serta perintah untuk menghapus tabel. c. dan delete . Pembuatan tabel.

Menampilkan data (select)Perintah select digunakan untuk menampilkan data. . .. harga) values (‘Buku’... nama_fieldn) values (isi_field1. penulisan field-field tersebut digunakan untuk memunculkan data dari kolom mana saja yang akan ditampilkan. dituliskan kriteria apa saja yang disyaratkan untuk menampilkan data. yang dimaksudkan untuk menyebutkan nama tabel yang akan digunakan sebagai sumber untuk menampilkan kolomkolom yang telah disebutkan sebelumnya. isi_fieldn).Contoh penulisan: select * from produk.. b.a. Perintah ini hampir 90% digunakan dalam pemakaian database MySQL untuk menampilkan informasi berdasarkan kriteria dan urutan tertentu.).. 45000). Sedangkan pada baris where [kondisi].select nama.Kemudian perintah dilanjutkan dengan penulisan from [nama_tabel].. [fields] dapat diganti dengan menyebutkan satu nama field saja atau beberapa field sekaligus yang dipisah dengan tanda koma (.. isi_fieldn).Struktur penulisan select [fields] from [nama_tabel]where [kondisi]order by [nama_field] group by [nama_field] asc|desclimit [batasan].. Memasukkan data (insert)Ada dua perintah yang dapat digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel: insert into nama_table values (isi_field1. dapat menggunakan tanda asterik (*) untuk mewakilinya. isi_field2. Contoh : untuk menampilkan produk pasta gigi: select * from produk where nama = ‘Pasta Gigi’. isi_field2. Jika seluruh kolom akan ditampilkan.. harga from produk. . Setelah penulisan select. 45000). nama_field2. Contoh: insert into barang (nama. Jenis perintah yang kedua: insert into nama_table (nama_field1. Contoh: insert into barang values (‘Buku’. Klausa order by .

Struktur penulisan: delete from nama_tabel where kriteria. update. Contoh untuk menghapus nama produk pasta gigi: delete from produk where nama=”Pasta gigi”. references. nama_field2=isi_baru2. drop. Struktur penulisan: grant [privileges] on nama_tabel | nama_database.digunakan untuk mengurutkan hasil. dan . shutdown. index. 1. Jika hanya diberikan untuk satu tabel tertentu atau beberapa saja.Yang berhak pemberian perintah ini adalah adalah user yang mempunyai hak sebagai admin (root). process.Menghapus data (Delete)Digunakan untuk menghapus data apabila terdapat kesalahan data atau data sudah tidak dipakai lagi.Sintaks Data Control Language (DCL)Data Control Language (DCL) merupakan alat kontrol keamanan terhadap database dan tabelnya yang terdiri dari dua yaitu grant dan revoke. jika hak akses terhadap database atau tabel tertentu diberikan semuanya.namatabel] to [nama_user].a. Untuk mengurutkan berdasarkan urutan terkecil ke besar dapat menggunakan asc (ascending).. insert. . reload. dapat memilih diantara privileges alter. Contoh untuk mengubah nama produk pasta gigi menjadi odol: update produk set nama=”Odol” where nama=”Pasta gigi”. . .Struktur penulisan: update nama_tabel set nama_field1=isi_baru1.Contoh : select * from produk order by nama desc. select.GrantGrant digunakan untuk mengizinkan user mengakses table dalam database tertentu. Mengubah data (Update)Digunakan untuk proses update (memperbaharui data) agar sesuai dengan kondisi yang diinginkan. delete. create. reload. sedangkan untuk mengurutkan data yang terbesar ke yang kecil digunakan desc (descending). Privileges dapat diisi dengan all privileges . nama_fieldn=isi_barun where kriteria. file. d.

Visual Basic merupakan pengembangan dari bahasa Basic yang pernah popular.namatabel] to [nama_user]. 2.RevokeKebalikan dari Grant.9 Mengenal Visual Basic 6 Visual Basic adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program aplikasi berbabasis orientasi objek atau Objek Oriented Program (OOP).* to farazinux@localhost. Di project ini terkandung komponenkomponen pendukung Visual Basic yang lain seperti : a. Dengan Visual Basic. 2.usage. Contoh penggunaan revoke untuk mencabut user “farazinux” dari hak delete pada semua database latihan revoke delete on latihan.9.flush privileges.flush privileges. perancangan sebuah program akan lebih mudah dan menyenangkan karena didukung oleh komponen-komponen pelengkap yang memiliki standar Windows. grant all priveleges on latihan. Revoke digunakan untuk mencabut kembali izin yang sudah diberikan sebelumnya oleh grant. Struktur penulisan: revoke [privileges] on [nama_tabel | nama_database.* to farazinux@localhost. sekaligus sebagai kontrol utama dari program. Contoh penggunaan grant untuk mengizinkan user “farazinux” mengakses semua isi (disimbolkan dengan asterik atau *) yang ada pada database latihan.1 Komponen Visual Basic 6 Visual basic terdiri dari beberapa komponen antara lain : Project adalah kumpulan modul yang dimiliki oleh sebuah program. b. Jendela Project Explorer .

Objek Kontrol Objek Kontrol adalah objek-objek yang terdapat pada Visual Basic untuk kontrol program. Gambar 2.7 Jendela Project Explorer b. file resource.8 Form Standard c. Gambar 2. misalnya form. module. .Form Form adalah sebuah objek yang digunakan sebagai alat berinteraksi antara program dengan pemakai (user). dan lainnya.Adalah jendela yang menampilkan nama project dan komponenkomponen yang disertakan dalam sebuah project.

9 Toolbox d. . Jendela Properties Jendela Properties adalah jendela yang memuat jenis-jenis properti yang dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengubah properti suatu objek pada saat mendesain form.10 Jendela Properties e. DragOver. Mouse Up. KeyUp. Gambar 2.Gambar 2. Drag Drop.Event untuk Keyboard : KeyPress. Mouse Move. KeyDown. DblClick. Jenis dan contoh event 1. Event Event adalah sebuah peristiwa atau kejadian yang merupakan hasil interaksi dari perintah yang diterima oleh objek. 2. Event untuk Mouse : Click. MouseDown.

queryUnload. g. Scroll. Link Notify 5. LinkClose. 4.Event lainnya : Timer. Decativate. Refresh. Paint. dan lain-lain. LostFocus. GotFocus. Event OLE : LinkOpen. f. Change. Validate.Module Standart dan Module Class Module Standart merupakan tempat pendeklarasian variable. Move. Initialize. Jendela Kode Jendela Kode adalah tempat perintah-perintah dituliskan. LinkError. Show.11 Jendela Kode . Bentuk perintah (kemudian disebut kode) biasa disebut syntax. Beberapa metode yang sering di gunakan diantaranya Hide. Event untuk perubahan : Activate. Unload. ZOrder. prosedur. Module Class adalah modul yang berupa objek kelas yang mempunyai properti dan metode yang telah tersdefinisi. resize.3. Metode Metode adalah prosedur atau fungsi yang sudah dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengatur perilaku objek tersebut. LinkExecute. Setfocus. atau fungsi. Gambar 2. h. load.

jumlah permintaan barang terus bertambah yang menyebabkan toko . toko Gadgetanda tidak mengalami kendala yang berarti dalam menjalankan usahanya. sehingga proses pembukuan dan pendokumentasian data dilakukan dengan cara menuliskan pada faktur. ini dikarenakan jumlah barang dagangan Toko Gadgetanda belum begitu banyak. toko Gadgetanda mengalami perkembangan yang terus meningkat.BAB III ANALISIS SISTEM 2. form dan laporan harian.1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya. setelah itu data transaksi disimpan pada file Spreed Sheet. Pada awal berdiri. yang berkonsentrasi pada penjualan barang-barang kepada konsumen atau toko sejenis. perusahaan ini merupakan salah satu dari pelopor perusahaan lainnya yang sejenis. Seiring berjalannya waktu.

pengolahan data pemesanan. Atas dasar permasalahan tersebut. meminimalisir kesalahan yang terjadi. 2. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. kepala toko merasa perlu mengadakan perombakan dalam proses bisnis perusahaan dan memutuskan untuk melakukan pengolahan data transaksi secara terkomputerisasi dengan menggunakan aplikasi khusus dengan harapan dapat meningkatkan kinerja dari perusahaan. Tugas dan wewenang masingmasing karyawan tidak terdefinisi dengan jelas. serta sirkulasi persediaan barang dan distribusi barang berjalan dengan baik. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. sehingga dalam melakukan tugasnya tiga karyawan tersebut bekerja sama. pembelian. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. 4. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. kepala toko mempekerjakan tiga orang karyawan. penjualan. Proses pencatatan data pembelian. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Dalam melakukan kegiatan operasional.Gadgetanda mengalami kesulitan dalam melakukan pembukuan dan pendokumentasian data transaksi. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan.1 Struktur Organisasi Toko Gadgetanda dikepalai oleh seorang kepala toko yang sekaligus merupakan pendiri dan pemilik perusahaan.1. sehingga muncul kendala sebagai berikkut : 3. sehingga toko Gadgetanda tidak . dengan tugas dan fungsi yang sama dibawah pengawasan kepala toko.

Merancang dan menetapkan program kerja perusahaan. Gambar 3. c. Oleh karena itu.2 Tugas dan Wewenang Berikut ini merupakan uraian tugas dan wewenang setiap bagian atau unit yang terlibat dalam proses bisnis perusahaan berdasarkan gambaran struktur organisasi toko Gadgetanda : 1. penulis mencoba untuk menggambarkan struktur organisasi.mempunyai struktur organisasi yang resmi. b. Tugas dan wewenang kepala toko. Kepala Toko Kepala toko mempunyai kekuasaan penuh untuk mengatur kegiatan operasional perusahaan.1 Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda 2. Mengawasi kegiatan operasional perusahaan. antara lain sebagai berikut : a.1. Berikut ini merupakan gambaran struktur organisasi pada toko Gadgetanda. Menetapkan kebijakan perusahaan. sesuai dengan kenyataan yang terjadi berdasarkan proses bisnis pada toko Gadgetanda. .

d. Mewakili perusahaan pada kegiatan pertemuan yang diselenggarakan oleh Pemasok. e. Menuntukan Barang yang akan dijual di toko. 2. Bagian Administrasi Bagian administrasi bertanggung jawab atas pendokumentasian setiap kegiatan transaksi- transaksi perusahaan. Tugas dan wewenang bagian administrasi antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan pemesanan barang, pembelian dan meretur pada pemasok. c. Melakukan pembayaran kepada pemasok sesuai dengan catatan

pembukuan dan rincian tagihan dari pemasok. d. Melakukan pembukuan atas setiap transaksi yang terjadi baik dengan pemasok maupun dengan konsumen. e. Mengontrol persedian barang. f. Membuat Laporan pembelian, penjualan, persedian barang, retur, keuangan. 3. Bagian Penjualan Bagian penjualan bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai penjualan barang. Tugas dan wewenang Bagian pemasaran antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan penawaran, promosi barang kepada konsumen. c. Melakuakn penjualan barang baik pada konsumen atau toko lain. d. Melayani keluhan konsumen. e. Melakukan kegiatan promosi untuk mendapatkan konsumen baru. f. Melaporkan data transaksi penjualan harian kepada bagian administrasi. 4. Bagian Teknisi Bagian teknisi bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai keluhan konsumen pada hal hal yang teknis. Tugas dan wewenang bagian teknisi antara lain sebagai berikut :

a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Menangani keluhan konsumen. c. Melakukan perbaikan barang bila terjadi kerusakan. d. Membantu konsumen dalam pengoperasi barang. e. Melaporkan data transaksi perbaiakan dan retur harian kepada bagian administrasi.

2.2

Analisis Sistem Informasi persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi yang terjadi pada

toko Gadgetanda baik secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap, menjabarkan dokumen-dokumen yang mengalir dan entitas yang terlibat dalam sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda.

2.2.1 Uraian Prosedur Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem, yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda, secara narasi : 6. Proses Penjualan a. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. b. Bagian penjualan mengecek persediaan barang yang diminta oleh konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu a. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Bagian penjualan mengembalikan permintaan pada konsumen. b. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan membuat faktur penjualan sebanyak dua rangkap. Lembar pertama diserahkan pada konsumen, lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi.

c.

Bagian penjualan akan membuat laporan harian penjualan pada saat transaksi terakhir telah selesai dan dilaporan tersebuat diserahkan pada bagian administrasi.

d.

Bagian Administrasi akan mengecek faktur barang dan laporan penjulan harian jika sesuai maka akan diinputkan pada file Spreed Sheet penjualan dan dicatatat pada file Spreed Sheet persediaan barang dan mengurangi persediaan barang yang telah terjual.

7. Proses Pemesanan Bagian administrasi akan melakukan pencarian persediaan barang yang kosong.lalu akan membuatkan PO (Purchase Order) dari data persediaan barang kosong tersebut lalu dikirim ke pemasok. 8. Proses Pembelian a. b. Pemasok akan memberikan faktur pembelian barang Bagian Administrasi mengecek kesesuaian data faktur pembelian dengan data pemesanan barang. Jika tidak sesuai maka akan dikembalikan pada pemasok dan jika faktur pembelian sesuai maka bagian adminstrasi akan memcatatat transaksi pembelian pada file Spreed Sheet pembelian dan menambar persediian barang pada file Spreed Sheet persediaan barang. 9. Proses Retur Bagian teknisi menerima faktur penjualan kemudian dilakuakan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur, Apabila sesuai maka akan dibuatkan faktur retur barang. Faktur retur barang diberikan pada bagian administrasi. 10. Pada akhir bulan, bagian administrasi mengerjakan tugas bulanannya antara lain : a. Mengecek data persedian barang dan mencetaknya untuk dijadikan acuan dalam kegiatan stock of name bulanan.

b. d. Nama Dokumen : Permintaan barang Deskripsi Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data Hasil Analisa Hasil Analisa : Merupakan masukan permintaan barang pada toko : konsumen : Bagian penjualan : Setiap terjadi permintaan : Setiap hari : Nama barang. 1. Type. Membuat Laporan penjualan barang berdasarkan data penjualan barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko 2. Sumber : Pemasok . Dokumen Input terdiri dari : a. c. Membuat Laporan persedian barang berdasarkan hasil stock of name dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko.2 Analisis Dokumen Analisis Dokumen dilakukan untuk mengetahui dokumen-dokumen apa saja yang digunakan dan dihasilkan sistem informasi persedian barang pada toko Gadgetanda. Nama Dokumen : Faktur pembelian Deskripsi : Tanda Bukti pembelian barang dari pemasok dan dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan persedian barang. Dokumen Masukan Dokumen masukan atau Dokumen Input merupakan dokumen yang diterima oleh sistem dari pihak terkait dan dapat menjadi masukan untuk proses selanjutnya. Warna : Dokumen belum sesuai dengan kebutuhan sistem : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem b. Membuat Laporan pembelian barang berdasarkan data pembelian barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko.2.

Tanggal. Jumlah barang. No telp. Nama Dokumen : Laporan penjualan harian Deskripsi : Merupakan akumulasi dari faktur penjualan yang dijadikan sebagai bahan untuk update stock Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian penjualan : Bagian administrasi : Pada saat transaksi penjualan berakhir. Nama barang. Total. Harga. Keterangan. Total Hasil Analisa 2. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem c. No faktur. Dokumen Output terdiri dari : a. Jumlah barang. Harga. : Setiap hari : Tanggal penjualan. Nama pemasok.Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian administrasi : Setiap terjadi pembelian barang : 1 Minggu sekali : No faktur. Alamat pemasok. Nama Dokumen : Laporan Persediaan barang Deskripsi : Sisa persediaan barang dari hasil stock of name dijadikan sebagai pemberitahuan kepada kepala toko mengenai persedian barang perbulan dan nilai nominalnya Sumber Tujuan Frekuensi : Bagian administrasi : kepala toko : bulanan : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem . Dokumen Keluaran Dokumen Keluaran atau Dokumen Output merupakan dokumen yang dihasilkan oleh sistem untuk pihak luar atau pihak terkait dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan.

Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Nama barang. atau pihak terkait yang berinteraksi dengan sistem. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. suatu entitas dapat berupa orang. b.2. Serial Number. 2. Jumlah terjual. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. total pembelian . Jumlah. Nama barang. Nama barang. c. grand total. harga . Jumlah beli. Nama Dokumen : Laporan pembelian Deskripsi : Laporan pembelian barang digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran toko. total. . dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi.3 Analisis Entitas Didalam sistem terdapat entitas-entitas yang saling berinteraksi melalui suatu aktifitas tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. unit. harga. Nama Dokumen : Laporan penjualan Deskripsi : Laporan penjualan barang periode bulanan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk membuat rencana pemasaran pada periode yang akan datang. total Penjualan.Item Data : Kode barang. grand total. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan.

pemroses data atau pengolah data. 1. terdiri dari : Bagian administrasi. dikelompokan kedalam entitas luar. Entitas Dalam. sedangkan entitas yang tidak terlibat dalam proses pengolahan data dan bertindak memberi masukan (input) atau menerima keluaran (output). Kepala toko. Entitas yang terlibat secara langsung dalam proses pengolahan data dikelompokan kedalam entitas dalam. atau penerima keluaran (output). Bagian penjualan. terdiri dari : Pemasok. Entitas Luar. dan konsumen 2.Setiap entitas dapat bertindak sebagai pemberi masukan (input). Entitas dapat didefinisikan sebagai pihak-pihak terkait yang berkepentingan atas berjalannya suatu proses dalam sebuah sistem. Bagian teknisi .

4 Flowmap berjalan sistem persediaan barang KONSUMEN BAG.2.3 Evaluasi Sistem Setelah menganalisis prosedur dan dokumen pada Sistem Informasi persediaan barang yang sedang berjalan.PENJUALAN KEPALA TOKO BAG. TEKNISI Mulai Permintaan barang Validasi persedian barang Data Persediaan barang kosong Pembuatan PO PO 1 Permintaan barang Barang tersedia? T Pemeriksaan Persedian barang PO PO Faktur Penjualan dan data barang Y Permintaan barang terpenuhi Permintaan barang tidak terpenuhi Faktur Pembelian A1 Faktur Pembelian Validasi Faktur penjualan dan barang Pembuatan faktur penjualan Faktur penjualan validasi PO dan Faktur Pembelian Faktur Penjualan Faktur Faktur Penjualan Penjualan Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan Faktur Penjualan valid T Faktur Pembelian tidak valid Pembuatan tanda terima barang dan surat jalan retur Y sesuai Faktur Penjualan dan data barang Pembuatan laporan penjualan harian Pengecekan faktur dan laporan penjualan 1 Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan sesuai Tanda terima Tanda terima barang barang 2 Tanda terima barang Laporan Penjualan harian tidak valid Laporan Penjualan harian valid Faktur Pembelian valid 2 A2 Pencatatan data penjualan Update persediaan barang Pencatatan data Pembelian 3 Surat jalan Surat jalan barang barang Data Penjualan barang Data Persedian barang Data Pembelian barang Surat jalan barang 3 Pembuatan Laporan penjualan bulanan Cetak data persedian barang Pembuatan laporan pembelian barang Laporan pembelian barang A3 Laporan penjualan barangac Laporan penjualan barang Daftar Persedian barang Laporan pembelian barang Stock of name bulananan Laporan persediaan barang bulanan Laporan persediaan Laporan barang persediaan barang bulanan Selesai A4 Diagram 3. diantaranya sebagai berikut : .ADMINISTRASI PEMASOK BAG. Sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan memiliki kelemahan.1 Flowmap Sistem Berjalan Toko Gadgetanda 2.2. penulis menemukan beberapa kejanggalan yang dapat menimbulkan permasalahan dan dapat diangkat sebagai pengembangan sistem yang akan diusulkan.

pembelian. pengolahan data pemesanan. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM . Proses pencatatan data pembelian. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi.1. penulis bermaksud untuk merancang dan mengembangkan sistem yang lebih baik dan membangun perangkat lunak pendukungnya dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan serta meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi. Berdasarkan uraian tersebut di atas. 2. penjualan. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Proses tersebut memerlukan waktu yang ditak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah f ile spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat.

Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. Bagian penjualan akan mencari data barang tersebut bila data barang tidak ditemukan pada database maka data barang tersebuat akan disimpan pada pada tabel permintaan. d. Sistem informasi persediaan barang rancangan penulis. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan mencetak faktur penjualan sebanyak dua rangkap.1 Uraian Prosedur Usulan Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem informasi persediaan barang hasil rancangan penulis yang disampaikan secara narasi. Bagian administrasi akan membuatakan PO berdasarkan daftar pemesanan barang dari kepala toko. dan secara otomatis transaksi akan tersimpan pada tabel transaksi penjualan dan . Data Flow Diagram. diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi serta dapat segera diimplementasikan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dari objek obsevasi terkait.1 Perancangan Sitem Informasi Persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi persediaan rancangan penulis berdasarkan hasil analisis sistem pada bab sebelumnya. 2. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi.lembar pertama diserahkan pada konsumen.2. 11. 12. dan Entity Relationship Diagram. Rancangan sistem diuraikan secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. Kepala toko memberikan daftar pemesanan barang kepada bagian administrasi. Bagian penjualan mengecek persediaan barang pada tabel persediaan barang untuk memenuhi permintaan konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu c.1. lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi. dan akan dibuatkan daftar permintaan konsumen lalu diberikan pada kepala toko untuk pengambilan keputusan pemesanan barang. PO tersebut dikirimkan kepada pemasok.

Tanda terima barang lembar pertama diberikan pada konsumen. 16. 13. b. Bagian administrasi mencetak laporan pemesanan sebanyak dua rangkap lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan lembar kedua diarsipkan. Bagian administrasi mencetak juga dan mencetak laporan persediaan barang sebanyak dua rangkap. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua diarsipkan. Bagian teknisi menerima faktur penjualan dan konsumen kemudian dilakukan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur. Bagian penjualan akan mencetak laporan penjualan pada saat kepala membutuhkannya. a. 15. . apakah faktur pembelian tersebut sesuai dengan PO atau tidak. Pemasok mengirimkan barang dan dan faktur pembelian barang. 17. Bagian teknisi akakn membutkan surat jalan untuk mengirim barang yang diretur ke pemasok sebanyak dua rangkap. Faktur pembelian sesuai dengan PO. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua dijadikan acuan kegiatan stock of name. maka faktur pembelian akan disimpan pada tabel transaksi pembelian barang dan secara otomatis akan menambah data persedian barang. dan lembar yang kedua diarsipkan. 18. Bagian administrasi mencetak laporan transaksi pembelian sebanyak dua pada kepala toko dan lembar kedua rangkap lembar pertama diserahkan diarsipkan. Faktur pembelian tidak sesuai dengan PO.bagian administrasi mencetak laporan retur barang untuk diberikan pada kepala toko dan diarsipkan dibagian administrasi. maka faktur pembelian bersama barang akan dikembalikan pada pemasok. Lembar pertama diberikan kepada pemasok dan lembar kedua diarsipkan. Bagian administrasi melakukan pengecekan antara faktur pembelian dengan PO yang ada pada database. Apabila sesuai maka data retur barang disimpan pada database dan dibuatkan tanda terima barang sebanyak dua rangkap. 14.mengurangi persediaan yang ada pada tabel persediaan barang.

.

1.1 Flowmap usulan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda .2.2 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Diagram 4.

aliran data yang mengalir dalam rancangan Sistem informasi persediaan barang diuraikan menggunakan alat bantu Data Flow Diagram yang terdiri dari Context Diagram atau Diagram Konteks dan Data Flow Diagram Levelled. menggambarkan masukan (input) yang diterima oleh sistem dan keluaran (output) yang dihasilkan oleh sistem.2. . Simbol Data Flow Diagram yang digunakan penulis merupakan simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco.1 Diagram Konteks Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang menggambarkan keseluruhan Sistem informasi persediaan barang secara global. Pada bagian ini. simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco digunakan karena menurut penulis simbol tersebut lebih ringkas dan paling umum digunakan di lingkungan kampus tempat penulis menuntut ilmu.1.1.3. .3 Data Flow Diagram Data Flow Diagram digunakan untuk menggambarkan aliran data didalam sistem dan menjelaskan fungsi perngkat lunak pendukung sistem dan hubungan antar komponen-komponen yang saling berhubungan di dalam sistem.

bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem.Diagram 4. diantaranya sebagai berikut: 1. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. 3. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. terdapat tiga entitas luar yang terlibat dan berinteraksi dengan Sitem Informasi Persediaan Barang. Pemasok. . 2.2 Diagram Konteks Sitem Informasi Persediaan Barang Pada Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang diatas. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem. Konsumen. Kepala toko.

1.1. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi secara logic .2.3.1 Data Flow Diagram Level 0 Diagram 4..3 Data Flow Diagram Level 0 .2 Data Flow Diagram Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar proses yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.3.

4 Data Flow Diagram Level 1 Proses 1 ..2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1 Diagram 4.2.3.1.

4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3 .1..2.2.1.3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2 Diagram 4.5 Data Flow Diagram Level 1 Proses 2 .3.3.

1 Validasi permintaan yang terpenuhi Faktur Pembelian Pemasok Transaksi Pemesanan 4.3.Diagram 4.6 Data Flow Diagram Level 1 Proses 3 .1.3 Transaksi Pembelian Pembuatan Laporan Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Persediaan Barang Kepala Toko 4.2.7 Data Flow Diagram Level 1 Proses 4 .0 Pemesanan Barang PO 4.2 Simpan Data Pembelian & Update stok Faktur Pembelian Valid 4.4 Pemnbuatan Laporan Persedian Barang Laporan Persediaan Barang Diagram 4.5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4 3.

2.4.1. . sehingga pelaku sistem dan penulis selaku analis sistem mempunyai dasar pengertian yang sama mengenai masukan (input).3.1. keluaran (output). dan proses yang terjadi. penyimpanan (data store).4 Kamus Data Kamus Data berfungsi untuk menjelaskan elemen-elemen data dalam Data Flow Diagram yang bertujuan membantu pelaku sistem untuk memahami aplikasi perangkat lunak pendukung sistem informasi persediaan barang secara terperinci.8 Data Flow Diagram Level 1 Proses 5 2.6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5 Diagram 4.

Faktur Tanggal = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] ..0 Tujuan Struktur Data Konsumen Tanggal Transaksi Penjualan No.0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.4.1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan konsumen pada toko : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 1.1 Penjelasan Aliran Data Tabel 4.1.2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Penjualan :: Data Transaksi Penjualan dan bukti penjualan yang telah Dilakukan konsumen pada toko Sumber : Proses 1.

Faktur Nama Barang SN Quantity = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Penjualan :: Data transaksi Penjualan yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 1.Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Cetak No.

Total SubTotal Potongan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Daftar Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan bagian penjualan pada kepala toko Sumber : Proses 2.5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang Nama Aliran Alias : Daftar Pemesanan Barang :- .0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.

0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pemesanan Barang :: Data pemesanan barang yang diberikan bagian administrasi pada kepala toko Sumber : Proses 3.Penjelasan : Data pemesanan barang yang diberikan kepala toko pada bagaian administrasi Sumber : Kepala Toko Tujuan Struktur Data : Proses 3.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Periode Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .

Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Pemesanan No.8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Pembelian :: Data transaksi pembelian dan bukti pembelian yang telah dilakukan toko pada pemasok Sumber : Pemasok Tujuan Struktur Data : Proses 4.7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : PO (Purchase Order) :: Formulir atau daftar pemesanan barang dari toko pada pemasok : Proses 3.0 .PO Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon/Fax Nama Barang Type Warna Quantity Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

Faktur Nama Barang SN Quantity Total = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] .Faktur Pembelian Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.No.9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pembelian :: Data transaksi Pembelian yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Pembelian No.

11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur Nama Aliran Alias Penjelasan : Data Barang Retur :: Data yang berisi tentang keterangan barang yang akan konsumen retur pada toko Sumber : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 4.10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Persediaan Barang :: Data persediaan barang yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.SubTotal Potongan Total Akhir Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan No.0 Nama Barang = [A-Z | a-z | 0-9] .Faktur Nama Barang SN Persediaan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

Retur Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Surat Jalan Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Transaksi Retur No.0 Tujuan Struktur Data : Konsumen Tanggal Transaksi Retur No.Serial Number = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Terima Retur Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.Retur Nama Konsumen = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] .

14 Struktur Data Store Barang Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi Identitas Barang yang diterima perusahaan dari pemasok tertentu Struktur Data Kode Barang Barcode Nama Barang Serial Number Type Warna = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.2 Penjelasan Data Store Tabel 4.4.1.Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] .15 Struktur Data Store Persediaan Barang Nama Data Store Penjelasan : Persediaan Barang : Berisi Identitas Barang dan persediaan barang Struktur Data .

16 Struktur Data Store Pemasok Nama Data Store Penjelasan : Pemasok : Berisi Identitas Pemasok yang memasok barang pada perusahaan Struktur Data Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Telepon Fax = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.17 Struktur Data Store Konsumen Nama Data Store Penjelasan : Konsumen : Berisi data konsumen yang membeli barang kepada toko Struktur Data Kode Konsumen Nama Konsumen Alamat Telepon = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .Kode Barang Serial Number Persediaan Barang Harga Beli Harga Jual = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.

PO Tanggal Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok Kode Barang = [A-Z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai data konsumen kepada toko Struktur Data transaksi permintaan dari No_Permintaan Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai pemesanan barang dari pemasok Struktur Data toko ke No.Tabel 4.

20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi penjulan barang kepada konsumen Struktur Data Tanggal Transaksi Penjualan No.Faktur Tanggal Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .Nama Barang Serial Number Type Warna Quantity Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

22 Struktur Data Store Transaksi Retur Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi retur barang Struktur Data Tanggal Transaksi Retur No.21 Struktur Data Store Transaksi pembelian Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi pembelian barang kepada pemasok Struktur Data Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Nama Petugas = [A-Z | a-z] Tabel 4.Retur Nama Konsumen Alamat = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] .

.Telepon No.Faktu Penjualan Nama Barang SN Type Warna Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok No. suatu hubungan dapat terjadi melalui sebuah interaksi.5 Entity Relationship Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) menjelaskan hubungan antar entitas didalam Sitem Informasi Persediaan Barang.1.Faktur Pembelian Nama Petugas Keterangan Retur = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] 2.

9 Entity Relationship Diagram MEMILIKI 1 N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI PEMBELIAN N 1 TRANSAKSI PEMBELIAN N MELAKUKAN 1 1 BARANG 1 MEMILIKI N DETAIL TRANSAKSI PEMESANAN N MEMILIKI 1 TRANSAKSI PEMESANAN N MENERIMA 1 PEMASOK N MEMILIKI 1 PERSDIAAN BARANG .MEMILIKI N MELAKUKAN PERMINTAAN BARANG N 1 MEMILIKI N MEMILIKI MELAKUKAN DETAIL TRANSAKSI PENJUALAN N 1 TRANSAKSI PENJUALAN N 1 CUSTOMER 1 MEMILIKI N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N 1 TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N MELAKUKAN MEMILIKI N N MEMILIKI 1 1 DETAIL TRANSAKSI RETUR 1 TRANSAKSI RETUR N MENERIMA 1 1 Diagram 4.

6 Relasi Antar Tabel Diagram 4.10 Relasi Antar Tabel .2.1.

2.23 Struktur Tabel Barang Primary Key : Kode_Barang Nama Field Kode_Barang Barcode Nama_Barang Type Warna Tipe Data Varchar Integer Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Persediaan Barang Tabel 4.25 Struktur Tabel Konsumen Primary Key : Nomor_Member Nama Field Nomor_Member Nama _Konsumen Alamat_Konsumen Telepon Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Ukuran Field 6 100 255 24 Keterangan Require Require Require Require . SN Nama Field Kode_Barang SN Stok Harga_Beli Harga_Jual Tipe Data Text Text Integer Double Double Ukuran Field 7 50 5 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Konsumen Tabel 4.24 Struktur Tabel Persediaan Barang Primary Key : Kode_Barang.1.7 Struktur Tabel Nama Tabel : Barang Tabel 4.

27 Struktur Tabel Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Petugas Tipe Data Varchar Date Varchar Varchar Varchar Varchar 100 255 23 30 Ukuran Field 7 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Permintaan Tabel 4.26 Struktur Tabel Pemasok Primary Key : Kode_Pemasok Nama Field Kode_Pemasok NamaPemasok Alamat Telepon Fax Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Number Ukuran Field 7 100 255 14 11 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Permintaan Tabel 4.Nama Tabel : Pemasok Tabel 4.28 Struktur Tabel Detail Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Kode_Barang Nama_ Barang Type Warna Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require .

29 Struktur Tabel Pemesanan Primary Key : No_PO Nama Field No_PO Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon_Pemasok Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 7 100 255 23 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Pemesanan Tabel 4.30 Struktur Tabel Detail Pemesanan Primary Key : NoPO.Keterangan Varchar 255 Require Nama Tabel : Pemesanan Tabel 4.31 Struktur Tabel Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian Nama Field No_Faktur_ Pembelian Tipe Data Varchar Ukuran Field 7 Keterangan Require . Kode Barang Nama Field No_PO KodeBarang NamaBarang Type Warna Quantity Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Integer Ukuran Field 7 7 100 100 30 10 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Pembelian Tabel 4.

32 Struktur Tabel Detail Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian.Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon/Fax SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 12 7 100 255 12 Require Require Require Require Require Require Require Require 255 30 Optional Require Nama Tabel : Detail Pembelian Tabel 4. Kode_Barang Nama Field No_Faktur_Pembelian Kode_Pemasok Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaBeli Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require .

Kode_Barang. Tanggal Nama Field No_Faktur_Penjualan Tanggal Nama_Konsumen Alamat Telepon SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 255 30 Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Optional Require Nama Tabel : Detail Penjualan Tabel 4.33 Struktur Tabel Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan.Nama Tabel : Penjualan Tabel 4.34 Struktur Tabel Detail Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan. SN Nama Field No_Faktur_Penjualan Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaJual Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require .

No_FakturJual.Nama Tabel : Retur Tabel 4. SN Nama Field No_Retur No_FakturJual Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna Kode_Pemaok Alamat Telepon No_Faktur_Beli Keterangan Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 7 255 25 7 255 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require . Kode_Barang.35 Struktur Tabel Retur Primary Key : No_Retur Nama Field No_Retur Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Retur Tabel 4.36 Struktur Tabel Detail Retur Primary Key : No_Retur.

2. rancangan masukan. rancangan proses dan rancangan keluaran.8. .1 Struktur Menu Gambar 4. Berikut ini merupakan rincian rancangan menu aplikasi berdasarkan struktur menu : 1. Rincian rancangan aplikasi pendukung sistem terdiri dari struktur menu. Ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai aplikasi yang akan dikembangkan.1 Struktur Menu Rancangan struktur menu bertujuan untuk memberikan gambaran dasar mengenai fungsi-fungsi yang terdapat didalam aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang yang akan dikembangkan.1.8 Rancangan Aplikasi Pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang Rancangan aplikasi pendukung sitem informasi persediaan barang. beserta gambaran navigasi penggunaan aplikasi.1. Navigasi .

b. d. Data yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar acuan terjadinya transaksi.dan keluar dari hak akses tersebut. Menu Transaksi . Keluar Keluar berfungsi untuk keluar dari aplikasi dan menututup aplikasi. 2. pembelian. Login Login berfungsi untuk validasi pada aplikasi sesuai dengan hak akses yang dimiliki dan mendapat akses menu yang sesuai dengan tugas dan wewenang pengguna. Data Konsumen Data konsumen berfungsi untuk memasukan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. penjualan dan retur. baik pemesanan .Navigasi berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk masuk dan mendapatkan hak akses sesuai wewenang masing-masing bagian/jabatan. Logout Logout berfungsi untuk kekuar dari hak akses yang telah masuk pada aplikasi c. Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau merubah data pemasok yang sudah tersimpan. b. Data Barang Data barang berfungsi untuk memasukan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. Menu Data Menu data berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk manipulasi data master atau data yang frekuensi perubahan jarang dilakukan. Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk memsukan data pengguna baru yang akan menggunakan aplikasi 3. c. Menu Data memiliki submenu yang terdiri dari: a. Menu File memiliki submenu yag terdiri dari : a.

Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok 4. Transaksi Penjualan Transaksi penjualan berfungsi untuk memasukan data transaksi penjualan barang oleh konsumen e. Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pemesanan barang dari toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. penjualan barang. Transaksi Pemesanan Transaksi pemesanan berfungsi untuk memasukan data transaksi pemesanan barang pada pemasok. Transaksi Permintaan Transaksi permintaan berfungsi untuk memasukan data transaksi permintaan barang dari konsumen. . retur barang. d. retur.Menu transaksi berisi modul yang dapat digunakan untuk memasukan data transaksi harian pemesanan barang. pembelian barang. b. Data Transaksi yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar pengkalkulasian dan pembuatan laporan pembelian. stok. Menu Laporan memiliki submenu sebagai berikut : a. Menu transaksi memiliki submenu yang terdiri dari: a. Menu Laporan Menu laporan berisi modul yang dapat digunakan untuk mencetak Laporan berdasarkan transaksi harian yang terjadi dalam periode tertentu. Laporan Pembelian Laporan pembelian berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pembelian barang dari pemasok dalam suatu periode tertentu. Transaksi Pembelian Transaksi pembelian berfungsi untuk memasukan data transaksi pembelian barang pada pemasok. c. b. penjualan.

Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi penjualan barang pada konsumen dalam suatu periode tertentu.c. . Tutorial Tutorial berfungsi untuk melihat langkah langkah penggunaan aplikasi. Menu Fasilitas Menu falilitas berisi modul yang dapat digunakan untuk melihat profile dari pembuat aplikasi dan tutorial penggunaan dari aplikasi . d. Setting Wallpaper Setting wallpaper berfungsi untuk merubah tampilan wallpaper dimenu utama. 5. Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. Profile Profile berfungsi untuk melihat data pembuat aplikasi. Menu fasilitas memiliki submenu sebagai berikut : a. Setting Merk Setting merk berfungsi untuk membuat kode barng untuk suatu merk barang tertentu d. e. Laporan Stok barang Laporan stok barang berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi stok barang dalam suatu periode tertentu. Data Ubah Password Data ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi. e. b. c.

1.3 Rancangan Form Manipulasi Data Barang .2 Rancangan Masukan Rancangan masukan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fungsi-fungsi manipulasi data dasar atau master yang akan diolah selanjutnya..2 Rancangan Form Verifikasi Login Gambar 4.8. Gambar 4.

5 Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok .4 Rancangan Form Manipulasi Data Member Gambar 4.Gambar 4.

1.Pemesanan Lap.Retur Fasilitas Ubah Password SIMPAN Lap.Penjualan Pengguna Nama Password Jabatan Konfirmasi Password Laporan Lap.Stok Setting Merk EDIT BATAL KELUAR Gambar 4.8.7 Rancangan Form Transaksi Permintaan .FORM HAK AKSES PENGGUNA NIP / NIK User ID Data Barang Transaksi Pemesanan Konsumen Penjualan Pemasok Pembelian Retur Lap.3 Rancangan Proses Gambar 4.6 Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses Pengguna .Pembelian Lap.

Gambar 4.9 Rancangan Form Transaksi Pembelian .8 Rancangan Form Transaksi Pemesanan Gambar 4.

Gambar 4.10 Rancangan Form Transaksi Penjualan Gambar 4.11 Rancangan Form Transaksi Retur .

Gambar 4.13 Form Laporan Pembelian Barang .12 Form Laporan Pemesanan Barang Gambar 4.

Gambar 4.2 Implementasi Sitem Informasi Persediaan Barang Setelah merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem. maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan sistem beserta perangkat lunak pendukung untuk dioperasikan.15 Laporan Form Persediaan Barang 2.14 Form Laporan Penjualan Barang Gambar 4. Implementasi perangkat lunak .

9. Processor VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network : Intel Pentium R DualCore 2.1. 2.2. 4. 7.1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi Dalam mengembangkan sistem informasi persedian barang beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem. 5.1. 3.1 Kebutuhan Sumber Daya . 6.1.1“ : 250 GB Westren Digital : DVD RW : USB (HID-Compliant mouse) : Standard 101/102 US : Realtek .2. .2.1 Spesifikasi Perangkat Keras Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang. 8. 2.00 Ghz : Intel Graphic GMA 256 Share : 1 GB DDR 2 : LCD wide 14.mencakup kegiatan transformasi rancangan kedalam program aplikasi perangkat lunak menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu Adapun perangkat lunak utama yang digunakan oleh penulis dalam mengembangkan aplikasi pendukung sistem adalah Visual Basic 6.1.0 dan MySQL 5. Penulis menggunakan seperangkat komputer dengan akses jaringan ( client server ) dengan spesifikasi sebagai berikut: 1. Penulis menggunakan seperangkat komputer beserta aplikasi perangkat lunak lainnya yang menunjang untuk pengembangan aplikasi.

Penulis menggunakan beberapa Perangkat Lunak antara lain sebagai berikut : 1. yang selanjutnya akan disebut operator.1 Spesifikasi Sumber Daya Manusia Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang ini digunakan oleh petugas setempat yang bertugas mengolah data persediaan barang. antara lain : a. DBMS : MySQL 5. b. Karakteristik pengguna pada aplikasi ini adalah sebagai berikut: .1. Webmin Microsoft. Sistem Operasi : Ubuntu 10. 3.2 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi Demi kelancaran aplikasi perangkat lunak pendukung Sistem informasi persedian barang dibutuhkan sumber daya sebagai berikut .1.04 ( Lucid Lync ) Windows XP Profesional Versi 2002 SP3 2.1.2.2.2.1.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang.. c. e. dimana seorang operator harus menguasai atau dapat mengoperasikan komputer serta mengerti cara kerja dari Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang tersebut.1 Software Aplikasi.2. Visual Basic 6. d.0 SP6 Adobe Photoshop 7 Corell draw 11 Navicate 8 .

Operator harus memiliki kriteria pendidikan minimal SMA atau sederajat dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. d.Sistem operasi . Melakukan pencarian data. Adapun wewenang serta tanggung jawab administrator dan operator adalah sebagai berikut : 1. d. b.Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan . penjualan dan retur barang. pembelian. Merubah password login Tabel 4. Memanipulasi data verifikasi login user atau pengguna aplikasi. Nama Febrianti Jabatan Staff Pembelian dan pemesanan /Admin Toko 2. pembelian. Memanipulasi data. merubah data.Adiministrator harus memiliki kriteria pendidikan minimal DIII dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. Wewenang dan tanggung jawab operator a.Software aplikasi . yang meliputi : menambah data. Melakukan pencarian data. yang meliputi : menambah data. Mencatat transaksi pemesanan. Membuat laporan tentang data pemesanan.26 Daftar Karakteristik Pengguna Aplikasi No 1. 2. Rahmat Hidayat Staff Teknisi Kemempuan Komputer . penjualan dan retur barang. b. c. Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan. Mencatat transaksi pemesanan. merubah data. e. pembelian. c.Sistem operasi Hak dan Wewenang Administrator merangkap Operator Operator . penjualan dan retur. Memanipulasi data. Wewenang dan tanggung jawab administrator a.

9. 6.3. 3.2 Spesifikasi Perangkat Keras Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barangpada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat keras untuk Client dan Server dengan spesifikasi minimum sebagai berikut : Untuk Server 1. 3.Sistem operasi . VGA Memory Monitor Harddisk External Storage : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 128 MB : Monitor dengan dukungan resolusi 800x600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 500 MB :- . 7. 5. 8. Siti Mariam Staff Penjualan /Sales .1. 4. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 3.Software aplikasi .2. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 500 MHz 2.Software aplikasi Operator . VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network Card : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 1 GB : Monitor dengan dukungan resolusi 800 x 600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 80 GB :: mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card Untuk Client 1. 6.0 GHz 2. 4.2. 5.

Network Card 10. .exe) maka akan tampil splash screen yang berisi informasi mengenai aplikasi sistem informasi persediaa barang.4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Aplikasi sistem informasi persediaan barang ini berjala pada sistem operasi Microsoft Windows Xp dan NT. Sistem Operasi Server : Ubuntu Server 10. .2. Kabel UTP dan RJ45 2. 8.04 ( Lucis Lync ) Sistem Operasi Client : Windows 98 keatas atau Windows berbasis NT File Sistem/Library : MSVBVM60.DLL 4. Swict Hub / Hub 8 port atau lebih.2. Mouse Keyboard : mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card : Dot Matrix atau Ink Jet 9.3 Spesifikasi Perangkat Lunak Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barang pada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat lunak sebagai berikut : 1.2. Printer Adapun perangkat tambahan yang perlu disediakan adalah sebagai berikut : 1. Crimping 4. 3.1.7. 2.2. Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pengguna dapat langsung menekan Shortcut Executable dari aplikasi sistem informasi persediaan barang (SIPB. Kabel Tester 3.1.

17 Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang 1. Form Menu Form Menu berisi Shortcut menu layanan yang dapat diakses setelah melekukan verifikasi login terlebih dahulu pada sistem informasi persediaan barang.16 Splash Screen Sistem Informasi Persediaan Barang splash screen ini berfungsi sebagai informasi dan indikasi koneksi ke server database. Form Login Aplikasi ini memiliki verifikasi login yang berguna untuk menentukan hak akses dari pengguna. dalam form login ini kita cukup mengetikan user id dan password. 2. Gambar 4.Gambar 4. jika nama user dan password salah maka form ini akan meminta . bila koneksi tersambung maka form menu akan tampil.

Jika ditemukan data barang akan ditampilkan. type. atau nama barang.18 Form Verifikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang 3. Untuk merubah data barang pengguna harus melakukan pencarian barang yang akan diubah dengan cara memilih satlah satu dari tiga kriteria pencarian yaitu berdasarkan barcode. pilih merk yang akan tersedia pada combobox merk barang dan inputkan barcode. Jika password benar maka menu-menu yang ada di form menu dapat kita akses sesuai dengan hak akses yang diberikan pada pengguna. . untuk menginput data barang baru tekan option accessories atau option unit. Form Data Barang Form data barang berfungsi untuk menginputkan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. Gambar 4. Pilihlah salah satu kriteria lalu Ketikan kata kunci untuk pencarian barang. Pilih data yang akan diubah dan tekan ubah jika sudah selesai. dan warna lalu tekan tombol simpan. nama barang. kode barang.ulang user id dan password lagi.

Form Data Konsumen Form konsumen ini berfungsi untuk menginputkan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan.Gambar 4. Untuk menyimpan data konsumen baru ketikan nama member. telepon lalu tekan tombol simpan dan untuk mengubah data konsumen tekan option nomor member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nomor member atau option nama member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nama konsumen. alamat.19 Form Data Barang 4. jika ditemukan data konsumen akan ditampilkan tekan tombol ubah. . Pilih salah satu option percarian lalu ketikan kata kunci yang akan dicari.

Bila akan mengubah data pemasok tekan tombol F1 atau tekan option kode pemasok untuk kategori pencarian berdasarkan kode pemasok dan untuk kategori pencarian berdasarakan nama pemasok tekan tombol F2 atau tekan option nama pemasok. nomor telepon. Form Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau mengubah data pemasok yang sudah tersimpan. Ketikan nama.Gambar 4. alamat.20 Form Data Konsumen 5. untuk menyimpan data pemasok baru click pada kolom nama pemasok atau tekan tombol F3 kursor akan berada di kolom nama pemasok. Pilih data pemasok yang akan diubah lalu tekan tombol ubah jika telah selesai. nomor fax dari pemasok lalu tekan tombol simpan. .

ketikan user id dan password apabila user id dan password sesuai dengan data pada . Tekan tombol F1 untuk mencari data karyawan berdasarkan NIK dan tekan tombol F2 untuk pencarian data karyawan berdasarkan nama karyawan lalu ketikan NIK apabila NIK ditemukan pada database. Ketikan user id dan password dan konfirmasi password yang memastikan password yang diketikan benar lalu pilih menu apa saja yang akan dapat diakses oleh pengguna dan tekan tombol simpan apabila telah selesai.21 Form Data Pemasok 6. Untuk membuat akun verifikasi login pengguna terdaftar terlebih dahulu pada database sebagai karyawan Toko Gadgetanda. data karyawan akan ditampilkan. Form Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk membuat data Pengguna atau akun verifikasi login baru yang akan menggunakan aplikasi sistem persedian barang.Tekan F3 untuk mengubah akun verifikasi login berseta hak aksesnya.Gambar 4.

pilih data yang akan diubah jika telah selesai tekan tombol ubah.jika telah selai teka tombol simpan. Gambar 4.22 Form Data Pengguna 7. Lalu selanjutnya pengguna harus mencari data barang yang diminta oleh konsumen jika data barang tidak ada di database maka pengguna menginputkan data barang tersebut. Form Transaksi Permintaan Form transaksi permintaan berfungsi untuk menyimpan data transaksipermintaan konsumen yang tidak terpenuhi yang di simpan dan digunakan untuk sebagai acuan pengambilan keputusan untuk memesan barang.database data akun verifikasi login akan ditampilkan. . dan jika konsumen bukan member maka pengguna harus mengisikan data konsumen.untuk nyimpan sebuah data transaksi permintaan pengguna harus mencari data konsumen terlebih dahulu jika konsumen tersebut adalah member.

Gambar 4. apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan. Pilih salah satu option pilihan lalu ketikan kata kunci yang dicari. Untuk menyimpan data transaksi pemesanan pengguna harus mencari tujuan dari transaksi pemesanan dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok. Form Transaksi Pemesanan Form transaksi pemesanan berfungsi untuk menyimpan data transaksi pemesanan dan mencetak Purchase Order. Setelah memilih option pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok.23 Form Transaksi Permintaan 8. Ketikan jumlah quantity yang akan dipesan lalu tekan tombol enter data barang yang akan dipesan telah disimpan. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan . Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang.

setelah itu pengguna harus mencari tujuan dari pembelian dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok. Gambar 4. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian . Pilih salah satu option pencarian lalu ketikan kata kunci yang dicari.dipesan tekan tombol F6 maka tombol simpan aktif dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data transaksi pemesanan telah disimpan. Untuk menyimpan data transaksi pembelian pengguna cukup menginputkan data transaksi pembelian pada faktur pembelian dari pemasok dengan cara ketikan nomor faktur pembeliandan tanggal. apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan.24 Form Transaksi Pemesanan 9. Form Transaksi Pembelian Form transaksi pembelian berfungsi untuk menyimpan data transaksi pembelian dan mencetak data transaksi pembelian.

Apabila data jenis barang yang diinputkan adalah aksesoris maka kursor akan berada pada kolom quantity sedangkan jika jenis barang unit kursor akan berada pada serial number Ketikan jumlah quantity atau serial number. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan.25 Form Transaksi Pembelian 10. harga beli dan harga jual yang akan dipesan lalu tekan tombol enter. Form Transaksi Penjualan . Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan dipesan tekan tombol F6 tombol kursor akan berada pada kolom potongan ketikan potong bila ada potongan dari pemasok dan ketikan keterangnbila ada tekan tombol simpan. Gambar 4. Data barang yang telah disimpan dibeli telah disimpan. maka data transaksi pembelian telah disimpan.barang. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang.

. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Pilih salah satu option pilihan pencarian data member. Untuk menyimpan data penjualan pengguna harus mencari data dari konsumen yang telah menjadi member dengan cara memilih kategori pencarian data member berdasarkan kode member atau nama member. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang. Pilih serial number dari barang yang akan jual dan data barang akan tersimpan dan bila jenis barang yang dicari adalah aksesoris maka kursor akan berada pad akolom quantity. Tekan tombol simpan maka data transaksi pemesanan telah disimpan.ketikan potongan dan keterangan transaksi tekan enter tombol simpan akan aktif. Ketikan jumlah quantity yang akan dijual lalu tekan tombol enter data barang yang akan dijual telah disimpan. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. lalu ketikan kata kunci yang dicari apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan dan jika konsumen bukan member maka data konsumen dapat langsung ketikan pada kolom kolom data konsumen.setelah itu tombol cetak akan aktif tekan tombol cetak untuk mencetak fatur penjualan. Jika pengguna telah selesai menginputkan data barang yang akan dijual tekan tombol F6 kursor jika konsumen adalah member kolom potongan akan aktif dan jika non member kolom keterangan akan aktif. Tekan F1 untuk pencarian berdasarkan kode member atau Tekan F2 untuk pencarian member berdasarkan nama member. Jika jenis barang yang dicari adalah unit maka kursor akan berada pada kolom serial number.Form transaksi penjualan berfungsi untuk menyimpan data transaksi penjualan dan mencetak faktur penjualan.

Gambar 4. Apabila data barang retur telah selesai di input tekan tombol simpan dan cetak faktur retur dengan cara menekan tombol cetak. Jika nomor faktur sesuai dengan database data transaksi penjualan akan ditampilkan pada datagrid lalu klik pada data barang yang akan diretur. Untuk menyimpan transaksi retur pengguna harus menjadi data transaksi penjual dengan cara mengetikan nomor faktur pada kolom pencarian data transaksi penjulan. . ketikan keterangan retur lalu tekan enter.26 Form Transaksi Penjualan 11. Form Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok.

Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit. Kriteria pertama yaitu perpemasok artinya laporan akan ditampilkan atau dicetak berdasarkan satu pemasok tertentu dalam periode tertentu. Form Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. surat jalan retur barang dalam suatu periode tertentu. . Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria.Gambar 4.27 Form Transaksi Retur 12. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan dan dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pemesanan dalam satu periode tertentu.

menampilakan dan membuat laporan transaksi pembelian barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu pembelian harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi pembelian hari itu.28 Form Laporan Pemesanan Barang 13. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pembelian dalam satu periode tertentu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria.Gambar 4. Form Laporan Pembelian Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. . Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit.

29 Form Laporan Pembelian Barang 14. Form Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak.30 Form Laporan Penjualan Barang . Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan dua kriteria.Gambar 4. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi penjualan dalam satu periode tertentu. menampilakan dan membuat laporan transaksi penjualan barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu penjualan harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi penjualan hari itu. Gambar 4.

31 Form Laporan Persediaan Barang 16. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Form Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak. Form Laporan Persediaan Barang Laporan persedian berfungsi untuk mencetak. menampilakan dan membuat laporan pesediaan barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria kedua perperiode artinya laporan retur yang . data transaksi retur akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi berasal dari pemasok. Gambar 4.15. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria ketiga yaitu peritem barang artinya laporan persedian barang ditampilkan peritem barang. Kriteria pertama yaitu laporan perpemasok. Kriteria kedua yaitu laporan detail persediaan barang artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data persediaan barang. Kriteria pertama yaitu rekapitulasi laporan persediaan barang akan ditampilkan atau dicetak berdasakan jenis barang atau seluruh data.

33 Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang . Kriteria yang ketiga yaitu surat jalan retur yaitu laporan retur ditampilkan atau dicetak menjadi suat jalan retur barang kepada pemasok.31 Form Laporan Retur Barang 17.ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi retur dalam satu periode tertentu. Gambar 4. Form Profil Form profil adalah form berfungsi untuk informasi persediaan barang. identitas dari aplikasi sistem Gambar 4.

Setelah itu ketikan harga yang baru lalu tekan tombol ubah.34 Form Tutorial Sistem Informasi Persediaan Barang 19.pencarian barang memiliki tiga kategori pencarian yaitu berdasarkan barcode.18. Form Tutorial Form tutorial adalah form yang berfungsi untuk pengguna yang berisi cara penggunaan dari aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4. kode barang. nama barang lalu ketikan kata kunci apabila kata kunci sesuai pada database data barang akan ditampilkan pada datagrid. . Form Setting Harga Jual Form setting harga jual berfungsi untuk mengubah harga jual barang. Pilih barang yang akan diubah harga jualnya dengan cara mengklik data tersebut pada datagrid.Pengguna harus mencari barang yang akan di ubah.

35 Form Setting Harga Jual 20. Form Setting Merk Form setting merk barang ini berfungsi membuat kode barang untuk suatu merk barang tertentu caranya tekan tombol F1 untuk mecari barang jika kode barang ditemukan maka akan tampil data merk. Tekan F2 untuk menginput data merk baru. ketikan merk dari barang dan kode merk yang dikehendaki untuk merk tersebut lalu tekan tombol simpan.Gambar 4. Jika tidak ditemukan maka akan tampil pesan data tidak ditemukan. .

37 Form Setting wallpaper 22. Gambar 4.36 Form Setting Merk Barang 21. Gambar 4. Form Ubah Pasword Form ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi dengan cara ketikan user id dan password apabila sesuai dengan database lalu ketikan password baru dan konfirmasi password baru. lalu tekan tombol ubah.Gambar 4. Form Setting Wallpaper Form setting wallpaper digunakan untuk mengubah tampilan wallpaper menu utama.38 Form Ubah Password .

Gambar 4. Purchase Order Purchase Order merupakan informasi daftar pemesanan barang hasil dari pengolahan data pemesanan barang kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Daftar Pembelian Daftar pembelian merupakan hasil dari pengolahan data pembelian barang dari pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.40 Daftar Pembeliaan .39 Daftar Purchase Order 24. Gambar 4.23.

25. Gambar 4.42 Tanda Terima Retur .41 Faktur Pejualan 26. Faktur Penjualan Faktur penjualan merupakan hasil dari pengolahan data penjualan barang kepada konsumen yang dijadikan tanda bukti pembelian barang yang dilakukanoleh konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Tanda Terima Retur Tanda terima retur merupakan hasil dari pengolahan data retur barang dari konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.

Laporan pemesanan Laporan pemesanan merupakan informasi pemesanan hasil pengolahan data pemesanan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.27.43 Surat Jalan Retur 28. Gambar 4.44 Laporan Pemesanan . Surat Jalan Retur Surat jalan retur merupakan hasil pengolaha data retur barang konsumen yang akan diberikan kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4.

Gambar 4.29. Laporan Pembelian Laporan pembelian merupakan informasi daftar pembelian hasil pengolahan data pembelian barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.46 Laporan Penjualan .45 Laporan Pembelian 30. Laporan Penjualan Laporan penjualan merupakan informasi daftar penjualan hasil pengolahan data penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.

31. penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.47 Laporan Persediaan Barang 32. Rekapitulasi Persediaan Barang Rekapitulasi persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian. . Gambar 4. Laporan Persedian Barang Laporan persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian. penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.

Gambar 4.49 Laporan Retur Barang . Laporan Retur Laporan retur merupakan informasi daftar retur hasil pengolahan data retur barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.48 Rekapitulasi Persediaan Barang 33. Gambar 4.

Pengujian yang diperlukan oleh pengembang adalah untuk melihat kebenaran dari perangkat lunak yang dibuat dan konflik yang akan terjadi bila kesalahan tidak . Pengujian merepresentasikan ketidaknormalan yang terjadi pada pengembangan perangkat lunak.BAB V TESTING 5. dari pada sebagai konstruktif. pengembang berusaha untuk membangun perangkat lunak dari konsep yang abstrak sampai dengan implementasi yang memungkin. Selama definisi awal dan fase pembangunan. Kenyataannya. Para pengembang membuat serangkaian uji kasus yang bertujuan untuk ”membongkar” perangkat lunak yang mereka bangun.1 Testing (Pengujian Perangkat Lunak) Pada bab ini membahsa mengenai pengujian ( pengujian perangkat lunak ). Pengembang perangkat lunak secara alami merupakan orang konstruktif. Pengujian perangkat lunak merupakan elemen yang kritis dari SQA (Software Quality Assurance) dan merepresentasikan tinjauan ulang yang menyeluruh terhadap spesifikasi. desain dan pengkodean. Pengujian merupakan salah satu tahapan dalam proses pengembangan perangkat lunak yang dapat dilihat (secara psikologi) sebagai destruktif.

Glen Myers menetapkan beberapa aturan yang dapat dilihat sebagai tujuan dari Pengujian : 1. Test case yang baik adalah test case yang memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya 3. maksudnya semua pengujian dapat direncanakan dan dirancang sebelum semua kode dijalankan. Pengujian harus direncanakan lama sebelum pengujian itu mulai. 3. . manfaat lain dari pengujian adalah menunjukkan bahwa fungsi perangkat lunak telah bekerja sesuai dengan spesifikasi. 2. data yang dikumpulkan pada saat pengujian dilaksanakan akan menyediakan suatu indikasi keandalan perangkat lunak yang baik dan beberapa indikasi mutu perangkat lunak secara keseluruhan. maka akan membongkar kesalahan yang ada didalam perangkat lunak. Pengujian adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan 2.ditemukan. maksudnya dari 80% kesalahan yang ditemukan selama pengujian dapat ditelusuri sampai 20% dari semua modul program. Pengujian yang sukses adalah pengujian yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya Sehingga tujuan dari Pengujian ini adalah mendesain serangkaian tes yang secara sistematis mengungkap beberapa jenis kesalahan yang berbeda dan melakukannya dalam waktu dan usaha yang minimum. maksudnya mengungkap kesalahan dari cacat yang menyebabkan program gagal. perekayasa perangkat lunak harus memahami prinsip dasar yang menuntun pengujian perangkat lunak. Sebagai tambahan. Jika pengujian diselenggarakan dengan sukses. yaitu: 1. semua pengujian harus dapat ditelusuri sampai ke persyaratan pelanggan. dan kebutuhan fungsi telah tercapai. Dari sebuah buku. Prinsip Pareto berlaku untuk pengujian perangkat lunak. Sebelum mengaplikasikan metode untuk mendesain test case yang efektif.

Hal ini memungkinkan individu yang berurusan dengan pengujian mendesain test case yang efektif secara lebih mudah. Untuk menjadi paling efektif.4. apakah input diterima dengan benar. Untuk mencapai sasaran tersebut. Sasaran utama desain test case adalah untuk mendapatkan serangkaian pengujian yang memiliki kemungkinan tertinggi di dalam pengungkapan kesalahan pada perangkat lunak. 6. Selagi pengujian berlangsung maju. pengujian mengubah focus dalam usaha menemukan kesalahan pada cluster modul yang terintegrasi dan akhirnya pada sistem. Procedural dan menggunakannya sebagai pedoman untuk menetapkan basis set dari jalur eksekusi. pengujian black-box. ujicoba blackbox digunakan untuk mendemonstrasikan fungsi software yang dioperasikan.2 Teknik Pengujian Black-Box Pada pengujian peraangkat lunak yang penulis gunakan Pendekatan pertama adalah black box testing. Integrasi Bottom-Up dan Integrasi Top-Down. Karena sangat sulit. Pengujian yang mendalam tidak mungkin karena tidak mungkin mengeksekusi setiap kombinasi jalur skema pengujian dikarenakan jumlah jalur permutasi untuk program menengah pun sangat besar. Dalam lingkungan yang ideal. 5. Walaupun didesain untuk menemukan kesalahan. perlu diketahui apa yang dapat dilakukan untuk membuatnya menjadi lebih mudah. Black box testing menyinggung ujicoba yang dilakukan pada interface software. pengujian harus dilakukan oleh pihak ketiga yang independent. digunakan 4 kategori yang berbeda dari teknik desain test case: Pengujian white-box. sebuah sistem atau produk dengan testabilitas dalam pikirannya. Pengujian harus mulai “dari yang kecil” dan berkembang ke pengujian “yang besar”. dan ouput yang . 5. perekayasa perangkat lunak mendesain suatu program komputer. Testabilitas adalah seberapa mudah sebuah program komputer dapat diuji.

. dengan melakukan test case dengan mempartisi domain input dari suatu program dengan cara yang memberikan cakupan pengujian yang mendalam. apakah integritas informasi eksternal terpelihara. tetapi memeriksa sedikit mengenai struktur logikal internal software. Ujicoba blackbox memeriksa beberapa aspek sistem.dihasilkan benar. Teknik pengujian black-box berfokus pada domain informasi dari perangkat lunak.

sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi toko Gadgetanda. Proses pembuatan laporan lebih mudah dengan beberapa kriteriakriteria yang di sesuaikan dengan kebutuhan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. 2. dan akan memudahkan jika akan memerlukan data terdahulu. Berdasarkan analisis yang di uraikan pada Bab III tentang sistem berjalan. Pada rancangan sistem informasi persediaan barang yang diusulkan telah dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan pada sistem berjalan dan memenuhi kebutuhan dari manajemen toko Gadgetanda. 3. maka dapat disimpulkan bahwa sistem berjalan tersebut masih memiliki sejumlah permasalahan.BAB VI PENUTUP 6. Aplikasi yang dibangun menggunakan antar muka yang mudah dimengerti oleh penggunanya sesuai dengan karakteristik dari pengguna yang telah dianalisis.1 Kesimpulan Pada bab terakhir ini penyusun menarik kesimpulan dari hasil pembahasan. Dengan aplikasi yang dibangun ini data akan tersimpan dalam database sehingga data yang tersimpan lebih aman. sistem .beberapa proses telah dilakukan secara otomatis. Berdasarkan hasil perancangan sistem usulan pada Bab IV pada sub judul kamus data dihasilkan aliaran data yang menjadi dasar untuk merancang database yang sesuai dengan kebutuhan informasi tentang persediaan barang pada toko Gadgetanda. mengenai sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda telah diuraikan pada bab sebelumnya yaitu : 1. 4. dan belum ada aplikasi khusus yang digunakan untuk mendukung informasi persediaan barang.

maka sebaiknya dilakukan pembuatan file backup sebagai cadangan jika terjadi kerusakan data maupun kerusakan pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda. Untuk menjaga keamanan data verifikasi login. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 1. 3. maka sebaiknya pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda ini menignkatkan enkripsi pada data verifikasi login karena enkripsi data login verifikasi yang telah dibuat penulis mudah dipecahkan. atau modul keuangan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. . Pengujian terhadap setiap fungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda dilakukan dengan menggunakanm metode Black box testing seperti yang digambarkan pada Bab V pada sub judul Pengujian Fungsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda.5. 2. yaitu : Berisi apa yang harus dilakukan untuk optimalisasi yang belum dilakuakan penulis. Untuk pengembangan selanjutnya. sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda agar terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi keuangan.2 Saran Agar aplikasi sistem informasi persediaan barang yang telah dibangun dapat berjalan dengan baik maka penyusun memberikan saran-saran yang mungkin dapat membantu kelancaran dalam sistem informasi persediaan barang Gadgetanda. 6.

1999. Konsep Perancangan Database. 1996 Manajemen Produksi . 2001.M.Yogyakarta . Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Jr. Jakarta : PT. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi ke tiga 2005. Yogyakarta: ANDI OFFSET. Bandung: Informatika Bandung. Ir. Drs. H.DAFTAR PUSTAKA Davis. Andi . Fathansyah. Ir. Sistem Informasi Manajemen : Informatika Bandung Assauri. Harianto. 1993. Jogianto. Management Information System. 1974. Basis Data. McLeod. Raymond. Pustaka Binaman Presindo. Sofyan. 1995. Gordon B. Jakarta: Balai Pustaka. Bandung : Informatika Bandung. Kristanto.