SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG

Studi kasus pada TOKO GADGETANDA

SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Ujian Akhir Strata

Disusun oleh :

DENIS MI 0891004

PROGRAM STUDI STRATA SATU SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA UNIVERSITAS INFORMATIKA DAN BISNIS INDONESIA BANDUNG 2010

LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL SUB JUDUL PENYUSUN NPM

: : : :

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA DENIS MI0891004

Telah diperiksa dan disetujui oleh : Pembimbing I Pembimbing II

Wawa Wikusna, S.T NIDN. 0429067403

Rosalin Samiharjdo, S.T NIDN.

Disahkan oleh: Ketua Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika Dan Bisnis Indonesia

Ucu Nugraha, S.T NIDN. 0424027901

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA, yang dibuat untuk memenuhi persyaratan menempuh Ujian Akhir Sarjana pada Program Studi Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, sejauh yang saya ketahui bukan merupakan tiruan atau duplikasi dari tugas akhir yang sudah dipublikasikan dan atau pernah dipakai untuk mendapat gelar Sarjana di lingkungan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia maupun di perguruan tinggi atau instansi manapun, kecuali bagian yang sumber informasinya dicantumkan sebagaimana mestinya.

Bandung, Desember 2010

Denis __ NPM. MI0891004

iii .

pembelian. pembelian dan penjualan.ABSTRAK Persediaan barang merupakan salah satu aktifitas kerja yang sangat penting bagi perkembangan toko Gadgetanda. dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi. Analisis. Pada perkembangannya muncul permasalahan-permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan menggunakan alat pemodelan berupa Flow Map ( Bagan Alir Dokumen ). implementasi dan Testing. iv . dan wawancara. penjualan. pemesanan. Kata kunci : Persediaan barang. adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah sering terjadi kesalahan pencatatan data transaksi pemesanan. DFD (Data Flow Diagram).0. Sedangkan alat pengembangan aplikasi database menggunakan MySQL dan bahasa pemograman Visual Basic 6. tepat dan akurat. Design. pengontrolan informasi persediaan barang tidak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat. Penulisan Skripsi ini menggunakan metode pengembangan sistem SDLC (Sistem Development Life Cycle) yang mencangkup System Engeneering. retur.

ordering. while the reason for the rise problems are often transaction data recording errors reservations. DFD (Data Flow Diagram). v . and techniques of data collection by observation. precisely and accurately. In the development problems which appear difficult to obtain inventory information quickly. and interviews. Meanwhile. Design. purchasing. This final writing system development method SDLC (System Development Life Cycle) which covers Engeneering System. sales. Keywords: inventory.0 programming language. The method used in this writing by using a modeling tool in the form of Flow Map (Flow Chart Document). purchases and sales. Analysis. implementation and Testing. development tools and MySQL database applications using Visual Basic 6.ABSTRACT Inventories of goods is one of a very important activities for development Gadgetanda store. returns. inventory control information can not be done in a short time.

tenaga dan kesabaran.T. S. Seluruh Staff dan Pimpinan Toko Gadgetanda yang telah menyediakan waktu.T.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. DR. selaku Rektor Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). hingga penulis mampu menyelesaikan Skripsi dengan judul “Sistem Informasi Persedian Barang Studi Studi Kasus Pada Toko Gadgetanda ” tepat pada waktunya. 5. Ibu Rosalin Samihardjo. Bapak Wawa Wikusna. baik moril maupun materil.. 6. S. 3. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. Terutama untuk kedua orang tuaku tercinta yang telah memberikan kasih sayang yang tulus. 4... Dr. Selanjutnya penulis ucapkan terima kasih kepada : 1. M. 2. Bob Foster. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. Segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas segala berkah. M. Nes Yandri Kahar. do’a serta nasehat yang akan penulis ingat untuk bekal melangkah dihari mendatang. Seluruh Dosen dan Staff Karyawan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia yang telah menyediakan waktu untuk bertukar pikiran dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi penulis. Ir. Dalam penyusunan Skripsi ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak. tenaga dan kesabaran. M. selaku Pembimbing kedua yang telah menyediakan waktu.T. vi . rahmat dan karunia-Nya. kesabaran dan ilmu yang diberikan beserta data-data yang dibutuhkan penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini. selaku Pembimbing utama yang telah menyediakan waktu. selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia.

Wassalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh Bandung. Ibu Heti selaku staff akademik yang telah membantu dalam proses seminar dan sidang skripsi penulis. Skripsi ini bukanlah sebuah karya yang sempurna.7. 10. 8. Penulis berharap semoga apa yang telah penulis sajikan dalam Skripsi ini dapat memberikan manfaat dan kegunaan. Kritik dan saran akan penulis terima dengan terbuka demi perbaikan dan kesempurnaan Skripsi ini. Siti Mariam Sopianti yang telah memberikan dorongan serta semangat dan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. Rekan-rekan Alumni mahasiswa-mahasiswi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia angkatan 2004. Desember 2010 Penulis vii . 9. Agus Kurnia yang telah membantu penulis dalam pembuatan skripsi ini. Rekan Durencell yang mendukung penulis baik moril maupun materil. 11. untuk itu penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang terdapat dalam Skripsi ini.

.................. xi DAFTAR TABEL ...........14 ........................................................................................................................................................1...............................................................................................................13 Nilai Informasi........ v DAFTAR ISI ............................7 BAB II Latar Belakang Masalah ..............................................................8 Karakteristik Sistem ...................................................................................................................................1.......................2..1 Identifikasi dan Batasan Masalah .........2 Definisi Sistem ............3 1..5 TINJAUAN PUSTAKA. iii ABSTRACT .............................1 1..........................................................................11 2. xiv DAFTAR GAMBAR ......12 Kualitas Informasi ........................................................................................................................................................6 1..............7 2......2 Maksud dan Tujuan .....................................................12 Siklus Informasi......................................................................DAFTAR ISI Hal..2 2.................1 2.................................................... xv DAFTAR DIAGRAM .......................................... xvii BAB I PENDAHULUAN .............................4 Lokasi dan Waktu Kegiatan ..................8 Klasifikasi Sistem .............................................................................5 Sistematika Penulisan ..........................1 2......................................................5 1......7 2............................2 1.2..3 Kegunaan .............. vii DAFTAR SIMBOL ............................................3 Konsep Dasar Sistem Informasi.................................14 2................................. iv KATA PENGANTAR ..............................................3 2........................2 2............................2..............................4 Metode Pendekatan........................................................3 2.............. ABSTRAK ...........................................................................................9 Konsep Dasar Informasi .......................................1 Konsep Dasar Sistem ..................................................................................................................................................................................................................................................1....................................4 Definisi Informasi ..................................2....4 1.......1 1........

................................................................................3 Pengertian Persediaan Barang.....................2..........4 2.................33 Tipe Data pada MySQL........26 2..................................................................8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) ..........4 Definisi Sistem Informasi ...................................8...............32 MySQL Sebagai Bahasa Structured Langguage (SQL) ...28 Konsep Dasar Basis Data ...............................................2 2.....4..0 ....29 2..2.............................................................................................2 Flowmap ..............................31 2........1 2................20 2............2 2.....17 Fungsi Persediaan ..................................2 2................................19 2...................................................................................................25 Entity Relationship Diagram (ERD) .........16 Konsep Dasar Persediaan Barang ...................8.......14 Komponen Sistem Informasi ...39 2................3 Context Diagram ................2...3 2.........5.5.....7............................................................................5...................4..............5.............5.........9....7.................35 Mengenal Visual Basic 6...........................2.......................3...............................................3 2......................7 Pendekatan Sistem .........26 2...4 Kamus Data ........25 2.........2 2....................6 2................................................1 Komponen Visual Basic 6....1 2....30 Abstraksi Data dalam Basis Data ...................0 ...........................5...................................................................................1 2.........22 DFD leveled ......39 BAB III ANALISIS SISTEM .................9 Sejarah Structured Query Language .................1 2.....8.......................17 2...................22 2...........4.............................30 2......43 .................................3...............34 Bahasa SQL ...................1 Simbol-Simbol dalam Entity Relationship Diagram ........1 2.5 Alat Bantu Pemodelan Sistem ...........20 Data Flow Diagram ( DFD ) ...................4.....................1 2.............8...18 Maksud dan Tujuan Persediaan .....2 Definisi Basis Data ........5..........23 Aturan-Aturan Dalam Pembuatan Data Flow Diagram .......5............

......2 Analisis Sistem Informasi Persediaan Barang ........47 Analisis Dokumen ..2 Penjelasan Aliran Data .........5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4..45 3......................2.........2.............................2.4......2..1......................3......51 Flowmap Berjalan Sistem Persediaan Barang .3....... 61 4.......3.63 4.........3.................6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5......1................1..........58 4.........3 Data Flow Diagram ............2 Data Flow Diagram Levelled ............1.........54 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda.3...2......4 Kamus Data ................2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1..3.....................53 BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM .......1...2 Uraian Prosedur Usulan ..............1 Diagram Konteks................1...................................1.2....2............3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2.1.....3 3..4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3.....1..........58 4.............……......4 Uraian Prosedur ..2...44 Tugas dan Wewenang.................3......... ..................3 Evaluasi Sistem ..................73 Data Flow Diagram Level ......................57 4...............................1..............1......1............52 3.62 4..................................65 Penjelasan Data Store ..4........2.....1 4.......1 Perancangan Sistem Informasi Persediaan Barang .............................1 4..............................3...............................47 3.2.......1 3............1.2 3.........................49 Analisis Entitas ............54 4...43 3.......................1 3.60 4.........1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi.............62 4...........1......................54 4....1......60 4.............2 Struktur Organisasi .........3....64 4.........................1.....................................1 0…..................................................64 4......

.......1..102 4...1..............1....1....................1..2................................2...91 Rancangan Proses .8.....................3 Pengujian fusngsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan .....8...4........128 5........8........................3 Spesifikasi Perangkat Lunak……....2.....1.......2....2 4...99 4...3 4...87 Rancangan Masukan ...........1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi .......................................78 Relasi Antar Tabel ..1.......1......93 Implementasi Sistem Informasi Persediaan Barang ..........................80 Struktur Tabel .1.5 4....8 Entity Relationship Diagram ...............101 4..1 4...........99 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi ............2.1 Kebutuhan Sumber Daya ..............1.......1 4......2..98 4...2.....................97 4.....................................2 Struktur Menu ...6 4..........................1..............1.....2.1.............2 4..........................1................2.........................81 Rancangan Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Persediaan Barang ....…130 5...................98 Spesifikasi Perangkat Lunak ..........2..................98 4.4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda ..1...2 Spesifikasi Sumber Daya Manusia .1.......…… ……………………………….........128 5.....2.7 4.....1......2 Teknik Pengujian Black-Box...2...……………………102 BAB TESTING.............87 4.......99 Spesifikasi Perangkat Keras…….....2..1 4......2 Spesifikasi Perangkat Keras ...1 Tesing (Pengujian Perangkat V Lunak)……………………………..........

…140 5............……….......4 Black-Box Test Case Modul Input Data Transaksi Penjualan……………………………………........…136 5.…133 5.................4 Barang…...................3....154 DAFTAR PUSTAKA...................3..........................…………………………………………131 5..2 Login…...3.…............................3.Barang Toko Gadgetanda ........153 6..1 Kesimpulan……………………………………………………….........2 Saran……………………………………………………………....3.153 6... 154 V Black-Box Test Case Modul Ubah Data Black-Box Test Case Modul Input Data Black-Box Test Case Modul Verifikasi Data Test Case Modul Verifikasi Data DAFTAR SIMBOL Simbol-simbol dalam Data Flow Diagram Gane/Sarson Yordan/De Marco Keterangan ..………131 5............................146 BAB PENUTUP.............3 Barang……........1 Login.

Entitas Entitas Luar Entitas Luar

Luar,

dapat

berupa orang/unit terkait yang berinteraksi dengan sistem tetapi diluar sistem Orang, unit yang atau

mempergunakan Proses Proses melakukan data.

transformasi fisik

Komponen

tidak diidentifikasikan. Aliran Data Aliran Data Aliran data dengan arah khusus dari sumber ke tujuan Penyimpanan data atau Data Store Data Store tempat data disimpan

oleh proses.

Simbol-simbol dalam Flowmap Simbol Keterangan

Menunjukan titik awal, akhir, atau pemberhentian Terminator dari suatu proses

Menunjukan arah atau alur dari suatu dokumen Aliran Data

Menunjukan input atau output media record berupa Dokumen dokumen

Proses Manual

Menunjukan Proses yang dilakukan secara manual

Proses Komputerisasi

Menunjukan

Proses

yang

dilakukan

secara

terkomputerisasi

Input Manual

Menunjukan masukan secara manual

Arsip Menunjukan Arsip atau simpanan data manual

Keputusan

Menunjukan

pengambilan

keputusan

yang

menghasilkan dua kemungkinan (Ya/Tidak)

Terminasi untuk halaman yang sama On Page Connector

Terminasi untuk halaman yang berbeda Off Page Connector

DAFTAR TABEL
H al 9

Tabel

2.1

Klasifikasi

.. Tabel 4.....………………… Tabel 4............6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang ... Tabel 4....…… Tabel 4.. Tabel 4. Tabel 4..19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan …....………………........………... Tabel 4.... Tabel 4......……………...........11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur …………………..............………………..10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang ...13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang .....7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) .. Tabel 4...2 Flowmap…………………………………... Tabel 4............………......................9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian …...……………….......Sistem……………………………………………… Tabel 2.....………...17 Struktur Data Store Konsumen .. Tabel 4..........2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan ……………............... Tabel 4.4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang .....1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang ……………............20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan ………....……………... Tabel 4.8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian ……………………… Tabel 4.. Tabel 4....15 Struktur Data Store Persediaan Barang …….. Tabel 4.....21 Struktur Data Store Transaksi Pembelian ……..….....12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang …………... Tabel 4...3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan ….......14 Struktur Data Store Barang ………. Tabel 4....................5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang ..………………… Tabel 4....16 Struktur Data Store Pemasok …………………………………........... Tabel 4..18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan ……………………........22 Struktur Data Store Transaksi Retur 20 65 65 66 67 67 68 69 69 70 71 71 72 72 73 73 74 74 75 75 76 77 77 ....………………… Tabel 4..... Tabel 4.

..... Tabel 4......25 Struktur Tabel Konsumen ………….........…..24 Struktur Tabel Persediaan Barang ……….............. Tabel 4..………….…………….29 Struktur Tabel Pemesanan …………….….……………………………..36 Struktur Tabel Detail Retur ……………………………….........…………...2 Siklus Informasi………………………………………………. Tabel 4..33 Struktur Tabel Penjualan ………….32 Struktur Tabel Detail Pembelian ………... Tabel 4......……………………. Tabel 4................1 Test case modul verifikasi data login……………...……………. Tabel 4..28 Struktur Tabel Detail Permintaan …………........34 Struktur Tabel Detail Penjualan ……………………….3 Daftar black-box test case modul input data barang…………… Tabel 5..........………. Tabel 5... Blok Bangunan ……………………………………………….31 Struktur Tabel Pembelian …………………...23 Struktur Tabel Barang …………... Tabel 4..27 Struktur Tabel Permintaan ……...... Tabel 4..35 Struktur Tabel Retur ………………………....………………… Tabel 4.......30 Struktur Tabel Detail Pemesanan ... 81 81 81 82 82 82 83 83 83 84 85 85 86 86 118 120 123 128 134 DAFTAR GAMBAR H al Gambar 2...……………….…....……………. Tabel 4. Tabel 5.....2 Daftar black-box test case modul pencarian data barang........…………...... Tabel 5........…………. Tabel 5......26 Struktur Tabel Pemasok ………........……….....4 Daftar black-box test case modul ubah data barang …………...……………………………..5 Daftar black-box test case modul input data transaksi penjualan....... Tabel 4...…………………………..1 Gambar 2... 12 17 . Tabel 4...…………………. Tabel 4.... Tabel 4.

..... Form Laporan Retur Barang.............7 Gambar 4..........1 Gambar 4.......31 Gambar 4................... Rancangan Form Laporan Pembelian Barang..............30 Gambar 4................................................. Form Transaksi Permintaan.........................………….. Jendela Project Explorer ........................9 Gambar 2... Notasi Atribut …………………............ Rancangan Form Manipulasi Data Barang……………….....28 Gambar 4.............20 Gambar 4.... Form Transaksi Pembelian……………………………................... Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang........ Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok............25 Gambar 4....10 Gambar 4................................................................……………………………..............13 Gambar 4.19 Gambar 4.. Form Setting Merk Barang.......... Form Laporan Pemesanan Barang..........………………………………............................ Rancangan Form Transaksi Penjualan.......……....................26 Gambar 4.............6 Gambar 2.............21 Gambar 4........ Form Laporan Persediaan Barang………………………….....11 Gambar 3................. Jendela Propertis ..... Rancangan Form Transaksi Retur...........4 Gambar 4...... Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda............... Form Laporan Pembelian Barang........... Form Tutorial........3 Gambar 4...23 Gambar 4............................. Form Data Konsumen…………………………….........35 Gambar 4... Rancangan Form Laporan Penjualan Barang ………………........... Rancangan Form Manipulasi Data Member………..... Rancangan Form Verifikasi Login ……………................................…… …………………………… Notasi Relasi ………………….... 27 27 27 28 40 40 41 41 42 45 87 91 91 92 92 93 93 94 94 95 95 96 96 97 97 103 103 104 105 106 107 108 109 110 111 113 114 115 116 116 117 118 118 119 120 121 ....36 Notasi Entitas ……………............8 Gambar 4.....24 Gambar 4.... Form Data Pengguna.................22 Gambar 4..... Rancangan Form Transaksi Permintaan.......... Form Standart ..................……............4 Gambar 2..............17 Gambar 4..............9 Gambar 4..11 Gambar 4. Jendela Kode…………………………………......... Form Laporan Penjualan Barang ……………………………...... Form Data Barang...34 Gambar 4...14 Gambar 4..7 Gambar 2........................................ Rancangan Form Transaksi Pembelian............................................. Form Verivikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang.............16 Gambar 4.... Rancangan Form Laporan Persediaan Barang……….33 Gambar 4...................32 Gambar 4........……………………………………………… Tool Box ………..............27 Gambar 4.............1 Gambar 4......……………………………..……………………………….........6 Gambar 4.. Splash Screen Informasi Persediaan Barang.…………………………………...............10 Gambar 2. Form Transaksi Penjualan..................3 Gambar 2. Form Transaksi Retur... Form Data Pemasok. Struktur Menu ……......... Form Setting Harga Jual.......................................18 Gambar 4...........................12 Gambar 4................……................Gambar 2.. Contoh Penggunaan Kardinalitas ……………………………......................……………………….5 Gambar 4.......................29 Gambar 4. Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses . Rancangan Form Transaksi Pemesanan.. Form Transaksi Pemesanan..15 Gambar 4.....8 Gambar 2........... Rancangan Form Laporan Pemesanan Barang.. Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang............... ……….....5 Gambar 2...……………………………........……………………………............………...........2 Gambar 4..…………………………….....................

.............37 Gambar 4............................. Laporan Retur Barang.................................. Daftar Purchase Order.... Form Ubah Password............................................................................……………………………................46 Gambar 4........................................44 Gambar 4..Gambar 4...........................................49 Form Setting Wallpaper. Daftar Penjualan....39 Gambar 4.................................................. Daftar Pembelian................ Laporan Pembelian......................................................43 Gambar 4..........................42 Gambar 4............. Surat Jalan Retur......……….............. 121 121 122 122 123 123 124 124 125 125 126 127 127 BAB I PENDAHULUAN ..............………………………….......45 Gambar 4...........................................................................48 Gambar 4.................... Laporan Persediaan Barang...............47 Gambar 4..............…….41 Gambar 4.................... Laporan Penjualan........ Rekapitulasi Persediaan Barang.......................................... Laporan Pemesanan ......38 Gambar 4....................................................................... Tanda Terima Retur...40 Gambar 4...

Dengan semakin bertambahnya jumlah barang dagangan muncul permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat.1. tepat dan akurat. Dengan adanya sistem informasi. . Adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah pengolahan data transaksi membutuhkan beberapa tahapan dan sering terjadi kesalahan pencatatan dalam faktur. Berdasarkan uraian tersebut. Seiring dengan berkembangannya perusahaan. Sekarang informasi dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat berkat adanya teknologi informasi. Toko Gadgetanda adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya yang didirikan pada tahun 2008. perusahaan menambah barang dagangan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memberi kepuasan kepada konsumen. maka diperlukan sistem informasi persedian barang yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. organisasi atau perusahaan dapat menjamin kualitas informasi yang disajikan dan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang diharapkan adalah pada sistem informasi persedian barang. Selain itu pengolahan data transaksi menjadi informasi persediaan barang sering ditunda oleh petugas.1 Latar Belakang Masalah Sistem informasi merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi atau perusahaan. Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang mempelopori penjualan smartphone dan aksesorisnya di Bandung. Untuk mengatasi masalah tersebut. penulis tertarik untuk mengembangkan sistem informasi persediaan barang yang dituangkan dalam skripsi berjudul “ SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA BANDUNG ”. form serta laporan yang dibuat.

Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. Bagaimana sistem informasi persediaan barang dan sejauh mana pengaruh aliran informasi yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda? 2. Bagaimana rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi? 4. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. pembelian. penjualan. Proses pencatatan data pembelian. 1.1. Bagaimana pengujian yang akan dilakukan untuk menguji fungsionalfungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda? . 2. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. Bagaimana sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda? 3. Bagaimana rancangan antarmuka dan kemampuan apa saja yang dimiliki aplikasi sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda? 5. Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: Dengan memperhatikan identifikasi masalah tersebut penulis dapat merumusakan permasalahan sebagai berikut. pengolahan data pemesanan. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan.2 Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: 1. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan.

yang dapat digunakan pada proses persediaan barang pada toko Gadgetanda 5. Menggambarkan sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. Penulis .4 Kegunaan Penulisan Skripsi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi : 1. Melakukan pengujian terhadap aplikasi yang dibangun untuk mendukung sistem informasi Persediaan barang pada toko Gadgetanda.3 Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada Program Strata satu Fakultas Teknologi dan Informatika Program Studi Manajemen Informatika di Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. Menggambarkan dan mengevaluasi sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda. biaya. penulis membatasi pembahasan permasalahan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. Membuat rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi 4.Agar pembahasan lebih terarah dan tidak menyimpang dari latar belakang masalah yang telah ditentukan diatas. 1. kemampuan dan pengetahuan penulis. 1. serta dikarenakan keterbatasan waktu. 2. Membuat rancang bangun antar muka dan kemampuan yang akan dimiliki oleh aplikasi. 3. maka dalam penyusunan Laporan Skripsi ini. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penyusunan Skripsi ini adalah sebagai berikut : 1.

Pengamatan (Observasi) .5 Metode Pendekatan Dalam penyusuanan skripsi ini penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif. b. Pembaca a. Wawancara (Interview) Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab yang berhubungan dengan permasalahan. Penulis melakukan wawancara langsung kepada nara sumber. 2. dengan cara menggambarkan alur sistem. Instansi a. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis dalam membangun sebuah sistem informasi.a. Memberikan solusi alternatif dalam sistem informasi akuntansi Toko Gadgetanda. 1. Penulis dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama studi kedalam dunia kerja atau lingkungan sesungguhnya. Dapat menjadi salah satu acuan atau referensi dalam membuat sistem informasi di kemudian hari. b. b. dan menginterpretasikan hasil penelitian berdasarkan kondisi yang sebenarnya pada masa sekarang. 2. 3. Untuk mendapatkan data penunjang dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut : 1. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca mengenai pembangunan sistem informasi dan aplikasi serta teknik pembuatannya. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengolahan data transaksi persediaan barang sehingga Informasi yang dihasilkan menjadi lebih mudah dan efisien.

1. . Berikut penjelasan tentang masing-masing Bab : .1 BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menguraikan latar belakang masalah. kegunanan penelitian. maksud dan tujuan penelitian.Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung pada tempat penelitian terhadap obyek yang di bahas untuk mendapat informasi.1. identifikasi masalah dan batasan masalah. Adapun metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem adalah dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC).1. lokasi dan waktu penelitian dan sistematika penulisan.6 Lokasi dan Waktu Kegiatan Untuk memperoleh data yang diperlukan.7 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan Skripsi ini terdiri dari 6 (lima) Bab yang masing- masing Bab telah dirancang dengan suatu tujuan tertentu. 1.1. Penulis melakukan studi kasus pada bagian administrasi umum di Toko Gadgetanda Bandung yang berlokasi di jalan Purnawarman Lt UG C-17 Istana Bandung Electronic Center.1. 1. metode penelitian yang dilakukan.2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini menguraikan teori tentang permasalahan yang mendukung perancanagan dan pengembangan serta metodelogi yang . Adapun waktu kegiatan studi kasus dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 1 September 2009 sampai dengan tanggal 1 November 2009.

koreksi atau pendapat lama.1.4 BAB VI PENUTUP Menguraikan tentang kesimpulan dan saran. lingkungan perangkat keras. perangkat lunak serta sumber daya manusia. batasan implementasi.1. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Membahas tentang perancangan sistem berdasarkan hasil evaluasi sistem. atau menumbuhkan pendapat lama yang berkaitan dengan observasi. analisis dan evaluasi sistem yang sedang berjalan.akan digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi pada saat perancangan dan pengembangan.1.1. yaitu dapat berupa pendapat baru. PENGUJIAN Pada bab ini menguraikan tentang pengujian aplikasi yang telah . . BAB III ANALISIS SISTEM Membahas tentang kondisi dan gambaran umum objek observasi.3 BAB V dibuat. .

Sistem terdiri dari sub-subsistem yang saling berkaitan satu sama lain dalam mencapai tujuannya. antara lain melalui pendekatan sebagai berikut : 1.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan. dan menyediakan pihak tertentu dengan laporan laporan yang tertentu. Sistem sangat dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan. mendukung operasi. Pendekatan komponen/elemen Yaitu kumpulan komponen yang saling dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.1 Konsep Dasar Sistem Secara umum ada dua pendekatan dalam mendefinisikan dan memahami sistem. bersifat manajerial. Secara umum sistem informasi didefinisikan sebagai kumpulan komponen atau elemen yang saling bekerja sama untuk tujuan tertentu. 2. Pendekatan prosedur Yaitu suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan. menyimpan. . siapa (who) yang mengerjakannya. Sistem informasi bertugas mengumpul. dan mengolah data untuk menyajikan informasi tertentu kepada orang yang membutuhkan. dan subsistem tersebut dapat terdiri juga dari subsistem yang lebih kecil. dalam hubungan instansi atau organisasi sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem.

1. Batasan Sistem Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.1 Definisi Sistem Sistem merupakan kumpulan dari sub-subsistem. Dari pendapat mengenai definisi sistem diatas. Menurut Jogiyanto HM dalam bukunya yang berjudul Analis dan Desain Sistem Informasi berpendapat bahwa “Sistem adalah suatu kumpulan dari eleman-eleman yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu” ( 2001:2). Sistem dapat berupa subsistem yang mempunyai sifat-sifat sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. 2. Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan. dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan kumpulan dari komponen-komponen atau subsistem-subsistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 2. suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu : 1. 2. .Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sistem informasi terlebih dahulu akan dibahas pengertian sistem dan informasi.1.2 Karakteristik Sistem Karakteristik sistem menurut Jogiyanto HM.

2.1 Pengklasifikasian Sistem Kriteria Lingkungan Asal pembuatannya Sistem terbuka Buatan manusia Klasifikasi Sistem tertutup Buatan Allah / alam .1. seperti dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 2. 8. Pengolah Sistem Merupakan perubahan dari masukan (input) menjadi keluaran (output). Keluaran Sistem Keluaran (output) merupakan hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Lingkungan Sistem Lingkungan sistem terdiri dari lingkungan internal sistem yaitu lingkungan yang berada di dalam batasan sistem dan lingkungan eksternal sistem yaitu lingkungan yang berada di luar sistem. Sasaran Sistem Merupakan tujuan dari suatu sistem yang sangat menetukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang dihasilkan sistem agar dapat dikatakan berhasil karena tujuannya dapat tercapai.3.3 Klasifikasi Sistem Klasifikasi sistem diperlukan untuk membedakan antara sistem satu dengan sistem lainya. 4. Penghubung Sistem Merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya sehingga dapat berinteraksi untuk membentuk suatu kesatuan. 7. Masukan Sistem Masukan (input) adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem agar suatu sistem dapat beroperasi dan energi yang diproses menghasilkan keluaran. 5. 6.

Sistem buatan manusia dan alam Suatu sistem diklasifikasikan berdasarkan asalnya. sistem tersebut dapat diklasifikasikan sebagai sistem yang ada secara alamiah (buatan Allah) dan buatan manusia. Sistem berjalan dan konseptual Sistem berjalan adalah sistem yang saat ini sedang digunakan sedangkan sistem konseptual adalah sistem yang menjadi harapan atau belum diterapkan. 2. 6. sedangkan suatu sistem dikatakan tertutup apabila aktivitas didalamnya tersebut tidak terpengaruh oleh perubahan yang terjadi di lingkunganya. 5. 3. 4. Sistem sederhana dan kompleks Sebuah sistem yang sederhana merupakan sebuah sistem yang terbentuk dari sedikit tingkatan dan subsistem. Kinerjanya dapat dipastikan dan tidak dapat dipastikan Kinerja yang dapat dipastikan artinya dapat ditentukan pada saat sistem akan dan sedang dibuat.Keberadaanya Kesulitan Output / kinerjanya Waktu keberadaanya Wujudnya Tingkatnya Fleksibelitas Sistem berjalan Sulit / komplek Dapat dipastikan Sementara Abstrak Sub sistem / sistem Bisa beradaptasi Sistem konsep Sederhana Tidak dapat dipastikan Selamanya Ada secara phisik Super sistem Tidak bisa beradaptasi 1. Sementara dan selamanya . Sistem terbuka dan tertutup Sistem dikatakan terbuka bila aktivitas di dalam sistem tersebut dipengaruhi oleh lingkunganya. sedangkan sistem komplek adalah sistem yang memiliki banyak tingkatan atau subsistem. Kinerja yang tidak dapat dipastikan artinya tidak dapat ditentukan dari awal dan tergantung pada situasi yang dihadapi.

3. subsistem dan supersistem Berdasarkan tingkatanya suatu sistem bisa merupakan komponen dari sistem yang lebih besar. keadaan dan lain-lain. bunyi atau kombinasinya. Sekumpulan fakta yang belum terorganisir. 8. pelanggan). 9. 2.2 Konsep Dasar Informasi Secara umum informasi dapat diartikan sebagai hasil pengolahan data yang telah memunculkan arti dan manfaat bagi penerima. 2. Bisa beradaptasi dan tidak beradaptasi Bisa artinya bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan. yang direkam dalam bentuk angka. mahasiswa. . peristiwa. huruf. hewan. Subsistem adalah sistem yang lebih kecil dalam sebuah sistem. Sedangkan data dapat diartikan sebagai : 1. teks. konsep. Representasi dunia nyata yang mewakili sautu objek. manusia (pegawai. simbol.Suatu sistem digunakan sementara artinya sistem hanya digunakan untuk periode waktu tertentu suatu sistem digunakan selamanya artinya sistem digunakan selama-lamanya untuk waktu yang tidak ditentukan. Ada secara fisik dan abstrak / non fisik Sistem dapat dilihat dari wujudnya. Kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata. Sistem. Tidak bisa beradaptasi artinya tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. seperti. gambar. Perusahaan atau organisasi bukanlah merupakan organisasi yang dapat disentuh secara fisik. 7. sedangkan supersistem adalah sistem yang lebih besar.

”Informasi adalah penerangan.2. Data adalah sumber informasi berupa fakta atau angka yang relatif kemudian diolah atau diproses untuk menghasilkan suatu informasi. kabar/berita tentang sesuatu serta keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat di bagian-bagian amanat tersebut” (2003 :432) Gordon B davis dalam buku yang berjudul Management Information system mengemukakan bahwa : ”Informasi adalah data yang diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerimaan dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau yang akan datang” (1974 : 3-4). 2. Perubahan data yang menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi dan informasi disajikan dalam bentuk lisan atau tertulis oleh pengolah informasi. Gambar 2.2 Siklus Informasi Sistem menghasilkan suatu informasi yang diolah dari data.1 Siklus Informasi .2.2.1 Definisi Informasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. pemberitahuan.

Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat. Akurat Informasi yang didapat kepada si penerima harus bebas dari kesalahankesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. 2. 2.Menurut Azhar Susanto dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi mengemukakan ”Data adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan sebagai input dalam menhasilkan informasi” (2007:46). Sedangkan menurut Jogiyanto HM dalam bukunya Analis dan Desain adalah “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya” (2001:8).3 Kualitas Informasi Untuk mendapatkan informasi yang berkualitas harus memperhatikan halhal sebagai berikut : 1.2. sehingga . Dari kedua pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari suatu pemrosesan data yang diolah menjadi bentuk yang mudah dipahami yang dibutuhkan oleh orang untuk menambah pemahamanya terhadap fakta-fakta yang ada. sehingga informasi yang disampaikan kepada penerima tidak mengalami gangguan (noise) yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. Akurat juga berarti informasi mencerminkan maksudnya. karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. Pengertian informasi di dalam buku Sistem Informasi Manajemen adalah sebagai berikut “Informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat” (2004 : 40). Tepat pada waktunya Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.

dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan. 3. Sistem infromasi dapat dikatakan sebagai kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia dan komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi) guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan di dalam sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan.2. yaitu manfaat dan biaya mendapatkanya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.4 Nilai Informasi Nilai dari informasi ditentukan dari dua hal. 2. 2.diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan. .3 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat berupa gabunga dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan. mengolah dan menerimannya. Relevan Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya dan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.

Prosedur. Sedangkan menurut Raymond McLeod. Data. teknologi. dapat terdiri dari Sistem Operasi. Sistem Manajemen Basis Data. yaitu orang. program aplikasi. dapat terdiri dari CPU (Central Processing Unit). Berdasarkan definisi tersebut diatas Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem didalam organisasi yang merupakan kombinasi dari orangorang. komponenkomponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain antara lain : 1. Roscoe Davis dalam buku yang berjudul “Analisis dan Desain Sistem Informasi”. Perangkat Lunak (Software). Disk. program pengontrol komunikasi. 2. media. 2001. berupa instruksi dan kebijakan tertentu untuk mengoperasikan sistem yang bersangkutan. Suatu Sistem Informasi terdiri dari beberapa komponen. mendukung operasi. menyediakan masukan. 13). 3. printer. berupa data-data yang tersimpan dalam jangka waktu tertentu. Leitch dan K. 4. Jr. menyatakan bahwa sistem informasi merupakan: “Sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. Personil. prosedur-prosedur dan pengendalian yang . Perangkat Keras (Hardware). bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dalam menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”(1983:63). unit atau bagian tertentu yg mengoperasikan sistem.3. dalam buku ”Sistem Informasi Manajemen” mengemukakan bahwa: “Sistem Informasi adalah kumpulan dari subsistem baik fisik maupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna” ( Jilid1. mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem. terminal.1 Defini Sistem Informasi Menurut Robert A.2. 5. fasilitas.

3.2 Komponen Sitem Informasi John Burch dan Gary Grudnitski. Blok Keluaran (Output Block) Berupa keluaran dokumen dan informasi yang berkualitas. Blok Masukan (Input Block) Meliputi. 6. Blok Basis Data (Database Block) Merupakan kumpulan data yang berhubungan satu dengan lainnya. 5. John Wiley and Sons. dapat berupa dokumen-dokumen dasar. menyimpan dan mengakses data. 2. 4. 1986) mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut sebagai blok bangunan (block building). tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Blok Kendali (Controls Block) .ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting. Blok Model (Model Block) Terdiri dari kombinasi prosedur. memberi sinyal kepada pihak manajemen atau pihak yang berkepentingan lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan. menjalankan model. metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan. ("Information Systems Theory and Practice". memproses file transaksi rutin tertentu. 2. menghasilkan dan mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Blok bangunan (block building) tersebut tersusun atas sebagai berikut: 1. Blok Teknologi (Technology Block) Untuk menerima input. logika dan model matematik yang berfungsi memanipulasi data untuk keluaran tertentu. New York.3.

1 Pengertian Persediaan Barang Dalam perusahaan.2 Blok Bangunan (Building Block) 2. (Drs. persedian barang merupakan faktor yang perlu diperhatikan. Sofyan Assauri dalam Manajemen produksi adalah : ” Persedaian merupakan sejumlah bahan-bahan dalam proses produksi.4 Konsep Dasar Persediaan Barang Persedian barang merupakan siklus arus pembelian dan penjualan yang aktivitasnya mengawali pengolahan transaksi hingga menghasilkan laporan stock barang. Pemakai Pemakai Input Pemakai Technology Model Database Output Control Pemakai Pemakai Pemakai Gambar 2.1996:176 ) . 2. Sofyan Assauri. adapun persediaan menurut Drs. serta bahan jadi atau bahan produksi yang diselesaikan untuk memenuhi permintaan dari konsumen/langganan setiap waktu ”.4.Meliputi masalah pengendalian yang berfungsi mencegah dan menangani kesalahan/kegagalan sistem.

2 Fungsi persediaan Fungsi perasedian adalah membantu untuk memisahkan pemasok. Jika persedian terlalu sedikit. persediaan juga mengizinkan pedagang barang agar dapat membantu jalannya operasional.4. Tepat produksi Prosedur dilaksanakan dalam proses yang harus sesuai dengan kebutuhan 2. fungsi persediaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : 1. mutu. dan konsumen. 2. produsen. Tepat mutu . perusahaan membutuhkan sejumlah dana oleh sebab itu setiap perusahaan dapat mempertahankan suatu jumlah persedian yang cukup untuk menjamin kegiatan perusahaan. (Freddy Rangkuti. karena setiap barang biasanya meliki karateristik yang berbeda 3.1989:11) Dalam pengadaan persediaan. ubah kemudian dijual kembali ”. Pada dasarnya persedian akan mempermudah atau memperlancar jalanya operasi perusahaan yang harus dilakukan secara berturut-turut untuk memproduksi barang-barang selajutnya menyampaikan kepada langganan atau konsumen. maka akan timbul permaslahan yang mengakibatkan tertundanya proses transaksi penjualan oleh sebab itu persedian harus diatur dan dikendalikan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam jumlah. Tepat jenis Maksudnya dari tepat jenis adalah terpenuhinya kebutuhan barang yang paling sesuai dengan kebutuhan. waktu yang tepat dengan jumlah biaya yang serendah rendahnya.Sedangkan menurut Freddy Rangkuti dalam buku manajemen persedian aplikasi dibidang bisnis : ” Persediaan adalah merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam operasi perusahaan yang secara kontinyu diperoleh.

Persediaan ini diharapkan dapat membantu mengatasi keamanankemungkinan dari kehilangan.Maksud dari tepat mutu akan menyebabkan barang tersebut tidak mudah mengalami kerusakan/tidak sebelum waktunya 4. Sebagian besar kekayaan perusahaan pada umumnya tertanam pada persediaan oleh karenanya perlu disusun suatu sistem dan prosedurnya agar persedian dapat ditingkatkan efektifitasnya. dengan merencanakan terlebih dahulu berapa jumlah suatu barang yang dibutuhkan. Persediaan harus ditangani dengan baik selain penyimpanan dan pengeluarannya juga penerimaan ke perusahaan. 3.4. 2. Tepat waktu Tepat waktu merupakan hal yang penting. Adapun tujuannya adalah agar proses persediaan atau kegiatan operasional suatu perusahaan tidak mengalami kemacetan karena kekurangan persedian barang yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatannya adapun tujuan persedian adalah sebagai berikut : 1. 4. 2.3 Maksud dan tujuan persediaan Persedian dimaksudkan untuk merealisasikan kebutuhan yang dirasakan kurang oleh pihak perusahaan. Kesalahan dalam penerimaan yang disebabkan karena kualitas dan harga akan mempengaruhi terhadap harga pokok penjualan. Persediaan yang terdapat digudang harus dijaga keberadaaannya dan jumlah persedian dan stock yang terdapat didalamnya agar permintaan . kerusakan dan lain-lain demi mempertahankan kontinyuitas perusahaan. Tepat jumlah Persedain barang disesuaikan dengan jumlah kebutuhan. barang datangnya tidak tepat waktu dapat merugikan pihak perusahaan pembeli serta dapat menghambat kelancaran pekerjaan-pekerjaan dan keterlambatan barang 5.

5. Pengguna simbol-simbol grafik ini ditujukan untuk mempermudah dalam memahami proses-proses yang terjadi. akhir. Tabel 2. divisi.5 Alat Bantu Pemodelan Sitem Dalam menganalisis. setiap kolom mewakili atau menunjukan suatu bagian. 2. dan orang atau pihak-pihak yang berinteraksi dengan sistem secara tidak langsung. Penulis menggunakan alat bantu berupa simbol-simbol grafik yang menggambarkan proses-proses yang terjadi. atau jabatan dalam struktur organisasi yang bersangkutan. kemana tujuannya dan bagaimana proses pembuatan dokumen tersebut.yang dilakukan baik dari pemakaian atau bukan pemakaian dapat selalu terpenuhi. atau 1 Terminal pemberhentian dalam satu proses . Simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap memiliki kesamaan dengan simbol-simbol dalam Flowchart. merancang dan mendokumentasikan Sistem Informasi.1 Flowmap Flowmap atau Bagan Aliran Dokumen adalah Alat dokumentasi untuk menggambarkan sistem informasi baik pada tahap analisis maupun perancangan sistem yang menelusuri aliran dokumen termasuk didalamnya dari mana dokumen tersebut berasal. Flowmap merupakan Flowchart yang dipetakan kedalam kolom-kolom. 2.2 Flowmap (Bagan aliran Dokumen) No Simbol Nama Keterangan Titik awal. Sebagian besar dari simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap dapat dilihat pada daftar simbol.

Menunjukan sumber atau 2 Input / output keluaran dari hasil pemrosesan Garis arus simbol yang 3 Aliran Data menunjukan arah suatu dokumen Fungsi masukan / keluaran 4 Dokumen yang menyatakan media record berupa dokumen Menunjukan pemrosesan 5 Proses komputerisasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer Menunjukan pemrosesan 6 Proses Manual secara manual Langkah pengambilan 7 Pengujian keputusan yang meghasilkan dua keputusan ya / tidak Stored data / Penyimpanan data Tempat untuk penyimpanan data secara komputerisasi Untuk melakukan 9 Arsip penyimpanan secara manual Menunjukan perpindahan 10 Connector / konektor pada satu halaman. 8 CONNECTOR 11 Menunjukan perpindahan pada halaman lain OFF PAGE / .

DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut akan disimpan. . proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut. DFD terdiri dari context diagram dan diagram rinci (DFD Levelled). dimana data disimpan.2 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem. Penggunaan DFD Sebagai Modeling Tool dipopulerkan Oleh De Marco & Yordan (1979) dan Gane & Sarson (1979) dengan menggunakan pendekatan Metoda Analisis Sistem Terstruktur.5.KONEKTOR SATU HALAMAN Menunjukan alat 12 Punched Paper Tape pembayaran (uang) Menunjukan alat input 13 Manual Input manual 2.

serta bertindak sebagai pemberi masukan (input) atau penerima keluaran (output) dari sistem. yang menggambarkan hubungan antara entitas luar.5.2.1 Context Diagram Context Diagram atau Diagram Konteks berfungsi memetakan model lingkungan yang direpresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem. Permintaan Barang Faktur Pembelian Faktur Penjualan & Data Barang Rerur Faktur Pembelian Tidak Valid Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Konsumen Faktur Penjualan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda PO Surat Jalan Retur Barang Pemasok Tanda Terima Retur Barang Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Laporan Pembelian Barang Daftar Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Retur Barang Laporan Persediaan Barang LaporanPenjualan Barang Kepala Toko Diagram 2.1 Contoh Diagram Context . Entitas Luar merupakan entitas atau pihakpihak tertentu yang berinteraksi dengan sistem tanpa melakukan pengolahan data. masukan dan keluaran sistem secara global.2.

Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses di level x harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level x+1 yang mendefinisikan proses pada level x tersebut.2.2. dimana dalam penurunan level yang lebih rendah harus mampu merepresentasikan proses tersebut ke dalam spesifikasi proses yang jelas. Proses yang tidak dapat diturunkan atau dirinci lagi dikatakan primitif secara fungsional dan disebut sebagai proses primitif. Jadi dalam DFD levelled dapat dimulai dari DFD level 0 kemudian turun ke DFD level 1 dan seterusnya. Dalam penggambaran DFD. terdapat beberapa simbol yang digunakan baik berdasarkan versi Gane/Sarson maupun berdasarkan Yordan/De Marco. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi. simbolsimbol tersebut dapat dilihat pada daftar simbol. .2 DFD Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.5. Dalam DFD levelled dapat terjadi penurunan level.

aturanaturan tersebut antara lain : 1.2 Contoh Data Flow Diagram Levelled 2. .5.3 Aturan-aturan dalam Pembuatan Data Flow Diagram Dalam pembuatan DFD. sehingga dalam penggambarannya tidak terjadi kesalahan. terdapat beberapa peraturan yang harus diperhatikan.0 Retur Barang Konsumen Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Tanda Terima Retur barang Diagram 2.2.Konsumen Permintaan Barang Persediaan Barang Konsumen 1. Antar entitas tidak diijinkan terjadi hubungan atau relasi.0 Pemintaan Barang 3.0 Faktur Penjualan Penjualan Barang Laporan Penjualan Barang Kepala Toko Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Transaksi Penjualan Daftar Permintaan Barang Transaksi Permintaan 2.0 Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Pemesanan Barang Pemasok PO Faktur Pembelian Pemasok Faktur Pembelian Tidak Valid 4.0 Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Laporan PersediaanBarang Laporan Retur Barang Persediaan Barang Retur Surat Jalan Retur Barang Faktur Penjualan & Data Barang Rerur 5.

misalnya diberi nomor. misalnya data alamat diuraikan menjadi kota. 4. . 7. Tidak diperbolehkan adanya aliran data antara entitas eksternal dengan data store. Bentuk anak panah aliran data dapat bervariasi. keluaran. negara dan kode pos. 2. penyimpanan dan proses. 2. Satu aliran data dapat mengalirkan beberapa paket data. 8. Semua objek harus mempunyai nama. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data. 6.3 Kamus Data (Data Dictionary) Kamus Data (Data Dictionary) adalah daftar semua elemen data yang terdefinisi dengan tepat sehingga pengguna (user) dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input dan output dalam sistem. jika melebihi maka sebaiknya dikelompokkan kembali kedalam beberapa proses yang bekerja bersama-sama didalam suatu subsistem. Jumlah proses tidak lebih dari sembilan proses. Untuk alasan kerapian (menghindari aliran data yang bersilangan).2. dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem sehingga pemakai dan penganalisa sistem mempunyai dasar pengertian yang sama tentang masukan. Kamus data mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut : 1. Kamus data mempunyai fungsi yang sama besar dalam pemodelan sistem dan juga berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengerti aplikasi secara terperinci. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran. entitas eksternal atau data store dapat digambar beberapa kali dengan tanda khusus. 3. 4.5. 5. Semua aliran data harus mempunyai tanda arah. 3. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD.

5.

Mendeskripsikan hubungan secara terperinci antar penyimpanan yang akan menjadi titik perhatian dalam Entity Relationship Diagram (ERD).

2.5.4 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan suatu model dari basis data yang berfungsi untuk menjelaskan hubungan antar entitas didalam basis data dan membantu menggambarkan relasi secara lengkap antara dua table/file atau lebih.

2.5.4.1 Simbol-simbol dalam Entity Relationship Diagram
Agar dapat memahami dan menggunakan Entity Relationship Diagram sebagai alat pemodelan dan perancangan basis data, diperlukan pemahaman terhadap simbol-simbol yang digunakan, beserta definisi dari setiap simbol yang bersangkutan. Simbol-simbol yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram antara lain: 1. Entitas (Entity) Entitas adalah sebuah Objek yang dapat dibedakan dari objek lain. Contoh : a. b. c. d. e. Individu : Pegawai, Pelanggan , Mahasiswa, Distributor. Tempat Objek : Ruang, Bangunan, Kantor, Lapangan, Kampus. : Buku, Motor, Paket Software, Produk.

Peristiwa : Pendaftaran, Pemesanan, Penagihan. Konsep : Rekening, Kualifikasi.

Notasi Entitas (Entity) Digambarkan sebagai berikut :

Gambar 2.3 Notasi Entitas

2.

Relasi (Relationship) Relasi adalah Hubungan/Asosiasi antara dua atau lebih Entitas yang dinamai dengan kata kerja.

Gambar 2.4 Notasi Relasi

3.

Atribut (Attribute) Atribut merupakan karakteristik dari Entitas yang menentukan properti suatu objek data dan mengambil salah satu dari tiga karakteristik yang berbeda

Gambar 2.5 Notasi Atribut

4.

Kardinalitas (Kardinality) Adalah angka yang menunjukan banyaknya kemunculan suatu objek terkait dengan kemunculan objek lain pada suatu relasi. Kombinasi angka yang mungkin terjadi yaitu 1 : 1, 1 : n, dan n : n.

Gambar 2.6 Contoh Penggunaan Notasi Kardinalitas

5.

Modalitas (Modality) Merupakan partisipasi sebuah entitas dalam suatu relasi, dipetakan menggunakan angka nol (0) dan angka satu (1). Angka nol (0) menunjukan partisipasi bersifat Optional atau Parsial, dan angka satu (1) jika partisipasi bersifat Wajib atau Total.

2.6. Pendekatan Sistem Didalam melakukan pengembangan sistem dibutuhkan suatu metodologi, adapun metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep – konsep pekerjaan, dan aturan-aturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni, ataupun disiplin lain. Sebagian besar dari metodologi yang dibuat dimaksudkan hanya untuk tahap desain saja, akan tetapi banyak juga yang digunakan untuk tahap analisis sistem. Metodologi yang digunakan penulis dalam perancangan ini adalah pendekatan sistem SDLC. SDCL adalah proses-proses pengembangan sistem yang terdiri dari : 1. Perencanaan sistem Tahap perencanaan merupakan pedoman atau landasan dasar untuk melakukan pengembangan sistem kebutuhan-kebutuhan apa saja dibutuhkan untuk melakukan pengembangan sistem serta mendukung operasinya setelah diterapkan. 2. Analisis Merupakan tahap awal pengembangan sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, dengan cara mengumpulkan data-data dan menganalisa sistem yang sedang berjalan sehingga kebutuhan aplikasi perangkat lunak pendukung sistem dapat terdefinisi dengan jelas. 3. Perancangan Dalam tahap ini penulis merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, berdasarkan pada hasil yang didapat dari tahap analisis dan

memberikan gambaran mengenai rancangan sistem serta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem yang dibangun. 4. Implementasi Pada tahap ini semua spesifikasi yang dihasilkan pada tahap perancangan diterjemahkan kedalam bahasa pemograman sehingga menghasilkan sebuah aplikasi perangkat lunak pendukung sistem rancangan penulis. 5. Pengujian ( Testing ) Pada tahap pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahankesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan. 6. Perawatan sistem Tahap perawatan sistem merupakan tahapan setelah pengembangan sistem selesai dilakukan dan sistem telah dioperasikan.

2.7

Konsep Dasar Basis Data Basis Data (Database) merupakan komponen utama sistem informasi

karena semua informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan berasal dari pengolahan data didalam basis data. Pengelolaan basis data yang buruk dapat mengakibatkan tidak tersedianya data penting yang dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan. Basis Data adalah sekumpulan informasi mengenai suatu subjek tertentu, yang memiliki keterkaitan logis, lengkap, dan terstruktur. Basis data menyediakan struktur bagi informasi, dan memungkinkannya untuk digunakan bersama-sama oleh berbagai aplikasi yang berbeda.

1 Definisi Basis Data Menurut Fatansyah dalam buku yang berjudul Basis Data menyatakan bahwa: “Basis Data merupakan kumpulan file/berkas/arsip yang berhubungan dan diorganisasikan sedemikian rupa yang disimpan secara bersama dalam penyimpanan elektronis agar kelak dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.2 Abstraksi Data dalam Basis Data Kegunaan utama sistem basis data adalah agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan abstraksi dari data.” (2001. tentang teknis bagaimana data disimpan dan dipelihara seakan-akan disembunyikan kerumitan. Level Konseptual . antara lain : 1. kemudian diungkapkan dalam bahasa dan gambar yang mudah dimengerti. 2).7. Bayangan mengenai data tidak lagi memperhatikan kondisi sesungguhnya bagaimana suatu data masuk kedalam basis data dan disimpan dalam sektor mana. Terdapat tiga kelompok pemakai dalam tingkatan abstraksi saat memandang suatu basis data. Sistem yang sesungguhnya. 2. 2. Menurut Andi Kristanto yang tertuang dalam buku yang berjudul Konsep dan Perancangan Database menjelaskan bahwa “Database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antar satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan. tetapi menyangkut secara menyeluruh bagaimana data tersebut dapat diabstraksikan mengenai kondisi yang dihadapi oleh pemakai sehari-hari. Level Fisik Level ini merupakan level abstraksi paling rendah karena menggambarkan bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya.2. instansi dalam batasan tertentu” (1994:3).7.

Level Pandangan Pemakai (View level) Level ini merupakan level abstraksi data tertinggi yang menggambarkan hanya sebagian saja yang dilihat dan dipakai dari keseluruhan basis data. serta memperbaiki) data dalam tabel-tabel tersebut (Kok Yung. 3. dan hubungan secukupnya. Pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi. penggambaran cukup dengan memakai kotak. dimana setiap pemakai (user) diberi wewenang (otorisasi) untuk dapat mengakses (mengubah. memberi dan menentukan wewenang user pada database atau tabel. mengubah. 2003). menghapus.Database Management System (DBMS) dapat melakukan pekerjaan untuk menambah.Level ini menggambarkan data apa yang disimpan dalam basis data dan hubungan relasi yang terjadi antara data dari keseluruhan basis data. garis. mengganti setting dan membuat sistem security data. Database merupakan sekumpulan data yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain dan disimpan dengan beberapa cara pengorganisasian.8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) Structured Query Language disingkat SQL adalah bahasa standar yang digunakan dalam database management system (DBMS) untuk berkomunikasi dengan basis data atau database. menambah. hal ini disebabkan beberapa pemakai basis data tidak membutuhkan semua isi basis data. 2. menangani proses transaksi dalam suatu aplikasi (Kok Yung. yang meliputi perintah-perintah untuk mengganti isi atau memodifikasi struktur database. 2003). memanipulasi serta memperoleh data atau informasi berdasar . Database itu sendiri dapat dianggap sebagai suatu penyusunan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. menganalisis. yang disimpan secara terstruktur dalam suatu media pengingat yang sering disebut dengan harddisk. mentransfer data dari satu database ke database lain.

Awal tahun 1980-an sudah ada produk database yang menggunakan SQL. vendor database berlomba-lomba mengimplementasikan database relational yang berbasiskan model relational. SQL-1999 merupakan generasi ketiga standar SQL dan dijuluki SQL3. domain. dokumen standar SQL89 (belum schema.Standar berikutnya adalah SQL-89 yang merupakan versi minor dari SQL-87. SQL-92 merupakan generasi kedua standar SQL dan sering disebut SQL2. dan kemudian memberikan atau mengembalikan data yang telah diproses. penambahan fiturnya . Jika ingin mendapatkan suatu informasi. DBMS tersebut akan mengambil atau memanipulasi data-data dalam database sesuai perintah SQL yang diterimanya. full outer join. IBM sendiri tengah mengembangkan produk relasionalnya yang bernama System/R. tipe-tipe data tanggal. Ciri-ciri bahasa ini adalah mirip bahasa Inggris.8.NET. Pada saat DBMS melakukan tugasnya. . Java. penambahannya antara lain : information schema.perintah SQL yang diberikan melalui sebuah aplikasi yang berupa program develop menggunakan Visual Studio. CASE. Perintah-perintah tersebut akan diteruskan ke DBMS untuk diproses.1 Sejarah Structured Query Language (SQL) Pertengahan tahun 1970-an. 2. sehingga IBM pada tahun 1979 menciptakan produk database relasional yang lain yaitu DB/2. ALTER TABLE. union di view. Phyton. dan high level yang mirip dengan bahasa pemrograman COBOL. ANSI akhirnya mengadopsi SQL menjadi standar tahun 1986. Namun bahasa SEQUEL ternyata diminati oleh vendor lain seperti Oracle dan Ingres yang akhirnya diubah menjadi SQL oleh IBM. untuk bahasa querynya IBM menciptakan SEQUEL. maka perintah SQL tersebut diketikkan pada aplikasi database.Ternyata System/R tidak sukses di pasaran. Borland dan bahasa program lainnya. Satu tahun kemudian ISO mengangkat SQL sebagai bahasa standar. Badan standar Amerika. Standar pertama ini sering disebut SQL-86 atau SQL-87. deklaratif. berbagai tipe join. dan cascade update/delete untuk foreign key constraint.

edu. Pada awalnya MySQL dioperasikan hanya pada satu platform saja. Mandriva. trigger.antara lainhttp://mysql.2 MySQL sebagai bahasa Structured Query Language (SQL) MySQL merupakan salah satu database relasional yang mendukung pemakaian Structured Query Language (SQL) dan dirancang untuk penggunaan aplikasi dengan arsitektur client-server.deb).antara lain tabel inheritance. SQL:2003 merupakan standar SQL yang berkaitan dengan XML.http://mysql. misalkan debiat / ubuntu (*.com atau melalui server terdekat dengan Indonesia. recursive query. MySQL dapat dengan bebas didownload melalui http://www. maka MySQL dapat dioperasikan ke dalam berbagai platform seperti Windows.edu. Linux dan Free BSD.ntcu.tw(Taiwan). OpenSuse (*rpm) dan lain sebagainya.aarnet. . 2. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. tipe data komposit (array.edu.danhttp://mirror. MySQL merupakan paket aplikasi database yang sangat populer dan hampir setiap distro Linux telah membundlenya. Untuk masing-masing distro telah memaketkan sesuai jenis distronya. regex.hjc. Kecepatan akses MySQL dan kemampuannya untuk integrasi ke dalam berbagai bahasa pemrograman yang menjadikannya standar dalam pemrograman. Sedangkan informasi yang dihasilkan dapat digunakan bersamasama oleh beberapa user didalam komputer lokalnya yang disebut client. Untuk mempermudah pengaturan juga telah disediakan MySQL Admin dalam versi GUI.mysql. tipe data Boolean dan savepoint. 2003).au/mysq l (Australia). row) dan tipe data referensi (pointer).8.sg (Singapura). sehingga kita tidak perlu report harus menghafalkan sintax-sintax SQL. yang memungkinkan pengguna untuk mengolah data didalam database tersentral pada komputer pusat yang disebut dengan server.Pada platform sistem operasi Linux. Namun seiring perkembangan teknologi.

d 127 unsigned range : 0 s.402823466E+38 s.Signed range : -128 s. variant.d 4294967295 5.Adapun jenis tipe data MySQL antara lain: Tabel 2. object.0. 0.d YYYYMMDD.Sedangkan untuk dapat mencoba mengoperasikan perintah-perintah SQL dapat menggunakan MySQL Monitor.d Tahun 2037Format : YYYYMMDDHHMMSS. byte. FloatPresisi tunggal Range : -3. TypeRange Tinyint ukuran terkecil dari integer.d 255 2.7976931348623157E+308 decimal.d ‘9999-12-31 23:59:59'Format : 'YYYY-MM-DD HH:MM:SS'timestampKombinasi tanggal dan jam yang berisi waktu saat tabel diakses.Range : '1970-01-01 00:00:00' s.d 65535 3. Bigint ukuran terbesar dari integer signed range : -9223372036854775808 s. Boolean. date. string.d 16777215int 4.d 2147483647Unsigned range : 0 s.d 18446744073709551615 6.402823466E+38 TypeRange double.d 1.d 3.d 2.175494351E-38.d 32767 unsigned range : 0 s. double. real Presisi ganda Range : -7976931348623157E+308 s. 1. Mediumint ukuran menengah dari integer Signed range : -8388608 s.2250738585072014E-308 s.2250738585072014E-308. YYMMDDTimeJamRange YYMMDDHHMMSS. single.175494351E-38 s.3 Tipe Data pada MySQL 1. : '-838:59:59' s. currency. double precision. dan 2.d -1.Signed range : -32768 s. long. Smallint ukuran kecil dari integer.d 9223372036854775808 unsigned range : 0 s.d 8388607 unsigned range : 0 s.8. IntegerIntegerSigned range : -2147483648 s. '838:59:59'Format atau : . numeric Pecahan dengan range seperti tipe data DOUBLEDateTanggalFormat : 'YYYYMM-DD'datetimeKombinasi tanggal dan jamRange : '1000-01-01 00:00:00' s.

atau error valueMaksimum value : 64Sumber : Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan.national char Karakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel namun karakter spasi tidak dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. yaitu 1. seperti tabel dan indeks.'HH:MM:SS'YearTahunRange : 1901 s.varcharKarakter dengan panjang sesuai saat panjang karakter ditulis. 2003). 'value2'. dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpanan. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan.Range : 1 s. 2. 2003 2.d 255 characters.4 Bahasa SQL Dalam SQL terdapat tiga subbahasa. NULL. longtext 16777215enum ('value1'. mengubah dan menghapus baris dalam tabel. Data Definition Language (DLL) yang digunakan untuk membangun objekobjek dalam database. dan 3. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan database adalah penulisan nama database tidak diperbolehkan menggunakan spasi dan karakter non standar. Data Control Language (DCL) yang digunakan untuk menangani masalah sekuriti dalam database. Bentuk penulisan perintah untuk membuat database baru adalah : Create database nama_databases.d 255 charactersnchar. atau error valueMaksimum value : 65535set ('value1'. tinyblob. Ketiga komponen ini dapat diakses setelah database dibuka atau dipanggil.8. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. 'value2'. mediumtext 65535 TypeRange longblob.d 255 characters. tinytext TEXT/BLOB dengan panjang maksimal 255 karaktermediumblob. mencari.d 2155 (4 digit). NULL.1970-2069 (2 digit)Format : 'YYYY'CharKarakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. Data Manipulation Language (DML) yang digunakan untuk menambah. . …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan.

c.Untuk membuat database latihan: create database latihan. 2. dan drop. Untuk menghapus database latihan: drop database latihan. Contoh obyek yang dimaksud adalah tabel. dan index. Pembuatan tabel.Membuat TabelStruktur penulisan: create table nama_table (nama_field type. harga bigint). a. Sintaks menghapus tabel barang: drop table barang. DDL bertugas untuk membuat objek SQL dan menyimpan definisinya dalam tabel. Sintak Data Definition Language (DLL) Sintak Data Definition Language terdiri atas create. update. alter. Untuk memanggil atau menggunakan database digunakan perintah: use nama_database. 1. view. b. Sintak Data Manipulation Language (DML)Data Manipulation Language (DML) terdiri dari select. insert. Sintaks mengganti tabel produk menjadi tabel barang: alter table produk rename barang. Mengganti nama tabelStruktur penulisan: alter table nama_table_lama rename nama_table_baru. Menghapus tabelStruktur penulisan: drop table nama_table. Sedangkan untuk melihat keseluruhan database dapat digunakan perintah : shows databases. dilakukan dengan subbahasa yang tergolong dalam DDL. Untuk menghapus database digunakan perintah: drop database nama_database. …). Untuk menggunakan database latihan: use latihan. Sintaks membuat tabel produk :c reate table produk (nama varchar(25). serta perintah untuk menghapus tabel. dan delete .

isi_field2. nama_fieldn) values (isi_field1.. Perintah ini hampir 90% digunakan dalam pemakaian database MySQL untuk menampilkan informasi berdasarkan kriteria dan urutan tertentu.). . isi_fieldn). Jika seluruh kolom akan ditampilkan. [fields] dapat diganti dengan menyebutkan satu nama field saja atau beberapa field sekaligus yang dipisah dengan tanda koma (.Kemudian perintah dilanjutkan dengan penulisan from [nama_tabel]. isi_field2. yang dimaksudkan untuk menyebutkan nama tabel yang akan digunakan sebagai sumber untuk menampilkan kolomkolom yang telah disebutkan sebelumnya.a. Setelah penulisan select. dapat menggunakan tanda asterik (*) untuk mewakilinya. 45000). Memasukkan data (insert)Ada dua perintah yang dapat digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel: insert into nama_table values (isi_field1.. .. b.Struktur penulisan select [fields] from [nama_tabel]where [kondisi]order by [nama_field] group by [nama_field] asc|desclimit [batasan]... Contoh: insert into barang (nama. Contoh: insert into barang values (‘Buku’.Contoh penulisan: select * from produk. nama_field2.. Klausa order by . Contoh : untuk menampilkan produk pasta gigi: select * from produk where nama = ‘Pasta Gigi’.select nama.. Menampilkan data (select)Perintah select digunakan untuk menampilkan data. .. 45000). isi_fieldn). penulisan field-field tersebut digunakan untuk memunculkan data dari kolom mana saja yang akan ditampilkan. dituliskan kriteria apa saja yang disyaratkan untuk menampilkan data. harga) values (‘Buku’. Jenis perintah yang kedua: insert into nama_table (nama_field1. Sedangkan pada baris where [kondisi].. harga from produk.

delete.Menghapus data (Delete)Digunakan untuk menghapus data apabila terdapat kesalahan data atau data sudah tidak dipakai lagi. index. dapat memilih diantara privileges alter.. Contoh untuk menghapus nama produk pasta gigi: delete from produk where nama=”Pasta gigi”. nama_field2=isi_baru2.a.Struktur penulisan: delete from nama_tabel where kriteria. jika hak akses terhadap database atau tabel tertentu diberikan semuanya.Contoh : select * from produk order by nama desc. Untuk mengurutkan berdasarkan urutan terkecil ke besar dapat menggunakan asc (ascending).Struktur penulisan: update nama_tabel set nama_field1=isi_baru1. . Jika hanya diberikan untuk satu tabel tertentu atau beberapa saja. . update. file.digunakan untuk mengurutkan hasil. 1. shutdown. Contoh untuk mengubah nama produk pasta gigi menjadi odol: update produk set nama=”Odol” where nama=”Pasta gigi”. dan . Privileges dapat diisi dengan all privileges .GrantGrant digunakan untuk mengizinkan user mengakses table dalam database tertentu. select. process. create.Sintaks Data Control Language (DCL)Data Control Language (DCL) merupakan alat kontrol keamanan terhadap database dan tabelnya yang terdiri dari dua yaitu grant dan revoke. sedangkan untuk mengurutkan data yang terbesar ke yang kecil digunakan desc (descending). drop. reload. Mengubah data (Update)Digunakan untuk proses update (memperbaharui data) agar sesuai dengan kondisi yang diinginkan. d. reload. .Yang berhak pemberian perintah ini adalah adalah user yang mempunyai hak sebagai admin (root). references. nama_fieldn=isi_barun where kriteria. Struktur penulisan: grant [privileges] on nama_tabel | nama_database.namatabel] to [nama_user]. insert.

Jendela Project Explorer .RevokeKebalikan dari Grant. grant all priveleges on latihan. Visual Basic merupakan pengembangan dari bahasa Basic yang pernah popular.usage. 2. Revoke digunakan untuk mencabut kembali izin yang sudah diberikan sebelumnya oleh grant. Di project ini terkandung komponenkomponen pendukung Visual Basic yang lain seperti : a. sekaligus sebagai kontrol utama dari program.* to farazinux@localhost. perancangan sebuah program akan lebih mudah dan menyenangkan karena didukung oleh komponen-komponen pelengkap yang memiliki standar Windows.1 Komponen Visual Basic 6 Visual basic terdiri dari beberapa komponen antara lain : Project adalah kumpulan modul yang dimiliki oleh sebuah program.flush privileges. Contoh penggunaan grant untuk mengizinkan user “farazinux” mengakses semua isi (disimbolkan dengan asterik atau *) yang ada pada database latihan. Dengan Visual Basic. Contoh penggunaan revoke untuk mencabut user “farazinux” dari hak delete pada semua database latihan revoke delete on latihan.9 Mengenal Visual Basic 6 Visual Basic adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program aplikasi berbabasis orientasi objek atau Objek Oriented Program (OOP). 2.namatabel] to [nama_user].9.flush privileges. b. Struktur penulisan: revoke [privileges] on [nama_tabel | nama_database.* to farazinux@localhost.

8 Form Standard c. module. file resource.7 Jendela Project Explorer b. Gambar 2. Gambar 2.Form Form adalah sebuah objek yang digunakan sebagai alat berinteraksi antara program dengan pemakai (user). Objek Kontrol Objek Kontrol adalah objek-objek yang terdapat pada Visual Basic untuk kontrol program. .Adalah jendela yang menampilkan nama project dan komponenkomponen yang disertakan dalam sebuah project. dan lainnya. misalnya form.

DragOver. 2. Mouse Up. KeyUp.Gambar 2. . Jenis dan contoh event 1. Event Event adalah sebuah peristiwa atau kejadian yang merupakan hasil interaksi dari perintah yang diterima oleh objek. Event untuk Mouse : Click.10 Jendela Properties e. KeyDown. Mouse Move. DblClick. Jendela Properties Jendela Properties adalah jendela yang memuat jenis-jenis properti yang dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengubah properti suatu objek pada saat mendesain form.9 Toolbox d. Drag Drop. Gambar 2.Event untuk Keyboard : KeyPress. MouseDown.

Event untuk perubahan : Activate. Refresh. Gambar 2. Metode Metode adalah prosedur atau fungsi yang sudah dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengatur perilaku objek tersebut. g. Paint. h.11 Jendela Kode . Module Class adalah modul yang berupa objek kelas yang mempunyai properti dan metode yang telah tersdefinisi. Link Notify 5.3. Change. Bentuk perintah (kemudian disebut kode) biasa disebut syntax. 4. prosedur. atau fungsi. Setfocus. queryUnload. Initialize. Decativate. LinkClose. Beberapa metode yang sering di gunakan diantaranya Hide. dan lain-lain. ZOrder. LinkExecute. LinkError. f.Event lainnya : Timer. Show. Event OLE : LinkOpen. Validate.Module Standart dan Module Class Module Standart merupakan tempat pendeklarasian variable. resize. Jendela Kode Jendela Kode adalah tempat perintah-perintah dituliskan. load. Scroll. LostFocus. Move. Unload. GotFocus.

Seiring berjalannya waktu. form dan laporan harian. perusahaan ini merupakan salah satu dari pelopor perusahaan lainnya yang sejenis. Pada awal berdiri. ini dikarenakan jumlah barang dagangan Toko Gadgetanda belum begitu banyak. toko Gadgetanda tidak mengalami kendala yang berarti dalam menjalankan usahanya.BAB III ANALISIS SISTEM 2. yang berkonsentrasi pada penjualan barang-barang kepada konsumen atau toko sejenis. sehingga proses pembukuan dan pendokumentasian data dilakukan dengan cara menuliskan pada faktur. setelah itu data transaksi disimpan pada file Spreed Sheet.1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya. toko Gadgetanda mengalami perkembangan yang terus meningkat. jumlah permintaan barang terus bertambah yang menyebabkan toko .

4. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. penjualan.1 Struktur Organisasi Toko Gadgetanda dikepalai oleh seorang kepala toko yang sekaligus merupakan pendiri dan pemilik perusahaan. Tugas dan wewenang masingmasing karyawan tidak terdefinisi dengan jelas. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. sehingga dalam melakukan tugasnya tiga karyawan tersebut bekerja sama. pengolahan data pemesanan. kepala toko merasa perlu mengadakan perombakan dalam proses bisnis perusahaan dan memutuskan untuk melakukan pengolahan data transaksi secara terkomputerisasi dengan menggunakan aplikasi khusus dengan harapan dapat meningkatkan kinerja dari perusahaan. pembelian. sehingga toko Gadgetanda tidak . dengan tugas dan fungsi yang sama dibawah pengawasan kepala toko.1. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. sehingga muncul kendala sebagai berikkut : 3. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. Proses pencatatan data pembelian. Atas dasar permasalahan tersebut. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. serta sirkulasi persediaan barang dan distribusi barang berjalan dengan baik. 2. meminimalisir kesalahan yang terjadi. kepala toko mempekerjakan tiga orang karyawan.Gadgetanda mengalami kesulitan dalam melakukan pembukuan dan pendokumentasian data transaksi. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Dalam melakukan kegiatan operasional.

.1. Mengawasi kegiatan operasional perusahaan. Merancang dan menetapkan program kerja perusahaan. b. Tugas dan wewenang kepala toko. Berikut ini merupakan gambaran struktur organisasi pada toko Gadgetanda.1 Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda 2. Kepala Toko Kepala toko mempunyai kekuasaan penuh untuk mengatur kegiatan operasional perusahaan. Oleh karena itu. c.mempunyai struktur organisasi yang resmi.2 Tugas dan Wewenang Berikut ini merupakan uraian tugas dan wewenang setiap bagian atau unit yang terlibat dalam proses bisnis perusahaan berdasarkan gambaran struktur organisasi toko Gadgetanda : 1. sesuai dengan kenyataan yang terjadi berdasarkan proses bisnis pada toko Gadgetanda. Gambar 3. penulis mencoba untuk menggambarkan struktur organisasi. antara lain sebagai berikut : a. Menetapkan kebijakan perusahaan.

d. Mewakili perusahaan pada kegiatan pertemuan yang diselenggarakan oleh Pemasok. e. Menuntukan Barang yang akan dijual di toko. 2. Bagian Administrasi Bagian administrasi bertanggung jawab atas pendokumentasian setiap kegiatan transaksi- transaksi perusahaan. Tugas dan wewenang bagian administrasi antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan pemesanan barang, pembelian dan meretur pada pemasok. c. Melakukan pembayaran kepada pemasok sesuai dengan catatan

pembukuan dan rincian tagihan dari pemasok. d. Melakukan pembukuan atas setiap transaksi yang terjadi baik dengan pemasok maupun dengan konsumen. e. Mengontrol persedian barang. f. Membuat Laporan pembelian, penjualan, persedian barang, retur, keuangan. 3. Bagian Penjualan Bagian penjualan bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai penjualan barang. Tugas dan wewenang Bagian pemasaran antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan penawaran, promosi barang kepada konsumen. c. Melakuakn penjualan barang baik pada konsumen atau toko lain. d. Melayani keluhan konsumen. e. Melakukan kegiatan promosi untuk mendapatkan konsumen baru. f. Melaporkan data transaksi penjualan harian kepada bagian administrasi. 4. Bagian Teknisi Bagian teknisi bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai keluhan konsumen pada hal hal yang teknis. Tugas dan wewenang bagian teknisi antara lain sebagai berikut :

a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Menangani keluhan konsumen. c. Melakukan perbaikan barang bila terjadi kerusakan. d. Membantu konsumen dalam pengoperasi barang. e. Melaporkan data transaksi perbaiakan dan retur harian kepada bagian administrasi.

2.2

Analisis Sistem Informasi persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi yang terjadi pada

toko Gadgetanda baik secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap, menjabarkan dokumen-dokumen yang mengalir dan entitas yang terlibat dalam sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda.

2.2.1 Uraian Prosedur Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem, yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda, secara narasi : 6. Proses Penjualan a. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. b. Bagian penjualan mengecek persediaan barang yang diminta oleh konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu a. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Bagian penjualan mengembalikan permintaan pada konsumen. b. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan membuat faktur penjualan sebanyak dua rangkap. Lembar pertama diserahkan pada konsumen, lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi.

c.

Bagian penjualan akan membuat laporan harian penjualan pada saat transaksi terakhir telah selesai dan dilaporan tersebuat diserahkan pada bagian administrasi.

d.

Bagian Administrasi akan mengecek faktur barang dan laporan penjulan harian jika sesuai maka akan diinputkan pada file Spreed Sheet penjualan dan dicatatat pada file Spreed Sheet persediaan barang dan mengurangi persediaan barang yang telah terjual.

7. Proses Pemesanan Bagian administrasi akan melakukan pencarian persediaan barang yang kosong.lalu akan membuatkan PO (Purchase Order) dari data persediaan barang kosong tersebut lalu dikirim ke pemasok. 8. Proses Pembelian a. b. Pemasok akan memberikan faktur pembelian barang Bagian Administrasi mengecek kesesuaian data faktur pembelian dengan data pemesanan barang. Jika tidak sesuai maka akan dikembalikan pada pemasok dan jika faktur pembelian sesuai maka bagian adminstrasi akan memcatatat transaksi pembelian pada file Spreed Sheet pembelian dan menambar persediian barang pada file Spreed Sheet persediaan barang. 9. Proses Retur Bagian teknisi menerima faktur penjualan kemudian dilakuakan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur, Apabila sesuai maka akan dibuatkan faktur retur barang. Faktur retur barang diberikan pada bagian administrasi. 10. Pada akhir bulan, bagian administrasi mengerjakan tugas bulanannya antara lain : a. Mengecek data persedian barang dan mencetaknya untuk dijadikan acuan dalam kegiatan stock of name bulanan.

Sumber : Pemasok .2 Analisis Dokumen Analisis Dokumen dilakukan untuk mengetahui dokumen-dokumen apa saja yang digunakan dan dihasilkan sistem informasi persedian barang pada toko Gadgetanda. d. Membuat Laporan penjualan barang berdasarkan data penjualan barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko 2. Dokumen Masukan Dokumen masukan atau Dokumen Input merupakan dokumen yang diterima oleh sistem dari pihak terkait dan dapat menjadi masukan untuk proses selanjutnya. Nama Dokumen : Faktur pembelian Deskripsi : Tanda Bukti pembelian barang dari pemasok dan dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan persedian barang. Membuat Laporan pembelian barang berdasarkan data pembelian barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko. Membuat Laporan persedian barang berdasarkan hasil stock of name dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko. c.b. 1.2. Type. Dokumen Input terdiri dari : a. Nama Dokumen : Permintaan barang Deskripsi Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data Hasil Analisa Hasil Analisa : Merupakan masukan permintaan barang pada toko : konsumen : Bagian penjualan : Setiap terjadi permintaan : Setiap hari : Nama barang. Warna : Dokumen belum sesuai dengan kebutuhan sistem : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem b.

Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian administrasi : Setiap terjadi pembelian barang : 1 Minggu sekali : No faktur. Keterangan. Nama barang. No telp. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem c. Alamat pemasok. Nama Dokumen : Laporan Persediaan barang Deskripsi : Sisa persediaan barang dari hasil stock of name dijadikan sebagai pemberitahuan kepada kepala toko mengenai persedian barang perbulan dan nilai nominalnya Sumber Tujuan Frekuensi : Bagian administrasi : kepala toko : bulanan : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem . : Setiap hari : Tanggal penjualan. No faktur. Dokumen Output terdiri dari : a. Tanggal. Jumlah barang. Nama pemasok. Total. Harga. Harga. Jumlah barang. Total Hasil Analisa 2. Dokumen Keluaran Dokumen Keluaran atau Dokumen Output merupakan dokumen yang dihasilkan oleh sistem untuk pihak luar atau pihak terkait dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Nama Dokumen : Laporan penjualan harian Deskripsi : Merupakan akumulasi dari faktur penjualan yang dijadikan sebagai bahan untuk update stock Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian penjualan : Bagian administrasi : Pada saat transaksi penjualan berakhir.

Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan.2. unit. Nama Dokumen : Laporan pembelian Deskripsi : Laporan pembelian barang digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran toko. Nama barang. Nama barang. Serial Number. grand total. Jumlah beli. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. Jumlah. total Penjualan.Item Data : Kode barang. . dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. 2. c. total. atau pihak terkait yang berinteraksi dengan sistem. b. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. harga . suatu entitas dapat berupa orang. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Nama barang. Nama Dokumen : Laporan penjualan Deskripsi : Laporan penjualan barang periode bulanan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk membuat rencana pemasaran pada periode yang akan datang. harga. grand total.3 Analisis Entitas Didalam sistem terdapat entitas-entitas yang saling berinteraksi melalui suatu aktifitas tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung. total pembelian . Jumlah terjual.

sedangkan entitas yang tidak terlibat dalam proses pengolahan data dan bertindak memberi masukan (input) atau menerima keluaran (output). Bagian penjualan. Bagian teknisi . Kepala toko. terdiri dari : Pemasok. Entitas dapat didefinisikan sebagai pihak-pihak terkait yang berkepentingan atas berjalannya suatu proses dalam sebuah sistem. dan konsumen 2. dikelompokan kedalam entitas luar. Entitas yang terlibat secara langsung dalam proses pengolahan data dikelompokan kedalam entitas dalam. terdiri dari : Bagian administrasi. atau penerima keluaran (output). Entitas Dalam. 1. pemroses data atau pengolah data.Setiap entitas dapat bertindak sebagai pemberi masukan (input). Entitas Luar.

penulis menemukan beberapa kejanggalan yang dapat menimbulkan permasalahan dan dapat diangkat sebagai pengembangan sistem yang akan diusulkan.PENJUALAN KEPALA TOKO BAG. TEKNISI Mulai Permintaan barang Validasi persedian barang Data Persediaan barang kosong Pembuatan PO PO 1 Permintaan barang Barang tersedia? T Pemeriksaan Persedian barang PO PO Faktur Penjualan dan data barang Y Permintaan barang terpenuhi Permintaan barang tidak terpenuhi Faktur Pembelian A1 Faktur Pembelian Validasi Faktur penjualan dan barang Pembuatan faktur penjualan Faktur penjualan validasi PO dan Faktur Pembelian Faktur Penjualan Faktur Faktur Penjualan Penjualan Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan Faktur Penjualan valid T Faktur Pembelian tidak valid Pembuatan tanda terima barang dan surat jalan retur Y sesuai Faktur Penjualan dan data barang Pembuatan laporan penjualan harian Pengecekan faktur dan laporan penjualan 1 Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan sesuai Tanda terima Tanda terima barang barang 2 Tanda terima barang Laporan Penjualan harian tidak valid Laporan Penjualan harian valid Faktur Pembelian valid 2 A2 Pencatatan data penjualan Update persediaan barang Pencatatan data Pembelian 3 Surat jalan Surat jalan barang barang Data Penjualan barang Data Persedian barang Data Pembelian barang Surat jalan barang 3 Pembuatan Laporan penjualan bulanan Cetak data persedian barang Pembuatan laporan pembelian barang Laporan pembelian barang A3 Laporan penjualan barangac Laporan penjualan barang Daftar Persedian barang Laporan pembelian barang Stock of name bulananan Laporan persediaan barang bulanan Laporan persediaan Laporan barang persediaan barang bulanan Selesai A4 Diagram 3.2. Sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan memiliki kelemahan. diantaranya sebagai berikut : .4 Flowmap berjalan sistem persediaan barang KONSUMEN BAG.1 Flowmap Sistem Berjalan Toko Gadgetanda 2.3 Evaluasi Sistem Setelah menganalisis prosedur dan dokumen pada Sistem Informasi persediaan barang yang sedang berjalan.2.ADMINISTRASI PEMASOK BAG.

Berdasarkan uraian tersebut di atas. 2. Proses tersebut memerlukan waktu yang ditak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan.1. Proses pencatatan data pembelian. penjualan. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. penulis bermaksud untuk merancang dan mengembangkan sistem yang lebih baik dan membangun perangkat lunak pendukungnya dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan serta meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi. pembelian. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah f ile spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. pengolahan data pemesanan. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM . Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat.

lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi. diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi serta dapat segera diimplementasikan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dari objek obsevasi terkait. 11. 12. Bagian penjualan akan mencari data barang tersebut bila data barang tidak ditemukan pada database maka data barang tersebuat akan disimpan pada pada tabel permintaan. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan.1 Perancangan Sitem Informasi Persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi persediaan rancangan penulis berdasarkan hasil analisis sistem pada bab sebelumnya. Rancangan sistem diuraikan secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap. Bagian penjualan mengecek persediaan barang pada tabel persediaan barang untuk memenuhi permintaan konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu c. 2. Bagian administrasi akan membuatakan PO berdasarkan daftar pemesanan barang dari kepala toko. dan Entity Relationship Diagram. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi.1 Uraian Prosedur Usulan Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem informasi persediaan barang hasil rancangan penulis yang disampaikan secara narasi. Sistem informasi persediaan barang rancangan penulis.lembar pertama diserahkan pada konsumen. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan mencetak faktur penjualan sebanyak dua rangkap. dan secara otomatis transaksi akan tersimpan pada tabel transaksi penjualan dan . d. dan akan dibuatkan daftar permintaan konsumen lalu diberikan pada kepala toko untuk pengambilan keputusan pemesanan barang.1. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi.2. Kepala toko memberikan daftar pemesanan barang kepada bagian administrasi. PO tersebut dikirimkan kepada pemasok. Data Flow Diagram.

Bagian administrasi melakukan pengecekan antara faktur pembelian dengan PO yang ada pada database. a. 18. Bagian administrasi mencetak laporan transaksi pembelian sebanyak dua pada kepala toko dan lembar kedua rangkap lembar pertama diserahkan diarsipkan. 16. Pemasok mengirimkan barang dan dan faktur pembelian barang. Apabila sesuai maka data retur barang disimpan pada database dan dibuatkan tanda terima barang sebanyak dua rangkap. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua diarsipkan. Bagian teknisi akakn membutkan surat jalan untuk mengirim barang yang diretur ke pemasok sebanyak dua rangkap. dan lembar yang kedua diarsipkan. maka faktur pembelian bersama barang akan dikembalikan pada pemasok. Bagian administrasi mencetak juga dan mencetak laporan persediaan barang sebanyak dua rangkap. . Lembar pertama diberikan kepada pemasok dan lembar kedua diarsipkan.bagian administrasi mencetak laporan retur barang untuk diberikan pada kepala toko dan diarsipkan dibagian administrasi. maka faktur pembelian akan disimpan pada tabel transaksi pembelian barang dan secara otomatis akan menambah data persedian barang. 15.mengurangi persediaan yang ada pada tabel persediaan barang. Bagian penjualan akan mencetak laporan penjualan pada saat kepala membutuhkannya. b. 17. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua dijadikan acuan kegiatan stock of name. 14. Bagian teknisi menerima faktur penjualan dan konsumen kemudian dilakukan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur. Faktur pembelian tidak sesuai dengan PO. apakah faktur pembelian tersebut sesuai dengan PO atau tidak. Tanda terima barang lembar pertama diberikan pada konsumen. 13. Faktur pembelian sesuai dengan PO. Bagian administrasi mencetak laporan pemesanan sebanyak dua rangkap lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan lembar kedua diarsipkan.

.

1.2 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Diagram 4.1 Flowmap usulan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda .2.

1 Diagram Konteks Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang menggambarkan keseluruhan Sistem informasi persediaan barang secara global.3 Data Flow Diagram Data Flow Diagram digunakan untuk menggambarkan aliran data didalam sistem dan menjelaskan fungsi perngkat lunak pendukung sistem dan hubungan antar komponen-komponen yang saling berhubungan di dalam sistem. Pada bagian ini. menggambarkan masukan (input) yang diterima oleh sistem dan keluaran (output) yang dihasilkan oleh sistem.2. Simbol Data Flow Diagram yang digunakan penulis merupakan simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco. .3. aliran data yang mengalir dalam rancangan Sistem informasi persediaan barang diuraikan menggunakan alat bantu Data Flow Diagram yang terdiri dari Context Diagram atau Diagram Konteks dan Data Flow Diagram Levelled.1. simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco digunakan karena menurut penulis simbol tersebut lebih ringkas dan paling umum digunakan di lingkungan kampus tempat penulis menuntut ilmu. .1.

bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem. Konsumen. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. terdapat tiga entitas luar yang terlibat dan berinteraksi dengan Sitem Informasi Persediaan Barang. diantaranya sebagai berikut: 1. Kepala toko. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem.2 Diagram Konteks Sitem Informasi Persediaan Barang Pada Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang diatas. Pemasok.Diagram 4. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. . 3. 2.

1.2.3.2 Data Flow Diagram Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar proses yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.3.1 Data Flow Diagram Level 0 Diagram 4.1. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi secara logic .3 Data Flow Diagram Level 0 ..

2.1.3..4 Data Flow Diagram Level 1 Proses 1 .2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1 Diagram 4.

3.2.1.3.4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3 .5 Data Flow Diagram Level 1 Proses 2 .3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2 Diagram 4.1.2..

6 Data Flow Diagram Level 1 Proses 3 .3.4 Pemnbuatan Laporan Persedian Barang Laporan Persediaan Barang Diagram 4.2 Simpan Data Pembelian & Update stok Faktur Pembelian Valid 4.3 Transaksi Pembelian Pembuatan Laporan Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Persediaan Barang Kepala Toko 4.2.7 Data Flow Diagram Level 1 Proses 4 .1.5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4 3.1 Validasi permintaan yang terpenuhi Faktur Pembelian Pemasok Transaksi Pemesanan 4.Diagram 4.0 Pemesanan Barang PO 4.

dan proses yang terjadi.4.6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5 Diagram 4.1.1. keluaran (output).4 Kamus Data Kamus Data berfungsi untuk menjelaskan elemen-elemen data dalam Data Flow Diagram yang bertujuan membantu pelaku sistem untuk memahami aplikasi perangkat lunak pendukung sistem informasi persediaan barang secara terperinci. penyimpanan (data store).2.8 Data Flow Diagram Level 1 Proses 5 2. .3. sehingga pelaku sistem dan penulis selaku analis sistem mempunyai dasar pengertian yang sama mengenai masukan (input).

2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Penjualan :: Data Transaksi Penjualan dan bukti penjualan yang telah Dilakukan konsumen pada toko Sumber : Proses 1.0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan konsumen pada toko : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 1..Faktur Tanggal = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] .4.1.0 Tujuan Struktur Data Konsumen Tanggal Transaksi Penjualan No.1 Penjelasan Aliran Data Tabel 4.

Faktur Nama Barang SN Quantity = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Penjualan :: Data transaksi Penjualan yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 1.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Cetak No.

0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Daftar Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan bagian penjualan pada kepala toko Sumber : Proses 2.5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang Nama Aliran Alias : Daftar Pemesanan Barang :- .Total SubTotal Potongan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

Penjelasan : Data pemesanan barang yang diberikan kepala toko pada bagaian administrasi Sumber : Kepala Toko Tujuan Struktur Data : Proses 3.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Periode Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pemesanan Barang :: Data pemesanan barang yang diberikan bagian administrasi pada kepala toko Sumber : Proses 3.0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.

Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.PO Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon/Fax Nama Barang Type Warna Quantity Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Pemesanan No.7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : PO (Purchase Order) :: Formulir atau daftar pemesanan barang dari toko pada pemasok : Proses 3.8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Pembelian :: Data transaksi pembelian dan bukti pembelian yang telah dilakukan toko pada pemasok Sumber : Pemasok Tujuan Struktur Data : Proses 4.0 .

Faktur Nama Barang SN Quantity Total = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] .No.9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pembelian :: Data transaksi Pembelian yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Pembelian No.Faktur Pembelian Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

Faktur Nama Barang SN Persediaan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Nama Barang = [A-Z | a-z | 0-9] .10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Persediaan Barang :: Data persediaan barang yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.SubTotal Potongan Total Akhir Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan No.11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur Nama Aliran Alias Penjelasan : Data Barang Retur :: Data yang berisi tentang keterangan barang yang akan konsumen retur pada toko Sumber : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 4.

0 Tujuan Struktur Data : Konsumen Tanggal Transaksi Retur No.Serial Number = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Surat Jalan Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Transaksi Retur No.Retur Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.Retur Nama Konsumen = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] .12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Terima Retur Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.

14 Struktur Data Store Barang Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi Identitas Barang yang diterima perusahaan dari pemasok tertentu Struktur Data Kode Barang Barcode Nama Barang Serial Number Type Warna = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.2 Penjelasan Data Store Tabel 4.4.Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] .1.15 Struktur Data Store Persediaan Barang Nama Data Store Penjelasan : Persediaan Barang : Berisi Identitas Barang dan persediaan barang Struktur Data .

Kode Barang Serial Number Persediaan Barang Harga Beli Harga Jual = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.17 Struktur Data Store Konsumen Nama Data Store Penjelasan : Konsumen : Berisi data konsumen yang membeli barang kepada toko Struktur Data Kode Konsumen Nama Konsumen Alamat Telepon = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .16 Struktur Data Store Pemasok Nama Data Store Penjelasan : Pemasok : Berisi Identitas Pemasok yang memasok barang pada perusahaan Struktur Data Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Telepon Fax = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.

19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai pemesanan barang dari pemasok Struktur Data toko ke No.Tabel 4.PO Tanggal Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok Kode Barang = [A-Z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai data konsumen kepada toko Struktur Data transaksi permintaan dari No_Permintaan Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.

20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi penjulan barang kepada konsumen Struktur Data Tanggal Transaksi Penjualan No.Faktur Tanggal Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .Nama Barang Serial Number Type Warna Quantity Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

22 Struktur Data Store Transaksi Retur Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi retur barang Struktur Data Tanggal Transaksi Retur No.Nama Petugas = [A-Z | a-z] Tabel 4.21 Struktur Data Store Transaksi pembelian Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi pembelian barang kepada pemasok Struktur Data Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Retur Nama Konsumen Alamat = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] .

5 Entity Relationship Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) menjelaskan hubungan antar entitas didalam Sitem Informasi Persediaan Barang. .Faktur Pembelian Nama Petugas Keterangan Retur = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] 2.Faktu Penjualan Nama Barang SN Type Warna Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok No. suatu hubungan dapat terjadi melalui sebuah interaksi.1.Telepon No.

9 Entity Relationship Diagram MEMILIKI 1 N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI PEMBELIAN N 1 TRANSAKSI PEMBELIAN N MELAKUKAN 1 1 BARANG 1 MEMILIKI N DETAIL TRANSAKSI PEMESANAN N MEMILIKI 1 TRANSAKSI PEMESANAN N MENERIMA 1 PEMASOK N MEMILIKI 1 PERSDIAAN BARANG .MEMILIKI N MELAKUKAN PERMINTAAN BARANG N 1 MEMILIKI N MEMILIKI MELAKUKAN DETAIL TRANSAKSI PENJUALAN N 1 TRANSAKSI PENJUALAN N 1 CUSTOMER 1 MEMILIKI N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N 1 TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N MELAKUKAN MEMILIKI N N MEMILIKI 1 1 DETAIL TRANSAKSI RETUR 1 TRANSAKSI RETUR N MENERIMA 1 1 Diagram 4.

10 Relasi Antar Tabel .6 Relasi Antar Tabel Diagram 4.2.1.

2.24 Struktur Tabel Persediaan Barang Primary Key : Kode_Barang.1.7 Struktur Tabel Nama Tabel : Barang Tabel 4. SN Nama Field Kode_Barang SN Stok Harga_Beli Harga_Jual Tipe Data Text Text Integer Double Double Ukuran Field 7 50 5 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Konsumen Tabel 4.23 Struktur Tabel Barang Primary Key : Kode_Barang Nama Field Kode_Barang Barcode Nama_Barang Type Warna Tipe Data Varchar Integer Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Persediaan Barang Tabel 4.25 Struktur Tabel Konsumen Primary Key : Nomor_Member Nama Field Nomor_Member Nama _Konsumen Alamat_Konsumen Telepon Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Ukuran Field 6 100 255 24 Keterangan Require Require Require Require .

26 Struktur Tabel Pemasok Primary Key : Kode_Pemasok Nama Field Kode_Pemasok NamaPemasok Alamat Telepon Fax Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Number Ukuran Field 7 100 255 14 11 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Permintaan Tabel 4.28 Struktur Tabel Detail Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Kode_Barang Nama_ Barang Type Warna Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require .Nama Tabel : Pemasok Tabel 4.27 Struktur Tabel Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Petugas Tipe Data Varchar Date Varchar Varchar Varchar Varchar 100 255 23 30 Ukuran Field 7 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Permintaan Tabel 4.

Kode Barang Nama Field No_PO KodeBarang NamaBarang Type Warna Quantity Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Integer Ukuran Field 7 7 100 100 30 10 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Pembelian Tabel 4.29 Struktur Tabel Pemesanan Primary Key : No_PO Nama Field No_PO Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon_Pemasok Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 7 100 255 23 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Pemesanan Tabel 4.31 Struktur Tabel Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian Nama Field No_Faktur_ Pembelian Tipe Data Varchar Ukuran Field 7 Keterangan Require .Keterangan Varchar 255 Require Nama Tabel : Pemesanan Tabel 4.30 Struktur Tabel Detail Pemesanan Primary Key : NoPO.

Kode_Barang Nama Field No_Faktur_Pembelian Kode_Pemasok Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaBeli Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require .Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon/Fax SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 12 7 100 255 12 Require Require Require Require Require Require Require Require 255 30 Optional Require Nama Tabel : Detail Pembelian Tabel 4.32 Struktur Tabel Detail Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian.

Kode_Barang. SN Nama Field No_Faktur_Penjualan Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaJual Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require . Tanggal Nama Field No_Faktur_Penjualan Tanggal Nama_Konsumen Alamat Telepon SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 255 30 Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Optional Require Nama Tabel : Detail Penjualan Tabel 4.33 Struktur Tabel Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan.Nama Tabel : Penjualan Tabel 4.34 Struktur Tabel Detail Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan.

36 Struktur Tabel Detail Retur Primary Key : No_Retur.35 Struktur Tabel Retur Primary Key : No_Retur Nama Field No_Retur Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Retur Tabel 4.Nama Tabel : Retur Tabel 4. Kode_Barang. SN Nama Field No_Retur No_FakturJual Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna Kode_Pemaok Alamat Telepon No_Faktur_Beli Keterangan Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 7 255 25 7 255 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require . No_FakturJual.

1.1 Struktur Menu Gambar 4.2. rancangan masukan. .8. beserta gambaran navigasi penggunaan aplikasi. Berikut ini merupakan rincian rancangan menu aplikasi berdasarkan struktur menu : 1.8 Rancangan Aplikasi Pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang Rancangan aplikasi pendukung sitem informasi persediaan barang.1. Rincian rancangan aplikasi pendukung sistem terdiri dari struktur menu. Navigasi .1 Struktur Menu Rancangan struktur menu bertujuan untuk memberikan gambaran dasar mengenai fungsi-fungsi yang terdapat didalam aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang yang akan dikembangkan. Ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai aplikasi yang akan dikembangkan. rancangan proses dan rancangan keluaran.

b. pembelian. Menu Data memiliki submenu yang terdiri dari: a.Navigasi berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk masuk dan mendapatkan hak akses sesuai wewenang masing-masing bagian/jabatan.dan keluar dari hak akses tersebut. Data yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar acuan terjadinya transaksi. Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau merubah data pemasok yang sudah tersimpan. c. baik pemesanan . Data Barang Data barang berfungsi untuk memasukan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. Menu Data Menu data berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk manipulasi data master atau data yang frekuensi perubahan jarang dilakukan. penjualan dan retur. d. 2. Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk memsukan data pengguna baru yang akan menggunakan aplikasi 3. Login Login berfungsi untuk validasi pada aplikasi sesuai dengan hak akses yang dimiliki dan mendapat akses menu yang sesuai dengan tugas dan wewenang pengguna. Menu Transaksi . Data Konsumen Data konsumen berfungsi untuk memasukan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. b. Keluar Keluar berfungsi untuk keluar dari aplikasi dan menututup aplikasi. Menu File memiliki submenu yag terdiri dari : a. Logout Logout berfungsi untuk kekuar dari hak akses yang telah masuk pada aplikasi c.

. b. retur barang. Menu transaksi memiliki submenu yang terdiri dari: a. Data Transaksi yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar pengkalkulasian dan pembuatan laporan pembelian. Transaksi Penjualan Transaksi penjualan berfungsi untuk memasukan data transaksi penjualan barang oleh konsumen e. stok. b. retur. d. Laporan Pembelian Laporan pembelian berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pembelian barang dari pemasok dalam suatu periode tertentu. Menu Laporan memiliki submenu sebagai berikut : a. pembelian barang.Menu transaksi berisi modul yang dapat digunakan untuk memasukan data transaksi harian pemesanan barang. penjualan barang. Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pemesanan barang dari toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. Transaksi Permintaan Transaksi permintaan berfungsi untuk memasukan data transaksi permintaan barang dari konsumen. Transaksi Pembelian Transaksi pembelian berfungsi untuk memasukan data transaksi pembelian barang pada pemasok. Menu Laporan Menu laporan berisi modul yang dapat digunakan untuk mencetak Laporan berdasarkan transaksi harian yang terjadi dalam periode tertentu. Transaksi Pemesanan Transaksi pemesanan berfungsi untuk memasukan data transaksi pemesanan barang pada pemasok. c. penjualan. Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok 4.

c. Setting Merk Setting merk berfungsi untuk membuat kode barng untuk suatu merk barang tertentu d. Tutorial Tutorial berfungsi untuk melihat langkah langkah penggunaan aplikasi. Menu fasilitas memiliki submenu sebagai berikut : a. e. Setting Wallpaper Setting wallpaper berfungsi untuk merubah tampilan wallpaper dimenu utama. Laporan Stok barang Laporan stok barang berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi stok barang dalam suatu periode tertentu. d. Profile Profile berfungsi untuk melihat data pembuat aplikasi. Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi penjualan barang pada konsumen dalam suatu periode tertentu. b. Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. e. Menu Fasilitas Menu falilitas berisi modul yang dapat digunakan untuk melihat profile dari pembuat aplikasi dan tutorial penggunaan dari aplikasi . Data Ubah Password Data ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi. 5. .c.

2 Rancangan Form Verifikasi Login Gambar 4..1. Gambar 4.2 Rancangan Masukan Rancangan masukan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fungsi-fungsi manipulasi data dasar atau master yang akan diolah selanjutnya.8.3 Rancangan Form Manipulasi Data Barang .

5 Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok .Gambar 4.4 Rancangan Form Manipulasi Data Member Gambar 4.

3 Rancangan Proses Gambar 4.Retur Fasilitas Ubah Password SIMPAN Lap.7 Rancangan Form Transaksi Permintaan .Stok Setting Merk EDIT BATAL KELUAR Gambar 4.8.FORM HAK AKSES PENGGUNA NIP / NIK User ID Data Barang Transaksi Pemesanan Konsumen Penjualan Pemasok Pembelian Retur Lap.6 Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses Pengguna .Penjualan Pengguna Nama Password Jabatan Konfirmasi Password Laporan Lap.Pembelian Lap.1.Pemesanan Lap.

9 Rancangan Form Transaksi Pembelian .8 Rancangan Form Transaksi Pemesanan Gambar 4.Gambar 4.

10 Rancangan Form Transaksi Penjualan Gambar 4.11 Rancangan Form Transaksi Retur .Gambar 4.

13 Form Laporan Pembelian Barang .Gambar 4.12 Form Laporan Pemesanan Barang Gambar 4.

2 Implementasi Sitem Informasi Persediaan Barang Setelah merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem.14 Form Laporan Penjualan Barang Gambar 4.Gambar 4. maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan sistem beserta perangkat lunak pendukung untuk dioperasikan.15 Laporan Form Persediaan Barang 2. Implementasi perangkat lunak .

2. 8. 7. 3.2.00 Ghz : Intel Graphic GMA 256 Share : 1 GB DDR 2 : LCD wide 14. 9.1.2. Penulis menggunakan seperangkat komputer beserta aplikasi perangkat lunak lainnya yang menunjang untuk pengembangan aplikasi. 2.0 dan MySQL 5.1“ : 250 GB Westren Digital : DVD RW : USB (HID-Compliant mouse) : Standard 101/102 US : Realtek .1.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang. 5.1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi Dalam mengembangkan sistem informasi persedian barang beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem. Penulis menggunakan seperangkat komputer dengan akses jaringan ( client server ) dengan spesifikasi sebagai berikut: 1.mencakup kegiatan transformasi rancangan kedalam program aplikasi perangkat lunak menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu Adapun perangkat lunak utama yang digunakan oleh penulis dalam mengembangkan aplikasi pendukung sistem adalah Visual Basic 6. 4. 2. Processor VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network : Intel Pentium R DualCore 2.1. 6. .1 Kebutuhan Sumber Daya .

antara lain : a.2. Penulis menggunakan beberapa Perangkat Lunak antara lain sebagai berikut : 1.1.1.1.. 3. dimana seorang operator harus menguasai atau dapat mengoperasikan komputer serta mengerti cara kerja dari Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang tersebut. yang selanjutnya akan disebut operator.1 Software Aplikasi.2. c.2 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi Demi kelancaran aplikasi perangkat lunak pendukung Sistem informasi persedian barang dibutuhkan sumber daya sebagai berikut . DBMS : MySQL 5.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang.1 Spesifikasi Sumber Daya Manusia Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang ini digunakan oleh petugas setempat yang bertugas mengolah data persediaan barang. d.2. Sistem Operasi : Ubuntu 10.04 ( Lucid Lync ) Windows XP Profesional Versi 2002 SP3 2. Karakteristik pengguna pada aplikasi ini adalah sebagai berikut: . b. e.1. Webmin Microsoft. Visual Basic 6.2.0 SP6 Adobe Photoshop 7 Corell draw 11 Navicate 8 .

Adapun wewenang serta tanggung jawab administrator dan operator adalah sebagai berikut : 1. Wewenang dan tanggung jawab administrator a. merubah data. Rahmat Hidayat Staff Teknisi Kemempuan Komputer . c. d. pembelian. Melakukan pencarian data. Mencatat transaksi pemesanan. penjualan dan retur barang. e. Memanipulasi data.Sistem operasi Hak dan Wewenang Administrator merangkap Operator Operator . Memanipulasi data verifikasi login user atau pengguna aplikasi. Wewenang dan tanggung jawab operator a. Mencatat transaksi pemesanan. Membuat laporan tentang data pemesanan. c.26 Daftar Karakteristik Pengguna Aplikasi No 1. penjualan dan retur. pembelian.Sistem operasi . Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan.Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan . Merubah password login Tabel 4. yang meliputi : menambah data. yang meliputi : menambah data. b. Memanipulasi data. d.Adiministrator harus memiliki kriteria pendidikan minimal DIII dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. Operator harus memiliki kriteria pendidikan minimal SMA atau sederajat dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. merubah data. Melakukan pencarian data. pembelian.Software aplikasi . penjualan dan retur barang. Nama Febrianti Jabatan Staff Pembelian dan pemesanan /Admin Toko 2. b. 2.

8.Sistem operasi .3.Software aplikasi Operator .2. 4. 3.0 GHz 2. 4.1. 6. 5. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 3. Siti Mariam Staff Penjualan /Sales . 6. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 500 MHz 2. 5.2 Spesifikasi Perangkat Keras Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barangpada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat keras untuk Client dan Server dengan spesifikasi minimum sebagai berikut : Untuk Server 1.2.Software aplikasi . VGA Memory Monitor Harddisk External Storage : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 128 MB : Monitor dengan dukungan resolusi 800x600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 500 MB :- . 9. 7. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network Card : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 1 GB : Monitor dengan dukungan resolusi 800 x 600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 80 GB :: mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card Untuk Client 1. 3.

2.2.04 ( Lucis Lync ) Sistem Operasi Client : Windows 98 keatas atau Windows berbasis NT File Sistem/Library : MSVBVM60. Kabel UTP dan RJ45 2. Swict Hub / Hub 8 port atau lebih. Mouse Keyboard : mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card : Dot Matrix atau Ink Jet 9.3 Spesifikasi Perangkat Lunak Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barang pada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat lunak sebagai berikut : 1.exe) maka akan tampil splash screen yang berisi informasi mengenai aplikasi sistem informasi persediaa barang. 2.2.7. Network Card 10. Printer Adapun perangkat tambahan yang perlu disediakan adalah sebagai berikut : 1. 3.4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Aplikasi sistem informasi persediaan barang ini berjala pada sistem operasi Microsoft Windows Xp dan NT.DLL 4.1. Crimping 4. Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pengguna dapat langsung menekan Shortcut Executable dari aplikasi sistem informasi persediaan barang (SIPB. . Kabel Tester 3. Sistem Operasi Server : Ubuntu Server 10. .2. 8.1.

Form Login Aplikasi ini memiliki verifikasi login yang berguna untuk menentukan hak akses dari pengguna.17 Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang 1.Gambar 4. dalam form login ini kita cukup mengetikan user id dan password. Gambar 4.16 Splash Screen Sistem Informasi Persediaan Barang splash screen ini berfungsi sebagai informasi dan indikasi koneksi ke server database. jika nama user dan password salah maka form ini akan meminta . bila koneksi tersambung maka form menu akan tampil. 2. Form Menu Form Menu berisi Shortcut menu layanan yang dapat diakses setelah melekukan verifikasi login terlebih dahulu pada sistem informasi persediaan barang.

Untuk merubah data barang pengguna harus melakukan pencarian barang yang akan diubah dengan cara memilih satlah satu dari tiga kriteria pencarian yaitu berdasarkan barcode. . Form Data Barang Form data barang berfungsi untuk menginputkan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. pilih merk yang akan tersedia pada combobox merk barang dan inputkan barcode. Pilih data yang akan diubah dan tekan ubah jika sudah selesai. kode barang.18 Form Verifikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang 3. type. Jika ditemukan data barang akan ditampilkan. Pilihlah salah satu kriteria lalu Ketikan kata kunci untuk pencarian barang. atau nama barang. nama barang. Jika password benar maka menu-menu yang ada di form menu dapat kita akses sesuai dengan hak akses yang diberikan pada pengguna. Gambar 4. dan warna lalu tekan tombol simpan.ulang user id dan password lagi. untuk menginput data barang baru tekan option accessories atau option unit.

. Pilih salah satu option percarian lalu ketikan kata kunci yang akan dicari. telepon lalu tekan tombol simpan dan untuk mengubah data konsumen tekan option nomor member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nomor member atau option nama member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nama konsumen.19 Form Data Barang 4. Untuk menyimpan data konsumen baru ketikan nama member. Form Data Konsumen Form konsumen ini berfungsi untuk menginputkan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. jika ditemukan data konsumen akan ditampilkan tekan tombol ubah. alamat.Gambar 4.

Gambar 4. Form Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau mengubah data pemasok yang sudah tersimpan. alamat. Ketikan nama. nomor telepon.20 Form Data Konsumen 5. Pilih data pemasok yang akan diubah lalu tekan tombol ubah jika telah selesai. . untuk menyimpan data pemasok baru click pada kolom nama pemasok atau tekan tombol F3 kursor akan berada di kolom nama pemasok. Bila akan mengubah data pemasok tekan tombol F1 atau tekan option kode pemasok untuk kategori pencarian berdasarkan kode pemasok dan untuk kategori pencarian berdasarakan nama pemasok tekan tombol F2 atau tekan option nama pemasok. nomor fax dari pemasok lalu tekan tombol simpan.

Gambar 4. Tekan tombol F1 untuk mencari data karyawan berdasarkan NIK dan tekan tombol F2 untuk pencarian data karyawan berdasarkan nama karyawan lalu ketikan NIK apabila NIK ditemukan pada database. Ketikan user id dan password dan konfirmasi password yang memastikan password yang diketikan benar lalu pilih menu apa saja yang akan dapat diakses oleh pengguna dan tekan tombol simpan apabila telah selesai.Tekan F3 untuk mengubah akun verifikasi login berseta hak aksesnya. ketikan user id dan password apabila user id dan password sesuai dengan data pada . Form Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk membuat data Pengguna atau akun verifikasi login baru yang akan menggunakan aplikasi sistem persedian barang.21 Form Data Pemasok 6. Untuk membuat akun verifikasi login pengguna terdaftar terlebih dahulu pada database sebagai karyawan Toko Gadgetanda. data karyawan akan ditampilkan.

jika telah selai teka tombol simpan. Lalu selanjutnya pengguna harus mencari data barang yang diminta oleh konsumen jika data barang tidak ada di database maka pengguna menginputkan data barang tersebut.22 Form Data Pengguna 7. .database data akun verifikasi login akan ditampilkan. dan jika konsumen bukan member maka pengguna harus mengisikan data konsumen.pilih data yang akan diubah jika telah selesai tekan tombol ubah.untuk nyimpan sebuah data transaksi permintaan pengguna harus mencari data konsumen terlebih dahulu jika konsumen tersebut adalah member. Gambar 4. Form Transaksi Permintaan Form transaksi permintaan berfungsi untuk menyimpan data transaksipermintaan konsumen yang tidak terpenuhi yang di simpan dan digunakan untuk sebagai acuan pengambilan keputusan untuk memesan barang.

Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang. Ketikan jumlah quantity yang akan dipesan lalu tekan tombol enter data barang yang akan dipesan telah disimpan. Form Transaksi Pemesanan Form transaksi pemesanan berfungsi untuk menyimpan data transaksi pemesanan dan mencetak Purchase Order. Setelah memilih option pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Untuk menyimpan data transaksi pemesanan pengguna harus mencari tujuan dari transaksi pemesanan dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok. Pilih salah satu option pilihan lalu ketikan kata kunci yang dicari. berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan . apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan.Gambar 4. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan.23 Form Transaksi Permintaan 8.

Untuk menyimpan data transaksi pembelian pengguna cukup menginputkan data transaksi pembelian pada faktur pembelian dari pemasok dengan cara ketikan nomor faktur pembeliandan tanggal. Pilih salah satu option pencarian lalu ketikan kata kunci yang dicari. setelah itu pengguna harus mencari tujuan dari pembelian dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok.dipesan tekan tombol F6 maka tombol simpan aktif dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data transaksi pemesanan telah disimpan. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian . Form Transaksi Pembelian Form transaksi pembelian berfungsi untuk menyimpan data transaksi pembelian dan mencetak data transaksi pembelian. apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan. Gambar 4.24 Form Transaksi Pemesanan 9.

Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan dipesan tekan tombol F6 tombol kursor akan berada pada kolom potongan ketikan potong bila ada potongan dari pemasok dan ketikan keterangnbila ada tekan tombol simpan. Data barang yang telah disimpan dibeli telah disimpan.25 Form Transaksi Pembelian 10.barang. Form Transaksi Penjualan . Apabila data jenis barang yang diinputkan adalah aksesoris maka kursor akan berada pada kolom quantity sedangkan jika jenis barang unit kursor akan berada pada serial number Ketikan jumlah quantity atau serial number. Gambar 4. maka data transaksi pembelian telah disimpan. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. harga beli dan harga jual yang akan dipesan lalu tekan tombol enter.

Tekan F1 untuk pencarian berdasarkan kode member atau Tekan F2 untuk pencarian member berdasarkan nama member. Pilih serial number dari barang yang akan jual dan data barang akan tersimpan dan bila jenis barang yang dicari adalah aksesoris maka kursor akan berada pad akolom quantity. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang.ketikan potongan dan keterangan transaksi tekan enter tombol simpan akan aktif.Form transaksi penjualan berfungsi untuk menyimpan data transaksi penjualan dan mencetak faktur penjualan. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. lalu ketikan kata kunci yang dicari apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan dan jika konsumen bukan member maka data konsumen dapat langsung ketikan pada kolom kolom data konsumen. Ketikan jumlah quantity yang akan dijual lalu tekan tombol enter data barang yang akan dijual telah disimpan. Tekan tombol simpan maka data transaksi pemesanan telah disimpan. Pilih salah satu option pilihan pencarian data member. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Jika jenis barang yang dicari adalah unit maka kursor akan berada pada kolom serial number. .setelah itu tombol cetak akan aktif tekan tombol cetak untuk mencetak fatur penjualan. Jika pengguna telah selesai menginputkan data barang yang akan dijual tekan tombol F6 kursor jika konsumen adalah member kolom potongan akan aktif dan jika non member kolom keterangan akan aktif. Untuk menyimpan data penjualan pengguna harus mencari data dari konsumen yang telah menjadi member dengan cara memilih kategori pencarian data member berdasarkan kode member atau nama member.

. Jika nomor faktur sesuai dengan database data transaksi penjualan akan ditampilkan pada datagrid lalu klik pada data barang yang akan diretur. Form Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok. Apabila data barang retur telah selesai di input tekan tombol simpan dan cetak faktur retur dengan cara menekan tombol cetak. ketikan keterangan retur lalu tekan enter. Untuk menyimpan transaksi retur pengguna harus menjadi data transaksi penjual dengan cara mengetikan nomor faktur pada kolom pencarian data transaksi penjulan.Gambar 4.26 Form Transaksi Penjualan 11.

27 Form Transaksi Retur 12.Gambar 4. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang. Kriteria pertama yaitu perpemasok artinya laporan akan ditampilkan atau dicetak berdasarkan satu pemasok tertentu dalam periode tertentu. Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit. surat jalan retur barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan dan dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pemesanan dalam satu periode tertentu. Form Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. .

menampilakan dan membuat laporan transaksi pembelian barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu pembelian harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi pembelian hari itu.Gambar 4. Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit. Form Laporan Pembelian Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak.28 Form Laporan Pemesanan Barang 13. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pembelian dalam satu periode tertentu. . Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria.

Form Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak. Gambar 4.30 Form Laporan Penjualan Barang . Kriteria pertama yaitu penjualan harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi penjualan hari itu.Gambar 4. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi penjualan dalam satu periode tertentu. menampilakan dan membuat laporan transaksi penjualan barang dalam suatu periode tertentu.29 Form Laporan Pembelian Barang 14. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan dua kriteria.

Form Laporan Persediaan Barang Laporan persedian berfungsi untuk mencetak. Kriteria pertama yaitu laporan perpemasok. Kriteria kedua yaitu laporan detail persediaan barang artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data persediaan barang. Gambar 4. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria.31 Form Laporan Persediaan Barang 16. menampilakan dan membuat laporan pesediaan barang dalam suatu periode tertentu. data transaksi retur akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi berasal dari pemasok. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria ketiga yaitu peritem barang artinya laporan persedian barang ditampilkan peritem barang. Form Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria kedua perperiode artinya laporan retur yang . Kriteria pertama yaitu rekapitulasi laporan persediaan barang akan ditampilkan atau dicetak berdasakan jenis barang atau seluruh data.15.

Form Profil Form profil adalah form berfungsi untuk informasi persediaan barang. identitas dari aplikasi sistem Gambar 4.ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi retur dalam satu periode tertentu.33 Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang .31 Form Laporan Retur Barang 17. Kriteria yang ketiga yaitu surat jalan retur yaitu laporan retur ditampilkan atau dicetak menjadi suat jalan retur barang kepada pemasok. Gambar 4.

pencarian barang memiliki tiga kategori pencarian yaitu berdasarkan barcode. nama barang lalu ketikan kata kunci apabila kata kunci sesuai pada database data barang akan ditampilkan pada datagrid.18. Setelah itu ketikan harga yang baru lalu tekan tombol ubah.34 Form Tutorial Sistem Informasi Persediaan Barang 19. Form Setting Harga Jual Form setting harga jual berfungsi untuk mengubah harga jual barang.Pengguna harus mencari barang yang akan di ubah. . kode barang. Form Tutorial Form tutorial adalah form yang berfungsi untuk pengguna yang berisi cara penggunaan dari aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4. Pilih barang yang akan diubah harga jualnya dengan cara mengklik data tersebut pada datagrid.

35 Form Setting Harga Jual 20. Tekan F2 untuk menginput data merk baru. .Gambar 4. Form Setting Merk Form setting merk barang ini berfungsi membuat kode barang untuk suatu merk barang tertentu caranya tekan tombol F1 untuk mecari barang jika kode barang ditemukan maka akan tampil data merk. Jika tidak ditemukan maka akan tampil pesan data tidak ditemukan. ketikan merk dari barang dan kode merk yang dikehendaki untuk merk tersebut lalu tekan tombol simpan.

36 Form Setting Merk Barang 21. Gambar 4. Form Ubah Pasword Form ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi dengan cara ketikan user id dan password apabila sesuai dengan database lalu ketikan password baru dan konfirmasi password baru.37 Form Setting wallpaper 22.Gambar 4.38 Form Ubah Password . Form Setting Wallpaper Form setting wallpaper digunakan untuk mengubah tampilan wallpaper menu utama. Gambar 4. lalu tekan tombol ubah.

Gambar 4. Gambar 4.39 Daftar Purchase Order 24.40 Daftar Pembeliaan . Daftar Pembelian Daftar pembelian merupakan hasil dari pengolahan data pembelian barang dari pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Purchase Order Purchase Order merupakan informasi daftar pemesanan barang hasil dari pengolahan data pemesanan barang kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.23.

41 Faktur Pejualan 26. Gambar 4. Tanda Terima Retur Tanda terima retur merupakan hasil dari pengolahan data retur barang dari konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4. Faktur Penjualan Faktur penjualan merupakan hasil dari pengolahan data penjualan barang kepada konsumen yang dijadikan tanda bukti pembelian barang yang dilakukanoleh konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.42 Tanda Terima Retur .25.

27. Surat Jalan Retur Surat jalan retur merupakan hasil pengolaha data retur barang konsumen yang akan diberikan kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4.43 Surat Jalan Retur 28.44 Laporan Pemesanan . Gambar 4. Laporan pemesanan Laporan pemesanan merupakan informasi pemesanan hasil pengolahan data pemesanan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.

Laporan Pembelian Laporan pembelian merupakan informasi daftar pembelian hasil pengolahan data pembelian barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.45 Laporan Pembelian 30. Gambar 4.46 Laporan Penjualan . Laporan Penjualan Laporan penjualan merupakan informasi daftar penjualan hasil pengolahan data penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.29.

47 Laporan Persediaan Barang 32. . penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.31. Laporan Persedian Barang Laporan persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian. Rekapitulasi Persediaan Barang Rekapitulasi persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian.

48 Rekapitulasi Persediaan Barang 33. Laporan Retur Laporan retur merupakan informasi daftar retur hasil pengolahan data retur barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.Gambar 4.49 Laporan Retur Barang . Gambar 4.

1 Testing (Pengujian Perangkat Lunak) Pada bab ini membahsa mengenai pengujian ( pengujian perangkat lunak ). Pengujian perangkat lunak merupakan elemen yang kritis dari SQA (Software Quality Assurance) dan merepresentasikan tinjauan ulang yang menyeluruh terhadap spesifikasi. desain dan pengkodean. Pengujian merepresentasikan ketidaknormalan yang terjadi pada pengembangan perangkat lunak. Pengujian merupakan salah satu tahapan dalam proses pengembangan perangkat lunak yang dapat dilihat (secara psikologi) sebagai destruktif. dari pada sebagai konstruktif. Pengujian yang diperlukan oleh pengembang adalah untuk melihat kebenaran dari perangkat lunak yang dibuat dan konflik yang akan terjadi bila kesalahan tidak .BAB V TESTING 5. Pengembang perangkat lunak secara alami merupakan orang konstruktif. Kenyataannya. pengembang berusaha untuk membangun perangkat lunak dari konsep yang abstrak sampai dengan implementasi yang memungkin. Para pengembang membuat serangkaian uji kasus yang bertujuan untuk ”membongkar” perangkat lunak yang mereka bangun. Selama definisi awal dan fase pembangunan.

Jika pengujian diselenggarakan dengan sukses. 2. Dari sebuah buku. maksudnya dari 80% kesalahan yang ditemukan selama pengujian dapat ditelusuri sampai 20% dari semua modul program. maka akan membongkar kesalahan yang ada didalam perangkat lunak. Pengujian harus direncanakan lama sebelum pengujian itu mulai. semua pengujian harus dapat ditelusuri sampai ke persyaratan pelanggan. Glen Myers menetapkan beberapa aturan yang dapat dilihat sebagai tujuan dari Pengujian : 1. Test case yang baik adalah test case yang memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya 3. perekayasa perangkat lunak harus memahami prinsip dasar yang menuntun pengujian perangkat lunak. Sebagai tambahan. maksudnya mengungkap kesalahan dari cacat yang menyebabkan program gagal. . dan kebutuhan fungsi telah tercapai. Prinsip Pareto berlaku untuk pengujian perangkat lunak. data yang dikumpulkan pada saat pengujian dilaksanakan akan menyediakan suatu indikasi keandalan perangkat lunak yang baik dan beberapa indikasi mutu perangkat lunak secara keseluruhan. Sebelum mengaplikasikan metode untuk mendesain test case yang efektif. manfaat lain dari pengujian adalah menunjukkan bahwa fungsi perangkat lunak telah bekerja sesuai dengan spesifikasi.ditemukan. Pengujian adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan 2. yaitu: 1. Pengujian yang sukses adalah pengujian yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya Sehingga tujuan dari Pengujian ini adalah mendesain serangkaian tes yang secara sistematis mengungkap beberapa jenis kesalahan yang berbeda dan melakukannya dalam waktu dan usaha yang minimum. maksudnya semua pengujian dapat direncanakan dan dirancang sebelum semua kode dijalankan. 3.

Selagi pengujian berlangsung maju. Walaupun didesain untuk menemukan kesalahan. Dalam lingkungan yang ideal.4. Black box testing menyinggung ujicoba yang dilakukan pada interface software. sebuah sistem atau produk dengan testabilitas dalam pikirannya. digunakan 4 kategori yang berbeda dari teknik desain test case: Pengujian white-box. Untuk mencapai sasaran tersebut. 5. Testabilitas adalah seberapa mudah sebuah program komputer dapat diuji. Hal ini memungkinkan individu yang berurusan dengan pengujian mendesain test case yang efektif secara lebih mudah. pengujian black-box. ujicoba blackbox digunakan untuk mendemonstrasikan fungsi software yang dioperasikan. pengujian harus dilakukan oleh pihak ketiga yang independent. 5. Procedural dan menggunakannya sebagai pedoman untuk menetapkan basis set dari jalur eksekusi. Pengujian yang mendalam tidak mungkin karena tidak mungkin mengeksekusi setiap kombinasi jalur skema pengujian dikarenakan jumlah jalur permutasi untuk program menengah pun sangat besar. Sasaran utama desain test case adalah untuk mendapatkan serangkaian pengujian yang memiliki kemungkinan tertinggi di dalam pengungkapan kesalahan pada perangkat lunak. Untuk menjadi paling efektif. 6. perekayasa perangkat lunak mendesain suatu program komputer. Pengujian harus mulai “dari yang kecil” dan berkembang ke pengujian “yang besar”. pengujian mengubah focus dalam usaha menemukan kesalahan pada cluster modul yang terintegrasi dan akhirnya pada sistem. dan ouput yang . Integrasi Bottom-Up dan Integrasi Top-Down.2 Teknik Pengujian Black-Box Pada pengujian peraangkat lunak yang penulis gunakan Pendekatan pertama adalah black box testing. perlu diketahui apa yang dapat dilakukan untuk membuatnya menjadi lebih mudah. Karena sangat sulit. apakah input diterima dengan benar.

. Teknik pengujian black-box berfokus pada domain informasi dari perangkat lunak.dihasilkan benar. Ujicoba blackbox memeriksa beberapa aspek sistem. dengan melakukan test case dengan mempartisi domain input dari suatu program dengan cara yang memberikan cakupan pengujian yang mendalam. apakah integritas informasi eksternal terpelihara. tetapi memeriksa sedikit mengenai struktur logikal internal software.

Pada rancangan sistem informasi persediaan barang yang diusulkan telah dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan pada sistem berjalan dan memenuhi kebutuhan dari manajemen toko Gadgetanda.1 Kesimpulan Pada bab terakhir ini penyusun menarik kesimpulan dari hasil pembahasan. Berdasarkan hasil perancangan sistem usulan pada Bab IV pada sub judul kamus data dihasilkan aliaran data yang menjadi dasar untuk merancang database yang sesuai dengan kebutuhan informasi tentang persediaan barang pada toko Gadgetanda. maka dapat disimpulkan bahwa sistem berjalan tersebut masih memiliki sejumlah permasalahan. Berdasarkan analisis yang di uraikan pada Bab III tentang sistem berjalan. Aplikasi yang dibangun menggunakan antar muka yang mudah dimengerti oleh penggunanya sesuai dengan karakteristik dari pengguna yang telah dianalisis. 3. sistem . dan belum ada aplikasi khusus yang digunakan untuk mendukung informasi persediaan barang. sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi toko Gadgetanda. mengenai sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda telah diuraikan pada bab sebelumnya yaitu : 1. Dengan aplikasi yang dibangun ini data akan tersimpan dalam database sehingga data yang tersimpan lebih aman.BAB VI PENUTUP 6.beberapa proses telah dilakukan secara otomatis. dan akan memudahkan jika akan memerlukan data terdahulu. 4. Proses pembuatan laporan lebih mudah dengan beberapa kriteriakriteria yang di sesuaikan dengan kebutuhan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. 2.

2. 1. atau modul keuangan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda agar terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi keuangan. . Untuk pengembangan selanjutnya. 3. Pengujian terhadap setiap fungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda dilakukan dengan menggunakanm metode Black box testing seperti yang digambarkan pada Bab V pada sub judul Pengujian Fungsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda.2 Saran Agar aplikasi sistem informasi persediaan barang yang telah dibangun dapat berjalan dengan baik maka penyusun memberikan saran-saran yang mungkin dapat membantu kelancaran dalam sistem informasi persediaan barang Gadgetanda. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.5. maka sebaiknya pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda ini menignkatkan enkripsi pada data verifikasi login karena enkripsi data login verifikasi yang telah dibuat penulis mudah dipecahkan. yaitu : Berisi apa yang harus dilakukan untuk optimalisasi yang belum dilakuakan penulis. 6. maka sebaiknya dilakukan pembuatan file backup sebagai cadangan jika terjadi kerusakan data maupun kerusakan pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda. Untuk menjaga keamanan data verifikasi login.

M. Jakarta: Balai Pustaka. Ir. 1974. Drs. Raymond. Pustaka Binaman Presindo. Gordon B. Management Information System.DAFTAR PUSTAKA Davis. McLeod. Konsep Perancangan Database. Edisi ke tiga 2005. Basis Data. Jogianto. Fathansyah. H. 2001. Ir. Sistem Informasi Manajemen : Informatika Bandung Assauri. 1995. Yogyakarta: ANDI OFFSET. Jakarta : PT. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bandung : Informatika Bandung. Andi . Sofyan. 1993. Jr. 1999. Bandung: Informatika Bandung. 1996 Manajemen Produksi .Yogyakarta . Harianto. Kristanto. Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful