P. 1
Sistem Informasi Persediaan Barang

Sistem Informasi Persediaan Barang

5.0

|Views: 27,206|Likes:
Dipublikasikan oleh Denis Franzciko

More info:

Published by: Denis Franzciko on May 23, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2013

pdf

text

original

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG

Studi kasus pada TOKO GADGETANDA

SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Ujian Akhir Strata

Disusun oleh :

DENIS MI 0891004

PROGRAM STUDI STRATA SATU SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA UNIVERSITAS INFORMATIKA DAN BISNIS INDONESIA BANDUNG 2010

LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL SUB JUDUL PENYUSUN NPM

: : : :

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA DENIS MI0891004

Telah diperiksa dan disetujui oleh : Pembimbing I Pembimbing II

Wawa Wikusna, S.T NIDN. 0429067403

Rosalin Samiharjdo, S.T NIDN.

Disahkan oleh: Ketua Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika Dan Bisnis Indonesia

Ucu Nugraha, S.T NIDN. 0424027901

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA, yang dibuat untuk memenuhi persyaratan menempuh Ujian Akhir Sarjana pada Program Studi Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, sejauh yang saya ketahui bukan merupakan tiruan atau duplikasi dari tugas akhir yang sudah dipublikasikan dan atau pernah dipakai untuk mendapat gelar Sarjana di lingkungan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia maupun di perguruan tinggi atau instansi manapun, kecuali bagian yang sumber informasinya dicantumkan sebagaimana mestinya.

Bandung, Desember 2010

Denis __ NPM. MI0891004

iii .

ABSTRAK Persediaan barang merupakan salah satu aktifitas kerja yang sangat penting bagi perkembangan toko Gadgetanda.0. pembelian. pemesanan. pengontrolan informasi persediaan barang tidak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat. dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi. retur. Penulisan Skripsi ini menggunakan metode pengembangan sistem SDLC (Sistem Development Life Cycle) yang mencangkup System Engeneering. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan menggunakan alat pemodelan berupa Flow Map ( Bagan Alir Dokumen ). penjualan. iv . dan wawancara. adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah sering terjadi kesalahan pencatatan data transaksi pemesanan. DFD (Data Flow Diagram). Kata kunci : Persediaan barang. pembelian dan penjualan. Pada perkembangannya muncul permasalahan-permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. Analisis. Sedangkan alat pengembangan aplikasi database menggunakan MySQL dan bahasa pemograman Visual Basic 6. tepat dan akurat. Design. implementasi dan Testing.

ordering. Keywords: inventory.ABSTRACT Inventories of goods is one of a very important activities for development Gadgetanda store.0 programming language. In the development problems which appear difficult to obtain inventory information quickly. while the reason for the rise problems are often transaction data recording errors reservations. DFD (Data Flow Diagram). returns. precisely and accurately. and techniques of data collection by observation. Meanwhile. The method used in this writing by using a modeling tool in the form of Flow Map (Flow Chart Document). sales. This final writing system development method SDLC (System Development Life Cycle) which covers Engeneering System. inventory control information can not be done in a short time. implementation and Testing. and interviews. v . Analysis. Design. purchasing. purchases and sales. development tools and MySQL database applications using Visual Basic 6.

DR. do’a serta nasehat yang akan penulis ingat untuk bekal melangkah dihari mendatang. selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. Segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas segala berkah.. Ir. selaku Rektor Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). Seluruh Staff dan Pimpinan Toko Gadgetanda yang telah menyediakan waktu. M. M. Ibu Rosalin Samihardjo. Terutama untuk kedua orang tuaku tercinta yang telah memberikan kasih sayang yang tulus.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Bapak Wawa Wikusna.T.T.T. 4. kesabaran dan ilmu yang diberikan beserta data-data yang dibutuhkan penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini. 3. tenaga dan kesabaran. Bob Foster. 5.. baik moril maupun materil. vi . Dr. Seluruh Dosen dan Staff Karyawan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia yang telah menyediakan waktu untuk bertukar pikiran dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi penulis. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. rahmat dan karunia-Nya. S. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. selaku Pembimbing utama yang telah menyediakan waktu. M. 6. Selanjutnya penulis ucapkan terima kasih kepada : 1. tenaga dan kesabaran. selaku Pembimbing kedua yang telah menyediakan waktu. hingga penulis mampu menyelesaikan Skripsi dengan judul “Sistem Informasi Persedian Barang Studi Studi Kasus Pada Toko Gadgetanda ” tepat pada waktunya. 2. S. Nes Yandri Kahar. Dalam penyusunan Skripsi ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak..

Agus Kurnia yang telah membantu penulis dalam pembuatan skripsi ini. Wassalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh Bandung.7. Kritik dan saran akan penulis terima dengan terbuka demi perbaikan dan kesempurnaan Skripsi ini. Penulis berharap semoga apa yang telah penulis sajikan dalam Skripsi ini dapat memberikan manfaat dan kegunaan. 11. Rekan-rekan Alumni mahasiswa-mahasiswi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia angkatan 2004. Ibu Heti selaku staff akademik yang telah membantu dalam proses seminar dan sidang skripsi penulis. 9. 8. untuk itu penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang terdapat dalam Skripsi ini. 10. Siti Mariam Sopianti yang telah memberikan dorongan serta semangat dan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. Rekan Durencell yang mendukung penulis baik moril maupun materil. Skripsi ini bukanlah sebuah karya yang sempurna. Desember 2010 Penulis vii .

..2 2.....................................5 Sistematika Penulisan ..............1 1......................1 2....................................................................2...........................................................1................................................................................DAFTAR ISI Hal......2 1......................5 1....................................................................................2 Definisi Sistem .........4 Definisi Informasi .......12 Siklus Informasi.................................. v DAFTAR ISI ....................................................................1 1..1............................................................4 Metode Pendekatan.......................... ABSTRAK ........... vii DAFTAR SIMBOL ............2 2....................................3 2......................................................................................................... xv DAFTAR DIAGRAM ...............................................................................................................................................................7 2................................ iii ABSTRACT ............1...14 2......................7 BAB II Latar Belakang Masalah ........................................... xvii BAB I PENDAHULUAN ...............8 Klasifikasi Sistem ..........................11 2.......................................................4 1.......2...................................................2 Maksud dan Tujuan ...............1 Identifikasi dan Batasan Masalah .....................................14 ...........................................3 2........................................................... xi DAFTAR TABEL ....................................................................1 2....5 TINJAUAN PUSTAKA......7 2......................9 Konsep Dasar Informasi .......4 Lokasi dan Waktu Kegiatan ................................................................3 Konsep Dasar Sistem Informasi...........................................................................................6 1............................1 Konsep Dasar Sistem ...................................................................................................................13 Nilai Informasi.......................................................................12 Kualitas Informasi ...... xiv DAFTAR GAMBAR ........................8 Karakteristik Sistem ......................................................... iv KATA PENGANTAR ......................................................................3 1................2...2............................................................................3 Kegunaan .........................................

..........................................................................2 Definisi Basis Data ...........................3 Pengertian Persediaan Barang.......4..........................20 2..1 2.............................................7......................14 Komponen Sistem Informasi ........9 Sejarah Structured Query Language .....................30 Abstraksi Data dalam Basis Data ............3..2 2....28 Konsep Dasar Basis Data ........................5..31 2................................5...7.17 Fungsi Persediaan .......................................................0 ................4.....5.....................39 BAB III ANALISIS SISTEM ..........................1 Komponen Visual Basic 6.......25 2...........................33 Tipe Data pada MySQL.............2.............................0 ...........8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) .........................34 Bahasa SQL ........................................9..5..............................................................................1 2................1 2...........8................22 DFD leveled ....4..................................................................................................17 2.......................8............26 2.............................................5....25 Entity Relationship Diagram (ERD) .....20 Data Flow Diagram ( DFD ) .........................................................2 2...22 2.8...........................................18 Maksud dan Tujuan Persediaan .........43 .......26 2.........................8............2 2..5 Alat Bantu Pemodelan Sistem ..................3 Context Diagram .1 2........................4 Kamus Data .......................1 2.............4..............6 2.5.......1 2......................................19 2.........................................4 2.....32 MySQL Sebagai Bahasa Structured Langguage (SQL) ...........35 Mengenal Visual Basic 6.....3 2..........................................5................................2.................................5....1 Simbol-Simbol dalam Entity Relationship Diagram ......23 Aturan-Aturan Dalam Pembuatan Data Flow Diagram .......................3...........3 2..2................39 2............2 Flowmap ....2 2.....................................................29 2...7 Pendekatan Sistem .................................2......30 2..16 Konsep Dasar Persediaan Barang .................4 Definisi Sistem Informasi ..............

............52 3.......2...........2 Struktur Organisasi .........................62 4.1............................1.....58 4.....54 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda. ...................................3 Data Flow Diagram ...........................3 Evaluasi Sistem ...........3.......................................4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3.............3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2.........4.................63 4........................54 4............1 3..49 Analisis Entitas ..1..1 4..................................1 4..……........6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5.......2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1............................2 Penjelasan Aliran Data ...1......................................43 3...53 BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ...1..2 3..........................1..........2..............................1 Perancangan Sistem Informasi Persediaan Barang ....54 4.....2 Data Flow Diagram Levelled ......3..........................................4 Uraian Prosedur .................1...........3..1........................................................3................1......64 4................2.....1...................47 3.2 Analisis Sistem Informasi Persediaan Barang ....... 61 4.2 Uraian Prosedur Usulan ....51 Flowmap Berjalan Sistem Persediaan Barang ..........2........3.60 4.....4....57 4.3...3 3.......1 0…..2.....1...73 Data Flow Diagram Level .......................2.....1.........1..3........3...2.....62 4..........2.......4 Kamus Data .....1 3.........................1 Diagram Konteks....64 4...........45 3.........5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4......44 Tugas dan Wewenang............................1..........1..............2..............60 4.........3.........47 Analisis Dokumen .65 Penjelasan Data Store ........1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi....58 4.......1..........................2.....

...............2............87 Rancangan Masukan .............................78 Relasi Antar Tabel .1...........2...98 4....................1.…… ………………………………........99 4.......1 4....................................1 Kebutuhan Sumber Daya ....1............1.................…130 5...........8..........8...1.................1.......128 5...........2.1..............1..............................1 Tesing (Pengujian Perangkat V Lunak)……………………………..6 4........1....................2..........2.1 4.........2 Spesifikasi Perangkat Keras .2..2.2...1.1...5 4..3 4.99 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi ....2.2......4.80 Struktur Tabel .……………………102 BAB TESTING..4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda .........................1.128 5......98 4......8.........................1...2..................87 4...1...................102 4....2 Spesifikasi Sumber Daya Manusia ............2 Struktur Menu ......98 Spesifikasi Perangkat Lunak .......2......................91 Rancangan Proses ......1 4............7 4...........2 Teknik Pengujian Black-Box...93 Implementasi Sistem Informasi Persediaan Barang ................1.......2 4...1...............8 Entity Relationship Diagram ......97 4.....................2......1.3 Spesifikasi Perangkat Lunak……..............1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi .......81 Rancangan Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Persediaan Barang .....2 4...........101 4................3 Pengujian fusngsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan ........99 Spesifikasi Perangkat Keras……..

..154 DAFTAR PUSTAKA...........…136 5.………131 5.......1 Login.....……….2 Login….....3 Barang…….............…133 5.....................................3.........4 Black-Box Test Case Modul Input Data Transaksi Penjualan……………………………………... 154 V Black-Box Test Case Modul Ubah Data Black-Box Test Case Modul Input Data Black-Box Test Case Modul Verifikasi Data Test Case Modul Verifikasi Data DAFTAR SIMBOL Simbol-simbol dalam Data Flow Diagram Gane/Sarson Yordan/De Marco Keterangan ..................153 6.Barang Toko Gadgetanda .....146 BAB PENUTUP...........................3...153 6.....3..…140 5....................….....2 Saran…………………………………………………………….....4 Barang…...1 Kesimpulan……………………………………………………….…………………………………………131 5........................3.....3.........

Entitas Entitas Luar Entitas Luar

Luar,

dapat

berupa orang/unit terkait yang berinteraksi dengan sistem tetapi diluar sistem Orang, unit yang atau

mempergunakan Proses Proses melakukan data.

transformasi fisik

Komponen

tidak diidentifikasikan. Aliran Data Aliran Data Aliran data dengan arah khusus dari sumber ke tujuan Penyimpanan data atau Data Store Data Store tempat data disimpan

oleh proses.

Simbol-simbol dalam Flowmap Simbol Keterangan

Menunjukan titik awal, akhir, atau pemberhentian Terminator dari suatu proses

Menunjukan arah atau alur dari suatu dokumen Aliran Data

Menunjukan input atau output media record berupa Dokumen dokumen

Proses Manual

Menunjukan Proses yang dilakukan secara manual

Proses Komputerisasi

Menunjukan

Proses

yang

dilakukan

secara

terkomputerisasi

Input Manual

Menunjukan masukan secara manual

Arsip Menunjukan Arsip atau simpanan data manual

Keputusan

Menunjukan

pengambilan

keputusan

yang

menghasilkan dua kemungkinan (Ya/Tidak)

Terminasi untuk halaman yang sama On Page Connector

Terminasi untuk halaman yang berbeda Off Page Connector

DAFTAR TABEL
H al 9

Tabel

2.1

Klasifikasi

....................…...……….3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan …................12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang …………... Tabel 4..22 Struktur Data Store Transaksi Retur 20 65 65 66 67 67 68 69 69 70 71 71 72 72 73 73 74 74 75 75 76 77 77 ........9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian …. Tabel 4... Tabel 4... Tabel 4....………………… Tabel 4.21 Struktur Data Store Transaksi Pembelian ……...11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur …………………..………………....………………...………. Tabel 4..........15 Struktur Data Store Persediaan Barang …….....…… Tabel 4.... Tabel 4...........19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan ….................16 Struktur Data Store Pemasok …………………………………....... Tabel 4....6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang ......... Tabel 4.......2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan ……………... Tabel 4. Tabel 4....17 Struktur Data Store Konsumen ..………………… Tabel 4.7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) ......…………….....13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang ........…………….18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan ……………………........1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang ……………......20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan ………..………………… Tabel 4. Tabel 4.. Tabel 4....... Tabel 4.5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang ...10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang ....... Tabel 4.14 Struktur Data Store Barang ………..............8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian ……………………… Tabel 4.......………………............Sistem……………………………………………… Tabel 2.……….....2 Flowmap…………………………………................... Tabel 4. Tabel 4.4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang . Tabel 4.............

.......………………….... Tabel 5..... Tabel 4..... Tabel 4.…………...4 Daftar black-box test case modul ubah data barang …………..1 Test case modul verifikasi data login……………......... Tabel 4. Tabel 4..……………………………..35 Struktur Tabel Retur ………………………. Tabel 4...36 Struktur Tabel Detail Retur ………………………………..5 Daftar black-box test case modul input data transaksi penjualan....……………………………... Tabel 4..………...... Tabel 4....29 Struktur Tabel Pemesanan ……………...........………….…………..25 Struktur Tabel Konsumen ………….……………..30 Struktur Tabel Detail Pemesanan ...32 Struktur Tabel Detail Pembelian ………..………......... Tabel 4......….. Tabel 4.…………….......... Tabel 5............………………………….………………… Tabel 4............... Tabel 4..... 81 81 81 82 82 82 83 83 83 84 85 85 86 86 118 120 123 128 134 DAFTAR GAMBAR H al Gambar 2..1 Gambar 2....27 Struktur Tabel Permintaan ……..23 Struktur Tabel Barang ………….………………........31 Struktur Tabel Pembelian ………………….. Tabel 4.3 Daftar black-box test case modul input data barang…………… Tabel 5. Tabel 4.…………...26 Struktur Tabel Pemasok ………. Tabel 5... Tabel 5.. Tabel 4......…………………….24 Struktur Tabel Persediaan Barang ………....34 Struktur Tabel Detail Penjualan ……………………….........…. 12 17 ..…………….33 Struktur Tabel Penjualan ………….............. Blok Bangunan ………………………………………………..28 Struktur Tabel Detail Permintaan ………….....2 Daftar black-box test case modul pencarian data barang....….2 Siklus Informasi………………………………………………...

. Jendela Project Explorer ................14 Gambar 4...............................Gambar 2..... Form Data Konsumen……………………………............…………………………….................... Rancangan Form Verifikasi Login ……………...5 Gambar 2...................34 Gambar 4.20 Gambar 4...……………………………..... Notasi Atribut …………………...........................10 Gambar 4................ Form Data Pengguna...... Form Laporan Penjualan Barang …………………………….. Struktur Menu ……...……........15 Gambar 4..7 Gambar 4....5 Gambar 4......25 Gambar 4............…….....29 Gambar 4........ Form Setting Harga Jual........35 Gambar 4......................18 Gambar 4..2 Gambar 4...……..........23 Gambar 4........ Form Laporan Retur Barang.....17 Gambar 4............21 Gambar 4..7 Gambar 2.....................27 Gambar 4................................. Contoh Penggunaan Kardinalitas ……………………………..................................... Form Data Barang.................................................6 Gambar 2..........16 Gambar 4.............................3 Gambar 4....24 Gambar 4. Form Laporan Pemesanan Barang.............8 Gambar 4............31 Gambar 4...1 Gambar 4..................3 Gambar 2..1 Gambar 4..............………………………...... Form Transaksi Pemesanan....…………………………….. Jendela Kode…………………………………......32 Gambar 4...11 Gambar 4.................. Rancangan Form Laporan Penjualan Barang ……………….......... Rancangan Form Transaksi Penjualan........................…… …………………………… Notasi Relasi ………………….....10 Gambar 2..............36 Notasi Entitas ……………. Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda....... Form Laporan Pembelian Barang..………...... Form Transaksi Permintaan. Splash Screen Informasi Persediaan Barang.......12 Gambar 4..........13 Gambar 4.... Rancangan Form Manipulasi Data Member……….33 Gambar 4.........................................4 Gambar 2.......……………………………….... Form Data Pemasok.......19 Gambar 4.. Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang...11 Gambar 3..... Rancangan Form Laporan Persediaan Barang………..... Jendela Propertis ............................ Form Verivikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang..... Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses ................……………………………………………… Tool Box ………..9 Gambar 4. 27 27 27 28 40 40 41 41 42 45 87 91 91 92 92 93 93 94 94 95 95 96 96 97 97 103 103 104 105 106 107 108 109 110 111 113 114 115 116 116 117 118 118 119 120 121 ............... Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok....... Form Transaksi Pembelian…………………………….... Rancangan Form Transaksi Permintaan................................................................………………………………......................4 Gambar 4............ Form Laporan Persediaan Barang………………………….....……………………………....…………......................... Rancangan Form Laporan Pemesanan Barang..... Rancangan Form Transaksi Pemesanan................ Rancangan Form Laporan Pembelian Barang...................... Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang..………………………………….…………………………….. ……….22 Gambar 4...................... Form Transaksi Retur................ Form Tutorial.........30 Gambar 4........8 Gambar 2........ Form Transaksi Penjualan................................. Form Setting Merk Barang........6 Gambar 4.............................................. Form Standart .26 Gambar 4.......... Rancangan Form Manipulasi Data Barang………………................... Rancangan Form Transaksi Retur..9 Gambar 2........28 Gambar 4................. Rancangan Form Transaksi Pembelian.....................

................ Daftar Pembelian.................................47 Gambar 4......... Laporan Persediaan Barang......................................49 Form Setting Wallpaper...............................................44 Gambar 4..........39 Gambar 4.……..............................48 Gambar 4..................... Laporan Pemesanan ... Rekapitulasi Persediaan Barang..45 Gambar 4.37 Gambar 4.............................................................................. 121 121 122 122 123 123 124 124 125 125 126 127 127 BAB I PENDAHULUAN . Laporan Pembelian..............43 Gambar 4..... Tanda Terima Retur...........................Gambar 4...................................................... Daftar Penjualan.................................………..........................................………………………….......................41 Gambar 4.............................................................................. Daftar Purchase Order... Surat Jalan Retur..................................... Laporan Penjualan...........42 Gambar 4...46 Gambar 4......... Form Ubah Password..............……………………………........................40 Gambar 4.................38 Gambar 4.......................... Laporan Retur Barang..............................

form serta laporan yang dibuat.1. Dengan adanya sistem informasi. Berdasarkan uraian tersebut. Sekarang informasi dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat berkat adanya teknologi informasi. Adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah pengolahan data transaksi membutuhkan beberapa tahapan dan sering terjadi kesalahan pencatatan dalam faktur. Dengan semakin bertambahnya jumlah barang dagangan muncul permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. tepat dan akurat. . Selain itu pengolahan data transaksi menjadi informasi persediaan barang sering ditunda oleh petugas. Untuk mengatasi masalah tersebut. Seiring dengan berkembangannya perusahaan.1 Latar Belakang Masalah Sistem informasi merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi atau perusahaan. Toko Gadgetanda adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya yang didirikan pada tahun 2008. maka diperlukan sistem informasi persedian barang yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. perusahaan menambah barang dagangan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memberi kepuasan kepada konsumen. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang diharapkan adalah pada sistem informasi persedian barang. organisasi atau perusahaan dapat menjamin kualitas informasi yang disajikan dan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut. Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang mempelopori penjualan smartphone dan aksesorisnya di Bandung. penulis tertarik untuk mengembangkan sistem informasi persediaan barang yang dituangkan dalam skripsi berjudul “ SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA BANDUNG ”.

Bagaimana pengujian yang akan dilakukan untuk menguji fungsionalfungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda? . Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. Bagaimana sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda? 3. penjualan. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan.2 Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: 1. 1.1. 2. Bagaimana rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi? 4. Bagaimana rancangan antarmuka dan kemampuan apa saja yang dimiliki aplikasi sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda? 5. pengolahan data pemesanan. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. Proses pencatatan data pembelian. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. Bagaimana sistem informasi persediaan barang dan sejauh mana pengaruh aliran informasi yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda? 2. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. pembelian. Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: Dengan memperhatikan identifikasi masalah tersebut penulis dapat merumusakan permasalahan sebagai berikut.

kemampuan dan pengetahuan penulis.3 Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada Program Strata satu Fakultas Teknologi dan Informatika Program Studi Manajemen Informatika di Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia.4 Kegunaan Penulisan Skripsi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi : 1. 3. Membuat rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi 4. Menggambarkan dan mengevaluasi sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda. biaya. 1. Penulis . 2. serta dikarenakan keterbatasan waktu. yang dapat digunakan pada proses persediaan barang pada toko Gadgetanda 5.Agar pembahasan lebih terarah dan tidak menyimpang dari latar belakang masalah yang telah ditentukan diatas. maka dalam penyusunan Laporan Skripsi ini. Menggambarkan sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. Membuat rancang bangun antar muka dan kemampuan yang akan dimiliki oleh aplikasi. Melakukan pengujian terhadap aplikasi yang dibangun untuk mendukung sistem informasi Persediaan barang pada toko Gadgetanda. 1. penulis membatasi pembahasan permasalahan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penyusunan Skripsi ini adalah sebagai berikut : 1.

Untuk mendapatkan data penunjang dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut : 1. Penulis dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama studi kedalam dunia kerja atau lingkungan sesungguhnya. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca mengenai pembangunan sistem informasi dan aplikasi serta teknik pembuatannya. Wawancara (Interview) Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab yang berhubungan dengan permasalahan. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengolahan data transaksi persediaan barang sehingga Informasi yang dihasilkan menjadi lebih mudah dan efisien. 2. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis dalam membangun sebuah sistem informasi. dengan cara menggambarkan alur sistem. 2. Pembaca a. Pengamatan (Observasi) . 1. b.5 Metode Pendekatan Dalam penyusuanan skripsi ini penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif. Dapat menjadi salah satu acuan atau referensi dalam membuat sistem informasi di kemudian hari. 3. Memberikan solusi alternatif dalam sistem informasi akuntansi Toko Gadgetanda. b. Penulis melakukan wawancara langsung kepada nara sumber.a. Instansi a. dan menginterpretasikan hasil penelitian berdasarkan kondisi yang sebenarnya pada masa sekarang. b.

kegunanan penelitian.7 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan Skripsi ini terdiri dari 6 (lima) Bab yang masing- masing Bab telah dirancang dengan suatu tujuan tertentu. Berikut penjelasan tentang masing-masing Bab : .1.1 BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menguraikan latar belakang masalah.1. . lokasi dan waktu penelitian dan sistematika penulisan.1. Adapun metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem adalah dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Penulis melakukan studi kasus pada bagian administrasi umum di Toko Gadgetanda Bandung yang berlokasi di jalan Purnawarman Lt UG C-17 Istana Bandung Electronic Center.1.Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung pada tempat penelitian terhadap obyek yang di bahas untuk mendapat informasi. identifikasi masalah dan batasan masalah.1. maksud dan tujuan penelitian. 1.2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini menguraikan teori tentang permasalahan yang mendukung perancanagan dan pengembangan serta metodelogi yang . metode penelitian yang dilakukan.6 Lokasi dan Waktu Kegiatan Untuk memperoleh data yang diperlukan. Adapun waktu kegiatan studi kasus dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 1 September 2009 sampai dengan tanggal 1 November 2009. 1.

. atau menumbuhkan pendapat lama yang berkaitan dengan observasi.akan digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi pada saat perancangan dan pengembangan. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Membahas tentang perancangan sistem berdasarkan hasil evaluasi sistem.1. perangkat lunak serta sumber daya manusia.4 BAB VI PENUTUP Menguraikan tentang kesimpulan dan saran.1. analisis dan evaluasi sistem yang sedang berjalan. koreksi atau pendapat lama.1. PENGUJIAN Pada bab ini menguraikan tentang pengujian aplikasi yang telah . lingkungan perangkat keras. yaitu dapat berupa pendapat baru. batasan implementasi.3 BAB V dibuat.1. . BAB III ANALISIS SISTEM Membahas tentang kondisi dan gambaran umum objek observasi.

Pendekatan komponen/elemen Yaitu kumpulan komponen yang saling dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan. kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. mendukung operasi. siapa (who) yang mengerjakannya.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. antara lain melalui pendekatan sebagai berikut : 1. Secara umum sistem informasi didefinisikan sebagai kumpulan komponen atau elemen yang saling bekerja sama untuk tujuan tertentu. dan subsistem tersebut dapat terdiri juga dari subsistem yang lebih kecil. menyimpan. Sistem sangat dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan. Sistem terdiri dari sub-subsistem yang saling berkaitan satu sama lain dalam mencapai tujuannya. 2.suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem. dan menyediakan pihak tertentu dengan laporan laporan yang tertentu. dalam hubungan instansi atau organisasi sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian.1 Konsep Dasar Sistem Secara umum ada dua pendekatan dalam mendefinisikan dan memahami sistem. dan mengolah data untuk menyajikan informasi tertentu kepada orang yang membutuhkan. bersifat manajerial. Pendekatan prosedur Yaitu suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan. Sistem informasi bertugas mengumpul. berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. .

Batasan Sistem Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Dari pendapat mengenai definisi sistem diatas. Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan.1.1.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sistem informasi terlebih dahulu akan dibahas pengertian sistem dan informasi. suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu : 1. Menurut Jogiyanto HM dalam bukunya yang berjudul Analis dan Desain Sistem Informasi berpendapat bahwa “Sistem adalah suatu kumpulan dari eleman-eleman yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu” ( 2001:2). 2. . Sistem dapat berupa subsistem yang mempunyai sifat-sifat sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. 2.1 Definisi Sistem Sistem merupakan kumpulan dari sub-subsistem. dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan kumpulan dari komponen-komponen atau subsistem-subsistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 2.2 Karakteristik Sistem Karakteristik sistem menurut Jogiyanto HM.

Keluaran Sistem Keluaran (output) merupakan hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. 2. 6. Sasaran Sistem Merupakan tujuan dari suatu sistem yang sangat menetukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang dihasilkan sistem agar dapat dikatakan berhasil karena tujuannya dapat tercapai. 5. seperti dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 2. Penghubung Sistem Merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya sehingga dapat berinteraksi untuk membentuk suatu kesatuan. Pengolah Sistem Merupakan perubahan dari masukan (input) menjadi keluaran (output). 8.1 Pengklasifikasian Sistem Kriteria Lingkungan Asal pembuatannya Sistem terbuka Buatan manusia Klasifikasi Sistem tertutup Buatan Allah / alam . Lingkungan Sistem Lingkungan sistem terdiri dari lingkungan internal sistem yaitu lingkungan yang berada di dalam batasan sistem dan lingkungan eksternal sistem yaitu lingkungan yang berada di luar sistem.3. 7. 4. Masukan Sistem Masukan (input) adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem agar suatu sistem dapat beroperasi dan energi yang diproses menghasilkan keluaran.3 Klasifikasi Sistem Klasifikasi sistem diperlukan untuk membedakan antara sistem satu dengan sistem lainya.1.

Keberadaanya Kesulitan Output / kinerjanya Waktu keberadaanya Wujudnya Tingkatnya Fleksibelitas Sistem berjalan Sulit / komplek Dapat dipastikan Sementara Abstrak Sub sistem / sistem Bisa beradaptasi Sistem konsep Sederhana Tidak dapat dipastikan Selamanya Ada secara phisik Super sistem Tidak bisa beradaptasi 1. sedangkan suatu sistem dikatakan tertutup apabila aktivitas didalamnya tersebut tidak terpengaruh oleh perubahan yang terjadi di lingkunganya. 2. Sistem terbuka dan tertutup Sistem dikatakan terbuka bila aktivitas di dalam sistem tersebut dipengaruhi oleh lingkunganya. Sistem berjalan dan konseptual Sistem berjalan adalah sistem yang saat ini sedang digunakan sedangkan sistem konseptual adalah sistem yang menjadi harapan atau belum diterapkan. 3. Sementara dan selamanya . Sistem sederhana dan kompleks Sebuah sistem yang sederhana merupakan sebuah sistem yang terbentuk dari sedikit tingkatan dan subsistem. sedangkan sistem komplek adalah sistem yang memiliki banyak tingkatan atau subsistem. Sistem buatan manusia dan alam Suatu sistem diklasifikasikan berdasarkan asalnya. 6. 4. Kinerja yang tidak dapat dipastikan artinya tidak dapat ditentukan dari awal dan tergantung pada situasi yang dihadapi. sistem tersebut dapat diklasifikasikan sebagai sistem yang ada secara alamiah (buatan Allah) dan buatan manusia. Kinerjanya dapat dipastikan dan tidak dapat dipastikan Kinerja yang dapat dipastikan artinya dapat ditentukan pada saat sistem akan dan sedang dibuat. 5.

Ada secara fisik dan abstrak / non fisik Sistem dapat dilihat dari wujudnya. mahasiswa. Subsistem adalah sistem yang lebih kecil dalam sebuah sistem. sedangkan supersistem adalah sistem yang lebih besar. Sistem. keadaan dan lain-lain. Sedangkan data dapat diartikan sebagai : 1. 2. 3. 8. 2. Representasi dunia nyata yang mewakili sautu objek. . Perusahaan atau organisasi bukanlah merupakan organisasi yang dapat disentuh secara fisik.Suatu sistem digunakan sementara artinya sistem hanya digunakan untuk periode waktu tertentu suatu sistem digunakan selamanya artinya sistem digunakan selama-lamanya untuk waktu yang tidak ditentukan. yang direkam dalam bentuk angka. manusia (pegawai. Kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata. huruf. Sekumpulan fakta yang belum terorganisir. pelanggan).2 Konsep Dasar Informasi Secara umum informasi dapat diartikan sebagai hasil pengolahan data yang telah memunculkan arti dan manfaat bagi penerima. simbol. konsep. teks. peristiwa. gambar. subsistem dan supersistem Berdasarkan tingkatanya suatu sistem bisa merupakan komponen dari sistem yang lebih besar. Bisa beradaptasi dan tidak beradaptasi Bisa artinya bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan. hewan. 9. bunyi atau kombinasinya. seperti. 7. Tidak bisa beradaptasi artinya tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.

Perubahan data yang menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi dan informasi disajikan dalam bentuk lisan atau tertulis oleh pengolah informasi.2 Siklus Informasi Sistem menghasilkan suatu informasi yang diolah dari data. Data adalah sumber informasi berupa fakta atau angka yang relatif kemudian diolah atau diproses untuk menghasilkan suatu informasi. ”Informasi adalah penerangan.1 Definisi Informasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. pemberitahuan.2. kabar/berita tentang sesuatu serta keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat di bagian-bagian amanat tersebut” (2003 :432) Gordon B davis dalam buku yang berjudul Management Information system mengemukakan bahwa : ”Informasi adalah data yang diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerimaan dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau yang akan datang” (1974 : 3-4).2. Gambar 2. 2.1 Siklus Informasi .2.

Akurat Informasi yang didapat kepada si penerima harus bebas dari kesalahankesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. 2.Menurut Azhar Susanto dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi mengemukakan ”Data adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan sebagai input dalam menhasilkan informasi” (2007:46). Akurat juga berarti informasi mencerminkan maksudnya. Dari kedua pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari suatu pemrosesan data yang diolah menjadi bentuk yang mudah dipahami yang dibutuhkan oleh orang untuk menambah pemahamanya terhadap fakta-fakta yang ada. Sedangkan menurut Jogiyanto HM dalam bukunya Analis dan Desain adalah “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya” (2001:8). Tepat pada waktunya Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. sehingga informasi yang disampaikan kepada penerima tidak mengalami gangguan (noise) yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. 2.3 Kualitas Informasi Untuk mendapatkan informasi yang berkualitas harus memperhatikan halhal sebagai berikut : 1. karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan.2. sehingga . Pengertian informasi di dalam buku Sistem Informasi Manajemen adalah sebagai berikut “Informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat” (2004 : 40). Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat.

Sistem infromasi dapat dikatakan sebagai kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia dan komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi) guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan.2. . mengolah dan menerimannya. 2. 2. dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan.3 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat berupa gabunga dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan di dalam sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan. yaitu manfaat dan biaya mendapatkanya. 3. Relevan Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya dan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.4 Nilai Informasi Nilai dari informasi ditentukan dari dua hal.

teknologi. Personil. Leitch dan K. berupa instruksi dan kebijakan tertentu untuk mengoperasikan sistem yang bersangkutan. menyediakan masukan. yaitu orang. Sedangkan menurut Raymond McLeod. berupa data-data yang tersimpan dalam jangka waktu tertentu. 5. prosedur-prosedur dan pengendalian yang . 2. media. Perangkat Lunak (Software). 2001. Perangkat Keras (Hardware).1 Defini Sistem Informasi Menurut Robert A. dapat terdiri dari Sistem Operasi. unit atau bagian tertentu yg mengoperasikan sistem. Prosedur. Data. program pengontrol komunikasi.3. Suatu Sistem Informasi terdiri dari beberapa komponen. dalam buku ”Sistem Informasi Manajemen” mengemukakan bahwa: “Sistem Informasi adalah kumpulan dari subsistem baik fisik maupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna” ( Jilid1. Disk. 4. mendukung operasi. terminal. 3. Roscoe Davis dalam buku yang berjudul “Analisis dan Desain Sistem Informasi”. program aplikasi.2. fasilitas. komponenkomponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain antara lain : 1. menyatakan bahwa sistem informasi merupakan: “Sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem. dapat terdiri dari CPU (Central Processing Unit). 13). printer. Sistem Manajemen Basis Data. Berdasarkan definisi tersebut diatas Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem didalam organisasi yang merupakan kombinasi dari orangorang. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dalam menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”(1983:63). Jr.

3. Blok Teknologi (Technology Block) Untuk menerima input. Blok Basis Data (Database Block) Merupakan kumpulan data yang berhubungan satu dengan lainnya. 4. menjalankan model. 2. metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan. 5. menyimpan dan mengakses data.3. memberi sinyal kepada pihak manajemen atau pihak yang berkepentingan lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan. menghasilkan dan mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. 1986) mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut sebagai blok bangunan (block building).2 Komponen Sitem Informasi John Burch dan Gary Grudnitski. 6. dapat berupa dokumen-dokumen dasar. 2. Blok Masukan (Input Block) Meliputi. ("Information Systems Theory and Practice". John Wiley and Sons. Blok Keluaran (Output Block) Berupa keluaran dokumen dan informasi yang berkualitas. Blok Model (Model Block) Terdiri dari kombinasi prosedur. Blok bangunan (block building) tersebut tersusun atas sebagai berikut: 1. memproses file transaksi rutin tertentu. tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Blok Kendali (Controls Block) . logika dan model matematik yang berfungsi memanipulasi data untuk keluaran tertentu. New York.ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting.

4. Sofyan Assauri.4 Konsep Dasar Persediaan Barang Persedian barang merupakan siklus arus pembelian dan penjualan yang aktivitasnya mengawali pengolahan transaksi hingga menghasilkan laporan stock barang. Sofyan Assauri dalam Manajemen produksi adalah : ” Persedaian merupakan sejumlah bahan-bahan dalam proses produksi. (Drs.2 Blok Bangunan (Building Block) 2.1996:176 ) . 2. persedian barang merupakan faktor yang perlu diperhatikan.1 Pengertian Persediaan Barang Dalam perusahaan. adapun persediaan menurut Drs.Meliputi masalah pengendalian yang berfungsi mencegah dan menangani kesalahan/kegagalan sistem. Pemakai Pemakai Input Pemakai Technology Model Database Output Control Pemakai Pemakai Pemakai Gambar 2. serta bahan jadi atau bahan produksi yang diselesaikan untuk memenuhi permintaan dari konsumen/langganan setiap waktu ”.

maka akan timbul permaslahan yang mengakibatkan tertundanya proses transaksi penjualan oleh sebab itu persedian harus diatur dan dikendalikan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam jumlah. Tepat mutu .2 Fungsi persediaan Fungsi perasedian adalah membantu untuk memisahkan pemasok.1989:11) Dalam pengadaan persediaan.Sedangkan menurut Freddy Rangkuti dalam buku manajemen persedian aplikasi dibidang bisnis : ” Persediaan adalah merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam operasi perusahaan yang secara kontinyu diperoleh. dan konsumen. fungsi persediaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : 1. Jika persedian terlalu sedikit. (Freddy Rangkuti. produsen. persediaan juga mengizinkan pedagang barang agar dapat membantu jalannya operasional. perusahaan membutuhkan sejumlah dana oleh sebab itu setiap perusahaan dapat mempertahankan suatu jumlah persedian yang cukup untuk menjamin kegiatan perusahaan. karena setiap barang biasanya meliki karateristik yang berbeda 3. Tepat jenis Maksudnya dari tepat jenis adalah terpenuhinya kebutuhan barang yang paling sesuai dengan kebutuhan. 2. ubah kemudian dijual kembali ”.4. mutu. waktu yang tepat dengan jumlah biaya yang serendah rendahnya. Tepat produksi Prosedur dilaksanakan dalam proses yang harus sesuai dengan kebutuhan 2. Pada dasarnya persedian akan mempermudah atau memperlancar jalanya operasi perusahaan yang harus dilakukan secara berturut-turut untuk memproduksi barang-barang selajutnya menyampaikan kepada langganan atau konsumen.

2. Tepat jumlah Persedain barang disesuaikan dengan jumlah kebutuhan. 2. Tepat waktu Tepat waktu merupakan hal yang penting. Sebagian besar kekayaan perusahaan pada umumnya tertanam pada persediaan oleh karenanya perlu disusun suatu sistem dan prosedurnya agar persedian dapat ditingkatkan efektifitasnya. dengan merencanakan terlebih dahulu berapa jumlah suatu barang yang dibutuhkan. Kesalahan dalam penerimaan yang disebabkan karena kualitas dan harga akan mempengaruhi terhadap harga pokok penjualan. Persediaan yang terdapat digudang harus dijaga keberadaaannya dan jumlah persedian dan stock yang terdapat didalamnya agar permintaan .Maksud dari tepat mutu akan menyebabkan barang tersebut tidak mudah mengalami kerusakan/tidak sebelum waktunya 4. 4. 3. kerusakan dan lain-lain demi mempertahankan kontinyuitas perusahaan.4. Persediaan harus ditangani dengan baik selain penyimpanan dan pengeluarannya juga penerimaan ke perusahaan.3 Maksud dan tujuan persediaan Persedian dimaksudkan untuk merealisasikan kebutuhan yang dirasakan kurang oleh pihak perusahaan. Adapun tujuannya adalah agar proses persediaan atau kegiatan operasional suatu perusahaan tidak mengalami kemacetan karena kekurangan persedian barang yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatannya adapun tujuan persedian adalah sebagai berikut : 1. barang datangnya tidak tepat waktu dapat merugikan pihak perusahaan pembeli serta dapat menghambat kelancaran pekerjaan-pekerjaan dan keterlambatan barang 5. Persediaan ini diharapkan dapat membantu mengatasi keamanankemungkinan dari kehilangan.

Flowmap merupakan Flowchart yang dipetakan kedalam kolom-kolom.5 Alat Bantu Pemodelan Sitem Dalam menganalisis. dan orang atau pihak-pihak yang berinteraksi dengan sistem secara tidak langsung. Tabel 2. 2. Penulis menggunakan alat bantu berupa simbol-simbol grafik yang menggambarkan proses-proses yang terjadi. Pengguna simbol-simbol grafik ini ditujukan untuk mempermudah dalam memahami proses-proses yang terjadi. divisi. Simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap memiliki kesamaan dengan simbol-simbol dalam Flowchart. kemana tujuannya dan bagaimana proses pembuatan dokumen tersebut. Sebagian besar dari simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap dapat dilihat pada daftar simbol.5. 2.yang dilakukan baik dari pemakaian atau bukan pemakaian dapat selalu terpenuhi.1 Flowmap Flowmap atau Bagan Aliran Dokumen adalah Alat dokumentasi untuk menggambarkan sistem informasi baik pada tahap analisis maupun perancangan sistem yang menelusuri aliran dokumen termasuk didalamnya dari mana dokumen tersebut berasal.2 Flowmap (Bagan aliran Dokumen) No Simbol Nama Keterangan Titik awal. setiap kolom mewakili atau menunjukan suatu bagian. merancang dan mendokumentasikan Sistem Informasi. atau jabatan dalam struktur organisasi yang bersangkutan. akhir. atau 1 Terminal pemberhentian dalam satu proses .

Menunjukan sumber atau 2 Input / output keluaran dari hasil pemrosesan Garis arus simbol yang 3 Aliran Data menunjukan arah suatu dokumen Fungsi masukan / keluaran 4 Dokumen yang menyatakan media record berupa dokumen Menunjukan pemrosesan 5 Proses komputerisasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer Menunjukan pemrosesan 6 Proses Manual secara manual Langkah pengambilan 7 Pengujian keputusan yang meghasilkan dua keputusan ya / tidak Stored data / Penyimpanan data Tempat untuk penyimpanan data secara komputerisasi Untuk melakukan 9 Arsip penyimpanan secara manual Menunjukan perpindahan 10 Connector / konektor pada satu halaman. 8 CONNECTOR 11 Menunjukan perpindahan pada halaman lain OFF PAGE / .

5. DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut akan disimpan. dimana data disimpan. proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.2 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem. . DFD terdiri dari context diagram dan diagram rinci (DFD Levelled). Penggunaan DFD Sebagai Modeling Tool dipopulerkan Oleh De Marco & Yordan (1979) dan Gane & Sarson (1979) dengan menggunakan pendekatan Metoda Analisis Sistem Terstruktur.KONEKTOR SATU HALAMAN Menunjukan alat 12 Punched Paper Tape pembayaran (uang) Menunjukan alat input 13 Manual Input manual 2.

masukan dan keluaran sistem secara global. Entitas Luar merupakan entitas atau pihakpihak tertentu yang berinteraksi dengan sistem tanpa melakukan pengolahan data. Permintaan Barang Faktur Pembelian Faktur Penjualan & Data Barang Rerur Faktur Pembelian Tidak Valid Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Konsumen Faktur Penjualan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda PO Surat Jalan Retur Barang Pemasok Tanda Terima Retur Barang Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Laporan Pembelian Barang Daftar Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Retur Barang Laporan Persediaan Barang LaporanPenjualan Barang Kepala Toko Diagram 2.2. yang menggambarkan hubungan antara entitas luar. serta bertindak sebagai pemberi masukan (input) atau penerima keluaran (output) dari sistem.2.5.1 Contoh Diagram Context .1 Context Diagram Context Diagram atau Diagram Konteks berfungsi memetakan model lingkungan yang direpresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem.

Dalam penggambaran DFD.2 DFD Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data. Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses di level x harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level x+1 yang mendefinisikan proses pada level x tersebut. Dalam DFD levelled dapat terjadi penurunan level.2. terdapat beberapa simbol yang digunakan baik berdasarkan versi Gane/Sarson maupun berdasarkan Yordan/De Marco. . simbolsimbol tersebut dapat dilihat pada daftar simbol.2. dimana dalam penurunan level yang lebih rendah harus mampu merepresentasikan proses tersebut ke dalam spesifikasi proses yang jelas. Jadi dalam DFD levelled dapat dimulai dari DFD level 0 kemudian turun ke DFD level 1 dan seterusnya. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi. Proses yang tidak dapat diturunkan atau dirinci lagi dikatakan primitif secara fungsional dan disebut sebagai proses primitif.5.

. terdapat beberapa peraturan yang harus diperhatikan.5.0 Faktur Penjualan Penjualan Barang Laporan Penjualan Barang Kepala Toko Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Transaksi Penjualan Daftar Permintaan Barang Transaksi Permintaan 2.3 Aturan-aturan dalam Pembuatan Data Flow Diagram Dalam pembuatan DFD.Konsumen Permintaan Barang Persediaan Barang Konsumen 1. Antar entitas tidak diijinkan terjadi hubungan atau relasi.0 Pemintaan Barang 3.2 Contoh Data Flow Diagram Levelled 2.2.0 Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Laporan PersediaanBarang Laporan Retur Barang Persediaan Barang Retur Surat Jalan Retur Barang Faktur Penjualan & Data Barang Rerur 5. aturanaturan tersebut antara lain : 1. sehingga dalam penggambarannya tidak terjadi kesalahan.0 Retur Barang Konsumen Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Tanda Terima Retur barang Diagram 2.0 Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Pemesanan Barang Pemasok PO Faktur Pembelian Pemasok Faktur Pembelian Tidak Valid 4.

3. 8. 2. Tidak diperbolehkan adanya aliran data antara entitas eksternal dengan data store. Semua aliran data harus mempunyai tanda arah. jika melebihi maka sebaiknya dikelompokkan kembali kedalam beberapa proses yang bekerja bersama-sama didalam suatu subsistem. Semua objek harus mempunyai nama. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD. 3. Jumlah proses tidak lebih dari sembilan proses. 4. dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem sehingga pemakai dan penganalisa sistem mempunyai dasar pengertian yang sama tentang masukan. penyimpanan dan proses. entitas eksternal atau data store dapat digambar beberapa kali dengan tanda khusus.3 Kamus Data (Data Dictionary) Kamus Data (Data Dictionary) adalah daftar semua elemen data yang terdefinisi dengan tepat sehingga pengguna (user) dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input dan output dalam sistem. Bentuk anak panah aliran data dapat bervariasi. 6. Kamus data mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut : 1. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran. . 5. Kamus data mempunyai fungsi yang sama besar dalam pemodelan sistem dan juga berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengerti aplikasi secara terperinci. Satu aliran data dapat mengalirkan beberapa paket data. keluaran.2. negara dan kode pos. 2. Untuk alasan kerapian (menghindari aliran data yang bersilangan). misalnya diberi nomor.5. misalnya data alamat diuraikan menjadi kota. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data. 4. 7.

5.

Mendeskripsikan hubungan secara terperinci antar penyimpanan yang akan menjadi titik perhatian dalam Entity Relationship Diagram (ERD).

2.5.4 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan suatu model dari basis data yang berfungsi untuk menjelaskan hubungan antar entitas didalam basis data dan membantu menggambarkan relasi secara lengkap antara dua table/file atau lebih.

2.5.4.1 Simbol-simbol dalam Entity Relationship Diagram
Agar dapat memahami dan menggunakan Entity Relationship Diagram sebagai alat pemodelan dan perancangan basis data, diperlukan pemahaman terhadap simbol-simbol yang digunakan, beserta definisi dari setiap simbol yang bersangkutan. Simbol-simbol yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram antara lain: 1. Entitas (Entity) Entitas adalah sebuah Objek yang dapat dibedakan dari objek lain. Contoh : a. b. c. d. e. Individu : Pegawai, Pelanggan , Mahasiswa, Distributor. Tempat Objek : Ruang, Bangunan, Kantor, Lapangan, Kampus. : Buku, Motor, Paket Software, Produk.

Peristiwa : Pendaftaran, Pemesanan, Penagihan. Konsep : Rekening, Kualifikasi.

Notasi Entitas (Entity) Digambarkan sebagai berikut :

Gambar 2.3 Notasi Entitas

2.

Relasi (Relationship) Relasi adalah Hubungan/Asosiasi antara dua atau lebih Entitas yang dinamai dengan kata kerja.

Gambar 2.4 Notasi Relasi

3.

Atribut (Attribute) Atribut merupakan karakteristik dari Entitas yang menentukan properti suatu objek data dan mengambil salah satu dari tiga karakteristik yang berbeda

Gambar 2.5 Notasi Atribut

4.

Kardinalitas (Kardinality) Adalah angka yang menunjukan banyaknya kemunculan suatu objek terkait dengan kemunculan objek lain pada suatu relasi. Kombinasi angka yang mungkin terjadi yaitu 1 : 1, 1 : n, dan n : n.

Gambar 2.6 Contoh Penggunaan Notasi Kardinalitas

5.

Modalitas (Modality) Merupakan partisipasi sebuah entitas dalam suatu relasi, dipetakan menggunakan angka nol (0) dan angka satu (1). Angka nol (0) menunjukan partisipasi bersifat Optional atau Parsial, dan angka satu (1) jika partisipasi bersifat Wajib atau Total.

2.6. Pendekatan Sistem Didalam melakukan pengembangan sistem dibutuhkan suatu metodologi, adapun metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep – konsep pekerjaan, dan aturan-aturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni, ataupun disiplin lain. Sebagian besar dari metodologi yang dibuat dimaksudkan hanya untuk tahap desain saja, akan tetapi banyak juga yang digunakan untuk tahap analisis sistem. Metodologi yang digunakan penulis dalam perancangan ini adalah pendekatan sistem SDLC. SDCL adalah proses-proses pengembangan sistem yang terdiri dari : 1. Perencanaan sistem Tahap perencanaan merupakan pedoman atau landasan dasar untuk melakukan pengembangan sistem kebutuhan-kebutuhan apa saja dibutuhkan untuk melakukan pengembangan sistem serta mendukung operasinya setelah diterapkan. 2. Analisis Merupakan tahap awal pengembangan sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, dengan cara mengumpulkan data-data dan menganalisa sistem yang sedang berjalan sehingga kebutuhan aplikasi perangkat lunak pendukung sistem dapat terdefinisi dengan jelas. 3. Perancangan Dalam tahap ini penulis merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, berdasarkan pada hasil yang didapat dari tahap analisis dan

memberikan gambaran mengenai rancangan sistem serta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem yang dibangun. 4. Implementasi Pada tahap ini semua spesifikasi yang dihasilkan pada tahap perancangan diterjemahkan kedalam bahasa pemograman sehingga menghasilkan sebuah aplikasi perangkat lunak pendukung sistem rancangan penulis. 5. Pengujian ( Testing ) Pada tahap pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahankesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan. 6. Perawatan sistem Tahap perawatan sistem merupakan tahapan setelah pengembangan sistem selesai dilakukan dan sistem telah dioperasikan.

2.7

Konsep Dasar Basis Data Basis Data (Database) merupakan komponen utama sistem informasi

karena semua informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan berasal dari pengolahan data didalam basis data. Pengelolaan basis data yang buruk dapat mengakibatkan tidak tersedianya data penting yang dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan. Basis Data adalah sekumpulan informasi mengenai suatu subjek tertentu, yang memiliki keterkaitan logis, lengkap, dan terstruktur. Basis data menyediakan struktur bagi informasi, dan memungkinkannya untuk digunakan bersama-sama oleh berbagai aplikasi yang berbeda.

2. instansi dalam batasan tertentu” (1994:3).2.7. Level Konseptual . kemudian diungkapkan dalam bahasa dan gambar yang mudah dimengerti. antara lain : 1.1 Definisi Basis Data Menurut Fatansyah dalam buku yang berjudul Basis Data menyatakan bahwa: “Basis Data merupakan kumpulan file/berkas/arsip yang berhubungan dan diorganisasikan sedemikian rupa yang disimpan secara bersama dalam penyimpanan elektronis agar kelak dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. 2. tentang teknis bagaimana data disimpan dan dipelihara seakan-akan disembunyikan kerumitan. Bayangan mengenai data tidak lagi memperhatikan kondisi sesungguhnya bagaimana suatu data masuk kedalam basis data dan disimpan dalam sektor mana.2 Abstraksi Data dalam Basis Data Kegunaan utama sistem basis data adalah agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan abstraksi dari data. Terdapat tiga kelompok pemakai dalam tingkatan abstraksi saat memandang suatu basis data. Level Fisik Level ini merupakan level abstraksi paling rendah karena menggambarkan bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya.7.” (2001. 2). Menurut Andi Kristanto yang tertuang dalam buku yang berjudul Konsep dan Perancangan Database menjelaskan bahwa “Database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antar satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan. tetapi menyangkut secara menyeluruh bagaimana data tersebut dapat diabstraksikan mengenai kondisi yang dihadapi oleh pemakai sehari-hari. Sistem yang sesungguhnya.

yang disimpan secara terstruktur dalam suatu media pengingat yang sering disebut dengan harddisk.Database Management System (DBMS) dapat melakukan pekerjaan untuk menambah. 2003). serta memperbaiki) data dalam tabel-tabel tersebut (Kok Yung. mengganti setting dan membuat sistem security data. Database itu sendiri dapat dianggap sebagai suatu penyusunan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. 2. Pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi. mengubah. hal ini disebabkan beberapa pemakai basis data tidak membutuhkan semua isi basis data.Level ini menggambarkan data apa yang disimpan dalam basis data dan hubungan relasi yang terjadi antara data dari keseluruhan basis data. memberi dan menentukan wewenang user pada database atau tabel. 2003). menganalisis. dan hubungan secukupnya. Level Pandangan Pemakai (View level) Level ini merupakan level abstraksi data tertinggi yang menggambarkan hanya sebagian saja yang dilihat dan dipakai dari keseluruhan basis data. mentransfer data dari satu database ke database lain. yang meliputi perintah-perintah untuk mengganti isi atau memodifikasi struktur database. 3. penggambaran cukup dengan memakai kotak. garis. dimana setiap pemakai (user) diberi wewenang (otorisasi) untuk dapat mengakses (mengubah. menghapus. memanipulasi serta memperoleh data atau informasi berdasar . menangani proses transaksi dalam suatu aplikasi (Kok Yung.8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) Structured Query Language disingkat SQL adalah bahasa standar yang digunakan dalam database management system (DBMS) untuk berkomunikasi dengan basis data atau database. menambah. Database merupakan sekumpulan data yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain dan disimpan dengan beberapa cara pengorganisasian.

deklaratif.Standar berikutnya adalah SQL-89 yang merupakan versi minor dari SQL-87. sehingga IBM pada tahun 1979 menciptakan produk database relasional yang lain yaitu DB/2. Satu tahun kemudian ISO mengangkat SQL sebagai bahasa standar. Borland dan bahasa program lainnya. maka perintah SQL tersebut diketikkan pada aplikasi database.8.Ternyata System/R tidak sukses di pasaran. dan cascade update/delete untuk foreign key constraint. Java. penambahannya antara lain : information schema. tipe-tipe data tanggal.1 Sejarah Structured Query Language (SQL) Pertengahan tahun 1970-an. SQL-92 merupakan generasi kedua standar SQL dan sering disebut SQL2.NET. Namun bahasa SEQUEL ternyata diminati oleh vendor lain seperti Oracle dan Ingres yang akhirnya diubah menjadi SQL oleh IBM. Ciri-ciri bahasa ini adalah mirip bahasa Inggris.Awal tahun 1980-an sudah ada produk database yang menggunakan SQL. untuk bahasa querynya IBM menciptakan SEQUEL. vendor database berlomba-lomba mengimplementasikan database relational yang berbasiskan model relational. ANSI akhirnya mengadopsi SQL menjadi standar tahun 1986. dan high level yang mirip dengan bahasa pemrograman COBOL. SQL-1999 merupakan generasi ketiga standar SQL dan dijuluki SQL3. full outer join. dokumen standar SQL89 (belum schema. Standar pertama ini sering disebut SQL-86 atau SQL-87. dan kemudian memberikan atau mengembalikan data yang telah diproses. . domain. 2. Pada saat DBMS melakukan tugasnya. CASE. Phyton. IBM sendiri tengah mengembangkan produk relasionalnya yang bernama System/R. union di view. Perintah-perintah tersebut akan diteruskan ke DBMS untuk diproses. Badan standar Amerika. Jika ingin mendapatkan suatu informasi. DBMS tersebut akan mengambil atau memanipulasi data-data dalam database sesuai perintah SQL yang diterimanya. ALTER TABLE. berbagai tipe join. penambahan fiturnya .perintah SQL yang diberikan melalui sebuah aplikasi yang berupa program develop menggunakan Visual Studio.

row) dan tipe data referensi (pointer). recursive query. trigger.http://mysql.antara lainhttp://mysql.edu. misalkan debiat / ubuntu (*. MySQL merupakan paket aplikasi database yang sangat populer dan hampir setiap distro Linux telah membundlenya.2 MySQL sebagai bahasa Structured Query Language (SQL) MySQL merupakan salah satu database relasional yang mendukung pemakaian Structured Query Language (SQL) dan dirancang untuk penggunaan aplikasi dengan arsitektur client-server. Kecepatan akses MySQL dan kemampuannya untuk integrasi ke dalam berbagai bahasa pemrograman yang menjadikannya standar dalam pemrograman. Pada awalnya MySQL dioperasikan hanya pada satu platform saja.sg (Singapura). (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. Mandriva. Untuk masing-masing distro telah memaketkan sesuai jenis distronya.ntcu. 2003).mysql.Pada platform sistem operasi Linux. maka MySQL dapat dioperasikan ke dalam berbagai platform seperti Windows.aarnet. tipe data Boolean dan savepoint. SQL:2003 merupakan standar SQL yang berkaitan dengan XML. tipe data komposit (array. . MySQL dapat dengan bebas didownload melalui http://www. yang memungkinkan pengguna untuk mengolah data didalam database tersentral pada komputer pusat yang disebut dengan server. Linux dan Free BSD.com atau melalui server terdekat dengan Indonesia. OpenSuse (*rpm) dan lain sebagainya. 2. Namun seiring perkembangan teknologi.antara lain tabel inheritance.edu. regex. Untuk mempermudah pengaturan juga telah disediakan MySQL Admin dalam versi GUI.danhttp://mirror. sehingga kita tidak perlu report harus menghafalkan sintax-sintax SQL.deb).au/mysq l (Australia). Sedangkan informasi yang dihasilkan dapat digunakan bersamasama oleh beberapa user didalam komputer lokalnya yang disebut client.edu.8.hjc.tw(Taiwan).

d 127 unsigned range : 0 s.175494351E-38 s. 0. date.d Tahun 2037Format : YYYYMMDDHHMMSS.402823466E+38 TypeRange double. FloatPresisi tunggal Range : -3.2250738585072014E-308 s. string. single. Boolean.d 32767 unsigned range : 0 s.8. Bigint ukuran terbesar dari integer signed range : -9223372036854775808 s.d 18446744073709551615 6.d YYYYMMDD.d 16777215int 4.d 3. IntegerIntegerSigned range : -2147483648 s. long.Adapun jenis tipe data MySQL antara lain: Tabel 2.Range : '1970-01-01 00:00:00' s.Signed range : -128 s. object.d -1. real Presisi ganda Range : -7976931348623157E+308 s. dan 2. double precision.2250738585072014E-308.d 65535 3.0.d 4294967295 5.d 1. 1.d 9223372036854775808 unsigned range : 0 s.Sedangkan untuk dapat mencoba mengoperasikan perintah-perintah SQL dapat menggunakan MySQL Monitor. variant. currency. Smallint ukuran kecil dari integer.7976931348623157E+308 decimal. YYMMDDTimeJamRange YYMMDDHHMMSS. double.d 8388607 unsigned range : 0 s. : '-838:59:59' s.d ‘9999-12-31 23:59:59'Format : 'YYYY-MM-DD HH:MM:SS'timestampKombinasi tanggal dan jam yang berisi waktu saat tabel diakses.402823466E+38 s.175494351E-38. numeric Pecahan dengan range seperti tipe data DOUBLEDateTanggalFormat : 'YYYYMM-DD'datetimeKombinasi tanggal dan jamRange : '1000-01-01 00:00:00' s. TypeRange Tinyint ukuran terkecil dari integer.3 Tipe Data pada MySQL 1.d 2147483647Unsigned range : 0 s. Mediumint ukuran menengah dari integer Signed range : -8388608 s.d 2.d 255 2. '838:59:59'Format atau : . byte.Signed range : -32768 s.

mengubah dan menghapus baris dalam tabel.national char Karakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel namun karakter spasi tidak dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpanan. mencari. dan 3.varcharKarakter dengan panjang sesuai saat panjang karakter ditulis. mediumtext 65535 TypeRange longblob. . 'value2'. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. Data Control Language (DCL) yang digunakan untuk menangani masalah sekuriti dalam database.d 255 characters.8. atau error valueMaksimum value : 64Sumber : Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. Bentuk penulisan perintah untuk membuat database baru adalah : Create database nama_databases. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. NULL. 2. tinyblob. NULL. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan.1970-2069 (2 digit)Format : 'YYYY'CharKarakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan database adalah penulisan nama database tidak diperbolehkan menggunakan spasi dan karakter non standar. Data Definition Language (DLL) yang digunakan untuk membangun objekobjek dalam database. Ketiga komponen ini dapat diakses setelah database dibuka atau dipanggil.'HH:MM:SS'YearTahunRange : 1901 s. yaitu 1.d 2155 (4 digit). 2003). 'value2'. 2003 2.4 Bahasa SQL Dalam SQL terdapat tiga subbahasa. Data Manipulation Language (DML) yang digunakan untuk menambah.d 255 charactersnchar. atau error valueMaksimum value : 65535set ('value1'.Range : 1 s. tinytext TEXT/BLOB dengan panjang maksimal 255 karaktermediumblob. longtext 16777215enum ('value1'.d 255 characters. seperti tabel dan indeks.

1. Mengganti nama tabelStruktur penulisan: alter table nama_table_lama rename nama_table_baru. Sintak Data Definition Language (DLL) Sintak Data Definition Language terdiri atas create. Contoh obyek yang dimaksud adalah tabel. Sedangkan untuk melihat keseluruhan database dapat digunakan perintah : shows databases. Sintaks membuat tabel produk :c reate table produk (nama varchar(25). 2. serta perintah untuk menghapus tabel. a. insert. c. …).Membuat TabelStruktur penulisan: create table nama_table (nama_field type. Untuk menghapus database digunakan perintah: drop database nama_database. Untuk memanggil atau menggunakan database digunakan perintah: use nama_database. view. Sintaks mengganti tabel produk menjadi tabel barang: alter table produk rename barang. dilakukan dengan subbahasa yang tergolong dalam DDL. Menghapus tabelStruktur penulisan: drop table nama_table. update. Sintaks menghapus tabel barang: drop table barang. harga bigint). DDL bertugas untuk membuat objek SQL dan menyimpan definisinya dalam tabel. b. Pembuatan tabel. Untuk menghapus database latihan: drop database latihan. dan delete . Untuk menggunakan database latihan: use latihan. alter. dan drop. dan index. Sintak Data Manipulation Language (DML)Data Manipulation Language (DML) terdiri dari select.Untuk membuat database latihan: create database latihan.

isi_field2. isi_fieldn).. b. Perintah ini hampir 90% digunakan dalam pemakaian database MySQL untuk menampilkan informasi berdasarkan kriteria dan urutan tertentu. [fields] dapat diganti dengan menyebutkan satu nama field saja atau beberapa field sekaligus yang dipisah dengan tanda koma (. .. yang dimaksudkan untuk menyebutkan nama tabel yang akan digunakan sebagai sumber untuk menampilkan kolomkolom yang telah disebutkan sebelumnya. Contoh: insert into barang values (‘Buku’... penulisan field-field tersebut digunakan untuk memunculkan data dari kolom mana saja yang akan ditampilkan. Contoh : untuk menampilkan produk pasta gigi: select * from produk where nama = ‘Pasta Gigi’.Struktur penulisan select [fields] from [nama_tabel]where [kondisi]order by [nama_field] group by [nama_field] asc|desclimit [batasan]. Jika seluruh kolom akan ditampilkan. isi_fieldn). Sedangkan pada baris where [kondisi].. 45000).select nama... dituliskan kriteria apa saja yang disyaratkan untuk menampilkan data. Contoh: insert into barang (nama. harga) values (‘Buku’.Contoh penulisan: select * from produk.Kemudian perintah dilanjutkan dengan penulisan from [nama_tabel]. harga from produk. nama_fieldn) values (isi_field1.a. nama_field2. Memasukkan data (insert)Ada dua perintah yang dapat digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel: insert into nama_table values (isi_field1. Setelah penulisan select.. isi_field2..). dapat menggunakan tanda asterik (*) untuk mewakilinya. Jenis perintah yang kedua: insert into nama_table (nama_field1. . 45000). Menampilkan data (select)Perintah select digunakan untuk menampilkan data. . Klausa order by .

Jika hanya diberikan untuk satu tabel tertentu atau beberapa saja. shutdown.Contoh : select * from produk order by nama desc. file. reload. insert. dan . Contoh untuk mengubah nama produk pasta gigi menjadi odol: update produk set nama=”Odol” where nama=”Pasta gigi”. d. .. nama_fieldn=isi_barun where kriteria.Struktur penulisan: update nama_tabel set nama_field1=isi_baru1.Yang berhak pemberian perintah ini adalah adalah user yang mempunyai hak sebagai admin (root).Menghapus data (Delete)Digunakan untuk menghapus data apabila terdapat kesalahan data atau data sudah tidak dipakai lagi.digunakan untuk mengurutkan hasil.a. delete. nama_field2=isi_baru2.Struktur penulisan: delete from nama_tabel where kriteria. jika hak akses terhadap database atau tabel tertentu diberikan semuanya. Mengubah data (Update)Digunakan untuk proses update (memperbaharui data) agar sesuai dengan kondisi yang diinginkan.GrantGrant digunakan untuk mengizinkan user mengakses table dalam database tertentu. drop. Privileges dapat diisi dengan all privileges . process.Sintaks Data Control Language (DCL)Data Control Language (DCL) merupakan alat kontrol keamanan terhadap database dan tabelnya yang terdiri dari dua yaitu grant dan revoke. . 1. Contoh untuk menghapus nama produk pasta gigi: delete from produk where nama=”Pasta gigi”. dapat memilih diantara privileges alter. index. references. update. select.namatabel] to [nama_user]. Untuk mengurutkan berdasarkan urutan terkecil ke besar dapat menggunakan asc (ascending). Struktur penulisan: grant [privileges] on nama_tabel | nama_database. . sedangkan untuk mengurutkan data yang terbesar ke yang kecil digunakan desc (descending). create. reload.

usage.9 Mengenal Visual Basic 6 Visual Basic adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program aplikasi berbabasis orientasi objek atau Objek Oriented Program (OOP). Jendela Project Explorer . Contoh penggunaan grant untuk mengizinkan user “farazinux” mengakses semua isi (disimbolkan dengan asterik atau *) yang ada pada database latihan.9. Visual Basic merupakan pengembangan dari bahasa Basic yang pernah popular. 2.1 Komponen Visual Basic 6 Visual basic terdiri dari beberapa komponen antara lain : Project adalah kumpulan modul yang dimiliki oleh sebuah program.* to farazinux@localhost. Dengan Visual Basic. b. Revoke digunakan untuk mencabut kembali izin yang sudah diberikan sebelumnya oleh grant. Contoh penggunaan revoke untuk mencabut user “farazinux” dari hak delete pada semua database latihan revoke delete on latihan. Struktur penulisan: revoke [privileges] on [nama_tabel | nama_database.* to farazinux@localhost.namatabel] to [nama_user]. grant all priveleges on latihan.flush privileges. 2. sekaligus sebagai kontrol utama dari program. perancangan sebuah program akan lebih mudah dan menyenangkan karena didukung oleh komponen-komponen pelengkap yang memiliki standar Windows.flush privileges. Di project ini terkandung komponenkomponen pendukung Visual Basic yang lain seperti : a.RevokeKebalikan dari Grant.

Objek Kontrol Objek Kontrol adalah objek-objek yang terdapat pada Visual Basic untuk kontrol program.Form Form adalah sebuah objek yang digunakan sebagai alat berinteraksi antara program dengan pemakai (user).Adalah jendela yang menampilkan nama project dan komponenkomponen yang disertakan dalam sebuah project. file resource. Gambar 2. Gambar 2. module.7 Jendela Project Explorer b. dan lainnya. misalnya form. .8 Form Standard c.

2. Mouse Move.Gambar 2. DblClick. DragOver.10 Jendela Properties e. MouseDown. . Jenis dan contoh event 1. Gambar 2. Event untuk Mouse : Click. Jendela Properties Jendela Properties adalah jendela yang memuat jenis-jenis properti yang dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengubah properti suatu objek pada saat mendesain form. Event Event adalah sebuah peristiwa atau kejadian yang merupakan hasil interaksi dari perintah yang diterima oleh objek. Mouse Up. KeyUp.9 Toolbox d. Drag Drop.Event untuk Keyboard : KeyPress. KeyDown.

Change. Validate. prosedur. Scroll. g. Unload. Event OLE : LinkOpen. atau fungsi. Bentuk perintah (kemudian disebut kode) biasa disebut syntax.Module Standart dan Module Class Module Standart merupakan tempat pendeklarasian variable. load. queryUnload. Gambar 2.11 Jendela Kode . h. Beberapa metode yang sering di gunakan diantaranya Hide. Link Notify 5. LinkError. Initialize. Metode Metode adalah prosedur atau fungsi yang sudah dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengatur perilaku objek tersebut. ZOrder. resize. Refresh. 4. LostFocus. GotFocus. Paint.Event lainnya : Timer. Setfocus. Show. f. Decativate. Module Class adalah modul yang berupa objek kelas yang mempunyai properti dan metode yang telah tersdefinisi. Event untuk perubahan : Activate. LinkExecute. dan lain-lain. LinkClose. Jendela Kode Jendela Kode adalah tempat perintah-perintah dituliskan. Move.3.

jumlah permintaan barang terus bertambah yang menyebabkan toko . Pada awal berdiri. yang berkonsentrasi pada penjualan barang-barang kepada konsumen atau toko sejenis. perusahaan ini merupakan salah satu dari pelopor perusahaan lainnya yang sejenis. toko Gadgetanda mengalami perkembangan yang terus meningkat. Seiring berjalannya waktu.BAB III ANALISIS SISTEM 2. form dan laporan harian.1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya. setelah itu data transaksi disimpan pada file Spreed Sheet. toko Gadgetanda tidak mengalami kendala yang berarti dalam menjalankan usahanya. sehingga proses pembukuan dan pendokumentasian data dilakukan dengan cara menuliskan pada faktur. ini dikarenakan jumlah barang dagangan Toko Gadgetanda belum begitu banyak.

pembelian. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. Dalam melakukan kegiatan operasional. kepala toko mempekerjakan tiga orang karyawan. 4. Atas dasar permasalahan tersebut. serta sirkulasi persediaan barang dan distribusi barang berjalan dengan baik. dengan tugas dan fungsi yang sama dibawah pengawasan kepala toko. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis.1. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. penjualan. Tugas dan wewenang masingmasing karyawan tidak terdefinisi dengan jelas. sehingga muncul kendala sebagai berikkut : 3. meminimalisir kesalahan yang terjadi. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. pengolahan data pemesanan. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. kepala toko merasa perlu mengadakan perombakan dalam proses bisnis perusahaan dan memutuskan untuk melakukan pengolahan data transaksi secara terkomputerisasi dengan menggunakan aplikasi khusus dengan harapan dapat meningkatkan kinerja dari perusahaan. sehingga toko Gadgetanda tidak .Gadgetanda mengalami kesulitan dalam melakukan pembukuan dan pendokumentasian data transaksi. sehingga dalam melakukan tugasnya tiga karyawan tersebut bekerja sama. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. 2.1 Struktur Organisasi Toko Gadgetanda dikepalai oleh seorang kepala toko yang sekaligus merupakan pendiri dan pemilik perusahaan. Proses pencatatan data pembelian.

Tugas dan wewenang kepala toko. Merancang dan menetapkan program kerja perusahaan. penulis mencoba untuk menggambarkan struktur organisasi. Gambar 3.mempunyai struktur organisasi yang resmi. Kepala Toko Kepala toko mempunyai kekuasaan penuh untuk mengatur kegiatan operasional perusahaan. b. Berikut ini merupakan gambaran struktur organisasi pada toko Gadgetanda. antara lain sebagai berikut : a. Oleh karena itu. . Menetapkan kebijakan perusahaan. Mengawasi kegiatan operasional perusahaan. c. sesuai dengan kenyataan yang terjadi berdasarkan proses bisnis pada toko Gadgetanda.2 Tugas dan Wewenang Berikut ini merupakan uraian tugas dan wewenang setiap bagian atau unit yang terlibat dalam proses bisnis perusahaan berdasarkan gambaran struktur organisasi toko Gadgetanda : 1.1 Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda 2.1.

d. Mewakili perusahaan pada kegiatan pertemuan yang diselenggarakan oleh Pemasok. e. Menuntukan Barang yang akan dijual di toko. 2. Bagian Administrasi Bagian administrasi bertanggung jawab atas pendokumentasian setiap kegiatan transaksi- transaksi perusahaan. Tugas dan wewenang bagian administrasi antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan pemesanan barang, pembelian dan meretur pada pemasok. c. Melakukan pembayaran kepada pemasok sesuai dengan catatan

pembukuan dan rincian tagihan dari pemasok. d. Melakukan pembukuan atas setiap transaksi yang terjadi baik dengan pemasok maupun dengan konsumen. e. Mengontrol persedian barang. f. Membuat Laporan pembelian, penjualan, persedian barang, retur, keuangan. 3. Bagian Penjualan Bagian penjualan bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai penjualan barang. Tugas dan wewenang Bagian pemasaran antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan penawaran, promosi barang kepada konsumen. c. Melakuakn penjualan barang baik pada konsumen atau toko lain. d. Melayani keluhan konsumen. e. Melakukan kegiatan promosi untuk mendapatkan konsumen baru. f. Melaporkan data transaksi penjualan harian kepada bagian administrasi. 4. Bagian Teknisi Bagian teknisi bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai keluhan konsumen pada hal hal yang teknis. Tugas dan wewenang bagian teknisi antara lain sebagai berikut :

a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Menangani keluhan konsumen. c. Melakukan perbaikan barang bila terjadi kerusakan. d. Membantu konsumen dalam pengoperasi barang. e. Melaporkan data transaksi perbaiakan dan retur harian kepada bagian administrasi.

2.2

Analisis Sistem Informasi persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi yang terjadi pada

toko Gadgetanda baik secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap, menjabarkan dokumen-dokumen yang mengalir dan entitas yang terlibat dalam sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda.

2.2.1 Uraian Prosedur Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem, yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda, secara narasi : 6. Proses Penjualan a. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. b. Bagian penjualan mengecek persediaan barang yang diminta oleh konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu a. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Bagian penjualan mengembalikan permintaan pada konsumen. b. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan membuat faktur penjualan sebanyak dua rangkap. Lembar pertama diserahkan pada konsumen, lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi.

c.

Bagian penjualan akan membuat laporan harian penjualan pada saat transaksi terakhir telah selesai dan dilaporan tersebuat diserahkan pada bagian administrasi.

d.

Bagian Administrasi akan mengecek faktur barang dan laporan penjulan harian jika sesuai maka akan diinputkan pada file Spreed Sheet penjualan dan dicatatat pada file Spreed Sheet persediaan barang dan mengurangi persediaan barang yang telah terjual.

7. Proses Pemesanan Bagian administrasi akan melakukan pencarian persediaan barang yang kosong.lalu akan membuatkan PO (Purchase Order) dari data persediaan barang kosong tersebut lalu dikirim ke pemasok. 8. Proses Pembelian a. b. Pemasok akan memberikan faktur pembelian barang Bagian Administrasi mengecek kesesuaian data faktur pembelian dengan data pemesanan barang. Jika tidak sesuai maka akan dikembalikan pada pemasok dan jika faktur pembelian sesuai maka bagian adminstrasi akan memcatatat transaksi pembelian pada file Spreed Sheet pembelian dan menambar persediian barang pada file Spreed Sheet persediaan barang. 9. Proses Retur Bagian teknisi menerima faktur penjualan kemudian dilakuakan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur, Apabila sesuai maka akan dibuatkan faktur retur barang. Faktur retur barang diberikan pada bagian administrasi. 10. Pada akhir bulan, bagian administrasi mengerjakan tugas bulanannya antara lain : a. Mengecek data persedian barang dan mencetaknya untuk dijadikan acuan dalam kegiatan stock of name bulanan.

2. Nama Dokumen : Faktur pembelian Deskripsi : Tanda Bukti pembelian barang dari pemasok dan dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan persedian barang. 1. Nama Dokumen : Permintaan barang Deskripsi Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data Hasil Analisa Hasil Analisa : Merupakan masukan permintaan barang pada toko : konsumen : Bagian penjualan : Setiap terjadi permintaan : Setiap hari : Nama barang.2 Analisis Dokumen Analisis Dokumen dilakukan untuk mengetahui dokumen-dokumen apa saja yang digunakan dan dihasilkan sistem informasi persedian barang pada toko Gadgetanda. Type. Membuat Laporan penjualan barang berdasarkan data penjualan barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko 2. Membuat Laporan pembelian barang berdasarkan data pembelian barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko. Warna : Dokumen belum sesuai dengan kebutuhan sistem : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem b. Dokumen Input terdiri dari : a.b. c. Dokumen Masukan Dokumen masukan atau Dokumen Input merupakan dokumen yang diterima oleh sistem dari pihak terkait dan dapat menjadi masukan untuk proses selanjutnya. d. Membuat Laporan persedian barang berdasarkan hasil stock of name dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko. Sumber : Pemasok .

Harga. Nama Dokumen : Laporan penjualan harian Deskripsi : Merupakan akumulasi dari faktur penjualan yang dijadikan sebagai bahan untuk update stock Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian penjualan : Bagian administrasi : Pada saat transaksi penjualan berakhir. No telp. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem c. Dokumen Keluaran Dokumen Keluaran atau Dokumen Output merupakan dokumen yang dihasilkan oleh sistem untuk pihak luar atau pihak terkait dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Nama Dokumen : Laporan Persediaan barang Deskripsi : Sisa persediaan barang dari hasil stock of name dijadikan sebagai pemberitahuan kepada kepala toko mengenai persedian barang perbulan dan nilai nominalnya Sumber Tujuan Frekuensi : Bagian administrasi : kepala toko : bulanan : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem . Total Hasil Analisa 2. Nama pemasok. Nama barang.Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian administrasi : Setiap terjadi pembelian barang : 1 Minggu sekali : No faktur. Tanggal. Jumlah barang. Alamat pemasok. Keterangan. Jumlah barang. No faktur. Total. : Setiap hari : Tanggal penjualan. Dokumen Output terdiri dari : a. Harga.

. total. harga . unit. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. grand total. total Penjualan. Nama barang. Serial Number. b.2. c. total pembelian . Jumlah beli. Nama Dokumen : Laporan penjualan Deskripsi : Laporan penjualan barang periode bulanan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk membuat rencana pemasaran pada periode yang akan datang. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. atau pihak terkait yang berinteraksi dengan sistem.3 Analisis Entitas Didalam sistem terdapat entitas-entitas yang saling berinteraksi melalui suatu aktifitas tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung. harga. Nama barang. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan.Item Data : Kode barang. Nama Dokumen : Laporan pembelian Deskripsi : Laporan pembelian barang digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran toko. Jumlah terjual. 2. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. Nama barang. suatu entitas dapat berupa orang. Jumlah. grand total.

Setiap entitas dapat bertindak sebagai pemberi masukan (input). terdiri dari : Pemasok. dikelompokan kedalam entitas luar. Kepala toko. terdiri dari : Bagian administrasi. sedangkan entitas yang tidak terlibat dalam proses pengolahan data dan bertindak memberi masukan (input) atau menerima keluaran (output). atau penerima keluaran (output). Bagian penjualan. 1. Entitas Luar. pemroses data atau pengolah data. Entitas dapat didefinisikan sebagai pihak-pihak terkait yang berkepentingan atas berjalannya suatu proses dalam sebuah sistem. Entitas Dalam. Bagian teknisi . dan konsumen 2. Entitas yang terlibat secara langsung dalam proses pengolahan data dikelompokan kedalam entitas dalam.

penulis menemukan beberapa kejanggalan yang dapat menimbulkan permasalahan dan dapat diangkat sebagai pengembangan sistem yang akan diusulkan. TEKNISI Mulai Permintaan barang Validasi persedian barang Data Persediaan barang kosong Pembuatan PO PO 1 Permintaan barang Barang tersedia? T Pemeriksaan Persedian barang PO PO Faktur Penjualan dan data barang Y Permintaan barang terpenuhi Permintaan barang tidak terpenuhi Faktur Pembelian A1 Faktur Pembelian Validasi Faktur penjualan dan barang Pembuatan faktur penjualan Faktur penjualan validasi PO dan Faktur Pembelian Faktur Penjualan Faktur Faktur Penjualan Penjualan Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan Faktur Penjualan valid T Faktur Pembelian tidak valid Pembuatan tanda terima barang dan surat jalan retur Y sesuai Faktur Penjualan dan data barang Pembuatan laporan penjualan harian Pengecekan faktur dan laporan penjualan 1 Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan sesuai Tanda terima Tanda terima barang barang 2 Tanda terima barang Laporan Penjualan harian tidak valid Laporan Penjualan harian valid Faktur Pembelian valid 2 A2 Pencatatan data penjualan Update persediaan barang Pencatatan data Pembelian 3 Surat jalan Surat jalan barang barang Data Penjualan barang Data Persedian barang Data Pembelian barang Surat jalan barang 3 Pembuatan Laporan penjualan bulanan Cetak data persedian barang Pembuatan laporan pembelian barang Laporan pembelian barang A3 Laporan penjualan barangac Laporan penjualan barang Daftar Persedian barang Laporan pembelian barang Stock of name bulananan Laporan persediaan barang bulanan Laporan persediaan Laporan barang persediaan barang bulanan Selesai A4 Diagram 3.1 Flowmap Sistem Berjalan Toko Gadgetanda 2.3 Evaluasi Sistem Setelah menganalisis prosedur dan dokumen pada Sistem Informasi persediaan barang yang sedang berjalan.4 Flowmap berjalan sistem persediaan barang KONSUMEN BAG.PENJUALAN KEPALA TOKO BAG. diantaranya sebagai berikut : .2.ADMINISTRASI PEMASOK BAG. Sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan memiliki kelemahan.2.

akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat.1. pengolahan data pemesanan. Proses tersebut memerlukan waktu yang ditak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. penjualan. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. Berdasarkan uraian tersebut di atas. pembelian. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah f ile spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. Proses pencatatan data pembelian. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM . 2. penulis bermaksud untuk merancang dan mengembangkan sistem yang lebih baik dan membangun perangkat lunak pendukungnya dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan serta meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi.

d. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Data Flow Diagram. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi.1 Uraian Prosedur Usulan Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem informasi persediaan barang hasil rancangan penulis yang disampaikan secara narasi. Sistem informasi persediaan barang rancangan penulis. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan mencetak faktur penjualan sebanyak dua rangkap. 2. dan Entity Relationship Diagram. Bagian penjualan mengecek persediaan barang pada tabel persediaan barang untuk memenuhi permintaan konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu c. lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi. 12. dan secara otomatis transaksi akan tersimpan pada tabel transaksi penjualan dan . Kepala toko memberikan daftar pemesanan barang kepada bagian administrasi. 11. diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi serta dapat segera diimplementasikan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dari objek obsevasi terkait.1 Perancangan Sitem Informasi Persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi persediaan rancangan penulis berdasarkan hasil analisis sistem pada bab sebelumnya. Bagian administrasi akan membuatakan PO berdasarkan daftar pemesanan barang dari kepala toko. Bagian penjualan akan mencari data barang tersebut bila data barang tidak ditemukan pada database maka data barang tersebuat akan disimpan pada pada tabel permintaan.lembar pertama diserahkan pada konsumen. Rancangan sistem diuraikan secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap.2. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan.1. PO tersebut dikirimkan kepada pemasok. dan akan dibuatkan daftar permintaan konsumen lalu diberikan pada kepala toko untuk pengambilan keputusan pemesanan barang.

lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua dijadikan acuan kegiatan stock of name. Bagian administrasi melakukan pengecekan antara faktur pembelian dengan PO yang ada pada database. Faktur pembelian tidak sesuai dengan PO. 18. Tanda terima barang lembar pertama diberikan pada konsumen. . Bagian administrasi mencetak juga dan mencetak laporan persediaan barang sebanyak dua rangkap. Bagian teknisi menerima faktur penjualan dan konsumen kemudian dilakukan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur. 14. 15. Bagian penjualan akan mencetak laporan penjualan pada saat kepala membutuhkannya. Apabila sesuai maka data retur barang disimpan pada database dan dibuatkan tanda terima barang sebanyak dua rangkap. 16. Pemasok mengirimkan barang dan dan faktur pembelian barang. a. Faktur pembelian sesuai dengan PO. dan lembar yang kedua diarsipkan. Bagian administrasi mencetak laporan pemesanan sebanyak dua rangkap lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan lembar kedua diarsipkan. Lembar pertama diberikan kepada pemasok dan lembar kedua diarsipkan. maka faktur pembelian bersama barang akan dikembalikan pada pemasok.bagian administrasi mencetak laporan retur barang untuk diberikan pada kepala toko dan diarsipkan dibagian administrasi. b. 17.mengurangi persediaan yang ada pada tabel persediaan barang. maka faktur pembelian akan disimpan pada tabel transaksi pembelian barang dan secara otomatis akan menambah data persedian barang. apakah faktur pembelian tersebut sesuai dengan PO atau tidak. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua diarsipkan. Bagian teknisi akakn membutkan surat jalan untuk mengirim barang yang diretur ke pemasok sebanyak dua rangkap. 13. Bagian administrasi mencetak laporan transaksi pembelian sebanyak dua pada kepala toko dan lembar kedua rangkap lembar pertama diserahkan diarsipkan.

.

2.1.2 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Diagram 4.1 Flowmap usulan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda .

1.1 Diagram Konteks Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang menggambarkan keseluruhan Sistem informasi persediaan barang secara global. Simbol Data Flow Diagram yang digunakan penulis merupakan simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco. .2. . simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco digunakan karena menurut penulis simbol tersebut lebih ringkas dan paling umum digunakan di lingkungan kampus tempat penulis menuntut ilmu.1.3. aliran data yang mengalir dalam rancangan Sistem informasi persediaan barang diuraikan menggunakan alat bantu Data Flow Diagram yang terdiri dari Context Diagram atau Diagram Konteks dan Data Flow Diagram Levelled.3 Data Flow Diagram Data Flow Diagram digunakan untuk menggambarkan aliran data didalam sistem dan menjelaskan fungsi perngkat lunak pendukung sistem dan hubungan antar komponen-komponen yang saling berhubungan di dalam sistem. menggambarkan masukan (input) yang diterima oleh sistem dan keluaran (output) yang dihasilkan oleh sistem. Pada bagian ini.

terdapat tiga entitas luar yang terlibat dan berinteraksi dengan Sitem Informasi Persediaan Barang. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem. Pemasok.2 Diagram Konteks Sitem Informasi Persediaan Barang Pada Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang diatas. Konsumen.Diagram 4. 3. Kepala toko. . diantaranya sebagai berikut: 1. 2. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem.

model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi secara logic .3.1.2.3.2 Data Flow Diagram Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar proses yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.3 Data Flow Diagram Level 0 .1..1 Data Flow Diagram Level 0 Diagram 4.

2.1..2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1 Diagram 4.3.4 Data Flow Diagram Level 1 Proses 1 .

4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3 .2.3.1..1.3.3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2 Diagram 4.5 Data Flow Diagram Level 1 Proses 2 .2.

6 Data Flow Diagram Level 1 Proses 3 .2.Diagram 4.3 Transaksi Pembelian Pembuatan Laporan Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Persediaan Barang Kepala Toko 4.1.4 Pemnbuatan Laporan Persedian Barang Laporan Persediaan Barang Diagram 4.5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4 3.7 Data Flow Diagram Level 1 Proses 4 .2 Simpan Data Pembelian & Update stok Faktur Pembelian Valid 4.3.0 Pemesanan Barang PO 4.1 Validasi permintaan yang terpenuhi Faktur Pembelian Pemasok Transaksi Pemesanan 4.

1.8 Data Flow Diagram Level 1 Proses 5 2.2. sehingga pelaku sistem dan penulis selaku analis sistem mempunyai dasar pengertian yang sama mengenai masukan (input).6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5 Diagram 4. dan proses yang terjadi.4. . keluaran (output). penyimpanan (data store).3.1.4 Kamus Data Kamus Data berfungsi untuk menjelaskan elemen-elemen data dalam Data Flow Diagram yang bertujuan membantu pelaku sistem untuk memahami aplikasi perangkat lunak pendukung sistem informasi persediaan barang secara terperinci.

Faktur Tanggal = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] .1..0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Penjualan :: Data Transaksi Penjualan dan bukti penjualan yang telah Dilakukan konsumen pada toko Sumber : Proses 1.1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan konsumen pada toko : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 1.0 Tujuan Struktur Data Konsumen Tanggal Transaksi Penjualan No.1 Penjelasan Aliran Data Tabel 4.4.

0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Cetak No.Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Penjualan :: Data transaksi Penjualan yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 1.Faktur Nama Barang SN Quantity = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .

0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Daftar Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan bagian penjualan pada kepala toko Sumber : Proses 2.Total SubTotal Potongan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang Nama Aliran Alias : Daftar Pemesanan Barang :- .

6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pemesanan Barang :: Data pemesanan barang yang diberikan bagian administrasi pada kepala toko Sumber : Proses 3.Penjelasan : Data pemesanan barang yang diberikan kepala toko pada bagaian administrasi Sumber : Kepala Toko Tujuan Struktur Data : Proses 3.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Periode Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.

PO Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon/Fax Nama Barang Type Warna Quantity Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : PO (Purchase Order) :: Formulir atau daftar pemesanan barang dari toko pada pemasok : Proses 3.8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Pembelian :: Data transaksi pembelian dan bukti pembelian yang telah dilakukan toko pada pemasok Sumber : Pemasok Tujuan Struktur Data : Proses 4.Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.0 .0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Pemesanan No.

No.Faktur Pembelian Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Faktur Nama Barang SN Quantity Total = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] .0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Pembelian No.9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pembelian :: Data transaksi Pembelian yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.

SubTotal Potongan Total Akhir Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Nama Barang = [A-Z | a-z | 0-9] .11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur Nama Aliran Alias Penjelasan : Data Barang Retur :: Data yang berisi tentang keterangan barang yang akan konsumen retur pada toko Sumber : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan No.Faktur Nama Barang SN Persediaan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Persediaan Barang :: Data persediaan barang yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.

Serial Number = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Konsumen Tanggal Transaksi Retur No.Retur Nama Konsumen = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] .Retur Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Transaksi Retur No.12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Terima Retur Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Surat Jalan Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.

15 Struktur Data Store Persediaan Barang Nama Data Store Penjelasan : Persediaan Barang : Berisi Identitas Barang dan persediaan barang Struktur Data .2 Penjelasan Data Store Tabel 4.1.4.14 Struktur Data Store Barang Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi Identitas Barang yang diterima perusahaan dari pemasok tertentu Struktur Data Kode Barang Barcode Nama Barang Serial Number Type Warna = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] .

Kode Barang Serial Number Persediaan Barang Harga Beli Harga Jual = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.17 Struktur Data Store Konsumen Nama Data Store Penjelasan : Konsumen : Berisi data konsumen yang membeli barang kepada toko Struktur Data Kode Konsumen Nama Konsumen Alamat Telepon = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .16 Struktur Data Store Pemasok Nama Data Store Penjelasan : Pemasok : Berisi Identitas Pemasok yang memasok barang pada perusahaan Struktur Data Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Telepon Fax = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.

Tabel 4.18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai data konsumen kepada toko Struktur Data transaksi permintaan dari No_Permintaan Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai pemesanan barang dari pemasok Struktur Data toko ke No.PO Tanggal Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok Kode Barang = [A-Z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .

Nama Barang Serial Number Type Warna Quantity Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi penjulan barang kepada konsumen Struktur Data Tanggal Transaksi Penjualan No.Faktur Tanggal Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .

21 Struktur Data Store Transaksi pembelian Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi pembelian barang kepada pemasok Struktur Data Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Nama Petugas = [A-Z | a-z] Tabel 4.22 Struktur Data Store Transaksi Retur Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi retur barang Struktur Data Tanggal Transaksi Retur No.Retur Nama Konsumen Alamat = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] .

1.Telepon No.5 Entity Relationship Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) menjelaskan hubungan antar entitas didalam Sitem Informasi Persediaan Barang. suatu hubungan dapat terjadi melalui sebuah interaksi. .Faktur Pembelian Nama Petugas Keterangan Retur = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] 2.Faktu Penjualan Nama Barang SN Type Warna Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok No.

9 Entity Relationship Diagram MEMILIKI 1 N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI PEMBELIAN N 1 TRANSAKSI PEMBELIAN N MELAKUKAN 1 1 BARANG 1 MEMILIKI N DETAIL TRANSAKSI PEMESANAN N MEMILIKI 1 TRANSAKSI PEMESANAN N MENERIMA 1 PEMASOK N MEMILIKI 1 PERSDIAAN BARANG .MEMILIKI N MELAKUKAN PERMINTAAN BARANG N 1 MEMILIKI N MEMILIKI MELAKUKAN DETAIL TRANSAKSI PENJUALAN N 1 TRANSAKSI PENJUALAN N 1 CUSTOMER 1 MEMILIKI N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N 1 TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N MELAKUKAN MEMILIKI N N MEMILIKI 1 1 DETAIL TRANSAKSI RETUR 1 TRANSAKSI RETUR N MENERIMA 1 1 Diagram 4.

6 Relasi Antar Tabel Diagram 4.2.1.10 Relasi Antar Tabel .

24 Struktur Tabel Persediaan Barang Primary Key : Kode_Barang.2.25 Struktur Tabel Konsumen Primary Key : Nomor_Member Nama Field Nomor_Member Nama _Konsumen Alamat_Konsumen Telepon Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Ukuran Field 6 100 255 24 Keterangan Require Require Require Require . SN Nama Field Kode_Barang SN Stok Harga_Beli Harga_Jual Tipe Data Text Text Integer Double Double Ukuran Field 7 50 5 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Konsumen Tabel 4.7 Struktur Tabel Nama Tabel : Barang Tabel 4.23 Struktur Tabel Barang Primary Key : Kode_Barang Nama Field Kode_Barang Barcode Nama_Barang Type Warna Tipe Data Varchar Integer Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Persediaan Barang Tabel 4.1.

Nama Tabel : Pemasok Tabel 4.26 Struktur Tabel Pemasok Primary Key : Kode_Pemasok Nama Field Kode_Pemasok NamaPemasok Alamat Telepon Fax Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Number Ukuran Field 7 100 255 14 11 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Permintaan Tabel 4.28 Struktur Tabel Detail Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Kode_Barang Nama_ Barang Type Warna Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require .27 Struktur Tabel Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Petugas Tipe Data Varchar Date Varchar Varchar Varchar Varchar 100 255 23 30 Ukuran Field 7 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Permintaan Tabel 4.

Keterangan Varchar 255 Require Nama Tabel : Pemesanan Tabel 4.31 Struktur Tabel Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian Nama Field No_Faktur_ Pembelian Tipe Data Varchar Ukuran Field 7 Keterangan Require . Kode Barang Nama Field No_PO KodeBarang NamaBarang Type Warna Quantity Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Integer Ukuran Field 7 7 100 100 30 10 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Pembelian Tabel 4.29 Struktur Tabel Pemesanan Primary Key : No_PO Nama Field No_PO Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon_Pemasok Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 7 100 255 23 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Pemesanan Tabel 4.30 Struktur Tabel Detail Pemesanan Primary Key : NoPO.

Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon/Fax SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 12 7 100 255 12 Require Require Require Require Require Require Require Require 255 30 Optional Require Nama Tabel : Detail Pembelian Tabel 4. Kode_Barang Nama Field No_Faktur_Pembelian Kode_Pemasok Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaBeli Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require .32 Struktur Tabel Detail Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian.

Nama Tabel : Penjualan Tabel 4.34 Struktur Tabel Detail Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan. Tanggal Nama Field No_Faktur_Penjualan Tanggal Nama_Konsumen Alamat Telepon SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 255 30 Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Optional Require Nama Tabel : Detail Penjualan Tabel 4. SN Nama Field No_Faktur_Penjualan Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaJual Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require . Kode_Barang.33 Struktur Tabel Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan.

SN Nama Field No_Retur No_FakturJual Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna Kode_Pemaok Alamat Telepon No_Faktur_Beli Keterangan Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 7 255 25 7 255 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require . Kode_Barang. No_FakturJual.35 Struktur Tabel Retur Primary Key : No_Retur Nama Field No_Retur Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Retur Tabel 4.36 Struktur Tabel Detail Retur Primary Key : No_Retur.Nama Tabel : Retur Tabel 4.

8. . rancangan proses dan rancangan keluaran. Ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai aplikasi yang akan dikembangkan.8 Rancangan Aplikasi Pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang Rancangan aplikasi pendukung sitem informasi persediaan barang.1 Struktur Menu Gambar 4.2. beserta gambaran navigasi penggunaan aplikasi. Navigasi . Rincian rancangan aplikasi pendukung sistem terdiri dari struktur menu. Berikut ini merupakan rincian rancangan menu aplikasi berdasarkan struktur menu : 1.1 Struktur Menu Rancangan struktur menu bertujuan untuk memberikan gambaran dasar mengenai fungsi-fungsi yang terdapat didalam aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang yang akan dikembangkan. rancangan masukan.1.1.

Navigasi berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk masuk dan mendapatkan hak akses sesuai wewenang masing-masing bagian/jabatan. 2. b. Menu File memiliki submenu yag terdiri dari : a. d. penjualan dan retur. Data Barang Data barang berfungsi untuk memasukan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. Menu Transaksi . Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk memsukan data pengguna baru yang akan menggunakan aplikasi 3. baik pemesanan .dan keluar dari hak akses tersebut. Menu Data memiliki submenu yang terdiri dari: a. pembelian. Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau merubah data pemasok yang sudah tersimpan. Menu Data Menu data berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk manipulasi data master atau data yang frekuensi perubahan jarang dilakukan. Login Login berfungsi untuk validasi pada aplikasi sesuai dengan hak akses yang dimiliki dan mendapat akses menu yang sesuai dengan tugas dan wewenang pengguna. Data yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar acuan terjadinya transaksi. Logout Logout berfungsi untuk kekuar dari hak akses yang telah masuk pada aplikasi c. b. Keluar Keluar berfungsi untuk keluar dari aplikasi dan menututup aplikasi. Data Konsumen Data konsumen berfungsi untuk memasukan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. c.

retur barang. Menu transaksi memiliki submenu yang terdiri dari: a. stok. Data Transaksi yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar pengkalkulasian dan pembuatan laporan pembelian.Menu transaksi berisi modul yang dapat digunakan untuk memasukan data transaksi harian pemesanan barang. d. retur. Transaksi Permintaan Transaksi permintaan berfungsi untuk memasukan data transaksi permintaan barang dari konsumen. b. c. penjualan barang. Transaksi Penjualan Transaksi penjualan berfungsi untuk memasukan data transaksi penjualan barang oleh konsumen e. penjualan. Menu Laporan memiliki submenu sebagai berikut : a. Transaksi Pemesanan Transaksi pemesanan berfungsi untuk memasukan data transaksi pemesanan barang pada pemasok. Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pemesanan barang dari toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. Laporan Pembelian Laporan pembelian berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pembelian barang dari pemasok dalam suatu periode tertentu. b. Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok 4. Menu Laporan Menu laporan berisi modul yang dapat digunakan untuk mencetak Laporan berdasarkan transaksi harian yang terjadi dalam periode tertentu. . Transaksi Pembelian Transaksi pembelian berfungsi untuk memasukan data transaksi pembelian barang pada pemasok. pembelian barang.

Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi penjualan barang pada konsumen dalam suatu periode tertentu. e. e.c. . 5. Profile Profile berfungsi untuk melihat data pembuat aplikasi. Laporan Stok barang Laporan stok barang berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi stok barang dalam suatu periode tertentu. d. Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. Setting Wallpaper Setting wallpaper berfungsi untuk merubah tampilan wallpaper dimenu utama. Menu Fasilitas Menu falilitas berisi modul yang dapat digunakan untuk melihat profile dari pembuat aplikasi dan tutorial penggunaan dari aplikasi . Tutorial Tutorial berfungsi untuk melihat langkah langkah penggunaan aplikasi. c. Data Ubah Password Data ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi. b. Menu fasilitas memiliki submenu sebagai berikut : a. Setting Merk Setting merk berfungsi untuk membuat kode barng untuk suatu merk barang tertentu d.

Gambar 4.1.3 Rancangan Form Manipulasi Data Barang .2 Rancangan Form Verifikasi Login Gambar 4.2 Rancangan Masukan Rancangan masukan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fungsi-fungsi manipulasi data dasar atau master yang akan diolah selanjutnya.8..

4 Rancangan Form Manipulasi Data Member Gambar 4.Gambar 4.5 Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok .

Stok Setting Merk EDIT BATAL KELUAR Gambar 4.3 Rancangan Proses Gambar 4.Penjualan Pengguna Nama Password Jabatan Konfirmasi Password Laporan Lap.Pembelian Lap.8.7 Rancangan Form Transaksi Permintaan .1.FORM HAK AKSES PENGGUNA NIP / NIK User ID Data Barang Transaksi Pemesanan Konsumen Penjualan Pemasok Pembelian Retur Lap.Pemesanan Lap.Retur Fasilitas Ubah Password SIMPAN Lap.6 Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses Pengguna .

8 Rancangan Form Transaksi Pemesanan Gambar 4.Gambar 4.9 Rancangan Form Transaksi Pembelian .

10 Rancangan Form Transaksi Penjualan Gambar 4.Gambar 4.11 Rancangan Form Transaksi Retur .

12 Form Laporan Pemesanan Barang Gambar 4.Gambar 4.13 Form Laporan Pembelian Barang .

14 Form Laporan Penjualan Barang Gambar 4.15 Laporan Form Persediaan Barang 2.2 Implementasi Sitem Informasi Persediaan Barang Setelah merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem.Gambar 4. Implementasi perangkat lunak . maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan sistem beserta perangkat lunak pendukung untuk dioperasikan.

9.1 Kebutuhan Sumber Daya .2.2. 5. 7. Processor VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network : Intel Pentium R DualCore 2. Penulis menggunakan seperangkat komputer dengan akses jaringan ( client server ) dengan spesifikasi sebagai berikut: 1.1. 2. 3.1. .0 dan MySQL 5. 2.00 Ghz : Intel Graphic GMA 256 Share : 1 GB DDR 2 : LCD wide 14. 6.1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi Dalam mengembangkan sistem informasi persedian barang beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem.2.1.1. 8. 4. Penulis menggunakan seperangkat komputer beserta aplikasi perangkat lunak lainnya yang menunjang untuk pengembangan aplikasi.1 Spesifikasi Perangkat Keras Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang.mencakup kegiatan transformasi rancangan kedalam program aplikasi perangkat lunak menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu Adapun perangkat lunak utama yang digunakan oleh penulis dalam mengembangkan aplikasi pendukung sistem adalah Visual Basic 6.1“ : 250 GB Westren Digital : DVD RW : USB (HID-Compliant mouse) : Standard 101/102 US : Realtek .

2 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi Demi kelancaran aplikasi perangkat lunak pendukung Sistem informasi persedian barang dibutuhkan sumber daya sebagai berikut .2.1 Software Aplikasi. yang selanjutnya akan disebut operator. b. dimana seorang operator harus menguasai atau dapat mengoperasikan komputer serta mengerti cara kerja dari Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang tersebut. Visual Basic 6.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang. 3.2. Penulis menggunakan beberapa Perangkat Lunak antara lain sebagai berikut : 1. e. antara lain : a.2. d.1.1.2.1. DBMS : MySQL 5.0 SP6 Adobe Photoshop 7 Corell draw 11 Navicate 8 . c..04 ( Lucid Lync ) Windows XP Profesional Versi 2002 SP3 2.1. Karakteristik pengguna pada aplikasi ini adalah sebagai berikut: .1 Spesifikasi Sumber Daya Manusia Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang ini digunakan oleh petugas setempat yang bertugas mengolah data persediaan barang. Webmin Microsoft. Sistem Operasi : Ubuntu 10.

Sistem operasi Hak dan Wewenang Administrator merangkap Operator Operator . b. d. Wewenang dan tanggung jawab operator a. Wewenang dan tanggung jawab administrator a. c. Memanipulasi data. Operator harus memiliki kriteria pendidikan minimal SMA atau sederajat dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. merubah data. 2. b.Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan . Merubah password login Tabel 4. Mencatat transaksi pemesanan. penjualan dan retur barang. penjualan dan retur barang. Melakukan pencarian data. Mencatat transaksi pemesanan. e. yang meliputi : menambah data. merubah data. yang meliputi : menambah data. pembelian. Melakukan pencarian data.Adiministrator harus memiliki kriteria pendidikan minimal DIII dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows.26 Daftar Karakteristik Pengguna Aplikasi No 1. Rahmat Hidayat Staff Teknisi Kemempuan Komputer . Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan. penjualan dan retur. Membuat laporan tentang data pemesanan. Memanipulasi data verifikasi login user atau pengguna aplikasi. Memanipulasi data.Sistem operasi . Adapun wewenang serta tanggung jawab administrator dan operator adalah sebagai berikut : 1.Software aplikasi . d. pembelian. c. pembelian. Nama Febrianti Jabatan Staff Pembelian dan pemesanan /Admin Toko 2.

8.Sistem operasi . 6. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 128 MB : Monitor dengan dukungan resolusi 800x600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 500 MB :- . 9.3. 7.Software aplikasi .0 GHz 2. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 3. 4.2 Spesifikasi Perangkat Keras Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barangpada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat keras untuk Client dan Server dengan spesifikasi minimum sebagai berikut : Untuk Server 1. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network Card : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 1 GB : Monitor dengan dukungan resolusi 800 x 600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 80 GB :: mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card Untuk Client 1. Siti Mariam Staff Penjualan /Sales .1. 6. 5. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 500 MHz 2.Software aplikasi Operator .2.2. 3. 4. 5. 3.

Network Card 10. Sistem Operasi Server : Ubuntu Server 10.2. Mouse Keyboard : mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card : Dot Matrix atau Ink Jet 9.04 ( Lucis Lync ) Sistem Operasi Client : Windows 98 keatas atau Windows berbasis NT File Sistem/Library : MSVBVM60. 3. 8.1.2.1.7. Crimping 4. . Swict Hub / Hub 8 port atau lebih. Printer Adapun perangkat tambahan yang perlu disediakan adalah sebagai berikut : 1. . Kabel Tester 3. Kabel UTP dan RJ45 2.2.2. Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pengguna dapat langsung menekan Shortcut Executable dari aplikasi sistem informasi persediaan barang (SIPB.3 Spesifikasi Perangkat Lunak Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barang pada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat lunak sebagai berikut : 1. 2.DLL 4.4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Aplikasi sistem informasi persediaan barang ini berjala pada sistem operasi Microsoft Windows Xp dan NT.exe) maka akan tampil splash screen yang berisi informasi mengenai aplikasi sistem informasi persediaa barang.

2. bila koneksi tersambung maka form menu akan tampil. Form Menu Form Menu berisi Shortcut menu layanan yang dapat diakses setelah melekukan verifikasi login terlebih dahulu pada sistem informasi persediaan barang. dalam form login ini kita cukup mengetikan user id dan password.Gambar 4.16 Splash Screen Sistem Informasi Persediaan Barang splash screen ini berfungsi sebagai informasi dan indikasi koneksi ke server database. Form Login Aplikasi ini memiliki verifikasi login yang berguna untuk menentukan hak akses dari pengguna.17 Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang 1. Gambar 4. jika nama user dan password salah maka form ini akan meminta .

type. Jika password benar maka menu-menu yang ada di form menu dapat kita akses sesuai dengan hak akses yang diberikan pada pengguna. kode barang. Form Data Barang Form data barang berfungsi untuk menginputkan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. Pilih data yang akan diubah dan tekan ubah jika sudah selesai.ulang user id dan password lagi. untuk menginput data barang baru tekan option accessories atau option unit. Pilihlah salah satu kriteria lalu Ketikan kata kunci untuk pencarian barang.18 Form Verifikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang 3. pilih merk yang akan tersedia pada combobox merk barang dan inputkan barcode. Untuk merubah data barang pengguna harus melakukan pencarian barang yang akan diubah dengan cara memilih satlah satu dari tiga kriteria pencarian yaitu berdasarkan barcode. dan warna lalu tekan tombol simpan. Jika ditemukan data barang akan ditampilkan. atau nama barang. nama barang. . Gambar 4.

Gambar 4. Pilih salah satu option percarian lalu ketikan kata kunci yang akan dicari.19 Form Data Barang 4. . Form Data Konsumen Form konsumen ini berfungsi untuk menginputkan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. Untuk menyimpan data konsumen baru ketikan nama member. telepon lalu tekan tombol simpan dan untuk mengubah data konsumen tekan option nomor member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nomor member atau option nama member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nama konsumen. alamat. jika ditemukan data konsumen akan ditampilkan tekan tombol ubah.

Form Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau mengubah data pemasok yang sudah tersimpan. nomor telepon. untuk menyimpan data pemasok baru click pada kolom nama pemasok atau tekan tombol F3 kursor akan berada di kolom nama pemasok. nomor fax dari pemasok lalu tekan tombol simpan. alamat. .20 Form Data Konsumen 5.Gambar 4. Ketikan nama. Bila akan mengubah data pemasok tekan tombol F1 atau tekan option kode pemasok untuk kategori pencarian berdasarkan kode pemasok dan untuk kategori pencarian berdasarakan nama pemasok tekan tombol F2 atau tekan option nama pemasok. Pilih data pemasok yang akan diubah lalu tekan tombol ubah jika telah selesai.

data karyawan akan ditampilkan. Ketikan user id dan password dan konfirmasi password yang memastikan password yang diketikan benar lalu pilih menu apa saja yang akan dapat diakses oleh pengguna dan tekan tombol simpan apabila telah selesai.21 Form Data Pemasok 6.Tekan F3 untuk mengubah akun verifikasi login berseta hak aksesnya. Tekan tombol F1 untuk mencari data karyawan berdasarkan NIK dan tekan tombol F2 untuk pencarian data karyawan berdasarkan nama karyawan lalu ketikan NIK apabila NIK ditemukan pada database.Gambar 4. Form Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk membuat data Pengguna atau akun verifikasi login baru yang akan menggunakan aplikasi sistem persedian barang. Untuk membuat akun verifikasi login pengguna terdaftar terlebih dahulu pada database sebagai karyawan Toko Gadgetanda. ketikan user id dan password apabila user id dan password sesuai dengan data pada .

. Lalu selanjutnya pengguna harus mencari data barang yang diminta oleh konsumen jika data barang tidak ada di database maka pengguna menginputkan data barang tersebut. Gambar 4.pilih data yang akan diubah jika telah selesai tekan tombol ubah. Form Transaksi Permintaan Form transaksi permintaan berfungsi untuk menyimpan data transaksipermintaan konsumen yang tidak terpenuhi yang di simpan dan digunakan untuk sebagai acuan pengambilan keputusan untuk memesan barang.jika telah selai teka tombol simpan.untuk nyimpan sebuah data transaksi permintaan pengguna harus mencari data konsumen terlebih dahulu jika konsumen tersebut adalah member.22 Form Data Pengguna 7.database data akun verifikasi login akan ditampilkan. dan jika konsumen bukan member maka pengguna harus mengisikan data konsumen.

Untuk menyimpan data transaksi pemesanan pengguna harus mencari tujuan dari transaksi pemesanan dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang. Ketikan jumlah quantity yang akan dipesan lalu tekan tombol enter data barang yang akan dipesan telah disimpan. berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok.23 Form Transaksi Permintaan 8. Form Transaksi Pemesanan Form transaksi pemesanan berfungsi untuk menyimpan data transaksi pemesanan dan mencetak Purchase Order. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan . apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan.Gambar 4. Setelah memilih option pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Pilih salah satu option pilihan lalu ketikan kata kunci yang dicari. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan.

Form Transaksi Pembelian Form transaksi pembelian berfungsi untuk menyimpan data transaksi pembelian dan mencetak data transaksi pembelian. Pilih salah satu option pencarian lalu ketikan kata kunci yang dicari. Gambar 4. Untuk menyimpan data transaksi pembelian pengguna cukup menginputkan data transaksi pembelian pada faktur pembelian dari pemasok dengan cara ketikan nomor faktur pembeliandan tanggal.dipesan tekan tombol F6 maka tombol simpan aktif dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data transaksi pemesanan telah disimpan. setelah itu pengguna harus mencari tujuan dari pembelian dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok.24 Form Transaksi Pemesanan 9. apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian .

Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan dipesan tekan tombol F6 tombol kursor akan berada pada kolom potongan ketikan potong bila ada potongan dari pemasok dan ketikan keterangnbila ada tekan tombol simpan.25 Form Transaksi Pembelian 10. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. harga beli dan harga jual yang akan dipesan lalu tekan tombol enter. Form Transaksi Penjualan . Apabila data jenis barang yang diinputkan adalah aksesoris maka kursor akan berada pada kolom quantity sedangkan jika jenis barang unit kursor akan berada pada serial number Ketikan jumlah quantity atau serial number.barang. Gambar 4. maka data transaksi pembelian telah disimpan. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Data barang yang telah disimpan dibeli telah disimpan.

Jika jenis barang yang dicari adalah unit maka kursor akan berada pada kolom serial number. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang. Tekan tombol simpan maka data transaksi pemesanan telah disimpan. Tekan F1 untuk pencarian berdasarkan kode member atau Tekan F2 untuk pencarian member berdasarkan nama member.Form transaksi penjualan berfungsi untuk menyimpan data transaksi penjualan dan mencetak faktur penjualan. Pilih serial number dari barang yang akan jual dan data barang akan tersimpan dan bila jenis barang yang dicari adalah aksesoris maka kursor akan berada pad akolom quantity. .setelah itu tombol cetak akan aktif tekan tombol cetak untuk mencetak fatur penjualan. Pilih salah satu option pilihan pencarian data member. Untuk menyimpan data penjualan pengguna harus mencari data dari konsumen yang telah menjadi member dengan cara memilih kategori pencarian data member berdasarkan kode member atau nama member. Jika pengguna telah selesai menginputkan data barang yang akan dijual tekan tombol F6 kursor jika konsumen adalah member kolom potongan akan aktif dan jika non member kolom keterangan akan aktif. Ketikan jumlah quantity yang akan dijual lalu tekan tombol enter data barang yang akan dijual telah disimpan. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. lalu ketikan kata kunci yang dicari apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan dan jika konsumen bukan member maka data konsumen dapat langsung ketikan pada kolom kolom data konsumen.ketikan potongan dan keterangan transaksi tekan enter tombol simpan akan aktif. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang.

Form Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok. Jika nomor faktur sesuai dengan database data transaksi penjualan akan ditampilkan pada datagrid lalu klik pada data barang yang akan diretur. ketikan keterangan retur lalu tekan enter.26 Form Transaksi Penjualan 11. .Gambar 4. Untuk menyimpan transaksi retur pengguna harus menjadi data transaksi penjual dengan cara mengetikan nomor faktur pada kolom pencarian data transaksi penjulan. Apabila data barang retur telah selesai di input tekan tombol simpan dan cetak faktur retur dengan cara menekan tombol cetak.

Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. surat jalan retur barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu perpemasok artinya laporan akan ditampilkan atau dicetak berdasarkan satu pemasok tertentu dalam periode tertentu. Form Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. . Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan dan dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pemesanan dalam satu periode tertentu. Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit.Gambar 4. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang.27 Form Transaksi Retur 12.

Gambar 4. menampilakan dan membuat laporan transaksi pembelian barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu pembelian harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi pembelian hari itu. Form Laporan Pembelian Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. . Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pembelian dalam satu periode tertentu. Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit.28 Form Laporan Pemesanan Barang 13.

Form Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak.29 Form Laporan Pembelian Barang 14. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan dua kriteria.Gambar 4. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi penjualan dalam satu periode tertentu.30 Form Laporan Penjualan Barang . Kriteria pertama yaitu penjualan harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi penjualan hari itu. Gambar 4. menampilakan dan membuat laporan transaksi penjualan barang dalam suatu periode tertentu.

Form Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak. Kriteria kedua perperiode artinya laporan retur yang . Kriteria pertama yaitu rekapitulasi laporan persediaan barang akan ditampilkan atau dicetak berdasakan jenis barang atau seluruh data. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang dalam suatu periode tertentu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria.31 Form Laporan Persediaan Barang 16. data transaksi retur akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi berasal dari pemasok.15. Gambar 4. Kriteria ketiga yaitu peritem barang artinya laporan persedian barang ditampilkan peritem barang. Kriteria kedua yaitu laporan detail persediaan barang artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data persediaan barang. menampilakan dan membuat laporan pesediaan barang dalam suatu periode tertentu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria pertama yaitu laporan perpemasok. Form Laporan Persediaan Barang Laporan persedian berfungsi untuk mencetak.

31 Form Laporan Retur Barang 17. Gambar 4.ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi retur dalam satu periode tertentu. identitas dari aplikasi sistem Gambar 4. Form Profil Form profil adalah form berfungsi untuk informasi persediaan barang. Kriteria yang ketiga yaitu surat jalan retur yaitu laporan retur ditampilkan atau dicetak menjadi suat jalan retur barang kepada pemasok.33 Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang .

Pilih barang yang akan diubah harga jualnya dengan cara mengklik data tersebut pada datagrid. Setelah itu ketikan harga yang baru lalu tekan tombol ubah.pencarian barang memiliki tiga kategori pencarian yaitu berdasarkan barcode.34 Form Tutorial Sistem Informasi Persediaan Barang 19. nama barang lalu ketikan kata kunci apabila kata kunci sesuai pada database data barang akan ditampilkan pada datagrid.Pengguna harus mencari barang yang akan di ubah. . Form Tutorial Form tutorial adalah form yang berfungsi untuk pengguna yang berisi cara penggunaan dari aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4. kode barang.18. Form Setting Harga Jual Form setting harga jual berfungsi untuk mengubah harga jual barang.

Gambar 4. ketikan merk dari barang dan kode merk yang dikehendaki untuk merk tersebut lalu tekan tombol simpan.35 Form Setting Harga Jual 20. Form Setting Merk Form setting merk barang ini berfungsi membuat kode barang untuk suatu merk barang tertentu caranya tekan tombol F1 untuk mecari barang jika kode barang ditemukan maka akan tampil data merk. Tekan F2 untuk menginput data merk baru. . Jika tidak ditemukan maka akan tampil pesan data tidak ditemukan.

37 Form Setting wallpaper 22.Gambar 4. lalu tekan tombol ubah.38 Form Ubah Password . Form Ubah Pasword Form ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi dengan cara ketikan user id dan password apabila sesuai dengan database lalu ketikan password baru dan konfirmasi password baru. Gambar 4. Gambar 4. Form Setting Wallpaper Form setting wallpaper digunakan untuk mengubah tampilan wallpaper menu utama.36 Form Setting Merk Barang 21.

40 Daftar Pembeliaan .39 Daftar Purchase Order 24.23. Gambar 4. Daftar Pembelian Daftar pembelian merupakan hasil dari pengolahan data pembelian barang dari pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4. Purchase Order Purchase Order merupakan informasi daftar pemesanan barang hasil dari pengolahan data pemesanan barang kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.

Gambar 4.41 Faktur Pejualan 26.42 Tanda Terima Retur . Faktur Penjualan Faktur penjualan merupakan hasil dari pengolahan data penjualan barang kepada konsumen yang dijadikan tanda bukti pembelian barang yang dilakukanoleh konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.25. Tanda Terima Retur Tanda terima retur merupakan hasil dari pengolahan data retur barang dari konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.

Surat Jalan Retur Surat jalan retur merupakan hasil pengolaha data retur barang konsumen yang akan diberikan kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4.27.43 Surat Jalan Retur 28. Laporan pemesanan Laporan pemesanan merupakan informasi pemesanan hasil pengolahan data pemesanan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.44 Laporan Pemesanan . Gambar 4.

Laporan Pembelian Laporan pembelian merupakan informasi daftar pembelian hasil pengolahan data pembelian barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.29. Laporan Penjualan Laporan penjualan merupakan informasi daftar penjualan hasil pengolahan data penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.46 Laporan Penjualan . Gambar 4.45 Laporan Pembelian 30.

Gambar 4. Rekapitulasi Persediaan Barang Rekapitulasi persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian. penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.31.47 Laporan Persediaan Barang 32. penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. . Laporan Persedian Barang Laporan persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian.

49 Laporan Retur Barang . Laporan Retur Laporan retur merupakan informasi daftar retur hasil pengolahan data retur barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.Gambar 4.48 Rekapitulasi Persediaan Barang 33. Gambar 4.

Pengujian perangkat lunak merupakan elemen yang kritis dari SQA (Software Quality Assurance) dan merepresentasikan tinjauan ulang yang menyeluruh terhadap spesifikasi. dari pada sebagai konstruktif. Pengujian merupakan salah satu tahapan dalam proses pengembangan perangkat lunak yang dapat dilihat (secara psikologi) sebagai destruktif.BAB V TESTING 5.1 Testing (Pengujian Perangkat Lunak) Pada bab ini membahsa mengenai pengujian ( pengujian perangkat lunak ). Pengembang perangkat lunak secara alami merupakan orang konstruktif. Selama definisi awal dan fase pembangunan. Para pengembang membuat serangkaian uji kasus yang bertujuan untuk ”membongkar” perangkat lunak yang mereka bangun. Pengujian yang diperlukan oleh pengembang adalah untuk melihat kebenaran dari perangkat lunak yang dibuat dan konflik yang akan terjadi bila kesalahan tidak . Kenyataannya. pengembang berusaha untuk membangun perangkat lunak dari konsep yang abstrak sampai dengan implementasi yang memungkin. desain dan pengkodean. Pengujian merepresentasikan ketidaknormalan yang terjadi pada pengembangan perangkat lunak.

maka akan membongkar kesalahan yang ada didalam perangkat lunak. Jika pengujian diselenggarakan dengan sukses. Sebagai tambahan. perekayasa perangkat lunak harus memahami prinsip dasar yang menuntun pengujian perangkat lunak. Pengujian harus direncanakan lama sebelum pengujian itu mulai. yaitu: 1. . dan kebutuhan fungsi telah tercapai. maksudnya mengungkap kesalahan dari cacat yang menyebabkan program gagal. manfaat lain dari pengujian adalah menunjukkan bahwa fungsi perangkat lunak telah bekerja sesuai dengan spesifikasi. 3. maksudnya dari 80% kesalahan yang ditemukan selama pengujian dapat ditelusuri sampai 20% dari semua modul program. data yang dikumpulkan pada saat pengujian dilaksanakan akan menyediakan suatu indikasi keandalan perangkat lunak yang baik dan beberapa indikasi mutu perangkat lunak secara keseluruhan. Pengujian adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan 2. Prinsip Pareto berlaku untuk pengujian perangkat lunak. maksudnya semua pengujian dapat direncanakan dan dirancang sebelum semua kode dijalankan. semua pengujian harus dapat ditelusuri sampai ke persyaratan pelanggan. Glen Myers menetapkan beberapa aturan yang dapat dilihat sebagai tujuan dari Pengujian : 1. 2. Dari sebuah buku. Test case yang baik adalah test case yang memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya 3. Sebelum mengaplikasikan metode untuk mendesain test case yang efektif.ditemukan. Pengujian yang sukses adalah pengujian yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya Sehingga tujuan dari Pengujian ini adalah mendesain serangkaian tes yang secara sistematis mengungkap beberapa jenis kesalahan yang berbeda dan melakukannya dalam waktu dan usaha yang minimum.

Untuk mencapai sasaran tersebut. Selagi pengujian berlangsung maju. 5.2 Teknik Pengujian Black-Box Pada pengujian peraangkat lunak yang penulis gunakan Pendekatan pertama adalah black box testing. Walaupun didesain untuk menemukan kesalahan. dan ouput yang . digunakan 4 kategori yang berbeda dari teknik desain test case: Pengujian white-box. pengujian harus dilakukan oleh pihak ketiga yang independent. sebuah sistem atau produk dengan testabilitas dalam pikirannya. Black box testing menyinggung ujicoba yang dilakukan pada interface software. apakah input diterima dengan benar. Karena sangat sulit. 6.4. 5. Testabilitas adalah seberapa mudah sebuah program komputer dapat diuji. Procedural dan menggunakannya sebagai pedoman untuk menetapkan basis set dari jalur eksekusi. ujicoba blackbox digunakan untuk mendemonstrasikan fungsi software yang dioperasikan. perekayasa perangkat lunak mendesain suatu program komputer. Untuk menjadi paling efektif. Sasaran utama desain test case adalah untuk mendapatkan serangkaian pengujian yang memiliki kemungkinan tertinggi di dalam pengungkapan kesalahan pada perangkat lunak. Integrasi Bottom-Up dan Integrasi Top-Down. pengujian mengubah focus dalam usaha menemukan kesalahan pada cluster modul yang terintegrasi dan akhirnya pada sistem. Dalam lingkungan yang ideal. perlu diketahui apa yang dapat dilakukan untuk membuatnya menjadi lebih mudah. pengujian black-box. Pengujian yang mendalam tidak mungkin karena tidak mungkin mengeksekusi setiap kombinasi jalur skema pengujian dikarenakan jumlah jalur permutasi untuk program menengah pun sangat besar. Hal ini memungkinkan individu yang berurusan dengan pengujian mendesain test case yang efektif secara lebih mudah. Pengujian harus mulai “dari yang kecil” dan berkembang ke pengujian “yang besar”.

dihasilkan benar. tetapi memeriksa sedikit mengenai struktur logikal internal software. Teknik pengujian black-box berfokus pada domain informasi dari perangkat lunak. apakah integritas informasi eksternal terpelihara. dengan melakukan test case dengan mempartisi domain input dari suatu program dengan cara yang memberikan cakupan pengujian yang mendalam. . Ujicoba blackbox memeriksa beberapa aspek sistem.

mengenai sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda telah diuraikan pada bab sebelumnya yaitu : 1. Berdasarkan analisis yang di uraikan pada Bab III tentang sistem berjalan. 2. sistem . 3. maka dapat disimpulkan bahwa sistem berjalan tersebut masih memiliki sejumlah permasalahan. Proses pembuatan laporan lebih mudah dengan beberapa kriteriakriteria yang di sesuaikan dengan kebutuhan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. Dengan aplikasi yang dibangun ini data akan tersimpan dalam database sehingga data yang tersimpan lebih aman.1 Kesimpulan Pada bab terakhir ini penyusun menarik kesimpulan dari hasil pembahasan. Berdasarkan hasil perancangan sistem usulan pada Bab IV pada sub judul kamus data dihasilkan aliaran data yang menjadi dasar untuk merancang database yang sesuai dengan kebutuhan informasi tentang persediaan barang pada toko Gadgetanda. dan belum ada aplikasi khusus yang digunakan untuk mendukung informasi persediaan barang.BAB VI PENUTUP 6. 4.beberapa proses telah dilakukan secara otomatis. Pada rancangan sistem informasi persediaan barang yang diusulkan telah dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan pada sistem berjalan dan memenuhi kebutuhan dari manajemen toko Gadgetanda. Aplikasi yang dibangun menggunakan antar muka yang mudah dimengerti oleh penggunanya sesuai dengan karakteristik dari pengguna yang telah dianalisis. dan akan memudahkan jika akan memerlukan data terdahulu. sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi toko Gadgetanda.

1. 2.2 Saran Agar aplikasi sistem informasi persediaan barang yang telah dibangun dapat berjalan dengan baik maka penyusun memberikan saran-saran yang mungkin dapat membantu kelancaran dalam sistem informasi persediaan barang Gadgetanda. 6. sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda agar terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi keuangan. 3. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.5. atau modul keuangan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. . Untuk pengembangan selanjutnya. yaitu : Berisi apa yang harus dilakukan untuk optimalisasi yang belum dilakuakan penulis. Untuk menjaga keamanan data verifikasi login. maka sebaiknya pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda ini menignkatkan enkripsi pada data verifikasi login karena enkripsi data login verifikasi yang telah dibuat penulis mudah dipecahkan. maka sebaiknya dilakukan pembuatan file backup sebagai cadangan jika terjadi kerusakan data maupun kerusakan pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda. Pengujian terhadap setiap fungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda dilakukan dengan menggunakanm metode Black box testing seperti yang digambarkan pada Bab V pada sub judul Pengujian Fungsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda.

Kristanto. Management Information System. Konsep Perancangan Database. Drs. Andi . Yogyakarta: ANDI OFFSET. Raymond. Edisi ke tiga 2005. Sofyan. Ir. Jogianto. Bandung: Informatika Bandung. 1993. Jakarta: Balai Pustaka. Sistem Informasi Manajemen : Informatika Bandung Assauri. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1996 Manajemen Produksi . 1974. 1995. Gordon B.M. Pustaka Binaman Presindo. Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. H.DAFTAR PUSTAKA Davis. 2001. Harianto. Jakarta : PT. Basis Data. 1999. Ir. Fathansyah. McLeod.Yogyakarta . Jr. Bandung : Informatika Bandung.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->