SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG

Studi kasus pada TOKO GADGETANDA

SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Ujian Akhir Strata

Disusun oleh :

DENIS MI 0891004

PROGRAM STUDI STRATA SATU SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA UNIVERSITAS INFORMATIKA DAN BISNIS INDONESIA BANDUNG 2010

LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL SUB JUDUL PENYUSUN NPM

: : : :

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA DENIS MI0891004

Telah diperiksa dan disetujui oleh : Pembimbing I Pembimbing II

Wawa Wikusna, S.T NIDN. 0429067403

Rosalin Samiharjdo, S.T NIDN.

Disahkan oleh: Ketua Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika Dan Bisnis Indonesia

Ucu Nugraha, S.T NIDN. 0424027901

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA, yang dibuat untuk memenuhi persyaratan menempuh Ujian Akhir Sarjana pada Program Studi Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, sejauh yang saya ketahui bukan merupakan tiruan atau duplikasi dari tugas akhir yang sudah dipublikasikan dan atau pernah dipakai untuk mendapat gelar Sarjana di lingkungan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia maupun di perguruan tinggi atau instansi manapun, kecuali bagian yang sumber informasinya dicantumkan sebagaimana mestinya.

Bandung, Desember 2010

Denis __ NPM. MI0891004

iii .

dan wawancara. Penulisan Skripsi ini menggunakan metode pengembangan sistem SDLC (Sistem Development Life Cycle) yang mencangkup System Engeneering. retur. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan menggunakan alat pemodelan berupa Flow Map ( Bagan Alir Dokumen ). tepat dan akurat.ABSTRAK Persediaan barang merupakan salah satu aktifitas kerja yang sangat penting bagi perkembangan toko Gadgetanda. penjualan. DFD (Data Flow Diagram). implementasi dan Testing. adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah sering terjadi kesalahan pencatatan data transaksi pemesanan. Design.0. pemesanan. Analisis. Kata kunci : Persediaan barang. iv . dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi. pembelian dan penjualan. pembelian. Pada perkembangannya muncul permasalahan-permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. Sedangkan alat pengembangan aplikasi database menggunakan MySQL dan bahasa pemograman Visual Basic 6. pengontrolan informasi persediaan barang tidak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat.

inventory control information can not be done in a short time. purchasing. Analysis. while the reason for the rise problems are often transaction data recording errors reservations. ordering. Meanwhile. and interviews. implementation and Testing. Keywords: inventory. returns. The method used in this writing by using a modeling tool in the form of Flow Map (Flow Chart Document). v . purchases and sales. Design. DFD (Data Flow Diagram). This final writing system development method SDLC (System Development Life Cycle) which covers Engeneering System. development tools and MySQL database applications using Visual Basic 6. sales. precisely and accurately.0 programming language. and techniques of data collection by observation. In the development problems which appear difficult to obtain inventory information quickly.ABSTRACT Inventories of goods is one of a very important activities for development Gadgetanda store.

Ibu Rosalin Samihardjo. 2.T. rahmat dan karunia-Nya. Dalam penyusunan Skripsi ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak. M. DR. Segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas segala berkah. Nes Yandri Kahar. Bob Foster. selaku Pembimbing utama yang telah menyediakan waktu.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. S. M.. kesabaran dan ilmu yang diberikan beserta data-data yang dibutuhkan penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini. M. Selanjutnya penulis ucapkan terima kasih kepada : 1. do’a serta nasehat yang akan penulis ingat untuk bekal melangkah dihari mendatang. hingga penulis mampu menyelesaikan Skripsi dengan judul “Sistem Informasi Persedian Barang Studi Studi Kasus Pada Toko Gadgetanda ” tepat pada waktunya. Dr. Terutama untuk kedua orang tuaku tercinta yang telah memberikan kasih sayang yang tulus. S. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. 3. vi . selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. 5. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. 4. Ir.T.T. Seluruh Staff dan Pimpinan Toko Gadgetanda yang telah menyediakan waktu. Seluruh Dosen dan Staff Karyawan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia yang telah menyediakan waktu untuk bertukar pikiran dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi penulis.. tenaga dan kesabaran. tenaga dan kesabaran.. selaku Rektor Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). selaku Pembimbing kedua yang telah menyediakan waktu. Bapak Wawa Wikusna. baik moril maupun materil. 6.

11.7. untuk itu penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang terdapat dalam Skripsi ini. Penulis berharap semoga apa yang telah penulis sajikan dalam Skripsi ini dapat memberikan manfaat dan kegunaan. Ibu Heti selaku staff akademik yang telah membantu dalam proses seminar dan sidang skripsi penulis. Skripsi ini bukanlah sebuah karya yang sempurna. 10. Rekan-rekan Alumni mahasiswa-mahasiswi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia angkatan 2004. 8. Kritik dan saran akan penulis terima dengan terbuka demi perbaikan dan kesempurnaan Skripsi ini. Desember 2010 Penulis vii . Wassalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh Bandung. 9. Siti Mariam Sopianti yang telah memberikan dorongan serta semangat dan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. Agus Kurnia yang telah membantu penulis dalam pembuatan skripsi ini. Rekan Durencell yang mendukung penulis baik moril maupun materil.

.........................1 1.5 TINJAUAN PUSTAKA.................................14 ............8 Karakteristik Sistem .......................1 Identifikasi dan Batasan Masalah ..............7 BAB II Latar Belakang Masalah .........................12 Kualitas Informasi ..................................................... xvii BAB I PENDAHULUAN ........................12 Siklus Informasi...................................................... v DAFTAR ISI ..................................................1.. vii DAFTAR SIMBOL ...................................................................................1 1..............................................3 Kegunaan ..........9 Konsep Dasar Informasi ......6 1..........................................................................................................5 1.......................................................2 2........................................................................7 2.................5 Sistematika Penulisan ......................................................3 2.........................................................2...........2 2................................................................2...............................................................................................................................DAFTAR ISI Hal.........2 1.............................................11 2.......................................................................1 Konsep Dasar Sistem ..............................................................................1 2............................................................ ABSTRAK ....................................................4 1..............2 Maksud dan Tujuan ..............................................2................1........................................3 2................. xiv DAFTAR GAMBAR .................1 2.....8 Klasifikasi Sistem .........................14 2....................................................1...........4 Lokasi dan Waktu Kegiatan ................................4 Metode Pendekatan..................... iv KATA PENGANTAR ........................................................................................3 1.......................................2 Definisi Sistem .........3 Konsep Dasar Sistem Informasi.....................7 2..2......... xi DAFTAR TABEL .........................................13 Nilai Informasi............................................................................................................................4 Definisi Informasi ............................... xv DAFTAR DIAGRAM ......... iii ABSTRACT ........................................................................................................

.....2.......................29 2...7 Pendekatan Sistem .5...3 Pengertian Persediaan Barang.............................17 Fungsi Persediaan .........................5.5........................22 DFD leveled ...............................8.................2 2............................8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) ...5..........19 2......26 2.........1 2.............30 2...................26 2................4....................................25 2......7........................................................................20 2..................................................7.....................................5.......................18 Maksud dan Tujuan Persediaan ..............................28 Konsep Dasar Basis Data ....2 2...................................2 Definisi Basis Data .....................................................................31 2........................................5 Alat Bantu Pemodelan Sistem .........................................................4 2....1 2..2........8.......5..............................................3 2........16 Konsep Dasar Persediaan Barang ....................................................2 2..35 Mengenal Visual Basic 6............................4 Kamus Data ............................................3............................................2.........................1 2......................25 Entity Relationship Diagram (ERD) .....4.............4 Definisi Sistem Informasi ..1 Komponen Visual Basic 6.8.................................1 2...............................................6 2..............2.33 Tipe Data pada MySQL......................................32 MySQL Sebagai Bahasa Structured Langguage (SQL) .........2 2..3.....17 2........4................20 Data Flow Diagram ( DFD ) ..34 Bahasa SQL ................23 Aturan-Aturan Dalam Pembuatan Data Flow Diagram .................2 Flowmap ...............39 2........4...............8......................14 Komponen Sistem Informasi .....................1 Simbol-Simbol dalam Entity Relationship Diagram ..............................1 2....39 BAB III ANALISIS SISTEM .22 2.........3 2..5.....3 Context Diagram .................1 2..0 ......................9 Sejarah Structured Query Language ..........................0 ........................................43 .....................................................30 Abstraksi Data dalam Basis Data ...9........................5.........

.......1......54 4......1................2 Struktur Organisasi .....62 4.......54 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda...73 Data Flow Diagram Level ..2 Penjelasan Aliran Data .1............58 4..........58 4......1......3.................................3..........................64 4. 61 4.....................2......5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4....3...64 4...........1........3........................3.......................3 3..47 Analisis Dokumen ...........................................1 4.......52 3..........................4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3..............2 Analisis Sistem Informasi Persediaan Barang ..3.....2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1..2.......1..........62 4.............3........63 4.....1............4.......45 3.53 BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ...2........................2................54 4...1 Perancangan Sistem Informasi Persediaan Barang .....1..............2 Uraian Prosedur Usulan ....................3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2..1.....3 Data Flow Diagram .44 Tugas dan Wewenang...1 4....2.......2.........................................1........49 Analisis Entitas ..........................2.....................................1.................1 0…......3..........3 Evaluasi Sistem .....57 4.....1....... ..........2......2 3.........51 Flowmap Berjalan Sistem Persediaan Barang ............1 Diagram Konteks..............4 Uraian Prosedur .....2........6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5.............................................4 Kamus Data .............1....................4............1..........1 3...1.65 Penjelasan Data Store .....60 4..……............1........1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi..............60 4......2..........2 Data Flow Diagram Levelled ..................3....................................1 3........................43 3.............47 3....................

.....2.....98 4...............4.1.........1...2 Spesifikasi Sumber Daya Manusia ........1...........101 4......99 Spesifikasi Perangkat Keras……..2......128 5.............102 4..87 4.......……………………102 BAB TESTING................1............…… ………………………………........1........................98 Spesifikasi Perangkat Lunak .........2 Spesifikasi Perangkat Keras ........................1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi ..8 Entity Relationship Diagram ....3 Pengujian fusngsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan ........2 Struktur Menu ...6 4........128 5............................2........1..99 4............2......91 Rancangan Proses ...............2....3 4...................2...99 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi ..........81 Rancangan Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Persediaan Barang ..............1.93 Implementasi Sistem Informasi Persediaan Barang ...........98 4.....2 4.2...2...........1.............2 Teknik Pengujian Black-Box.....3 Spesifikasi Perangkat Lunak……...97 4.....2.........1..1............1...1 Tesing (Pengujian Perangkat V Lunak)……………………………..…130 5.......80 Struktur Tabel ................1 4...5 4..1 4.......2....8.........2.7 4..............8......................................1..................87 Rancangan Masukan ..2 4..........1 4...............1 Kebutuhan Sumber Daya .1..................1.8...........78 Relasi Antar Tabel ......1....4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda .........................2.......1......2.......................1....................

.…136 5....146 BAB PENUTUP...3....3 Barang……................…140 5.4 Black-Box Test Case Modul Input Data Transaksi Penjualan…………………………………….......153 6............................154 DAFTAR PUSTAKA.….1 Kesimpulan………………………………………………………...............153 6.2 Saran……………………………………………………………...................………131 5..3........3..…………………………………………131 5...... 154 V Black-Box Test Case Modul Ubah Data Black-Box Test Case Modul Input Data Black-Box Test Case Modul Verifikasi Data Test Case Modul Verifikasi Data DAFTAR SIMBOL Simbol-simbol dalam Data Flow Diagram Gane/Sarson Yordan/De Marco Keterangan ......................……….............................…133 5............4 Barang…..............1 Login..3........Barang Toko Gadgetanda ..............3....2 Login…...

Entitas Entitas Luar Entitas Luar

Luar,

dapat

berupa orang/unit terkait yang berinteraksi dengan sistem tetapi diluar sistem Orang, unit yang atau

mempergunakan Proses Proses melakukan data.

transformasi fisik

Komponen

tidak diidentifikasikan. Aliran Data Aliran Data Aliran data dengan arah khusus dari sumber ke tujuan Penyimpanan data atau Data Store Data Store tempat data disimpan

oleh proses.

Simbol-simbol dalam Flowmap Simbol Keterangan

Menunjukan titik awal, akhir, atau pemberhentian Terminator dari suatu proses

Menunjukan arah atau alur dari suatu dokumen Aliran Data

Menunjukan input atau output media record berupa Dokumen dokumen

Proses Manual

Menunjukan Proses yang dilakukan secara manual

Proses Komputerisasi

Menunjukan

Proses

yang

dilakukan

secara

terkomputerisasi

Input Manual

Menunjukan masukan secara manual

Arsip Menunjukan Arsip atau simpanan data manual

Keputusan

Menunjukan

pengambilan

keputusan

yang

menghasilkan dua kemungkinan (Ya/Tidak)

Terminasi untuk halaman yang sama On Page Connector

Terminasi untuk halaman yang berbeda Off Page Connector

DAFTAR TABEL
H al 9

Tabel

2.1

Klasifikasi

.17 Struktur Data Store Konsumen ............. Tabel 4...... Tabel 4.. Tabel 4..……………….....2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan ……………........5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang .…… Tabel 4.15 Struktur Data Store Persediaan Barang ……..19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan ….………………… Tabel 4.....……………...12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang …………......22 Struktur Data Store Transaksi Retur 20 65 65 66 67 67 68 69 69 70 71 71 72 72 73 73 74 74 75 75 76 77 77 ..……………... Tabel 4.................. Tabel 4..14 Struktur Data Store Barang ……….....1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang …………….21 Struktur Data Store Transaksi Pembelian ……....10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang ...... Tabel 4.....…......13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang .....………………. Tabel 4.............................. Tabel 4........6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang ...20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan ……….………………. Tabel 4.. Tabel 4..7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) ......………………… Tabel 4.. Tabel 4....... Tabel 4..................……….. Tabel 4....4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang .........................18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan …………………….Sistem……………………………………………… Tabel 2.................. Tabel 4...………..... Tabel 4..9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian …. Tabel 4.......... Tabel 4.3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan …..16 Struktur Data Store Pemasok …………………………………..11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur ………………….....………………… Tabel 4.....8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian ……………………… Tabel 4......2 Flowmap…………………………………..……….......

.24 Struktur Tabel Persediaan Barang ………...……………. Tabel 4...….3 Daftar black-box test case modul input data barang…………… Tabel 5.32 Struktur Tabel Detail Pembelian ………..…………..…………….........1 Gambar 2..………………… Tabel 4..... Tabel 4......25 Struktur Tabel Konsumen ………….. 81 81 81 82 82 82 83 83 83 84 85 85 86 86 118 120 123 128 134 DAFTAR GAMBAR H al Gambar 2.... Tabel 4.. Tabel 4..26 Struktur Tabel Pemasok ……….5 Daftar black-box test case modul input data transaksi penjualan. Tabel 4..…………………….......………………….23 Struktur Tabel Barang ………….... Tabel 4...31 Struktur Tabel Pembelian ………………….…………...........….......…………........………........ Tabel 4.. Tabel 4. Tabel 4.2 Siklus Informasi………………………………………………... Tabel 5.... Tabel 4......36 Struktur Tabel Detail Retur ………………………………............... Tabel 4...……………….35 Struktur Tabel Retur ……………………….. Tabel 4..... Blok Bangunan ………………………………………………..2 Daftar black-box test case modul pencarian data barang...............4 Daftar black-box test case modul ubah data barang ………….........27 Struktur Tabel Permintaan ……..34 Struktur Tabel Detail Penjualan ………………………. Tabel 5......... Tabel 5............30 Struktur Tabel Detail Pemesanan ......………………………….……………………………. 12 17 .28 Struktur Tabel Detail Permintaan …………..……….....…. Tabel 5. Tabel 4.…………....……………..……………………………....29 Struktur Tabel Pemesanan …………….33 Struktur Tabel Penjualan …………........1 Test case modul verifikasi data login……………..

.... Form Setting Harga Jual............................ Form Data Barang................25 Gambar 4..............……….... Rancangan Form Laporan Penjualan Barang ……………….. Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok.....7 Gambar 2.. Rancangan Form Manipulasi Data Member………............................. Form Transaksi Penjualan..............9 Gambar 2............……………………………..............2 Gambar 4................. 27 27 27 28 40 40 41 41 42 45 87 91 91 92 92 93 93 94 94 95 95 96 96 97 97 103 103 104 105 106 107 108 109 110 111 113 114 115 116 116 117 118 118 119 120 121 .......... Form Setting Merk Barang.....16 Gambar 4....6 Gambar 4..................5 Gambar 4................27 Gambar 4..............23 Gambar 4............……………………………... Form Data Pemasok..............8 Gambar 2........ Form Laporan Penjualan Barang ……………………………....……………………………..... Form Data Pengguna................8 Gambar 4...... Form Transaksi Pembelian…………………………….....32 Gambar 4.36 Notasi Entitas ……………......12 Gambar 4.19 Gambar 4...............11 Gambar 3...............5 Gambar 2....................... Notasi Atribut ………………….......……..............................…………………………………..13 Gambar 4....... Rancangan Form Transaksi Penjualan....…………………………….. Form Verivikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang...............22 Gambar 4....3 Gambar 2.............. Form Transaksi Retur.. Rancangan Form Transaksi Retur....................10 Gambar 4.................31 Gambar 4.........……………………………………………… Tool Box ………...30 Gambar 4.……………………………….......28 Gambar 4................ ………...........18 Gambar 4.. Rancangan Form Transaksi Permintaan...3 Gambar 4........7 Gambar 4.......................................................................... Rancangan Form Transaksi Pembelian.... Form Laporan Pemesanan Barang...11 Gambar 4........................24 Gambar 4.……………………………........…… …………………………… Notasi Relasi ………………….29 Gambar 4.... Form Laporan Pembelian Barang...................... Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda.................... Jendela Propertis ........……........………………………............. Jendela Kode…………………………………...…………......................35 Gambar 4......17 Gambar 4.4 Gambar 4......................... Form Laporan Retur Barang................................ Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses ................................……………………………….................... Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang.. Form Transaksi Pemesanan........... Rancangan Form Manipulasi Data Barang……………….......... Rancangan Form Verifikasi Login ……………..........14 Gambar 4........... Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang....9 Gambar 4... Form Standart ...Gambar 2......... Form Laporan Persediaan Barang…………………………...............10 Gambar 2.......... Form Tutorial... Rancangan Form Laporan Pembelian Barang............1 Gambar 4.……..............................................26 Gambar 4.. Jendela Project Explorer ..........4 Gambar 2........ Rancangan Form Transaksi Pemesanan......20 Gambar 4........................................................15 Gambar 4......... Form Data Konsumen……………………………..1 Gambar 4.34 Gambar 4.......... Splash Screen Informasi Persediaan Barang....................6 Gambar 2.... Form Transaksi Permintaan................ Rancangan Form Laporan Persediaan Barang………..21 Gambar 4..... Struktur Menu ……...................... Contoh Penggunaan Kardinalitas …………………………….....33 Gambar 4...... Rancangan Form Laporan Pemesanan Barang..............

..........40 Gambar 4.... Laporan Pemesanan .............. Laporan Pembelian..............................................................48 Gambar 4..... Laporan Persediaan Barang......... Daftar Purchase Order.......47 Gambar 4................................................. Tanda Terima Retur............. Daftar Pembelian.. Surat Jalan Retur..........37 Gambar 4................………... 121 121 122 122 123 123 124 124 125 125 126 127 127 BAB I PENDAHULUAN ...............……...................................................38 Gambar 4.......39 Gambar 4.........................................................................45 Gambar 4.............43 Gambar 4..................46 Gambar 4.............................................. Laporan Penjualan.... Form Ubah Password.....................................41 Gambar 4........................................................... Daftar Penjualan.................Gambar 4......................................42 Gambar 4............................. Laporan Retur Barang..........................................................44 Gambar 4......49 Form Setting Wallpaper.........................…………………………............ Rekapitulasi Persediaan Barang...................…………………………….........

Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang diharapkan adalah pada sistem informasi persedian barang. Dengan adanya sistem informasi. Sekarang informasi dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat berkat adanya teknologi informasi. Adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah pengolahan data transaksi membutuhkan beberapa tahapan dan sering terjadi kesalahan pencatatan dalam faktur. organisasi atau perusahaan dapat menjamin kualitas informasi yang disajikan dan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut. Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang mempelopori penjualan smartphone dan aksesorisnya di Bandung. form serta laporan yang dibuat.1. Selain itu pengolahan data transaksi menjadi informasi persediaan barang sering ditunda oleh petugas. Seiring dengan berkembangannya perusahaan. Toko Gadgetanda adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya yang didirikan pada tahun 2008. Berdasarkan uraian tersebut. perusahaan menambah barang dagangan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memberi kepuasan kepada konsumen. Untuk mengatasi masalah tersebut. maka diperlukan sistem informasi persedian barang yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. penulis tertarik untuk mengembangkan sistem informasi persediaan barang yang dituangkan dalam skripsi berjudul “ SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA BANDUNG ”.1 Latar Belakang Masalah Sistem informasi merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi atau perusahaan. Dengan semakin bertambahnya jumlah barang dagangan muncul permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. . tepat dan akurat.

Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: Dengan memperhatikan identifikasi masalah tersebut penulis dapat merumusakan permasalahan sebagai berikut. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. Bagaimana pengujian yang akan dilakukan untuk menguji fungsionalfungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda? . 2. Bagaimana rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi? 4. Bagaimana sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda? 3. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. pengolahan data pemesanan.2 Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: 1. 1. Proses pencatatan data pembelian. Bagaimana sistem informasi persediaan barang dan sejauh mana pengaruh aliran informasi yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda? 2. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan.1. pembelian. Bagaimana rancangan antarmuka dan kemampuan apa saja yang dimiliki aplikasi sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda? 5. penjualan. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan.

Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penyusunan Skripsi ini adalah sebagai berikut : 1. Menggambarkan sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. 1.Agar pembahasan lebih terarah dan tidak menyimpang dari latar belakang masalah yang telah ditentukan diatas. 2. 1. yang dapat digunakan pada proses persediaan barang pada toko Gadgetanda 5.4 Kegunaan Penulisan Skripsi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi : 1. maka dalam penyusunan Laporan Skripsi ini. biaya. Penulis . kemampuan dan pengetahuan penulis. Membuat rancang bangun antar muka dan kemampuan yang akan dimiliki oleh aplikasi. Membuat rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi 4. serta dikarenakan keterbatasan waktu. 3.3 Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada Program Strata satu Fakultas Teknologi dan Informatika Program Studi Manajemen Informatika di Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. Melakukan pengujian terhadap aplikasi yang dibangun untuk mendukung sistem informasi Persediaan barang pada toko Gadgetanda. penulis membatasi pembahasan permasalahan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. Menggambarkan dan mengevaluasi sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda.

Wawancara (Interview) Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab yang berhubungan dengan permasalahan. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis dalam membangun sebuah sistem informasi. 2. Untuk mendapatkan data penunjang dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut : 1. b. Pengamatan (Observasi) . Penulis dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama studi kedalam dunia kerja atau lingkungan sesungguhnya.a. Penulis melakukan wawancara langsung kepada nara sumber. Pembaca a. Memberikan solusi alternatif dalam sistem informasi akuntansi Toko Gadgetanda. dengan cara menggambarkan alur sistem. 3. Instansi a. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengolahan data transaksi persediaan barang sehingga Informasi yang dihasilkan menjadi lebih mudah dan efisien. 2. 1. b.5 Metode Pendekatan Dalam penyusuanan skripsi ini penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca mengenai pembangunan sistem informasi dan aplikasi serta teknik pembuatannya. dan menginterpretasikan hasil penelitian berdasarkan kondisi yang sebenarnya pada masa sekarang. b. Dapat menjadi salah satu acuan atau referensi dalam membuat sistem informasi di kemudian hari.

kegunanan penelitian. identifikasi masalah dan batasan masalah. 1. .1.1 BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menguraikan latar belakang masalah. lokasi dan waktu penelitian dan sistematika penulisan.6 Lokasi dan Waktu Kegiatan Untuk memperoleh data yang diperlukan.7 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan Skripsi ini terdiri dari 6 (lima) Bab yang masing- masing Bab telah dirancang dengan suatu tujuan tertentu.1. maksud dan tujuan penelitian.1.1. Penulis melakukan studi kasus pada bagian administrasi umum di Toko Gadgetanda Bandung yang berlokasi di jalan Purnawarman Lt UG C-17 Istana Bandung Electronic Center. 1. Berikut penjelasan tentang masing-masing Bab : .Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung pada tempat penelitian terhadap obyek yang di bahas untuk mendapat informasi. Adapun metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem adalah dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Adapun waktu kegiatan studi kasus dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 1 September 2009 sampai dengan tanggal 1 November 2009.2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini menguraikan teori tentang permasalahan yang mendukung perancanagan dan pengembangan serta metodelogi yang .1. metode penelitian yang dilakukan.

1.1. yaitu dapat berupa pendapat baru.3 BAB V dibuat.1. batasan implementasi. perangkat lunak serta sumber daya manusia. . PENGUJIAN Pada bab ini menguraikan tentang pengujian aplikasi yang telah .akan digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi pada saat perancangan dan pengembangan. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Membahas tentang perancangan sistem berdasarkan hasil evaluasi sistem.1. BAB III ANALISIS SISTEM Membahas tentang kondisi dan gambaran umum objek observasi. koreksi atau pendapat lama. lingkungan perangkat keras. analisis dan evaluasi sistem yang sedang berjalan. . atau menumbuhkan pendapat lama yang berkaitan dengan observasi.4 BAB VI PENUTUP Menguraikan tentang kesimpulan dan saran.

mendukung operasi. antara lain melalui pendekatan sebagai berikut : 1.suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem. siapa (who) yang mengerjakannya. bersifat manajerial. .1 Konsep Dasar Sistem Secara umum ada dua pendekatan dalam mendefinisikan dan memahami sistem. Pendekatan prosedur Yaitu suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan. berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. dan mengolah data untuk menyajikan informasi tertentu kepada orang yang membutuhkan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. menyimpan. Pendekatan komponen/elemen Yaitu kumpulan komponen yang saling dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. dan subsistem tersebut dapat terdiri juga dari subsistem yang lebih kecil. Sistem sangat dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan. Sistem terdiri dari sub-subsistem yang saling berkaitan satu sama lain dalam mencapai tujuannya. Secara umum sistem informasi didefinisikan sebagai kumpulan komponen atau elemen yang saling bekerja sama untuk tujuan tertentu. dan menyediakan pihak tertentu dengan laporan laporan yang tertentu. Sistem informasi bertugas mengumpul. kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. dalam hubungan instansi atau organisasi sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan. 2.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sistem informasi terlebih dahulu akan dibahas pengertian sistem dan informasi. 2.1 Definisi Sistem Sistem merupakan kumpulan dari sub-subsistem. suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu : 1. dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan kumpulan dari komponen-komponen atau subsistem-subsistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 2.1. Batasan Sistem Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Dari pendapat mengenai definisi sistem diatas.1.2 Karakteristik Sistem Karakteristik sistem menurut Jogiyanto HM. Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan. 2. Sistem dapat berupa subsistem yang mempunyai sifat-sifat sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. . Menurut Jogiyanto HM dalam bukunya yang berjudul Analis dan Desain Sistem Informasi berpendapat bahwa “Sistem adalah suatu kumpulan dari eleman-eleman yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu” ( 2001:2).

1 Pengklasifikasian Sistem Kriteria Lingkungan Asal pembuatannya Sistem terbuka Buatan manusia Klasifikasi Sistem tertutup Buatan Allah / alam . Masukan Sistem Masukan (input) adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem agar suatu sistem dapat beroperasi dan energi yang diproses menghasilkan keluaran.3. 4. 6. 5.3 Klasifikasi Sistem Klasifikasi sistem diperlukan untuk membedakan antara sistem satu dengan sistem lainya. 8. seperti dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 2. Pengolah Sistem Merupakan perubahan dari masukan (input) menjadi keluaran (output). Lingkungan Sistem Lingkungan sistem terdiri dari lingkungan internal sistem yaitu lingkungan yang berada di dalam batasan sistem dan lingkungan eksternal sistem yaitu lingkungan yang berada di luar sistem. Sasaran Sistem Merupakan tujuan dari suatu sistem yang sangat menetukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang dihasilkan sistem agar dapat dikatakan berhasil karena tujuannya dapat tercapai. 2. Penghubung Sistem Merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya sehingga dapat berinteraksi untuk membentuk suatu kesatuan.1. Keluaran Sistem Keluaran (output) merupakan hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. 7.

sedangkan suatu sistem dikatakan tertutup apabila aktivitas didalamnya tersebut tidak terpengaruh oleh perubahan yang terjadi di lingkunganya. 4. 3. Sistem buatan manusia dan alam Suatu sistem diklasifikasikan berdasarkan asalnya. 5. 6. Sistem sederhana dan kompleks Sebuah sistem yang sederhana merupakan sebuah sistem yang terbentuk dari sedikit tingkatan dan subsistem. sistem tersebut dapat diklasifikasikan sebagai sistem yang ada secara alamiah (buatan Allah) dan buatan manusia.Keberadaanya Kesulitan Output / kinerjanya Waktu keberadaanya Wujudnya Tingkatnya Fleksibelitas Sistem berjalan Sulit / komplek Dapat dipastikan Sementara Abstrak Sub sistem / sistem Bisa beradaptasi Sistem konsep Sederhana Tidak dapat dipastikan Selamanya Ada secara phisik Super sistem Tidak bisa beradaptasi 1. sedangkan sistem komplek adalah sistem yang memiliki banyak tingkatan atau subsistem. Sementara dan selamanya . 2. Sistem terbuka dan tertutup Sistem dikatakan terbuka bila aktivitas di dalam sistem tersebut dipengaruhi oleh lingkunganya. Kinerjanya dapat dipastikan dan tidak dapat dipastikan Kinerja yang dapat dipastikan artinya dapat ditentukan pada saat sistem akan dan sedang dibuat. Kinerja yang tidak dapat dipastikan artinya tidak dapat ditentukan dari awal dan tergantung pada situasi yang dihadapi. Sistem berjalan dan konseptual Sistem berjalan adalah sistem yang saat ini sedang digunakan sedangkan sistem konseptual adalah sistem yang menjadi harapan atau belum diterapkan.

sedangkan supersistem adalah sistem yang lebih besar. yang direkam dalam bentuk angka. hewan. 2.2 Konsep Dasar Informasi Secara umum informasi dapat diartikan sebagai hasil pengolahan data yang telah memunculkan arti dan manfaat bagi penerima. pelanggan). 7. Sekumpulan fakta yang belum terorganisir. 8. Tidak bisa beradaptasi artinya tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. 3. Sedangkan data dapat diartikan sebagai : 1. Bisa beradaptasi dan tidak beradaptasi Bisa artinya bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan. konsep. subsistem dan supersistem Berdasarkan tingkatanya suatu sistem bisa merupakan komponen dari sistem yang lebih besar. Ada secara fisik dan abstrak / non fisik Sistem dapat dilihat dari wujudnya.Suatu sistem digunakan sementara artinya sistem hanya digunakan untuk periode waktu tertentu suatu sistem digunakan selamanya artinya sistem digunakan selama-lamanya untuk waktu yang tidak ditentukan. peristiwa. 2. gambar. keadaan dan lain-lain. Kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata. Representasi dunia nyata yang mewakili sautu objek. mahasiswa. bunyi atau kombinasinya. 9. Perusahaan atau organisasi bukanlah merupakan organisasi yang dapat disentuh secara fisik. manusia (pegawai. Sistem. Subsistem adalah sistem yang lebih kecil dalam sebuah sistem. simbol. . seperti. teks. huruf.

1 Siklus Informasi . Data adalah sumber informasi berupa fakta atau angka yang relatif kemudian diolah atau diproses untuk menghasilkan suatu informasi. kabar/berita tentang sesuatu serta keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat di bagian-bagian amanat tersebut” (2003 :432) Gordon B davis dalam buku yang berjudul Management Information system mengemukakan bahwa : ”Informasi adalah data yang diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerimaan dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau yang akan datang” (1974 : 3-4). pemberitahuan. 2.1 Definisi Informasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia.2.2 Siklus Informasi Sistem menghasilkan suatu informasi yang diolah dari data. Perubahan data yang menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi dan informasi disajikan dalam bentuk lisan atau tertulis oleh pengolah informasi.2.2. Gambar 2. ”Informasi adalah penerangan.

Akurat juga berarti informasi mencerminkan maksudnya.2. Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat. sehingga .3 Kualitas Informasi Untuk mendapatkan informasi yang berkualitas harus memperhatikan halhal sebagai berikut : 1. Pengertian informasi di dalam buku Sistem Informasi Manajemen adalah sebagai berikut “Informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat” (2004 : 40). 2.Menurut Azhar Susanto dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi mengemukakan ”Data adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan sebagai input dalam menhasilkan informasi” (2007:46). Tepat pada waktunya Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. sehingga informasi yang disampaikan kepada penerima tidak mengalami gangguan (noise) yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. Sedangkan menurut Jogiyanto HM dalam bukunya Analis dan Desain adalah “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya” (2001:8). Akurat Informasi yang didapat kepada si penerima harus bebas dari kesalahankesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Dari kedua pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari suatu pemrosesan data yang diolah menjadi bentuk yang mudah dipahami yang dibutuhkan oleh orang untuk menambah pemahamanya terhadap fakta-fakta yang ada. 2.

2. mengolah dan menerimannya.diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan. 2. dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan. . yaitu manfaat dan biaya mendapatkanya. Sistem infromasi dapat dikatakan sebagai kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia dan komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi) guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.3 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat berupa gabunga dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan di dalam sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan. 3. 2.4 Nilai Informasi Nilai dari informasi ditentukan dari dua hal. Relevan Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya dan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.

fasilitas. Berdasarkan definisi tersebut diatas Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem didalam organisasi yang merupakan kombinasi dari orangorang. teknologi. Perangkat Keras (Hardware). terminal. dapat terdiri dari Sistem Operasi. berupa instruksi dan kebijakan tertentu untuk mengoperasikan sistem yang bersangkutan. program aplikasi. Sistem Manajemen Basis Data. Data.1 Defini Sistem Informasi Menurut Robert A. komponenkomponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain antara lain : 1. Prosedur. prosedur-prosedur dan pengendalian yang . menyediakan masukan. media. Disk. Jr. dalam buku ”Sistem Informasi Manajemen” mengemukakan bahwa: “Sistem Informasi adalah kumpulan dari subsistem baik fisik maupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna” ( Jilid1. Roscoe Davis dalam buku yang berjudul “Analisis dan Desain Sistem Informasi”. yaitu orang. dapat terdiri dari CPU (Central Processing Unit). menyatakan bahwa sistem informasi merupakan: “Sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. printer. Perangkat Lunak (Software). Leitch dan K. mendukung operasi. 2001. 3. 2. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dalam menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”(1983:63). Sedangkan menurut Raymond McLeod. berupa data-data yang tersimpan dalam jangka waktu tertentu. Personil. mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem. Suatu Sistem Informasi terdiri dari beberapa komponen.3. 5. 4. 13).2. unit atau bagian tertentu yg mengoperasikan sistem. program pengontrol komunikasi.

John Wiley and Sons. New York. 4. menjalankan model. memproses file transaksi rutin tertentu. memberi sinyal kepada pihak manajemen atau pihak yang berkepentingan lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.2 Komponen Sitem Informasi John Burch dan Gary Grudnitski. Blok Masukan (Input Block) Meliputi. ("Information Systems Theory and Practice". metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan. Blok Teknologi (Technology Block) Untuk menerima input. Blok Keluaran (Output Block) Berupa keluaran dokumen dan informasi yang berkualitas. menyimpan dan mengakses data. Blok Basis Data (Database Block) Merupakan kumpulan data yang berhubungan satu dengan lainnya. Blok Kendali (Controls Block) . Blok bangunan (block building) tersebut tersusun atas sebagai berikut: 1. 6.3. 3. menghasilkan dan mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. 2. Blok Model (Model Block) Terdiri dari kombinasi prosedur. 1986) mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut sebagai blok bangunan (block building). 5. dapat berupa dokumen-dokumen dasar.ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting. logika dan model matematik yang berfungsi memanipulasi data untuk keluaran tertentu. 2. tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

2.1996:176 ) . (Drs.1 Pengertian Persediaan Barang Dalam perusahaan. Pemakai Pemakai Input Pemakai Technology Model Database Output Control Pemakai Pemakai Pemakai Gambar 2. persedian barang merupakan faktor yang perlu diperhatikan.2 Blok Bangunan (Building Block) 2.Meliputi masalah pengendalian yang berfungsi mencegah dan menangani kesalahan/kegagalan sistem. adapun persediaan menurut Drs.4. Sofyan Assauri dalam Manajemen produksi adalah : ” Persedaian merupakan sejumlah bahan-bahan dalam proses produksi. serta bahan jadi atau bahan produksi yang diselesaikan untuk memenuhi permintaan dari konsumen/langganan setiap waktu ”.4 Konsep Dasar Persediaan Barang Persedian barang merupakan siklus arus pembelian dan penjualan yang aktivitasnya mengawali pengolahan transaksi hingga menghasilkan laporan stock barang. Sofyan Assauri.

persediaan juga mengizinkan pedagang barang agar dapat membantu jalannya operasional. maka akan timbul permaslahan yang mengakibatkan tertundanya proses transaksi penjualan oleh sebab itu persedian harus diatur dan dikendalikan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam jumlah. Tepat produksi Prosedur dilaksanakan dalam proses yang harus sesuai dengan kebutuhan 2.Sedangkan menurut Freddy Rangkuti dalam buku manajemen persedian aplikasi dibidang bisnis : ” Persediaan adalah merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam operasi perusahaan yang secara kontinyu diperoleh. perusahaan membutuhkan sejumlah dana oleh sebab itu setiap perusahaan dapat mempertahankan suatu jumlah persedian yang cukup untuk menjamin kegiatan perusahaan.1989:11) Dalam pengadaan persediaan. mutu. Jika persedian terlalu sedikit. produsen. Tepat mutu .4. Tepat jenis Maksudnya dari tepat jenis adalah terpenuhinya kebutuhan barang yang paling sesuai dengan kebutuhan. ubah kemudian dijual kembali ”. 2. karena setiap barang biasanya meliki karateristik yang berbeda 3. fungsi persediaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : 1. (Freddy Rangkuti. waktu yang tepat dengan jumlah biaya yang serendah rendahnya. Pada dasarnya persedian akan mempermudah atau memperlancar jalanya operasi perusahaan yang harus dilakukan secara berturut-turut untuk memproduksi barang-barang selajutnya menyampaikan kepada langganan atau konsumen.2 Fungsi persediaan Fungsi perasedian adalah membantu untuk memisahkan pemasok. dan konsumen.

Sebagian besar kekayaan perusahaan pada umumnya tertanam pada persediaan oleh karenanya perlu disusun suatu sistem dan prosedurnya agar persedian dapat ditingkatkan efektifitasnya. Persediaan ini diharapkan dapat membantu mengatasi keamanankemungkinan dari kehilangan. Kesalahan dalam penerimaan yang disebabkan karena kualitas dan harga akan mempengaruhi terhadap harga pokok penjualan. 2.3 Maksud dan tujuan persediaan Persedian dimaksudkan untuk merealisasikan kebutuhan yang dirasakan kurang oleh pihak perusahaan. Adapun tujuannya adalah agar proses persediaan atau kegiatan operasional suatu perusahaan tidak mengalami kemacetan karena kekurangan persedian barang yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatannya adapun tujuan persedian adalah sebagai berikut : 1. barang datangnya tidak tepat waktu dapat merugikan pihak perusahaan pembeli serta dapat menghambat kelancaran pekerjaan-pekerjaan dan keterlambatan barang 5. dengan merencanakan terlebih dahulu berapa jumlah suatu barang yang dibutuhkan. 2. kerusakan dan lain-lain demi mempertahankan kontinyuitas perusahaan.4. Tepat jumlah Persedain barang disesuaikan dengan jumlah kebutuhan. Persediaan harus ditangani dengan baik selain penyimpanan dan pengeluarannya juga penerimaan ke perusahaan.Maksud dari tepat mutu akan menyebabkan barang tersebut tidak mudah mengalami kerusakan/tidak sebelum waktunya 4. 4. Tepat waktu Tepat waktu merupakan hal yang penting. 3. Persediaan yang terdapat digudang harus dijaga keberadaaannya dan jumlah persedian dan stock yang terdapat didalamnya agar permintaan .

kemana tujuannya dan bagaimana proses pembuatan dokumen tersebut.yang dilakukan baik dari pemakaian atau bukan pemakaian dapat selalu terpenuhi. Tabel 2. akhir.5 Alat Bantu Pemodelan Sitem Dalam menganalisis.5. Simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap memiliki kesamaan dengan simbol-simbol dalam Flowchart. 2.1 Flowmap Flowmap atau Bagan Aliran Dokumen adalah Alat dokumentasi untuk menggambarkan sistem informasi baik pada tahap analisis maupun perancangan sistem yang menelusuri aliran dokumen termasuk didalamnya dari mana dokumen tersebut berasal.2 Flowmap (Bagan aliran Dokumen) No Simbol Nama Keterangan Titik awal. Sebagian besar dari simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap dapat dilihat pada daftar simbol. Pengguna simbol-simbol grafik ini ditujukan untuk mempermudah dalam memahami proses-proses yang terjadi. Penulis menggunakan alat bantu berupa simbol-simbol grafik yang menggambarkan proses-proses yang terjadi. divisi. Flowmap merupakan Flowchart yang dipetakan kedalam kolom-kolom. merancang dan mendokumentasikan Sistem Informasi. 2. setiap kolom mewakili atau menunjukan suatu bagian. atau 1 Terminal pemberhentian dalam satu proses . dan orang atau pihak-pihak yang berinteraksi dengan sistem secara tidak langsung. atau jabatan dalam struktur organisasi yang bersangkutan.

8 CONNECTOR 11 Menunjukan perpindahan pada halaman lain OFF PAGE / .Menunjukan sumber atau 2 Input / output keluaran dari hasil pemrosesan Garis arus simbol yang 3 Aliran Data menunjukan arah suatu dokumen Fungsi masukan / keluaran 4 Dokumen yang menyatakan media record berupa dokumen Menunjukan pemrosesan 5 Proses komputerisasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer Menunjukan pemrosesan 6 Proses Manual secara manual Langkah pengambilan 7 Pengujian keputusan yang meghasilkan dua keputusan ya / tidak Stored data / Penyimpanan data Tempat untuk penyimpanan data secara komputerisasi Untuk melakukan 9 Arsip penyimpanan secara manual Menunjukan perpindahan 10 Connector / konektor pada satu halaman.

KONEKTOR SATU HALAMAN Menunjukan alat 12 Punched Paper Tape pembayaran (uang) Menunjukan alat input 13 Manual Input manual 2. DFD terdiri dari context diagram dan diagram rinci (DFD Levelled).2 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem. . Penggunaan DFD Sebagai Modeling Tool dipopulerkan Oleh De Marco & Yordan (1979) dan Gane & Sarson (1979) dengan menggunakan pendekatan Metoda Analisis Sistem Terstruktur. dimana data disimpan.5. DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut akan disimpan. proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.

yang menggambarkan hubungan antara entitas luar.1 Context Diagram Context Diagram atau Diagram Konteks berfungsi memetakan model lingkungan yang direpresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem.2.2.1 Contoh Diagram Context . Entitas Luar merupakan entitas atau pihakpihak tertentu yang berinteraksi dengan sistem tanpa melakukan pengolahan data.5. Permintaan Barang Faktur Pembelian Faktur Penjualan & Data Barang Rerur Faktur Pembelian Tidak Valid Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Konsumen Faktur Penjualan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda PO Surat Jalan Retur Barang Pemasok Tanda Terima Retur Barang Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Laporan Pembelian Barang Daftar Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Retur Barang Laporan Persediaan Barang LaporanPenjualan Barang Kepala Toko Diagram 2. masukan dan keluaran sistem secara global. serta bertindak sebagai pemberi masukan (input) atau penerima keluaran (output) dari sistem.

simbolsimbol tersebut dapat dilihat pada daftar simbol. terdapat beberapa simbol yang digunakan baik berdasarkan versi Gane/Sarson maupun berdasarkan Yordan/De Marco.2.2 DFD Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data. . Dalam DFD levelled dapat terjadi penurunan level. dimana dalam penurunan level yang lebih rendah harus mampu merepresentasikan proses tersebut ke dalam spesifikasi proses yang jelas.2. Proses yang tidak dapat diturunkan atau dirinci lagi dikatakan primitif secara fungsional dan disebut sebagai proses primitif. Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses di level x harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level x+1 yang mendefinisikan proses pada level x tersebut.5. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi. Dalam penggambaran DFD. Jadi dalam DFD levelled dapat dimulai dari DFD level 0 kemudian turun ke DFD level 1 dan seterusnya.

5.0 Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Pemesanan Barang Pemasok PO Faktur Pembelian Pemasok Faktur Pembelian Tidak Valid 4.0 Pemintaan Barang 3.2 Contoh Data Flow Diagram Levelled 2.Konsumen Permintaan Barang Persediaan Barang Konsumen 1. terdapat beberapa peraturan yang harus diperhatikan. Antar entitas tidak diijinkan terjadi hubungan atau relasi. .3 Aturan-aturan dalam Pembuatan Data Flow Diagram Dalam pembuatan DFD.0 Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Laporan PersediaanBarang Laporan Retur Barang Persediaan Barang Retur Surat Jalan Retur Barang Faktur Penjualan & Data Barang Rerur 5. sehingga dalam penggambarannya tidak terjadi kesalahan. aturanaturan tersebut antara lain : 1.0 Faktur Penjualan Penjualan Barang Laporan Penjualan Barang Kepala Toko Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Transaksi Penjualan Daftar Permintaan Barang Transaksi Permintaan 2.2.0 Retur Barang Konsumen Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Tanda Terima Retur barang Diagram 2.

3. 7. Kamus data mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut : 1. Kamus data mempunyai fungsi yang sama besar dalam pemodelan sistem dan juga berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengerti aplikasi secara terperinci. 8. Semua aliran data harus mempunyai tanda arah. 2. 3. Satu aliran data dapat mengalirkan beberapa paket data. 2. dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem sehingga pemakai dan penganalisa sistem mempunyai dasar pengertian yang sama tentang masukan.5. Semua objek harus mempunyai nama.3 Kamus Data (Data Dictionary) Kamus Data (Data Dictionary) adalah daftar semua elemen data yang terdefinisi dengan tepat sehingga pengguna (user) dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input dan output dalam sistem. 4. penyimpanan dan proses. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD. 4.2. Bentuk anak panah aliran data dapat bervariasi. keluaran. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran. jika melebihi maka sebaiknya dikelompokkan kembali kedalam beberapa proses yang bekerja bersama-sama didalam suatu subsistem. misalnya diberi nomor. 6. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran. negara dan kode pos. entitas eksternal atau data store dapat digambar beberapa kali dengan tanda khusus. 5. Untuk alasan kerapian (menghindari aliran data yang bersilangan). misalnya data alamat diuraikan menjadi kota. Jumlah proses tidak lebih dari sembilan proses. Tidak diperbolehkan adanya aliran data antara entitas eksternal dengan data store. . Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data.

5.

Mendeskripsikan hubungan secara terperinci antar penyimpanan yang akan menjadi titik perhatian dalam Entity Relationship Diagram (ERD).

2.5.4 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan suatu model dari basis data yang berfungsi untuk menjelaskan hubungan antar entitas didalam basis data dan membantu menggambarkan relasi secara lengkap antara dua table/file atau lebih.

2.5.4.1 Simbol-simbol dalam Entity Relationship Diagram
Agar dapat memahami dan menggunakan Entity Relationship Diagram sebagai alat pemodelan dan perancangan basis data, diperlukan pemahaman terhadap simbol-simbol yang digunakan, beserta definisi dari setiap simbol yang bersangkutan. Simbol-simbol yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram antara lain: 1. Entitas (Entity) Entitas adalah sebuah Objek yang dapat dibedakan dari objek lain. Contoh : a. b. c. d. e. Individu : Pegawai, Pelanggan , Mahasiswa, Distributor. Tempat Objek : Ruang, Bangunan, Kantor, Lapangan, Kampus. : Buku, Motor, Paket Software, Produk.

Peristiwa : Pendaftaran, Pemesanan, Penagihan. Konsep : Rekening, Kualifikasi.

Notasi Entitas (Entity) Digambarkan sebagai berikut :

Gambar 2.3 Notasi Entitas

2.

Relasi (Relationship) Relasi adalah Hubungan/Asosiasi antara dua atau lebih Entitas yang dinamai dengan kata kerja.

Gambar 2.4 Notasi Relasi

3.

Atribut (Attribute) Atribut merupakan karakteristik dari Entitas yang menentukan properti suatu objek data dan mengambil salah satu dari tiga karakteristik yang berbeda

Gambar 2.5 Notasi Atribut

4.

Kardinalitas (Kardinality) Adalah angka yang menunjukan banyaknya kemunculan suatu objek terkait dengan kemunculan objek lain pada suatu relasi. Kombinasi angka yang mungkin terjadi yaitu 1 : 1, 1 : n, dan n : n.

Gambar 2.6 Contoh Penggunaan Notasi Kardinalitas

5.

Modalitas (Modality) Merupakan partisipasi sebuah entitas dalam suatu relasi, dipetakan menggunakan angka nol (0) dan angka satu (1). Angka nol (0) menunjukan partisipasi bersifat Optional atau Parsial, dan angka satu (1) jika partisipasi bersifat Wajib atau Total.

2.6. Pendekatan Sistem Didalam melakukan pengembangan sistem dibutuhkan suatu metodologi, adapun metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep – konsep pekerjaan, dan aturan-aturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni, ataupun disiplin lain. Sebagian besar dari metodologi yang dibuat dimaksudkan hanya untuk tahap desain saja, akan tetapi banyak juga yang digunakan untuk tahap analisis sistem. Metodologi yang digunakan penulis dalam perancangan ini adalah pendekatan sistem SDLC. SDCL adalah proses-proses pengembangan sistem yang terdiri dari : 1. Perencanaan sistem Tahap perencanaan merupakan pedoman atau landasan dasar untuk melakukan pengembangan sistem kebutuhan-kebutuhan apa saja dibutuhkan untuk melakukan pengembangan sistem serta mendukung operasinya setelah diterapkan. 2. Analisis Merupakan tahap awal pengembangan sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, dengan cara mengumpulkan data-data dan menganalisa sistem yang sedang berjalan sehingga kebutuhan aplikasi perangkat lunak pendukung sistem dapat terdefinisi dengan jelas. 3. Perancangan Dalam tahap ini penulis merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, berdasarkan pada hasil yang didapat dari tahap analisis dan

memberikan gambaran mengenai rancangan sistem serta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem yang dibangun. 4. Implementasi Pada tahap ini semua spesifikasi yang dihasilkan pada tahap perancangan diterjemahkan kedalam bahasa pemograman sehingga menghasilkan sebuah aplikasi perangkat lunak pendukung sistem rancangan penulis. 5. Pengujian ( Testing ) Pada tahap pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahankesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan. 6. Perawatan sistem Tahap perawatan sistem merupakan tahapan setelah pengembangan sistem selesai dilakukan dan sistem telah dioperasikan.

2.7

Konsep Dasar Basis Data Basis Data (Database) merupakan komponen utama sistem informasi

karena semua informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan berasal dari pengolahan data didalam basis data. Pengelolaan basis data yang buruk dapat mengakibatkan tidak tersedianya data penting yang dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan. Basis Data adalah sekumpulan informasi mengenai suatu subjek tertentu, yang memiliki keterkaitan logis, lengkap, dan terstruktur. Basis data menyediakan struktur bagi informasi, dan memungkinkannya untuk digunakan bersama-sama oleh berbagai aplikasi yang berbeda.

2 Abstraksi Data dalam Basis Data Kegunaan utama sistem basis data adalah agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan abstraksi dari data. 2. Level Fisik Level ini merupakan level abstraksi paling rendah karena menggambarkan bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya. Sistem yang sesungguhnya. tetapi menyangkut secara menyeluruh bagaimana data tersebut dapat diabstraksikan mengenai kondisi yang dihadapi oleh pemakai sehari-hari. antara lain : 1. Terdapat tiga kelompok pemakai dalam tingkatan abstraksi saat memandang suatu basis data. Menurut Andi Kristanto yang tertuang dalam buku yang berjudul Konsep dan Perancangan Database menjelaskan bahwa “Database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antar satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan. 2. instansi dalam batasan tertentu” (1994:3). 2).1 Definisi Basis Data Menurut Fatansyah dalam buku yang berjudul Basis Data menyatakan bahwa: “Basis Data merupakan kumpulan file/berkas/arsip yang berhubungan dan diorganisasikan sedemikian rupa yang disimpan secara bersama dalam penyimpanan elektronis agar kelak dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.7.2. Bayangan mengenai data tidak lagi memperhatikan kondisi sesungguhnya bagaimana suatu data masuk kedalam basis data dan disimpan dalam sektor mana. tentang teknis bagaimana data disimpan dan dipelihara seakan-akan disembunyikan kerumitan. Level Konseptual .” (2001. kemudian diungkapkan dalam bahasa dan gambar yang mudah dimengerti.7.

serta memperbaiki) data dalam tabel-tabel tersebut (Kok Yung. mentransfer data dari satu database ke database lain.Database Management System (DBMS) dapat melakukan pekerjaan untuk menambah. yang disimpan secara terstruktur dalam suatu media pengingat yang sering disebut dengan harddisk. dan hubungan secukupnya. garis. hal ini disebabkan beberapa pemakai basis data tidak membutuhkan semua isi basis data.8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) Structured Query Language disingkat SQL adalah bahasa standar yang digunakan dalam database management system (DBMS) untuk berkomunikasi dengan basis data atau database. mengubah. Level Pandangan Pemakai (View level) Level ini merupakan level abstraksi data tertinggi yang menggambarkan hanya sebagian saja yang dilihat dan dipakai dari keseluruhan basis data. Database itu sendiri dapat dianggap sebagai suatu penyusunan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. Database merupakan sekumpulan data yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain dan disimpan dengan beberapa cara pengorganisasian.Level ini menggambarkan data apa yang disimpan dalam basis data dan hubungan relasi yang terjadi antara data dari keseluruhan basis data. menghapus. yang meliputi perintah-perintah untuk mengganti isi atau memodifikasi struktur database. 2003). 2003). mengganti setting dan membuat sistem security data. memberi dan menentukan wewenang user pada database atau tabel. penggambaran cukup dengan memakai kotak. 3. Pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi. memanipulasi serta memperoleh data atau informasi berdasar . menambah. menangani proses transaksi dalam suatu aplikasi (Kok Yung. menganalisis. dimana setiap pemakai (user) diberi wewenang (otorisasi) untuk dapat mengakses (mengubah. 2.

domain. Perintah-perintah tersebut akan diteruskan ke DBMS untuk diproses.Awal tahun 1980-an sudah ada produk database yang menggunakan SQL. dokumen standar SQL89 (belum schema. sehingga IBM pada tahun 1979 menciptakan produk database relasional yang lain yaitu DB/2.1 Sejarah Structured Query Language (SQL) Pertengahan tahun 1970-an. Ciri-ciri bahasa ini adalah mirip bahasa Inggris. CASE.perintah SQL yang diberikan melalui sebuah aplikasi yang berupa program develop menggunakan Visual Studio. DBMS tersebut akan mengambil atau memanipulasi data-data dalam database sesuai perintah SQL yang diterimanya. SQL-1999 merupakan generasi ketiga standar SQL dan dijuluki SQL3. ALTER TABLE. dan kemudian memberikan atau mengembalikan data yang telah diproses. penambahan fiturnya . full outer join. untuk bahasa querynya IBM menciptakan SEQUEL. Pada saat DBMS melakukan tugasnya. dan cascade update/delete untuk foreign key constraint. Namun bahasa SEQUEL ternyata diminati oleh vendor lain seperti Oracle dan Ingres yang akhirnya diubah menjadi SQL oleh IBM. maka perintah SQL tersebut diketikkan pada aplikasi database.NET. Badan standar Amerika. . 2. SQL-92 merupakan generasi kedua standar SQL dan sering disebut SQL2. union di view.Ternyata System/R tidak sukses di pasaran. Java. Satu tahun kemudian ISO mengangkat SQL sebagai bahasa standar. Borland dan bahasa program lainnya. IBM sendiri tengah mengembangkan produk relasionalnya yang bernama System/R. Phyton. berbagai tipe join.8. tipe-tipe data tanggal.Standar berikutnya adalah SQL-89 yang merupakan versi minor dari SQL-87. Standar pertama ini sering disebut SQL-86 atau SQL-87. penambahannya antara lain : information schema. ANSI akhirnya mengadopsi SQL menjadi standar tahun 1986. vendor database berlomba-lomba mengimplementasikan database relational yang berbasiskan model relational. deklaratif. Jika ingin mendapatkan suatu informasi. dan high level yang mirip dengan bahasa pemrograman COBOL.

row) dan tipe data referensi (pointer).sg (Singapura). yang memungkinkan pengguna untuk mengolah data didalam database tersentral pada komputer pusat yang disebut dengan server. regex. MySQL merupakan paket aplikasi database yang sangat populer dan hampir setiap distro Linux telah membundlenya.aarnet.antara lainhttp://mysql.antara lain tabel inheritance.mysql.2 MySQL sebagai bahasa Structured Query Language (SQL) MySQL merupakan salah satu database relasional yang mendukung pemakaian Structured Query Language (SQL) dan dirancang untuk penggunaan aplikasi dengan arsitektur client-server. Namun seiring perkembangan teknologi.Pada platform sistem operasi Linux. . Sedangkan informasi yang dihasilkan dapat digunakan bersamasama oleh beberapa user didalam komputer lokalnya yang disebut client. misalkan debiat / ubuntu (*.edu. tipe data Boolean dan savepoint. Mandriva. OpenSuse (*rpm) dan lain sebagainya. Linux dan Free BSD. 2. tipe data komposit (array. sehingga kita tidak perlu report harus menghafalkan sintax-sintax SQL. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan.8. Untuk mempermudah pengaturan juga telah disediakan MySQL Admin dalam versi GUI. MySQL dapat dengan bebas didownload melalui http://www.com atau melalui server terdekat dengan Indonesia. maka MySQL dapat dioperasikan ke dalam berbagai platform seperti Windows.edu.edu.http://mysql. 2003).danhttp://mirror. Kecepatan akses MySQL dan kemampuannya untuk integrasi ke dalam berbagai bahasa pemrograman yang menjadikannya standar dalam pemrograman. Untuk masing-masing distro telah memaketkan sesuai jenis distronya.hjc.au/mysq l (Australia). Pada awalnya MySQL dioperasikan hanya pada satu platform saja.tw(Taiwan).deb). SQL:2003 merupakan standar SQL yang berkaitan dengan XML. recursive query.ntcu. trigger.

Boolean. single. 1. Mediumint ukuran menengah dari integer Signed range : -8388608 s.d 65535 3. TypeRange Tinyint ukuran terkecil dari integer.d 127 unsigned range : 0 s.d YYYYMMDD. real Presisi ganda Range : -7976931348623157E+308 s. variant.d 16777215int 4.8. currency. Bigint ukuran terbesar dari integer signed range : -9223372036854775808 s.Adapun jenis tipe data MySQL antara lain: Tabel 2. '838:59:59'Format atau : .d 18446744073709551615 6.d 2147483647Unsigned range : 0 s. IntegerIntegerSigned range : -2147483648 s.d 32767 unsigned range : 0 s.2250738585072014E-308 s.d -1. 0. FloatPresisi tunggal Range : -3.402823466E+38 s. : '-838:59:59' s. dan 2.d 1.d 4294967295 5. long. date. object.d 3. string.d 9223372036854775808 unsigned range : 0 s. YYMMDDTimeJamRange YYMMDDHHMMSS. double precision.2250738585072014E-308.175494351E-38 s.Signed range : -128 s.d 8388607 unsigned range : 0 s.d ‘9999-12-31 23:59:59'Format : 'YYYY-MM-DD HH:MM:SS'timestampKombinasi tanggal dan jam yang berisi waktu saat tabel diakses.d 2.Signed range : -32768 s.d 255 2.7976931348623157E+308 decimal.d Tahun 2037Format : YYYYMMDDHHMMSS. byte.3 Tipe Data pada MySQL 1.Range : '1970-01-01 00:00:00' s.0.402823466E+38 TypeRange double. numeric Pecahan dengan range seperti tipe data DOUBLEDateTanggalFormat : 'YYYYMM-DD'datetimeKombinasi tanggal dan jamRange : '1000-01-01 00:00:00' s. double.175494351E-38. Smallint ukuran kecil dari integer.Sedangkan untuk dapat mencoba mengoperasikan perintah-perintah SQL dapat menggunakan MySQL Monitor.

Data Manipulation Language (DML) yang digunakan untuk menambah. atau error valueMaksimum value : 64Sumber : Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. atau error valueMaksimum value : 65535set ('value1'.varcharKarakter dengan panjang sesuai saat panjang karakter ditulis.d 255 characters. 2003 2.d 2155 (4 digit). Data Control Language (DCL) yang digunakan untuk menangani masalah sekuriti dalam database.8. yaitu 1. mengubah dan menghapus baris dalam tabel. 'value2'. 2003). 2.4 Bahasa SQL Dalam SQL terdapat tiga subbahasa. Bentuk penulisan perintah untuk membuat database baru adalah : Create database nama_databases. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. longtext 16777215enum ('value1'. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan.'HH:MM:SS'YearTahunRange : 1901 s. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. mencari. Data Definition Language (DLL) yang digunakan untuk membangun objekobjek dalam database. . tinyblob. dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpanan. NULL. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan database adalah penulisan nama database tidak diperbolehkan menggunakan spasi dan karakter non standar.d 255 characters. tinytext TEXT/BLOB dengan panjang maksimal 255 karaktermediumblob. NULL.1970-2069 (2 digit)Format : 'YYYY'CharKarakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. seperti tabel dan indeks.Range : 1 s.national char Karakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel namun karakter spasi tidak dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. Ketiga komponen ini dapat diakses setelah database dibuka atau dipanggil. 'value2'. dan 3. mediumtext 65535 TypeRange longblob.d 255 charactersnchar.

Sintaks mengganti tabel produk menjadi tabel barang: alter table produk rename barang. Untuk memanggil atau menggunakan database digunakan perintah: use nama_database. Pembuatan tabel. DDL bertugas untuk membuat objek SQL dan menyimpan definisinya dalam tabel. dilakukan dengan subbahasa yang tergolong dalam DDL. Untuk menghapus database latihan: drop database latihan. 1. alter. c. b.Membuat TabelStruktur penulisan: create table nama_table (nama_field type. a. harga bigint).Untuk membuat database latihan: create database latihan. Mengganti nama tabelStruktur penulisan: alter table nama_table_lama rename nama_table_baru. Sintaks menghapus tabel barang: drop table barang. Contoh obyek yang dimaksud adalah tabel. Untuk menghapus database digunakan perintah: drop database nama_database. …). view. Sintaks membuat tabel produk :c reate table produk (nama varchar(25). dan delete . dan drop. Sintak Data Definition Language (DLL) Sintak Data Definition Language terdiri atas create. update. 2. Untuk menggunakan database latihan: use latihan. dan index. insert. Menghapus tabelStruktur penulisan: drop table nama_table. Sedangkan untuk melihat keseluruhan database dapat digunakan perintah : shows databases. serta perintah untuk menghapus tabel. Sintak Data Manipulation Language (DML)Data Manipulation Language (DML) terdiri dari select.

Perintah ini hampir 90% digunakan dalam pemakaian database MySQL untuk menampilkan informasi berdasarkan kriteria dan urutan tertentu. b. Jika seluruh kolom akan ditampilkan....). Contoh: insert into barang (nama. . penulisan field-field tersebut digunakan untuk memunculkan data dari kolom mana saja yang akan ditampilkan. 45000). Klausa order by . dapat menggunakan tanda asterik (*) untuk mewakilinya. Sedangkan pada baris where [kondisi]. Contoh: insert into barang values (‘Buku’.a. dituliskan kriteria apa saja yang disyaratkan untuk menampilkan data. harga from produk.. isi_field2. Memasukkan data (insert)Ada dua perintah yang dapat digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel: insert into nama_table values (isi_field1. isi_field2. 45000)... isi_fieldn). Contoh : untuk menampilkan produk pasta gigi: select * from produk where nama = ‘Pasta Gigi’.. harga) values (‘Buku’.select nama... [fields] dapat diganti dengan menyebutkan satu nama field saja atau beberapa field sekaligus yang dipisah dengan tanda koma (. yang dimaksudkan untuk menyebutkan nama tabel yang akan digunakan sebagai sumber untuk menampilkan kolomkolom yang telah disebutkan sebelumnya. . Setelah penulisan select. Jenis perintah yang kedua: insert into nama_table (nama_field1. Menampilkan data (select)Perintah select digunakan untuk menampilkan data.Contoh penulisan: select * from produk.Kemudian perintah dilanjutkan dengan penulisan from [nama_tabel].Struktur penulisan select [fields] from [nama_tabel]where [kondisi]order by [nama_field] group by [nama_field] asc|desclimit [batasan]. . nama_fieldn) values (isi_field1. isi_fieldn). nama_field2.

Contoh : select * from produk order by nama desc. nama_fieldn=isi_barun where kriteria. process. delete. Contoh untuk mengubah nama produk pasta gigi menjadi odol: update produk set nama=”Odol” where nama=”Pasta gigi”. dan . .Struktur penulisan: delete from nama_tabel where kriteria. Privileges dapat diisi dengan all privileges . index. shutdown. d. Struktur penulisan: grant [privileges] on nama_tabel | nama_database. Jika hanya diberikan untuk satu tabel tertentu atau beberapa saja.digunakan untuk mengurutkan hasil.Menghapus data (Delete)Digunakan untuk menghapus data apabila terdapat kesalahan data atau data sudah tidak dipakai lagi.Yang berhak pemberian perintah ini adalah adalah user yang mempunyai hak sebagai admin (root). drop. insert.namatabel] to [nama_user].Struktur penulisan: update nama_tabel set nama_field1=isi_baru1.GrantGrant digunakan untuk mengizinkan user mengakses table dalam database tertentu. Untuk mengurutkan berdasarkan urutan terkecil ke besar dapat menggunakan asc (ascending). Mengubah data (Update)Digunakan untuk proses update (memperbaharui data) agar sesuai dengan kondisi yang diinginkan. Contoh untuk menghapus nama produk pasta gigi: delete from produk where nama=”Pasta gigi”. . nama_field2=isi_baru2.Sintaks Data Control Language (DCL)Data Control Language (DCL) merupakan alat kontrol keamanan terhadap database dan tabelnya yang terdiri dari dua yaitu grant dan revoke. references. reload. reload. file.. select. create.a. sedangkan untuk mengurutkan data yang terbesar ke yang kecil digunakan desc (descending). . jika hak akses terhadap database atau tabel tertentu diberikan semuanya. update. dapat memilih diantara privileges alter. 1.

* to farazinux@localhost. Dengan Visual Basic.namatabel] to [nama_user]. grant all priveleges on latihan.9. b. Jendela Project Explorer .1 Komponen Visual Basic 6 Visual basic terdiri dari beberapa komponen antara lain : Project adalah kumpulan modul yang dimiliki oleh sebuah program. Contoh penggunaan grant untuk mengizinkan user “farazinux” mengakses semua isi (disimbolkan dengan asterik atau *) yang ada pada database latihan.usage. Contoh penggunaan revoke untuk mencabut user “farazinux” dari hak delete pada semua database latihan revoke delete on latihan. perancangan sebuah program akan lebih mudah dan menyenangkan karena didukung oleh komponen-komponen pelengkap yang memiliki standar Windows. Struktur penulisan: revoke [privileges] on [nama_tabel | nama_database. Revoke digunakan untuk mencabut kembali izin yang sudah diberikan sebelumnya oleh grant. Di project ini terkandung komponenkomponen pendukung Visual Basic yang lain seperti : a.RevokeKebalikan dari Grant.9 Mengenal Visual Basic 6 Visual Basic adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program aplikasi berbabasis orientasi objek atau Objek Oriented Program (OOP). sekaligus sebagai kontrol utama dari program.flush privileges.flush privileges.* to farazinux@localhost. 2. Visual Basic merupakan pengembangan dari bahasa Basic yang pernah popular. 2.

7 Jendela Project Explorer b. Objek Kontrol Objek Kontrol adalah objek-objek yang terdapat pada Visual Basic untuk kontrol program. . module. Gambar 2. Gambar 2. dan lainnya.Form Form adalah sebuah objek yang digunakan sebagai alat berinteraksi antara program dengan pemakai (user). file resource. misalnya form.Adalah jendela yang menampilkan nama project dan komponenkomponen yang disertakan dalam sebuah project.8 Form Standard c.

Event untuk Keyboard : KeyPress. Gambar 2.10 Jendela Properties e. Jendela Properties Jendela Properties adalah jendela yang memuat jenis-jenis properti yang dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengubah properti suatu objek pada saat mendesain form. DblClick. Event untuk Mouse : Click. Jenis dan contoh event 1. KeyUp. 2. Mouse Move.Gambar 2. Drag Drop. Event Event adalah sebuah peristiwa atau kejadian yang merupakan hasil interaksi dari perintah yang diterima oleh objek. MouseDown. Mouse Up.9 Toolbox d. DragOver. KeyDown. .

Refresh. queryUnload. load. Event OLE : LinkOpen. 4. dan lain-lain. resize. Beberapa metode yang sering di gunakan diantaranya Hide. LostFocus. GotFocus. Scroll.3. Setfocus. Paint. Show. Decativate. Link Notify 5.11 Jendela Kode . Jendela Kode Jendela Kode adalah tempat perintah-perintah dituliskan. Change. Unload. Event untuk perubahan : Activate. h. Module Class adalah modul yang berupa objek kelas yang mempunyai properti dan metode yang telah tersdefinisi. g. f.Event lainnya : Timer. ZOrder. Initialize. atau fungsi. Gambar 2. Validate.Module Standart dan Module Class Module Standart merupakan tempat pendeklarasian variable. Move. LinkError. LinkClose. Bentuk perintah (kemudian disebut kode) biasa disebut syntax. LinkExecute. prosedur. Metode Metode adalah prosedur atau fungsi yang sudah dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengatur perilaku objek tersebut.

form dan laporan harian. toko Gadgetanda mengalami perkembangan yang terus meningkat. Pada awal berdiri.1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya. yang berkonsentrasi pada penjualan barang-barang kepada konsumen atau toko sejenis. ini dikarenakan jumlah barang dagangan Toko Gadgetanda belum begitu banyak. toko Gadgetanda tidak mengalami kendala yang berarti dalam menjalankan usahanya. sehingga proses pembukuan dan pendokumentasian data dilakukan dengan cara menuliskan pada faktur.BAB III ANALISIS SISTEM 2. Seiring berjalannya waktu. setelah itu data transaksi disimpan pada file Spreed Sheet. perusahaan ini merupakan salah satu dari pelopor perusahaan lainnya yang sejenis. jumlah permintaan barang terus bertambah yang menyebabkan toko .

serta sirkulasi persediaan barang dan distribusi barang berjalan dengan baik. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. pembelian.1 Struktur Organisasi Toko Gadgetanda dikepalai oleh seorang kepala toko yang sekaligus merupakan pendiri dan pemilik perusahaan. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. sehingga dalam melakukan tugasnya tiga karyawan tersebut bekerja sama.1. sehingga muncul kendala sebagai berikkut : 3. Atas dasar permasalahan tersebut. Dalam melakukan kegiatan operasional. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. dengan tugas dan fungsi yang sama dibawah pengawasan kepala toko.Gadgetanda mengalami kesulitan dalam melakukan pembukuan dan pendokumentasian data transaksi. sehingga toko Gadgetanda tidak . Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. Proses pencatatan data pembelian. 4. Tugas dan wewenang masingmasing karyawan tidak terdefinisi dengan jelas. kepala toko merasa perlu mengadakan perombakan dalam proses bisnis perusahaan dan memutuskan untuk melakukan pengolahan data transaksi secara terkomputerisasi dengan menggunakan aplikasi khusus dengan harapan dapat meningkatkan kinerja dari perusahaan. 2. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. penjualan. pengolahan data pemesanan. meminimalisir kesalahan yang terjadi. kepala toko mempekerjakan tiga orang karyawan.

Mengawasi kegiatan operasional perusahaan. c. Gambar 3. Menetapkan kebijakan perusahaan. penulis mencoba untuk menggambarkan struktur organisasi. Berikut ini merupakan gambaran struktur organisasi pada toko Gadgetanda.mempunyai struktur organisasi yang resmi. Tugas dan wewenang kepala toko.1. antara lain sebagai berikut : a. Kepala Toko Kepala toko mempunyai kekuasaan penuh untuk mengatur kegiatan operasional perusahaan. b.1 Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda 2. Oleh karena itu.2 Tugas dan Wewenang Berikut ini merupakan uraian tugas dan wewenang setiap bagian atau unit yang terlibat dalam proses bisnis perusahaan berdasarkan gambaran struktur organisasi toko Gadgetanda : 1. . sesuai dengan kenyataan yang terjadi berdasarkan proses bisnis pada toko Gadgetanda. Merancang dan menetapkan program kerja perusahaan.

d. Mewakili perusahaan pada kegiatan pertemuan yang diselenggarakan oleh Pemasok. e. Menuntukan Barang yang akan dijual di toko. 2. Bagian Administrasi Bagian administrasi bertanggung jawab atas pendokumentasian setiap kegiatan transaksi- transaksi perusahaan. Tugas dan wewenang bagian administrasi antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan pemesanan barang, pembelian dan meretur pada pemasok. c. Melakukan pembayaran kepada pemasok sesuai dengan catatan

pembukuan dan rincian tagihan dari pemasok. d. Melakukan pembukuan atas setiap transaksi yang terjadi baik dengan pemasok maupun dengan konsumen. e. Mengontrol persedian barang. f. Membuat Laporan pembelian, penjualan, persedian barang, retur, keuangan. 3. Bagian Penjualan Bagian penjualan bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai penjualan barang. Tugas dan wewenang Bagian pemasaran antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan penawaran, promosi barang kepada konsumen. c. Melakuakn penjualan barang baik pada konsumen atau toko lain. d. Melayani keluhan konsumen. e. Melakukan kegiatan promosi untuk mendapatkan konsumen baru. f. Melaporkan data transaksi penjualan harian kepada bagian administrasi. 4. Bagian Teknisi Bagian teknisi bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai keluhan konsumen pada hal hal yang teknis. Tugas dan wewenang bagian teknisi antara lain sebagai berikut :

a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Menangani keluhan konsumen. c. Melakukan perbaikan barang bila terjadi kerusakan. d. Membantu konsumen dalam pengoperasi barang. e. Melaporkan data transaksi perbaiakan dan retur harian kepada bagian administrasi.

2.2

Analisis Sistem Informasi persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi yang terjadi pada

toko Gadgetanda baik secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap, menjabarkan dokumen-dokumen yang mengalir dan entitas yang terlibat dalam sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda.

2.2.1 Uraian Prosedur Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem, yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda, secara narasi : 6. Proses Penjualan a. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. b. Bagian penjualan mengecek persediaan barang yang diminta oleh konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu a. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Bagian penjualan mengembalikan permintaan pada konsumen. b. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan membuat faktur penjualan sebanyak dua rangkap. Lembar pertama diserahkan pada konsumen, lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi.

c.

Bagian penjualan akan membuat laporan harian penjualan pada saat transaksi terakhir telah selesai dan dilaporan tersebuat diserahkan pada bagian administrasi.

d.

Bagian Administrasi akan mengecek faktur barang dan laporan penjulan harian jika sesuai maka akan diinputkan pada file Spreed Sheet penjualan dan dicatatat pada file Spreed Sheet persediaan barang dan mengurangi persediaan barang yang telah terjual.

7. Proses Pemesanan Bagian administrasi akan melakukan pencarian persediaan barang yang kosong.lalu akan membuatkan PO (Purchase Order) dari data persediaan barang kosong tersebut lalu dikirim ke pemasok. 8. Proses Pembelian a. b. Pemasok akan memberikan faktur pembelian barang Bagian Administrasi mengecek kesesuaian data faktur pembelian dengan data pemesanan barang. Jika tidak sesuai maka akan dikembalikan pada pemasok dan jika faktur pembelian sesuai maka bagian adminstrasi akan memcatatat transaksi pembelian pada file Spreed Sheet pembelian dan menambar persediian barang pada file Spreed Sheet persediaan barang. 9. Proses Retur Bagian teknisi menerima faktur penjualan kemudian dilakuakan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur, Apabila sesuai maka akan dibuatkan faktur retur barang. Faktur retur barang diberikan pada bagian administrasi. 10. Pada akhir bulan, bagian administrasi mengerjakan tugas bulanannya antara lain : a. Mengecek data persedian barang dan mencetaknya untuk dijadikan acuan dalam kegiatan stock of name bulanan.

2. Dokumen Input terdiri dari : a. Type. Membuat Laporan persedian barang berdasarkan hasil stock of name dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko. Sumber : Pemasok . Dokumen Masukan Dokumen masukan atau Dokumen Input merupakan dokumen yang diterima oleh sistem dari pihak terkait dan dapat menjadi masukan untuk proses selanjutnya. c. 1. Nama Dokumen : Permintaan barang Deskripsi Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data Hasil Analisa Hasil Analisa : Merupakan masukan permintaan barang pada toko : konsumen : Bagian penjualan : Setiap terjadi permintaan : Setiap hari : Nama barang. Membuat Laporan pembelian barang berdasarkan data pembelian barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko. Membuat Laporan penjualan barang berdasarkan data penjualan barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko 2. Nama Dokumen : Faktur pembelian Deskripsi : Tanda Bukti pembelian barang dari pemasok dan dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan persedian barang. Warna : Dokumen belum sesuai dengan kebutuhan sistem : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem b. d.2 Analisis Dokumen Analisis Dokumen dilakukan untuk mengetahui dokumen-dokumen apa saja yang digunakan dan dihasilkan sistem informasi persedian barang pada toko Gadgetanda.b.

Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian administrasi : Setiap terjadi pembelian barang : 1 Minggu sekali : No faktur. No telp. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem c. Total. Nama Dokumen : Laporan penjualan harian Deskripsi : Merupakan akumulasi dari faktur penjualan yang dijadikan sebagai bahan untuk update stock Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian penjualan : Bagian administrasi : Pada saat transaksi penjualan berakhir. Keterangan. Alamat pemasok. Total Hasil Analisa 2. Dokumen Keluaran Dokumen Keluaran atau Dokumen Output merupakan dokumen yang dihasilkan oleh sistem untuk pihak luar atau pihak terkait dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Nama Dokumen : Laporan Persediaan barang Deskripsi : Sisa persediaan barang dari hasil stock of name dijadikan sebagai pemberitahuan kepada kepala toko mengenai persedian barang perbulan dan nilai nominalnya Sumber Tujuan Frekuensi : Bagian administrasi : kepala toko : bulanan : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem . Nama barang. No faktur. Tanggal. Nama pemasok. Jumlah barang. Jumlah barang. : Setiap hari : Tanggal penjualan. Harga. Harga. Dokumen Output terdiri dari : a.

Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Nama Dokumen : Laporan pembelian Deskripsi : Laporan pembelian barang digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran toko.2. Nama barang. suatu entitas dapat berupa orang. Nama Dokumen : Laporan penjualan Deskripsi : Laporan penjualan barang periode bulanan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk membuat rencana pemasaran pada periode yang akan datang. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. 2. Nama barang. Jumlah beli. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. b. Nama barang. . atau pihak terkait yang berinteraksi dengan sistem. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Serial Number. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. c. harga .3 Analisis Entitas Didalam sistem terdapat entitas-entitas yang saling berinteraksi melalui suatu aktifitas tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung. grand total.Item Data : Kode barang. grand total. unit. harga. Jumlah terjual. total. total Penjualan. total pembelian . Jumlah.

Bagian teknisi . Bagian penjualan. Entitas yang terlibat secara langsung dalam proses pengolahan data dikelompokan kedalam entitas dalam. dikelompokan kedalam entitas luar.Setiap entitas dapat bertindak sebagai pemberi masukan (input). atau penerima keluaran (output). Entitas Dalam. sedangkan entitas yang tidak terlibat dalam proses pengolahan data dan bertindak memberi masukan (input) atau menerima keluaran (output). Entitas dapat didefinisikan sebagai pihak-pihak terkait yang berkepentingan atas berjalannya suatu proses dalam sebuah sistem. Kepala toko. dan konsumen 2. terdiri dari : Pemasok. Entitas Luar. 1. terdiri dari : Bagian administrasi. pemroses data atau pengolah data.

1 Flowmap Sistem Berjalan Toko Gadgetanda 2. TEKNISI Mulai Permintaan barang Validasi persedian barang Data Persediaan barang kosong Pembuatan PO PO 1 Permintaan barang Barang tersedia? T Pemeriksaan Persedian barang PO PO Faktur Penjualan dan data barang Y Permintaan barang terpenuhi Permintaan barang tidak terpenuhi Faktur Pembelian A1 Faktur Pembelian Validasi Faktur penjualan dan barang Pembuatan faktur penjualan Faktur penjualan validasi PO dan Faktur Pembelian Faktur Penjualan Faktur Faktur Penjualan Penjualan Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan Faktur Penjualan valid T Faktur Pembelian tidak valid Pembuatan tanda terima barang dan surat jalan retur Y sesuai Faktur Penjualan dan data barang Pembuatan laporan penjualan harian Pengecekan faktur dan laporan penjualan 1 Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan sesuai Tanda terima Tanda terima barang barang 2 Tanda terima barang Laporan Penjualan harian tidak valid Laporan Penjualan harian valid Faktur Pembelian valid 2 A2 Pencatatan data penjualan Update persediaan barang Pencatatan data Pembelian 3 Surat jalan Surat jalan barang barang Data Penjualan barang Data Persedian barang Data Pembelian barang Surat jalan barang 3 Pembuatan Laporan penjualan bulanan Cetak data persedian barang Pembuatan laporan pembelian barang Laporan pembelian barang A3 Laporan penjualan barangac Laporan penjualan barang Daftar Persedian barang Laporan pembelian barang Stock of name bulananan Laporan persediaan barang bulanan Laporan persediaan Laporan barang persediaan barang bulanan Selesai A4 Diagram 3. diantaranya sebagai berikut : .ADMINISTRASI PEMASOK BAG.2.PENJUALAN KEPALA TOKO BAG.4 Flowmap berjalan sistem persediaan barang KONSUMEN BAG. Sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan memiliki kelemahan.3 Evaluasi Sistem Setelah menganalisis prosedur dan dokumen pada Sistem Informasi persediaan barang yang sedang berjalan. penulis menemukan beberapa kejanggalan yang dapat menimbulkan permasalahan dan dapat diangkat sebagai pengembangan sistem yang akan diusulkan.2.

akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. penulis bermaksud untuk merancang dan mengembangkan sistem yang lebih baik dan membangun perangkat lunak pendukungnya dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan serta meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi. penjualan. Berdasarkan uraian tersebut di atas. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM . Proses tersebut memerlukan waktu yang ditak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. Proses pencatatan data pembelian. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah f ile spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. pengolahan data pemesanan. 2.1. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. pembelian.

1 Perancangan Sitem Informasi Persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi persediaan rancangan penulis berdasarkan hasil analisis sistem pada bab sebelumnya. 11. dan Entity Relationship Diagram. Bagian penjualan akan mencari data barang tersebut bila data barang tidak ditemukan pada database maka data barang tersebuat akan disimpan pada pada tabel permintaan. Bagian penjualan mengecek persediaan barang pada tabel persediaan barang untuk memenuhi permintaan konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu c. PO tersebut dikirimkan kepada pemasok. 12.lembar pertama diserahkan pada konsumen. 2. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan.1. diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi serta dapat segera diimplementasikan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dari objek obsevasi terkait. Sistem informasi persediaan barang rancangan penulis.1 Uraian Prosedur Usulan Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem informasi persediaan barang hasil rancangan penulis yang disampaikan secara narasi. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. dan akan dibuatkan daftar permintaan konsumen lalu diberikan pada kepala toko untuk pengambilan keputusan pemesanan barang. Rancangan sistem diuraikan secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap. Data Flow Diagram. d. Bagian administrasi akan membuatakan PO berdasarkan daftar pemesanan barang dari kepala toko. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan mencetak faktur penjualan sebanyak dua rangkap. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. dan secara otomatis transaksi akan tersimpan pada tabel transaksi penjualan dan .2. lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi. Kepala toko memberikan daftar pemesanan barang kepada bagian administrasi.

13. 18. Pemasok mengirimkan barang dan dan faktur pembelian barang. Bagian teknisi akakn membutkan surat jalan untuk mengirim barang yang diretur ke pemasok sebanyak dua rangkap. 16. 17. . dan lembar yang kedua diarsipkan. b. maka faktur pembelian bersama barang akan dikembalikan pada pemasok. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua dijadikan acuan kegiatan stock of name. Faktur pembelian tidak sesuai dengan PO. 14.mengurangi persediaan yang ada pada tabel persediaan barang. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua diarsipkan. 15. Bagian penjualan akan mencetak laporan penjualan pada saat kepala membutuhkannya. Tanda terima barang lembar pertama diberikan pada konsumen. Bagian administrasi mencetak laporan pemesanan sebanyak dua rangkap lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan lembar kedua diarsipkan. apakah faktur pembelian tersebut sesuai dengan PO atau tidak. Bagian teknisi menerima faktur penjualan dan konsumen kemudian dilakukan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur. a. Apabila sesuai maka data retur barang disimpan pada database dan dibuatkan tanda terima barang sebanyak dua rangkap. Bagian administrasi mencetak laporan transaksi pembelian sebanyak dua pada kepala toko dan lembar kedua rangkap lembar pertama diserahkan diarsipkan.bagian administrasi mencetak laporan retur barang untuk diberikan pada kepala toko dan diarsipkan dibagian administrasi. Bagian administrasi mencetak juga dan mencetak laporan persediaan barang sebanyak dua rangkap. Bagian administrasi melakukan pengecekan antara faktur pembelian dengan PO yang ada pada database. maka faktur pembelian akan disimpan pada tabel transaksi pembelian barang dan secara otomatis akan menambah data persedian barang. Faktur pembelian sesuai dengan PO. Lembar pertama diberikan kepada pemasok dan lembar kedua diarsipkan.

.

2.1 Flowmap usulan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda .2 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Diagram 4.1.

menggambarkan masukan (input) yang diterima oleh sistem dan keluaran (output) yang dihasilkan oleh sistem.3 Data Flow Diagram Data Flow Diagram digunakan untuk menggambarkan aliran data didalam sistem dan menjelaskan fungsi perngkat lunak pendukung sistem dan hubungan antar komponen-komponen yang saling berhubungan di dalam sistem. Pada bagian ini.1 Diagram Konteks Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang menggambarkan keseluruhan Sistem informasi persediaan barang secara global. simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco digunakan karena menurut penulis simbol tersebut lebih ringkas dan paling umum digunakan di lingkungan kampus tempat penulis menuntut ilmu.1. aliran data yang mengalir dalam rancangan Sistem informasi persediaan barang diuraikan menggunakan alat bantu Data Flow Diagram yang terdiri dari Context Diagram atau Diagram Konteks dan Data Flow Diagram Levelled. Simbol Data Flow Diagram yang digunakan penulis merupakan simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco.3. .1.2. .

. terdapat tiga entitas luar yang terlibat dan berinteraksi dengan Sitem Informasi Persediaan Barang. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem. 3.2 Diagram Konteks Sitem Informasi Persediaan Barang Pada Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang diatas. 2. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. Konsumen. diantaranya sebagai berikut: 1. Kepala toko. Pemasok. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem.Diagram 4. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem.

3.3 Data Flow Diagram Level 0 .3..1.1.2. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi secara logic .2 Data Flow Diagram Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar proses yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.1 Data Flow Diagram Level 0 Diagram 4.

.2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1 Diagram 4.4 Data Flow Diagram Level 1 Proses 1 .2.3.1.

3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2 Diagram 4.1.5 Data Flow Diagram Level 1 Proses 2 .2.4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3 ..3.3.1.2.

2.1 Validasi permintaan yang terpenuhi Faktur Pembelian Pemasok Transaksi Pemesanan 4.5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4 3.Diagram 4.4 Pemnbuatan Laporan Persedian Barang Laporan Persediaan Barang Diagram 4.1.6 Data Flow Diagram Level 1 Proses 3 .3.7 Data Flow Diagram Level 1 Proses 4 .2 Simpan Data Pembelian & Update stok Faktur Pembelian Valid 4.0 Pemesanan Barang PO 4.3 Transaksi Pembelian Pembuatan Laporan Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Persediaan Barang Kepala Toko 4.

1. keluaran (output).3.6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5 Diagram 4. dan proses yang terjadi.8 Data Flow Diagram Level 1 Proses 5 2.4.4 Kamus Data Kamus Data berfungsi untuk menjelaskan elemen-elemen data dalam Data Flow Diagram yang bertujuan membantu pelaku sistem untuk memahami aplikasi perangkat lunak pendukung sistem informasi persediaan barang secara terperinci. . sehingga pelaku sistem dan penulis selaku analis sistem mempunyai dasar pengertian yang sama mengenai masukan (input).1.2. penyimpanan (data store).

.4.2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Penjualan :: Data Transaksi Penjualan dan bukti penjualan yang telah Dilakukan konsumen pada toko Sumber : Proses 1.0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.1 Penjelasan Aliran Data Tabel 4.1.Faktur Tanggal = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] .1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan konsumen pada toko : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 1.0 Tujuan Struktur Data Konsumen Tanggal Transaksi Penjualan No.

Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Penjualan :: Data transaksi Penjualan yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 1.Faktur Nama Barang SN Quantity = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Cetak No.

Total SubTotal Potongan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Daftar Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan bagian penjualan pada kepala toko Sumber : Proses 2.5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang Nama Aliran Alias : Daftar Pemesanan Barang :- .

6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pemesanan Barang :: Data pemesanan barang yang diberikan bagian administrasi pada kepala toko Sumber : Proses 3.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Periode Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.Penjelasan : Data pemesanan barang yang diberikan kepala toko pada bagaian administrasi Sumber : Kepala Toko Tujuan Struktur Data : Proses 3.

0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Pemesanan No.PO Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon/Fax Nama Barang Type Warna Quantity Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : PO (Purchase Order) :: Formulir atau daftar pemesanan barang dari toko pada pemasok : Proses 3.0 .Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Pembelian :: Data transaksi pembelian dan bukti pembelian yang telah dilakukan toko pada pemasok Sumber : Pemasok Tujuan Struktur Data : Proses 4.

9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pembelian :: Data transaksi Pembelian yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.Faktur Pembelian Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.No.Faktur Nama Barang SN Quantity Total = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] .0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Pembelian No.

0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan No.10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Persediaan Barang :: Data persediaan barang yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur Nama Aliran Alias Penjelasan : Data Barang Retur :: Data yang berisi tentang keterangan barang yang akan konsumen retur pada toko Sumber : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 4.0 Nama Barang = [A-Z | a-z | 0-9] .Faktur Nama Barang SN Persediaan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.SubTotal Potongan Total Akhir Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Terima Retur Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.Retur Nama Konsumen = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] .0 Tujuan Struktur Data : Konsumen Tanggal Transaksi Retur No.13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Surat Jalan Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.Retur Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.Serial Number = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Transaksi Retur No.

15 Struktur Data Store Persediaan Barang Nama Data Store Penjelasan : Persediaan Barang : Berisi Identitas Barang dan persediaan barang Struktur Data .1.Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] .2 Penjelasan Data Store Tabel 4.14 Struktur Data Store Barang Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi Identitas Barang yang diterima perusahaan dari pemasok tertentu Struktur Data Kode Barang Barcode Nama Barang Serial Number Type Warna = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.4.

16 Struktur Data Store Pemasok Nama Data Store Penjelasan : Pemasok : Berisi Identitas Pemasok yang memasok barang pada perusahaan Struktur Data Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Telepon Fax = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.17 Struktur Data Store Konsumen Nama Data Store Penjelasan : Konsumen : Berisi data konsumen yang membeli barang kepada toko Struktur Data Kode Konsumen Nama Konsumen Alamat Telepon = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .Kode Barang Serial Number Persediaan Barang Harga Beli Harga Jual = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.

19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai pemesanan barang dari pemasok Struktur Data toko ke No.PO Tanggal Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok Kode Barang = [A-Z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .Tabel 4.18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai data konsumen kepada toko Struktur Data transaksi permintaan dari No_Permintaan Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.

Nama Barang Serial Number Type Warna Quantity Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Faktur Tanggal Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi penjulan barang kepada konsumen Struktur Data Tanggal Transaksi Penjualan No.

22 Struktur Data Store Transaksi Retur Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi retur barang Struktur Data Tanggal Transaksi Retur No.Retur Nama Konsumen Alamat = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] .Nama Petugas = [A-Z | a-z] Tabel 4.21 Struktur Data Store Transaksi pembelian Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi pembelian barang kepada pemasok Struktur Data Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

1.Faktu Penjualan Nama Barang SN Type Warna Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok No.5 Entity Relationship Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) menjelaskan hubungan antar entitas didalam Sitem Informasi Persediaan Barang. .Faktur Pembelian Nama Petugas Keterangan Retur = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] 2. suatu hubungan dapat terjadi melalui sebuah interaksi.Telepon No.

MEMILIKI N MELAKUKAN PERMINTAAN BARANG N 1 MEMILIKI N MEMILIKI MELAKUKAN DETAIL TRANSAKSI PENJUALAN N 1 TRANSAKSI PENJUALAN N 1 CUSTOMER 1 MEMILIKI N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N 1 TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N MELAKUKAN MEMILIKI N N MEMILIKI 1 1 DETAIL TRANSAKSI RETUR 1 TRANSAKSI RETUR N MENERIMA 1 1 Diagram 4.9 Entity Relationship Diagram MEMILIKI 1 N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI PEMBELIAN N 1 TRANSAKSI PEMBELIAN N MELAKUKAN 1 1 BARANG 1 MEMILIKI N DETAIL TRANSAKSI PEMESANAN N MEMILIKI 1 TRANSAKSI PEMESANAN N MENERIMA 1 PEMASOK N MEMILIKI 1 PERSDIAAN BARANG .

10 Relasi Antar Tabel .6 Relasi Antar Tabel Diagram 4.2.1.

7 Struktur Tabel Nama Tabel : Barang Tabel 4.24 Struktur Tabel Persediaan Barang Primary Key : Kode_Barang. SN Nama Field Kode_Barang SN Stok Harga_Beli Harga_Jual Tipe Data Text Text Integer Double Double Ukuran Field 7 50 5 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Konsumen Tabel 4.1.25 Struktur Tabel Konsumen Primary Key : Nomor_Member Nama Field Nomor_Member Nama _Konsumen Alamat_Konsumen Telepon Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Ukuran Field 6 100 255 24 Keterangan Require Require Require Require .23 Struktur Tabel Barang Primary Key : Kode_Barang Nama Field Kode_Barang Barcode Nama_Barang Type Warna Tipe Data Varchar Integer Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Persediaan Barang Tabel 4.2.

28 Struktur Tabel Detail Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Kode_Barang Nama_ Barang Type Warna Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require .Nama Tabel : Pemasok Tabel 4.27 Struktur Tabel Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Petugas Tipe Data Varchar Date Varchar Varchar Varchar Varchar 100 255 23 30 Ukuran Field 7 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Permintaan Tabel 4.26 Struktur Tabel Pemasok Primary Key : Kode_Pemasok Nama Field Kode_Pemasok NamaPemasok Alamat Telepon Fax Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Number Ukuran Field 7 100 255 14 11 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Permintaan Tabel 4.

Kode Barang Nama Field No_PO KodeBarang NamaBarang Type Warna Quantity Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Integer Ukuran Field 7 7 100 100 30 10 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Pembelian Tabel 4.29 Struktur Tabel Pemesanan Primary Key : No_PO Nama Field No_PO Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon_Pemasok Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 7 100 255 23 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Pemesanan Tabel 4.30 Struktur Tabel Detail Pemesanan Primary Key : NoPO.31 Struktur Tabel Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian Nama Field No_Faktur_ Pembelian Tipe Data Varchar Ukuran Field 7 Keterangan Require .Keterangan Varchar 255 Require Nama Tabel : Pemesanan Tabel 4.

32 Struktur Tabel Detail Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian.Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon/Fax SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 12 7 100 255 12 Require Require Require Require Require Require Require Require 255 30 Optional Require Nama Tabel : Detail Pembelian Tabel 4. Kode_Barang Nama Field No_Faktur_Pembelian Kode_Pemasok Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaBeli Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require .

SN Nama Field No_Faktur_Penjualan Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaJual Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require . Kode_Barang.34 Struktur Tabel Detail Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan.Nama Tabel : Penjualan Tabel 4.33 Struktur Tabel Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan. Tanggal Nama Field No_Faktur_Penjualan Tanggal Nama_Konsumen Alamat Telepon SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 255 30 Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Optional Require Nama Tabel : Detail Penjualan Tabel 4.

Nama Tabel : Retur Tabel 4.36 Struktur Tabel Detail Retur Primary Key : No_Retur.35 Struktur Tabel Retur Primary Key : No_Retur Nama Field No_Retur Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Retur Tabel 4. SN Nama Field No_Retur No_FakturJual Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna Kode_Pemaok Alamat Telepon No_Faktur_Beli Keterangan Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 7 255 25 7 255 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require . No_FakturJual. Kode_Barang.

1 Struktur Menu Gambar 4. .2. Rincian rancangan aplikasi pendukung sistem terdiri dari struktur menu. Ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai aplikasi yang akan dikembangkan. rancangan masukan. Navigasi . beserta gambaran navigasi penggunaan aplikasi.8 Rancangan Aplikasi Pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang Rancangan aplikasi pendukung sitem informasi persediaan barang. Berikut ini merupakan rincian rancangan menu aplikasi berdasarkan struktur menu : 1.1 Struktur Menu Rancangan struktur menu bertujuan untuk memberikan gambaran dasar mengenai fungsi-fungsi yang terdapat didalam aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang yang akan dikembangkan. rancangan proses dan rancangan keluaran.1.1.8.

Menu Data memiliki submenu yang terdiri dari: a. Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk memsukan data pengguna baru yang akan menggunakan aplikasi 3. Data Konsumen Data konsumen berfungsi untuk memasukan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. 2. b. Data Barang Data barang berfungsi untuk memasukan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. Data yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar acuan terjadinya transaksi. baik pemesanan . Menu Data Menu data berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk manipulasi data master atau data yang frekuensi perubahan jarang dilakukan. c. Menu Transaksi . Menu File memiliki submenu yag terdiri dari : a. Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau merubah data pemasok yang sudah tersimpan. Logout Logout berfungsi untuk kekuar dari hak akses yang telah masuk pada aplikasi c.Navigasi berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk masuk dan mendapatkan hak akses sesuai wewenang masing-masing bagian/jabatan. penjualan dan retur. pembelian.dan keluar dari hak akses tersebut. Login Login berfungsi untuk validasi pada aplikasi sesuai dengan hak akses yang dimiliki dan mendapat akses menu yang sesuai dengan tugas dan wewenang pengguna. Keluar Keluar berfungsi untuk keluar dari aplikasi dan menututup aplikasi. d. b.

Menu Laporan memiliki submenu sebagai berikut : a. Transaksi Pemesanan Transaksi pemesanan berfungsi untuk memasukan data transaksi pemesanan barang pada pemasok. Data Transaksi yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar pengkalkulasian dan pembuatan laporan pembelian. b. stok. Transaksi Permintaan Transaksi permintaan berfungsi untuk memasukan data transaksi permintaan barang dari konsumen.Menu transaksi berisi modul yang dapat digunakan untuk memasukan data transaksi harian pemesanan barang. Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pemesanan barang dari toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok 4. Transaksi Penjualan Transaksi penjualan berfungsi untuk memasukan data transaksi penjualan barang oleh konsumen e. penjualan barang. Transaksi Pembelian Transaksi pembelian berfungsi untuk memasukan data transaksi pembelian barang pada pemasok. c. Menu Laporan Menu laporan berisi modul yang dapat digunakan untuk mencetak Laporan berdasarkan transaksi harian yang terjadi dalam periode tertentu. penjualan. retur barang. d. pembelian barang. Laporan Pembelian Laporan pembelian berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pembelian barang dari pemasok dalam suatu periode tertentu. Menu transaksi memiliki submenu yang terdiri dari: a. . b. retur.

. Setting Wallpaper Setting wallpaper berfungsi untuk merubah tampilan wallpaper dimenu utama. c. b. Menu Fasilitas Menu falilitas berisi modul yang dapat digunakan untuk melihat profile dari pembuat aplikasi dan tutorial penggunaan dari aplikasi .c. Laporan Stok barang Laporan stok barang berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi stok barang dalam suatu periode tertentu. e. d. Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. Setting Merk Setting merk berfungsi untuk membuat kode barng untuk suatu merk barang tertentu d. Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi penjualan barang pada konsumen dalam suatu periode tertentu. 5. Profile Profile berfungsi untuk melihat data pembuat aplikasi. Menu fasilitas memiliki submenu sebagai berikut : a. e. Tutorial Tutorial berfungsi untuk melihat langkah langkah penggunaan aplikasi. Data Ubah Password Data ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi.

8..3 Rancangan Form Manipulasi Data Barang .1.2 Rancangan Masukan Rancangan masukan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fungsi-fungsi manipulasi data dasar atau master yang akan diolah selanjutnya.2 Rancangan Form Verifikasi Login Gambar 4. Gambar 4.

Gambar 4.5 Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok .4 Rancangan Form Manipulasi Data Member Gambar 4.

8.1.3 Rancangan Proses Gambar 4.Pemesanan Lap.Stok Setting Merk EDIT BATAL KELUAR Gambar 4.Pembelian Lap.7 Rancangan Form Transaksi Permintaan .Penjualan Pengguna Nama Password Jabatan Konfirmasi Password Laporan Lap.6 Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses Pengguna .Retur Fasilitas Ubah Password SIMPAN Lap.FORM HAK AKSES PENGGUNA NIP / NIK User ID Data Barang Transaksi Pemesanan Konsumen Penjualan Pemasok Pembelian Retur Lap.

Gambar 4.9 Rancangan Form Transaksi Pembelian .8 Rancangan Form Transaksi Pemesanan Gambar 4.

11 Rancangan Form Transaksi Retur .10 Rancangan Form Transaksi Penjualan Gambar 4.Gambar 4.

12 Form Laporan Pemesanan Barang Gambar 4.13 Form Laporan Pembelian Barang .Gambar 4.

14 Form Laporan Penjualan Barang Gambar 4.2 Implementasi Sitem Informasi Persediaan Barang Setelah merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem. maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan sistem beserta perangkat lunak pendukung untuk dioperasikan. Implementasi perangkat lunak .Gambar 4.15 Laporan Form Persediaan Barang 2.

Penulis menggunakan seperangkat komputer dengan akses jaringan ( client server ) dengan spesifikasi sebagai berikut: 1.2. 5.0 dan MySQL 5. Processor VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network : Intel Pentium R DualCore 2.00 Ghz : Intel Graphic GMA 256 Share : 1 GB DDR 2 : LCD wide 14.1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi Dalam mengembangkan sistem informasi persedian barang beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem.2. 7. 9. Penulis menggunakan seperangkat komputer beserta aplikasi perangkat lunak lainnya yang menunjang untuk pengembangan aplikasi. 2.1.1“ : 250 GB Westren Digital : DVD RW : USB (HID-Compliant mouse) : Standard 101/102 US : Realtek .mencakup kegiatan transformasi rancangan kedalam program aplikasi perangkat lunak menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu Adapun perangkat lunak utama yang digunakan oleh penulis dalam mengembangkan aplikasi pendukung sistem adalah Visual Basic 6.2. 8. .1 Kebutuhan Sumber Daya .1.1. 2. 6. 4. 3.1 Spesifikasi Perangkat Keras Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang.1.

b. dimana seorang operator harus menguasai atau dapat mengoperasikan komputer serta mengerti cara kerja dari Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang tersebut.2. DBMS : MySQL 5. antara lain : a. Visual Basic 6.2 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi Demi kelancaran aplikasi perangkat lunak pendukung Sistem informasi persedian barang dibutuhkan sumber daya sebagai berikut . d.04 ( Lucid Lync ) Windows XP Profesional Versi 2002 SP3 2. Karakteristik pengguna pada aplikasi ini adalah sebagai berikut: . Sistem Operasi : Ubuntu 10. c. Webmin Microsoft. e. yang selanjutnya akan disebut operator.1 Software Aplikasi.1. 3.2.1.2.1 Spesifikasi Sumber Daya Manusia Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang ini digunakan oleh petugas setempat yang bertugas mengolah data persediaan barang..1. Penulis menggunakan beberapa Perangkat Lunak antara lain sebagai berikut : 1.1.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang.2.0 SP6 Adobe Photoshop 7 Corell draw 11 Navicate 8 .

Memanipulasi data verifikasi login user atau pengguna aplikasi.Software aplikasi . penjualan dan retur barang. Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan. Membuat laporan tentang data pemesanan. yang meliputi : menambah data. Operator harus memiliki kriteria pendidikan minimal SMA atau sederajat dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows.Sistem operasi Hak dan Wewenang Administrator merangkap Operator Operator . c. Wewenang dan tanggung jawab operator a. e. Memanipulasi data. d. Adapun wewenang serta tanggung jawab administrator dan operator adalah sebagai berikut : 1. penjualan dan retur barang. pembelian. merubah data. b. Nama Febrianti Jabatan Staff Pembelian dan pemesanan /Admin Toko 2.Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan .Adiministrator harus memiliki kriteria pendidikan minimal DIII dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. Melakukan pencarian data. pembelian. Memanipulasi data. Mencatat transaksi pemesanan. merubah data. Mencatat transaksi pemesanan.Sistem operasi . c. d. b. pembelian. Melakukan pencarian data.26 Daftar Karakteristik Pengguna Aplikasi No 1. 2. Merubah password login Tabel 4. yang meliputi : menambah data. Rahmat Hidayat Staff Teknisi Kemempuan Komputer . Wewenang dan tanggung jawab administrator a. penjualan dan retur.

9.2 Spesifikasi Perangkat Keras Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barangpada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat keras untuk Client dan Server dengan spesifikasi minimum sebagai berikut : Untuk Server 1. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 128 MB : Monitor dengan dukungan resolusi 800x600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 500 MB :- . 7. 4. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 500 MHz 2. 8. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network Card : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 1 GB : Monitor dengan dukungan resolusi 800 x 600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 80 GB :: mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card Untuk Client 1. 5. 3.2. 6.1.Software aplikasi Operator .2. Siti Mariam Staff Penjualan /Sales . 4. 6.Sistem operasi . 3.3. 5.0 GHz 2. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 3.Software aplikasi .

Swict Hub / Hub 8 port atau lebih.2. Network Card 10.2.7.DLL 4. . Printer Adapun perangkat tambahan yang perlu disediakan adalah sebagai berikut : 1. 2. 3.2.1. 8.exe) maka akan tampil splash screen yang berisi informasi mengenai aplikasi sistem informasi persediaa barang. Mouse Keyboard : mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card : Dot Matrix atau Ink Jet 9.4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Aplikasi sistem informasi persediaan barang ini berjala pada sistem operasi Microsoft Windows Xp dan NT. Crimping 4. Sistem Operasi Server : Ubuntu Server 10. Kabel UTP dan RJ45 2.04 ( Lucis Lync ) Sistem Operasi Client : Windows 98 keatas atau Windows berbasis NT File Sistem/Library : MSVBVM60.1.2. Kabel Tester 3. Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pengguna dapat langsung menekan Shortcut Executable dari aplikasi sistem informasi persediaan barang (SIPB. .3 Spesifikasi Perangkat Lunak Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barang pada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat lunak sebagai berikut : 1.

dalam form login ini kita cukup mengetikan user id dan password. jika nama user dan password salah maka form ini akan meminta . 2.16 Splash Screen Sistem Informasi Persediaan Barang splash screen ini berfungsi sebagai informasi dan indikasi koneksi ke server database.17 Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang 1. bila koneksi tersambung maka form menu akan tampil. Gambar 4.Gambar 4. Form Menu Form Menu berisi Shortcut menu layanan yang dapat diakses setelah melekukan verifikasi login terlebih dahulu pada sistem informasi persediaan barang. Form Login Aplikasi ini memiliki verifikasi login yang berguna untuk menentukan hak akses dari pengguna.

type. Gambar 4. nama barang. Pilih data yang akan diubah dan tekan ubah jika sudah selesai.18 Form Verifikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang 3. Jika password benar maka menu-menu yang ada di form menu dapat kita akses sesuai dengan hak akses yang diberikan pada pengguna.ulang user id dan password lagi. Pilihlah salah satu kriteria lalu Ketikan kata kunci untuk pencarian barang. Form Data Barang Form data barang berfungsi untuk menginputkan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. kode barang. Jika ditemukan data barang akan ditampilkan. dan warna lalu tekan tombol simpan. atau nama barang. untuk menginput data barang baru tekan option accessories atau option unit. . Untuk merubah data barang pengguna harus melakukan pencarian barang yang akan diubah dengan cara memilih satlah satu dari tiga kriteria pencarian yaitu berdasarkan barcode. pilih merk yang akan tersedia pada combobox merk barang dan inputkan barcode.

19 Form Data Barang 4. Pilih salah satu option percarian lalu ketikan kata kunci yang akan dicari.Gambar 4. telepon lalu tekan tombol simpan dan untuk mengubah data konsumen tekan option nomor member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nomor member atau option nama member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nama konsumen. jika ditemukan data konsumen akan ditampilkan tekan tombol ubah. Form Data Konsumen Form konsumen ini berfungsi untuk menginputkan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. Untuk menyimpan data konsumen baru ketikan nama member. alamat. .

Gambar 4. alamat. untuk menyimpan data pemasok baru click pada kolom nama pemasok atau tekan tombol F3 kursor akan berada di kolom nama pemasok. Ketikan nama. nomor fax dari pemasok lalu tekan tombol simpan. Bila akan mengubah data pemasok tekan tombol F1 atau tekan option kode pemasok untuk kategori pencarian berdasarkan kode pemasok dan untuk kategori pencarian berdasarakan nama pemasok tekan tombol F2 atau tekan option nama pemasok. Form Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau mengubah data pemasok yang sudah tersimpan. . nomor telepon.20 Form Data Konsumen 5. Pilih data pemasok yang akan diubah lalu tekan tombol ubah jika telah selesai.

Ketikan user id dan password dan konfirmasi password yang memastikan password yang diketikan benar lalu pilih menu apa saja yang akan dapat diakses oleh pengguna dan tekan tombol simpan apabila telah selesai.21 Form Data Pemasok 6.Tekan F3 untuk mengubah akun verifikasi login berseta hak aksesnya.Gambar 4. Tekan tombol F1 untuk mencari data karyawan berdasarkan NIK dan tekan tombol F2 untuk pencarian data karyawan berdasarkan nama karyawan lalu ketikan NIK apabila NIK ditemukan pada database. Form Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk membuat data Pengguna atau akun verifikasi login baru yang akan menggunakan aplikasi sistem persedian barang. ketikan user id dan password apabila user id dan password sesuai dengan data pada . data karyawan akan ditampilkan. Untuk membuat akun verifikasi login pengguna terdaftar terlebih dahulu pada database sebagai karyawan Toko Gadgetanda.

pilih data yang akan diubah jika telah selesai tekan tombol ubah.database data akun verifikasi login akan ditampilkan. Lalu selanjutnya pengguna harus mencari data barang yang diminta oleh konsumen jika data barang tidak ada di database maka pengguna menginputkan data barang tersebut. dan jika konsumen bukan member maka pengguna harus mengisikan data konsumen. .jika telah selai teka tombol simpan.untuk nyimpan sebuah data transaksi permintaan pengguna harus mencari data konsumen terlebih dahulu jika konsumen tersebut adalah member.22 Form Data Pengguna 7. Gambar 4. Form Transaksi Permintaan Form transaksi permintaan berfungsi untuk menyimpan data transaksipermintaan konsumen yang tidak terpenuhi yang di simpan dan digunakan untuk sebagai acuan pengambilan keputusan untuk memesan barang.

berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok. Setelah memilih option pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Untuk menyimpan data transaksi pemesanan pengguna harus mencari tujuan dari transaksi pemesanan dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan .Gambar 4. Pilih salah satu option pilihan lalu ketikan kata kunci yang dicari. apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan.23 Form Transaksi Permintaan 8. Ketikan jumlah quantity yang akan dipesan lalu tekan tombol enter data barang yang akan dipesan telah disimpan. Form Transaksi Pemesanan Form transaksi pemesanan berfungsi untuk menyimpan data transaksi pemesanan dan mencetak Purchase Order. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang.

apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan. Pilih salah satu option pencarian lalu ketikan kata kunci yang dicari.dipesan tekan tombol F6 maka tombol simpan aktif dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data transaksi pemesanan telah disimpan. Gambar 4. Untuk menyimpan data transaksi pembelian pengguna cukup menginputkan data transaksi pembelian pada faktur pembelian dari pemasok dengan cara ketikan nomor faktur pembeliandan tanggal. Form Transaksi Pembelian Form transaksi pembelian berfungsi untuk menyimpan data transaksi pembelian dan mencetak data transaksi pembelian. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian .24 Form Transaksi Pemesanan 9. setelah itu pengguna harus mencari tujuan dari pembelian dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok.

maka data transaksi pembelian telah disimpan. Form Transaksi Penjualan .25 Form Transaksi Pembelian 10. harga beli dan harga jual yang akan dipesan lalu tekan tombol enter. Apabila data jenis barang yang diinputkan adalah aksesoris maka kursor akan berada pada kolom quantity sedangkan jika jenis barang unit kursor akan berada pada serial number Ketikan jumlah quantity atau serial number. Gambar 4. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan dipesan tekan tombol F6 tombol kursor akan berada pada kolom potongan ketikan potong bila ada potongan dari pemasok dan ketikan keterangnbila ada tekan tombol simpan. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Data barang yang telah disimpan dibeli telah disimpan. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang.barang.

Pilih salah satu option pilihan pencarian data member. Jika pengguna telah selesai menginputkan data barang yang akan dijual tekan tombol F6 kursor jika konsumen adalah member kolom potongan akan aktif dan jika non member kolom keterangan akan aktif. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Tekan F1 untuk pencarian berdasarkan kode member atau Tekan F2 untuk pencarian member berdasarkan nama member.Form transaksi penjualan berfungsi untuk menyimpan data transaksi penjualan dan mencetak faktur penjualan. lalu ketikan kata kunci yang dicari apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan dan jika konsumen bukan member maka data konsumen dapat langsung ketikan pada kolom kolom data konsumen. . Untuk menyimpan data penjualan pengguna harus mencari data dari konsumen yang telah menjadi member dengan cara memilih kategori pencarian data member berdasarkan kode member atau nama member. Pilih serial number dari barang yang akan jual dan data barang akan tersimpan dan bila jenis barang yang dicari adalah aksesoris maka kursor akan berada pad akolom quantity. Jika jenis barang yang dicari adalah unit maka kursor akan berada pada kolom serial number.setelah itu tombol cetak akan aktif tekan tombol cetak untuk mencetak fatur penjualan. Ketikan jumlah quantity yang akan dijual lalu tekan tombol enter data barang yang akan dijual telah disimpan. Tekan tombol simpan maka data transaksi pemesanan telah disimpan. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang.ketikan potongan dan keterangan transaksi tekan enter tombol simpan akan aktif.

Jika nomor faktur sesuai dengan database data transaksi penjualan akan ditampilkan pada datagrid lalu klik pada data barang yang akan diretur. Apabila data barang retur telah selesai di input tekan tombol simpan dan cetak faktur retur dengan cara menekan tombol cetak. ketikan keterangan retur lalu tekan enter.26 Form Transaksi Penjualan 11. . Untuk menyimpan transaksi retur pengguna harus menjadi data transaksi penjual dengan cara mengetikan nomor faktur pada kolom pencarian data transaksi penjulan. Form Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok.Gambar 4.

Kriteria pertama yaitu perpemasok artinya laporan akan ditampilkan atau dicetak berdasarkan satu pemasok tertentu dalam periode tertentu.27 Form Transaksi Retur 12. . Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit.Gambar 4. Form Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan dan dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pemesanan dalam satu periode tertentu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. surat jalan retur barang dalam suatu periode tertentu. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang.

. Kriteria pertama yaitu pembelian harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi pembelian hari itu.28 Form Laporan Pemesanan Barang 13. Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pembelian dalam satu periode tertentu. menampilakan dan membuat laporan transaksi pembelian barang dalam suatu periode tertentu.Gambar 4. Form Laporan Pembelian Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak.

Gambar 4.Gambar 4. Form Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak.29 Form Laporan Pembelian Barang 14. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi penjualan dalam satu periode tertentu. menampilakan dan membuat laporan transaksi penjualan barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu penjualan harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi penjualan hari itu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan dua kriteria.30 Form Laporan Penjualan Barang .

Kriteria ketiga yaitu peritem barang artinya laporan persedian barang ditampilkan peritem barang. data transaksi retur akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi berasal dari pemasok. Form Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak.15. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu rekapitulasi laporan persediaan barang akan ditampilkan atau dicetak berdasakan jenis barang atau seluruh data. Gambar 4. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria kedua yaitu laporan detail persediaan barang artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data persediaan barang.31 Form Laporan Persediaan Barang 16. Form Laporan Persediaan Barang Laporan persedian berfungsi untuk mencetak. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria kedua perperiode artinya laporan retur yang . Kriteria pertama yaitu laporan perpemasok. menampilakan dan membuat laporan pesediaan barang dalam suatu periode tertentu.

31 Form Laporan Retur Barang 17. Kriteria yang ketiga yaitu surat jalan retur yaitu laporan retur ditampilkan atau dicetak menjadi suat jalan retur barang kepada pemasok. Form Profil Form profil adalah form berfungsi untuk informasi persediaan barang.ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi retur dalam satu periode tertentu. identitas dari aplikasi sistem Gambar 4.33 Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang . Gambar 4.

nama barang lalu ketikan kata kunci apabila kata kunci sesuai pada database data barang akan ditampilkan pada datagrid. Setelah itu ketikan harga yang baru lalu tekan tombol ubah.18. Form Tutorial Form tutorial adalah form yang berfungsi untuk pengguna yang berisi cara penggunaan dari aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4.Pengguna harus mencari barang yang akan di ubah. kode barang. Pilih barang yang akan diubah harga jualnya dengan cara mengklik data tersebut pada datagrid.pencarian barang memiliki tiga kategori pencarian yaitu berdasarkan barcode.34 Form Tutorial Sistem Informasi Persediaan Barang 19. Form Setting Harga Jual Form setting harga jual berfungsi untuk mengubah harga jual barang. .

35 Form Setting Harga Jual 20. Form Setting Merk Form setting merk barang ini berfungsi membuat kode barang untuk suatu merk barang tertentu caranya tekan tombol F1 untuk mecari barang jika kode barang ditemukan maka akan tampil data merk. . Jika tidak ditemukan maka akan tampil pesan data tidak ditemukan.Gambar 4. ketikan merk dari barang dan kode merk yang dikehendaki untuk merk tersebut lalu tekan tombol simpan. Tekan F2 untuk menginput data merk baru.

Gambar 4. Gambar 4. Form Setting Wallpaper Form setting wallpaper digunakan untuk mengubah tampilan wallpaper menu utama.36 Form Setting Merk Barang 21. Form Ubah Pasword Form ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi dengan cara ketikan user id dan password apabila sesuai dengan database lalu ketikan password baru dan konfirmasi password baru. lalu tekan tombol ubah.37 Form Setting wallpaper 22.38 Form Ubah Password . Gambar 4.

Daftar Pembelian Daftar pembelian merupakan hasil dari pengolahan data pembelian barang dari pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.40 Daftar Pembeliaan .39 Daftar Purchase Order 24. Gambar 4.23. Purchase Order Purchase Order merupakan informasi daftar pemesanan barang hasil dari pengolahan data pemesanan barang kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.

Tanda Terima Retur Tanda terima retur merupakan hasil dari pengolahan data retur barang dari konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.25.42 Tanda Terima Retur . Gambar 4.41 Faktur Pejualan 26. Faktur Penjualan Faktur penjualan merupakan hasil dari pengolahan data penjualan barang kepada konsumen yang dijadikan tanda bukti pembelian barang yang dilakukanoleh konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.

Surat Jalan Retur Surat jalan retur merupakan hasil pengolaha data retur barang konsumen yang akan diberikan kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4. Gambar 4.43 Surat Jalan Retur 28. Laporan pemesanan Laporan pemesanan merupakan informasi pemesanan hasil pengolahan data pemesanan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.27.44 Laporan Pemesanan .

Laporan Pembelian Laporan pembelian merupakan informasi daftar pembelian hasil pengolahan data pembelian barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Laporan Penjualan Laporan penjualan merupakan informasi daftar penjualan hasil pengolahan data penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.45 Laporan Pembelian 30. Gambar 4.46 Laporan Penjualan .29. Gambar 4.

47 Laporan Persediaan Barang 32. Rekapitulasi Persediaan Barang Rekapitulasi persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian. Gambar 4. penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.31. . penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Laporan Persedian Barang Laporan persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian.

Gambar 4.Gambar 4.48 Rekapitulasi Persediaan Barang 33.49 Laporan Retur Barang . Laporan Retur Laporan retur merupakan informasi daftar retur hasil pengolahan data retur barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.

pengembang berusaha untuk membangun perangkat lunak dari konsep yang abstrak sampai dengan implementasi yang memungkin. dari pada sebagai konstruktif. Pengujian merupakan salah satu tahapan dalam proses pengembangan perangkat lunak yang dapat dilihat (secara psikologi) sebagai destruktif.1 Testing (Pengujian Perangkat Lunak) Pada bab ini membahsa mengenai pengujian ( pengujian perangkat lunak ). Para pengembang membuat serangkaian uji kasus yang bertujuan untuk ”membongkar” perangkat lunak yang mereka bangun. Pengembang perangkat lunak secara alami merupakan orang konstruktif.BAB V TESTING 5. desain dan pengkodean. Selama definisi awal dan fase pembangunan. Pengujian yang diperlukan oleh pengembang adalah untuk melihat kebenaran dari perangkat lunak yang dibuat dan konflik yang akan terjadi bila kesalahan tidak . Pengujian merepresentasikan ketidaknormalan yang terjadi pada pengembangan perangkat lunak. Kenyataannya. Pengujian perangkat lunak merupakan elemen yang kritis dari SQA (Software Quality Assurance) dan merepresentasikan tinjauan ulang yang menyeluruh terhadap spesifikasi.

. Sebagai tambahan. Pengujian adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan 2.ditemukan. yaitu: 1. maksudnya mengungkap kesalahan dari cacat yang menyebabkan program gagal. maksudnya dari 80% kesalahan yang ditemukan selama pengujian dapat ditelusuri sampai 20% dari semua modul program. semua pengujian harus dapat ditelusuri sampai ke persyaratan pelanggan. Prinsip Pareto berlaku untuk pengujian perangkat lunak. maksudnya semua pengujian dapat direncanakan dan dirancang sebelum semua kode dijalankan. Test case yang baik adalah test case yang memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya 3. data yang dikumpulkan pada saat pengujian dilaksanakan akan menyediakan suatu indikasi keandalan perangkat lunak yang baik dan beberapa indikasi mutu perangkat lunak secara keseluruhan. dan kebutuhan fungsi telah tercapai. maka akan membongkar kesalahan yang ada didalam perangkat lunak. Sebelum mengaplikasikan metode untuk mendesain test case yang efektif. 2. Dari sebuah buku. manfaat lain dari pengujian adalah menunjukkan bahwa fungsi perangkat lunak telah bekerja sesuai dengan spesifikasi. 3. Jika pengujian diselenggarakan dengan sukses. Glen Myers menetapkan beberapa aturan yang dapat dilihat sebagai tujuan dari Pengujian : 1. perekayasa perangkat lunak harus memahami prinsip dasar yang menuntun pengujian perangkat lunak. Pengujian yang sukses adalah pengujian yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya Sehingga tujuan dari Pengujian ini adalah mendesain serangkaian tes yang secara sistematis mengungkap beberapa jenis kesalahan yang berbeda dan melakukannya dalam waktu dan usaha yang minimum. Pengujian harus direncanakan lama sebelum pengujian itu mulai.

Pengujian yang mendalam tidak mungkin karena tidak mungkin mengeksekusi setiap kombinasi jalur skema pengujian dikarenakan jumlah jalur permutasi untuk program menengah pun sangat besar. Black box testing menyinggung ujicoba yang dilakukan pada interface software. Integrasi Bottom-Up dan Integrasi Top-Down. ujicoba blackbox digunakan untuk mendemonstrasikan fungsi software yang dioperasikan. pengujian harus dilakukan oleh pihak ketiga yang independent. Selagi pengujian berlangsung maju. 5. Procedural dan menggunakannya sebagai pedoman untuk menetapkan basis set dari jalur eksekusi. Hal ini memungkinkan individu yang berurusan dengan pengujian mendesain test case yang efektif secara lebih mudah.2 Teknik Pengujian Black-Box Pada pengujian peraangkat lunak yang penulis gunakan Pendekatan pertama adalah black box testing. Untuk mencapai sasaran tersebut. pengujian mengubah focus dalam usaha menemukan kesalahan pada cluster modul yang terintegrasi dan akhirnya pada sistem. Dalam lingkungan yang ideal. Untuk menjadi paling efektif. Karena sangat sulit. Testabilitas adalah seberapa mudah sebuah program komputer dapat diuji. sebuah sistem atau produk dengan testabilitas dalam pikirannya. Sasaran utama desain test case adalah untuk mendapatkan serangkaian pengujian yang memiliki kemungkinan tertinggi di dalam pengungkapan kesalahan pada perangkat lunak. apakah input diterima dengan benar. 5.4. Walaupun didesain untuk menemukan kesalahan. Pengujian harus mulai “dari yang kecil” dan berkembang ke pengujian “yang besar”. perekayasa perangkat lunak mendesain suatu program komputer. pengujian black-box. 6. dan ouput yang . digunakan 4 kategori yang berbeda dari teknik desain test case: Pengujian white-box. perlu diketahui apa yang dapat dilakukan untuk membuatnya menjadi lebih mudah.

apakah integritas informasi eksternal terpelihara. tetapi memeriksa sedikit mengenai struktur logikal internal software.dihasilkan benar. Teknik pengujian black-box berfokus pada domain informasi dari perangkat lunak. dengan melakukan test case dengan mempartisi domain input dari suatu program dengan cara yang memberikan cakupan pengujian yang mendalam. . Ujicoba blackbox memeriksa beberapa aspek sistem.

BAB VI PENUTUP 6. dan belum ada aplikasi khusus yang digunakan untuk mendukung informasi persediaan barang. sistem . 2.beberapa proses telah dilakukan secara otomatis. maka dapat disimpulkan bahwa sistem berjalan tersebut masih memiliki sejumlah permasalahan. Berdasarkan analisis yang di uraikan pada Bab III tentang sistem berjalan. Aplikasi yang dibangun menggunakan antar muka yang mudah dimengerti oleh penggunanya sesuai dengan karakteristik dari pengguna yang telah dianalisis. mengenai sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda telah diuraikan pada bab sebelumnya yaitu : 1. dan akan memudahkan jika akan memerlukan data terdahulu. sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi toko Gadgetanda. Proses pembuatan laporan lebih mudah dengan beberapa kriteriakriteria yang di sesuaikan dengan kebutuhan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. Pada rancangan sistem informasi persediaan barang yang diusulkan telah dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan pada sistem berjalan dan memenuhi kebutuhan dari manajemen toko Gadgetanda. Dengan aplikasi yang dibangun ini data akan tersimpan dalam database sehingga data yang tersimpan lebih aman.1 Kesimpulan Pada bab terakhir ini penyusun menarik kesimpulan dari hasil pembahasan. 3. 4. Berdasarkan hasil perancangan sistem usulan pada Bab IV pada sub judul kamus data dihasilkan aliaran data yang menjadi dasar untuk merancang database yang sesuai dengan kebutuhan informasi tentang persediaan barang pada toko Gadgetanda.

yaitu : Berisi apa yang harus dilakukan untuk optimalisasi yang belum dilakuakan penulis. sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda agar terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi keuangan. Untuk pengembangan selanjutnya. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 3. 6. 1. maka sebaiknya dilakukan pembuatan file backup sebagai cadangan jika terjadi kerusakan data maupun kerusakan pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda. Untuk menjaga keamanan data verifikasi login.5. . atau modul keuangan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. maka sebaiknya pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda ini menignkatkan enkripsi pada data verifikasi login karena enkripsi data login verifikasi yang telah dibuat penulis mudah dipecahkan. Pengujian terhadap setiap fungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda dilakukan dengan menggunakanm metode Black box testing seperti yang digambarkan pada Bab V pada sub judul Pengujian Fungsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda.2 Saran Agar aplikasi sistem informasi persediaan barang yang telah dibangun dapat berjalan dengan baik maka penyusun memberikan saran-saran yang mungkin dapat membantu kelancaran dalam sistem informasi persediaan barang Gadgetanda. 2.

M. Jogianto. Drs. Konsep Perancangan Database. Jr. Bandung: Informatika Bandung. Bandung : Informatika Bandung. Sofyan. Ir. Sistem Informasi Manajemen : Informatika Bandung Assauri. 1974. Gordon B.Yogyakarta . Management Information System. Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Harianto. 1995. McLeod. 1993. Edisi ke tiga 2005. Basis Data. 1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Raymond. 1996 Manajemen Produksi . Pustaka Binaman Presindo. 2001. Jakarta : PT. H.DAFTAR PUSTAKA Davis. Yogyakarta: ANDI OFFSET. Fathansyah. Andi . Ir. Kristanto. Jakarta: Balai Pustaka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful