SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG

Studi kasus pada TOKO GADGETANDA

SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Ujian Akhir Strata

Disusun oleh :

DENIS MI 0891004

PROGRAM STUDI STRATA SATU SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA UNIVERSITAS INFORMATIKA DAN BISNIS INDONESIA BANDUNG 2010

LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL SUB JUDUL PENYUSUN NPM

: : : :

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA DENIS MI0891004

Telah diperiksa dan disetujui oleh : Pembimbing I Pembimbing II

Wawa Wikusna, S.T NIDN. 0429067403

Rosalin Samiharjdo, S.T NIDN.

Disahkan oleh: Ketua Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika Dan Bisnis Indonesia

Ucu Nugraha, S.T NIDN. 0424027901

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA, yang dibuat untuk memenuhi persyaratan menempuh Ujian Akhir Sarjana pada Program Studi Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, sejauh yang saya ketahui bukan merupakan tiruan atau duplikasi dari tugas akhir yang sudah dipublikasikan dan atau pernah dipakai untuk mendapat gelar Sarjana di lingkungan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia maupun di perguruan tinggi atau instansi manapun, kecuali bagian yang sumber informasinya dicantumkan sebagaimana mestinya.

Bandung, Desember 2010

Denis __ NPM. MI0891004

iii .

Penulisan Skripsi ini menggunakan metode pengembangan sistem SDLC (Sistem Development Life Cycle) yang mencangkup System Engeneering. implementasi dan Testing. adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah sering terjadi kesalahan pencatatan data transaksi pemesanan.ABSTRAK Persediaan barang merupakan salah satu aktifitas kerja yang sangat penting bagi perkembangan toko Gadgetanda. dan wawancara. pemesanan. retur. pembelian. penjualan. Kata kunci : Persediaan barang. DFD (Data Flow Diagram). pembelian dan penjualan.0. pengontrolan informasi persediaan barang tidak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan menggunakan alat pemodelan berupa Flow Map ( Bagan Alir Dokumen ). tepat dan akurat. Sedangkan alat pengembangan aplikasi database menggunakan MySQL dan bahasa pemograman Visual Basic 6. Analisis. iv . Design. Pada perkembangannya muncul permasalahan-permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi.

returns. development tools and MySQL database applications using Visual Basic 6.0 programming language. inventory control information can not be done in a short time. and interviews. DFD (Data Flow Diagram). Meanwhile. Design. purchasing. implementation and Testing. ordering. v . and techniques of data collection by observation. sales. Analysis. purchases and sales. The method used in this writing by using a modeling tool in the form of Flow Map (Flow Chart Document). precisely and accurately. This final writing system development method SDLC (System Development Life Cycle) which covers Engeneering System. Keywords: inventory. while the reason for the rise problems are often transaction data recording errors reservations.ABSTRACT Inventories of goods is one of a very important activities for development Gadgetanda store. In the development problems which appear difficult to obtain inventory information quickly.

kesabaran dan ilmu yang diberikan beserta data-data yang dibutuhkan penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini. 4. M. vi . Segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas segala berkah. M. selaku Rektor Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). selaku Pembimbing utama yang telah menyediakan waktu. tenaga dan kesabaran. selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. Nes Yandri Kahar. do’a serta nasehat yang akan penulis ingat untuk bekal melangkah dihari mendatang. Terutama untuk kedua orang tuaku tercinta yang telah memberikan kasih sayang yang tulus. 5. 2.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Bapak Wawa Wikusna. M. 3. Bob Foster. Dalam penyusunan Skripsi ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak. Dr. hingga penulis mampu menyelesaikan Skripsi dengan judul “Sistem Informasi Persedian Barang Studi Studi Kasus Pada Toko Gadgetanda ” tepat pada waktunya. 6. baik moril maupun materil. S. Ir. rahmat dan karunia-Nya. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. DR.T. Seluruh Dosen dan Staff Karyawan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia yang telah menyediakan waktu untuk bertukar pikiran dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi penulis..T.. Selanjutnya penulis ucapkan terima kasih kepada : 1. selaku Pembimbing kedua yang telah menyediakan waktu. Seluruh Staff dan Pimpinan Toko Gadgetanda yang telah menyediakan waktu. tenaga dan kesabaran.T. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. S.. Ibu Rosalin Samihardjo.

11. Wassalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh Bandung. Agus Kurnia yang telah membantu penulis dalam pembuatan skripsi ini. 9. Desember 2010 Penulis vii . 8.7. Kritik dan saran akan penulis terima dengan terbuka demi perbaikan dan kesempurnaan Skripsi ini. Rekan-rekan Alumni mahasiswa-mahasiswi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia angkatan 2004. Skripsi ini bukanlah sebuah karya yang sempurna. Siti Mariam Sopianti yang telah memberikan dorongan serta semangat dan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. untuk itu penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang terdapat dalam Skripsi ini. Rekan Durencell yang mendukung penulis baik moril maupun materil. 10. Penulis berharap semoga apa yang telah penulis sajikan dalam Skripsi ini dapat memberikan manfaat dan kegunaan. Ibu Heti selaku staff akademik yang telah membantu dalam proses seminar dan sidang skripsi penulis.

..............................................................................................2 2......9 Konsep Dasar Informasi ............... iii ABSTRACT ............ xvii BAB I PENDAHULUAN ............7 2................................................................................................................4 1...1......................................... xi DAFTAR TABEL ........................................................2 Maksud dan Tujuan ..............................................1 Identifikasi dan Batasan Masalah .....................................................................................................................5 TINJAUAN PUSTAKA..................................................................... v DAFTAR ISI .................................3 Kegunaan ..................................................... xv DAFTAR DIAGRAM ....... ABSTRAK .......12 Kualitas Informasi .......................................................................................................................................................7 2........1............2.................................3 Konsep Dasar Sistem Informasi......4 Definisi Informasi ..........................1 2..7 BAB II Latar Belakang Masalah ..................12 Siklus Informasi....3 2.................... vii DAFTAR SIMBOL ................................................................................4 Metode Pendekatan............................................................................................................................................................3 2............................1..........................................1 1...........................................2................................11 2.........1 2............................................................5 1........4 Lokasi dan Waktu Kegiatan ......................1 1.6 1............................... xiv DAFTAR GAMBAR .....................................14 ...........................5 Sistematika Penulisan ...................................................................................2 1.................... iv KATA PENGANTAR .........................................2..............................................1 Konsep Dasar Sistem ............................................................................3 1....................2 Definisi Sistem ...................DAFTAR ISI Hal............8 Klasifikasi Sistem .......13 Nilai Informasi...............14 2............................................................8 Karakteristik Sistem ....................................2 2............................2..............................................................................................................

..............................................25 Entity Relationship Diagram (ERD) ........28 Konsep Dasar Basis Data ......................18 Maksud dan Tujuan Persediaan ....31 2................................................9.............5..............5..3 2........3 Context Diagram ..............................................2 2......4 Kamus Data .5...........43 ......................2 2.......23 Aturan-Aturan Dalam Pembuatan Data Flow Diagram ...7.......2 Flowmap .......20 2.......29 2......9 Sejarah Structured Query Language ...........................................1 2..........................22 DFD leveled ..............32 MySQL Sebagai Bahasa Structured Langguage (SQL) ................3 Pengertian Persediaan Barang.........................2.....8.................5...1 2..............5.....8.........................1 2...............................30 2........................................2...2.......0 ............................................................................17 Fungsi Persediaan .......................4 2..........................25 2.........................20 Data Flow Diagram ( DFD ) ....26 2...................35 Mengenal Visual Basic 6....................34 Bahasa SQL .3...........8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) ................7 Pendekatan Sistem ..................4 Definisi Sistem Informasi ............4..............30 Abstraksi Data dalam Basis Data ............................................5 Alat Bantu Pemodelan Sistem .........................................5........7.....16 Konsep Dasar Persediaan Barang .1 2...............22 2.....................2.5.......................................................5........6 2..............................1 2.........................................................................8.......4....3 2......1 2.39 BAB III ANALISIS SISTEM ..................................14 Komponen Sistem Informasi .............39 2....26 2...........................................................33 Tipe Data pada MySQL.....0 .1 Simbol-Simbol dalam Entity Relationship Diagram .................................................2 2...................4....4..................................................................1 Komponen Visual Basic 6...17 2......2 2........2 Definisi Basis Data ..................................................................................19 2..8.................................................3.......................

........3.............3 3..3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2.......................2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1..............................47 Analisis Dokumen ...................................54 4..................1..............1.................................3 Evaluasi Sistem ..6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5...............................1...................62 4..2 3..47 3....1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi.....64 4..................…….......63 4......................................2......3.......3.....2....53 BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM .49 Analisis Entitas ......2............62 4..........3............4 Uraian Prosedur ..44 Tugas dan Wewenang..................2 Struktur Organisasi ..................................1.60 4.............................1...1...3....2...................58 4.....................1..................1..4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3.........2.....1 Perancangan Sistem Informasi Persediaan Barang ...................1 3........73 Data Flow Diagram Level ....3...2 Analisis Sistem Informasi Persediaan Barang ...................65 Penjelasan Data Store .....2......................58 4.......45 3........ .2 Uraian Prosedur Usulan ........1..1.....43 3..................................2......3...2.........1...........................52 3......4 Kamus Data ...1 0…...1.54 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda..2...............60 4....1.......1...1........1.....................................2 Data Flow Diagram Levelled .......2.3 Data Flow Diagram .......1 4.............54 4............................ 61 4......51 Flowmap Berjalan Sistem Persediaan Barang ..4..............1 Diagram Konteks.....4.........................................2 Penjelasan Aliran Data .64 4.............1 3.....3.....3...........................5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4...................1 4.57 4.......

....98 Spesifikasi Perangkat Lunak ....91 Rancangan Proses ...8 Entity Relationship Diagram ............87 4.1.........1.................99 Spesifikasi Perangkat Keras……....101 4..........1 Kebutuhan Sumber Daya ..97 4...2....81 Rancangan Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Persediaan Barang .1 4....4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda .....3 Spesifikasi Perangkat Lunak……....128 5....2 Spesifikasi Sumber Daya Manusia ....2.................99 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi ..2 Teknik Pengujian Black-Box..1...................1.................…… ………………………………...3 4.....8.1...8....6 4...........................1..............................................2....2.......................1 Tesing (Pengujian Perangkat V Lunak)……………………………........................1.....2..128 5.................................................8..80 Struktur Tabel ..........2 Spesifikasi Perangkat Keras ...........1.....……………………102 BAB TESTING....1.102 4.......1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi ................2.1........4...2..........................1..........3 Pengujian fusngsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan ......................2...............................................2............2............87 Rancangan Masukan .....99 4.....1.93 Implementasi Sistem Informasi Persediaan Barang .......1..1..1.........98 4....................2 4.…130 5......2....98 4....2.....2 4..1..5 4.........2...1 4.................................2 Struktur Menu ......1.........7 4....1 4.78 Relasi Antar Tabel .

...................4 Black-Box Test Case Modul Input Data Transaksi Penjualan……………………………………....146 BAB PENUTUP........…133 5..............…136 5........153 6.......Barang Toko Gadgetanda .....3.1 Login..…………………………………………131 5.............3..........3 Barang…….......………131 5.....153 6........2 Saran…………………………………………………………….........3.........…140 5.......………......154 DAFTAR PUSTAKA......2 Login…........... 154 V Black-Box Test Case Modul Ubah Data Black-Box Test Case Modul Input Data Black-Box Test Case Modul Verifikasi Data Test Case Modul Verifikasi Data DAFTAR SIMBOL Simbol-simbol dalam Data Flow Diagram Gane/Sarson Yordan/De Marco Keterangan ..........3.........1 Kesimpulan………………………………………………………................................4 Barang….…..............3..

Entitas Entitas Luar Entitas Luar

Luar,

dapat

berupa orang/unit terkait yang berinteraksi dengan sistem tetapi diluar sistem Orang, unit yang atau

mempergunakan Proses Proses melakukan data.

transformasi fisik

Komponen

tidak diidentifikasikan. Aliran Data Aliran Data Aliran data dengan arah khusus dari sumber ke tujuan Penyimpanan data atau Data Store Data Store tempat data disimpan

oleh proses.

Simbol-simbol dalam Flowmap Simbol Keterangan

Menunjukan titik awal, akhir, atau pemberhentian Terminator dari suatu proses

Menunjukan arah atau alur dari suatu dokumen Aliran Data

Menunjukan input atau output media record berupa Dokumen dokumen

Proses Manual

Menunjukan Proses yang dilakukan secara manual

Proses Komputerisasi

Menunjukan

Proses

yang

dilakukan

secara

terkomputerisasi

Input Manual

Menunjukan masukan secara manual

Arsip Menunjukan Arsip atau simpanan data manual

Keputusan

Menunjukan

pengambilan

keputusan

yang

menghasilkan dua kemungkinan (Ya/Tidak)

Terminasi untuk halaman yang sama On Page Connector

Terminasi untuk halaman yang berbeda Off Page Connector

DAFTAR TABEL
H al 9

Tabel

2.1

Klasifikasi

.....................9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian …....... Tabel 4.....12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang ………….......Sistem……………………………………………… Tabel 2........13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang .... Tabel 4.............16 Struktur Data Store Pemasok …………………………………..............……………….... Tabel 4..15 Struktur Data Store Persediaan Barang ……... Tabel 4...11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur …………………..………………… Tabel 4... Tabel 4..........................………. Tabel 4..……………….……………............ Tabel 4..21 Struktur Data Store Transaksi Pembelian ……. Tabel 4....10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang .........…… Tabel 4.....………………… Tabel 4..……….. Tabel 4.6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang ...3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan …...17 Struktur Data Store Konsumen ...………............………………… Tabel 4.19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan …..2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan …………….5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang .22 Struktur Data Store Transaksi Retur 20 65 65 66 67 67 68 69 69 70 71 71 72 72 73 73 74 74 75 75 76 77 77 .14 Struktur Data Store Barang ………... Tabel 4.…………….....………………...4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang ..............2 Flowmap…………………………………....….. Tabel 4... Tabel 4........1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang ……………...... Tabel 4.... Tabel 4.. Tabel 4............ Tabel 4.......18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan ……………………. Tabel 4......7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) .........8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian ……………………… Tabel 4.............20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan ……….

..... Tabel 4............23 Struktur Tabel Barang …………....………………… Tabel 4.........……………..36 Struktur Tabel Detail Retur ……………………………….……………………………..30 Struktur Tabel Detail Pemesanan ..…………... Tabel 5.......………….26 Struktur Tabel Pemasok ……….. 12 17 ..29 Struktur Tabel Pemesanan ……………..…………………………….....……………... Tabel 5....25 Struktur Tabel Konsumen …………...2 Siklus Informasi………………………………………………. Tabel 5..........5 Daftar black-box test case modul input data transaksi penjualan.........31 Struktur Tabel Pembelian …………………. Tabel 4... Tabel 4...…......27 Struktur Tabel Permintaan …….. Tabel 4.……………... Blok Bangunan ………………………………………………........………….........34 Struktur Tabel Detail Penjualan ……………………….3 Daftar black-box test case modul input data barang…………… Tabel 5....…………..……………………......... Tabel 4. Tabel 4...... Tabel 4.... Tabel 4........... Tabel 4...4 Daftar black-box test case modul ubah data barang ………….. Tabel 4.....…..2 Daftar black-box test case modul pencarian data barang.24 Struktur Tabel Persediaan Barang ………......35 Struktur Tabel Retur ………………………..28 Struktur Tabel Detail Permintaan …………..…………………………...32 Struktur Tabel Detail Pembelian ………...….………………….……….....1 Test case modul verifikasi data login…………….. Tabel 4.........1 Gambar 2.33 Struktur Tabel Penjualan …………. Tabel 4.………. Tabel 4..............………………... Tabel 5. 81 81 81 82 82 82 83 83 83 84 85 85 86 86 118 120 123 128 134 DAFTAR GAMBAR H al Gambar 2.

...... Rancangan Form Transaksi Retur............1 Gambar 4.................3 Gambar 4.........6 Gambar 2........... Form Laporan Pemesanan Barang...........17 Gambar 4..................22 Gambar 4...10 Gambar 2.........1 Gambar 4........10 Gambar 4....9 Gambar 4............. Jendela Kode………………………………….... Form Setting Merk Barang.. Form Transaksi Pemesanan.................... Form Data Pengguna.............................………………………………….......... Form Data Barang................. 27 27 27 28 40 40 41 41 42 45 87 91 91 92 92 93 93 94 94 95 95 96 96 97 97 103 103 104 105 106 107 108 109 110 111 113 114 115 116 116 117 118 118 119 120 121 ...........…………………………….21 Gambar 4........ Rancangan Form Transaksi Permintaan................…… …………………………… Notasi Relasi …………………........……………………………........ Form Transaksi Permintaan...................................................13 Gambar 4..............……………………………..11 Gambar 3.... Rancangan Form Transaksi Pemesanan................ Form Data Pemasok.. Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses ............................ Form Laporan Penjualan Barang …………………………….......... Form Laporan Persediaan Barang…………………………............................... Rancangan Form Laporan Persediaan Barang………...34 Gambar 4.......35 Gambar 4.........29 Gambar 4.........9 Gambar 2....8 Gambar 2....7 Gambar 2.....................................................……………………………. Form Verivikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang................8 Gambar 4........……………………………......4 Gambar 2. Rancangan Form Laporan Pembelian Barang.......33 Gambar 4....... Struktur Menu ……..........................24 Gambar 4. Rancangan Form Transaksi Pembelian..........…….........7 Gambar 4.......30 Gambar 4...36 Notasi Entitas …………….........12 Gambar 4............................……………………………………………… Tool Box ……….....5 Gambar 2......................3 Gambar 2.32 Gambar 4..................25 Gambar 4..........................23 Gambar 4........ Rancangan Form Laporan Penjualan Barang ………………............ Form Data Konsumen……………………………......... ………...................11 Gambar 4... Jendela Propertis ............ Form Setting Harga Jual............ Form Standart .... Form Transaksi Pembelian…………………………….........Gambar 2.................... Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang..27 Gambar 4......................………….. Rancangan Form Manipulasi Data Member………. Splash Screen Informasi Persediaan Barang.....15 Gambar 4....... Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok.20 Gambar 4........…….. Form Transaksi Penjualan...................……………………….... Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda...……….......16 Gambar 4............ Form Tutorial.............19 Gambar 4... Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang....................................31 Gambar 4..............18 Gambar 4............ Rancangan Form Transaksi Penjualan.........26 Gambar 4.............…….........2 Gambar 4...........28 Gambar 4....5 Gambar 4....... Rancangan Form Manipulasi Data Barang………………........ Contoh Penggunaan Kardinalitas ……………………………............... Form Laporan Pembelian Barang.6 Gambar 4......... Jendela Project Explorer .............. Notasi Atribut …………………..........………………………………...................4 Gambar 4.......... Form Laporan Retur Barang.......14 Gambar 4. Rancangan Form Verifikasi Login ……………..................... Form Transaksi Retur..................………………………………..................................... Rancangan Form Laporan Pemesanan Barang........

............................................…………………………..41 Gambar 4............................................................47 Gambar 4.....................44 Gambar 4..........................37 Gambar 4................ Rekapitulasi Persediaan Barang............................................................... Laporan Pemesanan ........ Laporan Retur Barang.............................48 Gambar 4.............................42 Gambar 4..............................Gambar 4.....……………………………........... Form Ubah Password....……..........................38 Gambar 4.............................. 121 121 122 122 123 123 124 124 125 125 126 127 127 BAB I PENDAHULUAN ..................................... Tanda Terima Retur........................43 Gambar 4... Surat Jalan Retur...46 Gambar 4.. Laporan Persediaan Barang.......................................40 Gambar 4....................................... Laporan Pembelian.............. Daftar Purchase Order............. Daftar Pembelian......................................................49 Form Setting Wallpaper.......39 Gambar 4................... Laporan Penjualan..........……….................... Daftar Penjualan.......................................45 Gambar 4.............

form serta laporan yang dibuat. Adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah pengolahan data transaksi membutuhkan beberapa tahapan dan sering terjadi kesalahan pencatatan dalam faktur.1. Dengan semakin bertambahnya jumlah barang dagangan muncul permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. Berdasarkan uraian tersebut. Selain itu pengolahan data transaksi menjadi informasi persediaan barang sering ditunda oleh petugas. tepat dan akurat. perusahaan menambah barang dagangan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memberi kepuasan kepada konsumen. Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang mempelopori penjualan smartphone dan aksesorisnya di Bandung. organisasi atau perusahaan dapat menjamin kualitas informasi yang disajikan dan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut. Toko Gadgetanda adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya yang didirikan pada tahun 2008. maka diperlukan sistem informasi persedian barang yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. Sekarang informasi dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat berkat adanya teknologi informasi.1 Latar Belakang Masalah Sistem informasi merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi atau perusahaan. . Seiring dengan berkembangannya perusahaan. Untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan adanya sistem informasi. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang diharapkan adalah pada sistem informasi persedian barang. penulis tertarik untuk mengembangkan sistem informasi persediaan barang yang dituangkan dalam skripsi berjudul “ SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA BANDUNG ”.

2 Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda? 3. Bagaimana rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi? 4. Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: Dengan memperhatikan identifikasi masalah tersebut penulis dapat merumusakan permasalahan sebagai berikut. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. pengolahan data pemesanan. 1. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Bagaimana sistem informasi persediaan barang dan sejauh mana pengaruh aliran informasi yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda? 2.1. 2. pembelian. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. Bagaimana rancangan antarmuka dan kemampuan apa saja yang dimiliki aplikasi sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda? 5. Bagaimana pengujian yang akan dilakukan untuk menguji fungsionalfungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda? . penjualan. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. Proses pencatatan data pembelian.

Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penyusunan Skripsi ini adalah sebagai berikut : 1. serta dikarenakan keterbatasan waktu. Penulis . Membuat rancang bangun antar muka dan kemampuan yang akan dimiliki oleh aplikasi. 1. 3. 1. Menggambarkan sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. Melakukan pengujian terhadap aplikasi yang dibangun untuk mendukung sistem informasi Persediaan barang pada toko Gadgetanda. penulis membatasi pembahasan permasalahan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. Membuat rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi 4. yang dapat digunakan pada proses persediaan barang pada toko Gadgetanda 5.3 Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada Program Strata satu Fakultas Teknologi dan Informatika Program Studi Manajemen Informatika di Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. 2. maka dalam penyusunan Laporan Skripsi ini. biaya.4 Kegunaan Penulisan Skripsi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi : 1. kemampuan dan pengetahuan penulis. Menggambarkan dan mengevaluasi sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda.Agar pembahasan lebih terarah dan tidak menyimpang dari latar belakang masalah yang telah ditentukan diatas.

2. b. Penulis melakukan wawancara langsung kepada nara sumber. Pengamatan (Observasi) .5 Metode Pendekatan Dalam penyusuanan skripsi ini penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis dalam membangun sebuah sistem informasi. Wawancara (Interview) Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab yang berhubungan dengan permasalahan. 3. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengolahan data transaksi persediaan barang sehingga Informasi yang dihasilkan menjadi lebih mudah dan efisien. dengan cara menggambarkan alur sistem. b. 2. Penulis dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama studi kedalam dunia kerja atau lingkungan sesungguhnya. Instansi a.a. Memberikan solusi alternatif dalam sistem informasi akuntansi Toko Gadgetanda. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca mengenai pembangunan sistem informasi dan aplikasi serta teknik pembuatannya. dan menginterpretasikan hasil penelitian berdasarkan kondisi yang sebenarnya pada masa sekarang. Pembaca a. Untuk mendapatkan data penunjang dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut : 1. b. Dapat menjadi salah satu acuan atau referensi dalam membuat sistem informasi di kemudian hari. 1.

1. Berikut penjelasan tentang masing-masing Bab : . identifikasi masalah dan batasan masalah.2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini menguraikan teori tentang permasalahan yang mendukung perancanagan dan pengembangan serta metodelogi yang .1. metode penelitian yang dilakukan.7 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan Skripsi ini terdiri dari 6 (lima) Bab yang masing- masing Bab telah dirancang dengan suatu tujuan tertentu.1 BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menguraikan latar belakang masalah. lokasi dan waktu penelitian dan sistematika penulisan. 1.Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung pada tempat penelitian terhadap obyek yang di bahas untuk mendapat informasi. Adapun metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem adalah dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). 1.1. kegunanan penelitian. Adapun waktu kegiatan studi kasus dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 1 September 2009 sampai dengan tanggal 1 November 2009. Penulis melakukan studi kasus pada bagian administrasi umum di Toko Gadgetanda Bandung yang berlokasi di jalan Purnawarman Lt UG C-17 Istana Bandung Electronic Center.1.1. maksud dan tujuan penelitian.6 Lokasi dan Waktu Kegiatan Untuk memperoleh data yang diperlukan. .

.1.1. .1. atau menumbuhkan pendapat lama yang berkaitan dengan observasi. yaitu dapat berupa pendapat baru. PENGUJIAN Pada bab ini menguraikan tentang pengujian aplikasi yang telah . BAB III ANALISIS SISTEM Membahas tentang kondisi dan gambaran umum objek observasi.akan digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi pada saat perancangan dan pengembangan.1. perangkat lunak serta sumber daya manusia. analisis dan evaluasi sistem yang sedang berjalan.4 BAB VI PENUTUP Menguraikan tentang kesimpulan dan saran. koreksi atau pendapat lama. batasan implementasi.3 BAB V dibuat. lingkungan perangkat keras. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Membahas tentang perancangan sistem berdasarkan hasil evaluasi sistem.

mendukung operasi. Secara umum sistem informasi didefinisikan sebagai kumpulan komponen atau elemen yang saling bekerja sama untuk tujuan tertentu. urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan. Sistem sangat dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan. Sistem informasi bertugas mengumpul. siapa (who) yang mengerjakannya. dalam hubungan instansi atau organisasi sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. 2. kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. Pendekatan komponen/elemen Yaitu kumpulan komponen yang saling dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. dan menyediakan pihak tertentu dengan laporan laporan yang tertentu. Pendekatan prosedur Yaitu suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan.suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem. bersifat manajerial. berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. dan mengolah data untuk menyajikan informasi tertentu kepada orang yang membutuhkan. dan subsistem tersebut dapat terdiri juga dari subsistem yang lebih kecil. antara lain melalui pendekatan sebagai berikut : 1. menyimpan.1 Konsep Dasar Sistem Secara umum ada dua pendekatan dalam mendefinisikan dan memahami sistem. . Sistem terdiri dari sub-subsistem yang saling berkaitan satu sama lain dalam mencapai tujuannya.

suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu : 1. dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan kumpulan dari komponen-komponen atau subsistem-subsistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 2.1 Definisi Sistem Sistem merupakan kumpulan dari sub-subsistem. 2. Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan.1. Sistem dapat berupa subsistem yang mempunyai sifat-sifat sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sistem informasi terlebih dahulu akan dibahas pengertian sistem dan informasi.2 Karakteristik Sistem Karakteristik sistem menurut Jogiyanto HM.1. Menurut Jogiyanto HM dalam bukunya yang berjudul Analis dan Desain Sistem Informasi berpendapat bahwa “Sistem adalah suatu kumpulan dari eleman-eleman yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu” ( 2001:2). Dari pendapat mengenai definisi sistem diatas. Batasan Sistem Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. 2. .

1 Pengklasifikasian Sistem Kriteria Lingkungan Asal pembuatannya Sistem terbuka Buatan manusia Klasifikasi Sistem tertutup Buatan Allah / alam . 5. Masukan Sistem Masukan (input) adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem agar suatu sistem dapat beroperasi dan energi yang diproses menghasilkan keluaran. Sasaran Sistem Merupakan tujuan dari suatu sistem yang sangat menetukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang dihasilkan sistem agar dapat dikatakan berhasil karena tujuannya dapat tercapai.3. 6. Keluaran Sistem Keluaran (output) merupakan hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Penghubung Sistem Merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya sehingga dapat berinteraksi untuk membentuk suatu kesatuan. seperti dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 2. 4. Pengolah Sistem Merupakan perubahan dari masukan (input) menjadi keluaran (output). 7. 2. Lingkungan Sistem Lingkungan sistem terdiri dari lingkungan internal sistem yaitu lingkungan yang berada di dalam batasan sistem dan lingkungan eksternal sistem yaitu lingkungan yang berada di luar sistem. 8.1.3 Klasifikasi Sistem Klasifikasi sistem diperlukan untuk membedakan antara sistem satu dengan sistem lainya.

Sistem buatan manusia dan alam Suatu sistem diklasifikasikan berdasarkan asalnya. 5. 2. sistem tersebut dapat diklasifikasikan sebagai sistem yang ada secara alamiah (buatan Allah) dan buatan manusia. 3. Sistem terbuka dan tertutup Sistem dikatakan terbuka bila aktivitas di dalam sistem tersebut dipengaruhi oleh lingkunganya. sedangkan suatu sistem dikatakan tertutup apabila aktivitas didalamnya tersebut tidak terpengaruh oleh perubahan yang terjadi di lingkunganya. sedangkan sistem komplek adalah sistem yang memiliki banyak tingkatan atau subsistem. Sistem berjalan dan konseptual Sistem berjalan adalah sistem yang saat ini sedang digunakan sedangkan sistem konseptual adalah sistem yang menjadi harapan atau belum diterapkan. Sistem sederhana dan kompleks Sebuah sistem yang sederhana merupakan sebuah sistem yang terbentuk dari sedikit tingkatan dan subsistem. Sementara dan selamanya . 4. Kinerjanya dapat dipastikan dan tidak dapat dipastikan Kinerja yang dapat dipastikan artinya dapat ditentukan pada saat sistem akan dan sedang dibuat. 6. Kinerja yang tidak dapat dipastikan artinya tidak dapat ditentukan dari awal dan tergantung pada situasi yang dihadapi.Keberadaanya Kesulitan Output / kinerjanya Waktu keberadaanya Wujudnya Tingkatnya Fleksibelitas Sistem berjalan Sulit / komplek Dapat dipastikan Sementara Abstrak Sub sistem / sistem Bisa beradaptasi Sistem konsep Sederhana Tidak dapat dipastikan Selamanya Ada secara phisik Super sistem Tidak bisa beradaptasi 1.

pelanggan). 2. Kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata. Perusahaan atau organisasi bukanlah merupakan organisasi yang dapat disentuh secara fisik. yang direkam dalam bentuk angka. huruf. hewan. teks. seperti. Sekumpulan fakta yang belum terorganisir. Bisa beradaptasi dan tidak beradaptasi Bisa artinya bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan. peristiwa. subsistem dan supersistem Berdasarkan tingkatanya suatu sistem bisa merupakan komponen dari sistem yang lebih besar. . Sedangkan data dapat diartikan sebagai : 1. Sistem. gambar. 2.2 Konsep Dasar Informasi Secara umum informasi dapat diartikan sebagai hasil pengolahan data yang telah memunculkan arti dan manfaat bagi penerima. 3. sedangkan supersistem adalah sistem yang lebih besar. Subsistem adalah sistem yang lebih kecil dalam sebuah sistem. Tidak bisa beradaptasi artinya tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. Ada secara fisik dan abstrak / non fisik Sistem dapat dilihat dari wujudnya. konsep. mahasiswa. 9. 8. 7. manusia (pegawai. bunyi atau kombinasinya.Suatu sistem digunakan sementara artinya sistem hanya digunakan untuk periode waktu tertentu suatu sistem digunakan selamanya artinya sistem digunakan selama-lamanya untuk waktu yang tidak ditentukan. keadaan dan lain-lain. Representasi dunia nyata yang mewakili sautu objek. simbol.

2. ”Informasi adalah penerangan. kabar/berita tentang sesuatu serta keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat di bagian-bagian amanat tersebut” (2003 :432) Gordon B davis dalam buku yang berjudul Management Information system mengemukakan bahwa : ”Informasi adalah data yang diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerimaan dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau yang akan datang” (1974 : 3-4).2 Siklus Informasi Sistem menghasilkan suatu informasi yang diolah dari data.2.2. Data adalah sumber informasi berupa fakta atau angka yang relatif kemudian diolah atau diproses untuk menghasilkan suatu informasi.1 Definisi Informasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Perubahan data yang menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi dan informasi disajikan dalam bentuk lisan atau tertulis oleh pengolah informasi. Gambar 2. 2.1 Siklus Informasi . pemberitahuan.

karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. Akurat Informasi yang didapat kepada si penerima harus bebas dari kesalahankesalahan dan tidak bias atau menyesatkan.2. Akurat juga berarti informasi mencerminkan maksudnya.Menurut Azhar Susanto dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi mengemukakan ”Data adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan sebagai input dalam menhasilkan informasi” (2007:46). Pengertian informasi di dalam buku Sistem Informasi Manajemen adalah sebagai berikut “Informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat” (2004 : 40). Dari kedua pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari suatu pemrosesan data yang diolah menjadi bentuk yang mudah dipahami yang dibutuhkan oleh orang untuk menambah pemahamanya terhadap fakta-fakta yang ada. Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat. Sedangkan menurut Jogiyanto HM dalam bukunya Analis dan Desain adalah “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya” (2001:8). Tepat pada waktunya Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. sehingga informasi yang disampaikan kepada penerima tidak mengalami gangguan (noise) yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. sehingga .3 Kualitas Informasi Untuk mendapatkan informasi yang berkualitas harus memperhatikan halhal sebagai berikut : 1. 2. 2.

diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan.3 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat berupa gabunga dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan.4 Nilai Informasi Nilai dari informasi ditentukan dari dua hal. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya. dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan. . Sistem infromasi dapat dikatakan sebagai kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia dan komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi) guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan. Relevan Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya dan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. yaitu manfaat dan biaya mendapatkanya. mengolah dan menerimannya.2. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan di dalam sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan. 3. 2. 2.

4. prosedur-prosedur dan pengendalian yang . Personil. program aplikasi. Data. 13). 2001. terminal. Berdasarkan definisi tersebut diatas Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem didalam organisasi yang merupakan kombinasi dari orangorang. Disk. unit atau bagian tertentu yg mengoperasikan sistem. 3. Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku yang berjudul “Analisis dan Desain Sistem Informasi”. Perangkat Lunak (Software). Prosedur. Sedangkan menurut Raymond McLeod. mendukung operasi. Jr. komponenkomponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain antara lain : 1. menyediakan masukan. yaitu orang. 2. 5.1 Defini Sistem Informasi Menurut Robert A. dalam buku ”Sistem Informasi Manajemen” mengemukakan bahwa: “Sistem Informasi adalah kumpulan dari subsistem baik fisik maupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna” ( Jilid1. dapat terdiri dari Sistem Operasi. Sistem Manajemen Basis Data. teknologi. printer. program pengontrol komunikasi. berupa data-data yang tersimpan dalam jangka waktu tertentu.3. fasilitas. Perangkat Keras (Hardware). media.2. berupa instruksi dan kebijakan tertentu untuk mengoperasikan sistem yang bersangkutan. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dalam menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”(1983:63). menyatakan bahwa sistem informasi merupakan: “Sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. dapat terdiri dari CPU (Central Processing Unit). mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem. Suatu Sistem Informasi terdiri dari beberapa komponen.

menjalankan model. 5. tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak untuk memanipulasinya. 2. ("Information Systems Theory and Practice". 2.ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting. 6. memberi sinyal kepada pihak manajemen atau pihak yang berkepentingan lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan. menyimpan dan mengakses data. Blok Model (Model Block) Terdiri dari kombinasi prosedur. Blok bangunan (block building) tersebut tersusun atas sebagai berikut: 1. Blok Basis Data (Database Block) Merupakan kumpulan data yang berhubungan satu dengan lainnya.2 Komponen Sitem Informasi John Burch dan Gary Grudnitski. 3. menghasilkan dan mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Blok Teknologi (Technology Block) Untuk menerima input. logika dan model matematik yang berfungsi memanipulasi data untuk keluaran tertentu. dapat berupa dokumen-dokumen dasar. John Wiley and Sons. New York.3. Blok Masukan (Input Block) Meliputi. Blok Keluaran (Output Block) Berupa keluaran dokumen dan informasi yang berkualitas. metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan. 4. Blok Kendali (Controls Block) . 1986) mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut sebagai blok bangunan (block building). memproses file transaksi rutin tertentu.

(Drs.1996:176 ) . adapun persediaan menurut Drs. Pemakai Pemakai Input Pemakai Technology Model Database Output Control Pemakai Pemakai Pemakai Gambar 2. serta bahan jadi atau bahan produksi yang diselesaikan untuk memenuhi permintaan dari konsumen/langganan setiap waktu ”.2 Blok Bangunan (Building Block) 2. Sofyan Assauri. 2. Sofyan Assauri dalam Manajemen produksi adalah : ” Persedaian merupakan sejumlah bahan-bahan dalam proses produksi.1 Pengertian Persediaan Barang Dalam perusahaan.Meliputi masalah pengendalian yang berfungsi mencegah dan menangani kesalahan/kegagalan sistem.4 Konsep Dasar Persediaan Barang Persedian barang merupakan siklus arus pembelian dan penjualan yang aktivitasnya mengawali pengolahan transaksi hingga menghasilkan laporan stock barang.4. persedian barang merupakan faktor yang perlu diperhatikan.

Tepat produksi Prosedur dilaksanakan dalam proses yang harus sesuai dengan kebutuhan 2.2 Fungsi persediaan Fungsi perasedian adalah membantu untuk memisahkan pemasok. 2. karena setiap barang biasanya meliki karateristik yang berbeda 3.1989:11) Dalam pengadaan persediaan. Tepat jenis Maksudnya dari tepat jenis adalah terpenuhinya kebutuhan barang yang paling sesuai dengan kebutuhan. maka akan timbul permaslahan yang mengakibatkan tertundanya proses transaksi penjualan oleh sebab itu persedian harus diatur dan dikendalikan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam jumlah. mutu. waktu yang tepat dengan jumlah biaya yang serendah rendahnya. fungsi persediaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : 1. perusahaan membutuhkan sejumlah dana oleh sebab itu setiap perusahaan dapat mempertahankan suatu jumlah persedian yang cukup untuk menjamin kegiatan perusahaan. dan konsumen. ubah kemudian dijual kembali ”. persediaan juga mengizinkan pedagang barang agar dapat membantu jalannya operasional. Tepat mutu . Pada dasarnya persedian akan mempermudah atau memperlancar jalanya operasi perusahaan yang harus dilakukan secara berturut-turut untuk memproduksi barang-barang selajutnya menyampaikan kepada langganan atau konsumen.4. (Freddy Rangkuti. Jika persedian terlalu sedikit. produsen.Sedangkan menurut Freddy Rangkuti dalam buku manajemen persedian aplikasi dibidang bisnis : ” Persediaan adalah merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam operasi perusahaan yang secara kontinyu diperoleh.

Tepat waktu Tepat waktu merupakan hal yang penting. 2. barang datangnya tidak tepat waktu dapat merugikan pihak perusahaan pembeli serta dapat menghambat kelancaran pekerjaan-pekerjaan dan keterlambatan barang 5.Maksud dari tepat mutu akan menyebabkan barang tersebut tidak mudah mengalami kerusakan/tidak sebelum waktunya 4. kerusakan dan lain-lain demi mempertahankan kontinyuitas perusahaan. Tepat jumlah Persedain barang disesuaikan dengan jumlah kebutuhan. dengan merencanakan terlebih dahulu berapa jumlah suatu barang yang dibutuhkan. Persediaan ini diharapkan dapat membantu mengatasi keamanankemungkinan dari kehilangan.4. Sebagian besar kekayaan perusahaan pada umumnya tertanam pada persediaan oleh karenanya perlu disusun suatu sistem dan prosedurnya agar persedian dapat ditingkatkan efektifitasnya. Kesalahan dalam penerimaan yang disebabkan karena kualitas dan harga akan mempengaruhi terhadap harga pokok penjualan. 2. 4. Persediaan harus ditangani dengan baik selain penyimpanan dan pengeluarannya juga penerimaan ke perusahaan. Adapun tujuannya adalah agar proses persediaan atau kegiatan operasional suatu perusahaan tidak mengalami kemacetan karena kekurangan persedian barang yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatannya adapun tujuan persedian adalah sebagai berikut : 1.3 Maksud dan tujuan persediaan Persedian dimaksudkan untuk merealisasikan kebutuhan yang dirasakan kurang oleh pihak perusahaan. Persediaan yang terdapat digudang harus dijaga keberadaaannya dan jumlah persedian dan stock yang terdapat didalamnya agar permintaan . 3.

Pengguna simbol-simbol grafik ini ditujukan untuk mempermudah dalam memahami proses-proses yang terjadi. merancang dan mendokumentasikan Sistem Informasi. atau 1 Terminal pemberhentian dalam satu proses .5. akhir.1 Flowmap Flowmap atau Bagan Aliran Dokumen adalah Alat dokumentasi untuk menggambarkan sistem informasi baik pada tahap analisis maupun perancangan sistem yang menelusuri aliran dokumen termasuk didalamnya dari mana dokumen tersebut berasal. Simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap memiliki kesamaan dengan simbol-simbol dalam Flowchart. Penulis menggunakan alat bantu berupa simbol-simbol grafik yang menggambarkan proses-proses yang terjadi. dan orang atau pihak-pihak yang berinteraksi dengan sistem secara tidak langsung. Flowmap merupakan Flowchart yang dipetakan kedalam kolom-kolom. Sebagian besar dari simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap dapat dilihat pada daftar simbol.2 Flowmap (Bagan aliran Dokumen) No Simbol Nama Keterangan Titik awal. 2. 2. kemana tujuannya dan bagaimana proses pembuatan dokumen tersebut. atau jabatan dalam struktur organisasi yang bersangkutan. divisi. Tabel 2.5 Alat Bantu Pemodelan Sitem Dalam menganalisis.yang dilakukan baik dari pemakaian atau bukan pemakaian dapat selalu terpenuhi. setiap kolom mewakili atau menunjukan suatu bagian.

8 CONNECTOR 11 Menunjukan perpindahan pada halaman lain OFF PAGE / .Menunjukan sumber atau 2 Input / output keluaran dari hasil pemrosesan Garis arus simbol yang 3 Aliran Data menunjukan arah suatu dokumen Fungsi masukan / keluaran 4 Dokumen yang menyatakan media record berupa dokumen Menunjukan pemrosesan 5 Proses komputerisasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer Menunjukan pemrosesan 6 Proses Manual secara manual Langkah pengambilan 7 Pengujian keputusan yang meghasilkan dua keputusan ya / tidak Stored data / Penyimpanan data Tempat untuk penyimpanan data secara komputerisasi Untuk melakukan 9 Arsip penyimpanan secara manual Menunjukan perpindahan 10 Connector / konektor pada satu halaman.

5.2 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem. Penggunaan DFD Sebagai Modeling Tool dipopulerkan Oleh De Marco & Yordan (1979) dan Gane & Sarson (1979) dengan menggunakan pendekatan Metoda Analisis Sistem Terstruktur. DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut akan disimpan. DFD terdiri dari context diagram dan diagram rinci (DFD Levelled). proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut. dimana data disimpan. .KONEKTOR SATU HALAMAN Menunjukan alat 12 Punched Paper Tape pembayaran (uang) Menunjukan alat input 13 Manual Input manual 2.

5.2. Entitas Luar merupakan entitas atau pihakpihak tertentu yang berinteraksi dengan sistem tanpa melakukan pengolahan data. masukan dan keluaran sistem secara global. yang menggambarkan hubungan antara entitas luar. serta bertindak sebagai pemberi masukan (input) atau penerima keluaran (output) dari sistem.2.1 Contoh Diagram Context . Permintaan Barang Faktur Pembelian Faktur Penjualan & Data Barang Rerur Faktur Pembelian Tidak Valid Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Konsumen Faktur Penjualan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda PO Surat Jalan Retur Barang Pemasok Tanda Terima Retur Barang Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Laporan Pembelian Barang Daftar Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Retur Barang Laporan Persediaan Barang LaporanPenjualan Barang Kepala Toko Diagram 2.1 Context Diagram Context Diagram atau Diagram Konteks berfungsi memetakan model lingkungan yang direpresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem.

simbolsimbol tersebut dapat dilihat pada daftar simbol.2. Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses di level x harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level x+1 yang mendefinisikan proses pada level x tersebut. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi.5. . dimana dalam penurunan level yang lebih rendah harus mampu merepresentasikan proses tersebut ke dalam spesifikasi proses yang jelas. terdapat beberapa simbol yang digunakan baik berdasarkan versi Gane/Sarson maupun berdasarkan Yordan/De Marco. Jadi dalam DFD levelled dapat dimulai dari DFD level 0 kemudian turun ke DFD level 1 dan seterusnya. Dalam DFD levelled dapat terjadi penurunan level.2 DFD Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data. Proses yang tidak dapat diturunkan atau dirinci lagi dikatakan primitif secara fungsional dan disebut sebagai proses primitif.2. Dalam penggambaran DFD.

Konsumen Permintaan Barang Persediaan Barang Konsumen 1.0 Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Laporan PersediaanBarang Laporan Retur Barang Persediaan Barang Retur Surat Jalan Retur Barang Faktur Penjualan & Data Barang Rerur 5.0 Retur Barang Konsumen Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Tanda Terima Retur barang Diagram 2.5.2 Contoh Data Flow Diagram Levelled 2.0 Pemintaan Barang 3.3 Aturan-aturan dalam Pembuatan Data Flow Diagram Dalam pembuatan DFD. Antar entitas tidak diijinkan terjadi hubungan atau relasi. terdapat beberapa peraturan yang harus diperhatikan. aturanaturan tersebut antara lain : 1. sehingga dalam penggambarannya tidak terjadi kesalahan. .0 Faktur Penjualan Penjualan Barang Laporan Penjualan Barang Kepala Toko Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Transaksi Penjualan Daftar Permintaan Barang Transaksi Permintaan 2.0 Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Pemesanan Barang Pemasok PO Faktur Pembelian Pemasok Faktur Pembelian Tidak Valid 4.2.

4. 3. Semua aliran data harus mempunyai tanda arah. 8.3 Kamus Data (Data Dictionary) Kamus Data (Data Dictionary) adalah daftar semua elemen data yang terdefinisi dengan tepat sehingga pengguna (user) dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input dan output dalam sistem. penyimpanan dan proses. entitas eksternal atau data store dapat digambar beberapa kali dengan tanda khusus. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD. keluaran. 7. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran. . misalnya diberi nomor. Satu aliran data dapat mengalirkan beberapa paket data. Untuk alasan kerapian (menghindari aliran data yang bersilangan). misalnya data alamat diuraikan menjadi kota. Jumlah proses tidak lebih dari sembilan proses.2. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran. Bentuk anak panah aliran data dapat bervariasi. Tidak diperbolehkan adanya aliran data antara entitas eksternal dengan data store. Kamus data mempunyai fungsi yang sama besar dalam pemodelan sistem dan juga berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengerti aplikasi secara terperinci. 6. 2. 2. Semua objek harus mempunyai nama. 3. 4. Kamus data mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut : 1.5. jika melebihi maka sebaiknya dikelompokkan kembali kedalam beberapa proses yang bekerja bersama-sama didalam suatu subsistem. dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem sehingga pemakai dan penganalisa sistem mempunyai dasar pengertian yang sama tentang masukan. negara dan kode pos. 5. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data.

5.

Mendeskripsikan hubungan secara terperinci antar penyimpanan yang akan menjadi titik perhatian dalam Entity Relationship Diagram (ERD).

2.5.4 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan suatu model dari basis data yang berfungsi untuk menjelaskan hubungan antar entitas didalam basis data dan membantu menggambarkan relasi secara lengkap antara dua table/file atau lebih.

2.5.4.1 Simbol-simbol dalam Entity Relationship Diagram
Agar dapat memahami dan menggunakan Entity Relationship Diagram sebagai alat pemodelan dan perancangan basis data, diperlukan pemahaman terhadap simbol-simbol yang digunakan, beserta definisi dari setiap simbol yang bersangkutan. Simbol-simbol yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram antara lain: 1. Entitas (Entity) Entitas adalah sebuah Objek yang dapat dibedakan dari objek lain. Contoh : a. b. c. d. e. Individu : Pegawai, Pelanggan , Mahasiswa, Distributor. Tempat Objek : Ruang, Bangunan, Kantor, Lapangan, Kampus. : Buku, Motor, Paket Software, Produk.

Peristiwa : Pendaftaran, Pemesanan, Penagihan. Konsep : Rekening, Kualifikasi.

Notasi Entitas (Entity) Digambarkan sebagai berikut :

Gambar 2.3 Notasi Entitas

2.

Relasi (Relationship) Relasi adalah Hubungan/Asosiasi antara dua atau lebih Entitas yang dinamai dengan kata kerja.

Gambar 2.4 Notasi Relasi

3.

Atribut (Attribute) Atribut merupakan karakteristik dari Entitas yang menentukan properti suatu objek data dan mengambil salah satu dari tiga karakteristik yang berbeda

Gambar 2.5 Notasi Atribut

4.

Kardinalitas (Kardinality) Adalah angka yang menunjukan banyaknya kemunculan suatu objek terkait dengan kemunculan objek lain pada suatu relasi. Kombinasi angka yang mungkin terjadi yaitu 1 : 1, 1 : n, dan n : n.

Gambar 2.6 Contoh Penggunaan Notasi Kardinalitas

5.

Modalitas (Modality) Merupakan partisipasi sebuah entitas dalam suatu relasi, dipetakan menggunakan angka nol (0) dan angka satu (1). Angka nol (0) menunjukan partisipasi bersifat Optional atau Parsial, dan angka satu (1) jika partisipasi bersifat Wajib atau Total.

2.6. Pendekatan Sistem Didalam melakukan pengembangan sistem dibutuhkan suatu metodologi, adapun metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep – konsep pekerjaan, dan aturan-aturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni, ataupun disiplin lain. Sebagian besar dari metodologi yang dibuat dimaksudkan hanya untuk tahap desain saja, akan tetapi banyak juga yang digunakan untuk tahap analisis sistem. Metodologi yang digunakan penulis dalam perancangan ini adalah pendekatan sistem SDLC. SDCL adalah proses-proses pengembangan sistem yang terdiri dari : 1. Perencanaan sistem Tahap perencanaan merupakan pedoman atau landasan dasar untuk melakukan pengembangan sistem kebutuhan-kebutuhan apa saja dibutuhkan untuk melakukan pengembangan sistem serta mendukung operasinya setelah diterapkan. 2. Analisis Merupakan tahap awal pengembangan sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, dengan cara mengumpulkan data-data dan menganalisa sistem yang sedang berjalan sehingga kebutuhan aplikasi perangkat lunak pendukung sistem dapat terdefinisi dengan jelas. 3. Perancangan Dalam tahap ini penulis merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, berdasarkan pada hasil yang didapat dari tahap analisis dan

memberikan gambaran mengenai rancangan sistem serta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem yang dibangun. 4. Implementasi Pada tahap ini semua spesifikasi yang dihasilkan pada tahap perancangan diterjemahkan kedalam bahasa pemograman sehingga menghasilkan sebuah aplikasi perangkat lunak pendukung sistem rancangan penulis. 5. Pengujian ( Testing ) Pada tahap pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahankesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan. 6. Perawatan sistem Tahap perawatan sistem merupakan tahapan setelah pengembangan sistem selesai dilakukan dan sistem telah dioperasikan.

2.7

Konsep Dasar Basis Data Basis Data (Database) merupakan komponen utama sistem informasi

karena semua informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan berasal dari pengolahan data didalam basis data. Pengelolaan basis data yang buruk dapat mengakibatkan tidak tersedianya data penting yang dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan. Basis Data adalah sekumpulan informasi mengenai suatu subjek tertentu, yang memiliki keterkaitan logis, lengkap, dan terstruktur. Basis data menyediakan struktur bagi informasi, dan memungkinkannya untuk digunakan bersama-sama oleh berbagai aplikasi yang berbeda.

antara lain : 1. kemudian diungkapkan dalam bahasa dan gambar yang mudah dimengerti.7. 2). Menurut Andi Kristanto yang tertuang dalam buku yang berjudul Konsep dan Perancangan Database menjelaskan bahwa “Database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antar satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan.2 Abstraksi Data dalam Basis Data Kegunaan utama sistem basis data adalah agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan abstraksi dari data.” (2001. tentang teknis bagaimana data disimpan dan dipelihara seakan-akan disembunyikan kerumitan. Bayangan mengenai data tidak lagi memperhatikan kondisi sesungguhnya bagaimana suatu data masuk kedalam basis data dan disimpan dalam sektor mana.1 Definisi Basis Data Menurut Fatansyah dalam buku yang berjudul Basis Data menyatakan bahwa: “Basis Data merupakan kumpulan file/berkas/arsip yang berhubungan dan diorganisasikan sedemikian rupa yang disimpan secara bersama dalam penyimpanan elektronis agar kelak dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. 2. Terdapat tiga kelompok pemakai dalam tingkatan abstraksi saat memandang suatu basis data. Level Fisik Level ini merupakan level abstraksi paling rendah karena menggambarkan bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya. Level Konseptual .7. 2. Sistem yang sesungguhnya. instansi dalam batasan tertentu” (1994:3). tetapi menyangkut secara menyeluruh bagaimana data tersebut dapat diabstraksikan mengenai kondisi yang dihadapi oleh pemakai sehari-hari.2.

menambah. mengubah. 3. yang disimpan secara terstruktur dalam suatu media pengingat yang sering disebut dengan harddisk.Level ini menggambarkan data apa yang disimpan dalam basis data dan hubungan relasi yang terjadi antara data dari keseluruhan basis data. 2. yang meliputi perintah-perintah untuk mengganti isi atau memodifikasi struktur database. 2003). penggambaran cukup dengan memakai kotak. serta memperbaiki) data dalam tabel-tabel tersebut (Kok Yung. memberi dan menentukan wewenang user pada database atau tabel. memanipulasi serta memperoleh data atau informasi berdasar . mentransfer data dari satu database ke database lain. garis. Database itu sendiri dapat dianggap sebagai suatu penyusunan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. menghapus. hal ini disebabkan beberapa pemakai basis data tidak membutuhkan semua isi basis data. 2003).8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) Structured Query Language disingkat SQL adalah bahasa standar yang digunakan dalam database management system (DBMS) untuk berkomunikasi dengan basis data atau database. dan hubungan secukupnya. Database merupakan sekumpulan data yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain dan disimpan dengan beberapa cara pengorganisasian. Pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi. Level Pandangan Pemakai (View level) Level ini merupakan level abstraksi data tertinggi yang menggambarkan hanya sebagian saja yang dilihat dan dipakai dari keseluruhan basis data. mengganti setting dan membuat sistem security data. menganalisis. menangani proses transaksi dalam suatu aplikasi (Kok Yung. dimana setiap pemakai (user) diberi wewenang (otorisasi) untuk dapat mengakses (mengubah.Database Management System (DBMS) dapat melakukan pekerjaan untuk menambah.

Perintah-perintah tersebut akan diteruskan ke DBMS untuk diproses. IBM sendiri tengah mengembangkan produk relasionalnya yang bernama System/R. dan high level yang mirip dengan bahasa pemrograman COBOL. sehingga IBM pada tahun 1979 menciptakan produk database relasional yang lain yaitu DB/2. Phyton. penambahan fiturnya . Ciri-ciri bahasa ini adalah mirip bahasa Inggris. ANSI akhirnya mengadopsi SQL menjadi standar tahun 1986. domain. ALTER TABLE. Pada saat DBMS melakukan tugasnya. vendor database berlomba-lomba mengimplementasikan database relational yang berbasiskan model relational. tipe-tipe data tanggal.NET.Ternyata System/R tidak sukses di pasaran. deklaratif. SQL-1999 merupakan generasi ketiga standar SQL dan dijuluki SQL3. Satu tahun kemudian ISO mengangkat SQL sebagai bahasa standar. . dan kemudian memberikan atau mengembalikan data yang telah diproses. berbagai tipe join. untuk bahasa querynya IBM menciptakan SEQUEL. Namun bahasa SEQUEL ternyata diminati oleh vendor lain seperti Oracle dan Ingres yang akhirnya diubah menjadi SQL oleh IBM. SQL-92 merupakan generasi kedua standar SQL dan sering disebut SQL2. CASE. penambahannya antara lain : information schema.Awal tahun 1980-an sudah ada produk database yang menggunakan SQL.8. maka perintah SQL tersebut diketikkan pada aplikasi database. Borland dan bahasa program lainnya.perintah SQL yang diberikan melalui sebuah aplikasi yang berupa program develop menggunakan Visual Studio. dokumen standar SQL89 (belum schema. Standar pertama ini sering disebut SQL-86 atau SQL-87. dan cascade update/delete untuk foreign key constraint. full outer join. Java. DBMS tersebut akan mengambil atau memanipulasi data-data dalam database sesuai perintah SQL yang diterimanya. 2. union di view.Standar berikutnya adalah SQL-89 yang merupakan versi minor dari SQL-87. Badan standar Amerika.1 Sejarah Structured Query Language (SQL) Pertengahan tahun 1970-an. Jika ingin mendapatkan suatu informasi.

yang memungkinkan pengguna untuk mengolah data didalam database tersentral pada komputer pusat yang disebut dengan server. Kecepatan akses MySQL dan kemampuannya untuk integrasi ke dalam berbagai bahasa pemrograman yang menjadikannya standar dalam pemrograman. Namun seiring perkembangan teknologi.sg (Singapura). 2003).com atau melalui server terdekat dengan Indonesia. Linux dan Free BSD. tipe data Boolean dan savepoint. MySQL merupakan paket aplikasi database yang sangat populer dan hampir setiap distro Linux telah membundlenya.edu.http://mysql. sehingga kita tidak perlu report harus menghafalkan sintax-sintax SQL.aarnet.edu. Mandriva. Pada awalnya MySQL dioperasikan hanya pada satu platform saja. row) dan tipe data referensi (pointer). MySQL dapat dengan bebas didownload melalui http://www. trigger.deb). tipe data komposit (array.hjc. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. recursive query. Untuk mempermudah pengaturan juga telah disediakan MySQL Admin dalam versi GUI. misalkan debiat / ubuntu (*.antara lain tabel inheritance. Untuk masing-masing distro telah memaketkan sesuai jenis distronya.edu. Sedangkan informasi yang dihasilkan dapat digunakan bersamasama oleh beberapa user didalam komputer lokalnya yang disebut client.au/mysq l (Australia). 2.antara lainhttp://mysql. maka MySQL dapat dioperasikan ke dalam berbagai platform seperti Windows.danhttp://mirror.tw(Taiwan). OpenSuse (*rpm) dan lain sebagainya.2 MySQL sebagai bahasa Structured Query Language (SQL) MySQL merupakan salah satu database relasional yang mendukung pemakaian Structured Query Language (SQL) dan dirancang untuk penggunaan aplikasi dengan arsitektur client-server. SQL:2003 merupakan standar SQL yang berkaitan dengan XML. regex. .ntcu.8.mysql.Pada platform sistem operasi Linux.

d 18446744073709551615 6.Signed range : -32768 s. string.d 2. : '-838:59:59' s.402823466E+38 TypeRange double.0. Mediumint ukuran menengah dari integer Signed range : -8388608 s.3 Tipe Data pada MySQL 1. variant. numeric Pecahan dengan range seperti tipe data DOUBLEDateTanggalFormat : 'YYYYMM-DD'datetimeKombinasi tanggal dan jamRange : '1000-01-01 00:00:00' s. Smallint ukuran kecil dari integer.d 65535 3.d 4294967295 5. Boolean. object.d -1.Range : '1970-01-01 00:00:00' s.d 127 unsigned range : 0 s.d 8388607 unsigned range : 0 s. 0.d 16777215int 4.7976931348623157E+308 decimal.d 1.402823466E+38 s. single.8.d 3. double precision.d 32767 unsigned range : 0 s. YYMMDDTimeJamRange YYMMDDHHMMSS. FloatPresisi tunggal Range : -3. 1. IntegerIntegerSigned range : -2147483648 s. '838:59:59'Format atau : .d 2147483647Unsigned range : 0 s. currency. date.2250738585072014E-308 s.Signed range : -128 s.Sedangkan untuk dapat mencoba mengoperasikan perintah-perintah SQL dapat menggunakan MySQL Monitor. TypeRange Tinyint ukuran terkecil dari integer.d ‘9999-12-31 23:59:59'Format : 'YYYY-MM-DD HH:MM:SS'timestampKombinasi tanggal dan jam yang berisi waktu saat tabel diakses. byte.175494351E-38 s. real Presisi ganda Range : -7976931348623157E+308 s.d 9223372036854775808 unsigned range : 0 s.d 255 2.d YYYYMMDD.Adapun jenis tipe data MySQL antara lain: Tabel 2. dan 2.2250738585072014E-308.175494351E-38. Bigint ukuran terbesar dari integer signed range : -9223372036854775808 s.d Tahun 2037Format : YYYYMMDDHHMMSS. double. long.

seperti tabel dan indeks.1970-2069 (2 digit)Format : 'YYYY'CharKarakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. atau error valueMaksimum value : 64Sumber : Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. Data Manipulation Language (DML) yang digunakan untuk menambah. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. longtext 16777215enum ('value1'. 2003 2. mediumtext 65535 TypeRange longblob. Data Control Language (DCL) yang digunakan untuk menangani masalah sekuriti dalam database.varcharKarakter dengan panjang sesuai saat panjang karakter ditulis.d 255 characters. mengubah dan menghapus baris dalam tabel. atau error valueMaksimum value : 65535set ('value1'. . Ketiga komponen ini dapat diakses setelah database dibuka atau dipanggil.d 255 charactersnchar.'HH:MM:SS'YearTahunRange : 1901 s. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpanan. Data Definition Language (DLL) yang digunakan untuk membangun objekobjek dalam database.Range : 1 s. 'value2'.d 255 characters. tinytext TEXT/BLOB dengan panjang maksimal 255 karaktermediumblob. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan database adalah penulisan nama database tidak diperbolehkan menggunakan spasi dan karakter non standar. NULL. 2003). dan 3. tinyblob. mencari. Bentuk penulisan perintah untuk membuat database baru adalah : Create database nama_databases.national char Karakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel namun karakter spasi tidak dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s.8.4 Bahasa SQL Dalam SQL terdapat tiga subbahasa. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. yaitu 1. NULL. 'value2'.d 2155 (4 digit). 2.

Untuk memanggil atau menggunakan database digunakan perintah: use nama_database. a. update. 1. DDL bertugas untuk membuat objek SQL dan menyimpan definisinya dalam tabel. Untuk menghapus database digunakan perintah: drop database nama_database. serta perintah untuk menghapus tabel. c. dan drop. harga bigint). dilakukan dengan subbahasa yang tergolong dalam DDL. Sintaks mengganti tabel produk menjadi tabel barang: alter table produk rename barang. Sintaks menghapus tabel barang: drop table barang. b. Menghapus tabelStruktur penulisan: drop table nama_table. Sintaks membuat tabel produk :c reate table produk (nama varchar(25). 2. alter. insert. Sintak Data Manipulation Language (DML)Data Manipulation Language (DML) terdiri dari select. Mengganti nama tabelStruktur penulisan: alter table nama_table_lama rename nama_table_baru. Untuk menghapus database latihan: drop database latihan.Untuk membuat database latihan: create database latihan. Pembuatan tabel. Contoh obyek yang dimaksud adalah tabel. view. …). dan index. Sintak Data Definition Language (DLL) Sintak Data Definition Language terdiri atas create.Membuat TabelStruktur penulisan: create table nama_table (nama_field type. dan delete . Untuk menggunakan database latihan: use latihan. Sedangkan untuk melihat keseluruhan database dapat digunakan perintah : shows databases.

Jika seluruh kolom akan ditampilkan. [fields] dapat diganti dengan menyebutkan satu nama field saja atau beberapa field sekaligus yang dipisah dengan tanda koma (. dituliskan kriteria apa saja yang disyaratkan untuk menampilkan data. . Menampilkan data (select)Perintah select digunakan untuk menampilkan data. isi_field2. isi_fieldn). b. Contoh: insert into barang values (‘Buku’.Contoh penulisan: select * from produk. Jenis perintah yang kedua: insert into nama_table (nama_field1. yang dimaksudkan untuk menyebutkan nama tabel yang akan digunakan sebagai sumber untuk menampilkan kolomkolom yang telah disebutkan sebelumnya. nama_field2....select nama.). Memasukkan data (insert)Ada dua perintah yang dapat digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel: insert into nama_table values (isi_field1. Contoh: insert into barang (nama. Perintah ini hampir 90% digunakan dalam pemakaian database MySQL untuk menampilkan informasi berdasarkan kriteria dan urutan tertentu. isi_fieldn).. . harga from produk. penulisan field-field tersebut digunakan untuk memunculkan data dari kolom mana saja yang akan ditampilkan.Struktur penulisan select [fields] from [nama_tabel]where [kondisi]order by [nama_field] group by [nama_field] asc|desclimit [batasan]. Setelah penulisan select. harga) values (‘Buku’. dapat menggunakan tanda asterik (*) untuk mewakilinya.a. . 45000). nama_fieldn) values (isi_field1.. Contoh : untuk menampilkan produk pasta gigi: select * from produk where nama = ‘Pasta Gigi’. isi_field2.. Klausa order by . 45000).Kemudian perintah dilanjutkan dengan penulisan from [nama_tabel].... Sedangkan pada baris where [kondisi].

Jika hanya diberikan untuk satu tabel tertentu atau beberapa saja.namatabel] to [nama_user]..Sintaks Data Control Language (DCL)Data Control Language (DCL) merupakan alat kontrol keamanan terhadap database dan tabelnya yang terdiri dari dua yaitu grant dan revoke. sedangkan untuk mengurutkan data yang terbesar ke yang kecil digunakan desc (descending). nama_field2=isi_baru2. file. references. select. shutdown. Struktur penulisan: grant [privileges] on nama_tabel | nama_database. jika hak akses terhadap database atau tabel tertentu diberikan semuanya. insert. . process.Menghapus data (Delete)Digunakan untuk menghapus data apabila terdapat kesalahan data atau data sudah tidak dipakai lagi.digunakan untuk mengurutkan hasil. . Contoh untuk mengubah nama produk pasta gigi menjadi odol: update produk set nama=”Odol” where nama=”Pasta gigi”. d. delete. 1. update. dan . reload. reload. index. nama_fieldn=isi_barun where kriteria.Yang berhak pemberian perintah ini adalah adalah user yang mempunyai hak sebagai admin (root). dapat memilih diantara privileges alter.Struktur penulisan: update nama_tabel set nama_field1=isi_baru1. Mengubah data (Update)Digunakan untuk proses update (memperbaharui data) agar sesuai dengan kondisi yang diinginkan. . Privileges dapat diisi dengan all privileges .Struktur penulisan: delete from nama_tabel where kriteria. Contoh untuk menghapus nama produk pasta gigi: delete from produk where nama=”Pasta gigi”.GrantGrant digunakan untuk mengizinkan user mengakses table dalam database tertentu.Contoh : select * from produk order by nama desc. Untuk mengurutkan berdasarkan urutan terkecil ke besar dapat menggunakan asc (ascending). create.a. drop.

Dengan Visual Basic. b. perancangan sebuah program akan lebih mudah dan menyenangkan karena didukung oleh komponen-komponen pelengkap yang memiliki standar Windows.9 Mengenal Visual Basic 6 Visual Basic adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program aplikasi berbabasis orientasi objek atau Objek Oriented Program (OOP).* to farazinux@localhost.9. Revoke digunakan untuk mencabut kembali izin yang sudah diberikan sebelumnya oleh grant. 2. Jendela Project Explorer .flush privileges. Contoh penggunaan revoke untuk mencabut user “farazinux” dari hak delete pada semua database latihan revoke delete on latihan. Di project ini terkandung komponenkomponen pendukung Visual Basic yang lain seperti : a. Struktur penulisan: revoke [privileges] on [nama_tabel | nama_database. Visual Basic merupakan pengembangan dari bahasa Basic yang pernah popular. sekaligus sebagai kontrol utama dari program.usage. grant all priveleges on latihan.namatabel] to [nama_user].1 Komponen Visual Basic 6 Visual basic terdiri dari beberapa komponen antara lain : Project adalah kumpulan modul yang dimiliki oleh sebuah program. 2.RevokeKebalikan dari Grant.flush privileges.* to farazinux@localhost. Contoh penggunaan grant untuk mengizinkan user “farazinux” mengakses semua isi (disimbolkan dengan asterik atau *) yang ada pada database latihan.

dan lainnya.Adalah jendela yang menampilkan nama project dan komponenkomponen yang disertakan dalam sebuah project. file resource. misalnya form. Gambar 2.Form Form adalah sebuah objek yang digunakan sebagai alat berinteraksi antara program dengan pemakai (user). . module. Gambar 2.8 Form Standard c. Objek Kontrol Objek Kontrol adalah objek-objek yang terdapat pada Visual Basic untuk kontrol program.7 Jendela Project Explorer b.

Gambar 2. Event untuk Mouse : Click.Gambar 2.9 Toolbox d. 2. Mouse Up. KeyDown. DragOver. Drag Drop. Jendela Properties Jendela Properties adalah jendela yang memuat jenis-jenis properti yang dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengubah properti suatu objek pada saat mendesain form.10 Jendela Properties e.Event untuk Keyboard : KeyPress. DblClick. Mouse Move. Jenis dan contoh event 1. Event Event adalah sebuah peristiwa atau kejadian yang merupakan hasil interaksi dari perintah yang diterima oleh objek. MouseDown. . KeyUp.

Metode Metode adalah prosedur atau fungsi yang sudah dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengatur perilaku objek tersebut. ZOrder. Bentuk perintah (kemudian disebut kode) biasa disebut syntax. Jendela Kode Jendela Kode adalah tempat perintah-perintah dituliskan. atau fungsi. h. g. queryUnload. Beberapa metode yang sering di gunakan diantaranya Hide. f. Unload. Event OLE : LinkOpen. resize. Change. Setfocus. Module Class adalah modul yang berupa objek kelas yang mempunyai properti dan metode yang telah tersdefinisi. Link Notify 5. Initialize. Scroll. Validate. LostFocus. Refresh. prosedur.Module Standart dan Module Class Module Standart merupakan tempat pendeklarasian variable. LinkError. Move.3. LinkClose. GotFocus. Show. LinkExecute. 4. Event untuk perubahan : Activate. dan lain-lain. Decativate.Event lainnya : Timer. Paint. Gambar 2. load.11 Jendela Kode .

toko Gadgetanda mengalami perkembangan yang terus meningkat. toko Gadgetanda tidak mengalami kendala yang berarti dalam menjalankan usahanya. ini dikarenakan jumlah barang dagangan Toko Gadgetanda belum begitu banyak. Seiring berjalannya waktu. sehingga proses pembukuan dan pendokumentasian data dilakukan dengan cara menuliskan pada faktur.1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya. jumlah permintaan barang terus bertambah yang menyebabkan toko . form dan laporan harian. perusahaan ini merupakan salah satu dari pelopor perusahaan lainnya yang sejenis. Pada awal berdiri. setelah itu data transaksi disimpan pada file Spreed Sheet. yang berkonsentrasi pada penjualan barang-barang kepada konsumen atau toko sejenis.BAB III ANALISIS SISTEM 2.

meminimalisir kesalahan yang terjadi. Tugas dan wewenang masingmasing karyawan tidak terdefinisi dengan jelas. penjualan. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. sehingga muncul kendala sebagai berikkut : 3. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Dalam melakukan kegiatan operasional.1. sehingga dalam melakukan tugasnya tiga karyawan tersebut bekerja sama. 2. pengolahan data pemesanan. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. pembelian. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. kepala toko mempekerjakan tiga orang karyawan.Gadgetanda mengalami kesulitan dalam melakukan pembukuan dan pendokumentasian data transaksi. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. dengan tugas dan fungsi yang sama dibawah pengawasan kepala toko. Atas dasar permasalahan tersebut.1 Struktur Organisasi Toko Gadgetanda dikepalai oleh seorang kepala toko yang sekaligus merupakan pendiri dan pemilik perusahaan. sehingga toko Gadgetanda tidak . Proses pencatatan data pembelian. serta sirkulasi persediaan barang dan distribusi barang berjalan dengan baik. kepala toko merasa perlu mengadakan perombakan dalam proses bisnis perusahaan dan memutuskan untuk melakukan pengolahan data transaksi secara terkomputerisasi dengan menggunakan aplikasi khusus dengan harapan dapat meningkatkan kinerja dari perusahaan. 4.

mempunyai struktur organisasi yang resmi. c. Oleh karena itu. Berikut ini merupakan gambaran struktur organisasi pada toko Gadgetanda.2 Tugas dan Wewenang Berikut ini merupakan uraian tugas dan wewenang setiap bagian atau unit yang terlibat dalam proses bisnis perusahaan berdasarkan gambaran struktur organisasi toko Gadgetanda : 1. Mengawasi kegiatan operasional perusahaan. . Tugas dan wewenang kepala toko. b. penulis mencoba untuk menggambarkan struktur organisasi. Menetapkan kebijakan perusahaan. Kepala Toko Kepala toko mempunyai kekuasaan penuh untuk mengatur kegiatan operasional perusahaan. antara lain sebagai berikut : a. Merancang dan menetapkan program kerja perusahaan. Gambar 3. sesuai dengan kenyataan yang terjadi berdasarkan proses bisnis pada toko Gadgetanda.1.1 Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda 2.

d. Mewakili perusahaan pada kegiatan pertemuan yang diselenggarakan oleh Pemasok. e. Menuntukan Barang yang akan dijual di toko. 2. Bagian Administrasi Bagian administrasi bertanggung jawab atas pendokumentasian setiap kegiatan transaksi- transaksi perusahaan. Tugas dan wewenang bagian administrasi antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan pemesanan barang, pembelian dan meretur pada pemasok. c. Melakukan pembayaran kepada pemasok sesuai dengan catatan

pembukuan dan rincian tagihan dari pemasok. d. Melakukan pembukuan atas setiap transaksi yang terjadi baik dengan pemasok maupun dengan konsumen. e. Mengontrol persedian barang. f. Membuat Laporan pembelian, penjualan, persedian barang, retur, keuangan. 3. Bagian Penjualan Bagian penjualan bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai penjualan barang. Tugas dan wewenang Bagian pemasaran antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan penawaran, promosi barang kepada konsumen. c. Melakuakn penjualan barang baik pada konsumen atau toko lain. d. Melayani keluhan konsumen. e. Melakukan kegiatan promosi untuk mendapatkan konsumen baru. f. Melaporkan data transaksi penjualan harian kepada bagian administrasi. 4. Bagian Teknisi Bagian teknisi bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai keluhan konsumen pada hal hal yang teknis. Tugas dan wewenang bagian teknisi antara lain sebagai berikut :

a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Menangani keluhan konsumen. c. Melakukan perbaikan barang bila terjadi kerusakan. d. Membantu konsumen dalam pengoperasi barang. e. Melaporkan data transaksi perbaiakan dan retur harian kepada bagian administrasi.

2.2

Analisis Sistem Informasi persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi yang terjadi pada

toko Gadgetanda baik secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap, menjabarkan dokumen-dokumen yang mengalir dan entitas yang terlibat dalam sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda.

2.2.1 Uraian Prosedur Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem, yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda, secara narasi : 6. Proses Penjualan a. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. b. Bagian penjualan mengecek persediaan barang yang diminta oleh konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu a. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Bagian penjualan mengembalikan permintaan pada konsumen. b. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan membuat faktur penjualan sebanyak dua rangkap. Lembar pertama diserahkan pada konsumen, lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi.

c.

Bagian penjualan akan membuat laporan harian penjualan pada saat transaksi terakhir telah selesai dan dilaporan tersebuat diserahkan pada bagian administrasi.

d.

Bagian Administrasi akan mengecek faktur barang dan laporan penjulan harian jika sesuai maka akan diinputkan pada file Spreed Sheet penjualan dan dicatatat pada file Spreed Sheet persediaan barang dan mengurangi persediaan barang yang telah terjual.

7. Proses Pemesanan Bagian administrasi akan melakukan pencarian persediaan barang yang kosong.lalu akan membuatkan PO (Purchase Order) dari data persediaan barang kosong tersebut lalu dikirim ke pemasok. 8. Proses Pembelian a. b. Pemasok akan memberikan faktur pembelian barang Bagian Administrasi mengecek kesesuaian data faktur pembelian dengan data pemesanan barang. Jika tidak sesuai maka akan dikembalikan pada pemasok dan jika faktur pembelian sesuai maka bagian adminstrasi akan memcatatat transaksi pembelian pada file Spreed Sheet pembelian dan menambar persediian barang pada file Spreed Sheet persediaan barang. 9. Proses Retur Bagian teknisi menerima faktur penjualan kemudian dilakuakan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur, Apabila sesuai maka akan dibuatkan faktur retur barang. Faktur retur barang diberikan pada bagian administrasi. 10. Pada akhir bulan, bagian administrasi mengerjakan tugas bulanannya antara lain : a. Mengecek data persedian barang dan mencetaknya untuk dijadikan acuan dalam kegiatan stock of name bulanan.

b. c. Membuat Laporan penjualan barang berdasarkan data penjualan barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko 2. Membuat Laporan pembelian barang berdasarkan data pembelian barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko. Sumber : Pemasok . Type. Nama Dokumen : Faktur pembelian Deskripsi : Tanda Bukti pembelian barang dari pemasok dan dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan persedian barang.2. Membuat Laporan persedian barang berdasarkan hasil stock of name dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko. Nama Dokumen : Permintaan barang Deskripsi Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data Hasil Analisa Hasil Analisa : Merupakan masukan permintaan barang pada toko : konsumen : Bagian penjualan : Setiap terjadi permintaan : Setiap hari : Nama barang. d. Dokumen Input terdiri dari : a. 1. Dokumen Masukan Dokumen masukan atau Dokumen Input merupakan dokumen yang diterima oleh sistem dari pihak terkait dan dapat menjadi masukan untuk proses selanjutnya.2 Analisis Dokumen Analisis Dokumen dilakukan untuk mengetahui dokumen-dokumen apa saja yang digunakan dan dihasilkan sistem informasi persedian barang pada toko Gadgetanda. Warna : Dokumen belum sesuai dengan kebutuhan sistem : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem b.

Alamat pemasok. Harga. Jumlah barang. Nama Dokumen : Laporan Persediaan barang Deskripsi : Sisa persediaan barang dari hasil stock of name dijadikan sebagai pemberitahuan kepada kepala toko mengenai persedian barang perbulan dan nilai nominalnya Sumber Tujuan Frekuensi : Bagian administrasi : kepala toko : bulanan : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem . Dokumen Output terdiri dari : a. Nama pemasok. Dokumen Keluaran Dokumen Keluaran atau Dokumen Output merupakan dokumen yang dihasilkan oleh sistem untuk pihak luar atau pihak terkait dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Nama Dokumen : Laporan penjualan harian Deskripsi : Merupakan akumulasi dari faktur penjualan yang dijadikan sebagai bahan untuk update stock Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian penjualan : Bagian administrasi : Pada saat transaksi penjualan berakhir. Total. Harga. Jumlah barang. No faktur. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem c. Keterangan. Total Hasil Analisa 2. No telp. Tanggal. Nama barang.Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian administrasi : Setiap terjadi pembelian barang : 1 Minggu sekali : No faktur. : Setiap hari : Tanggal penjualan.

Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. total pembelian . dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. Nama barang. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. total Penjualan. suatu entitas dapat berupa orang. atau pihak terkait yang berinteraksi dengan sistem. unit. c. Nama Dokumen : Laporan penjualan Deskripsi : Laporan penjualan barang periode bulanan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk membuat rencana pemasaran pada periode yang akan datang. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. harga. . grand total. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. Serial Number. Jumlah. 2. Nama Dokumen : Laporan pembelian Deskripsi : Laporan pembelian barang digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran toko. Jumlah terjual. Nama barang. b. grand total. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. total. Jumlah beli.2. harga .Item Data : Kode barang. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem.3 Analisis Entitas Didalam sistem terdapat entitas-entitas yang saling berinteraksi melalui suatu aktifitas tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung. Nama barang.

Kepala toko. Entitas dapat didefinisikan sebagai pihak-pihak terkait yang berkepentingan atas berjalannya suatu proses dalam sebuah sistem. dan konsumen 2. Entitas Luar. terdiri dari : Bagian administrasi. terdiri dari : Pemasok. Entitas Dalam. Bagian teknisi . Bagian penjualan. atau penerima keluaran (output). pemroses data atau pengolah data. dikelompokan kedalam entitas luar. 1.Setiap entitas dapat bertindak sebagai pemberi masukan (input). sedangkan entitas yang tidak terlibat dalam proses pengolahan data dan bertindak memberi masukan (input) atau menerima keluaran (output). Entitas yang terlibat secara langsung dalam proses pengolahan data dikelompokan kedalam entitas dalam.

2.PENJUALAN KEPALA TOKO BAG.4 Flowmap berjalan sistem persediaan barang KONSUMEN BAG. TEKNISI Mulai Permintaan barang Validasi persedian barang Data Persediaan barang kosong Pembuatan PO PO 1 Permintaan barang Barang tersedia? T Pemeriksaan Persedian barang PO PO Faktur Penjualan dan data barang Y Permintaan barang terpenuhi Permintaan barang tidak terpenuhi Faktur Pembelian A1 Faktur Pembelian Validasi Faktur penjualan dan barang Pembuatan faktur penjualan Faktur penjualan validasi PO dan Faktur Pembelian Faktur Penjualan Faktur Faktur Penjualan Penjualan Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan Faktur Penjualan valid T Faktur Pembelian tidak valid Pembuatan tanda terima barang dan surat jalan retur Y sesuai Faktur Penjualan dan data barang Pembuatan laporan penjualan harian Pengecekan faktur dan laporan penjualan 1 Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan sesuai Tanda terima Tanda terima barang barang 2 Tanda terima barang Laporan Penjualan harian tidak valid Laporan Penjualan harian valid Faktur Pembelian valid 2 A2 Pencatatan data penjualan Update persediaan barang Pencatatan data Pembelian 3 Surat jalan Surat jalan barang barang Data Penjualan barang Data Persedian barang Data Pembelian barang Surat jalan barang 3 Pembuatan Laporan penjualan bulanan Cetak data persedian barang Pembuatan laporan pembelian barang Laporan pembelian barang A3 Laporan penjualan barangac Laporan penjualan barang Daftar Persedian barang Laporan pembelian barang Stock of name bulananan Laporan persediaan barang bulanan Laporan persediaan Laporan barang persediaan barang bulanan Selesai A4 Diagram 3. penulis menemukan beberapa kejanggalan yang dapat menimbulkan permasalahan dan dapat diangkat sebagai pengembangan sistem yang akan diusulkan.ADMINISTRASI PEMASOK BAG. diantaranya sebagai berikut : .2.1 Flowmap Sistem Berjalan Toko Gadgetanda 2. Sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan memiliki kelemahan.3 Evaluasi Sistem Setelah menganalisis prosedur dan dokumen pada Sistem Informasi persediaan barang yang sedang berjalan.

akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. 2. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM . Proses tersebut memerlukan waktu yang ditak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. pengolahan data pemesanan. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah f ile spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. penjualan. Berdasarkan uraian tersebut di atas.1. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. Proses pencatatan data pembelian. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. pembelian. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. penulis bermaksud untuk merancang dan mengembangkan sistem yang lebih baik dan membangun perangkat lunak pendukungnya dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan serta meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi.

1 Perancangan Sitem Informasi Persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi persediaan rancangan penulis berdasarkan hasil analisis sistem pada bab sebelumnya. PO tersebut dikirimkan kepada pemasok. dan secara otomatis transaksi akan tersimpan pada tabel transaksi penjualan dan . Kepala toko memberikan daftar pemesanan barang kepada bagian administrasi.1. 12. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. Bagian penjualan akan mencari data barang tersebut bila data barang tidak ditemukan pada database maka data barang tersebuat akan disimpan pada pada tabel permintaan. Data Flow Diagram. 2. Rancangan sistem diuraikan secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan mencetak faktur penjualan sebanyak dua rangkap. Bagian administrasi akan membuatakan PO berdasarkan daftar pemesanan barang dari kepala toko. dan akan dibuatkan daftar permintaan konsumen lalu diberikan pada kepala toko untuk pengambilan keputusan pemesanan barang. lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi.1 Uraian Prosedur Usulan Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem informasi persediaan barang hasil rancangan penulis yang disampaikan secara narasi.lembar pertama diserahkan pada konsumen. Bagian penjualan mengecek persediaan barang pada tabel persediaan barang untuk memenuhi permintaan konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu c.2. diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi serta dapat segera diimplementasikan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dari objek obsevasi terkait. dan Entity Relationship Diagram. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Sistem informasi persediaan barang rancangan penulis. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. 11. d.

apakah faktur pembelian tersebut sesuai dengan PO atau tidak. 13. 14. Bagian teknisi akakn membutkan surat jalan untuk mengirim barang yang diretur ke pemasok sebanyak dua rangkap. Bagian penjualan akan mencetak laporan penjualan pada saat kepala membutuhkannya. Pemasok mengirimkan barang dan dan faktur pembelian barang. Tanda terima barang lembar pertama diberikan pada konsumen. dan lembar yang kedua diarsipkan. 16. 15. Bagian administrasi mencetak laporan transaksi pembelian sebanyak dua pada kepala toko dan lembar kedua rangkap lembar pertama diserahkan diarsipkan. 17.bagian administrasi mencetak laporan retur barang untuk diberikan pada kepala toko dan diarsipkan dibagian administrasi. Faktur pembelian sesuai dengan PO. maka faktur pembelian bersama barang akan dikembalikan pada pemasok. Bagian administrasi mencetak juga dan mencetak laporan persediaan barang sebanyak dua rangkap. Apabila sesuai maka data retur barang disimpan pada database dan dibuatkan tanda terima barang sebanyak dua rangkap. a. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua diarsipkan. maka faktur pembelian akan disimpan pada tabel transaksi pembelian barang dan secara otomatis akan menambah data persedian barang.mengurangi persediaan yang ada pada tabel persediaan barang. Bagian administrasi mencetak laporan pemesanan sebanyak dua rangkap lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan lembar kedua diarsipkan. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua dijadikan acuan kegiatan stock of name. Bagian teknisi menerima faktur penjualan dan konsumen kemudian dilakukan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur. Bagian administrasi melakukan pengecekan antara faktur pembelian dengan PO yang ada pada database. Faktur pembelian tidak sesuai dengan PO. b. . 18. Lembar pertama diberikan kepada pemasok dan lembar kedua diarsipkan.

.

1.2.1 Flowmap usulan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda .2 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Diagram 4.

1.2.1. Pada bagian ini.3.1 Diagram Konteks Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang menggambarkan keseluruhan Sistem informasi persediaan barang secara global. menggambarkan masukan (input) yang diterima oleh sistem dan keluaran (output) yang dihasilkan oleh sistem. aliran data yang mengalir dalam rancangan Sistem informasi persediaan barang diuraikan menggunakan alat bantu Data Flow Diagram yang terdiri dari Context Diagram atau Diagram Konteks dan Data Flow Diagram Levelled. . Simbol Data Flow Diagram yang digunakan penulis merupakan simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco. simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco digunakan karena menurut penulis simbol tersebut lebih ringkas dan paling umum digunakan di lingkungan kampus tempat penulis menuntut ilmu.3 Data Flow Diagram Data Flow Diagram digunakan untuk menggambarkan aliran data didalam sistem dan menjelaskan fungsi perngkat lunak pendukung sistem dan hubungan antar komponen-komponen yang saling berhubungan di dalam sistem. .

Pemasok. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem.Diagram 4.2 Diagram Konteks Sitem Informasi Persediaan Barang Pada Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang diatas. 2. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. Konsumen. terdapat tiga entitas luar yang terlibat dan berinteraksi dengan Sitem Informasi Persediaan Barang. Kepala toko. diantaranya sebagai berikut: 1. 3. . bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem.

model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi secara logic .2.3 Data Flow Diagram Level 0 .3.3.1.1 Data Flow Diagram Level 0 Diagram 4.1..2 Data Flow Diagram Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar proses yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.

4 Data Flow Diagram Level 1 Proses 1 .3.2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1 Diagram 4..1.2.

3..2.5 Data Flow Diagram Level 1 Proses 2 .1.4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3 .1.2.3.3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2 Diagram 4.

1.1 Validasi permintaan yang terpenuhi Faktur Pembelian Pemasok Transaksi Pemesanan 4.6 Data Flow Diagram Level 1 Proses 3 .4 Pemnbuatan Laporan Persedian Barang Laporan Persediaan Barang Diagram 4.7 Data Flow Diagram Level 1 Proses 4 .2 Simpan Data Pembelian & Update stok Faktur Pembelian Valid 4.5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4 3.2.Diagram 4.0 Pemesanan Barang PO 4.3 Transaksi Pembelian Pembuatan Laporan Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Persediaan Barang Kepala Toko 4.3.

dan proses yang terjadi.8 Data Flow Diagram Level 1 Proses 5 2.3. penyimpanan (data store).1. sehingga pelaku sistem dan penulis selaku analis sistem mempunyai dasar pengertian yang sama mengenai masukan (input).1. .4.6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5 Diagram 4.4 Kamus Data Kamus Data berfungsi untuk menjelaskan elemen-elemen data dalam Data Flow Diagram yang bertujuan membantu pelaku sistem untuk memahami aplikasi perangkat lunak pendukung sistem informasi persediaan barang secara terperinci.2. keluaran (output).

.1.0 Tujuan Struktur Data Konsumen Tanggal Transaksi Penjualan No.1 Penjelasan Aliran Data Tabel 4.0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.Faktur Tanggal = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] .4.1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan konsumen pada toko : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 1.2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Penjualan :: Data Transaksi Penjualan dan bukti penjualan yang telah Dilakukan konsumen pada toko Sumber : Proses 1.

3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Penjualan :: Data transaksi Penjualan yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 1.Faktur Nama Barang SN Quantity = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Cetak No.Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Daftar Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan bagian penjualan pada kepala toko Sumber : Proses 2.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.Total SubTotal Potongan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang Nama Aliran Alias : Daftar Pemesanan Barang :- .

0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pemesanan Barang :: Data pemesanan barang yang diberikan bagian administrasi pada kepala toko Sumber : Proses 3.Penjelasan : Data pemesanan barang yang diberikan kepala toko pada bagaian administrasi Sumber : Kepala Toko Tujuan Struktur Data : Proses 3.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Periode Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .

Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : PO (Purchase Order) :: Formulir atau daftar pemesanan barang dari toko pada pemasok : Proses 3.PO Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon/Fax Nama Barang Type Warna Quantity Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Pemesanan No.8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Pembelian :: Data transaksi pembelian dan bukti pembelian yang telah dilakukan toko pada pemasok Sumber : Pemasok Tujuan Struktur Data : Proses 4.0 .

9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pembelian :: Data transaksi Pembelian yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.No.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Pembelian No.Faktur Pembelian Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Faktur Nama Barang SN Quantity Total = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] .

Faktur Nama Barang SN Persediaan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.SubTotal Potongan Total Akhir Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur Nama Aliran Alias Penjelasan : Data Barang Retur :: Data yang berisi tentang keterangan barang yang akan konsumen retur pada toko Sumber : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan No.10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Persediaan Barang :: Data persediaan barang yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.0 Nama Barang = [A-Z | a-z | 0-9] .

0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Transaksi Retur No.Retur Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Surat Jalan Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.Serial Number = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Konsumen Tanggal Transaksi Retur No.12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Terima Retur Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.Retur Nama Konsumen = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] .

14 Struktur Data Store Barang Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi Identitas Barang yang diterima perusahaan dari pemasok tertentu Struktur Data Kode Barang Barcode Nama Barang Serial Number Type Warna = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.4.2 Penjelasan Data Store Tabel 4.1.15 Struktur Data Store Persediaan Barang Nama Data Store Penjelasan : Persediaan Barang : Berisi Identitas Barang dan persediaan barang Struktur Data .Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] .

17 Struktur Data Store Konsumen Nama Data Store Penjelasan : Konsumen : Berisi data konsumen yang membeli barang kepada toko Struktur Data Kode Konsumen Nama Konsumen Alamat Telepon = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .Kode Barang Serial Number Persediaan Barang Harga Beli Harga Jual = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.16 Struktur Data Store Pemasok Nama Data Store Penjelasan : Pemasok : Berisi Identitas Pemasok yang memasok barang pada perusahaan Struktur Data Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Telepon Fax = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.

PO Tanggal Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok Kode Barang = [A-Z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai pemesanan barang dari pemasok Struktur Data toko ke No.18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai data konsumen kepada toko Struktur Data transaksi permintaan dari No_Permintaan Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.Tabel 4.

20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi penjulan barang kepada konsumen Struktur Data Tanggal Transaksi Penjualan No.Nama Barang Serial Number Type Warna Quantity Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Faktur Tanggal Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .

Nama Petugas = [A-Z | a-z] Tabel 4.Retur Nama Konsumen Alamat = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] .21 Struktur Data Store Transaksi pembelian Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi pembelian barang kepada pemasok Struktur Data Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.22 Struktur Data Store Transaksi Retur Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi retur barang Struktur Data Tanggal Transaksi Retur No.

Faktu Penjualan Nama Barang SN Type Warna Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok No.5 Entity Relationship Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) menjelaskan hubungan antar entitas didalam Sitem Informasi Persediaan Barang.Telepon No. suatu hubungan dapat terjadi melalui sebuah interaksi.1. .Faktur Pembelian Nama Petugas Keterangan Retur = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] 2.

MEMILIKI N MELAKUKAN PERMINTAAN BARANG N 1 MEMILIKI N MEMILIKI MELAKUKAN DETAIL TRANSAKSI PENJUALAN N 1 TRANSAKSI PENJUALAN N 1 CUSTOMER 1 MEMILIKI N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N 1 TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N MELAKUKAN MEMILIKI N N MEMILIKI 1 1 DETAIL TRANSAKSI RETUR 1 TRANSAKSI RETUR N MENERIMA 1 1 Diagram 4.9 Entity Relationship Diagram MEMILIKI 1 N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI PEMBELIAN N 1 TRANSAKSI PEMBELIAN N MELAKUKAN 1 1 BARANG 1 MEMILIKI N DETAIL TRANSAKSI PEMESANAN N MEMILIKI 1 TRANSAKSI PEMESANAN N MENERIMA 1 PEMASOK N MEMILIKI 1 PERSDIAAN BARANG .

2.6 Relasi Antar Tabel Diagram 4.10 Relasi Antar Tabel .1.

25 Struktur Tabel Konsumen Primary Key : Nomor_Member Nama Field Nomor_Member Nama _Konsumen Alamat_Konsumen Telepon Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Ukuran Field 6 100 255 24 Keterangan Require Require Require Require . SN Nama Field Kode_Barang SN Stok Harga_Beli Harga_Jual Tipe Data Text Text Integer Double Double Ukuran Field 7 50 5 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Konsumen Tabel 4.7 Struktur Tabel Nama Tabel : Barang Tabel 4.23 Struktur Tabel Barang Primary Key : Kode_Barang Nama Field Kode_Barang Barcode Nama_Barang Type Warna Tipe Data Varchar Integer Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Persediaan Barang Tabel 4.2.24 Struktur Tabel Persediaan Barang Primary Key : Kode_Barang.1.

Nama Tabel : Pemasok Tabel 4.27 Struktur Tabel Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Petugas Tipe Data Varchar Date Varchar Varchar Varchar Varchar 100 255 23 30 Ukuran Field 7 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Permintaan Tabel 4.26 Struktur Tabel Pemasok Primary Key : Kode_Pemasok Nama Field Kode_Pemasok NamaPemasok Alamat Telepon Fax Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Number Ukuran Field 7 100 255 14 11 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Permintaan Tabel 4.28 Struktur Tabel Detail Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Kode_Barang Nama_ Barang Type Warna Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require .

31 Struktur Tabel Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian Nama Field No_Faktur_ Pembelian Tipe Data Varchar Ukuran Field 7 Keterangan Require . Kode Barang Nama Field No_PO KodeBarang NamaBarang Type Warna Quantity Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Integer Ukuran Field 7 7 100 100 30 10 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Pembelian Tabel 4.Keterangan Varchar 255 Require Nama Tabel : Pemesanan Tabel 4.30 Struktur Tabel Detail Pemesanan Primary Key : NoPO.29 Struktur Tabel Pemesanan Primary Key : No_PO Nama Field No_PO Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon_Pemasok Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 7 100 255 23 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Pemesanan Tabel 4.

Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon/Fax SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 12 7 100 255 12 Require Require Require Require Require Require Require Require 255 30 Optional Require Nama Tabel : Detail Pembelian Tabel 4. Kode_Barang Nama Field No_Faktur_Pembelian Kode_Pemasok Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaBeli Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require .32 Struktur Tabel Detail Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian.

33 Struktur Tabel Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan.Nama Tabel : Penjualan Tabel 4. Kode_Barang.34 Struktur Tabel Detail Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan. SN Nama Field No_Faktur_Penjualan Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaJual Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require . Tanggal Nama Field No_Faktur_Penjualan Tanggal Nama_Konsumen Alamat Telepon SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 255 30 Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Optional Require Nama Tabel : Detail Penjualan Tabel 4.

Kode_Barang. SN Nama Field No_Retur No_FakturJual Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna Kode_Pemaok Alamat Telepon No_Faktur_Beli Keterangan Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 7 255 25 7 255 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require . No_FakturJual.36 Struktur Tabel Detail Retur Primary Key : No_Retur.Nama Tabel : Retur Tabel 4.35 Struktur Tabel Retur Primary Key : No_Retur Nama Field No_Retur Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Retur Tabel 4.

rancangan proses dan rancangan keluaran. rancangan masukan.1. beserta gambaran navigasi penggunaan aplikasi.1. Rincian rancangan aplikasi pendukung sistem terdiri dari struktur menu.1 Struktur Menu Gambar 4.1 Struktur Menu Rancangan struktur menu bertujuan untuk memberikan gambaran dasar mengenai fungsi-fungsi yang terdapat didalam aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang yang akan dikembangkan. Navigasi .2. Ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai aplikasi yang akan dikembangkan.8.8 Rancangan Aplikasi Pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang Rancangan aplikasi pendukung sitem informasi persediaan barang. Berikut ini merupakan rincian rancangan menu aplikasi berdasarkan struktur menu : 1. .

Login Login berfungsi untuk validasi pada aplikasi sesuai dengan hak akses yang dimiliki dan mendapat akses menu yang sesuai dengan tugas dan wewenang pengguna. 2. Data Konsumen Data konsumen berfungsi untuk memasukan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. Data yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar acuan terjadinya transaksi. Menu Transaksi . d. Keluar Keluar berfungsi untuk keluar dari aplikasi dan menututup aplikasi.dan keluar dari hak akses tersebut. c. b. b. Menu Data memiliki submenu yang terdiri dari: a.Navigasi berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk masuk dan mendapatkan hak akses sesuai wewenang masing-masing bagian/jabatan. Data Barang Data barang berfungsi untuk memasukan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. penjualan dan retur. Logout Logout berfungsi untuk kekuar dari hak akses yang telah masuk pada aplikasi c. Menu Data Menu data berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk manipulasi data master atau data yang frekuensi perubahan jarang dilakukan. baik pemesanan . pembelian. Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk memsukan data pengguna baru yang akan menggunakan aplikasi 3. Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau merubah data pemasok yang sudah tersimpan. Menu File memiliki submenu yag terdiri dari : a.

stok. penjualan barang. Menu Laporan Menu laporan berisi modul yang dapat digunakan untuk mencetak Laporan berdasarkan transaksi harian yang terjadi dalam periode tertentu. Transaksi Pembelian Transaksi pembelian berfungsi untuk memasukan data transaksi pembelian barang pada pemasok. Transaksi Pemesanan Transaksi pemesanan berfungsi untuk memasukan data transaksi pemesanan barang pada pemasok. Menu transaksi memiliki submenu yang terdiri dari: a. Menu Laporan memiliki submenu sebagai berikut : a. Transaksi Penjualan Transaksi penjualan berfungsi untuk memasukan data transaksi penjualan barang oleh konsumen e. Data Transaksi yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar pengkalkulasian dan pembuatan laporan pembelian.Menu transaksi berisi modul yang dapat digunakan untuk memasukan data transaksi harian pemesanan barang. pembelian barang. b. Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pemesanan barang dari toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. penjualan. retur barang. d. Laporan Pembelian Laporan pembelian berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pembelian barang dari pemasok dalam suatu periode tertentu. c. b. . Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok 4. retur. Transaksi Permintaan Transaksi permintaan berfungsi untuk memasukan data transaksi permintaan barang dari konsumen.

Tutorial Tutorial berfungsi untuk melihat langkah langkah penggunaan aplikasi. Data Ubah Password Data ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi. d. c. b. . Menu fasilitas memiliki submenu sebagai berikut : a. Menu Fasilitas Menu falilitas berisi modul yang dapat digunakan untuk melihat profile dari pembuat aplikasi dan tutorial penggunaan dari aplikasi . Setting Merk Setting merk berfungsi untuk membuat kode barng untuk suatu merk barang tertentu d. 5. Laporan Stok barang Laporan stok barang berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi stok barang dalam suatu periode tertentu. e. Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi penjualan barang pada konsumen dalam suatu periode tertentu. Setting Wallpaper Setting wallpaper berfungsi untuk merubah tampilan wallpaper dimenu utama. Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. e.c. Profile Profile berfungsi untuk melihat data pembuat aplikasi.

2 Rancangan Masukan Rancangan masukan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fungsi-fungsi manipulasi data dasar atau master yang akan diolah selanjutnya.1.. Gambar 4.8.3 Rancangan Form Manipulasi Data Barang .2 Rancangan Form Verifikasi Login Gambar 4.

4 Rancangan Form Manipulasi Data Member Gambar 4.Gambar 4.5 Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok .

Retur Fasilitas Ubah Password SIMPAN Lap.Pemesanan Lap.8.6 Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses Pengguna .Pembelian Lap.7 Rancangan Form Transaksi Permintaan .1.Stok Setting Merk EDIT BATAL KELUAR Gambar 4.Penjualan Pengguna Nama Password Jabatan Konfirmasi Password Laporan Lap.FORM HAK AKSES PENGGUNA NIP / NIK User ID Data Barang Transaksi Pemesanan Konsumen Penjualan Pemasok Pembelian Retur Lap.3 Rancangan Proses Gambar 4.

9 Rancangan Form Transaksi Pembelian .Gambar 4.8 Rancangan Form Transaksi Pemesanan Gambar 4.

11 Rancangan Form Transaksi Retur .10 Rancangan Form Transaksi Penjualan Gambar 4.Gambar 4.

Gambar 4.12 Form Laporan Pemesanan Barang Gambar 4.13 Form Laporan Pembelian Barang .

14 Form Laporan Penjualan Barang Gambar 4.15 Laporan Form Persediaan Barang 2. maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan sistem beserta perangkat lunak pendukung untuk dioperasikan.Gambar 4. Implementasi perangkat lunak .2 Implementasi Sitem Informasi Persediaan Barang Setelah merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem.

1 Spesifikasi Perangkat Keras Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang. 4. .1. 2.1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi Dalam mengembangkan sistem informasi persedian barang beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem.2. 9. Penulis menggunakan seperangkat komputer beserta aplikasi perangkat lunak lainnya yang menunjang untuk pengembangan aplikasi. 6. 2.1“ : 250 GB Westren Digital : DVD RW : USB (HID-Compliant mouse) : Standard 101/102 US : Realtek .00 Ghz : Intel Graphic GMA 256 Share : 1 GB DDR 2 : LCD wide 14.2. Processor VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network : Intel Pentium R DualCore 2.mencakup kegiatan transformasi rancangan kedalam program aplikasi perangkat lunak menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu Adapun perangkat lunak utama yang digunakan oleh penulis dalam mengembangkan aplikasi pendukung sistem adalah Visual Basic 6. 3. 7.1.1 Kebutuhan Sumber Daya . Penulis menggunakan seperangkat komputer dengan akses jaringan ( client server ) dengan spesifikasi sebagai berikut: 1.0 dan MySQL 5. 8.1. 5.2.1.

Visual Basic 6.1.. d.0 SP6 Adobe Photoshop 7 Corell draw 11 Navicate 8 .2. b.2.2.1. e. antara lain : a. Sistem Operasi : Ubuntu 10. DBMS : MySQL 5.1. c.2. 3.1.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang. Penulis menggunakan beberapa Perangkat Lunak antara lain sebagai berikut : 1.1 Software Aplikasi. Webmin Microsoft. yang selanjutnya akan disebut operator.2 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi Demi kelancaran aplikasi perangkat lunak pendukung Sistem informasi persedian barang dibutuhkan sumber daya sebagai berikut . Karakteristik pengguna pada aplikasi ini adalah sebagai berikut: .1 Spesifikasi Sumber Daya Manusia Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang ini digunakan oleh petugas setempat yang bertugas mengolah data persediaan barang. dimana seorang operator harus menguasai atau dapat mengoperasikan komputer serta mengerti cara kerja dari Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang tersebut.04 ( Lucid Lync ) Windows XP Profesional Versi 2002 SP3 2.

Memanipulasi data.Software aplikasi . Nama Febrianti Jabatan Staff Pembelian dan pemesanan /Admin Toko 2. d.26 Daftar Karakteristik Pengguna Aplikasi No 1. pembelian. yang meliputi : menambah data.Sistem operasi . pembelian. d. Membuat laporan tentang data pemesanan. Adapun wewenang serta tanggung jawab administrator dan operator adalah sebagai berikut : 1.Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan . c. Memanipulasi data. Melakukan pencarian data. b. penjualan dan retur barang.Sistem operasi Hak dan Wewenang Administrator merangkap Operator Operator . Operator harus memiliki kriteria pendidikan minimal SMA atau sederajat dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. Rahmat Hidayat Staff Teknisi Kemempuan Komputer . pembelian. Mencatat transaksi pemesanan. penjualan dan retur barang. merubah data. Mencatat transaksi pemesanan. Wewenang dan tanggung jawab operator a. Wewenang dan tanggung jawab administrator a. Memanipulasi data verifikasi login user atau pengguna aplikasi. 2. Melakukan pencarian data. c. b. penjualan dan retur. Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan. Merubah password login Tabel 4. yang meliputi : menambah data. merubah data.Adiministrator harus memiliki kriteria pendidikan minimal DIII dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. e.

2.3. 4.2 Spesifikasi Perangkat Keras Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barangpada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat keras untuk Client dan Server dengan spesifikasi minimum sebagai berikut : Untuk Server 1.Software aplikasi Operator . 9.2. 7. 4.1. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 500 MHz 2. 3. 6. Siti Mariam Staff Penjualan /Sales . 6. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 3. 5. 3. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network Card : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 1 GB : Monitor dengan dukungan resolusi 800 x 600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 80 GB :: mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card Untuk Client 1.Software aplikasi . 8. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 128 MB : Monitor dengan dukungan resolusi 800x600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 500 MB :- .0 GHz 2. 5.Sistem operasi .

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pengguna dapat langsung menekan Shortcut Executable dari aplikasi sistem informasi persediaan barang (SIPB. Network Card 10. Sistem Operasi Server : Ubuntu Server 10. Swict Hub / Hub 8 port atau lebih. 3.4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Aplikasi sistem informasi persediaan barang ini berjala pada sistem operasi Microsoft Windows Xp dan NT.3 Spesifikasi Perangkat Lunak Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barang pada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat lunak sebagai berikut : 1.04 ( Lucis Lync ) Sistem Operasi Client : Windows 98 keatas atau Windows berbasis NT File Sistem/Library : MSVBVM60.DLL 4.1. Crimping 4. .2.2. 8. Kabel UTP dan RJ45 2.1. Kabel Tester 3. Printer Adapun perangkat tambahan yang perlu disediakan adalah sebagai berikut : 1. Mouse Keyboard : mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card : Dot Matrix atau Ink Jet 9.7.2. 2. .exe) maka akan tampil splash screen yang berisi informasi mengenai aplikasi sistem informasi persediaa barang.2.

2. bila koneksi tersambung maka form menu akan tampil. jika nama user dan password salah maka form ini akan meminta . dalam form login ini kita cukup mengetikan user id dan password.17 Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang 1. Form Login Aplikasi ini memiliki verifikasi login yang berguna untuk menentukan hak akses dari pengguna. Gambar 4. Form Menu Form Menu berisi Shortcut menu layanan yang dapat diakses setelah melekukan verifikasi login terlebih dahulu pada sistem informasi persediaan barang.16 Splash Screen Sistem Informasi Persediaan Barang splash screen ini berfungsi sebagai informasi dan indikasi koneksi ke server database.Gambar 4.

atau nama barang. Jika ditemukan data barang akan ditampilkan.18 Form Verifikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang 3. untuk menginput data barang baru tekan option accessories atau option unit. kode barang. pilih merk yang akan tersedia pada combobox merk barang dan inputkan barcode. dan warna lalu tekan tombol simpan. Pilih data yang akan diubah dan tekan ubah jika sudah selesai. Untuk merubah data barang pengguna harus melakukan pencarian barang yang akan diubah dengan cara memilih satlah satu dari tiga kriteria pencarian yaitu berdasarkan barcode. type. Pilihlah salah satu kriteria lalu Ketikan kata kunci untuk pencarian barang. Form Data Barang Form data barang berfungsi untuk menginputkan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan. . nama barang. Gambar 4.ulang user id dan password lagi. Jika password benar maka menu-menu yang ada di form menu dapat kita akses sesuai dengan hak akses yang diberikan pada pengguna.

Form Data Konsumen Form konsumen ini berfungsi untuk menginputkan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. . jika ditemukan data konsumen akan ditampilkan tekan tombol ubah. Untuk menyimpan data konsumen baru ketikan nama member. Pilih salah satu option percarian lalu ketikan kata kunci yang akan dicari.Gambar 4. telepon lalu tekan tombol simpan dan untuk mengubah data konsumen tekan option nomor member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nomor member atau option nama member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nama konsumen.19 Form Data Barang 4. alamat.

untuk menyimpan data pemasok baru click pada kolom nama pemasok atau tekan tombol F3 kursor akan berada di kolom nama pemasok. Pilih data pemasok yang akan diubah lalu tekan tombol ubah jika telah selesai.20 Form Data Konsumen 5. alamat.Gambar 4. nomor telepon. Form Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau mengubah data pemasok yang sudah tersimpan. Ketikan nama. nomor fax dari pemasok lalu tekan tombol simpan. . Bila akan mengubah data pemasok tekan tombol F1 atau tekan option kode pemasok untuk kategori pencarian berdasarkan kode pemasok dan untuk kategori pencarian berdasarakan nama pemasok tekan tombol F2 atau tekan option nama pemasok.

Ketikan user id dan password dan konfirmasi password yang memastikan password yang diketikan benar lalu pilih menu apa saja yang akan dapat diakses oleh pengguna dan tekan tombol simpan apabila telah selesai. data karyawan akan ditampilkan.Tekan F3 untuk mengubah akun verifikasi login berseta hak aksesnya. Untuk membuat akun verifikasi login pengguna terdaftar terlebih dahulu pada database sebagai karyawan Toko Gadgetanda. Tekan tombol F1 untuk mencari data karyawan berdasarkan NIK dan tekan tombol F2 untuk pencarian data karyawan berdasarkan nama karyawan lalu ketikan NIK apabila NIK ditemukan pada database.Gambar 4.21 Form Data Pemasok 6. Form Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk membuat data Pengguna atau akun verifikasi login baru yang akan menggunakan aplikasi sistem persedian barang. ketikan user id dan password apabila user id dan password sesuai dengan data pada .

pilih data yang akan diubah jika telah selesai tekan tombol ubah. Lalu selanjutnya pengguna harus mencari data barang yang diminta oleh konsumen jika data barang tidak ada di database maka pengguna menginputkan data barang tersebut. .database data akun verifikasi login akan ditampilkan.22 Form Data Pengguna 7. Gambar 4. dan jika konsumen bukan member maka pengguna harus mengisikan data konsumen.untuk nyimpan sebuah data transaksi permintaan pengguna harus mencari data konsumen terlebih dahulu jika konsumen tersebut adalah member. Form Transaksi Permintaan Form transaksi permintaan berfungsi untuk menyimpan data transaksipermintaan konsumen yang tidak terpenuhi yang di simpan dan digunakan untuk sebagai acuan pengambilan keputusan untuk memesan barang.jika telah selai teka tombol simpan.

Gambar 4. Pilih salah satu option pilihan lalu ketikan kata kunci yang dicari. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Setelah memilih option pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan. Untuk menyimpan data transaksi pemesanan pengguna harus mencari tujuan dari transaksi pemesanan dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang.23 Form Transaksi Permintaan 8. berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan . Ketikan jumlah quantity yang akan dipesan lalu tekan tombol enter data barang yang akan dipesan telah disimpan. Form Transaksi Pemesanan Form transaksi pemesanan berfungsi untuk menyimpan data transaksi pemesanan dan mencetak Purchase Order.

Untuk menyimpan data transaksi pembelian pengguna cukup menginputkan data transaksi pembelian pada faktur pembelian dari pemasok dengan cara ketikan nomor faktur pembeliandan tanggal. apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan. setelah itu pengguna harus mencari tujuan dari pembelian dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok. Gambar 4. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian . Form Transaksi Pembelian Form transaksi pembelian berfungsi untuk menyimpan data transaksi pembelian dan mencetak data transaksi pembelian.dipesan tekan tombol F6 maka tombol simpan aktif dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data transaksi pemesanan telah disimpan.24 Form Transaksi Pemesanan 9. Pilih salah satu option pencarian lalu ketikan kata kunci yang dicari.

Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan dipesan tekan tombol F6 tombol kursor akan berada pada kolom potongan ketikan potong bila ada potongan dari pemasok dan ketikan keterangnbila ada tekan tombol simpan. Gambar 4. Data barang yang telah disimpan dibeli telah disimpan. harga beli dan harga jual yang akan dipesan lalu tekan tombol enter. Apabila data jenis barang yang diinputkan adalah aksesoris maka kursor akan berada pada kolom quantity sedangkan jika jenis barang unit kursor akan berada pada serial number Ketikan jumlah quantity atau serial number.barang. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang.25 Form Transaksi Pembelian 10. maka data transaksi pembelian telah disimpan. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Form Transaksi Penjualan .

setelah itu tombol cetak akan aktif tekan tombol cetak untuk mencetak fatur penjualan. Tekan tombol simpan maka data transaksi pemesanan telah disimpan. Pilih serial number dari barang yang akan jual dan data barang akan tersimpan dan bila jenis barang yang dicari adalah aksesoris maka kursor akan berada pad akolom quantity. Ketikan jumlah quantity yang akan dijual lalu tekan tombol enter data barang yang akan dijual telah disimpan. Untuk menyimpan data penjualan pengguna harus mencari data dari konsumen yang telah menjadi member dengan cara memilih kategori pencarian data member berdasarkan kode member atau nama member. Pilih salah satu option pilihan pencarian data member. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. lalu ketikan kata kunci yang dicari apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan dan jika konsumen bukan member maka data konsumen dapat langsung ketikan pada kolom kolom data konsumen. Jika jenis barang yang dicari adalah unit maka kursor akan berada pada kolom serial number. Tekan F1 untuk pencarian berdasarkan kode member atau Tekan F2 untuk pencarian member berdasarkan nama member. .ketikan potongan dan keterangan transaksi tekan enter tombol simpan akan aktif. Jika pengguna telah selesai menginputkan data barang yang akan dijual tekan tombol F6 kursor jika konsumen adalah member kolom potongan akan aktif dan jika non member kolom keterangan akan aktif.Form transaksi penjualan berfungsi untuk menyimpan data transaksi penjualan dan mencetak faktur penjualan. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang.

Jika nomor faktur sesuai dengan database data transaksi penjualan akan ditampilkan pada datagrid lalu klik pada data barang yang akan diretur.Gambar 4. ketikan keterangan retur lalu tekan enter.26 Form Transaksi Penjualan 11. Form Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok. . Apabila data barang retur telah selesai di input tekan tombol simpan dan cetak faktur retur dengan cara menekan tombol cetak. Untuk menyimpan transaksi retur pengguna harus menjadi data transaksi penjual dengan cara mengetikan nomor faktur pada kolom pencarian data transaksi penjulan.

Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan dan dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pemesanan dalam satu periode tertentu. . surat jalan retur barang dalam suatu periode tertentu. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang. Form Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak.27 Form Transaksi Retur 12.Gambar 4. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria pertama yaitu perpemasok artinya laporan akan ditampilkan atau dicetak berdasarkan satu pemasok tertentu dalam periode tertentu. Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit.

Gambar 4.28 Form Laporan Pemesanan Barang 13. menampilakan dan membuat laporan transaksi pembelian barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pembelian dalam satu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu pembelian harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi pembelian hari itu. . Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit. Form Laporan Pembelian Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria.

Form Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak.29 Form Laporan Pembelian Barang 14. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi penjualan dalam satu periode tertentu.Gambar 4. Gambar 4.30 Form Laporan Penjualan Barang . Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan dua kriteria. menampilakan dan membuat laporan transaksi penjualan barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu penjualan harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi penjualan hari itu.

data transaksi retur akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi berasal dari pemasok. Kriteria ketiga yaitu peritem barang artinya laporan persedian barang ditampilkan peritem barang. Form Laporan Persediaan Barang Laporan persedian berfungsi untuk mencetak. Kriteria pertama yaitu rekapitulasi laporan persediaan barang akan ditampilkan atau dicetak berdasakan jenis barang atau seluruh data. Kriteria kedua yaitu laporan detail persediaan barang artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data persediaan barang.15. Kriteria pertama yaitu laporan perpemasok. Form Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak. menampilakan dan membuat laporan pesediaan barang dalam suatu periode tertentu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria.31 Form Laporan Persediaan Barang 16. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria kedua perperiode artinya laporan retur yang . menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang dalam suatu periode tertentu. Gambar 4.

33 Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang . Form Profil Form profil adalah form berfungsi untuk informasi persediaan barang.31 Form Laporan Retur Barang 17.ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi retur dalam satu periode tertentu. Kriteria yang ketiga yaitu surat jalan retur yaitu laporan retur ditampilkan atau dicetak menjadi suat jalan retur barang kepada pemasok. Gambar 4. identitas dari aplikasi sistem Gambar 4.

Pengguna harus mencari barang yang akan di ubah. . Pilih barang yang akan diubah harga jualnya dengan cara mengklik data tersebut pada datagrid. nama barang lalu ketikan kata kunci apabila kata kunci sesuai pada database data barang akan ditampilkan pada datagrid.34 Form Tutorial Sistem Informasi Persediaan Barang 19. Form Tutorial Form tutorial adalah form yang berfungsi untuk pengguna yang berisi cara penggunaan dari aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4.18.pencarian barang memiliki tiga kategori pencarian yaitu berdasarkan barcode. Setelah itu ketikan harga yang baru lalu tekan tombol ubah. kode barang. Form Setting Harga Jual Form setting harga jual berfungsi untuk mengubah harga jual barang.

Tekan F2 untuk menginput data merk baru. . ketikan merk dari barang dan kode merk yang dikehendaki untuk merk tersebut lalu tekan tombol simpan.35 Form Setting Harga Jual 20. Form Setting Merk Form setting merk barang ini berfungsi membuat kode barang untuk suatu merk barang tertentu caranya tekan tombol F1 untuk mecari barang jika kode barang ditemukan maka akan tampil data merk.Gambar 4. Jika tidak ditemukan maka akan tampil pesan data tidak ditemukan.

37 Form Setting wallpaper 22. Form Setting Wallpaper Form setting wallpaper digunakan untuk mengubah tampilan wallpaper menu utama. Form Ubah Pasword Form ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi dengan cara ketikan user id dan password apabila sesuai dengan database lalu ketikan password baru dan konfirmasi password baru.Gambar 4. Gambar 4.36 Form Setting Merk Barang 21.38 Form Ubah Password . Gambar 4. lalu tekan tombol ubah.

Daftar Pembelian Daftar pembelian merupakan hasil dari pengolahan data pembelian barang dari pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4. Gambar 4.39 Daftar Purchase Order 24.23. Purchase Order Purchase Order merupakan informasi daftar pemesanan barang hasil dari pengolahan data pemesanan barang kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.40 Daftar Pembeliaan .

Gambar 4.41 Faktur Pejualan 26. Gambar 4. Faktur Penjualan Faktur penjualan merupakan hasil dari pengolahan data penjualan barang kepada konsumen yang dijadikan tanda bukti pembelian barang yang dilakukanoleh konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Tanda Terima Retur Tanda terima retur merupakan hasil dari pengolahan data retur barang dari konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.42 Tanda Terima Retur .25.

27.44 Laporan Pemesanan .43 Surat Jalan Retur 28. Surat Jalan Retur Surat jalan retur merupakan hasil pengolaha data retur barang konsumen yang akan diberikan kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4. Laporan pemesanan Laporan pemesanan merupakan informasi pemesanan hasil pengolahan data pemesanan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.

Laporan Penjualan Laporan penjualan merupakan informasi daftar penjualan hasil pengolahan data penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4. Laporan Pembelian Laporan pembelian merupakan informasi daftar pembelian hasil pengolahan data pembelian barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.46 Laporan Penjualan .29.45 Laporan Pembelian 30.

penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.31. Rekapitulasi Persediaan Barang Rekapitulasi persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian. penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.47 Laporan Persediaan Barang 32. . Laporan Persedian Barang Laporan persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian. Gambar 4.

Laporan Retur Laporan retur merupakan informasi daftar retur hasil pengolahan data retur barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.49 Laporan Retur Barang .Gambar 4.48 Rekapitulasi Persediaan Barang 33.

pengembang berusaha untuk membangun perangkat lunak dari konsep yang abstrak sampai dengan implementasi yang memungkin. Pengujian perangkat lunak merupakan elemen yang kritis dari SQA (Software Quality Assurance) dan merepresentasikan tinjauan ulang yang menyeluruh terhadap spesifikasi. Kenyataannya. Pengujian merupakan salah satu tahapan dalam proses pengembangan perangkat lunak yang dapat dilihat (secara psikologi) sebagai destruktif. Pengembang perangkat lunak secara alami merupakan orang konstruktif. Pengujian yang diperlukan oleh pengembang adalah untuk melihat kebenaran dari perangkat lunak yang dibuat dan konflik yang akan terjadi bila kesalahan tidak . desain dan pengkodean.BAB V TESTING 5. Pengujian merepresentasikan ketidaknormalan yang terjadi pada pengembangan perangkat lunak.1 Testing (Pengujian Perangkat Lunak) Pada bab ini membahsa mengenai pengujian ( pengujian perangkat lunak ). Selama definisi awal dan fase pembangunan. Para pengembang membuat serangkaian uji kasus yang bertujuan untuk ”membongkar” perangkat lunak yang mereka bangun. dari pada sebagai konstruktif.

Jika pengujian diselenggarakan dengan sukses. Pengujian harus direncanakan lama sebelum pengujian itu mulai. Sebagai tambahan. maka akan membongkar kesalahan yang ada didalam perangkat lunak. maksudnya dari 80% kesalahan yang ditemukan selama pengujian dapat ditelusuri sampai 20% dari semua modul program. manfaat lain dari pengujian adalah menunjukkan bahwa fungsi perangkat lunak telah bekerja sesuai dengan spesifikasi.ditemukan. Prinsip Pareto berlaku untuk pengujian perangkat lunak. 3. 2. dan kebutuhan fungsi telah tercapai. maksudnya semua pengujian dapat direncanakan dan dirancang sebelum semua kode dijalankan. Sebelum mengaplikasikan metode untuk mendesain test case yang efektif. maksudnya mengungkap kesalahan dari cacat yang menyebabkan program gagal. perekayasa perangkat lunak harus memahami prinsip dasar yang menuntun pengujian perangkat lunak. data yang dikumpulkan pada saat pengujian dilaksanakan akan menyediakan suatu indikasi keandalan perangkat lunak yang baik dan beberapa indikasi mutu perangkat lunak secara keseluruhan. Pengujian adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan 2. Glen Myers menetapkan beberapa aturan yang dapat dilihat sebagai tujuan dari Pengujian : 1. Dari sebuah buku. Pengujian yang sukses adalah pengujian yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya Sehingga tujuan dari Pengujian ini adalah mendesain serangkaian tes yang secara sistematis mengungkap beberapa jenis kesalahan yang berbeda dan melakukannya dalam waktu dan usaha yang minimum. . Test case yang baik adalah test case yang memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya 3. semua pengujian harus dapat ditelusuri sampai ke persyaratan pelanggan. yaitu: 1.

Pengujian yang mendalam tidak mungkin karena tidak mungkin mengeksekusi setiap kombinasi jalur skema pengujian dikarenakan jumlah jalur permutasi untuk program menengah pun sangat besar. Untuk menjadi paling efektif. pengujian black-box. Testabilitas adalah seberapa mudah sebuah program komputer dapat diuji. 6. apakah input diterima dengan benar.4. Selagi pengujian berlangsung maju. 5. perekayasa perangkat lunak mendesain suatu program komputer. 5. digunakan 4 kategori yang berbeda dari teknik desain test case: Pengujian white-box. ujicoba blackbox digunakan untuk mendemonstrasikan fungsi software yang dioperasikan. Dalam lingkungan yang ideal. pengujian mengubah focus dalam usaha menemukan kesalahan pada cluster modul yang terintegrasi dan akhirnya pada sistem. pengujian harus dilakukan oleh pihak ketiga yang independent. Procedural dan menggunakannya sebagai pedoman untuk menetapkan basis set dari jalur eksekusi. perlu diketahui apa yang dapat dilakukan untuk membuatnya menjadi lebih mudah.2 Teknik Pengujian Black-Box Pada pengujian peraangkat lunak yang penulis gunakan Pendekatan pertama adalah black box testing. Hal ini memungkinkan individu yang berurusan dengan pengujian mendesain test case yang efektif secara lebih mudah. Sasaran utama desain test case adalah untuk mendapatkan serangkaian pengujian yang memiliki kemungkinan tertinggi di dalam pengungkapan kesalahan pada perangkat lunak. Untuk mencapai sasaran tersebut. Pengujian harus mulai “dari yang kecil” dan berkembang ke pengujian “yang besar”. Black box testing menyinggung ujicoba yang dilakukan pada interface software. Walaupun didesain untuk menemukan kesalahan. sebuah sistem atau produk dengan testabilitas dalam pikirannya. dan ouput yang . Integrasi Bottom-Up dan Integrasi Top-Down. Karena sangat sulit.

apakah integritas informasi eksternal terpelihara.dihasilkan benar. Teknik pengujian black-box berfokus pada domain informasi dari perangkat lunak. Ujicoba blackbox memeriksa beberapa aspek sistem. tetapi memeriksa sedikit mengenai struktur logikal internal software. . dengan melakukan test case dengan mempartisi domain input dari suatu program dengan cara yang memberikan cakupan pengujian yang mendalam.

Berdasarkan hasil perancangan sistem usulan pada Bab IV pada sub judul kamus data dihasilkan aliaran data yang menjadi dasar untuk merancang database yang sesuai dengan kebutuhan informasi tentang persediaan barang pada toko Gadgetanda. Dengan aplikasi yang dibangun ini data akan tersimpan dalam database sehingga data yang tersimpan lebih aman. Proses pembuatan laporan lebih mudah dengan beberapa kriteriakriteria yang di sesuaikan dengan kebutuhan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. Pada rancangan sistem informasi persediaan barang yang diusulkan telah dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan pada sistem berjalan dan memenuhi kebutuhan dari manajemen toko Gadgetanda. mengenai sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda telah diuraikan pada bab sebelumnya yaitu : 1. 2.1 Kesimpulan Pada bab terakhir ini penyusun menarik kesimpulan dari hasil pembahasan. 3. 4. dan akan memudahkan jika akan memerlukan data terdahulu. dan belum ada aplikasi khusus yang digunakan untuk mendukung informasi persediaan barang. Aplikasi yang dibangun menggunakan antar muka yang mudah dimengerti oleh penggunanya sesuai dengan karakteristik dari pengguna yang telah dianalisis. Berdasarkan analisis yang di uraikan pada Bab III tentang sistem berjalan. sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi toko Gadgetanda. maka dapat disimpulkan bahwa sistem berjalan tersebut masih memiliki sejumlah permasalahan. sistem .beberapa proses telah dilakukan secara otomatis.BAB VI PENUTUP 6.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. . Pengujian terhadap setiap fungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda dilakukan dengan menggunakanm metode Black box testing seperti yang digambarkan pada Bab V pada sub judul Pengujian Fungsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda. yaitu : Berisi apa yang harus dilakukan untuk optimalisasi yang belum dilakuakan penulis. Untuk pengembangan selanjutnya.5.2 Saran Agar aplikasi sistem informasi persediaan barang yang telah dibangun dapat berjalan dengan baik maka penyusun memberikan saran-saran yang mungkin dapat membantu kelancaran dalam sistem informasi persediaan barang Gadgetanda. maka sebaiknya pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda ini menignkatkan enkripsi pada data verifikasi login karena enkripsi data login verifikasi yang telah dibuat penulis mudah dipecahkan. sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda agar terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi keuangan. atau modul keuangan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. maka sebaiknya dilakukan pembuatan file backup sebagai cadangan jika terjadi kerusakan data maupun kerusakan pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda. 3. 1. 6. 2. Untuk menjaga keamanan data verifikasi login.

2001. 1999. Drs. Ir. Edisi ke tiga 2005. Kristanto. Management Information System. Ir. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bandung : Informatika Bandung. Jakarta: Balai Pustaka. Basis Data. Sofyan. Jakarta : PT.DAFTAR PUSTAKA Davis. Jogianto. 1995. 1993. Andi . 1996 Manajemen Produksi . Yogyakarta: ANDI OFFSET. Konsep Perancangan Database. Raymond. Fathansyah. Jr. Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Harianto. Sistem Informasi Manajemen : Informatika Bandung Assauri. McLeod.Yogyakarta . Bandung: Informatika Bandung. H. Pustaka Binaman Presindo. 1974.M. Gordon B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful