SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG

Studi kasus pada TOKO GADGETANDA

SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Ujian Akhir Strata

Disusun oleh :

DENIS MI 0891004

PROGRAM STUDI STRATA SATU SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA UNIVERSITAS INFORMATIKA DAN BISNIS INDONESIA BANDUNG 2010

LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL SUB JUDUL PENYUSUN NPM

: : : :

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA DENIS MI0891004

Telah diperiksa dan disetujui oleh : Pembimbing I Pembimbing II

Wawa Wikusna, S.T NIDN. 0429067403

Rosalin Samiharjdo, S.T NIDN.

Disahkan oleh: Ketua Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika Dan Bisnis Indonesia

Ucu Nugraha, S.T NIDN. 0424027901

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA, yang dibuat untuk memenuhi persyaratan menempuh Ujian Akhir Sarjana pada Program Studi Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, sejauh yang saya ketahui bukan merupakan tiruan atau duplikasi dari tugas akhir yang sudah dipublikasikan dan atau pernah dipakai untuk mendapat gelar Sarjana di lingkungan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia maupun di perguruan tinggi atau instansi manapun, kecuali bagian yang sumber informasinya dicantumkan sebagaimana mestinya.

Bandung, Desember 2010

Denis __ NPM. MI0891004

iii .

pengontrolan informasi persediaan barang tidak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat. dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan menggunakan alat pemodelan berupa Flow Map ( Bagan Alir Dokumen ). adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah sering terjadi kesalahan pencatatan data transaksi pemesanan.ABSTRAK Persediaan barang merupakan salah satu aktifitas kerja yang sangat penting bagi perkembangan toko Gadgetanda. iv . implementasi dan Testing. penjualan. tepat dan akurat. Penulisan Skripsi ini menggunakan metode pengembangan sistem SDLC (Sistem Development Life Cycle) yang mencangkup System Engeneering. Design. retur. pembelian dan penjualan. Analisis. dan wawancara. pemesanan. Kata kunci : Persediaan barang. DFD (Data Flow Diagram). pembelian.0. Pada perkembangannya muncul permasalahan-permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat. Sedangkan alat pengembangan aplikasi database menggunakan MySQL dan bahasa pemograman Visual Basic 6.

inventory control information can not be done in a short time. and interviews. Design. The method used in this writing by using a modeling tool in the form of Flow Map (Flow Chart Document).ABSTRACT Inventories of goods is one of a very important activities for development Gadgetanda store. ordering. development tools and MySQL database applications using Visual Basic 6. purchasing. Meanwhile. and techniques of data collection by observation. DFD (Data Flow Diagram). sales. This final writing system development method SDLC (System Development Life Cycle) which covers Engeneering System.0 programming language. precisely and accurately. Keywords: inventory. Analysis. returns. while the reason for the rise problems are often transaction data recording errors reservations. purchases and sales. implementation and Testing. v . In the development problems which appear difficult to obtain inventory information quickly.

M. selaku Rektor Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). 5.T. Bob Foster. kesabaran dan ilmu yang diberikan beserta data-data yang dibutuhkan penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini. DR. 3. hingga penulis mampu menyelesaikan Skripsi dengan judul “Sistem Informasi Persedian Barang Studi Studi Kasus Pada Toko Gadgetanda ” tepat pada waktunya. Selanjutnya penulis ucapkan terima kasih kepada : 1.. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini. S. tenaga dan kesabaran. selaku Pembimbing kedua yang telah menyediakan waktu. 6.. Dr.T. M. Dalam penyusunan Skripsi ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak. selaku Pembimbing utama yang telah menyediakan waktu. tenaga dan kesabaran. 4. rahmat dan karunia-Nya. 2. baik moril maupun materil. Ibu Rosalin Samihardjo. dalam membimbing penulis guna menyelesaikan Skripsi ini.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. vi . Ir. Seluruh Dosen dan Staff Karyawan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia yang telah menyediakan waktu untuk bertukar pikiran dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi penulis.T. Segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas segala berkah. Seluruh Staff dan Pimpinan Toko Gadgetanda yang telah menyediakan waktu. Terutama untuk kedua orang tuaku tercinta yang telah memberikan kasih sayang yang tulus. S. do’a serta nasehat yang akan penulis ingat untuk bekal melangkah dihari mendatang. selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. Bapak Wawa Wikusna. M.. Nes Yandri Kahar.

9. Rekan-rekan Alumni mahasiswa-mahasiswi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia angkatan 2004. Siti Mariam Sopianti yang telah memberikan dorongan serta semangat dan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.7. untuk itu penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang terdapat dalam Skripsi ini. Rekan Durencell yang mendukung penulis baik moril maupun materil. 8. Wassalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh Bandung. 10. Penulis berharap semoga apa yang telah penulis sajikan dalam Skripsi ini dapat memberikan manfaat dan kegunaan. Kritik dan saran akan penulis terima dengan terbuka demi perbaikan dan kesempurnaan Skripsi ini. Ibu Heti selaku staff akademik yang telah membantu dalam proses seminar dan sidang skripsi penulis. 11. Skripsi ini bukanlah sebuah karya yang sempurna. Agus Kurnia yang telah membantu penulis dalam pembuatan skripsi ini. Desember 2010 Penulis vii .

...................................................DAFTAR ISI Hal.......................... xvii BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................................................13 Nilai Informasi.............3 2.............................................................7 2.................. v DAFTAR ISI ....2............................. xiv DAFTAR GAMBAR ... vii DAFTAR SIMBOL ..........................................................................................................................8 Karakteristik Sistem .................4 Definisi Informasi ...............................................................................................................................................................................4 Metode Pendekatan.........4 Lokasi dan Waktu Kegiatan .......1................................4 1.........................................................................1...... iv KATA PENGANTAR .................................................. iii ABSTRACT .....1 1..................................................1 Konsep Dasar Sistem .............................................................................................9 Konsep Dasar Informasi .................................2 2.............................................................................................................5 Sistematika Penulisan .......7 BAB II Latar Belakang Masalah .........................................1 2............................. xv DAFTAR DIAGRAM ....................11 2......12 Kualitas Informasi ........................3 2..............3 1..................1 Identifikasi dan Batasan Masalah .........................5 TINJAUAN PUSTAKA......2 2............................6 1...........12 Siklus Informasi............................1 1.....................1.....................................................7 2..............................................2...................................................................................2........................................................ ABSTRAK .......................................................................... xi DAFTAR TABEL ......14 ....................2 Definisi Sistem ..................................................................................8 Klasifikasi Sistem ..........2...5 1........................3 Kegunaan .........................................................................2 1......................................................1 2..................................14 2......3 Konsep Dasar Sistem Informasi.........................2 Maksud dan Tujuan ....................................................................................

...........4 Definisi Sistem Informasi ..........................8..2..........................................8........2..4...........20 Data Flow Diagram ( DFD ) ...........7 Pendekatan Sistem .....1 2...29 2............28 Konsep Dasar Basis Data ...................................5.......5.................5.............................2 2...................................................................2 Flowmap ...............1 2...........................39 BAB III ANALISIS SISTEM .3 Context Diagram .7............16 Konsep Dasar Persediaan Barang .31 2.......18 Maksud dan Tujuan Persediaan ................26 2....2 2............2..39 2.......0 ......................5..............17 Fungsi Persediaan .5................................17 2...............23 Aturan-Aturan Dalam Pembuatan Data Flow Diagram ..........................9 Sejarah Structured Query Language .9..........4....33 Tipe Data pada MySQL....1 2......................2 2....19 2.............................................................................................7....................................22 DFD leveled ..................................................................5 Alat Bantu Pemodelan Sistem .............8..............................................................0 ..............14 Komponen Sistem Informasi .1 Komponen Visual Basic 6..1 2....................................3 Pengertian Persediaan Barang.............1 Simbol-Simbol dalam Entity Relationship Diagram ...............................20 2............5...............35 Mengenal Visual Basic 6...1 2.32 MySQL Sebagai Bahasa Structured Langguage (SQL) .......................................3 2...............2 2..3.........................................8...........................................................2 Definisi Basis Data ...................................5...3 2.........30 2.........................4 Kamus Data .........5.................26 2..................................................................................................34 Bahasa SQL .............6 2...............................4.4.........................................................................................8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) .............................2..22 2.30 Abstraksi Data dalam Basis Data ........................................25 2..........1 2.............4 2.25 Entity Relationship Diagram (ERD) ...............43 ......3.........................

.........................47 3...............1...................... 61 4....2 Data Flow Diagram Levelled ..........44 Tugas dan Wewenang......2.......1..........5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4...............1 4.........4...2 3...3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2.......64 4.........64 4..........................54 4.6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5..............3.........2.................2........2..............1...4 Uraian Prosedur ..3..........3 Data Flow Diagram ............1....52 3.............2......1...........1..................2.1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi...........2 Penjelasan Aliran Data ..........3.........……..................2.73 Data Flow Diagram Level ................62 4.3......1.......2...............1..1..................1.............3 3...51 Flowmap Berjalan Sistem Persediaan Barang ...........65 Penjelasan Data Store ......58 4............................1 Diagram Konteks..3.....4 Kamus Data ..................................1........2 Analisis Sistem Informasi Persediaan Barang ......3.......45 3....3..1...........53 BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM .54 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda....................................3.......1.......................1 3..1........63 4......................................47 Analisis Dokumen ..........62 4....1 3................3 Evaluasi Sistem ............2...................4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3..........54 4.......58 4...2....2 Struktur Organisasi ...........2 Uraian Prosedur Usulan ....60 4.................................. ........60 4..........................1 4................2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1..........1 Perancangan Sistem Informasi Persediaan Barang .......57 4.......49 Analisis Entitas ...1.............1 0…............1....4.................................................3....43 3........................................

.2 Spesifikasi Perangkat Keras ..................2..........1................1...........................8.........................1..…… ………………………………........2.....97 4....91 Rancangan Proses .2.....2......98 Spesifikasi Perangkat Lunak .101 4..............1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi ...8............3 Spesifikasi Perangkat Lunak……....1.98 4..............................2.........................1..........80 Struktur Tabel ........1.......98 4......…130 5........78 Relasi Antar Tabel .128 5...2...1.2 4..............1.81 Rancangan Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Persediaan Barang ...1 4.....1.............102 4..……………………102 BAB TESTING..1........87 4.........87 Rancangan Masukan .....7 4..........................2 Spesifikasi Sumber Daya Manusia .......1....2..........................................2............1 4........2 Struktur Menu .....2......1..........................4..5 4...........128 5..........1.....99 Spesifikasi Perangkat Keras……..........1 Tesing (Pengujian Perangkat V Lunak)……………………………...................3 4.1 4....2 Teknik Pengujian Black-Box.......3 Pengujian fusngsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan ....1.......8 Entity Relationship Diagram ...........93 Implementasi Sistem Informasi Persediaan Barang ......6 4....................2...........2.4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda ..........................99 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi ..........2......2.............1.........99 4......1 Kebutuhan Sumber Daya ..........8...1.......2 4...1.

......3....3.....2 Saran……………………………………………………………....146 BAB PENUTUP..............................................…136 5.........3 Barang……..........................................4 Black-Box Test Case Modul Input Data Transaksi Penjualan……………………………………......…140 5......3..…133 5...1 Login...154 DAFTAR PUSTAKA...............................………131 5...3.....Barang Toko Gadgetanda .............153 6.1 Kesimpulan………………………………………………………...…………………………………………131 5........4 Barang…..……….2 Login…..............3... 154 V Black-Box Test Case Modul Ubah Data Black-Box Test Case Modul Input Data Black-Box Test Case Modul Verifikasi Data Test Case Modul Verifikasi Data DAFTAR SIMBOL Simbol-simbol dalam Data Flow Diagram Gane/Sarson Yordan/De Marco Keterangan ..…....153 6.

Entitas Entitas Luar Entitas Luar

Luar,

dapat

berupa orang/unit terkait yang berinteraksi dengan sistem tetapi diluar sistem Orang, unit yang atau

mempergunakan Proses Proses melakukan data.

transformasi fisik

Komponen

tidak diidentifikasikan. Aliran Data Aliran Data Aliran data dengan arah khusus dari sumber ke tujuan Penyimpanan data atau Data Store Data Store tempat data disimpan

oleh proses.

Simbol-simbol dalam Flowmap Simbol Keterangan

Menunjukan titik awal, akhir, atau pemberhentian Terminator dari suatu proses

Menunjukan arah atau alur dari suatu dokumen Aliran Data

Menunjukan input atau output media record berupa Dokumen dokumen

Proses Manual

Menunjukan Proses yang dilakukan secara manual

Proses Komputerisasi

Menunjukan

Proses

yang

dilakukan

secara

terkomputerisasi

Input Manual

Menunjukan masukan secara manual

Arsip Menunjukan Arsip atau simpanan data manual

Keputusan

Menunjukan

pengambilan

keputusan

yang

menghasilkan dua kemungkinan (Ya/Tidak)

Terminasi untuk halaman yang sama On Page Connector

Terminasi untuk halaman yang berbeda Off Page Connector

DAFTAR TABEL
H al 9

Tabel

2.1

Klasifikasi

...... Tabel 4..3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan …........8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian ……………………… Tabel 4.... Tabel 4...............13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang .....11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur …………………....22 Struktur Data Store Transaksi Retur 20 65 65 66 67 67 68 69 69 70 71 71 72 72 73 73 74 74 75 75 76 77 77 ...………………. Tabel 4........1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang ……………...……………...10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang ...……………….....................9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian ….………………… Tabel 4..…………….... Tabel 4.....17 Struktur Data Store Konsumen ................18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan ……………………..... Tabel 4.19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan ….. Tabel 4....15 Struktur Data Store Persediaan Barang …….....16 Struktur Data Store Pemasok …………………………………..14 Struktur Data Store Barang ……….12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang ………….. Tabel 4.........7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) ......... Tabel 4.... Tabel 4...…… Tabel 4............ Tabel 4..... Tabel 4..………... Tabel 4.....21 Struktur Data Store Transaksi Pembelian ……..Sistem……………………………………………… Tabel 2............... Tabel 4.......………………… Tabel 4....5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang ....... Tabel 4..….2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan ……………..........20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan ……….……….............. Tabel 4.2 Flowmap…………………………………... Tabel 4........4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang . Tabel 4.................……….………………… Tabel 4.………………...6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang .........

.30 Struktur Tabel Detail Pemesanan ..............28 Struktur Tabel Detail Permintaan ………….1 Gambar 2................…. Tabel 5.2 Siklus Informasi……………………………………………….....…………….………..………….......29 Struktur Tabel Pemesanan ……………....... Tabel 4.27 Struktur Tabel Permintaan ……...………………… Tabel 4.... Tabel 5...... Tabel 4..………………………….... Tabel 4.2 Daftar black-box test case modul pencarian data barang..23 Struktur Tabel Barang …………. Tabel 4..32 Struktur Tabel Detail Pembelian ………..31 Struktur Tabel Pembelian …………………... Tabel 4... 12 17 .26 Struktur Tabel Pemasok ……….34 Struktur Tabel Detail Penjualan ……………………….....……………........... Tabel 4.............4 Daftar black-box test case modul ubah data barang …………..……….. Tabel 5..…..35 Struktur Tabel Retur ……………………….…………………………….... Blok Bangunan ………………………………………………...…………. Tabel 4.............25 Struktur Tabel Konsumen ………….. Tabel 4...…............ Tabel 4....………….………………....33 Struktur Tabel Penjualan …………......……………………………..1 Test case modul verifikasi data login…………….……………..... 81 81 81 82 82 82 83 83 83 84 85 85 86 86 118 120 123 128 134 DAFTAR GAMBAR H al Gambar 2... Tabel 4.......5 Daftar black-box test case modul input data transaksi penjualan.. Tabel 5... Tabel 4. Tabel 4.…………………..3 Daftar black-box test case modul input data barang…………… Tabel 5...…………………….. Tabel 4.………….36 Struktur Tabel Detail Retur ………………………………..........24 Struktur Tabel Persediaan Barang ………......

................23 Gambar 4....12 Gambar 4...……………………………...... Rancangan Form Laporan Pembelian Barang.............................4 Gambar 2.................................... Struktur Menu …….......2 Gambar 4......................…….............................. Form Transaksi Penjualan.1 Gambar 4.……………………………………………… Tool Box ………................. Form Transaksi Retur......... Rancangan Form Transaksi Retur..17 Gambar 4...............8 Gambar 4.........21 Gambar 4.6 Gambar 4..........………………………………...... ………..........10 Gambar 2..7 Gambar 4............... Rancangan Form Verifikasi Login ……………...…… …………………………… Notasi Relasi ………………….............31 Gambar 4.............. Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang........ Form Laporan Pemesanan Barang...30 Gambar 4..............…….... 27 27 27 28 40 40 41 41 42 45 87 91 91 92 92 93 93 94 94 95 95 96 96 97 97 103 103 104 105 106 107 108 109 110 111 113 114 115 116 116 117 118 118 119 120 121 ........................................... Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok..............34 Gambar 4.............. Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda....... Form Laporan Penjualan Barang ……………………………........ Rancangan Form Transaksi Pemesanan................36 Notasi Entitas …………….................6 Gambar 2......7 Gambar 2.22 Gambar 4......... Form Laporan Persediaan Barang…………………………...............………………………...19 Gambar 4...16 Gambar 4....35 Gambar 4. Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang..... Rancangan Form Manipulasi Data Barang………………............................................ Jendela Propertis .............. Rancangan Form Laporan Penjualan Barang ………………............... Form Standart ... Form Data Pengguna................. Form Transaksi Pemesanan............ Form Transaksi Permintaan... Jendela Project Explorer ...…………………………………...................10 Gambar 4.....................9 Gambar 4.......... Form Data Barang........... Form Tutorial....33 Gambar 4..... Rancangan Form Transaksi Penjualan....…….……………………………............................5 Gambar 2.......... Jendela Kode………………………………….... Splash Screen Informasi Persediaan Barang.......... Contoh Penggunaan Kardinalitas ……………………………........14 Gambar 4...................20 Gambar 4.....………. Form Transaksi Pembelian……………………………................. Rancangan Form Laporan Persediaan Barang………....32 Gambar 4.. Form Setting Harga Jual.............3 Gambar 4..............11 Gambar 3...…………………………….......................1 Gambar 4.Gambar 2......... Rancangan Form Laporan Pemesanan Barang................25 Gambar 4...........9 Gambar 2....5 Gambar 4..............26 Gambar 4...3 Gambar 2....………………………………...29 Gambar 4............13 Gambar 4...………….............. Form Data Konsumen……………………………. Form Laporan Retur Barang.... Form Setting Merk Barang........…………………………….......... Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses . Form Verivikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang...........27 Gambar 4.......8 Gambar 2....11 Gambar 4............................................................. Rancangan Form Transaksi Permintaan........... Rancangan Form Transaksi Pembelian....................... Notasi Atribut …………………............................. Form Laporan Pembelian Barang........... Rancangan Form Manipulasi Data Member………................................... Form Data Pemasok..........15 Gambar 4.4 Gambar 4..................……………………………...........................24 Gambar 4.............................18 Gambar 4..28 Gambar 4.....

. Form Ubah Password...............................................39 Gambar 4..........................47 Gambar 4........... Daftar Penjualan...... Tanda Terima Retur.................37 Gambar 4. Laporan Pemesanan ........................................................40 Gambar 4..Gambar 4..... Laporan Penjualan...................................……………………………....................................................................... Daftar Pembelian...............44 Gambar 4.......................................... Laporan Persediaan Barang.........……..................... 121 121 122 122 123 123 124 124 125 125 126 127 127 BAB I PENDAHULUAN ... Laporan Retur Barang..........48 Gambar 4..........49 Form Setting Wallpaper.................38 Gambar 4.............................................……….........................42 Gambar 4.......................43 Gambar 4................................................................ Laporan Pembelian........... Daftar Purchase Order.....................46 Gambar 4..41 Gambar 4..................................... Rekapitulasi Persediaan Barang.....45 Gambar 4........................... Surat Jalan Retur......................................................………………………….....................

Untuk mengatasi masalah tersebut. Adapun penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah pengolahan data transaksi membutuhkan beberapa tahapan dan sering terjadi kesalahan pencatatan dalam faktur. Sekarang informasi dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat berkat adanya teknologi informasi. penulis tertarik untuk mengembangkan sistem informasi persediaan barang yang dituangkan dalam skripsi berjudul “ SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG STUDI KASUS PADA TOKO GADGETANDA BANDUNG ”. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang diharapkan adalah pada sistem informasi persedian barang. Dengan adanya sistem informasi. Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang mempelopori penjualan smartphone dan aksesorisnya di Bandung. maka diperlukan sistem informasi persedian barang yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda. perusahaan menambah barang dagangan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memberi kepuasan kepada konsumen. Berdasarkan uraian tersebut. tepat dan akurat. Selain itu pengolahan data transaksi menjadi informasi persediaan barang sering ditunda oleh petugas. organisasi atau perusahaan dapat menjamin kualitas informasi yang disajikan dan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut. form serta laporan yang dibuat. . Toko Gadgetanda adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya yang didirikan pada tahun 2008.1 Latar Belakang Masalah Sistem informasi merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi atau perusahaan.1. Seiring dengan berkembangannya perusahaan. Dengan semakin bertambahnya jumlah barang dagangan muncul permasalahan yaitu kesulitan untuk mendapatkan informasi persediaan barang yang cepat.

pengolahan data pemesanan. Bagaimana rancangan antarmuka dan kemampuan apa saja yang dimiliki aplikasi sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda? 5. Bagaimana rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi? 4. 1. Bagaimana sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda? 3. pembelian. Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. Proses pencatatan data pembelian. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. penjualan. Bagaimana sistem informasi persediaan barang dan sejauh mana pengaruh aliran informasi yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda? 2. Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: Dengan memperhatikan identifikasi masalah tersebut penulis dapat merumusakan permasalahan sebagai berikut. 2. Bagaimana pengujian yang akan dilakukan untuk menguji fungsionalfungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda? .2 Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut: 1. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat.1.

2. biaya. 1. Menggambarkan sistem informasi persediaan barang usulan yang sesuai dengan kebutuhan toko Gadgetanda.4 Kegunaan Penulisan Skripsi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi : 1. 1. kemampuan dan pengetahuan penulis. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penyusunan Skripsi ini adalah sebagai berikut : 1. yang dapat digunakan pada proses persediaan barang pada toko Gadgetanda 5.Agar pembahasan lebih terarah dan tidak menyimpang dari latar belakang masalah yang telah ditentukan diatas. serta dikarenakan keterbatasan waktu. maka dalam penyusunan Laporan Skripsi ini. Penulis . Melakukan pengujian terhadap aplikasi yang dibangun untuk mendukung sistem informasi Persediaan barang pada toko Gadgetanda. Membuat rancangan database yang sesuai dengan kebutuhan informasi 4.3 Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada Program Strata satu Fakultas Teknologi dan Informatika Program Studi Manajemen Informatika di Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. Menggambarkan dan mengevaluasi sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda. penulis membatasi pembahasan permasalahan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. Membuat rancang bangun antar muka dan kemampuan yang akan dimiliki oleh aplikasi. 3.

b. dan menginterpretasikan hasil penelitian berdasarkan kondisi yang sebenarnya pada masa sekarang. 2. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengolahan data transaksi persediaan barang sehingga Informasi yang dihasilkan menjadi lebih mudah dan efisien. 3. Dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca mengenai pembangunan sistem informasi dan aplikasi serta teknik pembuatannya. Wawancara (Interview) Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab yang berhubungan dengan permasalahan.a. Penulis melakukan wawancara langsung kepada nara sumber. 1.5 Metode Pendekatan Dalam penyusuanan skripsi ini penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif. Dapat menjadi salah satu acuan atau referensi dalam membuat sistem informasi di kemudian hari. Instansi a. b. b. Memberikan solusi alternatif dalam sistem informasi akuntansi Toko Gadgetanda. Pembaca a. 2. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis dalam membangun sebuah sistem informasi. Pengamatan (Observasi) . Untuk mendapatkan data penunjang dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut : 1. dengan cara menggambarkan alur sistem. Penulis dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama studi kedalam dunia kerja atau lingkungan sesungguhnya.

Berikut penjelasan tentang masing-masing Bab : . kegunanan penelitian.2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini menguraikan teori tentang permasalahan yang mendukung perancanagan dan pengembangan serta metodelogi yang . metode penelitian yang dilakukan.Suatu metode pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung pada tempat penelitian terhadap obyek yang di bahas untuk mendapat informasi. lokasi dan waktu penelitian dan sistematika penulisan. Adapun waktu kegiatan studi kasus dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 1 September 2009 sampai dengan tanggal 1 November 2009.1.7 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan Skripsi ini terdiri dari 6 (lima) Bab yang masing- masing Bab telah dirancang dengan suatu tujuan tertentu. identifikasi masalah dan batasan masalah. 1.6 Lokasi dan Waktu Kegiatan Untuk memperoleh data yang diperlukan. Penulis melakukan studi kasus pada bagian administrasi umum di Toko Gadgetanda Bandung yang berlokasi di jalan Purnawarman Lt UG C-17 Istana Bandung Electronic Center. maksud dan tujuan penelitian. Adapun metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem adalah dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC).1.1 BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menguraikan latar belakang masalah.1. 1.1. .1.

perangkat lunak serta sumber daya manusia. koreksi atau pendapat lama.3 BAB V dibuat. . analisis dan evaluasi sistem yang sedang berjalan.4 BAB VI PENUTUP Menguraikan tentang kesimpulan dan saran.akan digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi pada saat perancangan dan pengembangan.1. . BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Membahas tentang perancangan sistem berdasarkan hasil evaluasi sistem. lingkungan perangkat keras. atau menumbuhkan pendapat lama yang berkaitan dengan observasi. BAB III ANALISIS SISTEM Membahas tentang kondisi dan gambaran umum objek observasi. PENGUJIAN Pada bab ini menguraikan tentang pengujian aplikasi yang telah .1.1. yaitu dapat berupa pendapat baru. batasan implementasi.1.

2. . Pendekatan komponen/elemen Yaitu kumpulan komponen yang saling dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. mendukung operasi. Sistem terdiri dari sub-subsistem yang saling berkaitan satu sama lain dalam mencapai tujuannya. dalam hubungan instansi atau organisasi sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. dan menyediakan pihak tertentu dengan laporan laporan yang tertentu. bersifat manajerial. siapa (who) yang mengerjakannya. Pendekatan prosedur Yaitu suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan. Secara umum sistem informasi didefinisikan sebagai kumpulan komponen atau elemen yang saling bekerja sama untuk tujuan tertentu. menyimpan.suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem. berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Sistem sangat dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan. dan subsistem tersebut dapat terdiri juga dari subsistem yang lebih kecil.1 Konsep Dasar Sistem Secara umum ada dua pendekatan dalam mendefinisikan dan memahami sistem. antara lain melalui pendekatan sebagai berikut : 1. Sistem informasi bertugas mengumpul. dan mengolah data untuk menyajikan informasi tertentu kepada orang yang membutuhkan.

. Dari pendapat mengenai definisi sistem diatas.1 Definisi Sistem Sistem merupakan kumpulan dari sub-subsistem. 2.1. Menurut Jogiyanto HM dalam bukunya yang berjudul Analis dan Desain Sistem Informasi berpendapat bahwa “Sistem adalah suatu kumpulan dari eleman-eleman yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu” ( 2001:2).1.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sistem informasi terlebih dahulu akan dibahas pengertian sistem dan informasi. Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan. Sistem dapat berupa subsistem yang mempunyai sifat-sifat sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu : 1.2 Karakteristik Sistem Karakteristik sistem menurut Jogiyanto HM. dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan kumpulan dari komponen-komponen atau subsistem-subsistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Batasan Sistem Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. 2. 2.

1.1 Pengklasifikasian Sistem Kriteria Lingkungan Asal pembuatannya Sistem terbuka Buatan manusia Klasifikasi Sistem tertutup Buatan Allah / alam . 7. Masukan Sistem Masukan (input) adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem agar suatu sistem dapat beroperasi dan energi yang diproses menghasilkan keluaran.3 Klasifikasi Sistem Klasifikasi sistem diperlukan untuk membedakan antara sistem satu dengan sistem lainya.3. 5. Keluaran Sistem Keluaran (output) merupakan hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. seperti dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 2. Penghubung Sistem Merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya sehingga dapat berinteraksi untuk membentuk suatu kesatuan. 6. Pengolah Sistem Merupakan perubahan dari masukan (input) menjadi keluaran (output). 4. Sasaran Sistem Merupakan tujuan dari suatu sistem yang sangat menetukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang dihasilkan sistem agar dapat dikatakan berhasil karena tujuannya dapat tercapai. Lingkungan Sistem Lingkungan sistem terdiri dari lingkungan internal sistem yaitu lingkungan yang berada di dalam batasan sistem dan lingkungan eksternal sistem yaitu lingkungan yang berada di luar sistem. 2. 8.

3. sistem tersebut dapat diklasifikasikan sebagai sistem yang ada secara alamiah (buatan Allah) dan buatan manusia. 5. Sistem sederhana dan kompleks Sebuah sistem yang sederhana merupakan sebuah sistem yang terbentuk dari sedikit tingkatan dan subsistem. Sistem berjalan dan konseptual Sistem berjalan adalah sistem yang saat ini sedang digunakan sedangkan sistem konseptual adalah sistem yang menjadi harapan atau belum diterapkan. sedangkan sistem komplek adalah sistem yang memiliki banyak tingkatan atau subsistem. Kinerjanya dapat dipastikan dan tidak dapat dipastikan Kinerja yang dapat dipastikan artinya dapat ditentukan pada saat sistem akan dan sedang dibuat. 6.Keberadaanya Kesulitan Output / kinerjanya Waktu keberadaanya Wujudnya Tingkatnya Fleksibelitas Sistem berjalan Sulit / komplek Dapat dipastikan Sementara Abstrak Sub sistem / sistem Bisa beradaptasi Sistem konsep Sederhana Tidak dapat dipastikan Selamanya Ada secara phisik Super sistem Tidak bisa beradaptasi 1. 4. Sementara dan selamanya . Sistem terbuka dan tertutup Sistem dikatakan terbuka bila aktivitas di dalam sistem tersebut dipengaruhi oleh lingkunganya. Sistem buatan manusia dan alam Suatu sistem diklasifikasikan berdasarkan asalnya. sedangkan suatu sistem dikatakan tertutup apabila aktivitas didalamnya tersebut tidak terpengaruh oleh perubahan yang terjadi di lingkunganya. Kinerja yang tidak dapat dipastikan artinya tidak dapat ditentukan dari awal dan tergantung pada situasi yang dihadapi. 2.

simbol. subsistem dan supersistem Berdasarkan tingkatanya suatu sistem bisa merupakan komponen dari sistem yang lebih besar. Ada secara fisik dan abstrak / non fisik Sistem dapat dilihat dari wujudnya.2 Konsep Dasar Informasi Secara umum informasi dapat diartikan sebagai hasil pengolahan data yang telah memunculkan arti dan manfaat bagi penerima. keadaan dan lain-lain. 3. sedangkan supersistem adalah sistem yang lebih besar. 9. teks. Representasi dunia nyata yang mewakili sautu objek. hewan. mahasiswa. 2. 2. Sedangkan data dapat diartikan sebagai : 1. pelanggan). bunyi atau kombinasinya. Tidak bisa beradaptasi artinya tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. gambar. Perusahaan atau organisasi bukanlah merupakan organisasi yang dapat disentuh secara fisik. 8. Sistem. seperti. peristiwa. yang direkam dalam bentuk angka. . Kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata. Bisa beradaptasi dan tidak beradaptasi Bisa artinya bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan. manusia (pegawai. Sekumpulan fakta yang belum terorganisir.Suatu sistem digunakan sementara artinya sistem hanya digunakan untuk periode waktu tertentu suatu sistem digunakan selamanya artinya sistem digunakan selama-lamanya untuk waktu yang tidak ditentukan. konsep. huruf. 7. Subsistem adalah sistem yang lebih kecil dalam sebuah sistem.

2.2.1 Siklus Informasi . kabar/berita tentang sesuatu serta keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat di bagian-bagian amanat tersebut” (2003 :432) Gordon B davis dalam buku yang berjudul Management Information system mengemukakan bahwa : ”Informasi adalah data yang diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerimaan dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau yang akan datang” (1974 : 3-4). ”Informasi adalah penerangan.2. pemberitahuan. Perubahan data yang menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi dan informasi disajikan dalam bentuk lisan atau tertulis oleh pengolah informasi.2 Siklus Informasi Sistem menghasilkan suatu informasi yang diolah dari data. 2. Data adalah sumber informasi berupa fakta atau angka yang relatif kemudian diolah atau diproses untuk menghasilkan suatu informasi. Gambar 2.1 Definisi Informasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia.

sehingga informasi yang disampaikan kepada penerima tidak mengalami gangguan (noise) yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. Akurat juga berarti informasi mencerminkan maksudnya.3 Kualitas Informasi Untuk mendapatkan informasi yang berkualitas harus memperhatikan halhal sebagai berikut : 1. Tepat pada waktunya Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.Menurut Azhar Susanto dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi mengemukakan ”Data adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan sebagai input dalam menhasilkan informasi” (2007:46). Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat. 2. Dari kedua pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil dari suatu pemrosesan data yang diolah menjadi bentuk yang mudah dipahami yang dibutuhkan oleh orang untuk menambah pemahamanya terhadap fakta-fakta yang ada. Pengertian informasi di dalam buku Sistem Informasi Manajemen adalah sebagai berikut “Informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat” (2004 : 40). sehingga . Sedangkan menurut Jogiyanto HM dalam bukunya Analis dan Desain adalah “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya” (2001:8). Akurat Informasi yang didapat kepada si penerima harus bebas dari kesalahankesalahan dan tidak bias atau menyesatkan.2. 2.

dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan. 3.diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan di dalam sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan. yaitu manfaat dan biaya mendapatkanya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya. 2. . mengolah dan menerimannya.2.3 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat berupa gabunga dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan. Sistem infromasi dapat dikatakan sebagai kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia dan komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi) guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan. Relevan Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya dan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.4 Nilai Informasi Nilai dari informasi ditentukan dari dua hal. 2.

Data. 5. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dalam menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”(1983:63). teknologi. program pengontrol komunikasi. fasilitas. Personil. Disk. dapat terdiri dari Sistem Operasi. dalam buku ”Sistem Informasi Manajemen” mengemukakan bahwa: “Sistem Informasi adalah kumpulan dari subsistem baik fisik maupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna” ( Jilid1. 13). Perangkat Lunak (Software). Suatu Sistem Informasi terdiri dari beberapa komponen. media.2. mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem. mendukung operasi. 2001. 2. menyediakan masukan. berupa data-data yang tersimpan dalam jangka waktu tertentu. berupa instruksi dan kebijakan tertentu untuk mengoperasikan sistem yang bersangkutan. Leitch dan K. terminal. prosedur-prosedur dan pengendalian yang . Roscoe Davis dalam buku yang berjudul “Analisis dan Desain Sistem Informasi”. printer. program aplikasi. Perangkat Keras (Hardware). Sedangkan menurut Raymond McLeod. Prosedur. menyatakan bahwa sistem informasi merupakan: “Sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian.3. 4. Sistem Manajemen Basis Data. unit atau bagian tertentu yg mengoperasikan sistem. komponenkomponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain antara lain : 1. dapat terdiri dari CPU (Central Processing Unit). Berdasarkan definisi tersebut diatas Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem didalam organisasi yang merupakan kombinasi dari orangorang. 3.1 Defini Sistem Informasi Menurut Robert A. Jr. yaitu orang.

5. memberi sinyal kepada pihak manajemen atau pihak yang berkepentingan lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan. logika dan model matematik yang berfungsi memanipulasi data untuk keluaran tertentu.ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting. Blok bangunan (block building) tersebut tersusun atas sebagai berikut: 1. menghasilkan dan mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Blok Keluaran (Output Block) Berupa keluaran dokumen dan informasi yang berkualitas. Blok Basis Data (Database Block) Merupakan kumpulan data yang berhubungan satu dengan lainnya. 6. ("Information Systems Theory and Practice". Blok Masukan (Input Block) Meliputi. 3. menyimpan dan mengakses data.3. Blok Model (Model Block) Terdiri dari kombinasi prosedur. dapat berupa dokumen-dokumen dasar. metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan. memproses file transaksi rutin tertentu. menjalankan model. tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak untuk memanipulasinya. New York. 2. 4.2 Komponen Sitem Informasi John Burch dan Gary Grudnitski. John Wiley and Sons. Blok Kendali (Controls Block) . Blok Teknologi (Technology Block) Untuk menerima input. 1986) mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut sebagai blok bangunan (block building). 2.

serta bahan jadi atau bahan produksi yang diselesaikan untuk memenuhi permintaan dari konsumen/langganan setiap waktu ”.4.1 Pengertian Persediaan Barang Dalam perusahaan.1996:176 ) . persedian barang merupakan faktor yang perlu diperhatikan. (Drs.2 Blok Bangunan (Building Block) 2.Meliputi masalah pengendalian yang berfungsi mencegah dan menangani kesalahan/kegagalan sistem. adapun persediaan menurut Drs. Sofyan Assauri dalam Manajemen produksi adalah : ” Persedaian merupakan sejumlah bahan-bahan dalam proses produksi.4 Konsep Dasar Persediaan Barang Persedian barang merupakan siklus arus pembelian dan penjualan yang aktivitasnya mengawali pengolahan transaksi hingga menghasilkan laporan stock barang. Sofyan Assauri. 2. Pemakai Pemakai Input Pemakai Technology Model Database Output Control Pemakai Pemakai Pemakai Gambar 2.

(Freddy Rangkuti. fungsi persediaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : 1. produsen. mutu. dan konsumen.4. Pada dasarnya persedian akan mempermudah atau memperlancar jalanya operasi perusahaan yang harus dilakukan secara berturut-turut untuk memproduksi barang-barang selajutnya menyampaikan kepada langganan atau konsumen. Jika persedian terlalu sedikit.Sedangkan menurut Freddy Rangkuti dalam buku manajemen persedian aplikasi dibidang bisnis : ” Persediaan adalah merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam operasi perusahaan yang secara kontinyu diperoleh. ubah kemudian dijual kembali ”. Tepat jenis Maksudnya dari tepat jenis adalah terpenuhinya kebutuhan barang yang paling sesuai dengan kebutuhan. persediaan juga mengizinkan pedagang barang agar dapat membantu jalannya operasional.2 Fungsi persediaan Fungsi perasedian adalah membantu untuk memisahkan pemasok. Tepat mutu . waktu yang tepat dengan jumlah biaya yang serendah rendahnya. 2. Tepat produksi Prosedur dilaksanakan dalam proses yang harus sesuai dengan kebutuhan 2.1989:11) Dalam pengadaan persediaan. maka akan timbul permaslahan yang mengakibatkan tertundanya proses transaksi penjualan oleh sebab itu persedian harus diatur dan dikendalikan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam jumlah. perusahaan membutuhkan sejumlah dana oleh sebab itu setiap perusahaan dapat mempertahankan suatu jumlah persedian yang cukup untuk menjamin kegiatan perusahaan. karena setiap barang biasanya meliki karateristik yang berbeda 3.

Sebagian besar kekayaan perusahaan pada umumnya tertanam pada persediaan oleh karenanya perlu disusun suatu sistem dan prosedurnya agar persedian dapat ditingkatkan efektifitasnya. Persediaan yang terdapat digudang harus dijaga keberadaaannya dan jumlah persedian dan stock yang terdapat didalamnya agar permintaan . 2. Tepat jumlah Persedain barang disesuaikan dengan jumlah kebutuhan. Persediaan harus ditangani dengan baik selain penyimpanan dan pengeluarannya juga penerimaan ke perusahaan.Maksud dari tepat mutu akan menyebabkan barang tersebut tidak mudah mengalami kerusakan/tidak sebelum waktunya 4.3 Maksud dan tujuan persediaan Persedian dimaksudkan untuk merealisasikan kebutuhan yang dirasakan kurang oleh pihak perusahaan. 2. Adapun tujuannya adalah agar proses persediaan atau kegiatan operasional suatu perusahaan tidak mengalami kemacetan karena kekurangan persedian barang yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatannya adapun tujuan persedian adalah sebagai berikut : 1. Tepat waktu Tepat waktu merupakan hal yang penting. 4. 3. dengan merencanakan terlebih dahulu berapa jumlah suatu barang yang dibutuhkan. barang datangnya tidak tepat waktu dapat merugikan pihak perusahaan pembeli serta dapat menghambat kelancaran pekerjaan-pekerjaan dan keterlambatan barang 5. Kesalahan dalam penerimaan yang disebabkan karena kualitas dan harga akan mempengaruhi terhadap harga pokok penjualan.4. kerusakan dan lain-lain demi mempertahankan kontinyuitas perusahaan. Persediaan ini diharapkan dapat membantu mengatasi keamanankemungkinan dari kehilangan.

Simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap memiliki kesamaan dengan simbol-simbol dalam Flowchart. divisi.1 Flowmap Flowmap atau Bagan Aliran Dokumen adalah Alat dokumentasi untuk menggambarkan sistem informasi baik pada tahap analisis maupun perancangan sistem yang menelusuri aliran dokumen termasuk didalamnya dari mana dokumen tersebut berasal.yang dilakukan baik dari pemakaian atau bukan pemakaian dapat selalu terpenuhi.5 Alat Bantu Pemodelan Sitem Dalam menganalisis.5. atau 1 Terminal pemberhentian dalam satu proses . Flowmap merupakan Flowchart yang dipetakan kedalam kolom-kolom. Sebagian besar dari simbol-simbol yang digunakan dalam Flowmap dapat dilihat pada daftar simbol. Tabel 2. 2. Pengguna simbol-simbol grafik ini ditujukan untuk mempermudah dalam memahami proses-proses yang terjadi. setiap kolom mewakili atau menunjukan suatu bagian. atau jabatan dalam struktur organisasi yang bersangkutan. dan orang atau pihak-pihak yang berinteraksi dengan sistem secara tidak langsung. kemana tujuannya dan bagaimana proses pembuatan dokumen tersebut. Penulis menggunakan alat bantu berupa simbol-simbol grafik yang menggambarkan proses-proses yang terjadi. akhir. merancang dan mendokumentasikan Sistem Informasi.2 Flowmap (Bagan aliran Dokumen) No Simbol Nama Keterangan Titik awal. 2.

8 CONNECTOR 11 Menunjukan perpindahan pada halaman lain OFF PAGE / .Menunjukan sumber atau 2 Input / output keluaran dari hasil pemrosesan Garis arus simbol yang 3 Aliran Data menunjukan arah suatu dokumen Fungsi masukan / keluaran 4 Dokumen yang menyatakan media record berupa dokumen Menunjukan pemrosesan 5 Proses komputerisasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer Menunjukan pemrosesan 6 Proses Manual secara manual Langkah pengambilan 7 Pengujian keputusan yang meghasilkan dua keputusan ya / tidak Stored data / Penyimpanan data Tempat untuk penyimpanan data secara komputerisasi Untuk melakukan 9 Arsip penyimpanan secara manual Menunjukan perpindahan 10 Connector / konektor pada satu halaman.

. DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut akan disimpan. Penggunaan DFD Sebagai Modeling Tool dipopulerkan Oleh De Marco & Yordan (1979) dan Gane & Sarson (1979) dengan menggunakan pendekatan Metoda Analisis Sistem Terstruktur.5.KONEKTOR SATU HALAMAN Menunjukan alat 12 Punched Paper Tape pembayaran (uang) Menunjukan alat input 13 Manual Input manual 2. dimana data disimpan.2 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem. proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut. DFD terdiri dari context diagram dan diagram rinci (DFD Levelled).

1 Context Diagram Context Diagram atau Diagram Konteks berfungsi memetakan model lingkungan yang direpresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem.1 Contoh Diagram Context . masukan dan keluaran sistem secara global. yang menggambarkan hubungan antara entitas luar.2. Entitas Luar merupakan entitas atau pihakpihak tertentu yang berinteraksi dengan sistem tanpa melakukan pengolahan data. Permintaan Barang Faktur Pembelian Faktur Penjualan & Data Barang Rerur Faktur Pembelian Tidak Valid Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Konsumen Faktur Penjualan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda PO Surat Jalan Retur Barang Pemasok Tanda Terima Retur Barang Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Laporan Pembelian Barang Daftar Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Retur Barang Laporan Persediaan Barang LaporanPenjualan Barang Kepala Toko Diagram 2.5.2. serta bertindak sebagai pemberi masukan (input) atau penerima keluaran (output) dari sistem.

5.2. Dalam penggambaran DFD. Jadi dalam DFD levelled dapat dimulai dari DFD level 0 kemudian turun ke DFD level 1 dan seterusnya.2 DFD Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data. Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses di level x harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level x+1 yang mendefinisikan proses pada level x tersebut. terdapat beberapa simbol yang digunakan baik berdasarkan versi Gane/Sarson maupun berdasarkan Yordan/De Marco. simbolsimbol tersebut dapat dilihat pada daftar simbol. Proses yang tidak dapat diturunkan atau dirinci lagi dikatakan primitif secara fungsional dan disebut sebagai proses primitif. Dalam DFD levelled dapat terjadi penurunan level. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi. dimana dalam penurunan level yang lebih rendah harus mampu merepresentasikan proses tersebut ke dalam spesifikasi proses yang jelas. .2.

5.0 Pemintaan Barang 3.2 Contoh Data Flow Diagram Levelled 2. aturanaturan tersebut antara lain : 1. terdapat beberapa peraturan yang harus diperhatikan.0 Faktur Penjualan Penjualan Barang Laporan Penjualan Barang Kepala Toko Konfirmasi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Permintaan Barang Tidak Terpenuhi Transaksi Penjualan Daftar Permintaan Barang Transaksi Permintaan 2.0 Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Laporan PersediaanBarang Laporan Retur Barang Persediaan Barang Retur Surat Jalan Retur Barang Faktur Penjualan & Data Barang Rerur 5. .3 Aturan-aturan dalam Pembuatan Data Flow Diagram Dalam pembuatan DFD.0 Pemesanan Barang Daftar Pemesanan Barang Laporan Pemesanan Barang Pemasok PO Faktur Pembelian Pemasok Faktur Pembelian Tidak Valid 4. Antar entitas tidak diijinkan terjadi hubungan atau relasi. sehingga dalam penggambarannya tidak terjadi kesalahan.0 Retur Barang Konsumen Data Barang Retur dan Data Barang tidak valid Tanda Terima Retur barang Diagram 2.Konsumen Permintaan Barang Persediaan Barang Konsumen 1.2.

Kamus data mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut : 1. jika melebihi maka sebaiknya dikelompokkan kembali kedalam beberapa proses yang bekerja bersama-sama didalam suatu subsistem.2. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data. 3. Semua aliran data harus mempunyai tanda arah. Tidak diperbolehkan adanya aliran data antara entitas eksternal dengan data store. negara dan kode pos. 5. dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem sehingga pemakai dan penganalisa sistem mempunyai dasar pengertian yang sama tentang masukan. misalnya data alamat diuraikan menjadi kota. entitas eksternal atau data store dapat digambar beberapa kali dengan tanda khusus. Bentuk anak panah aliran data dapat bervariasi.3 Kamus Data (Data Dictionary) Kamus Data (Data Dictionary) adalah daftar semua elemen data yang terdefinisi dengan tepat sehingga pengguna (user) dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input dan output dalam sistem. 2. keluaran. Untuk alasan kerapian (menghindari aliran data yang bersilangan). Kamus data mempunyai fungsi yang sama besar dalam pemodelan sistem dan juga berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengerti aplikasi secara terperinci. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran.5. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran. Semua objek harus mempunyai nama. misalnya diberi nomor. 4. 7. 2. 8. 6. Jumlah proses tidak lebih dari sembilan proses. 4. 3. penyimpanan dan proses. Satu aliran data dapat mengalirkan beberapa paket data. .

5.

Mendeskripsikan hubungan secara terperinci antar penyimpanan yang akan menjadi titik perhatian dalam Entity Relationship Diagram (ERD).

2.5.4 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan suatu model dari basis data yang berfungsi untuk menjelaskan hubungan antar entitas didalam basis data dan membantu menggambarkan relasi secara lengkap antara dua table/file atau lebih.

2.5.4.1 Simbol-simbol dalam Entity Relationship Diagram
Agar dapat memahami dan menggunakan Entity Relationship Diagram sebagai alat pemodelan dan perancangan basis data, diperlukan pemahaman terhadap simbol-simbol yang digunakan, beserta definisi dari setiap simbol yang bersangkutan. Simbol-simbol yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram antara lain: 1. Entitas (Entity) Entitas adalah sebuah Objek yang dapat dibedakan dari objek lain. Contoh : a. b. c. d. e. Individu : Pegawai, Pelanggan , Mahasiswa, Distributor. Tempat Objek : Ruang, Bangunan, Kantor, Lapangan, Kampus. : Buku, Motor, Paket Software, Produk.

Peristiwa : Pendaftaran, Pemesanan, Penagihan. Konsep : Rekening, Kualifikasi.

Notasi Entitas (Entity) Digambarkan sebagai berikut :

Gambar 2.3 Notasi Entitas

2.

Relasi (Relationship) Relasi adalah Hubungan/Asosiasi antara dua atau lebih Entitas yang dinamai dengan kata kerja.

Gambar 2.4 Notasi Relasi

3.

Atribut (Attribute) Atribut merupakan karakteristik dari Entitas yang menentukan properti suatu objek data dan mengambil salah satu dari tiga karakteristik yang berbeda

Gambar 2.5 Notasi Atribut

4.

Kardinalitas (Kardinality) Adalah angka yang menunjukan banyaknya kemunculan suatu objek terkait dengan kemunculan objek lain pada suatu relasi. Kombinasi angka yang mungkin terjadi yaitu 1 : 1, 1 : n, dan n : n.

Gambar 2.6 Contoh Penggunaan Notasi Kardinalitas

5.

Modalitas (Modality) Merupakan partisipasi sebuah entitas dalam suatu relasi, dipetakan menggunakan angka nol (0) dan angka satu (1). Angka nol (0) menunjukan partisipasi bersifat Optional atau Parsial, dan angka satu (1) jika partisipasi bersifat Wajib atau Total.

2.6. Pendekatan Sistem Didalam melakukan pengembangan sistem dibutuhkan suatu metodologi, adapun metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep – konsep pekerjaan, dan aturan-aturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni, ataupun disiplin lain. Sebagian besar dari metodologi yang dibuat dimaksudkan hanya untuk tahap desain saja, akan tetapi banyak juga yang digunakan untuk tahap analisis sistem. Metodologi yang digunakan penulis dalam perancangan ini adalah pendekatan sistem SDLC. SDCL adalah proses-proses pengembangan sistem yang terdiri dari : 1. Perencanaan sistem Tahap perencanaan merupakan pedoman atau landasan dasar untuk melakukan pengembangan sistem kebutuhan-kebutuhan apa saja dibutuhkan untuk melakukan pengembangan sistem serta mendukung operasinya setelah diterapkan. 2. Analisis Merupakan tahap awal pengembangan sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, dengan cara mengumpulkan data-data dan menganalisa sistem yang sedang berjalan sehingga kebutuhan aplikasi perangkat lunak pendukung sistem dapat terdefinisi dengan jelas. 3. Perancangan Dalam tahap ini penulis merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem, berdasarkan pada hasil yang didapat dari tahap analisis dan

memberikan gambaran mengenai rancangan sistem serta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem yang dibangun. 4. Implementasi Pada tahap ini semua spesifikasi yang dihasilkan pada tahap perancangan diterjemahkan kedalam bahasa pemograman sehingga menghasilkan sebuah aplikasi perangkat lunak pendukung sistem rancangan penulis. 5. Pengujian ( Testing ) Pada tahap pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahankesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan. 6. Perawatan sistem Tahap perawatan sistem merupakan tahapan setelah pengembangan sistem selesai dilakukan dan sistem telah dioperasikan.

2.7

Konsep Dasar Basis Data Basis Data (Database) merupakan komponen utama sistem informasi

karena semua informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan berasal dari pengolahan data didalam basis data. Pengelolaan basis data yang buruk dapat mengakibatkan tidak tersedianya data penting yang dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan. Basis Data adalah sekumpulan informasi mengenai suatu subjek tertentu, yang memiliki keterkaitan logis, lengkap, dan terstruktur. Basis data menyediakan struktur bagi informasi, dan memungkinkannya untuk digunakan bersama-sama oleh berbagai aplikasi yang berbeda.

7. tentang teknis bagaimana data disimpan dan dipelihara seakan-akan disembunyikan kerumitan.7. instansi dalam batasan tertentu” (1994:3). Terdapat tiga kelompok pemakai dalam tingkatan abstraksi saat memandang suatu basis data.1 Definisi Basis Data Menurut Fatansyah dalam buku yang berjudul Basis Data menyatakan bahwa: “Basis Data merupakan kumpulan file/berkas/arsip yang berhubungan dan diorganisasikan sedemikian rupa yang disimpan secara bersama dalam penyimpanan elektronis agar kelak dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. 2. Sistem yang sesungguhnya. 2.2 Abstraksi Data dalam Basis Data Kegunaan utama sistem basis data adalah agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan abstraksi dari data. Bayangan mengenai data tidak lagi memperhatikan kondisi sesungguhnya bagaimana suatu data masuk kedalam basis data dan disimpan dalam sektor mana.” (2001. Menurut Andi Kristanto yang tertuang dalam buku yang berjudul Konsep dan Perancangan Database menjelaskan bahwa “Database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antar satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan. antara lain : 1. 2). Level Fisik Level ini merupakan level abstraksi paling rendah karena menggambarkan bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya. tetapi menyangkut secara menyeluruh bagaimana data tersebut dapat diabstraksikan mengenai kondisi yang dihadapi oleh pemakai sehari-hari. kemudian diungkapkan dalam bahasa dan gambar yang mudah dimengerti.2. Level Konseptual .

2003). Database itu sendiri dapat dianggap sebagai suatu penyusunan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. memanipulasi serta memperoleh data atau informasi berdasar . 2003). yang meliputi perintah-perintah untuk mengganti isi atau memodifikasi struktur database.Database Management System (DBMS) dapat melakukan pekerjaan untuk menambah. yang disimpan secara terstruktur dalam suatu media pengingat yang sering disebut dengan harddisk. dan hubungan secukupnya. Level Pandangan Pemakai (View level) Level ini merupakan level abstraksi data tertinggi yang menggambarkan hanya sebagian saja yang dilihat dan dipakai dari keseluruhan basis data.8 Konsep Dasar Database dan Pengertian Structured Query Language (SQL) Structured Query Language disingkat SQL adalah bahasa standar yang digunakan dalam database management system (DBMS) untuk berkomunikasi dengan basis data atau database.Level ini menggambarkan data apa yang disimpan dalam basis data dan hubungan relasi yang terjadi antara data dari keseluruhan basis data. memberi dan menentukan wewenang user pada database atau tabel. serta memperbaiki) data dalam tabel-tabel tersebut (Kok Yung. 3. mengubah. menganalisis. penggambaran cukup dengan memakai kotak. Pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi. 2. Database merupakan sekumpulan data yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain dan disimpan dengan beberapa cara pengorganisasian. menghapus. mengganti setting dan membuat sistem security data. menangani proses transaksi dalam suatu aplikasi (Kok Yung. hal ini disebabkan beberapa pemakai basis data tidak membutuhkan semua isi basis data. mentransfer data dari satu database ke database lain. menambah. garis. dimana setiap pemakai (user) diberi wewenang (otorisasi) untuk dapat mengakses (mengubah.

IBM sendiri tengah mengembangkan produk relasionalnya yang bernama System/R. tipe-tipe data tanggal. Borland dan bahasa program lainnya. DBMS tersebut akan mengambil atau memanipulasi data-data dalam database sesuai perintah SQL yang diterimanya. Perintah-perintah tersebut akan diteruskan ke DBMS untuk diproses. deklaratif. dokumen standar SQL89 (belum schema. Phyton.NET. penambahan fiturnya . domain. . union di view. vendor database berlomba-lomba mengimplementasikan database relational yang berbasiskan model relational. maka perintah SQL tersebut diketikkan pada aplikasi database. ALTER TABLE. full outer join. dan cascade update/delete untuk foreign key constraint. berbagai tipe join. Pada saat DBMS melakukan tugasnya.8.Ternyata System/R tidak sukses di pasaran.perintah SQL yang diberikan melalui sebuah aplikasi yang berupa program develop menggunakan Visual Studio. Standar pertama ini sering disebut SQL-86 atau SQL-87. Namun bahasa SEQUEL ternyata diminati oleh vendor lain seperti Oracle dan Ingres yang akhirnya diubah menjadi SQL oleh IBM. untuk bahasa querynya IBM menciptakan SEQUEL. Satu tahun kemudian ISO mengangkat SQL sebagai bahasa standar. Jika ingin mendapatkan suatu informasi. penambahannya antara lain : information schema.Awal tahun 1980-an sudah ada produk database yang menggunakan SQL. ANSI akhirnya mengadopsi SQL menjadi standar tahun 1986. sehingga IBM pada tahun 1979 menciptakan produk database relasional yang lain yaitu DB/2. SQL-92 merupakan generasi kedua standar SQL dan sering disebut SQL2.Standar berikutnya adalah SQL-89 yang merupakan versi minor dari SQL-87. dan high level yang mirip dengan bahasa pemrograman COBOL. CASE.1 Sejarah Structured Query Language (SQL) Pertengahan tahun 1970-an. SQL-1999 merupakan generasi ketiga standar SQL dan dijuluki SQL3. Badan standar Amerika. 2. Ciri-ciri bahasa ini adalah mirip bahasa Inggris. dan kemudian memberikan atau mengembalikan data yang telah diproses. Java.

deb).edu. . MySQL dapat dengan bebas didownload melalui http://www.http://mysql. 2.edu.2 MySQL sebagai bahasa Structured Query Language (SQL) MySQL merupakan salah satu database relasional yang mendukung pemakaian Structured Query Language (SQL) dan dirancang untuk penggunaan aplikasi dengan arsitektur client-server. Namun seiring perkembangan teknologi. regex. Linux dan Free BSD.com atau melalui server terdekat dengan Indonesia. SQL:2003 merupakan standar SQL yang berkaitan dengan XML. 2003).aarnet. tipe data komposit (array.danhttp://mirror. Pada awalnya MySQL dioperasikan hanya pada satu platform saja. OpenSuse (*rpm) dan lain sebagainya. recursive query. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan.sg (Singapura).ntcu.au/mysq l (Australia).mysql. Mandriva.tw(Taiwan).hjc. Untuk masing-masing distro telah memaketkan sesuai jenis distronya. Kecepatan akses MySQL dan kemampuannya untuk integrasi ke dalam berbagai bahasa pemrograman yang menjadikannya standar dalam pemrograman. Sedangkan informasi yang dihasilkan dapat digunakan bersamasama oleh beberapa user didalam komputer lokalnya yang disebut client. tipe data Boolean dan savepoint. misalkan debiat / ubuntu (*.8.antara lainhttp://mysql. trigger. maka MySQL dapat dioperasikan ke dalam berbagai platform seperti Windows. Untuk mempermudah pengaturan juga telah disediakan MySQL Admin dalam versi GUI. sehingga kita tidak perlu report harus menghafalkan sintax-sintax SQL. yang memungkinkan pengguna untuk mengolah data didalam database tersentral pada komputer pusat yang disebut dengan server.antara lain tabel inheritance. row) dan tipe data referensi (pointer).edu. MySQL merupakan paket aplikasi database yang sangat populer dan hampir setiap distro Linux telah membundlenya.Pada platform sistem operasi Linux.

variant. byte. object. Smallint ukuran kecil dari integer.d -1.d YYYYMMDD. Bigint ukuran terbesar dari integer signed range : -9223372036854775808 s.d 1. double precision.d ‘9999-12-31 23:59:59'Format : 'YYYY-MM-DD HH:MM:SS'timestampKombinasi tanggal dan jam yang berisi waktu saat tabel diakses. single. TypeRange Tinyint ukuran terkecil dari integer. double.7976931348623157E+308 decimal. FloatPresisi tunggal Range : -3.175494351E-38. 1.d 4294967295 5.d 3.d 18446744073709551615 6. currency.402823466E+38 s.3 Tipe Data pada MySQL 1.d 2147483647Unsigned range : 0 s. real Presisi ganda Range : -7976931348623157E+308 s. '838:59:59'Format atau : .d Tahun 2037Format : YYYYMMDDHHMMSS.175494351E-38 s.d 127 unsigned range : 0 s.d 2.0.d 255 2. : '-838:59:59' s.2250738585072014E-308 s. string.Signed range : -128 s. IntegerIntegerSigned range : -2147483648 s. date. long.Range : '1970-01-01 00:00:00' s.d 65535 3.402823466E+38 TypeRange double. 0.Adapun jenis tipe data MySQL antara lain: Tabel 2.Sedangkan untuk dapat mencoba mengoperasikan perintah-perintah SQL dapat menggunakan MySQL Monitor.d 16777215int 4.8. numeric Pecahan dengan range seperti tipe data DOUBLEDateTanggalFormat : 'YYYYMM-DD'datetimeKombinasi tanggal dan jamRange : '1000-01-01 00:00:00' s.d 9223372036854775808 unsigned range : 0 s. Boolean. YYMMDDTimeJamRange YYMMDDHHMMSS.d 32767 unsigned range : 0 s. dan 2.2250738585072014E-308.d 8388607 unsigned range : 0 s. Mediumint ukuran menengah dari integer Signed range : -8388608 s.Signed range : -32768 s.

NULL. 2003).d 255 characters.'HH:MM:SS'YearTahunRange : 1901 s. NULL. seperti tabel dan indeks. tinytext TEXT/BLOB dengan panjang maksimal 255 karaktermediumblob. . 'value2'.d 2155 (4 digit). 2.Range : 1 s. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. tinyblob. mencari. Data Manipulation Language (DML) yang digunakan untuk menambah. 'value2'.d 255 characters. Data Definition Language (DLL) yang digunakan untuk membangun objekobjek dalam database. …) Obyek string yang hanya boleh diisi dari daftar pilihan value yang diberikan. Data Control Language (DCL) yang digunakan untuk menangani masalah sekuriti dalam database.8.national char Karakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel namun karakter spasi tidak dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. mediumtext 65535 TypeRange longblob. (Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. yaitu 1. Ketiga komponen ini dapat diakses setelah database dibuka atau dipanggil.d 255 charactersnchar. dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpanan. atau error valueMaksimum value : 65535set ('value1'.varcharKarakter dengan panjang sesuai saat panjang karakter ditulis. atau error valueMaksimum value : 64Sumber : Ridwan Sanjaya dan Yoni Eza Ikhmawan. dan 3.4 Bahasa SQL Dalam SQL terdapat tiga subbahasa.1970-2069 (2 digit)Format : 'YYYY'CharKarakter dengan panjang tetap sesuai saat pembuatan tabel dengan karakter spasi dihilangkan pada saat penyimpananRange : 1 s. Bentuk penulisan perintah untuk membuat database baru adalah : Create database nama_databases. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan database adalah penulisan nama database tidak diperbolehkan menggunakan spasi dan karakter non standar. 2003 2. mengubah dan menghapus baris dalam tabel. longtext 16777215enum ('value1'.

dan drop.Untuk membuat database latihan: create database latihan. Untuk menggunakan database latihan: use latihan.Membuat TabelStruktur penulisan: create table nama_table (nama_field type. 2. Untuk menghapus database latihan: drop database latihan. serta perintah untuk menghapus tabel. 1. harga bigint). Menghapus tabelStruktur penulisan: drop table nama_table. alter. …). dan index. b. Contoh obyek yang dimaksud adalah tabel. dilakukan dengan subbahasa yang tergolong dalam DDL. Pembuatan tabel. update. Sintaks menghapus tabel barang: drop table barang. Sintak Data Manipulation Language (DML)Data Manipulation Language (DML) terdiri dari select. dan delete . Sedangkan untuk melihat keseluruhan database dapat digunakan perintah : shows databases. c. Mengganti nama tabelStruktur penulisan: alter table nama_table_lama rename nama_table_baru. Sintaks mengganti tabel produk menjadi tabel barang: alter table produk rename barang. Sintak Data Definition Language (DLL) Sintak Data Definition Language terdiri atas create. insert. view. DDL bertugas untuk membuat objek SQL dan menyimpan definisinya dalam tabel. Untuk memanggil atau menggunakan database digunakan perintah: use nama_database. Sintaks membuat tabel produk :c reate table produk (nama varchar(25). a. Untuk menghapus database digunakan perintah: drop database nama_database.

. Contoh: insert into barang (nama. 45000).Kemudian perintah dilanjutkan dengan penulisan from [nama_tabel]. dapat menggunakan tanda asterik (*) untuk mewakilinya. b.a. isi_field2.select nama. . isi_field2.. Perintah ini hampir 90% digunakan dalam pemakaian database MySQL untuk menampilkan informasi berdasarkan kriteria dan urutan tertentu.). nama_fieldn) values (isi_field1.Struktur penulisan select [fields] from [nama_tabel]where [kondisi]order by [nama_field] group by [nama_field] asc|desclimit [batasan]. 45000).. Menampilkan data (select)Perintah select digunakan untuk menampilkan data. isi_fieldn). [fields] dapat diganti dengan menyebutkan satu nama field saja atau beberapa field sekaligus yang dipisah dengan tanda koma (... Contoh : untuk menampilkan produk pasta gigi: select * from produk where nama = ‘Pasta Gigi’. Jenis perintah yang kedua: insert into nama_table (nama_field1.. Jika seluruh kolom akan ditampilkan. Contoh: insert into barang values (‘Buku’. Setelah penulisan select. Klausa order by . nama_field2.. harga from produk. isi_fieldn).. Memasukkan data (insert)Ada dua perintah yang dapat digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel: insert into nama_table values (isi_field1.. . yang dimaksudkan untuk menyebutkan nama tabel yang akan digunakan sebagai sumber untuk menampilkan kolomkolom yang telah disebutkan sebelumnya. Sedangkan pada baris where [kondisi]. dituliskan kriteria apa saja yang disyaratkan untuk menampilkan data. . harga) values (‘Buku’.Contoh penulisan: select * from produk. penulisan field-field tersebut digunakan untuk memunculkan data dari kolom mana saja yang akan ditampilkan.

index. nama_field2=isi_baru2. 1.Sintaks Data Control Language (DCL)Data Control Language (DCL) merupakan alat kontrol keamanan terhadap database dan tabelnya yang terdiri dari dua yaitu grant dan revoke.Struktur penulisan: update nama_tabel set nama_field1=isi_baru1. reload. Jika hanya diberikan untuk satu tabel tertentu atau beberapa saja. d.Struktur penulisan: delete from nama_tabel where kriteria.namatabel] to [nama_user]. drop.GrantGrant digunakan untuk mengizinkan user mengakses table dalam database tertentu. shutdown. nama_fieldn=isi_barun where kriteria. insert. Privileges dapat diisi dengan all privileges . file. jika hak akses terhadap database atau tabel tertentu diberikan semuanya. .Contoh : select * from produk order by nama desc. Mengubah data (Update)Digunakan untuk proses update (memperbaharui data) agar sesuai dengan kondisi yang diinginkan. update. . create. references. Contoh untuk mengubah nama produk pasta gigi menjadi odol: update produk set nama=”Odol” where nama=”Pasta gigi”.Yang berhak pemberian perintah ini adalah adalah user yang mempunyai hak sebagai admin (root). Untuk mengurutkan berdasarkan urutan terkecil ke besar dapat menggunakan asc (ascending).digunakan untuk mengurutkan hasil. Struktur penulisan: grant [privileges] on nama_tabel | nama_database. process. dan . dapat memilih diantara privileges alter. . reload.a. select. delete. sedangkan untuk mengurutkan data yang terbesar ke yang kecil digunakan desc (descending). Contoh untuk menghapus nama produk pasta gigi: delete from produk where nama=”Pasta gigi”.Menghapus data (Delete)Digunakan untuk menghapus data apabila terdapat kesalahan data atau data sudah tidak dipakai lagi..

9.9 Mengenal Visual Basic 6 Visual Basic adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program aplikasi berbabasis orientasi objek atau Objek Oriented Program (OOP).* to farazinux@localhost.flush privileges. Jendela Project Explorer . Di project ini terkandung komponenkomponen pendukung Visual Basic yang lain seperti : a.flush privileges. Contoh penggunaan revoke untuk mencabut user “farazinux” dari hak delete pada semua database latihan revoke delete on latihan. Dengan Visual Basic. perancangan sebuah program akan lebih mudah dan menyenangkan karena didukung oleh komponen-komponen pelengkap yang memiliki standar Windows.* to farazinux@localhost. Struktur penulisan: revoke [privileges] on [nama_tabel | nama_database. b.namatabel] to [nama_user]. Revoke digunakan untuk mencabut kembali izin yang sudah diberikan sebelumnya oleh grant. 2.1 Komponen Visual Basic 6 Visual basic terdiri dari beberapa komponen antara lain : Project adalah kumpulan modul yang dimiliki oleh sebuah program. 2. sekaligus sebagai kontrol utama dari program.RevokeKebalikan dari Grant. Visual Basic merupakan pengembangan dari bahasa Basic yang pernah popular. Contoh penggunaan grant untuk mengizinkan user “farazinux” mengakses semua isi (disimbolkan dengan asterik atau *) yang ada pada database latihan. grant all priveleges on latihan.usage.

Objek Kontrol Objek Kontrol adalah objek-objek yang terdapat pada Visual Basic untuk kontrol program.Adalah jendela yang menampilkan nama project dan komponenkomponen yang disertakan dalam sebuah project.8 Form Standard c. . file resource. misalnya form.7 Jendela Project Explorer b. dan lainnya. Gambar 2. Gambar 2. module.Form Form adalah sebuah objek yang digunakan sebagai alat berinteraksi antara program dengan pemakai (user).

.10 Jendela Properties e. DragOver.9 Toolbox d. Event untuk Mouse : Click. Drag Drop. DblClick. Event Event adalah sebuah peristiwa atau kejadian yang merupakan hasil interaksi dari perintah yang diterima oleh objek. Mouse Move. KeyUp. 2. Jendela Properties Jendela Properties adalah jendela yang memuat jenis-jenis properti yang dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengubah properti suatu objek pada saat mendesain form.Event untuk Keyboard : KeyPress. Mouse Up. Gambar 2. KeyDown. MouseDown.Gambar 2. Jenis dan contoh event 1.

Event untuk perubahan : Activate. resize. Unload. dan lain-lain. f. 4.Module Standart dan Module Class Module Standart merupakan tempat pendeklarasian variable. Decativate. prosedur. atau fungsi. Change. Setfocus. queryUnload. LinkClose. Show. Beberapa metode yang sering di gunakan diantaranya Hide. Paint. Event OLE : LinkOpen. Refresh. Scroll.Event lainnya : Timer. g. GotFocus.3. LinkExecute. Metode Metode adalah prosedur atau fungsi yang sudah dimiliki oleh suatu objek dan digunakan untuk mengatur perilaku objek tersebut. Link Notify 5. load. Bentuk perintah (kemudian disebut kode) biasa disebut syntax. Move. Module Class adalah modul yang berupa objek kelas yang mempunyai properti dan metode yang telah tersdefinisi. Jendela Kode Jendela Kode adalah tempat perintah-perintah dituliskan.11 Jendela Kode . h. Gambar 2. Initialize. ZOrder. LostFocus. Validate. LinkError.

toko Gadgetanda mengalami perkembangan yang terus meningkat. ini dikarenakan jumlah barang dagangan Toko Gadgetanda belum begitu banyak. Pada awal berdiri. jumlah permintaan barang terus bertambah yang menyebabkan toko . setelah itu data transaksi disimpan pada file Spreed Sheet. toko Gadgetanda tidak mengalami kendala yang berarti dalam menjalankan usahanya.BAB III ANALISIS SISTEM 2. yang berkonsentrasi pada penjualan barang-barang kepada konsumen atau toko sejenis. perusahaan ini merupakan salah satu dari pelopor perusahaan lainnya yang sejenis. sehingga proses pembukuan dan pendokumentasian data dilakukan dengan cara menuliskan pada faktur. form dan laporan harian. Seiring berjalannya waktu.1 Kondisi dan Gambaran Umum Objek Observasi Toko Gadgetanda merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan alat komunikasi khususnya smartphone dan aksesorisnya.

Proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. penjualan. akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. meminimalisir kesalahan yang terjadi.1 Struktur Organisasi Toko Gadgetanda dikepalai oleh seorang kepala toko yang sekaligus merupakan pendiri dan pemilik perusahaan. serta sirkulasi persediaan barang dan distribusi barang berjalan dengan baik. sehingga toko Gadgetanda tidak . sehingga dalam melakukan tugasnya tiga karyawan tersebut bekerja sama. 4. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah file spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. pembelian. kepala toko mempekerjakan tiga orang karyawan. 2. Tugas dan wewenang masingmasing karyawan tidak terdefinisi dengan jelas. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. Atas dasar permasalahan tersebut. kepala toko merasa perlu mengadakan perombakan dalam proses bisnis perusahaan dan memutuskan untuk melakukan pengolahan data transaksi secara terkomputerisasi dengan menggunakan aplikasi khusus dengan harapan dapat meningkatkan kinerja dari perusahaan. Proses pencatatan data pembelian.Gadgetanda mengalami kesulitan dalam melakukan pembukuan dan pendokumentasian data transaksi. sehingga muncul kendala sebagai berikkut : 3. dengan tugas dan fungsi yang sama dibawah pengawasan kepala toko. Dalam melakukan kegiatan operasional. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. pengolahan data pemesanan.1. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi.

1. Oleh karena itu. Berikut ini merupakan gambaran struktur organisasi pada toko Gadgetanda. Menetapkan kebijakan perusahaan. .2 Tugas dan Wewenang Berikut ini merupakan uraian tugas dan wewenang setiap bagian atau unit yang terlibat dalam proses bisnis perusahaan berdasarkan gambaran struktur organisasi toko Gadgetanda : 1. Mengawasi kegiatan operasional perusahaan. Merancang dan menetapkan program kerja perusahaan. penulis mencoba untuk menggambarkan struktur organisasi. sesuai dengan kenyataan yang terjadi berdasarkan proses bisnis pada toko Gadgetanda. antara lain sebagai berikut : a. Kepala Toko Kepala toko mempunyai kekuasaan penuh untuk mengatur kegiatan operasional perusahaan. Tugas dan wewenang kepala toko. c.mempunyai struktur organisasi yang resmi. Gambar 3.1 Gambaran Struktur Organisasi Toko Gadgetanda 2. b.

d. Mewakili perusahaan pada kegiatan pertemuan yang diselenggarakan oleh Pemasok. e. Menuntukan Barang yang akan dijual di toko. 2. Bagian Administrasi Bagian administrasi bertanggung jawab atas pendokumentasian setiap kegiatan transaksi- transaksi perusahaan. Tugas dan wewenang bagian administrasi antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan pemesanan barang, pembelian dan meretur pada pemasok. c. Melakukan pembayaran kepada pemasok sesuai dengan catatan

pembukuan dan rincian tagihan dari pemasok. d. Melakukan pembukuan atas setiap transaksi yang terjadi baik dengan pemasok maupun dengan konsumen. e. Mengontrol persedian barang. f. Membuat Laporan pembelian, penjualan, persedian barang, retur, keuangan. 3. Bagian Penjualan Bagian penjualan bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai penjualan barang. Tugas dan wewenang Bagian pemasaran antara lain sebagai berikut : a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Melakukan penawaran, promosi barang kepada konsumen. c. Melakuakn penjualan barang baik pada konsumen atau toko lain. d. Melayani keluhan konsumen. e. Melakukan kegiatan promosi untuk mendapatkan konsumen baru. f. Melaporkan data transaksi penjualan harian kepada bagian administrasi. 4. Bagian Teknisi Bagian teknisi bertanggung jawab atas terjaganya hubungan harmonis antara konsumen dengan perusahaan mengenai keluhan konsumen pada hal hal yang teknis. Tugas dan wewenang bagian teknisi antara lain sebagai berikut :

a. Bertanggung jawab terhadap kepala toko. b. Menangani keluhan konsumen. c. Melakukan perbaikan barang bila terjadi kerusakan. d. Membantu konsumen dalam pengoperasi barang. e. Melaporkan data transaksi perbaiakan dan retur harian kepada bagian administrasi.

2.2

Analisis Sistem Informasi persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi yang terjadi pada

toko Gadgetanda baik secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap, menjabarkan dokumen-dokumen yang mengalir dan entitas yang terlibat dalam sistem informasi persediaan barang pada toko Gadgetanda.

2.2.1 Uraian Prosedur Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem, yang sedang berjalan pada toko Gadgetanda, secara narasi : 6. Proses Penjualan a. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. b. Bagian penjualan mengecek persediaan barang yang diminta oleh konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu a. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Bagian penjualan mengembalikan permintaan pada konsumen. b. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan membuat faktur penjualan sebanyak dua rangkap. Lembar pertama diserahkan pada konsumen, lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi.

c.

Bagian penjualan akan membuat laporan harian penjualan pada saat transaksi terakhir telah selesai dan dilaporan tersebuat diserahkan pada bagian administrasi.

d.

Bagian Administrasi akan mengecek faktur barang dan laporan penjulan harian jika sesuai maka akan diinputkan pada file Spreed Sheet penjualan dan dicatatat pada file Spreed Sheet persediaan barang dan mengurangi persediaan barang yang telah terjual.

7. Proses Pemesanan Bagian administrasi akan melakukan pencarian persediaan barang yang kosong.lalu akan membuatkan PO (Purchase Order) dari data persediaan barang kosong tersebut lalu dikirim ke pemasok. 8. Proses Pembelian a. b. Pemasok akan memberikan faktur pembelian barang Bagian Administrasi mengecek kesesuaian data faktur pembelian dengan data pemesanan barang. Jika tidak sesuai maka akan dikembalikan pada pemasok dan jika faktur pembelian sesuai maka bagian adminstrasi akan memcatatat transaksi pembelian pada file Spreed Sheet pembelian dan menambar persediian barang pada file Spreed Sheet persediaan barang. 9. Proses Retur Bagian teknisi menerima faktur penjualan kemudian dilakuakan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur, Apabila sesuai maka akan dibuatkan faktur retur barang. Faktur retur barang diberikan pada bagian administrasi. 10. Pada akhir bulan, bagian administrasi mengerjakan tugas bulanannya antara lain : a. Mengecek data persedian barang dan mencetaknya untuk dijadikan acuan dalam kegiatan stock of name bulanan.

b. Membuat Laporan penjualan barang berdasarkan data penjualan barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko 2. d. Nama Dokumen : Faktur pembelian Deskripsi : Tanda Bukti pembelian barang dari pemasok dan dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan persedian barang. Sumber : Pemasok . Type. 1. Membuat Laporan pembelian barang berdasarkan data pembelian barang dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko.2 Analisis Dokumen Analisis Dokumen dilakukan untuk mengetahui dokumen-dokumen apa saja yang digunakan dan dihasilkan sistem informasi persedian barang pada toko Gadgetanda. Dokumen Input terdiri dari : a. c. Nama Dokumen : Permintaan barang Deskripsi Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data Hasil Analisa Hasil Analisa : Merupakan masukan permintaan barang pada toko : konsumen : Bagian penjualan : Setiap terjadi permintaan : Setiap hari : Nama barang. Warna : Dokumen belum sesuai dengan kebutuhan sistem : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem b. Membuat Laporan persedian barang berdasarkan hasil stock of name dan menyerahkan hasilnya kepada kepala toko.2. Dokumen Masukan Dokumen masukan atau Dokumen Input merupakan dokumen yang diterima oleh sistem dari pihak terkait dan dapat menjadi masukan untuk proses selanjutnya.

Dokumen Keluaran Dokumen Keluaran atau Dokumen Output merupakan dokumen yang dihasilkan oleh sistem untuk pihak luar atau pihak terkait dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Nama Dokumen : Laporan Persediaan barang Deskripsi : Sisa persediaan barang dari hasil stock of name dijadikan sebagai pemberitahuan kepada kepala toko mengenai persedian barang perbulan dan nilai nominalnya Sumber Tujuan Frekuensi : Bagian administrasi : kepala toko : bulanan : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem . Alamat pemasok. No telp. Harga. Keterangan. : Setiap hari : Tanggal penjualan. Nama barang. Nama pemasok.Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian administrasi : Setiap terjadi pembelian barang : 1 Minggu sekali : No faktur. Tanggal. Dokumen Output terdiri dari : a. Jumlah barang. Harga. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem c. No faktur. Nama Dokumen : Laporan penjualan harian Deskripsi : Merupakan akumulasi dari faktur penjualan yang dijadikan sebagai bahan untuk update stock Sumber Tujuan Frekuensi Volume Item Data : Bagian penjualan : Bagian administrasi : Pada saat transaksi penjualan berakhir. Jumlah barang. Total. Total Hasil Analisa 2.

Jumlah beli. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. grand total. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Nama barang. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. Nama Dokumen : Laporan penjualan Deskripsi : Laporan penjualan barang periode bulanan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk membuat rencana pemasaran pada periode yang akan datang. Jumlah. total. Nama barang.Item Data : Kode barang. atau pihak terkait yang berinteraksi dengan sistem. suatu entitas dapat berupa orang. unit.2. Jumlah terjual. Sumber Tujuan Frekuensi Item Data : Bagian administrasi : Kepala toko : Bulanan : Periode bulan. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. grand total. Hasil Analisa : Dokumen sudah sesuai dengan kebutuhan sistem. Nama barang. dan sebagai bahan untuk membuat laba rugi. 2. c. total Penjualan. harga. Nama Dokumen : Laporan pembelian Deskripsi : Laporan pembelian barang digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran toko. total pembelian . b.3 Analisis Entitas Didalam sistem terdapat entitas-entitas yang saling berinteraksi melalui suatu aktifitas tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung. Serial Number. harga . .

sedangkan entitas yang tidak terlibat dalam proses pengolahan data dan bertindak memberi masukan (input) atau menerima keluaran (output). Entitas dapat didefinisikan sebagai pihak-pihak terkait yang berkepentingan atas berjalannya suatu proses dalam sebuah sistem. Bagian teknisi .Setiap entitas dapat bertindak sebagai pemberi masukan (input). dikelompokan kedalam entitas luar. terdiri dari : Bagian administrasi. Entitas Luar. Bagian penjualan. dan konsumen 2. 1. Kepala toko. terdiri dari : Pemasok. Entitas yang terlibat secara langsung dalam proses pengolahan data dikelompokan kedalam entitas dalam. Entitas Dalam. pemroses data atau pengolah data. atau penerima keluaran (output).

penulis menemukan beberapa kejanggalan yang dapat menimbulkan permasalahan dan dapat diangkat sebagai pengembangan sistem yang akan diusulkan.4 Flowmap berjalan sistem persediaan barang KONSUMEN BAG.2.ADMINISTRASI PEMASOK BAG.PENJUALAN KEPALA TOKO BAG.2.3 Evaluasi Sistem Setelah menganalisis prosedur dan dokumen pada Sistem Informasi persediaan barang yang sedang berjalan. TEKNISI Mulai Permintaan barang Validasi persedian barang Data Persediaan barang kosong Pembuatan PO PO 1 Permintaan barang Barang tersedia? T Pemeriksaan Persedian barang PO PO Faktur Penjualan dan data barang Y Permintaan barang terpenuhi Permintaan barang tidak terpenuhi Faktur Pembelian A1 Faktur Pembelian Validasi Faktur penjualan dan barang Pembuatan faktur penjualan Faktur penjualan validasi PO dan Faktur Pembelian Faktur Penjualan Faktur Faktur Penjualan Penjualan Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan Faktur Penjualan valid T Faktur Pembelian tidak valid Pembuatan tanda terima barang dan surat jalan retur Y sesuai Faktur Penjualan dan data barang Pembuatan laporan penjualan harian Pengecekan faktur dan laporan penjualan 1 Laporan Penjualan harian dan faktur penjualan sesuai Tanda terima Tanda terima barang barang 2 Tanda terima barang Laporan Penjualan harian tidak valid Laporan Penjualan harian valid Faktur Pembelian valid 2 A2 Pencatatan data penjualan Update persediaan barang Pencatatan data Pembelian 3 Surat jalan Surat jalan barang barang Data Penjualan barang Data Persedian barang Data Pembelian barang Surat jalan barang 3 Pembuatan Laporan penjualan bulanan Cetak data persedian barang Pembuatan laporan pembelian barang Laporan pembelian barang A3 Laporan penjualan barangac Laporan penjualan barang Daftar Persedian barang Laporan pembelian barang Stock of name bulananan Laporan persediaan barang bulanan Laporan persediaan Laporan barang persediaan barang bulanan Selesai A4 Diagram 3. diantaranya sebagai berikut : . Sistem informasi persediaan barang yang sedang berjalan memiliki kelemahan.1 Flowmap Sistem Berjalan Toko Gadgetanda 2.

akibatnya informasi persediaan barang menjadi tidak tepat dan akurat. dan persediaan barang yang terdapat pada toko Gadgetanda memungkinkan petugas menunda–nunda tugas yang diberikan. Proses pencatatan data pembelian. penjualan dilakukan dengan cara menuliskannya pada faktur kemudian dicatatat kembali dalam sebuah form laporan harian setelah itu data transaksi tersebut disimpan dalam sebuah f ile spreed sheet dengan penyimpanan file yang tidak sistematis. pengolahan data pemesanan. Akibatnya informasi persediaan barang tidak dapat disajikan pada saat dibutuhkan. penulis bermaksud untuk merancang dan mengembangkan sistem yang lebih baik dan membangun perangkat lunak pendukungnya dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan serta meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi. BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM .1. Pengelolaan dan pengontrolan informasi mengenai persediaan barang masih dilakukan dengan cara mencari pada file spreed sheet yang berisi catatan data transaksi-transaksi yang terjadi. 2. Berdasarkan uraian tersebut di atas. Proses tersebut memerlukan waktu yang ditak singkat selain itu pada data transaksi-transaksi tersebut sering terjadi kesalahan pencatatan. penjualan. pembelian.

dan Entity Relationship Diagram. Bagian administrasi akan membuatakan PO berdasarkan daftar pemesanan barang dari kepala toko.lembar pertama diserahkan pada konsumen. 2.1 Uraian Prosedur Usulan Berikut ini merupakan uraian prosedur sistem informasi persediaan barang hasil rancangan penulis yang disampaikan secara narasi. Rancangan sistem diuraikan secara narasi maupun menggunakan alat bantu Flowmap. Bagian penjualan akan mencari data barang tersebut bila data barang tidak ditemukan pada database maka data barang tersebuat akan disimpan pada pada tabel permintaan. PO tersebut dikirimkan kepada pemasok. Konsumen melakukan permintaan barang pada bagian penjualan. dan akan dibuatkan daftar permintaan konsumen lalu diberikan pada kepala toko untuk pengambilan keputusan pemesanan barang. Apabila barang terpenuhi maka bagian penjualan mencetak faktur penjualan sebanyak dua rangkap.1. 12. dan secara otomatis transaksi akan tersimpan pada tabel transaksi penjualan dan . Kepala toko memberikan daftar pemesanan barang kepada bagian administrasi.1 Perancangan Sitem Informasi Persediaan Barang Bagian ini membahas dan menguraikan sistem informasi persediaan rancangan penulis berdasarkan hasil analisis sistem pada bab sebelumnya. 11.2. Data Flow Diagram. lembar kedua diserahkan pada bagian administrasi. Bagian penjualan mengecek persediaan barang pada tabel persediaan barang untuk memenuhi permintaan konsumen dan terdapat dua kemungkinan yaitu c. Sistem informasi persediaan barang rancangan penulis. diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi serta dapat segera diimplementasikan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dari objek obsevasi terkait. d. Permintaan barang konsumen tidak tersedia pada persediaaan barang maka permintaan tidak terpenuhi. Permintaan barang tersedia pada persediaaan barang maka permintaan terpenuhi.

Bagian administrasi mencetak juga dan mencetak laporan persediaan barang sebanyak dua rangkap. Tanda terima barang lembar pertama diberikan pada konsumen. Bagian penjualan akan mencetak laporan penjualan pada saat kepala membutuhkannya. Bagian administrasi mencetak laporan transaksi pembelian sebanyak dua pada kepala toko dan lembar kedua rangkap lembar pertama diserahkan diarsipkan. 18. Apabila sesuai maka data retur barang disimpan pada database dan dibuatkan tanda terima barang sebanyak dua rangkap. Bagian administrasi mencetak laporan pemesanan sebanyak dua rangkap lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan lembar kedua diarsipkan. Faktur pembelian sesuai dengan PO. Pemasok mengirimkan barang dan dan faktur pembelian barang. 15. a. 16. 13. maka faktur pembelian akan disimpan pada tabel transaksi pembelian barang dan secara otomatis akan menambah data persedian barang. Bagian teknisi menerima faktur penjualan dan konsumen kemudian dilakukan pengecekan antara faktur penjualan dengan barang yang akan di retur. Lembar pertama diberikan kepada pemasok dan lembar kedua diarsipkan. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua diarsipkan. b.bagian administrasi mencetak laporan retur barang untuk diberikan pada kepala toko dan diarsipkan dibagian administrasi. dan lembar yang kedua diarsipkan. lembar pertama diserahkan pada kepala toko dan yang kedua dijadikan acuan kegiatan stock of name.mengurangi persediaan yang ada pada tabel persediaan barang. 17. Bagian administrasi melakukan pengecekan antara faktur pembelian dengan PO yang ada pada database. 14. . maka faktur pembelian bersama barang akan dikembalikan pada pemasok. apakah faktur pembelian tersebut sesuai dengan PO atau tidak. Bagian teknisi akakn membutkan surat jalan untuk mengirim barang yang diretur ke pemasok sebanyak dua rangkap. Faktur pembelian tidak sesuai dengan PO.

.

1 Flowmap usulan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda .2.2 Flowmap Usulan Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Diagram 4.1.

3 Data Flow Diagram Data Flow Diagram digunakan untuk menggambarkan aliran data didalam sistem dan menjelaskan fungsi perngkat lunak pendukung sistem dan hubungan antar komponen-komponen yang saling berhubungan di dalam sistem. .1 Diagram Konteks Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang menggambarkan keseluruhan Sistem informasi persediaan barang secara global. Pada bagian ini. menggambarkan masukan (input) yang diterima oleh sistem dan keluaran (output) yang dihasilkan oleh sistem.3. Simbol Data Flow Diagram yang digunakan penulis merupakan simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco.1. aliran data yang mengalir dalam rancangan Sistem informasi persediaan barang diuraikan menggunakan alat bantu Data Flow Diagram yang terdiri dari Context Diagram atau Diagram Konteks dan Data Flow Diagram Levelled. . simbol Data Flow Diagram versi Yourdan/De Marco digunakan karena menurut penulis simbol tersebut lebih ringkas dan paling umum digunakan di lingkungan kampus tempat penulis menuntut ilmu.2.1.

Diagram 4. diantaranya sebagai berikut: 1.2 Diagram Konteks Sitem Informasi Persediaan Barang Pada Diagram Konteks Sistem informasi persediaan barang diatas. Kepala toko. 3. Konsumen. . terdapat tiga entitas luar yang terlibat dan berinteraksi dengan Sitem Informasi Persediaan Barang. 2. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem. Pemasok. bertindak sebagai pihak yang memberikan masukan data pada sistem. bertindak sebagai pihak yang menerima keluaran dari sistem.

3.1 Data Flow Diagram Level 0 Diagram 4.2 Data Flow Diagram Levelled DFD levelled menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar proses yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.3 Data Flow Diagram Level 0 .3. model ini hanya memodelkan sistem dari sudut pandang fungsi secara logic .2.1.1..

2 Data Flow Diagram Level 1 proses 1 Diagram 4.1.2.3.4 Data Flow Diagram Level 1 Proses 1 ..

3.2.1..3.4 Data Flow Diagram Level 1 proses 3 .5 Data Flow Diagram Level 1 Proses 2 .3 Data Flow Diagram Level 1 proses 2 Diagram 4.2.1.

7 Data Flow Diagram Level 1 Proses 4 .3.4 Pemnbuatan Laporan Persedian Barang Laporan Persediaan Barang Diagram 4.5 Data Flow Diagram Level 1 proses 4 3.2.6 Data Flow Diagram Level 1 Proses 3 .3 Transaksi Pembelian Pembuatan Laporan Pembelian Barang Laporan Pembelian Barang Persediaan Barang Kepala Toko 4.1.0 Pemesanan Barang PO 4.2 Simpan Data Pembelian & Update stok Faktur Pembelian Valid 4.1 Validasi permintaan yang terpenuhi Faktur Pembelian Pemasok Transaksi Pemesanan 4.Diagram 4.

penyimpanan (data store).1.3. keluaran (output). sehingga pelaku sistem dan penulis selaku analis sistem mempunyai dasar pengertian yang sama mengenai masukan (input).4. .6 Data Flow Diagram Level 1 proses 5 Diagram 4.1.8 Data Flow Diagram Level 1 Proses 5 2.4 Kamus Data Kamus Data berfungsi untuk menjelaskan elemen-elemen data dalam Data Flow Diagram yang bertujuan membantu pelaku sistem untuk memahami aplikasi perangkat lunak pendukung sistem informasi persediaan barang secara terperinci. dan proses yang terjadi.2.

2 Penjelasan Aliran Data Faktur Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Penjualan :: Data Transaksi Penjualan dan bukti penjualan yang telah Dilakukan konsumen pada toko Sumber : Proses 1.0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.4.0 Tujuan Struktur Data Konsumen Tanggal Transaksi Penjualan No.1.Faktur Tanggal = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] .1 Penjelasan Aliran Data Tabel 4.1 Penjelasan Aliran Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan konsumen pada toko : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 1..

3 Penjelasan Aliran Data Laporan Penjualan Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Penjualan :: Data transaksi Penjualan yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 1.Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Cetak No.Faktur Nama Barang SN Quantity = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .

5 Penjelasan Aliran Data Daftar Pemesanan Barang Nama Aliran Alias : Daftar Pemesanan Barang :- .4 Penjelasan Aliran Data Daftar Permintaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Daftar Permintaan Barang :: Data permintaan barang yang diberikan bagian penjualan pada kepala toko Sumber : Proses 2.Total SubTotal Potongan Grand Total Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.

0 Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Kepala Toko Tanggal Periode Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .Penjelasan : Data pemesanan barang yang diberikan kepala toko pada bagaian administrasi Sumber : Kepala Toko Tujuan Struktur Data : Proses 3.6 Penjelasan Aliran Data Laporan Pemesanan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pemesanan Barang :: Data pemesanan barang yang diberikan bagian administrasi pada kepala toko Sumber : Proses 3.

Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.8 Penjelasan Aliran Data Faktur Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Faktur Pembelian :: Data transaksi pembelian dan bukti pembelian yang telah dilakukan toko pada pemasok Sumber : Pemasok Tujuan Struktur Data : Proses 4.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Pemesanan No.0 .PO Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon/Fax Nama Barang Type Warna Quantity Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.7 Penjelasan Aliran Data PO(Purchase Order) Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : PO (Purchase Order) :: Formulir atau daftar pemesanan barang dari toko pada pemasok : Proses 3.

9 Penjelasan Aliran Data Laporan Pembelian Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Pembelian :: Data transaksi Pembelian yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.Faktur Pembelian Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Faktur Nama Barang SN Quantity Total = tanggal + bulan + tahun = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] .No.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan Tanggal Pembelian No.

0 Nama Barang = [A-Z | a-z | 0-9] .11 Penjelasan Aliran Data Barang Retur Nama Aliran Alias Penjelasan : Data Barang Retur :: Data yang berisi tentang keterangan barang yang akan konsumen retur pada toko Sumber : Konsumen Tujuan Struktur Data : Proses 4.10 Penjelasan Aliran Data Laporan Persediaan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan : Laporan Persediaan Barang :: Data persediaan barang yang disusun dan direkap untuk diserahkan pada kepala toko dalam periode tertentu Sumber : Proses 4.Faktur Nama Barang SN Persediaan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data Kepala Toko Periode Laporan No.SubTotal Potongan Total Akhir Keterangan Nama Petugas = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.

Retur Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.Serial Number = [A-Z | a-z | 0-9] Tabel 4.0 Tujuan Struktur Data : Konsumen Tanggal Transaksi Retur No.12 Penjelasan Aliran Data Tanda Terima Retur Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Terima Retur Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.0 Tujuan Struktur Data : Pemasok Tanggal Transaksi Retur No.Retur Nama Konsumen = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] .13 Penjelasan Aliran Data Surat Jalan Barang Nama Aliran Alias Penjelasan Sumber : Tanda Surat Jalan Barang :: Faktur yang berisi data barang yang telah diretur : Proses 5.

Alamat Telepon Nama Barang SN Type Warna Nama Petugas Keterangan = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] .14 Struktur Data Store Barang Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi Identitas Barang yang diterima perusahaan dari pemasok tertentu Struktur Data Kode Barang Barcode Nama Barang Serial Number Type Warna = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.1.2 Penjelasan Data Store Tabel 4.15 Struktur Data Store Persediaan Barang Nama Data Store Penjelasan : Persediaan Barang : Berisi Identitas Barang dan persediaan barang Struktur Data .4.

Kode Barang Serial Number Persediaan Barang Harga Beli Harga Jual = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.17 Struktur Data Store Konsumen Nama Data Store Penjelasan : Konsumen : Berisi data konsumen yang membeli barang kepada toko Struktur Data Kode Konsumen Nama Konsumen Alamat Telepon = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] .16 Struktur Data Store Pemasok Nama Data Store Penjelasan : Pemasok : Berisi Identitas Pemasok yang memasok barang pada perusahaan Struktur Data Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Telepon Fax = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] Tabel 4.

19 Struktur Data Store Transaksi Pemesanan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai pemesanan barang dari pemasok Struktur Data toko ke No.18 Struktur Data Store Transaksi Permintaan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai data konsumen kepada toko Struktur Data transaksi permintaan dari No_Permintaan Tanggal Nama Konsumen Alamat Telepon Nama Barang Type Warna Quantity Keterangan Nama Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] Tabel 4.Tabel 4.PO Tanggal Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok Kode Barang = [A-Z | 0-9] = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .

20 Struktur Data Store Transaksi Penjualan Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi penjulan barang kepada konsumen Struktur Data Tanggal Transaksi Penjualan No.Nama Barang Serial Number Type Warna Quantity Petugas = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Faktur Tanggal Nama Konsumen Alamat Konsumen Telepon Konsumen Nama Barang SN Type Warna Quantity Harga Jual Total Sub Total Pototngan Grand Total Keterangan = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] .

Nama Petugas = [A-Z | a-z] Tabel 4.21 Struktur Data Store Transaksi pembelian Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi pembelian barang kepada pemasok Struktur Data Tanggal pembelian Nama Pemasok Alamat Telepon/Fax Nama Barang Quantity Harga Beli Total Sub Total Grand Total Keterangan Nama Petugas = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | a-z] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z] Tabel 4.Retur Nama Konsumen Alamat = tanggal + bulan + tahun = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | a-z | 0-9] .22 Struktur Data Store Transaksi Retur Nama Data Store Penjelasan : Barang : Berisi mengenai transaksi retur barang Struktur Data Tanggal Transaksi Retur No.

suatu hubungan dapat terjadi melalui sebuah interaksi. .Telepon No.Faktu Penjualan Nama Barang SN Type Warna Kode Pemasok Nama Pemasok Alamat Pemasok Telepon Pemasok No.5 Entity Relationship Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) menjelaskan hubungan antar entitas didalam Sitem Informasi Persediaan Barang.Faktur Pembelian Nama Petugas Keterangan Retur = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z | 0-9] = [A-Z | a-z ] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] = [0-9] = [A-Z | 0-9] = [A-Z | a-z |] = [A-Z | a-z | 0-9] 2.1.

9 Entity Relationship Diagram MEMILIKI 1 N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI PEMBELIAN N 1 TRANSAKSI PEMBELIAN N MELAKUKAN 1 1 BARANG 1 MEMILIKI N DETAIL TRANSAKSI PEMESANAN N MEMILIKI 1 TRANSAKSI PEMESANAN N MENERIMA 1 PEMASOK N MEMILIKI 1 PERSDIAAN BARANG .MEMILIKI N MELAKUKAN PERMINTAAN BARANG N 1 MEMILIKI N MEMILIKI MELAKUKAN DETAIL TRANSAKSI PENJUALAN N 1 TRANSAKSI PENJUALAN N 1 CUSTOMER 1 MEMILIKI N MEMILIKI DETAIL TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N 1 TRANSAKSI RETUR KONSUMEN N MELAKUKAN MEMILIKI N N MEMILIKI 1 1 DETAIL TRANSAKSI RETUR 1 TRANSAKSI RETUR N MENERIMA 1 1 Diagram 4.

10 Relasi Antar Tabel .6 Relasi Antar Tabel Diagram 4.1.2.

24 Struktur Tabel Persediaan Barang Primary Key : Kode_Barang.25 Struktur Tabel Konsumen Primary Key : Nomor_Member Nama Field Nomor_Member Nama _Konsumen Alamat_Konsumen Telepon Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Ukuran Field 6 100 255 24 Keterangan Require Require Require Require .23 Struktur Tabel Barang Primary Key : Kode_Barang Nama Field Kode_Barang Barcode Nama_Barang Type Warna Tipe Data Varchar Integer Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Persediaan Barang Tabel 4.7 Struktur Tabel Nama Tabel : Barang Tabel 4. SN Nama Field Kode_Barang SN Stok Harga_Beli Harga_Jual Tipe Data Text Text Integer Double Double Ukuran Field 7 50 5 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Konsumen Tabel 4.2.1.

Nama Tabel : Pemasok Tabel 4.26 Struktur Tabel Pemasok Primary Key : Kode_Pemasok Nama Field Kode_Pemasok NamaPemasok Alamat Telepon Fax Tipe Data Varchar Varchar Varchar Number Number Ukuran Field 7 100 255 14 11 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Permintaan Tabel 4.27 Struktur Tabel Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Petugas Tipe Data Varchar Date Varchar Varchar Varchar Varchar 100 255 23 30 Ukuran Field 7 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Permintaan Tabel 4.28 Struktur Tabel Detail Permintaan Primary Key : No_Permintaan Nama Field No_Permintaan Kode_Barang Nama_ Barang Type Warna Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require .

29 Struktur Tabel Pemesanan Primary Key : No_PO Nama Field No_PO Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon_Pemasok Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 7 100 255 23 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Pemesanan Tabel 4. Kode Barang Nama Field No_PO KodeBarang NamaBarang Type Warna Quantity Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Integer Ukuran Field 7 7 100 100 30 10 Keterangan Require Require Require Require Require Require Nama Tabel : Pembelian Tabel 4.31 Struktur Tabel Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian Nama Field No_Faktur_ Pembelian Tipe Data Varchar Ukuran Field 7 Keterangan Require .Keterangan Varchar 255 Require Nama Tabel : Pemesanan Tabel 4.30 Struktur Tabel Detail Pemesanan Primary Key : NoPO.

32 Struktur Tabel Detail Pembelian Primary Key : No_Faktur_Pembelian. Kode_Barang Nama Field No_Faktur_Pembelian Kode_Pemasok Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaBeli Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require .Tanggal Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat_Pemasok Telepon/Fax SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 12 7 100 255 12 Require Require Require Require Require Require Require Require 255 30 Optional Require Nama Tabel : Detail Pembelian Tabel 4.

Kode_Barang.34 Struktur Tabel Detail Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan. Tanggal Nama Field No_Faktur_Penjualan Tanggal Nama_Konsumen Alamat Telepon SubTotal Potongan GrandTotal Keterangan Petugas Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Double Double Varchar Varchar 255 30 Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Optional Require Nama Tabel : Detail Penjualan Tabel 4.33 Struktur Tabel Penjualan Primary Key : No_Faktur_Penjualan. SN Nama Field No_Faktur_Penjualan Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna HargaJual Quantity Total Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Double Integer Double 5 Ukuran Field 7 7 50 100 100 30 Keterangan Require Require Require Require Require Require .Nama Tabel : Penjualan Tabel 4.

Nama Tabel : Retur Tabel 4. Kode_Barang. No_FakturJual.36 Struktur Tabel Detail Retur Primary Key : No_Retur.35 Struktur Tabel Retur Primary Key : No_Retur Nama Field No_Retur Tanggal Nama_Konsumen Alamat_Konsumen Telepon_Konsumen Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 12 100 255 12 Keterangan Require Require Require Require Require Nama Tabel : Detail Retur Tabel 4. SN Nama Field No_Retur No_FakturJual Kode_Barang SN Nama_Barang Type Warna Kode_Pemaok Alamat Telepon No_Faktur_Beli Keterangan Tipe Data Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Varchar Ukuran Field 7 7 7 50 100 100 30 7 255 25 7 255 Keterangan Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require Require .

1. Ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai aplikasi yang akan dikembangkan. beserta gambaran navigasi penggunaan aplikasi. . rancangan proses dan rancangan keluaran.1 Struktur Menu Gambar 4. rancangan masukan.8 Rancangan Aplikasi Pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang Rancangan aplikasi pendukung sitem informasi persediaan barang. Navigasi .1 Struktur Menu Rancangan struktur menu bertujuan untuk memberikan gambaran dasar mengenai fungsi-fungsi yang terdapat didalam aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang yang akan dikembangkan. Rincian rancangan aplikasi pendukung sistem terdiri dari struktur menu.8. Berikut ini merupakan rincian rancangan menu aplikasi berdasarkan struktur menu : 1.1.2.

Login Login berfungsi untuk validasi pada aplikasi sesuai dengan hak akses yang dimiliki dan mendapat akses menu yang sesuai dengan tugas dan wewenang pengguna. 2.Navigasi berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk masuk dan mendapatkan hak akses sesuai wewenang masing-masing bagian/jabatan. Data Konsumen Data konsumen berfungsi untuk memasukan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. Menu File memiliki submenu yag terdiri dari : a. Data yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar acuan terjadinya transaksi. penjualan dan retur. b. baik pemesanan . Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk memsukan data pengguna baru yang akan menggunakan aplikasi 3. Menu Transaksi . Menu Data memiliki submenu yang terdiri dari: a. Menu Data Menu data berisi modul-modul yang dapat digunakan untuk manipulasi data master atau data yang frekuensi perubahan jarang dilakukan. pembelian. c. Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau merubah data pemasok yang sudah tersimpan. b. Keluar Keluar berfungsi untuk keluar dari aplikasi dan menututup aplikasi. Logout Logout berfungsi untuk kekuar dari hak akses yang telah masuk pada aplikasi c. Data Barang Data barang berfungsi untuk memasukan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan.dan keluar dari hak akses tersebut. d.

Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pemesanan barang dari toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu. pembelian barang. retur barang. Transaksi Permintaan Transaksi permintaan berfungsi untuk memasukan data transaksi permintaan barang dari konsumen. stok. Transaksi Pembelian Transaksi pembelian berfungsi untuk memasukan data transaksi pembelian barang pada pemasok. Transaksi Pemesanan Transaksi pemesanan berfungsi untuk memasukan data transaksi pemesanan barang pada pemasok. c. Menu transaksi memiliki submenu yang terdiri dari: a. Menu Laporan Menu laporan berisi modul yang dapat digunakan untuk mencetak Laporan berdasarkan transaksi harian yang terjadi dalam periode tertentu. Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok 4. b. Data Transaksi yang dimasukan melalui kelompok modul ini merupakan data yang menjadi dasar pengkalkulasian dan pembuatan laporan pembelian. b. Transaksi Penjualan Transaksi penjualan berfungsi untuk memasukan data transaksi penjualan barang oleh konsumen e. d. Menu Laporan memiliki submenu sebagai berikut : a. penjualan. retur. .Menu transaksi berisi modul yang dapat digunakan untuk memasukan data transaksi harian pemesanan barang. penjualan barang. Laporan Pembelian Laporan pembelian berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi pembelian barang dari pemasok dalam suatu periode tertentu.

e. e. Laporan Stok barang Laporan stok barang berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi stok barang dalam suatu periode tertentu.c. d. Tutorial Tutorial berfungsi untuk melihat langkah langkah penggunaan aplikasi. c. Menu fasilitas memiliki submenu sebagai berikut : a. Setting Merk Setting merk berfungsi untuk membuat kode barng untuk suatu merk barang tertentu d. . Data Ubah Password Data ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi. Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi penjualan barang pada konsumen dalam suatu periode tertentu. Menu Fasilitas Menu falilitas berisi modul yang dapat digunakan untuk melihat profile dari pembuat aplikasi dan tutorial penggunaan dari aplikasi . Setting Wallpaper Setting wallpaper berfungsi untuk merubah tampilan wallpaper dimenu utama. Profile Profile berfungsi untuk melihat data pembuat aplikasi. 5. b. Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak seluruh transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok dalam suatu periode tertentu.

1.3 Rancangan Form Manipulasi Data Barang .2 Rancangan Form Verifikasi Login Gambar 4.8.2 Rancangan Masukan Rancangan masukan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fungsi-fungsi manipulasi data dasar atau master yang akan diolah selanjutnya. Gambar 4..

Gambar 4.5 Rancangan Form Manipulasi Data Pemasok .4 Rancangan Form Manipulasi Data Member Gambar 4.

Pemesanan Lap.7 Rancangan Form Transaksi Permintaan .Pembelian Lap.Stok Setting Merk EDIT BATAL KELUAR Gambar 4.1.8.3 Rancangan Proses Gambar 4.6 Rancangan Form Manipulasi Data Hak Akses Pengguna .Penjualan Pengguna Nama Password Jabatan Konfirmasi Password Laporan Lap.Retur Fasilitas Ubah Password SIMPAN Lap.FORM HAK AKSES PENGGUNA NIP / NIK User ID Data Barang Transaksi Pemesanan Konsumen Penjualan Pemasok Pembelian Retur Lap.

9 Rancangan Form Transaksi Pembelian .Gambar 4.8 Rancangan Form Transaksi Pemesanan Gambar 4.

Gambar 4.11 Rancangan Form Transaksi Retur .10 Rancangan Form Transaksi Penjualan Gambar 4.

Gambar 4.12 Form Laporan Pemesanan Barang Gambar 4.13 Form Laporan Pembelian Barang .

maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan sistem beserta perangkat lunak pendukung untuk dioperasikan.Gambar 4. Implementasi perangkat lunak .2 Implementasi Sitem Informasi Persediaan Barang Setelah merancang sistem beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem.15 Laporan Form Persediaan Barang 2.14 Form Laporan Penjualan Barang Gambar 4.

2. 4.1. Penulis menggunakan seperangkat komputer beserta aplikasi perangkat lunak lainnya yang menunjang untuk pengembangan aplikasi.1“ : 250 GB Westren Digital : DVD RW : USB (HID-Compliant mouse) : Standard 101/102 US : Realtek .2.1 Spesifikasi Perangkat Keras Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang. 3.1. 5.2.mencakup kegiatan transformasi rancangan kedalam program aplikasi perangkat lunak menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu Adapun perangkat lunak utama yang digunakan oleh penulis dalam mengembangkan aplikasi pendukung sistem adalah Visual Basic 6.0 dan MySQL 5.00 Ghz : Intel Graphic GMA 256 Share : 1 GB DDR 2 : LCD wide 14.2. . 6.1 Sumber Daya Pengembangan Aplikasi Dalam mengembangkan sistem informasi persedian barang beserta aplikasi perangkat lunak pendukung sistem. 7. Penulis menggunakan seperangkat komputer dengan akses jaringan ( client server ) dengan spesifikasi sebagai berikut: 1.1. 2. 9.1 Kebutuhan Sumber Daya .1. 8. Processor VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network : Intel Pentium R DualCore 2.

1. c.1 Spesifikasi Sumber Daya Manusia Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang ini digunakan oleh petugas setempat yang bertugas mengolah data persediaan barang. yang selanjutnya akan disebut operator.. b. dimana seorang operator harus menguasai atau dapat mengoperasikan komputer serta mengerti cara kerja dari Aplikasi pendukung sistem informasi persediaan barang tersebut. Penulis menggunakan beberapa Perangkat Lunak antara lain sebagai berikut : 1. Visual Basic 6.1.2 Sumber Daya Pengoperasian Aplikasi Demi kelancaran aplikasi perangkat lunak pendukung Sistem informasi persedian barang dibutuhkan sumber daya sebagai berikut . Karakteristik pengguna pada aplikasi ini adalah sebagai berikut: . e. 3.0 SP6 Adobe Photoshop 7 Corell draw 11 Navicate 8 .1 Software Aplikasi. d. antara lain : a.1. Sistem Operasi : Ubuntu 10.1.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Dalam mengembangkan aplikasi perangkat lunak pendukung Sitem Informasi Persediaan Barang.04 ( Lucid Lync ) Windows XP Profesional Versi 2002 SP3 2.2.2.2. Webmin Microsoft.2. DBMS : MySQL 5.

26 Daftar Karakteristik Pengguna Aplikasi No 1. Membuat laporan tentang data pemesanan.Sistem operasi Hak dan Wewenang Administrator merangkap Operator Operator . Mencatat transaksi pemesanan. Mencatat transaksi pemesanan. merubah data. Wewenang dan tanggung jawab operator a. Melakukan pencarian data. b. merubah data.Software aplikasi . Nama Febrianti Jabatan Staff Pembelian dan pemesanan /Admin Toko 2. pembelian. Memanipulasi data. yang meliputi : menambah data. Memanipulasi data.Sistem operasi . e. yang meliputi : menambah data. c.Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan . pembelian. c. Rahmat Hidayat Staff Teknisi Kemempuan Komputer . d. penjualan dan retur barang. d. 2. Operator harus memiliki kriteria pendidikan minimal SMA atau sederajat dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. b. Wewenang dan tanggung jawab administrator a. Merubah password login Tabel 4. Memanipulasi data verifikasi login user atau pengguna aplikasi. penjualan dan retur. Menguasai trouble shooting aplikasi yang digunakan. Melakukan pencarian data.Adiministrator harus memiliki kriteria pendidikan minimal DIII dan mampu mengoperasikan komputer terutama dapat menjalankan sistem operasi berbasis windows. penjualan dan retur barang. Adapun wewenang serta tanggung jawab administrator dan operator adalah sebagai berikut : 1. pembelian.

8.2.2 Spesifikasi Perangkat Keras Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barangpada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat keras untuk Client dan Server dengan spesifikasi minimum sebagai berikut : Untuk Server 1. Siti Mariam Staff Penjualan /Sales .Sistem operasi . 3. 3. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 500 MHz 2. 4.3. 7. 4. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 128 MB : Monitor dengan dukungan resolusi 800x600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 500 MB :- . 6. 9.1.Software aplikasi .2. 5. VGA Memory Monitor Harddisk External Storage Mouse Keyboard Network Card : VGA dengan memori minimum sebesar 32 MB : Memori dengan kapasitas minimum 1 GB : Monitor dengan dukungan resolusi 800 x 600 pixel : Harddisk dengan sisa kapasitas sebesar 80 GB :: mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card Untuk Client 1.Software aplikasi Operator .0 GHz 2. 6. Processor : berbasis Intel atau AMD dengan CPU Clock minimum sebesar 3. 5.

.1. . Network Card 10.04 ( Lucis Lync ) Sistem Operasi Client : Windows 98 keatas atau Windows berbasis NT File Sistem/Library : MSVBVM60.DLL 4. Swict Hub / Hub 8 port atau lebih. Crimping 4. Printer Adapun perangkat tambahan yang perlu disediakan adalah sebagai berikut : 1.2. Sistem Operasi Server : Ubuntu Server 10.7.2. 8. 3.2. Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pengguna dapat langsung menekan Shortcut Executable dari aplikasi sistem informasi persediaan barang (SIPB.2. Kabel UTP dan RJ45 2. Mouse Keyboard : mouse standar : Standard 101/102 keys PS/2 Keyboard : Realtek Fast Ethernet Card : Dot Matrix atau Ink Jet 9.3 Spesifikasi Perangkat Lunak Demi kelancaran aplikasi pendukung Sistem informasi persedian barang pada Toko Gadgetanda dibutuhkan sumber daya perangkat lunak sebagai berikut : 1.1.4 Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda Aplikasi sistem informasi persediaan barang ini berjala pada sistem operasi Microsoft Windows Xp dan NT. Kabel Tester 3. 2.exe) maka akan tampil splash screen yang berisi informasi mengenai aplikasi sistem informasi persediaa barang.

17 Form Menu Sistem Informasi Persediaan Barang 1. bila koneksi tersambung maka form menu akan tampil. jika nama user dan password salah maka form ini akan meminta .Gambar 4. Form Login Aplikasi ini memiliki verifikasi login yang berguna untuk menentukan hak akses dari pengguna.16 Splash Screen Sistem Informasi Persediaan Barang splash screen ini berfungsi sebagai informasi dan indikasi koneksi ke server database. 2. Form Menu Form Menu berisi Shortcut menu layanan yang dapat diakses setelah melekukan verifikasi login terlebih dahulu pada sistem informasi persediaan barang. Gambar 4. dalam form login ini kita cukup mengetikan user id dan password.

dan warna lalu tekan tombol simpan. nama barang. Untuk merubah data barang pengguna harus melakukan pencarian barang yang akan diubah dengan cara memilih satlah satu dari tiga kriteria pencarian yaitu berdasarkan barcode. type. Jika password benar maka menu-menu yang ada di form menu dapat kita akses sesuai dengan hak akses yang diberikan pada pengguna. kode barang.18 Form Verifikasi Login Sistem Informasi Persediaan Barang 3. . untuk menginput data barang baru tekan option accessories atau option unit. pilih merk yang akan tersedia pada combobox merk barang dan inputkan barcode. atau nama barang.ulang user id dan password lagi. Jika ditemukan data barang akan ditampilkan. Pilih data yang akan diubah dan tekan ubah jika sudah selesai. Pilihlah salah satu kriteria lalu Ketikan kata kunci untuk pencarian barang. Gambar 4. Form Data Barang Form data barang berfungsi untuk menginputkan data barang baru atau merubah data barang yang sudah tersimpan.

Gambar 4. Pilih salah satu option percarian lalu ketikan kata kunci yang akan dicari. Form Data Konsumen Form konsumen ini berfungsi untuk menginputkan data konsumen baru atau merubah data konsumen yang sudah tersimpan. telepon lalu tekan tombol simpan dan untuk mengubah data konsumen tekan option nomor member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nomor member atau option nama member untuk pencarian data konsumen berdasarkan nama konsumen.19 Form Data Barang 4. jika ditemukan data konsumen akan ditampilkan tekan tombol ubah. Untuk menyimpan data konsumen baru ketikan nama member. . alamat.

Pilih data pemasok yang akan diubah lalu tekan tombol ubah jika telah selesai. Ketikan nama. alamat. nomor telepon.20 Form Data Konsumen 5. Form Data Pemasok Data pemasok berfungsi untuk memasukan data pemasok baru atau mengubah data pemasok yang sudah tersimpan. untuk menyimpan data pemasok baru click pada kolom nama pemasok atau tekan tombol F3 kursor akan berada di kolom nama pemasok.Gambar 4. nomor fax dari pemasok lalu tekan tombol simpan. Bila akan mengubah data pemasok tekan tombol F1 atau tekan option kode pemasok untuk kategori pencarian berdasarkan kode pemasok dan untuk kategori pencarian berdasarakan nama pemasok tekan tombol F2 atau tekan option nama pemasok. .

21 Form Data Pemasok 6. ketikan user id dan password apabila user id dan password sesuai dengan data pada . Tekan tombol F1 untuk mencari data karyawan berdasarkan NIK dan tekan tombol F2 untuk pencarian data karyawan berdasarkan nama karyawan lalu ketikan NIK apabila NIK ditemukan pada database. Form Data Pengguna Data pengguna berfungsi untuk membuat data Pengguna atau akun verifikasi login baru yang akan menggunakan aplikasi sistem persedian barang.Gambar 4.Tekan F3 untuk mengubah akun verifikasi login berseta hak aksesnya. Untuk membuat akun verifikasi login pengguna terdaftar terlebih dahulu pada database sebagai karyawan Toko Gadgetanda. Ketikan user id dan password dan konfirmasi password yang memastikan password yang diketikan benar lalu pilih menu apa saja yang akan dapat diakses oleh pengguna dan tekan tombol simpan apabila telah selesai. data karyawan akan ditampilkan.

jika telah selai teka tombol simpan. dan jika konsumen bukan member maka pengguna harus mengisikan data konsumen. Form Transaksi Permintaan Form transaksi permintaan berfungsi untuk menyimpan data transaksipermintaan konsumen yang tidak terpenuhi yang di simpan dan digunakan untuk sebagai acuan pengambilan keputusan untuk memesan barang.database data akun verifikasi login akan ditampilkan. . Lalu selanjutnya pengguna harus mencari data barang yang diminta oleh konsumen jika data barang tidak ada di database maka pengguna menginputkan data barang tersebut.pilih data yang akan diubah jika telah selesai tekan tombol ubah.untuk nyimpan sebuah data transaksi permintaan pengguna harus mencari data konsumen terlebih dahulu jika konsumen tersebut adalah member.22 Form Data Pengguna 7. Gambar 4.

Gambar 4. Untuk menyimpan data transaksi pemesanan pengguna harus mencari tujuan dari transaksi pemesanan dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang.23 Form Transaksi Permintaan 8. Form Transaksi Pemesanan Form transaksi pemesanan berfungsi untuk menyimpan data transaksi pemesanan dan mencetak Purchase Order. Setelah memilih option pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Pilih salah satu option pilihan lalu ketikan kata kunci yang dicari. berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok. apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan . Ketikan jumlah quantity yang akan dipesan lalu tekan tombol enter data barang yang akan dipesan telah disimpan.

Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian . apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan. Gambar 4. setelah itu pengguna harus mencari tujuan dari pembelian dengan cara memilih kategori pencarian data pemasok berdasarkan kode pemasok atau nama pemasok. Untuk menyimpan data transaksi pembelian pengguna cukup menginputkan data transaksi pembelian pada faktur pembelian dari pemasok dengan cara ketikan nomor faktur pembeliandan tanggal.24 Form Transaksi Pemesanan 9.dipesan tekan tombol F6 maka tombol simpan aktif dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data transaksi pemesanan telah disimpan. Form Transaksi Pembelian Form transaksi pembelian berfungsi untuk menyimpan data transaksi pembelian dan mencetak data transaksi pembelian. Pilih salah satu option pencarian lalu ketikan kata kunci yang dicari.

Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan. Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang.25 Form Transaksi Pembelian 10. Data barang yang telah disimpan dibeli telah disimpan. Gambar 4. Form Transaksi Penjualan .barang. maka data transaksi pembelian telah disimpan. Apabila data jenis barang yang diinputkan adalah aksesoris maka kursor akan berada pada kolom quantity sedangkan jika jenis barang unit kursor akan berada pada serial number Ketikan jumlah quantity atau serial number. Jika pengguna selesai menginputkan data barang yang akan dipesan tekan tombol F6 tombol kursor akan berada pada kolom potongan ketikan potong bila ada potongan dari pemasok dan ketikan keterangnbila ada tekan tombol simpan. harga beli dan harga jual yang akan dipesan lalu tekan tombol enter.

Pilih salah satu option pilihan pencarian data member. Tekan tombol simpan maka data transaksi pemesanan telah disimpan. Ketikan jumlah quantity yang akan dijual lalu tekan tombol enter data barang yang akan dijual telah disimpan. Pilih serial number dari barang yang akan jual dan data barang akan tersimpan dan bila jenis barang yang dicari adalah aksesoris maka kursor akan berada pad akolom quantity.Form transaksi penjualan berfungsi untuk menyimpan data transaksi penjualan dan mencetak faktur penjualan. Jika jenis barang yang dicari adalah unit maka kursor akan berada pada kolom serial number. Untuk menyimpan data penjualan pengguna harus mencari data dari konsumen yang telah menjadi member dengan cara memilih kategori pencarian data member berdasarkan kode member atau nama member. Setelah itu pengguna harus mencari barang yang akan dipesan dengan cara memilih salah satu option percarian barang.setelah itu tombol cetak akan aktif tekan tombol cetak untuk mencetak fatur penjualan. . Setelah memilih pencarian barang ketikan kata kunci barang yang sesuai dengan kategori pencarian barang. Jika pengguna telah selesai menginputkan data barang yang akan dijual tekan tombol F6 kursor jika konsumen adalah member kolom potongan akan aktif dan jika non member kolom keterangan akan aktif. Apabila kata kunci ditemukan pada database data barang akan ditampilkan.ketikan potongan dan keterangan transaksi tekan enter tombol simpan akan aktif. lalu ketikan kata kunci yang dicari apabila kata kunci ditemukan pada database maka data pemasok akan ditampilkan dan jika konsumen bukan member maka data konsumen dapat langsung ketikan pada kolom kolom data konsumen. Tekan F1 untuk pencarian berdasarkan kode member atau Tekan F2 untuk pencarian member berdasarkan nama member.

26 Form Transaksi Penjualan 11. ketikan keterangan retur lalu tekan enter. Jika nomor faktur sesuai dengan database data transaksi penjualan akan ditampilkan pada datagrid lalu klik pada data barang yang akan diretur.Gambar 4. Untuk menyimpan transaksi retur pengguna harus menjadi data transaksi penjual dengan cara mengetikan nomor faktur pada kolom pencarian data transaksi penjulan. Form Transaksi Retur Transaksi retur berfungsi untuk menginput data transaksi retur barang oleh konsumen pada toko dan oleh toko pada pemasok. . Apabila data barang retur telah selesai di input tekan tombol simpan dan cetak faktur retur dengan cara menekan tombol cetak.

Gambar 4. Form Laporan Pemesanan Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. . menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang. surat jalan retur barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu perpemasok artinya laporan akan ditampilkan atau dicetak berdasarkan satu pemasok tertentu dalam periode tertentu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria.27 Form Transaksi Retur 12. Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan dan dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pemesanan dalam satu periode tertentu.

28 Form Laporan Pemesanan Barang 13.Gambar 4. . Form Laporan Pembelian Laporan pemesanan berfungsi untuk mencetak. menampilakan dan membuat laporan transaksi pembelian barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria pertama yaitu pembelian harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi pembelian hari itu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria ketiga ialah berdasarkan jenis barang yang terdapat dua pilihan yaitu aksesoris atau unit. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi pembelian dalam satu periode tertentu.

Form Laporan Penjualan Laporan penjualan berfungsi untuk mencetak. Kriteria kedua perperiode artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi penjualan dalam satu periode tertentu.29 Form Laporan Pembelian Barang 14. Kriteria pertama yaitu penjualan harian data transaksi pembelian akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi penjualan hari itu. menampilakan dan membuat laporan transaksi penjualan barang dalam suatu periode tertentu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan dua kriteria.Gambar 4. Gambar 4.30 Form Laporan Penjualan Barang .

data transaksi retur akan ditampilkan atau dicetak berdasakan transaksi berasal dari pemasok. Form Laporan Retur Laporan retur berfungsi untuk mencetak. Kriteria ketiga yaitu peritem barang artinya laporan persedian barang ditampilkan peritem barang. Kriteria pertama yaitu rekapitulasi laporan persediaan barang akan ditampilkan atau dicetak berdasakan jenis barang atau seluruh data. menampilakan dan membuat laporan pesediaan barang dalam suatu periode tertentu. Kriteria kedua yaitu laporan detail persediaan barang artinya laporan yang ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data persediaan barang. menampilakan dan membuat laporan transaksi retur barang dalam suatu periode tertentu. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Gambar 4. Kriteria pertama yaitu laporan perpemasok.31 Form Laporan Persediaan Barang 16.15. Laporan yang dibuat dapat dibuat berdasarkan tiga kriteria. Kriteria kedua perperiode artinya laporan retur yang . Form Laporan Persediaan Barang Laporan persedian berfungsi untuk mencetak.

Kriteria yang ketiga yaitu surat jalan retur yaitu laporan retur ditampilkan atau dicetak menjadi suat jalan retur barang kepada pemasok.ditampilkan atau dicetak berdasarkan seluruh data transaksi retur dalam satu periode tertentu.33 Form Profil Sistem Informasi Persediaan Barang . Form Profil Form profil adalah form berfungsi untuk informasi persediaan barang. Gambar 4. identitas dari aplikasi sistem Gambar 4.31 Form Laporan Retur Barang 17.

pencarian barang memiliki tiga kategori pencarian yaitu berdasarkan barcode.Pengguna harus mencari barang yang akan di ubah. . Form Tutorial Form tutorial adalah form yang berfungsi untuk pengguna yang berisi cara penggunaan dari aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4. kode barang. Setelah itu ketikan harga yang baru lalu tekan tombol ubah.18. nama barang lalu ketikan kata kunci apabila kata kunci sesuai pada database data barang akan ditampilkan pada datagrid. Form Setting Harga Jual Form setting harga jual berfungsi untuk mengubah harga jual barang.34 Form Tutorial Sistem Informasi Persediaan Barang 19. Pilih barang yang akan diubah harga jualnya dengan cara mengklik data tersebut pada datagrid.

Tekan F2 untuk menginput data merk baru. Jika tidak ditemukan maka akan tampil pesan data tidak ditemukan. Form Setting Merk Form setting merk barang ini berfungsi membuat kode barang untuk suatu merk barang tertentu caranya tekan tombol F1 untuk mecari barang jika kode barang ditemukan maka akan tampil data merk. .35 Form Setting Harga Jual 20.Gambar 4. ketikan merk dari barang dan kode merk yang dikehendaki untuk merk tersebut lalu tekan tombol simpan.

36 Form Setting Merk Barang 21.Gambar 4. lalu tekan tombol ubah.38 Form Ubah Password . Gambar 4. Gambar 4. Form Setting Wallpaper Form setting wallpaper digunakan untuk mengubah tampilan wallpaper menu utama. Form Ubah Pasword Form ubah password berfungsi untuk merubah password pengguna aplikasi dengan cara ketikan user id dan password apabila sesuai dengan database lalu ketikan password baru dan konfirmasi password baru.37 Form Setting wallpaper 22.

39 Daftar Purchase Order 24.40 Daftar Pembeliaan . Gambar 4. Daftar Pembelian Daftar pembelian merupakan hasil dari pengolahan data pembelian barang dari pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.23. Gambar 4. Purchase Order Purchase Order merupakan informasi daftar pemesanan barang hasil dari pengolahan data pemesanan barang kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.

41 Faktur Pejualan 26. Faktur Penjualan Faktur penjualan merupakan hasil dari pengolahan data penjualan barang kepada konsumen yang dijadikan tanda bukti pembelian barang yang dilakukanoleh konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4. Tanda Terima Retur Tanda terima retur merupakan hasil dari pengolahan data retur barang dari konsumen yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang. Gambar 4.25.42 Tanda Terima Retur .

Laporan pemesanan Laporan pemesanan merupakan informasi pemesanan hasil pengolahan data pemesanan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.43 Surat Jalan Retur 28. Gambar 4.44 Laporan Pemesanan .27. Surat Jalan Retur Surat jalan retur merupakan hasil pengolaha data retur barang konsumen yang akan diberikan kepada pemasok yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang Gambar 4.

Laporan Pembelian Laporan pembelian merupakan informasi daftar pembelian hasil pengolahan data pembelian barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.46 Laporan Penjualan . Gambar 4.45 Laporan Pembelian 30.29. Gambar 4. Laporan Penjualan Laporan penjualan merupakan informasi daftar penjualan hasil pengolahan data penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.

penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.47 Laporan Persediaan Barang 32. Laporan Persedian Barang Laporan persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian. Gambar 4. . penjualan barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.31. Rekapitulasi Persediaan Barang Rekapitulasi persediaan barang merupakan informasi persediaan barang hasil pengolahan data pembelian.

Gambar 4.48 Rekapitulasi Persediaan Barang 33. Laporan Retur Laporan retur merupakan informasi daftar retur hasil pengolahan data retur barang yang akan diberikan kepada kelapa toko yang dihasilakan oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang.49 Laporan Retur Barang . Gambar 4.

Pengujian perangkat lunak merupakan elemen yang kritis dari SQA (Software Quality Assurance) dan merepresentasikan tinjauan ulang yang menyeluruh terhadap spesifikasi.1 Testing (Pengujian Perangkat Lunak) Pada bab ini membahsa mengenai pengujian ( pengujian perangkat lunak ).BAB V TESTING 5. Pengujian merepresentasikan ketidaknormalan yang terjadi pada pengembangan perangkat lunak. Pengembang perangkat lunak secara alami merupakan orang konstruktif. desain dan pengkodean. pengembang berusaha untuk membangun perangkat lunak dari konsep yang abstrak sampai dengan implementasi yang memungkin. Selama definisi awal dan fase pembangunan. Kenyataannya. Pengujian yang diperlukan oleh pengembang adalah untuk melihat kebenaran dari perangkat lunak yang dibuat dan konflik yang akan terjadi bila kesalahan tidak . Pengujian merupakan salah satu tahapan dalam proses pengembangan perangkat lunak yang dapat dilihat (secara psikologi) sebagai destruktif. dari pada sebagai konstruktif. Para pengembang membuat serangkaian uji kasus yang bertujuan untuk ”membongkar” perangkat lunak yang mereka bangun.

yaitu: 1. . manfaat lain dari pengujian adalah menunjukkan bahwa fungsi perangkat lunak telah bekerja sesuai dengan spesifikasi. maka akan membongkar kesalahan yang ada didalam perangkat lunak. Sebagai tambahan. Test case yang baik adalah test case yang memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya 3. semua pengujian harus dapat ditelusuri sampai ke persyaratan pelanggan. Pengujian adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan 2. Sebelum mengaplikasikan metode untuk mendesain test case yang efektif. Jika pengujian diselenggarakan dengan sukses. maksudnya mengungkap kesalahan dari cacat yang menyebabkan program gagal. 3. 2. Pengujian yang sukses adalah pengujian yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya Sehingga tujuan dari Pengujian ini adalah mendesain serangkaian tes yang secara sistematis mengungkap beberapa jenis kesalahan yang berbeda dan melakukannya dalam waktu dan usaha yang minimum. perekayasa perangkat lunak harus memahami prinsip dasar yang menuntun pengujian perangkat lunak. Prinsip Pareto berlaku untuk pengujian perangkat lunak. Dari sebuah buku. data yang dikumpulkan pada saat pengujian dilaksanakan akan menyediakan suatu indikasi keandalan perangkat lunak yang baik dan beberapa indikasi mutu perangkat lunak secara keseluruhan. maksudnya semua pengujian dapat direncanakan dan dirancang sebelum semua kode dijalankan. Glen Myers menetapkan beberapa aturan yang dapat dilihat sebagai tujuan dari Pengujian : 1.ditemukan. dan kebutuhan fungsi telah tercapai. maksudnya dari 80% kesalahan yang ditemukan selama pengujian dapat ditelusuri sampai 20% dari semua modul program. Pengujian harus direncanakan lama sebelum pengujian itu mulai.

Selagi pengujian berlangsung maju. 6. Untuk mencapai sasaran tersebut. 5. perlu diketahui apa yang dapat dilakukan untuk membuatnya menjadi lebih mudah.2 Teknik Pengujian Black-Box Pada pengujian peraangkat lunak yang penulis gunakan Pendekatan pertama adalah black box testing. digunakan 4 kategori yang berbeda dari teknik desain test case: Pengujian white-box. perekayasa perangkat lunak mendesain suatu program komputer. 5. Walaupun didesain untuk menemukan kesalahan. ujicoba blackbox digunakan untuk mendemonstrasikan fungsi software yang dioperasikan. Dalam lingkungan yang ideal. Karena sangat sulit. Pengujian yang mendalam tidak mungkin karena tidak mungkin mengeksekusi setiap kombinasi jalur skema pengujian dikarenakan jumlah jalur permutasi untuk program menengah pun sangat besar. Integrasi Bottom-Up dan Integrasi Top-Down. Black box testing menyinggung ujicoba yang dilakukan pada interface software. Untuk menjadi paling efektif. pengujian mengubah focus dalam usaha menemukan kesalahan pada cluster modul yang terintegrasi dan akhirnya pada sistem. dan ouput yang . Hal ini memungkinkan individu yang berurusan dengan pengujian mendesain test case yang efektif secara lebih mudah. pengujian harus dilakukan oleh pihak ketiga yang independent. sebuah sistem atau produk dengan testabilitas dalam pikirannya.4. apakah input diterima dengan benar. Pengujian harus mulai “dari yang kecil” dan berkembang ke pengujian “yang besar”. Procedural dan menggunakannya sebagai pedoman untuk menetapkan basis set dari jalur eksekusi. pengujian black-box. Testabilitas adalah seberapa mudah sebuah program komputer dapat diuji. Sasaran utama desain test case adalah untuk mendapatkan serangkaian pengujian yang memiliki kemungkinan tertinggi di dalam pengungkapan kesalahan pada perangkat lunak.

Teknik pengujian black-box berfokus pada domain informasi dari perangkat lunak. Ujicoba blackbox memeriksa beberapa aspek sistem.dihasilkan benar. dengan melakukan test case dengan mempartisi domain input dari suatu program dengan cara yang memberikan cakupan pengujian yang mendalam. apakah integritas informasi eksternal terpelihara. tetapi memeriksa sedikit mengenai struktur logikal internal software. .

Berdasarkan hasil perancangan sistem usulan pada Bab IV pada sub judul kamus data dihasilkan aliaran data yang menjadi dasar untuk merancang database yang sesuai dengan kebutuhan informasi tentang persediaan barang pada toko Gadgetanda. Proses pembuatan laporan lebih mudah dengan beberapa kriteriakriteria yang di sesuaikan dengan kebutuhan sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. 2. sistem . dan belum ada aplikasi khusus yang digunakan untuk mendukung informasi persediaan barang. Berdasarkan analisis yang di uraikan pada Bab III tentang sistem berjalan. maka dapat disimpulkan bahwa sistem berjalan tersebut masih memiliki sejumlah permasalahan. Aplikasi yang dibangun menggunakan antar muka yang mudah dimengerti oleh penggunanya sesuai dengan karakteristik dari pengguna yang telah dianalisis.BAB VI PENUTUP 6. 3.beberapa proses telah dilakukan secara otomatis. dan akan memudahkan jika akan memerlukan data terdahulu.1 Kesimpulan Pada bab terakhir ini penyusun menarik kesimpulan dari hasil pembahasan. mengenai sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda telah diuraikan pada bab sebelumnya yaitu : 1. 4. sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi toko Gadgetanda. Dengan aplikasi yang dibangun ini data akan tersimpan dalam database sehingga data yang tersimpan lebih aman. Pada rancangan sistem informasi persediaan barang yang diusulkan telah dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan pada sistem berjalan dan memenuhi kebutuhan dari manajemen toko Gadgetanda.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda agar terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi keuangan. maka sebaiknya pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda ini menignkatkan enkripsi pada data verifikasi login karena enkripsi data login verifikasi yang telah dibuat penulis mudah dipecahkan.5. Untuk menjaga keamanan data verifikasi login. yaitu : Berisi apa yang harus dilakukan untuk optimalisasi yang belum dilakuakan penulis. Untuk pengembangan selanjutnya. 1.2 Saran Agar aplikasi sistem informasi persediaan barang yang telah dibangun dapat berjalan dengan baik maka penyusun memberikan saran-saran yang mungkin dapat membantu kelancaran dalam sistem informasi persediaan barang Gadgetanda. 2. 6. atau modul keuangan pada sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda. 3. . maka sebaiknya dilakukan pembuatan file backup sebagai cadangan jika terjadi kerusakan data maupun kerusakan pada aplikasi sistem informasi persedian barang toko Gadgetanda. Pengujian terhadap setiap fungsional yang dimiliki oleh aplikasi sistem informasi persediaan barang toko Gadgetanda dilakukan dengan menggunakanm metode Black box testing seperti yang digambarkan pada Bab V pada sub judul Pengujian Fungsional Aplikasi Sistem Informasi Persediaan Barang Toko Gadgetanda.

Basis Data.Yogyakarta . Gordon B.DAFTAR PUSTAKA Davis. 1999. Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Sofyan. Jakarta: Balai Pustaka. Ir. Bandung: Informatika Bandung. Edisi ke tiga 2005. 1993. Jogianto. Fathansyah. McLeod. Raymond. 1996 Manajemen Produksi . 2001. Bandung : Informatika Bandung. Kamus Besar Bahasa Indonesia.M. Konsep Perancangan Database. Yogyakarta: ANDI OFFSET. Kristanto. Jakarta : PT. Drs. 1995. Ir. Pustaka Binaman Presindo. H. Harianto. Sistem Informasi Manajemen : Informatika Bandung Assauri. Jr. Andi . 1974. Management Information System.