P. 1
Amanah Kapuas (Edisi ke-9)

Amanah Kapuas (Edisi ke-9)

|Views: 1,543|Likes:
Majalah ini berisi berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia. Majalah ini diterbitkan oleh Bidang Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas.
Majalah ini berisi berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia. Majalah ini diterbitkan oleh Bidang Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas.

More info:

Published by: Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas on Oct 22, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh

PELINDUNG 1. Bupati Kapuas 2. Wakil Bupati Kapuas PEMBINA Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas PENASEHAT/PENGARAH 1. Asisten Pemerintahan dan KESRA 2. Asisten Ekonomi dan Pembangunan 3. Asisten Administrasi Umum PENANGGUNG JAWAB/PEMIMPIN REDAKSI Kepala Bagian HUMAS dan Protokol PENASEHAT HUKUM Kabag Hukum Setda Kab. Kapuas WAKIL PIMPINAN REDAKSI Sapto Subagio KOORDINATOR LIPUTAN Arthir Menteng, SE KOORDINATOR DISTRIBUSI L u n d i, S.Sos REDAKTUR EKSEKUTIF Hadi Suwandoyo, SE Pathurrahman Ruslan, S.Pd REDAKTUR PELAKSANA Dedy Purnadibrata, SE SEKRETARIS REDAKSI Nerylia Paulina, S.STP 1 REDAKSI 1. S u w a n d i 2. Grace Sella, S.Ikom DISTRIBUSI MAJALAH 1. Y u n u s 2. M. Solikhin FOTOGRAFER Adi Nugraha, A.Md KEPALA LAYOUT Abdul Rohim, SE BAGIAN KEUANGAN M. Romansyah DASAR Keputusan Bupati Kapuas No. 12/HUMASPRO TAHUN 2011

Salam Redaksi
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
ahai pembaca yang budiman. Alhamdulillah edisi ke sembilan dapat kami hadirkan untuk dinikmati bersama. Sejumlah Prestasi kembali ditorehkan oleh Bupati Kapuas diantaranya, Penghargaan P2BN yang ke tiga kalinya dari Presiden RI adalah sebuah bukti bahwa Kabupaten Kapuas telah mampu meraih prestasi sesuai Visi Misi Kabupaten. Yaitu Bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agro industri menuju kapuas yang AMANAH (Aman, Maju, Mandisi, Sejahtera dan Tangguh). Kami yakin dan percaya bahwa edisi ke sembilan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat.

W

Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Kuala Kapuas, 07-10- 2011 Pemimpin Redaksi Drs. M. HAFIZI

SALAM REDAKSI ....................... Bupati terima penghargaan ........ Bupati jadi narasumber raker ..... Kapuas tuan rumah MTQ ........... Pangdam safari ramadhan ......... Pembangunan di daerah hulu .... Bupati lepas pawai takbiran ....... Pasar wadai ramadhan .............. Pramuka penyelamat ................ Bupati harapkan generasi .......... 2012 kalteng Embarkasi haji ...... 273 Jch kapuas ikuti manasik .... Bupati sambut reses DPRD ....... 7 desa terima REDD plus .......... Parpol wujud perjuangan ........... Jalan Gang Dalam kota diaspal.. Idul fitri moment silaturahmi ....... Pengukuhan paskibraka ............. Ziarah rangkaian HUT RI ........... HUT RI ke 66 ............................. Syukuran HUT RI ....................... Bupati tinjau pasar ..................... Dubes Australi canangkan ......... Bupati pimpin apel pagi .............. Angkutan jangan lebihi muatan .... KPE resmi diluncurkan ............... Bupati resmikan gereja .............. Wabup resmikan TK ................... Bupati letakan batu pertama ...... Wabup tinjau proyek PNPM ....... Wabup tinjau proyek sawit ......... Kafilah FASI dilepas ................... Bupati kunjungi kafilah FASI ...... Sahur bersama anak yatim ........ Mantir beri hadiah mandau ........ Kunker pemkab kota baru .......... Jalan sehat HAORNAS .............. Pencanangan e-KTP .................. Pelepasan Jama’ah Calon Haji ....

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 24 25 26 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43

Edisi KELIMA

Edisi KEEMPAT

Edisi KETIGA

Edisi KEDUA

Edisi PERDANA

ALAMAT REDAKSI : Bagian HUMAS dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas . Jl. Pemuda Km.5,5 No.01 Telp.(0536) 21686 Fax (0513)21732) Kuala Kapuas

2 2

Keberhasilan pembangunan pertanian di Kabupaten Kapuas sebagai sentra produksi pangan dalam menyediakan kebutuhan masyarakat khususnya beras bagi daerah tidak terlepas dari peran petani, pemerintah dan swasta/masyarakat. Oleh karena itu Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada para petani yang telah bekerja keras, ulet dan tekun dalam mengolah lahannya, juga kepada masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Kapuas.

Pada kesempatan itu kata Sapto, Bupati HM Mawardi menuturkan penghargaan P2BN ini diberikan untuk para petani dan masyarakat Kabupaten Kapuas atas perannya dalam memajukan pembangunan pertanian Ditambahkan Sapto, Bupati Kapuas HM Mawardi tidak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani yang telah bekerja keras, ulet dan tekun dalam mengolah lahannya, juga kepada masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Kapuas. Keberhasilan pembangunan pertanian di Kabupaten Kapuas sebagai sentra produksi pangan dalam menyediakan kebutuhan masyarakat khususnya beras bagi daerah tidak terlepas dari peran petani, pemerintah dan swasta/masyarakat, ungkap HM Mawardi. Untuk mempercepat dan mendorong tumbuh kembangnya usaha pertanian terutama ketahanan pangan bagi daerah. Kedepannya diharapkan akan lebih baik dan meningkat bagi daerah Kabupaten Kapuas sebagai “lumbung padi” di Kalteng, yang berbasis agribisnis dan Agroindustri melalui pemanfaatan potensi dan sumberdaya alam (lahan) dan sumberdaya manusia (petani), kata HM Mawardi. ( Humaspro )

restasi kembali ditoreh Kabupaten Kapuas, tiga tahun dipimpin Bupati Ir HM Mawardi MM, tiga kali pula berturut-turut menerima penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dari Presiden RI, disamping penghargaan tingkat nasional lainnya yang telah diterima. Penghargaan P2BN dari Presiden kali ini, diserahkan oleh Menteri Pertanian Ir H Suswono MA, di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Jum’at (19/8) siang. Sebelumnya, Bupati HM Mawardi juga menerima penghargaan serupa, saat itu penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, kata Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio, di Jakarta, Jum’at (19/8) petang. Penghargaan P2BN diraih oleh 160 Bupati dan Walikota dari 22 Provinsi atas prestasinya dalam menaikkan jumlah produksi beras nasional dengan peningkatan produksi diatas 5 persen.

P

3 3

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM

mendapat kehormatan dan kepercayaan sebagai pembicara pada Diskusi Panel , bertema “ Masih Relevankah Program Transmigrasi di Indonesia ? “. Bersama Menteri Tenaga Kerja danTransmigrasi RI Drs H Muhaimin Iskandar MSi , Mantan Menteri Transmigrasi Siswono Yudo Husodo dan pembicara lainnya. Diskusi tersebut digelar harian Kompas bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, berlangsung di Gedung Kompas Gramedia lantai 3 Jakarta , Jum’at (12/8) siang . Terang Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio di Jakarta , Jum’at (12/8). Dalam paparannya dikatakan Sapto, Bupati HM Mawardi menjelaskan, transmigrasi ke depan masih dipandang relevan dan diperlukan sebagai suatu pendekatan keberhasilan yang optimal, jika berbagai sektor eksternal turut mendukungknya, antara lain mencakup kondisi keamanan regional, dukungan masyarakat lokal (setempat). Kemauan politik pemerintah, dan pendanaan, serta sesuai dengan tuntutan pembangunan daerah. Dengan pendekatan bottom up dan partisipatif (melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat tujuan). Pembangunan UPT terpadu dan terintegrasi dengan pembangunan desa-desa sekitar (untuk menghindari kecemburuan dan rawan konflik). Penentuan lokasi sinkron dan selaras dengan program pembangunan daerah. Untuk memenuhi daya tampung transmigrasi di kawasan eks Proyek Lahan Gambut (PLG) , HM Mawardi menyatakan , masih terbuka peluang untuk penempatan transmigran sebanyak 5.000 KK . Pengoptimalan dukungan pemerintah pusat dan daerah. Lintas sektor serta partisipasi swasta dan masyarakat (lokal,nasional, maupun intenasional) Pembangunan transmigrasi akan berjalan dengan baik apabila asumsi-asumsi otonomi daerah berjalan dengan baik,

kestabilan politik semakin mantap, perkembangan perekonomian cenderung membaik, serta kondisi sosial , budaya dan lingkungan semakin mantap, ungkap HM Mawardi, Potensi yang ditawarkan untuk meningkatkan kesejahteraan transmigrasi , diantaranya lahan cadangan di Kabupaten Kapuas cukup luas untuk program transmigrasi dan kecendrungan peningkatan aksesibilitas transportasi, jelasnya.

Tujuan diskusi ini kata Sapto, untuk mendapatkan masukan dari stakeholders ( pemangku kepentingan ) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mencari solusi dari persoalan dengan memunculkan sejumlah reverensi program transmigrasi yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Diikuti para pelaku dan pemerhati transmigrasi , wartawan serta LSM (Humaspro)

4 4

Kabupaten Kapuas dipastikan siap menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalteng pada tahun 2012. Sebagai tuan rumah saat ini Pemkab Kapuas terus berbenah untuk menyiapkan pelaksanaannya. Untuk menampung para kafilah, telah disiapkan rumah-rumah penduduk sebagai pemondokan ditambah hotel dan penginapan yang tersebar di Kota Kuala Kapuas. “Dana untuk penyelenggaraan MTQ diperkirakan mencapai Rp9 miliar. Yang bersumber dari APBD Provinsi Kalteng, APBD Kabupaten Kapuas serta sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat,”
Lebih lanjut dijelaskan untuk menampung para kafilah, pihaknya telah menyiapkan rumah-rumah penduduk untuk lokasi pemondokan ditambah penginapan berupa hotel yang tersebar di Kota Kuala Kapuas. “Dana untuk penyelenggaraan MTQ ini diperkirakan mencapai Rp9 miliar. Nantinya sumber dana berasal dari APBD Provinsi Kalteng, APBD Kabupaten Kapuas serta sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat,” ungkapnya. Bahkan Sekda mengaku pihaknya akan berusama maksimal menjadi tuan rumah yang baik sehingga bisa sukses melaksanakan kegiatan MTQ. Disamping sukses pelakasanaan pihaknya juga ingi sukses prestasi. Ditempat yang sama Kepala Kementerian Agama Kapuas H Mahli menambahkan sebelum ditunjuk sebagai tuan rumah, piahknya telah mengajukan permohonan kepada LPTQ agar dapat menjadi tuan rumah MTQ. Saat itu ada tiga daerah yang menyatakan kesanggupannya yakni Kabupaten Kotim, Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kapuas. “Allhamdulillah Kapuas yang akhirnya terpilih menjadi tuan rumah. Perlu diketahui sebelumnya Kapuas belum pernah melaksanakan MTQ tingkat provinsi, namun untuk STQ tingkat provinsi pernah menjadi tuan rumah,” ungkapnya. Lebih jauh dijelaskan pihaknya dalam pelaksanaan MTQ tersebut akan mempersiapakn putra dan putri di daerah Kapuas untuk mengikuti rangkaian lomba MTQ. Caranya sebelum MTQ tingkat provinsi dilaksanakan akan digelar MTQ tingkat kabupaten yang direncanakan akan dilaksanakan di Kecamatan Kapuas Timur. (Humaspro)

K

abupaten Kapuas dipastikan siap menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalteng pada tahun 2012 mendatang. Sebagai tuan rumah saat ini Pemkab Kapuas terus berbenah untuk menyiapkan pelaksanaan MTQ tersebut. Demikian disampaikan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy saat melakukan audensi dengan jajaran PWI Cabang Kalteng di Rujab Bupati Kapuas, Kamis (4/8) malam. Kegiatan audensi ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi serta Kepala Kementerian Agama Kapuas H Mahli.

B

upati Kapuas HM Mawardi menyakini jika kawasan eks proyek lahan gambut (PLG) bisa menjadi sentra produksi pertanian baru di Kabupaten Kapuas. Apalagi kawasan eks PLG khususnya di daerah Lamunti saat ini telah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat sebagai kawasan kota terpadu mandiri (KTM). Demikian diungkapkan oleh Mawardi saat menggelar tarawih keliling (tarling) di Masjid Al Kausar Desa Sumber Alaska Kecamatan Dadahup, Kamis (18/8) malam. Dijelaskan Bupati kawasan eks PLG tidak bisa dikatakan gagal tapi belum berhasil. Artinya kawasan ini dapat dikelola secara maksimal agar mampu mendongkrak pendapatan bagi warga transmigrasi yang bermukim di daerah tersebut. “Coba kita lihat daerah Basarang yang saat ini telah menjadi daerah yang berhasil dalam program transmigrasi. Bahkan jalur daerah tersebut menjadi jalan nasional sehingga akses untuk menjual hasil pertanian bisa dilakukan dengan baik,” ungkap Bupati. Dia menggambarkan kawasan eks PLG dulunya masih sulit dijangkau melalui jalan darat karena masih bergantung dengan jalur sungai. Tapi sekarang untuk menuju kawasan eks PLG sudah tembus, sehingga diharapkan pedagang dan

pembeli bisa langsung menuju lokasi ini. Saya ingin kisah kesuksesan transmigrasi yang ada di daerah Basarang dan juga Kalampangan (Kota Palangka Raya, red) dapat terjadi di daera hini. Bahkan beberapa waktu lalu saya telah berbicara dengan Kementerian Transmigrasi agar dapat terus membantu kawasan eks PLG ini,” ucapnya. “ Sementara itu ditempat yang sama Pengurus Masjid Al Kausar, Abdul Kadir mengucapkan terima kasih atas kehadiran rombongan Bupati yang sudi untuk melakukan tarling di desa mereka. “Pada kesempatan ini kami juga menyampaikan permohonan maaf jika

dalam pelayanan ada hal yang tidak berkenan,” kata transmigran asal Lampung ini. Dalam kegiatan tarling ini Bupati Kapuas didamping ibu Hj Aliyah Mawardi. Selain itu tampak pula Ketua MUI, Kapolres, Dandim, Kajari, sejumlah Kepala SKPD serta tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Dipenghujung kegiatan juga diisi dengan siramah rohani yang disampaikan oleh H Marino. Sebelumnya Bupati juga menyerahkan bantuan barang dan uang tunai yang diterima langsung oleh pengurus masjid setempat (humaspro)

5 5

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan Dandim 1011/Klk Letkol Arm M Erwansyah sekaligus melaporkan hal-hal menonjol di wilayah Kodim 1011/Klk serta penyerahan tali asih dari dari Dandim kepada Panti Asuhan Budhi Sejahtera pimpinan H Aspihani. Dalam rangkaian buka puasa itu pula dilakukan sholat magrib, isha dan teraweh berjamaah, serta tausiah dari KH Muchtar Ruslan yang membawakan materi tentang rasa syukur yang telah diberikan Allah SWT kepada umatnya (Humaspro)

Suasana berbeda tampak di markas
Kodim 1011/Klk, Rabu (10/8) sore. Sebab, Pangdam XII/Tanjung Pura, Mayjen TNI Geerhan Lantara mengawali safari ramadhan di Kabupaten Kapuas. Sebelum tiba Kodim 1011/Klk, Pangdam sempat meninjau ke Koramil 02/Barimba Kapuas Hilir. Kegiatan safari ramadhan ini juga dirangkai dengan buka puasa bersama dan sholat magrib berjamaah. Tampak saat itu Sekda Kapuas H Nurul Edy yang mewakili Bupati Kapuas HM Mawardi, sejumlah Kepala SKPD, Ketua NU, anak-anak panti asuhan dan masyarakat lainnya. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran. Dalam sambutannya Sekda Kapuas Nurul Edy mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Gerhan Lantara. ”Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf karena Bapak Bupati tidak dapat hadir sebab diwaktu yang bersamaan ada kegiatan di luar daerah yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Nurul Edy.

6 6

Prioritas pembangunan tak hanya dilakukan di dalam kota Kuala Kapuas tapi juga dilakukan di daerah hulu Kabupaten Kapuas seperti Timpah, Pujon dan Sei Hanyo. Pembangunan yang dilakukan berupa peningkatan jalan dan perbaikan jembatan sehingga akses ke daerah tersebut dapat lancar seperti yang ada di ruas Timpah menuju Pujon.

rioritas pembangunan tak hanya dilakukan di dalam kota Kuala Kapuas tapi juga dilakukan di daerah hulu Kabupaten Kapuas seperti Timpah, Pujon dan Sei Hanyo. Pembangunan yang dilakukan berupa peningkatan jalan dan perbaikan jembatan sehingga akses ke daerah tersebut dapat lancar seperti yang ada di ruas Timpah menuju Pujon. “Sebelum saya ke sini (Pojon, red) saya menyempatkan melihat hasil pembangunan di Timpah yakni pengaspalan jalan masuk kota. Allhamdulillah telah selesai dikerjakan,” kata Bupati Kapuas HM Mawardi saat menggelar tarawih keliling di Masjid Al Furqon Desa Pujon Kecamatan Kapuas Tengah, Sabtu (20/8) malam. Menurutnya saat ini pemerintah daerah juga fokus melakukan kegiatan pembangunan di daerah hulu. Bahkan rencananya pengaspalan jalan dalam kota Pujon maupun Sei Hanyo juga akan dikerjakan. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga meminta kepada Camat Kapuas Tengah untuk melakukan inventarisasi desa-desa yang belum dialiri listrik, sebab saat ini pemkab tengah melakukan penjajakan untuk mendapatkan bantuan program listrik masuk desa dari pemerintah pusat. ”Selain itu juga tolong data sekolah yang rusak. Jika bangunan itu madrasah atau tsanawiyah maka akan dikoordinasikan dengan Kementerian Agama, sedangkan untuk sekolah umum menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” terangnya. Ditempat yang sama Kepala Dinas PU Kabupaten Kapuas Amry Baharuddin menambahkan pihaknya selaku pelaksana teknis di lapangan saat ini telah melakukan sejumlah kegiatan. Diantaranya melakukan pengaspalan jalan ruas Timpah Pujon sepanjang 3,7 km.

P

Bahkan saat ini ruas jalan tersebut telah dilakukan peningkatan dari penimbunan (sirtu) menjadi agregat B. “Target kami pada tahun depan ruas sepanjang 45,3 km

sudah agregat B, saat ini 24 km telah agregat sisanya pada tahun 2012,” ucap Amry. Sementara itu untuk pembangunan jembatan juga telah merencanakan dan membuat 12 jembatan box colvest serta tiga buah jembatan dengan kontruksi rangka baja. “Untuk pengaspalan menuju jalan dalam kota Pujon dan Sei Hanyo akan dilakukan tahun depan. Saat ini untuk ruas jalan masuk dalam kota Timpah telah selesai di aspal,” tambahnya.Pengurus Masjid Al Furqon H Abdul Hair dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati beserta rombongan di masjid ini. “Masjid ini dibangun sejak tahun 1981 dan pada tahun 2006 lalu telah dilakukan pelebaran masjid,” ucapnya. Tampak hadir mendampingi Bupati Kapuas diantaranya Dandim, Ketua MUI, Kepala Kemenag, Asisten I, Asisten II, Asisten III, Ketua NU, Ketua FKUB serta sejumlah Kepala SKPD dan anggota dewan. Disela kegiatan Bupati juga berkenan menyerahkan bantuan barang dan uang tunai kepada pengurus masjid. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu dan ibu jompo. ( Humaspro )

ebanyak 161 Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kabupaten Kapuas telah dilantik oleh Camat di wilayahnya masingmasing , atas nama Bupati Kapuas. Kepala Sekolah Dasar yang dilantik, baik promosi jabatan maupun perpindahan masingmasing, Kecamatan Selat 34 orang, Kapuas Timur 8 orang, Kapuas hilir 15 orang, Pulau Petak 3 orang, Kapuas Murung 18 orang, Basarang 25 orang, Kapuas Barat 10 orang, Kapuas Kuala 6 orang, Mantangai 16 orang, Timpah 5 orang, Kapuas Tengah 8 orang dan Kecamatan Kapuas Hulu 12 orang. Pelantikan kepala SDN di Kecamatan Kapuas Hulu , berlangsung di Aula Kantor Kecamata Kapuas Hulu, Selasa (6/9) pagi, oleh Camat Vitrianson Rangin S Sos Pada kesempatan itu Camat Kapuas Hulu Vitrianson Rangin S Sos membacakan sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, yang anatara lain mengatakan, Dalam pelaksanaan tugasnya, keberhasilan dan kesuksesan kerja seorang Kepala Sekolah tidak akan bisa diraih tanpa dukungan penuh dari anggota dewan guru. Bagi semua kepala sekolah yang baru mari kita

S

ciptakan suasana kerja yang kondusif dan kerjasama yang baik diantara dewan guru agar tugas-tugas dan tanggung jawab dapat dicapai dengan hasil maksimal, ajak Mawardi. Lebih lanjut dijelaskan bahwa kepala sekolah dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi diri (Skill) dan seni kepemimpinan sehingga potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di masingmasing sekolah dapat dioptimalkan dalam rangka meraih pemenuhan kurikulum. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 2010 tentang Displin Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan nara sumber Asisten Administarsi Umum Setda Kapuas Drs Djohansyah , Kepala BKPPD Suhardjono,SH dan Kepala Dinas Pendidikan Drs H I Made Sumartha (humaspro)

7 7

b

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM

melepas peserta takbiran keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah , di depan rumah jabatan Bupati Kapuas, Selasa (30/8) malam. Pelepasan takbiran keliling ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Kapuas. Di saksikan Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafrudin SIP, Unsur Forkompimda, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi, Kepala SKPD, Kepala Kantor Kemenag Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Muthalib ,dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi jalan didepan rumah jabatan Bupati, Pada kesempatan itu HM Mawardi mengajak, marilah kita syukuri kedatangan hari yang mulia ini, sebab hakekat kebesaran ini adalah persatuan umat, yang merupakan ajaran Islam yang harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari antara lain bagaimana pelaksanaan sholat berjemaah. Kepada peserta takbiran HM Mawardi mengharapkan, agar selalu mewaspadai dan tidak terpengaruh adanya isu-isu yang akan memecah persatuan dan kesatuan ummat. Mari kita laksanakan pawai takbiran ini dengan penuh khusu menyuarakan Takbir,Tahlil dan Tahmid, ajak Mawardi. Agungkan kebesaran Ilahi serta kita syukuri rahmatnya.

Jagalah ketertiban, keamanan serta menjauhi diri dari hal-hal yang dapat merugikan kita semua. Marilah bersamasama kita ciptakan suasana yang aman, tertib, tenteram dan damai, pesan Mawardi. Menurut ketua pantia H Kasiyan SE SH MM, takbiran keliling diikuti, Remaja Masjid/Langgar, Kelompok Maulid Habsy, mobil hias, sepeda motor, SKPD, serta sejumlah kaum muslimin dan muslimat. Mereka mengelilingi jalanjalan protokol dalam kota Kuala Kapuas.

Pada kesempatan itu HM Mawardi menyerahkan tropy bergilir Bupati Kapuas, tropy tetap, piagam dan uang, kepada juara pertama lomba tanglong dan musik bagarakan sahur, yang dimenangkan kelompok Nurul Hidayah Pasar Baru Kapuas. Juara II dan III Langgar Miftahul Jannah dan Langgar Al –Inayah , serta juara harapan I, II dan III masing-masing MAN Selat, MA Manarul Huda dan Masjin Nurul Iman. Lomaba tersebut digelar DPD KNPI Kabupaten Kapuas. ( Humaspro )

8 8

Menyemarakkan bulan suci Ramadhan
1432 H Pemerintah bekerjasama dengan pihak swasta membangun Pasar Wadai Ramadhan guna memenuhi kebutuhan tempat berjualan bagi pedagang dan tersedianya kebutuhan berbuka puasa bagi masyarakat, yang bertempat dilapangan Bukit Ngalangkang. Pasar Wadai Ramadhan secara resmi dibuka oleh Bupati Kapuas HM. Mawardi, Senin (1/8) sore. Pembukaan dimulai dengan pemotongan pita oleh Hj Aliyah Mawardi. Acara pembukaan juga dihadiri oleh sejumlah unsur Muspida dan Kepala SKPD. Menyambut Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah “Mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ungkap Mawardi. Jalankan Ibadah puasa dengan penuh keikhlasan, Shalat Tarawih berjamaah, perbanyak baca Alquran, rajin bersedekah dan perbanyak amaliah lainnya, lanjutnya. Pemilihan tempat/ lokasi pasar wadai ini, merupakan suatu program yang telah ditetapkan dengan pertimbangan bahwa agar terjaganya keamanan dan ketertiban, aman dari segala

gangguan, tertib dalam pelaksanaannya sehingga tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas umum. Selain itu kebersihanpun terjaga sehingga terlihat rapi dan indah serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi

pengunjung dalam berbelanja untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa maupun keperluan makan dan minum masyarakat umum. Pada kesempatan ini, Mawardi mengatakan Mari kita muliakan dan jaga kesucian bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, demi syi’ar agama Islam serta membina persatuan dan kesatuan demi terciptanya suasana aman, damai dan tentram di tanah air kita khususnya Kabupaten Kapuas. Pada tempat yang sama, Ketua Panitia Drs. Yusransyah mengatakan pedagang wadai yang terdaftar untuk berjualan di Pasar Wadai Ramadhan sebanyak 36 pedagang, pedagang local (kaki lima dan pedagang keliling), serta perusahaan. Yang setiap tahunnya, ditambah dengan partisipasi dari Ibu-ibu PKK Kecamatan Selat. Terselenggaranya pasar wadai Ramadhan 1432 H sudah barang tentu tidak terlepas dari adanya bantuan dan kerjasama yang baik antara panitia dengan berbagai pihak. (humaspro)

9 9

evitalisasi Gerakan Pramuka yang telah berjalan selama lima tahun, dengan tujuan untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka dan telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Namun, harus diakui bahwa tantangan yang dihadapi oleh Gerakan Pramuka dan Kaum Muda Indonesia juga semakin berat. Gerakan Pramuka merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda yang dituntut untuk dapat berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda. Hal ini disampaikan Ketua Kwartil Nasional Gerakan Pramuka Prof DR dr H Azrul Azwar MPH dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Kapuas Nurul Edy MSi. Pada Acara Peringatan Hari Pramuka ke-50, yang dilaksanakan di Sanggar Pramuka, Selasa (16/8) sore. Peringatan Hari Pramuka ke50 atau Tahun Emas jatuh pada tanggal 14 Agustus 2011, sekaligus memperingati 50 tahun Presiden RI Ir Soekarno menyerahkan panji kepramukaan kepada gerakan pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961. “Dengan tema ‘Penyelamat Generasi Muda’ diharapkan dapat memacu kita untuk lebih memajukan Generasi Pramuka,” katanya. Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan berperan melengkapi pendidikan formal bagi Generasi Muda sejak dicanangkannya revitalisasi tahun 2006 lalu, terus menerus membenahi diri. Pada saat ini dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, tentu saja upaya pembenahan diri tersebut harus semakin ditingkatkan. “Hasil yang dicapai sejauh ini cukup menggembirakan, minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka tampak semakin meningkat,” ujarnya. Untuk tercapainya visi dan misi yang dimiliki, yakni mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang memiliki kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan sehingga dapat

R

Gerakan Pramuka merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda yang dituntut untuk dapat berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda. Peranan Pramuka adalah penting. Karena gerakan pramuka sebagai satu lembaga pendidikan yang menghimpun berbagai suku bangsa, agama dan kepercayaan, serta merupakan suatu instrumen yang handal dalam mempersatukan bangsa dan Negara. Pada saat ini, sadar atau tidak nilai-nilai asing langsung atau tidak langsung telah memberikan banyak pengaruh negatif kepada generasi muda Indonesia.
mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai dan bahkan dapat meningkatkannya. Peranan Pramuka adalah penting. Karena gerakan pramuka sebagai satu lembaga pendidikan yang menghimpun berbagai suku bangsa, agama dan kepercayaan, serta merupakan suatu instrumen yang handal dalam mempersatukan bangsa dan Negara. Pada saat ini, sadar atau tidak nilai-nilai asing langsung atau tidak langsung telah memberikan banyak pengaruh negatif kepada generasi muda Indonesia. Untuk mengatasinya sangat diperlukan keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan kepramukaan. Karena sesungguhnya salah satu kewajiban setiap anggota Gerakan Pramuka, sebagaimana yang telah dirumuskan oleh Bapak Pramuka Dunia Baden Powell disamping ditujukan terhadap Tuhan (duty to the God), terhadap sesama (duty to the others) kemudian terhadap diri sendiri (duty to self) serta terhadap tanah air, bangsa dan Negara (duty to country). “Untuk kepentingan bangsa dan Negara pada masa depan berbagai masalah atau tantangan yang dihadapi harus segera dapat ditanggulangi,” ungkapnya. Disinilah peranan penting Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendididkan non formal yang bertujuan membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan serta meningkatkan keterampilan generasi muda.

10 10

Revitalisasi Gerakan Pramuka adalah mengaktifkan kembali gugus depan diseluruh Indonesia, tidak akan terlaksana apabila tidak mendapat dukungan dari orang tua, masyarakat dan pemerintah. Setelah kegiatan juga diserahkan Piagam Tanda Penghargaan Kwartil Nasional dan Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa II, sesuai dengan Surat Keputusan Kwartil Nasional No. 090 tahun 1983 Juncto No. 171 tahun 1988 yang menandai kesetian, kepatuhan, kerajinan, ketekunan, kesungguhan dan ketertiban sebagai seorang anggota dewasa gerakan pramuka dalam menunaikan tugas dan kewajiban selama lima tahun. ( Humaspro )

11 11

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengharapkan dengan adanya kegiatan Pramuka di kalangan pondok pesantren di Kabupaten Kapuas , akan mecul generasigenerasi muslim yang tangguh, ulet, mandiri dan tentunya punya wawasan keislaman yang luas dan rasa kebangsaan yang kuat. Harapan itu disampaikan HM Mawardi ketika membuka dengan resmi Perkemahan Pramuka Santri Pokdok Pesantren se Kabupaten Kapuas, di Lapangan Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas, Jum’at (16/9) sore. “ Saya juga mengharapkan kegiatan ini dapat dijadikan sarana untuk memperkuat dan mengukuhkan fungsi dan eksistensi pesantren sebagai salah satu alternatif wahana pembangunan yang berpusat pada masyarakat ,” ungkap HM Mawardi. Dan sekaligus sebagai pusat pengembangan pendidikan yang berorientasi pada nilai, terutama nilai-nilai keagamaan. Dewasa ini semakin banyak pondok pesantren yang terlibat dalam aktivitas-aktivitas kejuruan di sektor perekonomian secara luas. Makin bervariasinya dinamika pasentren mengisyaratkan bahwa tradisi dunia Islam dalam segi-segi tertentu masih sangat relevan ditegah deru modernisasi dan globalisasi saat ini, ungkap HM Mawardi. Melalui dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas pada kegiatan ini , kegiatan kepramukaan dikalangan santri pondok pesantren dapat

B

memperkokoh ukhuwah Islamiyah sekaligus mampu membangkitkan rasa nasionalisme, yang selama ini semakin terkikis, katanya. Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia H Sajarwan M Pd melaporkan, perkemahan Pramuka santri pondok pesantren se Kabupaten Kapuas diikuti 140 orang peserta, berlangsung Tanggal 16 – 18 September 2011 , di Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas. Bertujuan, untuk meningkatkana rasa pengabdian dan kepedulian anggota Pramuka terhadap masyarakat, bangsa

dan negara. Mendukung dan melaksanakan program unggulan daerah. Menumbuhkan nasionalisme dan mempererat jiwa persahabatan dan persaudaraan dalam Bhinika Tunggal Ika. Hadiri pada kesempatan itu, Ketua Kwarcab Pramuka yang juga Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi beserta unsur pengurus Kwarcab lainnya , Kepala Kantor Kemenag Drs H Mahli, dan sejumlah pimpinan Pondok Pesantren. (humaspro)

12 12

Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang mengatakan bahwa mulai 2012 Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya telah menjadi embarkasi haji. Artinya jika jamaah haji asal Kalteng ingin menunaikan rukun Islam ke lima tidak perlu lagi melewati Banjarmasin ataupun Kota Solo. Selain itu Gubernur juga berjanji akan memperjuangkan kouta haji kepada Menteri Agama untuk dapat ditambah. Saat ini kouta haji untuk Kalteng 1.350 jamaah, diharapkan tahun depan bisa naik menjadi 1.500 jamaah. ”Hal ini kita lakukan untuk mengurangi jumlah daftar tunggu yang semakin panjang.
Selain itu Gubernur juga kembali mengingatkan bahaya kebarakan hutan & lahan. Teras sangat menyayangkan, pihak yang membakar lahan ini sama sekali tidak bertanggung jawab. Karena hanya berani membakar tapi tidak berani memadamkan apinya. “Cobalah kalau membakar lahan harus secara terkendali dan bertanggung jawab. Berani membakar, juga harus berani memadamkan. Bukannya malah ditinggalkan begitu saja,” tandas Gubernur. Menurut ramalan cuaca, ungkapnya, keadaan musim kemarau sekarang ini sudah mulai makin memprihatinkan, dan diperkirakan sampai dengan bulan Oktober mendatang. Karena itu, kalau ini tidak kita jaga bersama, maka akan semakin membahayakan bagi warga Kalteng sendiri. “Kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat, tolong kita sampaikan bahwa apabila kabut asap ini terus terjadi maka akan mengganggu kesehatan, perekonomian dan tidak tertutup kemungkinan akan menimbulkan kecelakaan-kecelakaan, yang berakibat merugikan kita semua,” ucap Teras. Dalam safari ramadhan Pemerintah Provinsi Kalteng tersebut, Teras disambut oleh Bupati Kapuas HM Mawardi bersama jajarannya. Selain Gubernur yang memberikan bantuan kepada pengurus masjid, Bupati juga berkenan memberikan bantuan dan menyantuni anak yatim piatu dan orang tua jompo. (humaspro)

Warga Kalteng yang ingin menunaikan
ibadah haji tahun depan patut bahagia. Sebab, mulai 2012 Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya telah menjadi embarkasi haji. Artinya jika jamaah haji asal Kalteng ingin menunaikan rukun Islam ke lima tidak perlu lagi melewati Banjarmasin ataupun Kota Solo. Hal ini dikatakan oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang saat melakukan kegiatan safari ramadhan di Masjid Nurul Yakin Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, Rabu (24/8) malam. Menurutnya saat ini Bandara Tjilik Riwut terus berbenah agar kriteria sebagai embarkasi haji dapat terpenuhi. “Mudah-mudahan tahun depan keinginan kita ini bisa terwujud,” jelas Teras. Diungkapkannya saat ini jamaah Kalteng masih ikut penerbangan di embarkasi Banjarmasin dan Solo. Wilayah Solo khusus bagi warga Kalteng di Kabar, Lamandau dan Sukamara. Selain itu, Gubernur juga berjanji akan memperjuang kan kouta haji kepada Menteri Agama untuk dapat ditambah. Saat ini kouta haji untuk Kalteng 1.350 jamaah, diharapkan tahun depan bisa naik menjadi 1.500 jamaah. ”Hal ini kita lakukan untuk mengurangi jumlah daftar tunggu yang semakin panjang. Coba bayangkan daftar tunggu untuk bisa menunaikan ibadah haji selama sembilan tahun,” terangnya.

13 13

ebanyak 273 orang Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kapuas mengikuti manasik haji, yang dibuka Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM di Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Selasa (6/9) pagi Dalam sambutannya HM Mawardi mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab serta perhatian yang besar terhadap pelaksanaan ibadah haji. Oleh sebab itu, pemerintah berusaha untuk terus menerus meningkatkan pelayanan dan kelancaran penunaian ibadah haji. Pemerintah merasa perlu melaksanakan bimbingan manasik haji yang meliputi berbagai kegiatan mulai dari pendaftaran, bimbingan manasik haji, pemberangkatan, sampai kembali ke tanah air. “ Semuanya itu merupakan upaya pemerintah dalam usaha untuk meningkatkan pelayanan terhadap calon jama’ah haji, “ tutur HM Mawardi. Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui koordinator urusan haji selalu berusaha

S

Pemerintah memiliki tanggung jawab serta perhatian yang besar terhadap pelaksanaan ibadah haji. Oleh sebab itu, pemerintah berusaha untuk terus menerus meningkatkan pelayanan dan kelancaran penunaian ibadah haji. Pemerintah merasa perlu melaksanakan bimbingan manasik haji yang meliputi berbagai kegiatan mulai dari pendaftaran, bimbingan manasik haji, pemberangkatan, sampai kembali ke tanah air. “ Semuanya itu merupakan upaya pemerintah dalam usaha untuk meningkatkan pelayanan terhadap calon jama’ah haji,

mempersiapkan pelayanan, pembinaan dan bimbingan serta dapat terlaksana dengan sebaikbaiknya. HM Mawardi mengatakan, dengan dilaksanakan manasik haji, calon jema’ah haji mampu menyerap materi bimbingan sehingga dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syariat dan ketentuan yang berlaku. Kemudian, calon jema’ah haji yang telah mengikuti bimbingan mampu menerapkan ilmunya dan pada akhirnya dapat terlaksana ibadah haji yang sempurna.

Serta selalu menjaga persatuan dan kesatuan diantara sesama calon jemaah haji Kabupaten Kapuas, pinta HM Mawardi. Sementara itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov Kalteng Drs H Juwahrie Tantowi MM menilai Pemerintah Kabupaten Kapuas cukup berhasil mensosialisasi kan dakwah, salah satu indikasinya adalah banyaknya jemaah calon haji yang berangkat setiap tahunmya dan banyaknya daftar tunggu JCH Kabupaten Kapuas yang mencapai 2.419 orang. Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas Drs H Mahli mengatakan, bimbingan haji dilaksanakan tanggal 6 – 13 September 2011, dengan 15 kali pertemuan , 11 kali bimbingan kelompok dan 4 kali bimbingan missal. Diikuti 131 orang JCH laki-laki dan 142 orang perempuan. (Humaspro)

14 14

B

upati Kapuas HM Mawardi menyambut kedatangan reses anggota DPRD Provinsi Kalteng di Kabupaten Kapuas, Selasa (7/9) pagi. Kunjungan anggota dewan dapil V (Kapuas dan Pulang Pisau) ini dimaksudkan untuk menggali informasi terkait pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemkab Kapuas. Selain dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Kalteng, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur forkominda, ormas, LSM dan pejabat di Lingkup Pemkab Kapuas. Pada pertemuan tersebut ketua rombongan DPRD Provinsi Kalteng dipimpin oleh Iber H Nahason. Kemduian anggota DPRD Provinsi Kalteng yang ikut serta yakni H Iwan Kuniawan, Punding LH Bangkan, Pudji Rustati Narang, Kamsiah A Mamat, Ade Supriadi, Saidah serta Awaluddin Noor. Pada pertemuan tersebut Bupati Kapuas menjelaskan secara singkat tentang pembangunan yang telah dilaksanakan temasuk program kerakyatan. Diantaranya soal pertanian, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan termasuk ekonomi kerakyatan. Khusus ekonomi kerakyatan, Mawardi menyinggung tentang sektor pertanian, dimana hampir 54 persen sektor ini mampu menopang pendapatan domistik regional

bruto (PDRB). “Saat ini sektor pertanian khususnya padi menjadi primadona di Kabupaten Kapuas sebab Kapuas menjadi salah satu lumbung padi di Kalteng. Namun ironisnya hasil padi Kapuas malah dibawa keluar dan kembali lagi menjadi beras dengan harga yang tinggi,” kata Mawardi. Makanya untuk menekan para pengijon yang ada saat ini, Pemkab Kapuas telah menggulirkan dana tanpa bunga yang dimaksudkan untuk membantu para petani dalam bercocok tanam. Untuk tahun ini saja telah dialokasikan dana sekitar Rp3 milair dan telah tersalur Rp2 miliar.

Namun dalam penyalurannya tetap mengacu pada tingkat kelancaran dan kepastian angsuran. Sehingga diharapkan dana tersebut tidak bermasalah dikemudian hari. Disamping itu Bupati juga menjelaskan tentang pelayanan kesehatan dasar gratis termasuk pembuatan KTP, kartu keluarga dan akte kelahiran gratis yang telah terlaksana sejak tiga tahun lalu. Kemudian dijelaskan pula tentang pembangunan pelabuhan Batanjung dinyakini kedepan juga mempu menopang sektor perekonomian di Kabupaten Kapuas khususnya dan Provinsi Kalteng pada umumnya. Selain itu juga dijelaskan tentang pembangunan infrastruktur jalan mulai Timpah, Pujon ke Sei Hanyo serta perbaikan jalan dari Kecamatan Kapuas Timur, Tamban Catur menuju Kapuas Kuala. “Walaupun anggaran yang ada terbatas tapi tetap berupaya untuk terus melakukan perbaikan,” ungkapnya. Pada kesempatan itu Bupati juga meminta dukungan dari DPRD Provinsi Kalteng dalam hal alokasi pendanaan di Kabupaten Kapuas. Sementara itu Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Kapuas Darwandie yang mewakili Ketua DPRD Kapuas mengatakan saat ini pihaknya telah melihat keseriusan dan konsistensi dari Pemkab Kapuas dalam melakukan pembangunan. “Kami dari DPRD Kapuas juga sesuai fungsinya melakukan pengawasan,” terangnya. Ditempat yang sama Iber H Nahason mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah melakukan pembangunan di Kabupaten Kapuas. Bahkan pihaknya mendukung rencana Pemkab Kapuas yang berencana membanguna industri perberasan di Kapuas. ( humaspro )

15 15

Menurut Koordinator Working Group KFCP Kab. Kapuas, Ir Herson B Aden M.Si warga 7 desa ini pada Juni lalu sudah menerima insentif tahap I sebesar Rp 635 juta lebih. Saat ini masyarakat kembali menerima dana insentif kegiatan pembibitan tahap II sebesar Rp 785 juta lebih dari total lebih dari sebesar Rp. 2,3 Milyar “Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui kegiatan KFCP telah membantu melakukan peningkatan masyarakat untuk mempersiapkan diri agar kegiatan kedepan lebih mandiri pada pasca kerjasama pemerintah RI-Australia ini berakhir,”.

ujuh desa di Kecamatan Timpah dan Mantangai yang menjadi pelopor pelaksana kegiatan percontohan REDD+ di Kabupaten Kapuas menerima insentif melalui kegiatan KFCP yang merupakan kerjamasa Pemerintah Indonesia dan Australia. Pemberian insentif ini diserahkan langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi di Gedung Lawang Kameloh disaksikan oleh Ketua DPRD, Kapolres, Kajari dan Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Kapuas, Jumat (26/8) pagi. Menurut Koordinator Working Group KFCP di Kabupaten Kapuas, Ir Herson B Aden M.Si warga tujuh desa ini pada Juni lalu sudah menerima insentif tahap pertama sebesar Rp 635 juta lebih. Kemudian pada saat ini masyarakat kembali menerima dana insentif kegiatan pembibitan tahap kedua sebesar Rp 785 juta lebih dari total lebih dari sebesar Rp. 2,3 Milyar “Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui kegiatan KFCP telah membantu melakukan peningkatan masyarakat untuk mempersiapkan diri agar kegiatan kedepan lebih mandiri pada pasca kerjasama pemerintah RI-Australia ini berakhir,” terang Herson yang juga sebagai Kepala Bappeda Kapuas ini. Kegiatan pembibitan dilaksanakan di lokasi 120.000 ha ex PLG di kecamatan Mantangai dan Timpah, Kabupaten Kapuas. Dari tujuh desa di lokasi ini, lima desa terletak di Blok A, dan dua desa lainnya di Blok E. Warga Blok E yang memiliki hutan dengan kondisi baik ikut berpartisipasi melaksanakan kegiatan pembibitan, hasilnya akan menyumbang ke lima desa lainnya di Blok A yang kondisi hutannya rusak. “Dana yang diterima oleh masyarakat ini tidak ada pemotongan artinya dana langsung ditransfer ke rekening masing-masing desa sesuai dengan insentif yang diberikan,” terangnya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya menjelaskan telah

T

ditetapkannya Kapuas sebagai lokasi program percontohan uji coba pelaksanaan REDD maka sebagai bagian dari program prioritas pemerintah dalam komitmen mengurangi emisi karbon melalui KFCP akan dilakukan kegiatan-kegiatan untuk merestorasi dan memperbaiki ekosistem hutan gambut yang pernah rusak akibat adanya PLG. „Kehadiran KFCP hendaknya tidak hanya melakukan penelitian semata akan tetapi juga merupakan bagian dari serangkaian kegiatan Pemkab kapuas untuk mensejahterakan masyarakatnya,” ungkapnya. Dengan demikian maka program kerja yang disusun dan dirancang harus harmonis, sinkron dan sinergi dengan program kerja pemerintah daerah.

Bahkan Pemkab Kapuas berencana akan mencanangkan wilayah atau areal program percontohan uji coba pelaksanaan REDD melalui program KFCP di Kabupaten Kapuas, sebagai “desa model redd” dengan aktivitas yang diharapkan dari desa model konservasi ini meliputi : eco and culture tourism, laboratorium riset lapangan, jasa lingkungan lainnya dengan ikon : air hitam gambut, anggrek mantangai, madu lebah hutan, dan lain – lain. “Terkait dengan rencana tersebut maka saya minta melalui working group kfcp agar segera menyusun langkahlangkah strategis dan konkrit yang akan dilakukan untuk persiapan rencana pencanangan itu,” tukasnya (Humaspro)

16 16

artai Golongan Karya (Golkar) maupun partai politik lainnya merupakan salah satu bentuk perwujudan nilai perjuangan bangsa yang juga selalu berupaya dan berjuang membangun dan memajukan bangsa dan negara. Kesemuanya itu tersusun dan terencana dalam program perjuagan Partai Politik (Parpol) serta prektek politik kader-kader Parpol yang berada dilingkungan masyarakat secara luas, baik di lembaga kemasyarakatan/swasta maupun lembaga pemerintah. Hal ini disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM selaku Pembina Parpol di Kabupaten Kapuas pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I dan Pendidikan dan Latihan Kader Penggerak Teritorial Desa (Diklat Karakterdes) Partai Golkar Kabupaten Kapuas, di Aula DPD Golkar Kapuas, Jum’at (16/9) sore. “ Kader partai sebagai generasi bangsa yang strategis, haruslah senantiasa menyadari dirinya yang merupakan bagian mata rantai yang vital dalam proses kepempimpinan masyarakat, bangsa dan negara,” tutur HM Mawardi. Suatu bangsa tertumpu pada kader/generasi yang berkualitas, yang pada masanya mampu menggantikan geneasi sebelumnya dengan upaya dan karya yang lebih maju dan berkualitas. Sementara itu, Ketua

P

“ Kader partai sebagai generasi bangsa yang strategis, haruslah senantiasa menyadari dirinya yang merupakan bagian mata rantai yang vital dalam proses kepempimpinan masyarakat, bangsa dan negara,”

Panitia Eryanto Kamis SE MM menjelaskan, maksud dan tujuan Rakerda I dan Diklat Karekterdes , antara lain , menyusun program kerja DPD Golkar Kabupaten Kapuas, memantapkan mutu para kader partai Golkar sebagai sumber daya manusia, menjamin kelangsungan partai ,

terjadinya regenerasi secara alamiah Diikuti peserta dari Unsur DPP Partai Golkar , DPD Prov.Kalteng, DPD Kabupaten Kapuas, Unsur Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kalteng, unsur Kecamatan serta pengurus Desa partai Golkar se Kabupaten Kapuas.Berlangsung tanggal 16–18 September 2011( Humaspro)

S

ebanyak 451 sertifikat hak milik asli anggota plasma perkebunan sawit dititipkan. Penitipan sementara sertifikat itu dilakukan dari Ketua Koperasi Globalindo Mitra Sejati (GMS) Bambang SH, atas nama anggota plasma perkebunan sawit , kepada Asem PT Globalindo Agung Lestari (GAL) Ir Suparman, di halaman Kantor GMS Desa Manyahi UPT lamunti II A-2 Kecamatan Mantangai, Minggu (18/9) siang, disaksikan langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM. Dikatakan Bambang, jumlah anggota koperasinya hingga 31 Agustus 2011 sebanyak 2.483 Kepala Keluarga (KK), dengan luas tanam kurang lebih 4.124,24 hektar dari rencana keseluruhan luas kebun plasma sawit 6.000 hektar. “PT GAL masih berkomitmen bahwa, dari 18 ribu hektar luas izin yang

diberikan, 6 ribu hektar akan diperuntukan petani plasma,” tegas Suparman. Sementara itu Bupati HM Mawardi mengungkapkan, pembangunan yang sifatnya ada investasi, wajib hukumnya dalam pembangunan itu penyertaan masyarakat disekitarnya, ada yang nama nya inti, ada yang plasma. “Kedepan PT GAL bukan hanya memproduksi CPO tapi sampai produksi turunan, seperti minyak makan, ini adalah cita-cita kita

membangun ekonomi kerakyatan,” ungkap HM Mawardi. Sesuai keputusan pemerintah, HM Mawardi menegaskan, minimal kebun plasma itu 20 persen. “Yang belum menjadi anggota plasma perkebunan sawit, segera mendaftarkan, untuk nantinya mendapat surat keputusan dari pemerintah sebagai peserta kebun plasma,“ ajak HM Mawardi. Ini kesempatan untuk meningkatkan pendapatan, katanya. Antara pemilik lahan dengan pemilik modal, bekerja bersama-sama untuk membangun kesejahteraan, “ maka inilah sejatinya membangun ekonomi kerakyatan’,” tutut HM Mawardi. Kepada pemilik lahan/tanah, diingatkan Mawardi, jangan lupa membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). ( Humaspro )

17 17

Perbaikan jalan juga dilakukan di Kecamatan Basarang tepatnya di Desa Bungai Jaya dan Malang Timur, termasuk jalan dalam Kota Dadahup dan Mantangai. Bahkan rencananya tahun 2012 jalan masuk Kota Pujon juga akan dilakukan pengaspalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kapuas Ir Amry Baharuddin, Jumat (20/9) menjelaskan untuk pengaspalan gang dalam kota dilakukan dengan tiga jenis kontruksi yakni aspal, cor beton dan paving. ”Jadi untuk pengerjaan jalan di gang disesuaikan dengan kondisi di lapangan, kalau berair akan dilakukan cor beton. Sedangkan yang tinggi akan di aspal. Kita tergetkan tahun 2014 seluruh gang dalam kota akan di aspal,” terang Amry. Lebih lanjut dijelaskan pekerjaan perbaikan jalan gang telah dilakukan di sejumlah titik. Diantaranya di gang Jalan Anggrek, Seroja, Mahakam Tjilik Riwut dan di Jalan Pemuda. Tak hanya jalan dalam kota yang menjadi perhatian. Melainkan sejumlah ruas jalan dalam kota di sejumlah kecamatan juga dilakukan perbaikan. Pada tahun ini misalnya Dinas PU telah melakukan pengaspalan di jalan dalam kota Timpah dan Sei Hanyo. Selain itu perbaikan jalan juga dilakukan di Kecamatan Basarang tepatnya di Desa Bungai Jaya dan Malang timur, termasuk jalan dalam kota Dadahup dan Mantangai. Bahkan rencananya tahun 2012 jalan masuk kota Pujon juga akan dilakukan pengaspalan. Disinggung tentang pendanaan, Amry mengatakan untuk pembangunan jalan tersebut dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Cipta Karya dan Bina Marga yang bersumber dari APBN. Selain itu ada pula Dana Alokasi Umum (DAU) dari APBD kabupaten.”Sebenarnya kita ingin perbaikan jalan di dalam kota khususnya gang dapat diselesaikan tahun depan tapi mengingat anggaran yang terbatas makanya dilakukan secara bertahap,” pungkasnya.. ( Humaspro)

Kepala Dinas PU Kabupaten Kapuas Ir Amry Baharuddin embangunan infrastruktur khususnya jalan terus di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. Bahkan tak hanya jalan-jalan utama yang menjadi prioritas tapi juga akses jalan gang juga jadi perhatian.

P

Pengaspalan dan pembuatan Jembatan Salah satu Gang Jl. Cilik Riwut

Jalan dalam kota menuju Kecamatan Timpah

Salah satu Gang Jl. Anggrek

Salah satu Gang Jl. Seroja

18 18

Zakat fitrah mempunyai makna yang sangat penting sebagai wujud kepedulian kepada saudara-saudara kita , jelas HM Mawardi,. Dengan ibadah zakat fitrah HM Mawardi berharap, khususnya di Kabupaten Kapuas selalu bersama-sama meningkatkan ukhuwah Islamiyah , meningkatkan kepedulian, bukan saja untuk hari ini akan tetapi setelah selesai hari raya, kita tetap menjaga dan meningkatkan ukhuwah Islamiah. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas beserta keluarga mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. HM Mawardi juga mengundang dan mempersilahkan kepada masyarakat Kabupaten Kapuas datang kerumah jabatan Bupati pada open house 1 syawal 1432 hijriah, Rabu ( 31/8), sekaligus untuk mempererat tali silaturrahmi (Humaspro)

Ibadah puasa penuh dengan latihan bagaimana kita dibiasakan untuk berperang melawan hawa nafsu mengendalikan diri. Jadi selepas dari bulan suci ramadhan ini hendaklah kita menjadi orang yang penyabar, menjadi jiwa-jiwa yang tenang, menjadi orang yang selalu tawadhu dan istiqomah kepada Allah SWT

I

Idul Fitri sebagai moment untuk

memperarat tali silaturahmi, mempererat tali persaudaraan diantara umat Islam. “Insya Allah dengan selalu menjaga tali silaturahmi diantara kita maka Kabupaten Kapuas yang AMANAH (Aman , Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) dapat terwujud, “ , ungkap Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM sebelum Sholat Ied di Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Rabu (31/8). Selanjutnya HM Mawardi mengatakan, kita telah selesai melaksanakan puasa selama sebulan penuh.

Ibadah puasa penuh dengan latihan bagaimana kita dibiasakan untuk berperang melawan hawa nafsu mengendalikan diri. Jadi selepas dari bulan suci ramadhan ini hendaklah kita menjadi orang yang penyabar, menjadi jiwa-jiwa yang tenang, menjadi orang yang selalu tawadhu dan istiqomah kepada Allah SWT, tutur HM Mawardi. Kita harus lakukan apa yang didapat selama sebulan penuh, adalah melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, kasih sayang terhadap sesama. Juga telah melaksanakan kewajiban ibadah Zakat Fitrah.

19 19

S

dibacakan oleh Wakil Bupati mengatakan bahwa generasi muda siswi SMA/SMK berhasil lolos sebagai sebagai penerus citaPasukan Pengibar Bendera Pusaka cita perjuangan (Paskibraka) Kabupaten Kapuas. Mereka berhasil menyisihkan sedikitnya 267 orang bangsa dan sumber insani perlu pendaftar. Pengukuhan Paskibraka ditingkatkan dilakukan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan di GOR Panunjung Tarung, pembinaan dan Senin (15/8) malam. Sebelumnya pasukan pengembangannya serta diarahkan Paskibraka mengikuti Pendidikan dan menjadi kader Pelatihan Dasar Kepemimpinan penerus bangsa dan (DIKLATDASPIM) yang dilaksanakan sejak tanggal 29 Juli s/d 16 Agustus 2011, manusia pembangunan diisi oleh tenaga pelatih profesional yang berasal dari Kodim 1011 KLK dan Polres nasional yang berjiwa pancasila. Kapuas. Kepala Disporabudpar “Pemuda Indonesia Kabupaten Kapuas Edy Lukman Hakim haruslah mampu dalam laporannya bahwa tujuan dari mengambil peran Pendidikan dan Pelatihan Dasar yang signifikan Kepemimpinan (DIKLATDASPIM) dalam merespon berbagai persoalan yang Paskibraka adalah untuk mewujudkan tengah dihadapi bangsa” terangnya. Lebih pasukan pengibar bendera merah putih lanjut ditegaskan pemuda haruslah yang berprestasi, penuh semangat dan memiliki akhlak yang mulia, sehat, cerdas, memiliki kompetensi. Kegiatan terampil dan berprestasi serta memiliki DIKLATDASPIM Paskibraka komitmen untuk berupaya melakukan diselenggarakan dilapangan olah raga yang terbaik bagi kejayaan bangsa dan panunjung tarung, selama kegiatan para negara. Inti dari kegiatan ini adalah peserta di asramakan di hotel Ross Kuala menyiapkan dan membekali peserta Diklat Kapuas.. Pada kesempatan itu dalam Paskibraka yang akan bertugas sambutannya Bupati Kapuas yang mengibarkan bendera pusaka. . edikitnya 70 (tujuh puluh) siswa-

Dengan adanya pelatihan ini petugas paskibraka dapat melaksanakan kewajibannya dengan baik dan penuh tanggung jawab, Harapnya. Disamping itu juga guna menumbuhkan sikap dan integratif , Dinamis, Kreatif, Inovatif dan selektif dalam mengantisipasi kejadiankejadian disekitarnya maupun kejadian atau permasalahan sosial dan kemasyarakatan lainnya. ( Humaspro )

20 20

Bertindak selaku inspektur upacara pada ziarah tersebut , Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra,SH SIK dan komandan upacara Ipda Joko S. Pada upacara ziarah dilakukan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningan cipta , peletakan karangan bunga Irup. Juga dilakukan penaburan bunga di makam

erbagai kegiatan mewarnai Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Kemerdekaan Republik Indonesia 2011 di Kabupaten Kapuas, diantaranya ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kencana Kuala Kapuas, Selasa (16/8) pagi. Bertindak selaku inspektur upacara pada ziarah tersebut , Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra,SH SIK dan komandan upacara Ipda Joko S. Diikuti Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Ketua DPRD Robert L Gerung SE MM, Forum Komonikasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Negeri Agus Setya Wahyu SH, Sekda Drs H Nurul Edy MSi ,dan sejumlah Kepala SKPD. Kemudian pasukan Polres Kapuas, Kodim 1011/KLK, Satpol PP, PNS. Ormas Pemuda, Mahasiswa,dan Organisasi Wanita. Pada upacara ziarah dilakukan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningan cipta, peletakan karangan bunga Irup. Juga dilakukan penaburan bunga di makam. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sidang paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI di Gedung DPRD Kapuas. (humaspro)

B

21 21

Pengibaran bendera merah putih berlangsung sukses tanpa mengalami hambatan. Sebanyak 70 pasukan paskibraka yang berasal dari siswa siswi SMK/SMA di Kabupaten Kapuas tampak kompak dalam baris berbaris. Walaupun saat ini masih dalam suasana berpuasa di bulan ramadhan tapi meraka tampak begitu serius menjalankan tugas yang diemban yakni membawa bendera merah putih dan mengibarkannya.

pacara peringatan HUT RI ke 66 Tahun 2011 berlangsung hikmad di Stadion Panunjung Tarung Kabupaten Kapuas, Rabu (17/8) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Kapuas HM Mawardi dengan komandan upacara Lettu CPM Setiawan SH. Acara juga diisi dengan detik-detik proklamasi, mengheningkan cipta, pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Robert L Gerung dan pembacaan pembukaan UUD 1945 oleh Ketua KNPI Faturahman.

U

Upacara juga dihadiri para peserta yang berasal dari PNS, TNI/Polri, pelajar serta anggota pramuka. Sedangkan di tribun utama diisi oleh para undangan yang berasal dari warakauri, legiun veteran Indonesia yang merupakan mantan penjuang. Sementara itu pengibaran bendera merah putih berlangsung sukses tanpa mengalami hambatan. Sebanyak 70 pasukan paskibraka yang berasal dari siswa siswi SMK/SMA di Kabupaten Kapuas tampak kompak dalam baris berbaris. Walaupun saat ini masih dalam suasana berpuasa di bulan ramadhan

tapi meraka tampak begitu serius menjalankan tugas yang diemban yakni membawa bendera merah putih dan mengibarkannya. Usai acara dilanjutkan dengan penyerahan lencana pengabdian PNS selama 30 tahun yang diserahkan oleh Bupati Kapuas kepada Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Selain itu juga diserahkan lencana pengabdian 20 dan 10 tahun kepada sejumlah PNS. Disamping itu juga diserahkan piagaram penghargaan kepada PNS berprestasi mulai dari golongan I, II, III, IV di lingkungan Pemkab Kapuas. Selain itu juga diserahkan piala untuk juara lomba kebersihan dan pengemudi teladan. Upacara ini juga dihadiri oleh Kapolres Kapuas, Kajari Kapuas, Ketua Pengadilan Tinggi. Selain itu tampak pula istri pejabat mulai dari Ny Hj Aliyah Mawardi serta istri forkompimda lainnya. (humaspro)

22 22

23 23

alam rangka memperingati HUT RI ke 66 Pemkab Kapuas Gelar acara syukuran, dirangkai dengan kegiatan penutupan Tarling Ramadhan Bupati Kapuas dan Safari Ramadhan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW-NU) serta Gerakan Pemuda (GP) Anshor Provinsi Kalteng di pendopo rumah jabatan Bupati Kapuas, Senin (22/8) malam. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi beserta istri, Wakil Bupati Suraria Nahan, seluruh unsur Muspida, kemudian pasukan paskibraka serta

D

ibu-ibu pengajian yang ada di Kota Kuala Kapuas. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan sudah 66 tahun lamanya Republik Indonesia (RI) telah merdeka dari penjajahan.

Kemerdekaan merupakan sebuah momentum, pernyataan, ikrar dan ikatan seluruh rakyat Indonesia sebagai sebuah bangsa yang merdeka, berdaulat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

“Mari kita maknai kemerdekaan ini tidak hanya sebagai seremonial semata”, himbaunya. Namun lebih dari itu kemerdekaan dapat dijadikan sebagai titik balik untuk merubah kehidupan kita untuk menjadi yang lebih baik lagi. Kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan namun merupakan sebuah awal untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Pada kesempatan yang sama dijelaskan bahwa kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Bupati Kapuas Tahun 1432 H / 2011 telah selesai dilaksanakan. Pelaksanaan Tarling dilaksanakan pada 7 masjid yaitu, masjid Tajudin Kelurahan Selat Hulu Kecamatan Selat, Masjid Nurul Huda Desa Tajepan, masjid Baital Abrar desa Anjir Serapat Barat, masjid Al Mukarram Desa Sei Haur, Al Kautsar Desa Sumber Alaska, Al Furqon Kecamatan Pujon dan Terakhir Masjid Al Wardah Desa Bunga Mawar Kecamatan Pulau Petak. Sebelum dilaksanakan sholat tarawih berjamaah Bupati berkenan menyerahkan plakat kepada pengurus PW NU. (Humaspro)

24 24

una mengantisipasi kenaikan harga menjelang lebaran 1432 H Bupati Kapuas HM Mawardi bersama unsur forkompimda dan unsur SKPD turun langsung ke pasar besar meninjau harga bahan-bahan kebutuhan pokok, Jumat (26/8) pagi. Awalnya dari wilayah simpang empat Danau Mare Bupati Kapuas HM Mawardi beserta rombongan bergerak kearah salah seorang pedagang pupuk yang berada tidak berjauhan dari kantor bank BNI di Jl. Achmad Yani dan sempat terjadi dialog antara Mawardi dengan pedagang. Saat itu terungkap harga pupuk tetap stabil seperti biasanya. Selanjutnya dari situ rombongan langsung berjalan kearah pasar sembako dan pasar ikan, beberapa kali Mawardi sempat mampir untuk berbicara langsung kepada para pedagang, baik itu pedagang sembako, pedagang beras, pedagang minyak goreng dan yang lainnya. “Mudahmudahan menjelang lebaran harga kebutuhan pokok tetap stabil” harap Mawardi kepada para pedagang.

G

Seandainya tetap ada kenaikan sebaiknya tetap dipantau agar masih dalam batas-batas kewajaran. Jangan sampai ketika mendengar gaji pegawai akan naik, harga bahan-bahan kebutuhan pokok di pasar malah dinaikan duluan oleh para pedagang, kan kasihan para pegawai, ungkap Mawardi sambil tersenyum simpul.Pada kesempatan itu Mawardi juga sempat berbincang dengan kepala Dinas Pembangunan Umum (PU) tentang perkembangan pembangunan pasar di wilayah Blok R yang sedang berjalan, hadir juga Kepala Dinas Pendapatan Ir. Afiadin Husni dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi dan UMKM Agung Alfian Lintar. (humaspro)

25 25

D

esa Katunjung dijadikan pusat percontohan program uji coba pelaksanaan REDD (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) melalui program Kalimantan Forest Climate Partnership (KFCP) di Kabupaten Kapuas. Selain Desa Katunjung terdapat pula Desa Mantangai Hulu, Kalumpang, Sei Ahasdan Tumbang Muroi yang masuk wilayah Kecamatan Mantangai. Kemudian terdapat pula satu desa Petak Puti di Kecamatan Timpah. Pencanangan desa model REDD dilakukan langsung oleh Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan, Dubes Australia Gregory Laurence Moriarty, Gubernur Kalteng yang diwakili Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran serta Bupati Kapuas HM Mawardi dengan melakukan penandatangan prasasti di Desa Katunjung, Kamis (15/9) pagi. Dalam kunjungan kerja ini selain tampak rombongan pejabat dari Kementeria Kehutanan dan Dubes Australia, juga hadir pula Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Kepala SKPD Provinsi Kalteng serta dari Kabupaten Kapuas. Sebelum tiba di Desa Katunjung rombongan Menhut, Dubes Australia, Wagub dan Bupati Kapuas menempuh perjalanan dari Kota Palangka Raya menggunakan helikopter super puma milik Susi Air dan mendarat di Desa Tanjung Kelanis Kecamatan Mantangai tepatnya base camp PT Kapuas Tunggal Persada (KTP). Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan jalur air menggunakan speedbout untuk menuju Desa Katunjung yang menjadi pusat kegiatan acara. Disini rombongan disambut dengan acara adat pontong pantan yang dipandu oleh tokoh adat setempat. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan dari uji coba pembibitan 1,2 juta pohon yang telah dilakukan oleh masyarakat pada tahun 2011 ini pada tujuh desa dengan jumlah

penduduk kurang lebih sebanyak 9 ribu ribu jiwa untuk coba pembayaran pengurangan emisi sebagai imbal jasa pengelolaan lingkungan melalui kegiatan pembibitan dan penanaman. Masyarakat telah menerima insentif sebesar Rp635 juta pada bulan Juni 2011 dan sebesar Rp785 rupiah pada bulan Agustus 2011 dan alokasi anggaran yang akan dibayar sebagai insentif yang akan

diterima masyarakat untuk kegiatan pembibitan dan penaman sampai dengan Maret 2012 sebesar Rp6 milar. Selanjutnya dari kegiatan pembibitan tersebut telah menyerap tenaga kerja masyarakat sebanyak 1.684 tenaga kerja dari ke tujuh desa lokasi kegiatan KFCP. Jumlah tersebut tidak termasuk masyarakat yang bekerja di luar kegiatan penaman dan pembibitan seperti penyedia jasa transportasi, pedagang makanan atau minuman, bahan penunjang kerja dan lainlain yang merupakan multiflier effect dari kegiatan-kegiatan tersebut. ”Dengan demikian maka indikator keberhasilan kegiatan KFCP tidak hanya dinilai sematamata dari indikator keberhasilan pengurangan emisi karbon, melainkan juga keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya,” terangnya. Sehingga mengurangi tekanan terhadap hutan dan eksploitasi sumber daya alam; keniscayaan hubungan ini sangat jelas, yaitu masyarakat melakukan pembukaan lahan atau eksploitasi sumber daya alam didorong oleh pemenuhan kebutuhan hajat hidup.

26 26

Oleh karena itu agar tercapai peningkatan kesejahteraan masyarakat secara siginifikan kegiatan pemberda yaan masyarakat merupakan bagian terpenting dari demonstration activity dan menjadi syarat mutlak agar program kerja yang dilaksanakan dapat berkesinambungan dan merasa dimiliki oleh masyarakat. Sementara itu Menhut Zulkipli Hasan menyampai kan keinginannya untuk membantu masyarakat melalui program kebun bibit rakyat (KBR) masing-masing desa Rp50 juta untuk 50 ribu bibit tanaman. ”Selain bibit dimaksud Kementerian Kehutanan juga akan memberikan biaya tanam dan pemeliharaan. Artinya kawasan ini akan dikelola oleh masyarakat sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi pengurangan emisi,” terang Zulkifli. Bahkan pada kesempatan itu Menhut juga mengatakan pihaknya tidak akan lagi memberikan izin menebang hutan pasalnya hal tersebut dapat merusak lingkungan. ”Dulu pengelolaan sumber daya alam khususnya hutan dilakukan oleh perusahaan namun sekarang kebijakan pemerintah pengelolaan lahan atau hutan harus dilakukan oleh masyarakat misalnya dengan membuat hutan tamanan rakyat,’ ungkapnya. Ditempat yang sama Dubes Australia Gregory Laurence Moriarty mengatakan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, provinsi dan daerah yang telah bersama-sama membuat komitmen dalam membuat desa REDD.

Desa Katunjung dijadikan pusat percontohan program uji coba REDD (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) melalui program Kalimantan Forest Climate Partnership (KFCP) di Kabupaten Kapuas. Pencanangan desa model REDD dilakukan langsung oleh Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan, Dubes Australia Gregory Laurence Moriarty, Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan dari uji coba pembibitan 1,2 juta pohon yang telah dilakukan oleh masyarakat tahun 2011 ini pada tujuh desa dengan jumlah penduduk ± 9 ribu ribu jiwa.

Disela kegiatan juga dilakukan tanya jawab dengan masyarakat dan tokoh adat setempat terkait program yang dilakukan oleh KFCP. Usai kegiatan kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pembibitan tanaman di Dusun Tumbang Mangkutup yang dilakukan oleh warga. Disini rombongan juga menyempatkan menanam pohon. (Humaspro)

27 27

Walaupun cuaca hujan gerimis namun tidak menyurutkan semangat para peserta apel. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas menyampaikan ucapan selamat hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir bathin kepada seluruh pegawai yang hadir saat itu. “Atas nama pribadi dan keluarga saya mohon maaf jika ada kesalahan selama ini,”

S

etelah menjalani libur panjang pasca lebaran, Bupati Kapuas HM Mawardi berkenan memimpin langsung apel pagi di lingkungan Setda Kabupaten Kapuas, Senin (5/9) pagi. Apel ini diikuti oleh seluruh pegawai mulai tingkat staf, kasubag, kabag, para asisten, staf ahli, sekda serta Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Walaupun cuaca hujan gerimis namun tidak menyurutkan semangat para peserta apel. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas menyampaikan ucapan selamat hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir bathin kepada seluruh pegawai yang hadir saat itu. “Atas nama pribadi dan keluarga saya mohon maaf jika ada kesalahan selama ini,” terangnya. Disamping itu orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini juga mengingatkan pencapaian kinerja dalam tahun anggaran 2011. Pasalnya saat ini telah memasuki triwulan ketiga.

Apalagi diketahui bersama pencapaian untuk triwulan satu dan dua belum mencapai terget yang diinginkan. Harusnya sesuai petunjuk triwulan pertama capaian 20 persen, triwulan dua 50 persen dan triwulan ketiga sudah mencapai 80 persen. Tolong kerjasamanya dalam menyelesaikan program-program yang telah direncanakan,” ungkapnya. Pada bagian lain Mawardi juga menginginkan dalam audit Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI, Kabupaten Kapuas dapat mencapai opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun anggaran 2011. Maka itu, dia berharap agar seluruh SKPD dapat mendukung hal tersebut. “Tanpa komitmen kita bersama mustahil hal tersebut dapat terwujud,” terangnya.

Pada kesempatan itu Bupati juga mengingatkan untuk menjaga fasilitas dan keamanan terhadap aset-aset milik Pemerintah Daerah agar tidak terjadi halhal yang tidak diinginkan. Jangan hanya bisa memakai tapi harus juga bisa menjaga agar aset terpelihara dengan baik. (Humaspro)

28 28

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengingatkan kepada para penggangut barang yang melintasi jalan umum , untuk tidak mengakut barangnya melebihi muatan yang telah ditetapkan , sehingga jalan tidak mudah rusak. “ Apabila masyarakat melihat angkutan barang yang melebihi muatan , misalnya lebih 4 ton , segera laporkan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, “ pinta HM Mawardi Permintaan itu disampaikannya pada pertemuan Kepala Desa beserta perangkatnya yang berada di Kecamatan Tamban Catur dan Kapuas Kuala , di Balai Desa Warna Sari Kecamatan Tamban Catur, Selasa (13/9). HM Mawardi mengharapkan , kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi angkutan barang yang melebihi muatan sesuai ketentuan, agar jalan terpelihara dengan baik dan bertahan lama. “ Dengan adanya infrastruktur jalan yang baik , maka dengan sendirinya pertumbuhan ekonomi kerakyatan akan maju dan meningkat, “ tutur HM Mawardi. Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berusaha meningkatkan jalanjalan Desa dan jalan-jalan sentra produksi. Kepada masyarakat setempat , HM Mawardi mendorong agar pembangunan pertanian dapat lebih maju, dan diminta mengembangkan usaha pertaniannya , tidak hanya menanam padi, tetapi juga

berternak dan berkebun. Kepada Kepala Desa, Camat dan Kepala SKPD, diingatkannya untuk sering turun kelapangan untuk memantau keadaan masyarakat dan jalannya pembangunan .“ Apabila ada permasalahan dilingkungan masyarakat , agar dimusyawarahkan dengan baik , “ harap Mawardi. Kemudian para Camat diminta untuk memantau pelaksanaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) gratis . Peralatan pembuatan e-KTP agar dicek , apakah benar-benar berfungsi dengan

baik, kata Mawardi. Dalam kunjungan kerjanya itu , Bupati HM Mawardi juga meninjau pelaksanaan pembangunan jalan Anjir Serapat – Sei Teras. Kepada pihak kontraktor jalan , diingatkan HM Mawardi untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Turut mendampingi kunjungan kerja Bupati HM Mawardi , Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Drs H Zahirsyah Rofieq S Hut, dan sejumlah kepala SKPD terkait (Humaspro)

29 29

Kartu Pengawai Negeri Sipil
Elektronik yang yang lebih dikenal dengan KPE resmi diluncurkan, Senin (20/9) sore di Kota Palangka Raya. Kegiatan lonching KPE ini mengambil tempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng yang ditandai dengan perjanjian kerjasana antara Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Gubernur, Bupati/walikota dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalteng. Bupati Kapuas HM Mawardi pada kesempatan itu juga melakukan penandatanganan kerjasama atas nama Pemkab Kapuas dengan Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Kalteng Arthemas E Assan disaksikan oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dan Deputi Bidang Kepegawaian BKN Yulina. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas Suhardjono SH yang ikut hadir pada saat louncing KPE menjelaskan KPE dirancang oleh BKN dengan fungsi multi. Diantaranya selain memuat profil dari PNS itu sendiri, sidik jari dan foto yang didukung oleh sistem teknologi informasi kepegawaian yang mutakhir. Selain itu menurut mantan Kabag Hukum Setda Kapuas ini, KPE juga dapat digunakan penarikan uang tunai melalui ATM Bersama, layanan kesehatan, tabungan hari tua, tabungan perumahan serta layanan lainnya. “Yang pasti dengan KPE nantinya akan banyak kemudahan yang dapat dirasakan oleh PNS karena kartu ini tidak mungkin dapat dipalsukan,” terang Suhardjono.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas Suhardjono SH, KPE dirancang oleh BKN dengan multi fungsi. Diantaranya smemuat profil PNS itu sendiri, sidik jari dan foto yang didukung oleh sistem teknologi informasi kepegawaian yang mutakhir. Selain itu menurut mantan Kabag Hukum Setda Kapuas, KPE juga dapat digunakan untuk penarikan uang tunai melalui ATM Bersama, Layanan Kesehatan, Tabungan Hari Tua, Tabungan Perumahan serta layanan lainnya.
Lebih jauh dikatakan saat ini sebagian PNS di lingkup Pemkab Kapuas telah melakukan foto dan pengambilan sidik jari untuk pembuatan KPE. Tercatat 328 PNS yang tersebar di lingkungan Setda Kapuas, Sekretariat DPRD, Inspektorat dan sebagai Kantor Sandi Daerah yang telah dilakukan pemotretan untuk pembuatan KPE. Pemotretan telah dilakukan pada tanggal 30 sampai 31 Mei 2011 yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati Kapuas. Menurutnya saat ini total PNS yang ada di Pemkab Kapuas sebanyak 8.364 orang, baik yang bekerja sebagai tenaga kesehatan dan guru maupun yang ada di lingkungan SKPD. “Kita berharap pada tahun 2012 mendatang seluruh PNS sudah dapat memiliki KPE,” terangnya. Lebih jauh dikatakan untuk pembuatan KPE saat ini masih terfokus untuk enam kabupaten dan kota. Mereka adalah Kabupaten Kapuas, Sukamara, Lamandau, Katingan, Murung Raya, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya. Diakhir kegiatan dilakukan demo penggunaan mesin KPE yang dilakukan oleh Sekda Provinsi Kalteng Siun Jarias. Dalam peragaan ini terlihat jelas data kepegawaian milik Sekda Provinsi Kalteng yang tidak hanya memuat data pribadi sebagai PNS juga lengkap beserta keluarganya. Selain itu juga diperagakan penarikan uang tunai melalui anjungan tunai mandiri (ATM) melalui Bank Pembangunan Daerah Kalteng. (Humaspro)

30 30

upati Kapuas HM Mawardi meresmikan dan mentahbiskan Gedung Gereja Pantekosta (GPdi) jemaat Eben Ezer, Selasa (13/9) pagi. Pembangunan gedung GPdi jemaat Eben Ezer Kuala Kapuas merupakan bukti bahwa partisipasi aktif warga di lingkungan gereja dalam kegiatan pembangunan di Kota Kuala Kapuas khususnya dan Kabupaten Kapuas yang pada umumnya kini semakin tinggi. Dengan demikian masyarakat semakin menyadari arti pentingnya pembangunan rumah ibadah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan lahir batin dan sekaligus merupakan aset kerohanian nasional yang sangat strategis bagi pembangunan moral bangsa. “Saya berharap dengan momen ini dapat kita jadikan sebagai wadah untuk mempertahankan dan melestarikan kebersamaan antar umat beragama dan antar etnis yang hingga saat ini terjalin dengan baik di Kabupaten Kapuas,” kata Bupati. Warga GPdi jemaat Eben Ezer yang telah turut serta berpartispasi dalam program pembangunan untuk bersama mewujudkan visi dan misi program pembangunan pemda yang antara lain meningkatkan kualitas SDM dan mendorong terwujudnya masyarakat yang bermoral, beretika dan berbudaya.

B

Dengan pembangunan Gedung Gereja akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kualiitas SDM, sejalan dengan pola hidup jemaat yang religious sehingga akan lebih menjamin suksesnya pembangunan disegala bidang khususnya dalam menciptakan Kabupaten Kapuas yang AMANAH (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh),” ungkap Mawardi. Kondisi masyarakat Kapuas yang

heterogen yakni yang terdiri dari berbagai suku, agama dan etnis, maka menjadi perhatian untuk bertekat memantapkan tri kerukunan beragama seperti terwujudnya kerukunan intern umat beragama, kerukunan umat beragama serta kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. “Melalui peresmian dan pentahbisan gereja ini saya atas nama pemkab Kapuas mengucapkan selamat kepada pimpinan gembala siding GPdi jemaat Eben Ezer Kuala Kapuas yaitu Ibu Pendeta Meryam Purba, seluruh jemaat, dengan harapan dan doa semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan segala rahmat dan karuniaNYA kepada saudara dan semua pihak yang telah terlibat dalam pembangunan Gedung GPdi ini,” kata Mawardi. Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Imanuel SH MH menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Kapuas yang selama ini telah menyokong/membantu pembangunan gereja ini. Peresmian gereja ditandai dengan penandatanganan prasasti, pembukaan selubung nama serta peninjauan ruangan gereja oleh Bupati Kapuas. Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPRD Robert Gerung, unsure forkompimda, ketua FKUB, dan kepala SKPD. (humaspro)

31 31

W

Peresmian TK Darul Aman ditandai dengan pemukulan gong, dilanjutkan dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Wabup Suraria Nahan, disaksikan Kepala SKPD, Camat Kapuas Timur Sudani, Guru TK,Tokoh masyarakat, dan sejumlah warga masyarakat lainnya.

perempuan pada saat melakukan peresmian TK Darul Aman Unit 01 Anjir Serapat Baru. Kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan evaluasi dan monitoring kinerja SKPD yang berada di wilayah Kecamatan Kapuas Timur. Selanjutnya Wabup Suraria Nahan yang lebih akrab disapa Suran beserta rombongan juga meninjau langsung jalan handel sederhana kemudian meninjau bangunan tempat pengepakan hasil pertanian serta meninjau jalan usaha tani handel melati. “Program ini dilakukan sesuai dengan rancangan, seperti musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) desa, kecamatan, serta SKPD yang akan membuahkan program-program kerja yang akan dilaksanakan baik yang sudah selesai dilaksanakan ataupun yang belum dilaksanakan,” papar Suran. Pelaksanaan evaluasi dan monitoring ini, agar setiap SKPD dapat menyampaikan jumlah anggaran masing-masing SKPD sebagai pemegang anggaran serta dapat melaporkan beragam masalah untuk dapat dipecahkan bersama-sama. “Dari hasil monitoring ini dapat terlihat kesiapan masing-masing SKPD yang telah menyusun rencana strategis pelaksanaan kegiatan serta beragam jenis pogram kegiatan,” tungkas Suran. (humaspro)

akil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST meresmikan gedung TK Darul Aman Unit 01 Desa Anjir Serapat Baru Kecamatan Kapuas Timur, Senin (19/9) pagi. Peresmian tersebut ditandai dengan pemukulan gong, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Wabup Suraria Nahan, disaksikan Kepala SKPD, Camat Kapuas Timur Sudani, Guru TK,Tokoh masyarakat, dan sejumlah warga masyarakat lainnya. Pada peresmian itu, Wakil Bupati Suraria Nahan memberikan secara langsung bantuan simpan pinjam perempuan kepada kelompok simpan pinjam

32 32

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Lamunti Permai A-1 Kecamatan Mantangai, berkesempatan meletakan batu bata pertama renovasi pembangunan Masjid Al -Hijrah Lamunti Permai A-1, Minggu (18/9) pagi. HM Mawardi mengajak kepada masyakarat untuk bersama-sama bergotong royong membantu merenovasi pembangunan Masjid ini , sehingga dapat selesai sesuai rencana dan Masjid menjadi lebih indah, bagus dan luas. Pada bagian lain HM Mawardi mengatakan, dengan Halal Bihalal yang dilaksaanakan saat ini , lebih mempererat jalinan silaturahmi diantara kita dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah. Dengan silaturhami dapat memanjang umur dan murah rezeki. Halal Bihalal juga memupuk rasa persatuan dan kesatuan. Lebih lanjut HM Mawardi mengajak masyarakat untuk bersama-sama

B

menjaga dan memelihara hasil-hasil pembanggunan, diantaranya infastruktur jalan, sehingga dapat dipergunakan lebih lama. Pada kesempatan yang sama tokoh masyarakat setempat Tembus Upandi menuturkan bahwa, Kabupaten Kapuas selama dipimpin Bapak Bupati

HM Mawardi, ekonomi masyarakat disini mengalami peningkatan. Sementara tausiyah Halal Bihalal disampaikan H Marino Spdi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk pembangunan Masjid Al-Hijrah Lamunti A-1 juga diserahkan bantuan rumah ibadah lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Mantangai Secara pribadi, HM Mawardi memberikan sumbangan uang untuk pembangunanMasjid Al-Hijrah dan memberikan santuan kepada beberapa anak yatim dan orang jompo. Penyumbang uang lainnya untuk pembangunan Masjid Al – Hijrah, berasal dari Dandim 1011 Kapuas Letkol Arm Erwansyah, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua FUI Drs H Masyumi Rifai MAP, dan sejumlah kepala SKPD yang hadir. Pada acara Halal Bihalal tersebut, juga digelar pelayanan kesehatan gratis dan khitanan gratis untuk masyarakat (humaspro)

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM mendapat kepercayaan sebagai Koordinator Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Regional Kalimantan yang juga merangkap sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Kalteng. Masuknya Bupati Kapuas dalam jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Apkasi berdasarkan hasil Munaslub Apkasi di Kubu Raya (Kalbar) Juni 2011 lalu, sesuai Keputusan Tim Formatur Penyusunan DPP Apkasi Masa Bakti 2011-2015. Sesuai rencana Bupati HM Mawardi beserta pengurus DPP Apkasi lainnya akan dikukuhkan oleh Menteri Dalam Negeri Gumawan Fauzi pada 5 Oktober 2011, sekaligus dengan pelaksanaan Rekernas VIII Apkasi di Bali, yang rencananya akan dibuka oleh

B

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Demikian dijelaskan Koordinator Bidang Diklat dan Seminar Sekretariat Apkasi Korwil Kalteng John Phita Kadang S.Sos, M.Si, usai mengikuti Rapat Persiapan Rakernas Apkasi VIII di Jakarta, Selasa (20/9), Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas Setda Kapuas, Sapto Subagio. Ditambahkan John, kami sudah mengirim melalui faximile kepada kepada seluruh Bupati se Kalteng selaku anggota Apkasi untuk hadir dalam kegiatan Pengukuhan dan Rakenas VIII tersebut. Dia mengharapkan, untuk konfirmasi kehadiran Bupati sebagai peserta agar menyampaikan formulir pendaftaran yang sudah dikirim melalui nomor fax 021 5711463 (Sekretariat DPP Akpasi Jakarta. (humaspro)

33 33

Peninjauan dimulai ke Kecamatan Pulau Petak, disini Wabup melakukan pengecekan pembangunan sarana PDAM, dan jalan desa petani yang berada di Desa Palinget. Selanjutnya meninjau proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kapuas Murung yang berada di Kelurahan Palingkau Lama & berada desa-desa.

Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan
melakukan peninjauan beberapa proyek di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Pulau Petak, Kapuas Murung dan Kecamatan Dadahup, Rabu (14/9) Monitoring ini dilakukan untuk melihat langsung proyek-

proyek yang sudah selesai dikerjakan maupun yang masih berlangsung, dan sebagai bahan evaluasi. Peninjauan dimulai ke Kecamatan Pulau Petak, disini Wabup melakukan pengecekan pembangunan sarana PDAM, dan jalan desa petani yang berada di Desa Palinget.

Selanjutnya meninjau proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kapuas Murung yang berada di Kelurahan Palingkau Lama dan berada desadesa. Terakhir Wabup mininjau proyek di Kecamatan Dadahup. “Di Kecamatan Kapuas Murung Suran panggilan akrab Wabup melakukan pertemuan dengan Camat Kapuas Murung, Lurah , Kepala Desa dan masyarakat , kemudian menyerahkan secara simbolis bantuan/ pinjaman kepada kelompok simpan pinjam perempuan. Pada pertemuan itu, Suraria Nahan mengharapkan agar bukan hanya proyek PNPM saja yang mencuat berkembang ,tetapi juga untuk pembangunan sektor-sektor lain seperti pertanian, pendidikan maupun kesehatan dapat berkembang juga. Proyek yang dikerjakan dengan konsisten akan menghasilkan yang terbaik, kata Suran. “ Pembangunan jembatan penghubung jalan agar menggunakan gorong-gorong, sehingga jembatan menjadi kokoh dan kuat,” harap Suran. “ Kepada SKPD yang tidak melaporkan pekerjaannya baik dari Provinsi maupun dari Kabupaten agar dapat melaporkan tiap pekerjaan yang dilakukan kepada Camat/ Lurah serta Kepala Desa setempat,” ungkap Suran Dalam kunjungan kerjanya, Wabup Suraria Nahan didampingi beberapa pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait (humaspro)

34 34

W

PT GIJ adalah sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dari negeri China dibawah subsidiary Tianjin Julong Group Pte Ltd Perusahaan ini bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit terutama di wilayah Kalteng-Kalsel. Dengan misi utamanya adalah untuk menjadi salah satu perusahaan perkebunan yang terbesar di Indonesia.
Pada pertemuan tersebut Suraria Nahan mengatakan PT GIJ adalah sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dari negeri China dibawah subsidiary Tianjin Julong Group Pte Ltd

yang telah mulai aktif di Indonesia sejak tahun 2006. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit terutama di wilayah Kalteng-Kalsel. Dengan misi utamanya adalah untuk menjadi salah satu perusahaan perkebunan yang terbesar di Indonesia. Disana, Wabup melakukan pertemuan dengan Manager Pabrik PT GIJ Mukaya beserta para pekerja disana. Saat itu Wabup didampingi sejumlah pejabat Pemkab seperti Asisten I Lesmiriadi, Asisten II Zahirsyah Rovieq, Camat Mantangai M. Nuch serta sejumlah pejabat setingkat eselon IV dan III. Saat itu terungkap masih terjadi sengketa lahan perkebunan antara warga setempat dengan pihak perusahaan. Menjawab hal tersebut Suran mengatakan selaku pimpinan daerah akan menyikapi hal tersebut sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ”Jika ada masalah mari kita selesaikan secara bijak, mari diskusikan dan cari solusinya,” terangnya. Pada kesempatan yang sama, Manager Pabrik PT GIJ Mukaya mengatakan dari 342.283 hektare izin perkebunan sawit itu. Dari jumlah tersebut telah digarap seluas 186.723 hektare, sedangkan sisanya masih belum. (humaspro)

akil Bupati (Wabup) Kapuas Suraria Nahan melakukan kunjungan kerja ke PT Graha Inti Jaya (GIJ) di Desa Manusup Kecamatan Mantangai, Selasa (20/9) siang.

35 35

B

Bupati Kapuas HM Mawardi secara resmi melepas 83 kontingen Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) VIII Tingkat Provinsi Kalteng asal Kabupaten Kapuas, yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (8/9) pagi. Dengan mengikut sertakan anak-anak santri TKA, TPA dan TQA bukan hanya sekedar partisipasi dan rutinitas belaka akan tetapi memiliki makna penting bagi generasi penerus di masa mendatang. “Partisipasi kafilah kita, menandakan bahwa Kabupaten Kapuas memiliki Generasi Qur’ani yang patut dibanggakan tentu pantas menjadi duta kita, dan atas dukungan serta doa kita semua, santri/ santriwati akan sukses menjadi duta yang berprestasi dan membanggakan,” kata Bupati. Kepada seluruh rombongan kafilah, saya mengucapkan selamat jalan, selamat mengikuti FASI di Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan, semoga selamat sampai tujuan. “Saya berpesan untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan, kekompakan dan nama baik Kabupaten Kapuas serta jangan lupa berdoa semoga meraih prestasi yang dicitacitakan, kemudian saya mengucapan terima kasih kepada para ustadz/ ustadzah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pihak yang telah memberikan dukungannya dalam

keberangkatan kafilah Kabupaten Kapuas,” ungkap Mawardi. Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Kafilah Miftahul Aqli menyampaikan kegiatan FASI merupakan program nasional yang dilaksanakan secara berkesinambungan adalah upaya untuk menciptakan anak-anak yang taat kepada agama, orang tua, guru, bangsa dan negara. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 9 - 13 September, yang akan dibuka Bapak Gubernur Kalteng Teras Narang pada tanggal 10 September, kemudian Kafilah Kapuas akan segera menuju kota Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan. Disamping penanaman secara dini nilai-nilai religi,

juga mencetak kader-kader bangsa yang memiliki akhlakul karimah dimasa yad dan sebagai penyemangat bagi anak-anak dan orang tua, belajar dan mendidik serta pengamalan ilmu agama. “Nilai-nilai agama harus ditanamkan sedini mungkin dalam kehidupan anak-anak agar mereka mempunyai pegangan yang kuat dan arah yang benar serta menjadikan benteng yang kokoh terhadap pengaruh kenakalan remaja dan pergaulan bebas yang tidak diinginkan karena merupakan harapan bangsa,” kata Miftahul. Pelepasan kontingen FASI dihadiri oleh unsur muspida, forkompimda serta kepala SKPD (Humaspro) .

36 36

D

da yang berbeda di pemondokan

kafilah Festival Anak Shaleh (FASI) Kabupaten Kapuas di Kota Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan, Minggu (11/9) pagi. Sebab saat itu mereka kedatangan orang nomor di Kabupaten Kapuas HM Mawardi. Kedatangan Bupati Kapuas beserta ibu Hj Aliyah Mawardi itu tentu saja mampu membangkitkan semangat anak-anak yang akan ikut lomba FASI VII Tingkat Provinsi Kalteng. Bahkan saat itu mereka sempat meneriakkan yel-yel AMANAH sambil bertepuk tangan. Saat itu Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan pesan kepada seluruh kafilah agar dapat menjaga kesehatan selama berada di Kota Kuala Pembuang. Selain itu dia juga meminta untuk dapat mengikuti seluruh lomba dengan perasaan enjoy tanpa beban. “Bertandinglah dengan ikhlas tak perlu minder dan terus bersemangat. Bagaimana makan disini enak ya,” tanya Mawardi. Mendengar hal tersebut anak-anak dengan kompak menjawab enak.

Disamping itu Bupati juga mengingatkan agar sebelum mengikuti lomba agar selalu berdoa agar dapat diberikan petunjuk dan hidayah dari Allah SWT. ”Saya juga mendoakan agar kalian semua menjadi anak-anak yang shaleh dan shalehah

sehingga bisa meneruskan bangsa dan negara. Yakinlah suatu saat nanti kalian akan menjadi pemimpin,” ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, ketua rombongan kafilah Kabupaten Kapuas Miftahul Aqli mengaku terharu dengan kedatangan Bupati Kapuas beserta ibu. Sebab menurutnya baru kali ini ada kunjungan Bupati saat FASI berlangsung. “Seluruh kafilah saat ini dalam kondisi sehat wal afiat dan siap mengikuti rangkaian lomba. Kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak Bupati dalam keikutsertaan kafilah FASI ini,” terangnya. Sebelumnya pada malam hari, Sabtu (10/9) Bupati bersama ibu ikut pula hadir saat pembukaan FASI yang ketika itu dibuka secara langsungoleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran didampingi Bupati Seruyan H Darwan Ali. Saat itu 83 orang kontingen Kapuas disambut lambaian tangan dari Bupati Kapuas serta seluruh undangan yang hadir saat itu. Disamping itu kafilah Kabupaten Kapuas juga mengikuti pawai taaruf pada sore hari. (humaspro)

37 37

Sekitar setengah jam bersantap sahur bersama , dilanjutkan dengan sholat subuh berjemaah , dengan imam H Aspihani. Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas Drs H Mahli dalam kuliah subuhnya berdoa, semoga amaliah-amaliah yang kita laksanakan selama bulan suci ramadhan tahun ini diterima oleh Allah SWT dan lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. “ Kita patut bersyukur diciptakan oleh Allah SWT sebagai mahluk yang sempurna dimuka bumi ini , bila dibandingkan dengan mahluk-mahluk lain,” tutur H Mahli. Dia juga mengutarakan pentingnya peranan ilmu untuk hidup didunia dan hidup diakhirat , agar memperoleh keselamatan dan kebahagiaan. ( Humaspro )

Sekitar pukul 03.00 WIB, Bupati HM Mawardi tiba di Panti asuhan Budi sejahtera yang terletak di jalan Jawa Kuala Kapuas, diterima pengurus Panti asuhan H Aspihani dan H Abdul Munir. Di panti asuhan Budi Sejahtera, HM Mawardi tidak hanya bersantap sahur bersama, tetapi juga melaksanakan sholat hajat dan sholat tasbih berjemaah bersama anak-anak yatim, di musholla Kaafilul yatim , yang diimami Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib.

Suasana berbeda tampak terlihat dari
sahur sebelumnya di Panti Asuhan Budi Sejahtera Kuala kapuas, yang dihuni 38 orang anak yatim. Pada sahur , Minggu (28/8) , orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Ir HM Mawardi MM berbaur bersama anak-anak yatim untuk bersantap sahur. Juga tampak terlihat keceriaan dan kebahagian dari raut wajah anak-anak yatim ,saat bersantap sahur bersama pemimpin yang mereka cintai dan banggakan. Sekitar pukul 03.00 WIB,Bupati HM Mawardi tiba di Panti asuhan Budi sejahtera yang terletak di jalan Jawa Kuala Kapuas, diterima pengurus Panti asuhan H Aspihani dan H Abdul Munir. Di panti asuhan Budi Sejahtera, HM Mawardi tidak hanya bersantap sahur bersama , tetapi juga melaksanakan sholat hajat dan sholat tasbih berjemaah bersama anak-anak yatim, di musholla Kaafilul yatim , yang diimami Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib. Selesai sholat tersebut, Bupati HM Mawardi menuju aula panti asuhan, untuk bersantap sahur bersama-sama anak-anak yatim. Saat itu Bupati didampingi , Dandim 1011/KLK Letkol Arm Moch Erwansyah SIP, Kepala Kantor Kementerian Agama Drs H Mahli, Kabag Kesra Drs H Darwis dan Kabag Humas dan Protokol Drs M Hafizi.

38 38

Pemberian mandau tersebut diserahkan usai acara Hasupa Hasundau (pertemuan) di Desa Katunjung, Senin (12/9) sore. Kemudian Bupati meninjau persiapan tempat yang akan dikunjungi Menteri Kehutanan RI dan Duta Besar Australia.

S

ebagai wujud penghormatan dan

rasa bangga kepada kepala daerahnya, Mantir (pemangku adat dayak) Desa Katunjung Kecamatan Mantangai, Nurdin Zaman memberikan hadiah sebuah mandau kepada Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM Pemberian mandau tersebut diserahkan usai acara Hasupa Hasundau (pertemuan) di Desa Katunjung, Senin (12/9) sore .Selain mengelar Hasupa Hasundau , Bupati juga meninjau persiapan tempat

yang akan dikunjungi Menteri Kehutanan RI dan Duta Besar Australia di Desa Katunjung, Kamis (15/9). Setibanya di tempat hasupa hasundau, HM Mawardi disambut antusias warga masyarakat , dengan pengalungan bunga dan acara adat potong pantan. Pada kesempatan hasupa hasundau tersebut Bupati HM Mawardi menjelaskan bahwa, dari Desa Mantangai Hulu sampai ke Desa Petak Puti adalah daerah program Kalimantan Forest and Climate Partnhersif (KFCP), yaitu suatu

program pelestarian hutan, yang melibatkan masyarakat. HM Mawardi mengharapkan, ketika KFCP selesai dengan programnya, kita bisa melanjutkan melestarikan hutan, tetapi juga ada nilai ekonominya , yang nanti bisa dirasakan oleh masyarakat. Kedepan, bagaimana melestarikan hutan , kemudian nanti dari hasil penelitian pihak KFCP , areal pelestarian hutan kita dijadikan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) nanti dicanangkan menjadi Desa- Desa konservasi, kemudian mendapat mendapat sertifikasi. HM Mawardi mengharapkan, kesunguhan masyarakat melestarikan hutan yang ada didaereh ini diberikan apresiasi dunia. Masyarakat diberikan bantuan atas kegiatan peletarian hutan. “ Areal pelestarian hutan yang sudah kita kelola ini , sebagai suatu bukti ada kesungguhan dari masyarakat , juga kedepan dijadikan sebagai obyek wisata, ” ungkap HM Mawardi. Bupati HM Mawardi, juga menyampaikan program pelayanan gratis yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas kepada masyarakat , seperti 12 pelayanan kesehatan dasar gratis dan pembuatan KTP gratis. Kemudian bantuan sebesar Rp.500 ribu , kepada orang yang meninggal dunia dari keluarga yang betulbetul miskin. Sebelum tiba di Desa Katunjung , Bupati HM Mawardi meninjau pembangunan jalan Sei-Kayu – Lamunti – Mantangai. Kemudian di Desa Mantangai Hilir HM Mawardi menyempatkan diri menghadiri pemakaman W Dugilson , mantan anggota DPRD Kapuas serta meletakan karangan bunga. Dalam kunjungan kerjanya itu, Bupati HM Mawardi didampingi Sekda Drs H Nurul Edy MSi, para Asisten, dan sejumlah kepala SKPD terkait (Humaspro)

39 39

”Kami berharap kunjungan balasan ini merupakan sarana untuk lebih mempererat tali silahturahmi antara jajaran Pemkab Kapuas dan Pemkab Kotabaru,” terang Mawardi. Bahkan lingkup kerjasama daerah tentunya tidak hanya sebatas pada pengembangan potensi daerah tetapi juga kerjasama daerah dalam pengelolaan kawasan, SDA, pelayanan publik dan lainnya. Hal ini dinyakini mampu menunjang percepatan pembangunan daerah masing-masing sesuai dengan upati Kotabaru H Irhami memuji kewenangan kabupaten yang telah pembangunan yang ada di Kabupaten ditetapkan oleh pemerintah. Dengan Kapuas. Menurutnya banyak hal yang patut demikian diharapkan dalam pengembangan ditiru dari Kota Kuala Kapuas khususnya dan percepatan pembangunan daerah dapat menyangkut tata kota dan tata lingkungan. saling melangkapi kelebihan serta Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kotabaru menutupi kekurangan masing-masing saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas. Menurut Bupati hasil pilkada 2011 ini, kunjungan ini merupakan kunjungan balasan dari Pemkab Kapuas ke Kotabaru tahun lalu. “Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan sebelum saya jadi bupati disana. Dan Bupati Kapuas merupakan sahabat kami karena beliau saat masih muda banyak berkiprah di Kotabaru,” kata Irhami saat jamuan makan malam di Rujab Bupati Kapuas, Selasa (27/9) Menurut Bupati yang memiliki delapan anak ini, banyak hal yang pantas ditiru dari Kabupaten Kapuas. Bahkan dia mengaku akan ada bagian-bagian yang akan dibawa ke Kotabaru untuk bisa diterapkan disana. Diantaranya model pembangunan gues hause yang merupakan rumah unik yang berada di tepi sungai yang berfungsi sebagai penginapan. Selain itu penataan kota dan lingkungan yang cantik. ”Terus terang kami kalah cepat dengan Kapuas, apalagi usia Peemerintah kabupatennya hampir sama dengan kami. Jika Kapuas 60 tahun maka kami 61 tahun,” terang Irhami yang kala itu didampingi sejumlah pejabat Pemkab Kotabaru termasuk Ketua DPRD. Selain itu dirinya selaku Bupati Kotabaru juga mengundang Bupati Kapuas untuk dapat kembali berkunjung ke Kotabaru. Sementara itu ditempat yang sama Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Kotabaru yang telah datang ke Kota Kuala Kapuas. Apalagi dengan perjalanan darat yang cukup melelahkan sekitar delapan jam.

daerah yang semuanya bermuara pada peningkatan kapasitas sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah. Pada pertemuan tersebut tampak pula hadir Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iif Saifrudin , Unsur Forkompimda dan sejumlah Kepala SKPD. Kemudian hadir pula Hj Aliyah Mawardi yang saat itu mendampingi istri Bupati Kotabaru. Sebelumnya kedatangan Bupati Kotabaru disambut dengan acara adat dan tarian daerah di halaman Rujab Bupati pada sore hari, Selasa (27/9). (Humarpro)

B

40 40

Sambutan MENPORA yang dibacakan Bupati Kapuas HM Mawardi, menegaskan pentingnya pengarasutamaan olahraga yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu padu melakukan pembibitan dan pembinaan olahraga untuk berjaya meraih kejayaan prestasi pada tingkat regional maupun internasional. Dengan harapan semoga peringatan HAORNAS dapat dijadikan sebagai bahan renungan dan refleksi untuk terus bekerja keras dalam rangka pencapaian prestasi terbaik dibidang pembangunan olahraga,

Himbaunya, Semoga peringatan HAORNAS dapat dijadikan sebagai bahan renungan dan refleksi untuk terus bekerja keras dalam rangka pencapaian prestasi terbaik dibidang pembangunan olahraga, harapnya (Menpora). Pada kesempatan itu Bupati Kapuas dalam sambutannya menyatakan dukungannya atas himbauan Menpora dalam rangka pencapaian prestasi dalam bidang pembangunan Olahraga. Khususnya dalam rangka menggali bibit unggul yang ada di daerah dan wujud dari hal tersebut adalah kegiatan event-event olahraga yang telah dilaksanakan selama ini, atas nama Pemkab Kapuas saya ucapkan “Dirgahayu Hari Olahraga Nasional ke XXVIII tahun 2011” Kata Mawardi. ( Humaspro )

K

egiatan jalan sehat dan senam bersama meriahkan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXVIII di Kuala Kapuas, Jum’at (9/9) pagi. Jalan sehat dan senam bersama pimpin langsung orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Ir HM Mawardi MM , didampingi Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Unsur Forkompimda, Sekda Drs H Nurul Edy MSi, kepala SKPD dan sejumlah anggota TNI dan PNS. Pada kegiatan Haornas juga dilaksanakan Upacara di halaman kantor Bupati Kapuas jalan Pemuda KM 5.5, Jumat (9/9) pagi. Bupati Kapuas membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (MENPORA) Andi Malaranggeng. Dengan tema “Satu Indonesia Bangkit dan Maju” menegaskan pentingnya pengarasutamaan olahraga yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk bersatupadu melakukan pembibitan dan pembinaan olahraga untuk berjaya meraih kejayaan prestasi pada tingkat regional maupun internasional. Kepada segenap lembaga pemerintahan dan pemerintah daerah mari kita wujudkan pengarasutamaan olahraga dalam setiap kebijakan pemerintahan, tingkatkan terus jumlah sarana dan prasarana olahraga dilingkungan masing-masing, dan jangan lupa laksankan jam Krida Olahraga pada setiap hari jumat sesuai dengan Keppres Nomor 17 tahun 1984. “Mari kita dukung suksesnya penyelenggaraan

Sea Games 2011 di Indonesia” Kita dukung dan doakan atlet-atlet kita agar mereka dapat mengibarkan bendera merah putih dan mengumandang kan lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam setiap ajang internasional.

41 41

Sebagai bentuk dukungan, Bupati Kapuas H.M.Mawardi menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemkab Kapuas untuk bekerja sama dan berkoordinasi dalam pelaksanaan kegiatan penertiban NIK maupun pemantauan pelaksanaannya dilapangan guna mensukseskan penerapan E-KTP,”
dilapangan guna mensukseskan penerapan E-KTP,” kata Mawardi. Dengan diterapkan nya E-KTP secara online di Kabupaten Kapuas memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat bangsa dan Negara antara lain mencegah dan menutup peluang adanya KTP ganda dan KTP palsu . Selanjutnya dengan adanya E-KTP dapat mendukung terwujudnya database kependudukan yang benar-benar akurat, mendukung peningkatan keamanan Negara dengan tertutupnya peluang beredarnya KTP ganda dan KTP palsu serta E-KTP berlaku secara Nasional yang dapat digunakan untuk memperoleh layanan publik baik dari lembaga Pemerintahan maupun Lembaga Swasta. Saya berharap NIK Nasional yang dicantumkan dalam setiap dokumen kependudukan benar-benar dijadikan dasar penerbitan berbagai dokumen penting seperti paspor, SIM, NPWP,Polis Asuransi, Sertifikat Tanah, serta penerbitan dokumen identitas diri lainnya, terangnya. Diminta perhatian kepada Camat,Lurah dan Kepala Desa di Kabupaten Kapuas agar lebih pro aktif mensosialisasikan penerapan E-KTP kepada masyarakat yang masih menggunakan KTP lokal untuk mengganti dengan E-KTP tanpa dipungut biaya (gratis). Menurut Kadis Dukcapil Kapuas Drs H Agus Jamaludin, berdasarkan hasil tim suvervisi pengawasan koordinator wilayah V , yang terdiri dari Tim dari Adminduk, ITB, LSM, konsorsium Kuadra, jaringan komunikasi dan sucofindo meliputi tujuan Provinsi dan 41 Kabupaten/Kota, hanya Kabupaten Kapuas yang pertama sudah melaporkan kesiapannya untuk menerapkan e-KTP secara nasional pada hari ini. (Humaspro)

ebagai warga negara dan untuk memberikan contoh kepada masyarakat tentang pentingnya indentitas diri, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM membuat Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Pembuatan e–KTP oleh Bupati, menandai pencangan pembuatan e-KTP untuk wilayah Kabuaten Kapuas, berlagsung di Halaman Kantor Camat Selat, Jum’at (23/9) pagi. Pada kesempatan itu, istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi, Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST, Dandim 1011 Kapuas Letkol Arm Moch Erwansyah, dan Sekda Nurul Edy juga turut membuat e –KTP. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Dalam Negeri melakukan terobosan baru dan solusi yang inovatif melalui penerapan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis nomor induk kependudukan (NIK) secara nasional dilengkapi sidik jari dan chip yang bertujuan untuk mewujudkan tertib database kependudukan, tertib penertiban NIK dan tertib penerbitan dokumen kependudukan (Kartu Keluarga,KTP,dan akta-akta pencatatan sipil). Penerapan EKTP sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan UU No.23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, yang mewajibkan kepada pemerintah bahwa KTP harus disediakan ruang untuk memuat kode keamanan dan rekaman elektronik data kependudukan. Sesuai hasil kesepakatan Rakernas Kependudukan dan Catatan Sipil Tahun 2010 pada tanggal 28-30 Nopember 2010 di Batam. Pemkab Kapuas menyatakan kesanggupannya untuk mensukseskan tiga program strategi nasional di bidang kependudukan dan pencatatan sipil yang terdiri dari pemuktahiran data kependudukan kemudian penerbitan NIK Nasional serta penerapan E-KTP. “Sebagai bentuk dukungan, saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemkab Kapuas untuk bekerja sama dan berkoordinasi dalam pelaksanaan kegiatan penertiban NIK maupun pemantauan pelaksanaannya

S

42 42

S

edikitnya 282 calon haji asal disyukuri karena merupakan anugerah dan petunjuk dari Allah SWT. Apalagi pada saat ini perekonomian kita masih berbenah, tetapi animo masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima sangat tinggi. Pengertian mampu disini bukan hanya secara ekonomi saja, tetapi juga fisik dan mental. Selain itu juga harus memenuhi persyaratan tertentu, baik syarat yang diatur oleh agama maupun Bupati Kapuas saat berjabat tangan dengan salah satu persyaratan lainnya yang jamaah calon haji Ir..Muhajirin, MP diatur oleh pemerintah. Perlu dingat bahwa perjalanan dari tanah air menuju Tanah Suci Mekkah Al Mukkarram hanyalah sebuah langkah dan ujian awal dari serangkaian upacara ritual ibadah haji. Disana saudara akan bertemu dengan jamaah dari berbagai suku bangsa dengan beragam adat istiadat, macam-macam warna kulit, perilaku dan ” perangainya,” ungkap Mawardi. Untuk dia berharap keberangkatan jamaah haji asal Kab. Kapuas ini tidak hanya beribadah semata, tetapi juga mampu bertindak sebagai duta bangsa, duta masyarakat Kabupaten Allah SWT kedamaian, kesejahteraan Kapuas. Yang terpenting jagalah kesehatan lahir batin serta dijauhi dari perpecahan agar dapat melakukan semua ibadah dengan dan segala macam bencana yang baik serta jauhilah kegiatan-kegiatan yang menimpa. Keberangkatan jamaah haji ini tidak berguna apalagi sia-sia. Jagalah menggunakan empat buah bus besar ke kekompakan dan kesetiakawanan dalam Embarkasi Syamsuddin Noor Banjarmasin. kelompok jamaah serta taatilah aturan-aturan Rencananya calon jamaah haji ini akan yang telah diberikan. Kemudian jangan lupa diberangkatkan pada Jumat (14/10) berdoa agar negara dan bangsa ini khususnya malam menggunakan pesawat Garuda. Kabupaten Kapuas ini dianugerahi oleh ( Humaspro )

Kabupaten Kapuas dilepas untuk diberangkatkan ke Tanah Suci Al Mukarram Mekkah, Kamis (13/10) sore. Keberangkatan calon haji ini diwarnai dengan isak tangis keluarga yang ditinggalkan. Bahkan lingkungan Rumah Jabatan Bupati penuh sesak dengan keluarga calon haji yang ingin melihat langsung keberangkatan keluarga meraka. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Kapus HM Mawardi didamping Ibu Hj Aliyah Mawardi. Bahkan saat itu tampak pula sejumlah undangan, baik dari unsur Forkominda, Kepala SKPD, tokoh agama serta dari perbankan. Menurut Ketua Rombongan yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas H Mahli bahawa jumlah calon haji Kapuas 282 orang dari total 284 orang. Ketidak berangkatan dua tersebut karena suaminya sakit, sehingga istrinya menunda untuk berangkah haji. ”Mereka nanti akan tergabung dalam kloter empat bersama dengan calon haji asal Kabupaten Katingan sebanyak 33 orang. Perlu diketahui bahwa ini merupakan kloter pertama dari Kalteng yang berangkat ke Tanah Suci,” terang Mahli. Lebih jauh dijelaskan bahwa calon haji asal Kapuas ini berasal dari 10 kecamatan dan terbanyak berasal dari Kecamatan Selat. Untuk usia jamaah paling muda 21 tahun dan yang paling tua 84 tahun. Dari hasil pemeriksaan kesehatan terdata 93 calon haji berisiko tinggi, sedangkan 191 calon haji lainnya dinyatakan sehat. Namun demikian seluruh calon haji ini telah diberi vaksin miniitis dan influenza. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya menjelaskan keberang katan para calon jamaah haji saat ini patut

43 43

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->