Anda di halaman 1dari 27

By.PT.

Wahana Mutiara Group Budi M A Wadud

PENDAHULUAN Mengapa harus berusaha untuk dapat menyusun suatu perencanaan usaha (Business Plan) secara tertulis ? Ada 3 alasan utama : 1. Proses penggabungan usaha,termasuk pemikiran yang anda tuangkan, memaksa anda untuk mengambil suatu pandangan yang Objektif, Kritis dan tidak emosional atas proyek usaha anda secara keseluruhan. 2. Produk Akhir yaitu rencana usaha anda merupakan suatu alat operasi yang jika digunakan secara tepat akan membantu anda dalam mengelola usaha dan dapat bekerja secara efektif untuk mencapai sukses usaha. 3. Rencana usaha yang lengkap mengkomunikasikan ide anda dengan pihak lain dan memberikan dasar untuk menyusun rencana pembiayaan Dengan memandang secara objektif pada usaha anda anda dapat mengidentifikasi keadaan ke dalam analisis SWAT yaitu adanya Kekuatan,Kelemahan,Kesempatan dan Hambatan/masalah-masalah pada tahap awal anda memulai usaha dan bagaimana merencanakannya sehingga tercapai satu tujuan. Rencana usaha dapat mencegah anda untuk memasiki suatu bisnis yang gagal karena Perencanaan perupakan modal awal terbentuknya suatu usaha. Metode Perencanaan terhadap suatu bentuk usaha terancang dalam pedoman yang berikut ini anda hanya tinggal mengembangkan berdasarkan ide dan kondisi yang ada. Terdiri dari apa sajakah Rencana usaha itu ? Garis rencana usaha terdiri dari :

Sampul Depan : Sampul depan,Nama Pemilik,Alamat dan Nomor Telephone. Ringkasan Proyek : Manajemen,Pemasaran,Produksi,operasi dan keuangan. Bagian Pertama : Latar Belakang 1. Dasar Gagasan usaha 2. Daftar Riwayat hidup pengelola.

Bagian Kedua : Aspek Pemasaran 1. Gambaran Umum Pasar 2. Permintaan 3. Penawaran 4. Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar 5. Pesaing 6. Strategi Pemasaran

Bagian Ketiga : Aspek Produksi dan Operasi 1. Produk 2. Proses Produksi

3. Kapasitas produksi 4. Tanah 5. Bangunan 6. Sarana 7. Mesin dan Peralatan 8. Kendaraan 9. Bahan baku dan Bahan Pembantu 10. Tenaga Kerja Langsung 11. Biaya Umum Pabrik 12. Limbah

Bagian keempat : Aspek Organisasi dan Manajemen 1. Umum 2. Perizinan 3. Kegiatan Pra Operasi dan Jadwal Pelaksanaan 4. Investasi Kantor 5. Administrasi Kantor

Bagian Kelima : Aspek Keuangan 1. Asumsi-asumsi 2. Pembiayaan Proyek 3. Proyeksi Laba Rugi 4. Proyeksi arus Kas 5. Proyeksi Neraca

Bagian Keenam : Dokumen-dokumen Pendukung 1. Riwat Hidup 2. Fothocopy perjanjian sewa 3. Kontrak-kontrak,dokumen resmi dan dokumen-dokumen yang lain yang berkaitan dengan usaha ini.

PROPOSAL USAHA/PERENCANAAN USAHA (Judul)

(Nama Perusahaan)

Diajukan Kepada : . (Nama Bank/lembaga pembiayaan usaha/perusahaan)

(Nama Pemilik atau Penyusun)

. (Nama Perusahaan/keterangan lain no induk/pegawai)

.. . (alamat dan no.tlp)

RINGKASAN PROYEK/BISNIS/USAHA

A. Manajemen Nama Perusahaan Nama Pemilik/Pimpinan Perusahaan Bidang Usaha Jumlah Karyawan / Tenaga kerja

B. Pemasaran Produk yang dipasarkan Sasaran Konsumen/Pembeli Wilayah Pemasaran Rencana Penjualan perbulan/tahun

C. Produksi dan Operasi D. Keuangan Total Pembiayaan Proyek Modal sendiri Pijaman yang diajukan Angka waktu pengembalian pinjaman Penjualan Pertahun (Rp) Keuntungan Pertahun (Rp) Return of Investment (ROI) Break Even Point Altenatif agunan yang dimiliki dan nilainya Rencana Realisasi Proyek Kapasitas Produksi Persediaan Bahan Baku Fasilitas/Sarana ProduksiDampak Lingkungan

BAGIAN SATU Latar Belakang Tujuan dari bagian ini adalah memberikan pernyataan yang jelas tentang : 1. 2. 3. 4. 5. Apa usaha anda ? Produk atau jasa apa yang anda rencanakan untuk di tawarkan ? Apa dasar pemikiran dari gagasan usaha anda ? Apa Manfaat ekonomi / Sosial bagi Masyarakat ? Bagaimana Kemampuan dan kualitas pengusaha ?

Secara keseluruhan pernyataan-pernyataan tersebut akan membentuk kebijakan tertulis dari usaha yang di rencanakan.Kebijakan ini akan memberikan arah dan stabilitas bagi usaha anda.selain itu pernyataan ke lima akan memberikan arah mengapa usaha yang direncanakan memang sesuai dengan anda. Untuk selanjutnya dukungan teknis untuk gagasan usaha yang direncanakan akan ditemukan terutama dalam aspek keuangan dan dokumen pendukung.

1. LATAR BELAKANG

1.1. Dasar Gagasan Usaha 1.1.1. 1.1.2. 1.1.3. Prospek Pasar Manfaat Ekonomi Manfaat Sosial

1.2. Daftar Riwayat Hidup Pengelola a. Nama b. Tempat Tanggal Lahir c. Agama d. Alamat Rumah e. Alamat Kantor/tempat usaha f. Pendidikan Terakhir g. Pelatihan Yang telah diikuti h. Pengalaman i. Keterampilan j. Bakat/Hobi k. Kegiatan Sosial l. dll : : : : : : : : : : :

BAGIAN DUA Aspek Pemasaran

Tujuan dari bagian ini adalah memberikan gambaran tentang proses menciptakan dan mempertahankan pelanggan.Beberapa pertanyaan mendasar yang dapat memberikan arahan meliputi : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Produk apa yang di Jual Bagaimana Produk tersebut dibandingkan dengan produk pesaing dalam Sejauhmana wilayah pemasarannya ? Kepada siapa produk tersebut akan dijual ? Sejauh mana kemungkinan produk memperkirakan produk sejenis yang Berapa jumlah pangsa pasar yang dapat diraih ? Berapa harga jual produk ? Berapa jumlah produk yang akan terjual Bagaimana Kegiatan promosi yang akan dilakukan ? Strategi pemasaran apa saja yang diperlukan untuk mencapai target Berapa jumlah biaya yang diperlukan untuk kegiatan mempromosikan dan

hal kualitas dan harga ?

telah di jual ?

rencana penjualan? mendistribusikan produk ? Pemasaran merupakan perpaduan seni (Konsep dan pengalaman,Pandangan dan visi) serta ilmu pasti (dalam bentuk penelitian yang cermat dan perhatian terhadap fakta).Memberikan jawaban yang tepat atas pertanyaan-pertanyaan diatas tidaklsh mudah.namun rencana pemasaran akan membantu bahwa anda menjaga seluruh potongan-potongan pemasaran yaitu Produk Pelanggan,Persaingan ,Promosi,Strategi,Distribusi,Harga dan anggaran secara seimbang.

2.ASPEK PEMASARAN

2.1. Gambaran Umum Pasar. 1. Jenis produk yang dipasarkan adalah 2. Wilayah pemasaran mencakup daerah . (Misal : Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Kotamadya ,dst.) 2.2. Permintaan 2.2.1. Jumlah Permintaan terhadap produk a. Sasaran Pembeli (konsumen) b. Jumlah Konsumen c. Jumlah kebutuhan d. Total kebutuhan per-tahun 2.2.2. Proyeksi Permintaan Selama 5 tahun mendatang Tahun 1. 2. 3. 4. 5. Proyeksi Permintaan

2.3. Penawaran 2.3.1. Jumlah Produk sejenis di Pasar Nama Perusahaan Kapasitas Produksi/bulan/tahun (Unit)

Total Penawaran / tahun

Proyeksi Penawaran selama 5 tahun mendatang Tahun 1. 2. 3. 4. 5. Proyeksi Permintaan

2.4. Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar Tahun (1) Permintaan (2) Penawaran (3) Peluang Pasar (4) (2) (3) Rencana Penjualan (5) Pangsa Pasar (6) (5)/(4)x100%

2.5. Pesaing Uraikan Strategi pemasaran yang dilakukan pesaing anda, meliputi : 1. Produk (Mutu,Ukuran,Kemasan dll) 2. Harga (Harga Satuan,Syarat Pembayaran,Potongan,dll) 3. Jalur Penjualan 4. Promosi 2.6. Strategi Pemasaran Uraikan Strategi Pemasaran yang akan anda lakukan 1. Produk (Mutu,Ukuran,Kemasan dll) 2. Harga (Harga Satuan,Syarat Pembayaran,Potongan,dll) 3. Jalur Penjualan 4. Promosi

BAGIAN TIGA Aspek Produksi

Tujuan dari Bagian ini adalah memberikan penjelasan yang berkait dengan : 1. 2. 3. Bagaimana Proses Produksi dilaksanakan Bagaimana Dan Mesin/peralatan apa saja yang diperlukan dan berapa Berapa umur penggunaan dan mesin

biayanya ?

4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Berapa jumlah kapasitas mesin dan berapa jumlah kapasitas yang Dimana lokasi usaha dan bagaimana tataletak yang akan di rencanakan Berapa jumlah dan biaya bahan baku yang diperlukan Bagaimana tingkat kemudahan untuk mendapatkan bahan baku secara Berapa jumlah tenaga kerja langsung yang diperlukan ? Bagaimana ketersediaan tenaga kerja tersebut ? Berapa jumlah biaya Overhead yang diperlukan Berapa jumlah biaya produksi per unit

direncanakan ?

terus menerus?

Kebutuhan akan perencanaan produksi akan sangat terlihat jelas pada usaha yang merupakan suatu usaha manufaktur atau produk yang di hasilkan berupa barang.Namun de4\mikian pada usaha yang merupakan usaha pelayanan atau jasa,aspek produksi lebih ditekankan pada penjelasan tentang persiapan operasionalisasi jasa yang akan ditawarkan pada konsumen.

3.Aspek Produksi Dan Operasi

3.1. Produk 1. Uraikan Ciri-ciri Produk 2. Kegunaan Utama Produk

3.2. Proses Produksi 1. Uraikan Proses produksi atau pembuatan produk. 2. Gambarkan dalam bagan proses produksi tersebut Contoh Gambaran Besar Bahan Baku Pembuatan produk 3.3. Kapasitas Produksi Tahun 1. 2. 3. 4. 3.4. Tanah 1. Beli 2. Sewa Per-tahun 3.5. Bangunan 1. Beli 2. Sewa Per-tahun 3.6. Utilitas/sarana Biaya Utilitas Pemasangan Instalasi Listrik Pemasangan Instalasi Telephone Pemasangan InstalasiAir/PAM Dll Jumlah Total Biaya Rencana Produksi (dalam unit) Proses Produksi Pembuatan produk Hasil/Produk Barang/Jasa

3.7. Mesin dan Peralatan Nama Mesin& peralatan Merk Jumlah Harga (Rp) Total Rp)

3.8. Kendaraan 1. Beli Jenis Kendaraan Merk Jumlah Harga (Rp) Total (Rp)

1. 2. 3.

2. Sewa Per-tahun Jenis Kendaraan 1. 2. 3. Merk Jumlah Harga (Rp) Total (Rp)

3.9. Bahan Baku dan Bahan Pembantu 1. Bahan baku utama dan bahan baku pembantu yang akan diperlukan sesuai dengan rencana produksi tahun 1 : Bahan Baku 1. 2. 3. Fungsi Jumlah Harga (Rp) Total (Rp)

2. Persyaratan Pembelian Bahan Baku 3. Ketersediaan dan Kesinambungan bahan baku

3.10.

Tenaga kerja Langsung Jenis Tarip/Unit Jumlah TK Jumlah hari Kerja / thn Total (RP)

1. Sistem Harian Kegiatan 1. 2. 3. dst

2. Sistem Borongan sub kontrak Jenis Kegiatan 1. 2. 3. dst Tarip/unit Jumlah Produksi/tahun Total (Rp)

3.11.

Biaya Umum Pabrik

Biaya untuk menunjang kegiatan produksi Jumlah Biaya Umum Pabrik 1. Pemeliharaan Mesin dan Peralatan 2. Suku cadang,Bahan Bakar,Olie dll 3. Listrik,air,tlp dll 4. Pemeliharaan Bangunan 3.12. Limbah Total (Rp)

1. Kualitas Limbah dan cara pembuangannya 2. Biaya Pengendalian limbah per-tahun

BAGIAN EMPAT Aspek Organisasi dan Manajemen Tujuan dari bagian ini adalah memberikan gambaran yang jelas terhadap hal-hal yang berkaitan dengan : 1. 2. 3. 4. 5. Bagaimana Usaha akan di Organisasikan? Bagaimana Usaha akan dikelola dan dilaksanakan? Kegiatan Pra Operasi apa saja yang harus dipersiapkan sebelum usaha Berapa besar biaya yang digunakan untuk pra operasi? Berapa jumlah biaya yang diperlukan untuk keperluan kantor maupun

dilaksanakan?

kelengkapan administrasi kantor ? Kekuatan manejerial akan mempengaruhi keberhasilan usaha.perencanaan organisasi dan manajemen akan mengarahkan pada upaya agar usaha berjalan lebih lancar, lebih menguntungkan dan lebih mudah. Beberapa hal yang penting dalam melaksanakan organisai dan manajemen adalah perlu direncanakan dan dialokasikan tugas-tugas serta tanggung jawab didalam pemilihan sumber daya manusia juga sangat diperlukan.

4.Aspek Organisasi dan Manajemen

4.1. Umum 1. Nama Perusahaan. 2. Nama Pemilik atau Pimpinan 3. Alamat Kantor dan Tempat Usaha 4. Bentuk Badan Hukum 5. Tahun Berdiri 4.1.1. Bagan/Struktur Organisasi Bagan dibawah ini adalah gambaran besar suatu perusahaan Bonafide :
DIREKTUR/PIMPINAN PERUSAHAAN

MANAJER PEMASARAN

MANAJER PRODUKSI

MANAJER KEUANGAN

MANAJER SDM

4.1.2. KARYAWAN DARI MULAI STAFF,KABAG DAN PEKERJA Uraian Jabatan Dan Uaraian Tugas URAIAN TUGAS GAJI (Rp) Bulan Tahun

JABATAN

4.2. Perijinan JENIS PERIJINAN 1. Ijin Prinsip (dari Intansi Teknis) 2. SITU (Surat Ijin Tempat Usaha) 3. SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) 4. TDP (Tanda Daftar Perusahaan) 5. Akte Pendirian 6. NPWP 7. dll BIAYA (Rp)

4.3. Kegiatan Pra-Operasi dan Jadwal Pelaksanaan


Jenis kegiatan Pra-Operasi 1.Survey Pasar 2.Menyusun Rencana Usaha 3. Mengurus Perijinan 4.Survey Tempat Usaha 5. Survey Mesin/Peralatan 6.Instalasi Listrik,air,tlp 7.Mencari tenaga Kerja 8. Uji coba produksi 9. Operasional 1 2 3 4 Jadwal mPelaksanaan 5 6 7 8 9 10 Biaya 11 12 Pra Operasi

4.4. Investasi Kantor Perlengkapan Kantor 1.Meja 2.Kursi 3.Mesin Tik dll 4.5. Suplai Kantor Jenis Biaya Suplai Kantor 1. Alat-alat Tulis 2.Biku,Faktur,Ordner,Kop surat,amplop dll Total (Rp) Merk Jumlah Harga(Rp) Total (Rp)

BAGIAN KE LIMA Aspek Keuangan

Tujuan dari bagian ini adalah memberikan penjelasan terhadap pertanyaanpertanyaan: 1. Berapa jumlah total biaya usaha yang diperlukan ? 2. Apakah Kredit pinjaman diperlukan ? 3. Berapa bagian modal sendiri yang digunakan sebagai sumber dana ? 4. Apa yang diindikasikan dari laporan keuangan rugi laba ? 5. Bagaimana dengan rencana pengembalian pinjaman ? 6. Berapa tingkan Break Event Point ? 7. Berapa tingkat Return of Investment? 8. Apakah usaha ini layak untuk di usahakan? Suatu cara dalam mengembangkan suatu usaha adalah dengan melakukan investasi baru.sebelum melaksanakan investasi perlu dilakukan studi kelayakan untuk memperkirakan apakah investasi yang dilakukan baik berasal dari modal sendiri maupun modal pinjaman layak atau tidak. Proyeksi keuangan merupakan bagian yang integral dari aspek keuangan dan secara kritis akan menilai secara tepat kelayakan usaha dan untuk merencanakan berapa besar investasi yang diperlukan untuk membawa usaha dalam tingkat operasional yang stabil.dalam hal ini asumsi-asumsi harus dipertimbangkan secara cermat dan dijelaskan.

5.Aspek Keuangan BIAYA PROYEK


KETERANGAN A. INVESTASI HARTA TETAP / Bulan 1. Tanah 2. Bangunan 3. Mesin & Peralatan 4. Investasi kantor 5. Kendaraan DLL.sesuai pembiayaan yang ada Total Harta Tetap B.INVESTASI PRA-OPERASI / Bulan 1.Rencana Usaha 2. Perijinan 3. Pelatihan 4. Produksi Percobaan DLL.sesuai pembiayaan yang ada Total Pra-Operasi C. INVESTASI (A+B) D. MODAL KERJA BIAYA POKOK PRODUKSI / Bulan 1. Bahan Baku 2. Upah Tenaga Produksi 3. Biaya Umum Pabrik DLL.sesuai pembiayaan yang ada Total Biaya Pokok Produksi BIAYA USAHA / Bulan 1. Gaji Pimpinan 2. Gaji Kabag Pemasaran & Staff 3. Gaji Kabag Produksi & Staff 4. Gaji Administrasi & Keuangan 5. Biaya Pemasaran 6. Suply kantor ATK 7. Biaya Sewa DLL.sesuai pembiayaan yang ada Total Biaya Usaha Total Biaya Proyek (C + D) E. Total Biaya Operasi per tahun (x 12 Bulan) PROSENTASE Modal Kerja / Tahun Keterangan Rencana Produksi dlm Unit A. PENJUALAN B. BIAYA POKOK PRODUKSI 1. Bahan Baku 2. Upah Tenaga Produksi 3. Biaya Umum Pabrik Tahun 1 TOTAL MODAL SENDIRI KREDIT

100 % Tahun 2

Brp % Tahun 3

Brp % Tahun 4 Tahun 5

PROYEKSI LABA RUGI

DLL.sesuai pembiayaan yang ada Total Biaya Pokok Produksi C. LABA KOTOR (A-B) D. BIAYA USAHA 1. Gaji Pimpinan 2. Gaji Kabag Pemasaran & Staff 3. Gaji Kabag Produksi & Staff 4. Gaji Administrasi & Keuangan 5. Biaya Pemasaran 6. Suply kantor ATK 7. Biaya Sewa 8. DLL.sesuai pembiayaan yang ada Total biaya usaha s ebelum penyusutan & amortisasi 9. Penyusutan 7. Amortisasi E. TOTAL BIAYA USAHA F. LABA USAHA (C-E) G. BUNGA H. LABA SEBELUM PAJAK (F-G) I. PAJAK J. LABA (H-I) L. BEP (E/C) X 100%

PENYUSUTAN Penyusutan 1. Bangunan 2. Mesin dan Peralatan 3. Investasi Kantor 4. Kendaraan DLL.sesuai pembiayaan yang ada Jumlah Nilai (Rp) Umur Peny/Tahun

AMORTALISASI Penyusutan Investasi Pra Operasi DLL.sesuai pembiayaan yang ada Jumlah Nilai (Rp) Umur Peny/Tahun

1 . P E N D A H U L U A N 1.1. Profil Usaha ARIES Sablon & Konveksi didirikan pada sekitar tahun 1995 oleh Bpk. Chudori. Beliau berasal dari Kota Pekalongan, kota yang dikenal karena usaha pencapan batiknya.Awal mula didirikannya hanyalah usaha sablon saja. Pada saat itu usaha ini menerima jasa pemesanan sablon undangan, stiker, badge instansi/sekolah, sablon kaos, dan sebagainya. P e r b a i k a n d a n evaluasi selalu dilakukan dalam menjalankan usaha ini a g a r s e l a l u a d a peningkatan kualitas sablon yang dibuat.S e t e l a h mengalami pekembangan yang cukup baik, pada tahun 2004 Bpk C h u d o r i melakukan investasi dengan membeli 3 buah mesin konveksi, yaitu mesin jahit listrik, mesinobras, dan mesin pasang kancing. Sehingga mulai saat itu, Bpk Chudori sudah menjalankan 2( d u a ) u s a h a 1.2. y a i t u s a b l o n d a n k o n v e k s i , k e d u a n y a s a l i n g b e r k a i t a n j e n i s y a n g

d a n menguntungkan.

Perencanaan Mendatang
Pada saat ini, Pak Chudori berencana melakukan investasi b a r u u n t u k m e m b e l i peralatan/mesin sablon digital dan tambahan mesin konveksi.. Mesin sablon digital yangdi m aks ud adal ah m es i n s abl on

hot press , mesin cutting stiker dan printer khusus untuk sablon digital.Selama ini dalam menjalankan usaha sablonnya, Pak Chudori menggunakan teknik sablonmanual. Dikatakan sablon manual, karena dalam menyablon ini masih menggunakan cara biasa( t r a d i s i o n a l ) d e n g a n p e r a l a t a n y a n g s e d e r h a n a . K e b e r a d a a n m e s i n s a b l o n d i g i t a l i n i t i d a k bermaksud untuk menggantikan peralatan sablon yang sudah ada, tapi agar bisa melayani segmen pasar yang baru. Proposal Pengajuan Pendanaan Usaha2

2. RINGKASAN EKSEKUTIF Aries Sablon & Konveksi adalah perusahaan perseorangan (usaha kecil menengah) yang bergerak di bidang jasa sablon dan konveksi. Jasa sablon yang dikerjakan antara lain sablonundangan, kaos, stiker, kop surat, dan kaos. Sedangkan jasa konveksi yang dikerjakan antara lain pembuatan kaos untuk instansi, celana training, tas souvenir, maupun jaket. Namun yang seringdikerjakan Aries Sablon & Konveksi ini adalah sablon kaos, sablon undangan, dan pembuatan kaos dari bahan katun combed.Berikut adalah ringkasan dari Proposal Pengajuan Pendanaan Usaha

Salam Sejahtera Bapak/Ibu/Saudar-Ku pelaku UMKM dimanapun berada Untuk memenuhi permintaan, berikut, penulis sampaikan contoh proposal pengajuan kredit/pinjaman secara sederhana, silahkan dipelajari dan di contoh, disesuaikan menurut usaha masing-masing. Sukses UMKM PROPOSAL BISNIS KERIPIK PISANG

Nama Pengusaha ................ Disusun oleh : Ir. Deddy Edward, MBA, MM KONSULTAN Sektor Riil & UMKM sinees Development Service Provider Sektor Rill & UMKM 2009

=============================================== PROPOSAL BISNIS KERIPIK PISANG

A. Data Perusahaan 1. Nama Perusahaah : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. Bidang Usaha : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3. Jenis Produk : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4. Alamat Perusahaan : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5. Nomor Telepon : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . B. Data Pemilik 1. Nama Pemilik : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. Jabatan : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3. Tempat tanggal lahir : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4. Alamat Rumah : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5. Nomor Telephon : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 6. Struktur Organisasi : contoh C. Data Konsultan 1. Nama Konsultan : Ir. Deddy Edward, MBA, MM 2. Jabatan : Konsultan Sektor & UMKM 3. Tempat Tanggal lahir : Bukittingi, 3 Juli 1959 4. Alamat : Depok, Jawa Barat Bandar Lampung, Lampung 5. Nomor Telephon : 0815.1036.0035 & 021.9136.3808 6. Alamat E-mail ; deddyedward@gmail.com 7. Pendidikan Terakhir : Magister Manajemen (S2) 8. Pengamalan Kerja : Konsultan Sektor Riil & UMKM A. Alasan Pemilihan bisnis KERIPIK PISANG Saat ini . merupakan salah satu daerah yang banyak ditanam oleh masyarakat adalah pohon pisang. Mayoritas buah pisang dijual dalam bentuk masih buah pisang asli

belum diproses lebih lanjut. Hal itu menjadikan nilai tambah dari budi daya pisang belum optimal, di samping itu sering terjadi kerusakan buah pisang karena tidak langsung laku terjual atau menunggu kenaikan harga. Di samping alasan di atas saat ini para konsumen dari luar kota dalam membeli KERIPIK pisang belum dapat dipenuhi oleh industri yang saat ini ada, sehingga sering terjadi para konsumen kesulitan mendapatkan KERIPIK pisang seperti yang diharapkan. Dari hal di atas dapat disimpulkan bahwa bisnis pembuatan KERIPIK pisang masih sangat memungkinkan tanpa merusak keseimbangan pasar yang sudah ada. A. Analisis Aspek Lingkungan Sebagian besar masyarakat di lingkungan rencana bisnis beragama islam taat. Tingkat toleransi dengan agama lain dapat berjalan dengan baik. Dalam kecondongan organisasi keagamaan mayoritas berafiliasi pada organisasi Nahdhatul Ulama. Aspirasi partai politik pada pemilu tahun lalu mayoritas adalah Partai Persatuan Pembangunan sebagai yang dominan. Sementara aspirasi lainnya cukup merata pada beberapa partai politis lima besar lainnya. Strata social yang berada di lingkungan usaha adalah mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan, petani dan buruh. Sebagian kecil pegawai pengusaha dan bekerja di sector industri wilayah . Perliku beli masyarakat termasuk konsumtif yang ditandai dengan ramainya pertokoan di awal bulan dan menjadi sepi pada tanggal tua. Untuk tingkat keamaan dalam arti pencurian, perampokan maupun karena adanya bahaya lingkungan relatip baik. F. Analisis Aspek Pemasaran a. Aspek Makro Bahan baku utama dari KERIPIK Pisang adalah pisang yang didapatkan di daerah sekitar . Pesaing produksi KERIPIK pisang saat ini berkisar ada .. perusahaan yang dianggap cukup besar dan banyak industri rumah tangga pembuat KERIPIK pisang. Untuk konsumsi local dan konsumen langsung dapat dicukupi industri rumah tanggal Sedangkan pelanggan pedagang seperti toko makanan atau swalayan dicukupi perusahaan KERIPIK pisang yang ada saat ini. Pelanggan terbesar adalah dari daerah sekitar seperti Lampung, Jakarta, Bandung dan kota besar lain di Indonesia. a. Aspek Mikro i. Jenis produk yang dihasilkan dari usaha yang dilakukan adalah KERIPIK PISANG dari bahan baku pisang raja. ii. Penetapan harga dari produk tersebut adalah berdasarkan pada biaya produksi di tambah mark-up sekitar 20%. iii. Promosi yang dilakukan untuk mengenalkan produk tersebut adalah dengan promosi penjualan dengan mengenalkan produk pada toko penjual makanan di daerah sekitar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang dan kota besar lainnya. iv. Pendistibusian barang di samping diambil para pedagang perusahaan akan mengirimkan langsung pada pasar sasaran dengan cara mengantar ke toko-toko makanan dan swalayan pada pasar sasaran.

A.

Analisis Aspek Operasional a. Disain produk

Untuk meningkatkan kualitas output, maka selalu mengamati perkembangan teknologi dan riset produk atau uji coba produk. Pertimbangan utama penentuan lokasi usaha adalah ketersediaan bahan baku untuk proses produksi Luas usaha yang akan dikembangkan adalah kapasitas 2 (dua ) kwintal keripik pisang jadi per hari. Pola usaha yang dikembangkan adalah pola produksi kontinyu sehingga setiap waktu selalu menghasilkan keripik pisang tanpa terpengaruh waktu dan musim. Proses Produksi sederhana meliputi pisang dikelupas selanjutnya diiris diberi campuran aroma dan rasa (asin, manis, coklat, keju) selanjutnya digoreng atau di oven, Pada tingkat kekeringan yang disyaratkan selanjutnya di bungkus.
a.

Pengawasan kualitas dilakukan untuk bahan baku, pengawasan proses dan pengawasan produk jadi.
b.

Untuk bahan baku pisang yang dibuat dengan ukuran kualitas harus sudah matang tetapi belum busuk. Untuk pengawasan kualitas proses dilakukan dengan melihat ketebalan irisan, kekeringan hasil penjemuran atau hasil oven. Sedangkan kualitas hasil produksi ukuran kualitas dilihat dari keseragaman ukuran , kerapian pembungkusan dan waktu kadaluarsa. A. Analisis Aspek Sumber Daya Manusia Jumlah tenaga kerja yang dibuuhkan untuk perusahaan ini terdiri dari 3 orang pegawai kantor untuk administrasi dan marketing, 3 orang petugas lapangan, 5 orang bertugas memasak dan menggoreng. Di samping itu ada 35 orang pekerja borongan untuk mengelupas pisang mencetak dan mengemas. Untuk meningkatkan keterampilan karyawan perlu ditambah bekal keterampilan dengan mengikutkan ke pelatihan-pelatihan. Agar karyawan betah bekerja diberi asuransi kesehatan biaya rawat jalan jika berobat dan bantuan 50 % biaya rawat inap jika opname di kelas III. Sejak masuk karyawan sudah menandatangani kontrak perjanjian yang berisi hak dan kewajiban termasuk sanksi pelanggaran . I. Analisis Aspek Keuangan LABA RUGI USAHA 4 TAHUN TERAKHIR (dalam juta rupiah)

NERACA PER TANGGAL 31 DESEMBER 2008

Tabel Rencana Anggaran Pendapatan dan Biaya / RAPB Tahun 2009 2013 (dalam juta rupiah)

A. Analisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman (analisa SWOT) Kekuatan : a.Harga Terjangkau b.Kualitas terjamin c. Cita rasa bervariasi d.Kemasan berbagai ukuran Kelemahan : 1. Manajemen tradisional 2. Sarana dan prasarana sederhana 3. Sumberdaya manusia yang masih rendah pendidikan 4. Bahan baku Keripik Pisang mudah rusak Peluang : 1. Pangsa pasar yang masih luas 2. Bahan baku yang mudah di dapat 3. Pesaing besar relatip terbatas Ancaman : 1. Munculnya variasi makanan jajanan 2. Munculnya pesaing baru A. Rencana Kebutuhan Pinjaman Modal (Kredit / Pembiayaan) Untuk melakukan ekspandi dan akselerasi perusahaan akan meningkatkan kapasitas 50 % dari usaha sekarang. Dengan peningkatan kapasitas tersebut diperlukan dana sebesar Rp 200.000.000,-. Saat ini perusahaan telah memiliki dana sebesar Rp 125.000.000,- Jumlah kebutuhan dana tambahan sebesar Rp. 75.000.000,Dana pinjaman tersebut akan diangsur selama tiga tahun per bulan. Adapun agunan untuk pinjaman tersebut adalah tanah dan bangunan yang ada di atas tempat usaha. A. Penutup

Demikian rencana bisnis yang disusun dalam rangka untuk memenuhi pihak-pihak yang memerlukan dan bagi pemilik sebagai acuan pengembangan bisnis. Bandar Lampung, 20 Mei 2009 Konsultan Sektor Riil & UMKM Ir. Deddy Edward, MBA, MM Bagi Bapak Ibu Saudara-Ku yang ingin memperoleh file sofecopy silahkan email kepada pengasuh blog ini. Terimakasih