Anda di halaman 1dari 1

Infeksi non spesifik Infeksi merupakan suatu keadaan sakit yang disebabkan masuk, berkembang biak dan berprosesnya

mikroorganisme pathogen ke dalam tubuh penderita. Disebut dengan infeksi non-spesifik dikarenakan penyebabnya dapat bermacam-macam mikroorganisme pathogen, serta tidak menimbulkan gejala-gejala spesifik, contoh: treponema pallidum. Beberapa factor yang mempengaruhi: Daya tahan a) Lokal Locus minores resistance. Tahanan jaringan lokal/adanya kerentanan jaringan yang berbeda terhadap infeksi. Apabila terjadi infeksi, maka locus minores resistance rendah. b) Umum First line of defence: adanya sel-sel PMN, leukosit, fagosit,dll. Second line of defence: adanya system kekebalan tubuh/imunologi. Mikroorganisme Tergantung pada jenis, jumlah, dan virulensi mikroorganisme. Semakin tinggi virulensi kuman, semakin meningkat proses terjadinya infeksi. Anatomis Terdapat beberapa factor anatomis yg mempengaruhi terjadinya infeksi: Potensial space: ruang diantara jaringan yang mempunyai potensi sebagai tempat berkumpulnya pus/kuman. Perlekatan otot pada tulang rahang Bentuk tulang rahang Kepadatan tulang: mandibula memiliki kepadatan tulang yang tinggi, sehingga infeksi sering terjadi akibat vaskularisasi yang rendah.