Anda di halaman 1dari 2

Infundasi adalah sediaan cair yang dibuat dengan menyari simplisia dengan air pada suhu 90oC selama

15 manit. Infundasi merupakan proses penyarian yang paling umum digunakan untuk menyaari kandungan zat aktif yang larut dalam air dari bahan-bahan nabati. Penyarian dengan cara ini menghasikan sari yang tidak stabil dan mudah tercemar oleh kuman dan kapng sehingga sari yang diperoleh dengan cara ini tidak boleh disimpan lebih dari 24 jam. Infuse dibuat dengan cara : a. Membasahi bahan bakunya biasanya dengan air 2 kali bobotbahan, untuk bunga 4 kali bobot, unutk karagen 10 kali bobot bahan. b. Bahan baku ditambah dengan air dan dipanaskan selama 15 menit pada suhu 90oC c. Untuk memindahkan penyarian kadang-kadang perlu ditambah bahan kimia misalnya : asam sittrat unutk infuse kina dan lain-lain d. Penyaringan dilakukan pada saat cairan masih panas, kecuali bahan yang mengandung bahan yang mudah menguap.

Infundasi adalah ekstraksi dengan cara perebusan, di mana pelarutnya adalah air pada temperatur 96-98C selama 14-20 menit (Voigt, 1995).

Infundasi adalah proses penyarian yang digunakan untuk menyari zat aktif yang larut dalam air dari bahan-bahan nabati. Infundasi dilakukan dengan cara mencampur serbuk dengan air secukupnya dalam penangas air selama 15 menit yang dihitung mulai suhu di dalam panci mencapai 90C sambil sesekali diaduk, infus diserkai sewaktu masih panas dengan menggunakan kain flanel. Penyarian dengan cara ini menghasilkan sari yang tidak stabil dan mudah tercemar oleh bakteri dan jamur

Infundasi yaitu suatu metode ekstraksi dengan pelarut air pada temperature penangas air (900C), selama waktu tertentu (15-20 menit). Metode tersebut umumnya digunakan untuk mengekstraksi zat aktif bahan-bahan nabati yang larut dalam air. Selain itu, metode infundasi juga mudah diterapkan dalam masyarakat serta aktu yang dibutuhkan untuk membuatnya cukup singkat.

Pemanasan yang digunakan dalam proses ekstraksi (90oC) dapat menyebabkan zat aktif menguap bersama pelarut.

Infundasi merupakan metode ekstraksi dengan pelarut air. Pada waktu proses infundasi berlangsung, temperatur pelarut air harus mencapai suhu 90C selama 15 menit. Rasio berat bahan dan air adalah 1 : 10, artinya jika berat bahan 100 gr maka volume air sebagai pelarut adalah 1000 ml. Caranya : Serbuk bahan dipanaskan dalam panci dengan air secukupnya selama 15 menit terhitung mulai suhu mencapai 90C sambil sekali-sekali diaduk. Saring selagi panas melalui kain flanel, tambahkan air panas secukupnya melalui ampas hingga diperoleh volume yang diinginkan. Apabila bahan mengandung minyak atsiri, penyaringan dilakukan setelah dingin.