Anda di halaman 1dari 2

Hakikat dan Metode Sosiodrama 1.

Pengertian Metode Sosiodrama Kata sosiodrama berasal dari dua kata, yakni sosio dan drama. Sosio berasal dari kata social, sedangkan drama ialah metode mengajar yang dalam pelaksanaannya anak mendapat tugas dari guru untuk mendramatisasikan suatu situasi sosial yang mengandung suatu problem. Menurut Tabrani istilah sosiodrama berasal dari kata sosio=social dan drama . sosio berarti social, sedangkan kata drama adalah suatu kejadian atau peristiwa dalam kehidupan manusia yang menandung problem /konflik kejiwaan, pergolakan, clash atau benturan antara dua orang atau lebi Sosiodarama adalah suatu drama yang menarik yang berdasarkan suatu cerita yang menggambarkan sesuatu atau isu berkonflik , mengandung konflik social. Sosiodarama adalah kegiatan drama yang berdasarkan cerita yang lengkap, skenario drama biasanya dibuat terlebih dahulu untuk anak-anak yang berperan supaya mereka dapat mengadakan persiapan. Sedangkan menurut Joeslina Aziz (1995) metode sosiodrama adalah cara mengajar yang member kesempatan pada anak untuk melakukan kegiatan memainkan peran tertentu, seperti yang terdapat dalam kehidupan masyarakat sosial. Metode sosiodrama untuk pengembangan bahasa di lembaga PAUD adalah suatu cara mengajar melalui sebuah permainan yang melibatkan anak didik untuk dapat berperan dan dapat berhubungan antara peran satu dengan yang lainnya, dalam suatu situasi. Cara yang paling baik untuk memahami nilai sosiodrama adalah mengalami sendiri sosiodrama , mengikuti penuturan terjadinya sosiodrama dan mengikuti langkah-langkah guru pada saat memimpin sosiodrama. Sosiodrama berfokus pada cara kelompok pemain itu dalam menyelesaikan sebuah masalah, yaitu solusi alternatif terhadap masalah yang ditampilkan dimana semua pemain berperan serta dalam penyelesaian masalah itu. 2. Manfaat dan Tujuan Metode Sosiodrama Manfaat sosiodrama serupa dengan bermain peran. Vygotsky, seorang ahli terkemuka, percaya bahwa fungsi mental yang lebih tinggi berakar pada hubungan sosial dan kegiatan bekerja sama. Manfaat metode sosiodrama dalam perkembangan adalah sebagai berikut: a. Menyalurkan aspirasi anak-anak kedalam kegiatan yang menyenangkan b. Mendorong aktifitas, inisiatif dan kreatif sehingga mereka berpartisifasi dalam kegiatan bersama c. Memahami isi cerita karena ikut memainkannya d. Membantu menghilangkan rasa malu, rendah diri dan kemurungan pada anak e. Mengajar anak saling membantu dan bekerja sama dalam permainan sosiodrama f. Menimbulkan rasa saling percaya mempercayai satu sama lain atas kesanggupan masing-masing Apabila metode ini dilakukan secara efektif

banyak manfaat yang dapat diperoleh , antara lain : a. Dapat mempertinggi perhatian anak melalui adegan-adegan yang mana tidak selalu terjadi dalam metode ceramah, diskusi dan metode lainnya. b. Anak tidak saja mengerti persoalan sosial psikologis, tetapi mereka juga ikut merasakan persaan dan pikiran orang lain bila berhubungan dengan sesama manusia c. Anak dapat menempatkan dirinya pada posisi orang lain dan memperdalam pemahaman mereka tentang orang lain sehingga metode ini sedikit demi sedikit mengalihkan rasa egosentris anak kerasa sosial, dengan berlatih mengembangkan rasa empati dan simpati Tujuan metode sosiodrama menurut Joeslina Aziz menyatakan bahwa tujuan metode sosiodrama daam kegiatan pengembangan anak usia dini adalah untuk memecahkan suatu masalah dan agar anak meperoleh kesempatan untuk merasakan perasaan orang lain. 3. Bentuk-bentuk Metode Sosiodrama Pelaksanaan dramatisasi menurut buku Didaktik Metodik TK terbagi kedalam 2 bagian, yatu sebagai berikut : a. Dramatisai Bebas Dramatisasi bebas ialah dramatisasi yang dilakukan anak atas keinginan sendiri dan dengan caranya sendiri. b. Dramatisasi Terpimpin Dramatisasi terpimpin ialah dramatisasi yang dilakukan oleh anak-anak dengan bimbingan guru. 4. Tema-tema yang Cocok untuk Kegiatan Sosiodrama Menurut Kostelnik , Wairen dan Stein (1986) sebagian besar tema-tema yang dipilih anak dalam kegiatan drama, antara lain berikut Ini : a. Tema rumah tangga b. Tema perawatan dan keselamatan c. Tema fantasi yang mengancam 5. Kelebihan dan Kelemahan Metode Sosiodrama Disamping manfaat dan tujuan metode sosiodrama yang telah kita pelajari di atas, metode ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan . Kelebihan metode soiodrama adalah sebagai berikut : a. Mengembangkan kreatifitas anak b. Memupuk kerjasama antara anak c. Menumbuhkan minat anak dalam seni drama d. Anak lebih memperhatikan isi drama karena menghayati sendiri B. Hakikat Metode Bermain Peran 1. Pengertian Bermain Peran Metode bermain peran ini dikategorikan sebagai metode belajar yang berumpun kepada metode perilaku yang diterapkan dalam kegiatan pengembangan. Menurut Gilstrap dan Martin, bermain peran adalah memerankan karakter /tingkah laku dalam pengulangan kejadian yang diulang kembali, kejadian masa depan, kejadian yang masa kini yang penting atau situasi yang imajinati.