Anda di halaman 1dari 4

A-16

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI


TUGAS 12

DosenPembimbing
Disusun Oleh: Nama NPM Kelas

: Drs. Joseph Munthe, M.Si., Ak

: : :

SerlyOktaviani 115029 A-2011

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI TRIDHARMA


JalanP.H.Hasan Mustafa No.33 Bandung Telp. (022) 7201613

PERTANYAAN DISKUSI 1. Saldo kartu angka mengukur kinerja organisasi dalam empat dimensi. Apakah memungkinkan pengukuran pada dimensi pelanggan, operasi internal, serta inovasi dan pembelajaran dapat meningkatkan kinerja tanpa banyak perubahan positif dalam dimensi keuangan? Jika bisa, apakah dampak pola tersebut? Jawab : Ya, sangat memungkinkan. Karena bagian yang mencakup keuangan berisi indikator hasil dari kinerja organisasi di masa lalu, sementara tiga bagian lainnya memberikan indikator arah kinerja yang diinginkan di masa mendatang maka keempat dimensi ini memiliki hubungan yang erat dan tidak dapat dipisahkan dan juga keempat dimensi ini akan menimbulkan hubungan sebab akibat, dimana dimensi keuangan itu berdasarkan pendekatan balance scorecard, kinerja keuangan yang dihasilkan oleh manajemen harus merupakan akibat diwujudkannya kinerja dalam pemuasan kebutuhan konsumen, pelaksanaan proses bisnis internal yang produktif dan efektivitas biaya dan pembangunan personel yang produktif dan berkomitmen. Ukuran kinerja non keuangan yang ditambahkan akan membuat eksekutif manajemen terpacu untuk memperhatikan dan melaksanakan usaha-usaha yang merupakan pemacu sesungguhnya bagi perwujudan kinerja keuangan. Kinerja keuangan dalam jangka panjang tidak dapat dihasilkan melalui usaha-usaha semu, tetapi harus diwujudkan melalui usaha-usaha nyata dengan menghasilkan value bagi konsumen, meningkatkan produktivitas, cost effectiveness, proses bisnis, dan meningkatkan kapabilitas dan komitmen karyawan. Maka dari itu ketiga dimensi non keuangan dapat ditingkatkan pengukurannya atas dimensi pelanggan, operasi internal, serta inovasi dan pembelajaran dapat tanpa adanya perubahan positif dalam dimensi keuangan.

2. Apakah anda berpikir bahwa standar mandatory harus dikembangkan untuk merancang bagan data keuangan yang mencakup laporan tahunan dan komunikasi berkala lainnya pada investor? Mengapa atau mengapa tidak? Jawab : Grafik data keuangan yang didesain dengan baik akan mengukur berbagai aspek penting dari strategi organisasi, maka dari itu menurut saya untuk standar dalam pelaporan keuangan itu tidak wajib untuk dikembangkan, namun apabila hal tersebut terjadi maka itu akan lebih baik tetapi dalam pengembangan desain grafik tersebut tidak merubah hal yang menjadi patokan utama dalam pelaporannya, karena apabila grafik data keuangan didesain dengan baik akan mengukur berbagai aspek penting dari strategi
1

organisasi yaitu salah satunya supaya dapat menarik perhatian para investor dan juga sebagai jembatan untuk dapat berkomunikasi yang baik dengan para investor.

MASALAH 1. Merujuk pada contoh pengkodean tanggungjawab yang digambarkan dalam gambar 14-4 Diminta a. Rancanglah skema pengkodean yang akan mendukung produksi seperangkat laporan ini. Buat dan nyatakan setiap asumsi yang anda percaya perlu. Jawab : skema pengkodean yang mendukung laporan produksi. Company Name FACTORY COST SUMMARY
(Vice President of Production) Amount This Month Controllable expenses Vice Presidents office General superintendents departments Production Planning Purchasing Engineering Receiving, shopping, stores Totals xxx xxx xxx xxx xxx xxx xxxxx Amount This Month Production Labor xxxx xxx xxx xxx xxx xxx xxx xxxxx (xxx) (xxx) (xxx) xxx (xxx) (xxx) (xxxxx) (Over) or Under Budget Year to Date xxxx This Month xxxx Year to Date xxxx xxx (xxx) (xxx) xxx (xxx) (xxx) (xxxxx) (Over) or Under Budget Year to Date This Month Year to Date

b. Tuliskan penjelasan singkat (setengah halaman) bagaimana skema pengkodean anda bekerja. Jawab : Penjelasan mengenai skema di atas adalah dimana total year to date harus sesuai dengan nominal V.P Poroduction pada skema pelaporan Department Cost Summary . c. Kemukakan peningkatan dalam seperangkat laporan yang digambarkan dalam gambar 14-4. Jawab : Beberapa anggaran dibuat untuk perencanaan dan pengevaluasian kinerja. Anggaran operasional memperlihatkan pendataan dan pengeluaran yang direncanakan untuk setiap unit organisasi. Anggaran pengeluaran modal memperlihatkan perkiraan aliran masuk dan keluar kas untuk setiap proyek. Anggaran arus kas membandingkan perkiraan aliran kas masuk dari kegiatan operasi dengan perkiraan pengeluaran, dan digunakan untuk menetapkan kebutuhan peminjaman. Laporan anggaran dan kinerja harus dikembangkan atas dasar akuntansi pertanggungjawaban. Kemudian isi laporan kinerja berdasarkan anggaran harus dibentuk berdasarkan sifat unit yang dievaluasi. Maka dari itu saya menyarankan untuk mengembangkan anggaran yang fleksibel, yang jumlah anggarannya berbeda sehubungan dengan beberapa pengukuran aktivitas organisasi. Maka dengan cara ini, standar anggaran akan secara otomatis disesuaikan untuk peningkatan (atau penurunan) apa pun dalam produksi. Jadi perbedaan apa pun antara standar yang disesuaikan dengan biaya actual, dapat diartikan lebih tepat.