Anda di halaman 1dari 10

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Aromaterapi adalah istilah modern untuk praktik yang sudah dilakukan ribuan tahun lalu. Seperti yang dilakukan orang Mesir kuno saat mandi, pijat, dan mengurapi orang mati, secara tidak sadar kita juga melakukan aromaterapi ketika menghadiri pemakaman atau menjalani upacara adat pernikahan. Wewangian sengaja ditebar untuk memberi suasana nyaman. Suatu ketika wabah pes melanda kota Athena kuno. Ketika itu tentu belum ada antiseptik untuk membasmi kuman. Hippocrates, yang sekarang dikenal sebagai Bapak Kedokteran Modern, menggunakan mandi aromaterapi dan penyemprotan wewangian untuk membebaskan Athena dari wabah penyakit. Sama dengan di Yunani kuno, ahli fisika Mesir kuno menggunakan minyak dengan keharuman tertentu untuk pengobatan, wangi-wangian, mengurapi jenazah, dan meningkatkan gairah. Nenek moyang kita juga sudah mengenal praktik aromaterapi. Ini bisa dirasakan pada waktu melayat orang meninggal. Ruangan di sekitar rumah duka akan dipenuhi keharuman mawar. Sifat wangi mawar yang antidepresan akan membuat orang-orang di sekitarnya menjadi lebih tenang. Keharuman mawar ini selain menenangkan juga membangkitkan gairah. Oleh karena itu mawar adalah salah satu kelengkapan yang dipakai dalam upacara adat perkawinan. Tujuannya antara lain untuk meningkatkan gairah pengantin baru, tutur Kris Budihardjo dari Muttyasa Spa Jakarta Namun, kebiasaan menggunakan wewangian aromaterapi ini mulai ditinggalkan ketika ditemukan zat antiseptik yang membunuh kuman dengan cepat dan murah. Baru pada tahun 1928 penggunaan istilah aromaterapi dipopulerkan oleh Rene Maurice Gattefosse di Perancis. Aromaterapi digunakan untuk rileksasi dan pengobatan. Pada Perang Dunia II minyak esensial untuk aromaterapi ini digunakan untuk pengobatan karena pada zaman itu sulit memperoleh antibiotika. Minyak esensial ketika itu digunakan secara internal, yaitu diminum atau dimasukkan ke organ tubuh, kata Dr. Rachmi Primadiati, seorang dokter ahli kecantikan dan aromatologi yang berpraktik di Griya Natura, Jl. Prapanca,

Jakarta Selatan. Karena itu, menurutnya, aromaterapi adalah istilah modern untuk pengetahuan kuno. Istilah aromaterapi yang sekarang digemari karena kesadaran efek samping pemakaian obat kimia ini didefinisikan oleh Dr. Rachmi sebagai suatu cara penyembuhan kesehatan dengan menggunakan bahan alamiah berupa minyak esensial dari tetumbuhan. Penyembuhan dengan aromaterapi ini merupakan tindakan holistik internal dan eksternal atau tidak hanya mengobati gejala penyakit yang tampak. Dengan pendekatan holistik, pengobatan terhadap individu satu tidak akan sama dengan yang lain. Karena setiap individu itu berbeda karakternya, bahkan pada orang kembar sekalipun. Setiap karakter membutuhkan minyak esensial yang berbeda pula. Misalnya untuk orang yang pemarah tentu akan diberikan minyak yang bersifat menenangkan, kata dokter yang pernah menulis buku tentang aromaterapi ini.

B. Tujuan 1.Untuk memberi sensasi relaksasi pada tubuh 2.Untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit 3.Untuk membantu menjaga kesehatan 4.Untuk membantu menumbuhkan semangat 5.Untuk menyegarkan dan menenagkan jiwa 6.Untuk membangkitkan gairah seksual

C. Manfaat 1. Dapat memberi sensasi relaksasi pada tubuh 2.Dapat mempercepat proses penyembuhan penyakit 3.Dapat membantu menjaga kesehatan 4. Dapat membantu menumbuhkan semangat 5.Dapat menyegarkan dan menenagkan jiwa 6.Dapat membangkitkan gairah seksual

BAB II PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN AROMATHERAPY Aromaterapi adalah terapi menggunakan essential oil atau sari minyak murni untuk membantu memperbaiki atau menjadi kesehatan, membangkitkan semangat, gairah, menyegarkan serta menenangkan jiwa, dan merangsang proses penyembuhan.

B. MANFAAT AROMATHERAPY Aromaterapi tak hanya memengaruhi suasana hati dan kesehatan seseorang. Aroma minyak esensial ini juga dapat memacu hasrat bercinta. Khasiat aromaterapi untuk memberikan efek rileks ini dipercaya dapat membantu Anda membangkitkan hasrat saat ingin melakukan aktivitas seksual. Karena dari berbagai macam wewangian aromaterapi memiliki kekuatan yang dapat memacu memacu gairah seks. Jika Anda ingin memacu hasrat seksual pasangan, ada beberapa aromaterapi yang dapat menambah romantisme serta menggetarkan jiwa Anda dan dia, seperti dikutip Mens Fitness. Sebelum menghadirkannya dalam kamar, Cherie A Perez, R.N dari M.D Anderson Cancer Center, Texas, memberikan beberapa aroma pilihan, di antaranya: mawar, basil, jasmine, wangi irish, wangi musk, kayu manis, jeruk, dan lain lain. Aromaterapi juga bermanfaat untuk mempercepat peremajaan kulit melalui minyak esensial yang meresap ke dalam kulit sehingga meningkatkan aliran darah, mencegah timbulnya pelbagai penyakit karena bersifat anti bakteri, menetralisir ketegangan, mengurangi stress dan memberi kenyamanan ( relaxing ) melalui aroma minyak esensial yang terhirup, menormalisasi metabolisme dan pernafasan seluler, meningkatkan vitalitas dan membantu pembakaran produk lemak yang berlebihan, melembapkan dan meningkatkan kandungan oksigen serta

menghilangkan racun pada kulit, membantu mengatur keseimbangan tubuh dan menstimulasi proses terapi.

C.

JENIS-JENIS AROMATHERAPY Berikut 10 macam minyak essential oil yang sering ditemui di pasaran seperti: 1. Lavender ( lavandula angustifolia ) Lavender, minyak essential yang sangat baik untuk kulit. Propertinya dikenal dengan nama istilah Cytophylatic, suatu kasiat yang dapat menstimulasi pertumbuhan sel kulit. Kasiat lainnya, meningkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan rasa sakit, mengurangi depresi, menurunkan tekanan darah, melemaskan otot yang tegang. Pada sisi emotional, lavender dapat membantu meredakan kemarahan, panic, stress, juga ketergantungan. 2. Kanuka ( Kunzea ericoides ) Essential Oil ini mempunyai property Cytophylatic. Meredakan alergi kulit atau problema kulit lainnya, meningkatkan daya tahan tubuh, menguatkan konsentrasi dan kemawasan ( alertness ). Membantu meningkatkan yang tidak pasti ( indecisive), meningkatkan kemampuannya. 3. Tea Tree ( Maleleuca Alternifolia ) Essential Oil yang sangat kuat sebagai immune stimulant, anti virus, anti jamur dan antiseptic. Sangat baik untuk mengobati jerawat dan ketombe. Kasiat lainnya adalah mengurangi batuk, asma, dan sinus. Meningkatkan sirkulasi darah dan kelenjar lymph. Sangat membantu bagi orang-orang yang mengalami kelelahan mental dan depresi. 4. Roman Chamomile ( Anthemis nobilis ) Salah satu essential oil yang direkomendaikan untuk bayi dan anak-anak. Sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena dapat menstimulasikan pembuatan sel darah putih, menenangkan syaraf, merelakskan, membuat jadi lebih saber dan tenang. Mengurangi rasa marah, rasa tegang, dan rasa takut. rasa percaya diri, meningkatkan rasa keyakinan diri akan

5. Sandalwood ( Santalum Album ) Khasiat : anti depresi, melembutkan kulit dengan mempertahankan kadar air, memusnahkan bakteri, mengeluarkan dahak, baik untuk batuk, sakit tenggorokan batuk kering dan bronchitis, meningkatkan gairah seksual. 6. Geranium ( Pelargonium graveolens) Geranium adalah essential oil sahabat wanita, karena khasiatnya sangat kuat untuk menyeimbangkan hormone dalam situasi apa saja ; datang bulan, prenatal dan post natal. Kashiat lainnya adalah mempercepat penyembuhan luka, menstabilkan hormone, mengencerkan darah, menghidupkan semangat bagi orang yang depresi. Dapat dioleskan langsung pada cold sores, yaitu luka atau radang pada ujung bibir. Sangat baik untuk Premenopausal dan menopausal period.

7. Lemon ( Citrus Limonum )

Banyak orang yang tidak menyangka, lemon dapat meyeimbangkan asam lambung farena rasanya yang asam. Essential Oil dari lemon ini juga demikian, disamping dapat mngurangi selulit, mengurangi sakit tenggorokan dan juga sangat bermanfaat saat flu.

8. Pepermint ( Mentha piperita )

Dapat dipakai untuk menyadarkan orang yang pingsan, mengurangi rasa sakit kepala dan mencerahkan pikiran yang kusut. Untuk pencernaan, peppermint dapat mengurangi kembung dan mual. Tidak dianjurkan dipergunakan untuk wanita menyusui karena dapat mengurangi dan menghentikan produksi air susu.

9. Eucalyptus ( Eucalyptus Bluegum )

Khasiatnya dapat dipakai sebagai insect repellent, mengurangi rasa gatal karena gigitan nyamuk, problema yang berhubungan dengan respoiratory dan juga diuretic.

10. Ginger ( Zingiber Officinalis )

Ginger adalah aspirin alam, dapat membantu penderita kekentalan darah, sangat bermanfaat untuk segala jenis sakit otot, mengurangi rasa mual, kembung, dan menguatkan nafsu makan, melindungi tubuh dari rasa kedinginan, demam, anti peradangan, infeksi saluran kencing, kandung kemih, menghancurkan segala jenis parasit usus dan menormalkan tekanan darah. Berikut ini ada enam jenis tanaman yang popular digunakan pada taman rumah iklim tropis dan khasiatnya dalam terapi aroma. 1. Bunga Melati (Jasminum grandifolium) Jenis melati cukup banyak, ada yang bernama melati keraton hingga melati tumpuk. Wangi bunga Melati ini merupakan jenis terkuat dan paling khas dari sekian banyak wangi bunga-bunga lainnya, serta wanginya akan semakin tajam pada malam hari. Karena kekuatan wanginya tersebut, suku Indian menamakan jenis ini "Queen of the night". Khasiat dari terapi aroma melati adalah dapat mengurangi sakit/nyeri, anti despresi, anti radang, pengontrol kuman dan bakteri, penenang, menstimulasi kerja saraf, mengurangi pegal dan kram, zat penambah nafsu seks, dan dapat menambah produksi asi bagi ibu-ibu setelah melahirkan. 2. Kenanga (Cananga odorata) Tanaman semak tinggi yang tumbuh sepanjang tahun ini juga dikenal dengan nama Ylang Ylang di Malaysia. Tumbuh sangat baik di daerah tropis, seperti Indonesia yang memang merupakan asal tanaman ini.

Fungsi utamanya adalah sebagai anti depresi, anti bakteri dan kuman, mengurangi keinginan seksual, menurunkan tekanan darah, dan memberikan efek menenangkan bagi siapa saja yang menghirup aromanya. 3. Salvia (Salvia sclaria) Keluarga bunga Salvia ada banyak macamnya. Di Indonesia bahkan ada yang salah menamakannya sebagai Lavender karena bentuk bunganya yang mirip dan wangi. Bunganya ada yang berwarna ungu kebiruan hingga merah muda keputih-putihan. Jika terlalu banyak menghirup atau menggunakan sari minyaknya akan mengakibatkan perasaan seperti menghisap narkotik. Dengan kandungan tersebut, khasiat yang utama adalah sebagai obat anti depresi, anti kuman dan bakteri, meningkatkan gairah seksual, mengecilkan pori-pori kulit, meringankan sakit perut akut/tiba-tiba, melancarkan pencernaan makanan, membantu siklus menstruasi yang teratur, mengurangi tekanan darah, meningkatkan dan memperbaiki kinerja sistem saraf, bersifat menangkan serta menguatkan dan menyegarkan tubuh. 4. Sedap Malam (Polianthes tuberosa) Jenis bunga ini banyak sekali digunakan diberbagai macam acara. Wanginya yang khas dapat memberikan efek tenang dan meningkatkan daya tahan tubuh. Dapat digunakan sebagai anti depresi, memberikan efek hipnotis, membuat rasa kantuk dan memberikan kesan sensual. 5. Mawar (Rosa centifolia, Rosa damascena. Rosa gallica) Banyak jenis mawar yang dengan mudahnya kita temui di sekitar kita. Warnanya pun bermacam-macam. Kehadiran warna warni bunga tersebut dapat menyemarakkan taman sehingga terkesan lebih romantis dan feminis. Khasiat utamanya adalah: anti depresi, anti kuman dan bakteri, meringankan kejangkejang dan kram pada otot, meningkatkan gairah seks, membantu siklus menstruasi yang

teratur, meningkatkan kinerja liver, menstimulasi kinerja sistem syaraf, menenangkan, dan menguatkan kandungan. 6. Cempaka (Michelia champaca) Bunga yang ternyata berasal dari India ini telah kerap kali digunakan pada bahan pembuatan wewangian dan aromaterapi. Bunga ini mempunyai arti yang cukup sakral dekat dengan perihal Dewa dan Dewi, yaitu sebagai jelmaan Laskhmi. Baik sebagai anti depresi, menghangtkan tubuh, menambah keyakinan diri hingga meringankan kram perut terutama saat menstruasi serta ketidakteraturan tanggal datang bulan. Juga sebagai meningkatkan gairah seks, dan memberikan rasa eksotis sensual dan dewasa pada parfum. Sumber : www.wikipedia.com

Penggunaan minyak essensial juga tidak boleh sembarangan. Berikut tips aman menggunakan minyak essensial: 1. Simpan semua minyak essensial dalam botol gelap dan jangan terkena panas, matahari dan sinar secara langsung, karena bisa merusak komposisi minyak essensial. 2. Minyak essensial hanya digunakan sebagai obat luar bukan untuk diminum atau dimakan. 3. Jangan sampai terkena mata, jika terkena mata maka bilas dengan susu atau minyak sayur dan segera periksakan ke dokter. 4. Banyak minyak essensial yang sensitif terhadap cahaya, yang berarti bisa menimbulkan reaksi dengan kulit jika terkena sinar matahari, maka jangan menggunakan minyak essensial jika akan keluar rumah. 5. Beberapa minyak essensial mungkin menyebabkan iritasi kulit, hentikan jika terjadi iritasi. 6. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. 7. Minyak essensial biasanya bersifat mudah meledak karena itu jauhkan dari sumber api seperti lilin, ataupun barang yang menimbulkan api.

8. Ibu hamil sebaiknya tidak menggunakan minyak essensial tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 9. Pijat aromaterapi tidak diizinkan untuk orang yang sakit atau pernah mengalami patah tulang. Sumber : www.detik.com

D. KESIMPULAN Aromaterapi tak hanya memengaruhi suasana hati dan kesehatan seseorang. Aroma minyak esensial ini juga dapat memacu hasrat bercinta. Cherie A Perez, R.N dari M.D Anderson Cancer Center, Texas, memberikan beberapa aroma pilihan, di antaranya: mawar, basil, jasmine, wangi irish, wangi musk, kayu manis, jeruk, dan lain lain. Aromaterapi juga bermanfaat untuk mempercepat peremajaan kulit melalui minyak esensial yang meresap ke dalam kulit, seperti 10 macam minyak essential oil yang sering ditemui di pasaran yang ada dalam pembahasan tersebut. Dan dengan penggunaan minyak essensial yang benar dan tepat dapat memberikan hasil yang nyata dalam tujuannya.

TUGAS MAKALAH HOME HEALT CARE AROMATHERAPY

Disusun oleh: 1. 2. 3. 4. 5. Abdul Hamid Irfan Kurniawan Leni Basuki Prihatiningsih Shidiq Widayanto ( P27220010 122 ) ( P27220010 144 ) ( P27220010146 ) ( P27220009 152 ) ( P27220010 158 )

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JURUSAN DIV KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA 2012