Anda di halaman 1dari 13

SISTEM PENOMORAN DAN SISTEM SENTRAL

Disusun oleh

M.Irfan Surbakti 110150015


Kelas : A1 Teleko unikasi

Mata Kuliah : Siste

Dosen Pe bi bin! " #ah$u %ua&i' ST' M.IT

()R)SAN TE*NI* ELE*TRO )NI+ERSITAS MALI*)SSALE, L,O*SE)MA#E -01-

SISTEM PENOMORAN
A. Pen!ertian Siste Peno oran Sistem penomoran dalam pelayanan rekam medis yaitu tata-cara penulisan nomor yang diberikan kepada pasien yang dating berobat sebagai bagian dari indentitas pribadi pasien yang bersangkutan. Sistem penomoran dikenal dengan Numbering System. Tujuan dari penomoran ini adalah mempermudah pencarian kembali dokumen rekam medis lama yang telah berisi berbagai informasi pasien yang akan digunakan untuk kunjungan ulang disarana pelayanan kesehatan, serta sebagai salah satu identitas dokumen rekam medis pasien. Ada tiga sistem pemberian nomor saat pasien masuk : . !emberian "omor #ara Seri $Serial Numbering System% !emberian "omor #ara Seri adalah suatu sistem penomoran dimana setiap penderita yang berkunjung di rumah sakit selalu mendapat nomor baru. &an semua nomor yang telah diberikan kepada pasien tersebut harus dicatat pada kartu inde' utama pasien yang bersangkutan, sedangkan dokumen rekam medisnya disimpan diberbagai tempat sesuai dengan nomor yang telah diperolehnya. Keuntungannya : petugas mudah mengerjakan. Kerugiannya : sulit dan membutuhkan (aktu lama dalam mencari dokumen rekam medis, sehingga informasi medis menjadi tidak berkesinambungan. ). !emberian "omor #ara *nit $Unit Numbering System% !emberian "omor #ara *nit adalah suatu sistem penomoran dimana sistem ini memberikan satu nomor rekam medis pada pasien ra(at jalan maupun pasien ra(at inap dan ga(at darurat. Setiap pasien yang berkunjung mendapat satu nomor, pada saat pertama kali pasien datang ke rumah sakit, dan digunakan selamanya untuk kunjungan berikutnya, sehingga rekam medis penderita tersebut hanya tersimpan dalam satu berkas diba(ah satu nomor. Keuntungan dengan menggunakan unit numbering system adalah informasi medis dapat berkesinambungan.

+. !emberian "omor #ara Seri *nit $Serial Unit Numbering System% !emberian "omor #ara Seri *nit adalah suatu sistem pemberian nomor dengan menggabungkan sistem seri dengan sistem unit. &imana setiap pasien datang berkunjung ke rumah sakit di beri nomor baru, tetapi dokumen rekam medis terdahulu digabungkan dan disimpan jadi satu diba(ah nomor baru. Kelebihan system ini yaitu pelayanan menjadi lebih cepat karena semua pasien dianggap pasien baru. Sedangkan kekurangannya yaitu, petugas menjadi lebih repot setelah selesai pelayanan, informasi klinis menjadi tidak berkesinambungan. Sistem penomoran yang baik adalah dianjurkan sistem unit, karena memiliki kelebihan yaitu : a. Semua rekam medis pasien memiliki satu nomor yang tersimpan dalam satu folder. b. Secara tepat memberikan informasi kepada klinis dan manajemen, satu gambaran yang lengkap mengenai ri(ayat penyakit dan pengobatan seorang pasien. c. Menghilangkan kerepotan mencari dan mengumpulkan rekam medis seorang pasien yang terpisah-pisah dalam sistem seri. d. Menghilangkan kerepotan mengambil rekam medis, untuk disimpan ke nomor baru dalam seri unit. .. %un!si Peno oran /nu berin!0 Membedakan setiap pelanggan dengan nomor yang unik Merutekan setiap panggilan Mengaktifkan perangkat pembebanan $charging%

1. Struktur Peno oran Struktur !enomoran ada ) macam: . "omor "asional ). "omor ,nternasional

"omor ,nternasional adalah nomor "asional ditambah dengan kode negara $country code%. Menurut rekomendasi dari ##,TT ditentukan bah(a panjang nomor internasional tidak boleh lebih dari ) digit. &engan demikian nomor nasional pun tidak boleh lebih dari ) digit dikurangi dengan kode negara. ,nternasional !refi' : &igit yang harus diputar oleh pelanggan pemanggil yang akan mengadaakn hubungan internasional yang akan menyambungkan pada peralatan outgoing internasional secara otomatis. Trunk !refi' : Suatu digit di muka nomor pelanggan yang harus diputar bila pelanggan akan menghubungi pelanggan lainnya di luar jaringan lokalnya. ,ni untuk menyambungkan dengan peralatan outgoing trunk. Kode "egara $country code% : &igit yang menyatakan negara yang dipanggil Kode &aerah $trunk code% : &igit $tidak termasuk trunk prefi'% yang menunjukkan (ilayah dari pelanggan yang akan dipanggil. *ntuk nomor pelanggan, ##,TT membagi menjadi ) sistem yang dipakai yaitu: . !enomoran yang uniform, yaitu suatu sistem penomoran dimana panjang atau banyaknya digit dari nomor pelanggan yang terletak di dalam satu daerah penomoran lokal adalah sama ). !enomoran "on *niform, yaitu apabila nomor pelanggannya yang terletak pada satu daerah penomoran lokal mempunyai jumlah digit atau panjang yang tidak sama. Trunk #ode terdiri dari ) macam sistem: . Sistem penentuan dengan cara sembarang, adalah jika penentuan trunk code-nya dengan jalan tidak melihat peta geografisnya, tergantung dari perkembangan dan kebutuhan yang ada sekarang. #ode yang berturutan belum tentu daerahnya berdampingan atau berdekatan. ). Sistem penentuan dengan cara sematik, adalah jika penentuan trunk codenya disesuaikan dengan peta geografisnya

D. Siste

Peno oran PSTN

SISTEM SENTRAL
A. Sentral Tele2on Sentral telepon $telepon e'change% adalah sistem yang dibentuk oleh s(itching dilengkapi oleh komponen pendukungnya, seperti catudaya, interface jaringan akses dll. Karena s(itching adalah komponen utama, dalam penyebutannya sering digunakan kata s(itching untuk menyebutkan kata sentral. -erdasarkan perkembangan pengontrolannya, s(itching dibagi atas sistem manual, sistem step by step, sistem common control dan sistem S!#. .. Sentral Manual Telepon pertama kali ditemukan oleh Ale'ander ./raham -ell pada tahun 012, yang menyusul dibentuknya sistem s(itching. Sentral dibentuk menjadi s(itchboard yang dioperasikan oleh operator. Saat pelanggan A mengangkat handset, operator mendapat alert $lampu indikator menyala% dan menanyakan kepada siapa ingin dihubungkan $misal pelanggan -%. 3perator kemudian mengirim nada ringing ke pelanggan -, setelah diangkat, operator menghubungkan keduanya dengan kabel plug cord. Masing-masing operator mengoperasikan satu s(itchboard.

3a bar 1. Ran!kaian Sentral Manual

3arnbar -. S4it5hboar& Sentral Manual 1. Ste2 .$ Ste2 /Dire5t 1ontrol0 Step -y Step adalah sistem s(itching otomatis yang paling tua dan paling sederhana. Step -y Step S(itching menggunakan pengontrolan dial langsung $direct-dial control% dimana s(itch secara langsung merespon digit yang dikirimkan telepon ke masing-masing tingkatan s(itch. Sistem s(itching Step -y Step mengguuakan selektor sebagai komponen utamanya. Sistem s(itching ini mendominasi dunia telekomunikasi sampai tahun 412. Komponen utama sistem s(itching Step -y Step antara lain : Subcriber 5ine #ircuit, untuk mendeteksi handset telepon yang akan memanggil dan member nada sibuk pada pelanggan lain jika dipanggil. 5inefinder dan Allotter, melayani pelanggan yang akan memanggil dan mengalokasikan salurannya ke .roup Selector. .roup Selector, menerima digit dari telepon pe6langgil dan merutekannya tingkat demi tingkat. 7inal Selector dan 8ing .enerator, Selektor yang berhubungan langsung dengan telepon yang dipanggil dan memberikan sinyal dering. #harging #ircuit, mendeteksi jika telepon yang memanggil telah disambungkan dan menghitung biaya pembicaraan.

!.9#S: Alarm, memberikan sinyal pengontrolan untuk kesalahan perangkat.

&. Line %in&er ; Allotter 2a&a Sentral Ste2 .$ Ste2 Saat telepon pelanggan diangkat, arus mengalir dan dideteksi oleh S5#. Seperti disebutkan di atas, jika telepon mendial maka akan langsung menggerakan .roup Selector. Tetapi karena jumlah inlet selector terbatas dibandingkan jumlah pelanggan, maka ditempuh metode pendahuluan dengan ) langkah, yakni: menemukan selektor yang bebas $menggunakan Alloter% dan menghubungkan telepon yang memanggil ke selektor jika ada .roup Selektor yang bebas $menggunakan 5ine 7inder%.

3a bar 6. Line %in&er' Alloter' 3rou2 S4it5h &an %inal Sele5tor E. Pre Sele5tor 3rou2 Sele5tor &an %inal Sele5tor -eberapa sentral Step -y Step tidak menggunakan 5inefinder dan Alloter, tetapi langsung menggunakan selektor. Selektor yang langsung terhubung dengan pelanggan ini disebut !re Selector, sedangkan selektor terakhir disebut final

selector. Selector yang berada diantara !re dan 7inal selector disebut .roup Selector. Satu selector me(akili satu digit nomor telepon. -erikut ini contoh sentral Step -y Step sederhana yang melayani < pelanggan dan trunk untuk ke sentral lain. Karena kapasitasnya yang kecil, maka selektor yang dipakai hanyalah 5ine 7inder, dan 7inal Selector.

3a bar 7. Sentral Ste2 .$ Ste2 *a2asitas 5 Pelan!!an Masing-masing pelanggan dihubungkan ke S5,# dan terhubung ke + 5ine 7inder. + line finder berarti setiap saat ada + telepon yang bisa menggunakan sentral. &ibandingkan jumlah pelanggan, diperoleh perbandingan +:< atau =2>. !ersentasi ini sering disebut sebagai konsentrasi. ?ika disebut )2>, maka hanya )2> dari pelanggan yang bisa menggunakan sentral secara bersamaan. Sentral dengan < pelanggan di atas menggunakan + 5ine 7inder yang menghasilkan + telepon yang bisa aktif secara bersamaan dengan pertimbangan, telepon menelepon ke sentral lain dan ) telepon menelepon pelanggan di dalam sentral, sehingga < pesa(at telepon dapat aktif secara bersamaan.

%. Sentral Stro4!er Salah satu sentral Step -y Step yang terkenal adalah Sentral Stro(ger. .enerasi pertama sentral ini dibuat tahun kemudian dipatenkan pada tahun dengan sentral menggunakan < kabel, tombol 002 berbentuk collar bo' yang 04 . Masing-masing telepon dihubungkan kabel untuk grounding, @ kabel untuk

nomor panggil. Misalnya, untuk mendial nomor +)@, pemanggil harus menekan : tiga kali, tombol ) dua kali dan tombol + empat kali. Sedangkan untuk Sentralnya menggunakan 222 s(itch. Sentral Stro(ger digunakan 04). Kelemahan sentral ini mengakhiri harus menekan tombol @. pertama kali di 5a !orte, ,ndiana, tahun

menggunakan banyak kabel ke pelanggan dan pelanggan harus menghapal berapakali ia menekan tombol. Tahun 04= sentral diperbaiki sehingga hanya menggunakan + kabel dan menggunakan rotary dial. !ada tahun 041 sentral stro(ger menggunakan t(o stage s(itching dan dipasang di Augusta, .eorgia dan tahun 1800 di "e( -edford, Massachusetts. !ada perkembangan selanjutnya ada ti!a ti2e sentral stro(ger yakni : Tipe !re-)222 adalah desain sebelum tahun 4+= - 4<0, Tipe @222 desain terakhir yang dikenalkan tahun 4<0. 3. 1o on 1ontrol /In&ire5t 1ontrol0 !erkembangan dari sentral Step -y Step adalah sentral dengan sistem pengontrolan bersama $#ommon #ontrol System%. &alam common control, proses yang terjadi antara lain : Mendeteksi panggilan serta menyimpan nomor yang didial Memilih jalur atau s(itch yang menghubungkan antara pemanggil $originating call dan yang dipanggil $terminating call% Memeriksa apakah nomor yang dipanggil bebas Menghubungkan panggilan

!rinsip common control inilah yang selanjutnya digunakan sebagai dasar semua sentral modem $sentral modem menggunakan digital s(itch dengan sistem common control S!#%. Sistem common control sendiri berkembang dari manual controlled, mecanical controlled, electronic controlled dan computeriAed controlled $Store !rogram #ontrolled%.

3a bar 5. .lok Dasar Sentral 1o

on 1ontrol

Sentral common control sederhana terdiri dari blok s(itching net(ork, register marker, translator, dan sender. 7ungsi masing masing bagian antara lain : S(itching net(ork : adalah komponen s(itch seperti yang ,telah dijelaskan sebelumnya. S(itch ini berfungsi menghubungkan saluran panggil $calling party% dan saluran keluar $called party%. S(itch dapat berupa s(itch crossbar maupun s(itch elektronik. 8egister : berfungsi sebagai penyimpan digit-digit yang didial. Translator berfungsi sebagai pengubah nomor dial menjadi perintah atau instruksi s(itching. Marker : berfungsi sebagai pemilih jalur dan pengontrol s(itching net(ork: Sender : sebagai pengontrol digit outgoing dan merutingkan panggilan outgoing.

,. Sentral 1rossbar &i beberapa tempat, sentral common control crossbar masih banyak digunakan. Telephone eBchange #rossbar no. TB# $TBK atau ATC <22<A% digunakan pertama kalli di -roughton, 5ancashire tahun 4=@. TBK digunakan sebagai .roup S(itching #entres, Sector S(itching #entres dan S.T.&. Kemudian dimodifikasi menjadi TBK) atau ATC <22<T sebagai ,nternational S(itching #entres. .enerasi ketiga sentral crossbar modern adalah TBK+ $-B)% digunakan mulai tahun 41 . TBK@ atau -B) , menggunakan @-(ire register control system dan digunakan sebagai Transit S(itching. TBK< atau A8M)2, digunakan sebagai International S4it5hin! #entre, di Stag 5ane, 5ondon. TBK= atau AKC + digunakan sebagai ,S#. I. Store& Pro!ra 1ontrolle& /SP109

!enggunaan komputer untuk pengontrolan sentral membentuk teknologi S!#. &iagramnya ditunjukkan pada gambar di ba(ah ini.

3a bar :. .lok Dasar Sentral SP1 Sentral S!# terdiri dari blok actiDity scanner, signalling eEuipment, s(itching net(ork dan kontrolnya, komputer sebagai pengontrol utama dan

memori untuk menyimpan data. !engembangan sentral crossbar yang diterangkan di atas juga mengarah pada penggunaan computer dalam pengontrolannya. Misalnya sentral crossbar hibrid A8Cpengontrolannya. Kemudian A8C, dimana ditambahkan perangkat elektronik untuk menggantikan register dan marker, serta komputer kecil untuk dimodifikasi menjadi A87 crossbar e'change, yang akhirnya diubah menjadi fully dedicated computer controlled e'change ABC. !ada sentral ABC s(itch crossbar digantikan dengan s(itch reed relay. Kemudian pada generasi selanjutnya group s(itchnya digantikan dengan s(itch digital, sentralnya dinamakan TBC.