Anda di halaman 1dari 5

Definisi

Lambung merupakan bagian dari saluran cerna setelah esofagus dan sebelum duodenum.
Tukak (ulkus) dapat terjadi pada mukosa, submukosa, dan kadang-kadang sampai lapisan
muskularis dari traktus gastrointestinal berhubungan dengan asam lambung yang cukup
mengandung HCl. Termasuk tukak yang terdapat pada bagian bawah esofagus, lambung, dan
duodenum bagian atas (Sujono Hadi, 2002). Tukak lambung atau disebut juga dengan

maag adalah luka terbuka yang berkembang di lapisan dalam mukosa dari saluran
pencernaan, bagian awal dari usus kecil (duodenum), kerongkongan dan perut.
Etiologi Penyebab
Tukak lambung dapat disebabkan oleh zat yang dapat menginduksi sekresi asam lambung,
misalnya histamin dan anti inflamasi nonsteroid. Kerja berat, stress berat, tidak tenang, atau
kurang tidur juga menyebabkan asam lambung yang tinggi. Sering terlambat makan, kebiasaan
minum obat yang bersifat asam saat perut kosong, minum minuman beralkohol dan menghisap
rokok berlebihan juga dapat menjadi penyebab tukak lambung. Demikian pula dengan infeksi
bakteri Helicobacter pylori yang dapat menyerang lapisan submukosa lambung (Grossman,
1981).
Gejala
Gejala atau tanda-tanda yang ditimbulkan bila seseorang mengalami tukak lambung antara
lain:
a.

sakit saat buang air besar

b.

muala dan muntah

c.

sering merasa lapar

d. perut kembung dan nyeri yang luar biasa.

Pengobatan

Tukak lambung bisa disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh total, karena penyakit
ini dapat kambuh apabila penderita tidak makan teratur, terlalu banyak makan atau
sebab lain. Biasanya untuk meredakan atau menyembuhkannya penderita harus

meminum obat jika diperlukan.


Pengobatan untuk penyakit tukak lambung dapat menggunakan obat-obatan seperti antasida,
zat penghambat sekresi asam, zat pelindung ulcus, antibiotika, obat penguat motilitas dan obat
penenang.
1.

Antasida
Merupakan zat pengikat asam atau basa basa lemah yang digunakan untuk mengikat secara

kimiawi dan menetralkan asam lambung. Efeknya adalah peningkatan pH, mengakibatkan
berkurangnya kerja proteolitis dari pepsin (optimal pada pH 2), diatas pH 4 aktivitas pepsin
menjadi minimal. Antasida dapat digunakan pada indigesti dan rasa terbakar, ada refluks
oesophagitis ringan dan pada gastritis. Obat jenis ini dapat mengurangi rasa nyeri di lambung
dengan cepat. Antasida dengan aluminiumhidroksida dan magnesiumhidroksida boleh diberikan
selama kehamilan. Antasida harus digunakan kurang lebih 1 jam setelah makan dan sebaiknya
dalam bentuk suspensi, karena bentuk sediaan tablet kurang efektif dan lambat dalam proses
penyerapan di usus. Beberapa contoh golongan antasida, yaitu:
a. Senyawa Mg dan Al, memiliki sifat netralisasi baik tanpa diserap usus.
b. Natriumbikarbonat dan kalsiumbikarbonat, bekerja kuat dan pesat tetapi dapat diserap oleh
usus dengan menimbulkan alkalosis.
c. Bismutsubsitrat, membentuk lapisan pelindung yang menutupi tukak dan juga berkhasiat
bakteriostatis terhadap Helicobacter pylori.
2.

Zat Penghambat Sekresi Asam


Berdasrkan mekanisme kerjanya, zat penghambat sekresi asam dibagi menjadi 4 golongan,

yaitu:
a. H2-blockers
Obat-obat ini menempati reseptor histamin-H2 secara efektif disekitar permukaan sel-sel
parietal, sehingga sekresi asam lambung dan pepsin berkurang. Contoh golongan obat ini adalah
simetidin, ranitidin, famotidin dan roxatidin. Wanita hamil dan menyusui tidak boleh
menggunakan obat simetidin, ranitidin dan nizatidin karena dapat melintasi plasenta dan
mencapai air susu.
b. Penghambat Pompa Proton (ppp)
Mengurangi sekresi asam dengan jalan menghambat enzim H+/K+ ATPase secara efektif
dalam sel-sel parietal. Contohnya ialah ameprazol, lansoprazol, pantoprazol, rabeprazol dan
esomeprazol.

c. Antikolinergika
Menghambat kegiatan muskarin dan asetilkolin yang dalam saluran cerna berefek menekan
sekresi getah lambung dan peristaltik. Contoh obat ini adalah pirenzepin dan fentonium.
d. Analgon prostaglandin-E1
Menghambat secara langsung sel-sel parietal dan juga melindungi mukosa dengan alan
stimulasi produksi mucus dan bikarbonat.
3.

Zat-zat Pelindung Ulcus


Menutup tukak dengan sesuatu lapisan pelindung terhadap serangan asam pepsin. Contohnya

ialah sukralfat, al-hidroksida dan bismut koloidal.


4.

Antibiotika
Digunakan sebagai kombinasi dalam triple atau quadruple theray untuk membasmi

Helicobacter pylori. Contohnya aialh amoksisilin, tetrasiklin, klaritromisin, metronidazol dan


tinidazol.
5.

Obat Penguat Motilitas


Sering disebut juga dengan prokinetika atau propulsiva dan berdaya antiemetik serta

antagonis dopamin. Gerakan peristaltik lambung dan usus duabelas jari dihambat oleh
neurotransmitter dopamin. Efek ini ditiadakan oleh antagonis-antagonis tersebut dengan jalan
menduduki reseptor DA yang banyak terdapat di slauran cerna dan otak. Blokade dari reseptor
tersebut di otak menimbulkan gangguan ekstrapiramidal. Cisaprida dan domperidon tidak dapat
melintas barrier darah otak, sehingga aktivitasnya terbatas pada saluran cerna.
6.

Obat Penenang
Penyebab stress emosional merupakan penyebab lain tukak lambung. Contoh obatnya ialah

meprobamat, oksazepam atau benzodiazepin.


Fitoterapi
Pengobatan tukak lambung juga dapat menggunakan obat-obat alami yang berasal dari
tanaman herbal (obat-obat herbal). Tanaman obat yang biasa digunakan untuk pengobatan tukak
lambung adalah buah adas, akar manis cina dan kunyit.
1.

Foeniculi vulgaris Fructus (buah adas)


Buah berbentuk memanjang, ujung pipih, gundul, bau khas, rasa agak manis dan khas, warna

cokelat kehijauan atau cokelat kekuningan hingga cokelat, panjang sampai 10 mm, lebar sampai 4
mm. Bagian luar buah mempunyai 5 rusuk primer, menonjol, warna kekuningan. Kandungan

kimia utama buah adas adalah minyak esensial: transanetol, fenkon, estragol (metilkavikol),
limonen, p- anisaldehid, -pinen dan -felandren.
Efek Farmakologi yaitu pada uji anti tukak ekstrakair buah adas pada tikus galur SpragueDawley dosis 75, 150 dan 300 mg/kgBB signifikan menunjukkan efek protektif dalam mencegah
terjadinya tukak lambung akibat induksi 1 mL etanol 80% 1 jam setelah perlakuan. Presentase
inhibisi tukak lambung pada dosis tersebut berturut- turut sebesar 37,8; 27,9; dan 68,2%
dibandingkan kontrol negatif. Sebagai kontrol positif Selain pengukuran nilai indeks tukak dan
persentase inhibisi, diukur pula kadar malondialdehid darah (MDA), glutation (GSH), nitrat
serum dan nitrit sebagai indikator peroksidasi lipid; asam askorbat, retinol dan - karoten untuk
mengetahui khasiat antioksidan ekstrak. Hasilnya menunjukkan terjadinya penurunan signifikan
kadar MDA dan peningkatan kadar GSH pada kelompok perlakuan dosis 150 dan 300 mg/kgBB,
peningkatan signifikan kadar nitrit dan nitrat pada dosis 75 dan 150mg/kgBB, serta peningkatan
kadar GSH. Kadar asam askorbat meningkat pada semua dosis perlakuan ekstrak, paling
signifikan pada dosis 300 mg/kgBB. Begitu pula dengan - karoten dan retinol, peningkatan
signifikan hanya terjadi pada dosis 150 mg/kgBB.
Simplisia ini membantu mengatasi tukak lambung dan menimbulkan kontraindikasi pada
penderita kanker, karena estrogen dependent dan radang ginjal. Pemberian adas bersamaan
dengan siprofloksasin dapat mempengaruhi absorbsi, distribusi, eliminasi, serta mengurangi efek
sipro. Biasany digunakan secara tradisional 5- 7 g buah kering/hari.

2.

Glycyrrhizae glabrae (Akar manis cina)


Glicyrrhizae radix terdiri atas akar dan rimpang kering dari tanaman Glyrrhizae

glabra L. Bau khas lemah, rasa manis, akar yang dikupas berbentuk silinder atau
bongkahan besar, warna kuning pucat, garis tengah 2 cm, permukaan berserat. Akar
yang tidak dikupas berwarna cokelat kekuningan atau coklat tua, berkeriput
memanjang, kadang- kadang terdapat tunas kecil dan daun yang tersusun melingkar.
Kandungan kimia yang terdapat pada akar manis cina yaitu saponin, asam glisiretinat,
glisirisin, liquiritigenin, chalcone, glabren, glabridin, gliserol, isogliserol, likumarin,
sterol, stigmasterol, eugenol, estragol, anetol dan asam heksanoat.
Akar mengandung beberapa komponen antitukak, dimana ekstrak deglycyyrrhizinated
licorice (DGL) lebih efektif dalam menangani tukak lambung dan tidak memiliki efek samping.
Ekstrak air dan alkohol yang diberikan pada tikus secara intraperitoneal, intraduodenal dan oral

memiliki efek proteksi terhadap tukak lambung yang diinduksi oleh aspirin dan ibuprofen dan
dapat meningkatkan laju sekresi mukosa. Akarnya juga memiliki kemampuan untuk melepaskan
sekretin yang merupakan mediator anti tukak. Carbenoloxon (merupakan turunan suksinat dari
asam glisiretinat) memiliki aktivitas mempercepat penyembuhan tukak lambung.
Akar manis cina membantu memelihara kesehatan pencernaan. Kontraindikasi pada
penderita hepatitis kronik, gangguan kolestasis hati, sirosis hepatis, insufiensi ginjal, diabetes,
aritmia, hipertensi, hipokalemi, hipertonia dan kehamilan. Interaksi dengan obat lain disebabkan
oleh adanya peningkatan kehilangan kalium sehingga tidak diberikan untuk penggunaan jangka
lama dengan glikosida atau diuretik tiazida, digitalis glikosida, obat- obat aritmia seperti kuinidin,
serta kortikosteroid. Keefektifan obat yang digunakan pada perawatan hipertansi mungkin akan
berkurang karena adanya penurunan ekskresi natrium dan air seni sehingga seharusnya tidak
diberikan bersamaan denagn spironolakton atau amilorid. Dosis yang diberikan untuk penderita
tukak lambung yaitu 200-600 mg secara oral dan tidak boleh diminum lebih dari 6 minggu
berturut turut karena akan menyababkan toksisitas.

3.

Curcuma longa (Kunyit)


Merupakan rimpang berwarna kuning kemerahan sampai kuning kecoklatan.. Kandungan

kimia kunyita ntara lain kurkumin, desmetoksikurkumin, bisdesmetoksikurkumin, minyak atsiri


dan oleoresin. Efek farmakologi sebagai anti inflamasi (ekstrak etanol kunyit dalam berbagai
tingkatan dosis), menghambat sekresi asam lambung, mencegah pertumbuhan H. Pylori secara in
vitro dan memblokade aktivitas NF-kB . Kontraindikasi

pada penderita obstruksi saluran

empedu. Dosis yang diberikan untuk tanaman bahan mentah 3-9g sehari, bahan tanaman

bubuk 1,5-3,0 g sehari, infus oral 0,5-1g tiga kali per hari, tingtur ( 1:10) 0.5-1ml tiga
kali per hari. Dosis untuk dewasa 1,5 3 g atau 50 mg/kgBB per hari.