Anda di halaman 1dari 23

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Satuan Pendidikan
: MAN 3 YOGYAKARTA
Mata Pelajaran
: KIMIA
Kelas/Semester
: XI/II
Materi Pokok
: KELARUTAN DAN HASILL KALI KELARUTAN
Materi Pembelajaran
: Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan.
Alokasi Waktu
: 2 JP (90 menit)
A. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan,

teknologi,

seni,

budaya,

dan

humaniora

dengan

wawasan

kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena


dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


KD dari KI 1 :
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi,
kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan
pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia
yang kebenarannya bersifat tentatif.

Indikator :
1.1.1

Bersyukur atas adanya kelarutan dan hasil kelarutan serta reaksi pengendapan

1.1.2

sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Mengakui kebermanfaatan kelarutan dan hasil kelarutan serta dalam kehidupan
sehari-hari.

KD dari KI 2 :
2.1

Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif,
terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab,
kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif ) dalam merancang dan melakukan
percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

2.2

Menunjukkan perilaku kerjasama,santun,

toleran, cinta damai dan peduli

2.3

lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.


Menunjukkan perilaku responsif, dan proaktif serta bijaksana sebagai

wujud

kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.


Indikator :
2.1.1
Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur, bertanggung jawab selama
2.2.1

mengikuti kegiatan pembelajaran serta dalam mengerjakan tugas.


Menunjukkan perilaku kerja sama dalam melakukan diskusi..

2.3.1

Menunjukkan perilaku pro-aktif sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah


dalam soal diskusi.

KD dari KI 3 :
3.14
Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan
dan data hasil kali kelarutan (Ksp).
Indikator :
3.14.1 menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar
3.14.2
3.14.3

larut.
menjelaskan pengertian kelarutan dan hasil kelarutan.
menentukan tetatapan hasil kali kelarutan.

KD dari KI 4 :

4.14

Mengolah dan menganalisis data hasil percobaan untuk memprediksi terbentuknya


endapan.
Indikator
4.1.1
Melakukan dan menyimpulkan hasil pembelajaran tentang pengertian kelarutan dan
hasil kelarutan.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti kegiatan serangkaian pembelajaran reaksi reduksi dan oksidasi,
peserta didik dapat :
1.1.1.1 Mensyukuri dan yakin atas adanya kelarutan dan hasil kelarutan serta sehingga
dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kebesaran Tuhan
YME.
1.1.2.1

Mengakui kebermanfaatan kelarutan dan hasil kelarutan serta dengan kemampuan


menyebutkan manfaat kelarutan dan hasil kelarutan yang terjadi dalam kehidupan

2.1.1.1

sehari-hari.
Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur, bertanggung jawab selama

2.2.1.1

mengikuti kegiatan pembelajaran serta dalam mengerjakan tugas.


Menunjukkan perilaku kerja sama dalam melakukan diskusi..

2.3.1.1 Menunjukkan perilaku pro-aktif sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah


dalam soal diskusi.
3.14.1.1 menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar
larut.
3.14.2.1 Menjelaskan pengertian kelarutan dan hasil kelarutan.
3.14.3.1 menentukan tetapan hasil kali kelarutan.
4.1.1.1
Melakukan pembelajaran tentang pengertian kelarutan dan hasil kelarutan.
4.1.1.2
menyimpulkan hasil pembelajaran tentang pengertian kelarutan dan hasil
kelarutan.

D. MATERI AJAR
Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan (Terlampir)
E. METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan
: Scientific Approach
2. Metode Pembelajaran : Diskusi dan tanya jawab

F. MEDIA, ALAT DAN BAHAN PEMBELAJARAN


1. Media Pembelajaran
a. White Board
b. Spidol
2. Sumber Belajar
Sudarmono, Unggul. 2013. Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga
LKS demonstrasi (Terlampir)
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
KEGIATAN
Pendahulua
n

DESKRIPSI KEGIATAN
a.
b.
c.
d.

Guru memberi salam


Guru menanyakan kabar siswa
Guru mengabsen
Apersepsi
Guru mengaitkan dengan materi sebelumnya yaitu :
Kemarin kita sudah mempelajari tentang teori asam
basa, dimana garam dapur yaitu NaCl merupakan
gabungan dari basa kuat yaitu NaOH dan asam kuat
yaitu NaCl. Nah kira-kira kalau kita melarutkan
garam dapur sebanyak setengah gelas ke dalam air
satu gelas apa yang akan terjadi??apakah garam
tersebut akan larut apa tidak??. Kemudian siswa
menjawab ada yang larut dan ada yang tidak bu,
guru bertanya iya, ternyata masih ada sisa garam
yang tidak larut. kira-kira kenapa hal tersebut bisa
terjadi??.
e. Guru menyampaikan topik pembelajaran yang
akan dibaahas yaitu menentukan terbentuknya
endapan suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan
dan data hasil kelarutan (Ksp). untuk mengetahui
kenapa garam setengah gelas tidak dapat larut
dalam segelas air, kita akan mempelajarinya hari
ini yaitu pengertian dan hasil kali kelarutan.

ALOKAS
I WAKTU
5 menit

Inti

Guru membagikan LKS ke masing-masing peserta didik.


a. Mengamati
1). Guru meminta kepada peserta didik untuk
membuka buku atau referensi bab kelarutan dan
hasil kelarutan.
2). guru memberi kesempatan kepada peserta didik
untuk mengmati permasalahan yang ada terkait
materi yang dipelajari yaitu bab kelarutan dan
hasil kelarutan.
b. Menanya
Guru

memberi

peserta

didik

kesempatan
untuk

kepada

mengajukan

pertanyaan terkait pengertian kelarutan,


jenis-jenis larutan berdasarkan kelarutan
zat, dan tetapan hasil kali kelarutan (Ksp).
c. Mengumpulkan informasi
1. Peserta didik mengumpulkan informasi dari
buku, internet, teman, dan hasil tanya jawab
terkait pengertian kelarutan, jenis-jenis larutan
berdasarkan kelarutan zat, dan tetapan hasil kali
kelarutan (Ksp).
2. Guru menyuruh peserta didik berkelompok dan
berdiskusi

untuk

menganalisis

mengidentifikasi

ragam

informasi

dan
yang

diperoleh, kemudian dijadikan bahan untuk


menyimpulkan
diskusi/kegiatan,

(Sebagai
guru

dapat

bahan
meminta

peserta didik untuk mengerjakan tugas di


lembar kerja peserta didik).

3. Mengasosiasi
1) Peserta didik berkelompok berdiskusi jangka
pendek untuk menjawab pertanyaan yang ada

12 menit

pada lembar kerja peserta didik.


4. Mengkomunikasikan
1) Peserta didik aktif mengkomunikasikan hasil
diskusi kelomopok dengan cara perwakilan dari
Penutup

kelompok menjawab pertanyaan di depan.


a. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan

3 menit

pembelajaran yang telah dilaksanakan.


b. Guru menginformasikan materi selanjutnya yaitu bab
koloid
c. Guru menutup pelajaran.
d. Guru memberi salam.
H. PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR
Aspek
Spiritual
Pengetahuan

Prosedur
Observasi
Tanya jawab dengan peserta didik

Instrumen
Lembar Observasi
Soal Evaluasi

Keterangan
Terlampir
Terlampir

Sikap
Keterampilan

Observasi
Kinerja diskusi dalam demonstrasi

Lembar Observasi
Terlampir
Rubrik kinerja diskusi Terlampir
dalam demonstrasi

Yogyakarta, 09 juni 2016


Mengetahui
Kepala MAN 3 Yogyakarta

NIP.

Guru Mata Pelajaran

NIP. 13303241045

Lampiran 1 : materi
Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Larutan elektrolit terdiri dari beberapa macam garam dan basa yang mempunyai
bentuk padat dan sukar larut dalam pelarut air. Meskipun demikian, apabila zat tersebut
dilarutkan dalam air makasebagian kecil dapat larut. Bagian zat yang terlarut tersebut
mengalami ionisasi. Kelarutan merupakan kemampuan suatu zat untuk larut dalam suatu
pelarut.
Larutan dapat dikelompokkan dalam tiga kategori.
1. Larutan tidak jenuh; larutan yang masih dapat melarutkan zat terlarut.
2. Larutan tepat jenuh; larutan yang tidak dapat lagi melarutkan zat terlarut.
3. Larutan lewat jenuh; larutan yang tidak dapat lagi melarutkan zat terlarut dan terdapat
endapan.
Kelarutan suatu zat terlarut adalah banyaknya zat yang dapat larut dalam 1 liter
pelarut sehingga terbentuk larutan tepat jenuh.
Pada suatu larutan elektrolit, zat zat yang terlarut akan terionisasi dan
menghasilkan kation dan anion. Jika keadaan sudah lewat jenuh, akan terdapat padatan
yang tidak larut. Antara ion ion yang dihasilkan dan padatan yang tidak larut, terjadi
kesetimbangan heterogen.
Perhatikan persamaan reaksi berikut :
AgCl(s)

Ag+(aq) + Cl-(aq)

Kesetimbangan yang terjadi adalah kesetimbangan heterogen, karena pada


kesetimbangan tersebut terdapat fase padat dan fase cair. Tetapan kesetimbangannya
adalah :
+
Ag

Cl

K=
Karena AgCl harganya selalu tetap maka K[AgCl] = [Ag+][ Cl-]
Jadi, Ksp AgCl = [Ag+][ Cl-]
Dari contoh tersebut, dapat diketahui bahwa Hasil Kali Kelarutan adalah hasil kali
konsentrasi ion ion dalam larutan tepat jenuh dipangkatkan koefisien reaksi.

Hasil kali kelarutan ditulis dengan notasi Ksp (sp = solubility product). Kelarutan zat
elektrolit yang sukar larut dalam air ditulis dengan notasi s (kelarutan molar), satuannya
mol/liter.
Apabila zat elektrolit yang sukar larut dalam air dinyatakan dengan AxBx maka untuk
bagian yang dapat larut terjadi ionisasi sebagai berikut :
AxBy (s)
x Ay+(aq) + y Bx(aq)
Dari persamaan reaksi tersebut, hasil kali kelarutan dapat dirumuskan sebagai
berikut.
Ksp AxBy = [Ay+]x[Bx-]y
Keterangan : x = bilangan yang menunjukkan jumlah kation (Ay+)
y = bilangan yang menunjukkan jumlah anion (Bx)

Contoh :
Ba(OH)2 Ba2+ + 2OHs
s
2s
2+
Ksp Ba(OH)2 = [Ba ][OH-]2
= (s)(2s)2
= 4s3
Besarnya konsentrasi ion ion zat elektrolit yang sukar larut dalam air ditentukan
oleh kelarutan zat itu. Karena Ksp merupakan hasil kali konsentrasi ion ionnya, akibatnya
adalah sebagai berikut :
semakin besar harga Ksp suatu zat, semakin besar kelarutan zat itu dalam air. Sebaliknya
semakin kecil harga Ksp suatu zat, semakin kecil kelarutan zat itu dalam air.

Lampiran II : LKPD

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


Nama

No absen:.
A. Tujuan
1) Siswa dapat menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang
sukar larut.
2) Siswa dapat menyebutkan pengertian kelarutan dan hasil kali kelarutan.
3) Siswa dapat menentukan hubungan tetapan hasil kali kelarutan dengan tingkat
kelarutan atau pengendapannya.
4) Siswa dapat menuliskan persamaan tetapan Ksp elektrolit yang sukar larut dalam air.
B. Dasar teori
Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan
Larutan elektrolit terdiri dari beberapa macam garam dan basa yang mempunyai
bentuk padat dan sukar larut dalam pelarut air. Meskipun demikian, apabila zat tersebut
dilarutkan dalam air makasebagian kecil dapat larut. Bagian zat yang terlarut tersebut
mengalami ionisasi. Kelarutan merupakan kemampuan suatu zat untuk larut dalam suatu
pelarut.
Larutan dapat dikelompokkan dalam tiga kategori.
4. Larutan tidak jenuh; larutan yang masih dapat melarutkan zat terlarut.
5. Larutan tepat jenuh; larutan yang tidak dapat lagi melarutkan zat terlarut.
6. Larutan lewat jenuh; larutan yang tidak dapat lagi melarutkan zat terlarut dan terdapat
endapan.
Kelarutan suatu zat terlarut adalah banyaknya zat yang dapat larut dalam 1 liter
pelarut sehingga terbentuk larutan tepat jenuh.
Pada suatu larutan elektrolit, zat zat yang terlarut akan terionisasi dan
menghasilkan kation dan anion. Jika keadaan sudah lewat jenuh, akan terdapat padatan
yang tidak larut. Antara ion ion yang dihasilkan dan padatan yang tidak larut, terjadi
kesetimbangan heterogen.

Perhatikan persamaan reaksi berikut :

AgCl(s)

Ag+(aq) + Cl-(aq)

Kesetimbangan yang terjadi adalah kesetimbangan heterogen, karena pada


kesetimbangan tersebut terdapat fase padat dan fase cair. Tetapan kesetimbangannya
adalah :
+
Ag

Cl

K=
Karena AgCl harganya selalu tetap maka K[AgCl] = [Ag+][ Cl-]
Jadi, Ksp AgCl = [Ag+][ Cl-]
Dari contoh tersebut, dapat diketahui bahwa Hasil Kali Kelarutan adalah hasil kali
konsentrasi ion ion dalam larutan tepat jenuh dipangkatkan koefisien reaksi.
Hasil kali kelarutan ditulis dengan notasi Ksp (sp = solubility product). Kelarutan zat
elektrolit yang sukar larut dalam air ditulis dengan notasi s (kelarutan molar), satuannya
mol/liter.
Apabila zat elektrolit yang sukar larut dalam air dinyatakan dengan AxBx maka untuk
bagian yang dapat larut terjadi ionisasi sebagai berikut :

AxBy (s)

x Ay+(aq) + y Bx(aq)

Dari persamaan reaksi tersebut, hasil kali kelarutan dapat dirumuskan sebagai
berikut.
Ksp AxBy = [Ay+]x[Bx-]y
Keterangan : x = bilangan yang menunjukkan jumlah kation (Ay+)
y = bilangan yang menunjukkan jumlah anion (Bx)

Contoh :
Ba(OH)2 Ba2+ + 2OHs

2s

Ksp Ba(OH)2 = [Ba2+][OH-]2


= (s)(2s)2
= 4s3
Besarnya konsentrasi ion ion zat elektrolit yang sukar larut dalam air ditentukan
oleh kelarutan zat itu. Karena Ksp merupakan hasil kali konsentrasi ion ionnya, akibatnya
adalah sebagai berikut :
semakin besar harga Ksp suatu zat, semakin besar kelarutan zat itu dalam air. Sebaliknya
semakin kecil harga Ksp suatu zat, semakin kecil kelarutan zat itu dalam air.
C. Soal
1. Diketahui larutan garam yang sukar larut dalam air Ag2CO3.
a. Tuliskan persamaan kesetimbangan yang terjadi dalam larutan Ag 2CO3 lewat jenuh!
Jelaskan!
b. Bagaimana penentuan harga tetapan kesetimbangan Ag2CO3 dalam keadaan lewat
jenuh?
2. Sebutkan pengertian dari :
a. Kelarutan
b. Hasil kali kelarutan
3. Dengan menggunakan data Ksp dari beberapa garam dari tabel berikut, urutkan kelarutan
garam dari yang paling mudah larut ke yang paling sukar larut.
Garam

Ksp

CaCO3

4,5 x 10-9 mol2/L2

MgCO3

3,5 x 10-8 mol2/L2

SrCO3

9,3 x 10-10 mol2/L2

BaCO3

5,0 x 10-9 mol2/L2

4. Tuliskan persamaan tetapan hasil kali kelarutan (Ksp) untuk garam garam berikut dalam
larutan jenuhnya !
a. AgCl
b. Ag2CrO4
c. Al(OH)3

Jawaban
:_________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________

Lampiran III : Lembar Penilaian


1. Lembar Observasi Penilaian Spiritual
Mengakui kebermanfatan

No

Nama
Peserta Didik

Mensyukuri dan yakin atas

kelarutan

dan

hasil

adanya kelarutan dan hasil

kelarutan

kelarutan sehingga dapat

kemampuan

digunakan

dalam

menyebutkan

kehidupan

sehari-hari

kelarutan

dan

hasil

sebagai wujud kebesaran

kelarutan

serta

reaksi

Tuhan YME.

pengendapan yang terjadi

dengan
manfaat

dalam kehidupan seharihari.


4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

Tessa Noviri Eka Saputri


Farah Nur Jannah
Mei Rina Andarwati
Dini Kusuma Dwiharta
Deby Ayudiya Saputri
Ajeng Widya Indriyana
Afifah Fakhriyah
Diya nur safira
Aulia Madjid Suparman
Endah Nur Fitriani
Anindya Fitriarachma
Rofaidha kurniawati
Angela merici W.J.A
Melda eka saputri
Naufal hanif
Pramudhan saputra
Imam pratama
Lisarawati
Zamuruda silmi
Faiz amrilah muhadir
Ajeng pratiwi
Arini martilia
Safitri lestari

Total
Skor

24 Rahayu septiana
25 Rizki rahma
Keterangan Nilai
Selalu
Sering
Jarang
Tidak pernah

=4
=3
=2
=1

Skor minimal
Skor maksimal

=2
=8

12
34
56
78

= sangat kurang baik


= kurang baik
= baik
= sangat baik

SkorTotal
x4
Nilai =
8
Jabaran Indikator Penilaian Spiritual
No
1.

Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri dan yakin atas

Kriteria
4(selalu)

Jika

ketika

Deskripsi
mengikuti

pembelajaran

adanya kelarutan dan hasil

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan

kelarutan sehingga dapat

serta, peserta didik memperhatikan dengan

digunakan

dalam

seksama dan berusaha menghubungkan

kehidupan

sehari-hari

bahwa

sebagai wujud kebesaran


Tuhan YME.

pengertian

kelarutan

dan

hasil

kelarutan ada atas kebesaran Tuhan YME.


Jika ketika mengikuti pembelajaran

(sering)

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan


serta, peserta didik memperhatikan dengan
seksama

dan

kurang

berusaha

menghubungkan bahwa pengertian kelarutan


dan hasil kelarutan ada atas kebesaran
2
(jarang)

Tuhan YME.
Jika ketika

mengikuti

pembelajaran

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan,


peserta didik kurang memperhatikan dengan
seksama

dan

tidak

berusaha

menghubungkan bahwa pengertian kelarutan


dan hasil kelarutan ada atas kebesaran
1 (tidak

Tuhan YME.
Jika ketika

pernah)

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan,

mengikuti

pembelajaran

peserta didik tidak memperhatikan dengan


seksama

dan

tidak

berusaha

menghubungkan bahwa pengertian kelarutan


dan hasil kelarutan ada atas kebesaran
2

Tuhan YME.
Mengakui kebermanfatan 4 (selalu) Jika ketika
kelarutan

dan

hasil

kelarutan

serta

reaksi

pengendapan

peserta

dengan

kelarutan

pengendapan yang terjadi

didik

mampu

dengan

tepat

menghubungkan Pengertian kelarutan dan


hasil

dan

hasil kelarutan serta reaksi

pembelajaran

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan,

kemampuan menyebutkan
manfaat

mengikuti

kelarutan

dengan

penggunaannya

dalam kehidupan sehari-hari.


Jika ketika mengikuti pembelajaran reaksi

(sering)

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan,


peserta didik kurang tepat menghubungkan

dalam kehidupan sehari-

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan

hari.

serta

dengan

penggunaannya

kehidupan sehari-hari.
Jika ketika mengikuti

2
(jarang)

dalam

pembelajaran

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan,


peserta

didik

sebagian

kurang

tepat

menghubungkan Pengertian kelarutan dan


hasil

kelarutan

dengan

penggunaannya

1 (tidak

dalam kehidupan sehari-hari.


Jika ketika mengikuti pembelajaran

pernah)

Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan,


peserta didik salah dalam menghubungkan
Pengertian kelarutan dan hasil kelarutan
dengan penggunaannya dalam kehidupan
sehari-hari.

Nama Siswa

Skor Aspek yang Dinilai


Sikap

Ju

No

Nilai

2. Lembar Observasi Penilaian Sikap

mla
Rasa ingin tahu

Aktif

Sko
r

4
1

Tessa Noviri Eka Saputri

Farah Nur Jannah

Mei Rina Andarwati

Dini Kusuma Dwiharta

Deby Ayudya Saputri

Ajeng Widya Indriyana

Afifah Fakhriyah

Diya nur safira

Aulia Madjid Suparman

10

Endah Nur Fitriani

11

Anindya Fitriarachma

12

Rofaidha kurniawati

13

Angela merici W.J.A

14

Melda eka saputri

15

Naufal hanif

16

Pramudhana saputra

17

Imam pratama

18

Lisarawati

19

Zamuruda silmi

20

Faiz amrilah muhadir

21

Ajeng pratiwi

22

Arini martilia

23

Safitri lestari

24

Rahayu septiana

25

Rizki rahma

Keterangan Nilai
Sangat baik
Baik
Kurang baik
Sangat kurang

=4
=3
=2
=1

Skor minimal
Skor maksimal

Nilai =

=2
=8

12
34
56
78

= sangat kurang baik


= kurang baik
= baik
= sangat baik

Sko rTotal
x4
8

Jabaran Indikator Penilaian Sikap


No
Sikap
Kriteria
1. Rasa
Ingin 4 (sangat baik)
Tahu

Deskripsi
Peserta didik melakukan analisis pada buku dan
pembahasan LKPD tentang Pengertian kelarutan dan
hasil kelarutan dengan penuh rasa ingin tahu.
Peserta didik melakukan analisis pada buku dan

3 (baik)

pembahasan LKPD tentang Pengertian kelarutan dan


2

hasil kelarutan dengan rasa ingin tahu.


(kurang Peserta didik kurang melakukan pada buku dan

baik)

pembahasan LKPD tentang Pengertian kelarutan dan


hasil kelarutan.
(sangat Peserta didik tidak melakukan analisis pada buku dan

2.

Aktif

kurang baik)

pembahasan LKPD tentang Pengertian kelarutan dan

4 (sangat baik)

hasil kelarutan.
Peserta didik mengamati Pembahasan LKPD dan

3 (baik)

berdiskusi.
Peserta didik mengamati Pembahasan LKPD dan

kurang berdiskusi.
(kurang Peserta didik kurang mengamati pembahasan LKPD

baik)
1(sangat

dan kurang berdiskusi.


Peserta didik tidak mengamati pembahasan LKPD

kurang baik)

dan tidak berdiskusi.

3. Lembar Observasi Penilaian Keterampilan


Nama Sekolah
Mata Pelajaran
Nama dan Nomor

:
:
:

No
.
A
1
2
3
B
4
5
6
7

Aspek Penilaian

Skor

Catatan

Observasi/Mengamati
Relevansi
Kelengkapan
Pembahasaan
Diskusi
Keterampilan mengkomunikasikan
Keterampilan mendengarkan
Keterampilan berargumentasi
Keterampilan berkontribusi
Jumlah Skor

Keterangan Nilai
Sangat Baik = 4

Baik = 3

Kurang baik = 2

Nilai =

Sangat kurang baik = 1

Sko rTotal
x4
28

4. Lembar Penilaian Pengetahuan


a. Lembar Penilaian Pengetahuan

No

Nama Siswa

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tessa Noviri Eka Saputri


Farah Nur Jannah
Mei Rina Andarwati
Dini Kusuma Dwiharta
Deby Ayudiya Saputri
Ajeng Widya Indriyana
Afifah Fakhriyah
Septi Nur Khoiriyah
Aulia Madjid Suparman
Endah Nur Fitriani
Anindya Fitriarachma
Rofaidha kurniawati
Angela merici W.J.A
Melda eka saputri
Naufal hanif
Pramudhana saputra
Imam pratama

Butir Soal
No 1

No 2

No 3

Skor Total

Nilai

18
19
20
21
22
23
24
25

Lisarawati
Zamuruda silmi
Faiz amrilah muhadir
Ajeng pratiwi
Arini martilia
Safitri lestari
Rahayu septiana
Rizki rahma

Keterangan Nilai
Nilai =

Sko rTotal
x4
10

LAMPIRAN IV : SOAL EVALUASI


1. Kelarutan PbSO4 dalam air pada suhu tertentu adalah 1,4 104 mol/L. Tentukan massa

PbSO4 yang dapat larut dalam 500 mL air, nyatakan jawaban dalam satuan milligram
(mg). (Ar Pb = 206; S = 32; O = 16)
2. Sebanyak 0,7 gram BaF2 (Mr = 175) melarut dalam air murni membentuk 2 L larutan
jenuh. Tentukan Ksp dari BaF2.
3. Jika diketahui Ksp HgI2 = 3,2 x 10 -29 , maka berapa konsentrasi ion Hg2+ dalam larutan
jenuh HgI2 ?
4. Pada suhu tertentu, kelaruta Ag2CrO4 dalam air adalah 1,07 x 10-4 mol/L. berdasarkan hal
itu, berapakah harga Ksp Ag2CrO4 ?
5. Dalam 100 cm3 air dapat larut 1,16 mg Mg(OH)2 (Mr = 58). Berapakah Harga Ksp
Mg(OH)2 ?

Pembahasan soal evaluasi beserta skor


Nomor 1
Diketahui
: V = 500 mL = 0,5 L
S = 1,4 x 10-4
Ditanya
: massa PbSO4?
n
S=
Jawab
:
v
n=SxV
= 1,4 104 mol/L x 0,5 L
= 0,7 x 10-4 mol

n=

gram
Mr

Gram = n x Mr
= 0,7 x 10-4 mol x 302 gram/mol
= 0,02114 gram
= 21,14 mg
(Skor = 15)

Nomor 2
jumlah mol dari BaF2 adalah
gram
n=
Mr
n=

0,7 gram
175 gram/mol

= 0,004 mol

Kelarutanya adalah
0,004 mol
S=
= 0,002
2L
BaF2
0,002 mol

Ba+
0,002 mol

2F

0,004 mol

Ksp BaF2 = Ba2+ F-2


= (0,002 mol) x (0,004 mol)2
= 3,2 x 10-8
(skor = 20)
Nomor 3
HgI2 (s) Hg2+ (aq) + 2 I- (aq)
x
x
2x

Ksp = Hg2+ I-2


= x . (2x)2
= 4x3
Ksp
29
3
= 3,2 x 10
4
4
x=
3

= 2 x 10-10

(skor = 25)
nomor 4
Ag2CrO4 (s) Ag+(aq) + CrO42- (aq)
1,07x 10-4
2,14 x10-4 1,07x 10-4
Ksp = Ag+2 CrO42-
= (2,14 x10-4)2 . 1,07x 10-4
= 4,9 x 10-12
(skor = 15)
Nomor 5
Diketahui : v = 100 cm3 = 0,1 L
Massa = 1,16 mg = 1,16 x 10-3 gram
Mr = 58
Ditnya : Ksp.?
n = massa/Mr = 1,16 x 10-3 gram/58 gram mol-1 = 0,02 x 10 -3 mol
S = mol/v = 0,02 x 10 -3 mol/ 0,1 L = 0,2 x 10 -3 mol L-1
Mg(OH)2 (aq) Mg2+ (s) + 2 OH- (aq)
X
x
2x
Ksp = x. (2x)
= 4x3
= 4 (0,2 x 10 -3 )3
= 3,2 x 10 -11
(skor = 25)
PEDOMAN PENSKORAN
JUMLAH SKOR
NILAI=
X 100
5