Anda di halaman 1dari 36

LAPORAN AKTUALISASI

PESERTA DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN III


LINGKUP KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
TAHUN 2016

Disusun oleh :

Nama
NIP
Jabatan
Instansi

: Ikhda Maulidiana Nur Hikmah, SE


: 19881018 201502 2 001
: Analis Pelaporan
: Inspektorat Investigasi

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN


BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
PUSAT DIKLAT SDM LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
2016

LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN AKTUALISASI
PESERTA DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN III
LINGKUP KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
TAHUN 2016

Nama
NIP
Jabatan
Instansi

: Ikhda Maulidiana Nur Hikmah, SE


: 19881018 201502 2 001
: Analis Pelaporan
: Inspektorat Investigasi

Bogor,

Maret 2016

Mengetahui,
Pembimbing/Coach

Menyetujui,
Mentor

Ir. Burhanudin JP, MM


NIP. 19551231 198203 1 068

Desi Intan A, S.Hut., M.Ak


NIP. 19771205 200312 2 005
i | Laporan Aktualisasi

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Alloh SWT, karena atas rahmat dan
tuntunan-Nya,

sehingga

penulis

dapat

menyelesaikan

penulisan

laporan

pertanggungjawaban pelaksanaan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS di


Inspektorat Investigasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berkat
kemurahan Alloh yang telah memberikan kemudahan, kekuatan dan kesehatan bagi
penulis serta bimbingan dari Coach dan Mentor, juga banyak pihak yang turut
memberikan bantuan dalam penyelesaian laporan ini, sehingga semua hambatan
dan kesulitan dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan aktualisasi dapat diatasi.
Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dan dukungan dari semua pihak,
laporan ini tidak akan selesai tepat waktu, oleh karena itu sewajarnya dalam
kesempatan ini penulis ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Dr. Ir. Joko Prihatno, MM selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
2. Bapak Ir. Deddy Sufredy, M.Si. selaku Inspektur Investigasi Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
3. Bapak Ir. Burhanudin JP, MM selaku Coach yang telah memberikan bimbingan,
arahan dan motivasi kepada penulis.
4. Ibu Desi Intan Anggraheni, S.Hut., M.Ak. selaku Mentor yang telah memberikan
arahan, saran dan motivasi kepada penulis.
5. Ibu Dra. M.H. Tri Pangesti, M.Si. selaku Penguji yang telah memberikan koreksi
dan saran yang bermanfaat.
6. Ibu DR. Ir. Kusdamayanti, M.Si. selaku Penanggungjawab Program Angkatan I
yang telah memberikan motivasi dan inspirasi bagi penulis.
7. Para Widyaiswara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah
membagikan ilmu dan pengalamannya terkait nilai-nilai dasar Profesi PNS
selama masa on campus.
8. Kedua orang tua, kedua mertua, suami, anak dan keluarga atas doa yang selalu
dipanjatkan dan motivasi yang diberikan sehingga penulis dapat menjalani
rangkaian kegiatan Diklat Prajabatan dengan baik.
ii | Laporan Aktualisasi

9. Seluruh rekan kerja di Inspektorat Investigasi yang telah membantu pelaksanaan


kegiatan aktualisasi dan penyusunan laporan ini.
10. Teman-teman Angkatan I Diklat Prajabatan Golongan III tahun 2016 atas transfer
ilmu, semangat dan motivasi selama masa diklat berlangsung.
11. Seluruh Panitia Penyelenggara Diklat Prajabatan Golongan III tahun 2016
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
12. Kepada semua pihak yang tidak sempat penulis sebutkan namanya satu per satu
yang telah membantu penulis dalam bentuk apapun sehingga penulisan laporan
ini dapat terselesaikan.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, maka
saran dan kritik yang membangun dari pembaca sangat diperlukan untuk
penyempurnaan

laporan

ini

dan

meningkatkan

mutu

penulis

dalam

mengaktualisasikan nilai ANEKA dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Semoga


laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Jakarta,

Februari 2016

Penulis,

Ikhda Maulidiana Nur Hikmah, SE

iii | Laporan Aktualisasi

DAFTAR ISI

Halaman
LEMBAR PENGESAHAN...................................................................................
i
KATA PENGANTAR...........................................................................................

ii

DAFTAR ISI .......................................................................................................

iv

DAFTAR LAMPIRAN..........................................................................................

DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ ...

vi

DAFTAR TABEL ............................................................................................ ...

vii

I.

II.

III.

IV.

V.

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ....................................................................................

B. Tujuan .................................................................................................

DESKRIPSI ORGANISASI ........................................................................


A. Tugas dan fungsi Organisasi...............................................................

B. Struktur Organisasi..............................................................................

RENCANA AKTUALISASI
A. Kegiatan dan Nilai-Nilai Dasarnya .......................................................

B. Jadwal Kegiatan ..................................................................................

11

CAPAIAN AKTUALISASI
A. Jadwal Realisasi Pelaksanaan Kegiatan .............................................

13

B. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan .........................................................

14

PENUTUP
A. Kesimpulan..........................................................................................

26

B. Saran...................................................................................................

27

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................

28

LAMPIRAN

iv | Laporan Aktualisasi

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman
1. Alat Bantu Pengendalian Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar ...................................
29
2. Alat Bantu Catatan Bimbingan Aktualisasi .....................................................

38

3. Laporan per Kegiatan.....................................................................................

40

4. Analisis Jabatan .............................................................................................

48

5. SK Jabatan ....................................................................................................

50

6. SKP................................................................................................................

51

7. Surat Edaran Inspektur Investigasi tentang tugas tambahan.........................

53

8. Bukti-Bukti Pendukungnya .............................................................................

56

v | Laporan Aktualisasi

DAFTAR GAMBAR
Halaman
1. Gambar 1. Struktur Organisasi Inspektorat Investigasi ..................................
3

vi | Laporan Aktualisasi

DAFTAR TABEL
Halaman
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Tabel 1. Jadwal Rencana Implementasi Kegiatan Aktualisasi .......................


Tabel 2. Jadwal Rencana Konsultasi dengan Mentor dan Coach..................
Tabel 3. Jadwal Realisasi Kegiatan Aktualisasi .............................................
Tabel 4. Alat Bantu Pengendalian Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar .....................
Tabel 5. Alat Bantu Catatan Bimbingan dan Konsultasi.................................
Tabel 6. Laporan per Kegiatan.......................................................................

11
12
13
29
38
40

vii | Laporan Aktualisasi

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Diklat Prajabatan pola baru memiliki 2 (dua) tahapan, yaitu internalisasi
dan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS. Nilai-nilai dasar profesi PNS yang
dimaksud adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan
Anti Korupsi (ANEKA). Pada tahap internalisasi, peserta diklat diberikan
pemahaman tentang nilai-nilai dasar profesi PNS dan alasan pentingnya nilai-nilai
dasar profesi tersebut harus diterapkan dalam melaksanakan setiap tugas.
Setelah

dilaksanakan

internalisasi,

peserta

dituntut

untuk

mampu

mengaktualisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS tersebut saat melaksanakan


tugas di Instansi masing-masing peserta. Peserta harus mampu mengidentifikasi
nilai-nilai profesi PNS yang dapat diaktualisasikan pada kegiatan-kegiatan yang
dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Pada periode off campus, peserta melaksanakan kegiatan yang telah
dirancang sebelum kembali ke unit kerja masing-masing dan disetujui oleh
mentor. Kegiatan dilaksanakan dengan mengimplementasikan nilai-nilai dasar
profesi PNS dalam setiap tahapan kegiatan yang telah diidentifikasi oleh peserta
saat menyusun rancangan kegiatan aktualisasi. Aktualisasi nilai-nilai dasar profesi
PNS dilaksanakan di unit kerja agar peserta lebih memahami pentingnya setiap
tugas dilaksanakan dengan dilandasi nilai-nilai dasar profesi PNS dan manfaat
yang akan diperoleh.
Setelah melaksanakan aktualisasi di unit kerja masing-masing, peserta
menyusun laporan aktualisasi yang memuat kegiatan yang telah dilaksanakan
beserta nilai-nilai dasar yang telah diaktualisasikan. Laporan disusun sebagai
dasar dilakukannya evaluasi agar diketahui sejauh mana peserta dapat
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS yang telah diinternalisasikan
selama periode on campus.
B. Tujuan
Tujuan

disusunnya

laporan

aktualisasi

adalah

sebagai

pertanggungjawaban peserta yang telah melaksanakan kegiatan aktualisasi NilaiNilai Dasar Profesi PNS yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu dan Anti Korupsi di Inspektorat Investigasi Kementerian Lingkungan Hidup
dan Kehutanan.
1 | Laporan Aktualisasi

BAB II
DESKRIPSI ORGANISASI

A. Tugas dan fungsi Inspektorat Investigasi


1. Tugas Inspektorat Investigasi

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan


Nomor P.18/MenLHK-II/2015 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian
Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, Inspektorat Investigasi mempunyai tugas
melaksanakan pengawasan, pengumpulan bahan meneliti, menganalisis, dan
mengevaluasi atas kasus pelanggaran yang berindikasi praktek-praktek
korupsi, kolusi, dan nepotisme, pelanggaran administrasi, menindaklanjuti
pengaduan masyarakat, serta melaksanakan tugas lain berdasarkan instruksi
khusus Menteri, dan cakupan yang ditetapkan oleh Inspektur Jenderal.
2. Fungsi Inspektorat Investigasi

Untuk

melaksanakan

tugasnya,

Inspektorat

Investigasi

menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :


a. penyusunan

rencana

dan

program

dibidang

pengumpulan

bahan

penelitian, analisis, dan evaluasi atas kasus pelanggaran yang berindikasi


praktek-praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme, pelanggaran administrasi,
serta tindak lanjut pengaduan masyarakat;
b. penyusunan petunjuk pelaksanaan pengumpulan bahan penelitian,
analisis, dan evaluasi atas kasus pelanggaran yang berindikasi praktekpraktek korupsi, kolusi, dan nepotisme, pelanggaran administrasi, serta
tindak lanjut pengaduan masyarakat;
c. pelaksanaan pengumpulan bahan penelitian, analisis, dan evaluasi atas
kasus pelanggaran yang berindikasi praktek-praktek korupsi, kolusi, dan
nepotisme, pelanggaran administrasi, serta tindak lanjut pengaduan
masyarakat;
d. pengawasan atas kasus pelanggaran yang berindikasi praktek-praktek
korupsi, kolusi, nepotisme, dan pelanggaran administrasi;
e. pelaksanaan tugas lain berdasarkan instruksi khusus Menteri, dan
cakupan yang ditetapkan oleh Inspektur Jenderal; dan

2 | Laporan Aktualisasi

f. pelaksanaan urusan ketatausahaan, kepegawaian, kerumahtanggaan,


dan pelaporan di lingkungan Inspektorat Investigasi.
3. Tupoksi Individu
Berdasarkan Peraturan Inspektur Jenderal Nomor P.02/IIISET/2015 tentang Tugas dan Nomenklatur Jabatan Lingkup Inspektorat
Jenderal, Analis Bahan Laporan / Analis Pelaporan adalah:
a. Menghimpun bahan/data kegiatan pengawasan dan pelaksanaan kegiatan
inspektorat;
b. Menyiapkan bahan/data untuk penyusunan rencana kegiatan pengawasan
c. Memantau pelaksanaan rencana dan jadwal kegiatan inspektorat
d. Menelaah bahan/data guna penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan;
e. Menyusun laporan kegiatan inspektorat
f. Memantau dan menghimpun laporan hasil pengawasan
g. Membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur yang
berlaku untuk bahan evaluasi dan pertanggungjawaban.
h. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik
lisan maupun tertulis.
B. Struktur Organisasi

Inspektur
Investigasi
Sub Bagian
Tata Usaha
Fungsional
Auditor

Fungsional
Auditor

Fungsional
Auditor

Gambar 1. Struktur Organisasi Inspektorat Investigasi

3 | Laporan Aktualisasi

BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI
A. Kegiatan dan Nilai-Nilai Dasarnya
Kegiatan yang akan dilaksanakan pada saat aktualisasi nilai-nilai dasar
profesi PNS dilakukan berdasarkan tupoksi analis pelaporan dan berdasarkan
Surat Edaran Inspektur Investigasi tentang tugas dan tanggung jawab tambahan
bagi fungsional auditor dan fungsional umum Inspektorat Investigasi. Kegiatan
yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut.
1. Penyiapan bahan laporan triwulanan hasil penilaian kompetensi auditor

lingkup Inspektorat Investigasi.


a. Menyiapkan
rekapitulasi

format
yang

rekapitulasi.
dapat

Saya

memuat

akan

informasi

menyiapkan
yang

format

dibutuhkan

(akuntabilitas).
b. Mengumpulkan formulir penilaian kompetensi auditor yang telah diisi oleh
auditor yang telah melaksanakan kegiatan audit / identifikasi khusus. Saya
akan meminta formulir yang telah diisi kepada para auditor dengan sopan
(etika publik).
c. Melakukan rekapitulasi jawaban pada formulir penilaian kompetensi
auditor. Saya akan meng-input data jawaban dari formulir kompetensi
auditor dengan jujur dan benar sesuai pengisian oleh auditor tanpa
membedakan teman sehingga dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan
kompetensi auditor dalam melaksanakan audit (nasionalisme).
d. Melakukan analisis atas hasil rekapitulasi formulir penilaian kompetensi
auditor. Saya akan melakukan analisis berdasarkan rekapitulasi hasil
penilaian kompetensi auditor dengan cermat dan teliti sehingga informasi
yang dihasilkan akurat dan tidak menimbulkan kekeliruan (komitmen
mutu).
e. menyampaikan laporannya kepada atasan. Saya akan melaporkan
hasilnya kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan pimpinan
(akuntabilitas).
Dengan menyiapkan bahan laporan triwulanan hasil penilaian
kompetensi auditor lingkup Inspektorat Investigasi maka pencapaian fungsi
Inspektorat Investigasi dalam penyusunan rencana dan program dibidang
4 | Laporan Aktualisasi

pengumpulan bahan penelitian, analisis, dan evaluasi atas kasus


pelanggaran yang berindikasi praktek-praktek korupsi, kolusi, dan
nepotisme, pelanggaran administrasi serta tindak lanjut pengaduan
masyarakat dapat terwujud.
Penyiapan bahan laporan triwulan hasil penilaian kompetensi auditor
lingkup Inspektorat Investigasi

yang dilaporkan ke atasan dengan jujur,

benar, dan sopan serta berkualitas maka nilai Profesional (salah satu Nilai
Dasar Rimbawan & Budaya Kerja KLH) dapat diperkuat.
2. Penyusunan rekapitulasi data perkembangan tindak lanjut hasil audit

investigasi tahun 2015.


a. Mendiskusikan dengan atasan. Saya akan mendengarkan arahan dari
atasan dengan sikap hormat dan sopan dan akan melaksanakan arahan
yang diberikan (etika publik).
b. Mengumpulkan data tindak lanjut LHA Investigasi / Identifikasi Khusus
dari bagian Pemantauan Tindak Lanjut (PTL) maupun Penata Usaha pada
Inspektorat Investigasi. Saya akan membangun komunikasi yang baik
dengan Bagian PTL dan membangun kerjasama dengan suasana
kekeluargaan

dengan

Penata

Usaha

persuratan

sebagai

bentuk

pengamalan Pancasila sila ke-5 butir ke-1 (mengembangkan perbuatan


yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan
kegotongroyongan) (nasionalisme).
c.

Mengolah data perkembangan tindak lanjut. Saya akan mengolah data


dengan cermat dan teliti agar menghasilkan informasi berguna untuk
pengambilan keputusan dalam upaya penyelesaian kerugian negara
(komitmen mutu dan anti korupsi).

d. Melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan. Saya akan melaporkan hasil


pekerjaan saya kepada atasan sebagai pertanggungjawaban agar dapat
ditindaklanjuti (akuntabilitas).
Dengan menyusun rekapitulasi data perkembangan Tindak Lanjut
hasil audit investigasi tahun 2015 pencapaian salah satu fungsi Inspektorat
Investigasi dalam pelaksanaan pengumpulan bahan penelitian, analisis,
dan evaluasi atas kasus pelanggaran yang berindikasi praktek-praktek
korupsi, kolusi dan nepotisme, pelanggaran administrasi serta tindak
lanjut pengaduan masyarakat dapat terwujud.
5 | Laporan Aktualisasi

Penyusunan rekapitulasi data perkembangan Tindak Lanjut hasil


audit investigasi yang dilaporkan dengan cermat dan

teliti agar informasi

yang dihasilkan berguna dan mengamalkan nilai Pancasila maka nilai Jujur
dan Profesional (salah satu Nilai Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.
3. Penyusunan matriks klasifikasi kegiatan pengawasan pada Inspektorat

Investigasi Tahun 2015.


a. Mendiskusikan dengan atasan. Saya akan mendengarkan arahan dari
atasan dengan sikap hormat dan sopan dan akan melaksanakan arahan
yang telah diberikan (etika publik).
b. Membuat klasifikasi kegiatan pengawasan. Saya akan mengklasifikasikan
kegiatan pengawasan sesuai dengan informasi yang dibutuhkan oleh
organisasi (berdasarkan permasalahan, Eselon I yang membawahi,
sumber dan wilayahnya) (akuntabilitas).
c. Menyerahkan matriks klasifikasi kepada atasan. Saya akan melaporkan
hasil pekerjaan kepada atasan agar dapat ditindaklanjuti (akuntabilitas).
Dengan menyusun matriks kegiatan pengawasan pada Inspektorat
Investigasi maka pencapaian fungsi organisasi dalam pelaksanaan urusan
ketatausahaan, kepegawaian, kerumahtanggaan, dan pelaporan di
lingkungan Inspektorat Investigasi dapat terwujud.
Penyusunan matriks klasifikasi kegiatan pengawasan pada Inspektorat
Investigasi yang dilaporkan sesuai informasi yang dibutuhkan dan dengan
sikap hormat dan sopan maka nilai Tanggung jawab (salah satu Nilai
Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.
4. Penyusunan data Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat Investigasi untuk

persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015.


a. Menyalin database kepegawaian. Saya akan merekap data dengan teliti
agar

dapat

menghasilkan

informasi

yang

benar

dan

berkualitas

(komitmen mutu).
b. Mengumpulkan data perubahan terkait penambahan pegawai; kenaikan
pangkat dan jabatan; mutasi pegawai; serta peningkatan kompetensi
selama tahun 2015 dari bagian persuratan. Saya akan berkoordinasi dan
bekerjasama dengan suasana kekeluargaan dengan penata usaha
persuratan untuk mencari seluruh dokumen yang dibutuhkan. Hal ini
sebagai

bentuk

pengamalan

Pancasila

sila

ke-5

butir

ke-1

6 | Laporan Aktualisasi

(mengembangkan perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan


suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan) (nasionalisme).
c. Memasukkan

data

perubahan

ke

rekapitulasi

awal.

Saya

akan

memasukkan data dari dokumen yang telah dikumpulkan dengan teliti dan
tidak membuang-buang waktu (efisiensi waktu) (komitmen mutu).
d. Memeriksa kembali data yang telah direkap. Saya akan memastikan
bahwa seluruh data telah di input dengan benar (komitmen mutu).
e. Membuat tabel ringkasan akhir data kepegawaian. Saya akan membuat
tabel ringkasan yang dapat memberikan informasi yang dibutuhkan
(akuntabilitas).
f. Melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan. Saya akan melaporkan hasil
pekerjaan kepada atasan dengan sikap sopan dan agar dapat
ditindaklanjuti (etika publik dan akuntabilitas)
Dengan menyusun analisis data SDM Inspektorat Investigasi maka
salah satu fungsi organisasi dalam pelaksanaan urusan ketatausahaan,
kepegawaian,

kerumahtanggaan,

dan

pelaporan

di

lingkungan

Inspektorat Investigasi dapat terwujud.


Penyusunan analisis data SDM Inspektorat Investigasi yang dilakukan
dengan cermat, teliti, benar dan efisien maka Nilai Tanggungjawab (salah
satu Nilai Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.
5. Penyusunan matriks rekapitulasi tindak lanjut penanganan pengaduan

masyarakat (dumas) bulan Januari dan Februari 2016 (s.d. off campus
berakhir).
a. Memasukkan data surat pengaduan yang diterima ke dalam matriks
rekapitulasi. Saya akan mencermati isi pengaduan dan memasukkan data
dengan teliti agar dapat memberikan informasi yang benar (komitmen
mutu).
b. Memberikan

kode

pada

setiap

pengaduan

berdasarkan

jenis

penyimpangan. Saya akan mengelompokkan dumas berdasarkan jenis


penyimpangannya

dengan

kodefikasi

sesuai

Pedoman

Umum

Penanganan Dumas Bagi Instansi Pemerintah (Per Meneg PAN No.


PER/05/M.PAN/4/2009 (akuntabilitas).
c. Mengumpulkan data tindak lanjut penanganan dumas dari penata usaha
persuratan. Saya akan membangun komunikasi dan bekerja sama dengan
7 | Laporan Aktualisasi

suasana

kekeluargaan

dengan

penata

usaha

persuratan

dalam

mengumpulkan data tindak lanjut. Hal ini sebagai bentuk pengamalan


Pancasila sila ke-5 butir ke-1 (mengembangkan perbuatan yang luhur dan
mencerminkan sikap dan suasana kegotongroyongan) (nasionalisme).
d. Meminta data tindak lanjut penanganan dumas dari koordinator/auditor
sesuai yang tercantum dalam buku ekspedisi dumas. Saya akan meminta
perkembangan penanganan dumas terkini kepada koordinator/auditor
dengan sopan apabila berdasarkan pengecekan di penata usaha
persuratan dumas tersebut belum ditindaklanjuti (etika publik).
e. Memasukkan data tindak lanjut terbaru. Saya akan memasukkan data
tindak lanjut terbaru dengan benar agar Pimpinan mengetahui sejauh
mana pengaduan telah ditindaklanjuti (akuntabilitas).
f. Menyimpan dokumen surat pengaduan yang telah ditindaklanjuti. Saya
akan menyimpan dokumen dengan baik dan menjaga kerahasiaan
substansi dan data pelapor untuk melindungi pelapor dari ancaman yang
dapat diterima. Hal ini merupakan pengamalan Pancasila sila ke-5 butir
ke-4 (menghormati hak orang lain) (nasionalisme).
g. Melaporkan secara lisan kepada atasan sebelum menyerahkan laporan
secara tertulis setiap bulan. Saya akan melaporkan progress pekerjaan
kepada atasan dengan sopan (etika publik).
Dengan menyusun matriks rekapitulasi tindak lanjut penanganan
pengaduan masyarakat maka pencapaian salah satu tugas Inspektorat
Investigasi

dalam

menindak

lanjuti

pengaduan

masyarakat

dapat

terwujud.
Penyusunan matriks rekapitulasi tindak lanjut penanganan pengaduan
masyarakat dengan cermat, teliti, benar dan sesuai pedoman maka nilai
Profesional (salah satu Nilai Dasar Rimbawan dan Budaya Kerja KLH)
dapat diperkuat.
6. Penyusunan

deskripsi kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat


Investigasi tahun 2015 untuk persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015.
a. Mengumpulkan Surat Tugas, Surat Pengantar dan laporan kegiatan yang
dilaksanakan tahun 2015. Saya akan berkoordinasi dan bekerjasama
dengan suasana kekeluargaan dengan penata usaha persuratan dalam
mengumpulkan Surat Tugas. Hal ini sebagai bentuk pengamalan
8 | Laporan Aktualisasi

Pancasila sila ke-5 butir ke-1 (mengembangkan perbuatan yang luhur


yang

mencerminkan

sikap

dan

suasana

kekeluargaan

dan

kegotongroyongan) (nasionalisme).
b. Membuat rekapitulasi Surat Tugas, Surat Pengantar dan laporan kegiatan
yang dilaksanakan. Saya akan melakukan rekapitulasi setiap Surat Tugas,
Surat Pengantar dan laporannya dengan teliti sehingga meminimalisir
kekeliruan dalam data yang disajikan (komitmen mutu).
c. Membuat deskripsi tentang setiap jenis kegiatan. Saya akan membuat
deskripsi yang dapat memberikan informasi yang jelas (akuntabilitas).
d. Mencetak konsep deskripsi. Saya akan mencetak konsep deskripsi
menggunakan kertas bekas sebagai bentuk efisiensi (komitmen mutu).
e. Menyerahkan konsep kepada atasan. Saya akan menyerahkan konsep
deskripsi agar dapat dikoreksi (akuntabilitas).
f. Perbaikan atas konsep yang telah dikoreksi. Saya akan memperbaiki
konsep yang telah dikoreksi sesuai dengan arahan dari atasan. Hal ini
sesuai dengan Kode Etik ASN Nomor 4 (etika publik).
Dengan menyusun deskripsi kegiatan yang telah dilaksanakan
Inspektorat Investigasi untuk persiapan pembuatan laporan tahunan maka
pencapaian fungsi organisasi dalam pelaksanaan urusan ketatausahaan,
kepegawaian,

kerumahtanggaan,

dan

pelaporan

di

lingkungan

Inspektorat Investigasi dapat terwujud.


Penyusunan deskripsi kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat
Investigasi dengan

teliti, jelas, dan sesuai arahan atasan maka Nilai

Tanggungjawab (salah satu Nilai Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.


7. Penyusunan rekapitulasi data Barang Milik Negara Inspektorat Investigasi

tahun 2015 untuk persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015.


a. Membuat format rekapitulasi. Saya akan menyiapkan format rekapitulasi
yang dapat memuat informasi yang dibutuhkan (akuntabilitas).
b. Meminta data BMN tahun 2015. Saya akan meminta data pengadaan
BMN dengan sopan kepada pengelola BMN (etika publik).
c. Merekapitulasi data BMN tahun 2015. Saya akan merekapitulasi data
dengan teliti agar dapat memberikan informasi yang benar (komitmen
mutu).

9 | Laporan Aktualisasi

d. Melaporkan pekerjaan kepada atasan. Saya akan melaporkan hasil


pekerjaan kepada atasan agar dapat ditindaklanjuti (akuntabilitas).
Dengan menyusun rekapitulasi data Barang Milik Negara Inspektorat
Investigasi

tahun

2015

maka

pencapaian

fungsi

organisasi

dalam

pelaksanaan urusan ketatausahaan, kepegawaian, kerumahtanggaan,


dan pelaporan di lingkungan Inspektorat Investigasi dapat terwujud.
Penyusunan rekapitulasi data Barang Milik Negara Inspektorat
Investigasi yang dilaporkan dengan teliti sesuai informasi yang dibutuhkan
dan dengan sikap sopan maka Nilai Tanggungjawab (salah satu Nilai
Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.
8. Penyusunan SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit investigasi/

identifikasi khusus.
a. Mengumpulkan bukti pengeluaran terkait konsumsi rapat dan dokumen
kelengkapan SPJ (daftar hadir peserta, undangan rapat). Saya akan
mengumpulkan bukti pengeluaran dan dokumen lain untuk dilampirkan
pada SPJ sebagai bukti yang sah (akuntabilitas).
b. Menuliskan data ke kuitansi penutup dan Surat Perintah Bayar. Saya akan
memasukkan jumlah pengeluaran dengan jujur dan benar tanpa
merekayasa untuk memperoleh keuntungan pribadi (anti korupsi).
c. Mencetak kuitansi dan SPB. Saya akan memeriksa kembali data yang
telah diinput untuk memastikan semua data yang saya masukkan telah
sesuai, sebelum saya mencetaknya (komitmen mutu).
d. Menyerahkan dokumen SPJ kepada petugas persuratan untuk diserahkan
kepada verifikator keuangan. Saya akan menyertakan tanda terima
dokumen SPJ sebagai bukti bahwa saya telah menyerahkan dokumen
SPJ untuk diverifikasi (akuntabilitas).
e. Apabila

sudah

sesuai,

SPJ

diserahkan

kepada

atasan

untuk

ditandatangani. Saya akan menyerahkan dokumen SPJ kepada atasan


dengan sikap hormat dan sopan (etika publik).
f. Menyerahkan kembali SPJ yang telah ditandatangani dan distempel
kepada verifikator keuangan. Saya akan menyerahkan SPJ kepada
verifikator dengan sopan (etika publik).
Dengan menyusun SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit
investigasi maka pencapaian fungsi organisasi dalam pelaksanaan urusan
10 | Laporan Aktualisasi

ketatausahaan, kepegawaian, kerumahtanggaan, dan pelaporan di


lingkungan Inspektorat Investigasi dapat terwujud.
Penyusunan SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit investigasi
yang dilakukan dengan jujur dan benar tanpa rekayasa maka maka Nilai
Jujur dan Tanggung Jawab (Nilai Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.
B. Jadwal Implementasi Kegiatan
Jadwal implementasi kegiatan aktualisasi nilai-nilai dasar PNS yang akan
dilaksanakan tertera pada Tabel 1 dibawah ini.
Tabel 1. Jadwal Rencana Implementasi Kegiatan Aktualisasi
Tanggal / Februari 2016

No.

Kegiatan

1.

Penyiapan bahan laporan


triwulanan
penilaian
kompetensi auditor
Penyusunan rekapitulasi
data
perkembangan
tindak lanjut hasil audit
investigasi
Penyusunan
matriks
klasifikasi
kegiatan
pengawasan Inspektorat
Investigasi tahun 2015
Penyusunan data SDM
Inspektorat
Investigasi
untuk
persiapan
pembuatan
Laporan
Tahunan 2015
Penyusunan
matriks
rekapitulasi tindak lanjut
penanganan
(dumas)
bulan
Januari
dan
Februari 2016
Penyusunan
deskripsi
kegiatan
yang
telah
dilaksanakan Inspektorat
Investigasi tahun 2015
untuk
persiapan
pembuatan
laporan
tahunan 2015
Penyusunan rekapitulasi
data BMN Inspektorat
Investigasi tahun 2015
untuk
persiapan
pembuatan
laporan
tahunan 2015
Penyusunan
SPJ
konsumsi
rapat
pembahasan hasil audit
investigasi/
identifikasi
khusus

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

11 | Laporan Aktualisasi

26

27

C. Jadwal Konsultasi dengan Coach dan Mentor


Jadwal konsultasi dengan Coach dan mentor tertera pada Tabel 2 dibawah ini.
Tabel 2. Jadwal Konsultasi dengan Coach dan Mentor
Tanggal / Februari 2016

No.

Kegiatan
11

1.
2.

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

Konsultasi
dengan Coach
Konsultasi
dengan Mentor

12 | Laporan Aktualisasi

26

27

BAB IV
CAPAIAN AKTUALISASI
A. Jadwal realisasi kegiatan
Kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka aktualisasi nilai-nilai dasar
profesi PNS di Inspektorat Investigasi berjumlah 8 (delapan) kegiatan. Tabel 3
dibawah ini menunjukkan jadwal realisasi atas kegiatan aktualisasi yang telah
direncanakan.
Tabel 3. Jadwal realisasi kegiatan aktualisasi
Tanggal / Februari 2016

No.

Kegiatan

1.

Penyiapan bahan laporan


triwulanan
penilaian
kompetensi auditor
Penyusunan
rekapitulasi
data perkembangan tindak
lanjut hasil audit investigasi
Penyusunan
matriks
klasifikasi
kegiatan
pengawasan
Inspektorat
Investigasi tahun 2015
Penyusunan data SDM
Inspektorat
Investigasi
untuk
persiapan
pembuatan
Laporan
Tahunan 2015
Penyusunan
matriks
rekapitulasi tindak lanjut
penanganan (dumas) bulan
Januari dan Februari 2016
Penyusunan
deskripsi
kegiatan
yang
telah
dilaksanakan
Inspektorat
Investigasi tahun 2015
untuk
persiapan
pembuatan
laporan
tahunan 2015
Penyusunan
rekapitulasi
data
BMN
Inspektorat
Investigasi tahun 2015
untuk
persiapan
pembuatan
laporan
tahunan 2015
Penyusunan SPJ konsumsi
rapat pembahasan hasil
audit investigasi

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.
10.

Konsultasi
Coach
Konsultasi
Mentor

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

dengan
dengan

13 | Laporan Aktualisasi

26

27

Keterangan :
1. Kegiatan penyusunan SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit
investigasi yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 16 Februari
2016, pada implementasinya kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 17
Februari 2016. Hal tersebut dikarenakan terdapat beberapa kuitansi
pembayaran dan nota penerimaan barang dari penyedia konsumsi yang
diserahkan pada tanggal 17 Februari 2016.
2. Kegiatan penyusunan deskripsi kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat
Investigasi untuk persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015 dilaksanakan
lebih cepat dari rencana sebagai pengganti kegiatan penyusunan data
Sumber Daya Manusia yang dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2016.
Hal tersebut dikarenakan data yang terlebih dahulu terkumpul adalah data
terkait kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat Investigasi sehingga
diputuskan untuk melaksanakan kegiatan penyusunan deskripsi kegiatan
yang telah dilaksanakan Inspektorat Investigasi terlebih dahulu agar target
aktualisasi dapat tercapai.
B. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan yang telah dilaksanakan pada saat aktualisasi adalah sebagai
berikut.
1. Penyiapan bahan laporan triwulanan hasil penilaian kompetensi auditor

lingkup Inspektorat Investigasi.


a. Waktu pelaksanaan : 11 dan 12 Februari 2016
b. Tahapan kegiatan
1). Menyiapkan format rekapitulasi. Saya telah menyiapkan format
rekapitulasi

yang

dapat

memuat

informasi

yang

dibutuhkan

(akuntabilitas).
2). Mengumpulkan formulir penilaian kompetensi auditor yang telah diisi
oleh auditor yang telah melaksanakan kegiatan audit / identifikasi
khusus. Saya telah meminta formulir yang telah diisi kepada para
auditor dengan sopan (etika publik).
3). Melakukan rekapitulasi jawaban pada formulir penilaian kompetensi
auditor. Saya telah meng-input data jawaban dari formulir kompetensi
auditor dengan jujur dan benar sesuai pengisian oleh auditor tanpa
membedakan

teman

sehingga

dapat

ditindaklanjuti

untuk

14 | Laporan Aktualisasi

meningkatkan

kompetensi

auditor

dalam

melaksanakan

audit

(nasionalisme).
4). Melakukan analisis atas hasil rekapitulasi formulir penilaian kompetensi
auditor. Saya telah melakukan analisis berdasarkan rekapitulasi hasil
penilaian kompetensi auditor dengan cermat dan teliti sehingga
informasi yang dihasilkan akurat dan tidak menimbulkan kekeliruan
(komitmen mutu).
5). Menyampaikan laporannya kepada atasan. Saya telah melaporkan
hasilnya kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan pimpinan
(akuntabilitas).
c. Dengan menyiapkan bahan laporan triwulanan hasil penilaian kompetensi
auditor lingkup Inspektorat Investigasi maka pencapaian fungsi Inspektorat
Investigasi dalam

penyusunan rencana dan program dibidang

pengumpulan bahan penelitian, analisis, dan evaluasi atas kasus


pelanggaran yang berindikasi praktek-praktek korupsi, kolusi, dan
nepotisme, pelanggaran administrasi serta tindak lanjut pengaduan
masyarakat dapat terwujud.
d. Penyiapan bahan laporan triwulan hasil penilaian kompetensi

auditor

lingkup Inspektorat Investigasi yang dilaporkan ke atasan dengan jujur,


benar, dan sopan serta berkualitas maka nilai Profesional (salah satu
Nilai Dasar Rimbawan & Budaya Kerja KLH) dapat diperkuat.
e. Penyiapan bahan laporan triwulan hasil penilaian kompetensi

auditor

lingkup Inspektorat Investigasi bermanfaat bagi penulis sehingga dapat


mengetahui unsur-unsur kompetensi yang harus dimiliki oleh pejabat
fungsional auditor. Manfaat bagi Pimpinan untuk memutuskan auditor
yang perlu ditingkatkan kompetensinya sehingga auditor akan berusaha
menjaga dan meningkatkan kinerjanya. Apabila auditor selalu menjaga
dan

meningkatkan

kinerjanya

maka

kegiatan

pengawasan

yang

dilaksanakan Inspektorat Investigasi akan berjalan efektif.


f. Apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak diaktualisasikan dalam
penyiapan laporan triwulanan penilaian kompetensi auditor

maka

informasi yang dihasilkan dalam laporan menjadi tidak objektif untuk


pengambilan keputusan oleh Pimpinan dalam menilai kompetensi stafnya,

15 | Laporan Aktualisasi

sehingga kegiatan ini tidak dapat memberikan manfaat bagi peningkatan


kinerja organisasi.
2. Penyusunan rekapitulasi perkembangan tindak lanjut hasil audit investigasi

tahun 2015.
a. Waktu pelaksanaan : 15 dan 16 Februari 2016
b. Tahapan kegiatan.
1). Mendiskusikan dengan atasan. Saya telah mendengarkan arahan dari
atasan dengan sikap hormat dan sopan dan melaksanakan arahan
yang diberikan (etika publik).
2). Mengumpulkan data tindak lanjut LHA Investigasi / Identifikasi Khusus
dari bagian Pemantauan Tindak Lanjut (PTL) maupun Penata Usaha
pada Inspektorat Investigasi. Saya telah membangun komunikasi yang
baik dengan Bagian PTL dan membangun kerjasama dengan suasana
kekeluargaan dengan Penata Usaha persuratan sebagai bentuk
pengamalan

Pancasila

sila

ke-5

butir

ke-1

(mengembangkan

perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana


kekeluargaan dan kegotongroyongan) (nasionalisme).
3). Mengolah data perkembangan tindak lanjut. Saya telah mengolah
data dengan cermat dan teliti sehingga menghasilkan informasi
berguna untuk pengambilan keputusan dalam upaya penyelesaian
kerugian negara (komitmen mutu dan anti korupsi).
4). Melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan. Saya telah melaporkan
hasil pekerjaan saya kepada atasan sebagai pertanggungjawaban
agar dapat ditindaklanjuti (akuntabilitas).
c. Dengan menyusun rekapitulasi data perkembangan Tindak Lanjut hasil
audit investigasi tahun 2015, pencapaian salah satu fungsi Inspektorat
Investigasi

dalam

pelaksanaan

pengumpulan

bahan

penelitian,

analisis, dan evaluasi atas kasus pelanggaran yang berindikasi


praktek-praktek

korupsi,

kolusi

dan

nepotisme,

pelanggaran

administrasi serta tindak lanjut pengaduan masyarakat dapat


terwujud.
d. Penyusunan rekapitulasi data perkembangan Tindak Lanjut hasil audit
investigasi yang dilaporkan dengan cermat dan teliti agar informasi yang
dihasilkan berguna dan mengamalkan nilai Pancasila maka nilai Jujur
16 | Laporan Aktualisasi

dan Profesional (salah satu Nilai Dasar Rimbawan dan Budaya Kerja
KLH) dapat diperkuat.
e. Penyusunan rekapitulasi data perkembangan Tindak Lanjut hasil audit
investigasi menjadikan penulis memperoleh pengetahuan terkait aturanaturan tentang tindak lanjut hasil audit investigasi.Bagi Pimpinan kegiatan
ini bermanfaat untuk pemantauan tindak lanjut hasil audit dan dapat
digunakan untuk pengambilan keputusan dalam upaya penyelesaian
kerugian negara dengan meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak
yang terkait.
f. Apabila penyusunan rekapitulasi data perkembangan tindak lanjut hasil
audit investigasi tidak dilandasi nilai-nilai dasar profesi PNS maka dapat
menimbulkan kesalahpahaman antara Bagian Pemantauan Tindak Lanjut,
Inspektorat Investigasi dengan auditan terkait tindak lanjut yang telah
dilakukan dan upaya penyelesaian kerugian negara menjadi tidak efektif.
3. Penyusunan matriks klasifikasi kegiatan pengawasan pada Inspektorat

Investigasi Tahun 2015.


a. Waktu pelaksanaan : 18 Februari 2016
b. Tahapan kegiatan.
1). Mendiskusikan dengan atasan. Saya telah mendengarkan arahan dari
atasan dengan sikap hormat dan sopan dan telah melaksanakan
arahan yang telah diberikan (etika publik).
2). Membuat

klasifikasi

kegiatan

pengawasan.

Saya

telah

mengklasifikasikan kegiatan pengawasan sesuai dengan informasi


yang dibutuhkan oleh organisasi (berdasarkan permasalahan, Eselon I
yang membawahi, sumber dan wilayahnya) (akuntabilitas).
3). Menyerahkan

matriks

klasifikasi

kepada

atasan.

Saya

telah

melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan agar dapat ditindaklanjuti


(akuntabilitas).
c. Dengan menyusun matriks kegiatan pengawasan pada Inspektorat
Investigasi maka pencapaian fungsi organisasi dalam pelaksanaan
urusan

ketatausahaan,

kepegawaian,

kerumahtanggaan,

dan

pelaporan di lingkungan Inspektorat Investigasi dapat terwujud.


d. Penyusunan matriks klasifikasi kegiatan pengawasan pada Inspektorat
Investigasi yang dilaporkan sesuai informasi yang dibutuhkan dan dengan
17 | Laporan Aktualisasi

sikap hormat dan sopan maka nilai Tanggung jawab (salah satu Nilai
Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.
e. Penyusunan

matriks

klasifikasi

kegiatan

pengawasan

Inspektorat

Investigasi bermanfaat bagi penulis karena penulis dapat memperoleh


pengetahuan tentang bidang-bidang kehutanan. Kegiatan ini bermanfaat
untuk memberikan informasi bagi Pimpinan dan Inspektorat Jenderal agar
mengetahui bidang-bidang yang beresiko terjadi penyimpangan atau
penyelewengan, sehingga dapat dirancang sistem yang lebih baik dalam
upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.
f. Apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak diaktualisasikan dalam
penyusunan matriks klasifikasi kegiatan pengawasan pada Inspektorat
Investigasi, maka informasi yang disajikan tidak dapat memberikan
manfaat bagi organisasi dalam pencegahan dan pemberantasan tindak
pidana korupsi.
4. Penyusunan data Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat Investigasi untuk

persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015.


a. Waktu pelaksanaan : 23 dan 24 Februari 2016
b. Tahapan kegiatan
1). Menyalin database kepegawaian. Saya telah merekap data dengan
teliti sehingga dapat menghasilkan informasi yang benar dan
berkualitas (komitmen mutu).
2). Mengumpulkan

data

perubahan

terkait

penambahan

pegawai;

kenaikan pangkat dan jabatan; mutasi pegawai; serta peningkatan


kompetensi selama tahun 2015 dari bagian persuratan. Saya telah
berkoordinasi dan bekerjasama dengan suasana kekeluargaan dengan
penata usaha persuratan untuk mencari seluruh dokumen yang
dibutuhkan. Hal ini sebagai bentuk pengamalan Pancasila sila ke-5
butir ke-1 (mengembangkan perbuatan yang luhur yang mencerminkan
sikap

dan

suasana

kekeluargaan

dan

kegotongroyongan)

(nasionalisme).
3). Memasukkan data perubahan ke rekapitulasi awal. Saya telah
memasukkan data dari dokumen yang telah dikumpulkan dengan teliti
dan tidak membuang-buang waktu (efisiensi waktu) (komitmen mutu).

18 | Laporan Aktualisasi

4). Memeriksa kembali data yang telah direkap. Saya telah memastikan
bahwa seluruh data telah di input dengan benar (komitmen mutu).
5). Membuat tabel ringkasan akhir data kepegawaian. Saya telah
membuat tabel ringkasan yang dapat memberikan informasi yang
dibutuhkan (akuntabilitas).
6). Melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan. Saya telah melaporkan
hasil pekerjaan kepada atasan dengan sikap sopan dan agar dapat
ditindaklanjuti (etika publik dan akuntabilitas).
c. Dengan menyusun analisis data SDM Inspektorat Investigasi maka
pencapaian salah satu fungsi organisasi dalam pelaksanaan urusan
ketatausahaan, kepegawaian, kerumahtanggaan, dan pelaporan di
lingkungan Inspektorat Investigasi dapat terwujud.
d. Penyusunan analisis data SDM Inspektorat Investigasi yang dilakukan
dengan cermat, teliti, benar dan efisien maka Nilai Tanggungjawab
(salah satu Nilai Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.
e. Penyusunan analisis data Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat
Investigasi

untuk

persiapan

penyusunan

Laporan

Tahunan

2015

memberikan pengetahuan kepada penulis tentang jenjang karir sebagai


PNS. Kegiatan ini bermanfaat bagi Pimpinan dan organisasi untuk
mengetahui potensi sumber daya manusia yang dimiliki dan menganalisis
kebutuhan sumber daya yang belum dimiliki untuk menunjang kegiatan
yang dilaksanakan Inspektorat Investigasi.
f. Apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak diaktualisasikan dalam
Penyusunan analisis data Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat
Investigasi untuk persiapan penyusunan Laporan Tahunan 2015 maka
penatausahaan kepegawaian menjadi tidak teratur sehingga dapat terjadi
kekeliruan perencanaan dalam menempatkan pegawai yang sesuai
dengan bidang dan keahliannya, sesuai kebutuhan organisasi.
5. Penyusunan matriks rekapitulasi tindak lanjut penanganan pengaduan

masyarakat (dumas) bulan Januari dan Februari 2016 (s.d. off campus
berakhir).
a. Waktu pelaksanaan : 11, 15, 17, 18, 19, 22, 23, 25 Februari 2016
b. Tahapan kegiatan

19 | Laporan Aktualisasi

1). Memasukkan data surat pengaduan yang diterima ke dalam matriks


rekapitulasi. Saya telah mencermati isi pengaduan terlebih dahulu dan
memasukkan data dengan teliti sehingga dapat memberikan informasi
yang benar dan jelas (komitmen mutu).
2). Memberikan

kode

pada

setiap

pengaduan

berdasarkan

jenis

penyimpangan. Saya telah mengelompokkan dumas berdasarkan jenis


penyimpangannya

dengan

kodefikasi

sesuai

Pedoman

Umum

Penanganan Dumas Bagi Instansi Pemerintah (Per Meneg PAN No.


PER/05/M.PAN/4/2009. (akuntabilitas).
3). Mengumpulkan data tindak lanjut penanganan dumas dari penata
usaha persuratan. Saya telah membangun komunikasi dan bekerja
sama dengan suasana kekeluargaan dengan penata usaha persuratan
dalam mengumpulkan data tindak lanjut. Hal ini sebagai bentuk
pengamalan

Pancasila

sila

ke-5

butir

ke-1

(mengembangkan

perbuatan yang luhur dan mencerminkan sikap dan suasana


kegotongroyongan) (nasionalisme).
4). Meminta data tindak lanjut penanganan dumas dari koordinator/auditor
sesuai yang tercantum dalam buku ekspedisi dumas. Saya telah
meminta

perkembangan

penanganan

dumas

terkini

kepada

koordinator/auditor dengan sopan apabila berdasarkan pengecekan di


penata usaha persuratan dumas tersebut belum ditindaklanjuti (etika
publik).
5). Memasukkan data tindak lanjut terbaru. Saya memasukkan data tindak
lanjut terbaru dengan benar sehingga Pimpinan mengetahui sejauh
mana pengaduan telah ditindaklanjuti (akuntabilitas).
6). Menyimpan dokumen surat pengaduan yang telah ditindaklanjuti. Saya
telah menyimpan dokumen dengan baik dan menjaga kerahasiaan
substansi dan data pelapor untuk melindungi pelapor dari ancaman
yang dapat diterima. Hal ini merupakan pengamalan Pancasila sila ke5

butir ke-4 (menghormati hak orang lain) (nasionalisme, etika

publik dan akuntabilitas).


7). Melaporkan secara lisan kepada atasan sebelum menyerahkan
laporan secara tertulis setiap bulan. Saya telah melaporkan progress
pekerjaan kepada atasan dengan sopan (etika publik).
20 | Laporan Aktualisasi

c. Dengan

menyusun

matriks

rekapitulasi

tindak

lanjut

penanganan

pengaduan masyarakat maka pencapaian salah satu tugas Inspektorat


Investigasi dalam menindak lanjuti pengaduan masyarakat dapat
terwujud.
d. Penyusunan matriks rekapitulasi tindak lanjut penanganan pengaduan
masyarakat dengan cermat, teliti, benar dan sesuai pedoman maka nilai
Profesional (salah satu Nilai Dasar Rimbawan dan Budaya Kerja KLH)
dapat diperkuat.
e. Penyusunan matriks rekapitulasi tindak lanjut penanganan pengaduan
masyarakat bulan Januari dan Februari 2016 bermanfaat untuk berlatih
menjadi pegawai yang bertanggung jawab dan mengetahui alur
penanganan pengaduan masyarakat lingkup Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan. Manfaat kegiatan ini untuk Pemimpin adalah
membantu dalam memantau tindak lanjut atas pengaduan masyarakat
yang diterima Inspektorat Investigasi dan membantu dalam kontrol kinerja
Inspektorat Investigasi dalam rangka memberikan pelayanan yang baik
kepada pelapor yang mengirimkan pengaduan.
f. Apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak diaktualisasikan dalam
melaksanakan penyusunan matriks rekapitulasi tindak lanjut penanganan
pengaduan masyarakat maka akan menimbulkan kesalahpahaman terkait
tindak lanjut atas pengaduan yang diterima dan kinerja auditor dapat
dinilai buruk dan berdampak pada citra Inspektorat Investigasi yang
berwenang dalam menangani pengaduan masyarakat.
6. Penyusunan

deskripsi kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat


Investigasi tahun 2015 untuk persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015.
a. Waktu pelaksanaan : 19 dan 22 Februari 2016
b. Tahapan kegiatan
1). Mengumpulkan Surat Tugas, Surat Pengantar dan laporan kegiatan
yang dilaksanakan tahun 2015. Saya telah berkoordinasi dan
bekerjasama dengan suasana kekeluargaan dengan penata usaha
persuratan dalam mengumpulkan Surat Tugas. Hal ini sebagai bentuk
pengamalan

Pancasila

sila

ke-5

butir

ke-1

(mengembangkan

perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana


kekeluargaan dan kegotongroyongan) (nasionalisme).
21 | Laporan Aktualisasi

2). Membuat rekapitulasi

Surat Tugas, Surat Pengantar dan laporan

kegiatan yang dilaksanakan. Saya telah melakukan rekapitulasi setiap


Surat Tugas, Surat Pengantar dan laporannya dengan teliti sehingga
meminimalisir kekeliruan dalam data yang disajikan (komitmen mutu).
3). Membuat deskripsi tentang setiap jenis kegiatan. Saya telah membuat
deskripsi yang dapat memberikan informasi yang jelas (akuntabilitas).
4). Mencetak konsep deskripsi. Saya telah mencetak konsep deskripsi
menggunakan kertas bekas sebagai bentuk efisiensi (komitmen
mutu).
5). Menyerahkan konsep kepada atasan. Saya telah menyerahkan konsep
deskripsi agar dapat dikoreksi (akuntabilitas).
6). Perbaikan atas konsep yang telah dikoreksi. Saya telah memperbaiki
konsep yang telah dikoreksi sesuai dengan arahan dari atasan. Hal ini
sesuai dengan Kode Etik ASN Nomor 4 (etika publik).
c. Dengan menyusun deskripsi kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat
Investigasi untuk persiapan pembuatan laporan tahunan maka pencapaian
fungsi

organisasi

dalam

pelaksanaan

urusan

ketatausahaan,

kepegawaian, kerumahtanggaan, dan pelaporan di lingkungan


Inspektorat Investigasi dapat terwujud.
d. Penyusunan deskripsi kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat
Investigasi dengan

teliti, jelas, dan sesuai arahan atasan maka Nilai

Tanggungjawab (salah satu Nilai Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.


e. Penyusunan deskripsi kegiatan yang telah dilaksanakan Inspektorat
Investigasi tahun 2015 dilakukan sebagai pertanggungjawaban atas
pencapaian rencana yang telah ditetapkan dalam melaksanakan tugas
dan fungsi Inspektorat Investigasi selama tahun 2015. Hal ini dapat
dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan kegiatan
tahun selanjutnya dan dapat memberikan informasi bagi pihak eksternal
terkait tugas dan fungsi yang dijalankan Inspektorat Investigasi. Kegiatan
ini membuat penulis lebih memahami tugas dan fungsi Inspektorat
Investigasi.
f. Apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak diaktualisasikan dalam kegiatan
ini maka akan terjadi kekeliruan dalam mempertanggungjawabkan
kegiatan yang dilaksanakan Inspektorat Investigasi selama tahun 2015
22 | Laporan Aktualisasi

7. Penyusunan rekapitulasi data Barang Milik Negara Inspektorat Investigasi

tahun 2015 untuk persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015.


a. Waktu pelaksanaan : 25 dan 26 Februari 2016
b. Tahapan kegiatan.
1). Membuat
rekapitulasi

format
yang

rekapitulasi.
dapat

Saya

memuat

telah

menyiapkan

informasi

yang

format

dibutuhkan

(akuntabilitas).
2). Meminta data BMN tahun 2015. Saya telah meminta data pengadaan
BMN dengan sopan kepada pengelola BMN (etika publik).
3). Merekapitulasi data BMN tahun 2015. Saya telah merekapitulasi data
dengan teliti agar dapat memberikan informasi yang benar sehingga
diketahui BMN yang tersedia sebagai penunjang kegiatan Inspektorat
Investigasi (komitmen mutu).
4). Melaporkan pekerjaan kepada atasan. Saya melaporkan hasil
pekerjaan kepada atasan agar dapat ditindaklanjuti (akuntabilitas).
c. Dengan menyusun rekapitulasi data Barang Milik Negara Inspektorat
Investigasi tahun 2015 maka pencapaian fungsi organisasi dalam
pelaksanaan urusan ketatausahaan, kepegawaian, kerumahtanggaan,
dan pelaporan di lingkungan Inspektorat Investigasi dapat terwujud.
d. Penyusunan rekapitulasi data Barang Milik Negara Inspektorat Investigasi
yang dilaporkan dengan teliti sesuai informasi yang dibutuhkan dan
dengan sikap sopan maka Nilai Tanggungjawab (salah satu Nilai Dasar
Rimbawan) dapat diperkuat.
e. Penyusunan
persiapan

rekapitulasi

pembuatan

data

Laporan

BMN

Inspektorat

Tahunan

2015

Investigasi

untuk

bermanfaat

untuk

mengetahui ketersediaan peralatan dan memantau kondisi dari BMN


tersebut sehingga dapat diketahui kebutuhan BMN Inspektorat Investigasi.
Kegiatan ini bermanfaat bagi penulis agar belajar lebih bijak dalam
penggunaan BMN yang tersedia.
f. Apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak diaktualisasikan dalam
melaksanakan penyusunan rekapitulasi data BMN Inspektorat Investigasi
untuk persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015 maka akan terjadi
kesalahan dalam menganalisis ketersediaan dan kebutuhan BMN untuk
menunjang kegiatan Inspektorat Investigasi.
23 | Laporan Aktualisasi

8. Penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) konsumsi rapat pembahasan

hasil audit investigasi.


a. Waktu pelaksanaan : 17 Februari 2016
b. Tahapan kegiatan
1). Mengumpulkan bukti pengeluaran terkait konsumsi rapat dan dokumen
kelengkapan SPJ (daftar hadir peserta, undangan rapat). Saya telah
mengumpulkan bukti pengeluaran dan dokumen lain untuk dilampirkan
pada SPJ untuk dijadikan sebagai bukti yang sah (akuntabilitas).
2). Menuliskan data ke kuitansi penutup dan Surat Perintah Bayar. Saya
telah memasukkan jumlah pengeluaran dengan jujur dan benar tanpa
merekayasa untuk memperoleh keuntungan pribadi (anti korupsi).
3). Mencetak kuitansi dan SPB. Saya telah memeriksa kembali data yang
telah diinput untuk memastikan semua data yang saya masukkan telah
sesuai, sebelum saya mencetaknya. (komitmen mutu).
4). Menyerahkan dokumen SPJ kepada petugas persuratan untuk
diserahkan kepada verifikator keuangan. Saya telah menyertakan
tanda terima dokumen SPJ sebagai bukti bahwa saya telah
menyerahkan dokumen SPJ untuk diverifikasi (akuntabilitas).
5). Apabila sudah sesuai, SPJ diserahkan kepada atasan untuk
ditandatangani. Saya telah menyerahkan dokumen SPJ kepada atasan
dengan sikap hormat dan sopan (akuntabilitas dan etika publik).
6). Menyerahkan SPJ yang telah ditandatangani dan distempel kepada
penanggungjawab monitoring anggaran Inspektorat Investigasi untuk
diteruskan kepada Bendahara Pengeluaran Inspektorat Jenderal. Saya
telah menyerahkan SPJ kepada penanggung jawab monitoring
anggaran Inspektorat Investigasi dengan sikap sopan (akuntabilitas
dan etika publik).
c. Dengan menyusun SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit
investigasi maka pencapaian fungsi organisasi dalam pelaksanaan
urusan

ketatausahaan,

kepegawaian,

kerumahtanggaan,

dan

pelaporan di lingkungan Inspektorat Investigasi dapat terwujud.


d. Penyusunan SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit investigasi yang
dilakukan dengan jujur dan benar tanpa rekayasa maka maka Nilai Jujur

24 | Laporan Aktualisasi

(Nilai Dasar Rimbawan dan Budaya Kerja KLH) dan Tanggung Jawab
(Nilai Dasar Rimbawan) dapat diperkuat.
e. Penyusunan SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit investigasi
bermanfaat sebagai pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran
oleh Inspektorat Investigasi,dan dapat melatih kejujuran dan ketelitian
penulis.
f. Apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak diaktualisasikan dalam
penyusunan SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit investigasi
maka dapat mengakibatkan kekeliruan dalam pembebanan pada mata
anggaran atau mengakibatkan kerugian negara apabila SPJ disusun
dengan tidak jujur.

25 | Laporan Aktualisasi

BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
Kegiatan yang berhasil dilaksanakan selama masa aktualisasi nilai-nilai dasar
profesi PNS pada Inspektorat Investigasi adalah sebagai berikut.
1. Penyiapan bahan laporan triwulanan hasil penilaian kompetensi auditor
lingkup

Inspektorat

Investigasi.

Nilai-nilai

dasar

profesi

PNS

yang

diaktualisasikan pada kegiatan ini adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika


Publik, dan Komitmen Mutu.
2. Penyusunan rekapitulasi data perkembangan tindak lanjut hasil audit
investigasi tahun 2015. Nilai-nilai dasar profesi PNS yang diaktualisasikan
pada kegiatan ini adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu dan Anti Korupsi.
3. Penyusunan matriks klasifikasi kegiatan pengawasan pada Inspektorat
Investigasi Tahun 2015. Nilai-nilai dasar profesi PNS yang diaktualisasikan
pada kegiatan ini adalah Akuntabilitas dan Etika Publik.
4. Penyusunan data Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat Investigasi untuk
persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015. Nilai-nilai dasar profesi PNS
yang diaktualisasikan pada kegiatan ini adalah Akuntabilitas, Nasionalisme,
Etika Publik dan Komitmen Mutu.
5. Penyusunan matriks rekapitulasi tindak lanjut penanganan pengaduan
masyarakat (dumas) bulan Januari dan Februari 2016 (s.d. off campus
berakhir). Nilai-nilai dasar profesi PNS yang diaktualisasikan pada kegiatan ini
adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik dan Komitmen Mutu.
6. Penyusunan

deskripsi

kegiatan

yang

telah

dilaksanakan

Inspektorat

Investigasi tahun 2015 untuk persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015.


Nilai-nilai dasar profesi PNS yang diaktualisasikan pada kegiatan ini adalah
Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik dan Komitmen Mutu.
7. Penyusunan rekapitulasi data Barang Milik Negara Inspektorat Investigasi
tahun 2015 untuk persiapan pembuatan Laporan Tahunan 2015. Nilai-nilai
dasar profesi PNS yang diaktualisasikan pada kegiatan ini adalah
Akuntabilitas, Etika Publik dan Komitmen Mutu.

26 | Laporan Aktualisasi

8. Penyusunan SPJ konsumsi rapat pembahasan hasil audit investigasi/


identifikasi khusus. Nilai-nilai dasar profesi PNS yang diaktualisasikan pada
kegiatan ini adalah Akuntabilitas, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti
Korupsi.
Aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS dalam pelaksanaan kegiatan di
Inspektorat Investigasi

dapat memberikan pembelajaran bahwa setiap tugas

yang diberikan oleh atasan dan kegiatan yang dilaksanakan dalam sebuah
organisasi merupakan bagian yang memiliki peranan penting dalam membantu
pencapaian tugas dan fungsi Inspektorat Investigasi sesuai dengan tujuan dan
sasarannya. Setiap bagian tersebut merupakan satu rangkaian yang berkaitan
sehingga tidak ada yang boleh dikesampingkan.Oleh karena itu setiap kegiatan
yang dilaksanakan harus berlandaskan nilai-nilai dasar profesi PNS agar tujuan
dari dilaksanakannya kegiatan dapat tercapai.
Apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak diaktualisasikan dalam
pelaksanaan kegiatan maka akan terjadi kekeliruan yang dapat menimbulkan
kesalahpahaman dengan pihak lain. Selain itu, dapat terjadi kekeliruan dalam
perencanaan dan pengambilan keputusan, bahkan dapat berakibat menimbulkan
kerugian negara. Unit kerja tidak dapat melaksanakan tugas dan fungsinya
dengan baik sehingga tujuan organisasi tidak dapat tercapai. Imbas dari semua
itu, Pemerintah tidak dapat melakukan pengelolaan negara dengan baik
sehingga tujuan negara tidak dapat terwujud.
B. Saran
1. 5 (lima) nilai-nilai dasar profesi PNS memiliki indikator yang hampir sama,
sehingga diperlukan penyamaan persepsi antar pengajar dan antara pengajar
dengan peserta sehingga peserta akan lebih memahami indikator-indikator
dari nilai-nilai dasar profesi PNS tersebut.
2. Sebaiknya diberikan jeda waktu setelah jadwal kegiatan aktualisasi untuk
pengumpulan laporan aktualisasi, sehingga peserta dapat memanfaatkan hari
kerja yang dijadwalkan dalam aktualisasi untuk melaksanakan kegiatan
secara optimal.
3. Bagi unit kerja sebaiknya dilakukan pembatasan akses atas arsip surat agar
keberadaan surat dapat terpantau sehingga mudah dicari ketika arsip surat
dibutuhkan.

27 | Laporan Aktualisasi

DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Pegawai
Negeri Sipil. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan Pelatihan
Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan II. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara.
Lembaga

Administrasi

Negara.

2014. Akuntabilitas. Modul

Penyelenggaraan

Perdana Pendidikan Dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan


Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Anti Korupsi. Modul Penyelenggaraan
Perdana Pendidikan Dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan
Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Etika Publik. Modul Penyelenggaraan Perdana
Pendidikan Dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan
III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Komitmen Mutu. Modul Penyelenggaraan
Perdana Pendidikan Dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan
Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Nasionalisme. Modul Penyelenggaraan
Perdana Pendidikan Dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan
Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

28 | Laporan Aktualisasi