LAPORAN PRAKTIKUM LAB K3
PENGENALAN ALAT
Disusun oleh :
Nama
: Diandra Arisnawati
NIM
: J410130073
Semester/shift : 6/A
PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2016
A. TUJUAN
1. Mahasiswa mampu mengetahui macam-macam alat yang digunakan untuk
praktek laboratorium k3.
2. Mahasiswa mampu mengetahui nama, fungsi dan cara kerja alat yang digunakan
untuk praktikum.
3. Mahasiswa mampu menggunakan alat praktikum dengan baik dan benar.
B. PEMBAHASAN
No
1.
Nama & Gambar
a.
Cara Kerja
a. Alat diletakkan di
Fungsi
Untuk mengukur faal
bagian pinggang atau
tubuh (ukuran-ukuran
pinggul kemudain
fisik) yang digunakan
disesuaikan dengan
dalam antrophometri.
lebar tubuh dengan
menggeser salah satu
b.
pengaitnya kemudian
diketahui berapa
ukuran fisik tubuh
tersebut.
b. memposisikan tubuh
posisi tegak dengan
kepala menghadap ke
depan lalu dikur tepat
Antrophometer
2.
diatas kepala.
Cara kerjanya dengan
Untuk mengukur
mendekatkan sound level
tingkat kebisingan di
meter pada sumber bunyi
tempat kerja.
atau alat yang
menimbulkan bunyi atau
sumber kebisingan.
Sound Level Meter
3.
Cara Kerjanya dengan
Digunakan untuk
merentangkan tegak lurus
mengukur tingkat
pada titik potong/titik
pencahayaan di
perhitungan cahaya yang
tempat kerja
ditentukan dengan jarak
kurang lebih satu meter dari
Light Meter
permukaan lantai
4.
Cara kerjanya dengan
Untuk mengukur
dibuka thermometer kering
tingkat kelembaban di
dan basah dari kotak skala
tempat kerja.
kemudian dibasahi dengan
aquades, lalu diayunkan
dengan diputar seperti
Sling Hygrometer
baling-baling. Kemudian
dilakukan selama 3menit
5.
sebanyak tiga kali.
Thermometer dibasahi
Untuk mengukur
dengan aquades
iklim
secukupnya, putar tombol
kerja/kelembaban di
on pada bagian belakang
tempat kerja baik
dengan membuka tutupnya.
didalam maupun
Biarkan alat tersebut
diluar ruangan.
selama 10 menit agar
Thermal Environment Monitor
6.
sensor dapat stabil dengan
lingkungan sebelum
hasilnya diperoleh.
Cara Kerjanya dengan
Digunakan untuk
menyalakan monitor pada
mengukur kapasitas
spirometer, kemudian
fungsi paru-paru.
letakkan pipa didepan
mulut dan hembuskan nafas
pelan, setelah itu tarik nafas
secara maksimal dan
menghembuskannya
dengan cepat. Lalu catat
hasil yang didapat pada
Spirometri
layar monitor.
7.
Reaction Timer
Pertama menekan tombol
Alat untuk mengukur
on/off untuk
respon tenaga kerja
menghidupkan lalu pilih
terhadap rangsang
rangsangan suara atau
yang diberikan dan
cahaya yang untuk
mengukur tingkat
mengujikan pada tenaga
kelelahan kerja.
kerja. Kemudian catat hasil
yang didapat setelah tes
tersebut.
Pasang headphone dengan
8.
posisi warna merah untuk
telinga kanan dan biru
untuk telinga kiri,
kemudian saat melakukan
Audiometer
tes penguji maupun
responden harus menekan
tombol apabila mendengar
suara.
Mencatat hasil dalam
lembar data pemeriksaan
Hidupkan vibration meter
9.
Untuk mengukur
dengan menekan tombol
besarnya getaran di
power on/off. Lalu
tempat kerja.
tempelkan sensor ke
sumber getaran dan catat
angka yang muncul pada
layar.
Vibration Meter
10.
Pertama timbang kertas
Untuk mengukur
filter. Lalu tekan tombol
kadar debu di tempat
start pada dust meter,
kerja.
setelah itu udara yang
mengandung partikel debu
dihisap mengalir melalui
kertas filter dengan
Dust Meter
menggunakan dust meter.
Menimbang kertas filter
sesudah melakukan uji dan
mencatat flowrate serta
waktu lamanya.
C. KESIMPULAN
Pengenalan alat laboratorium k3 merupakan hal yang penting dan utama bagi
setiap mahasiswa. Mahasiswa harus mampu mengetahui nama alat, fungsi alat
dan cara kerja alat yang digunakan untuk praktikum agar dapat memudahkan
mahasiswa saat melakukan praktikum nantinya. Berbagai macam alat yang
digunakan untuk praktek kesehatan dan keselamatan kerja antara lain :
Antrophometer, Sound Level Meter, Light Meter, Sling Hygrometer, Thermal
Environment Monitor, Spirometri, Reaction Timer, Audiometer, Vibration Meter,
Dust Meter. Cara dan teknik penggunaan alat-alat tersebut harus sesuai dengan
kegunaan dan fungsinya masing-masing.
DAFTAR PUSTAKA