Anda di halaman 1dari 143

Untuk kalangan sendiri

tidak untuk diperjualbelikan

Seri 1

Modul v11
Bahan Ajar Kursus SAP 2000
Modul v11
Bahan Ajar Kursus SAP 2000

Disusun oleh:
Bidang Teknis PKTS
Cetakan 1, Maret 2014
ModulSAP2000v11

Daftar Isi
HalamanJudul

DaftarIsi

1.Pendahuluan 1

2.AnalisisSederhana 22

3.Jembatan 58

4.RangkaAtapBaja 75

5.KonstruksiBeton3D 116
Modul SAP2000 v11 1

1. Pendahuluan
Dalammelakukananalisisstruktursuatubangunan,seorangpraktisitekniksipilperlumelakukan
perhitungan yang tidak bisa dikatakan sederhana. Perhitungan ini dilakukan mulai dari
memperhitungkanbebanyangditahanolehstrukturhinggamenghitungdistribusibebantersebutdari
struktur ke tanah di bawahnya. Perhitungan ini dapat dilakukan secara manual yaitu dengan metode
metodeanalisisstrukturstaticmaupundinamik.Namundemikian,semakinlamacarainisemakinterasa
merepotkanterutamadieramoderniniyangsegalanyadituntutuntukefektifdanefisien.Mengahadapi
hal itu, maka orangorang mulai menciptakan programprogram untuk membantu melakukan analisis
struktur. Salah satu program tersebut adalah SAP (Structural Analysis Program). Mulai dikembangkan
oleh Computers and Structures, Inc. pada tahun 1976, SAP telah mengalami berbagai perkembangan
hingga menjadi SAP2000 yang dikenal saat ini. Sesuai dengan tujuan pembuatannya, SAP2000 saat ini
hampir bisa melakukan seluruh analisis struktur suatu bangunan. meskipun demikian, pengetahuan
pengguna akan analisis struktur wajib dimiliki, hal ini dikarenakan tanpa penggunaan yang benar dan
pengetahuanyangcukupkemungkinanterjadikesalahananalisissangatlahbesar,dantentunyahalini
tidakdiinginkan.Makadariitu,untukdapatmenggunakansoftwareSAP2000secarabenar,seoranguser
harus memahami langkahlangkah analisis dan perancangan suatu struktur. Hal ini dikarenakan,
langkahlangkah tersebut juga berlaku dalam penggunaan SAP2000. Langkahlangkah tersebut dapat
dilihatpadagambar1.1.


Mulai

Pembuatanmodelstruktur

Pendefinisian:propertiesmaterials,dimensitampang,
jenispembebanan,dankombinasibeban

Perubahan:material
Analisis
propertiesataudimensi

Penampilan:gayagayadalam(BMD,SFD,NFD),
dandeformasi(translasidanrotasi)

tidak
Perancangandancekkekuatanstruktur
ya

Selesai
LangkahlangkahmelakukananalisisstrukturdenganSAP2000
2 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

1.1Pengenalan

Menubar
Designbar
Displaybar
Standardbar

Drawingbar

Selectbar

Snapbar Unit


TampilanLayarSAP2000

1.1.1 Units(Satuan)
KetikabarudibukaSAP2000akanmenampilkantampilandanpengaturan
default. Pengaturan default yang perlu diperhatikan adalah pengaturan
satuannya. Hal ini dikarenakan satuan dapat sangat berpengaruh pada hasil
hitungannyaSatuandefaultyangdigunakanolehSAP2000adalah
yangditampilkanpadastatusbar.Satuaniniperludiubahkedalamsatuanyang
Beberapapilihan
hendak digunakan dengan cara mengklik anak panah yang berada di sebelah
satuandalam kanansatuantersebut.
SAP2000

1.1.2 MenuBar


Menubar

Merupakan menu utama dalam SAP2000. Semua fitur yang disediakan oleh SAP2000
dapatdiaksesmelaluimenubar.Dapatdiaksesdenganmengklikmasingmasingmenu
ataumenekantombolAlt+hurufyangdigarisbawahpadamasingmasingmenusecara
bersamaan.
Modul SAP2000 v11 3

File
NewModel,berfungsiuntukmembuat
model/rancanganbaru.
Open,berfungsiuntukmembukamodelyangpernah
dibuatsebelumnya.
Save,berfungsiuntukmenyimpanmodelyang
sedangdibuatkedalamfilebaru.
Import,berfungsiuntukmembukafiledariformat
lain,missaldariSAP90,AutoCAD.dxfdansebagainya.
Export,berfungsiuntukmenyimpanfilekedalam
formatlain.
BatchFileControl,berfungsiuntukmengontrol
penggunaanbatch.
CreateVideo,berfungsiuntukmerekamlangkah
langkahyangdilakukandidalamSAP2000kedalam
sebuahvideo.
PrintSetupForGraphics,berfungsiuntukmengatur
formatcetakanmodel
PrintGraphics,berfungsiuntukmencetakmodel.
PrintTables,berfungsiuntukmencetaktablehasilhitungan.
Exit,berfungsiuntukmenutupprogramSAP2000.
Edit
Undo,berfungsiuntukmengcancelperintah
sebelumnya.
Redo,berfungsiuntukmenjalankankembali
perintahyangsebelumnyadiUndo.
Cut,berfungsiuntukmelakukanperintahcut.
Copy,berfungsiuntukmelakukanperintahcopy.
Paste,berfungsiuntukmelakukanperintahpaste.
Delete,berfungsiuntukmenghapus.
AddtoModelFromTemplate,berfungsiuntuk
membuatmodelbarudaritemplateyangtelah
tersedia.
InteractiveDatabaseEditing,berfungsiuntuk
mengaturtablehasilanalisisyangdikehendaki.
Replicate,berfungsiuntukmereplikasibatang.
Extrude,berfungsiuntukmengextrude
(menembuskan)obyekkeobleklain.
4 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Move,berfungsiuntukmemindahobyek.
EditPoints,berfungsiuntukmengedittitik.
EditLines,berfungsiuntukmengeditgaris.
EditArea,berfungsiuntukmengeditare/luasan.
ChangeLabel,berfungsiuntukmengubahlabel/penamaan.
View,semuaopsiyangberadadidalammenuiniberfungsiuntukmengatur
tampilanyangdiinginkan.
Define
Submenupadamenuinimengalami
perubahanketikamemasukiversi14.
Section
Material,berfungsiuntukmengatur
Properties
jenisbahanyangdigunakanoleh
strukturtersebut
SectionProperties,berfungsiuntuk
menaturbentukpenampangbatang
struktur
MassSource,berfungsiuntuk
memilihsumberbebanyanghendak
dibebankan.
CoordinateSystem/Grids,berfungsi
MenudefinepadaSAP2000v11
untukmengatursystemkoordinat (kiri)danSAP2000v14(atas)
LoadCase(v11),LoadPatterns(v14),
berfungsiuntukmendefinisikanjenis
jenisbebanyangakanditahanoleh
struktur.
AnalysisCases(v11),LoadCase(v14),berfungsi
untukmendefinisikanperpaduanbeban
Combinations(v11),LoadCombination(v14),
berfugsiuntukmendefinisiankombinasibeban
yangakandikerjakansecarabersamaan.
Bridge,berisimenumenuyangberhubungandengan
analisisstrukturpadajembatan.
Draw,berisimenumenuuntukmenggambarstruktur
memilikifungsisamadenganDrawingBar
SetSelectMode,mengaturkursorkedalammode
pemilihan
SetReshapeElementMode,berfugsiuntuk
mengaturkursorkedalammodepengubah
Modul SAP2000 v11 5

DrawSpecialJoint,berfungsiuntukmembuatjointbaru
DrawFrame/Cable/Tendon,berfungsiuntukmenggambarbatang,kabel,atau
tendon.
QuickDrawFrame/Cable/Tendon,berfungsiuntukmenggambarbatangdengan
cepat(dengansatukaliklik).
QuickDrawBraces,berfungsiuntukmembiatbrace/batangsilangdengancepat
QuickSecondaryBeams,berfungsiuntukmembuatbatanggandadengancepat
DrawPolyArea,berfungsiuntukmembatluasandenganbentukbebas.
DrawRectangularArea,berfungsiuntukmembuatliasanberbentuksegiempat.
QuickDrawArea,berfungsiuntukmembuatluasansecaraotomatis.
Select,berisimenuuntukmengaturmode
pemilihan,memilikifungsisamadenganSelectBar.
Select,berfungsiuntukmemilih.
Deselect,berfungsiuntukmelepaskanpilihan.
SelectUsingTables,berfungsiuntukmemilih
elemenstrukturdenganmelaluitable.
InvertSelection,berfungsiuntukmenginversi
pilihan.
GetPreviousSelection,berfungsiuntuk
memilihkembalipilihansebelumnyayangtelahdilepas.
ClearSelection,berfungsiuntukmelepassemuapilihan.
Assign,berisimenumenuuntukmemberikan
nilai/parameterpadastuktur,baikpadaelemennya
maupunbebannya.
Assignelement,berisimenuJoint,Frame,Cable, Assign
Tendon,Area,Solid,danLinkSupport,berfungsi element
untukmemberikannilaidanatauparameterpada
masingmasingelementersebut.
Assignloads,berisimenuJointLoads,FrameLoads,
CableLoads,TendonLoads,AreaLoads,Solid
Loads,danLinkSupportLoads,berfungsiuntuk Assign
memberikannilaidanatauparameterpadamasing loads

masingbebanpadaelemenelementersebut
JointPatterns,berfungsiuntukmembuatbeban
berupatekanan.
AssigntoGroup,berfungsiuntukmengelompokkan
elemenelemenkedalamgrupgrup.
6 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

ClearDisplayofAssign,berfungsiuntukmenyembunyikanpengaturanyangbaru
sajadiberikan.
CopyAssign,berfungsiuntukmenyalinpengaturanpadasatuelemen.
PasteAssign,berfungsiuntukmenerapkanpengaturanelemenyagdisalinke
elemenlain.
Analyze,berisimenuuntukmelakukananalisispadastruktur
SetAnalysisOptions,berfungsiuntukmengatur
analisisyanghendakdilakukan
CreateAnalysisModel,berfungsiuntukmembuat
modelanalisis
SetLoadCasestoRun,berfungsiuntukmemilih
loadcaseapasajayanghendakdijalankan
RunAnalysis,berfungsiuntukmenjalankananalisis
ModelAlive,berfungsiuntukmengotomatisasi
analisis,analisisakandijalankantiapterjadiperubahanpadastruktur.
Display,berisimenuuntukmengaturtampilan
struktur,memilikifungsisamadenganDisplayBar
ShowUndeformedShape,berfungsiuntuk
menampilkanstrkturyangbelumterdeformasi
ShowLoadAssigns,berfungsiuntuk
menampilkanbeban
ShowMiscAssigns,berfungsiuntuk
menampilkanparametertertentudarielemen
struktur
ShowDeformedShape,berfungsiuntuk
menampilkanstrukturyangsudahterdeformasi
akibatbeban
ShowForces/Stresses,berfungsiuntuk
menampilkangayaatautegangan
ShowBridgeForces/Stresses,berfungsiuntuk
menampilkangayaatauteganganstruktur
jembatan
ShowVirtualWorkDiagram,berfungsiuntukmenampilkandiagramkerjavirtual
(analisisstrukturstatistaktentu)
ShowTable,berfungsiuntukmenampilkantabelhasilanalisis
Modul SAP2000 v11 7

Design,berisimenuuntukmengaturdesign
penampangbatang,memilikifungsisamadengan
DesignBar
SteelFrameDesign,berfungsiuntukmendesign
penampangbatangbaja.
ConcreteFrameDesign,berfungsiuntuk
mendesignpenampangbatangbeton.
AluminumFrameDesign,berfungsiuntuk
mendesignpenampangbatangaluminium.
LateralBracing,berfungsiuntukmengaturbracing(perkuatan)lateral.
Options,berisimenuuntukmengaturpengaturanSAP2000secaraumum.
Tools,berisimenuuntukmenambahkanataumengurangitoolbaryangditampilkan
Help,berisimenubantuan

1.1.3 Standardbar
Move Set
Refresh Perspective Down Display
New Save Undo Windows Run Pan Toggle inList Options
Zoom SetView

Open Print Redo Lock/ Model SetDefault Rotate MoveUpObject Assignto


Unlock Alive 3dView 3dView inList Shrink Group
Toggle

Standar bar berisi menumenu yang sering digunakan, bertujuan untuk memudahkan
pengguna,semuamenumenutersebutsudahadadidalammenubar.

1.2Sistemsumbu
Seperti pada analisis struktur yang sebenarnya,
SAP2000 juga mengenal system sumbu. System tersebut
berupasystem3sumbuXYZ,denganarahXmendatar,Y
menuju bidang gambar dan Z vertical. System sumbu ini
perudiperhatikanterutaketikamenggambarstrukturdanjugapengaruhnyaterhadapgaya
gayadalambatang.
Terdapat2sistemsumbudalamSAP2000yaitu
Systemsumbuglobal,systemsumbuinijumlahnya1untuksetiapjendelakerja,
dijadikanacuandalammenentukanarahbeban.
8 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

System sumbu local, dimiliki oleh setiap elemen struktur, sehingga masing
masing elemen berbeda. System ini dijadikan acuan dalam menentukan arah
gayagaya dalam. Dalam kondisi default, normal force bekerja searah sumbu X
local benda, shear force bekerja searah sumbu Y benda, dan bending moment
bekerjaterhadapsumbuZlocalbenda.DalamsystemsumbulocalsumbuXYZini
diwakilidenganangkayaitu1untukX,2untukYdan3untukZ.

UntukmenampilkansystemsumbuglobalpadaSAP2000dapatdilakukandenganbuka
menuView,pilihShowAxes

1.3Modelstruktur
TelahdisebutkansebelumnyabahwaSAP2000dapatmelakukanhampersemuaanalisis
strukturbangunanbaikdarisegikalkulasimaupunpemodelan.Dalampemodelan,saatini
SAP2000telahdilengkapidenganberbagaitemplatepemodelansepertiyangdapatdilihat
padagambardibawah.



Templatetersebutakanotomatisditampilkanketikamemulaipembuatanmodelbaru.
Selain itu juga dapat dibuka dengan menu Edit, Add to Model From Template jika akan
membuka setelah mulai bekerja. Adapun penggunaanya akan diterangkan pada bab
berikutnya.
Modul SAP2000 v11 9


1.4Tumpuan
Bebanpadastrukturditeruskanketanahmelaluitumpuan.Dalamanalisisstrukturkita
mengenal 3 jenis tumpuan yaitu tumpuan sendi, rol, dan jepit. Yang masing masing
ketiganyamemilikisifatunik.
Ketiga tumpuan tersebut telah diidealisasi dalam SAP2000 sesuai dengan sifatnya
masingmasing. Selain ketiga tumpuan tersebut, tumpuan lain yang juga disediakan
bersamaanadalahsendigerber,begitupuladengansifatnya.
Untuk mengaplikasikan tumpuan pada sebuah titik dapat dilakukan langkahlangkah
sebagaiberikut:
Kliktitikyangakandiberitumpuan
PilihmenuAssign,pilihJoint,Restraints



Pilihtumpuanyangdikehedaki
Pemilihan dapat dilakukan dengan meninjau
tahanannya maupun dengan mengklik langsung
tumpuanpadaFastRestrain
Denganmeninjautahanannya.Pengaturanjoint
restraints ini menggunakan system dumbu
global 123. Maka untuk membuat tumpuan,
checkkotakpadareaksiyangdapatditahaoleh
tumpuan tersebut, misal tumpuan sendi dapat
menahan translasi ketiga arah, maka check
Translation1,Translation2danTranslation3.
DenganmenggunakanFastRestraints

Untukjepitklik Untukrollklik

Untuksendiklik Untuksendigerberklik
KlikOK


10 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

1.5Material
Selain untuk melakukan analisis struktur, SAP2000 juga berkapasitas untuk melakukan
digunakan dalam perancangan struktur. Hal ini dikarenakan selain strukturnya, SAP2000
jugamenyediakanperancanganpenampangdanbahannya.Makadariitu,ketikamelakukan
analisis dengan SAP2000 perlu diperhatikan tujuannya, apakah hanya menganalisis atau
mendesain.Jikamendesain,materialapayangdigunakan.
UntukmendefinisikanjenismaterialdalamSAP2000dapatdilakukandenganmembuka
dialogDefineMaterialsdenganmengklikDefine,Materials.Dalamkondisidefault,semua
batang didefinisikan sebagai bahan beton (concrete) dengan nama 4000Psi dengan
properties seperti tertera pada gambar dibawah. Selain material tersebut juga terdapat
materialbajasteeldengannamaA992Fy50.



Dalam melakukan analisis sederhana,
misalnyadalammenyelesaikansoalsoalanalisis
struktur statis tertentu, umumnya kekuatan
tidak diperhitungkan. Untuk itu, langkah
langkahyangperludilakukanadalah.
KlikmenuDefine,pilihMaterials
Pilih Materials A992Fy50 klik

Masukkan nilai 0 pada Weight per
UnitVolume,klikOK

Dengan cara diatas struktur akan dianggap


tidak memiliki berat, seperti batang pada
analisisstrukturstatistertentu.
Modul SAP2000 v11 11

Adapununtukmelakukananalisisyangmelibatkandesainmaterial,sepertipadakasus
analisisteganganregangandandeformasi,perludimasukkandatadatasebagaiberikut.

GeneralData
Material Name and Display Color, nama material dan warna tampilan
materialdalamstruktur
MaterialType,jenismaterial.Dapatberupamaterialsebagaiberikut


MaterialNotes,keterangantentangmaterialtersebut.
WeightandMass
WeightperUnitVolume,berisiberatjenismaterial.
MassperUnitVolume,akanterisisecaraotomatisketikamemasukkannilai
beratjenis.
Units,satuanyangdigunakandalammendefinisikanmaterial
IsotropicPropertyData
ModulusofElasticity,E,moduluselastisitasbahan
PoissonsRatio,U,angkapoissonbahan
Coefficient of Thermal Expansion, A , koefisien muai termal bahan, biasa
dikenaldengannilai
ShearModulus,G,modulusgeserbahan
Other Properties, berisi informasi lain bahan, nilai yang perlu dimasukan ke
dalamnya tergantung pada jenis bahannya. Misalnya pada beton yang perlu
dimasukkan adalah nilai kuat tekannya (fc), pada baja yang perlu dimasukkan
adalah nilai tegangan leleh minimum (Fy), tegangan ultimate minimum (Fu),
teganganlelehefektif(Fye),danteganganultimateefektif(Fue).

Untuk mendefinisikan material baru dapat dilakukan dengan langkahlangkah sebagai


berikut:

KlikmenuDefine,pilihMaterials
Klik
Masukkan nama material dan jenisnya, lalu masukkan properties lain sesuai
dengantempatnyasepertiyangtelahditerangkandiatas.

12 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

1.6Penampang
Setiap elemen struktur pasti memiliki penampang melintang tertentu. Dalam kondisi
tertentu,penampanginibisasangatberpengaruhpadastruktur,misalnyasajapadabatang
tekan (kolom) dan sebagainya. Sehingga perlu dalam melakukan perlu didefinisikan
penampang melintang struktur tersebut, termasuk ketika menggunakan SAP2000. Namun
demikian ada kalanya penampang melintang tidak begitu penting hal ini terjadi ketika
melakukan analisis struktur statis tertentu yang menganggap batang tidak memiliki
penampangsehinggadapatdiabaikan.
Dalam kondisi default potongan melintang batang pada SAP2000 berupa batang I
dengannamaFSEC1.Batangtersebutmemilikipropertiessepertigambardibawah.


Adapun langkahlangkah yang perlu dilakukan untuk mendefinisikan penampang
melintangbarupadaSAP2000adalahsebagaiberikut:
KlikmenuDefine,pilihFrameSections



Klik
Modul SAP2000 v11 13

Pilih jenis bahan pada Frame Section Property Type, pilihan jenis bahan yang
tersediaantaralainsebagaiberikut.


Lalupilihbentukpotonganmelintangyangdiinginkandenganmengklikgambar
dibawahnya.


Jikabentukpenampangyangdiinginkantidak
tersedia maka dapat dibuat sendiri dengan
langkah
Pada Frame Section Property Type pilih
Other
LaluklikSectionDesigner


Maka akan keluar dialog seperti pada
gambardisamping
Masukkan nama potongan pada Section
Name
PilihjenisbahandasarpadaBaseMaterial,
jika bahan tidak tersedia, maka buatlah
14 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

terlebihdahulubahantersebut,denganDefine,Materials
PilihtipedesainyangdiinginkanpadaDesignType.JikatidakspesifikpilihNo
Check/Design.
Klik Section Designer untuk memulai membuat penampang. SAP2000 akan
menampilkanSectionDesignersepertipadagambardibawah.

Drawingtoolbar

Done


Gunakan Drawing Toolbar yang berada disamping kiri atas untuk
menggambar penampang. Untuk mengedit besaran penampang klik kanan
penampanglalumasukkandatayangdiinginkan.
Setelah didapatkan bentuk yang diinginkan, klik tombol Done pada pojok
kananbawah.
KlikOK
PadaFrameSectionPropertyklikOK

Dengancaradiatasmakadapatdilakukananalisisuntukberbagaipenampang.

1.7SistemPembebanan
Dalam mendesain suatu struktur, kita perlu mengetahui besarnya gaya yang harus
didukung oleh struktur tersebut untuk dapat menentukan dimensinya. Gaya yang harus
didukungolehstrukturtersebutberasaldarigayagayaeksternalyagdiberikankestruktur
tersebut, atau lebih kita kenal dengan beban. Sehingga akan sangat penting untuk bisa
membuat beban dengan benar apalagi ketika menggunakan perangkat lunak . Hal ini
dikarenakan,perangkatlunakhanyaakanmenghitungsajatanpamelakukananalisisapakah
bebantersebutsudahsesuaidenganyangdiharapkan.
Modul SAP2000 v11 15

Dalam suatu struktur terdapat banyak beban yang


mempengaruhinya. Bebanbeban tersebut dapat dibedakan
terhadap sumbernya. Dalam software SAP2000, jenisjenis
beban yang membebani suatu struktur dapat ditentukan
dengan menggunakan fasilitas Load Patern yang tersedia pada
menuDefine.Bebanbebantersebutadalah:

1. BebanMati(DeadLoad)
ialah berat dari semua bagian dari suatu gedung yang
bersifattetap,termasuksegalaunsurtambahan,finishing,
mesinmesin, serta peralatantetapyg merupakan bagian yg
takterpisahkandarigedungitu.Dalamartilainbebanmati
akan selalu ada selama struktur tersebut berdiri. Dalam
SAP2000,bebaninidikenaldengantipeDEAD.

2. BebanHidup(LiveLoad)
ialah semua beban yg terjadi akibat penghunian atau
penggunaan suatu gedung, termasuk bebanbeban pada
lantaiyangberasaldaribarangbarangyangdapatberpindah,
mesinmesin serta peralatan yg tidak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
gedung dan dapat diganti selama masa hidup dari gedung tersebut, sehingga
mengakibatkanperubahandalampembebananlantaiatauatapgedung.dalamSAP2000,
bebaninidikenalsebagaitipeLIVE.

3. BebanGempa(QuakeLoad)
ialah semua beban atau gayagaya di dalam struktur yang terjadi oleh gerakan tanah
akibatgempa.DalamSAP2000dikenaldengantipeQUAKE.

4. BebanAngin(WindLoad)
ialah semua beban yang bekerja pada gedung atau bagiannya yang disebabkan oleh
selisihdalamtekananudara.DalamSAP2000dikenaldengantipeWIND.

5. BebanKhusus(Other)
ialah semua beban yang bekerja pada gedung atau bagian gedung yang terjadi akibat
selisihsuhu,pengangkatandanpemasangan,penurunanfondasisertagayagayalainnya.
16 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


DialoguntukDefineLoadPatternpadaSAP2000v14yangsamadenganLoadCasepadav11

Untuk memasukkan bebanbeban dan jenisnya dalam suatu struktur, digunakan langkah
sebagaiberikut:

BukawindowsdialoguntukDefineLoaddenganmengklikDefine>LoadCase
MasukkannamabebanyangakandimasukkandalamstrukturpadakotakLoadName
TentukanjenisbebandenganmemilihsalahsatutipebebanpadakotakpilihanType
Jikabebantersebutmemilikifactorpengali,factorpengalitersebutdapatdimasukkan
padakotakSelfWeightMultiplier
Klik untukmemasukkanbebantersebut.Lakukanprosesini
padasemuabebanyangadapadastrukturtersebut.Klik setelahselesai.

Padaumumnyabebanyangbekerjapadasuatustrukturtidakhanyasatujenisbebansaja,
tetapi merupakan kombinasi dari berbagai jenis beban yang salah satunya adalah beban
mati (D) karena jenis beban ini selalu ada. Dalam analisis struktur harus ditinjau berbagai
kombinasi beban yang mungkin terjadi dari saat pembangunan sampai bangunan itu
melakukanfungsinya.Terdapatduakeadaanyangharusditinjau:

1. Kombinasi beban pada saat layan, yaitu kombinasi dari bebanbeban saat struktur
tersebutmelayanifungsinya.Misalnya:D+L
2. Kombinasibebanpadasaatbebanlebih(overload),yaitukombinasibebanbebanyang
dikalikan suatu faktor beban (>1) pada saat perancangan kekuatan struktur. Misalnya:
1,2D+1,6L;1,2D+1,0L+1,0Edst.

Dariberbagainilaikombinasitsb,diambilsuatunilaibebanrencana,masingmasinguntuk
level beban layan maupun beban lebih. Nilai beban lebih (overload) adalah nilai beban
rencana yang digunakan untuk merancang kekuatan struktur. Apabila nilai beban lebih
tersebut tercapai atau terlampaui pada saat pemakaian bangunan, maka struktur akan
mengalamikerusakan,namunstrukturtidakbolehroboh(collapse)meskipuntelahterjadi
deformasiygbesar.Berartistrukturbangunanharusliat(ductile).


Modul SAP2000 v11 17

Dalam SAP2000, kombinasi pembebanan ini dapat dibuat dengan fasilitas Load
CombinationpadamenuDefinedenganlangkahlangkahsebagaiberikut:

BukawindowsdialogDefineLoadCombinationsdenganmengklikDefine>
Combinations
Buatkombinasidenganmengklik pada
windowsdialogtersebut.Dengandemikianakanterbuka
windowsdialogLoadCombinationsData.
MasukkannamakombinasipembebananpadakotakLoad
CombinationName
MasukkantipekombinasipembebananpadaLoad
CombinationType.DefaultSAP2000akanmenunjukLinear
Addsebagaitipekombinasi.Halinitidaksepenuhnyasalah
karenamemangpadaumumnyakombinasibebanmerupakan
tipeini.
Pilihjenisbebanyangakandibuatkombinasinyapadakotak
LoadCaseName,kemudianmasukkanfactorpengalipada
kotakScaleFactor,laluklikAdd
Lakukanuntukbebanlain,setelahselesaiklik


Combinationspadamenu
Define

WindowsDialoguntukDefineLoadCombinations WindowsDialoguntukLoadCombinationData
18 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Selaindariasalnya,bebanjugadapatdibedakanterhadapbentuknyaDaribentuknyabeban
padastrukturdapatdibedakanmenjadi:

1. Bebanterpusat/titik(ConcentratedLoad)P
Yaitubebanyangbekerjaterpusatpadasuatubidangyangkecil.Misalrodamobildiatas
jembatan. Selain bekerja secara tunggal, beban terpusat juga bekerja bersamasama
denganmembentukserangkaianbebanterpusat.
P P P P


(a) (b)

Bebanterpusat(a)danrangkaianbebanterpusat

Untuk menganalisis beban terpusat perlu diketahui posisi beban, arah dan besar dari
beban tersebut. Dengan SAP2000, jika melihat posisi bebannya, beban dapat
dimasukkandenganduacara,yaitusebagaiJointLoad(bebanjoin)dansebagaiFrame
Load (beban batang). Cara untuk memasukkan beban pada struktur dengan SAP2000
dapatdilakukandengancarasebagaiberikut:
SebagaiJointLoad
Pilihjointyangakandiberikan
bebandenganmengklikjoint
tersebut
PilihmenuAssign>JointLoads>
Forcesuntukmembukadialog
JointForces
(a)
Tentukanjenisbebanpadakotak
pilihanLoadPatternName
Masukkanbesarnyabebandengan
arahnyapadakotakForceGlobal.
Arahdapatditentukandengan (b)

melihatsystemsumbupada
strukturtersebut.Misalnyasaja
padastruktursimplebeamdi
gambar7(b)disamping,untuk
membuatbebankearahbawah
makabebandimasukkanpada
kotakForceGlobalZdengannilai
negative.

(c)
(a)JointLoadpadamenuAssign,(b)SimpleBeam,(c)Windows
dialogJointForces
Modul SAP2000 v11 19

Jikabebantersebutmerupakanbebantambahanpadabebanyang
sebelumnyasudahada,padakotakOptionspilihAddtoExistingLoads.Jika
untukmengganbebanyangsebelumnyasudahada,pilihReplaceExisting
Load
Setelahselesaiklik
SebagaiFrameLoad
PilihFrameyangakandiberikan
bebandenganmengklikbatang
tersebut.
PilihmenuAssign>FrameLoads>
PointuntukmembukadialogFrame
PointLoads
Tentukanjenisbebanpadakotak
pilihanLoadPatternName
Tentukanbentukbebandanarahnya
padakotakLoadTypeandDirection.
Untukbebanberupagaya,pilih
ForcesuntukmomentpilihMoments.
Tentukanarahgayapadakotak
Direction.Arahdapatberdasarkan
sumbu(X,YdanZ)ataukearah
gravitasi(Gravity)
PadakotakPointLoadspilihsystem
acuanjarakterlebihdahulu.Jikaakan
menggunakansystemacuanrelative,
pilihopsiRelativeDistancefrom
EndI.Dengansysteminijarakyang
dimasukkankeDistancemerupakan
perbandinganjarakbebandarijoin
awalbatangterhadappanjang
batangkeseluruhan.Missaluntuk FrameLoadpadamenuAssign(atas)dankotakdialogFrame
FramePointLoads(bawah)
membuatgayaditengahtengah
bentang,makamasukkan0,5padasalahsatukotakDistance.Jika
menggunakansystemacuanabsolut,pilihAbsoluteDistancefromEndI.
Dengansysteminijarakyangdimasukkanmerupakanjarakgayaterhadap
awalbatang.
20 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Setelahmenentukansystemacuan,masukkanjarakgayapadakotak
DistancedanbesarnyapadakotakLoad.Pastikanjarakdanbesarnyabeban
dimasukkanpadakotakdengankolomyangsama.
Jikabebantersebutmerupakanbebantambahanpadabebanyang
sebelumnyasudahada,padakotakOptionspilihAddtoExistingLoads.Jika
untukmengganbebanyangsebelumnyasudahada,pilihReplaceExisting
Load
Setelahselesaiklik
2. Bebanmerata(UniformLoad)q
Yaitubebanyangbekerjapadasuatuluasansecaramerata.Misalnya:bebanmatipada
platataubalok,bebandindingpadabalok.Bebaninidapatdimasukkankestrukturpada
SAP2000sebagaiFrameLoads.Untukmemasukkannya,dapatdigunakanlangkah
langkahsebagaiberikut:
PilihFrameyangakandiberikanbebandenganmengklikbatangtersebut.
PilihmenuAssign>FrameLoads>
Distributeduntukmembukadialog
FrameDistributedLoads
Tentukanjenisbebanpadakotak
pilihanLoadPatternName
Tentukanbentukbebandanarahnya
padakotakLoadTypeandDirection.
Untukbebanberupagaya,pilihForces
untukmomentpilihMoments.
Tentukanarahgayapadakotak
Direction.Arahdapatberdasarkan
sumbu(X,YdanZ)ataukearah
gravitasi(Gravity)
Untukbebanmeratadisepanjang
batangdapatdimasukkandengan
memasukkanbesarnyabebanmerata
padakotaUniformLoad
Untukbebanyangtidakmeratadi
sepanjangbatanggunakankotak
TraperzoidalLoads.Pilihsystem
acuanjarakterlebihdahulu.Lalu
masukkanjarakgayapadakotak
Distancedanbesarnyapadakotak
FrameLoadpadamenuAssign(atas)dankotakdialog
Load.Jarakyangdiamasukkanadalah FrameDistributedLoads(bawah)
Modul SAP2000 v11 21

jarakmulainyabebanmeratadanselesainyabebanmerataterhadappangkal
batang.Besarnyagayadimasukkanpadakotakdibawahnya.
Contoh:


Contohpembuatanbeban


Jikabebantersebutmerupakanbebantambahanpadabebanyangsebelumnya
sudahada,padakotakOptionspilihAddtoExistingLoads.Jikauntukmenggan
bebanyangsebelumnyasudahada,pilihReplaceExistingLoad
Setelahselesaiklik


22 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2. Analisis Sederhana
Dalam bab ini akan dibahas beberapa penggunaan SAP2000 dalam melakukan analisis
sederhanasepertidalamanalisisstrukturstasistertentu.

2.1.BalokSederhana
Pada bab Analisis Sederhana, model struktur yang akan pertama kali di bahas adalah
balok sederhana. Pada contoh yang akan di bahas berikut adalah balok sederhana dengan
tumpuansendidanrolsertapembebananberupabebanterpusatdanbebanmerata.

2.1.1.PemodelanStruktur
Kitaakanmemodelkanstrukturmenggunakan2metode,yaitudengantemplateBeam
dantemplateGridOnly.Sebelumpemodelan,ubahterlebihdahulusatuanmenjadisatuanyang
diinginkan.

1. Ubahsatuanmenjadi .

2. KlikmenuFile>NewModelataukliktombolNewModel .

2.1.1.aDenganTemplateBeam
1. KliktemplateBeam,sehinggamunculkotakdialogBeam.

Modul SAP2000 v11 23


2. TentukanjumlahtumpuanpadabagianNumberofSpans.
3. TentukanjarakantartumpuanpadabagianSpanLengths
4. Klik tombol OK, maka SAP2000 akan menampilkan model dalam 2 jendela (3D
View/jendela3Ddanjendela2DXZPlane@Y=0).Dalamhalini,hanyaadasatubidang
XZkarenakitabekerjasecara2D.

2.1.1.bMenggunakanTemplateGridOnly
Kadangkadang,lebihmudahmenggunakanpilihanlainselain2DTrusses.Setelahbeberapakali
kitamenggunakanpilihan2D Trusses,tidakadasalahnyajikakitajugamengenaldanberlatih
menggunakanpilihanGridOnly.

1. Klik template Grid Only , sehingga muncul kotak dialog New Coordinate/Grid
System.
24 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

3
1
1

1
1
1



2. Pastikan tab Cartesian aktif, kemudian isi bagian Number of Grid Lines dengan 3 (X
direction),1(Ydirection),dan1(Zdirection).
3. PadabagianGridSpacing,ininilaiXdirectiondengan1(m),abaikanYdanZ.

Catatan:
JumlahgarisgriduntukarahYhanya1karenakitabekerjasecara2Dsehinggadengan
Y=1berartikitabekerjapadabidangXZ@Y=0.
KarenagarisgridY=1,berapapunjarakgarisgridarahYtidakakanberpengaruh.
PenambahangarisgridZmenjadi2hanyauntukmembantudalammenggambarmodel
struktur.

i. MenggambarModelStruktur
Berbeda dengan pilihan Beam yang kita gunakan sebelumnya, pilihan Grid Only hanya
menyediakangarisgridtanpaobjek/elemenstruktur.Kitaakanmencobamenggambarelemen
strukturdenganbantuangarisgrid.

1. KliktombolDrawFrame/Cableelement .
2.



3. Klikdititik1dan2kemudianakhiridenganklikkanan.

Modul SAP2000 v11 25

2.1.2 MenambahkanDukungan
Model yang telah selesai kita gambar perlu ditambahkan dukungan sendiroll (ingat, kita
menggunakanpilihangridonly).


1. Pilihdengankliktitikkiribawahmodelyangdiberidukungansendi.
2. Klik menu Assign > Joint > Restraints untuk menampilkan kotak dialog Joint
Restraints.
3. Lakukanhalyangsamauntukpenambahandukunganroll.

26 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2.1.3 MenghilangkanBeratBalok
Untukbabanalisissederhana,profildanmaterialnyaakankitaabaikan.Namun,dalam
SAP2000,sudahsecaradefaultuntukbatangataubaloktelahterdefinisiprofildanmaterialnya.
Hal ini tidak mengganggu dalam perhitungan analisis sederhana, tetapi berat jenis yang ikut
terdefinisididalamnyaakanmemberikanberatsendiribatang.Untukitu,sebelumdilanjutkan
prosesanalisisstruktur,akankitanolkandahuluberatjenisbatang.

1. Periksadahulutipematerialyangmanayangdigunakanolehbatang.Caranyayaitu
klikkananpadabalok.AkanmunculwindowObjectModel.Perhatikanpadamenu
Assignment.PerhatikandaningatFrameSectionManayangdigunakan.
2. Lalu,klikmenuDefine>FrameSection.AkanmunculwindowFrameProperties.



3. PilihFrameSectionyangdigunakan,laluklikModify/ShowProperty


4. PadawindowFrameSection,perhatikanmaterialyangdigunakanframetersebut.

5. KemudianklikmenuDefine>Materials.PadawindowDefineMaterial,pilih
materialyangdigunakan.LaluklikModify/ShowMaterial
Modul SAP2000 v11 27


6. PadawindowMaterialPropertyData,dikotakWeightperUnitVolume,ubahangka
yangadamenjadi0.KemudianklikOk.

2.1.4 MenambahkanBeban
Bebanyangbekerjapadamodelstruktursimplebeaminiadalahbebantitikataubeban
terpusat dan beban merata. Nilai beban yang bekerja pada struktur sangat mempengaruhi
prosesanalisisdandesainstruktursehinggaperludiperhitungkandengancermat.

2.1.4.aBebanTerpusat
Untuk beban terpusatpada struktur simple beam ini, beban terpusat terletak tepat di
tengahbalok.Carapenambahanbebanterpusatyaitu:

1. Klikpadabalok.KemudiapilihmenuAssign>FrameLoads>Point


2. Klik pada lingkaran Absolute Distance from EndI. Lalu pada kolom 1, isi kotak
Distancedenganjaraktitiktengahdariujungbalok,untukcontohini1m.Lalupada
kolomLoadisidenganbebanyangakandiberikanpadabalok,untukcontohini10
kN.
3. LaluklikOk.
28 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2.1.4.bBebanMerata
Untuk beban merata pada subbab Simple Beam ini, akan kita berikan pada setengah
balok.Yaitudarititik1(sebelahkiri)sampaiketengahbalok.

1. Klikpadabalok.KemudiapilihmenuAssign>FrameLoads>Distributed


2. PadabagianOption,pilihAddtoExistingLoads.
3. Adaduapilihanuntukpenentuanletakpembebanan.YaituRelativeDistancefrom
EndI yang menggunakan jarak relatif dari ujung kiri dan Absolute Distance from
EndIyangmenggunakanjarakmutlakdariujungkiri.Karenapadabebanterpusat
kita telah menggunakan Absolute Distance from EndI, maka untuk beban merata
akankitacobamenggunakanAbsoluteDistancefromEndI.
4. Pada4kolomyangtersedia,isipadakolom1denganDistance0danLoad10.Pada
kolom2isiDistance0.5danLoad10.Lalupadakolom3dan4,nolkanDistancedan
Loadnya.
5. Klikok.

2.1.5 AnalisisStruktur
Setelahpenambahanbeban,makasimplebeaminitelahsiapuntukdianalisis.

1. Klik padatoolbar.
2. AkanmunculkotakdialogSetAnalysistoRun.KlikRunNow.
Modul SAP2000 v11 29

Setelah program SAP2000 selesai menganalisis data, hasil analisis dapat dilihat
dengan menggunakan fitur dalam menu Display, antara lain Show Deformed Shape untuk
melihatstrukturyangtelahterdeformasiakibatpembebanandanShowForces/Stressesuntuk
mengetahuigaya,tegangan,danmomenpadajointmaupunbatang.


30 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2.2.Frame
Frameatauportalmerupakanstrukturyangterdiriatasbatangmendataryangditumpu
oleh2batangtegak.Sambunganantarakeduabatangtegakdanbatangmendatarsambungan
kaku. Di lapangan umumnya, struktur frame pada kedua tumpuannya berupa tumpuan sendi
dantermasukstrukturstatistaktentu.Dalamanalisisstrukturstatistertentu,framekemudian
dikembangkan dalam 2 jenis, yaitu frame dengan tumpuan sendi dan rol dan frame 3 sendi.
Frame3sendiadalahframedengan2sendibiasayangditambahkansebuahsendigerberpada
salah satu batangnya. Sendi tersebut memiliki M=0 dan ditempatkan di daerah yang
menguntungkanyaitumisalnyapadatitikdengangayaaksialdangayageserkecilataunol.


DalammelakukananalisisstrukturframedenganSAP2000,framedapatdibuatdengan2
cara, yang pertama dengan menggunakan template frame dan yang kedua dengan
menggunakan template grid dengan bidang acuan XZ. Yang akan dibahas pada sub bab ini
adalahmembuatframedengantemplateFrame.

UntukdapatmembuatframeinidenganSAP2000,langkahlangkahyangperludilakukan
adalah

BukamenuFile,pilihNewModel,ataukliktombol padastandardbar.
Pilih satuan yang akan digunakan pada Initialize Model from Defaults with Units
denganmengklikanakpanahyangadadisebelahkanansatuan.
Pilih2DFrame
Makaakanmunculdialogsepertigambardibawah
Modul SAP2000 v11 31



Masukkan jumlah ruang tegak pada Number Of Stories, dan tingginya pada Story
Height
MasukkanjumlahruangdatarpadaNumberOfBays,danlebarnyapadaBayWidth
Jikaakanmembuatframedenganlebaratautinggiruangyangberbedabeda,maka
checkUseCustomGridSpacingandLocateOrigin,klikEditGrid


32 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Atur lebar tiaptiap ruang pada X Grid Data dengan mengubah nilai pada kolom
Ordinate.DanaturtinggitiaptiapruangpadaZ Grid Data denganmengubahnilai
padakolomOrdinate.Acuanordinatiniadalah,garisgridpalingbawahuntukZdan
tengahtengah bentang total untuk X. Selain menggunakan system ordinate,
pengaturan ini dapat dilakukan langsung dengan memasukkan nilai lebar/tinggi
masing masing ruang yaitu dengan sebelumnya mengubah Display Grid as mejadi
Spacing pada bagian kanan tengah. Dengan demikian lebar/tinggi masing masing
ruangdapatlangsungdimasukkan.
KlikOK.Laluakankembalikedialogsebelumnya.
Pada bagian kiri bawah dialog terdapat checkbox Restraint. Jika checkbox ini di
check,secaraotomatisbagianujungujungbatangtegakakandiberitumpuansendi.
Makadariitu,jikahendakmembuatportalsederhanasebaiknya,checkboxinitidak
dicentang,tumpuannantidiAssignsendiri.Danjikahendakmembuatportal3sendi
akanlebihpraktisjikacheckboxinidicentang.
KlikOK,makapadamonitorakanditampilkanstrukturframeyangdibuat.
Untuk frame sederhana, assign joint berupa sendi dan roll pada titik yang
dikehendaki.
Untukframe3sendi,assignjointberupasendigerberpadatitikyangdikehendaki.
Selain mengassign joint, hal yang perlu diperhatikan adalah membebaskan sendi
tersebutdarimomensesuaidengansifat sendigerberdimanaM=0.Halinidapat
dilakukandengancara:
pilih batang yang terhubung dengan joint tersebut. Perhatikan batang tersebut
terhubung dengan joint tersebut pada pangkalnya atau ujungnya. Jiak tidak
diketahuimakadapatdicobacoba
pilihmenuAssign,pilihFrame,Release/PartialFixity


Modul SAP2000 v11 33

beritandacheckpadakotakMoment33.Jikajointberadapadapangkalbatang
bericheckpadakolomstart,jikapadaujungberitandacheckpadakolomEnd.
KlikOK

Contoh:
10kN
6kN 6kN
6kN 6kN
6kN 6kN
S
2m

4m

6x2m

PemodelanStruktur

BukamenuFile,pilihNewModel
Pilihsatuan , pilih
Masukkan2padaNumberOfStories,dan4padaStoryHeight
Masukkan2padaNumberOfBays,dan6padaBayWidth



CheckUseCustomGridSpacingandLocateOrigin,klikEditGrid
UbahZGridDatamenjadi
34 Pelayanan Komputer Teknik Sipil



KlikOK
Beri tanda check pada checkbox Restraints, maka akan terbentuk struktur seperti di
bawah


Hapussemuabatangkecualibatangpalingkiribawahdankananbawah.
Buat 2 batang baru dari titik sendi gerber, sehingga sendi gerber berada di pangkal
batangdanstrukturmenjadisepertidibawah




Modul SAP2000 v11 35

Menghilangkanberatbatang

Klik padaSelectbar
Definisikan material dengan klik Define, Materials. Pilih Materials A992Fy50 klik
.Masukkannilai0padaWeightperUnitVolume,klikOK

Memasangsendi

Pada titik S lihat soal assign sendi gerber dengan cara klik joint, pilih menu Assign,
Joint,Restraint.Klikikon padaFastRestraint.

Menghilangkanmomentpadasendi

Pilihkeduabatangmiring,pilihmenuAssign,pilihFrame,Release/PartialFixity
Beri tanda check pada kotak Moment 33 pada kolom Start, klik OK, sehingga struktur
menjadisepertidibawah

Menambahkanbeban

Assignbebanpadaframehinggamenjadistruktursepertidibawah


36 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

MenjalankanAnalisis

LakukananalisisdenganpilihmenuAnalyze,pilihRunAnalysis
Lakukankonfigurasisebagaiberikut



Klik Run Now, jika muncul dialog untuk menyimpan file simpanlah file tersebut dalam
sebuahfolderkosongkarenafileSAP2000terdiriatasbanyakfile.

Lihathasilanalisis,jikatidaktertampil,klik padadisplaybar.PilihJoint,klikOK
Makaakanmunculkeluaransebagaiberikut.


Modul SAP2000 v11 37

2.3.Grid
Dalammelakukananalisisstrukturberupastrukturplat,bebandidistribusikankedalam
balok lantai dengan berbentuk grid. Secara umum struktur grid memiliki prinsip yang sama
dengan struktur portal. Perbedaannya hanya arah beban terhadap struktur. Beban pada
strukturgridmemilikiarahtegaklurusdenganpenampanggrid,sedangkanpadaportalbeban
memilikiarahsejajardenganpenempanggrid.

Q
Q Q
Q
Q
z
y
x
Grid(kiri)danPortal(kanan)

Dengan demikian sangatlah penting untuk memperhatikan sumbu dalam melakukan analisis
strukturgrid.

PadadasarnyasemuapemodelanstrukturpadaSAP2000dibuatberdasarsystemgrid3
sumbu.Sehinggabukanmenjadihalyangsulituntukmelakukananalisisstrukturberbentukgrid
pada SAP2000. Pemodelan struktur ini pada SAP2000 dapat dilakukan dengan template Grid
Onlydengancarasebagaiberikut:

Buka menu File, pilih New Model, atau klik tombol

padastandardbar.
Pilih satuan yang akan digunakan pada Initialize
Model from Defaults with Units dengan mengklik
anakpanahyangadadisebelahkanansatuan.
Klik template Grid Only , sehingga muncul
kotakdialogNewCoordinate/GridSystem.
Catatan:TemplateGridOnlymenyediakan
2 cara untuk mebuat grid, yang pertama
adalahdengansystemsumbuCartesian,yangkedua
dengan Cylindrical. Pada modul ini system yang
digunakan dan dipelajari adalah system Cartesian
38 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

sehinggaketikamembuatmodelpastikantabCartesiandalamkondisiaktif.
MasukkanjumlahgarisgridpadaNumberofGrid
Lines sesuai dengan arah masing masing. Yang
perlu diperhatikan adalah, angka dimasukkan
adalah jumlah garis grid bukan jumlah grid.
Sehingga jika kita mengkonfigurasi Number of
Grid Lines seperti di samping akan terbentuk
strukturseperipadagambardibawah.


MasukkanlebarmasingmasinggridpadaGridSpacingsesuaidengansumbunya.
KemudianklikOK.
Setelah grid terbentuk, buat struktur dengan drawing toolbar dengan membuat
batangpadabagianyangdikehendaki.Padakondisidefault,2DviewpadaSAP2000
akanmenampilkanstrukturdengansystemsumbuxypadazterbesar(palingatas).
Untukmengubahnya,dapatdilakukandenganmemilihsystemsumbupadastandard
Modul SAP2000 v11 39

toolbar sebagai berikut . Dengan


toolbar tersebut, struktur akan diperlihatkan
dengansystemsumbuyangterpilihpadanilai
sumbulainterbesar.Caralainuntukmengubah
struktur yang ditampilkan dapat dilakukan
dengan pilih menu View, Set 2D View. Pada
dialog Set 2D View pilih system sumbu pada
Plane kemudian masukkan nilai sumbu yang
tidak dipilih. Dalam kondisi normal, struktur
akan dilihat dari depan. Jika ingin
mengubahnya,padaViewDirectionpilihBack
Face.
Pasang tumpuan pada titik titik yang
dikehendaki, dengan memperhatikan
sumbunya. Lakukan pemasangan pada 2D
viewdengansumbuverticalsamadenganarah
vertical tupuan yang dikehendaki. Misal jika
akanmemasangtumpuandenganreaksiverticalsearahsumbuz,makagunakan2D
view xz atau yz. Adapun penggunaan sendi dan roll perlu memperhatikan design
struktursebenarnyayangdikehendaki.

Contoh:

D C

3x3
C
A
z
y B
x
A
B
3x3m

Batang batang pada struktur tersebut diberi beban merata q = 10 kN/m searah sumbu z.
hitunglahreaksireaksinya!
40 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

PemodelanStruktur

BukamenuFile,pilihNewModel
Pilihsatuan ,pilih
MasukkanjumlahbatangpadaNumberofGridLinesdanpanjangnyapadaGridSpacing



Gambarbatangdengan ,denganmengklikpadagridyangdiinginkan.



Pada3Dview,kliktitiktumpuankemudianassigntumpuanberupasendi.


Modul SAP2000 v11 41

Menghilangkanberatbatang

Klik padaSelectbar
Definisikan material dengan klik Define,
Materials. Pilih Materials A992Fy50 klik
. Masukkan nilai 0
padaWeightperUnitVolume,klikOK

Menambahkanbeban

Assign beban pada frame hingga menjadi


struktursepertidibawah

MenjalankanAnalisis

LakukananalisisdenganpilihmenuAnalyze,pilihRunAnalysis
Lakukankonfigurasisebagaiberikut
42 Pelayanan Komputer Teknik Sipil



Klik Run Now, jika muncul dialog untuk menyimpan file simpanlah file tersebut dalam
sebuahfolderkosongkarenafileSAP2000terdiriatasbanyakfile.

Lihathasilanalisis,jikatidaktertampil,klik padadisplaybar.PilihJoint,klikOK
Makaakanmunculkeluaransebagaiberikut.

Modul SAP2000 v11 43

2.4. Truss
Pada subbab ini, kita akan berlatih menganalisis struktur sederhana berupa truss
dengan model Pratt truss. Selain melalui template 2D Truss, kita juga akan berlatih
menggambarmenggunakanGridOnly.

Gambar2.4.1ModelstrukturPrattTruss


2.4.1MemodelkanStruktur
Kitaakanmemodelkanstrukturmenggunakantemplate2DTrussdanmemilihVerticalTruss.

1. Ubahsatuanmenjadi .
2. KlikmenuFile>NewModelataukliktombolNewModel.

2.4.1.aMenggunakanTemplate2DTrusses


44 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Gambar1.2Memilihtemplate2DTrusses

Gambar2.4.2Memilihtemplate2DTrusses

1. Kliktemplate2DTrusses ,sehinggamunculkotakdialog2DTrusses.










Gambar2.4.3MemilihtipePrattTrussdanmenentukandimensinya

2. PilihPrattTrusspadabagian2DTrussType.
3. Pada bagian Pratt Truss Dimension, Ketik 6 untuk Span Length, L1 dengan Num of
Division, N1=3. Span Length, L2=10 dengan Num of Division, N2=5 sementara H1, H2,
danH3masingmasing0.2,3dan0.2.
4. Klik tombol OK, maka SAP2000 akan menampilkan model dalam 2 jendela (3D
View/jendela3Ddanjendela2DXZPlane@Y=0).Dalamhalini,hanyaadasatubidang
XZkarenakitabekerjasecara2D.

Modul SAP2000 v11 45

Gambar2.4.4Jendela3Ddan2D

Gambar2.4.5PrattTrussdaritemplate

Gambar2.4.6Menghapuselemendisebelahkiri

Gambar2.4.7Menghapuselemendisebelahkanan

Gambar2.4.8PrattTrusssetelahmodifikasimodelstruktur

2.4.1.bMenggunakanTemplateGridOnly
46 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Kadangkadang,lebihmudahmenggunakanpilihanlainselain2DTrusses.Setelahbeberapakali
kitamenggunakanpilihan2D Trusses,tidakadasalahnyajikakitajugamengenaldanberlatih
menggunakanpilihanGridOnly.

1. KlikmenuFile>NewModelataukliktombolNewModel .
2. Ubahsatuanmenjadi .

Gambar2.4.9MemilihtemplateGridOnly

3. KliktemplateGrid Only ,sehinggamunculkotakdialogNew Coordinate/Grid


System.

9
1
3

2
1
0.2

Modul SAP2000 v11 47

Gambar2.4.10Menentukanjumlahdanjarakgarisgrid

4. Pastikan tab Cartesian aktif, kemudian isi bagian Number of Grid Lines dengan 9 (X
direction),1(Ydirection),dan3(Zdirection).
5. PadabagianGridSpacing,ininilaiXdirectiondengan2(m),abaikanYdanZdirection
dengan0.2(m).

Catatan:
JumlahgarisgriduntukarahYhanya1karenakitabekerjasecara2Dsehinggadengan
Y=1berartikitabekerjapadabidangXZ@Y=0.
KarenagarisgridY=1,berapapunjarakgarisgridarahYtidakakanberpengaruh.
PerhatikangarisgridyangdibuatSAP2000(ada9kearahXdan3kearahZatas).
Jarak garis grid yang paling atas seharusnya 3 m bukan 0.4 m (0.2+0.2), sehingga kita
perlumengeditnya.

Gambar2.4.11PilihanEditGridDatapadafloatingmenu

6. Klik kanan mouse, kemudian pilih Edit Grid Data untuk menampilkan kotak dialog
Coordinate/Grid System (lihat Gambar 1.12) atau klik ganda pada garis grid untuk
menampilkankotakdialigDefineGridData(lihatGambar1.13).

48 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Gambar2.4.12TombolModify/ShowSystem

7. PadakotakdialogCoordinate/GridSystem,kliktombolModify/ShowSystemagarkita
dapatmengeditkoordinagridlewatkotakdialogDefineGridData.

Klikgandadisini

Gambar2.4.13ModelStruktur

8. PadaBagianXGridData,datasudahbenar,yaituterdapat9griddenganjarakmasing
masing2m,sementaraYGridDatatidakmasalahkarenahanya1(2D).

Modul SAP2000 v11 49

Gambar2.4.14MenggantiordinatZ3

9. Klik ganda nilai Ordinate X3 (0.4) dan ganti dengan 3 (m), kemudian klik tombol OK
untukmenutupkotakdialogDefineGridData.

Gambar2.4.15MenutupCoordinate/GridSystemyangsudahdiganti

10. Klik tombol OK pada kotak dialog Coordinate/Grid System, maka Z ordinat garis grid
telahdigantidengannilaiyangbaru.

Gambar2.4.16BidangXZdenganZ3yangtelahberubah

i. MenggambarModelStruktur
Berbeda dengan pilihan 2D Trusses yang kita gunakan sebelumnya, pilihan Grid Only hanya
menyediakangarisgridtanpaobjek/elemenstruktur.Kitaakanmencobamenggambarelemen
strukturdenganbantuangarisgrid.

1. KliktombolDrawFrame/Cableelement .

50 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Gambar1.17Menggambar3garisawal

2. Klikdititik1dan2kemudianakhiridenganklikkanan.
3. KlikdititikABCdanakhiridenganklikkanan.
4. Klikdititik17untukmenggambarsebuahbatangvertikal.








Gambar2.4.18Tambahansebuahgarisvertikal
ii. MenggunakanFasilitasReplicate
Ada 9 buah garis tegak yang harus digambarkan, Anda dapat mengulang langkah nomor 4
sebanyak 8 kali lagi atau menggunakan fasilitas Replicate yang disediakan SAP2000. Berikut
panduanmenggunakanfasilitasReplicate.

1. KliktombolSetSelectMode danpilihbatangvertikal.
2. KlikmenuEdit>ReplicateuntukmenampilkankotakdialogReplicate.
3. Isi nilai dx dengan 2 (m) dan nilai number dengan 8 (buah), dan klik tombol OK maka
akanterbentuk8batangvertikalbaruhasilReplicate.

Gambar2.4.19KotakdialogReplicate

Modul SAP2000 v11 51

Gambar2.4.20Memilihobjekuntuktrim

iii. MenggunakanFasilitasTrim
Trim digunakan untuk memotong objek yang dibatasi oleh objek yang lain. Sebagai contoh,
objekbatangverticalyangbarusajakitagambarkanakankitapotongsebatasgarismiringyang
telahadasebelumnya.Kitabiasmenggunakanfasilitastrimdenganmemilihobjekyangakandi
trimdanbagianyangterpotong(titiknyaharusaktif).

1. Gunakan crossing untuk memilih batang atas dan semua batang vertical. Jika seleksi
benar,akantampilpesan di sudut kiri bawah (8 titik paling
atas kecuali yang paling tinggi dan 10 frame 2 frame atas + 8 frame vertical kecuali
yangpalingtinggi).

Gambar2.4.21HasilPemilihanobjekuntukTrim
52 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2. Kik menu Edit > Edit Lines > Trim/Extend Frames untuk menampilkan kotak dialog
Trim/ExtendSelectedFrames.

Gambar2.4.22MelaksanakanTrim

3. PatikanTrimFramesaktif,kemudiankliktombolOK,makasemuabatangverticalakan
dipotong pada perpotongan dengan batang atas (yang terpotong yang titiknya
terseleksi).

Gambar2.4.23HasilTrim

4. Lengkapi gambar dengan batang diagonal menggunakan tombol Draw Frame/Cable


Element .

iv. DivideFrames
Tiga elemen batang atas dan bawah yang digambarkan pertama kali perlu dibagi agar terjadi
konekso dengan elemen batang vertical dan diagonal yang digambar belakangan. Berikut ini
caramenggunakanperintahDivideFrames.

1. TekanCtrl+Auntukmemilihsemuaobjekbatang.
2. Klik menu Edit > Edit Lines > Divide Framesuntuk menampilkan kotak dialog Divide
SelectedFrames.

Modul SAP2000 v11 53

Gambar2.4.24MenudankotakdialogDivideFrames

3. KlikpilihanBreakatintersectionswithselectedFramesandJointsdankliktombolOK,
makasekarangterdapat31elemenbatangpenyusunmodelstrukturtruss.

2.4.2 MenambahkanDukungan
Modelyangtelahselesaikitagambarperluditambahkandukungansendiroll(ingat,kita
menggunakanpilihangridonly).

Gambar2.4.25Penambahandukungansendirol

1. Pilihdengankliktitikkiribawahmodelyangdiberidukungansendi.
2. Klik menu Assign > Joint > Restraints untuk menampilkan kotak dialog Joint
Restraints.

54 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Gambar2.4.26Memilihdukungansendi

iii. MenghilangkanBeratSendiriTruss
Untukbabanalisissederhana,profildanmaterialnyaakankitaabaikan.Namun,dalam
SAP2000,sudahsecaradefaultuntukbatangataubaloktelahterdefinisiprofildanmaterialnya.
Hal ini tidak mengganggu dalam perhitungan analisis sederhana, tetapi berat jenis yang ikut
terdefinisididalamnyaakanmemberikanberatsendiribatang.Untukitu,sebelumdilanjutkan
prosesanalisisstruktur,akankitanolkandahuluberatjenisbatang.

1. Periksadahulutipematerialyangmanayangdigunakanolehbatang.Caranyayaitu
klikkananpadabalok.AkanmunculwindowObjectModel.Perhatikanpadamenu
Assignment.PerhatikandaningatFrameSectionManayangdigunakan.
2. Lalu,klikmenuDefine>FrameSection.AkanmunculwindowFrameProperties.


Gambar2.4.26windowFrameProperties

3. PilihFrameSectionyangdigunakan,laluklikModify/ShowProperty
Modul SAP2000 v11 55


Gambar2.4.27windowFrameSection
4. PadawindowFrameSection,perhatikanmaterialyangdigunakanframetersebut.

5. KemudianklikmenuDefine>Materials.PadawindowDefineMaterial,pilih
materialyangdigunakan.LaluklikModify/ShowMaterial


Gambar2.4.28menghilangkanberatsendiribatang

6. PadawindowMaterialPropertyData,dikotakWeightperUnitVolume,ubahangka
yangadamenjadi0.KemudianklikOk.

iv. MenambahkanBeban
Untukanalisissederhanastrukturtruss.Bebanyangakandigunakanhanyabeban
terpusat.

1. Kliksemuajointdibagianatas.
56 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2. Klik menu Assign > Joint Loads > Forces untuk menampilkan kotak dialog Joint
Forces.
3. DikotakdialogJointForces,pastikanDEADaktifpadabagianLoadCaseName,dan
satuan(Units)gayayangaktifkN.


Gambar2.4.29Bebanmati10kgf

4. Ketik10padaForceGlobalZdankliktombolOK.

Gambar2.4.30Bebanmatiteraplikasi

2.1.5 AnalisisStruktur
Setelah penambahan beban, maka struktur pratt truss ini telah siap untuk di
analisis.

1. Klik padatoolbar.
2. AkanmunculkotakdialogSetAnalysistoRun.KlikRunNow.
Modul SAP2000 v11 57


Gambar2.4.31windowSetAnalysis

Setelah program SAP2000 selesai menganalisis data, hasil analisis dapat dilihat
dengan menggunakan fitur dalam menu Display, antara lain Show Deformed Shape untuk
melihatstrukturyangtelahterdeformasiakibatpembebanandanShowForces/Stressesuntuk
mengetahuigaya,tegangan,danmomenpadajointmaupunbatang.


Gambar2.4.32menuDisplay

58 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

3. Jembatan
3.1 MemulaiModelJembatan

1. PilihmenuFile>NewModel(Ctrl+N)
2. PilihsatuanKn,M,C


3. PilihtemplateGridOnly


Gambar2.1

4. PilihCartesian
NumberofGridLines
o Xdirection11
o Ydirection2
o Zdirection2
GridSpacing
o Xdirection2
o Ydirection4
o Zdirection4





Modul SAP2000 v11 59





3.1.1 MenggunakanAutoSelect

AutoselectadalahfiturdidalamSap2000yangmenyediakansekelompokdataprofil
Sap2000akanmemilihsecaraotomatisprofilyangpalingcocokuntukstukturkitadari
datayangada.

KlikMenuDefine>FrameSections
KlikImportNewProperty,kemudianDoubleAngle
MasukkedalamdirectorySap200011anda(mis:C:\ProgramFiles
(x86)\ComputersandStructures\SAP200011)
PilihFileSection.pro,Open


PilihProfil2L2X2PalingAtas,Scrollkepalingbawah,tekanshift,pilihprofil
2L4X4palingbawah,kemudianOK,klikOkkembali
60 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


PilihAddNewProperty,PilihAutoSelectList


PilihSemuaProfilpadaListofSection,KemudianklikAdd>
BeriNamaAuto1danKlikOK


PilihPropertyAuto1danklikOK

Modul SAP2000 v11 61

3.2 MenggambarStuktur

1. KlikJendelaSebelahkiridanpilihbidangXYyangaktif
2. KlikTombol agarkitabekerjadibidangXYPlane@Z=0


3. KlikTombol DrawFrame/CableElement
PilihAuto1padaSection


Menggambargarisdarititikx1y1ketitikx11y1.Pilihtitikx1y1
kemudiantitikx12y1.Tekanenter
Menggambargarisdarititikx1y2ketitikx11y2.Pilihtitikx1y2
kemudiantitikx12y2.Tekanenter
Menggambargarisdarititikx1y1ketitikx1y2.Pilihtitikx1y1
kemudiantitikx1y2.Tekanenter



3.2.1 MenggunakanReplicate

Sekarangkitaakanmenggambar5buahbatangmelintanglainnya.Kitamenggunakan
fasilitasreplicate:
1. PilihbatangmelintangyangakankitaReplicate
2. PilihmenuEdit>Replicate(Ctrl+R)
Padadxisi4m(jarakantar4m)
Padanumberpilih5(replicatesebanyak5buah)
62 Pelayanan Komputer Teknik Sipil



3.2.2 MenggunakanAutoFrameMesh

Batangmemanjangdigambarsebagaibatangyangutuh.Halinimenyebabkantidak
adanyajointataukaitanantaraantarabatangmemanjangdanbatangmelintangyang
ditengah.KitaakanmemecahbatangmemanjangdenganfasilitasAutoMesh.Dengan
fungsiAutoMeshbatangmemanjangtetap2tetapidalamprosesanalisisdianggap
sebagaibeberapabatangsehinggaadakoneksiantarabatangmemanjangdanbatang
melintang.
1. Klikkeduabatangmemanjang
2. KlikMenuAssign>Frame>AutomaticFrameMesh
KlikAutoMeshFrame
PilihatIntermediateJoints
PilihatIntersectionwithOtherFrames,AreaEdgesandSolidEdges



3.2.3 MenggambarRangkaAtasJembatan

1. Kliktombol SelectAll(Ctrl+A)
2. KlikMenuEdit>Replicate
Ketik2padadx
Modul SAP2000 v11 63

Ketik4padadz
Ketik1padanumberkemudianOk



3.2.4 FasilitasTrimdanExtend

Padabagianinikitaakanmenghapusbagianrangkaatasjembatanyangkeluar
menggunakanfungsiTrim.
1. Klik agarkitabekerjadibidangXYPlane@Z=4
2. Pilihkeduabatangmemanjang
3. Pilih2batangmelintangdisebelahkanansebagaibatastrim
4. Klik2ujungpalingkanan
5. KlikMenuEdit>EditLines>Trim/ExtendFrames
6. PilihtrimkemudianOK


7. KlikgarisvertikalpalingkanankemudiantekanpadakeyboardDELETE
64 Pelayanan Komputer Teknik Sipil



3.2.5 MenggambarKerangkaSamping

1. KlikTombol untukpindahkebidangXZ
2. PastikanadaberapapadaXZPlane@Y=0
3. Kliktombol DrawFrame/CableElement
4. PastikanAuto1diSections
5. Gambarkan2buahbatangsepertigambardibawahini


6. Klikkeduabatangyangbarusajakitagambarkantadi
7. KlikMenuEdit>Replicate
Ketik4padadx
Ketik4padanumberkemudianOk


8. Klik IntersectingLine.Kemudiantarikdarikirikekananpadabagian
tengahuntukmemilihsemuabatangvertikalsamping

Modul SAP2000 v11 65



9. KlikMenuEdit>Replicate
Ketik4padady
Ketik1padanumberkemudianOk



3.2.6 MomentRelease

Rangkabatangtidakdirancanguntukmenahammomen.DidalamSap2000terdapat
fasilitasuntukmereleasesehinggamodelstukturtidakmenahanmomenseperti
halnyamodeltruss
1. PastikanadaberapapadaXZPlane@Y=0
2. Klik PrespectiveToggle
3. Klik IntersectingLine.Kemudiantarikdarikirikekananpadabagian
tengahuntukmemilihsemuabatangvertikalsamping

66 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


4. KlikmenuAssign>Frame>Release/PartialFixity
5. BeritandacekpadakotakstartdanendpadaMoment33(major)
6. KlikTombolOK



3.2.7 MenambahkanPlatJembatan

1. MenambahkanAreaSection
Kitaakantambahkanplatpadabagianbawahjembatan

KlikmenuDevine>AreaSection
PadaSelectSectionTypetoAddpilihShell
KlikAddNewSection
GantiSectionNamemenjadiDeck
TypeShellThin
Material4000Psi(Beton)
PadaThickness,ketik0.15(15cm)untukmebranedanbending
KlikOKdanOKlagi

Modul SAP2000 v11 67



2. MenggambarAreaObjek
PastikanandadibidangXYPlane@Z=0
Kliktombol DrawPolyArea
PastikanpadaSectionterpilihDeck
Klikke4titikSudutdarijembatanyangakankitaberideck


Kliktombol SetDisplayOptiondancekpadaFillObjekagardeck
yangbarusajakitabuatdapatterlihat
68 Pelayanan Komputer Teknik Sipil



3. DivideAreaObjek
Karenaareaplatdigambarkansebagaiobjek,makaplattersebutharusdi
divide.Dividemiripdenganmeshyangkitalakukansebelumnya.Hanyasaja
dividemenyebabkanadanyaobjekbaru(Padakasusiniakanada5objek
baru)
PastikanandadibidangXYPlane@Z=0
Selectsemuaobjekyangadadibidangtersebut.Perhatikanpesandi
sisikiribawah.
KlikmenuEdit>EditArea>DivideAreas.
KlikDivideAreaUsingCookieCutBasedOnSelectedPointObjects


KlikOK




4. MenambahTumpuan
Modul SAP2000 v11 69

PastikanandadibidangXYPlane@Z=0
KlikTitikX1Y1dandanX1Y2
KlikMenuAssign>Joint>Restraints

Klik (Sendi)padaFastRestraints,OK
KlikTitikX11Y1danX11Y2
KlikMenuAssign>Joint>Restraints

Klik (Roll)padaFastRestraints,OK



3.3 Pembebanan

1. PastikanandadibidangXYPlane@Z=0
2. KlikMenuDefine>LoadCases


KetikLLpadaloadname
PilihLivepadatype
CeknilaiSelfWeigtMultiplier=0
Klikaddnewload
KlikOK
3. PilihdanKlikke5Area/Plat
4. KlikMenuAssign>AreaLoads>Uniform(Shell)
PastikanDeadpadaLoadCaseName
Ketik1.5Kn/m2padaload
PastikandirectionGravity
KlikOK
70 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


5. Kliktombol GetPreviousSelectionuntukmemilihobjeksebelumnya
6. KlikMenuAssign>AreaLoads>Uniform(Shell)
PastikanLLpadaLoadCaseName
Ketik15Kn/m2padaload
PastikandirectionGravity
KlikOK





3.4 AssignAreaStiffnessModifiers

Kitaakanmemberikanperintahyangmampumencegahmembranpropertiesdari
objekareaberlakusebagaisayapdaribatangyangmemanjang.
1. Kliktombol GetPreviousSelectionuntukmemilihobjeksebelumnya
2. KlikmenuAssign>Area>AreaStiffnessModifiers
Ketik0padamembranf11danf22


Modul SAP2000 v11 71


3.5 AnalisisStukturJembatan

1. Klik RunAnalysisuntukmenampilkankotakSetAnalysisCasestoRun


KlikModal
KliktombolRun/DoNotRunCase
PeriksauntukCaseDeaddanLLpadakondisirunpadakotakAction
KliktombolRunNow
2. Periksapesanyangtampil.Seharusnyatidakadaerror



3. KliktombolSetXZView
4. KlikmenuDisplay>ShowForces/Stresses>Frames/Cables
PilihCase/ComboNameDead
PilihAxialForcepadakotakcomponent
PilihShowValuesonDiagrampadakotakOptions,kemudianOK
72 Pelayanan Komputer Teknik Sipil



5. Klikkananpadabatangatas.
Akanditampilkandetildaribatangyangbersangkutan


Modul SAP2000 v11 73


MengetahuiNilaiLendutan
1. AktifpadajendelaDeformedShape
2. Pindahkanpointerpadasalahsatujoint(akanditampilkannilai
perpindahannya)
3. Klikkananpadajointtersebutuntukmenampilkandalambentuktabel



3.6 DesainStukturJembatan
1. KlikmenuDesign>SteelFrameDesign>StartDesign/CheckofStructur
untukmemulaiprosesdesign
2. KlikmenuDesign>SteelFrameDesign>VeritifyAnalysisVsDesignStuctur
Akanditampilkanadanyabatangyangtidaksesuai
Klikno
3. LakukanProsesanalisisdandesainbeberapakalisampaididapatprofilyang
digunakanuntukprosesdananalisissamasemua


4. Kitabisamelihatperbandinganteganganyangbekerjadisetiapbatangyang
ditampilkansecaragrafisolehSap2000
Ternyatamasihadabeberapaelemenbatangyangmasihberwarnamerah(
rasiolebihdari1)
74 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


5. Setelahprofilyangdigunakanuntukanalisisdandesignsudahsamaklik
menuDesign>SteelFrameDesign>VeritifyAllMemberPassed.Akan
ditampilkanbatangyangbelummemenuhisyarat.


Ada6batangyangtidakmemenuhisyarat.Yaitubatangpalingbatangatas
dankerangkapalingluar.

Langkahyangdapatdilakukan:
1. MemperkeciljarakantarGrid
2. Mengurangibebanyangbekerja
3. Menambahprofilyanglebihbesarpadaprosesdesign


Modul SAP2000 v11 75

4. Rangka Atap Baja


Pada bab ini, kita akan berlatih dengan model Pratt truss. Selain melalui template 2D
Truss,kitajugaakanberlatihmenggambarmenggunakanGridOnly.


ModelstrukturPrattTruss

4.1 MemodelkanStruktur
Kitaakanmemodelkanstrukturmenggunakantemplate2DTrussdanmemilihVerticalTruss.

1. Ubahsatuanmenjadi .
2. KlikmenuFile>NewModelataukliktombolNewModel.

4.1.1 MenggunakanTemplate2DTrusses


Memilihtemplate2DTrusses

76 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

1. Kliktemplate2DTrusses ,sehinggamunculkotakdialog2DTrusses.










MemilihtipePrattTrussdanmenentukandimensinya

2. PilihPrattTrusspadabagian2DTrussType.
3. Pada bagian Pratt Truss Dimension, Ketik 6 untuk Span Length, L1 dengan Num of
Division, N1=3. Span Length, L2=10 dengan Num of Division, N2=5 sementara H1, H2,
danH3masingmasing0.2,3dan0.2.
4. Klik tombol OK, maka SAP2000 akan menampilkan model dalam 2 jendela (3D
View/jendela3Ddanjendela2DXZPlane@Y=0).Dalamhalini,hanyaadasatubidang
XZkarenakitabekerjasecara2D.



Jendela3Ddan2D

Modul SAP2000 v11 77


PrattTrussdaritemplate


Menghapuselemendisebelahkiri

Menghapuselemendisebelahkanan


PrattTrusssetelahmodifikasimodelstruktur

4.1.2 MenggunakanTemplateGridOnly
Kadangkadang,lebihmudahmenggunakanpilihanlainselain2DTrusses.Setelahbeberapakali
kitamenggunakanpilihan2DTrusses,tidakadasalahnyajikakitajugamengenaldanberlatih
menggunakanpilihanGridOnly.

1. KlikmenuFile>NewModelataukliktombolNewModel .
2. Ubahsatuanmenjadi .
78 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Gambar1.9MemilihtemplateGridOnly

3. KliktemplateGridOnly ,sehinggamunculkotakdialogNewCoordinate/Grid
System.

9
1
3

2
1
0.2

Gambar1.10Menentukanjumlahdanjarakgarisgrid

4. Pastikan tab Cartesian aktif, kemudian isi bagian Number of Grid Lines dengan 9 (X
direction),1(Ydirection),dan3(Zdirection).
5. PadabagianGridSpacing,ininilaiXdirectiondengan2(m),abaikanYdanZdirection
dengan0.2(m).
Modul SAP2000 v11 79

Catatan:
JumlahgarisgriduntukarahYhanya1karenakitabekerjasecara2Dsehinggadengan
Y=1berartikitabekerjapadabidangXZ@Y=0.
KarenagarisgridY=1,berapapunjarakgarisgridarahYtidakakanberpengaruh.
PerhatikangarisgridyangdibuatSAP2000(ada9kearahXdan3kearahZatas).
Jarak garis grid yang paling atas seharusnya 3 m bukan 0.4 m (0.2+0.2), sehingga kita
perlumengeditnya.


Gambar1.11PilihanEditGridDatapadafloatingmenu

6. Klik kanan mouse, kemudian pilih Edit Grid Data untuk menampilkan kotak dialog
Coordinate/Grid System (lihat Gambar 1.12) atau klik ganda pada garis grid untuk
menampilkankotakdialigDefineGridData(lihatGambar1.13).

Gambar1.12TombolModify/ShowSystem

7. PadakotakdialogCoordinate/GridSystem,kliktombolModify/ShowSystemagarkita
dapatmengeditkoordinagridlewatkotakdialogDefineGridData.

80 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Klikgandadisini

Gambar1.13ModelStruktur

8. PadaBagianXGridData,datasudahbenar,yaituterdapat9griddenganjarakmasing
masing2m,sementaraYGridDatatidakmasalahkarenahanya1(2D).

Gambar1.14MenggantiordinatZ3

9. Klik ganda nilai Ordinate X3 (0.4) dan ganti dengan 3 (m), kemudian klik tombol OK
untukmenutupkotakdialogDefineGridData.

Gambar1.15MenutupCoordinate/GridSystemyangsudahdiganti
Modul SAP2000 v11 81

10. Klik tombol OK pada kotak dialog Coordinate/Grid System, maka Z ordinat garis grid
telahdigantidengannilaiyangbaru.


BidangXZdenganZ3yangtelahberubah

4.1.3 MenggambarModelStruktur
Berbeda dengan pilihan 2D Trusses yang kita gunakan sebelumnya, pilihan Grid Only hanya
menyediakangarisgridtanpaobjek/elemenstruktur.Kitaakanmencobamenggambarelemen
strukturdenganbantuangarisgrid.

1. KliktombolDrawFrame/Cableelement .

Menggambar3garisawal

2. Klikdititik1dan2kemudianakhiridenganklikkanan.
3. KlikdititikABCdanakhiridenganklikkanan.
4. Klikdititik17untukmenggambarsebuahbatangvertikal.




Tambahansebuahgarisvertikal

82 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

MenggunakanFasilitasReplicate
Ada 9 buah garis tegak yang harus digambarkan, Anda dapat mengulang langkah nomor 4
sebanyak 8 kali lagi atau menggunakan fasilitas Replicate yang disediakan SAP2000. Berikut
panduanmenggunakanfasilitasReplicate.

1. KliktombolSetSelectMode danpilihbatangvertikal.
2. KlikmenuEdit>ReplicateuntukmenampilkankotakdialogReplicate.
3. Isi nilai dx dengan 2 (m) dan nilai number dengan 8 (buah), dan klik tombol OK maka
akanterbentuk8batangvertikalbaruhasilReplicate.

Gambar1.19KotakdialogReplicate


Memilihobjekuntuktrim

MenggunakanFasilitasTrim
Trim digunakan untuk memotong objek yang dibatasi oleh objek yang lain. Sebagai contoh,
objekbatangverticalyangbarusajakitagambarkanakankitapotongsebatasgarismiringyang
Modul SAP2000 v11 83

telahadasebelumnya.Kitabiasmenggunakanfasilitastrimdenganmemilihobjekyangakandi
trimdanbagianyangterpotong(titiknyaharusaktif).

1. Gunakan crossing untuk memilih batang atas dan semua batang vertical. Jika seleksi
benar,akantampilpesan di sudut kiri bawah (8 titik paling
atas kecuali yang paling tinggi dan 10 frame 2 frame atas + 8 frame vertical kecuali
yangpalingtinggi).


HasilPemilihanobjekuntukTrim

2. Kik menu Edit > Edit Lines > Trim/Extend Frames untuk menampilkan kotak dialog
Trim/ExtendSelectedFrames.

MelaksanakanTrim

3. PatikanTrimFramesaktif,kemudiankliktombolOK,makasemuabatangverticalakan
dipotong pada perpotongan dengan batang atas (yang terpotong yang titiknya
terseleksi).


HasilTrim

4. Lengkapi gambar dengan batang diagonal menggunakan tombol Draw Frame/Cable


Element .

84 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

4.1.4 DivideFrames
Tiga elemen batang atas dan bawah yang digambarkan pertama kali perlu dibagi agar terjadi
konekso dengan elemen batang vertical dan diagonal yang digambar belakangan. Berikut ini
caramenggunakanperintahDivideFrames.

1. TekanCtrl+Auntukmemilihsemuaobjekbatang.
2. Klik menu Edit > Edit Lines > Divide Frames untuk menampilkan kotak dialog Divide
SelectedFrames.

MenudankotakdialogDivideFrames

3. KlikpilihanBreakatintersectionswithselectedFramesandJointsdankliktombolOK,
makasekarangterdapat31elemenbatangpenyusunmodelstrukturtruss.

4.2 MemilihProfil
Untuk kemudahan dan menghindari kesalahan pemasangan (tertukar), dalam praktek, luasan
profilbisadisamakanataupalingtidakdibuattidakterlalubanyakmacamnya,Untukkeperluan
belajar,berikutdiberikanalternatifyangcukupbanyakuntukdipilih(cukup13macam).

Modul SAP2000 v11 85

4.2.1 MendefinisikanDimensiPenampangProfil
SalahsatukelebihanSAP2000adalahkemampuannyauntukmemilihprofilyangpalingefisien
dengan auto selectnya. Misalnya tersedia plat setebal 8 mm untuk menyambung dobel siku
dan9macamprofildengandatasebagaiberikut.

NamaProfil t3 t2 tf=tw dist


45.45.5 45 98 5 8
45.45.7 45 98 7 8
50.50.5 50 108 5 8
50.50.6 50 108 6 8
50.50.7 50 108 7 8
50.50.9 50 108 9 8
60.60.6 60 128 6 8
70.70.7 70 148 7 8
70.70.8 70 148 8 8

Daftarukuranpenampangprofil

Sebelum masuk pada tahap pendefinisian dimensi penampang, perlu kita definisikan terlebih
dahulumaterialstrukturyangakankitapakai.

1. Klik menu Define > Materials lalu pilih Add New Material atau Modify/Show
MaterialuntukmenampilkankotakdialogMaterialPropertyData.
2. Pada bagian Material Name ketikkan nama material yang diinginkan (di sini kita akan
menggunakanbaja,sehinggaketikkanSTEEL),lalupilihSteelpadaMaterialType.
3. Kemudia atur karakteristik bahan yang digunakan, misalnya berat jenis dan modulus
elastisitasbaja.
4. Klik tombol OK untuk kembali ke kotak dialog Define Material, lalu klik OK lagi untuk
menyelesaikanpendefinisianmaterial.

Contohpendefinisiandimensipenampang:
Ubahsatuandisudutkananbawahmenjadi agar satuan panjang berubah
menjadimm.

1. KlikmenuDefine>FrameSectionsuntukmenampilkankotakdialogFramesProperties.
86 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2. Untukmendefinisikanpenampangdobelsiku,klikAddNewPropertylalupilihDouble
Angle,pastikanSTEELaktifpadabagianFrameSectionPropertyType.

MemilihDoubleAngle

Modul SAP2000 v11 87

3. PadakotakDoubleAngleSection,ketik45.45.5padaSectionNameuntuknamaprofil
45.45.5.
4. PastikanSTEELaktifpadabagianMaterial.

Namadanukuranprofil45.45.5

5. PadabagianDimension,ketikt3=45mmtinggiprofil,t2=98(2x45+8)2tinggiprofil
+tebalplat,tf=5tebalprofil,tw=5tebalprofil,dis=8tebalplat.
6. KliktombolOK,makaprofil45.45.5telahmasukdalamdaftar.
7. Setelahselesaidengansatu profil,kitadapat gunakantombolAddCopyofProperty
untukprofilberikutnya.
8. Pastikan45.45.5terpilih/tersorot,kemudiankliktombolAddCopyofPropertyuntuk
menampilkankotakdialolgDoubleAngleSections.
9. Ketik nama dan dimensi profil sesuai dengan tersedianya bahan seperti terlihat pada
tableyangada.

88 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

AddCopyofPropertyuntukprofilsejenis

Profil45.45.7dan50.50.5


Modul SAP2000 v11 89

4.2.2 MembuatKelompokAutoSelect
Setelah kita mendefinisikan 9 macam profil, kita akan mendefinisikan AutoSelect yang terdiri
atas9profilyangada.

1. DarikotakdialogFramesProperties,klikAddNewPropertylalupilihAutoSelectList
untukmenampilkankotakdialogAutoSelectionSections.

MemilihAutoSelectList

2. Pada kotak dialog Auto Selection Sections, ketik PRATT pada bagian Auto Selection
Name.
3. Gulungscrollverticaldanklik45.45.5padaListofSectionsdisebelahkiri.
4. TekantombolSHIFTdikeyboard,danklik70.70.8atauitemterakhirdaridaftar.
5. Kliktombol makadaftaryangtersorotdisebelahkiri(ListofSections)akan
berpindahkesebelahkanan(AutoSelections).

ProsesAutoSelections(kiri)danhasilnya(kanan)
90 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

6. Klik tombol OK, maka PRATT akan masuk dalam daftar pada kotak dialog Frame
Properties.

DaftarAutoSelection(PRATT)

4.2.3 MengaplikasikanDataProfilkeModelStruktur
Setelahkelompokdataditetapkan,kitaharusmengaplikasikankemodelstrukturagarSAP2000
dapatmemprosessesuaidengandatayangkitatetapkan.

1. TekantombolCtrl+Adi
keyboard,ataukliktombol
SelectAlldikirilayar.
2. KlikmenuAssign>Frames>
FrameSectionsuntuk
menampilkankotakdialog
FrameProperties.
3. Pada kotak dialog Frame
Properties, pilih PRATT,
kemudian klik tombol OK,
maka di layar akan
ditampilkan model struktur
denganprofilPRATT.
MemilihPRATTuntukditampilkan

Modul SAP2000 v11 91


Daftarpenampangteraplikasi

Catatan:
PRATTterdiriatas9profilyangakandipiliholehSAP2000padasaatdesainstruktur.
Tombol Remove di kotak Auto Selection Sections berguna untuk menghapus data
tersorot(pindahkesebelahkiri).

4.2.4 MenambahkanDukungan
Model yang telah selesai kita gambar perlu ditambahkan dukungan sendiroll (ingat, kita
menggunakanpilihangridonly).


Penambahandukungansendirol

1. Pilihdengankliktitikkiribawahmodelyangdiberidukungansendi.
2. Klik menu Assign > Joint > Restraints untuk menampilkan kotak dialog Joint
Restraints.

92 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Gambar1.36Memilihdukungansendi

4.3 MenambahkanBeban
Bebanyangbekerjapadamodelstruktur2DTrussiniadalahbebantitikuangterdiriatasbeban
mati dan beban hidup atau beban manfaat. Nilai beban yang bekerja pada struktur sangat
mempengaruhi proses analisis dan desain struktur sehingga perlu diperhitungkan dengan
cermat.Sekadarcontohlatihan,modelstrukturakandiberibebanpada3titik,masingmasing
bebanmati1ton/titikdanbebanhidup2ton/titik.

4.3.1 MendefinisikanMacamBeban(LoadCase)
Ada 3 macam beban yang akan kita definisikan, yaitu beban mati termasuk beban sendiri,
bebanhidup,danbebanangin(tekan/hisap).

1. KlikmenuDefine>LoadCasesuntukmenampilkankotakdialogDefineLoads.
2. PadakotakDefineLoads,klikpadaLoadName,kemudianketikHIDUP.PilihLIVEpada
typedankliktombolAddNewLoadagartypeLIVEditambahkandidaftar.
3. KlikpadaLoadName,kemudianketikANGIN_KI(angindarikiri).PilihWINDpadatype
dankliktombolAddNewLoadagartypeWINDditambahkandidaftar.
4. Lakukansepertinomor3dengannamabebanANGIN_KA(angindarikanan).
5. Setelahdidapat4macambebanpadakotakdialogDefineLoad,kliktombolOK.

Modul SAP2000 v11 93

Menambahkanbebanhidup

Daftarbebanterdefinisi(DEADdanHIDUP)

Tambahanbebanangin
94 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

4.3.2 MendefinisikanKombinasiBebanRencana
SAP2000 menyediakan bermacam kode desain yang dipakai oleh beberapa negara. Di
Indonesia,kitamenggunakanSNI0317292000.KarenakodeinitidakdicantumkandiSAP2000,
makakitaakanmenggunakankodeyangpalingdekatdengankodetersebut,yaituLRFDAISC93.
Kitadapatmendefinisikankombinasibebansesuaidenganperaturanuntukkonstruksibajadi
Negara kita atau menggunakan kombinasi beban default yang diberikan SAP sesuai dengan
kodedesainyangkitapilih(dalamhaliniLRFDAISC93).

KombinasibebanyangdigunakanolehkodeLRFDAISC93adalah:

1.4DL(deadload/bebanmati)

1.2DL+1.6LL(liveload/bebanhidup)

1.2DL+0.5LL+1.3WL(windload/bebanangin)

0.9DL+1.3WL

Jika bentuk model struktur simetris, maka keempat macam kombinasi beban tersebut
didefinisikan secara default menjadi 6 kombinasi beban dengan nama DSTL1 hingga DSTL6
sebagaiberikut:

DSTL1 =1.4DL.

DSTL2 =1.2DL+1.6LL.

DSTL3 =1.2DL+0.5LL+1.3WL.

DSTL4 =1.2DL+0.5LL1.3WL.

DSTL5 =0.9DL+1.3WL.

DSTL6 =0.9DL1.3WL.

Karena model struktur tidak simetris, maka gaya akibat angina akan dibagi menjadi 2, yaitu
tekankiri+hisapkanandantekankana+hisapkirisehinggaterdapattambahan4macambeban
kombinasi(WLada2macam).

Modul SAP2000 v11 95

Mendefinisikankombinasibebanrencana

4.3.3 MenghitungBebanyangBekerja
MisalnyamodelstrukturPrattTrussyangsedangkitakerjakandirencanakanuntukkudakuda.
Kudakudaatapmenerima3macambebandasarberupabebanmati,bebanhidup,danbeban
anginberikutini.

1. Bagianataskudakuda(miring)
Bagian atas kudakuda atap menerima beban mati dan hidup searah dengan gravitasi
bumi atau Z. Beban mati berasal daripenutup genteng, gording, dan reng, sedang
bebanhidupberasaldaribebanmanusiaatauairhujan.
Selain beban mati dan beban hidup, bagian atas kudakuda juga menerima beban
angina dengan arah tegak lurus bidang miring atap dengan kombinasi tekan kiri +
hisapkananatausebaliknya(tekankanan+hisapkiri).
96 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2. Bagianbawahkudakuda(mendatar)
Bagian bawah atap hanya menerima beban mati dan hidup searah dengan gravitasi
bumi atau Z. Beban mati berasal dari berat langitlangit dan penggantungnya. Beban
hidupbisaberupabebanmanusiaataubaranglainnya.

BesarBeban:
BebanMati

Bagianatas :Gentengtermasukrengdanusuk:50kg/m2.

(6mx2.2mx50kg/m2=660kg)+gording700kg.

Bagianbawah:Langitlangittermasukrangkadanpenggantungnya.

(11+7)kg/m2=6x2x18220kg.

BebanHidup

Sebesar100kgpadatiaptitikjoint.

4.3.4 AplikasiBebanMatidanHiduppadaSAP2000
A. BagianAtas
1. Ubahsatuandisudutkananbawahmenjadi .
2. Kliksemuajointdibagianatas.
3. Klik menu Assign > Joint Loads > Forces untuk menampilkan kotak dialog Joint
Forces.
4. DikotakdialogJointForces,pastikanDEADaktifpadabagianLoadCaseName,dan
satuan(Units)gayayangaktifkgf.

Bebanmati700kgf
Modul SAP2000 v11 97

5. Ketik700padaForceGlobalZdankliktombolOK.


Bebanmatiteraplikasi

6. KliktombolGetPreviousSelection untukkembalimemilihtitikbagianatas.
7. KlikmenuAssign>JointLoads>Forces.
8. PilihHIDUP,kemudianketik100padaForceGlobalZdankliktombolOK.

BebanHidup100kgf

Bebanhidupteraplikasi
98 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Catatan:
Addtoexistingloads:Tambahkankebebanyangsudahpernahada.
Replaceexistingloads:Timpadatabebansebelumnya.
Deleteexistingloads:Hapusdatabebanyangada.

B. BagianBawah
1. Pilihsemuatitikdibawah.
2. KlikmenuAssign>JointLoads>Forces.
3. Ketik100padaForceGlobeZ.
4. KliktombolGetPreviousSelection untuk memilih kembali objek yang dipilih
sebelumnya.
5. KlikmenuAssign>JointLoads>Forces.

Bebanhidupuntukbagianbawah


Bebanhidupteraplikasi(atasbawah)


Modul SAP2000 v11 99

Gambar1.47BebanDEADbagianbawah

6. PilihDEAD,kemudianketik220padaForceGlobalZdankliktombolOK.

BebanDEADteraplikasi

4.3.5 AplikasiBebanAnginpadaSAP2000
Dihitung25kg/m2(Pasal4.2.PPI83)

Koefisientergantungkemiringan(pasal4.3.PPI83)

Tg=3/6 =28.64

Tg=3/10 =17.18

Tekankiri:koef. =0.02x28.640.4 =0.173

Tekankanan:koef. =0.02x17.180.4 =0.06

Hisap:koef. =0.44
100 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

Bebanangintekanki: 0.173x6x25 =25.92kg/m1.

Bebanangintekanka: 0.060x6x25 =8.46kg/m1.

Bebananginhisap: 0.4x6x25 =60kg/m1.

A. AnginTekanKiri+HisapKanan
Tekankiri
1. Pilih semua objek atas sebelah kiri kemudian klik menu Assign > Frame Loads >
DistributeduntukmenampilkankotakdialogFrameDistributedLoads.
2. Pada kotak dialog Frame Distributed Loads, pilih ANGIN_KI (angin dari kiri) pada
bagianLoadCaseNamedanpastikanUnitsdalamkgf,m,C.
3. PadabagianLoadTypeandDirection,pilihForcesdenganCoordSystem=Localdan
Direction=2.
4. PerhatikanbagianUniformLoad.Ketik25.92untukLoaddankliktombolOK,maka
bebanangin,meratasearahsumbulokal2sebesar25.92kg/m1akanditambahkan.

Gambar1.49Mengaplikasikanbebanangina


Modul SAP2000 v11 101


Bebanangintekankiri

HisapKanan

5. PilihsemuaobjekatassebelahkanankemudianklikmenuAssign>FrameLoads>
Distributed.
6. Pastikan parameter ANGIN_KI, (kgf, m, C), sumbu lokal 2 masih aktif dan ketik 60
untukLoaddibagianUniformLoad.

Gambar1.51Mengaplikasikanbebananginhisapkanan

7. KliktombolOK,makaanginhisapkanansebesar60kg/m1akanditambahkan.

102 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


Aplikasibebanangin(tekankiri+hisapkanan)

B. AnginTekanKanan+HisapKiri
1. Lakukan hal yang sama dengan Tekan kiri + hisap kanan. Kali ini angin tekan dari
kanandananginhisapdikiri(definisikanduluanginkanan).


Aplikasibebanangindarikanan(tekankanan+hisapkiri)

4.4 MemeriksaInputData
Hasilanalisis,sangattergantungpadaketepadakitadalammenginputdata.Semakinkompleks
model struktur dan/atau pembebanan yang bekerja pada model, maka semakin besar pula
kemungkinan kita salah memasukkan data. Untuk
menghindari kemungkinan salah input data, ada baiknya
inputdatayangtelahdilakukandiperiksalagi.

4.4.1 MemeriksaBebanMati(Terpusat)

Memeriksabebanmatiterpusat

1. KlikmenuDisplay>ShowLoadAssigns>JointuntukmenampilkankitakdialogShow
JointLoads.
Modul SAP2000 v11 103

2. Pilih DEAD dan klik tombol OK untuk menampilkan gambar diagram beban terpusat
akibatbebanmati.


Diagrambebanmatiterpusat

4.4.2 MemeriksaBebanHidup(Terpusat)

Memeriksabebanhidupterpusat

1. KlikmenuDisplay>ShowLoadAssigns>JointuntukmenampilkankotakdialogShow
JointLoads.
2. Pilih HIDUP dan klik tombol OK untuk menampilkan diagram beban terpusat akibat
bebanhidup.


Diagrambebanhidupterpusat
104 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

4.4.3 MemeriksaBebanAngindariKiri

Memeriksabebananginakiri

1. Klik menu Display > Show Load Assigns > Frame/Cable/Tendon untuk menampilkan
kotakdialogShowFrameLoads.
2. Pilih ANGIN dan klik tombol OK untuk menampilkan gambar diagram beban merata
akibatbebanangindarikiri.


Diagrambebananginkiri(tekankiri+hisapkanan)

4.4.4 MemeriksaBebanAngindariKanan

Memeriksabebananginkanan
Modul SAP2000 v11 105

1. Klik menu Display > Show Load Assigns > Frame/Cable/Tendon untuk menampilkan
kotakdialogShowFrameLoads.
2. PilihANGIN_KAdankliktombolOKuntukmenampilkangambardiagrambebanmerata
akibatbebanangindarikanan.


Diagrambebananginkanan(tekankanan+hisapkiri)

4.5 AnalisisStruktur
Prosesanalisisadalahprosesuntukmengetahuigayadalam,sepertimomen,normal,geser,dan
lainlain,sertalendutanyangtimbul.

1. Klik menu Analyze > Set Analysis Options untuk menampilkan kotak dialog Analysis
Options.
2. PilihdenganklikPlaneFrameXZPlane(2DpadabidangXZ)danhilangkantandacek
pada .
3. KliktombolOKuntukmenutupkotakdialogAnalysisOptions.

Gambar1.62MemilihPlaneFrameXZPlane
106 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

4. KlikmenuAnalyze>RunAnalysisataukliktombolRunAnalysis atau tekan tombol


F5untukmenampilkankotakdialogSetAnalysistoRun.
5. KlikMODALagardisorot,kemudiankliktombolRun/DoNotRunCase,sehinggaAction
RundiubahmenjadiDoNotRun.

Gambar1.63Memilihmodaluntukdinonaktifkan

6. KliktombolRunNowdansimpanfiledengannamaPratt.

Gambar1.64Memulaiprosesanalisis

7. KliktombolSavemakaSAP2000akanmemulaiprosesanalisis.Tunggusebentar,proses
analisissedangberlangsung.
8. SetelahprosesanalisisselesaidanmunculpesanAnalysisComplete,periksapesanyang
muncul,apakahadapesankesalahan.
9. Jikasudahselesaidiperiksa,kliktombolOK,makaSAP2000akanmenampilkanbentuk
terdeformasistruktur.
10. Ubahsatuanpanjangmenjadimmdantempatkanpointerpadajointdengandeformasi
yangpalingbesaruntukmelihatnilaideformasinya.

Modul SAP2000 v11 107

AnalysisMonitor


Strukturterdeformasidanlendutanyangditimbulkan

Ternyatadeformasistrukturyangtimbulakibatanalisisstruktursangattidakideal(pemahaman
ideal/tidak hanya bisa dilakukan jika Anda punya dasar yang cukup mengenai ilmu teknik).
Karenamodeltidakideal,kitaperlumengubahmodelyangada.

1. Gunakan crossing untuk memilih 2 elemen batang di kiri atas seperti gambar a dan
tekantombolDeletedikeyboardsehinggaelementerpilihterhapus(b).
2. Lakukanhalyangsamauntukelemenbatangdikananatas.
3. KliktombolDrawFrame/CableElement dan pastikan PRATT aktif pada bagian
SectiondikotakdialogPropertiesofObject.

108 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


Menghapuselemenstrukturkiri


Menghapuselemenstrukturkanan


MemilihSectionPRATT

4. Gambarkansebuahelemenbatanguntukmengganti2elemenbatangyangterhapus(di
kiridandikanan),sehinggamodelstrukturberubahsepertitampildigambarcontoh.


Modelstrukturyangbaru

5. Lakukan analisis ulang dan perhatikan hasilnya (deformasi struktur lebih ideal dan
lendutanjauhberkurang).
Modul SAP2000 v11 109


Bentukdeformasiyangbaru

4.5.1 MenampilkanHasilAnalisis
Bentuk terdeformasi tentunya merupakan salah satu hasil analisis yang berguna, antara lain
mengetahui lendutan maksimum akibat beban untuk dibandingkan dengan lendutan izinnya.
Hasil analisis yang lain, misalnya reaksi perletakan dan tegangan yang bekerja pada elemen
modelstruktur.

A. DeformasiAkibatBebanAngin
1. TekantombolF6untukmenampilkankotakdialogDeformedShapedanpilihANGIN
untuk menampilkan bentuk terdeformasi akibat beban angina (tekan kiri + hisap
kanan).

Memilihdeformasiakibatangin(darikiri)


110 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


Deformasiakibatanginkiri

2. Tampilkan juga bentuk terdeformasi akibat angin dari arah kanan (tekan kanan +
hisapkiri).


Deformasiakibatanginkanan

B. ReaksiPerletakan

Gambar1.75MenampilkankotakdialogJointReactionForces

1. Klik menu Display > Show Forces/Stresses > Joints atau klik segitiga drop down
kecilpadatombolShowForces/Stressesdan pilih Joints untuk menampilkan
kotakdialogJointReactionForces.

Modul SAP2000 v11 111

MemilihbebankombinasiDSTL1

2. Pilihjenispembebanan(Case/ComboName)dibagianCase/Combo.
3. AktifkantandecekpadakotakShowasArrowsjikamenghendakiarahpanahreaksi
perletakanditampilkan.
4. KliktombolOKuntukmenampilkanreaksiperletakan.

ReaksiperletakanakibatkombinasibebanDSTL1

C. DiagramTegangan
Diagramtegangandiperlukanuntukmengetahuitegangansetelahprosesanalisis.Untuk
menampilkandiagramtegangan,ikutilangkahberikut.








MenampilkankotakdialogMemberForcesDiagramforFrames
112 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

1. Klik menu Display Show Forces/Stresses > Frame/Cables atau klik segitiga drop
downdikanantombolShowForces/Stresses dan klik Frame/Cables untuk
menampilkankotakdialogMemberForcesDiagramforFrames.

Gambar1.79MemilihAxialForceakibatDSTL1

2. KlikAxialForceuntukmenampilkangayaaksial.
3. GunakanskalaotomatisyangdisediakanSAP2000padascaling.
4. Perhatikan bagian Options. Beri tanda cek pada Fill Diagram agar diagram yang
ditampilkanmemilikibentukisian(merah/kuning).
5. KliktombolOKuntukmenampilkandiagram.
6. Perhatikandiagramyangditampilkan.Merahadalahgayatekandankuningadalah
gayatarik.

DiagramgayaaksialakibatkombinasibebanDSTL1

7. KliktombolShowForces/Stresses dan hilangkan tanda cek pada Fill Diagram


dan beri tanda cek pada kotak Show Values on Diagram (ulangi langkah 25
sebelumnya).

Modul SAP2000 v11 113

MemilihShowValuesinDiagram

8. KliktombolOKuntukmenampilkandiagrambesertanilainya.


Diagramgayaaksialbesertanilainya

4.6 DesainStruktur
Dalammendesaistruktur,selaludidasrkanpadabebanrencana.Bebanrencanadalamkasusini
ada10DSTL1hinggaDSTL10.SAP2000akanmenghitungsemuajenisbebandanmenawarkan
profilyangpalingekonomisakibatbebanyangpalingkritis.

Di samping jumlah beban yang beragam, pilihan jenis profil pun juga beragam (AutoSelect)
sehinggakitaakanmelakukanprosesanalisisbeberapakalisampaiprofilyangdigunakanuntuk
prosesanalisisdanprosesdesainadalahprofilyangsama.

1. KlikmenuDesign>SteelFrameDesign>StartDesign/CheckofStructure.


Hasildesainawal
114 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2. SAP2000 akan melakukan proses desain dan menampilkan penampang profil terpilih
besertakisaran diagramteganganyangtimbul(ditampilkandalamwarnaberbedadan
tidakbolehadayangmerah/>1).
3. Klik menu Design > Steel Frame Design > Verify Analysis vs Design Section untuk
memeriksaapakahprofilyangdigunakanuntukprosesanalisisdandesainsudahsesuai.
Ternyatamasihadaprofilyangberbedadalamprosesanalisisdanprosesdesain.






Informasikesesuaiansectionuntukanalisisdandesain

4. Lakukanprosesanalisis(RunAnalysis)danprosesDesain(Design>SteelFrameDesign>
StartDesign/CheckofStructure).
5. PeriksakembalimenggunakanmenuDesign>SteelFrameDesign>VerifyAnalysisvs
DesignSectionsetiapkaliselesaimelakukanprosesanalisisdandesain.

Sectionuntukanalisisdandesainsudahsesuai

6. Lakukan proses tersebut beberapa kali hingga muncul pesan Profil yang digunakan
untukprosesanalisisdandesainsudahsesuaisepertigambardiatas.
7. KlikmenuDesign>SteelFrameDesign>VerifyAllMemberPasseduntukmemeriksa
apakahadaelemenstrukturyangtidakmemenuhisyarat.

Modul SAP2000 v11 115

Pemeriksaansectionyangmemenuhisyarat

8. Ternyata masih ada 2 profil yang tidak memenuhi syarat. Klik tombol Yes untuk
menampilkan2profilyangtidakmemenuhisyarattersebut.
9. Klik kanan dan pilih Show Selection Only untuk menampilkan profil yang tidak
memenuhisyarattersebut.

`Diagrampenampangyangtidakmemenuhisyarat

10. KlikkanandanpilihShowAlluntukkembalimenampilkansemuaelemenstruktur.
11. Lakukan perbaikan seperlunya, karena hasil dari praktek yang Anda lakukan sangat
mungkintidakpersissamadenganyangdisajikandibuku.KemampuanAndamelakukan
judgementyangdidasaipemahamanteknismenjadisangatmenentukan.Penulistidak
bertanggung jawab jika Anda melakukan kesalahan dalam mengaplikasikan program
SAP2000untukpekerjaanAnda.
116 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

5. Konstruksi Beton 3D
5.1ModelRukoSatuPetak
Pada umumnya, ruko terdiri atas beberapa petak dengan bentuk yang seragam. Dari
sudut pandang struktur konstruksi, apakah ada perbedaan desain struktur pada ruko yang
hanya terdiri atas satu petak dengan ruko banyak petak? Kita akan pelajari bersama.
Sebelumnya,marikitaubahsatuanyangdigunakandengansatuanyanglebihumumdigunakan
diIndonesiadanmenggambarkanmodelnya.

5.1.1Gambarmodelstuktur

1. Ubahsatuanmenjadi .
2. Klik menu File > New Model atau klik tombol New Model atau Ctrl + N untuk
membuatmodelbaru.

3. PadabagianSelectTemplate,pilih 3DFrames,sehinggaditampilkanjendela3D
Frames
4. PastikanOpenFrameBuildingterpilih,kemudian,isikandatapadaOpenFrameBuilding
Dimension dengan data berikut: Number of Stories (jumlah tingkat) = 4 (bh), Story
Height(tinggitingkat)=3(m),NumberofBays,X(jumlahbentangarahX)=1(bh),Bay
Width,X(lebarbentangarahX)=5(m),NumberofBays,Y(lebarbentangarahY)=4
(bh),danBayWidth,Y(lebarbentangarahY)=a(m).


5.1.2MenentukansectionpropertiesKolom
Modul SAP2000 v11 117

Properties adalah sifatsifat yang melekat pada objek atau frame, sementara Section
Properties antara lain berupa dimensi penampang balok (beams) dan kolom (columns). Kita
akan menentukan penampang dan bahan yang digunakan dalam model struktur 3D frames
sebagaiberikut.
1. Pada Section Properties , Klik + disebelah kanan untuk menampilkan jendela Frame
Properties


2. PilihAddNewPropertypadajendelaFrameProperties


3. Pilih type (jenis) property yang akan digunakan. Dalam hal ini kita menggunakan
concrete(beton)


4. Pilih salah satu pilihan penampang beton ( Concrete Section ). Misalnya bentuk
rectangle(Kotakpersegipanjang)


5. PadajendelaRectangularSection,ketikK15x30untuknamapenampangkolomdengan
dimensil5cmx30cm.
118 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

6. PadabagianDimensions,ketiknilaiDepth(t3)dengan0.30(m)danWidth(t2)dengan
0.15(m).


7. KliktombolConcreteReinforcementuntukmengaturpenulanganbeton.


8. PadabagianDesignType,pastikankolomterpilihdankliktombolOK,makajendela
ReinforcementdataakanditutupdankembalikejendelaRectangularSection.
9. KlikOKuntukmenutupjendelaRectangularSection.


10. PerhatikanbahwadaftarpadajendelaFramePropertiesyangsemulakosong,kinitelah
berisisebuahpropertyK15x30.KliktombolAddCopyofPropertyuntukmenambah
daftarpropertydenganyangsejenisdengancaramenyalin.
Modul SAP2000 v11 119

Catatan:
Pilihan Add Copy of Property berarti menggunakan penampang sama dengan
penampangterpilih(dalamhalinipenampangrectanglesepertipenampangK15x30).


1. KetikK25x25padaSectionNamedan0.25(m)dimensions(depthmaupunwidth),dan
kliktombolOK.


2. UlangidenganK30x30untukkolomdengandimensi30cmx30cmdanK40x40untuk
kolomdengandimensi40cmx40cm.

Catatan:
Dengancaratersebut,kitatelahmemiliki4macamPenampangkolomdengandimensi
yangberbeda(bahannyasama).Tidaksemuakolomyangadaharusdigunakan.Jika
memungkinkan,cukupgunakansatujeniskolomsaja.
120 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

5.1.3PropertyBalok(Beams)
Setelahmenentukan4jeniskolom,kitajugaperlumenentukanpalingtidaksatujenis
balok.
1. KlikaddCopyofProperty
2. PadaSectionName,ketikB20x20untukbalokdengandimensi20cmx50cm.Ketik0.5
dan0.2padabagianDimensions


3. KliktombolConcreteReinforcement,untukmengaturpenulanganbalok


4. PilihBeampadaDesignTypekemudianklikOK.
5. Ulangibeberapakaliuntukmenentukandimensilainsesuairancangananda
6. Kembalidijendela3DFrames,pilihsalahsatubalokdansalahsatukolompadabagian
SectionProperties(misalnyakitagunakanB20x40untukbeams,danK25x25untuk
kolom)sebagaipropertyyangakankitagunakanpadamodelstruktur.
Modul SAP2000 v11 121


7. KlikOK,modelakanditampilkandalam2jendela2Ddan3D.

122 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

5.2MengeditGambarStandart
Gambarmodelstrukturyangtelahkitabuatsejauhiniadalahgarmbarstandardengan
jarakgridyangseragam.Karenatidaksemuadesainmemilikijarakgarisgridseragam,makakita
perlumengeditgambar.
1. KlikgandagriduntukmenampilkanjendelaDefineGridData


2. Perhatikangambarpreviewdikananatasjendelainisebelumdiganti.PadabagianY
GridData,gantinilai8dengan6danperhatikanperubahanyangterjadipadajendela
preview,(Klikgandanilai8danketik6agardatadiganti.)

Catatan:
Selainklikdengancarapadagarisgrid,editinggridbisadilakukandengancara:
KlikkanandanpilihEditGridDatauntukmenampilkanjendelaCoordinate/GridSystem.


3. PadabagianZGridData,klikgandanilai0danketik0.5agardata0digantidengan0.5
Modul SAP2000 v11 123

4. BeritandacekpadaGluetoGridLinesagarelementstukturmengikutiperubahanyang
terjadipadagarisgrid.
5. KlikOK,makagarisgridbesertaelemenstrukturtelahberganti.


5.2.1MenambahArea
Dalamcontohini,areaberupaplatlantaidilantai1,2dan3.Masingmasingarea
memiliki4buahplatareayangterdiriatas3macamplatarea.
A. MenambahGarisGrid
Sebelummenggambararea,kitaakanbuatsebuahgarisgridbaruuntuklubangtangga.
MisalnyakitaakanmembuattanggaletterLdenganlebar1.25mdjbagianbelakang
sehinggakitamembutuhkanlubangtanggaselebar1.25m.
1. KlikgandagarisgriduntukmenampilkanjendelaDefineGridData
2. Klikgandapadaselberikutsehinggahasilnyaseperticontoh(Primary,Show,Start)


3. PadabagianXGriddata,tambahkan1buahgarisgrid(XT=1.25).
4. KlikOK,makagridbaruakanditambahkanpadamodelstukturAnda.





124 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

B. MendefinisikanArea
SAPmenyediakanareasectiondefaultdengannamaareasection(disingkatasec1).
Andadapatmenggunakanareasectioninidenganmenyesuaikanketebalannya,atau
mendefinisikanareasectionbaru.
1. KlikDefine>AreaScetionsuntukmenampilkanjendelaAreaSections


2. PadajendelaAreaSections,kliktombolAddNewSectionsuntukmenampilkanjendela
ShellSectionData.


3. Berinamaplat12padasectionName,dangantinilaiMembranedanBendingpada
bagianThicknessdengan0.12(m),laluklikOK.

C. MenggambarArea
1. KliktombolXYagarSAP2000menampilkanPlaneView
2. KliktombolMoveUp/DowninList hinggapadaposisiXYPlane@Z=9


Modul SAP2000 v11 125

3. KlikTombolDrawRectangularAreaElement untukmenggambarareadenganklik
titiktitikdiagonalnya.



4. KlikdititikX1Y5dantitikXTY4untukmenggambarareapertama.
5. KlikdititikX1Y4dantitikX2Y3untukmenggambarareakedua.
6. KlikdititikX1Y3dantitikX2Y2untukmenggambarareaketiga.
7. KlikdititikX1Y2dantitikX2Y1untukmenggambarareakeempat.

5.3Beban
Bebanyangbekerjapadamodelstrukturadalahbebantetapyangterdiriatas2macambeban.
1. Bebanbekerjapadaplat(bisaplat,spesidankeramik,penggantung+langitlangit).
Bebanininantinyaditeruskankebalok,kolomdanpondasi.
2. Bebanbalokberupadinding.Bebaninijugaditeruskankekolomdanpondasi.

5.3.1BebanPlat
Beratsendiriarea/platsudahdihitungsecaraotomatisolehSAP2000sehinggakita
tinggalmenambahkanbebanmatiakibat(spesi/adukan,keramikdanpenggantung/langit
langit.Bebanmatidihitungsebesar150kg/m2sementarabebanhidupditetapkansebesar250
kg/m2.
1. TekantombolCTRL+Auntukmemilihsemuaobjek.

126 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


2. KlikmenuAssign>AreaLoads>Uniform(Shell)
3. PastikanDeadAktifdenganunitTon,M,Ckemudianketiknilai0.150(ton/m2)danklik
OK


4. Kliktanda+disebelahkiriDeaduntukmenambahkanjenisbebanyangbelum
terdefenisikan.


5. Ketikhidup,kemudianpilihtypeLIVE,dankliktombolAddNewLoad.
6. KlikOK,makajendelaAreaUniformLoadsakanditampilkankembali.
Modul SAP2000 v11 127

7. KlikbebanDeaduntukmenampilkanpilihandanpilihhidup.


8. Ketiknilai0.250(ton/m2),kemudianklikok

5.3.2BebanDinding
Dindingadalahsalahsatubebanyangpalingbesar.Beratdindingmencapai250kg/m2
atausebesar750kg/m3untukdindingsetinggi3m.Bebanpalingkritisadalahbebanyang
melayangdiatasplatdanbalokanak.Bebandindingyangditahanbalokyangditumpukolom,
terlebihyangmenerus,relatiflebihstabil.Khususuntukdindingyangmenerus,bebandinding
sebetulnyaditeruskanketanahsehinggapalingaman.Meskidemikian,balokharustetap
didesainuntukkuatmenahanbebandindinggunamenjagajikadindingbagianbawah
dihilangkan(dibongkar).
Berikutaplikasiberatsebesar750kg/m3padabalokkelilingbagianluar(yang
merupakanbalokutama).
1. KliktombolSetXYView,KemudiankliktombolPerspectiveToogle


2. TekantombolCTRL+EuntukmenampilkanjendelaDisplayOptionForActiveWindow.
128 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


3. PadabagianAreas,beritandacekpadaNotinViewagarareatidakditampilkandanklik
OK


4. KlikmenuView>SetLimitsuntukmembatasipandangan.


5. PadabagianSetZAxisLimits,ubahnilaiMaxmenjadi9kemudianklikOK.

Modul SAP2000 v11 129


6. Jaringdarikirikekanan(windowing)bagianbaloksebelahluar.


7. KlikmenuAssign>FrameLoads>Distributed.


8. PadabagianUniformLoad,ketiknilai0.750,klikOK.

130 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

5.3.3CekBeban


1. KlikmenuDisplay>ShowLoadAssigns>Frame/Cable/Tendonuntukmemeriksabeban
yangbekerjapadaframe.


2. KlikmenuOptions>Preferences>Dimensions/Tolerances.


3. Ubanilaiminimummenjadilebihbesaragarcukupjelasterlihat.
4. KlikmenuDisplay>ShowLoadAssigns>Areauntukmemeriksabebanyangbekerjadi
area.


Modul SAP2000 v11 131

5. KlikmenuDisplay>ShowMiscAssigns>Frame/Cable/Tendonuntukmenampilkan
propertyframeteraplikasi.
6. KlikmenuDisplay>ShowMiscArea>Areauntukmenampilkanpropertyarea
teraplikasi

5.3.4MenggunakanReplicateuntukMenggambarAreaLain
Setelahselesaimenggambarareadisalahsatuelevasi(dalamcontohpadalantai
3/elevasi9),kitadapatmenggunakancarayangsamauntukmenggambarareapadalantai2
dan3ataumenggunakanfasilitasReplicate,KelebihanReplicateadalahhasilpenggandaanakan
memilikisifatsepertiobjeksumbersehinggaplatyangtelahdiberibebanakandigandakan
besertabebannya.
1. Pilihdenganklikkeempatareayangakandireplicate,sehinggamunculpesan

2. KlikmenuEdit>Replicateatautekantombolctrl+R


3. PastikantabLinearaktif,kemudianketiknilai3(kebawah3meter)padadzdibagian
incrementsdan2padaNumberdibagianIncrementData.


4. KlikOK,maka2buahareaakanditambahkandenganselisihelevasi3meterkebawah
(z=6danz=3)
132 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


5. Klik3balokmelintangpadaY=4,0,dan4kemudiankliktombolDeletedikeyboard
untukmengapusbaloktersebut.

5.4MenggunakanProsesAnalisis
Jikasemuadatasudadimasukkandenganbenar,kitabisamelakukanprosesanalisisuntuk
mengetauigayadalamyangbekerjapadastuktur,baikakibatbebanmatiataubebanhidup.
1. KlikmenuAnalyze>RunAnalysisatautekanF5dikeyboard.


2. Nonaktifkanmodaldengan
memilihdankliktombol
Run/DoNotRunCase


3. KliktombolRunNowuntukmulaimelaksanakananalisis.
Modul SAP2000 v11 133


4. Periksajendelaanalisisapakahadapesankesalahan.
5. KlikOKuntukmenutupjendelaanalisis,makaSAP2000akanmenampilkanbentuk
terdeformasiakibatbebanmati/dead.


6. Bawapointerkesalahsatutitiknodaluntukmengetahuinilailendutandititiktersebut.
7. KliktombolShowDeformedShape(F6)danpilihhidupuntukmenampilkanbentuk
terdeformasiakibatbebanhidup.
134 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


8. KlikLogo danpilihFrames/Cablesuntukmelihatgayadalam.





Modul SAP2000 v11 135


Gayanormal,gayalintangdanmomen

5.5DesainStuktur
Analisisstrukturbergunauntukmengetahuigayadalamyangbekerjapadamodel
struktur(bidangM,N,D,puntir,lendutandansebagainya)akibatgayaluar(dalamhalini
berupabeban).Karenakitatidakmendefinisikanbebankombinasi,makagayadalamyang
munculadalahgayadalamakibatbebanmati(DEAD)danbebanhidup(LIVE).

5.5.1MemilihBebanKombinasi
SAP2000menyediakanbebankombinasidefaultdengannamaDCON1(1,4D)danDCON2(1.2D
+1.6L).Andadapatmemilihsatuatauduadaribebankombinasitersebut.


1. KlikmenuDesign>ConreteFrameDesign>SelectDesignCombosuntukmenampilkan
jendelaDesignLoadCombinationSelection.
136 Pelayanan Komputer Teknik Sipil


2. DesignCombosyangakandigunakanberadadikotaksebelahkanan.Pilihsalahsatu
(misalnyaDCON1),kemudiankliktombolShowuntukmenampilkanrinciandariDCON1


3. KlikOKuntukmenutupjendelaResponseCombinationDatayangberisiDCON1.
4. Jikaandatidakmembutuhkancomboini,kliktombolRemoveuntukmemindahkan
DCON1kedaftardikirisehinggatidakikutdiprosesnantinya.
5. PilihDCON2danklikShowuntukmenampilkanrincianbebankombinasiDCON2.

5.5.2MenyesuaikanFaktorReduksi
Selain didesain menggunakan beban kombinasi dengan factor beban tertentu, desain
struktur beton juga harus memperhitungkan pengurangan/ reduksi kekuatan bahan. Faktor
reduksikekuataninimisalnyagunamemperhitungkanpengurangankekuatanbetondibanding
dengan kekuatan rencana akibat pelaksanaan yang kurang baik. Pengurangan kekuatan baja
akibat pemasangan yang kurang sesuai, dan akibat "korupsi" atau diameter "banci". Dengan
memperhatikan beberapa hal yang menyebabkan timbulnya pengurangan kekuatan, maka
wajarjikauntuknegaraberkembang,pengurangankekuatanlebihbesardarinegaramajuyang
perangkathukummaupunetoskerjanyalebihbaik.
1. KlikmenuOptions>Preferences>ConreteFrameDesignuntukmenampilkanjendela
ConcreteFrameDesignPreferences.

Modul SAP2000 v11 137


2. Pilih peraturan yang digunakan sebagai acuan/referensi desain pada Design Code
(Defaultdarisap2000ver.11menggunakanACI31805/IBC2003).


3. GantinilaiPhi(tensionControled)dengan0.8danPhi(Shearand/orTorsion)dengan0.6


4. KlikOKuntukmenutupjendelaConcreteFrameDesignPreferences.

5.5.3MelaksanakanProsesDesain
Setelah design combo ditetapkan, Anda dapat melaksanakan Proses desain yang akan
menghasilkanpenulanganlentur,geser,danbeberapainformasiyangberkenaandengandesain
struktur.
1. Klik menu Conrete Frame Design > Start Design/Check of Stucture untuk memulai
prosesdesain


2. Setelahbeberapasaat,SAP2000akanmenampilkankebutuhantulanganlentur.
138 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

3. Ubah satuan panjang menjadi cm agar kebutuhan tulangan lentur lebih muda dibaca
dandipahami.Tulangankolommisalnyamembutuhkan6.25cm2tulanganlenturatau1
%dariluastulanganpenampangkolom25x25.


4. Klik Menu Concrete Frame Design > Verity Analisys Vs Design Section untuk
memastikan bahwa penampang yang digunakan untuk proses analisis sama dengan
yangdigunakanuntukprosesdesain.


5. Jika belum muncul keterangan yang memastikan bahwa penampang yang digunakan
untuk proses analisis sama dengan yang digunakan seperti gambar diatas, anda harus
mengulangprosesanalisisdandesainsampaipesantersebutmuncul.
Modul SAP2000 v11 139


6. KlikmenuConcreteFrameDesign>verityAllMemberPasseduntukmemeriksaapakah
semuaelementstukturyangdigunakantelahmemenuhisyarat


7. Sap2000akanmenampilkanelementstukturyangtidak/belummemenuhisyarat.
8. KlikYes,untukmemilihelemenyangdimaksud
9. Klikkanan,kemudianShowSelectionOnlyjikahanyainginmenampilkanelementyang
dipilih.
10. Ubah penampang yang belum memenuhi syarat dengan penampang lain yang lebih
memenuhisyarat

5.5.4MenampilkanHasilDesainGeserdanTulangan
Dalamstukturbetonbertulang,tulanganlenturhanyasalahsatujenistulanganyang
diperlukan.Penulanganyanglainadalahpenulangangeser(berupabegel/sengkang)dan
penulanganpuntir.
Berikutcaramenampilkantulangangeser.
1. KlikmenuConreteFrameDesign>DisplayDesignInfo


140 Pelayanan Komputer Teknik Sipil

2. PastikanDesignOutputaktif,kemudianpilihShearReinforcing(tulangangeser),danklik
OK.


3. Pastikanandamenggunakansatuanpanjangcmataummagarhasilkebutuhantulangan
lebihmudahdibaca.
4. Jikaandamenggunakansatuanmmdansap2000menampilkandata0.65,berarti
kebutuhantulangangeseradalah0.65mm2/mmatau650mm2/1000.Luastulangan
sengkangdengandiameter8mmdanjarak150mmadalah670mm.