Anda di halaman 1dari 4

Tugas 1

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN OSTEOARTRITIS LUTUT PADA LANSIA DI KELURAHAN


PUNCANGSAWIT

KECAMATAN JEBRES SURAKARTA

Masalah : Hasil penelitian tersebut ternyata sesuai dengan teori bahwa dengan berat badan
berlebih maka kerja sendi pun akan bertambah, terutama pada sendi sendi penopang
berat badan seperti sendi lutut

Desain penelitian

Jenis penelitian : analitik observasional dengan pendekatan studi Cross Sectional


Lokasi penelitian : Penelitian dilakukan di beberapa Posyandu Lansia di Kelurahan Puncang sawit
Kecamatan Jebres Surakarta.
Populasi sasaran : Pria dan wanita lansia yang mengalami osteoarthritis lutut dan mau menjalani
penelitian ini dengan sukarela.
Populasi sumber : Populasi sasaran yang berada di Posyandu posyandu di Kelurahan Puncang
sawit.
Teknik sampling : Random sampling

1. IdentifikasiVariabel
Variable bebas : obesitas yang dinilai dengan IMT (Indeks MasaTubuh)
Variabel terikat : Osteoarthritis Lutut

2. Definisi Operasional
Obesitas
Definisi : kelebihan berat badan sehingga proporsinya tidak
seimbang dengan tinggi badan. Obesitas dapat diukur
dengan IMT. IMT adalah indikator status Gizi subyek
penelitian untuk mengetahui derajat kegemukan dengan
rumus sebagai berikut :

BeratBadan (Kg)
IMT : ---------------------------------------------------
Tinggi Badan (m) X Tinggi Badan (m)

Alat Ukur : TimbanganBeratbadanmerk Camry dengan ketelitian 0,1 kg dan alat pengukur
tinggi badan merk microtoise GEA dengan ketelitian 0,1 cm

Skala : Kategorikal
OsteoartritisLutut
Definis : Banyaknya jumlah penderita Osteoartritis lutut dengan kriteria
yang sudah dibatasi pada kuesioner
Alat ukur : Kuesioner
Skala : Kategorikal

3. Pengelolahan Data
Dengan cara dating ke posyandu posyandu lansia, kemudian wawancara
berdasarkan pernyataan yang terdapat pada kuesioner dan melakukan pengukuran tinggi
badan serta berat badan.

Tugas 2

1. Jelaskan pengertian Odds Ratio (OR) ?


Jawaban :Odds Ratio adalah ukuran asosiasi paparan (factor risiko) dengan kejadian
penyakit, dihitung dari angka kejadian penyakit pada kelompok berisiko (terpapar factor
risiko) dibandingkan kejadian penyakit pada kelompok yang tidak berisiko (tidak terpapar
factor risiko).
2. Jelaskan pengertian Prevalensi?
Jawaban :Prevalensi adalah bagian dari studi epidemiologi yang membawa pengertian jumlah
orang dalam populasi yang mengalami penyakit, gangguan atau kondisi tertentu pada suatu
tempoh waktu dihubungkan dengan besar populasi darimana kasus itu berasal
3. Jelaskan pengertian Rasio risk ?
Jawaban :Rasio risk adalah perbandingan resiko suatu kejadian (penyakit, cedera,
factor resiko, atau kematian) yang ada pada satu grub dengan resiko yang ada pada
grub lain
TUGAS

METODOLOGI PENELITIAN

Di susunoleh

Nama : PutriAprianti

NIM : K1A1 13 076

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2016