Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SDN Tanjungsari


Kelas : IV / 1
Tema : 1. Indahnya kebersamaan
Subtema : 1. Keberagaman Budaya Bangsaku
Pembelajaran :5
Fokus Pembejaran : IPS, Matematika, SBDP
Alokasi waktu : 4 x 30 menit (4 JP)

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga.
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa
ingin tahu tentang dirinya, makhluk hidup ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-
benda yang dijumpainya dirumah, di sekolah, dan tempat bermain.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

IPS
3.2 Memahami keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis dan agama di provinsi setempat
sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2 Menceritakan keragaman sosial, ekonomi, budaya,etnis dan agama di provinsi setempat
sebagai identitas bangsa Indonesia

3.2.2 Menjelaskan keragaman sosial dan budaya provinsi setempat sebagai identitas bangsa
Indonesia secara tertulis dan lisan.
4.2.2 Menyajikan keragaman sosial dan budaya provinsi setempat sebagai identitas bangsa
Indonesia secara

Matematika
3.8 Menjelaskan segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan.
4.8 Mengidentifikasi segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan.

3.8.3 Menjelaskan segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan.
4.8.3 Menyajikan segi banyak beraturan dan tak beraturan dalam diagram frayer.

SBDP
3.3 Memahami dasar-dasar gerak tari daerah.
4.3 Meragakan dasar-dasar gerak tari daerah.

3.3.2 Menjelaskan dasar-dasar gerak tari Bungong Jeumpa dalam posisi duduk
4.3.2 Mempraktikkan dasardasar gerak tari Bungong Jeumpa dalam posisi duduk.
C. Materi Pembelajaran
1. Keberagaman sosial dan budaya
2. Segi banyak beraturan dan tidak beraturan
3. Dasar gerak tari daerah

D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran


Kegiatan Deskripsi kegiatan Alokasi
waktu
Kegiatan  Siswa menjawab salam dari guru. 10 Menit
Pendahuluan  Siswa berdoa dipimpin oleh ketua kelas.
 Guru mengecek kehadiran siswa.
 Siswa melakukan “Salam Pendidikan”.
 Siswa dan guru bersama-sama menyanyikan lagu “Dari
sabang Sampai Merauke”
 Siswa dan guru secara komunikatif melakukan tanya
jawab tentang materi sebelumnya.
 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang tema,
tujuan, dan kegiatan yang akan dilakukan.
 Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan tepuk
semangat
Kegiatan Inti • Guru menyampaikan bahwa warga yang baik adalah warga 100 menit
yang mampu memahami dan menghargai keragaman serta
perbedaan yang ada disekitar mereka, baik keragaman
sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama.
• Siswa membaca informasi yang ada di buku siswa.
• Siswa membaca teks tentang Suku Minang dalam hati
(membaca senyap).
• Siswa menuliskan pertanyaan tentang yang ingin mereka
ketahui lagi tentang Suku Minang.
• Siswa menuliskan pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang
suku Minang.
• Siswa mendiskusikan jawabannya dengan teman satu
kelompok.
 Guru menyampaikan kepada siswa bahwa keragaman yang
terdapat di sekitar kita tidak hanya terbatas kepada suku,
namun juga mencakup keragaman sosial, ekonomi,
budaya, etnis,dan agama. Kita sudah seharusnya
menghargai perbedaan tersebut dan menunjukkan sikap
santun kepada teman-teman yang memiliki budaya yang
berbeda.
• Siswa dipandu mencari informasi lebih lanjut tentang
keragaman sosial dan budaya yang terdapat di lingkungan
provinsi mereka masing-masing.
 Guru membantu mengarahkan siswa untuk mencari
informasi tentang keragaman sosial dan budaya yang
terdapat di lingkungan provinsi mereka masing-masing
dari berbagai sumber, di antaranya: buku bacaan, buku
perpustakaan, media internet,serta sumber bacaan lain
yang tersedia di sekolah masing-masing.
 Siswa menuliskan hasil temuan mereka pada kolom yang
telah ada.
• Setelah mendapat informasi yang cukup, siswa
mempresentasikan informasi yang mereka peroleh dalam
kelompok.
 Guru menilai presentasi yang disajikan siswa secara
tertulis dan lisan menggunakan rubrik.
 Setelah siswa selesai mempresentasikan tentang
keragaman sosial dan budaya di lingkungan provinsi
mereka, guru menginformasikan kepada siswa bahwa
mereka akan melanjutkan mempelajari tari Bungong
Jeumpa.
• Siswa mendiskusikan dan memperagakan gerakan dasar
tari Bungong Jeumpa setelah mengamati gambar,
membaca penjelasan, menyaksikan peragaan dari guru.
 Gerakan tari bungong Jeumpa dalam posisi Guru
• Tangan kanan di bahu dan tangan kiri di paha. Ditepuk dua
kali secara bersamaan. Lakukan secara bergantian kanan
dan kiri.
Hitungan 4 x 8

• Tangan kanan berdiri dan tangan kiri memegang siku.


Tangan kiri berdiri dan tangan kanan memegang siku.
Kemudian tepuk 2X. Dilakukan bergantian.
Hitungan 2 x 8

• Kedua tangan tepuk lurus ke depan. Tepuk ke tengah.


Tepuk ke atas. Tepuk ke tengah. Ketika tepuk atas badan
diangkat
Hitungan 4 x 8

• Kedua tangan memegang lantai lantai. serong ke kanan dan


ke kiri. Ditarik ke atas tangan lurus serong ke kanan dan ke
kiri. Bergantian.
Hitungan 2 x 8.

Guru menilai proses pembelajaran menari dengan


menggunakan catatan anekdot.
• Setelah selesai menari, guru menyampaikan bahwa tari
Bungong Jeumpa adalah satu dari sekian banyak tarian
yang ada di Indonesia. Kita semestinya bersyukur dan
menghargai keberagaman tersebut. Ketika kita saling
menghargai dalam keanekaragaman sosial dan budaya,
maka akan tercipta kehidupan yang harmonis.
• Guru bertanya kepada siswa, apakah mereka masih ingat
hasil karya tangram yang telah mereka buat? Guru
mengingatkan bahwa tangram tersebut terdiri atas bentuk
yang berbeda-beda, namun ketika bentuk yang berbeda-
beda tersebut ditata sedemikian rupa, maka akan tercipta
gambar baru yang harmonis.
• Siswa mengamati tangram yang telah mereka buat.
• Secara berpasangan, siswa mendiskusikan bangun yang
digunakan untuk membentuk tangram tersebut.
• Siswa menemukan segi banyak yang terdapat dalam
tangram tersebut.
• Siswa menjelaskan tentang segi banyak yang mereka
temukan.
• Siswa mengidentifkasi segi banyak beraturan dalam
tangram yang mereka buat.
• Siswa menjelaskan mengapa segi banyak tersebut dinamai
segi banyak beraturan.
• Siswa menyajikan segi banyak beraturan dan tidak
beraturan, ciri-cirinya, serta ciri-cirinya dalam bentuk
diagram frayer.
Penutup 1. Siswa dan guru membuat kesimpulan mengenai 10 menit
pelajaran yang sudah dilaksanakan.
2. Siswa dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
3. Siswa mengerjakan evaluasi
4. Guru memberikan tindak lanjut
5. Guru memberikan gambaran mengenai rencana
kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.
6. Ketua kelas memimpin doa akhir pembelajaran.

E. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Sikap : Non Tes
b. Penilaian Pengetahuan : Tes
c. Penilaian Keterampilan : Non Tes
2. Instrumen Penilaian
- Tes : Soal
- Non Tes : Rubrik, Catatan Anekdot
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
- Remedial
Siswa yang belum memahami ciri-ciri segi banyak beraturan dan segi banyak tidak
beraturan dapat diberikan bentuk-bentuk kongkret tentang materi terkait dan
mendiskusikannya. Dengan mengelompokkan bangunan beraturan dan tidak
beraturan, siswa diminta menjelaskan persamaan dan perbedaannya.
- Pengayaan
Apabila ada waktu tersisa, siswa bisa berlatih tari Bungong Jeumpa secara
berpasangan.

1. IPS
Tulisan dan presentasi tentang keragaman sosial dan budaya di provinsi masing-masing dinilai
dengan rubrik.
Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Perlu
(4) (3) (2) bimbingan
(1)
Struktur Presentasi Presentasi Presentasi Presentasi
Presentasi memuat memuat hanya hanya memiliki
pembukaan, pembukaan memuat inti dan pembuka atau
inti dan atau penutup disampaikan penutup saja.
penutup serta dan inti serta dengan runtut.
dikomunikasikan dikomunikasikan
secara runtut. secara runtut.
Tema Seluruh Sebagian besar Sebagian kecil Gagasan pokok
gagasan pokok gagasan pokok gagasan pokok dan gagasan
dan gagasan dan gagasan dan gagasan pendukung
pendukung pendukung pendukung tidak
sesuai dengan sesuai dengan sesuai dengan sesuai tema.
tema. tema. tema.
Faktor Seluruh fakta Sebagian besar Sebagian kecil Fakta tentang
Pendukung tentang fakta tentang fakta tentang keragaman
keragaman keragaman keragaman sosial
sosial sosial sosial dan budaya
dan budaya dan budaya dan budaya yang terdapat
yang terdapat yang terdapat yang terdapat di lingkungan
di lingkungan di lingkungan di lingkungan provinsi
provinsi provinsi provinsi masingmasing
masingmasing masingmasing masingmasing tidak
disajikan disajikan disajikan benar.
dengan benar. dengan benar. dengan benar.
2. SBDP
Proses pembelajaran tari Bungong Jeumpa dinilai dengan catatan
anekdot.
3. Matematika
Diagram frayer segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan dinilai dengan
daftar periksa.
No Indikator Ya Tdk
Mampu menggambar 5 contoh segi banyak beraturan dengan
1.
benar.
2. Mampu menggambar 5 contoh segi banyak tidak beraturan.
3. Mampu menuliskan 3 ciri-ciri segi banyak beraturan.
4. Mampu menuliskan 3 ciri-ciri segi banyak beraturan.
5. Mampu mendefinisikan segi banyak beraturan.
6. Mampu mendefinisikan segi banyak tidak beraturan.

Rubrik Penilaian Sikap


Belum Terlihat Mulai Mulai Berkembang Sudah Berkembang
(1) Terlihat (3) (4)
(2)
Tidak pernah Kadang- Sering menunjukkan Selalu menunjukkan sikap
menunjukkan kadang sikap percaya diri percaya diri dalam
sikap percaya menunjukkan dalam kegiatan kegiatan pembelajara
Percaya
diri dalam sikap percaya pembelajara
Diri
kegiatan diri dalam
pembelajara kegiatan
pembelajara
Tidak pernah Kadang- Sering teliti dalam Selalu teliti dalam
teliti dalam kadang teliti mengerjakan tugas mengerjakan tugas
Teliti mengerjakan dalam
tugas mengerjakan
tugas
Tidak pernah Kadang- Sering terlihat Selalu terlihat santun
terlihat santun kadangterlihat santun dalam dalam pembelajaran
Santun
dalam santun dalam pembelajaran
pembelajaran pembelajaran

Format Penilaian Sikap


Perubahan Tingkah laku
Nama Rata-
No Percaya Diri Teliti Santun Total
Siswa rata
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Format Penilaian Pengetahuan


Rata-rata
No Nama Siswa Nilai Pengetahuan Jumlah Nilai
Pengetahuan
Membedakan
Menuliskan Menjawab
segibanyak
pertanyaan Pertanyaan
beraturan

Pedoman Penskoran Penilaian Pengetahuan


1. Menuliskan Pertanyaan
1 = Membuat pertanyaan tapi tidak sesuai dengan materi
2 = Membuat 1 pertanyaan dan sesuai dengan materi
3 = Membuat 2 pertanyaan atau lebih dan sesuai dengan materi
4 = Membuat 4 pertanyaan atau lebih dan sesuai dengan materi
Nilai = Skor Siswa x 100
Skor total Ideal
2. Menjawab Pertanyaan
1 = Tidak dapat menjawab pertanyaan
2 = Menjawab pertanyaan dengan tidak tepat
3 = Dapat menjawab beberapa pertanyaan dengan tepat
4 = Dapat menjawab semua pertanyaan dengan tepat
Nilai = Skor Siswa x 100
Skor total Ideal
3. Membedakan segibanyak beraturan
1 = Dapat memberi contoh 3 segibanyak beraturan dan tidak beraturan
2 = Dapat memberi contoh 5 segibanyak beraturan dan tidak beraturan
3 = Dapat menyebutkan ciri-ciri dan memberi contoh segibanyak beraturan dan tidak
beraturan
4 = Dapat mendefinisikan, menyebutkan ciri-ciri, dan memberi contoh segibanyak
beraturan dan tidak beraturan
Nilai = Skor Siswa x 100
Skor total Ideal
Rubrik Penilaian Keterampilan Presentasi
Kriteria Penilaian
Nama Struktur Rata-
No Tema Faktor Pendukung Total
Siswa Presentasi rata
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Catatan Anekdot Siswa


Kelas :
Tanggal :
Kegiatan :
No Nama Siswa Catatan Perilaku

F. Media, Alat dan Sumber Belajar.


1. Media/alat : - Tangram
- Lagu Bungong Jeumpa
- Kertas Warna
2. Sumber belajar :
a. Buku Guru Kelas IV Tema 1 Indahnya Kebersamaan Buku Tematik Terpadu
Kurikulum 2013
b. Buku Siswa Kelas IV Tema 1 Indahnya kebersamaan Buku Tematik Terpadu
Kurikulum 2013.

Mengetahui Sukabumi, 29 Juli 2016


Kepala Sekolah, Guru Kelas IV A

Hj. NENI MULYANINGSIH, MM.Pd TATU WIDYATI, S.Pd


NIP. 196105121981092002
Materi Ajar

Suku Minang

Suku Minang adalah kelompok etnis yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat. Suku Minang
sering disebut sebagai orang Padang atau Urang Awak. Bahasa daerah suku Minang adalah
bahasa Minang.
Suku Minang mempunyai rumah adat yang sangat khas yang disebut Rumah Gadang. Rumah
gadang ini terbuat dari kayu dan mempunyai bentuk dasar seperti balok. Lengkung atap
rumahnya sangat tajam
seperti tanduk kerbau, sedangkan lengkung badan rumah landai seperti badan kapal. Atap rumah
terbuat dari ijuk. Bentuk atap rumah yang melengkung dan runcing ke atas itu disebut gonjong.
Karena atapnya berbentuk gonjong, maka disebut rumah Bagonjong. Suku Minang mempunyai
alat musik tradisional Minang yang disebut talempong. Talempong dimainkan dengan cara
dipukul. Alat musik khas
Minang lainnya adalah saluang. Saluang ini dimainkan dengan cara ditiup. Suku Minang juga
memiliki banyak jenis tarian, di antaranya tari Pasambahan dan tari Piring. Tari Pasambahan
biasanya ditampilkan
dalam pesta adat. Suku Minang sangat terkenal dengan berbagai makanan khasnya. Rendang
merupakan salah satu makanan tradisional suku Minang yang sangat terkenal, bahkan sampai ke
mancanegara. Makanan khas suku Minang lainnya yang juga digemari adalah sate padang dan
dendeng
balado. Orang Minang gemar berdagang dan merantau ke daerah lain. Legenda Suku Minang
yang sangat terkenal adalah “Malin Kundang”.

Gerakan tari bungong Jeumpa dalam posisi Guru


• Tangan kanan di bahu dan tangan kiri di paha. Ditepuk dua kali secara bersamaan. Lakukan
secara bergantian kanan dan kiri.
Hitungan 4 x 8

• Tangan kanan berdiri dan tangan kiri memegang siku. Tangan kiri berdiri dan tangan kanan
memegang siku. Kemudian tepuk 2X. Dilakukan bergantian.
Hitungan 2 x 8
• Kedua tangan tepuk lurus ke depan. Tepuk ke tengah. Tepuk ke atas. Tepuk ke tengah. Ketika
tepuk atas badan diangkat
Hitungan 4 x 8

• Kedua tangan memegang lantai lantai. serong ke kanan dan ke kiri. Ditarik ke atas tangan lurus
serong ke kanan dan ke kiri. Bergantian.
Hitungan 2 x 8.

Segibanyak
Segibanyak adalah kurva tertutup yang dibatasi oleh garis
1. Segibanyak beraturan, mempunyai seluruh sis dan sudut yang sama besar
2. Segibanyak tidak beraturan, mempunyai panjang sisi dan besar sudut yang tidak sama