Anda di halaman 1dari 9

I.

Data Fokus

DATA SUBJEKTIF DATA OBJEKTIF


1. Sebanyak 22 (17.6%) dari 125 1. Terdapat 125 balita (responden) di RW
responden yang belum mengetahui 06, Kelurahan Meruyung, Kecamatan
bahwa ISPA dikenal sebagai penyakit Limo, Kota Depok.
batuk,pilek. 2. Hasil survey yang dilakukan
2. Sebanyak 17 (13.6%) dari 125 mahasiswa, 16,8% ibu-ibu yang
responden yang belum mengetahui memiliki balita yang mengalami ispa di
bahwa ISPA adalah penyakit infeksi RW 06 Kelurahan Meruyung selalu
pada saluran pernapasan membiarkan balita ingusan/pilek
3. Sebanyak 23 (18.4%) dari 125 3. Hasil survey yang dilakukan
responden yang belum mengetahui mahasiswa, 16,8% ibu-ibu yang
bahwa batuk pilek pada anak dapat memiliki balita yang mengalami ispa di
disebabkan oleh bakteri.
RW 06 Kelurahan Meruyung selalu
4. Sebanyak 20 (16%) dari 125 responden
mengelap ingus anak dengan pakaian
yang belum mengetahui bahwa balita
dengan gizi buruk akan mudah terkena anaknya
4. Hasil survey yang dilakukan
batuk pilek.
5. Sebanyak 22 (17.6%) dari 125 mahasiswa, 27,2% ibu-ibu yang
responden yang belum mengetahui memiliki balita yang mengalami ispa di
bahwa anak yang umurnya dibawah 3 RW 06 Kelurahan Meruyung tidak
tahun, lebih mudah terkena batuk pilek. pernah memakaikan baju yang tipis saat
6. Sebanyak 18 (14.4%) dari 125 anak demam
responden yang belum mengetahui 5. Hasil survey yang dilakukan
bahwa ibu yang sedang batuk pilek mahasiswa, 53,6% ibu-ibu yang
dapat menularkan penyakit saat memiliki balita yang mengalami ispa di
mencium anak. RW 06 Kelurahan Meruyung tidak
7. Sebanyak 46 (36.8%) dari 125 pernah menutup mulut saat batuk atau
responden yang menyatakan bahwa bersin
asap rokok dan asap kendaraan tidak 6. Hasil survey yang dilakukan
menyebabkan batuk pilek. mahasiswa, 16,8% ibu-ibu yang
8. Sebanyak 21 (16.8%) dari 125 memiliki balita yang mengalami ispa di
responden yang belum mengetahui
RW 06 Kelurahan Meruyung sering
bahwa batuk pilek akan menular saat
membiarkan anggota keluarga merokok
seseorang batuk, berbicara atau bersin.
9. Sebanyak 16 (12.8%) dari 125 dalam rumah
7. Hasil survey yang dilakukan
responden yang belum mengetahui
bahwa kuman atau bakteri penyebab mahasiswa, 15,2% ibu-ibu yang
batuk pilek masuk ke tubuh melalui memiliki balita yang mengalami ispa di
hidung dan mulut. RW 06 Kelurahan Meruyung sering
10. Sebanyak 27 (21.6%) dari 125 menggunakan anti nyamuk bakar
responden yang belum mengetahui dirumah
bahwa batuk pilek berat merupakan 8. Hasil survey yang dilakukan
salah satu penyakit pernapasan yang mahasiswa, 16,8% ibu-ibu yang
berbahaya. memiliki balita yang mengalami ispa di
11. Sebanyak 45 (36%) dari 125 responden RW 06 Kelurahan Meruyung sering
yang belum mengetahui bahwa paru- membakar sampah disekitar lingkungan
paru basah merupakan salah satu jenis rumah
penyakit ISPA. 9. Hasil survey yang dilakukan
12. Sebanyak 21 (16.8%) dari 125 mahasiswa, 12% ibu-ibu yang memiliki
responden yang belum mengetahui balita yang mengalami ispa di RW 06
bahwa ISPA ditandai dengan batuk, Kelurahan Meruyung tidak pernah
nafas cepat, dan tarikan dinding pada membersihkan debu dirumah
anak saat bernapas.
13. Sebanyak 38 (30.4%) dari 125
responden menyatakan bahwa gatal
gatal pada kulit merupakan salah satu
ciri penderita ISPA.
14. Sebanyak 41 (32.8%) dari 125
responden yang belum mengetahui
bahwa batuk pilek berat dapat
menyebabkan kematian pada balita.
15. Sebanyak 32 (25.6%) dari 125
responden yang menyatakan bahwa
batuk pilek pada anak tidak bisa
disembuhkan.
16. Sebanyak 14 (11.2%) dari 125
responden yang belum mengetahui
bahwa anak yang diberi imunisasi akan
lebih kebal terhadap penyakit
dibandingkan anak yang tidak
mendapat imunisasi.
17. Sebanyak 14 (11.2%) dari 125
responden yang belum mengetahui
bahwa batuk pilek akan sembuh
dengan pengobatan dan perawatan
yang tepat.
18. Sebanyak 51 (40.8%) dari 125
responden yang menyatakan bahwa
asupan makanan untuk bayi yang
menderita ISPA harus dikurangi.
19. Sebanyak 14 (11.2%) dari 125
responden yang belum mengetahui
bahwa menjauhkan dari penderita
batuk merupakan salah satu
pencegahan agar anak tidak tertular
batuk.
20. Sebanyak 15 (12%) dari 125 responden
yang belum mengetahui bahwa
mencuci tangan bisa mencegah
perpindahan kuman penyakit penyebab
batuk pilek.
21. 14 dari 125 ibu yang memiliki balita di
RW 06 Kelurahan Meruyung
mengatakan tidak pernah membawa
anak ke pelayanan kesehatan jika anak
batuk pilek disertai sesak
22. 37 dari 125 ibu yang memiliki balita di
RW 06 Kelurahan Meruyung
mengatakan sering mengompres anak
dengan air dingin untuk menurunkan
panas jika anak demam
23. 20 dari 125 ibu yang memiliki balita di
Rw 06 Kelurahan Meruyung
mengatakan sering memberikan anak
obat batuk pilek yang dijual diwarung
24. 38 dari 125 ibu yang memiliki balita di
RW 06 Kelurahan Meruyung
mengatakan selalu mengurangi porsi
makannya agar tidak muntah
25. 23 dari 125 ibu yang memiliki balita di
RW 06 Kelurahan Meruyung
mengatakan selalu mengurangi
pemberian minum kepada anak ketika
anak demam
26. 49 dari 125 ibu yang memiliki balita di
RW 06 Kelurahan Meruyung
mengatakan tidak pernah memberikan
obat pelega tenggorokan seperti jeruk
nipis dan kecap pada anak yang batuk
27. 16 dari 125 ibu yang memiliki balita di
RW 06 Kelurahan Meruyung
mengatakan tidak pernah memberikan
makanan bergizi kepada anak untuk
meningkatkan daya tahan tubuhnya
terhadap penyakit
28. Sebanyak 17 (13,6%) responden
mengatakan ISPA tidak perlu diobati
karena akan sembuh dengan
sendirinya.
29. Sebanyak 12 (10,4%) responden
mengatakan batuk pilek tidak
menyebabkan anak kesulitan bernapas.
30. Sebanyak 30 (24%) responden
mengatakan ISPA bukan penyakit
menular.
31. Sebanyak 17 (13,6%) responden
mengatakan batuk pilek bukan penyakit
berbahaya.
32. Sebanyak 18 (14,4%) responden
mengatakan batuk pilek tidak dapat
dicegah.
33. Sebanyak 64 (51,2%) responden
mengatakan menghindari polusi udara
tidak dapat menyebabkan ISPA.
34. Sebanyak 13 (10,4%) responden
mengatakan pencahayaan rumah yang
gelap tidak dapat menimbulkan batuk
pilek.
35. Sebanyak 52 (41,6%) responden
mengatakan asap kendaraan dan rokok
tidak berpengaruh terhadap ISPA.
36. Sebanyak 57 (45,6%) responden
mengatakan lingkungan kurang bersih
tidak berpengaruh terhadap timbulnya
ISPA.
37. Sebanyak 26 (20,8%) responden
mengatakan apabila batuk pilek tidak
diobati tidak akan menyebabkan
penyakit berat
38. Sebanyak 28 (22,4%) responden
mengatakan apabila ada anggota
keluarga merokok, maka anak tidak
terkena ISPA

II. Analisa Data

No Data Fokus Masalah


1. Data Subjektif : Ketidakefektifan Pemeliharaan
1. Sebanyak 22 (17.6%) dari 125 responden yang Kesehatan Komunitas di Rw.06
belum mengetahui bahwa ISPA dikenal sebagai Kelurahan Meruyung
penyakit batuk,pilek.
2. Sebanyak 17 (13.6%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa ISPA adalah penyakit
infeksi pada saluran pernapasan
3. Sebanyak 23 (18.4%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa batuk pilek pada anak
dapat disebabkan oleh bakteri.
4. Sebanyak 20 (16%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa balita dengan gizi buruk
akan mudah terkena batuk pilek.
5. Sebanyak 22 (17.6%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa anak yang umurnya
dibawah 3 tahun, lebih mudah terkena batuk pilek
6. Sebanyak 16 (12.8%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa kuman atau bakteri
penyebab batuk pilek masuk ke tubuh melalui
hidung dan mulut.
7. Sebanyak 27 (21.6%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa batuk pilek berat
merupakan salah satu penyakit pernapasan yang
berbahaya.
8. Sebanyak 45 (36%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa paru-paru basah
merupakan salah satu jenis penyakit ISPA.
9. Sebanyak 21 (16.8%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa ISPA ditandai dengan
batuk, nafas cepat, dan tarikan dinding pada anak
saat bernapas.
10. Sebanyak 41 (32.8%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa batuk pilek berat dapat
menyebabkan kematian pada balita.
11. Sebanyak 18 (14.4%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa ibu yang sedang batuk
pilek dapat menularkan penyakit saat mencium
anak.
12. Sebanyak 46 (36.8%) dari 125 responden yang
menyatakan bahwa asap rokok dan asap
kendaraan tidak menyebabkan batuk pilek.
13. Sebanyak 14 (11.2%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa menjauhkan dari
penderita batuk merupakan salah satu
pencegahan agar anak tidak tertular batuk.
14. Sebanyak 15 (12%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa mencuci tangan bisa
mencegah perpindahan
15. 14 dari 125 ibu yang memiliki balita di RW 06
Kelurahan Meruyung mengatakan tidak pernah
membawa anak ke pelayanan
16. 20 dari 125 ibu yang memiliki balita di Rw 06
Kelurahan Meruyung mengatakan sering
memberikan anak obat batuk pilek yang dijual
diwarung
17. 49 dari 125 ibu yang memiliki balita di RW 06
Kelurahan Meruyung mengatakan tidak pernah
memberikan obat pelega tenggorokan seperti jeruk
nipis dan kecap pada anak yang batuk
18. Sebanyak 17 (13,6%) responden mengatakan ISPA
tidak perlu diobati karena akan sembuh dengan
sendirinya.
19. Sebanyak 12 (10,4%) responden mengatakan
batuk pilek tidak menyebabkan anak kesulitan
bernapas.
20. Sebanyak 30 (24%) responden mengatakan ISPA
bukan penyakit menular.
21. Sebanyak 17 (13,6%) responden mengatakan
batuk pilek bukan penyakit berbahaya.
22. Sebanyak 18 (14,4%) responden mengatakan
23. Sebanyak 13 (10,4%) responden mengatakan
pencahayaan rumah yang gelap tidak dapat
menimbulkan batuk pilek.
24. Sebanyak 26 (20,8%) responden mengatakan
apabila batuk pilek tidak diobati tidak akan
menyebabkan penyakit berat

Data Objektif :
1. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 16,8%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung selalu mengelap
ingus anak dengan pakaian anaknya
2. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 27,2%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung tidak pernah
memakaikan baju yang tipis saat anak demam
3. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 53,6%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung tidak pernah
menutup mulut saat batuk atau bersin
4. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 16,8%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung sering membiarkan
anggota keluarga merokok dalam rumah
5. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 15,2%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung sering
menggunakan anti nyamuk bakar dirumah
6. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 16,8%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung sering membakar
sampah disekitar lingkungan rumah
Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 12% ibu-
ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa di
RW 06 Kelurahan Meruyung tidak pernah
membersihkan debu dirumah

2. Data Subjektif Perilaku Kesehatan Cenderung


Berisiko di Rw.06 Kelurahan
1. Sebanyak 21 (16.8%) dari 125 responden yang meruyung
belum mengetahui bahwa batuk pilek akan
menular saat seseorang batuk, berbicara atau
bersin
2. Sebanyak 51 (40.8%) dari 125 responden yang
menyatakan bahwa asupan makanan untuk bayi
yang menderita ISPA harus dikurangi.
3. Sebanyak 14 (11.2%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa menjauhkan dari
penderita batuk merupakan salah satu
pencegahan agar anak tidak tertular batuk.
4. Sebanyak 15 (12%) dari 125 responden yang
belum mengetahui bahwa mencuci tangan bisa
mencegah perpindahan kuman penyakit penyebab
batuk pilek.
5. 14 dari 125 ibu yang memiliki balita di RW 06
Kelurahan Meruyung mengatakan tidak pernah
membawa anak ke pelayanan kesehatan jika anak
batuk pilek disertai sesak
6. 20 dari 125 ibu yang memiliki balita di Rw 06
Kelurahan Meruyung mengatakan sering
memberikan anak obat batuk pilek yang dijual
diwarung
7. 38 dari 125 ibu yang memiliki balita di RW 06
Kelurahan Meruyung mengatakan selalu
mengurangi porsi makannya agar tidak muntah
8. 23 dari 125 ibu yang memiliki balita di RW 06
Kelurahan Meruyung mengatakan selalu
mengurangi pemberian minum kepada anak ketika
anak demam
9. 16 dari 125 ibu yang memiliki balita di RW 06
Kelurahan Meruyung mengatakan tidak pernah
memberikan makanan bergizi kepada anak untuk
meningkatkan daya tahan tubuhnya terhadap
penyakit
10. Sebanyak 64 (51,2%) responden mengatakan
menghindari polusi udara tidak dapat
menyebabkan ISPA.
11. Sebanyak 52 (41,6%) responden mengatakan asap
kendaraan dan rokok tidak berpengaruh terhadap
ISPA.
12. Sebanyak 57 (45,6%) responden mengatakan
lingkungan kurang bersih tidak berpengaruh
terhadap timbulnya ISPA.
13. Sebanyak 28 (22,4%) responden mengatakan
apabila ada anggota keluarga merokok, maka anak
tidak terkena ISPA

Data Objektif
1. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 16,8%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung selalu membiarkan
balita ingusan/pilek
2. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 16,8%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung selalu mengelap
ingus anak dengan pakaian anaknya
3. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 27,2%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung tidak pernah
memakaikan baju yang tipis saat anak demam
4. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 53,6%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung tidak pernah
menutup mulut saat batuk atau bersin
5. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 16,8%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung sering membiarkan
anggota keluarga merokok dalam rumah
6. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 15,2%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung sering
menggunakan anti nyamuk bakar dirumah
7. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 16,8%
ibu-ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa
di RW 06 Kelurahan Meruyung sering membakar
sampah disekitar lingkungan rumah
8. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa, 12% ibu-
ibu yang memiliki balita yang mengalami ispa di
RW 06 Kelurahan Meruyung tidak pernah
membersihkan debu dirumah

III. Diagnosa keperawatan

No Diagnosa Keperawatan
1. Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan Komunitas di Rw.06 Kelurahan Meruyung

2. Perilaku Kesehatan Cenderung Berisiko di Rw.06 Kelurahan meruyung

IV. Skoring Masalah Keperawatan

Diagnosa Pembobotan
No. Jumlah
Keperawatan A B C D E F G H I J K
1 Ketidakefektifan 4 3 4 3 3 3 2 3 2 2 3 32
pemeliharaan
kesehatan
komunitas di
RW 06
Kelurahan
Meruyung
2 Perilaku 3 3 4 3 3 3 2 3 2 2 3 31
kesehatan
cenderung
berisiko di RW
06 Kelurahan
Meruyung

Keterangan tabel
A. Risiko Terjadi
B. Risiko Parah
C. Potensial Penkes
D. Minat Masyarakat
E. Kemungkinan Diatasi
F. Sesuai Program Pemerintah
G. Tempat
H. Waktu
I. Dana
J. Fasilitas Kesehatan
K. Sumber Daya

Keterangan pembobotan
1. Sangat Rendah
2. Rendah
3. Cukup
4. Tinggi
5. Sangat Tinggi