Anda di halaman 1dari 6

13 Arti Warna dan Psikologi Warna,

Terlengkap!
Arti Warna dan Makna Warna

No Warna Arti Warna

1 Warna Merah Keberanian, Kekuatan, Energi, Gairah, Semangat, Nafsu dan Adrenalin

2 Warna Hijau Kesuburan, Kesegaran, Kedamaian dan Keseimbangan

3 Warna Orange Kehangatan, Kenyamanan, Keceriaan

4 Warna Kuning Ceria, Bahagia, Energik dan Optimis

5 Warna Biru Stabil, Kecerdasan, Rasa Percaya Diri

6 Warna Ungu Keaakraban dan Rasa Aman

7 Warna Hitam Hampa, Duka dan Misterius

8 Warna Putih Bersih, Suci, Ringan dan Kebebasan

9 Warna Coklat Keakraban dan Rasa Aman

10 Abu – Abu Keseriusan, Kestabilan, Kemandirian dan Tanggung Jawab


11 Warna Emas Prestasi, Kesuksesan, Kemewahan, Kemenangan dan Kemakmuran

12 Tosca Ketenangan dan Kesabaran

13 Warna Magenta Keseimbangan Fisik, Mental, Spiritual dan Emosional

PSIKOLOGI WARNA

pixabay.com

Nah, ini adalah beberapa rincian arti warna dasar dari tabel di atas dan beberapa pengaruh
maupun “potensinya" yang tak ada ruginya kamu ketahui.

1. Arti Warna Merah


Seperti halnya warna api, darah, maupun Matahari, warna merah kerap berkonotasi dengan
kekuatan, adrenalin, gairah, serta semangat. Dunia psikologi sering kali mengaitkan arti
warna merah dengan energi, gairah, kekuatan, kegembiraan, cinta, enerjik, kemewahan,
nafsu dan peringatan. Selain itu, warna merah juga identik dengan kekerasan, kecemasan,
bahkan agresivitas.
Sedangkan warna merah muda (campuran merah dengan putih) atau kita kenal dengan
warna pink dianggap melambangkan cinta dan romantisme. Itu sebabnya, merah muda
populer dengan warna “cinta", berhubungan dengan perempuan, dan kesan feminim.

2. Arti Warna Hijau


Menjadi representasi dari warna alam, warna hijau sarat akan harmoni (keseimbangan),
kesuburan, kesegaran, kedamaian, hingga efek relaksasi bagi seseorang. Kendati punya
dampak negatif (menimbulkan rasa terperangkap, kebosanan, ambisi, dan kelemahan),

Warna hijau dipercaya mampu menurunkan stres, melambangkan penyembuhan, hingga


mendorong perasaan empati. Dalam psikologi warna, hijau kerap digunakan untuk
membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan-agar lebih mampu
menyeimbangkan dan menenangkan emosinya.

3. Arti Warna Orange atau Jingga


Warna Orange Dianggap mampu “merangsang" emosi, tidak heran jika warna orange kerap
digunakan pada tempat-tempat makan atau justru di lingkungan kerja yang membutuhkan
produktivitas. Dengan daya tariknya yang kuat, warna orange melambangkan kehangatan,
kenyamanan, keceriaan, bahkan optimisme.

Sayangnya, dalam dunia desain, penggunaan warna oranye yang berlebihan dapat
memberikan kesan “murah", bahkan “mudah dijangkau". Lebih dari itu, penggunaan warna
orange secara dominan bahkan bisa menciptakan kesan ramai, gaduh, hingga merangsang
perilaku hiperaktif. Sebagai penyeimbang, Anda dapat menggunakan warna ungu atau biru.

4. Arti Warna Kuning


Secara umum, warna terang seperti halnya kuning, memberikan kesan ceria, bahagia,
energik, dan rasa optimis. Adapun penggunaan warna kuning pada ruangan dipercaya
mampu merangsang aktivitas pikiran dan mental, bahkan berdampak pada meningkatnya
kemampuan analisis seseorang.

Muncul satu anggapan, mereka yang menyukai warna kuning cenderung lebih bijaksana,
cerdas (akademis), kreatif, serta piawai dalam menciptakan ide dan berinovasi. Sayangnya,
seluruh manfaat positif tersebut tidak lepas dari risiko kecemasan, inkonsisten, rasa
gelisah, bahkan tekanan stres–khususnya bagi mereka si penggemar warna kuning.

5. Arti Warna Biru


Dalam ranah desain interior, warna biru sering kali digunakan untuk menciptakan kesan
luas, stabil, sejuk, dingin, dan relaksasi pada ruangan. Dari segi kesehatan, penggunaan
warna biru diyakini mampu meningkatkan konsentrasi, mengatasi rasa cemas, tekanan
darah tinggi, migrain, bahkan insomnia.

Adapun arti warna biru melambangkan suatu hubungan profesionalitas, kecerdasan,


kepercayaan diri, bahkan menjadi simbol kekuatan. Sayangnya, warna biru juga kerap
berasosiasi dengan sikap dingin, keras kepala, tidak ramah, dan kurangnya empati.

6. Arti Warna Ungu


Jarang ditemukan di alam, membuat warna ungu kerap dipersepsikan dengan imajinasi,
spiritualitas, dan sisi misterius. Itu sebabnya, penggunaan warna ungu dianggap mampu
menarik perhatian, memancarkan kekuatan–bahkan tidak lepas dari kesan lain, seperti
ambisius, independen, kebijaksanaan, visioner, bahkan kemewahan.

Sayang, penggunaan warna ungu secara berlebihan juga memiliki sisi negatif dan memiliki
kesan kurang teliti dan “kesendirian".

7. Arti Warna Hitam


Elegan, misterius, namun atraktif. Tidak heran jika warna yang populer dalam
ranah fashion ini menjadi favorit banyak orang. Bagaimanapun, warna hitam
merepresentasikan kekuatan, rasa percaya diri, dramatis, misterius, klasik. Bahkan dalam
banyak kasus: melambangkan maskulinitas.

Namun, penggunaan warna hitam yang terlalu dominan, bahkan secara tidak seimbang,
dapat menciptakan kesan lain, seperti suram, gelap, bahkan menakutkan. Adapun
pemakaian dalam intensitas besar bisa saja menimbulkan perasaan tertekan yang lekat
dengan kondisi hampa, kerusakan, duka, hingga kematian.

8. Arti Warna Putih


Kontras dengan warna hitam, putih erat kaitannya dengan kesan bersih, suci, ringan, dan
“terang". Adapun diyakini punya “kekuatan" untuk mengurangi rasa sakit, tidak heran jika
warna putih sering kali dijumpai dalam dunia kesehatan. Seperti halnya di rumah sakit.

Sementara warna putih dalam jumlah yang “sesuai" dapat memberi kesan keterbukaan dan
kebebasan. Namun, penggunaan warna putih secara berlebihan bisa saja berdampak pada
nyeri kepala dan mata lelah.

9. Arti Warna Coklat


Masuk dalam kategori warna alam yang “netral", warna coklat identik dengan stabilitas dan
kehangatan. Biasa bersanding dengan warna hijau, paduan cokelat sendiri dipercaya
mampu menciptakan kenyamanan, keakraban, serta rasa “aman".

Sayang, penggunaan warna coklat atau cokelat secara berlebihan bisa saja memberikan
kesan dominan yang kaku, kolot, pesimis, bahkan tidak berperasaan.

10. Arti Warna Abu-abu


Campuran antara warna hitam dan putih ini kerap kali digunakan sebagai “penetral". Dalam
sisi positif, warna abu-abu menggambarkan keseriusan, kestabilan, kemandirian, bahkan
memberikan kesan bertanggung jawab.

Namun, penggunaan warna abu-abu yang terlalu dominan berdampak pada munculnya
kesan membosankan dan tidak komunikatif. Selain itu, beberapa kesan negatif akan
muncul seperti kurang percaya diri, kurang energi (tidak atraktif) bahkan depresi.

11. Arti Warna Emas


Warna emas memiliki makna prestasi, kesuksesan, kemewahan, kemenangan dan juga
kemakmuran. Sama seperti emas dalam bentuk fisik yang menjadi komoditas berharga dan
juga prestise di setiap negara.

12. Arti Warna Tosca


Dalam psikologi warna, warna tosca atau turquoise memiliki makna keseimbangan
emosional, stabilitas, ketenangan dan juga kesabaran. Warna tosca dipercaya dapat
memberikan semangat ketika seseorang stress mental atau kelelahan dan juga dihinggapi
rasa kesepian.

Warna toska adalah warna yang baik untuk membantu konsentrasi dan menenangkan
sistem saraf sehingga pikiran menjadi lebih jernih juga percaya diri. Warna tosca cocok
digunakan untuk pembicara ataupun untuk anda yang sering bekerja ‘multi-tasking’.

13. Arti Warna Magenta


Warna magenta merupakan perpaduan antara warna merah dan ungu. Kandungan warna
merah yang bermakna semangat, kekuatan dan energi tertahan oleh energi tenang warna
violet sehingga menciptakan keseimbangan.

Maka dari itu. Warna magenta memiliki makna keseimbangan baik itu keseimbangan dalam
aspek fisik, mental, spiritual ataupun emosional. Selain itu warna magenta memiliki filosofi
perubahan atau transformasi. Perubahan dari rasa ketidakbahagiaan, frustasi dan marah
menjadi kearah yang lebih baik.

Anda mungkin juga menyukai