Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

BISNIS PLAN
Krim Kecantikan “Benayu”

Disusun Oleh :
1. Anita 1707081
2. Sendy Hidayat 1707077
3. Muchamad Chumfron 1707068
4. Ita Hapsari 1707064
5. Erna Widiyanti 1707057

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA
SEMARANG
2018
BAB I
GAMBARAN RENCANA UMUM PERUSAHAAN

A. Nama dan Alamat Kegiatan


Nama Usaha : Krim Kecantikan “Benayu”
Alamat : Jl. Dinarmas Raya
B. Sifat dan Jenis Usaha
1. Sifat Usaha : Perdagangan dan Industri
2. Jenis Usaha : CV

C. Alasan Gagasan Timbulnya Usaha


1. Di wilayah Kelurahan sambiroto belum terdapat usaha industri Krim

Kecantikan.

2. Masyarakat di sekitar kelurahan sambiroto membutuhkan perubahan

perubahan yang lebih baik demi memenuhi kehidupan sendiri, keluarga,

maupun untuk membantu orang lain yang mengalami kesusahan.

3. Menumbuhkan minat Masyarakat sekarang ini harus lebih kreatif lagi

dalam meniptakan lapangan kerja.

4. Bisnis kosmetik sangat banyak di pasaran dan kemungkinan besar dapat

meraup banyak keuntungan karena kaum hawa banyak yang menggunakan

kosmetik.

D. Pola Pengembangan Usaha


1. Membangun sistem dan struktur manajemen perusahaan secara mendetail.
2. Meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas produksi yang ada
3. Memperluas daerah pemasaran

1
E. Tujuan Kegiatan Usaha
1. Bagi pengusaha Krim perawatan wajah “Benayu”
Sebagai sarana untuk membuat usaha yang berorientasi keuntungan yang
berupa uang
2. Bagi Konsumen
a. Kemudahan dapat mendapat produk kosmetik krim kecantikan.
b. Kesempatan pada konsumen untuk memilih kosmetik untuk wajah
sesuai dengan selera, jenis kulit dan harga

2
BAB II
PRODUK

Produk ini diberi nama “Benayu” yang merupakan suatu produk Krim
Perawatan Wajah yang dikemas dalam kemasan plastik yang kedap air dan udara
dengan pembungkus luar plastik khusus. Label produk didesain semenarik
mungkin guna menarik minat konsumen untuk membeli produk tersebut. Pada
label produk disertai dengan informasi-informasi antara lain merk produk,
perusahaan pembuat produk, alamat perusahaan pembuat produk, tanggal
kadaluarsa, komposisi, cara pemakaian krim perawatan wajah, dan nomer
perizinan dari Departemen Kesehatan.
Keunggulan dari produk Krim perawatan wajah “Benayu”adalah
 Menggunakan bahan-bahan alami
 Penampilan krim yang putih bersih dan menawan
 Lebih terasa lunak karena tidak ada alkali yang tertinggal
 Mengandung asam linoleat/omega 6, asam oleat/omega 9, vitamin E, vitamin
B kompleks (riboflavin, thiamin, niacin, biotin, folat), vitamin K, protein,
fitosterol, dan berbagai mineral yang dapat menghambat penuaan dini dan
mencegah radikal bebas yang dapat merusak sel kulit
 Aman dan tidak menyebabkan alergi (cocok untuk jenis kulit apapun)
 Mempunyai fungsi pelembab
 Dapat menghaluskan kulit wajah
 Mempunyai dua fungsi yaitu sebagai perawatan kehalusan wajah dan
pelindung wajah

3
BAB III
PEMASARAN USAHA

A. Strategi Pemasaran
1. Target Pemasaran
Semua proses produksi telah dilakukan, dari mulai persiapan alat
dan bahan yang baik sampai kepada packing, kemudian yang akan saya
lakukan yaitu mencari target pasar. Dalam memulai usaha apapun, maka
yang harus diketahui adalah peluang pasar yang dapat menerima produk
saya ini. Target pasar sudah merupakan kunci penting dalam proses
pemasaran karena pemasaran akan berjalan dengan lancar apabila sudah
mendapatkan target pasar yang kita inginkan.
Sistem pemasaran usaha ini akan mampu menganalisa keunggulan
dan kelemahan pesaing perusahaan dan sejauh mana kemampuan
perusahaan “benayu” untuk bersaing dengan mereka dalam segala aspek,
baik itu dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas yang saya berikan
kepada para konsumen. Tim akan mensurvei dan meneliti pesaing -
pesaing krim “Benayu” bagaimana caranya membuat kosmetik agar
berbeda dengan kosmetik lainnya yang sudah beredar di pasaran.
Perusahaan akan menjual kosmetik krim perawatan wajah
“Benayu” ini di tempat yang cukup ramai, dan banyak dikenal dan
dikunjungi orang, dengan seperti itu maka krim krim perawatan wajah
“Benayu” ini akan lebih cepat dikenal banyak lapisan masyarakat.
2. Promosi
Lokasi Promosi krim krim perawatan wajah “Benayu” seperti toko,
supermarket itu adalah tempat yang paling strategis untuk
mempromosikan barang dagangan. Berikut ini adalah beberapa cara
promosi kosmetik yang akan tim lakukan :

4
a. Melakukan penjualan krim perawatan wajah “Benayu” langsung, cara
ini lumayan efektif karena langsung bertemu dengan pembelinya dan
bisa langsung promosikan kosmetik yang di jual.
b. Melalui internet cara ini efektif walau tak semua orang memakai
internet tapi cara ini cukup memberikan informasi yang lebih kepada
orang karena saat ini orang banyak membuka internet seperti facebook,
twetter, yahoo, google dan lain - lain, tak ada salahnya bila dicoba.
c. Melalui iklan radio cara ini cukup lumayan walau tak ada gambar
visual yang dapat terlihat tapi setidaknya pesannya dapat tersampaikan
kepada masyarakat

B. Analisis SWOT
Mengacu pada peta persaingan ini maka dapat dilaksanakan analisis
SWOT untuk mengindikasikan kekuatan perusahaan ditengah kancah
persaingan usaha. Berikut ini adalah analisis yang dapat dikemukakan:
1. Strength (Kekuatan)
Pasar krim Perawatan Wajah pada dasarnya mengarah ke pasar menengah
keatas. Dalam hal ini persaingan harga tidak menjadi kendala utama.
Pertimbangan dari konsumen cenderung menuju segi kualitas bukan
kuantitas. Jika ditinjau dari kualitas maka krim perawatan wajah “Benayu”
memiliki tingkat kualitas yang unggul. Hal ini ditunjang dengan
klasifikasi laboratorium yang dapat dijadikan sebagai patokan kualitas.
Kelebihan lain dari perusahaan adalah belum adanya varian produk sejenis
di lapangan sehingga tidak ada kompetisi antara produk identik.
2. Weakness (Kelemahan)
Perusahaan krim perawatan wajah “Benayu” merupakan sebuah badan
usaha dengam modal yang terbatas. Hal ini akan menjadi faktor restriksi
ekspansi pasar secara besar-besaran. Hal ini umumnya juga terjadi pada
perusahan lain pada segmen krim perawatan wajah sehingga dapat
dikatakan sebagai kelemahan universal.

5
3. Opportunity (Kesempatan)
Beberapa bulan yang lalu terjadi gejolak global pada semua sektor sebagai
akibat fluktuasi harga minyak dunia. Hal ini banyak mempengaruhi
kestabilan krim perawatan wajah sehingga terjadi reduksi modal pada
perusahaan lain. Saat ini kondisi ekonomi mulai stabil sehingga membuka
kesempatan emas bagi perusahaan baru untuk tumbuh dan berkembang.
Celah lain muncul dari banyaknya komunitas dengan perekonomian kuat
di kawasan perkotaan. Pada umumnya krim perawatan wajah menyerang
pada pasar pedesaan. Adanya lahan yang belum digarap dengan optimum
ini akan menjadi suatu lahan pemasaran yang prosektif.
4. Threat (Ancaman)
Produk yang berhasil di pasaran pada umumnya akan segera diduplikasi
oleh kompetitorlain yang ingin merebut pasar. Pada sistem ini akan
tercipta suatu kondisi market share tertentu. Untuk dapat mengatasi
ancaman ini maka dapat dilakukan pembangunan brand image secara
ekspansif sehingga dapat mempertahankan peta pemasaran dan menjadi
market leader di segmen pasar krim perawatan wajah.
Berdasarkan analisis SWOT diatas tampak bahwa probabilitas untuk
dapat bertahan di pasar penjualan cukup tinggi. Hal ini menjadi modal psikis
yang kuat bagi perusahaan untuk dapat berjaya sebagai market leader.

C. Estimasi Pangsa Pasar


Pangsa pasar untuk segmentasi krim perawatan wajah pada umumnya dapat
dibagi menjadi dua wilayah yakni kawasan perkotaan dan kawasan pedesaan.
Secara umum kompetisi lebih ketat dikawasan pedesaan karena banyak
perusahaan kompetitor yang ragu untuk bersaing dengan segmen kosmetik
krim perawatan wajah.
Pemasaran produk krim perawatan wajah “Benayu” dapat dibagi menjadi dua
klasifikasi lahan usaha yakni:

6
1. Perkotaan
Kawasan pemasaran utama produk krim perawatan wajah
“Benayu” berada di kawasan Kota Semarang. Total penduduk Semarang
berkisar pada 1 Juta orang. Dengan asumsi kawasan Semarang sebagai
kawasan berkembang maka dapat diprediksi bahwa kalangan menegah
keatas berkisar pada 500.000 orang. Estimasi penjualan pada tahun awal
ditargetkan sebesar 5% total penduduk atau sekitar 25.000 orang. Dengan
tingkat pertumbuhan pasar sebesar 25% perkuartal. Estimasi ini
dikemukankan berdasarkan adanya beberapa kompetitor senior yang sudah
ada di kancah promosi. Ekspansi sebesar 25% akan memberikan kepastian
perkembangan modal untuk penetrasi produk ke kota lain pada tahun
berikutnya. Kawasan semarang merupakan sentra pariwisata kota yang
cukup besar sehingga kawasan pemasarannya juga meliputi hotel-hotel,
pasar local, dan salon-salon kecantikan.
2. Dunia Maya
Pemasaran virtual dlaksanakan melalui teknologi jaringan. Website
diluncurkan untuk promosi secara internasional. Website juga akan
digunakan sebagai media untuk menggalang kritik dan saran dari klien
sehingga akan terentuk suatu komunitas pengguna krim perawatan wajah
“Benayu” yang berguna untuk ekspansi pasar selanjutnya. Pemasaran
dunia maya juaga dilaksanakan dengan bergabung pada situs jejaring
sosial sehingga produk akan semakin mudah dikenal. Dengan adanya
website maka akan memungkinkan untuk terbentuk rekanan bilateral
dengan instansi lain di luar negri. Hal ini berguna untuk ekspansi pasar
ekspor. Estimasi dari adanya pemasaran pada dunia maya akan
memberikan dorongan untuk perluasan pasar sebesar 25% per kwartal dan
probabilitas pemasaran ke luar negri sebesar 1%.

7
BAB IV
ANALISA BIAYA DAN KEUNTUNGAN

Permodalan berasal dari :


 Modal Awal
No Deskripsi Biaya (Rp)
1 Modal bersama anggota comaditer 50.000.000
3 Penyertaan modal pihak ketiga 30.000.000
Jumlah 80.000.000
Alokasi Anggaran :
1. Biaya Awal
No Deskripsi Biaya (Rp)
1 Sewa Lokasi dan Perijinan perusahaan 20.000.000
2 Perekrutan pegawai 5.000.000
3 Interior 5.000.000
4 Alat-alat dan bahan pembuatan krim 25.000.000
5 Foto copy berkas 1.000.000
Jumlah 46.000.000
2. Biaya Operasional per bulan
No Deskripsi Biaya (Rp)
1 Biaya transportasi 5.000.000
2 Listrik dan PAM 2.000.000
3 Gaji pegawai 10 @. 1.500.000 15.000.000
4 Alat dan bahan 5.000.000
Jumlah 27.000.000
3. Omzet per bulan
Pemasukan per-hari Rp.20.000 x 75 pcs = Rp. 1.500.000
Dalam 1 bulan Rp. 20.000 x 2250 pcs = Rp. 45.000.000
4. Laba per bulan
Rp. 45.000.000 - Rp. 27.000.000 = Rp. 18.000.000

8
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari makalah kewirausahaan Bisnis Plan Krim Perawatan Wajah
“Benayu” maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Jenis usaha ini merupakan usaha dalam industri bidang kesehatan, yaitu
perusahaan omanditer industri krim wajah “Benayu”.
2. Tujuan secara umum adalah Sebagai sarana untuk membuat usaha yang
berorientasi keuntungan yang berupa uang. Bagi Konsumen menjadi
Kemudahan dapat mendapat produk kosmetik krim kecantikan. Menjadi
Kesempatan pada konsumen untuk memilih kosmetik untuk wajah sesuai
dengan selera, jenis kulit dan harga
3. Strategi pemasaran yang paling utama adalah Strategi pemasaran yang
paling utama aadalah Melakukan penjualan krim perawatan wajah
“Benayu” langsung, Melalui internet dan Melalui iklan radio cara ini
cukup lumayan walau tak ada gambar visual yang dapat terlihat tapi
setidaknya pesannya dapat tersampaikan kepada masyarakat.
4. Proyeksi analisa biaya dan keuntungan adalah
Omzet per bulan
Pemasukan per-hari Rp.20.000 x 75 pcs = Rp. 1.500.000
Dalam 1 bulan Rp. 20.000 x 2250 pcs = Rp. 45.000.000
Laba per bulan
Rp. 45.000.000 - Rp. 27.000.000 = Rp. 18.000.000

9
B. Saran
1. Makalah bisnis plan ini sebaiknya mencantumkan pesaing atau bisnis
dengan usaha yang sama di daerah tersebut.
2. Makalah bisnis plan ini sebaiknya mencantumkan prediksi terjadi BEP
(break event point)
3. Pembuatan bisnis plan apabila nantinya direalisasikan sebaiknya bisa
bekerjasama dengan pihak dinas terkait BP POM dll.

10