Anda di halaman 1dari 4

KOMUNIKASI DALAM KEPERAWATAN GIGI DAN MULUT

Tentang
“komunikasi terapeutik dalam pembersihan karang gigi”

Oleh:
Nur Resky Awuliya Sapar : 01703017
Vira Lista Lestari Aru : 01703018

Dari kelompok III

Program studi DIII Kep. Gigi A


Stikes Amanah Makassar
Tahun Ajaran 2019/2020
DIALOG KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM
PEMBERSIHAN KARANG GIGI

1. Tahap Pra-interaksi
Sebelum pasien memasuki klinik gigi operator telah lebih dulu mempersiapkan diri,
kerapian pakaian serta perlengkapan diri operator setelah itu menyalakan dental unit (dental
unit dalam keadaan bersih), mengetahui atau merencanakan tindakan yang akan dilakukan (
pengetahuan tentang pembersihan karang gigi), dan menyiapkan alat-alat yang akan
dipersiapkan sesuai dengan prosedur yang akan dilakukan:
Alat dan bahan yang diperlukan:
 Baju lab
 Handskune
 Masker
 Celemek
 Pengalas alat dan bahan
 Gelas kumur dan air
 Catton pellet
 Oral diangnostik ( Mirror, pinset, sonde, exapator)
 Scaller manual atau scaller ultrasonik
 Saliva ejektor atau suction
 Pumish
 Pasta gigi
 Brush
 Rubber cup
 Oco
 Betadine

Setelah operator selesai mempersiapkan alat dan bahanyang akan digunakan, pasien
dipersilahkan untuk melakukan persetujuan dengan menandatangani tindakan medis yang
telah disediakan barulah operator melakukan tinakan scalling.

2. Tahap Orientasi
Operator : “Assalamualaikum, Selamat pagi ibu..” (tersenyum dan mempersilahkan duduk)
Pasien : “Iya, waalaikumsalam” (tersenyum)
Operator : “Selamat datang di Klinik Amanah, Perkenalkan nama saya Resky Awuliya/Vira
Lista sebelumnya saya ingin mengambil data ibu”
Pasien :”iya, boleh”
Operator : “Siapa nama ibu?
Pasien : “ Resky Awuliya/ Vira Lista”
Operator : “umurnya?”
Pasien : “19 tahun”
Operator : “ Kalau alamat ibu”
Pasien : “jl. Inspeksi kamal II, Hertasning Baru”
Operator : “Pekerjaannya ibu apa?”
Pasien : “Masih mahasiswa”

(mencari tahu alasan pasien datang ke klinik)

Operator : “kalau boleh tahu, keluhan utama ibu apa?”


Pasien : ”Begini, saya kurang PD berbicara dengan lawan bicara saya karena adanya
karang gigi, bau mulut dan biasa juga gusi saya berdarah.”
Operator : ”ohh jadi yang sedang ibu alami ini sepertinya ada penumpukan karang gigi di
permukaan gigi ibu,sehingga terjadi bau mulut dan gusi yang sering berdarah.
jadi saya menyarankan ibu untuk melakukan scaling atau yang biasa kita sebut
membersihkan karang gigi.”
Pasien : “ Oh iyaa, boleh.”

Anamnese ( Menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan tindakan perawatan)

Operator : ”maaf sebelumnya, kalau boleh tahu ibu sikat gigi berapa kali dalam sehari?”
Pasien : ”dua kali, pagi dan sore”
Operator : “Lalu apakah ibu pernah membersihkan karang gigi di klinik sebelumnya?”
Pasien : “Belum pernah”
Operator : “Baik. Sebelum kita lakukan scalling, saya akan memeriksa tekanan darah ibu.
Biasanya tekanan darah ibu berapa? (sambil melakukan tensi).”
Pasien : “biasanya tensi saya 90”
Operator : “tekanan darah darah ibu 90 dan ini berarti normal yah”
Pasien : “iya”

(Pemeriksaan keadaan umum)

Operator : “oh begitu ya bu, maaf yah saya ingin bertanya lagi, apakah ibu memiliki penyakit
sistemik seperti penyakit gula, tekanan darah, alergi, asma atau penyakit
jantung?”
Pasien :”Alhamdulillah, tidak ada”

(Menghitung score OHI-S, DI, dan CI)


Operator : “maaf ibu, silahkan duduk disini (memperlihatkan dental cair) saya mau periksa
keadaan mulutnya dulu”
Pasien: “Iya”
3. Tahap Kerja

Operator : “permisi, saya pasangkan celemek dulu. Silahkan kumur-kumur dulu yah (setelah
memasangkan celemek)”
Operator : “maaf ibu mungkin ini sedikir mengganggu, saya mau pasang suction di mulut
untuk menghisap air di mulut ibu”.
Pasien : “iya”
Operator : “baik ibu, saya mulai untuk membersihkan karang giginya yah. Kalau ibu merasa
ngilu atau sakit boleh angkat tangan”

(setelah pembersihan karang gigi)

Operator : “ibu ini sudah selesai pembersihan karang giginya, tapi saya mau melakukan
pemolesan pasta gigi dan juga pumish untuk memperhalus permukaan gigi. Serta
memberikan oco untuk memutihkan gigi. Dan juga nanti saya akan meberikan
antiseptik agar mempercepat penyembuhan gusi setelah scalling.”
Pasien : ”oh iya”

4. Tahap terminasi
Operator :”proses scalling dan pemolesannya sudah selesai, dan saya menyarankan ibu untuk
tidak makan, minum atau berkumur selama kurang lebih 30 menit agar antiseptik
dapat bekerja sempurna. Ibu juga bisa mengurangi makanan yang manis dan
melekat dan memperbanyak makan makanan yang berair dan berserat. Dan
jangan lupa untuk menggosok gigi 2 kali sehari yaitu sesudah sarapan dan
sebelum tidur. Oyaa dan jangan lupa untuk mengontrol kesehatan giginya setiap
6 bulan sekali”
Pasien : “iya, terima kasih atas sarannya”
Operator :”sama-sama, maaf jika ada kesalah yang saya lakukan” (sambil mempersilahkan
pasien untuk meninggalkan ruangan perawatan dan memberi salam)