Anda di halaman 1dari 4

MATRIKS ANALISIS SITUASI KESEHATAN

DESA : SUNGAI BURUNG


WILAYAH KERJA PUSKESMAS : SEGEDONG
Uraian data sekunder (data Uraian data primer (data Uraian kualitatif dari stake
Situasi yang diamati Simpulan situasi
puskesmas) survei cepat) holder
Situasi demografi (data - Jumlah penduduk di - Permasalahan yang masih
kependudukan yang diamati, wilayah kerja Puskesmas perlu menjadi perhatian
usia harapan hidup, jumlah Segedong tepatnya di serius yaitu terdapat rukun
penduduk, jumlah balita, Desa Sungai Burung tetangga yang tidak aktif
tingkat pendidikan, tahun 2015 dengan luas posyandu
pekerjaan, angka kematian wilayah 806,08 ha/m2
kasar) dengan jumlah penduduk
sebesar 2.686 jiwa,
jumlah kartu keluarga
861 KK, mayoritas
penduduk beragama
islam dan bersuku
Melayu. Jumlah ibu
hamil 54 orang dan
jumlah balita 272 orang.
Tingkat pendidikan
penduduk sebesar 2.594
orang. Sebagian besar
penduduk di Wilayah
Kerja Puskesmas
Segedong Desa Sungai
Burung bila dilihat dari
segi pekerjaannya adalah
mayoritas Petani dan
juga ada sebagian jenis
pekerjaan lainnya adalah
buruh tani, pegawai
negeri sipil (PNS),
Pedagang keliling,
Peternak, Nelayan,
Montir, TNI, POLRI dan
Karyawan Perusahaan
Swasta. Dengan
pendapatan ekonomi
rerata menengah
kebawah. Sedangkan dari
aspek tingkat pendidikan
sebagian besar hanya
berpendidikan SD
Sederajat.
Situasi derajat kesehatan - - Kondisi kesehatan
(data-data laporan kejadian masyarakat sudah cukup
penyakit, laporan mingguan, baik, hal tersebut terlihat dari
laporan bulanan, angka belum ditemukannya
kematian ibu, angka kematian ibu dan balita
kematian bayi)
Uraian data sekunder (data Uraian data primer (data Uraian kualitatif dari stake
Situasi yang diamati Simpulan situasi
puskesmas) survei cepat) holder
Situasi upaya pelayanan - -
kesehatan
 Input (man → rasio
nakes dengan penduduk,
money → anggaran yang
dikelola, material →
sarana yang dimiliki,
metode → teknik,
koordinasi, supervisi,
market → sasaran
pelayanan)
 Output (jumlah
kunjungan, volume
kegiatan promotif,
preventif, rehabilitatif)
 Output peran serta
masyarakat (jumlah
kader, kunjungan
posyandu, posyandu
lansia, UKS, UKGS, dan
UKBM lain)
Situasi perilaku kesehatan - -
 Perilaku dalam
meningkatkan dan
memelihara kesh (PHBS,
gizi seimbang, olahraga)
 Perilaku mencegah
penyakit (imunisasi,
penggunaan kelambu)
 Perilaku pencarian kesh
(batra,dukun, sinshe)
 Perilaku terhadap sistem
kesh (kepuasa
pelayanan)
 Perilaku terhadap
makanan (pengolahan
makanan, pemilihan
makanan)
 Perilaku terhadap
lingkungan (PSN,
pengolahan sampah,
mengolah air minum,
menggunakan jamban)

Situasi lingkungan - -
 Lingkungan fisik
(kondisi rumah,
kepemilikan jamban,
SAB, selokan, TTU,
TPM)
 Lingkungan biologis
(kodisi vektor, reservoir,
peternakan)
 Lingkungan sosial,
ekonomi, budaya (
pendapatan,
pengangguran, budaya
pemeriksaan kehamilah,
budaya ASI)