Anda di halaman 1dari 5

Tugas Kelompok ke-1

Week 3

Kelompok 2 - JGEA Class

2101780315 - Rangga Maulana


2101784976 - Muhammad Kautsar
2101780113 - Annisa Fitmautami
2101784925 - Dea Alvionita
2101774893 - Charisma Ichsaniwati

Sumber: Lawrence J. Gitman, Chad J. Zutter (2012) Principles of Managerial Finance. Pearson.
Global Edition. 13th Edition.

Essay:
1. Apakah tujuan dari Perusahaan?

Jawaban:

Tujuan perusahaan menurut Warrren et al (2017:2) adalah memaksimalkan


keuntungan (profit). Keuntungan atau laba adalah selisih antara uang yang diterima dari
pelanggan atas barang atau jasa yang dihasilkan dan biaya yang dikeluarkan untuk input yang
digunakan guna menghasilkan barang/jasa.

Tujuan Perusahaan adalah memaksimumkan kekayaan/nilai perusahaan bagi para


pemegang saham. Nilai perusahaan yang sudah go public tercermin dalam harga saham
perusahaan sedangkan pengertian nilai perusahaan yang belum go publicnilainya terealisasi
apabila perusahaan akan dijual (total aktiva dan prospek perusahaan, risiko usaha, lingkungan
usaha dan lain-lain)(Margaretha, 2005:1).

2. Sebutkan masing-masing minimal 3 rasio berdasarkan jenis-jenis rasio berikut:

Jawaban:

a. Rasio Likuiditas : Rasio lancar (current ratio) , rasio cepat (quick ratio), rasio kas (cash
ratio)
b. Rasio Profitabilitas : Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin), Margin Laba Operasi
(Operating Profit Margin), Margin Laba Bersih (Net Profit Margin), Return On Assets
(ROA), Return On Investment (ROI)
c. Rasio Aktivitas : Rasio Perputaran Piutang, Rasio Perputaran Persediaan, Rasio Perputaran
Aktiva Tetap, Rasio Perputaran Total Aktiva

FINC6046 - Financial Management


3. Jelaskan kegunaan dari formula time value of money dan perbedaan antara single
amount dan anuitas?

Jawaban:

Kegunaan dari formula time value of money adalah untuk mengetahui apakah investasi
yang dilakukan dapat memberikan keuntungan atau tidak. Time value of money berguna
untuk menghitung anggaran. Dengan demikian investor dapat menganalisa apakan proyek
tersebut dapat memberikan keuntungan atau tidak. Dimana investor lebih menyukai suatu
proyek yang memberikan keuntungan setiap tahun dimulai dari tahun pertama sampai tahun
berikutnya. Hal ini berarti time value of money sangat penting untuk dipahami oleh kita
semua, sangat berguna dan dibutuhkan untuk kita menilai seberapa besar nilai uang masa kini
dan masa yang akan datang.

Perbedaan antara single amount dan anuitas:

Kalau single amount digunakan untuk menghitung nilai yang akan datang (future value)
yang nilainya hanya satu (tidak kontinu), sedangkan anuitas dalam teori keuangan adalah
suatu rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala (kontinu)
pada jangka waktu tertentu.

4. Misalkan hasil perhitungan future value atas sebuah investasi lebih kecil dari hasil
deposito, apakah investasi tersebut diambil atau tidak? Jelaskan!

Jawaban:

Menurut kami, jika future value atas sebuah investasi lebih kecil dari hasil deposito,
investasi tersebut seharusnya tidak diambil karena ada yang lebih menguntungkan dari
investasi tersebut. Investasi merupakan suatu aktivitas menempatkan dana pada suatu periode
tertentu dengan harapan penggunaan dana tersebut bisa menghasilkan keuntungan dan/atau
peningkatan nilai investasi. Jadi, ketika suatu nilai investasi lebih tinggi dari investasi yang
lain, maka yang lebih baik diambil adalah investasi yang lebih tinggi nilainya, karena
keuntungannya lebih besar pula.

Kasus:

1. Andi baru saja memenangkan undian berhadiah sebesar 5 juta rupiah. Dia diberikan 2 opsi
dalam penerimaan hadiahnya, yang pertama menerima 2,6 juta sekarang, atau pilihan kedua
menerima sebesar 200 ribu setiap akhir tahun selama 25 tahun kedepan. Jika Andi mempunyai
kesempatan investasi dengan bunga sebesar 7% setiap tahun dengan inflasi 5% setahun, maka
pilihan mana yang terbaik buat Andi?

Jawaban:

 Pilihan pertama: (Rp2.600.000)

FINC6046 - Financial Management


Untuk pilihan yang pertama, jika penerimaan pertama sebesar Rp2.600.000 ditambah
dengan bunga sebesar 7%, kemudian ada potongan inflasi sebesar 5%, hasilnya Rp
2.600.000 + 7% = Rp 2.782.000, kemudian dipotong dengan inflasi sehingga Rp
2.782.000 - 5% = Rp 2.642.900.
 Pilihan kedua : (Rp 200.000/tahun x 25 thn = RP 5.000.000)
Diketahui bahwa per tahun Andi akan memperoleh Rp 200.000 + 7% = 214.000, lalu
terjadi inflasi sebesar 5% maka Rp 214.000 - 5% = 203.300. Jika dikalikan 25 tahun akan
menjadi Rp 203.300 x 25 tahun = Rp 5.082.500.
Jadi, pilihan terbaik yang akan dipilih Andi adalah pilihan pertama, yakni mendapat hadiah
penerimaan pertama sebesar Rp 2.600.000. Karena jika dibandingkan dengan pilihan yang
kedua, nilai uang tiap tahun berbeda. Sehingga dibanding mendapatkan Rp 203.300 per tahun
yang nilai mata uangnya selalu berubah, lebih baik mendapatkan uang tunai Rp 2.600.000, yang
tidak mendapatkan penyusutan rupiah.

2. PT ABC mempunyai susunan neraca sebagai berikut:


Aktiva Pasiva dan Ekuitas
Kas 1,300,000 Utang Dagang 2,425,000
Surat Berharga 4,375,000 Utang Wesel 2,750,000
Piutang Dagang 6,250,000 Utang Bank 3,375,000
Persediaan 8,875,000 Utang Jangka Panjang 18,000,000
Aktiva Tetap 40,250,000
Akum Penyusutan 10,000,000 Modal Saham 15,000,000
Aktiva Tetap Bersih 30,250,000 Laba Ditahan 9,500,000

Hitunglah current ratio, cash ratio, quick ratio, debt to asset dan debt to equity serta
jelaskan bagaimana kondisi Perusahaan tersebut.

current ratio

= (kas + surat berharga+piutang dagang+persediaan+aktiva tetap) ÷ (utang dagang +utang


wesel+utang bank +Utang jagka panjang)
= 61.050.000 ÷ 26.550.000
= 2,29 kali
Perusahaan jika Current Ratio (rasio lancar) semakin tinggi, semakin likuid perusahaannya.
Diatas perusahaan medapatkan hasil curent ratio sebesar 2,29 kali. Hasil yang lebih tinggi dari
batas yang ditentukan yaitu 1.
cash ratio,
Cash Ratio = (kas atau setara kas) ÷ Current liabilities
=(kas+surat berharga+piutang dagang) ÷ (utang dagang+utang wesel+utang bank)

FINC6046 - Financial Management


= 11.925.000 ÷ 8.550.000
= 1,39 kali
Dalam cash ratio perusahaan mampu menutupi hutang perusahaan dengan nilai 1,39 kali.
quick ratio,
Quick Ratio = (Current assets-inventory) ÷ Current liabilities
= (kas + surat berharga+piutang dagang +aktiva tetap bersih) ÷ (utang dagang
+utang wesel+utang bank +Utang jagka panjang)
= 42.175.000 ÷ 26.550.000
= 1,58 kali
Perusahaan masih dapat memenuhi hutang hutang.
debt to asset
Debt to asset = (Current liabilities ÷ Current assets)x 100%
=( (utang dagang +utang wesel+utang bank +Utang jangka panjang) ÷(kas + surat
berharga+piutang dagang+persediaan+aktiva tetap)) x 100%
= (26.550.000 ÷ 61.050.000)x100%
=0,434 kali x 100%
=43,4 %
Hutang perusahaan bernilai 43,4% dari asset yang dimiliki
debt to equity
Debt to asset = (Current liabilities ÷ total equity)x 100%
=( (utang dagang +utang wesel+utang bank +Utang jangka panjang) ÷(modal saham + laba
ditahan) x 100%
= (26.550.000 ÷ 24.500.000)x100%
=1,08 kali x 100%
=108 %
Hutang perusahaan lebih besar dari modal usaha 108% lebih 8% dari modal keseluruhan.
maka kita harus lihat lebih lanjut apakah hutang lancar atau hutang jangka panjang yang lebih
besar :
 Jika jumlah hutang lancar lebih besar dari pada hutang jangka panjang, hal ini masih bisa
kita terima, karena besarnya hutang lancar sering disebabkan oleh hutang operasi yang
bersifat jangka pendek.
 Jika hutang jangka panjang yang lebih besar, maka dikuatirkan perusahaan akan
mengalami gangguan likuiditas dimasa yang akan datang. Selain itu laba perusahaan juga
semakin tertekan akibat harus membiayai bunga pinjaman tersebut.
 Beberapa perusahaan yang memiliki DER lebih dari satu, hal ini sangat menganggu
pertumbuhan kinerja perusahaanya juga menganggu pertumbuhan harga sahamnya.
Karena itu sebagian besar para investor menghindari perusahaan yang memiliki angka
DER lebih dari 2.

Source:

 Lawrence J. Gitman, Chad J. Zutter (2012) Principles of Managerial Finance. Pearson.


Global Edition. 13th Edition.
 Lecture Notes. Week 3. Time Value of Money.

FINC6046 - Financial Management


 http://coreaccountingindonesia.blogspot.com/2018/08/pengertian-tujuan-perusahaan.html
(diakses 26 Juni 2019 - 10.37)
 https://zahiraccounting.com/id/blog/ratio-keuangan-arti-jenis-dan-rumusnya/ (diakses 26
Juni 2019 - 10.41)

FINC6046 - Financial Management