Anda di halaman 1dari 32

PANDUAN RENCANA,

PELAKSANAAN DAN PELAPORAN


PKS
DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR 1

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 2
B. Maksud dan Tujuan 2
C. Ruang Lingkup 3
D. Isi Panduan 3

BAB II KETENTUAN UMUM


A. Pengertian 4
B. Tujuan PKS 4
C. Persyaratan PKS 4
D. Pihak-pihak yang terkait dengan PKS 5

BAB III SATUAN TUGAS PKS


A. Umum 6
B. Proses Pembentukan Satgas PKS 7

BAB IV PERENCANAAN PKS

A. Umum 8
B. Prosedur Perencanaan PKS 8

BAB V PELAKSANAAN PKS


A. Umum 9
B. Prosedur Pelaksanaan PKS 10

BAB VI PELAPORAN PKS

A. Umum 11
B. Prosedur Pelaporaan PKS 11
Halaman
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Contoh SK Satgas PKS 12

2. Formulir Rencana PKS 14

3. Daftar Absensi Peserta PKS 16

4. Nolulen PKS 18

5. Laporan Pelaksanaan PKS 19


KATA PENGANTAR

Dalam rangka mengemban amanat misi pertama Inspektorat Provinsi


“XYZ” yaitu meningkatkan pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) aparat
pengawas, Inspektorat Provinsi “XYZ” selaku Instansi yang mempunyai untuk melakukan
pembinaan dan pengawasan sehingga perubahan untuk meniadi lebih baik tentunya
merupakan kebutuhan. Berbagai upaya pun telah dilakukan dalam menata Inspektorat
Daerah ke depan dimulai dari penataan kelembagaan, dan mempersiapkan aparaturnya
dalam meningkatkan tata kelola maupun tata laksana yang lebih baik untuk mencapai
target peningkatan kapabilitas APIP. Namun, seiring dengan kebutuhan yang
menghendaki percepatan peningkatan level kapabilitas, diperlukan sebuah panduan
ringkas mengenai langkah-langkah praktis yang harus dilaksanakan agar levelnya
meningkat menjadi level 2 (infrastructure), beserta dokumen-dokumen yang harus
dipenuhi.
Terkait dengan hal tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (Men PAN dan RB) telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 19 Tahun
2012 tentang Peningkatan Profesionalitas Aparatur di Lingkungan Aparat Pengawasan
Intern Pemerintah (APIP). SE tersebut mengamanatkan adanya penguatan pengawasan
yang dilakukan APIP, yang berperan sebagai penjamin kualitas (quality assurance) dan
konsultasi (consulting) dalam rangka mendorong pelaksanaan reformasi birokrasi,
sehingga memerlukan sumber daya aparatur pengawasan yang profesional, kompeten,
produktif, dan berintegritas.
Sebagai wujud dari sikap profesionalisme Pejabat Fungsional, agar
kegiatan pengawasan audit dan non audit yang dilaksanakan menjadi berkualitas dan
efektif sesuai dengan Kode Etik APIP (Permenpan Nomor PER/04/M.PAN /03/2008) dan
Standar Audit APIP (Permenpan Nomor PER/05/M.PAN/03/2008), maka diperlukan
Pejabat Fungsional yang mempunyai pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi
lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, APIP
yang baik dan dinamis seharusnya memiliki program pengembangan pegawai secara
terencana dan teratur, sehingga tugas-tugas yang ada dikeriakan secara efektif dan
efisien, disertai dengan komitmen para pegawainya untuk terus menerus belaiar.
Pengembangan pegawai dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan
keterampilan para pegawai, salah satunya dilakukan melalui program Pelatihan Kantor
Sendiri (PKS).
Dalam rangka merencanakan kegiatan PKS yang mendukung pelaksanaan
penugasan pengawasan sesuai PKPT yang ada, maka Inspektorat Provinsi “XYZ” berusaha
menyusun suatu panduan perencanaan PKS dan pelaporannya yang dapat menjadi
Pedoman Perencanaan dan Pelaporan Realisasi 1
PKS
acuan untuk menyelenggarakan PKS.
Akhirnya, panduan ini kami harapkan dapat menjadi acuan yang aplikatif
sehingga mempermudah untuk melaksanakan langkah-langkah perbaikan menuju
tingkat kapabilitas yang lebih baik Panduan ini masih jauh dari sempurna, karena itu
kami mengharapkan masukan dari para stokeholders, sebagai bahan untuk memperbaiki
dan menyempurnakan panduan ini.

……….., 6 Januari 2013


Inspektur Provinsi “XYZ”

Drs. (Nama)
Pembina Utama Madya
NIP. …………………….

Pedoman Perencanaan dan Pelaporan Realisasi 2


PKS
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

APIP yang baik dan dinamis akan tercipta apabila tugas-tugas yang ada
dikerjakan secara efektif dan efisien dan disertai komitmen para pegawainya
untuk terus menerus belajar. Oleh karena itu organisasi APIP yang baik dan
dinamis seharusnya memiliki program pengembangan pegawai secara
terencana dan teratur. Pengembangan pegawai guna meningkatkan
pengetahuan, keahlian, dan keterampilan para pegawai dilakukan antara lain
melalui program Pelatihan Kantor Sendiri (PKS) dan workshop.
Fasilitasi penyelenggaraan PKS dan kegiatan pengembangan profesi auditor
bagi para pegawai APIP pada dasarnya merupakan tugas setiap APIP. Namun
demikian, pengembangan profesi untuk auditor juga dapat dilakukan sendiri
oleh masing-masing individu auditor melalui kegiatan penulisan karya ilmiah.
Pengembangan profesi penyelenggaraannya difasilitasi oleh masing-masing
unit APIP dikenal secara umum dengan nama Pelatihan di Kantor Sendiri (PKS),
workshop. PKS disetiap unit kerja tersebut dapat terselenggara atas prakarsa
semua lapisan pegawai APIP, baik pimpinan ataupun staf.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas, perlu untuk membuat Panduan
Penyelenggaraan Kegiatan Pelatihan Kantor Sendiri (PKS) yang dapat digunakan
oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)

B. Maksud dan Tujuan

Panduan Pennyelenggaraan PKS ini dimaksudkan untuk memberikan acuan


tentang tatacara penyelenggaraan PKS bagi seluruh pegawai Aparat
Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yaitu pegawai struktural, pegawai
fungsional serta pegawai non struktural/fungsional, untuk memastikan bahwa
setiap auditor memiliki komitmen untuk terus-menerus belajar.
Pedoman Perencanaan dan Pelaporan Realisasi 3
PKS
C. Ruang Lingkup

Materi Panduan ini meliputi aspek-aspek perencanaan, pelaksanaan dan


pelaporan kegiatan pengembangan profesi yang penyelenggaraannya
difasilitasi oleh APIP seperti PKS dan workshop.

D. Isi Pedoman

Pedoman PKS ini berisi 6 (enam) bab,yaitu:


Bab I : Pendahuluan
Bab II : Ketentuan Umum
Bab III : Satgas PKS
Bab IV : Perencanaan
Bab V : Pelaksanaan
Bab VI : Pelaporan

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 3


BAB II
KETENTUAN UMUM

A. Pengertian

Pelatihan di Kantor Sendiri (PKS) adalah pelatihan secara teratur/terjadwal


untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam rangka menunjang tugas-tugas
unit kerja yang penyelenggara dan pesertanya berasal dari pegawai unit kerja
yang bersangkutan.
Dalam pelaksanaannya PKS dapat diselenggarakan oleh dan bagi sub-sub unit
kerja dan atau unit kerja APIP.

B. Tujuan PKS

Untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, keahlian dan


keterampilan setiap pegawai unit APIP baik pejabat struktural, pejabat
fungsional dan pegawai non struktural/fungsional sesuai dengan tugas dan
fungsinya.

C. Persyaratan PKS

PKS mempunyai syarat-syarat sebagai berikut:

1. Dilaksanakan secara teratur/terjadwal berdasarkan perencanaan yang


telah ditetapkan pada awal tahun, namun tidak menutup kemungkinan
apabila terdapat kepentingan yang mendesak dapat diselenggarakan
pelatihan tambahan.
2. Materi/bahan pelatihan berkaitan dengan peningkatan pengetahuan,
keahlian, dan keterampilan pegawai yang berguna untuk pelaksanaan tugas
pada unit kerja yang bersangkutan. Bahan PKS dapat berupa
permasalahaan pekerjaan yang dihadapi sehari-hari/current issues, atau
pengetahuan baru.
Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 4
3. Bahan pelatihan harus sudah disiapkan secara tertulis sebelum pelatihan
dimulai.
4. Terdapat pimpinan diskusi/moderator, penyaji/narasumber dan notulis,
serta jumlah peserta yang cukup sebagai kelas diskusi.
5. Penyaji makalah dapat berasal dari dalam maupun dari luar unit kerja.
6. Daftar hadir ditulis tangan oleh masing-masing peserta sendiri dan
ditandatangani sebagai tanda kehadiran.
7. Dibuat notulen yang berisi pokok bahasan, pertanyaan, jawaban, komentar
dan simpulan.

D. Pihak-pihak yang terkait dalam PKS

1. Penanggung jawab pelaksanaan PKS adalah pimpinan unit APIP.


2. Satuan Tugas (Satgas) PKS
Satgas PKS bertugas merencanakan, melaksanakan, melaporkan dan
mendokumentasikan kegiatan PKS.

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 5


BAB III
SATUAN TUGAS PKS (SATGAS PKS)

A. Umum

1. Pembentukan Satgas PKS


Dalam setiap unit APIP membentuk Satuan Tugas (Satgas) PKS

2. Satgas PKS
Keanggotan Satgas PKS adalah sebagai berikut:
a. Terdiri dari pejabat struktural dan pegawai non struktural/fungsional di
lingkungan unit APIP.
b. Minimal terdiri dari ketua, sekretaris dan 3 (tiga) anggota
c. Ditetapkan oleh penanggung jawab PKS setiap awal tahun dengan
masa kerja dua tahun
d. Ketua satgas PKS adalah pejabat struktural dari unit yang mengelola
kepegawaian.

3. Tugas Satgas PKS


a. Perencanaan PKS
Membuat rencana tahunan PKS yang bahannya dikumpulan dari
berbagai pihak di unit APIP yang bersangkutan untuk disetujui
penanggungjawab.
b. Pelaksanaan PKS
1) Menyiapkan pelaksanaan PKS dengan membuat undangan/
pengumuman PKS, memastikan/ konfirmasi penyaji makalah dan
notulis, serta mengedarkan makalah.
2) Menyiapkan ruangan dan peralatan PKS.
3) Menyelenggarakan daftar hadir peserta.
4) Mengadministrasikan notulen, absensi dan makalah PKS.

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 6


c. Pelaporan PKS
Menyusun laporan triwulanan pelaksanaan PKS di unit kerjanya.

B. Proses Pembentukan Satgas PKS

1. Kepala unit APIP sebagai Penanggung jawab PKS meminta eselon III/ketua
kelompok jabatan fungsional untuk mengusulkan para pegawai yang akan
dijadikan anggota satgas PKS.
2. Jika telah disetujui dalam rapat, satgas PKS ditetapkan dengan surat
keputusan kepala unit APIP. Surat keputusan ini disampaikan kepada
pegawai yang ditunjuk dan semua unit kerja eselon III/ kelompok jabatan
fungsional pada unit kerja.
3. Dengan diterbitkannya surat keputusan tersebut, satgas PKS dapat memulai
tugas-tugasnya.

Contoh surat keputusan satgas PKS dapat dilihat pada lampiran 1

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 7


BAB IV
PERENCANAAN PKS

A. Umum

1. Rencana PKS ditetapkan pada awal tahun, namun tidak menutup


kemungkinan apabila terdapat kepentingan yang mendesak dapat
diselenggarakan pelatihan tambahan.
2. Rencana PKS disusun oleh Satgas PKS untuk mendapat persetujuan
Penanggungjawab PKS.
3. Materi/bahan pelatihan berkaitan dengan peningkatan pengetahuan,
keahlian, dan keterampilan pegawai yang berguna untuk pelaksanaan tugas
pada unit kerja yang bersangkutan. Bahan PKS dapat berupa permasalahaan
pekerjaan yang dihadapi sehari-hari, current issues, atau pengetahuan baru.

B. Prosedur Perencanaan PKS

1. Pada awal tahun, Satgas PKS meminta masukan topik dan materi PKS yang
akan dilaksanakan dalam satu tahun yang bersangkutan dari masing-
masing eselon III/ketua kelompok jabatan fungsional. Usulan materi
tersebut dapat disertai dengan usulan narasumber PKS.
2. Berdasarkan usulan tersebut Satgas PKS menyusun Rencana Pelaksanaan
PKS yang meliputi tanggal pelaksanaan, materi, narasumber, moderator,
notulis, peserta serta jumlah jam PKS.
3. Rencana Pelaksanaan PKS diajukan kepada Penanggungjawab PKS untuk
disetujui.
4. Format Rencana PKS dapat dilihat pada Lampiran 2

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 8


BAB V
PELAKSANAAN PKS
A. Umum

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 9


1. Materi / makalah yang akan disajikan dalam PKS diserahkan kepada satgas
PKS
2. Undangan/pengumuman PKS
a. Dibuat oleh satgas PKS
b. Diedarkan sebelum dilaksanakan PKS (disarankan seminggu sebelum
pelaksanaan PKS)
c. Undangan/ pengumuman dilampiri makalah yang akan disajikan dalam
PKS agar peserta PKS dapat mempersiapkan pertanyaan maupun
tanggapan sehingga diskusi di dalam kelas menjadi hidup.
3. Ruangan dan peralatan
Satgas PKS menyiapkan ruangan dan peralatan PKS
4. Daftar hadir peserta
a. Dalam daftar hadir, peserta harus menulis sendiri nama, bagian /
bidang di unit organisasi dan menandatanganinya.
b. Daftar hadir PKS harus ditutup dan ditandatangani oleh ketua/anggota
satgas PKS.
Contoh format daftar hadir seperti pada Lampiran 3
5. Diskusi
a. Diskusi (tanya-jawab, komentar/ pendapat, tanggapan) sedapat
mungkin diselenggarakan setelah atau pada saat makalah PKS disajikan
oleh penyaji makalah.
b. Diskusi sedapat mungkin harus menghasilkan simpulan
c. Diskusi dipimpin oleh seorang moderator yang telah ditunjuk agar
dapat terarah.

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 1


0
6. Notulen dan simpulan
Pokok-pokok makalah PKS, pertanyaan dan jawaban, pendapat/komentar
secara ringkas serta simpulan-simpulan dimasukkan dalam notulen PKS
oleh notulis yang telah ditunjuk.
Format notulen PKS dicontohkan pada lampiran 4.

B. Prosedur Pelaksanaan PKS

1. Sebelum pelaksanakan PKS (disarankan seminggu sebelumnya), satgas PKS


menyiapkan undangan/ pengumuman dan menggandakan makalah yang
akan disampaikan oleh penyaji PKS.
2. Selanjutnya undangan/ pengumuman dengan dilampiri makalah
disampaikan kepada kabag TU/ bagian kepegawaian untuk diteruskan ke
pegawai yang akan menjadi peserta.
3. Pada hari pelaksanaan satgas PKS menyiapkan daftar hadir peserta,
catatan keikutsertaan PKS, petugas moderator dan notulis. Moderator PKS
adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mengarahkan dan
mengatur waktu pada saat pelaksanaan PKS.
4. Setelah PKS terlaksana, satgas PKS mengarsipkan daftar hadir peserta,
notulen, undangan/pengumuman dan makalah PKS yang akan digunakan
sebagai sumber penyusunan Laporan Triwulan PKS.

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 10


BAB VI
PELAPORAN PKS

A. Umum

1. Pelaporan Pelaksanaan PKS di unit APIP berupa Laporan Triwulan


Pelaksanaan PKS merupakan tanggungjawab Satgas PKS.
2. Laporan Pelaksanaan PKS selesai disusun paling lambat tanggal 10 pada
bulan setelah suatu triwulan berakhir. Laporan Triwulan PKS disampaikan
kepada pimpinan unit APIP untuk disetujui.
3. Dalam hal tidak ada pelaksanaan PKS pada suatu triwulan maka
disampaikan laporan nihil.
4. Contoh Format Laporan Triwulanan Pelaksanaan PKS dapat dilihat pada
Lampiran 5.

B. Prosedur Pelaporan PKS


1. Berdasarkan arsip daftar hadir peserta, notulen, undangan/pengumuman
dan makalah PKS dan rencana PKS, pada minggu pertama setelah triwulan
berakhir, satgas PKS menyusun draft Laporan Triwulanan Pelaksanaan PKS.
2. Draft Laporan disampaikan kepada pimpinan APIP untuk disetujui.

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 11


Lampiran 1-1/2

KOP UNIT KERJA

KEPUTUSAN ……………. (KEPALA UNIT APIP) NOMOR: KEP-


/ /20XX
TENTANG SATUAN TUGAS PELATIHAN DI KANTOR SENDIRI (PKS)
DI LINGKUNGAN ……………

Menimbang: a. Bahwa untuk meningkatkan efektifitas pengembangan


sumber daya manusia dan menunjang pelaksanaan tugas
pegawai di lingkungan ……………. (unit APIP) dipandang
perlu dilakukan Pelatihan di Kantor Sendiri (PKS);
b. Bahwa untuk maksud tersebut dan kelancaran
penyelenggaraan PKS berikut ketertiban administrasi dan
pelaporannya perlu dibentuk Satuan Tugas PKS;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a dan b, perlu menetapkan Keputusan
(Kepala Unit APIP) tentang Satuan Tugas Pelatihan di
Kantor Sendiri (PKS) di Lingkungan ………… (unit APIP)

Mengingat: 1.
2.

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 12


Lampiran 2-2/2
PERTAMA : Membentuk Satuan Tugas PKS pada ……. (unit APIP),
yang selanjutnya disebut Satuan Tugas PKS (Satgas PKS)
…… (unit APIP), dengan susunan sebagaimana tercantum
dalam Lampiran Keputusan ini
KEDUA : Satgas PKS ……………… (unit APIP) mempunyai tugas:
1. Menyusun rencana pelaksanaan PKS ……….. (unit APIP);
2. Menyelenggarakan PKS untuk seluruh pegawai
……… (unit APIP);
3. Menyelenggarakan administrasi PKS antara lain
undangan, makalah, daftar absensi dan notulen;
4. Menyusun Laporan Triwulanan Pelaksanaan
PKS .
KETIGA : Masa keanggotaan Tim Satgas PKS berlaku mulai dari
tanggal ditetapkan dan berlaku selama dua tahun
KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di ……….
Pada tanggal ………. 20xx

Kepala

Nama

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 13


Lampiran 2-1/2

UNIT APIP
FORMULIR RENCANA PELAKSANAAN PKS
TAHUN …..

Narasumber/
Tanggal Moderator/ Jumlah Peserta Jumlah
No. Materi
PKS Notulis Jam Keterangan
Struktural Auditor Lainnya
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
dst

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 14


Lampiran 2-2/2

Cara Pengisian Formulir Rencana Pelaksanaan PKS

Kolom 1 : Nomor urut (cukup jelas)

Kolom 2 : Diisi dengan waktu pelaksanaan PKS. Agar fleksibel


dapat diisi dengan nama bulan saja, misalnya Januari,
Februari, Maret, dst. Sedangk isi dan tanggalnya nanti
tinggal menyesuaikan saja. Kecuali jika tanggalnya
sudah pasti, dapat diisi dengan tanggal.
Kolom3 : Diisi dengan materi PKS yang akan diberikan. Materi
PKS berkaitan dengan pengembangan pengetahuan
SDM dan pelaksanaan tugas pada unit kerja yang
bersangkutan.
Kolom 4 : Diisi dengan petugas PKS baik narasumber, moderator
makalah dan notulis.
Kolom 5 : Diisi dengan jumlah peserta dari struktural

Kolom 6 : Diisi dengan jumlah peserta dari auditor

Kolom 7 : Diisi dengan jumlah peserta dari fungsional lainnya

Kolom 8 : Diisi dengan jumlah jam PKS, misalnya 2 jam, 4 jam, 7


jam atau 10 jam.
Jika suatu materi PKS misalnya memerlukan 10 jam PKS,
berarti tidak harus habis sekali PKS tetapi dapat
dilaksanakan beberapa kali PKS.
Kolom 9 : Dapat diisi dengan informasi tentang berapa kali PKS
untuk satu materi
PKS. Atau dapat diisi dengan informasi lainnya yang
dianggap perlu.

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 15


Lampiran 3-1/2

NAMA UNIT KERJA : ……………..


DAFTAR ABSENSI PESERTA PKS
Hari/Tanggal: ………………

No. Nama Jabatan/peran Unit Kerja Tanda tangan


(1) (2) (3) (4) (5)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
dst

Tempat, tanggal ………………..


Mengetahui,
Ketua Satgas PKS/Anggota
Satgas atas nama Ketua Satgas

Nama Pejabat

NIP……………………

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 16


Lampiran 3-2/2

Cara pengisian:

Kolom 1 : Nomor urut (cukup jelas)


Kolom 2 : Diisi dengan nama peserta PKS
Kolom 3 : Diisi jabatan peserta struktural fungsional (jenis-jenis jabatan
fungsional), atau non struktural/fungsional. Peran diisi
sebagai peserta, notulis, pemrasaran, moderator atau pimpinan
sidang.
Kolom 4 : Diisi dengan nama sub unit kerja atau nama unit kerja dari
mana peserta PKS berasal
Kolom 5 : Diisi dengan tanda tangan peserta PKS yang bersangkutan.
Jika tidak hadir tidak boleh titip tanda tangan

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 17


NOTULEN PKS Lampiran 4-1/1

Nama Kegiatan : PKS tentang …………………………


Unit Penyelenggara : ………………………………………………………………..
Hari/Tanggal : ………………………………………………………………..
Jam : ……………………………………………………………………
Tempat : …………………………………………………………………..
Penyaji/Narasumber : …………………………………………………………………
Notulis : …………………………………………………………………..
Asal Peserta : Diisi asal peserta, dari suatu unit kerja saja atau lintas unit kerja
Jumlah Peserta : ………………………………………………………………..

1. Isi ringkas Materi PKS


2. Uraian jalannya PKS

3 Tanya Jawab
Tanya : …………………………………………………………………………
Jawab : …………………………………………………………………………
(cukup diuraikan ikhtisar materi yang dipertanyakan, tidak perlu dimasukkan
semuanya)

4 Simpulan

Tempat, Tanggal……….
Mengetahui Notulis
Ketua/anggota satgas PKS

Ttd Ttd
NAMA NAMA
NIP NIP

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 18


Lampiran 5

KOP UNIT

LAPORAN PELAKSANAAN

PELATIHAN DI KANTOR SENDIRI (PKS)

TRIWULAN : TAHUN 20XX

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 19


Unit Organisasi

LAPORAN PELAKSANAAN PKS


TRIWULAN …… TAHUN 200…

I. Kemajuan Pelaksanaan PKS


Perbandingan Realisasi Jam Pelaksanaan PKS Dengan Jam Standar
No. Uraian Struktural dan Fungsional Non Struktural/Fungsional
Triwulan ini s/d Triwulan ini s/d
Triwulan ini Triwulan ini
1 Jumlah seluruh pegawai
2 Jumlah jam pelatihan standar
seluruh pegawai per tahun
(jumlah pegawai dikalikan 40
jam)
3 Pencapaian jumlah jam PKS
(jumlah realisasi pegawai ikut PKS
x realisasi jam PKS
4 Jumlah % realisasi (no. urut 3
dibagi no. urut 2 dikalikan 100%)

Catatan:
Jumlah seluruh pegawai diisi jumlah seluruh pegawai yang terdapat pada unit kerja
yang dibedakan pegawai struktural dan fungsional dengan pegawai non
struktural/fungsional. Kolom yang diisi hanya kolom s/d triwulan ini, yaitu kondisi
jumlah pegawai terakhir pada saat laporan dibuat.

II. Pelaksanaan PKS


1. Materi PKS
Diisi dengan jelas materi PKS yang diberikan atau dibahas (selama periode
pelaporan) dan perubahan-perubahan materi yang terjadi serta penyebab
terjadinya perubahan materi tersebut.
2. Pencapaian jumlah jam PKS Triwulan …. Tahun…
a. Target jam PKS Triwulan …. = …. Jam (jam peg. X 10 jam / 1 triwulan)
b. Realisasi PKS Triwulan …. Tahun…. = …. Jam (lihat point 3 tabel)

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 20


c. Persentase pencapaian Triwulan …. Tahun …. = …. % (b/a x 100%)
3. Metode PKS
Diisi dengan metode-metode PKS yang dilakukan selama periode pelaporan.
4. Hambatan PKS
a. Hambatan-hambatan atau kesulitan-kesulitan yang dialami selama
berlangsungnya PKS
b. Alasan tidak tercapainya target (mislanya: triwulan I < 25%, triwulan II <
50%, triwulan III < 75%, triwulan IV < 100% ataupaun dalam triwulan yang
bersangkutan tidak dilakukan PKS/nihil)

III. Tujuan dari pelaksanaan PKS selama periode triwulanan


Diisi dengan tujuan-tujuan dari setiap materi PKS yang disampaikan
IV. Lampiran
1. Daftar kegiatan PKS
2. Rekapitulasi Dafar Hadir PKS
3. Ringkasan materi/makalah PKS

…., tgl – bln – tahun

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 21


Meng
etahui K
,
Pimpi
nan
N
Unit a
APIP m
a

NIP

Nama

NIP

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 22


DAFTAR KEGIATAN PKS
(Unit Kerja Eselon II)

Output Jml Peserta


Total Jam
No. Materi Tgl yang Jam Struktural/ Admin/
Jumlah PKS
diharapkan PKS Fungsional NSF
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1
2
Dst
Jumlah - - - - - - Xxx

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 23


REKAPITULASI DAFTAR HADIR PKS
Sampai dengan Triwulan …. Tahun 20xx

Sampai dg Triwulan ini Sampai dg


No Nama Triwulan Triwulan
1 2 dst Jumlah
lalu ini
4 5
1 2 3 6 7 = 3+6
P M/N Ps P M/N Ps
1 Ida 20 - - 2 - 3 - 5 25
2
3

dst

Keterangan :
1. PKS 1 , tanggal……; materi :……
2. PKS 2 , tanggal……; materi :……
3. Dst

P : Penyaji
M/N : Moderator/Notulis
Ps : Peserta
X : Tidak Ikut PKS

…., tgl – bln – tahun

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 24


Meng
etahui K
,
Pimpi
nan
N
Unit a
APIP m
a

NIP

Nama

NIP

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 25


Cara pengisian:

Kolom 1 : Nomor urut (cukup jelas)


Kolom 2 : Diisi dengan nama peserta PKS
Kolom 3 : Diisi jumlah jam keikutsertaan pegawai dalam PKS sampai
triwulan … (lalu)
Kolom 4 : Diisi keikutsertaan pegawai pada PKS 1, yang meliputi peran
dalam PKS dan jumlah jam PKS
Kolom 5 : Diisi keikutsertaan pegawai pada PKS 2, yang meliputi peran
dalam PKS dan jumlah jam PKS
Kolom 6 : Diisi jumlah jam keikutsertaan pegawai dalam PKS pada triwula n
ini (periode laporan)
Kolom 7 : Diisi jumlah jam keikutsertaan pegawai dalam PKS sampai
triwulan ini

Prosedur Perencanaan dan Pelaporan Realisasi PKS 26