Anda di halaman 1dari 3

NAMA : ADRYADI PERMANA

NIM : 021136393
UPBJJ : JAKARTA

DISKUSI 1
MATA KULIAH: TUGAS AKHIR PROGRAM / TAP (EKMA4500)
PT. Sandang Prima adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri garmen yang telah berdiri
sejak tahun 1978. Perusahaan ini dimiliki oleh keluarga Kapoor, yang memang terkenal sebagai
pengusaha di bidang garmen dan textile yang terkemuka di Indonesia. Di tengah gejolak industri garmen
yang semakin runcing, PT. Sandang Prima patut berbangga hati karena merupakan salah satu
perusahaan garmen nasional yang mampu bertahan di tengah badai krisis yang melanda dunia.

Salah satu jenis produk PT. Sandang Prima adalah t-shirt dan celana santai dengan merek “Classic” untuk
pelajar dan mahasiswa. Desain, warna dan bahan selalu dipilih yang paling sesuai dengan segmen yang
dituju dan selalu mengikuti perkembangan mode. Selain produk baju santai, PT. Sandang Prima juga
memproduksi pakaian resmi untuk pekerja kantoran, baik pria maupun wanita dengan tetap
mengutamakan kenyaman bahan dan corak yang sesuai.

Produksi yang ditujukan untuk beberapa kelompok pembeli/segmen pasar tersebut, menyebabkan PT.
Sandang Prima memiliki jenis bahan baku yang berbeda-beda. Setidaknya terdapat tiga bahan baku
utama , yaitu bahan baku A, bahan baku B, dan bahan baku C yang diperlukan PT. Sandang Prima untuk
melakukan produksi. Agar dapat melakukan pekerjaan dengan lebih efektif, PT. Sandang Prima
memutuskan untuk menggunakan sistem EOQ dalam pengadaan bahan bakunya. Sistem ini diharapkan
mampu menghemat sebanyak 25% dari biaya persediaan yang selama ini dikeluarkan PT. Sandang
Prima. Adapun data biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan kebutuhan bahan selama satu tahun
untuk bahan baku yang digunakan adalah:
- Biaya pemesanan Rp. 500.000 / pesan
- Biaya penyimpanan Rp. 10.000 / roll
- Kebutuhan bahan baku A = 100.000 roll per tahun
- Kebutuhan bahan baku B = 80.000 roll per tahun
- Kebutuhan bahan baku C = 50.000 roll per tahun

Pada pertengahan tahun 2018, PT. Sandang Prima berencana untuk memperluas daerah pemasaran
meliputi wilayah Indonesia bagian timur yang diharapkan dapat memberikan tambahan keuntungan bagi
perusahaan. Pihak manajemen memiliki 3 alternatif kota yang dapat dijadikan pabrik baru, yaitu kota A,
kota B, dan kota C. Gudang ini berfungsi untuk menerima barang dari pusat dan selanjutnya
memasarkan barang-barang tersebut ke seluruh kota pemasaran di wilayah Indonesia timur. Apabila
gudang ditempatkan di kota A, maka biaya tetap per bulan yang akan ditanggung perusahaan saat
gudang telah beroperasi adalah sebesar Rp 20.000.000 dan biaya variabel sebesar Rp1.200 per unit.
Untuk kota B, biaya tetap per bulan adalah sebesar Rp30.000.000 dan biaya variabel sebesar Rp. 1.000
per unit, dan untuk kota C biaya tetap per bulan adalah Rp26.000.000 dan biaya variabel sebesar
Rp1.100 per unit. Perusahaan menetapkan unit yang akan diproduksi adalah sebanyak 1.000 unit per
bulan.

1
PERTANYAAN:
1. Tentukan persediaan optimal masing-masing bahan baku dengan menggunakan metode EOQ!
2. Tentukan lokasi gudang mana yang sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan biaya tetap dan
biaya variabel di tiap-tiap lokasi!
Jawab:
1. Persediaan optimal masing-masing bahan baku dengan menggunakan metode EOQ

Q=
Q = Jumlah optimal untuk setiap pemesanan (unit)
P = Biaya pemesanan setiap pesan (rupiah/pesanan)
R = Kebutuhan barang selama satu tahun (unit/tahun)
C = Biaya penyimpanan perunit pertahun

Diketahui :
P = 500.000 perpesanan
C = 10.000 / rol

Kebutuhan bahan baku A:


RA = 100.000 rol/tahun

QA = =

=
= 3.162,27 rol (dibulatkan 3.162 roll)

Kebutuhan bahan baku B:


RB = 80.000 rol/tahun

QB = =

=
= 2.282,42 roll (dibulatkan 2.282)

Kebutuhan bahan baku C:


RC = 50.000 rol/tahun
QC = =

=
= 2.236,06 roll (dibulatkan 2.236 roll)

2. Lokasi Gudang yang sebaiknya dipilih:


TC = a+bx
a = biaya tetap
b = biaya variabel/unit
x = 1.000 per unit/bulan

2
Kota a ( biaya tetap ) perbulan b ( biaya variabel) x rencana produksi TC = a+bx
per unit

A 20.000.000 1.200 1.000 21.200.000


B 30.000.000 1.000 1.000 31.000.000

C 26.000.000 1.100 1.000 27.100.000

Berdasarkan perhitungan tabel diatas, maka lokasi A yang dipilih karena mempunyai biaya paling murah.