Anda di halaman 1dari 13

IDENTITAS

Dosen Pembimbing 1 : Arifiansyah Saputra, S.T , M.M


Dosen Pembimbing 2 : Metik Asmike, S.E, M.M
Ketua kelompok : Taufiq Hero Tristiono - 1703102177
Anggota : Masshuhitasari - 1703102092
Novia Wahyuni - 1703102100
Yunita Nurrochmawati - 1703102111
Johan Angga Saputra - 1703102115
Devi Dyah Ayu Saputri - 1703102142
Vera Sylviana - 1703102145
Titis Dwi Nastiti - 1703102154
Ameita Rosaliya - 1703102165
Anggi Erdetya Fresti - 1703102183
Finna Amalia Setiabudi - 1703102185
Ilham Perdana Putri - 1703102188
Sulastri Setyaningsih - 1703102194
Rizki Maulana Yulianto - 1703102196
Catur Sakti Kurniawan - 1703102202
Dwi Utami - 1703102204
Imroatul Muthoharoh - 1703102213P
RINGKASAN
BAB I
ANALISIS SITUASI
A. PENDAHULUAN
B. SOLUSI PERMASALAHAN
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN
A. METODE PELAKSANAAN
1.1 Jadwal Pelaksanaan
1.2 Gambaran lokasi
1.3 Tahapan kegiatan
B. LUARAN DAN TARGET CAPAIAN
1.1 Gambaran Produk
1.2 Tujuan/Manfaat
1.2.1. Program Studi Manajemen
1.2.2. Mitra
1.2.3. Masyarakat
C. ANGGARAN
BAB III KESIMPULAN DAN PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
 Foto minimal 5 (ada banner kegiatan).
 Daftar hadir (ada dicontoh).
 Surat keterangan dari desa apabila mitra masih dibina oleh desa, dan surat keterangan
dari mitra apabila sudah mempunyai badan hukum sendiri.
BAB I
ANALISIS SITUASI
A. PENDAHULUAN
UMKM merupakan suatu usaha perdagangan yang dikelola oleh perorangan atau juga
badan usaha yang dalam hal ini termasuk juga sebagai kriteria usaha dalam lingkup kecil
atau juga mikro. Peraturan mengenai UMKM sudah dibahas didaalam Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2008.
Keripik Dhe’ Coen merupakan UMKM yang berasal dari desa Sumberejo, Madiun,
Jawa Timur. Memiliki berbagai jenis keripik mulai dari keripik pisang, keripik tempe,
dan onde-onde. Berawal dari usaha yang dijalankan Ibu Suryani di Tahun 2009 tersebut,
usaha pada bidang keripik ini masih berpeluang besar mengingat kompetitor yang belum
seramai saat ini. Dikarenakan saat cuaca hujan dan hasil pisang dari kebun tidak menentu
bahkan sampai tidak berbuah kemudian Ibu Suryani mulai mengembangkan usaha ini
dengan produk baru yaitu onde-onde dan keripik tempe dengan harapan produksi
tambahan bisa menutupi penurunan omset.
Pemasaran keripik Dhe’ Coen masih dalam penyebaran ke toko-toko di daerah
Kabupaten Madiun, selain itu dalam pengemasan produk membutuhkan adanya
perubahan agar terlihat berbeda dan menarik minat masyarakat untuk membeli produk
tersebut. Kegiatan ini selain bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang selama ini
dihadapi oleh pengusaha tetapi juga dapat memberikan nilai tambah terhadap komoditi
lokal di Madiun.
Dalam pencapaian usaha ini ibu Suryani mengikuti berbagai pelatihan guna
meningkatakan pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan usaha adapun
pelatihan yang diikuti meliputi Usaha Mikro Kecil dan Menengah , Ikatan Usaha Mikro
Madiun.

B. SOLUSI PERMASALAHAN
Ibu Suryani selaku pemilik keripik Dhe’ Coen ini mengatakan bahwa kendala dalam
mengembangkan usahanya ini meliputi pengemasan yang masih biasa dan masih belum
merambah ke dunia e-commerce. Solusi yang ditawarkan oleh kelompok abdimas kita
yaitu melakukan pengembangan pada label kemasan dan membantu dalam memasarkan
produk keripik Dhe’ Coen secara daring dan langsung.

Label :
Label adalah suatu tanda baik berupa tulisan, gambar, atau bentuk pernyataan lain
yang disertakan pada wadah atau pembungkus sebagai penanda yang membuat informasi
tentang produk yang ada di dalamnya sebagai keterangan atau penjelasan dari produk
yang di kemas.
1. Label memuat informasi kemasan / produk, diantaranya :
- Nama Produk (Kripik Tempe)
- Cap atau Trade Mark
- Komposisi
- Netto
- Nama Pihak Produksi (Bu Suryani)
- No. Reg Dinkes yang berada
- Kode Produksi
- Keterangan Kadaluarsa
- Kode Halal
2. Tulisan pada label diperjelas, jumlah warna yang digunakan, kemudian jenis cetak
yang dikehendaki.
Yang perlu diperhatikan dari label dan kemasan adalah
1. Tidak boleh terlepas dari kemasan
2. Label harus ditempatkan pada bagian yang mudah dilihat
Kami memiliki Label yang terbaru untuk produk kripik tempe :

Label lama Label baru

Pemasaran :
Cara kami dalam mengenalkan produk yang kami buat ini dengan cara membuka situs
online dan memberitahu secara langsung. Kami akan membuka toko online di Instagram,
dan Whatsapp. Serta kami akan bergabung di situs penjualan online seperti Shopee.
Harga yang kami tawarkan kepada konsumen adalah harga yang kami sesuaikan dengan
isi produk yang kami buat dan rasa yang berkualitas.
Karena peluang sangat baik persaingan pun cukup ketat agar tetap bisa bersaing dengan
kripik tempe lain ada beberapa strategi yaitu dengan menentukan ulang segmentasi pasar.
Jika penjualan keripik belum juga memperlihatkan tanda-tanda kemajuan, ada baiknya
untuk menentukan ulang target pasar yang kita targetkan. Apakah untuk kalangan muda,
ibu-ibu, bapak-bapak, atau malah kakek nenek. Dengan mengetahui dan menentukan
target pasar yang jelas, akan mendorong kita untuk membuat strategi penjualan yang
lebih tepat.
Dengan cara kita memperkenalkan merk agar merk keripik yang kita miliki cepat dikenal,
ada baiknya untuk memperkenalkan merk, atau istilahnya mengkomunikasikan merk ke
pasar. Dan selain kita menawarkan merk / produk secara langsung kita juga bisa
memperkenalkan merk secara online melalui media sosial, seperti facebook dan
instagram. Agar konsumen lebih yakin, adanya sertifikat halal dari MUI untuk produk
keripik yang kita buat. Cara membuat sertifikat halal MUI ada di sini Mencari reseller
yang tepat Reseller disebut juga agen atau distributor. Reseller akan membantu
memasarkan produk keripik De’Choen. Dengan cara kita pilih reseller yang memiliki
jaringan luas atau tempat usaha yang sudah ramai dikunjungi banyak orang. Untuk
pertama kali, biasanya para reseller akan meminta titip jual, atau dalam istilah marketing
dikenal dengan sistem konsinyasi. Jadi tidak akan dibayar reseller sebelum keripik yang
kita titipkan laku. Jika keripik tempe benar-benar diminati pelanggan, maka reseller
secara otomatis akan membeli produk keripik kita secara tunai. Dengan promosi yang
tepat sasaran, keripik Dhe Coen berhasil membuat reseller bersemangat menjual
produknya, dan terasa eksklusif. Pelayanan maksimal kepada para pelanggan atau bahkan
calon pelanggan adalah penting. Di zaman sekarang, tidak bisa jika hanya mengandalkan
promosi. Berikan pelayanan terbaik pada para reseller dan juga pelanggan. Selalu jaga
kualitas produk dan hubungan baik. Pelanggan yang puas secara otomatis akan
menceritakan kabar baik tentang produk kita. Sehingga angka penjualan keripik kita akan
meningkat dengan sendirinya.
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN
A. METODE PELAKSANAAN
1.1 Jadwal Pelaksanaan
NO TANGGAL KEGIATAN TEMPAT
Pembahasan untuk menentukan UMKM yang akan Susu Sapink Jl.
1 12-11-2019
dipilih pada program abdimas Auri Kota Madiun
2 13-11-2019 Konsultasi ke dosen pembimbing abdimas UNIPMA
Kunjungan pertama ke lokasi UMKM keripik Dhe’ Ds. Sumberejo,
3 01-12-2019
Coen Madiun
Kunjungan kedua ke lokasi UMKM keripik Dhe’ Ds. Sumberejo,
4 15-12-2019
Coen Madiun
Salon Betarin Jl.
5 15-12-2019 Pembahasan dari hasil kunjungan
Prambanan
Kunjungan ketiga ke lokasi UMKM keripik Dhe’ Ds. Sumberejo,
6 18-12-2019
Coen Madiun

1.2 Gambaran Lokasi

Keripik Dhe’ Coen merupakan salah satu umkm lokal yang berasal dari Jalan Nori
RT.13/RW.02 Desa Bendungan, Sumberejo, Kec. Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
1.3 Tahapan Kegiatan
Kegiatan Abdimas yang dilakukan oleh kelompok dua melalui tahapan sebagai berikut :
1. Persiapan kegiatan meliputi :
a. Kegiatan survei tempat pengabdian masyarakat yaitu di Keripik Dhe’ Coen Jalan Nori
RT.13/RW.02 Dusun Bendungan, Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, Kabupaten
Madiun, Jawa Timur.
b. Permohonan ijin kegiatan pengabdian masyarakat kepada pemilik Keripik Dhe’ Coen
Jalan Nori RT.13/RW.02 Dusun Bendungan, Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun,
Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
c. Pengurusan administrasi (surat-menyurat)
d. Persiapan alat dan bahan serta akomodasi
2. Kegiatan di lokasi keripik Dhe’ Coen meliputi :
a. Penjelasan oleh pemilik keripik Dhe’ Coen mengenai awal mula usaha sampai dengan
masalah yang sedang dihadapi.
b. Proses produksi keripik tempe mulai dari bahan baku sampai menjadi barang siap jual.

B. LUARAN DAN TARGET CAPAIAN


1.1 Gambaran Produk

Keripik Dhe’ Coen memiliki tiga jenis produk yaitu ada keripik pisang, keripik tempe,
dan onde-onde. Untuk fokus dari abdimas ini yaitu keripik tempe, dimana produk ini memiliki
penjualan cukup baik diantara kedua keripik yang lain. Keripik tempe ini dibungkus plastik yang
lumayan tebal dan ada zipper dibagian atas untuk menjaga ketahanan dari produk. Selanjutnya
pada kemasan ini terdapat label yang menginformasi tentang merek, komposisi, tanggal masa
kadaluarsa, nomer P-IRT, dan tempat produksi. Berat dari keripik tempe ini kurang lebih 175 gr.
Untuk rasa dari produk ini yaitu gurih dan renyah.
1.2 Tujuan/Manfaat
1.2.1 Program Studi Manajemen
Bagi program studi manajemen diharapkan dapat memenuhi untuk mata kuliah
kewirausahaan.
1.2.2 Mitra
Bagi mitra diharapkan dapat meningkatkan penjualan serta omset dan menjangkau
pangsa pasar yang lebih luas untuk produk-produk keripik Dhe’ Coen.
1.2.3 Masyarakat
Bagi masyarakat diharapkan dapat mengenal produk dengan cita rasa yang enak dengan
harga terjangkau melalui produk-produk keripik Dhe’ Coen.
C. ANGGARAN

NO JENIS PENGELUARAN JUMLAH

1 Pembelian Produk Rp. 400.000,00

2 Banner Rp. . 20.000,00

3 Transportasi Rp. 20.000,00

4 Lain-lain Rp. 10.000,00

TOTAL Rp. 450.000,00

BAB III
KESIMPULAN DAN PENUTUP
Sebagai akhir dari laporan kegiatan Abdimas di Keripik Dhe’ Coen di Desa Sumberejo,
Kabupaten Madiun, ada beberapa kesimpulan yang dapat dikemukakan

A. Kesimpulan
Dari kegiatan Pengabdian Masyarakat (AbdiMas) yang telah dilaksanakan, dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut:
1. Kegiatan pengabdian masyarakat di keripik Dhe’ Coen Jalan Nori RT.13/RW.02 Desa
Sumberejo, Kabupaten Madiun telah terlaksana dengan baik.
2. Perubahan pada label keripik Dhe’ Coen membuat tampilan lebih menarik dan terlihat
lebih baru.
3. Dengan membantu penjualan keripik Dhe’ Coen dapat meningkatkan omset dan
penghasilan dari ibu Suryani.
B. Saran
1. Kegiatan pengabdian masyrakat seperti dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi
yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran masyarakat yang benar-
benar membutuhkan bantuan untuk dapat meningkatkan omset usahanya.
DAFTAR PUSTAKA
http://repository.uin-malang.ac.id/2303/7/2303.pdf

https://www.google.co.id/maps/place/SURYANI%F0%9F%98%87DHE'COEN+(Kripik+Tempe,+Pisang,+On
de-onde+senyum)/@-
7.5891143,111.5642795,17z/data=!3m1!4b1!4m5!3m4!1s0x2e79bf095cea84ad:0x510d151bbd22144e!
8m2!3d-7.5891196!4d111.5664682
LAMPIRAN