Anda di halaman 1dari 8

Nama : Siti Solikhah

NPM : 1906428524

Kelas : Ekstensi 2019

Penerapan Nilai-Nilai Profesionalisme Keperawatan

Profesi keperawatan merupakan profesi yang berhubungan dengan pasien maka


diperlukan nilai-nilai profesi yang mendasarinya dalam memberikan pelayanan. Profesi
keperawatan memiliki nilai sebagai identitas yang dapat mempengaruhi tindakan dan
mempertahankan apa yang dilakukannya. Nilai tersebut sebagai dasar dalam
memutuskan dan memberikan pelayanan pada pasien. Dalam dokumen yang berjudul
“Essentials of College and University Education for Professional Nursing,” American
Association of Colleges of Nursing Values (AACN) dalam Potter dan Perry (2005)
menerbitkan tujuh nilai esensial bagi perawat profesional, yang meliputi altruisme,
persamaan, estetika, kebebasan, harga diri manusia, keadilan dan kebenaran.

a. Alturisme
Alturisme menjelaskan tentang nilai personal yang dimiliki perawat yaitu
sebagai individu yang perhatian, komitmen, kasihan, memiliki kemurahan hati, dan
ketekunan. Dan nilai profesional perawat yaitu memberikan perhatian yang penuh pada
pasien, membantu teman sejawat ketika mereka tidak dapat melakukannya dalam
memberikan perawatan, dan menunjukkan perhatian pada masalah sosial yang
behubungan dengan kesehatan.

Altruisme yaitu memperhatikan atau mementingkan kesejahteraan dan


keselamatan orang lain(Kozier et al,2010). Altruisme dalam praktik profesional
diwujudkan dengan pemberian perhatian dan advokasi perawat terhadap kebutuhan dan
kesejahteraan klien.
Kegiatan perawat yang berhubungan dengan Altruism:
a. Memberikan perhatian penuh saat merawat klien, dikesampingkannya kebutuhan
perawat sendiri guna mendahulukan kebutuhan pasien yang lebih penting
b. Membantu orang lain/perawat lain dalam memberikan asuhan keperawatan bila mereka
tidak dapat melakukannya
c. Tunjukan kepedulian terhadap isu dan kecenderungan social yang berdampak terhadap
asuhan kesehatan

b. Persamaan (Equality)
Seharusnya perawat memiliki nilai dan sikap personal yang mudah menerima,
asertif, tidak sepihak, harga diri yang baik, dan toleransi. Nilai dan perilaku profesional
sebagai perawat yaitu dapat memberikan asuhan keperawatan berdasarkan kebutuhan
individu, tidak melihat dan memilih pasien dari karakter seseorang, melakukan interaksi
dengan perawat yang lain, mengekspresikan pikiran tentang perkembangan dalam
bidang keperawatan atau kesehatan.

Kegiatan perawat yang berhubungan dengan equality:


a. Memberikan nursing care berdasarkan kebutuhan klien, tanpa membeda-bedakan
klien
b. Berinteraksi dengan tenaga kesehatan/teman sejawat dengan cara yang tidak
diskriminatif

c. Estetika
Sikap dan kualitas personal yang memiliki penghargaan terhadap kinerjanya,
kreativitas, imajinasi, dan sensitivitas.

Kegiatan perawat yang berhubungan dengan aesthetics:


a. Berikan lingkungan yang menyenangkan bagi klien
b. Ciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan bagi diri sendiri dan orang lain
c. Penampilan diri yang dapat meningkatkan “image” perawat yang positif
d. Kebebasan (Freedom)
Memiliki sikap dan nilai personal yang percaya diri, memiliki harapan,
kemerdekaan, keterbukaan, penguasaan diri, dan disiplin.

Kegiatan yang berhubungan dengan Fredom

a. Menghargai hak pasien untuk menolak perawatan atau terapi,


b. Mendukung hak teman sejawat untuk memberikan berbagai alternatif pada rencana
asuhan keperawatan
c. Mendukung diskusi terbuka terhadap isu-isu yang kontroversi dalam profesi.

e. Martabat Manusia (Human Dignity)


Perawat memiliki nilai dan sikap personal dalam memberikan pertimbangan,
empati, kemanusiaan, keramahan, bisa menghargai, dan percaya diri. Perilaku
profesonal sebagai perawat dapat melindungi hak pasien terhadap kebebasannya sendiri,
memperlakukan pasien sesuai dengan yang mereka inginkan, mempertahankan
kerahasiaan pasien dan pegawai, merawat pasien dengan hormat tanpa memandang latar
belakang. Menghormati martabat manusia dengan segala nilai dan keunikan yang
dimiliki individu dan kelompok. Perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatannya,
meletakkan pasien pada posisi seorang manusia yang memiliki hak-hak untuk dihormati
sebagai seorang manusia.

Kegiatan yang berhubungan dengan sikap Human dignity:


a. Melindungi hak individu untuk privacy. Sebagai contoh, saat melakukan
pemeriksaan fisik genitalia pada pasien perempuan, perawat tetap menjaga privasi
pasien
b. Menyapa/memperlakukan orang lain sesuai dengan keinginan mereka untuk
diperlakukan.
c. Menjaga kerahasiaan klien dan teman sejawat

f. Keadilan (Justice)
Memiliki sikap dan nilai personal yang berani, integritas, moralitas, dan
objektivitas.
Kegiatan yang berhubungan dengan justice perawat:
a. Bertindak sebagai pembela klien. Perawat bertindak sebagai advokasi dalam perawatan
kesehatan pasien
b. Mengalokasikan sumber-sumber secara adil
c. Melaporkan tindakan yang tidak kompeten, tidak etis, dan tidak legal secara obyektif
dan berdasarkan fakta
d. Perawat tidak membeda-bedakan pelayanan keperawatan yang diberikannya kepada
para klien. Perawat tidak membedakan klien berdasarkan ras, suku, budaya, negara,
warna kulit, agama, maupun sekte kelompok yang lainnya.
g. Kebenaran (Truth)
Memiliki sikap dan nilai personal yang akuntabilitas, kebenaran, kejujuran,
keingintahuan, rasionalitas, dan refleksivitas.

Kegiatan yang berhubungan dengan nilai ini adalah :

a. Mendokumentasikan keperawatan secara akurat dan jujur


b. Mendapatkan data yang cukup untuk membuat suatu keputusan sebelum melaporkan
adanya pelanggaran kebijakan organisasi
c. Berpartisipasi dalam usaha profesional untuk melindungi masyarakat dari kesalahan
informasi mengenai kesehatan.

Berdasarkan Kozier, Erb et al (2010) tentang American Association of Colleges of


Nursing (AACN,1998) menyebutkan perilaku profesional terkait nilai profesional dalam
keperawatan antara lain :
1. Menunjukkan pemahaman terhadap budaya, keyakinan, dan pandangan orang lain.
2. Menjadi advokat bagi pasien. terutama pasien yang paling rapuh.
3. Mengambil risiko demi kepentingan pasien dan rekan sejawat
4. Membimbing profesional lain.
5. Merencanakan asuhan dengan melibatkan pasien.
6. Menghargai hak pasien dan keluarga untuk membuat keputusan mengenai perawatan
kesehatan.
7. Memberi informasi sehingga pasien dapat membuat keputusan,
8. Memberi asuhan yang peka-dan kompeten·budaya.
9. Menjaga privasi pasien.
10. Menjaga rahasia pasien dan penyedia layanan kesehatan,
11. Merancang asuhan yang peka terhadap kebutuhan individu pasien.
12. Memberi informasi yang benar kepada pasien dan masyarakat,
13. Mendokumentasikan asuhan secara akurat dan jujur,
14. Mencari cara untuk mengurangi kesalahan yang lakukan diri sendiri atau orang lain.
15. Menunjukan kemampuan tanggung gugat atas tindakan yang dilakukan sendiri.
16. Mendukung keadilan dan tidak bersikap diskriminalll dalam pemberian asuhan.
17. Meningkatkan akses universal terhadap layanan kesehatan,
18. Mendukung perundangan dan kebijakan yang sesuai dengan kemajuan asuhan
keperawatan dan layanan kesehatan.

Nilai -nilai profesional keperawatan merupakan fondasi perawat dalam memberikan


asuhan keperawatan dan mencerminkan perawat profesional yang memandu perawat untuk
berperilaku etik dalam pemberian asuhan keperawatan.Oleh sebab itu sebagai perawat kita
harus menerapkan nilai –nilai profesionalisme dalam pemberian asuhan keperawatan.
DAFTAR PUSTAKA

Kozier. Erb, Berman. Snyder. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep,
Proses & Praktik,Volume:1,Edisi:7.EGC:Jakarta

Potter, P.A, Perry, A.G (2005).Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses,
Dan Praktik.Edisi 4.Volume 1.Alih Bahasa : Yasmin Asih, dkk. EGC :Jakarta