Anda di halaman 1dari 1

DISKUSI 2

ARYENTI WULANDARI 030870944

Jelaskan pendapat anda mengenai aliran filsafat Jerman dan siapa saja yang
merupakan sarjana yang masuk dalam kategori aliran tersebut !

lebih berfokus pada upaya untuk memahami cara kerja realitas, sekaligus prinsip-prinsip
terdalam dari realitas tersebut. Ia bisa dilihat sebagai salah satu bagian dari trilogi filsafat
Jerman, yakni Idealisme Jerman, Marxisme dan Teori Kritis Frankfurt. Saya akan
menguraikan beberapa pemahaman dasar dari trilogi filsafat Jerman ini. Saya akan melihat
trilogi filsafat Jerman ini dalam kerangka pembongkaran kesalahan berpikir (demitologisasi),
sesuai dengan tujuan filsafat sejak awal

Filsuf Idealisme Jerman kedua adalah Hegel. Di tangannya, kata idealisme sungguh
mewujud menjadi nyata. Idealisme adalah paham yang berpendapat, bahwa keseluruhan
kenyataan adalah ide semata. Di tangan Hegel, inti dan proses terjadinya kenyataan
dijelaskan dengan menggunakan ide Roh Absolut (absoluter Geist) sebagai titik tolak.

Karl Marx adalah murid Hegel. Dapat juga dikatakan, bahwa Marxisme merupakan turunan
langsung dari Idealisme Jerman. Marx mengambil konsep Hegel tentang dialektika dan
keterasingan (Entfremdung) dari Roh Absolut. Ia menggunakannya untuk melakukan
analisis sosial ekonomi pada jamannya. Yang mengalami dialektika dan keterasingan
bukanlah roh absolut, melainkan manusia dan masyarakat

Sekolah Frankfurt dimulai dengan tiga pemikir Jerman, yakni Adorno, Horkheimer dan
Marcuse. Adorno dan Horkheimer menulis sebuah buku dengan judul Dialektik der
Aufklärung. Isinya adalah analisis tentang kegagalan rasionalitas di dalam menciptakan
masyarakat beradab. Sebaliknya, rasionalitas justru dipergunakan untuk menciptakan
totalitarisme kejam yang baru, yakni lahirnya rezim NAZI di Jerman sebelum perang dunia
kedua.