Hipovolemia Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama … Manajemen Hipovolemia (I.
03116)
Definisi: penurunan volume x….. jam diharapkan status cairan membaik 1. Observasi
cairan intravaskular, interstisial, (L.03028) dengan kriteria hasil: □ Periksa tanda dan gejala hypovolemia
dan/atau intraselular □ Frekuensi nadi membaik (5) (mis.frekuensi nadi meningkat, nadi teraba
Penyebab: □ Tekanan darah membaik (5) lemah, tekanan darah menurun, tekanan nadi
□ Kehilangan cairan aktif □ Tekanan nadi membaik (5) menyempit, turgor kulit menurun,
□ Kegagalan mekanisme □ Membran mukosa membaik (5) membrane mukosa kering, volume urin
regulasi □ Output urine meningkat (5) menurun, hematocrit meningkat, haus,
□ Peningkatan permeabilitas □ Turgor kulit meningkat (5) lemah)
kapiler □ Intake cairan membaik (5) □ Monitor intake dan output cairan
□ Kekurangan intake cairan 2. Terapeutik
□ Evaporasi □ Hitung kebutuhan cairan
Gejala dan tanda mayor: □ Berikan posisi modified trendelenburg
Subjektif : tidak ada □ Berikan asupan cairan oral
Objektif: 3. Edukasi
□ Frekuensi nadi meningkat □ Anjurkan memperbanyak asupan cairan oral
□ Nadi teraba lemah □ Anjurkan menghindari perubahan posisi
□ Tekanan darah menurun mendadak
□ Tekanan nadi menyempit
□ Turgor kulit menurun 4. Kolaborasi
□ Membran mukosa kering □ Kolaborasi pemberian cairan IV isotonis
□ Volume urin menurun (mis Nacl, RL)
□ Hematokrit meningkat □ Kolaborasi pemberian cairan IV hipotonis
Gejala dan tanda minor: (mis.glukosa 2,5%, NaCl 0,4%)
Subjektif: □ Kolaborasi pemberian cairan koloid
□ Merasa lemah □ Kolaborasi pemberian produk darah
□ Mengeluh haus
Objektif: Manajemen Syok Hipovolemik (I.02050)
□ Pengisian vena menurun 1. Observasi
□ Status mental berubah □ Monitor status kardiopulmonal (frekuensi
□ Suhu tubuh meningkat dan kekuatan nadi, frekuensi napas, TD,
□ Konsentrasi urin meningkat MAP)
□ Berat badan turun tiba-tiba □ Monitor status oksigenasi
□ Monitor status cairan
□ Periksa tingkat kesadaran dan respon pupil
□ Periksa seluruh permukaan tubuh terhadap
adanya DOTS
2. Terapeutik
□ Pertahankan jalan napas paten
□ Berikan oksigen untuk mempertahankan
saturasi oksigen >94%
□ Persiapkan intubasi dan ventilasi mekanis
jika perlu
□ Lakukan penekanan langsung pada
perdarahan eksternal
□ Berikan posisi syok (modified
trendelenberg)
□ Pasang jalur IV berukuran besar
□ Pasang kateter urine untuk menilai produksi
urine
□ Pasang selang nasogastric untuk dekompresi
lambung
□ Ambil sampel darah untuk pemeriksaan
darah lengkap dan elektrolit
3. Kolaborasi
□ Kolaborasi pemberian infus cairan kristaloid
1-2 L pada dewasa
□ Kolaborasi pemberian infus cairan kristaloid
20 ml/kg
□ Kolaborasi pemberian transfuse darah jika
perlu