Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)

PASIEN GANGGUAN DEFISIT PERAWATAN DIRI


 SESI I

OLEH :

KELOMPOK III

PROGRAM STUDI PROFESI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BANI SALEH

BEKASI

2021
PROPOSAL TAK PERAWATAN JIWA PADA

PASIEN DEFISIT PERAWATAN DIRI

A. TOPIK :
Perawatan Diri : Defisit Perawatan Diri

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Tujuan umum yaitu klien mampu memahami pentingnya kebersihan diri
dan perawatan diri secara maksimal.
2. Tujuan Khusus
a. Klien mampu melakukan aktivitas mandi/kebersihan diri.
b. Klien mampu memakai pakaian dan aktivitas berdandan sendiri
c. Klien mampu menunjukkan aktivitas makan.
d. Klien mampu melakukan atau menyelesaikan aktivitas toileting
sendiri.
C. Landasan Teori
Defisit perawatan diri adalah gangguan kemampuan untuk melakukan
aktifitas perawtan diri seperti kebersihan diri, berhias, makan dan toileting.
(Herdman, 2012). Personal Hygiene merupakan perawatan diri sendiri yang
dilakukan untuk mempertahankan kesehatan, baik secara fisik maupun
psikologis. Pemenuhan perawatan diri di pengaruhi berbagai faktor
diantaranya : budaya, nilai sosial pada individu, atau kelurga, pengetahuan
terhadap perawatan diri, serta persepsi terhadap perawatan diri (Hidayat,
2006).

D. Klien
1. Karakteristik Klien
a. Klien dengan gangguan jiwa terkhususnya perawatan diri : defisit
perawatan diri.
b. Klien yang mengikuti terapi aktivitas ini adalah tidak mengalami
perilaku agresif atau mengamuk, dalam keadaan tenang.
c. Klien dapat diajak bekerjasama (cooperatif).
2. Proses Seleksi
a. Mengumpulkan data klien
b. Menganalisis data klien
c. Obsevasi di ruangan klien
d. Menentukan klien
e. Data Klien

E. PENGORGANISASIAN
1. Waktu Pelaksanaan
Terapi aktivitas kelompok dilaksanakan pada:
a. Hari, tanggal   : Kamis, 11 Februari 2021
b. Waktu             : 13:00 - Selesai
c. Tempat            : Ruangan Elang
2. Tim Terapi dan Tugasnya
a. Tim Terapi dan Tugasnya
1) Leader : Dadang
a) Memimpin berlangsungnya TAK
b) Merencanakan, mengontrol dan mengatur berlangsungnya
TAK
c) Menyampaikan materi sesuai TAK
d) Memimpin diskusi kelompok
2) Co. Leader : Cici
a) Membuka acara
b) Mendampingi leader
c) Mengambil alih posisi leader jika leader bloking
d) Menyerahkan kembali kepada leader posisi leader
e) Menutup acara leader
3) Fasilitator :
1. Sri
2. Vivi
3. Fitriani
4. Naufal
a) Ikut serta dalam kegiatan kelompok
b) Memberikan stimulus dan motivasi kepada klien anggota
kelompok untuk aktif mengikuti berlangsungnya TAK.
4) Observer :
1. Ayu
a) Mencatat serta mengamati respon klien  (dicatat pada
format yang tersedia).
b) Mengawasi berlangsungnya TAK dari mulai persiapan,
proses hingga penutupan.
3. Metode dan Media
a. Metode
1) Dinamika Kelompok
2) Diskusi Tanya Jawab
3) Bermain Peran dan Simulasi
b. Media / Alat :
1) Buku catatan dan pulpen
2) Bola/Topi
3) Sound system
4) Jadwal kegiatan klien
4. Setting Tempat
F. PROSES PELAKSANAAN
LANGKAH KEGIATAN

1. Topik
SESI 1: Memperkenalkan diri, Manfaat Perawatan Diri dan menjaga
Kebersihan Diri
2. Tujuan
1. Klien mampu memperkenalkan diri dengan menyebutkan : nama
lengkap, nama panggilan, asal dan hobi.
2. Klien mampu menyebutkan manfaat pentingnya perawatan diri
3. Klien mampu menyebutkan cara  menjaga kebersihan diri
4. Klien mampu menyebutkan akibat apabila tidak melakukan perawatan
diri
3. Kriteria Anggota
Kriteria klien sebagai anggota yang mengikuti Terapi Aktivitas Kelompok
ini adalah :
1. Klien dengan gangguan jiwa terkhususnya dengan gangguan
perawatan diri : defisit perawatan diri.
2. Klien yang mengikuti terapi aktivitas ini adalah tidak mengalami
perilaku agresif atau mengamuk, dalam keadaan tenang.
3. Klien dapat diajak bekerjasama (Kooperatif).
4. Nama Klien
Klien yang mengikuti terapi aktivitas kelompok berjumlah 5 orang,
sedangkan sisanya sebagai klien cadangan jika klien yang ditunjuk
berhalangan.
Adapun nama-nama klien yang akan mengikuti terapi aktivitas kelompok
ini serta klien sebagai cadangan adalah :
1. Tn. A
2. Tn. E
3. Tn. R
4. Tn. N
5. Tn. S
Klien peserta cadangan
6. Tn. D
7. Tn. U
5. Alat
1. Buku catatan dan pulpen
2. Bola/Topi
3. Sound sistem
4. Jadwal kegiatan klien
6. Metode
1. Dinamika kelompok
2. Diskusi dan Tanya jawab
3. Simulasi
7. Langkah Kegiatan
1. Persiapan
a. Memilih klien gangguan jiwa terkhususnya dengan indikasi, yaitu
Defisit perawatan diri.
b. Membuat kontrak dengan klien.
c. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan.
2. Orientasi
Pada tahap ini terapis melakukan :
a. Memberi salam terapeutik : salam dari terapis.
b. Evaluasi/validasi: Menanyakan perasaan klien saat ini.
3. Kontrak :
a. Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu memperkenalkan diri.
b. Menjelaskan tujuan kegiatan yaitu dengan latihan menyebutkan
manfaat perawatan diri dan cara menjaga kebersihan diri serta
akibat apabila tidak melakukan perawatan diri.
c. Menjelaskan aturan main berikut.
d. Menjelaskan tujuan kegiatan, yang akan meninggalkan kelompok
harus meminta izin kepada terapis.
e. Lama kegiatan 20 menit.
f. Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.
4. Tahap Kerja
a. Jelaskan kegiatan, yaitu music akan diplay serta bola/Topi
diedarkan berlawanan dengan arah jarum jam (yaitu kea rah kiri)
dan pada saat musik dimatikan maka anggota kelompok yang
memegang bola/topi akan mendapat giliran untuk menyebutkan :
Salam, nama lengkap, nama panggilan, asal dan hoby, serta
menyebutkan kelebihan merawat diri dan akibat tidak merawat diri,
dimulai oleh terapis sebagai contoh.
b. Tulis nama panggilan pada kertas/papan nama dan temple/pakai.
c. Ulangi point a sampai semua anggota kelompok mendapat giliran.
d. Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan
member pandu positif.
5. Tahap Terminasi
a. Evaluasi
1) Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
2) Memberi pujian atas keberhasilan kelompok
b. Rencana Tindak Lanjut
1) Menganjurkan tiap anggota kelompok melatih
memperkenalkan diri kepada orang lain di kehidupan sehari-
hari.
2) Menganjurkan tiap anggota kelompok untuk menerapkan cara
yang telah dipelajari dalam perawatan diri.
3) Memasukkan kegiatan memperkenalkan diri dan manfaat
perawatan diri pada jadwal kegiatan harian klien.
6. Kontrak yang akan datang
a. Menyepakati kegiatan berikut, yaitu melakukan cara mandi dan
berkeramas dengan baik.
b. Menyepakati waktu dan tempat.
EVALUASI DAN DOKUMENTASI

Evaluasi
Evaluasi dilakukan pada saat proses TAK berlangsung, khususnya pada
tahap kerja yang menilai kemampuan klien melakukan TAK. Aspek yang
dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK. Untuk TAKS sesi
1, dievaluasi kemampuan klien memperkenalkan diri secara verbal dan nonverbal,
kemampuan klien menyebutkan manfaat pentingnya keperawatan diri, cara
menjaga kebersihan diri dan akibat apabila tidak melakukan perawatan diri
dengan menggunakan formulir evaluasi berikut :

Kemampuan Verbal

Nama Klien
No: Aspek yang Dinilai

1. Menyebutkan Nama
Lengkap
2. Menyebutkan nama
panggilan
3. Menyebutkan asal
4. Menyebutkan hobi
Jumlah

Kemampuan Nonverbal

Nama Klien
No: Aspek yang Dinilai

1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
4. Mengikuti kegiatan dari awal dan
akhir
Jumlah
Menyebutkan manfaat Menyebutkan akibat apabila
Menyebutkan cara
No Nama Klien pentingnya perawatan tidak melakukan perawatan
menjaga kebersihan diri
diri diri
1
2
3
4
5
6
7
8

Petunjuk :
1. Tulis nama panggilan klien yang ikut TAK pada kolom nama peserta Untuk
tiap Peserta, beri penilaian tentang kemampuan menyebutkan manfaat 
pentingnya perawatan diri, cara menjaga kebersihan diri dan akibat apabila
tidak melakukan perawatan diri beri tanda () jika klien mampu dan tanda
(x) jika klien tidak mampu.
2. Dokumentasi
Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien saat TAK pada catatan
proses keperawatan tiap klien.
DAFTAR PUSTAKA

DepKes (2000). Standar Pedoman Keperawatan Jiwa. Jakarta: DepKes


Nurhasanah. J. dkk, (2006). Ilmu Komunikasi dalam Konteks Keperawatan.
Jakarta: TBK
Tarwoto & Wartonah (2000). Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: EGC
Keliat, Budi Anna. Dkk, (2007). Manajemen Kasus Gangguan Jiwa.
Jakarta: EGC
Keliat, Akemat, (2004). Keperawatan Jiwa Teori Aktivitas Kelompok.
Jakarta: EGC

Anda mungkin juga menyukai