Anda di halaman 1dari 4

Kelebihan berinvestasi syariah dibanding investasi konvensional

Oleh : Luthfia Rizky Fadhila

Di era millenial ini kata investasi tidak akan terdengar asing ditelinga, karena sudah
banyak orang yang menjalankan investasi. Kegiatan ekonomi dan keuangan Islam sekarang
mulai dilakukan oleh banyak komunitas Muslim Indonesia. Ini sejalan dengan semakin
banyaknya pilihan produk yang ditawarkan oleh bank syariah dan lembaga keuangan syariah.
Misalnya, saham syariah, reksadana syariah, obligasi syariah, atau jenis investasi syariah
lainnya. Sebagai seorang Muslim yang akan melakukan investasi syariah, tentu saja, ia harus
memprioritaskan prinsip-prinsip sesuai dengan hukum Islam. Sama seperti bisnis, investasi
juga memiliki beberapa risiko yang harus ditanggung oleh investor. Karena itu, penting untuk
mencari investasi dengan risiko minimal sehingga aman dan halal. Dalam praktiknya,
investasi syariah sebenarnya tidak jauh berbeda dengan investasi yang dilakukan oleh bank
konvensional. Namun, jenis investasi ini memiliki prinsip dasar Islam yaitu hukum Islam,
yang mengutamakan transaksi halal dan tanpa riba. Lalu apa yang menjadi perbedaan antara
investasi konvensional dan investasi syariah? Tentu saja salah satu nya dalam hal keuntungan
atau kelebihan dari investasi syariah dari investasi konvensional.1
Sebelum kita berbicara lebih dalam tentang kelebihan berinvestasi syariah alangkah
baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa perbedaan investasi syariah dan investasi
konvensional. Investasi adalah kegiatan investasi dengan harapan mendapatkan keuntungan
di masa depan. Investasi lebih dari menabung karena ada modal yang bisa tumbuh tinggi,
tetapi dengan risiko yang menyertainya. Apa yang membedakan investasi syariah dan
konvensional? Perbedaan antara syariah dan investasi konvensional adalah akad. Perjanjian
syariah ini dapat memuat perjanjian kerja sama (musyarokah), sewa (ijarah), dan perjanjian
bagi hasil (mudharabah) dalam konteks kegiatan investasi syariah. Karena sesuai dengan
kontrak, dalam investasi syariah tidak ada istilah bunga yang dianggap haram dan termasuk
riba. Namun, ada manfaatnya karena ada bagi hasil atau mudharabah antara dua pihak atau
lebih. Dalam perjanjian mudharabah, pemilik modal (shahibul amal) mempercayakan
sejumlah tertentu modal kepada manajer (mudharib) dengan siapa saja yang awalnya
menjanjikan. Formulir ini menjelaskan kerjasama dengan kontribusi dari modal pemilik dan
keahlian dari pemilik. 2
Ada banyak kelebihan yang akan didapat ketika berinvestasi syariah yang tidak akan
ditemui di investasi konvensional, keuntungan yang di dapat dalam investasi syariah
diantaranya sebagai berikut :
1. Halal menurut hukum Islam
Yang pertama dan paling penting adalah kepatuhannya pada aturan Syariah Islam
yang tidak dimiliki oleh investasi konvensional. Investasi syariah memenuhi berbagai
kriteria, termasuk memiliki barang halal, dilakukan secara halal dan digunakan halal.
Semua transaksi keuangan dalam investasi Syariah selalu didasarkan pada hukum Islam.
Dengan kata lain, setiap transaksi seperti pembelian dan penjualan menggunakan kontrak
syariah dan bebas dari unsur-unsur terlarang, seperti perdagangan produk minuman keras,
obat-obatan terlarang atau permainan uang.
2. Bebas Riba
Karena seorang Muslim harus selektif dalam memilih produk investasi. Maka
Tidak sedikit orang berpaling untuk memilih investasi syariah karena takut dengan
1
https://www.google.co.id/amp/s/www.kompasiana.com/amp/hikhman/5999b8bad59a262e8f6
9c1f2/5-keuntungan-investasi-syariah-dibandingkan-investasi-konvensional)
2
https://m.bareksa.com/id/text/2018/10/22/bentuk-bentuk-investasi-syariah-dan-
kehalalannya/20643/news)
ancaman riba. Praktik riba berkaitan erat dengan bunga yang ditetapkan secara sepihak
oleh manajer keuangan kepada pelanggan / anggotanya.
3. Lebih aman karena bebas dari praktik gharar dan masyir.
Praktek gharar adalah sistem yang tidak terbuka kepada nasabah dan menjadikan
ketidak jelasan. Menurut id.wikipedia.org bahwa Gharar bisa dalam bentuk kontrak yang
mengandung unsur penipuan karena tidak adanya kepastian dalam suatu akad, baik
mengenai ada atau tidak adanya objek akad, banyak sedikitnya suatu jumlah, atau
kemampuan untuk menyerahkan objek yang disebutkan dalam kontrak. Keuangan
berbasis syariah menggunakan sistem terbuka di awal, ketika memulai suatu akad atau
saat pendistribusian dana.
Agar terbebas dari praktik maysir, transaksi jual beli harus nyata, artinya produk
yang diperdagangkan itu nyata dan tidak ada permainan semata-mata untuk mendapat
keuntungan sebesar-besarnya.
4. Memberikan manfaat sosial
Sama pentingnya, investasi Islam juga memberikan manfaat sosial yang sangat
besar. Keberadaannya dapat membantu pengusaha dalam mengembangkan bisnis mereka.
Manfaat finansial diperoleh, imbalan juga diperoleh. Jadi tidak seperti investasi
konvensional yang berfokus terutama pada manfaat masing-masing pihak. Hanya saja
Anda perlu berhati-hati dalam memilih. Tidak jarang, ada juga pihak yang sengaja
menggunakan label Islami sebagai alat penipuan. Jadi, waspada dalam berinvestasi adalah
hal yang mutlak.3
Dari kelebihan investasi syariah yang sudah dijelaskan di atas tentunya lebih
menguntungkan dibandingkan dengan investasi konvensional. Ada banyak bonus yang dapat
kita dapatkan saat berinvestasi syariah yang terbebas dari unsur riba dan gharar perhitungan
keuntungan pun menggunakan sistem bagi hasil. Hal ini berbanding terbalik dengan investasi
konvensional menerapkan sistem pembagian keuntungan melalui bunga.
Bursa efek Indonesia menyatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk
pusat pengembangan produk investasi syariah. Beberapa tahun terakhir produk investasi
syariah khususnya pada pasar modal menunjukakan pertumbuhan yang cukup signifikan.
Hingga akhir 2015 pertumbuhan pangsa modal syariah menjadi dominan dari pasar
modal non syariah. Hal ini dapat diketahui dari sisi produk, disini tercatat bahwa saham
syariah memiliki 318 saham atau 61% dari total kapitalisasi pasar saham di Indonesia. Selain
itu sepanjang tahun 2015 jumlah saham meningkat 34% menjadi 318 saham sejak indeks
saham syariah indonesia (ISSI) yang diluncurkan pada tahun 2011.Saat itu, saham syariah
hanya berisi 237 saham.4
Pada tahun 2019 bursa efek Indonesia berhasil mencatat jumlah investor pasal modal
syariah hingga bulan Maret 2019 dengan jumlah 50.500 investor. Peningkatan ini terjadi bila
di bandingkan pada posisi akhir tahun 2018 yang lalu dengan jumlah 44.536 investor.
Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh optimistis hingga akhir tahun ini
pertumbuhan investor pasar modal bisa melampaui capaian tahun yang tumbuh 92%. Jumlah
44.536 investor tahun lalu itu setara dengan 5,2% dari total jumlah investor pasar modal di
Indonesia.

3
(https://www.google.co.id/amp/s/www.islampos.com/ini-keuntungan-investasi-syariah-
170238/amp/)
4
(https://www.google.co.id/amp/s/amp.kompas.com/money/read/2016/03/28/160343826/Kini.
Pertumbuhan.Pangsa.Pasar.Investasi.Syariah.Lebih.Dominan.)
Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa pada akhir tahun
2018, pasar modal tumbuh secara signifikan dengan jumlah Single Investor Identification
(SID) mencapai 1,61 juta, atau meningkat 44,06% dari akhir 2017. SID terdiri dari investor
saham, sekuritas utang, reksadana, sekuritas negara (SBN) dan sekuritas lainnya, dengan
komposisi 851.622 investor SID, 988.946 reksa dana SID, dan 195.119 investor SID. Tahun
lalu, jumlah investor pasar modal syariah di negara indonesia tumbuh 92% menjadi 44.536
investor dari pencapaian tahun sebelumnya yang hanya 23.207 investor. Data diperoleh dari
jumlah investor yang menggunakan Sistem Perdagangan Online Syariah (SOTS) dalam
transaksi.5
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa keuntungan yang banyak dalam
investasi konvensional tidak terjamin kehalalannya. Banyak keuntungan yang ditawarkan
namun belum ada kejelasannya. Saat ini banyak orang yang lebih memilih investasi syariah
karena keuntungannya dihitung menggunakan sistem bagi hasil yang sesuai syariat Islam.
Terbukti dari data di atas dari tahun ke tahun pertumbuhan invstasi syariah terus
berkembang pesat. Terlebih otoritas jasa keuangan (OJK) terus melakukan upaya untuk
perkembangan pasar modal syariah. Salah satunya dengan cara simplikasi pembukaan
rekening efek dengan target dapat menjangkau investor lebih luas lagi di Indonesia.

5
(https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20190506171551-29-70802/maret-2019-investor-
pasar-modal-syariah-50500-orang)
DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.co.id/amp/s/www.kompasiana.com/amp/hikhman/5999b8bad59a262e8f6
9c1f2/5-keuntungan-investasi-syariah-dibandingkan-investasi-konvensional

https://www.google.co.id/amp/s/amp.kompas.com/money/read/2016/03/28/160343826/Kini.P
ertumbuhan.Pangsa.Pasar.Investasi.Syariah.Lebih.Dominan

https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20190506171551-29-70802/maret-2019-investor-
pasar-modal-syariah-50500-orang