KEGAWATDARURATAN MATERNAL NEONATAL
SOAP IBU HAMIL DENGAN SYOK HEMORARGI PADA NY. F
DI RSIA SAYANG BUNDA
DOSEN PEMBIMBING:
Rosa Mesalina, S.ST, MKM
Di Susun Oleh :
Nama : Nur Hidayah
Nim : 204210417
Tingkat : II
PRODI DIII KEBIDANAN BUKITTINGGI
POLTEKKES KEMENKES PADANG
TAHUN 2021/2022
ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL
DENGAN SYOK HEMORARGI PADA NY. F
DI RSIA SAYANG BUNDA
Hari/Tanggal : Senin /31 Januari 2022
Pukul : 10.00 WIB
No. Register : 0030012206
I. PENGKAJIAN DATA
A. Data Subjektif
1. Biodata
Ibu Suami
Nama : Ny. F Nama : Tn. E
Umur : 29 Tahun Umur : 30 Tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Suku Bangsa : Minang/Indonesia Suku Bangsa : Minang/Indonesia
Pendidikan : S1 Pendidikan : S1
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : PNS
Alamat : Jalan Perwira Alamat : Jalan Perwira
No.HP : 082171xxxxxx No. HP : 081363xxxxxx
2. Keluhan Utama : Nyeri perut bagian bawah disertai keluar darah dari
kemaluan ±150 cc sejak 1 hari yang lalu
3. Kondisi saat ini : Ibu mengeluh pandangan berkunang-kunang dan merasa
lemas
4. Riwayat Kehamilan, Persalinan, Nifas Yang Lalu
Kehamilan pertama
5. Riwayat Kehamilan Sekarang
HPHT: 23 November 2021
Komplikasi : Perdarahan sejak awal kehamilan 1 kali
B. Data Objektif
1. Pemeriksaan Umum
Penampilan umum : Lemas, letih
Status emosional : Tidak stabil
BB sebelum hamil : 55 kg
BB sekarang : 57 kg
Tinggi badan : 163 cm
Lila : 32 cm
TTV : TD: 90/50 mmHg, N: 120x/m, P: 24x/m, S: 35,6°C
2. Pemeriksaan Khusus
a. Inspeksi
Wajah : Pucat, tidak ada oedema, tidak ada clashma gravidarum
Mata : Konjungtiva pucat, sklera putih, tidak ada tanda-tanda
infeksi
Mulut : Bibir Pucat, kebiruan dan agak pecah-pecah, mukosa mulut
kering, lidah pucat
Leher : Tidak pelebaran vena jugularis
Abdomen : TFU tidak teraba, TFU : 1 cm, tidak ada bekas operasi
Ekstremitas : Tangan pucat, tidak oedema, kulit teraba dingin dan
berkeringat, ujung jari tangan dan kaki kebiruan, kaki pucat, tidak
ada oedema, tidak ada varises
Genitalia : Tidak ada luka, tidak ada oedema, terlihat pengeluaran
darah dari vagina, warna merah kehitaman, jumlah ±50-100 cc, bau
amis. Hasil inspekulo: pengeluaran darah dari vagina OUE terbuka.
b. Perkusi
Reflek patella kanan dan kiri +/+
3. Pemeriksaan Penunjang
a. Hb : 5,5 gr/dl
b. Protein urine : Negatif
c. Glukosa urine : Negatif
C. ASSESMEN
1. Interpretasi Data
Diagnosa : Ibu G1P0A0H0, usia kehamilan 10 minggu dengan
abortus dan syok hemorargi
Masalah : Ibu cemas
Kebutuhan :
1. Cairan
2. Oksigen
3. Perlindungan termal
4. Pengaturan posisi
5. Dukungan emosional
2. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
- Hipoksia
- Gagal jantung
- Gagal ginjal
- Asidosis metabolik
- DIC
3. IDENTIFIKASI MASALAH YANG MEMBUTUHKAN TINDAKAN
SEGERA, KOLABORASI DAN RUJUKAN
1. Stabilisasi pasien
Pengaturan posisi : jalan nafas bebas, posisi ekstensi
Pemasangan infus : Nacl 0,9%, guyur
Pemasangan oksigen 4 L/menit
Pemasangan kateter
2. Kolaborasi dengan dokter spesialis kandungan untuk ditransfusi dara
D. PLANNING
1. Informasikan hasil pemeriksaan
2. Lakukan informed consent
3. Beri ibu dukungan emosional
4. Pantau TTV setiap 15 menit
5. Lanjutkan pemberian cairan melalui infus
6. Pantau pengeluaran urine setiap 1 jam
7. Tentukan penyebab syok
8. Laksanakan hasil kolaborasi dengan dokter tentang transfusi darah
Catatan Pelaksanaan
No Waktu Kegiatan Evaluasi Paraf
1. 10.15 Menginformasikan hasil Ibu dan keluarga mengerti
pemeriksaan kepada Ibu dan dengan keadaannya
keluarga bahwa ibu
mengalami keguguran dan
syok
2. 10.20 Meminta persetujuan ibu dan Ibu dan keluarga
keluarga untuk penanganan menyetujui tindakan yang
sesuai dengan kebutuhan ibu akan dilakukan sesuai
dengan kondisi dan
kebutuhan ibu
3. 10.30 Memberikan ibu dukungan Ibu mulai terlihat tenang
emosional. sudah dampingi oleh suami
Suami dan keluarga sangat dan keluarga
berperan dalam hal ini untuk
selalu memberi dukungan
kepada ibu bahwa ibu dapat
menjalani keadaannya ini
4. 11.30 Melakukan pemantauan TTV Pemantauan sudah
setiap 15 menit dilakukan dan TTV sudah
kembali normal
TD: 110/80 mmHg
N: 88x/m
P: 18x/m
S: 36°C
5. 11.45 Melanjutkan pemberian infus Cairan infus RL sudah
sampai 3L dalam 3 jam diberikan 3L selama 3 jam
dengan kecepatan 30
tetes/menit
6. 14.45 Melakukan pemantauan Pengeluaran urine normal
pengeluaran urine setiap 1 sebanyak 0,5-1,5 cc/jam
jam
7. 14.55 Menentukan penyebab syok Penyebab syok hemorargi
hemorargi yaitu abortus yaitu abortus inkomplit,
inkomplit yang terjadi karena
8. 15.00 Melakukan transfusi darah Transfusi darah sudah
sesuai dengan hasil diberikan sebanyak 1 colf
kolaborasi dalam waktu 3 jam